Artikelilmiahs
Menampilkan 27.041-27.060 dari 50.201 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 27041 | 30394 | I1A016095 | PEMETAAN DETERMINAN PERILAKU MEROKOK PADA PELAJAR SMP-SMA DI INDONESIA (ANALISIS LANJUT SURVEI KESEHATAN BERBASIS SEKOLAH TAHUN 2015) | Latar Belakang: Survei Kesehatan Berbasis Sekolah 2015 yang dilakukan di Indonesia dibagi dalam tiga region. Survei tersebut menunjukkan masalah kesehatan utama pelajar adalah merokok. Rokok mengandung zat-zat berbahaya yang apabila menumpuk dalam tubuh, dapat menimbulkan berbagai penyakit. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pemetaan determinan perilaku merokok pada pelajar menurut Survei Kesehatan Berbasis Sekolah 2015. Metodologi: Penelitian dilakukan dengan dua tahap, yakni penelitian kuantitatif dengan rancangan cross-sectional, dan penelitian deskriptif menggunakan sistem informasi geografis. Pengambilan sampel menggunakan teknik Probability Proportionate to Size, dan diperoleh sampel sebanyak 8.634 siswa. Analisis dilakukan sampai tahap multivariat dengan Regresi Logistik model Determinan. Analisis spasial menggunakan fungsi klasifikasi dengan metode Natural breaks. Hasil Penelitian: Determinan perilaku merokok pelajar di Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Berbasis Sekolah tahun 2015, yaitu pernah diserang secara fisik (OR 2,03), pernah di-bully (OR 1,2), konsumsi obat terlarang (OR 9,8), dan konsumsi alkohol (OR 13,4). Prevalensi tertinggi pelajar yang pernah diserang serang secara fisik dan merokok berada di region Sumatera (16%). Prevalensi tertinggi pelajar yang pernah di-bully dan merokok berada di region Sumatera (13,9%). Prevalensi tertinggi pelajar yang pernah mengonsumsi obat terlarang dan merokok berada di region Sumatera (93,3%). Prevalensi tertinggi pelajar yang pernah mengonsumsi alkohol dan merokok berada di region Sumatera (64%). Kesimpulan: Faktor yang paling mempengaruhi perilaku merokok pada pelajar adalah konsumsi alkohol. Masing-masing determinan perilaku merokok tertinggi berada di region Sumatera. Peneliti menyarankan kepada pelajar agar dapat menghindari faktor yang dapat mempengaruhi perilaku merokok, terutama konsumsi alkohol. | Background: Global School-based Health Survey (GSHS) 2015 in Indonesia was divided into three regions. The survey showed that the main problem behavior among students was smoking. Cigarette contain dangerous substances which when accumulated in the body can cause various diseases. This study was conducted to analyze smoking behavior determinant of Indonesia’s high school students based on Indonesian GSHS 2015 and its regional mapping. Methodology: This quantitative research uses a cross-sectional approach and descriptive design with geographic information system. Analysis was performed on 8.634 samples that were selected by Probability Proportionate to Size method. Multivariate analysis was done by logistic regression. Spatial analysis was done by classification function with natural breaks method. Result: The result showed that smoking behavior determinant of Indonesia’s high school students were have been physically attacked (OR 2,03), have been bullied (OR 1,2), drug use (OR 9,8) and alcohol use (OR 13,4). Highest prevalence of students have been physically attacked and smoking was in Sumatera region (16%). Highest prevalence of students have been bullied and smoking was in Sumatera region (13,9%). Highest prevalence of students were drug use and smoking was in Sumatera region (93,3%). Highest prevalence of students were alcohol use and smoking was in Sumatra region (64%). Conclusion: Based on Indonesian GSHS 2015, alcohol use was strongly associated with students’ smoking behavior. Each of the highest determinants of smoking in Indonesia’s high school students was in Sumatera region. We advise students to avoid determinant of smoking behavior, especially alcohol use. | |
| 27042 | 30396 | F1D015025 | Pemikiran Politik Raja Ali Haji tentang Kekuasaan Tradisional Melayu dalam Pemerintahan Kerjaaan Riau-Lingga | Artikel hasil penelitian ini bertujuan antara lain sebagai berikut: Pertama, memahami perspektif pemikiran Raja Ali Haji tentang Kekuasaan Tradisional Melayu. Kedua, mengetahui dan memahami pemikiran Raja Ali Haji tentang kekuasaan tradisional Melayu dalam Pemerintahan kerajaan Riau-Lingga. Dilandasi oleh perspektif filsafat politik dan paradigma konstruktivisme, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan hermeneutika. Sementara data diperoleh dengan menggunakan teknik analisis data penafsiran teks secara mendalam dari Hans Georg Gadamer. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pemikiran politik Raja Ali Haji tentang Kekuasaan Tradisional Melayu dalam Pemerintahan Kerajaan Riau-Lingga yang bermula dari Melayu klasik, Melayu baru hingga Melayu modern dan kondisi sosial budaya di Riau-Lingga. Kekuasaan Tradisional Melayu merupakan kekuasaan pemerintah kerajaan yang berawal dari pengaruh Budha menuju Islamisasi. Dalam hal ini, kekuasaan tradisional Melayu dalam pemerintahan di Riau-Lingga. Pemerintahan Kerajaan merupakan pemerintahan monarki menuju teo-monarki di Riau-Lingga dengan tiga aspek pokoknya aspek falsafah kebudayaan dan kebahasaan, sejarah melayu dan pemerintan sebagai tempat berhukum dengan tiga aspek pokoknya, yaitu era pembaharuan menuju perubahan struktur pemerintahan dengan karakter pemerintahan dominasi Islam. Sedangkan kekuasaan Melayu adalah kekuasaan yang akan membangun sistem teo-monarki di kerajaan Riau-Lingga. Kesimpulan kekuasaan tradisional Melayu adalah teori yang berkaitan dengan struktur sosial budaya dengan mengantarkan kerajaan Riau-Lingga untuk membangun sebagai tempat berhukum. | The research articles aim to include the following: First, to understand the perspective of Raja Ali Haji's thoughts on Malay Traditional Power. Second, knowing and understanding Raja Ali Haji's thoughts about traditional Malay rule in the Riau-Lingga kingdom. Based on the perspective of political philosophy and constructivism paradigm, this study uses a qualitative research method with a hermeneutic approach. Meanwhile, the data were obtained by using data analysis techniques of text interpretation in depth from Hans Georg Gadamer. The results of this study reveal that Raja Ali Haji's political thinking about Traditional Malay Power in the Riau-Lingga Kingdom Government originated from classical Malay, new Malay to modern Malay and socio-cultural conditions in Riau-Lingga. Traditional Malay power was the power of the royal government which originated from Buddhist influence towards Islamization. In this case, the traditional Malay power in governance in Riau-Lingga. Kingdom Government is a monarchical government towards theo-monarchy in Riau-Lingga with three main aspects, namely aspects of cultural and linguistic philosophy, Malay history and government as a place of law with three main aspects, namely the era of reform towards changes in the government structure with the character of the Islamic domination government. Meanwhile, the Malay power is the power that will build the theo-monarchy system in the Riau-Lingga kingdom. The conclusion of traditional Malay power is a theory related to the socio-cultural structure by leading the Riau-Lingga kingdom to build it as a legal place. | |
| 27043 | 30398 | H1A016020 | Metode Grey Level Run Lenght Matrix Pada Pengukuran Tekstur Sel Blast | Darah adalah salah satu bagian penting pada tubuh manusia yang berfungsi mengangkut senyawa seperti nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh serta mentranspor produk buangan dari sel. Sel darah putih (leukosit) berfungsi untuk melawan berbagai penyakit yang menyerang manusia. Darah manusia tersusun dari empat komponen utama, yaitu sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), plasma darah, dan trombosit (keping darah). Keempat komponen tersebut dapat mengalami sebuah masalah sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Akibatnya malfungsi dari darah sehingga bisa mengalami penyakit kelainan darah, karena hal tersebut maka deteksi dini terhadap kelainan atau gejala penyakit dapat dilakukan dengan meneliti bagian pada darah itu sendiri. Pada penelitian ini menggunakan metode run lenght yang mampu menghasilkan 5 ciri tekstur citra yang dapat meningkatkan akurasi secara signifikan. Metode run length ini mengenali jumlah run pada suatu piksel dengan level intensitas sama dan berurutan dalam suatu arah tertentu. Ciri tekstur citra dapat diperoleh dengan nilai SRE (Short Run Emphasis), LRE (Long Run Emphasis), GRU (Gray Level Uniformity), RPC (Run Percentage), RLNU (Run Lenght Non Uniformity). Percobaan dilakukan terhadap 61 data citra sel darah putih yang memiliki karakteristik yang beragam. Berdasarkan objek hasil segmentasi yang mengeksplorasi informasi luas area piksel yang selanjutnya diklasifikasikan kedalam dua jenis sel blast berdasarkan nilai Backpropagation dengan tingkat keakurasian 100%. | Blood is an important part of the human body that functions to transport compounds such as nutrients and oxygen throughout the body and transport waste products from cells. Human blood is composed of four main components, namely red blood cells (erythrocytes), white blood cells (leukocytes), blood plasma, and platelets (blood plates). These four components can experience a problem so that they cannot function properly. As a result of malfunctions from the blood so that they can experience blood disorders, because of this, early detection of abnormalities or symptoms of the disease can be done by examining parts of the blood itself. The advantage of the run length method is that it is able to produce 5 features of the image texture which can significantly increase the accuracy. This run length method recognizes the number of runs on a pixel with the same and consecutive intensity levels in a particular direction. Image texture characteristics can be obtained with the value of SRE (Short Run Emphasis), LRE (Long Run Emphasis), GRU (Gray Level Uniformity), RPC (Run Percentage), RLNU (Run Length Non Uniformity). Experiments were carried out on 61 data images of white blood cells that have various characteristics. Based on the object of the segmentation that explores information on the area of the pixel, which is then classified into two types of blast cells based on the Backpropagation value with an accuracy level of 100%. | |
| 27044 | 30397 | H1A016076 | PENJADWALAN KELAS BERBASIS SMT(SATISFIABILITY MODULO THEORIES) TANPA PARTISI DATA MASUKAN DI FAKULTAS TEKNIK UNSOED | Bersamaan dengan perkembangan zaman, teknologi otomatisasi juga semakin berkembang dan sangat dibutuhkan. Selain itu masalah penjadwalan mata kuliah yang ada pada Fakultas Teknik seperti jadwal yang bertabrakan dan juga pembagian kelas untuk mata kuliah yang kurang merata. Pada penelitian ini peneliti ingin mengembangkan teknologi otomatisasi tersebut sebagai alat untuk mempermudah pembuatan jadwal yang dalam hal ini peneliti menggunakan library PySMT yang menggunakan bahasa pemrograman Python. Penelitian ini memiliki beberapa tahapan yaitu: tahap persiapan, tahap pengumpulan data, tahap encoding data, tahap pengembangan aplikasi, tahap pengujian aplikasi, dan tahap analisis hasil. Data yang digunakan pada penelitian ini yaitu: data mata kuliah Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman, Jadwal Dosen, constraint, jadwal khusus yang diminta dosen, ruangan dan kapasitas kelas. PySMT dapat memudahkan proses pembuatan jadwal mata kuliah di Fakultas Teknik Universitas Jenderal Soedirman. Faktor-faktor yang memengaruhi kecepatan dan keefektifan dari jadwal yang terbentuk oleh program diantarannya: kuantitas dari input data, domains, dan constraint yang diberikan. | Along with the times, automation technology is also growing and is very much needed. In addition, the problem of scheduling courses at the Faculty of Engineering, such as conflicting schedules and also class division for courses, is not evenly distributed. In this study, the researcher wants to develop the automation technology as a tool to facilitate scheduling, in this case the researcher uses the PySMT library which uses the Python programming language. This research has several stages, namely: the preparation stage, the data collection stage, the data encoding stage, the application development stage, the application testing stage, and the results analysis stage. The data used in this study are: data on the Faculty of Engineering, Jenderal Soedirman University, lecturer schedules, constraints, special schedules requested by lecturers, room and class capacity. PySMT can facilitate the process of making course schedules at the Faculty of Engineering, Jenderal Soedirman University. The factors that affect the speed and effectiveness of the schedule formed by the program include: the quantity of input data, domains, and the constraints given. | |
| 27045 | 30399 | A1L113073 | APLIKASI BIOCHAR DAN VERMIKOMPOS TERHADAP SERAPAN NITROGEN DAN FOSFOR SERTA HASIL TANAMAN EDAMAME (Glycine max (L.) Merrill) PADA TANAH ALFISOL | Tanah Alfisol merupakan tanah yang menyebar di daerah semi-arid sampai daerah tropis. Penggunaan tanah alfisol sebagai perluasan lahan bagi budidaya tanaman kedelai edamame sangat potensial. Pengaplikasian biochar dan vermikompos digunakan untuk memperbaiki tanah dan mensuplai unsur hara pada tanah alfisol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi biochar dan vermikompos terhadap serapan nitrogen fosfor dan hasil tanaman kedelai edamame (Glycine max (L.) Merrill) di tanah alfisol. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus 2019 sampai Desember 2019 di kebun percobaan dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) terdiri dari 2 faktor. Faktor I yaitu aplikasi biochar, terdiri dari 4 taraf jenis yaitu B0: tanpa biochar, B1: 10 ton/ha, B2: 20 ton/ha, B3: 30 ton/ha. Faktor II yaitu aplikasi vermikompos, terdiri dari 3 taraf jenis yaitu V0: tanpa vermikompos, V1: 10 ton/ha, V2: 20 ton/ha. Variabel yang diamati adalah analisis tanah awal, analisis N dan P tersedia, LPT dan LAB, Bobot polong segar per tanaman, Jumlah polong per tanaman, analisis N dan P jaringan tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis biochar belum mampu meningkatkan serapan nitrogen, fosfor dan hasil tanaman, sedangkan vermikompos dapat meningkatkan P jaringan, P tersedia, dan hasil tanaman tetapi tidak meningkatkan N jaringan, N tersedia, LPT dan LAB. Hasil tertinggi diperoleh pada taraf aplikasi biochar 30 ton/ha. Hasil tertinggi aplikasi vermikompos diperoleh pada taraf 20 ton/ha. Aplikasi kombinasi vermikompos dan biochar tidak terjadi interaksi serta tidak dapat berperan dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. | Alfisol soil is soil which spread in semi-arid regions up to the tropics. The use of alfisol soil as land expansion for edamame soybean cultivation is very potential. The application of biochar and vermicompost is used to improve soil and supply nutrients to alfisol soil. This study aims to determine the effect of biochar and vermicompost applications on nitrogen and phosphorus uptake and yield of edamame (Glycine max (L.) Merrill) soybean plants in alfisol soils. The study was conducted in August 2019 to December 2019 in the experimental garden and the Agronomy and Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The study used a Complete Randomized Block Design (RCBD) consisting of 2 factors. The first factor is biochar application, consisting of 4 types of species, namely B0: without biochar, B1: 10 tons/ha, B2: 20 tons/ha, B3: 30 tons/ha. Second factor is vermicompost application, consists of 3 types, namely V0: without vermicompost, V1: 10 tons/ha, V2: 20 tons/ha. Variables observed were preliminary soil analysis, availability of N and P, CGR and NAR, fresh pod weight per plant, number of pods per plant, N and P analysis. The results showed that biochar unable to increase nitrogen phosphorus uptake and yield, whereas vermicompost able to take a role in increasing P tissue, P availability, and yield but does not increase N tissue, N availability, CGR and NAR. The highest yield was obtained at biochar application level of 30 tons/ha. The highest yield of vermicompost application was obtained at a level of 20 tons/ha. There is no interaction between application of vermicompost and biochar alongside lacking the ability to take a role in increasing plant growth and yield. | |
| 27046 | 30401 | D1A015147 | KUALITAS FISIK DAGING AYAM PETELUR AFKIR BAGIAN PAHA YANG DIRENDAM LARUTAN JAHE (Zingiber officinale) PADA LAMA PERENDAMAN YANG BERBEDA | Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh perendaman larutan jahe terhadap pH, Daya Ikat Air, Susut Masak, dan Keempukan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ayam niaga petelur afkir. Penelitian dilakukan secara eksperimen dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari P0: perendaman sesaat P1: perendaman 30 menit, P2: perendaman 60 menit, dan P3: perendaman 90 menit. Data yang diperoleh Rata-rata pH perlakuan P0, P1, P2, P3 masing-masing yaitu 6.08 ± 0.19, 6.02 ± 0.20, 6.04 ± 0.11, dan 6.04 ± 0.13. Rata-rata daya ikat air perlakuan P0, P1, P2, P3 masing-masing yaitu 29.95 ± 11.94%, 36.95 ± 9.29%, 31.83 ± 10.62%, dan 31.46 ± 6.42%. Rata-rata susut masak perlakuan P0, P1, P2, P3 masing-masing yaitu 41.22 ± 2.15%, 40.91 ± 2.51%, 39.39 ± 1.70%, dan 41.55 ± 5.52% . Rata-rata keempukan perlakuan P0, P1, P2, P3 masing-masing yaitu 0.04 ± 0.01 mm/g/dt, 0.04 ± 0.01 mm/g/dt, 0.04 ± 0.01 mm/g/dt, dan 0.04 ± 0.01 mm/g/dt. Hasil analisis variansi menunjukan bahwa ,Lama perendaman daging ayam petelur afkir ,pada bagian paha menggunakan larutan jahe berdasarkan konsentrasi 20% pada lama perendaman yang berbeda, (sesaat, 30 menit, 60 menit , dan 90 menit ), terhadap keasaman (power of hidrogen), keempukan, daya ikat air, serta susut masak berpengaruh tidak nyata (P>0,5) atau mendapatkan hasil yang sama. | This research aims to determine the effect of soaking the ginger solution on the physical quality of meat. The variables observed were pH, water holding capacity, cooking losses, and tenderness. The material used is commercial laying chicken. The research method was carried out experimentally and used a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replication. The treatment consisted of P0: immersion 0 minutes, P1: immersion 30 minutes, P2: immersion 60 minutes, P3: immersion 90 minutes. Data obtained from the results of research average pH of the treatments P0, P1, P2, P3 were 6.08 ± 0.19, 6.02 ± 0.20, 6.04 ± 0.11, and 6.04 ± 0.13. The average water holding capacity of treatments P0, P1, P2, P3 are 29.95 ± 11.94%, 36.95 ± 9.29%, 31.83 ± 10.62%, dan 31.46 ± 6.42%, respectively. The average cooking losses in the treatments P0, P1, P2, P3 are 41.22 ± 2.15%, 40.91 ± 2.51%, 39.39 ± 1.70%, dan 41.55 ± 5.52%, respectively. The average treatment tenderness of P0, P1, P2, P3 were 0.04 ± 0.01 mm/g/sec, 0.04 ± 0.01 mm/g/sec, 0.04 ± 0.01 mm/g/sec, and 0.04 ± 0.01 mm/g/sec, respectively/sec. The results of the analysis of variance showed to, the length of immersion of the meat of the laying chicken, on the thighs using a ginger solution based on a concentration of 20% at different immersion times, against pH, tenderness, water holding capacity, and cooking loses effect is not real (P>0,5) or get the same result. | |
| 27047 | 30402 | C1G015009 | THE INCOME AND MARKETING MARGIN OF MINING GOLD IN PANCURENDANG VILLAGE AJIBARANG SUBDISTRICT BANYUMAS REGENCY | Salah satu wilayah yang memiliki potensi bahan galian emas di kabupaten Banyumas adalah di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang, hal ini dibuktikan dengan adanya kegiatan penambangan emas yang dikelola selama kurang lebih dua tahun. Usaha penambangan emas ini memberikan kontribusi bagi perekonomian warga khususnya di Desa Pancurendang Kecamatan Ajibarang Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung pendapatan dan menganalisis marjin pemasaran penambang emas. pendapatan yang diterima penambang Desa Pancurendang Kecamtan Ajibarang Kabupaten Banyumas mulai dari Rp652,000.00 dan paling banyak yaitu mencapai Rp745,500.00 dengan presentase terbesar yaitu 65 persen pada kelompok Rp733,812.5 sampai Rp745,500.00 dan jumlah 47 orang penambang. Kemudian, jumlah presentase paling sedikit yaitu 3 persen pada kelompok Rp722,125.00 sampai Rp733,812.5. Berdasarkan hasil penelitian, yang mendapat keuntungan terbesar yaitu pengepul atau tengkulak emas, karena besarnya potongan harga emas lebih sedikit dari pada pengrajin emas, dan biaya yang dikeluarkan oleh pengepul emas tidak ada, sedangkan biaya transportasi ditanggung oleh pengrajin emas yang membeli emas kepada pengepul atau tengkulak emas dengan cara mendatangi ke rumah pengepul atau tengkulak emas. | One area that has the potential for gold mining in Banyumas Regeny is Pancurendang Village, Ajibarang SubDistrict, this is evidenced by the existence of gold mining activities which have been managed for approximately two years. This gold mining business contributes to the economy of the residents, especially in Pancurendang Village, Ajibarang SubDistrict, Banyumas Regency. The purpose of this research is to calculate income and analyze the marketing margin of gold miners. The income received by miners in Pancurendang Village, Ajibarang Subdistrict, Banyumas Regency starts from Rp652,000.00 and the most is Rp745,500.00 with the largest percentage, namely 65 percent in the Rp733,812.5 to Rp745,500.00 group and a total of 47 miners. Then, the minimum percentage is 3 percent in the group of Rp722,125.00 to Rp733,812.5. Based on the research results, the gold collectors or middlemen get the biggest profit, because the amount of gold price discount is less than the gold craftsmen, and the costs incurred by gold collectors do not exist, while the transportation costs are borne by gold craftsmen who buy gold from the collectors or middlemen. gold by going to the collectors' houses or gold middlemen. | |
| 27048 | 30404 | H1B014031 | pemodelan regresi logistik biner pada data demam berdarah dengue | Penyakit demam berdarah dengue adalah suatu penyakit yang di sebabkan oleh virus Dengue dari genus Flavivirus, family Flavibiridae dengan perantara nyamuk Aedes Aegypty yang terinfeksi virus Dengue. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pasien yang menderita demam berdarah dan memodelkannya dengan menggunakan regresi logistik biner. Langkah-langkah penelitian ini adalah (1) melakukan analisis deskriptif dan (2) menentukan model regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap model rgresi logistik adalah kadar hemoglobin (X4), kadar leukosit (X6), dan kadar trombosit (X7), dengan nilai odds ratio, 12,534 untuk X4 sebesar 12,534 pada X6 sebesar 64,455, dan X7 sebesar 9,057. | Degue hemorrhagic fever is a disease caused by the Dengue virus of the genus Flavivirus, family Flavibiridae with the intermediary Aedes Aegypty infected with Dengue virus. This study aims to identify the factors that influence patients suffering from dengue fever using binary logistic regression. The steps of this research are (1) conducting descriptive analysis and (2) determining the binary logistic regression model. The results showed that the factors that significantly influenced the logistical progression model were hemoglobin (X4), leukocyte (X6), and platelet (X7) levels, with the oods ratio values are X4 of 12,534, X6 of 64,455, and X7 of 9,057. | |
| 27049 | 30405 | D1A015218 | DAYA TETAS DAN KEMATIAN EMBRIO PADA TELUR ITIK YANG DIOLESKAN CAIRAN CUKA PADA AKHIR PENETASAN | Penelitian ini berjudul “Daya Tetas Dan Kematian Embrio pada Telur Itik Yang Dioles Cairan Cuka Pada Akhir Penetasan”. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan asam cuka dengan taraf yang berbeda dalam meningkatkan daya tetas dan menurunkan kematian embrio telur Itik. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2019 - 28 Mei 2019 di Laboratorium Produksi Ternak Unggas Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Materi yang digunakan adalah telur tetas itik umur 1-7 hari sebanyak 180 butir telur dengan bobot 65-75 g, diambil dari induk berumur 16-18 minggu dan bentuk telur ideal untuk ditetaskan. Perlakuan yang dilakukan tanpa pengolesan (P0), pengolesan asam cuka dengan konsentrasi asam cuka 10% (P1), dan 20% (P2) masing-masing untuk 60 butir telur. Bahan yang digunakan pada penelitian yaitu Asam Asetat Glacial (cuka), KMnO4 dan formalin, dan air. Peralatan yang digunakan yaitu 4 unit mesin tetas, alat mengukur keremahan kerabang, dan kalkulator. Metode penelitian yang digunakan ekperimen, dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Setiap ulangan terdiri atas 10 telur itik. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Variansi (ANAVA) bila terdapat perbedaan maka diuji lanjut menggunakan metode Orthogonal Polinomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan daya tetas P0, P1 dan P2 masing-masing adalah 83,33 ± 14,04 persen; 93,75 ± 6,84 persen; dan 76,56 ± 15,29 persen. Rataan kematian embrio P0, P1, dan P2 masing-masing adalah 16,67 ± 14,04 %; 6,25 ± 6,85 %; dan 32,44 ± 15,29 %. Analisis variansi menunjukkan bahwa pengolesan asam cuka berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap daya tetas dan kematian embrio. Uji Orthogonal Polinomial menunjukkan bahwa kurva yang diperoleh kuadratik dengan titik optimal yang diperoleh 7%. Perlakuan P1 dan P2 berbeda nyata dengan perlakuan kontrol P0. Kesimpulan bahwa pengolesan larutan asam cuka 10% dapat meningkatkan daya tetas dan dapat mengurangi kematian embrio itik Tegal. | This research entitled "Hatchability and mortality of embryos in duck eggs smeared with vinegar at the end of hatching". This study was conducted to determine the effect of giving different levels of vinegar to increase hatchability and reduce mortality of duck eggs. This research was conducted on May 1, 2019 - May 28, 2019 at the Poultry Production Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The material used was 180 duck eggs 1-7 days old with a weight of 65-75 g, taken from 16-18 weeks old mother and ideal egg shape for hatching. The treatments were carried out without basting (P0), applying vinegar with a vinegar acid concentration of 10% (P1), and 20% (P2) for 60 eggs, respectively. The materials used in the study were glacial acetic acid (vinegar), KMnO4 and formalin, and water. The equipment used was 4 units of hatching machines, a tool for measuring shell weakness, and a calculator. The research method used was an experiment, with a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 6 replications. Each replication consisted of 10 duck eggs. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA). If there is a difference, then it is further tested using the Orthogonal Polynomial method. The results showed that the average hatchability of P0, P1 and P2 were 83.33 ± 14.04 percent, respectively; 93.75 ± 6.84 percent; and 76.56 ± 15.29 percent. The mean embryo mortality P0, P1, and P2 were 16.67 ± 14.04%, respectively; 6.25 ± 6.85%; and 32.44 ± 15.29%. Analysis of variance showed that vinegar acid application had a significant (P <0.05) effect on hatchability and embryo mortality. The Polynomial Orthogonal Test shows that the curve obtained is quadratic with the optimal point obtained at 7%. Treatment P1 and P2 were significantly different from treatment control P0. The conclusion is that application of 10% vinegar acid solution can increase hatchability and can reduce the mortality of Tegal duck embryos. | |
| 27050 | 30407 | J1A016027 | Effects of Depression on Jackson Maine’s character in A Star Is Born Movie by Bradley Cooper (2018) | Penelitian ini berjudul Effects of Jackson Maine’s Depression in A Star Is Born Movie by Bradley Cooper. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa efek depresi yang dialami Bradley Cooper dalam film A Star Is Born (2018) menggunakan teori psychoanalysis dari Sigmund Freud. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Analisis data dilaksanakan dengan menggolongkan data, menganalisis data, dan menyimpulkan data. Selanjutnya, bagian diskusi dari penelitian ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama membahas mengenai depresi. Depresi yang dialami Jackson Maine berada dalam level yang tinggi, dimana membuat nya memiliki beberapa efek yang besar (bunuh diri). Bagian kedua mengenai gangguan penggunaan zat illegal (kecanduan). Penggunaan alkohol dan narkoba dalam jumlah banyak merupakan kecanduan utama dalam diri Jack. Bagian ketiga mengenai bunuh diri. Perilaku bunuh diri muncul karena depresi yang dimiliki, rasa bersalah dan juga tekanan. Di setiap bagian diskusi dari depresi dan juga efek nya muncul dalam adegan dan konteks cerita dibahas menggunakan teori psychoanalisis. Selanjutnya depresi dianalisis dengan mengidentifikasi tingkatan, proses penyembuhan dan juga kebiasaan atau aksi dari Jack saat membuat keputusan. Selain itu, efek dari depresi dianalisis dengan mengidentifikasi porsi dari id,ego, dan superego dalam diri Jackson Maine. hasil dari analisis ini dapat disimpulkan bahwa Id yang besar dalam diri Jack membuat dia tidak dapat mengontrol dirinya dan membuatnya mendapatkan efek yang besar. | This research is entitled “Effects of Jackson Maine’s Depression in A Star Is Born Movie by Bradley Cooper”. It aims to analyze the effects of depression in Bradley Cooper’s movie A Star Is Born (2018) by using Sigmund Freud’s psychoanalysis theory. This research uses qualitative method. The step for data analysis are by classifying the data, analyzing the data and concluding the data. Furthermore, the discussion of this study is divided into three main parts. The first part is about the depression. Depression on Jackson Maine is in a high stage, that makes him get some consequences. Society that does not help the healing process make him get the big effect of depression (suicide). The second part is about substance use disorder. Alcohol and drugs consumption in high intensity is the major addiction on Jack. The third part is about suicide. Suicidal behavior rise because his depression and feeling guilty. The discussion of this research is using psychoanalysis theory by Sigmund Freud. Then the depression are analyzed by identifying the stages, the healing process and also the habit or act of Jack in making a decision. The effects of depression analysis using id,ego and superego. The result of the research concludes that the big Id inside Jack makes him losse control of himself and got the big effects of depression. | |
| 27051 | 30406 | K1B016045 | APLIKASI TRAVELLING SALESMAN PROBLEM PADA PENGEDROPAN BARANG DI ANJUNGAN MENGGUNAKAN METODE INSERTION | Travelling Salesman Problem (TSP) merupakan permasalahan mencari lintasan terpendek seorang salesman harus mengunjungi semua kota yang akan dituju tepat sekali, dan kembali ke kota awal. Pada penelitian ini, penyelesaian TSP menggunakan metode nearest insertion, metode cheapest insertion, dan metode farthest insertion. Bantuan fungsi Software R digunakan untuk membuat program minimum TSP dari ketiga metode. Hasil TSP untuk jumlah titik yang sama dengan menggunakan tiga metode insertion tidak selalu menghasilkan bobot dan rute lintasan yang sama namun bergantung pada data yang digunakan. | Travelling Salesman Problem (TSP) is a problem to find the shortest path a salesman must visits all the cities exactly once, and return to the starting city. In this research, the methods for TSP used are the nearest insertion method, the cheapest insertion method, and the farthest insertion method. With help the function of Software R to create a minimum TSP program from three insertion methods. The TSP results for the same number of points using three insertion methods do not always have the same weight and route but depending on the data used. | |
| 27052 | 30410 | F1A016011 | SEKSISME PELAKOR DI MEDIA SOSIAL (Persepsi Warganet Mengenai Keterlibatan Perempuan dalam Kasus Perselingkuhan di Media Sosial Instagram) | Pelakor (Perebut lelaki orang) merupakan kata yang saat ini digunakan untuk menyebut perempuan pihak ketiga yang terlibat dalam kasus perselingkuhan. Penyebutan pelakor sering digunakan setelah munculnya video mengenai kasus perselingkuhan yang viral di media sosial. Saat ini penyebutan pelakor turut memunculkan banyak komentar-komentar seksis dan mengandung kebencian terhadap perempuan (misogyny) kepada perempuan yang terlibat dalam isu perselingkuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sikap seksisme warganet terhadap isu pelakor dengan bentuk-bentuk seksis yang berbeda tiap komentarnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang menggunakan metode analisis wacana kritis Sara Mills. Bahan penelitian ini berupa komentar-komentar dari postingan mengenai kasus perselingkuhan di akun instagram @lambe_pelakor. Berdasarkan hasil penelitian, sikap seksisme warganet terhadap isu pelakor dapat diketahui dalam empat bentuk seksisme yang terlihat dari komentar warganet. Keempat bentuk seksisme tersebut adalah: [1] Komentar yang dikriminatif terhadap sosok perempuan. [2] Komentar berbentuk pelecehan seksual secara online yang saat ini rentan terjadi terhadap perempuan dan aktivitasnya di dunia maya. [3] Komentar yang mengobjektifikasi dan mendehumanisasi sosok perempuan sebagai makanan atau benda mati. [4] Komentar seksis dan misogynis terhadap perempuan yang terlibat dalam kasus perselingkuhan yang bernada keagamaan. Rekomendasi penelitian ini adalah literasi media menjadi upaya yang dapat dilakukan dalam rangka mengedukasi warganet tentang berbagai isu dan wacana gender dan feminis. | Pelakor (Perebut lelaki orang) is a word currently used to refer to third-party women involved in infidelity cases. The mention of pelakor is often used after the emergence of videos about infidelity cases that went viral on social media. Nowadays, the mention of pelakor also raises many sexist and misogyny comments towards women involved in the issue of infidelity. This research aims to examine the sexism of citizens on the issue of pelakor with different sexist forms of each comment. This research is a descriptive qualitative study that uses sara mills critical discourse analysis method. The research material is in the form of comments from posts about infidelity cases on instagram @lambe_pelakor. Based on the results of the study, the attitude of sexism towards the issue of pelakor can be known in four forms of sexism seen from the comments of citizens. The four forms of sexism are: [1] Comments that are criminalized against female figures. [2] The comments take the form of online sexual harassment that is currently vulnerable to women and their activities in cyberspace. [3] Comments objectifying and dehumanizing female figures as food or inanimate objects. [4] Sexist and misogynistic comments towards women involved in religious infidelity cases. The study's recommendation is that media literacy be an effort that can be made in order to educate citizens about various issues and discourses of gender and feminists. | |
| 27053 | 30409 | F1F016024 | Dampak Implementasi Gastrodiplomacy Korea Selatan di Indonesia (Studi Kasus: Gastrodiplomacy Purwokerto Tahun 2016-2019) | Penelitian berjudul “Dampak Implementasi Gastrodiplomacy Korea Selatan di Indonesia (Studi Kasus: Gastrodiplomacy di Purwokerto 2016-2019)” bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh atau dampak dari bentuk implementasi gastrodiplomacy Korea Selatan tahun 2016 -2019 yang dilakukan di Indonesia hingga Purwokerto. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan konsep soft power dan gastrodiplomacy yang dimana konsep soft power merupakan sebuah kemampuan untuk mempengaruhi pihak lain dengan menggunakan daya tarik yang bersumber dari nilai, budaya serta kebijakan sedangkan gastrodiplomacy merupakan sebudah seni diplomasi yang menggunakan makanan sebagai media atau alat untuk berdiplomasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Dalam mengumpulkan data, penulis melakukan wawancara, studi pustaka dan menggunakan data-data yang diambil dari beberapa sumber internet. Hasil dari penelitian ini adalah menunjukan bahwa bentuk implementasi gastrodiplomacy Korea Selatan yang dilakukan di Indonesia hingga Purwokerto sangatlah beragam baik melalui festival makanan, media sosial, restoran Korea yang memberikan pengaruh yang cukup besar dalam diplomasi kuliner Korea Selatan di Indonesia dan Purwokerto. Kata Kunci: Soft Power, Gastrodiplomacy, Korea Selatan, Indonesia, Purwokerto | This research entitled "The Impact of Implementation of South Korean Gastrodiplomacy in Indonesia (Case Study: Gastrodiplomacy in Purwokerto 2016-2019)" aims to analyze how the effect or impact of the implementation gastrodiplomacy of South Korean in 2016-2019 was carried out in Indonesia to Purwokerto. In this study, researchers used the concept of soft power and gastrodiplomacy, where the concept of soft power is the ability to influence other parties by using attractiveness that comes from values, culture and policy, while gastrodiplomacy is as easy as the art of diplomacy that uses food as a media or tool for diplomacy. The method used in this research is descriptive qualitative method. In collecting data, the authors conducted interviews, literature studies and used data taken from several internet sources. The results of this research indicate that the forms of implementation of South Korean gastrodiplomacy carried out in Indonesia to Purwokerto are very diverse, both through food festivals, social media, Korean restaurants which have a considerable influence on South Korean culinary diplomacy in Indonesia and Purwokerto. Keywords: Soft Power, Gastrodiplomacy, South Korea, Indonesia, Purwokerto | |
| 27054 | 30354 | B1B016016 | Xylanolytic Bacteria Isolated from Mangrove Sediment, Logending Coast Kebumen | Pantai Logending merupakan salah satu ekosistem mangrove yang terletak di Pantai Selatan Jawa Tengah di Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen. Ekosistem mangrove dikenal sebagai kawasan ekstrim, karena memiliki salinitas tinggi, tekanan tinggi, dan keasaman kuat namun kawasan ini kaya akan nutrisi. Kondisi tersebut merupakan faktor seleksi keanekaragaman mikroba. Xilan merupakan hemiselulosa utama yang mendominasi 30% dari komponen dinding sel tumbuhan. Bakteri penghasil xilanase adalah bakteri yang mampu mendegradasi xilan sebagai substratnya. Xilanase memiliki potensi untuk berbagai industri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan bakteri yang diisolasi dari sedimen mangrove, Pantai Logending Kebumen dalam mendegradasi xilan, mengetahui aktivitas xilanolitik dan aktivitas enzim yang dihasilkan oleh isolat bakteri terpilih, dan mengetahui identitas isolat bakteri terpilih yang memiliki kemampuan tinggi dalam produksi xilanase. Skrining kemampuan isolat bakteri dalam mendegradasi xilan dan uji aktivitas enzimatik bakteri xilanolitik dilakukan pada Medium Mineral Basal yang diperkaya dengan xilan. Karakterisasi isolat bakteri terpilih meliputi karakter morfologi, biokimia, fisiologis dan nutrisi. Aktivitas bakteri xilanolitik diukur berdasarkan nilai absorbansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 35 isolat bakteri, terdapat 14 isolat yang mampu mendegradasi xilan. Dari isolat tersebut, tiga isolat LG2, LG63, LG101 menunjukkan aktivitas yang tinggi dalam mendegradasi xilan dengan indeks aktivitas xilanolitik masing-masing sebesar 8, 4.25, dan 7. Aktivitas enzim dari isolat terpilih (LG2, LG63, LG101) berturut-turut adalah 0,014 U/mL, 0,003 U/mL dan 0,007 U/mL. Isolat terpilih (LG2, LG63 LG101) diidentifikasi sebagai anggota genus Pseudomonas, famili Enterobacteriaceae dan genus Bacillus. | Logending coast is one of the mangroves ecosystems located in South Coast Central Java in Ayah Village, Ayah District, Kebumen Regency. Mangrove ecosystem is known as extreme conditions, due to it has high salinity, high pressure, and strong acidity however this area have nutrient rich. Those conditions are factors for natural selection of microbial diversity. Xylans are the main hemicellulose in plants dominating 30% of plant cell wall material. Xylanase producing bacteria are bacteria capable of degrading xylan as their substrate. Xylanase has potential for various industries. The purposes of this study were to know the capability of bacteria isolated from mangroves sediment, Logending Coast Kebumen in degrading xylan, to know the xylanolytic activity and enzyme activity produced by the selected bacterial isolates, and to know the identity of the selected bacterial isolates having high capability in producing xylanase. Screening the ability of the bacterial isolates in degrading xylan and enzymatic activity assay of xylanolytic bacteria were carried out on Mineral Basal Medium enriched with xylan. Characterization of the selected bacterial isolates included morphological, biochemical, physiological and nutritional characteristics. The activity of xylanolytic bacteria was measured based on the absorbance values. The results showed that of the 35 bacterial isolates, amount of 14 isolates was able to degrade xylan. Three isolates of LG2, LG63, LG101 showed high performance in degrading xylan with xylanolytic activity indexes of 8, 4.25, and 7, respectively. The enzyme activity of those isolates (LG2, LG63, LG101) were 0.014 U/mL, 0.003 U/mL and 0.007 U/mL, respectively. The selected isolates of LG2, LG63, LG101 were identified as members of the genus Pseudomonas, the family Enterobacteriaceae and the genus Bacillus, respectively. | |
| 27055 | 30412 | G1A016007 | FAKTOR RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PETANI DESA PETIR, KECAMATAN KALIBAGOR, BANYUMAS | Faktor Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Petani Desa Petir, Kecamatan Kalibagor, Banyumas Destia Nur Milenia S.1, Nendyah Roestijawati2, Yudhi Wibowo3 1Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman, email : fk@unsoed.ac.id 2Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman 3Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman Email : destiasetiabudi@gmail.com ABSTRAK Latar belakang : Musculoskeletal disorders (MSDs) merupakan kelompok kondisi patologis yang mempengaruhi keadaan normal jaringan halus dari sistem musculoskeletal yang mencakup sistem syaraf, otot, tendon dan jaringan penunjang seperti tulang belakang. Salah satu pekerjaan yang memiliki risiko tinggi yaitu petani, dilihat dari jenis aktivitas dan lingkungan kerjanya. Faktor risiko terjadinya musculoskeletal disorders dapat berasal dar individu maupun faktor pekerjaan. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui faktor risiko musculoskeletal disorders pada petani Desa Petir, Kecamatan Kalibagor, Banyumas. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian jenis analitik observasional dengan desain penelitian cross-sectional study. Sampel penelitian ini adalah 75 petani di Desa Petir pada tahun 2019 yang dipilih dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara kuesioner, dan pengukuran tinggi serta berat badan. Analisis univariat menggunakan frekuensi distribusi dan analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui faktor risiko MSDs. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan dari 75 responden sebanyak 67 responden (89%) memiliki keluhan MSDs, dan sebanyak 8 responden (11%) tidak mengeluhkan MSDs. hasil analisis bivariat dengan uji Fisher menunjukkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan MSDs adalah masa kerja (p <0.05), sedangkan faktor risiko usia, jenis kelamin, IMT, kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok, dan durasi kerja tidak berhubungan dengan MSDs pada petani Desa Petir (p >0.05). Kesimpulan : Terdapat hubungan masa kerja dengan MSDs dan tidak terdapat hubungan antara usia, jenis kelamin, IMT, kebiasaan olahraga, kebiasaan merokok, dan durasi kerja dengan MSDs pada petani Desa Petir. Kata kunci : Faktor risiko, Musculoskeletal disorders, MSDs, petani, masa kerja | Risk Factors of Musculoskeletal Disorders (MSDs) In Farmers In Petir Village, Kalibagor Banyumas Destia Nur Milenia S.1, Nendyah Roestijawati2, Yudhi Wibowo3 1Medical Faculty of Jenderal Soedirman University, email : fk@unsoed.ac.id 2 Medical Faculty of Jenderal Soedirman University 3 Public Health Science, Medical Faculty of Jenderal Soedirman University Email : destiasetiabudi@gmail.com ABSTRACT Background : Musculoskeletal disorders (MSDs) are a group of pathological conditions that affect the normal state of the smooth tissue of the musculoskeletal system which includes the nervous system, muscles, tendons and supporting tissues such as the spine. One job that has a high risk is farmers, seen from the type of activity and work environment.Risk factor that caused musculoskeletal disorders came from individuals and work-related factors. Objective : The purpose of this study was to determine the risk factors for musculoskeletal disorders in the farmers of Petir Village, Kalibagor, Banyumas. Methods : This study was an observational analytic study with a cross-sectional study design. The research sample was 75 farmers in Petir Village in 2019 who were selected by purposive sampling method. Data collection by interview questionnaire, and measurement of height and weight. Univariate analysis in this study used distribution frequency and bivariate analysis used Chi-Square test to determine risk factors of MSDs. Result : The results showed that 67 respondents of 75 respondents (89%) had complaints of MSDs, and 8 respondents (11%) did not complain about MSDs. Bivariate analysis results with Fisher's test showed that work period had correlation with MSDs (p <0.05), while for age, sex, BMI, exercise habits, smoking habits, and duration of work had not correlation with MSDs in Petir Village farmers (p> 0.05). Conclusions : There was correlation between work period with MSDs and there is no correlation between age, sex, BMI, exercise habits, smoking habits, and duration of work with MSDs in Petir Village farmers. Keywords: Risk factors, Musculoskeletal disorders, MSDs, farmers, work period | |
| 27056 | 30413 | A1C014008 | KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI KACANG TANAH TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA KRAMAT KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS | Desa Kramat adalah desa yang berada di Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas yang memiliki luas lahan rata-rata sebesar 0,44 ha. Salah satu komoditas unggulan petaninya adalah komoditas kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk: a) Menghitung besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan dari usahatani kacang tanah, b) Menghitung besarnya pendapatan rumah tangga petani kacang tanah, c) Menghitung besarnya kontribusi pendapatan dari usahatani kacang tanah terhadap pendapatan rumah tangga petani. Penelitian dilaksanakan di Desa Kramat Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas pada 22 april sampai 23 mei 2019. Tempat dilakukan secara sengaja atau (purposive). Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Metode analisis data yang digunakan analisis biaya dan pendapatan, pendapatan rumah tangga, dan analisis kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukan: (1) rata-rata pendapatan usahatani kacang tanah per hektar sebesar Rp3.718.102,40, (2) kontribusi pendapatan usahatani kacang tanah sebesar 23 persen, (3) pendapatan rumah tangga berasal dari pendapatan off farm sebesar 12.390.814,8, dan pendapatan non farm sebesar Rp670.000. | Kramat Village is located in Kembaran, Banyumas, Central Javawith a which has an average land area of 0,44 ha. The groundnut commodity is one of the leading comodities for farmers in Kramat village. This study aimed at: a) Calculating the amount of costs, revenues, and income from groundnut farming, b) Calculating the amount of groundnut farmer household income, c) Calculating the amount of income contribution from groundnut farming to farmer household income. The research was conducted in Kramat, Kembaran, Banyumas, West Java on 22nd of April to 23rd of May, 2019.The place is selected on purpose (purposive).The sample technique that has been done is simple random.The data analysis methods used are cost and income analysis, household income, and income contribution analysis.The results of this research showed: (1) the average income each hectare of groundnut farming was IDR 3.718.102,40, (2) the contribution of peanut farming income was 23 persent, (3) household income came from off farm income of Rp. IDR 12.390.814,8, and non-farm income of IDR 670.000. | |
| 27057 | 30415 | F1G014012 | ANALISIS STRUKTURAL NOVEL JPRUT KARYA PUTU WIJAYA | RINGKASAN Penelitian ini berjudul ”Analisis Struktural Novel Jprut Karya Putu Wijaya”. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai struktur novel yang ada dalam novel Jprut karya Putu Wijaya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi analisis, dengan fokus penelitian struktural dalam novel Jprut. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan membaca secara intensifdan memahami isi novel, kemudian mencatat bagian-bagian yang mendeskripsikan struktur novel. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan pendekatan struktural. Setelah itu menyimpulkan hasil analisis berdasarkan rumusan masalah. Hasil penelitian kemudian dijelaskan secara deskriptif, dengan hasil analisis yang diperoleh bahwa; (1) tokoh ; Amat, Bu Amat, Ami, Pak Alit, dan Pak Radja. (2) latar; latar tempat yaitu Rumah Amat, Lingkungan Rumah Amat, Rumah Pak Radja, Kantor Redaksi Koran, dan Restoran. Latar waktu yaitu Tahun 2004, Bulan Agustus, Bulan Desember, pagi hari, dan malam hari. (3) alur yang digunakan adalah alur lurus dengan menggunakan tujuh tahapan alur menurut Aminuddin. (4) sudut pandang sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang persona pertama Aku sebagai pelaku utama dan tokoh utama. (5) amanat yang terkandung dalam novel Jprutadalah rasa kemanusiaan dan mengajarkan nasionalisme. Kata kunci: Novel, Struktural, Analisis Struktural, Jprut. | SUMMARY The thesis entilted “Analisis Struktural Novel Jprut Karya Putu Wijaya”. This study aims to describe the novel structure that is in the novel Jprut works Putu Wijaya. The research method used in this study is the description of the analysis, with the focus of structural research in the novel Jprut.The technique used in data collection is by reading intensively and understanding the contents of the novel, then noting the parts that describe the structure of the novel. Then, the data were analyzed using a structural approach. After that concludes the analysis based on the problem formulation. The research results are then explained descriptively, with the results of the analysis obtained that; (1) figure; Amat, Bu Amat, Ami, Pak Alit, and Pak Radja.(2) background; the place setting is Amat House, Amat House Environment, Pak Radja's House, Newspaper Editorial Office, and Restaurant. The time setting is 2004, August, December, morning and evening. (3) the path used is a straight path using seven stages according to Aminuddin. (4) point of view The point of view used is the perspective of the first person I as the main actor and main character.(5) the mandate contained in Jprut's novel is humanity and teaches nationalism. Keywords:Novel, Structural, Structure Analysis, Jprut. | |
| 27058 | 30416 | C1C016011 | PENGARUH PELAPORAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY, GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahan Pertambangan yang Terdaftar pada Bursa Efek Indonesia Tahun 2016-2018) | Abstraksi Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengungkapan corporate social responsibility, good corporate governance dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan pertambangan yang terdaftar pada bursa efek Indonesia tahun 2016-2018. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh perusahaan sektor pertambangan yang terdaftar di BEI tahun 2016-2018. Di dalam penelitian ini mengambil sampel dengan metode purposive sampling yaitu sampel yang digunakan harus memenuhi beberapa kriteria yang sesuai dengan informasi yang harus dicari, sehingga informasi tersebut dapat tepat secara maksimal. Kriteria sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar scara berturut-turut pada bursa efek Indonesia tahun 2016-2018. Hasil penelitian penelitian ini menunjukan bahwa : (1) corporate social responsibility tidak berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan, (2) good corporate governance memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan, (3) profitabilitas memiliki pengaruh positif terhadap nilai perusahaan. Implikasi terhadap hasil penelitian diatas adalah CSR tidak memiliki pengaruh dalam naik turunnya suatu nilai perusahaan. Karena kasus yang terjadi di Indonesia masih banyak perusahaan yang tidak mementingkan CSR dan berpikiran jika CSR bukan merupakan sesuatu yang mendesak untuk dilakukan. Kebanyakan investor masih berfokus pada memperhatikan seberapa banyak perushaaan menghasilkan keuntungan sehingga deviden yang dibagikan juga akan banyak. Sehingga faktor non keuangan seperti CSR belum terlalu diperhatikan dalam membuat keputusan oleh investor. Nilai perusahaan dapat dipengaruhi oleh GCG dan profitabilitas, dengan kualitas tata kelola yang baik dalam perusahaan dapat mendorong pola kerja manajemen yang bersih, transparansi dan profesional. Dan semakin profitabilitas perusahaan tinggi, maka respon stakeholders akan baik pula. GCG dan profitabilitas dapat menjadi bahan pertimbangan bagi investor yang akan mengambil keputusan untuk berinvestasi. | Abstrac This research aims to determine the effect of corporate social responsibility disclosure, good corporate governance and profitability on the value of mining companies listed on the Indonesia stock exchange in 2016-2018. The population in this study is all mining sector companies listed on IDX in 2016-2018. In this study took samples with purposive sampling method that the sample used must meet several criteria that match the information to be searched, so that the information can be precise to the maximum. The sample criteria in this study are companies listed in succession on the Indonesia stock exchange in 2016-2018. The results of this research show that: (1) corporate social responsibility has no positive effect on the value of the company, (2) good corporate governance has a positive influence on the value of the company, (3) profitability has a positive influence on the value of the company. The implication of the above research results is that CSR has no influence in the ups and downs of a company's value. Because of the cases that occur in Indonesia there are still many companies that do not care about CSR and are minded if CSR is not something that is urgent to do. Most investors are still focused on paying attention to how much profit the dividend will have. So non-financial factors such as CSR have not been very considered in making decisions by investors. The value of the company can be influenced by GCG and profitability, with the quality of good governance within the company can encourage clean, transparency and professional management work patterns. And the higher the profitability of the company, the better the response of stakeholders. GCG and profitability can be considerations for investors who will take the decision to invest. | |
| 27059 | 30414 | D1A016063 | PENGGUNAAN ACIDIFIER SEBAGAI FEED ADDITIVE DALAM PAKAN YANG MENGANDUNG PROBIOTIK TERHADAP KONSUMSI PAKAN DAN PERTUMBUHAN AYAM BROILER | Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan dalam pakan yang mengandung probiotik terhadap konsumsi pakan dan pertumbuhan ayam broiler. Materi yang digunakan adalah DOC ayam broiler sebanyak 200 ekor. Perlakuan yang diaplikasikan yaitu R0 (tanpa acidifier), R1 (asam sitrat 1%), R2 (asam laktat 1%), R3 (asam format 1%). Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, setiap ulangan terdiri dari 10 ekor ayam. Rataan konsumsi pakan pada perlakuan R0, R1, R2, R3 secara berurutan yaitu 81,77 ± 1,82; 80,85 ± 10,01; 83,42 ± 7,42; 79,61 ± 5,61. Rataan pertumbuhan pada perlakuan R0, R1, R2, R3 secara berurutan yaitu 195,10 ± 10,96; 198,84 ± 13,12; 195,07 ± 5,74; 189,95 ± 10,45. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penggunaan acidifier dalam pakan yang mengandung probiotik tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kosumsi pakan dan pertumbuhan ayam broiler. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan acidifier dalam pakan yang mengandung probiotik menghasilkan konsumsi pakan sebesar 81,41 ± 6,21 dan pertumbuhan sebesar 194,74 ± 10,07. | This research was aims to examine effect of the use acidifier in feed containing probiotic on feed consumption and growth of broiler chiken. The materials used were 200 species of DOC broiler. The treatments applied is R0 (without acidifier), R1 (citric acid 1%), R2 (lactic acid 1%), R3 (formic acid 1%). This research was conducted by experimental method, using Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatmens and 5 replications, in which each replication consisted of 10 chikens. Average value feed consumption in treatments R0, R1, R2, R3 in a sequence were 81,77 ± 1,82; 80,85 ± 10,01; 83,42 ± 7,42; 79,61 ± 5,61. Average value growth in treatments R0, R1, R2, R3 in a sequence were 195,10 ± 10,96; 198,84 ± 13,12; 195,07 ± 5,74; 189,95 ± 10,45. Analysis of variance results showed that the use acidifier in feed containing probiotic had no significant effect (P>0,05) on feed consumption and growth of broiler chiken. The conclusion of this research is the use acidifier in feed containing probiotic resulted feed consumption of 81,41 ± 6,21 and growth value of 194,74 ± 10,07. | |
| 27060 | 30421 | H1B016083 | Perkuatan Lereng Menggunakan Bronjong Dari Anyaman Karet Ban Bekas Dengan Variasi Konfigurasi Susunan | Tanah longsor merupakan bencana alam yang sering terjadi di Indonesia. Sedikitnya terdapat 1481 kejadian tanah longsor di Indonesia pada tahun 2019 dan ada sekitar 918 daerah rawan tanah longsor di Indonesia. Dengan banyakya kejadian dan potensi terjadinya tanah longsor, maka perlu dilakukan upaya penanggulangan yang baik dan efisien. Bronjong adalah salah satu konstruksi yang umum digunakan untuk menahan tanah. Dengan banyaknya kejadian dan luasnya area longsor, maka perlu dibuat bronjong alternatif untuk meminimalkan biaya, salah satunya adalah pemanfaatan limbah karet ban bekas sebagai media pengganti kawat bronjong. Pada penelitian ini dilakukan pengujian bronjong karet ban bekas dengan tiga variasi konfigurasi susunan terhadap trend kekuatannya. Tiga jenis konfigurasi tersebut adalah konfigurasi vertikal satu baris, konfigurasi vertikal dua baris, dan konfigurasi berundak. Bronjong diuji di laboratorium dengan uji pembebanan pelat, lalu dilakukan analisis komputer dengan menggunakan PLAXIS. Hasil pengujian laboratorium menunjukkan kapasitas maksimum bronjong dari masing-masing konfigurasi adalah 98,73 kg, 176,44 kg, dan 182,54 kg. Sedangkan analisis dengan PLAXIS menghasilkan kapasitas maksimum sebesar 104,18 kg, 185,39 kg, dan 189,77 kg secara berturut-turut. Berdasarkan analisis, banyaknya jumlah bronjong berbanding lurus dengan kapasitas maksimumnya. | Landslides are a natural disaster that often occurs in Indonesia. There are about 918 landslide-prone areas in Indonesia, and at least 1481 landslides happened in 2019. With so many landslides case and potential, it’s necessary to do good and efficient prevention. Gabion is one of the general construction which is commonly used to hold the ground. With the number of occurrences and the size of the landslide area, it is necessary to make alternative gabions to minimize the costs, one of them is to use waste rubber tires as a medium to replace the gabion wires. This study was tested gabion from used rubber tires with three types of array configuration variance against the trend of its strength. The three types of configuration are single line vertical configuration, double line vertical configuration, and stepped configuration. The gabions were tested in the laboratory with a plate loading test, then the data were analyzed using PLAXIS software. Laboratory test results showed the maximum capacity of gabions from each configuration is 98,73 kg, 176,44 kg, and 182,54 kg. While the analysis with PLAXIS software results showed the maximum capacity is 104,18 kg, 185,39 kg, and 189,77 kg successively. Based on the analysis, the number of gabions directly proportional to its maximum capacity. |