Artikelilmiahs
Menampilkan 27.881-27.900 dari 50.187 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 27881 | 31240 | G1A017071 | HUBUNGAN ANTARA PANJANG BADAN LAHIR DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI DESA REMPOAH BANYUMAS JAWA TENGAH | Latar belakang: Periode 1.000 hari pertama kehidupan anak (golden period) merupakan landasan bagi tumbuh kembang anak di periode berikutnya. Pertumbuhan anak telah terjadi sejak di dalam kandungan dan dapat digambarkan melalui panjang badan anak saat lahir. Panjang badan lahir merupakan salah satu faktor yang dapat memengaruhi tumbuh kembang anak di periode berikutnya. Tujuan: Mengetahui korelasi panjang badan lahir dengan tumbuh kembang anak yang terdiri atas status gizi, panjang atau tinggi badan, dan perkembangan berdasar buku kesehatan ibu dan anak (KIA). Metode: Studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Total sampling digunakan pada studi ini dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi, didapatkan sebanyak 368 subjek. Data dikumpulkan dari data sekunder penelitian sebelumnya serta dianalisis menggunakan uji Spearman dan uji Eta. Hasil: Panjang badan lahir tidak berkorelasi dengan status gizi namun berkorelasi dengan panjang/tinggi badan dan perkembangan berdasar buku KIA. Kesimpulan: Panjang badan lahir berkorelasi dengan panjang/tinggi badan dan perkembangan berdasar buku KIA, namun tidak berkorelasi dengan status gizi. | Background: The first 1000 days of a child's life (golden period) were the foundation of children's growth and development in the next period. The growth of a child had occurred since intrauterine and could be described by the length at birth. Birth length was one of the factors of children’ growth and development in the next period. Aim: To determine birth length’s correlation on children’ growth and development, including nutritional status, body length or height, and development based on the KIA book. Method: Observational analytic study with cross-sectional design. Total sampling was used in this study with the observation of the inclusion and exclusion criteria, obtained by 368 subjects. Data was collected from secondary data of the previous study and analyzed by Spearman test and Eta test. Results: Body length at birth is not correlated with nutritional status but correlated with body length/height and development based on the KIA book. Conclusion: Body length at birth is correlated with body length/height and development based on the KIA book, but is not correlated with nutritional status. | |
| 27882 | 31241 | G1A017106 | Profil Motivasi Pilihan Karir Mahasiswa Profesi Kedokteran Umum di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman dengan Metode In Depth Interview | Rasio tenaga kesehatan di Indonesia menempati posisi terendah di Asia Tenggara serta terdapat ketidakseimbangan distribusi pemilihan spesialisasi di Indonesia. Ketidakseimbangan jumlah spesialisasi dipengaruhi oleh jumlah peminatan terhadap beberapa bidang spesialisasi. Peminatan terhadap pemilihan karir dapat dipengaruhi oleh motivasi seseorang. Untuk mengetahui gambaran motivasi dan faktor yang dapat mempengaruhi motivasi pada mahasiswa profesi kedokteran umum fakultas kedokteran Universitas Jenderal Soedirman dalam memilih karir. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam (in depth interview) pada 18 sampel informan sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Teknik analisa data yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil wawancara dengan 18 informan, peneliti menemukan beberapa faktor yang dapat mempengaruhi motivasi dalam pemilihan karir. Diantaranya adalah faktor kepribadian, kemampuan diri, keinginan, jenis kelamin, usia, minat pada bidang keilmuan, tokoh panutan, dukungan, kondisi lapangan pekerjaan, lingkungan, tuntutan pekerjaan, keuntungan dalam pekerjaan, penghasilan, karakteristik pekerjaan, psikososial, makna untuk kehidupan, dan tingkat stress. Faktor yang paling banyak mendapatkan sorotan adalah pengaruh dari karakteristik pekerjaan. Gambaran motivasi dalam pemilihan karir dapat dipengaruhi oleh faktor intrapersonal, interpersonal, cognitive outcomes, affective outcomes, dan behavioural outcomes. Faktor-faktor tersebut dapat memberikan pengaruh positif maupun negartif dalam pemilihan karir. | The rate of health workers in Indonesia was the lowest in Southeast Asia and there was an imbalance in the distribution of specialist choices. The imbalance was affected by the number of specializations in the area of specialist. Specialization in career choice can be influenced by individuals motivation. This research aimed to determine the description of motivation and factors that can influence the motivation in general medical students profession of the Jenderal Soedirman University medical faculty on choosing a career. The method of the data collection employed was in depth interview with 18 samples accorded to criteria. Qualitative descriptive was used for data analysis. After interviews with 18 informants, researchers find several factors that can influence motivation in career choices. Among them are personality factors, self-efficacy, desire, gender, age, interest in scientific fields, role models, support, conditions of employment, environment, job demands, benefits in work, income, job characteristics, psychosocial, meaning for life, and stress level. The factor that gets the most attention is the influence of job characteristics. The description of motivation on career choice can be influenced by intrapersonal, interpersonal, cognitive outcomes, affective outcomes, and behavioral outcomes. These factors can have a positive or negative influence on career choices. | |
| 27883 | 31242 | I1C015004 | ANALISIS BOTANICAL DAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT BONGGOL PISANG KEPOK (Musa acuminata x Musa balbiiana) TERHADAP Salmonella typhi | Latar Belakang : Pisang kapok (Musa acuminata x Musa balbiiana) merupakan tanaman yang multifungsi, selain sebagai bahan pangan, bahan ternak juga sebagai bahan obat. Tanaman pisang mengandung senyawa tannin yang berfungsi untuk terapi penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri pathogen seperti Salmonella thypi penyebab demam tifoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi dan anatomi bonggol serta menentukan daya hambat dari ekstrak etil asetat bonggol pisang kepok. Metode : Analisis botanical berupa uji makroskopis dan uji mikroskopis bonggol, uji aktivitas antibakteri menggunakan rancangan acak lengkap (RAL), K1 ekstrak etil asetat 0,25 %, K2 ekstrak etil asetat 0,5 %, K3 ekstrak etil asetat 0,75 %, K4 ekstrak etil asetat 1 %, Kontrol negatif DMSO 2% dan kontrol positif kloramfenikol. Hasilnya dianalisis dengan statistic SPSS menggunakan one-way ANOVA. Hasil : Bonggol pisang memiliki rambut akar yang banyak dipermukaannya, berwarna putih ketika muda dan akan coklat ketika semakin tua, memiliki tiga sistem jaringan yang meliputi epidermis, parenkim dan silinder vaskuler. Aktivitas daya hambat antibakteri pada K1 dan K2 belum memiliki daya hambat, K3 (1,3mm), dan K4 (5mm). Kesimpulan : Bonggol pisang kapok putih secara morfologi memiliki akar yang berwarna coklat dan bonggol berserat, secara anatomi memiliki lapisan epidermis satu lapis, jaringan empulur, amilum berbentuk lonjong seperti lamela dan butir kalsium. Ekstrak etil asetat bonggol pisang kapok putih memiliki aktivitas antibakteri pada konsentrasi 1% (K4) dengan diameter zona hambat 5 mm. | Background: Kapok banana (Musa acuminata x Musa balbiiana) is a multi-functional plant, apart from being a food ingredient, livestock ingredients are also medicinal. Banana plants contain tannin compounds which function for the therapy of infectious diseases caused by pathogenic bacteria such as Salmonella thypi which causes typhoid fever. This study aims to determine the morphological and anatomical characteristics of the weevil and to determine the inhibition power of the ethyl acetate extract of Kepok banana hump. Method: Botanical analysis in the form of macroscopic test and weevil microscopic test, antibacterial activity test using a completely randomized design (CRD), K1 ethyl acetate extract 0.25%, K2 ethyl acetate extract 0.5%, K3 ethyl acetate extract 0.75%, K4 ethyl acetate extract 1%, DMSO negative control 2% and chloramphenicol positive control. The results were analyzed with SPSS statistics using one-way ANOVA. Result: Banana bulb has many root hairs on its surface, is white when young and will brown when it gets older, has three tissue systems which include epidermis, parenchyma and vascular cylinder. The antibacterial inhibitory activity on K1 and K2 did not yet have inhibition, K3 (1.3mm), and K4 (5mm). Conclusion: Morphologically, white kapok banana weevils have brown roots and fibrous weevils, anatomically they have a single layer of epidermis, pith tissue, oval starch like lamellae and calcium grains. Ethyl acetate extract of kapok putih banana hump has antibacterial activity at a concentration of 1% (K4) with an inhibition zone diameter of 5 mm. | |
| 27884 | 31243 | G1A017013 | HUBUNGAN ANTARA LINGKAR KEPALA LAHIR DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI DESA REMPOAH BAYUMAS JAWA TENGAH | Latar belakang: Periode emas tumbuh kembang anak terjadi pada 1000 hari pertama. Setiap gangguan pada masa tersebut akan mengakibatkan gangguan jumlah sel otak dan mielinisasi yang tidak bisa dikejar lagi pada masa pertumbuhan berikutnya. Buku kesehatan ibu dan anak (KIA) dan penilaian status gizi dengan metode antropometri dapat digunakan untuk skrining dan pemantauan tumbuh kembang anak di tingkat pelayanan dasar. Lingkar kepala (LK) lahir berkorelasi dengan ukuran otak sehingga dapat digunakan sebagai pengukuran pertumbuhan LK serta pertumbuhan dan perkembangan otak. Tujuan: Mengetahui korelasi antara LK lahir dengan tumbuh kembang anak. Metode: Studi observasional dengan desain cross sectional. Terdapat 233 dari 568 subjek usia 6−60 bulan di Posyandu Bina Kasih I-XI Desa Rempoah, Kecamatan Baturaden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data penelitian menggunakan data sekunder dari penelitian terdahulu. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Eta dan spearman. Hasil: Terdapat 180 anak memiliki status gizi normal dan 221 anak memiliki perkembangan yang sesuai dengan umurnnya. Nilai median LK lahir yaitu 33 cm masuk dalam kategori normal. Uji spearman menunjukkan bahwa korelasi LK lahir tidak berkorelasi dengan status gizi (p=0,412) dan LK (p=0,494). Uji Eta menunjukkan bahwa LK lahir memiliki korelasi dengan perkembangan berdasar buku KIA namun kekuatan korelasi sangat lemah (F hitung > F tabel; η=0,196). Kesimpulan: Lingkar kepala lahir berkorelasi dengan perkembangan berdasar buku KIA, namun tidak berkorelasi dengan status gizi dan lingkar kepala anak | Background: The golden period of children’s growth occurred in the first 1000 days. Disruption in this period would damage number of cells and myelination that could not be achieved in the next period. Children and Mother Health Book (KIA) and nutritional status assessment with anthropometry method can be used to screening and monitoring in children’s growth development in basic level services. Head circumference (HC) at birth was correlated with brain size, so it can be used to measure the HC growth and the brain’s growth and development. Objective: To find the correlation between HC at birth and children's growth and development. Methods: Observational study with cross sectional design. There were 233 of 568 subjects included in this study using the total sampling technique of children at 6–60 months old in Posyandu Bina Kasih I-XI Rempoah Village, Baturaden District. Data were analyzed by Eta and spearman correlation tests. Results: Results show 180 children who have normal nutritional status and 221 children with development based on their age. Median HC at birth value is 33 cm belongs in the normal category. Spearman test shows HC at birth is not correlated with nutritional status (p=0.412) and HC (p=0.494). Eta test shows HC at birth is correlated with development based on KIA book albeit with a very weak level of correlation (F calculated > F table; η=0.196). Conclusion: Head circumference at birth is correlated with development based on the KIA book, but is not correlated with nutritional statusand head circumference. | |
| 27885 | 31244 | A1D016126 | PENGARUH PERBEDAAN JARAK TANAM PADA POLA TANAM TUMPANGSARI JAGUNG DAN KACANG HIJAU TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN JAGUNG (Zea mays L.) | Tumpangsari adalah suatu cara mengelola lahan pertanian dengan menanam beberapa jenis tanaman pada lahan dan waktu secara bersamaan. Penerapan tumpangsari ini diharapkan mampu mengoptimalkan produktivitas lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jarak tanam terbaik pada pola tanam tumpangsari jagung dan kacang hijau agar mendapatkan hasil produksi jagung yang optimal. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juni 2020, di Kebun Percobaan dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok yang terdiri atas 9 perlakuan dengan 3 ulangan. Sembilan perlakuan tersebut yaitu, J1: monokultur jagung dengan jarak tanam 75 x 25 cm; J2: monokultur jagung dengan jarak tanam 90 x 25 cm; J3: monokultur kacang hijau dengan jarak tanam 40 x 40 cm; J4: tumpangsari dengan jarak tanam 75 x 25 cm dengan kacang hijau satu baris; J5: tumpangsari dengan jarak tanam 75 x 25 cm dengan kacang hijau dua baris; J6: tumpangsari dengan jarak tanam 75 x 25 cm dengan kacang hijau tiga baris; J7: tumpangsari dengan jarak tanam 90 x 25 cm dengan kacang hijau satu baris; J8: tumpangsari dengan jarak tanam 90 x 25 cm dengan kacang hijau dua baris; J9: tumpangsari dengan jarak tanam 90 x 25 cm dengan kacang hijau tiga baris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumpangsari dengan jarak tanam 75 x 25 cm dengan kacang hijau satu baris menghasilkan tinggi tanaman jagung terbaik pada umur 14 hst dan luas daun jagung terbaik pada umur 49 hst. Tumpangsari dengan jarak tanam 90 x 25 cm dengan kacang hijau satu baris menghasilkan hasil panen tertinggi yaitu sebesar 19,66 ton/ha. Tumpangsari dengan jarak tanam 90 x 25 cm dengan kacang hijau tiga baris menghasilkan nilai Nisbah Keseteraan Lahan tertinggi yaitu sebesar 1,528. | Intercropping is a way of managing agricultural land by planting several types of plants on the land at the same time. The application of intercropping is expected to optimize land productivity. This research aims to determine the best spacing for intercropping pattern of maize and mung beans in order to obtain optimal maize production. This research was conducted from February to June 2020, at the Experimental Garden and Laboratory of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The experimental design used was a randomized block design consisting of 9 treatments with 3 replications. The nine treatments were J1: maize monoculture with a spacing of 75 x 25 cm; J2: maize monoculture with a spacing of 90 x 25 cm; J3: Mung bean monoculture with a spacing of 40 x 40 cm; J4: Intercropping with a spacing of 75 x 25 cm with one row of mung beans; J5: Intercropping with a spacing of 75 x 25 cm with two rows of mung beans; J6: Intercropping with a spacing of 75 x 25 cm with three rows of mung beans; J7: Intercropping with a spacing of 90 x 25 cm with one row of mung beans; J8: Intercropping with a spacing of 90 x 25 cm with two rows of mung beans; J9: Intercropping with a spacing of 90 x 25 cm with three rows of mung beans. The results showed that intercropping with a spacing of 75 x 25 cm with one row of mung beans produced the best maize plant height at the age of 14 days and the best leaf area at the age of 49 days. Intercropping with a spacing of 90 x 25 cm with one row of mung beans produced the highest yield, which was 19.66 tonnes / hectare. Intercropping with a spacing of 90 x 25 cm with three row of mung beans produced the highest Land Equivalent Ratio value was 1.528. | |
| 27886 | 31245 | A1D016171 | PENGARUH PEMUPUKAN SILICON DAN KEGARAMAN TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH ENTISOL | Penelitian ini bertujuan: 1) mengetahui pengaruh pupuk silicon terhadap karakteristik sifat kimia tanah entisol, 2) mengetahui pengaruh kegaraman terhadap karakteristik sifat kimia tanah entisol, dan 3) mengetahui interaksi pupuk silicon dan kegaraman terhadap karakteristik sifat kimia tanah entisol. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House dan laboratorium ilmu tanah, Fakultas Pertanian UNSOED, dari bulan November 2019 sampai Juli 2020. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan dua perlakuan, yaitu pupuk silicon (kontrol, 5 g/polybag, 10 g/polybag dan 15 g/polybag) dan kegaraman (kontrol, 1 dS/m, 2 dS/m dan 3 dS/m) yang diulang sebanyak 3 kali. Variabel pengamatan meliputi kandungan pH H2O, pH KCl, Al-dd, KTK, DHL, N tersedia, N total, P tersedia, P total, K tersedia, K total, dan Si tersedia. Data dianalisis dengan uji F dan uji lanjut dengan DMRT dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian perlakuan kegaraman pada tanah entisol mampu meningkatkan beberapa sifat kimia tanah antara lain pH H2O, daya hantar listrik, K-tersedia, K-total serta mampu menurunkan Si-tersedia. Pemberian perlakuan pupuk silicon pada tanah entisol mampu menurunkan beberapa sifat kimia tanah antara lain pH H2O dan Si-tersedia. Terdapat interaksi antara pemberian perlakuan kegaraman dan pupuk silicon pada tanah entisol pada beberapa sifat kimia tanah antara lain pH H2O dan daya hantar listrik. | This study aims: 1) to determine the effect of silicon fertilizer on the chemical properties of entisol soil, 2) to determine the effect of salinity on the chemical properties of entisol soil, and 3) to determine the interaction between silicon fertilizer and salinity on the chemical properties of entisol soil. This research was conducted at the Screen House and soil science laboratory, Faculty of Agriculture, UNSOED, from November 2019 to July 2020. This research used a randomized block design with two treatments, namely silicon fertilizer (control, 5 g / polybag, 10 g / polybag and 15 g / polybag) and salinity (control, 1 dS / m, 2 dS / m and 3 dS / m) were repeated 3 times. The observation variables included pH H2O, KCl pH, Al-dd, CEC, DHL, available N, total N, available P, total P, available K, total K, and available Si. Data were analyzed by F test and further test with DMRT with an error rate of 5%. The results showed that the salinity treatment of entisol soil was able to increase several chemical properties of the soil, including pH H2O, electrical conductivity, available K, K-total and was able to reduce available-Si. Giving silicon fertilizer treatment on entisol soil was able to reduce several soil chemical properties, including pH H2O and Si-available. There is an interaction between the provision of salt treatment and silicon fertilizer on entisol soils on several chemical properties of the soil, including pH H2O and electrical conductivity. | |
| 27887 | 31250 | G1A017038 | KORELASI PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU TENAGA KESEHATAN DALAM PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI KECAMATAN ARJAWINANGUN, CIREBON | Latar belakang : Antibiotik merupakan zat yang dihasilkan oleh suatu mikroorganisme (bakteri, fungi, aktinomicetes) yang dapat menghambat pertumbuhan mikroorganisme jenis lain. Penggunaan antibiotik secara tidak bijak dapat menyebabkan berbagai masalah, diantaranya adalah terjadinya resistensi antibiotik, efek samping lebih toksik dan biaya pengobatan yang lebih mahal. Pengetahuan terkait antibiotik yang tidak tepat dan perilaku yang konsumtif berpotensi dapat menyebabkan penggunaan antibiotik secara tidak bijak. Permasalahan penggunaan antibiotik yang tidak bijak ini tidak lepas dari kontribusi tenaga kesehatan. Tujuan : Untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan dengan perilaku tenaga kesehatan dalam penggunaan antibiotik di Kecamatan Arjawinangun, Cirebon. Metode : Penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional dilakukan pada 87 responden tenaga kesehatan dengan menggunakan consecutive sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan disebar dalam bentuk google formulir. Analisis hipotesis menggunakan uji spearman. Hasil : Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa tingkat pengetahuan responden secara umum berkategori sedang. Tingkat perilaku mendapatkan hasil secara umum sedang dengan profesi dokter, asisten apoteker, dan tenaga teknik kefarmasian berperilaku baik. Korelasi pengetahuan dengan perilaku yang diperoleh dengan menggunakan uji spearman yang menunjukkan p value=0,000 (p<0,05) dan nilai koefisien korelasi sebesar 0,428 yang menunjukkan kekuatan korelasi sedang dengan arah korelasi positif atau searah. Kesimpulan : Terdapat korelasi yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku tenaga kesehatan dalam penggunaan antibiotik di Kecamatan Arjawinangun, Cirebon. | Background : Antibiotics were substances produced by some microorganisms (bacteria, fungi, actinomycetes) which resisted the growth of other microorganisms. Using antibiotics unwisely could cause some matters, such as resistance, toxicity, and the expensive cost. Inappropriate knowledge about antibiotics and consumptive behavior caused using antibiotics unwisely. The problem of using antibiotics unwisely was a part of healthcare workers contribution. Objective : To know the correlation between knowledge and behavior of healthcare workers using antibiotics on Kecamatan Arjawinangun, Cirebon. Method : An observational analytical study with cross-sectional design into 87 respondents of healthcare workers using consecutive sampling. Data were collected by a questionnaire on Google Form. Hypothesis analysis using Spearman’s correlation. Result : This study outcomes in the level of respondents' knowledge categorized in a medium generally. The degree of behavioral outcomes in a medium generally with doctors, pharmacist assistant, and pharmacy technique staff in good behavior. It is outcomed by Spearman’s correlation by showing p value = 0,000 (p<0,05) and the score of coefficient correlation 0,428 which shows a medium correlation with positive correlation or having the same aim. Conclusion : There is a significant correlation between knowledge and behavior of healthcare workers using antibiotics on Kecamatan Arjawinangun, Cirebon. | |
| 27888 | 31246 | D1A017192 | PENGARUH PENAMBAHAN KUNING TELUR DALAM SUSU SKIM DISIMPAN PADA SUHU 5˚C SELAMA 1 JAM TERHADAP MOTILITAS DAN FERTILITAS SPERMATOZOA AYAM KAMPUNG | Abstrak. Latar belakang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kuning telur pada pengencer susu skim yg disimpan pada suhu 5oC selama 1 jam terhadap motilitas dan fertilitas spermatozoa ayam kampung. Metodologi. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah semen segar yang dikoleksi dari 10 ekor ayam kampung jantan dan 40 ekor ayam niaga petelur. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Setiap perlakuan diulang sebanyak lima kali. Perlakuan yang digunakan pada penelitian yaitu P0 : 0,5 ml semen + 1,25 ml pengencer (100% Susu Skim + 0% Kuning Telur), P1 : 0,5 ml semen + 1,25 ml pengencer (90% Susu Skim + 10% Kuning Telur), P2 : 0,5 ml semen + 1,25 ml pengencer (80% Susu Skim + 20% Kuning Telur) dan P3 : 0,5 ml semen + 1,25 ml pengencer (70% Susu Skim + 30% Kuning Telur). Hasil. Analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan penambahan kuning telur berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas dan fertilitas spermatozoa ayam kampung. Hasil uji Orthogonal Polynomial menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) secara linear dengan persamaan Y = 0,3x + 79,1 terhadap motilitas dan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) secara kuadrater dengan persamaan Y = 0,0714x2 - 2,5551x + 49,467 serta diperoleh titik terendah pada koordinat X;Y yaitu 17,89;26,7. Simpulan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penambahan kuning telur dalam pengencer susu skim yang disimpan pada suhu 5˚C dapat meningkatkan motilitas dengan persamaan linear Y = 0,3 X + 79,1 serta koefisien determinasi (R2) sebesar 0,7845 dan secara kuadrater cenderung menurunkan fertilitas pada taraf 0% hingga 17,9% sesuai dengan grafik kuadrater dimana titik balik terdapat pada koordinat X;Y yaitu 17,9;26,7. Perlakuan penambahan kuning telur 30% pada pengencer susu skim menghasilkan motilitas yang terbaik sedangkan perlakuan penambahan kuning telur 0% dan 30% pada pengencer susu skim menghasilkan fertilitas spermatozoa ayam kampung yang terbaik. Kata kunci: ayam kampung, kuning telur, susu skim, motilitas, fertilitas. | Background. This study aims to determine the effect of adding egg yolk to skim milk diluent stored at 5˚C for 1 hour on the motility and fertility of kampung rooster spermatozoa. Methodology. The material used in the study was fresh semen collected from 10 kampung rooster and 40 commercial laying hens. The method used was experimental using a completely randomized design (CRD). Each treatment was repeated five times. The treatments used in the study were P0: 0.5 ml of semen + 1.25 ml of diluent (100% Skimmed Milk + 0% Yolk Egg), P1: 0.5 ml of semen + 1.25 ml of diluent (90% Skimmed Milk + 10% Yolk Egg), P2: 0.5 ml semen + 1.25 ml diluent (80% Skimmed Milk + 20% Yolk Egg) and P3: 0.5 ml semen + 1.25 ml diluent (70% Skimmed Milk + 30% Yolk Egg). Result. The results of the analysis of variance showed that the addition of egg yolk treatment had a very significant effect (P <0.01) on the motility and fertility of kampung rooster spermatozoa. The results of the Orthogonal Polynomial test showed that the treatment had a very significant effect (P <0.01) linearly with the equation Y = 0.3x + 79.1 on motility and had a very significant (P <0.01) quadratic effect with the equation Y = 0.0714x2 - 2,5551x + 49.467 and the lowest point is obtained at the X; Y coordinates, namely 17.89; 26.7. Conclusion. This study concludes that the addition of egg yolk in skim milk diluent stored at 5˚C can increase motility with the linear equation Y = 0.3 X + 79.1 and the coefficient of determination (R2) of 0.7845 and quadratus tend to decrease. Fertility at the level of 0% to 17.9% is following the more quadratic graph where the turning point is at the X; Y coordinates, namely 17.9; 26.7. The treatment of adding 30% egg yolk to skim milk diluent produced the best motility, while the addition of 0% and 30% egg yolk treatment to skim milk diluent resulted in the best kampung rooster spermatozoa fertility. Key words: kampung rooster, egg yolk, skim milk, motility, fertility. | |
| 27889 | 31270 | G1A017036 | Korelasi Kecerdasan Spiritual dengan Tingkat Stres Mahasiswa Pendidikan Dokter Angkatan 2019 Universitas Jenderal Soedirman | Mahasiswa kedokteran memiliki prevalensi stress yang tinggi. Tingginya tingkat stress yang terjadi pada mahasiswa kedokteran disebabkan karena beberapa hal diantaranya permasalahan akademik, lingkungan belajar yang kompetitif, serta perubahan pada pendidikan. Stress dapat memicu banyak sekali dampak yang negatif. Banyaknya dampak negatif stress akan menyebabkan individu mengambil tindakan untuk mengatasi stress. Tindakan tersebut dinamakan strategi coping. Terdapat beberapa sumber coping stress salah satunya adalah spiritual. Kecerdasan spiritual adalah salah satu unsur yang dapat membangun spiritualitas seseorang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui korelasi kecerdasan spiritual dengan tingkat stress pada mahasiswa Pendidikan Dokter angkatan 2019 Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Dokter Angkatan 2019 Universitas Jenderal Soedirman. Sampel yang digunakan adalah seluruh populasi yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi dan didapatkan sampel sebesar 65 responden. Terdapat tiga kuesioner yang digunakan Depression, Anxiety, Stress Scale-42 (DASS-42) untuk mengukur tingkat stress, Spiritual Intelligence Self Report Inventory-24 (SISRI-24) untuk mengukur tingkat kecerdasan spiritual, dan Lie Minnesota Multiphasic Personality Inventory (L-MMPI) untuk melakukan seleksi sampel. Hasil penelitian dengan uji spearman menunjukkan nilai p=0,00 (p<0,05) dengan kekuatan korelasi r = -0,535. Tingkat stress terbanyak berada ditingkat normal (41,5%). Tingkat kecerdasan spiritual terbanyak berada ditingkat tinggi (46,2%). Terdapat korelasi yang bermakna antara kecerdasan spiritual dengan tingkat stress pada mahasiswa Pendidikan Dokter Angkatan 2019 Universitas Jenderal Soedirman. | The prevalence of stress in medical students was high. It caused by many things such as academic problems, competitive studying environment, and the changes of study. Stress can trigger many negative impact that will make someone do some action to deal with stress using coping strategy. There are many sources of coping strategy. One of that is spirituals. Spiritual quotient is one element that builds spirituality. The aimed of this study was to know the correlations between spiritual quotients and level of stress in Medical Students Year 2019 Universitas Jenderal Soedirman The research design used in this study was cross-sectional. The population of this study were medical students year 2019 in Universitas Jenderal Soedirman and sample that used are all the population that fulfil the inclusions and exclusions criteria (65 respondents). Three questionnaires used in this study Depression, Anxiety, Stress Scale-42 (DASS-42) to know the level of stress, Spiritual Intelligence Self Report Inventory-24 (SISRI-24) to know levels of spiritual quotients and Lie Minnesota Multiphasic Personality Inventory (L-MMPI) to selects sample. The results of this study using spearman test shows P-value = 0.00 (p<0,05) and correlations coefficient are -0,535. The most stress levels are normal (41,5%) and the most spiritual quotients are at high levels (46,2%). There’s a correlation between spiritual quotients and stress level in Medical Students Year 2019 Universitas Jenderal Soedirman | |
| 27890 | 31128 | D1A017013 | PENGARUH LEVEL KUNING TELUR PADA PENGENCER SUSU SKIM TERHADAP MOTILITAS DAN FERTILITAS SPERMATOZOA AYAM PELUNG | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan level kuning telur pada pengencer susu skim terhadap motilitas dan fertilitas spermatozoa ayam Pelung. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan (P0= susu skim + 0% kuning telur, P1= susu skim + 5% kuning telur, P2= susu skim + 10% kuning telur, P3= susu skim + 15% kuning telur) pada suhu ruang dan masing-masing perlakuan diulang lima kali. Hasil analisis variansi menunjukkan perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas spermatozoa dan hasil uji orthogonal polinomial menunjukkan pengaruh yang sangat nyata secara linier (P<0,01). Persentase motilitas yang dihasilkan perlakuan P0, P1, P2, dan P3 berada diatas 70% sehingga masih sangat layak digunakan untuk IB. Hasil terbaik ditunjukkan oleh perlakuan P3 (susu skim + 15% kuning telur) terhadap motilitas spermatozoa yang membentuk garis linier dengan persamaan Y = 0,61x + 76,74 dan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,70. Hasil analisis variansi menunjukkan adanya pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap fertilitas spermatozoa dan membentuk garis kuadrater dengan persamaan persamaan Y = 0,35x2 – 0,64x + 6,1 dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,62. Fertilitas yang dihasilkan lebih baik pada perlakuan pengencer tanpa pemberian kuning telur. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan level kuning telur pada pengencer susu skim meningkatkan motilitas, namun tidak meningkatkan fertilitas spermatozoa ayam Pelung. | The purpose of this research was to determine the effect of the addition of egg yolk level in skim milk diluent on the motility and fertility Pelung rooster spermatozoa. The study used a completely randomized design with 4 treatments. The treatments were P0 : (skim milk + 0 % egg yolk)., P1 : ( skim milk + 5% egg yolk)., P2 : ( skim milk + 10% egg yolk)., P3 : ( skim milk + 15% egg yolk). Analysis of variance results showed that addition of egg yolk in skim milk had a highly significant effect (P<0.01) on the motility of Pelung rooster spermatozoa. The percentage of motility produced by P0, P1, P2, and P3 treatments is above 70% so it is still suitable for IB. The best treatment showed was of P3 (skim milk + 15% egg yolk) on the motility of spermatozoa forming linear lines with the equation y = 0.61x + 76.74 and the coefficient of determination (R2 ) of 0.70. While Analysis of variance results showed that the level of egg yolk in skim milk diluent had a highly significant effect (P<0.01) on the spermatozoa fertility forming quadratic line with the equation y=0.35x2 -0.64x + 6.10 and the coeffient of determination (R2=0.62). Fertility will be better without adding egg yolk. From the results of this research it can be concluded that the addition of egg yolk level in skim milk diluent increase the motility, but not the fertility of Pelung rooster spermatozoa. | |
| 27891 | 31247 | G1A017053 | EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL SELEDRI (Apium graveolens L.) TERHADAP KADAR GLUTATION TIKUS PUTIH MODEL 5/6 SUBTOTAL NEFREKTOMI | Chronic Kidney Disease (CKD) didefinsikan sebagai kelainan struktur atau fungsi ginjal selama > 3 bulan. CKD merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalensi dan insidensi yang semakin meningkat termasuk di Indonesia. GSH merupakan salah satu antioksidan yang berperan penting pada mekanisme CKD. Perlu dilakukan upaya pencegahan terhadap progresivitas CKD. Seledri (Apium graveolen L.) merupakan tanaman yang memiliki efek antioksidan dan berpotensi menghambat progresivitas CKD. Penelitian ini bertujuan mengetahui efek ekstrak seledri dalam mencegah penurunan kadar glutation (GSH) pada tikus model 5/6 subtotal nefrektomi (SN). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan post test only with control group design. Dua puluh ekor tikus putih dibagi dalam 5 kelompok. Kelompok 1: kontrol sham (SO, n=4), kelompok 2: kontrol sakit (SN, n=4), kelompok 3 (n=4), kelompok 4 (n=4), dan kelompok 5 (n=4) adalah kelompok sakit dan diberikan ekstrak etanol seledri 200, 250, dan 300 mg/kgBB 14 hari sebelum dan 21 hari sesudah operasi 5/6 SN. Kadar glutation pada kelompok 1,2,3,4 dan 5 masing-masing adalah 157.5101±22.96345; 118.4476±18.06096; 137.3488±13.17894; 149.9496±24.38009; dan 191.0282 ± 88.98989 mg/dL. Hasil uji Kruskall Wallis GSH menunjukkan nilai p=0,078(p>0,05). Ekstrak etanol seledri dengan berbagai dosis tidak dapat mencegah penurunan kadar glutation pada tikus model 5/6 SN. | Chronic Kidney Disease (CKD) is defined as an abnormality in the structure or function of kidneys for >3 months. CKD is a global public health problem with an increasing prevalence and incidence, including in Indonesia. GSH is one of the antioxidants that plays an important role in the mechanism of CKD. Prevention efforts need to be taken against the progressivity of CKD. Celery is a plant that has antioxidant effect and has the potential to inhibit the progressivity of CKD. The purpose of this study was to find out the protective effect of Apium graveolens L leaf extract in preventing decreased GSH levels in mice model 5/6 subtotal nephrectomy (SN). Twenty Sprague Dawley rats were divided into 5 groups. Group 1: sham control (SO, n=4), group 2: negative control (SN, n=4), group 3 (n=4), group 4 (n=4), and group 5 (n=4) ware the SN groups and were given ethanol extract of celery respectively 200, 250, and 300 mg/kg for 14 days before and 21 days after operation. Glutathione levels in groups 1,2,3,4 and 5 were 157.5101±22.96345; 118.4476±18.06096; 137.3488±13.17894; 149.9496±24.38009; and 191.0282 ± 88.98989 mg/dL. The results of the Kruskall Wallis GSH test showed p value = 0,078 (p> 0.05). Celery ethanol extract can not prevent the decrease of glutation levels in 5/6 SN rats model. | |
| 27892 | 31283 | I1B017084 | PENGARUH HIPNOTERAPI TERHADAP INTENSITAS NYERI PADA PASIEN PASCAOPERASI: SISTEMATIK REVIEW | Latar Belakang: Nyeri merupakan suatu masalah yang umum pada pasien yang menjalani pembedahan. Nyeri akut pascaoperasi yang tidak hilang dapat berpengaruh terhadap aspek fisiologis dan psikologis pasien. Terapi nonfarmakologis banyak digunakan untuk pengobatan nyeri kronis. Terapi nonfarmakologi perlu dikembangkan pada nyeri akut pascaoperasi, karena kekhawatiran efek samping dari pengobatan farmakologi. Terdapat penatalaksanaan nonfarmakologi yang efektif menurunkan intensitas nyeri yaitu hipnoterapi. Metodologi: Pencarian sistematik review ini menggunakan database Google Scholar, Directory of Open Access Journal (DOAJ), ProQuest, dan PubMed dengan menggunakan kata kunci (Hypnosis OR Hypnotism OR Hypnoanalysis OR Hypnotherapy OR Hypnotherapies OR Mesmerism) AND (Post-surgical Pain OR Post surgical Pain OR Postsurgical Pain OR Post-operative Pain OR Post operative Pain OR Post-operative Pains OR Postoperative Pain OR Acute Postoperative Pain OR Acute Post-operative Pain OR Acute Post operative Pain). Kualitas jurnal dinilai dengan instrument Critical Appraisal Skills Program (CASP). Metode sintesa yang digunakan adalah narrative syntesis (sintesis naratif). Hasil Penelitian: Didapatkan hasil 10 artikel yang direview secara penuh dari rentang tahun 2010-2020. Teknik visualisasi dengan induksi rapid conversational memiliki keefektifan yang terbaik dibandingkan dengan teknik lainnya. Cara penyampaian sugesti yang paling efektif adalah secara tidak langsung dengan pendekatan permissive. Hasil studi menunjukkan hipnoterapi cenderung lebih efektif mengurangi nyeri pascaoperasi pada prosedur pembedahan minor daripada pembedahan mayor. Kesimpulan: Hipnoterapi berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri pasien pascaoperasi. | Background: Pain is a common problem in patients undergoing surgery. Postoperative acute pain that does not go away can affect the physiological and psychological aspects of the patient. Non-pharmacological therapy is widely used for the treatment of chronic pain. Non-pharmacological therapy needs to be developed in postoperative acute pain, because of concerns about side effects of pharmacological treatment. There is non-pharmacological management that is effective in reducing pain intensity, namely hypnotherapy. Methodology: The systematic search for this review uses the Google Scholar database, Directory of Open Access Journal (DOAJ), ProQuest, and PubMed using keywords (Hypnosis OR Hypnotism OR Hypnoanalysis OR Hypnotherapy OR Hypnotherapies OR Mesmerism) AND (Post-surgical Pain OR Post surgical Pain OR Postsurgical Pain OR Post-operative Pain OR Post operative Pain OR Post-operative Pains OR Postoperative Pain OR Acute Postoperative Pain OR Acute Post-operative Pain OR Acute Post operative Pain). The quality of journals is assessed using the Critical Appraisal Skills Program (CASP) instrument. The synthesis method used is a narrative synthesis (narrative synthesis). Research Results: 10 articles were fully reviewed from 2010-2020. The visualization technique with rapid conversational induction has the best effectiveness compared to other techniques. The most effective way of conveying suggestions is indirect with a permissive approach. The study results show that hypnotherapy tends to be more effective in reducing postoperative pain in minor surgical procedures than in major surgeries. Conclusion: Hypnotherapy affects reducing the pain intensity of postoperative patients. | |
| 27893 | 31081 | F1C016021 | Strategi Komunikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto Dalam Program “LAKU SEMAR” (Layanan Keuangan sebagai Upaya Memberantas Rentenir) | Perilaku konsumtif rumah tangga dan UMKM yang tinggi menjadi salah satu faktor pendorong masyarakat dalam menggunakan jasa pinjaman tidak resmi dengan bunga yang tinggi atau biasa disebut sebagai rentenir. Pada tahun 2017, Otoritas Jasa Purwokerto bekerja sama dengan TPAKD (Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah) meluncurkan program LAKU SEMAR (Layanan Keuangan sebagai Upaya Memberantas Rentenir) untuk menanggulangi permasalahan rentenir tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto yang digunakan dalam Program “LAKU SEMAR” (Layanan Keuangan sebagai Upaya Memberantas Rentenir). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pemilihan informan yang menggunakan teknik purposive sampling. Ditinjau dari teori komunikasi Harold D Laswell dan perspektif komunikasi keuangan bahwa hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa proses strategi komunikasi yang digunakan bermula pada beberapa komponen komunikasi yang berdasarkan teori komunikasi Harold D Laswell yang terdiri dari “Who, Says What, Which Channel, To Whom, With What Effect” | The high consumptive behavior of households and MSMEs is one factor driving the community to use informal loan services with high interest or commonly referred to as loan sharks. In 2017, the Purwokerto Services Authority, in collaboration with the TPAKD (Regional Financial Access Acceleration Team), launched the LAKU SEMAR (Financial Services as Efforts to Eradicate Illegal Moneylenders) to tackle the problem of illegal moneylenders. This study aims to determine the communication strategy of the Financial Services Authority (OJK) Purwokerto, which is used in the "LAKU SEMAR" Program (Financial Services as Efforts to Eradicate Illegal Money Lenders). This study uses qualitative methods and informant selection techniques using a purposive sampling technique. Judging from Harold D Laswell's communication theory and financial communication perspective, the results of this study indicate that the communication strategy process used begins with several communication components based on Harold D Laswell's communication theory, which consists of "Who, Says What, Which Channel, To Whom, With What Effect." | |
| 27894 | 31248 | C1B016078 | Analisis Pengaruh Return on Equity (ROE), Non Performing Loan (NPL), Loan to Total Asset (LOTA), Income Diversification dan Business Cycle Terhadap Capital Buffer (Studi Kasus pada Bank Konvensional Go Public Periode 2016-2019) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor internal dan faktor eksternal penyebab tinggi rendahnya jumlah penyangga modal (capital buffer) pada bank konvensional go public yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2016 – 2019. Ada beberapa faktor yang digunakan adalah Return on Equity (ROE), Non Performing Loan (NPL), Loan to Total Asset (LOTA), Income Diversification (IDIV), dan Business Cycle. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di BEI. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan Return on Equity (ROE) tidak berpengaruh terhadap Capital Buffer, Business Cycle berpengaruh positif terhadap Capital Buffer. Sementara Non Performing Loan (NPL), Loan to Total Asset (LOTA), dan Income Diversification (IDIV) berpengaruh negatif terhadap Capital Buffer. Oleh karena itu, penelitian ini berkontribusi untuk memberikan bukti empiris tentang faktor-faktor yang mempengaruhi capital buffer perusahaan perbankan. | This study aims to determine internal factors and external factors that cause the high and low amount of capital buffer in conventional go public banks listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period 2016 - 2019. There are several factors used are Return on Equity ( ROE), Non Performing Loans (NPL), Loan to Total Asset (LOTA), Income Diversification (IDIV), and Business Cycle. The population in this study are conventional banking companies listed on the IDX. This type of research is quantitative research which is analyzed using multiple linear regression analysis method. The results showed that Return on Equity (ROE) had no effect on Capital Buffer, Business Cycle had a positive effect on Capital Buffer. Meanwhile, Non Performing Loans (NPL), Loan to Total Asset (LOTA), and Income Diversification (IDIV) have a negative effect on the Capital Buffer. Therefore, this study contributes to providing empirical evidence about the factors affecting the capital buffer of banking companies. | |
| 27895 | 30888 | C1B016043 | Analisis Pengaruh Harga, Atmosfer Toko Dan Kredibilitas Endorser Terhadap Keputusan Pembelian Pada Distribution Store | Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei dengan menggunakan pendekatan kuantitatif pada konsumen distribution store. Penelitian ini mengambil judul: “Analisis Pengaruh Harga, Atmosfer Toko dan Kredibilitas Endorser terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada Distribution Store”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh harga, atmosfer toko dan kredibilitas endorser terhadap keputusan pembelian konsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah konsumen distribution store yang jumlahnya tidak dapat diketahui secara pasti. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 100 responden. Metode pengumpulan jumlah sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan alat analisis SPSS (Statistical Product and Service Solutions) menunjukan bahwa: (1) harga tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, (2) atmosfer toko mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian, (3) kredibilitas endorser mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. | This research is a type of survey research using a quantitative approach to consumer distribution stores. This study takes the title: "Analysis of the Effect of Price, Store Atmosphere and Endorser's Credibility on Consumer Purchasing Decisions at a Distribution Store". The purpose of this study was to analyze the effect of price, store atmosphere and endorser's credibility on consumer purchasing decisions. The population in this study were distribution store consumers whose number could not be known with certainty. The number of samples taken in this study were 100 respondents. The method of collecting the number of samples used was purposive sampling method. Based on the results of research and data analysis using the SPSS (Statistical Product and Service Solutions) analysis tool, it shows that: (1) the price does not have a significant effect on purchasing decisions, (2) the store atmosphere has a significant effect on purchasing decisions, (3) Endorser's credibility has a significant effect on purchasing decisions. | |
| 27896 | 31249 | K1A016038 | IDENTIFIKASI SENYAWA KIMIA DAN UJI AKTIVITAS EKSTRAK METANOL DAN n-HEKSANA UMBI RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus L.) SEBAGAI REPELLENT TERHADAP NYAMUK Aedes aegypti | Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan oleh nyamuk A. aegypti. Tumbuhan Cyperus rotundus L. mengandung senyawa α-gurjunene dan aristolone yang diketahui memiliki aktivitas sebagai penolak serangga. Tujuan penelitian ini ialah mengkaji aktivitas repellent ekstrak metanol dan n-heksana umbi C. rotundus terhadap nyamuk A. aegypti. Tahapan penelitian ini terdiri dari ekstraksi umbi C. rotundus, skrining fitokimia, uji aktivitas repellent dan ekstrak yang memiliki daya proteksi lebih tinggi diidentifikasi dengan GC-MS. Pengujian aktivitas repellent dibagi dalam 6 kelompok uji yaitu larutan ekstrak metanol dan n-heksana (1,5; 3, dan 6%), akuades dan tween 20 sebagai kontrol negatif serta DEET (N,N-Diethyl-m-toluamide) 13% sebagai kontrol positif. Skrining fitokimia menunjukkan ekstrak metanol mengandung senyawa golongan terpenoid dan fenolik, sedangkan ekstrak n-heksana mengandung senyawa golongan terpenoid dan alkaloid. Hasil uji GC-MS ekstrak n-heksana diperoleh 43 puncak dengan dua puncak utama yang diduga merupakan senyawa α-gurjunene (persen area 20,52%, berat molekul 204) dan aristolone (persen area 11,84%, berat molekul 218). Analisis statistik yang digunakan adalah uji ANOVA dan uji lanjut Post-Hoc Duncan (P<0,05). Hasil analisis menunjukkan bahwa ekstrak n-heksana umbi C. rotundus mempunyai aktivitas repellent lebih tinggi sebesar 62% pada konsentrasi 6% dibandingkan dengan ekstrak metanol sebesar 52% pada konsentrasi 6%. | Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is one of the infectious diseases caused by the dengue virus and transmitted by the Aedes aegypti mosquito. Cyperus rotundus L. plants contain α-gurjunene and aristolone compounds that are known to have activity as insect repellents. The purpose of this study was to study the activity of repellent methanol extract and n-hexane tuber C. rotundus against A. aegypti mosquitoes. This stage of research consists of C. rotundus tuber extraction, phytochemical screening, repellent activity test and extracts that have higher protection power identified with GC-MS. Testing of repellent activity was divided into 6 test groups namely methanol and n-hexane extract solutions (1,5; 3, and 6%), akuades and tween 20 as negative controls and DEET (N,N-Diethyl-m-toluamide) 13% as positive controls. Phytochemical screening shows methanol extract contains terpenoid and phenolic compound, while n-hexane extract contains terpenoid and alkaloid group compounds. GC-MS test results of n-hexane extract obtained 43 peaks with two main peaks thought to be α-gurjunene compounds (percent area 20.52%, molecular weight 204) and aristolone (percent area 11.84%, molecular weight 218). Statistical analysis used is ANOVA test and Post-Hoc Duncan follow-up test (P<0.05). The results showed that n-hexane extract of C. rotundus tubers had higher repellent activity by 62% at 6% concentration compared to methanol extract by 52% at 6% concentration. | |
| 27897 | 31251 | C1A017062 | VALUASI EKONOMI : AIR, SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PADI DI KECAMATAN SOKARAJA | Penelitian ini merupakan penelitian valuasi ekonomi pada Sungai Pelus yang merupakan anak pertama dari Sungai Pelus di Kecamatan Sokaraja. Penelitian ini mengambil judul “VALUASI EKONOMI : AIR, SEKTOR PERTANIAN TANAMAN PADI DI KECAMATAN SOKARAJA”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya nilai ekonomi air Sungai Pelus yang digunakan pada sektor pertanian tanaman padi di Kecamatan Sokaraja.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode valuasi ekonomi atas dasar penggunaan.Populasi dalam penelitian ini adalah lahan pertanian tanaman padi di desa-desa yang terlewati oleh Sungai Pelus di Kecamatan Sokaraja dimana terdapat lima narasumber yaitu ketua kelompok tani di masing-masing desa. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan metode valuasi ekonomi atas dasar penggunaan diperoleh bahwa : 1) Besarnya nilai air Sungai Pelus yang digunakan oleh sektor pertanian tanaman padi di seluruh desa yang terlewati oleh Sungai Pelus di Kecamatan Sokaraja sama dengan nilai keuntungan yang muncul dari adanya kegiatan sektor pertanian tanaman padi tersebut, yaitu sebesar Rp4.734.817.050,00. 2) Selama ini para petani padi yang berada di desa-desa yang terlewati oleh Sungai Pelus di Kecamatan Sokaraja yang menggunakan air Sungai Pelus, belum pernah memasukan air Sungai Pelus yang digunakan kedalam komponen biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi padi. | This research is an economic valuation study of the Pelus River, which is the first child of the Pelus River in Sokaraja District. This study takes the title "ECONOMIC VALUATION: WATER, RICE AGRICULTURE SECTOR IN SOKARAJA SUB-DISTRICT". This study aims to determine the economic value of Pelus River water used in the rice farming sector in Sokaraja District. The method used in this study is an economic valuation method on the basis of use. The population in this study is rice farming land in villages passed by the Pelus River in Sokaraja Subdistrict where there were five sources, namely the head of farmer groups in each village. Based on the results of research and data analysis using the economic valuation method on the basis of use, it is found that: 1) The value of the Pelus River water used by the rice agricultural sector in all villages that the Pelus River passes in Sokaraja District is the same as the profit value that arises from its existence. the activity of the rice crop agricultural sector, which is IDR 4,734,817,050.00. 2) So far, rice farmers in villages that are passed by the Pelus River in Sokaraja District that use Pelus River water have never included Pelus River water used in the cost component incurred to produce rice. | |
| 27898 | 31252 | G1A016008 | KORELASI ANTARA NILAI MCQ TAHAP SARJANA DENGAN NILAI MCQ UKMPPD MAHASISWA JURUSAN KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) merupakan highstake examination bagi mahasiswa jurusan kedokteran. Pemangku kepentingan perlu mengetahui apakah kemampuan yang telah diukur melalui MCQ tahap sarjana berkorelasi dengan nilai MCQ UKMPPD agar MCQ PPDTS dapat menjadi sistem peringatan yang lebih awal bagi pemangku kepentingan dalam menggambarkan kemampuan peserta didik. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan metode cross-sectional study. Data diperoleh dari sekretariat blok PPDTS dan sekretariat PPDTP. Data yang diamati meliputi nilai MCQ angkatan 2014 pada semester lima (5) hingga tujuh (7) di PPDTS dan nilai MCQ UKMPPD pada tahun 2020. Peneliti menggunakan teknik pengambilan sampel metode total sampling. Sampel penelitian sebanyak 50. Uji normalitas untuk mengetahui distribusi data penelitian menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Uji korelasi mendapatkan nilai p = 0,006 (p < 0,05) dengan r = 0,383. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat korelasi signifikan antara nilai MCQ tahap sarjana dan nilai MCQ UKMPPD dengan kekuatan yang lemah dan arah korelasi positif. Rerata nilai MCQ tahap sarjana mahasiswa FK Unsoed angkatan 2014 adalah 63,49 ± 5,55 dan rerata nilai MCQ UKMPPD periode Februari dan Agustus 2020 yakni 84,08 ± 3,92. Terdapat korelasi signifikan antara nilai MCQ tahap sarjana dan nilai MCQ UKMPPD pada mahasiswa jurusan kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. | Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) is a high-stake examination for medical students. Stakeholders needed to know whether the competence attainment by MCQ in the preclinical setting can be correlated with UKMPPD MCQ grades so it could be designed as an earlier warning system to demonstrate students competence for stakeholders. The study used observational analytic as its design and cross-sectional method. Data were acquired from the preclinical and clinical secretariat office. The examined data were from preclinical’s 2014 batch of 5th until 7th semester MCQ grades, and UKMPPD MCQ grades of 2020. The author uses total sampling method. There are a total of 50 samples. Kolmogorov-Smirnov is used to assess the distribution of the data collected, while Pearson is used to do the correlation tests. Correlation test showed p value = 0.006 (p < 0,05) with r value = 0,383. This shows that there is significant positive correlation of preclinical MCQ grades with UKMPPD MCQ grades, although the strength of the correlation is weak. The mean grades for Preclinical MCQ is 63,49 ± 5,55 while the mean grades for UKMPPD MCQ within February and August periods is 84,08 ± 3,92. Significant correlation is found between preclinical MCQ grades and UKMPPD MCQ grades of Jenderal Soedirman University’s medical students. | |
| 27899 | 31253 | H1E016008 | ANALISIS PENGARUH DRIVING DISTRACTION PENGGUNAAN SMARTPHONE TERHADAP PENGEMUDI SEBAGAI PENYEBAB KECELAKAAN LALU LINTAS DENGAN MULTILEVEL FACTORIAL | Sebagian besar kecelakaan di jalan raya disebabkan oleh perilaku pengendara yang melanggar aturan lalu lintas, seperti menggunakan smartphone saat berkendara. Penggunaan smartphone berakibat buruk terhadap aktivitas berkendara yang dilakukan pengemudi tersebut. Gangguan yang dialami oleh pengemudi disebut driving distraction. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh driving distraction, berdasarkan time activity, time traffic dan jenis jalan, dan mencari kondisi yang seperti apa yang dapat ditoleransi untuk menggunakan smartphone saat berkendara. Metode yang digunakan adalah multilevel factorial desain dengan purposive sampling. Berdasarkan hasil penelitian, penggunaan smartphone selama 10 detik cenderung aman dikarenakan tingkat terjadinya kecelakaan yang rendah (mencapai 0%), yaitu pada kondisi jalan dengan 4 lajur dan traffic off-peak. Penggunaan smartphone selama 25 detik memiliki tingkat rasio terjadinya kecelakaan tertinggi yaitu sebesar 70% pada kondisi jalan dengan dua lajur dengan traffic peak hour. Penggunaan smartphone selama 45 detik sangat tidak disarankan untuk dilakukan, dikarenakan tingkat terjadinya kecelakaan yang tinggi (mencapai 100%), terutama di jalan dengan dua lajur dengan traffic peak hour. Terdapat satu kondisi yang cenderung aman untuk menggunakan smartphone saat berkendara yaitu dengan nilai Y = 1.450 (tingkat kecelakaan yang rendah atau cenderung tidak terjadi), kondisi tersebut ialah kombinasi antara durasi 10 detik, jalan 2 lajur dan traffic off-peak. | Most road accidents ar caused by behavior that violates traffic rules, such as using a smartphone while driving. The use of a smartphone has a negative impact on the driving activity carried out by the driver. Distractions that make drivers are called driving distractions. The purpose of this study is to identify the effect of driving distraction, based on activity time, traffic time and type of road, and to find out what conditions can be tolerated for using a smartphone while driving. The method used was a multilevel factorial design. Based on the research results, the use of smartphones for 10 seconds tends to be safe because of the low accident rate (up to 0%), namely on roads with 4 lanes and off-peak traffic. Smartphone usage for 25 seconds with the highest accident rate of 70%. Using a smartphone for 45 seconds is strongly discouraged, due to the high accident rate (up to 100%), especially on two-lane roads with rush hour traffic. This condition tends to be safe to use a smartphone while driving, with a value of Y = 1,450 (less likely to occur), this condition is a combination of 10 seconds duration, 2-lane roads and off-peak traffic. | |
| 27900 | 31258 | J1D016029 | Kesalahan Penggunaan Deiksis dalam Ceramah Ustadzah Mumpuni sebagai Pembelajaran Menganalisis Kebahasaan Teks Ceramah pada Kelas XI | Penelitian ini berjudul “Kesalahan Penggunaan Deiksis dalam Ceramah Ustadzah Mumpuni sebagai Pembelajaran Menganalisis Kebahasaan Teks Ceramah pada Kelas XI”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa setiap tuturan baik berupa lisan maupun tulisan tidak terlepas dari tanda-tanda deiksis, serta dalam tuturan banyak kata yang mengandung unsur deiksis. Dalam hal ini, penggunaan deiksis yang tepat sangat penting, karena dapat mempertegas referen dan membantu peserta pertuturan dalam memahami maksud suatu tuturan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan penggunaan deikisis yang terdapat dalam ceramah ustadzah Mumpuni serta relevansinya terhadap pembelajaran menganalisis kebahasaan teks ceramah pada kelas XI. Metode yang digunakan untuk menganalisis kesalahan penggunaan deiksis pada ceramah Ustadzah Mumpuni adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak, teknik dasar sadap, teknik lanjutan simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode simak yaitu pemerolehan sebuah data yang dilakukan dengan cara menyimak penggunaan bahasa. Analisis data dilakukan dengan metode padan, teknik dasar pilah unsur penentu, dan teknik lanjutan hubung banding. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat kesalahan penggunaan deiksis pada tuturan dalam ceramah Ustadzah Mumpuni. Kesalahan penggunaan deiksis pada penelitian ini, terdapat 53 kesalahan. Kesalahan tersebut terdiri dari kesalahan penggunaan deiksis persona, ruang, dan sosial, sedangkan kesalahan penggunaan deiksis lain seperti deiksis waktu dan wacana tidak ada. Kesalahan penggunaan deiksis persona sebanyak 23 kesalahan, kesalahan penggunaan deiksis ruang sebanyak 16 kesalahan, dan kesalahan penggunaan deiksis sosial sebanyak 14 kesalahan. Simpulan dalam penelitian ini yaitu pada tuturan dalam beberapa ceramah Ustadzah Mumpuni, tedapat kesalahan penggunaan deiksis hanya pada penggunaan deiksis persona, ruang, serta sosial, dan tidak terdapat kesalahan penggunaan pada deiksis waktu dan wacana. Penelitian ini direlevansikan dengan pembelajaran bahasa Indonesia kelas XI khususnya materi teks ceramah dalam kompetensi dasar menganalisis dan mengkonstruksi teks ceramah terkait kaidah kebahasaan yang digunakan. | This research is entitled "Errors Using Deixis in Ustadzah Mumpuni’s Lectures as Learning to Analyze Linguistic Lecture Texts in Class XI". This research is motivated by the fact that every speech, both spoken and written, is inseparable from the signs of deixis, as well as in many words that contain deixis elements. In this case, the use of the right deixis is very important, because it can reinforce references and helps participants understand the meaning of a speech. This study aims to describe the errors in the use of deicysis in Mumpuni's lecture and its relevance to learning to analyze linguistic lecture texts in class XI. The method used to analyze the errors using of deixis in Ustadzah Mumpuni's lectures is a qualitative descriptive method. The data was collected by observing methods, basic tapping techniques, advanced techniques of observing free listening proficiency and note-taking techniques. The observation method is the acquisition of data by listening to language usage. Data analysis was performed using the equivalent method, basic techniques for sorting the determinants, and advanced techniques of comparative links. The results of this study indicate that there are errors using of deixis in the utterances in Ustadzah Mumpuni's lectures. There were 53 errors in the use of deixis in this study. These errors consist of misuse of personal, spatial, and social deixis, while other errors in using deixis such as time deixis and discourse do not exist. There were 23 errors in using personal deixis, 16 errors in using space deixis, and 14 errors in using social deixis. The conclusion in this research is that in the utterances in some of Ustadzah Mumpuni's lectures, there are errors in using deixis only in the use of personal, spatial, and social deixis, and there are no errors in the use of time and discourse deixis. This research is relevant to learning Indonesian in class XI, especially lecture texts material in the basic competencies of analyzing and constructing lecture texts related to the rules of the language used. |