Artikel Ilmiah : G1A017062 a.n. CHAERUNNISA HIDAYAH

Kembali Update Delete

NIMG1A017062
NamamhsCHAERUNNISA HIDAYAH
Judul ArtikelPerbedaan Efektivitas High Intensity Interval Training (HIIT) Dengan Continuous Training (CT) Terhadap Persentase Lemak Tubuh (PLT) Pada Wanita Dengan Obesitas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Obesitas merupakan suatu keadaan dimana terjadi penumpukan lemak berlebih dalam tubuh. Continuous training (CT) merupakan olahraga yang dinilai baik dalam mengelola obesitas namun kurang efisien waktu. High intensity interval training (HIIT) dinilai lebih efisien waktu dan dapat menurunkan persentase lemak tubuh (PLT) lebih tinggi, sehingga program HIIT dapat menjadi alternatif bagi CT. Mengetahui perbedaan efektifitas HIITdan CT dalam menurunkan PLT pada wanita dengan obesitas di Banyumas. Penlitian menggunakan metode randomized controlled trial (RCT). Subyek berjumlah 28 orang yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu HIIT dan CT sebagai kelompok kontrol. Masing-masing kelompok terdiri dari 14 subyek. Pengumpulan subyek menggunakan metode purposive sampling. Sebelum melakukan intervensi subyek melakukan adaptasi selama 2 minggu. Subyek penelitian melakukan intervensi selama 8 minggu dengan 3 sesi setiap minggu. PLT diukur menggunakan BIA sebelum adaptasi, sebelum intervensi, saat intervensi, dan setelah intervensi. Hasil menunjukkan terdapat penurunan PLT pada kelompok CT dan HIIT. Hasil uji t-berpasangan pada kelompok CT yaitu tidak terdapat penurunan PLT yang signifikan (p= 0,723 ; p>0,05) dengan rerata penurunan PLT 0,08 ± 0,88. HIIT dapat menurunkan PLT sebesar 0,70 ± 0,52 dan uji t-berpasangan menunjukkan terdapat penurunan yang signifikan (p=0,000 ; p<0,05). Uji t-tidak berpasangan terhadap perubahan rerata PLT antara kedua kelompok menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p=0,033 ; p<0,05). HIIT lebih efektif dibandingkan CT dalam menurunkan PLT selama 8 minggu intervensi pada wanita dengan obesitas
Abtrak (Bhs. Inggris)Obesity is a condition where there is an accumulation of excess fat in the body. Continuous training (CT) is a sport that is considered good in managing obesity but is less time-efficient. High-intensity interval training (HIIT) is considered to be more time-efficient and can reduce a higher body fat percentage (BFP), so that the HIIT program can be an alternative to CT. To determine the differences in effectiveness of CT and HIIT in reducing BFP in obese woman. A randomized controlled trial (RCT) study. A total of 28 subjects were divided into HIIT group and CT as a control group with each group consisted of 14 subjects. Subjects were collected with purposive sampling method. Subjects were conditioned with 2 weeks adaptation period before 8 weeks of the intervention program with 3 sessions each week. BFP was measured using BIA before adaptation, before the intervention, during, and after intervention. The results showed that there was a decrease in BFP in the CT and HIIT groups. The paired t-test results in the CT group was that there was no significant reduction in BFP (p = 0.723; p> 0.05) with a mean reduction in BFP of 0.08 ± 0.88. HIIT can reduce BFP by 0.70 ± 0.52 and paired t-test shows a significant decrease (p = 0.000; p <0.05). The unpaired t-test on changes in the mean BFP between the two groups showed a significant difference (p = 0.033; p <0.05). HIIT is more effective than CT in reducing BFP at 8 weeks intervention in obese women.
Kata kunciContinuous Training, High Intensity Interval Training, Obesitas, Persentase Lemak Tubuh
Pembimbing 1dr. Susiana Candrawati, Sp.KO
Pembimbing 2dr. Yudhi Wibowo, M.PH
Pembimbing 3
Tahun2021
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2021-02-18 11:25:51.83819
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.