Artikelilmiahs

Menampilkan 27.981-28.000 dari 50.167 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2798131334A1D016151PENGARUH PUPUK NZEO-SRPlus TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH DAN SERAPAN N TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA TANAH ENTISOLTanaman padi (Oryza sativa L.) merupakan tanaman pangan penting di Indonesia. Produksi padi di Indonesia pada 2019 mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018. Upaya peningkatan produksi padi dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan marginal seperti tanah entisol dengan pemupukan N. Akan tetapi, salah satu kendalanya adalah tingkat efisiensi pemupukan N di tanah entisol relatif rendah, sehingga diperlukan pupuk dengan efisiensi tinggi. Pupuk NZEO-SRPlus melepaskan hara N perlahan-lahan, sehingga meningkatkan efisiensi penggunaan pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi pupuk NZEO-SRPlus dan pemberian coating pupuk terhadap beberapa sifat kimia tanah entisol, serapan N tanaman, dan pertumbuhan tanaman padi. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan analisis Uji F (ANOVA) dan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi pupuk NZEO-SRPlus dapat meningkatkan N-Total, N-Tersedia dan KTK tanah serta meningkatkan tinggi tanaman dan jumlah anakan. Komposisi pupuk terbaik adalah P1 dengan komposisi 200 mesh, 20% N, oven 35°C, ditunjukkan oleh variabel N-Tersedia, Si Tersedia, KTK, pH, dan jumlah anakan. Komposisi pupuk P1 dapat meningkatkan N-Tersedia sebesar 389,79 ppm, Si Tersedia sebesar 3,949%, KTK sebesar 16,02 cmol(+)kg-1, pH sebesar 7,45, dan jumlah anakan sebesar 35,96 batang. Pemberian coating memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan non-coating, ditunjukkan oleh variabel N-Total, N-Tersedia, Si Tersedia, KTK, pH, DHL, tinggi tanaman, jumlah anakan dan serapan N tanaman.Rice (Oryza sativa L.) is an important food crop in Indonesia. Rice production in Indonesia in 2019 has decreased compared to 2018. Efforts to increase rice production can be done by utilizing marginal land such as entisol soil with N fertilization. However, one obstacle is that the efficiency of N fertilization in entisol soil is relatively low, so that high efficiency fertilizers are needed. NZEO-SRPlus fertilizer releases N nutrient slowly, increasing the efficiency of fertilizer use. This study aims to determine the effect of NZEO-SRPlus fertilizer composition and fertilizer coating on several chemical properties of entisol soil, plant N uptake, and rice plant growth. The experimental design used was a randomized block design (RBD) with F test analysis (ANOVA) and Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at the 5% level. The results showed that the composition of the NZEO-SRPlus fertilizer could increase the Total N, Available N and CEC of the soil and increase plant height and number of tillers. The best fertilizer composition is P1 with a composition of 200 mesh, 20% N, oven 35 ° C, indicated by the variable Available N, Available Si, CEC, pH, and the number of tillers. The composition of P1 fertilizer can increase available N by 389,79 ppm, available Si by 3.949%, CEC of 16.02 cmol(+)kg-1, pH of 7.45, and the number of tillers of 35.96 stems. The coating gave better results than non-coating, indicated by the variables Total N, Available N, Available Si, CEC, pH, DHL, plant height, number of tillers, and plant N uptake.
2798231336F1A016038PEREMPUAN DAN SENI TRADISIONAL (Studi tentang Peran Perempuan dalam Kelompok Seni Tradisional Kenthongan di Purwokerto)Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai peran perempuan dalam kesenian kenthongan dari sudut pandang anggota laki – laki dan perempuan dalam grup kenthongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sasaran utamanya adalah penari perempuan dalam kelompok seni tradisional kenthongan dari empat grup kenthongan yang ada di Purwokerto. Sasaran pendukungnya adalah anggota laki – laki dalam grup kenthongan tersebut. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam kesenian kenthongan peran laki-laki dan perempuan seolah dibagi atas dasar maskulinitas dan feminimitas anggotanya. Hal tersebut terjadi karena peran pemain musik ditempatkan untuk laki – laki. Karena laki – laki yang memiliki sifat maskulin dianggap lebih cocok dan lebih bisa untuk memainkan musik dibandingkan dengan perempuan yang memiliki sifat feminim. Sementara perempuan diberikan peran yang mencirikan sifat feminimnya yaitu menjadi penari. Karena perempuan dianggap cocok menjalankan peran tersebut, perempuan dianggap sebagai manusia yang lembut, cantik dengan bentuk tubuh yang indah.
Kata kunci: Kenthongan, Maskulin, Feminim
This study aims to describe the role of women in kenthongan art from the point of view of male and female members in the kenthongan group. This study used a descriptive qualitative approach with the main target being female dancers in the traditional kenthongan art group from the four kenthongan groups in Purwokerto. The target supporters are male members of the kenthongan group. The technique of determining informants using purposive sampling, data collection techniques in this study are by conducting in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used in this research is interactive analysis. The results of this study indicate that in the kenthongan art, the roles of men and women seem to be divided on the basis of masculinity and femininity of the members. This happens because the role of music players is placed for men. Because men who have masculine characteristics are considered more suitable and more able to play music than women who have feminine characteristics. Meanwhile, women are given roles that characterize their feminine characteristics, namely being dancers. Because women are considered suitable for this role, women are considered as gentle, beautiful people with beautiful body shapes.

Keywords: Kenthongan, Masculine, Feminine
2798331337G1A017062Perbedaan Efektivitas High Intensity Interval Training (HIIT) Dengan Continuous Training (CT) Terhadap Persentase Lemak Tubuh (PLT) Pada Wanita Dengan ObesitasObesitas merupakan suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak berlebih dalam tubuh. Continuous training (CT) merupakan olahraga yang dinilai baik dalam mengelola obesitas namun kurang efisien waktu. High intensity interval training (HIIT) dinilai lebih efisien waktu dan dapat menurunkan persentase lemak tubuh (PLT) lebih tinggi, sehingga program HIIT dapat menjadi alternatif bagi CT. Mengetahui perbedaan efektifitas HIITdan CT dalam menurunkan PLT pada wanita dengan obesitas di Banyumas. Penlitian menggunakan metode randomized controlled trial (RCT). Subyek berjumlah 28 orang yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu HIIT dan CT sebagai kelompok kontrol. Masing-masing kelompok terdiri dari 14 subyek. Pengumpulan subyek menggunakan metode purposive sampling. Sebelum melakukan intervensi subyek melakukan adaptasi selama 2 minggu. Subyek penelitian melakukan intervensi selama 8 minggu dengan 3 sesi setiap minggu. PLT diukur menggunakan BIA sebelum adaptasi, sebelum intervensi, saat intervensi, dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan terdapat penurunan PLT pada kelompok CT dan HIIT. Hasil uji t-berpasangan pada kelompok CT yaitu tidak terdapat penurunan PLT yang signifikan (p= 0,723 ; p>0,05) dengan rerata penurunan PLT 0,08 ± 0,88. HIIT dapat menurunkan PLT sebesar 0,70 ± 0,52 dan uji t-berpasangan menunjukkan terdapat penurunan yang signifikan (p=0,000 ; p<0,05). Uji t-tidak berpasangan terhadap perubahan rerata PLT antara kedua kelompok menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p=0,033 ; p<0,05). HIIT lebih efektif dibandingkan CT dalam menurunkan PLT selama 8 minggu intervensi pada wanita dengan obesitasObesity is a condition where there is an accumulation of excess fat in the body. Continuous training (CT) is a sport that is considered good in managing obesity but is less time-efficient. High-intensity interval training (HIIT) is considered to be more time-efficient and can reduce a higher body fat percentage (BFP), so that the HIIT program can be an alternative to CT. To determine the differences in effectiveness of CT and HIIT in reducing BFP in obese woman. A randomized controlled trial (RCT) study. A total of 28 subjects were divided into HIIT group and CT as a control group with each group consisted of 14 subjects. Subjects were collected with purposive sampling method. Subjects were conditioned with 2 weeks adaptation period before 8 weeks of the intervention program with 3 sessions each week. BFP was measured using BIA before adaptation, before the intervention, during, and after intervention. The results showed that there was a decrease in BFP in the CT and HIIT groups. The paired t-test results in the CT group was that there was no significant reduction in BFP (p = 0.723; p> 0.05) with a mean reduction in BFP of 0.08 ± 0.88. HIIT can reduce BFP by 0.70 ± 0.52 and paired t-test shows a significant decrease (p = 0.000; p <0.05). The unpaired t-test on changes in the mean BFP between the two groups showed a significant difference (p = 0.033; p <0.05). HIIT is more effective than CT in reducing BFP at 8 weeks intervention in obese women.
2798431292A1D016161PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK N TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) VARIETAS LUMBU PUTIH DAN LUMBU HIJAU DI DATARAN MENENGAHTanaman bawang putih (Allium sativum L.) merupakan salah satu komoditas yang penting di Indonesia. Kendala dalam budidaya bawang putih adalah adanya keterbatasan lahan dan pemupukan yang kurang optimal. Lahan pertanaman yang terbatas menyebabkan produksi bawang putih belum optimal sehingga diperlukan pengujian terhadap varietas yang dapat beradaptasi di bebagai lingkungan serta dosis pemupukan yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menentukan dosis pupuk N terbaik untuk pertumbuhan bawang putih, 2) menentukan pertumbuhan dan hasil dua varietas bawang putih, dan 3) menentukan kombinasi antara dosis nitrogen dan varietas bawang putih yang terbaik terhadap pertumbuhan bawang putih. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan analisis Uji F (ANOVA) dan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Berdasarkan hasil penelitian pemupukan dengan beberapa dosis nitrogen meningkatkan pertumbuhan dan hasil umbi bawang putih. Pemberian dosis pupuk N 200 kg N/ha dapat meningkatkan tinggi tanaman sebesar 5,77 cm (20,1%), jumlah daun sebesar 0,525 helai/ tanaman (20,2%), bobot tanaman segar 1,07 g/tanaman (67,5%), bobot umbi segar per petak efektif sebesar 0,11 t/ha (40,7%), dan bobot umbi kering per petak efektif sebesar 0,04 t/ha (22,2%). Pertumbuhan dan hasil bawang putih varietas Lumbu Hijau lebih baik dibanding varietas Lumbu Putih, ditunjukkan oleh variabel; tinggi tanaman, luas daun, bobot tanaman segar, jumlah siung, bobot umbi segar, bobot umbi kering dan bobot umbi segar per petak efektif. Kombinasi antara varietas Lumbu Hijau dan dosis pupuk 200 kg N/ha diketahui menghasilkan bobot tanaman segar tertinggi yaitu 3,6 g/tanaman.Garlic (Allium sativum L.) is one of the important commodities in Indonesia. The obstacles in garlic cultivation are limited land and less than optimal fertilization. The limited planting area causes the production of garlic to be not optimal so that testing of varieties that can adapt to various environments is needed as well as an effective and efficient fertilizer dose. This study aims to 1) determine the best dosage of N fertilizer for garlic growth, 2) determine the growth and yield of two garlic varieties, and 3) determine the best combination of nitrogen dosage and garlic varieties for garlic growth. The experimental design used was a completely randomized block design (RAKL) with F test analysis (ANOVA) and Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at the 5% level. Based on research results, fertilization with several doses of nitrogen increased the growth and yield of garlic tubers. Giving a fertilizer N dose of 200 kg N/ha can increase plant height by 5,77 cm (20,1%), number of leaves by 0,525 strands/plant (20,2%), fresh plant weight 1,07 g/plant (67,5%), the effective weight of fresh tubers per plot was 0,11 t/ha (40,7%), and the effective dry tuber weight per plot was 0,04 t/ha (22,2%). The growth and yield of the Lumbu Hijau variety was better than the Lumbu Putih variety, indicated by variables; plant height, leaf area, fresh plant weight, number of cloves, weight of fresh tubers, weight of dry tubers and weight of fresh tubers per plot are effective. The combination of Lumbu Hijau variety and fertilizer dosage of 200 kg N/ha was known to produce the highest fresh plant weight, namely 3,6 g/plant.
2798531339F1C016072Kegiatan Community Relations yang Dilakukan Public Relations RSUD Margono Soekarjo Dalam Upaya Membentuk Citra Positif di MasyarakatReputasi sebuah perusahaan bergantung pada bagaimana masyarakat melihat upaya perusahaan. Melalui kegiatan Community Relation yang terus diimplementasikan secara berkelanjutan oleh RSUD Margono Soekarjo di Banyumas, sebagai salah satu upaya untuk membentuk dan menjaga citra RSUD Margono Soekarjo.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kegiatan community relations yang dilakukan public relations RSUD Margono Soekarjo dalam upaya membentuk citra positif di masyarakat serta mengetahui faktor hambatan dan permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan community relations dan cara mengatasi permasalahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah kualitatif deskriptif dan menggunakan teknik pemilihan informan secara purposive sampling. Dalam mengumpulkan data, penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua kegiatan community relations di RSUD Margono Soekarjo berjalan, dikarenakan adanya pandemi COVID-19 yang tidak memperbolehkan masyarakat melakukan kegiatan berkerumun. Selain itu, public relations melaksanakan kegiatan community relations ini dengan baik dan menarik perhatian masyarakat yang mengikuti maupun yang tidak mengikuti kegiatan serta dapat membentuk citra positif untuk RSUD Margono Soekarjo. Hal ini dapat dilihat dari tanggapan positif masyarakat yang mengikuti dan tidak mengikuti kegiatan community relations
A company's reputation depends on how the public sees the company's means. Through Community Relation activities that continue to be implemented continuously by Margono Soekarjo Hospital in Banyumas, as one of the means to shape and maintain the image of Margono Soekarjo Hospital.
This research aims to describe how community relations activities conducted by public relations margono soekarjo hospital in a means to form a positive image in the community and know the factors of obstacles and problems faced in community relations activities and how to overcome problems. The method used in this research is descriptive qualitative and uses purposive sampling informant selection techniques. In collecting data, this research uses interviews, observations and documentation.
The results of this study show that not all community relations activities at Margono Soekarjo Hospital run due to the COVID-19 pandemic that does not allow people to do crowding activities. In addition, public relations conducts this community relations activity well and attracts the attention of the people who follow and who do not follow the activities and can form a positive image for Margono Soekarjo Hospital. This can be seen from the positive response of the community who follow and do not follow community relations activities.
2798631340C1A016109PENGARUH OMZET, EFISIENSI BIAYA PRODUKSI DAN TEKNOLOGI TERHADAP RETURN ON ASSET USAHA SEPATU KULIT KULIT ASLI DAN KULIT SINTESIS PADA INDUSTRI SEPATU DI KECAMATAN CIOMAS KABUPATEN BOGORPada perkembangan industri sepatu zaman sekarang fungsi sepatu bukan lagi sebagai melindungi kaki namun sudah menjadi trend fashion kegiatan sehari-hari bagi masyarakat. Kecamatan Ciomas salah satu sentra industri rumah tangga sepatu yang memiliki prospektif untuk dikembangkan di Kabupaten Bogor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya perbedaan return on asset pada sepatu kulit asli dan sepatu kulit sintetis serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap return on asset (ROA) usaha sepatu kulit asli dan kulit sintetis di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji beda rata-rata, analisis regresi berganda dan elastisitas. Uji beda rata-rata, analisis regresi linier berganda digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat return on asset (ROA) , serta elastisitas digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap return on asset (ROA) usaha sepatu kulit di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui, (1) terdapat adanya perbedaan return on asset (ROA) usaha pada sepatu kulit asli dan sepatu kulit sintetis industri rumah tangga sepatu kulit di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. (2) Variable omzet tidak berpengaruh signifikan terhadap return on asset (ROA) usaha sepatu kulit di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. (3) Variabel efisiensi biaya produksi dan teknologi berpengaruh signifikan terhadap return on aseet (ROA) usaha. (4) Variable yang sangat berpengaruh yaitu variabel efisiensi biaya produksi terhadap return on asset (ROA) usaha industri rumah tangga sepatu kulit di Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor.
ABSTRACT
In today's shoe industry the function of shoes is no longer protecting the feet but has become a trend of fashion daily activities for the community. Ciomas district is one of the centers for the shoe household industry that has prospect to be developed in Bogor Regency. Ciomas sub-district is one of the centers of the shoe household industry which is prospective to develop in Bogor Regency. This research is based on factors that affect the return on assets (ROA) business of genuine leather shoes and sertic leather in Ciomas District, Bogor Regency
The analytical tool used in this study are average difference test, multiple regression analysis and elasticity analysis. The average differences test and multiple linear regression analyses were used to determine the factors that influenced the level of return on assets (ROA), meanwhile, elasticity analysis was used to find out the factors that most affected the return on assets (ROA) in the leather shoe business.
From this study can be known, (1) there are differences in the return of assets (ROA) of businesses on genuine leather shoes and synthetic leather shoes in the leather household industry in the district of Ciomas Bogor Regency. (2) Variable sales turnover had no significant effect on the return on assets (ROA) of the leather shoe business in Ciomas District, Bogor Regency. (3) Variable efficiency of production cost and technology had a significant effect on the return on asset (ROA) of the business. (4) Variable that affecting return on assets (ROA) of leather shoe household industry business the most is variable efficiency of production cost.
2798731342A1D016222PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK KANDANG SAPI DAN N TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) VARIETAS LUMBU HIJAU
Bawang putih adalah tanaman semusim berumpun yang mempunyai ketinggian sekitar 60 cm. Bawang putih memiliki manfaat dan kegunaan yang besar bagi kehidupan manusia.Khasiat bawang putih bisa mencegah dan mengobati berbagai macam penyakit serta sebagai bumbu penyedap masakan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis pupuk kandang yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang putih, menentukan dosis pupuk nitrogen yang terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang putih, mendapatkan kombinasi dosis pupuk kandang dan pupuk nitrogen yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman bawang putih. Penelitian dilaksanakan di Desa Karangsari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Desember 2019-Mei 2020. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor.Faktor pertama adalah dosis pupuk kandangsapi (S) yang terdiri dari 4 taraf yaitu S1 = 0 t/ha, S2 = 15 t/ha, S3 = 30 t/ha, dan S4 = 45 t/ha. Faktor kedua adalah dosis pupuk N (N) yang terdiri dari 4 taraf yaitu N1 = 0 kg N/ha, N2 = 100 kg N/ha, N3 = 200 kg N/ha, N4 = 300 kg N/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pemberian dosis pupuk kandang 30t/ha menunjukkan pertumbuhan tertinggi terhadap jumlah daun sebanyak 3,80 helai, hasil segar umbi 0,71 t/ha hasil kering umbi yaitu 0,47 t/ha, dan pemberian dosis pupuk kandang 45 t/ha menunjukkan hasil tertinggi terhadap jumlah siung/umbi yaitu 3,40. Dosis pupuk N 200 kg N/ha menunjukkan pertumbuhan terbaik terhadap kehijauan daun yaitu 39.98.Garlic is a clumping annual plant that has a height of about 60 cm. Garlic has great benefits and uses for human life. The properties of garlic can prevent and treat various diseases as well as a seasoning for cooking.The purpose of this research is to determine the best dose of manure for the growth and yield of garlic plants, determine the best dosage of nitrogen fertilizer on the growth and yield of garlic plants, get the best dose combination of manure and nitrogen fertilizer for growth and yield of the garlic plant. The research was conducted in Karangsari Village, Cimanggu District, Cilacap Regency, Central Java. The research was conducted in December 2019-May 2020. The research design used is a Complete Randomized Block Design (RAKL) with two factors. The first factor is the dose of cow manure (S) which consists of 4 levels, namely S1=0 t/ha, S2=15 t/ha, S3=30 t/ha, and S4=45 t/ha. The second factor is the dose of N (N) fertilizer which consists of 4 levels, namely N1=0 kg N/ha, N2=100 kg N/ha, N3=200 kg N/ha, N4=300 kg N/ha. The results showed that: The application of manure dose of 30t / ha showed the highest growth in the number of leaves of 3.80. fresh yield of tubers of 0.71 t/ha, the number of cloves / tubers was 3.40, the dry yield of tubers was 0.47 t/ha and the effect of giving a dose of manure 45 t/ha showed the best results on the the number of cloves / tubers was 3.40. Fertilizer dosage of N 200 kg N/ha showed the best growth in leaf greenness, namely 39.98.
2798831343C1B014086PENGARUH KOMUNIKASI EFEKTIF, KECERDASAN EMOSIONAL DAN MOTIVASI INTRISIK TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) 1 REMBANG KABUPATEN PURBALINGGA Penelitian ini berjudul “pengaruh komunikasi yang efektif, kecerdasan emosional dan motivasi intristik terhadap kinerja guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Rembang Kabupaten Purbalingga”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh komunikasi yang efektif, kecerdasaan emosional dan motivasi intristik terhadap kinerja guru.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif menggunakan metode survey. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa, secara parsial terdapat pengaruh signifikan antara komunikasi yang efektif terhadap kinerja guru, secara parsial terdapat pengaruh signifikan antara kecerdasan emosional terhadap kinerja guru dan secara parsial terdapat pengaruh positif signifikan antara motivasi instristik terhadap kinerja guru. Terdapat pengaruh secara simultan (bersama-sama) antara komunikasi yang efektif, kecerdasan emosional dan motivasi instristik terhadap kinerja guru, sehingga dapat diambil kesmpulan bahwa model regresi yang terbentuk merupakan model yang tepat dengan hasil penelitian (goodness of fit). Variabel yang paling berpengaruh terhadap kinerja guru adalah variabel komunikasi yang efektif. Implikasi untuk penelitian ini yaitu kinerja guru dapat terus di tingkatkan dengan cara mengikuti pelatihan kemampuan komunikasi seperti public speaking dan lain sebagainya, seminar atau lainnya yang linier dengan tugasnya menjadi guru agar kemampuannya terus berkembang, selain itu juga harus diimbangi dengan sarana dan prasarana yang memadai dari pihak sekolah.
This study title of this research is "the effect of effective communication, emotional intelligence and intellectual motivation on teacher performance in Vocational High Schools (SMK) 1 Rembang, Purbalingga Regency". The purpose of this study was to examine the effect of effective communication, emotional intelligence and intellectual motivation on teacher performance.
This type of research is a quantitative study using a survey method. The analytical tool used in this research is multiple linear regression.
The result of this study are, partially there is a significant influence between effective communication on teacher performance, partially there is a significant influence between emotional intelligence on teacher performance and partially there is a significant positive influence between institutional motivation on teacher performance. There is a simultaneous (joint) influence between effective communication, emotional intelligence and institutional motivation on teacher performance, so it can be concluded that the regression model formed is the right model with research results (goodness of fit). The variable that most influences teacher performance is the effective communication variable. The implication for this research is that teacher performance can continue to be improved by following communication skills training such as public speaking and so on, seminars or others that are linear with their duties as a teacher so that their abilities continue to develop, besides that they must also be balanced with adequate facilities and infrastructure the school.
2798931344F1F017028ANALISIS PENEGAKAN STANDAR HAM INTERNASIONAL OLEH QATAR TERHADAP PEKERJA MIGRAN DALAM PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR FIFA WORLD CUP QATAR 2022Qatar diisukan melakukan pelanggaran HAM pada pekerja migran dalam pembangunan infrastruktur Piala Dunia Qatar 2022. Isu-isu yang beredar antara lain tidak terpenuhinya upah pekerja, kondisi tempat tinggal yang tidak layak, serta keamanan pada kondisi tempat kerja. Adanya isu tersebut mengakibatkan desakan yang diterima Qatar untuk segera meratifikasi dua perjanjian inti HAM internasional yaitu International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) dan International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (ICESCR), kemudian keduanya berhasil diratifikasi oleh Qatar pada 2018. Qatar diharapkan mampu mengatasi masalah HAM yang terjadi di negaranya dengan menggunakan kedua perjanjian inti HAM tersebut. Setelah pemberlakuan ICCPR dan ICESCR, Qatar masih mendapatkan laporan terkait pelanggaran HAM pada pekerja migran dalam konstruksi Piala Dunia. Adanya laporan tersebut menandakan bila Qatar belum mampu memenuhi keseluruhan isi dari perjanjian ICCPR dan ICESCR yang telah diratifikasi. Penelitian yang berjudul “Analisi Penegakan Standar HAM Internasional Oleh Qatar Terhadap Pekerja Migran dalam Pembangunan Infrastruktus FIFA World Cup Qatar 2022” ini dianalisis dengan menggunakan perjanjian ICCPR dan ICESCR untuk mengetahui pemberlakuan dua perjanjian tersebut oleh Qatar dan dengan menggunakan metode kualitatif.Qatar is rumored to have committed human rights violations against migrant workers in the construction of infrastructure for the FIFA World Cup Qatar 2022. Issues that circulate include unfulfilled workers' wages, housing conditions that are not feasible, and unsafe working conditions. This issue has urged Qatar to immediately ratify the two core human rights agreements, namely the International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) and the International Covenant on Economic, Social and Cultural Rights (ICESCR), which Qatar succeeded ratifying in 2018. Qatar is expected to be able to overcome human rights problems that occur in its country by using the two core human rights agreements. After the implementation of the ICCPR and ICESCR, Qatar is still receiving reports regarding human rights violations against migrant workers in the construction of the World Cup. The existence of this report indicates that Qatar has not been able to fulfill the entire contents of the ICCPR and ICESCR agreements that have been ratified. This research is entitled "Analysis of Emforcement of International Human Rights Standards by Qatar Against Migrant Workers in the Construction of Infrastructure for FIFA World Cup Qatar 2022” was analyzed using the ICCPR and ICESCR agreements to determine their implementation by Qatar and using qualitative methods.
2799031350A1D016133PENGARUH JENIS DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN BAWANG PUTIH
( Allium sativum L. )
Bawang putih termasuk tanaman sayuran umbi yang memiliki nilai ekonomi tinggi, karena hampir semua kalangan membutuhkan tanaman ini sebagai bahan tambahan bumbu masak dan obat tradisional sehingga banyak diusahakan oleh petani Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendapatkan jenis pupuk kandang yang terbaik untuk pertumbuhan dan produksi tanaman bawang putih. 2) Memperoleh dosis pupuk kandang yang tepat untuk pertumbuhan dan produksi tanaman bawang putih. 3) Mendapatkan kombinasi pemberian jenis pupuk kandang dengan dosis yang tepat untuk pertumbuhan dan produksi tanaman bawang putih.
Penelitian dilaksanakan di Desa Karangsari, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap dengan ketinggian tempat 609 mdpl. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2019-Mei 2020. Penelitian ini merupakan percobaan lapang dengan rancangan perlakuan faktorial berupa Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor. Faktor yang pertama yaitu jenis pupuk kandang yang terdiri dari 3 macam (P), meliputi : P1 = Pupuk kandang kambing, P2 = Pupuk kandang sapi dan P3 = Pupuk kandang ayam. Faktor kedua yaitu dosis pupuk kandang (D) terdiri dari : D0 = 0 t/ha, D1 = 15 t/ha, D2 = 30 t/ha dan D3 = 45 t/ha.Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, kandungan klorofil, luas daun, bobot segar tanaman, bobot segar umbi, hasil segar umbi, bobot kering tanaman, bobot kering umbi , hasil kering umbi dan jumlah siung per umbi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pupuk kandang kambing tinggi tanaman tertinggi yaitu 43,07 cm. 2) Dosis pupuk kandang dengan dosis 30 t/ha pada kehijauan daun terbaik sebesar 41,21 unit dan dosis 45 t/ha pada luas daun terluas 101,93 cm2. 3) Kombinasi pupuk kandang kambing dengan dosis 45 t/ha memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman yaitu 45,06 cm dan pupuk kandang ayam dengan dosis 15 t/ha memberikan hasil terbaik pada kehijauan daun sebesar 42,75 unit.
Garlic is a root vegetable plant that has high economic value, because almost all people need this plant as an additional ingredient in cooking spices and traditional medicine so that it is widely cultivated by Indonesian farmers.The purpose of this reaseach is to:1) Get the best type of manure for the growth and production of garlic plants. 2) Obtain the correct or optimal dose of manure for the growth and production of garlic plants. 3) Getting a combination of manure with the right or optimal dosage for the growth and production of garlic plants.
The research was conducted in Karangsari Village, Cimanggu District, Cilacap Regency with an altitude of 609 masl. The study was conducted in December 2019-May 2020. This research was a field experiment with a factorial treatment design in the form of a Complete Randomized Block Design (RAKL) with 2 factors. The first factor is the type of manure which consists of 3 kinds (P), including: P1 = goat manure, P2 = cow manure and P3 = chicken manure. The second factor is the dose of manure (D) consisting of: D0 = 0 t / ha, D1 = 15 t / ha, D2 = 30 t / ha and D3 = 45 t / ha. The variables observed were plant height, number of leaves, chlorophyll content, leaf area, plant fresh weight, tuber fresh weight, tuber fresh yield, plant dry weight, tuber dry weight, tuber dry yield and number of cloves per tuber. The results showed that: 1) The highest plant height of goat manure was 43.07 cm. 2) The dose of manure with a dose of 30 t / ha on the best leaf greenness was 41.21 units and a dose of 45 t / ha on the widest leaf area of 101.93 cm2. 3) The combination of goat manure with a dose of 45 t / ha gave the best results at plant height, namely 45.06 cm and chicken manure at a dose of 15 t / ha gave the best results on leaf greenness of 42.75 units.
2799131341L1B016031DAYA TETAS DAN PERTUMBUHAN SERTA SINTASAN LARVA LELE (Clarias sp.) SETELAH DIRENDAM DALAM EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava) ABSTRAK
Jambu biji merupakan tanaman tropis yang tumbuh subur di Indonesia. Tanaman yang digunakan sebagai obat diare, ternyata juga dapat digunakan sebagai anti jamur. Kandungan tanin dan flavonoid yang ada pada tanaman tersebut efektif sebagai anti jamur dan anti mikroba, sehingga dapat digunakan sebagai obat herbal untuk pencegahan serangan jamur terhadap telur ikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman telur ikan Lele (Clarias sp.) dalam larutan ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) dengan dosis yang berbeda terhadap daya tetas telur, prevalensi jamur, pertumbuhan panjang, abnormalitas larva dan sintasan larva. Metode yang digunakan ialah rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan (kontrol (0g/L), 0,2g/L, 0,4g/L, 0,6g/L, 0,8g/L) dan 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukann bahwa rerata daya tetas kisaran 79,66-88,09%, nilai prevalensi jamur pada telur ikan lele berkisar 0,33-3,33%, pertumbuhan panjang mutlak larva ikan lele sebesar 10,37– 11,23 cm, pertumbuhan panjang relatif 9,48–10,92%, nilai sintasan larva memiliki 81,50–95,98% serta tidak ditemukan abnormalitas.
ABSTRACK
Guava is a tropical plant that thrives in Indonesia. Plants that are used as drugs for diarrhea, it can also be used as an anti-fungal. The content of tannins and flavonoids in these plants are effective as anti-fungal and anti-microbial properties, so they can be used as herbal remedies to prevent fungal attacks on fish eggs. The aim of the study was to determine the effect of soaking catfish (Clarias sp.) Eggs in a solution of guava leaf extract (Psidium guajava L.) with different doses on egg hatchability, fungal prevalence, length growth, larval abnormality and larval survival. The method used was a completely randomized design with 5 treatments (control (0g / L), 0.2g / L, 0.4g / L, 0.6g / L, 0.8g / L) and 3 replications. The results showed that the average hatchability was 79.66-88.09%, the prevalence value of fungi in catfish eggs ranged from 0.33-3.33%, the absolute length growth of catfish larvae was 10.37-11.23 cm, relative length growth of 9.48–10.92%, survival rate for larvae has 81.50–95.98% and no abnormalities were found.
2799231345F1A016093Status Sosial dan Literasi Media dengan Tingkat Pengetahuan Perempuan Tentang HIV/AIDS (Analisis Data SDKI 2017) HIV/AIDS merupakan permasalahan kesehatan serius di dunia maupun Indonesia. Hal tersebut dikarenakan peningkatan jumlah penderita setiap tahun. peningkatan kasus HIV/AIDS dapat mencegah melalui pengetahuan masyarakat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan faktor yang memengaruhi pengetahuan HIV/AIDS di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data SDKI 2017 tentang HIV/AIDS. Teknik Sampel yang digunakan adalah total sampling. Data dianalisis dengan menggunakan tabel distribusi frekuensi, tabel silang dan korelasi Tau Kendall. Hasil penelitian ini menunjukan tingkat pengetahuan wanita usia subur adalah tinggi, terdapat hubungan positif dan signifikan antara status sosial dengan pengetahuan wanita usia subur sebesar 0,108 dengan nilai dari p (Sig.) 0,04, dan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara literasi media dengan pengetahuan wanita usia subur mengenai hiv/aids ditandai dengan besarnya korelasi sebesar 0,220 dan nilai dari p (sig.) 0,00. Sebagai upaya pengurangan risiko HIV/AIDS di kalangan wanita usia subur diperlukan peranan di berbagai pihak untuk melakukan penyampaian dan penyebaran informasi yang memadai mengenai HIV/AIDS dan peningkatan faktor-faktor yang memengaruhi pengetahuan HIV/AIDS sebagai upaya maksimal pencegahan HIV/AIDS. HIV / AIDS is a serious health problem in the world and in Indonesia. This is due to an increase in the number of sufferers every year. Through increasing knowledge of HIV/AIDS, it can prevent an increase in HIV/AIDS cases. Therefore, this study aims to explain the factors that influence knowledge of HIV/AIDS in Indonesia. This study uses secondary data from the IDHS 2017 on HIV/AIDS. The sample technique used was total sampling. Data were analyzed using the Frequency Distribution, Cross Tabulation and Tau Kendall Correlation. The results of this study indicate the level of knowledge of women of childbearing age is high, there is a positive and significant relationship between social status and knowledge of women of reproductive age of 0.108 with a value of p (Sig.) 0.04, and there is a positive and significant relationship between media literacy and knowledge of women of childbearing age regarding HIV/AIDS is indicated by the magnitude of the correlation of 0.220 and the value of p (sig.) 0.00. As an effort to reduce the risk of HIV/AIDS among women of childbearing age, the role of various parties is needed to deliver and disseminate adequate information about HIV/AIDS and increase the factors that affect the knowledge of HIV/AIDS of women of childbearing age as a maximum effort to prevent HIV/ AIDS.
2799331346H1E015032Audit Energi Gedung Perkuliahan Dalam Rangka Optimasi Penjadwalan Ruangan Untuk Konservasi Energi Listrik. (Studi Kasus: Fakultas Teknik Uiversitas Jenderal Soedriman)
Abstrak— Penggunaan listrik mempunyai peran penting dalam pelaksanaan kegiatan perkuliahan di fakultas teknik Universitas Jenderal Soedriman, hal ini dikarenakan kegitan perkuliahan yang menggunakan media peralatan elektronik. Di sisi lain krisis energi dan biaya tarif dasar listrik yang cenderung naik, mengharuskan penggunan untuk melakukan upaya penghematan energi listrik. Oleh karena itu tujuan penelitian ini yaitu tingkat intensitas konsumsi energi (IKE) dengan melakukan audit energi yang mengacu pada Prosedur Audit Energi pada Bangunan Gedung SNI 03-6196-2000 dan membuat penjadwalan penggunaan ruang perkuliahan yang optimal berdasarkan hasil audi energit, dengan metode penjadwalan manual. Hasil penelitian menunjukan konsumsi listrik pada gedung C lantai satu kampus fakultas teknik Universitas Jenderal Soedirman masuk kedalam kriteria efisien, dengan nilai intensistas konsumsi energi (IKE) sebesar 0,367646329 (kwh/m2) untuk hari senin sedangkan untuk hari selasa sampai dengan jumat dengan nilai IKE yang kurang dari 0,1 (kwh/m2) dan untuk hari sabtu dengan nilai IKE sebesar 0,240560185 (kwh/m2). Hasil Penjawalan ruangan yang dilakukan dengan metode manual menunjukan hasil yang belum cukup optimal akan tetapi penjadwalan ruangan yang direkomendasikan telah dapat mereduksi nilai rata-rata intensitas konsumsi energi (IKE) dengan nilai selisih rata-rata intensitas konsumsi energi (IKE) sebesar 0,230450492 (Kwh/m2)..Abstract— The use of electricity has an important role in the implementation of lecture activities at the engineering faculty of Jenderal Soedriman University, this is due to the activity of lectures using electronic media. On the other hand, the energy crisis and the rising cost of the basic electricity tariff require users to make efforts to save electrical energy. Therefore, the purpose of this research is the level of energy consumption intensity (ECI) by conducting an energy audit which refers to the Energy Audit Procedure on the SNI 03-6196-2000 Building and scheduling the optimal use of lecture space based on the results of the energy audiences, with the manual scheduling method. . The results showed that electricity consumption in building C on the first floor of the engineering faculty of Jenderal Soedirman University was included in the criteria for efficiency, with an energy consumption intensity (ECI) value of 0.367646329 (kwh / m2) for Monday while for Tuesday to Friday with a value ECI is less than 0.1 (kwh / m2) and for Saturday the ECI value is 0.240560185 (kwh / m2). The results of room monitoring carried out by the manual method show that the results are not optimal enough, but the recommended room scheduling has been able to reduce the average energy consumption intensity (ECI) value with the difference in the average energy consumption intensity (ECI) value of 0.230450492 ( Kwh / m2).
2799431347G2A018002Effect of Centella asiatica (L.) Extract on Apoptosis and Bcl-2 Immunoexpression of Pyramidal Cells in Traumatic Brain Injury Rats ModelLatar belakang: Saat ini terapi cedera otak traumatik masih memiliki banyak kekurangan, lambatnya perbaikan sel piramidal pasca trauma menyebabkan perlunya penemuan alternatif baru untuk menghadapi akibat dari cedera otak traumatik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak Centella asiatica (L.) dalam meningkatkan perbaikan sel piramidal ditinjau dari apoptosis dan ekspresi Bcl-2 sel piramidal pada model tikus cedera otak traumatik.
Metode: Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 3-17 Juli 2020 dan menggunakan rancangan penelitian true experimental dengan post test only controlled group design. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu kelompok normal, kelompok perlakuan cedera otak traumatik, dan kelompok perlakuan cedera otak traumatik yang diberi ekstrak Centella asiatica (L.) dengan dosis 150mg/kgBB/hari, 300mg/kgBB/hari, dan 600mg/kgBB/hari. Organ otak dari masing-masing kelompok diambil untuk pemeriksaan apoptosis dan ekspresi Bcl-2 sel piramidal pada hari ke-7. Penelitian ini menggunakan uji Kruskal Wallis dan uji post-hoc Mann Whitney.
Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna antara apoptosis dan ekspresi Bcl-2 pada sel piramidal tikus model cedera otak traumatik dengan perbedaan pemberian dosis ekstrak Centella asiatica (L.) (p <0,05). Dosis 600mg/kgBB/hari paling efektif dalam menurunkan apoptosis dan meningkatkan ekspresi Bcl-2 pada sel piramidal tikus model trauma otak.
Kesimpulan: Ekstrak Centella asiatica (L.) dapat menurunkan apoptosis dan meningkatkan ekspresi Bcl-2 sel piramidal tikus model cedera otak traumatic.
Background: Currently, traumatic brain injury therapy still has many shortcomings, the slow repair of post-traumatic pyramidal cells causes the need to find new alternatives to deal with the consequences of traumatic brain injury. This study aims to determine the effect of Centella asiatica (L.) extract in increasing pyramidal cells repair, assessed from the apoptosis and Bcl-2 immunoexpression of pyramidal cells in traumatic brain injury rats model.
Methods: This research was conducted in July 3-17, 2020 and used a true experimental research design with a post test only controlled group design. Rats were divided into 5 groups, i.e. normal group, group treated with traumatic brain injury, and groups treated with traumatic brain injuries and given extracts of Centella asiatica (L.) dose of 150mg/kgBW/day, 300mg/kgBW/day, and 600mg/kgBW/day. Brains from each group were taken to examine the apoptosis and Bcl-2 immunoexpression of pyramidal cells at day 7th. This study used Kruskal Wallis test and post-hoc Mann Whitney test.
Results: Based on the statistical analysis results, there was a significant correlation between the Bcl-2 immunoexpression and histopathology pyramidal cells in traumatic brain injury rats model with different doses of Centella asiatica (L.) extract (p<0,05). Dose of 600mg/kgBW was the most effective in decreasing apoptosis and increasing Bcl-2 immunoexpression of pyramidal cells in traumatic brain injury rats model.
Conclusion: This study proved that Centella asiatica (L.) extract can decrease apoptosis and increase Bcl-2 immunoexpression of pyramidal cells in traumatic brain injury rats model.
2799531348C1C015036ANALISIS PENGARUH DEVIDEN PAYOUT RATIO, NET PROFIT MARGIN DAN EARNING PERSHARE TERHADAP RETURN SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR PERDAGANGAN JASA DAN INVESTASI YANG TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2016-2018Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan data keuangan. Penelitian ini berjudul: “Analisis Pengaruh Deviden Payout Ratio, Net Profit Margin dan Earning Pershare terhadap Return Saham perusahaan sektor perdagangan, jasa dan investasi yang terdaftar Di BEI Periode 2016-2018”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Deviden Payout Ratio, Net Profit Margin dan Earning Per Share terhadap Return saham pada perusahaan sektor perdagangan jasa dan investasi yang terdaftar di BEI Periode 2016-2018.
Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor perdagangan, jasa dan investasi di Indonesia yang terdaftar di BEI tahun2016 hingga tahun 2018. Sampel diambil menggunakan metode Purposive Sampling, dengan kriteria: Perusahaan Sektor Perdagangan, Jasa dan Investasi yang konsisten terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama tahun 2016 - 2018. Perusahaan yang melakukan perdagangan saham pada kurun waktu pengamatan dan perusahaan yang melakukan pembagian deviden dalam kurun waktu tahun 2016 - 2018 dilengkapi dengan kelengkapan data yang dibutuh kandala manalisis. Data dianalisis dengan teknik analis regresi berganda pada IBM SPSS Statistic 19.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Net Profit Margin dan Earning Per Share berpengaruh terhadap Return saham. Sedangkan Deviden Payput Ratio tidak berpengaruh terhadap Return saham. Implikasi dari penelitian ini yaitu manajemen perusahaan dapat meningkatkan kinerja keuangan perusahaan untuk menarik perhatian investor. Dalam mengeluarkan suatu kebijakan hendak nya manajemen memperhatikan rasio keuangan khususnya rasio Earning Per Share maupun Net Profit Margin, karena terbukti investor dan calon investor tertarik pada perusahaan yang memiliki rasio Earning Per Share maupun rasio Net Profit Margin yang tinggi. Meningkat nya minat investor terhadap suatu saham perusahaan cenderung akan meningkatkan harga saham perusahaan tersebut.

This research is quantitative research using financial data. The study was titled: "Analysis of The Effect of Dividend Payout Ratio, Net Profit Margin And Earnings Pershare on The Return of Shares of trading sector companies, services and investments1 registered in IDX Period 2016-2018". This research aims to find out and analyze the effect of divide11nd payout ratio, net profit margin and earnings per share on stock returns in service trading and investment sector companies listed in IDX period 2016-2018.
The population in this study is a trade, services and investment sector company in Indonesia registered with IDX from 2016 to 2018. The samples were taken using purposive sampling methods, with criteria: Companies Of Trade, Services and Investment Sectors consistently listed on the Indonesia Stock Exchange during 2016-2018. Companies that trade shares during the observation period and companies that share dividends in the period 2016-2018 are equipped with the completeness of the data needed in the analysis. The data was analyzed with multiple regression analyst techniques at IBM SPSS Statistic 19.
The results of this study show that net profit margin and earnings per share affect the return of the stock. Meanwhile, dividend payput ratio has no effect on stock returns. The implication of this research is that the management of the company can improve the financial performance of the company to attract the attention of investors. In issuing a policy, management should pay attention to the financial ratio, especially the earnings per share ratio and net profit margin, because it is evident that investors and potential investors are interested in companies that have a high ratio of earnings per share and a high net profit margin ratio. Increasing investor interest in a company's shares is likely to increase the company's share price.


2799631349F1B016069Partisipasi Masyarakat dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa Kedungrandu Kecamatan PatikrajaPenelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya partisipasi masyarakat dalam Musyawarah Perencaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes). Dengan mempertimbangkan jumlah penduduk usia produktif masyarakat Desa Kedungrandu yang tinggi, seharusnya partisipasi masyarakat dalam tahap pelaksaan Musrenbangdes juga tinggi. Penelitian ini mengacu pada teori Sherry R. Arnstein yaitu Eight Rungs On Leader of Citizen Participation atau delapan tangga partisipasi masyarakat. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 96 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Proportional Random Sampling. Metode analisis data menggunakan korelasi product moment, korelasi parsial, dan regresi ordinal. Hasil penelitian menunjukan bahwa partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes telah sampai pada anak tangga ke delapan yaitu citizen control (kontrol masyarakat). Hasil analisis statistik menunjukan bahwa variabel usia dan jenis kelamin berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes. Sedangkan variabel pendidikan, mata pencaharian, dan pendapatan tidak berpengaruh terhadap partisipasi masyarakat dalam Musrenbangdes.This research is motivated by the low level of community participation in the Village Development Planning Conference (Musrenbangdes). Taking into account the high productive age population of the Kedungrandu Village community, community participation in the implementation stage of the Musrenbangdes should also be high. This research refers to the theory of Sherry R. Arnstein, namely the Eight Rungs On Leader of Citizen Participation or eight dates of community participation. The research method used in this study is a survey method with a quantitative approach with a total sample of 96 respondents. The sample was taken by using proportional random sampling technique. Methods of data analysis using product moment correlation, partial correlation, and ordinal regression. The results showed that community participation in the Musrenbangdes has reached the eighth rung, namely citizen control . The results of statistical analysis show that the variables of age and gender has an effect on community participation in the Musrenbangdes. Meanwhile variables education, livelihoods and income have no effect on community participation in the Musrenbangdes.
2799731115L1B016013BAKTERI SALURAN PENCERNAAN PADA IKAN GABUS (Channa striata) YANG DIBUDIDAYAKAN DI KECAMATAN KEMRANJEN, KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini berjudul bakteri saluran pencernaan pada ikan Gabus (Channa striata) yang dibudidayakan di Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas. Penelitian mengenai informasi bakteri saluran pencernaan ikan gabus masih jarang ditemui terlebih dalam pemanfaatan bakteri tersebut sebagai kandidat probiotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jumlah total bakteri, proporsi dari sifat Gram bakteri dan komposisi bakteri Bacillus sp pada saluran pencernaan ikan Gabus di Kecamatan Kemrajen, Kabupaten Banyumas. Objek penelitian yang digunakan adalah 5 ekor ikan Gabus yang berukuran 10 – 11 cm dengan berat 5 – 7 Gram. Data yang didapat dianalisis dengan menentukan korelasi panjang dan berat ikan terhadap kelimpahan bakteri, persentasi sifat Gram bakteri. Hasil analisis data menunjukan bahwa panjang dan berat ikan Gabus tidak berkorelasi terhadap kelimpahan bakteri dan persentase Gram positif. Sebaliknya panjang dan berat ikan Gabus berkorelasi dengan persentase sifat bakteri Gram negatif. Identitas Bacillus sp yang ditemukan Bacillus cereus sebesar 20%, Bacillus megaterium sebesar 62% dan bakteri positif lainnya 18%.This research is entitled digestive tract bacteria in Gabus fish (Channa striata) that cultivated in Kemranjen District, Banyumas Regency. Research regarding information about digestive tract bacteria is rarely founded especially in the use of these bacteria as probiotic candidates. This paper aims to determine the total number of bacteria, the proportion of the characteristics of Gram bacteria and the composition of Bacillus sp bacteria in the digestive tract of Gabus fish in Kemrajen District, Banyumas Regency. The research object used were 5 Gabus fishes measuring 10 - 11 cm and weighing 5 - 7 grams. The data obtained were analyzed by determining the correlation between length and weight of fish to bacterial abundance, percentage of bacterial Gram traits. The results of data analysis showed that the length and weight of Gabus fish did not correlate with the abundance of bacteria and the percentage of Gram positive. On the other hand, length and weight of snakehead fish correlated with the percentage of Gram negative bacteria traits. The identities of Bacillus sp found by Bacillus cereus were 20%, Bacillus megaterium was 62% and other positive bacteria were 18%.
2799831335F1C016070STRATEGI PEMASARAN MELALUI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN PELANGGAN KEDAI KOPI DJATI, CIAMISABSTRAKSI
Penelitian yang berjudul “Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial Instagram Dalam Meningkatkan Kunjungan Pelanggan Kedai Kopi Djati, Ciamis”. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, dianalisis menggunakan teori Uses and Gratification (Elihu Katz) yaitu teori yang menekankan penelitian terhadap khalayak sebagai pengguna aktif untuk menentukan media mana yang harus dipilih agar dapat memuaskan kebutuhannya dan tidak begitu memperhatikan mengenai pesannya. Khalayak mempunyai kebebasan bagaimana mereka menggunakan media dan bagaimana media itu akan berdampak pada dirinya, khalayak dianggap aktif untuk memilih dan menggunakan pesan yang didapat, khalayak bebas menyeleksi media dan program-program terbaik yang bisa mereka gunakan untuk memenuhi kebutuhannya. Penelitian ini diambil karena keberhasilan perusahaan yang berlokasi di tempat yang jauh dari keramaian, namun di sisi lain (Marketing Mix) 4P menurut Kotler (2000:15) adalah alat pemasaran yang digunakan untuk mencapai tujuan pemasaran meliputi item alat pemasaran, yaitu Product, Place, Price, Promotion.

ABSTRACT
The study entitled "Marketing Strategies Through Instagram Social Media to Increase Customer Visits at Café Kopi Djati, Ciamis." This research used qualitative research methods, analyzed by using the theory of Uses and Gratification (Elihu Katz), a theory which emphasizes research on the audience as an active user to determine which media should be chosen to satisfy their needs and not pay much attention to the message. The public has the freedom both how to use the media and how the media will impact them, the public is considered active to choose and use the messages they get, the audience is free to select the best media and programs they can use to meet their needs. This research was taken because of the company's success which located far from the downtown, but on the other hand (Marketing Mix) 4P according to Kotler (2000: 15), a marketing tool used to achieve marketing objectives including marketing tool items, including Product, Place, Price, and Promotion.
Keywords: Marketing Through Social Media, Marketing Through Instagram, Marketing Strategy.

2799931358G1A017087PERBANDINGAN BAKTERI ASAM LAKTAT YOGHURT SINGLE DAN DOUBLE STRAIN DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN
Shigella dysenteriae
Disentri merupakan penyakit infeksi intestinal ditandai dengan munculnya darah dalam feses. Salah satu upaya pencegahan berupa mengkonsumsi susu fermentasi berupa yoghurt. Yoghurt merupakan olahan susu fermentasi menggunakana bakteri asam laktat (BAL). BAL yang di gunakan berupa single strain Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus, dan double strain S. thermophilus dan L. bulgaricus. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan BAL yoghurt single strain dan double strain dalam menghambat pertumbuhan Shigella dysenteriae dengan menghitung zona hambat yang terbentuk. Penelitian ini menggunakan metode experimental design dengan post test only with control group design. Pengujian bakteri menggunakan difusi sumuran. Total sampel sebanyak 15, dibagi menjadi 5 kelompok konsentrasi masing-masing 0%, 20%, 40%, 60%, dan 80%. Rancangan percobaan pada penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data menggunkan uji Kruskal Wallis dan Post Hoc Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan median diameter zona hambat BAL yoghurt double strain S. thermophilus dan L. bulgaricus > single strain L. blugaricus > S. thermophilus. Pada uji Kruskal Wallis didapatkan nilai p=0,002, terdapat perbedaan antara kelompok yang diberi perlakuan dan tidak diberi perlakuan. Hasil uji mendapatkan perbedaan signifikan median diameter zona hambat pada beberapa kelompok. Kesimpulan penelitian ini menunjukan bahwa kemampuan BAL double strain S. thermophilus dan L. bulgaricus lebih baik dalam menghambat pertumbuhan S. dysenteriae dibandingkan dengan BAL yoghurt single strain L. bulgaricus atau S. thermophilus.Dysentery is an infectious intestinal disease characterized by the appearance of blood in the stool. One of the prevention efforts is consuming fermented milk as yogurt. Yoghurt is a fermented milk using lactic acid bacteria (LAB). LAB used as single strains of Streptococcus thermophilus, Lactobacillus bulgaricus, and double strains of S. thermophilus and L. bulgaricus. The purpose of this study was to determine the ratio of LAB of single strain and double strain yoghurt in inhibiting the growth of Shigella dysenteriae by calculating the inhibition zone formed. This research used experimental design method with post test only with control group design. This study uses well diffusion. The total sample was 15, divided into 5 groups with 0%, 20%, 40%, 60%, dan 80% concentration respectively as controls. The experimental design in this study used the Completely Randomized Design (CRD) method. Data analysis used Kruskal Wallis test and Mann Whitney Post Hoc test. The results show that the average diameter of the LAB inhibition zone for double strains of S. thermophilus and L. bulgaricus > single strain L. blugaricus > S. thermophilus. In the Kruskal Wallis test, the p value was obtained = 0.002, it was found that the difference between the treated and untreated groups was obtained. The test results found a significant difference in the median inhibition zone diameter between groups. The conclusion of this study shows that the LAB double strains of S. thermophilus and L. bulgaricus are better at inhibiting growth S. dysenteriae compared to LAB single strains of L. bulgaricus or S. thermophilus yoghurt.
2800031362A1D116025Kajian Sifat Kimia Terpilih Untuk Kesesuaian Lahan Aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.) di Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas Kabupaten BanyumasPenelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui karakteristik sifat kimia lahan 2) mengevaluasi kesesuaian lahan untuk tanaman aren (Arenga pinnata (Wurmb.) Merr.) 3) Mengetahui faktor-faktor pembatas untuk pengembangan aren. Penelitian ini dilakukan di Desa Sunyalangu Kecamatan Karanglewas dan analisis dilaksanakan di Laboratorium Tanah Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, mulai Februari 2020 hingga Desember 2020. Metode kesesuaian lahan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode matching atau pencocokan kriteria tanaman melalui keadaan wilayah penelitian dan uji labratorium sampel tanah. Kriteria dan kualitas lahan yang terdiri dari faktor fisik dan kimia lahan diamati dari titik sampel di setiap satuan lahan. Peta Satuan Lahan diperoleh dari peta administrasi, peta kemiringan dan peta jenis tanah yang di overlay sehingga diperoleh satuan lahan yang mewakili titik sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas kesesuaian lahan tanaman aren memiliki faktor pembatas terberat yaitu (S3) sesuai marjinal pada curah hujan (wa). Hasil dari uji laboratorium tanah pada setiap sampel berturut-turut memiliki nilai C-Organik antara 0,44%-3,44%, nilai N-total antara 0,047%-0,465%, nilai P-total antara 11-38 mg/100g-1, nilai K-total antara 2,81-13,87 mg/100g-1. Usaha yang dapat dilakukan untuk pencegahan curah hujan tinggi bagi kesesuaian lahan aren dengan pembuatan teras, penanaman sejajar kontur, memperhatikan atau menanam tanaman penutup, memperhatikan jarak tanam dan pemberian bahan amelioran.The aims of this study to 1) find out the characteristics of the chemical properties, 2) evaluate the suitability of land for sugar palm (Arenga pinnata (Wurmb) Merr.) 3) know the limiting factors for sugar palm development. This research was conducted in Sunyalangu Village, Karanglewas District and the Laboratory of Soil and the analysis was carried out in the Land Resources Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, from February 2020 to December 2020. The land suitability method used in this study the matching method or matching plant criteria through the state of the research area and laboratory test of soil samples. Criteria and quality of land consisting of physical and chemical factors are observed from the sample points in each land unit. Land Unit Map obtained from administrative map, slope map and map of land type in overlay so that obtained land unit representing sample point. The results showed that the suitability class for palm plantations had the heaviest limiting factor, namely (S3) according to the marginal rate of rainfall (wa). The results of soil laboratory tests for each sample respectively have a C-Organic value between 0.44% -3.44%, total N-value between 0.047% -0.465%, total P-value between 11-38 mg/100g-1, K-total values between 2.81-13.87 mg/100g-1. Efforts can be made to prevent high rainfall for the suitability of palm land by making terraces, planting parallel to contours, checking to or planting cover crops, paying attention to spacing and providing ameliorant material.