Home
Login.
Artikelilmiahs
31336
Update
LARAS FEBRIANI
NIM
Judul Artikel
PEREMPUAN DAN SENI TRADISIONAL (Studi tentang Peran Perempuan dalam Kelompok Seni Tradisional Kenthongan di Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai peran perempuan dalam kesenian kenthongan dari sudut pandang anggota laki – laki dan perempuan dalam grup kenthongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sasaran utamanya adalah penari perempuan dalam kelompok seni tradisional kenthongan dari empat grup kenthongan yang ada di Purwokerto. Sasaran pendukungnya adalah anggota laki – laki dalam grup kenthongan tersebut. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan melakukan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam kesenian kenthongan peran laki-laki dan perempuan seolah dibagi atas dasar maskulinitas dan feminimitas anggotanya. Hal tersebut terjadi karena peran pemain musik ditempatkan untuk laki – laki. Karena laki – laki yang memiliki sifat maskulin dianggap lebih cocok dan lebih bisa untuk memainkan musik dibandingkan dengan perempuan yang memiliki sifat feminim. Sementara perempuan diberikan peran yang mencirikan sifat feminimnya yaitu menjadi penari. Karena perempuan dianggap cocok menjalankan peran tersebut, perempuan dianggap sebagai manusia yang lembut, cantik dengan bentuk tubuh yang indah. Kata kunci: Kenthongan, Maskulin, Feminim
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to describe the role of women in kenthongan art from the point of view of male and female members in the kenthongan group. This study used a descriptive qualitative approach with the main target being female dancers in the traditional kenthongan art group from the four kenthongan groups in Purwokerto. The target supporters are male members of the kenthongan group. The technique of determining informants using purposive sampling, data collection techniques in this study are by conducting in-depth interviews, observation, and documentation. The data analysis technique used in this research is interactive analysis. The results of this study indicate that in the kenthongan art, the roles of men and women seem to be divided on the basis of masculinity and femininity of the members. This happens because the role of music players is placed for men. Because men who have masculine characteristics are considered more suitable and more able to play music than women who have feminine characteristics. Meanwhile, women are given roles that characterize their feminine characteristics, namely being dancers. Because women are considered suitable for this role, women are considered as gentle, beautiful people with beautiful body shapes. Keywords: Kenthongan, Masculine, Feminine
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save