Artikelilmiahs
Menampilkan 28.661-28.680 dari 50.148 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 28661 | 32006 | A1A016034 | EFISIENSI TEKNIS USAHATANI BAWANG MERAH PADA LAHAN PASIR DI KECAMATAN ADIPALA KABUPATEN CILACAP | Usahatani bawang merah sudah banyak dikembangkan di Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap yang letaknya di daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui tingkat efisiensi teknis usahatani bawang merah pada lahan pasir di Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap, dan 2) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi inefisiensi teknis usahatani bawang merah pada lahan pasir di Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Responden ditentukan menggunakan metode sensus, yaitu seluruh petani yang melakukan usahatani bawang merah pada bulan November 2019-Januari 2020 dengan jumlah 58 orang. Analisis yang digunakan yaitu Stochastic Frontier Analysis (SFA). Hasil penelitian menunjukkan 1) rata-rata tingkat efisiensi teknis pada usahatani bawang merah pada lahan pasir di Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap sebesar 0,841 yang artinya usahatani tidak efisien secara teknis, dan 2) faktor pengalaman usahatani bawang merah, pendidikan informal, kelengkapan jenis pestisida, dan ketepatan waktu panen dapat menurunkan inefisiensi, sedangkan faktor kepemilikan lahan dan intensitas penyiraman dapat meningkatkan inefisiensi. | Shallot farming in Cilacap Regency has been developed in Adipala Sub-District Cilacap Regency, which is located in coastal area. This research aim to 1) know the level of technical efficiency of shallot farming on sandy land in Adipala Sub District Cilacap Regency, and 2) know the factors that affect the technical inefficiency of shallot farming on sandy land in Adipala Sub District Cilacap Regency. Respondents were determined using the census method, namely all farmers who cultivated shallots in November 2019-January 2020 with total of 58 people. The analysis that used is Stochastic Frontier Analysis (SFA). The results of this research showed that 1) the average level of technical efficiency of shallot farming on sandy land in Adipala Sub District is 0,841, which means that the farming is not technically efficient, and 2) shallot farming experience, informal education, completeness of types of pesticides, and timeliness of harvest can reduce inefficiency, while land ownership status and intensity of watering can increase inefficiency. | |
| 28662 | 32007 | E1A016047 | IMPLEMENTASI HUKUM STANDAR PELAYANAN MINIMAL RAWAT INAP DALAM UPAYA KESEHATAN (Studi di Rumah Sakit Umum Daerah Waled Cirebon) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum standar pelayanan minimal rawat inap dalam upaya kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Waled Cirebon dan pengaruh faktor kedisiplinan, kerjasama, dan penghasilan terhadap implementasi hukum standar pelayanan minimal rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Waled Cirebon. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Rumah Sakit Umum Daerah Waled Cirebon dengan responden sebanyak 56 (lima puluh enam) orang pasien. Pengambilan sampel penelitian menggunakan metode simple random sampling. Jenis dan sumber data meliputi data primer dan sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode angket, studi dokumenter dan kepustakaan. Pengolahan data menggunakan teknik coding, editing, dan tabulasi serta analisis dengan metode distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum standar pelayanan minimal rawat inap dalam upaya kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah Waled Cirebon adalah efektif. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian menggunakan 5 (lima) indikator meliputi efektifnya implementasi atas pemberi pelayanan di rawat inap, efektifnya implementasi atas adanya dokter penanggungjawab pasien rawat inap, efektifnya implementasi atas tidak adanya kejadian infeksi paska operasi, efektifnya implementasi atas tidak adanya kejadian pasien jatuh yang berakibat kecacatan/kematian, dan tingginya kepuasan pelanggan rawat inap. Faktor kedisiplinan, kerjasama, dan penghasilan cenderung berpengaruh secara positif terhadap implementasi hukum standar pelayanan minimal rawat inap dalam upaya kesehatan. | This research aims to determine the legal implementation of minimum hospitalization service standards in health efforts at Waled Regional General Hospital Cirebon and the influence of discipline, cooperation, and income factors on the legal implementation of minimum service standards hospitalization service at Waled Regional General Hospital Cirebon. This research uses quantitative research methods with a sociological juridical approach and spesific descriptive research. This research is located at the Waled Regional General Hospital Cirebon, with 56 (fifty six) respondents. The research sample was taken using simple random sampling method. Types and sources of data include primary and secondary data obtained using questionnaires, documentary studies and literature. The collected data were processed using coding, editing, and tabulation techniques then analyzed with frequency distribution analysis, cross-table analysis, content analysis and comparison analysis. The results showed that the legal implementation of minimum hospitalization service standards in health efforts at Waled Regional General Hospital Cirebon was effective. This is evidenced by the results of the study using 5 (five) indicators including the effectiveness of the implementation of service providers in hospitalization service, the effectiveness of the implementation of the doctor in charge of hospitalization service, the effectiveness of implementing the absence of postoperative infections, the effective implementation of the absence of the incidence of falling patients resulting in disability / death, and high satisfaction of hospitalization service customers. Discipline, cooperation, and income factors tend to have a positive effect on the legal implementation of minimum hospitalization service standards in health efforts. | |
| 28663 | 32008 | E1A017050 | IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB-P2) DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KECAMATAN PURWOKERTO BARAT | Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan merupakan objek pajak yang memiliki prosentase tinggi dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Banyumas khusunya Kecamatan Purwokerto Barat. Permasalahannya, bagaimana implementasi kebijakan pemungutan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan dalam meningkatkan pendapatan asli daerah dan apakah yang menjadi kendalanya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan mengkaji permasalah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan, dan pendekatan analitis. Metode pengumpulan data yang digunakan berupa data sekunder dan data primer sebagai data pendukung, yang merupakan pengumpulan data yang berupa wawancara. Kemudian data dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif, yang menginterpretasikan bahan hasil penelitian, yang dijabarkan atau dijelaskan dalam bentuk kalimat atau penyertaan yang berlandaskan pada norma-norma, teori serta doktrin yang berkaitan dengan materi yang diteliti, dan selanjutnya membuat kesimpulan. Implementasi kebijakan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Kecamatan Purwokerto Barat telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banyumas. Kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas terkait Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan berupa Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas Nomor 1 Tahun 2011 dan Peraturan Bupati Banyumas Nomor 49 Tahun 2012. Dalam proses pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan terdapat kendala-kendala baik akibat faktor internal maupun eksternal yang kemudian diantisipasi dengan kebijakan atau strategi khusus yang dilakukan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Banyumas, sehingga tetap meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. | Rural and Urban Land and Building Taxes are tax objects that have a high percentage of increasing Regional Original Income in Banyumas Regency, especially West Purwoketo Sub-District. The problem is how the implementation the policy of collecting Rural and Urban Land and Building Taxes in increasing Regional Original Income in West Purwokerto Sub-district and what are the obstacle. The purpose of this research is to identify and examine these problems. The research method used is a normative juridical method with a statutory approach and an analytical approach. Data collection methods used are secondary data and primary data, as supporting data, which is data collection in the form of interviews. Then the data are analyzed using qualitative normative methods, which interpret the research results, which are described or explained in the form of sentences or inclusion based on norms, theories and doctrines related to the material under study, and then make conclusions. The implementation of the policy for collecting Rural and Urban Land and Building Tax in West Purwokerto Sub-District has been carried out in accordance with the prevailing laws and regulations by the Banyumas Regency Regional Revenue Agency. Policies issued by the Regional Government of Banyumas Regency are regarding Rural and Urban Land and Building Taxes are in the form of Banyumas Regency Regional Regulation Number1 of 2011 and Regulation of the Banyumas Regent Number 49 of 2012. In the process of collecting Rural and Urban Land and Building Tax, there are obstacles both due to internal and external factors which are then anticipated by special policies or strategies carried out by the Banyumas Regency Regional Revenue Agency, so that it continues to increase Regional Original Income. | |
| 28664 | 32012 | K1C016033 | Pemodelan Kecepatan Aliran Darah Dalam Pembuluh Arteri Femoralis Berstenosis Berdasarkan Persamaan Navier-Stokes Menggunakan Metode Beda Hingga dan Metode Iterasi Gauss-Seidel | Proses peredaran darah dipengaruhi oleh luas penampang pembuluh darah dan pompa jantung. Proses peredaran darah dapat terganggu dengan adanya penyempitan pembuluh darah atau dikenal dengan stenosis arteri. Proses peredaran darah merupakan salah satu penerapan dinamikafluida dengan mengasumsikan darah sebagai fluida didalam sebuah pipa. Permasalahan peredaran darah ini dapat diselesaikan menggunakan persamaan Navier-Stokes. Pada penelitian ini darah diasumsikan dalam kondisi tunak (steady state) dan incompressible sehingga menggunakan persamaan Navier-Stokes incompressible. Penurunan persamaan Navier-Stokes incompressible akan menghasilkan model Persamaan Differensial Parsial. Kemudian persamaan tersebut dicari solusinya menggunakan metode beda hingga dengan Metode iterasi Gauss-Seidel. Metode beda hingga digunakan untuk menyelesaikan susunan grid yang digunakan sedangkan metode iterasi Gauss-seidel merupakan metode yang digunakan untuk mencari solusi persamaan Navier-Stokes incompressible secara komputasi. Hasil dari penelitian ini adalah memperoleh nilai kecepatan dalam arah-r dan arah-z dan nilai tekanan dengan variasi ukuran stenosis yang digunakan antara lain tanpa stenosis, 0.15 cm, dan 0.20 cm. Berdasarkan hasil yang diperoleh untuk nilai kecepatan dalam arah-z menunjukkan bahwa ketika tidak ada stenosis tidak mengalami perubahan nilai (konstan). Sedangkan ketika terdapat stenosis nilai kecepatan akan berkurang ketika mendekati stenosis dan akan kembali normal ketika menjauhi stenosis. Untuk nilai kecepatan dalam arah-r menunjukkan bahwa kecepatan bergerak dengan kecepatan negatif atau menuju pusat pembuluh. Dan hasil yang diperoleh untuk nilai tekanan menunjukkan bahwa tekanan akan semakin meningkat ketika mendekati stenosis dan akan kembali normal ketika menjauhi stenosis. | The circulatory process is influenced by the cross-sectional area of blood vessels and heart pumps. The circulatory process can be disrupted by the narrowing of blood vessels otherwise known as arterial stenosis. Circulatory process is one of the application of fluida by assuming blood as a fluid in a pipe. This circulatory problem can be solved using the Navier-Stokes equation. In this study, blood was assumed to bestable stateand incompressible, thus using incompressible NavierStokes equation. The decline of the incompressible Navier-Stokes equation will result in a partial differential equation model. Then the equation is sought solutions using different methods up to the Gauss-Seidel iteration scheme. Different methods are used to complete the grid array used while the Gauss-seidel iteration scheme is the method used to find solutions to computationally incompressible Navier-Stokes equations. The result of this study was to obtain speed values in the directionof-r and direction-z and pressure values with variations in the size of stenosis used among others without stenosis, 0.15 cm and 0.20 cm. Based on the results obtained for the speed value in the direction-z indicates that when there is no stenosis does not experience a change in value (constant). Whereas when there is stenosis the speed value will be reduced when approaching stenosis and will return to normal when staying away from stenosis. For the speed value in the r-direction indicates that the speed is moving at a negative speed or towards the center of the vessel. And the results obtained for the pressure value indicate that the pressure will increase as it approaches stenosis and will return to normal when staying away from stenosis. | |
| 28665 | 32009 | H1E016016 | Optimization the Number of Labor at Each Shift Using Genetic Algorithm Method | Perusahaan memiliki cara untuk mengatur dan mengelola sumber daya manusia yang dimiliki. Pengaturan sumber daya manusia ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas produk serta mutu perusahaan. Salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas dilakukan dengan memberlakukan penjadwalan shift tenaga kerja. Pemecahan permasalahan penjadwalan shift tenaga kerja dapat diselesikan dengan metode metaheuristik. Salah satu metode metaheuristik yang dapat digunakan adalah metode algoritma genetika. Algoritma genetika terinspirasi oleh teori mengenai evolusi (seleksi alam) dan genetika. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa database yang berisi data dan hasil solusi, solusi yang tersedia digunakan sebagai pembanding dari hasil penelitian yang dilakukan. Tujuan dari penelitian yang dilakukan adalah menentukan jumlah tenaga kerja yang optimal dengan meminimasi jumlah shift dengan metode algoritma genetika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah shift yang optimal sejumlah 8 shift, kemudian hasil tersebut dibandingan dengan solusi yang ada pada database. Pada solusi database didapatkan hasil yang optimal sebesar 8 shift. Setelah dilakukan validasi pada penelitian yang dilakukan dan solusi yang ada pada database didapatkan nilai 0 yang artinya bahwa penelitian yang dilakukan tervalidasi. | The company has a way of fostering and supervising its human resources. This human resource regulation is expected to be able to improve the quality and quantity of products as well as the quality of the company. One of the ways to increase productivity is by implementing work shift scheduling. Workforce shift scheduling problem solving can be solved by metaheuristic methods. One of the metaheuristic methods that can be used is the genetic algorithm method. Genetic algorithms are inspired by the theory of evolution (natural selection) and genetics. This study uses secondary data in the form of a database containing data and solutions. The available solutions are used as a comparison of the results of the research conducted. The purpose of this research is to determine the optimal number of workers by minimizing the number of shifts using the genetic algorithm method. The results show that the optimal number of shifts is 8 shifts, then these results are compared with the solutions in the database. In the database solution, the optimal result is 8 shifts. After validating the research conducted and the solution in the database, it gets a value of 0, which means that the research carried out is validated. Keywords: Genetic Algorithms; Meta-heuristic; Workforce shift scheduling | |
| 28666 | 32010 | K1C016025 | ANALISIS ALIRAN DARAH PADA ARTERI INTRACRANIAL STENOSIS PENYEBAB STROKE ISKEMIK MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA | Proses peredaran darah dipengaruhi oleh kecepatan darah, luas penampang pembuluh darah dan kerja otot jantung. Proses peredaran darah merupakan contoh dinamika fluida pada tubuh manusia yang memiliki peran dalam perkembangan penyakit arteri. Salah satu contoh adalah penyempitan arteri. Penyempitan ini terjadi karena penumpukan plak pada dinding pembuluh darah. Penumpukan plak ini akan mempengaruhi kecepatan dan tekanan pada pembuluh darah, kecepatan aliran darah dalam pembuluh stenosis akan melambat dan mengakibatkan tekanan meningkat. Semakin besar ukuran stenosis tekanan dalam area pembuluh darah stenosis akan semakin tinggi. Stenosis yang memiliki niai tekanan cukup tinggi menyebabkan pecahnya pembuluh darah dan memicu munculnya penyakit stroke. Model matematika dari permasalahan aliran darah pada arteri intracranial stenosis dikembangkan dari persamaan Navier-Stokes kemudian diubah menjadi fungsi aliran dan vortisitas. Kemudian persamaan tersebut diselesaikan dengan menggunakan metode beda hingga. Penyelesaian persamaan didasarkan pada skema iterasi Gauss-Seidel untuk medapatkan nilai fungsi aliran dan vortisitas yang sudah mencapai konvergen. Nilai-nilai tersebut akan digunakan untuk mencari nilai kecepatan dalam arah aksial (w) dan kecepatan dalam arah radial (v), nilai v dan w akan digunakan untuk mencari nilai tekanan (P). Kemudian persamaan tersebut dituliskan dalam program software Matlab 6.1 untuk dilakukan running program, hasil running yang didapat merupakan nilai v, w dan P yang sudah mencapai konvergen. Simulasi pemprograman dilakukan dengan variasi nilai viskositas 0,035 poise, 0,020 poise ,dan 0,045 poise dan diperoleh bahwa nilai kecepatan dalam arah aksial (w) akan melambat ketika melewati area stenosis dan nilai kecepatan akan kembali normal ketika menjauhi area stenosis. Sedangkan nilai kecepatan dalam arah radial (v) akan bergerak menuju nilai 0 untuk memnuhi hukum kontinuitas. Kecepatan pada area stenosis yang melambat mengakibatkan tekanan pada area stenosis akan meningkat dan akan kembali normal setelah melewati area stenosis. Variasi nilai viskositas membuat tingkat kekentalan darah berbeda, sehingga menyebabkan semakin kental cairan darah maka aliran darah akan bergerak lambat, semakin encer atau nilai viskositasnya rendah darah akan lebih mudah bergerak. Pengaruh variasi nilai viskositas yang memicu penyumbatan pembuluh darah akibat perubahan nilai kecepatan dalam arah aksial yang berpengaruh terhadap tekanan dalam pembuluh darah. | The circulatory process is influenced by the speed of blood, the cross-sectional area of blood vessels and the work of the heart muscle. Circulatory process is an example of fluid dynamics in the human body that has a role in the development of arterial disease. One example is the narrowing of the arteries. This narrowing occurs due to the build-up of plaque on the walls of blood vessels. This build-up of plaque will affect the speed and pressure of the blood vessels, the speed of blood flow in the stenosis vessels will slow down and result in increased pressure. The larger the size of pressure stenosis in the vascular area of stenosis will be higher. Stenosis that has a high enough pressure niai causes rupture of blood vessels and triggers the appearance of stroke. A mathematical model of blood flow problems in the arterial stenosis developed from the Navier-Stokes equation was later converted into a function of flow and vorticity. Then the equation is solved by using different methods until. Equation solving is based on the Gauss-Seidel iteration scheme to obtain flow function values and vorticities that have reached convergence. These values will be used to look for speed values in axial direction (w) and velocity in radial direction (v), v and w values will be used to look for pressure values (P). Then the equation is written in matlab 6.1 software program to be done running program, the running result obtained is the value of v, w and P that have reached convergence. Programmatic simulations were conducted with variations in viscosity values of 0.035 poise, 0.020 poise ,and 0.045 poise and it was obtained that the speed value in the axial direction (w) would slow down as it passed through the stenosis area and the speed value would return to normal when away from the stenosis area. While the speed value in the radial direction (v) will move towards the value of 0 to meet the law of continuity. The speed in the stenosis area that slows down results in the pressure on the stenosis area will increase and will return to normal after passing through the stenosis area. Variations in viscosity value make the blood viscosity level different, thus causing the thicker the blood fluid then the blood flow will move slowly, the diluted or low viscosity value of the blood will be easier to move. The influence of variations in viscosity values that trigger blockage of blood vessels due to changes in speed values in axial direction that affect pressure in blood vessels. | |
| 28667 | 31981 | D1A017221 | KAJIAN LAJU PERTUMBUHAN TINGGI DAN JUMLAH TANAMAN RUMPUT RAJA (Pennisetum purpureophoides) PADA DEFOLIASI KE EMPAT YANG DIBERI KOMPOS DIPERKAYA Azolla Microphylla | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis kompos yang diperkaya Azolla microphylla pada defoliasi ke empat terhadap pertumbuhan tinggi dan jumlah tanaman rumput raja (Pennisetum purpureophoides). Materi Penelitian yang digunakan adalah rumput raja yang ditanam dengan jarak tanam 80 cm x 40 cm sebanyak 27 petak, dan luas petak 3 m², jarak antar petak perlakuan 1 meter. Materi tersebut mengalami defoliasi ke- tiga. Metode penelitian adalah experimental pola faktorial dengan rancangan acak lengkap (RAL). Faktor pertama level pupuk kompos (K) yakni 10, 20, 30 ton/ha/defoliasi dan faktor kedua level pengkayaan Azolla microphylla yakni (A) 10, 20, 30 % dari dosis pupuk kompos. Setiap kombinasi perlakuan di ulang 3 kali. Peubah yang diukur adalah tinggi dan jumlah tanaman. Hasil analisis variansi tidak berpengaruh (P < 0,05) antara pupuk kompos dan Azolla microphylla terhadap tinggi dan jumlah tanaman rumput raja. Kesimpulannya adalah terdapat interaksi kompos dan azolla microphylla terhadap tinggi tanaman pada umur 28 dan 42 dan jumlah tanaman pada umur 14, 28 dan 42 rumput raja (Pennisetum purpureophoides) sedangkan tinggi tanaman dan jumlah tanaman rumput raja terjadi pada umur 28 hari setelah optimal. | This research aimed to determine the effect of Azolla microphylla-enriched compost dosage on the fourth defoliation on the growth of height and number of king grass plants (Pennisetum purpureophoides). The research material used was king grass planted with a spacing of 80 cm x 40 cm as much as 27 plots, and a plot area of 3 m², the distance between the treatment plots was 1 meter. The material undergoes a third defoliation. The research method was factorial experimental with a completely randomized design (CRD). The first factor was the level of compost (K), namely 10, 20, 30 tonnes / ha / defoliation and the second factor was the enrichment level of Azolla microphylla, namely (A) 10, 20, 30% of the compost dose. Each treatment combination was repeated 3 times. The variables measured were height and number of plants. The results of the analysis of variance had no effect (P <0.05) between compost and Azolla microphylla on the height and number of king grass plants. The conclusion is that there is an interaction between compost and azolla microphylla on plant height at the age of 28 and 42 and the number of plants at the age of 14, 28 and 42 king grass (Pennisetum purpureophoides) while plant height and number of king grass plants occur at the age of 28 days after optimal. | |
| 28668 | 32011 | C1H016003 | The Influence of Financial Knowledge, Financial Attitude and Financial Socialization towards Financial Behavior of College Students: Prudent in Using Go-pay (Study on Economic and Business Faculty, Universitas Jenderal Soedirman) | Penelitian ini berjudul “The Influence of Financial Knowledge, Financial Attitude and Financial Socialization towards Financial Behavior of College Students: Prudent in Using Go-pay (Study on Economic and Business Faculty, Universitas Jenderal Soedirman)”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh dari perilau keuangan, sikap terhadap keuangan dan sosialisasi keuangan terhadap perilau keuangan berkaitan dengan penggunaan Go-pay sebagai uang elektronik, terutama dari kalangan mahasiswa di Fakultas Eknomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Soedirman. Go-pay dipilih sebagai topik di dalam penelitian ini dikarenakan saat ini Go-pay merupakan uang elektronik yang paling banyak digunakan di tengah era financial teknologi yang mulai berkembang pesat di Indonesia saat ini. Jenis dari penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Data yang digunakan di dalam penelitian ini merupakan data primer yang diperoleh dari kuesioner yang dibagikan kepada 118 responden sebagai sampel penelitian. Accidental samplingdigunakan sebagai metode pengambilan sampel di penelitian ini, dengan regresi linear berganda sebagai metode analisis. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa variabel pengetahuan keuangan (X1), sikap terhadap keuangan (X2) dan sosialisasi keuangan (X3) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku keuangan (Y) dari penggunaan Go-pay di kalangan mahasiswa secara simultan. Akan tetapi secara parsial, pengetahuan keuangan (X1) tidak memiliki pengaruh positif terhadap perilaku keuangan (Y), ketika sikap terhadap keuangan (X2) dan sosialisasi keuangan (X3) memiliki pengaruh yang positif terhadap perilau keuangan (Y). Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat membantu para mahasiswa dan lembaga-lembaga akademik untuk lebih meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan dan perilaku keuangan bagi mereka. Penelitian ini juga memiliki keterbatasan yang berasal dari kemampuan peneliti dalam menganalisis penelitian ini dan jawaban dari para responden yang mungkin kurang memahami pertanyaan yang diajukan dengan baik. | This research is entitled “The Influence of Financial Knowledge, Financial Attitude and Financial Socialization towards Financial Behavior of College Students: Prudent in Using Go-pay (Study on Economic and Business Faculty, Universitas Jenderal Soedirman)”. The purpose of this research is to analyze whether there is any effect of financial knowledge, financial attitude, and financial socialization towards financial behavior related to Go-pay usage behavior, especially from college students of Economic and Business Faculty, Universitas Jenderal Soedirman. Go-pay is chosen as this research topic because Go-pay is the most used electronic money in this financial technology era that is developing rapidly in Indonesia. The type of this research is quantitative research. The data used in this study are primary data through questionnaires distributed to 118 students as samples. Accidental sampling is used as a sampling method for this research, with multiple linear regression analysis. Based on research finding, it shows that financial knowledge (X1), financial attitude (X2), and financial socialization (X3) variables have a significant effect on financial behavior (Y) of college students Go-pay usage behavior simultaneously. However, as partially, financial knowledge (X1) has no positive influence on financial behavior (Y), while financial attitude (X2) and financial socialization (X3) have positive effects on financial behavior (Y). The implication of this research results is expected to help students and academic institutions increase their awareness of the importance of financial knowledge, financial attitude, and financial behavior on building a better person’s financial behavior. This study also has limitations derived from the researcher’s ability to analyze this study and the respondent’s questionnaire answer, which may not understand the question. | |
| 28669 | 32013 | C1B016031 | ANALISIS KINERJA STUDI MAHASISWA BERDASARKAN DIMENSI INTI KERAGAMAN (Studi pada Mahasiswa Subras Melanesia di Indonesia) | Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif pada kinerja studi mahasiswa Sub Ras Melanesia yang sedang menempuh studi di Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Penelitian ini mengambil judul “Analisis Kinerja Studi Mahasiswa Berdasarkan Dimensi Inti Keragaman (Studi Pada Mahasiswa Subras Melanesia di Indonesia”. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui pemahaman keragaman mahasiswa, peran institusi dan peran masyarakat terhadap kinerja studi mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini merupakan Mahasiswa Subras Melanesia yang menempuh pendidikan di UNSOED dengan jumlah sampel sebanyak 25 orang partisipan. Penelitian ini menggunakan purposive sampling dan snowball sampling sebagai cara untuk menemukan partisipan yang tepat dan sesuai kebutuhan penelitian. Berdasarkan Hasil Penelitian dan analisis data menggunakan MAXQDA Plus 2020 Academics Edition menunjukkan bahwa: 1.Pemahaman mahasiswa terhadap keragaman berpengaruh terhadap hasil kinerja studi mahasiswa, 2.Pemahaman institusi terhadap keragaman telah dilakukan tapi belum menyeluruh terhadap mahasiswa Subras Melanesia 3. Pemahaman masyarakat kepada keragaman membantu mingkatkan kinerja studi mahasiswa Subras Melanesia di lingkungan masyarakat. Implikasi dari kesimpulan diatas ialah dalam upaya meningkatkan kinerja studi mahasiswa Subras Melanesia, seluruh elemen termasuk mahasiswa lainnya, institusi dan masyarakat perlu lebih memahami akan perbedaan-perbedaan yang dimiliki setiap orang dalam bentuk keragaman. Keragaman penting untuk di pahami terutama dalam menciptakan atmosfer kampus yang mendukung setiap orang untuk mengembangkan potensi yang dimiliki baik dibidang akademis maupun non-akademis. Dengan demikian mahasiswa Subras Melanesia dapat menempuh pendidikan dengan lingkungan yang suportif sehingga dapat meningkatkan hasil kinerja studi yang lebih baik. | This is a qualitative research on the study performance of Subracial Melanesian students who are currently studying at Jenderal Soedirman University, Purwokerto. This research takes the title "Analysis of Student Performance Based on the Core Dimensions of Diversity (Studies on Students of the Melanesian Subracial in Indonesia". The purpose of this study was to determine the understanding of student diversity, the role of institutions and the role of society in student study performance. The population in this study were Subracial Melanesian students studying at UNSOED. With a total sample of 24 participants, purposive sampling and snowball sampling were used in this study to be able to find the right participants. Based on the results of research and data analysis using MAXQDA Plus 2020 Academics Edition, it shows that: (1) . Students' understanding of diversity has a bearing on the results of student studies, 2. Institution understanding of diversity has been conducted but not comprehensive with Melanesian subras in the campus, 3. Public understanding of diversity helps to lift up the performance of Melanesian student subras' studies in the community. The implication from the above conclusion is that in an effort to promote the performance of Melanesian student studies, all elements including other students, institutions and societies need to understand more about the differences that each person has in the form of diversity. Diversity is important to understand especially in creating a college atmosphere that supports everyone to develop both academic and non-academic potential. Thus, Melanesian subras can receive an education with a supportive environment, which can increase their study performance. | |
| 28670 | 31968 | E1A015024 | KEPATUHAN HUKUM TUKANG GIGI TERHADAP KEWAJIBAN PEMBINAAN DAN PERIZINAN PRAKTIK DI KOTA MADIUN | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan hukum tukang gigi terhadap kewajiban pembinaan dan perizinan praktik di kota madiun dan Pengaruh faktor kedisiplinan, masa kerja, dan motivasi terhadap tingkat kepatuhan kewajiban pembinaan dan perizinan praktik tukang gigi di Kota Madiun. Penelitian ini mengunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Kota Madiun dengan responden sebanyak 30 (tiga puluh) orang individu tukang gigi. Pengambilan sampel penelitian menggunakan simple random sampling. Jenis sumber data meliputi data primer dan sekunder yang diperoleh dengan menggunakan metode angket, dokumenter dan kepustakaan. Data yang terkumpul diolah menggunakan teknik coding, editing, dan tabulasi serta dianalisis dengan distribusi frekuensi analisis, tabel silang analisis, analisis isi dan analisis perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepatuhan hukum tukang gigi di Kota Madiun adalah tinggi. Hal ini dibuktikan dengan hasil penelitian terhadap 2 (dua) indicator meliputi tingginya kepatuhan hukum terhadap kewajiban pembinaan dan tingginya kepatuhan hukum terhadap kewajiban perizinan. Faktor kedisiplinan, masa kerja, dan motivasi cenderung berpengaruh positif terhadap tingkat kepatuhan hukum tukang gigi dalam kewajiban pembinaan dan perizinan, artinya semakin tinggi tingkat kedisiplinan, masa kerja, dan motivasi maka akan semakin tinggi juga tingkat kepatuhan hukum tukang gigi dalam kewajiban pembinaan dan perizinan praktik di Kota Madiun | This study aims to determine the legal compliance of dental artisans towards the obligation of training and licensing practices in the Madiun and the influence of disciplinary factors, tenure, and motivation on the level of compliance with the obligations of training and licensing of dental artisans in the Madiun City. This research uses qualitative methods with a sociological juridical approach and descriptive research specifications. This research is located in Madiun City with 30 (thirty) dental artisans as respondents. The research sample was taken using simple random sampling. The types of data sources include primary and secondary data obtained using questionnaires, documentaries and literature. The collected data were processed using coding, editing, and tabulation techniques and analyzed by analysis frequency distribution, cross-table analysis, content analysis and comparison analysis. The results showed that the level of legal compliance of dental artisans in Madiun City was high. This is evidenced by two indicators including high legal compliance with guidance obligations and high legal compliance with licensing obligations. Discipline, tenure, and motivation factors tend to have a positive effect on the level of legal compliance of dental artisans in coaching and licensing obligations. It means that the higher level of discipline, tenure, and motivation, the higher level of legal compliance of dental artisans in coaching and licensing obligations in Madiun City | |
| 28671 | 32025 | H1D016041 | PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI REKAM MEDIS DAN PENDAFTARAN ONLINE BERBASIS WEB PADA BALAI KESEHATAN MATA MASYARAKAT KABUPATEN BANYUMAS | Rekam medis merupakan salah satu berkas penting dalam pelayanan kesehatan dikarenakan rekam medis menyimpan segala informasi guna mengambil keputusan tindakan medis pada pasien. Dalam pelayanan kesehatan, pendaftaran merupakan kegiatan administrasi yang dilakukan pasien sebelum pasien melakukan pengobatan. Pengelolaan terhadap data rekam medis dan pendaftaran pada Balai Kesehatan Mata Masyarakat Kabupaten Banyumas masih dilakukan secara tertulis dan offline. Berdasarkan permasalahan tersebut, proses rekam medis dan pendaftaran belum terkomputerisasi sehingga mengakibatkan pelayanan kesehatan kurang efektif dan efisien. Dengan dilakukannya penelitian ini, diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut dan meningkatkan kinerja pelayanan kesehatan yang ada. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan dua metode yaitu observasi dan wawancara pada pihak yang terkait dalam penelitian. Pengembangan dari sistem ini menggunakan metode incremental. Dalam pengembangan sistem ini, digunakan PHP sebagai bahasa pemrogramannya yang dipadukan dengan framework CodeIgniter dan MySQL sebagai pengolah basis datanya. Sistem ini telah diuji dengan menggunakan metode Mean Opinion Score (MOS) yang dilakukan pada pengguna sistem dan hasil dari pengujian menyatakan 90 % pengguna setuju bahwa Sistem Informasi Rekam Medis dan Pendaftaran Online mudah dioperasikan. | Medical records are one of the important files in health services because medical records store all information in order to make medical action decisions on patients. In health services, registration is an administrative activity carried out by a patient before the patient takes medication. Management of medical record data and registration at the Balai Kesehatan Mata Masyarakat Banyumas District is still done in writing and offline. Based on these problems, the medical record and registration processes have not been computerized, resulting in less effective and efficient health services. By carrying out this research, it is hoped that it can overcome these problems and improve the performance of existing health services. Data collection in this study was carried out by two methods, namely observation and interviews with related parties in the study. The development of this system uses the incremental method. In developing this system, PHP is used as the programming language combined with the CodeIgniter framework and MySQL as the database processor. This system has been tested using the Mean Opinion Score (MOS) method which is carried out on system users and the results of the test show that 90% of users agree that the Medical Record Information System and Online Registration are easy to operate. | |
| 28672 | 32026 | D1A017230 | RATIO DAGING TULANG DOMBA YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG DAUN KELOR DAN MINYAK SAWIT PADA PAKAN BERBASIS ISLASE RUMPUT GAJAH | Penelitian yang bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi tepung daun kelor dan minyak sawit pada pakan berbasis silase rumput gajah terhadap bobot daging, bobot tulang dan ratio daging tulang domba, telah dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2020 sampai dengan 7 September 2020. Penelitian dilaksanakan di Experimental Farm Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Materi penelitian menggunakan domba lokal jantan berjumlah 18 ekor dengan rata-rata bobot awal 20 ± 2,4 kg, pakan dasar terdiri atas konsentrat dan silase rumput gajah, serta tepung daun kelor dan minyak sawit. Penelitian dilaksanakan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan, setiap perlakuan diulang 6 kali. Perlakuan yang diberikan adalah (R0) pakan dasar (konsentrat 60% + silase rumput gajah 40%), (R1) terdiri atas R0 + Tepung daun kelor 2 persen dari BK pakan, dan (R2) terdiri atas R1 + Minyak sawit 0,5 persen dari pakan. Hasil penelitian, rataan bobot daging yang diperoleh pada perlakuan R0 (8.142 ± 1.676 gr), R1 (7.323 ± 1.667 gr), dan R2 (8.361 ± 1.734 gr). Hasil rataan bobot tulang yang diperoleh pada perlakuan R0 (2.500 ± 405 gr), R1 (2.422 ± 279 gr), dan R2 (2.424 ± 264 gr). Rataan ratio daging dan tulang untuk R0 (3,25 ± 0,40), R1 (3,02 ± 0,57), dan R2 (3,44 ± 0,53). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa suplementasi tepung daun kelor pada taraf 2 persen dari BK pakan dan suplementasi minyak sawit pada taraf 0,5 persen dari pakan memberikan pengaruh yang tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot daging, bobot tulang, serta ratio daging dan tulang domba, tetapi jika ditinjau berdasarkan rataan bobot daging dan ratio daging tulang maka pakan yang disuplementasi tepung daun kelor pada taraf 2 persen dari BK pakan dan minyak sawit pada taraf 0,5 persen dari pakan menunjukkan adanya peningkatan. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa suplementasi tepung daun kelor pada taraf 2 persen dari BK pakan dan minyak sawit pada taraf 0,5 persen dari pakan meningkatkan bobot daging 2,69 persen dan meningkatkan ratio daging tulang 5,85 persen. | The research aims to find out the effect of supplementation of moringa leaf flour and palm oil on elephant grass silage based feed to weight of meat, weight of bone, and meat-bone ratio of lamb, was held on 25 June 2020 until 7 September 2020. The research was located at Experimental Farm, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The research material uses 18 male local lamb with average initial weights 20 ± 2,4 kg, then based feed which consists of concentrate and elephant grass silage, moringa leaf flour, and palm oil. The research was held experimentally using Completely Randomized Design (CRD) with 3 treatments, each treatment was replicated 6 times. The treatments given are (R0) based feed (concentrate 60% + elephant grass silage 40%), (R1) which consist of R0 + Moringa leaf flour 2 percents from dry matter feed, and (R2) which consists of R1 + Palm oil 0,5 percents from feed. Research results, the average weight of meat obtained on treatment R0 (8.142 ± 1.676 gr), R1 (7.323 ± 1.667 gr), and R2 (8.361 ± 1.734 gr). The results of average weight of bone obtained on treatment R0 (2.500 ± 405 gr), R1 (2.422 ± 279 gr), and R2 (2.424 ± 264 gr). The average of meat-bone ratio are R0 (3,25 ± 0,40), R1 (3,02 ± 0,57), and R2 (3,44 ± 0,53). The result of variance analysis showed that the supplementation of moringa leaf flour on the level 2 percents from dry matter feed and the supplementation of palm oil on the level 0,5 percents from feed had no significant effect (P>0,05) to the weight of meat, weight of bone, and meat-bone ratio of lamb, but when its reviewed from the average of weight of meat and the average of meat-bone ratio then feed that got supplementation of moringa leaf flour on the level 2 percents from dry matter feed and palm oil on the level 0,5 percents from feed shows an increase. Based on the result, it concluded that supplementation of moringa leaf flour on the level 2 percents from dry matter feed and supplementation of palm oil on the level 0,5 percents from feed can increase weight of meat up to 2,69 percents and increase meat-bone ratio up to 5,85 percents. | |
| 28673 | 32015 | H1B017024 | KINERJA CAMPURAN HOTMIX ASPHALT DENGAN POLYMER HIGH DENSITY POLYETHYLENE (HDPE) PADA CAMPURAN AC-WC TERHADAP PARAMETER MARSHALL DAN MODULUS ELASTISITAS | Seiring meningkatnya jumlah penduduk yang semakin hari semakin bertambah akan diikuti dengan peningkatan kebutuhan sarana dan prasarana transportasi yang memadai. Pada saat ini perancangan tebal lapis perkerasan jalan raya telah mulai menggunakan modulus elastisitas untuk menentukan koefisien lapis perkerasan jalan raya. Temperatur sangat berpengaruh terhadap perubahan bentuk campuran aspal, jalan/aspal akan mengalami kerusakan ketika dalam kondisi panas yang tinggi. Aspal modifikasi polimer dipercaya dapat meningkatkan stabilitas aspal pada temperatur yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja aspal modifikasi polymer high density polyethylene atau biasa disebut HDPE dan pengaruh temperatur pada campuran aspal modifikasi terhadap parameter marshall dan modulus elastisitas. Dengan menggunakan alat uji marshall maka dapat disimpulkan bahwa penambahan HDPE 6% mampu meningkatkan kinerja campuran ditinjau dari parameter marshall dan modulus elastisitas. Temperatur pengujian mempengaruhi nilai stabilitas, kelelehan, MQ dan juga modulus elastisitasnya. Dengan bertambahnya temperatur nilai stabilitas, MQ, dan modulus elastisitas cenderung mengalami penurunan sedangkan untuk kelelehan mengalami peningkatan. | Along with the increasing population, which is increasing day by day, it will be followed by an increase in the need for adequate transportation facilities and infrastructure. At this time the design of the pavement layer thickness has started to use the modulus of elasticity to determine the coefficient of the pavement layer for the highway. Temperature greatly affects the change in the form of the asphalt mixture, the road / asphalt will be damaged when in high heat conditions. Polymer modified asphalt is believed to increase the stability of asphalt at high temperatures. This study aims to determine the performance of high density polyethylene polymer modified asphalt or commonly called HDPE and the effect of temperature on the modified asphalt on marshall parameters and modulus of elasticity. By using the Marshall test, it can be concluded that the addition of 6% HDPE is able to improve the performance of the mixture in terms of the parameters of Marshall and modulus of elasticity. The test temperature affects the value of stability, yield, MQ and also the modulus of elasticity. With increasing temperature the value of stability, MQ, and modulus of elasticity tends to decrease, while for melting it increases. | |
| 28674 | 32016 | E1A016065 | TINJAUAN YURIDIS TINDAK PIDANA KEKERASAN TERHADAP ORANG YANG MENGAKIBATKAN LUKA DAN PERBUATAN TIDAK MENYENANGKAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 144/Pid.B/2018PN.Tng) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur tindak pidana dengan terang-terangan dan dengan tenaga bersama melakukan kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan luka dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan, serta untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dalam Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor 144/Pid.B/2018PN.Tng. Metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi deskriptif analitis. Sumber data sekunder, Metode pengumpulan data studi kepustakaan, disajikan secara deskriptif, dijabarkan dengan bentuk uraian dan dianalisis menggunakan metode kualitatif. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tangerang dalam Putusan Nomor 144/Pid.B/2018PN.Tng. telah sesuai menerapkan unsur-unsur tindak pidana dalam Pasal 170 ayat (2) ke-1, namun kurang tepat dalam menerapkan unsur-unsur dalam Pasal 335 ayat (1) ke-1 KUHP karena majelis hakim masih mempertimbangkan unsur “suatu perbuatan lain maupun perbuatan tidak menyenangkan” dimana unsur tersebut telah dihapus oleh Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 1/PUU-XI/2013. Berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan diketahui bahwa semua unsur dari kedua pasal tersebut telah terbukti dan terpenuhi secara hukum. Hakim dalam memutus Perkara Nomor 144/Pid.B/2018/PN.Tng telah mempertimbangkan fakta yang terungkap di persidangan, keterangan saksi, keterangan terdakwa, alat bukti surat, serta barang bukti yang diajukan ke persidangan, hal-hal yang memberatkan dan meringankan para terdakwa, serta tidak ditemukan adanya alasan pembenar dan alasan pemaaf maka dengan ini Majelis Hakim menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan pidana penjara selama 3 (tiga) tahun. Kata kunci: kekerasan, perbuatan tidak menyenangkan, tindak pidana | JURIDICAL REVIEW OF CRIMINAL VIOLENCE AGAINST PERSONS THAT CAUSES INJURY AND UNPLEASANT ACTS (Study of Decision No. 144/Pid.B/2018PN.Tng) This study aimed to determine the application of the elements of criminal acts openly and with collective energy to commit violence against people who cause injuries and commit unpleasant acts, and to find out the basis for judges' considerations in imposing crimes in the Tangerang District Court Decision Number 144 / Pid .B / 2018PN.Tng. The approach method was normative juridical. The specification was analytical descriptive. The data were secondary data sources. The data collection method was literature study. Data were presented descriptively, described in the form of descriptions and were analyzed using qualitative methods. The Panel of Judges at the Tangerang District Court in Decision Number 144/Pid.B/2018PN.Tng. was appropriate in applying the elements of a criminal offense in Article 170 paragraph (2) point 1, but the panel was not appropriate in applying the elements in Article 335 paragraph (1) point 1 of the Criminal Code because the panel of judges was still considering the element of "another act or an unpleasant act”, whereas the element has been removed by the Constitutional Court through the Constitutional Court Decision Number 1/PUU-XI/2013. Based on the facts revealed at the trial, it was known that all elements of the two articles have been legally proven and fulfilled. The judge, in deciding Case Number 144/Pid.B/2018/PN.Tng, has considered the facts revealed at the trial, the testimony of witnesses, the testimony of the defendant, documentary evidence, as well as evidence presented at trial, matters which incriminate and relieve the defendant, and there was no justification and excuse, hereby the Panel of Judges sentenced the defendants to imprisonment for 3 (three) years. Keywords: violence, unpleasant acts, criminal acts | |
| 28675 | 32019 | A1C114039 | PREFERENSI KONSUMEN “JENANG MADUSIRAT BAPAK MUNIR” DI DESA KEDUNGJATI KECAMATAN BUKATEJA KABUPATEN PURBALINGGA | Perkembangan produksi usaha kecil menengah bidang pangan dan bahan baku industri dalam negeri serta bahan ekspor yang dihasilkan dari sektor pertanian tiap tahunnya semakin meningkat. Hal ini menunjukkan persaingan dari tiap-tiap produsen dengan produk sama akan semakin besar. Rumah produksi “Jenang Bapak Munir” merupakan salah satu industri rumahan. Jenang madusirat yang diproduksi masih sedikit, oleh karena itu bagaimana cara agar produknya disukai oleh konsumen dan memenuhi harapan dari konsumen, sehingga produsen jenang dapat berkembang dan bersaing dengan produsen lainnya. Konsumen yang membeli produk jenang madusirat masih sedikit, untuk menjawab asumsi dari masalah tersebut dibutuhkan analisis preferensi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui urutan atribut mana saja dari ke empat atribut yang paling dipertimbangkan konsumen dalam membeli “Jenang Madusirat Bapak Munir”, dan 2) Mengetahui sub atribut dari atribut apa saja dari ketiga atribut yang paling diminati konsumen dalam membeli produk “Jenang Madusirat Bapak Munir”. Penelitian dilaksanakan secara survei di Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga, dilaksanakan pada tanggal 05 hingga 29 September 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah pembeli jenang madusirat di rumah produksi jenang madusirat Bapak Munir Atribut produk dalam penelitian ini ada empat yaitu harga, daya tahan, rasa dan kemasan. Masing-masing atribut terdiri atas tiga sub atribut atau bagian sebagai berikut 1) atribut harga dengan sub atribut rendah, sedang, dan tinggi. 2) atribut daya tahan dengan sub atribut pendek, sedang, dan panjang. 3) atribut rasa dengan varian rasa coklat, rasa sari buah-buahan, dan rasa rempah-rempah, 4) atribut kemasan terdiri atas kemasan besar, sedang yaitu satu kemasan besar dibagi menjadi dua, dan kemasan kecil (mini). Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, uji Cochran Q Test, dan analisis konjoin. Hasil penelitian menunjukkan preferensi konsumen dalam membeli jenang madusirat bapak Munir, dinyatakan dalam atribut yang dipertimbangkan secara berurut-urut adalah rasa, harga, kemasan, dan daya tahan. Sub atribut yang paling diminati konsumen dalam membeli jenang madusirat bapak Munir berurut-urut adalah atribut rasa dengan sub atribut varian rasa rempah-rempah, atribut harga dengan sub atribut rendah, atribut kemasan dengan sub atribut kemasan sedang yaitu kemasan besar yang dibagi menjadi dua, dan atribut daya tahan dengan sub atribut satu hingga dua minggu. | The development of small and medium enterprises in the food sector and domestic industrial raw materials as well as export materials produced from the agricultural sector is increasing every year. This shows that the competition from each producer with the same product will be even greater. The production house "Jenang Mr. Munir" is one of the home industries. Jenang madusirat that is produced is still small, therefore how to ensure that its products are liked by consumers and meet the expectations of consumers, so that jenang producers can develop and compete with other producers. There are still few consumers who buy jenang madusirat products, to answer the assumptions of this problem an analysis of consumer preferences is needed. This study aims to 1) Know which order of the four attributes most consumers consider in buying "Jenang Madusirat Mr Munir", and 2) Know which sub-attributes of the three attributes that consumers are most interested in buying "products Jenang Madusirat Mr. Munir ". The research was conducted in a survey in Bukateja Subdistrict, Purbalingga Regency, carried out from September 05 to 29 2019. The research method used was a survey. The sampling technique uses Accidental Sampling. The sample in this study were buyers of jenang madusirat at Mr. Munir's jenang madusirat production house. There are four product attributes in this study, namely price, durability, taste and packaging. Each attribute consists of three sub-attributes or parts as follows 1) price attribute with low, medium, and high sub-attributes. 2) endurance attribute with short, medium, and long sub-attributes. 3) attributes of taste with chocolate flavor variants, taste of fruit juices, and flavors of spices, 4) attributes of packaging consisting of large, medium packages, namely one large package divided into two, and small packages (mini). The analytical method used is descriptive analysis, Cochran Q Test, and conjoint analysis. The results showed that consumer preferences in buying Mr. Munir's jenang madusirat, expressed in the attributes that were considered sequentially, namely taste, price, packaging, and durability. The sub-attributes that consumers are most interested in buying Mr. Munir's Madusirat jenang consecutively are the taste attribute with the spice flavor variant sub-attribute, the price attribute with the low sub-attribute, the packaging attribute with medium packaging sub-attribute, namely large packaging divided into two, and endurance attribute with one to two week sub-attribute. | |
| 28676 | 32018 | D1A017173 | PENGARUH PENAMBAHAN KUNING TELUR AYAM PADA PENGENCER SUSU SKIM DENGAN WAKTU BERBEDA TERHADAP KUALITAS SPERMATOZOA AYAM KAMPUNG | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi penambahan kuning telur ayam pada pengencer susu skim dengan waktu penyimpanan yang berbeda pada suhu ruang terhadap kualitas spermatozoa ayam kampung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan pola faktorial. Faktor yang digunakan yaitu P dan T, P yaitu perlakuan pemberian kuning telur dengan susu skim (P0= 100% susu skim, P1= kuning telur 10% dan susu skim 90%, P2= kuning telur 20% dan susu skim 80%, P3= kuning telur 30% dan susu skim 70%) dan T yaitu perlakuan lama waktu penyimpanan (T 1=20 menit, T2=40 menit dan T3= 60 menit). Materi yang digunakan dalam penelitian yaitu terdiri dari 12 ekor ayam kampung jantan dewasa sebagai sumber semen, susu skim, kuning telur, eosin, nigrosin, sodium sitrat, aquabidest. Peralatan yang digunakan yaitu mikroskop, objek glass, cover glass, mikro tube, beaker glass dan pipet mikro. Terdapat interaksi antara penambahan kuning telur dengan lama waktu penyimpanan terhadap motilitas spermatozoa ayam kampung. Persamaan motilitas pada grafik kubik adalah YT1 = 81,17 - 6,03X + 0,60X2 - 0,01X3, YT2 = 78,67 - 3,94X + 0,39X2 - 0,01X3 dan YT3 = 77,67 + 0,27 X - 0,10X2. Persamaan garis linear pada viabilitas adalah Y = 84,09 - 0,08X. Penambahan level kuning telur sebesar 22% dan penyimpanan 20 menit dengan motilitas terbaik 90%. Penambahan level kuning telur sebesar 19,56% dan penyimpanan 40 menit dengan motilitas terbaik 77,54%. Penambahan level kuning telur sebesar 23,47% dan penyimpanan 60 menit dengan motilitas terbaik 63%. | The purpose of this research was to know the interaction effect between the addition of chicken egg yolk in skim milk diluent with different storage times at room temperature on the quality of kampung rooster spermatozoa. The study used a Randomized Block Design (RBD) with a factorial pattern. The factors used were P and T, P, namely the treatment of egg yolk with skim milk (P0 = 100% skim milk, P1 = 10% egg yolk and 90% skim milk, P2 = 20% egg yolk and 80% skim milk, P3 = egg yolk 30% and skimmed milk 70%) and T is the treatment of storage time (T 1 = 20 minutes, T2 = 40 minutes and T3 = 60 minutes). The material used in the study consisted of 12 adult kampung rooster as a source of semen, skim milk, egg yolk, eosin, nigrosin, sodium citrate, aquabidest. The equipment used is a microscope, glass object, cover glass, micro tube, beaker glass and micro pipette. There is an interaction between the addition of egg yolk and storage time on spermatozoa motility of kampung rooster. The motility equation on the cubic graph is YT1 = 81,17 - 6,03X + 0,60X2 - 0,01X3, YT2 = 78,67 – 3,94X + 0,39X2 - 0,01X3 and YT3 = 77,67 + 0,27X - 0,10X2. The linear line equation for viability is Y = 84,09 - 0,08X. The addition of the yolk level was 22% and the storage was 20 minutes with the best motility of 90%. The addition of egg yolk level was 19,56% and storage for 40 minutes with the best motility was 77,54%. The addition of egg yolk levels was 23,47% and storage for 60 minutes with the best motility of 63%. | |
| 28677 | 32020 | G1A017061 | PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CIPLUKAN (Physalis angulata L.) TERHADAP JUMLAH SEL FIBROBLAS PADA IMIQUIMOD-INDUCED PSORIASIS MICE MODEL | PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK CIPLUKAN (Physalis angulata L.) TERHADAP JUMLAH SEL FIBROBLAS PADA IMIQUIMOD-INDUCED PSORIASIS MICE MODEL Irse Priyaganda Bani Musa1*, Thianti Sylviningrum1, Dody Novrial1, Muhamad Salman2 1Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University 2 Faculty of Pharmacy,Jenderal Soedirman University *Corresponding author: irsesembilanhduabelas@gmail.com ABSTRAK Latar Belakang: Imiquimod menginduksi terjadinya aktivasi sel Th17 dan sel dendritik yang berperan dalam terjadinya psoriasis.Ekstrak ciplukan ( Physalis angulata L.) mengandung senyawa steroid, flavonoid alkaloid, saponin seperti Physalin B,Physalin F,Physalin G yang memiliki aktivitas antiinflamasi dalam patofisiologi psoriasis. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak ciplukan (Physalis angulata L.) terhadap jumlah sel fibroblas pada imiquimod-induced psoriasis mice model. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan post test only with control group design. Tiga puluh lima ekor mencit betina dibagi dalam 7 kelompok. Kelompok A: kontrol negatif ( n=5), kelompok B: kontrol positif ( n=5), kelompok C (n=4), kelompok yang diinduksi imiquimod dan diberikan ekstrak ciplukan 400 mg/kgBB selama 7 hari, kelompok D (n=5), kelompok yang diinduksi imiquimod dan diberikan ekstrak ciplukan 800 mg/kgBB selama 7 hari , kelompok E (n=5) kelompok yang diinduksi imiquimod dan diberikan ekstrak ciplukan 1.200 mg/kgBB selama 7 hari, kelompok F (n=5) kelompok yang diinduksi imiquimod dan diberikan methotreksat 1 mg/kgBB selama 7 hari, dan kelompok G (n=5) kelompok yang diinduksi imiquimod dan diberikan kombinasi ekstrak ciplukan 1.200 mg/kgBB dan methotreksat 1mg/kgBB selama 7 hari . Jumlah sel fibroblas dihitung pada hari ke lima belas dengan mengambil sampel kulit mencit dan dilakukan pembuatan preparat histologi kemudian dihitung secara manual menggunakan mikroskop. Hasil: Rerata jumlah sel fibroblas pada kelompok A,B,C,D,E,F,dan G masing-masing adalah 21,6±2,3; 39,2±5,5; 30,6±1,3; 24,0±2,8; 24,8± 2,9; 28,4±3,0;28,2±3,2 . Hasil uji One Way ANOVA menunjukkan nilai p=0,000(p<0,05). Kesimpulan: Terdapat perbedaan bermakna jumlah fibroblas dermis mencit pada kelompok kontrol dengan kelompok yang diberi ekstrak ciplukan 400mg/kgBB, 800 mg/kgBB, 1.200 mg/kgBB, methotreksat 1mg/kgBB, dan kombinasi ciplukan 1.200 mg/kgBB & methotreksat 1mg/kgBB. | THE EFFECT OF CIPLUKAN EXTRACT (Physalis angulata L.) TO THE NUMBER OF FIBROBLAST CELLS IN IMIQUIMOD-INDUCED PSORIASIS MICE MODEL Irse Priyaganda Bani Musa1*, Thianti Sylviningrum1, Dody Novrial1, Muhamad Salman2 1Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University 2 Faculty of Pharmacy,Jenderal Soedirman University *Corresponding author: irsesembilanhduabelas@gmail.com ABSTRACT Background: Imiquimod induces the activation of Th17 cells and dendritic cells which play a role in psoriasis. Ciplukan ( Physalis angulata L.) extracts has steroid compounds, alkaloid flavonoids, saponins such as Physalin B, Physalin F, Physalin G which have anti-inflammatory activity in the pathophysiology of psoriasis. Purpose: The aim of this study was to determine the effect of ciplukan extract (Physalis angulata L.) to the number of fibroblasts in imiquimod-induced psoriasis mice model. Research Method: This study is an experimental study which a post test only with control group design. Thirty five female mices were divided into 7 groups. Group A: negative control (n = 5), group B: positive control (n = 5), group C (n = 4), the group induced with imiquimod and was giving with ciplukan 400 mg / kgBW extract for 7 days, group D (n = 5), the group induced with imiquimod and was giving with ciplukan 800 mg / kgBB extract for 7 days, group E (n = 5) the group induced with imiquimod and was giving with ciplukan extract 1,200 mg / kgBB for 7 days, group F (n = 5) the group induced with imiquimod and was giving with methotrexate 1 mg / kgBB for 7 days, and group G (n = 5) the group that was induced by imiquimod and was giving with a cocktaile combination of ciplukan extract 1,200 mg / kgBB and methotrexate 1 mg / kgBB for 7 days. The number of fibroblast cells were counted on the fifteenth day by having takes mice skin samples and having made histological preparations. The next step was having counted all of them manually used a microscope. Results: The mean number of fibroblast cells in groups A, B, C, D, E, F, and G are 21.6 ± 2.3; 39.2 ± 5.5; 30.6 ± 1.3; 24.0 ± 2.8; 24.8 ± 2.9; 28.4 ± 3.0; 28.2 ± 3.2. The results of One Way ANOVA shows the value of p = 0.000 (p <0.05). Conclusion: There are significant differences on the number of dermal fibroblasts in the control group and the groups that had given with ciplukan extract 400mg / kgBW, 800mg / kgBW, 1,200mg / kgBW, methotrexate 1mg / kgBW, and a combination of ciplukan 1,200mg / kgBW & methotrexate 1mg / kgBW. | |
| 28678 | 32021 | K1B017022 | FUNGSI KUASA UJI HIPOTESIS SATU ARAH DISTRIBUSI LOGNORMAL | Penelitian ini membahas kuasa uji hipotesis pada distribusi lognormal. Tujuan penelitian ini yaitu menentukan fungsi kuasa dan mensimulasikan grafiknya terhadap ukuran sampel (n), ukuran uji (α), dan parameter skala (µ). Kuasa ditentukan dengan cara, (1) menentukan statistik cukup dan (2) daerah penolakan, dengan daerah penolakan ditentukan menggunakan metode UMP test. Hasil simulasi menunjukkan bahwa untuk nilai n dan µ yang sama, nilai kuasa akan semakin besar jika α semakin kecil. Sebaliknya, pada nilai µ dan α yang sama, nilai kuasa akan semakin besar jika n semakin besar. | The research discussed the power hypothesis testing on lognormal distribution. The purpose is to determine the power function and simulated the graph on several the sample sizes (n), size of the test (α), and the scale parameter (µ). The power is obtained by determining the sufficient statistic and rejection region. The result showed that in the same sample size n and µ, the power value increases as α decreases. On the contrary, in the same µ and α, the power value increases as n increases. | |
| 28679 | 32023 | H1A017044 | PERANCANGAN APLIKASI COMPUTER VISION PENDETEKSI PEMAKAIAN HELM DAN PELAT NOMOR KENDARAAN DENGAN DEEP LEARNING | Helm adalah suatu perlengkapan perlindungan yang dikhususkan untuk kepala, kelalaian dalam menggunakan helm adalah kelalaian yang paling sering terjadi dan yang bisa mengakibatkan kerusakan yang fatal. Pelat nomor adalah suatu kode nomor yang ada pada setiap kendaraan untuk Pelat nomor adalah salah satu jenis identifikasi kendaraan bermotor. Pelat nomor memiliki nomor seri atau pelat seri yakni susunan huruf dan angka yang dikhususkan bagi kendaraan tersebut. Nomor ini di Indonesia disebut nomor polisi Deteksi helm dan Pelat dibangun dengan menggunakan metode You Only Look Once (YOLO). Dengan melakukan pelatihan dan pengujian pada infrastruktur Google Colaboratory. Hasil dari pelatihan model tersebut kemudian disimpan ke dalam bentuk berkas *.weight dan model kemudian diterapkan menggunakan Flask sebagai in-browser application. Pendeteksian Helm dan Pembacaan pelat menggunakan YOLO untuk mendeteksi dan klasifikasi dan menggunakan pytesseract untuk melakukan pembacaan terhadap pelat nomor. Berdasarkan pelatihan, arsitektur YOLO untuk deteksi helm mencapai mAP 96,1% dan loss 0,1538 pada iterasi ke 6000. Pada pengujian, arsitektur YOLO berhasil mendeteksi helm objek tunggal dan objek banyak pada jarak 5 meter dengan F1 0,947 dan 0,819, berhasil mendeteksi helm objek tunggal dan objek banyak pada jarak 10 m F1 0,84 dan 0,757, dan berhasil mendeteksi helm pada video CCTV objek banyak dengan F1 0,802. Pelat nomor hanya dapat dikenali pada jarak deteksi 2 meter dengan F1 0,86. Sedangkan kecepatan deteksi maksimal hanya mencapai 0,48 fps | A helmet is a protective equipment specifically for the head, negligence in using a helmet is the most frequent negligence and can cause fatal damage. License Plate is a number code that is on every vehicle for a License Plate is one type of motorized vehicle identification. The license plate has a serial number or serial plate, which is the arrangement of letters and numbers specific to the vehicle. This number in Indonesia is called a police number Helmet and License Plate detection was constructed using the You Only Look Once (YOLO) method. By conducting training and testing on the Google Colaboratory infrastructure. The results of the model training are then saved into a *.weight file and the model is then applied using Flask as an in-browser application. Helmet Detection and License Plate reading uses YOLO to detect and classify and uses the pytesseract to read the license plate. Based on training, the YOLO architecture for helmet detection reaches mAP of 96.1% and loss of 0.1538 in the 6000th iteration.In testing, the YOLO architecture successfully detects single-object helmets and multiple objects at a distance of 5 meters with F1 0.947 and 0.819, successfully detecting helmets single object and multiple object at a distance of 10 m F1 0.84 and 0.757, and successfully detected the helmet on multiple object CCTV videos with F1 0.802. The number plates can only be recognized at a detection distance of 2 meters with F1 0.86. Meanwhile, the maximum detection speed is only 0.48 fps | |
| 28680 | 32024 | F1B016056 | Efektivitas Program Kartu identitas Anak di Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Banyumas | Indonesia merupakan negara yang besar dalam hal jumlah penduduk, dengan banyaknya jumah penduduk di Indonesia penting bagi seluruh penduduk untuk mendapatkan pelayanan publik sebagai hak warga negara terutama untuk hal hal yang bersifat mendasar. Pelayanan yang dibutuhkan salah satunya merupakan pemenuhan identitas diri bagi warga negaranya. Wujud dari pemenuhan identitas tersebut melalui administrasi kependudukan. Sejak tahun 2016 pemerintah melalui Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2016 membuat kebijakan Kartu Tanda Penduduk untuk anak-anak yang disebut dengan Kartu Identitas Anak (KIA). Kebijakan ini adalah upaya pemerintah untuk memenuhi kewajibannya dalam memberikan identitas kependudukan kepada seluruh warga negaranya. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program Kartu identitas Anak di Dinas kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Metode analisis yang digunakan yaitu Model Interaktif Analisis Data. Sasaran penelitian yaitu Kasi Identitas Kependudukan, Kasi Pelayanan sebanyak 2 orang dan masyarakat pemilik KIA sebanyak 3 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam aspek ketepatan sasaran bahwa program Kartu Identitas Anak di Kabupaten Banyumas belum memenuhi sasaran. Dilihat dari ketepatan sasaran program Kartu Identitas Anak adalah sebesar 49,3 % di tahun 2020. Kemudian pada aspek sosialisasi program dapat dikatakan kurang efektif dikarenakan informasi yang di sebarkan tidak tersampaikan secara menyeluruh kepada masyarakat. Dalam aspek tujuan program juga berlum terlaksana dengan baik karena masih adanya pelayanan publik yang belum sepenuhnya menggunakan KIA dan belum ada kebijakan resmi tentang kewajiban penggunaan KIA untuk dibidang pendidikan. Selanjutnya dalam pemantauan program belum berjalan dengan baik karena belum adanya pemantauan dan evaluasi secara berkala. | Indonesia is a large country in terms of population, with a large number of people in Indonesia it is important for all citizens to get public services as a citizen's right, especially for basic things. One of the services needed is the fulfillment of self-identity for its citizens. The manifestation of fulfilling this identity is through population administration. Since 2016 the government through the Minister of Home Affairs Regulation No.2 of 2016 has made a policy on Identity Cards for children called Child Identity Cards (KIA). This policy is the government's attempt to fulfill its obligation to provide a residential identity to all its citizens. The purpose of this study was to determine the effectiveness of the implementation of the Child Identity Card program at the Banyumas District Civil Service and Civil Registry Office in improving the quality of public services. This research uses descriptive qualitative method. The analytical method used is the Interactive Data Analysis Model. The research targets were the Head of Population Identity, 2 of the Head of Services, and the community of KIA owners as many as 3 people. The results of this study indicate in the aspect of targeting accuracy that the Child Identity Card program in Banyumas Regency has not met the target. Judging from the aspect of targeting accuracy of the Child Identity Card Program, it reaches 49,3% in 2020. Then in the socialization aspect of the program, it can be said that it is less effective because the information that is disseminated is not conveyed thoroughly to the public. In the aspect of program objectives, it has not been implemented properly because there are still public services that have not fully used MCH and there is no official policy regarding the mandatory use of MCH for education. Furthermore, program monitoring has not been going well because there is no periodic monitoring and evaluation. |