Artikelilmiahs

Menampilkan 24.941-24.960 dari 50.309 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2494127914H1D016019PREDIKSI HARGA PANGAN PADA PUSAT INFORMASI HARGA PANGAN STRATEGIS NASIONAL MENGGUNAKAN JARINGAN SYARAF TIRUAN MODEL BACKPROPAGATIONPrediksi digunakan untuk memperikrakan nilai-nilai data bertipe ada saja dan kapan saja. Pangan merupakan salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh seluruh manusia. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional adalah Web yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia yang mempublikasi harga 10 bahan pangan berdasarkan survei harian dihari kerja (senin – jumat) diambil berdasarkan 33 Propinsi, 82 kota/kabupaten, dan diambil sampel 2 pasar yang merupakan pasar utama yang relatif besar. Prediksi Harga Pangan pada Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional dengan Jaringan Syaraf Tiruan Model Backpropagation dibangun dengan bahasa pemrograman Pyhton versi 3.7 berbasis Web dengan metode pengembangan waterfall.Prediction is used to check data values of any type and at any time. Food is one of the basic needs that must be met by all humans. Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional is a website issued by Bank Indonesia which publishes the prices of 10 foodstuffs based on a daily survey on workdays (Monday - Friday) based on 33 Provinces, 82 cities/regencies, and 2 market samples which are the main relative markets big. Food Price Prediction at the National Strategic Food Price Information Center with Artificial Neural Networks The Backpropagation Model was built using the Pyhton version 3.7 Web-based programming language with the waterfall development method.
2494227915H1A016068KLASIFIKASI OBJEK ALZHEIMER CITRA OTAK MAGNETIC RESONANCE IMAGE (MRI) DENGAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE (SVM) BERDASARKAN CLINICAL DEMENTIA RATING (CDR)Otak adalah organ yang berfungsi untuk mengatur segala aktivitas dan fungsi tubuh manusia. Berbagai penyakit dapat menyerang otak. Salah satu penyakit yang dapat menyerang otak adalah Alzheimer. Alzheimer adalah penyakit Neurodegenerative yang ditandai dengan penurunan kognitif yang progresif bersamaan dengan penurunan kemampuan melakukan kegiatan sehari-hari. Diagnosa Alzheimer dapat dilakukan setelah dideteksinya bentuk-bentuk lain dari demensia, diagnosis pasti hanya dapat dilakukan setelah studi post-mortem (otopsi) dari jaringan otak. Studi post-mortem ini dapat dilakukan dengan menggunakan Magnetic Resonance Imaging (MRI). Hasil MRI dapat dilakukan segmentasi agar didapat data yang dapat digunakan untuk menentukan objek Alzheimer. Penelitian ini melakukan klasifikasi dengan menggunakan metode Support Vector Machine (SVM) berdasarkan data dari hasil segmentasi. Support Vector Machine (SVM) merupakan sebuah metode pengklasifikasian, konsep SVM adalah mencari hyperlane terbaik yang berfungsi memisahkan dua buah kelas pada input. Prinsip dasar SVM adalah linear classifier dan selanjutnya dikembangkan agar dapat bekerja pada problem non-linear. Setelah dilakukan klasifikasi maka akan diperoleh kelas berupa nilai dari Clinical Dementia Rating (CDR). Untuk mendapat nilai yang lebih akurat maka hasil klasifikasi akan dibandingan dengan hasil klasifikasi penelitian lain yang menggunakan metode yang berbeda.The brain is an organ that functions to regulate all activities and functions of the human body. Various diseases can attack the brain. One of the diseases that can attack the brain is Alzheimer's. Alzheimer's is a neurodegenerative disease characterized by progressive cognitive decline along with a decrease in the ability to carry out daily activities. Alzheimer's diagnosis can be made after the detection of other forms of dementia, a definitive diagnosis can only be made after a post-mortem study (autopsy) of brain tissue. This post-mortem study can be done using Magnetic Resonance Imaging (MRI). MRI results can be segmented to obtain data that can be used to determine Alzheimer's objects. This study classifies using the Support Vector Machine (SVM) method based on data from segmentation results. Support Vector Machine (SVM) is a classification method, the concept of SVM is to find the best hyperlane that functions to separate the two classes of input. The basic principle of SVM is a linear classifier and subsequently developed to work on non-linear problems. After classification, a class can be obtained in the form of a value from Clinical Dementia Rating (CDR). To get a more accurate value, the results of the classification will be compared with the results of the classification of other studies using different methods.
2494327916G1A016089Korelasi Tingkat Stres dengan Kadar Glukosa Darah
pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang, Banyumas
Latar Belakang: Kadar glukosa darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi kronis mikrovaskuler dan makrovaskuler. Salah satu cara untuk mengontrol kadar glukosa darah yaitu dengan pengelolaan stres. Penderita diabetes melitus sangat berpotensi mengalami stres berat bahkan depresi dibandingkan dengan pasien non diabetes.
Tujuan: Mengetahui korelasi tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa dan kadar glukosa darah post prandial pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskemas 1 Sumbang
Metode: Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang yang tergabung dalam PROLANIS, dengan jumlah sampel 27 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Tingkat stres diukur menggunakan kuesioner Perceived Stress Scale (PSS), pengukuran kadar glukosa darah puasa menggunakan sampel darah vena sebanyak 3cc, dan pengukuran kadar glukosa darah post prandial dengan sampel darah kapiler.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor tingkat stres 14,40 (stres sedang), rata-rata kadar glukosa darah puasa 143,78 mg/dL, dan rata-rata kadar glukosa darah post prandial 222,41 mg/dL. Analisis bivariat tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa menggunakan uji korelasi Pearson menunjukkan r=0,447 dengan p=0,019 (p<0,05). Sedangkan uji korelasi tingkat stres dengan kadar glukosa darah post prandial menggunakan uji korelasi Spearman yaitu p=0,065 (p>0,05).
Kesimpulan: Terdapat korelasi antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah puasa dan tidak terdapat korelasi antara tingkat stres dengan kadar glukosa darah post prandial pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang.
Background: Uncontrolled blood glucose level could lead to chronic macrovascular and microvascular complications. Coping stress was known to be one of the ways to control blood glucose level. Diabetics potentially experienced severe stress even depression compared to non-diabetic patients.
Aim: To determine the correlation between stress level with blood glucose level of type 2 diabetes melitus patients at Puskesmas 1 Sumbang, Banyumas
Methods: The study design used a cross-sectional approach. The population in this study were patients with type 2 diabetes mellitus in Puskesmas 1 Sumbang who are joined Chronic Disease Management Program (PROLANIS). The sample of this study was 27 according to inculusion dan exclusion criteria. Stress level was measured using the Perceived Stress Scale (PSS) questionnaire, fasting blood glucose was measured using 3cc venous blood collection, and measurement of post prandial blood glucose level with capillary blood.
Results: The results of the study showed that average of stress level is 14,40, average of fasting blood glucose is 143,78 mg/dL, and average of post prandial blood glucose is 222,41 mg/dL. The results of bivariate analysis with the pearson test between stress level and fasting blood glucose level showed r=0,447 and p=0,019 (p<0,05). Correlation between stress level and post prandial blood glucose with spearman test showed p=0,065 (p>0,05).
Conclusion: There is a correlation between stress level with fasting blood glucose level and there is no correlation between stress level with post prandial blood glucose level of type 2 diabetes melittus patients in Puskesmas 1 Sumbang.
2494428843E1A015049EKSEKUSI BARANG SITAAN HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR
(Studi Di Kejaksaan Negeri Wonosobo)
ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pelaksanaan eksekusi barang sitaan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di kejaksaan negeri wonosobo dan Mengetahui hambatan dalam eksekusi barang sitaan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, serta solusinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metode penelitian kualitatif menggunakan yuridis sosiologis. Kemudian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan pengumpulan data melalui wawancara yang selanjutnya dianalisis dengan metode analisis normatif kualitatif. Adapun penyajian data ini disajikan dalam bentuk teks deskriptif naratif yang disusun secara sistematis sebagai suatu kesatuan yang utuh. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan eksekusi barang sitaan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor telah sesuai dengan sistematika pelaksanaan eksekusi menurut Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor PER 036/A/JA/09/2011 BAB IX (EKSEKUSI) Pelaksanaan Putusan Pengadilan, dalam menjalankan Eksekusi terdapat beberapa hambatan yaitu dari faktor sarana dan prasarana yang tidak ada nya RUPBASAN di Wonosobo sehingga barang sitaan dititipkan di Kejaksaan, Kepolisian, Pengadilan, sehingga memerlukan biaya untuk melakukan perawatan barang sitaan. Faktor masyarakat, masyarakat cenderung tidak ingin tahu tentang hukum itu sendiri, dan faktor kebudayaan, hukum yang baik adalah peranan penegak hukum dalam menegakkan hukum itu serta masyarakat yang paham mengerti tentang hukum itu. Masyarakat kurang mengerti terhadap hukum, merasa bahwa hukum itu prosesnya yang lama, dan memakan biaya yang besar. Jaksa di Kejaksaan Negeri Wonosobo, mengerti tata alur, dan prosedur eksekusi, sebenarnya eksekusi itu dijalankan sesuai dengan putusan hakim. Pengembalian barang sitaan, tinggal sesuai apa yang ada didalam putusan hakim, nama, alamat lengkap, sedangkan dirampas untuk negara, jaksa menjalankan eksekusi sebagai pemohon lelang.

Kata Kunci : Eksekusi, Barang sitaan, tindak pidana pencurian kendaraan bermotor
The aim of this research is to find out the execution of confiscated goods from motor vehicle theft in Wonosobo State Attorney and to find out the obstacles at executing those confiscated goods, and the solution as well. The research methods used in this research is a qualitative methods using juridical-sociological methods. The data used in this research is primary data that was gathered through interview that then being analyzed with analytical methods of normative-qualitative. As for the presentation of this data is presented with the form of naratical-descriptive that is arranged systematically as an integrated whole. According to the result of this research, it can be concluded that the execution of stolen goods from motor vehicle theft is already in line with the systematics of executions as stated by Attorneys General Regulations of Indonesian Republic Number PER 036/A/JA/09/2011 CHAPTER IX (Execution) Impementations of Courts Decisions, in executing there is few obstacle of doing it, that is the lack of confiscated storage facility as an infrastructure factor in Wonosobo, so the confiscated goods are being entrusted in District Attorney, Dsitrict Police, and District Court, so the cost of maintaining the confiscated goods are needed. Community factor also plays some role, as most people have a tendency to not learn about the law regearding confiscated goods itself, and cultural factor, a good law is how the law enforcer in enforcing the laws and the communities that understands the law. The community lacks in understading the laws, feeling that those laws have long processing time, and expensive. The prosecutor in Wonosobo District Attorney, knowing the order and procedure of execution, in truth the executions is already executed appropriately with the Judges Decision. The returning of the stolen goods is done in accordance of what is in the Judges decisions, such as name, the address, while the confiscated goods that is seized for the country, are getting executed in auctions.

Keywords: Executions, Confiscated items, Motor vehicle theft
2494527917H1C015024GEOLOGI DAN ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH PONDASI DANGKAL MENGGUNAKAN METODE TERZAGHI DAERAH INDRAMAYU, KABUPATEN INDRAMAYU JAWA BARAT Kabupaten Indramayu Jawa Barat merupakan salah satu dari sekian banyak wilayah pesisir pantai Indonesia yang memiliki daya tarik tersendiri. Keberadaan pantai pada wilayah ini tentunya menjadi aset bagi kabupaten Indramayu untuk meningkatkan perekonomian daerah serta Pariwisata untuk daerah ini yang tentunya akan semakin mengalami perkembangan yang sangat pesat seiring dengan peningkatan jumlah pendudukan dan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana pada daerah ini. Tanah pada daerah pantai umumnya merupakan tanah dengan tingkat konsolidasi rendah sampai sedang yang rawan akan penurunan tanah. Oleh karena itu, analisis terhadap daya dukung tanah dan penurunan tanah ini penting dilakukan untuk meminimalisir terjadinya bencana alam. Penelitian bertujuan mengetahui kondisi geologi daerah penelitian, sifat keteknikan tanah, mengetahui nilai dan pola laju penurunan tanah dan mengetahui nilai dan pola daya dukung tanah. Analisis daya dukung tanah ini menggunakan analisis sifat keteknikan tanah berupa uji batas cair, batas plastis, batas susut, berat jenis tanah dan analisis ukuran butir serta data sekunder berupa data Bor teknik, CPTu dan N-SPT. Daerah penelitian berada di Kabupaten Indramayu Jawa Barat secara stratigrafi dari tua ke muda tersusun atas Satuan Batupasir, Satuan Breksi Vulkanik, Satuan Endapan Aluvium Dataran Banjir, Satuan Endapan Aluvium Pematang Pantai, Satuan Endapan Aluvium Pantai, Satuan Endapam Aluvium Delta, dan Satuan Endapan Aluvium Sungai Muda. Secara sifat keteknikan tanah, ukuran butir didominasi oleh lempung dan lanau, memiliki jenis tanah lempung CH/OH dengan batas cair rata-rata 85,89%, batas plastis rata-rata 37,67%, batas susut rata-rata 12,57% , indeks plastisitas rata-rata 48,22%, dan aktivitas lempung dari rendah - tinggi. Nilai laju penurunan tanah pada daerah penelitian berkisar 1,43 – 5,43 cm/tahun semakin kearah utara nilai penurunan tinggi dan semakin kearah selatan nilai penurunan rendah. Nilai daya dukung tanah pada daerah penelitian berbeda-beda pada tiap kedalaman, semakin kearah utara nilai daya dukung tanah rendah dan semakin kearah selatan nilai daya dukung tanah tinggi. Pada kedalaman 3 meter berdasarkan perhitungan dengan metode analitik nilai daya dukung terbesar yaitu 1961,08 kN/m2 pada DH01 dan nilai daya dukung terkecil 214,98 kN/m2 pada DH04. Sedangkan pada perhitungan Numerik nilai terkecil sebesar 271,19 kN/m2 berada pada DH04 dan nilai terbesar 1981,17 kN/m2 berada pada DH01.Indramayu district west java is one of many coastal areas on Indonesia that has its own charm. The existence of beaches in this region is certainly an asset for the Indramayu district to improve the regional economy and tourism for this area which will certainly experience very rapid development in line with the increasing number of occupations and increased construction of facilities and infrastructure in this area. Soil on coastal area generally has low to moderate consolidation rate which susceptible to subsidence.Therefore, bearing capacity analysis of soil and subsidence is important to minimize the damage of disasters. The purpose of this research are to determine geological condition specifically mechanical properties of soil, and to analyze value of soil subsidence and soil bearing capacity. The soil bearing capacity integrates primary data from mechanical properties of soil analysis consist of its grain size, liquid limit test, plastic limit, shrinkage limit, and soil density also secondary data conducted by technical drill, CPTu, and N-SPT. The study area is located on Indramayu District, West Java. Stratigraphy in study area are composed of 7 units from oldest to youngest consist of Sandstone Unit, Volcanic Breccia Unit, floodplains Alluvium Deposition Unit, Seashore Alluvium Deposition Unit, Beach Alluvium Deposition Unit, Alluvium Delta Deposition Unit, and Young River Alluvium Deposition Unit. Based on its mechanical properties, grain size dominated by clay and silt, soil type of study area are classified into CH/OH and CL/OL clay which has liquid limit value of 85.89%, plastic limit value of 37.67%, shrinkage value of 12.57%, plasticity index above 48.22% and clay activity raging from low to high. The Value of soil subsidence in the research area ranges from 1,43-5,43 cm/year, tend to be higher to south but lower toward northern part of study area. Value of soil bearing capacity tend to be higher to south but lower toward northern part of study area. Based on calculation from analytic method at 3 meters depth, the largest value of bearing capacity is 1961.08 kN/m2 on DH01 while the smallest is 214.98 kN/m2 on DH04. At the same time, numerically the smallest is 271.19 kN/m2 on DH04 and the largest value is 1981.17 kN/m2 on DH01.

2494627918I1C015082Hubungan Karakteristik Pasien Prolanis Hipertensi terhadap Willingness to Pay Layanan Kefarmasian di Wilayah Banyumas TimurTujuan: Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pasien prolanis hipertensi dan nilai WTP pelayanan kefarmasian.
Metodologi: Studi observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien prolanis hipertensi di Banyumas wilayah Timur, digunakan teknik accidental sampling. Diperoleh 93 pasien, memenuhi syarat inklusi. Penelitian ini menggunakan hypothetical scenario untuk menawarkan layanan kefarmasian dan menggunakan payment scale Rp 0 – Rp 50.000,00 untuk mengukur WTP. Dilakukan analisis data univariat dan analisis bivariat (uji Spearman-rank dan uji PearsonI)
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien didominasi oleh perempuan, berusia >65 tahun, pendidikan akhir SD, tidak bekerja, dan memiliki pendapatan < Rp 1.600.000,00. Nilai rata-rata WTP (± SD) yang didapatkan sebesar Rp 19.623,65 (± Rp 15.237,90). Tidak terdapat hubungan antara karakteristik pasien dengan nilai WTP layanan, kecuali karakteristik pendapatan pasien (p = 0,009; p < 0,05; r = 0,271).
Kesimpulan: Perlu adanya pengenalan lebih lanjut mengenai tugas dan fungsi apoteker pada seluruh pasien prolanis. Serta diharapkan dapat terlaksananya layanan yang serupa dengan layanan berbasis MTM bagi pasien prolanis untuk memaksimalkan efek terapi anti-hipertensi.
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara karakteristik pasien prolanis hipertensi dan nilai WTP pelayanan kefarmasian.
Metodologi: Studi observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah pasien prolanis hipertensi di Banyumas wilayah Timur, digunakan teknik accidental sampling. Diperoleh 93 pasien, memenuhi syarat inklusi. Penelitian ini menggunakan hypothetical scenario untuk menawarkan layanan kefarmasian dan menggunakan payment scale Rp 0 – Rp 50.000,00 untuk mengukur WTP. Dilakukan analisis data univariat dan analisis bivariat (uji Spearman-rank dan uji PearsonI)
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik pasien didominasi oleh perempuan, berusia >65 tahun, pendidikan akhir SD, tidak bekerja, dan memiliki pendapatan < Rp 1.600.000,00. Nilai rata-rata WTP (± SD) yang didapatkan sebesar Rp 19.623,65 (± Rp 15.237,90). Tidak terdapat hubungan antara karakteristik pasien dengan nilai WTP layanan, kecuali karakteristik pendapatan pasien (p = 0,009; p < 0,05; r = 0,271).
Kesimpulan: Perlu adanya pengenalan lebih lanjut mengenai tugas dan fungsi apoteker pada seluruh pasien prolanis. Serta diharapkan dapat terlaksananya layanan yang serupa dengan layanan berbasis MTM bagi pasien prolanis untuk memaksimalkan efek terapi anti-hipertensi.

Objective: This study aimed to determine the relationship of the characteristics of hypertensive prolanis patients in Banyumas in the eastern region with the value of Willingness to Pay (WTP) to pharmacy services by pharmacists in hypertensive prolanis patients in East Region of Banyumas.
Methodology: Observational study with a cross-sectional desaign. The study population was hypertension prolanis patients in the eastern Banyumas region. Sampling using accidental sampling technique. Obtained 93 patients who met the inclusion requirements. This study uses a hypothetical scenario to offer pharmaceutical services and uses a payment scale of Rp 0 - Rp 50,000.00 to measure WTP. Anlysis univariate and bivariate (Spearman-rank test dan Pearson test).
Results: The results showed that the characteristics of the patients were dominated by women, aged> 65 years, elementary school education, not working, and had an income of <Rp 1,600,000.00 The average value of PAPs (± SD) obtained was Rp. 19,623.65 (± Rp. 15,237.90). There is no relationship between patients’s characteristics and amount of WTP services, except the characteristics of patient income (p = 0.009; p <0.05; r = 0.271).
Conclusion: Further recognition of the duties and functions of the pharmacist is needed in all prolanis patients. It is also hoped that similar services will be carried out with MTM-based services for prolanis patients to maximize the effects of anti-hypertensive therapy.
2494727919L1A015037Pengaruh Pemberian Daun Ketapang yang Berbeda Konsentrasi Terhadap Survival Rate Ikan Cupang (Betta splendens) Halfmoon Jantan dan BetinaPenelitian ini berjudul “Pengaruh Pemberian Daun Ketapang yang Berbeda Konsentrasi Terhadap Survival Rate Ikan Cupang (Betta splendens) Halfmoon Jantan dan Betina” telah dilaksanakan pada bulan Juli - Agustus 2019. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh pemberian daun ketapang dengan berbeda konsentrasi terhadap survival rate ikan cupang strain Halfmoon, serta mengetahui konsentrasi terbaik untuk survival rate ikan cupang strain Halfmoon. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan rancangan acak lengkap (one-way ANOVA) dengan perlakuan 4 taraf konsentrasi daun ketapang (A 0,25 g/L; B 0,50 g/L; C 0,75 g/L; D 0 g/L) menggunakan 4 ulangan berupa individu. Parameter utama yang diukur yaitu survival rate ikan dan parameter pendukung yang diukur yaitu kualitas air berupa suhu, oksigen terlarut dan pH. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pemberian daun ketapang dengan berbeda konsentrasi tidak memberikan pengaruh nyata terhadap survival rate ikan cupang strain Halfmoon jantan dan betina. Dari hasil penelitian ini tidak dapat ditentukan konsentrasi terbaik bubuk daun ketapang bagi survival rate ikan cupang strain Halfmoon.This study entitled “The Effect of Different Concentration of Tropical Almond Leaves on Survival Rate of Betta Splendens Halfmoon” was conducted during July - August 2019. The purpose of this study was determine the effect of providing Tropical Almond leaves with different concentrations on survival rate Betta fish strain Halfmoon, and find out the best concentration for survival rate. Research used an experimental method applying completely randomized (one-way ANOVA) design with 4 levels of concentration of the tropical almond leaf treatment (A 0,25 g/L; B 0,50 g/L; C 0,75 g/L; D 0 g/L). The main parameters measured were survival rate and supporting parameters measured were water quality in the form of temperature, dissolved oxygen and pH. Research results indicated that tropical almond leaves with different concentrations do not have a significant effect on the survival rate of betta fish strain Halfmoon. From the results of this study, the best concentration of tropical almond leaf could not be determined for the survival rate of betta fish strain Halfmoon.
2494827965H1D013004Analisis Debit Aliran Dengan Menggunakan Pemodelan SWAT di Sub Daerah Aliran Sungai Kali Sapi Banjarnegara, Jawa TengahPerubahan iklim mempunyai dampak yang sangat besar terhadap meningkatnya debit sungai di berbagai lokasi di seluruh penjuru dunia, salah satu daerah yang sering terjadi banjir akibat debit limpasan di saat musim penghujan adalah sub daerah aliran sungai Kali Sapi yang memiliki infrastruktur bangunan air berupa bendung yang harus diperhatikan dampaknya terhadap kapasitas dan efektifitas debit di area tersebut. Untuk mengetahui pengaruh bendung tersebut terhadap suplai debit sungai Serayu harus diketahui debit limpasan yang terjadi melalui respon hidrologi dengan mengaplikasikan model SWAT. Berdasarkan proses kalibrasi berdasarkan data debit dari tahun 2002 sampai dengan 2004, koefisien determinasi (R2) dan nilai efisiensi Nash-Sutcliffe (NS) yang diperoleh masing-masing adalah 0.889 dan 0.903. Sedangkan berdasarkan hasil validasi (2004 s.d 2014) , nilai validitas R2 dan efisiensi NS yang diperoleh adalah 0.688 dan 0.571. Nilai validitas R2 dan NS yang diperoleh menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara data simulasi dengan data observasi sehingga dapat dikatakan valid.Climate change has very big impact on runoff in some spots all over the world, one of the locations is Kali Sapi sub-basin which has a reservoir as water building infrastructure to control discharge over the sub-basin area. So the presence of the reservoir must be considered as it has impact on the discharge effectivity and capacity in that area. To understand the impact of the Gajah Uling dam as the reservoir, the runoff discharge that occur through the hydrological response have to be analyzed by applying the SWAT model (Soil & Water Assessment Tool). Based on the calibration based on the data from 2002 to 2004, the values of determination (R2) and the Nash-Sutcliffe Efficiency (NS) are 0.889 and 0.903. While based on the validation, while the validity use the data from 2004 to 2014 and the values of R2 and NS are 0.688 and 0.571. These values indicated that there is a close relationship between simulation data and observation data so that it can be said that the model is valid.
2494927920G1A016001Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang BanyumasLatar Belakang: Indikator keberhasilan terapi nutrisi medis pada pasien diabetes mellitus adalah kepatuhan diet. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus adalah tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan. Puskesmas 1 Sumbang termasuk 10 besar dengan jumlah pasien diabetes mellitus tipe 2 terbanyak di Kabupaten Banyumas.
Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang Banyumas.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian ini adalah 32 pasien Puskesmas 1 Sumbang Banyumas yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data untuk variabel kepatuhan diet menggunakan kuisioner food recall form 2×24 jam dan variabel tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan. Analisis hipotesis menggunakan uji Chi-Square 2×3.
Hasil: Hasil analisis bivariat antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan diet menggunakan uji Chi-Square 2×3 menunjukkan p value = 0,013 dan r = 0,416. Hasil analisis bivariat antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet menggunakan uji Chi-Square 2×3 menunjukkan p value = 0,036 dan r = 0,414. Hal ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang Banyumas.
Kesimpulan: Tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan berhubungan signifikan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang Banyumas.
Background: A success indicator of nutritional therapy in patients with diabetes mellitus is dietary adherence. Factors affecting dietary adherence in patients with diabetes mellitus are the level of education and level of knowledge. Puskesmas 1 Sumbang is among the top 10 with highest number of type 2 diabetes mellitus patients in Banyumas Regency.
Objective: The purpose of this study was to determine the correlation between level of education and level of knowledge with dietary adherence of patients with type 2 diabetes mellitus at Puskesmas 1 Sumbang Banyumas.
Methods: This research was an observational analytic study using a cross sectional approach. The respondent of this study was 32 patients at Puskesmas 1 Sumbang Banyumas selected using total sampling technique. Collected data for dietary adherence variable was by food recall form 2 x 24 hour questionnaire, while data for level of education and level of knowledge variables was by level of education and level of knowledge questionnaires. Chi square 2 x 3 is used to analyze the hypothesis.
Result: The results of the bivariate analysis between the level of education with dietary adherence using the Chi-Square 2x3 test showed p value = 0.013 and r = 0.416. The results of the bivariate analysis between level of knowledge and diet adherence using the Chi-Square 2x3 test showed p value = 0.036 and r = 0.414. This shows a significant relationship between level of education and level of knowledge with diet adherence in patients with type 2 diabetes mellitus at Puskesmas 1 Sumbang Banyumas (p value < 0.05).
Conclution: Level of education and level of knowledge are significantly related to dietary adherence in patients with type 2 diabetes mellitus at Puskesmas 1 Sumbang Banyumas.
2495027921F1C015080Peran Online Customer Review dalam Mempersuasi Calon Pembeli di Marketplace Tokopedia (Studi Kasus Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unsoed)Adanya e- commerce sebagai toko online yang dapat mempermudah konsumen untuk mendapatkan sebuah produk atau barang yang di inginkan sesuai kebutuhan masing-masing. Dengan menggunakan e-commerce kini setiap konsumen dapat melakukan kegiatan belanja online tanpa harus keluar rumah atau datang ke toko secara langsung. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan Peran Online Customer Review dalam Mempersuasi Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unsoed sebagai media informasi calon pembeli di Marketplace Tokopedia, dan fitur rekomendasi calon pembeli di Marketplace Tokopedia. Salah satu nya yaitu adanya kehadiran e-commerce Tokopedia. Sadar akan adanya e-commerce yang memberikan suatu kemudahan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. E-commerce adalah kegiatan melakukan transaksi bisnis secara online melalui media internet dan perangkat yang terintregasi dengan internet.

Metode penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah Studi kasus. Metode penelitian ini berkaitan dengan landasan nilai-nilai, asumsi, etika serta norma yang merupakan aturan untuk menafsirkan suatu data penelitian. Teori yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan Elaboration Likelihood Model. Online Customer Review berperan dalam mempersuasi calon pembeli, Dengan adanya media komunikasi Online Customer Review maka para penjual dan konsumen bisa berkomunikasi mengenai seputar detail produk, harga dan kualitas ,serta estimasi pengiriman barang sampai tujuan. Media komunikasi mempermudah informasi yang dibutuhkan oleh para calon pembeli untuk memenuhi kebutuhannya terhadap suatu produk agar tidak bingung dan tidak kecewa saat membeli produk secara online, media komunikasi dalam Online Customer Review banyak di kunjungi oleh pembeli dan calon pembeli untuk melihat ulasan-ulasan tentang produk.
Kata kunci : Peran Online Customer Review, e-commerce, Media, Komunikasi.
The existence of e-commerce as an online store that can make it easier for consumers to get a product or item they want according to their individual needs. By using e-commerce, every consumer can now do online shopping without having to leave the house or come to the store directly. This research was conducted to describe the Role of Online Customer Review in Persuading Unsoed Communication Studies Students as a media for prospective buyers in the Tokopedia Marketplace, and recommended features for prospective buyers in the Tokopedia Marketplace. One of them is the presence of Tokopedia e-commerce. Aware of the existence of e-commerce that provides an ease in meeting their needs. E-commerce is the activity of conducting business transactions online through internet media and devices integrated with the internet.
The research method used by researchers in this research is a case study. This research method is related to the foundation of values, assumptions, ethics and norms which are the rules for interpreting research data. The theory used in this study uses the Elaboration Likelihood Model. Online Customer Review has a role in persuading prospective buyers. With the Online Customer Review communication media, sellers and consumers can communicate about product details, price and quality, as well as the estimated delivery of goods to their destination. Communication media facilitate the information needed by potential buyers to meet their needs for a product so as not to be confused and not disappointed when buying products online, the communication media in the Online Customer Review is visited by many buyers and prospective buyers to see reviews about the product.
Keywords: Role of Online Customer Review, e-commerce, Media, Communication.
2495127800C1B015112ANALISIS PENGARUH KUALITAS LAYANAN, RELIGIUSITAS, PERSEPSI BIAYA DALAM KEPUTUSAN MEMILIH SEKOLAH DI SMAIT AL-IRSYAD PURWOKERTO DENGAN NILAI PELANGGAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan kuasalitas dari pengaruh kualitas layanan, religiusitas, persepsi biaya terhadap keputusan memilih SMA Al-Irsyad Purwokerto dengan nilai pelanggan sebagai variabel mediasi. Penelitian ini dilakukan secara online dan dengan metode survey. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 150 responden. Berdasarkan hasil data yang telah diolah menggunakan AMOS 26 dengan metode SEM (Struqtural Equational Modelling) menunjukan hasil pernyataan bahwa variabel pertama kualitas layanan berpengaruh terhadap keputusan memilih, variabel kedua religiusitas berpengaruh terhadap keputusan memilih, variabel ketiga persepsi biaya tidak berpengaruh terhadap keputusan memilih, variabel keempat nilai pelanggan berpengaruh terhadap keputusan memilih. SMA Al-Irsyad perlu untuk terus meningkatkan kualitas layanan baik dari tenaga pendidik maupun infrastruktur sehingga dapat tepat eksis dan bersaing dengan sekolah lainnya, kemudian lebih memperkuat nilai religiusitas agar dapat memberikan lulusan yang memiliki akhlak yang baik dalam agama dan bermanfaat dalam masyarakat, selain itu pihak sekolah juga harus memperhatikan masalah biaya SPP agar tetap seimbang dengan timbal balik kualitas yang diberikan harus lebih baik.The purpose of this reasearch is to analyze the causal relationship of the influence of service quality, religiosity, perceived cost of decision to choose Al-Irsyad Purwokerto High School by using customer value as a mediating variable. This research is using direct and online survey methods. Number of samples used in this study were 150 respondents. Based on the results of data that has been processed using AMOS 26 with SEM (Struqtural Equational Modeling) method analysis, the result on the equation are first variable service quality affects the decision to choose, the second religiosity affects the decision to choose, third the cost perception does not affect the decision to choose, the fourth customer value influences on the decision to choose. Al-Irsyad High School needs to continue to improve the quality of services both from educators and infrastructure so that they can exist and compete with other schools, then further strengthen the value of religiosity in order to provide graduates who have good morals in religion and are beneficial in society, besides that the parties schools must also pay attention to the issue of tuition fees so that they remain balanced with the reciprocity of the quality provided must be better.
2495227922C1L013032Contribution, Growth, and Potential Analysis of Restaurant Tax on Regional Original Income: Study in Local Governments in Central Java)Pajak adalah pungutan wajib yang dibayar rakyat untuk negara dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum. Rakyat yang membayar pajak tidak akan merasakan manfaat dari pajak secara langsung, karena pajak digunakan untuk kepentingan umum, bukan untuk kepentingan pribadi. Pajak Restoran adalah pajak atas pelayanan yang disediakan restoran. Restoran adalah fasilitas penyedia makanan dan/atau minuman dengan dipungut bayaran, yang mencakup juga rumah makan, kafetaria, kantin, warung, bar dan sejenisnya termasuk jasa boga/catering. Pendapatan Asli Daerah “Pendapatan asli daerah (PAD) adalah pendapatan yang bersumber dan dipungut sendiri oleh pemerintah daerah. Sumber PAD terdiri dari: pajak daerah, restribusi daerah, laba dari badan usaha milik daerah (BUMD), dan pendapatan asli daerah lainnya yang sah”. Skripsi ini menganalisa kontribusi, pertumbuhan, dan potensial pajak restoran pada kabupaten-kabupaten di provinsi jawa tengah terhadap pendapatan asli daerah. Hasil analisis menunjukan bahwa kontribusi pajak restoran kurang stabil karena mengalami peningkatan dan penurunan, pertumbuhan pajak restoran juga kurang stabil walaupun secara garis besar mengalami peningkatan yang signifikan, potensial pajak restoran juga menunjukan peningkatan yang cukup besar.
Tax is a compulsory levy paid by the people to the state and will be used for the benefit of the government and the general public. People who pay taxes will not feel the benefits of taxes directly, because the tax is used for public purposes, not for personal gain. Restaurant Tax is a tax on services provided by the restaurant. Restaurant is a food and / or beverage service provider with a fee, which also includes restaurants, cafeterias, canteens, food stalls, bars and the like, including catering / catering services. Local Own Revenue "Regional original income” (PAD) is revenue that is sourced and collected by the regional government itself. The source of PAD consists of: local taxes, regional retribution, profits from regionally owned enterprises (BUMD), and other legitimate local revenue ". This thesis analyzes the contribution, growth, and potential of restaurant tax in the regencies in Central Java Province to the original income of the region. The results of the analysis show that the contribution of restaurant tax is less stable because it has increased and decreased, the growth of restaurant tax is also less stable, although in general there is a significant increase, the potential for restaurant tax also shows a significant increase.
2495327887A1A015079PERAN NILAI UTILITARIAN DAN HEDONIS TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS KONSUMEN MINUMAN COLD PRESSED JUICE (Studi Kasus pada Konsumen di Wilayah Tangerang Raya)Cold pressed juice menjadi salah satu minuman kesehatan yang cukup digemari masyarakat dalam tren hidup sehat masa kini khususnya masyarakat sekitaran Jakarta yang menyukai cara praktis dan sehat untuk mengonsumsi minuman dengan tujuan untuk mendapatkan manfaat yang diperoleh. Manfaat yang diperoleh dari membeli atau mengonsumsi suatu produk dan berdampak terhadap kepuasan konsumen yakni meliputi utilitarian produk dan manfaat hedonis produk. Tangerang dipilih karena salah satu daerah pemasaran utama dan terbesar kedua setelah DKI Jakarta dari produk cold pressed juice di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik konsumen minuman cold pressed juice di wilayah Tangerang Raya dan menganalisis peran utilitarian dan sikap hedonis terhadap kepuasan dan loyalitas konsumen. Karakteristik dan persepsi ini diperoleh melalui analisis deskriptif dengan memberikan kuesioner kepada pengunjung. Selanjutnya, untuk mengetahui peran sejumlah faktor yang berperan dalam memengaruhi kepuasan dan loyalitas konsumen dilakukan dengan metode Partial Least Square. Penelitian dilaksanakan di Tangerang pada bulan Juli 2019. Sasaran penelitian ini adalah konsumen di Tangerang yang pernah atau sedang mengonsumsi cold pressed juice dan berumur di atas 17 tahun. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode accidental sampling yang melibatkan 110 orang responden. Pengujian instrumen dilakukan dengan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis menggunakan software SPSS dan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden yang pernah mengonsumsi cold pressed juice mayoritas perempuan, berlatar pendidikan sarjana, belum menikah dan berumur 21 – 25 tahun. Selain itu, mayoritas responden memiliki pekerjaan sebagai pegawai swasta dengan pendapatan Rp5.000.001,00 sampai Rp10.000.000,00/bulan. Nilai utilitarian berpengaruh signifikan terhadap kepuasan maupun terhadap loyalitas konsumen. Nilai hedonis berpengaruh terhadap kepuasan konsumen dan juga berpengaruh terhadap loyalitas. Hasil riset ini juga menunjukkan bahwa kepuasan berpengaruh terhadap loyalitas konsumen.Cold pressed juice is one of the healthy drinks that are quite popular with the people in the current healthy lifestyle trends, especially those around Jakarta who like practical and healthy ways to consume drinks to get the benefits they get. The benefits derived from buying or consuming a product and the impact on consumer satisfaction that includes utilitarian products and hedonic benefits of the product. Tangerang was chosen because it is one of the main marketing areas and the second largest after DKI Jakarta from cold pressed juice products in Indonesia. This study aims to identify the characteristics of consumers of cold pressed juice drinks in the Greater Tangerang area and analyze the role of utilitarians and hedonic attitudes towards customer satisfaction and loyalty. These characteristics and perceptions are obtained through descriptive analysis by giving questionnaires to visitors. Furthermore, to determine the role of several factors that play a role in influencing customer satisfaction and loyalty, the Partial Least Square method is used. The study was conducted in Tangerang in July 2019. The target of this study were consumers in Tangerang who had or were consuming cold pressed juice and were over 17 years old. Sampling was done by accidental sampling method involving 110 respondents. The testing of the instrument is done by testing the validity and reliability. The analysis technique uses SPSS and SmartPLS software. The results showed that the characteristics of respondents who had consumed cold pressed juice were the majority of women, had a bachelor's education, were not married and were aged 21-25 years. Besides, the majority of respondents have jobs as private employees with an income of Rp 5,000,000.00 to Rp 10,000,000.00 / month. Utilitarian value has a significant effect on satisfaction and customer loyalty. Hedonic values affect consumer satisfaction and also affect loyalty. The results of this research also show that satisfaction influences consumer loyalty.
2495427923H1D015053Rancang Bangun Prototipe Sistem Informasi Tugas Akhir dan Pendadaran (Studi Kasus: Jurusan Teknik Informatika Unsoed)Sistem Informasi Tugas Akhir dan Pendadaran adalah sistem pemandu mahasiswa dalam administrasi tugas akhir dan pendadaran, mulai dari pendaftaran sampai dengan penilaian. Sistem informasi ini memiliki beberapa fungsi seperti mengelola pengajuan surat pengantar, mendaftar tugas akhir, mencatat bimbingan, mengajukan seminar, mengajukan pendadaran, dan menilai. Sebelumnya, sudah ada Sistem Informasi Kerja Praktik (Sikap) yang memiliki fungsi serupa, akan tetapi hanya memenuhi kebutuhan penjadwalan seminar saja. Oleh karena itu, mengembangkan Sistem Informasi Kerja Praktik menjadi sistem ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan dan menyelesaikan permasalahan yang timbul setelah Sistem Informasi Kerja Praktik dibuat. Perancangan sistem dilakukan berdasarkan Standar Operasional Prosedur Tugas Akhir dan Pendadaran yang berlaku di Jurusan Teknik Informatika Unsoed. Metode perancangan dan pembangunan aplikasi yang digunakan adalah Waterfall. Metode Waterfall terdiri dari 5 aktivitas utama, yaitu analisis kebutuhan aplikasi, desain, pengodean, pengujian, dan dukungan. Aplikasi ini dikodekan dengan bahasa pemrograman PHP dan memanfaatkan framework Laravel.Final Project and Comprehensive Exam Information System is a student guidance system in the administration of final project and comprehensive exam, from registration to assessment. This information system has several functions such as managing submission of cover letters, registering final project, recording consultations, submitting seminars, submitting comprehensive exam, and assessing. Previously, there was a Practical Work Information System (Sikap) that had similar functions, but only met the seminar scheduling needs. Therefore, developing Practical Work Information System (Sikap) into this system is intended to meet the needs and resolve problems that arise after Work Practice Information System (Sikap) is created. The system is designed based on Final Project and Comprehensive Exam Standard Operating Procedure that apply at the Department of Informatics Jenderal Soedirman University. Method to design and build application that is used is Waterfall. Waterfall method consists of 5 main activities, that is analysis of application requirements, design, code, testing, and support. This application is coded with the PHP programming language and uses the Laravel framework.
2495527924B1A015056KEANEKARAGAMAN RAYAP (O: ISOPTERA) PADA KAWASAN KARST GOMBONG SELATAN DI KETINGGIAN 300 M DPL KEBUMEN JAWA TENGAHPeranan ekologi komunitas rayap pada suatu habitat dapat diketahui dengan mengetahui keragaman spesies rayap dan kelimpahannya. Rayap ini penting sebagai mediator untuk penguraian di kawasan karst Gombong Selatan yang merupakan bentang alam yang mempunyai nilai penting bagi lingkungan seperti sumberdaya air, keragaman hayati dan pariwisata. Penelitian keragaman dan kelimpahan rayap pada kawasan karst Gombong Selatan diadakan pada Juli sampai dengan Oktober 2019. Tujuan penelitian ini adalah (1) Mengetahui jenis rayap dan perbedaan kelimpahan rayap antar lokasi pada kawasan karst Gombong Selatan di ketinggian 300 m dpl, (2) Mengetahui keragaman rayap pada kawasan karst Gombong Selatan di ketinggian 300 m dpl, (3) Mengetuhui kemerataan rayap pada kawasan karst Gombong Selatan di ketinggian 300 m dpl, (4) Mengetahui donimansi spesies rayap pada kawasan karst Gombong Selatan di ketinggian 300 m dpl. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode survey dengan pengambilan sampel di Kawasan Karst Gombong Selatan dengan ketinggian 300 m dpl diambil tiga lokasi, 1 Rowokele, lokasi 2 Ayah A dan lokasi 3 Ayah B. Pada setiap lokasi ditarik transek utama ini dibagi 20 sub transek berukuran masing-masing 5 m x 2m. Sampel rayap diambil di pohon, kulit pohon, kayu mati, dan seresah pada setiap sub transek. Rayap kasta prajurit diambil dan dimasukkan kedalam botol vial yang berisi alkohol 70%. Suhu, kelembaban udara, intensitas cahaya, PH-tanah, dan kanopi pohon diukur sebagai variabel pendukung. Analisis data dilakukan menggunakan shannon winner, shannon evennes, dominansi simpson dan uji F (anova) pada tingkat ketelitian 10% bila terdapat perbedaan antar lokasi dilanjutkan dengan beda nyata terkecil (BNT). Penelitian ini memperoleh empat keanekaragaman rayap di kawasan karst, yaitu Macrotermes gilvus, Microtermes insperatus, Odontotermes javanicus dan Schedorhinotermes javanicus.The ecological role of the termite community in a habitat can be determined by knowing the diversity of termite species and their abundance. The termite are very important as a mediator for decomposition of the ecosystem of karst area of southern Gombong which is a landscape that has important values for the environment such as water resources, biodiversity and tourism. Research on diversity and abundance of termites in the South Gombong karst area have been done in July until August 2019. The purpose of this study is (1) To know the types of termites and the difference in termite abundance between locations in the South Gombong karst area at an altitude of 300 m above sea level, (2) To know the diversity of termites in the South Gombong karst area at an altitude of 300 m above sea level, (3) Understanding the evenness of the termites in the South Gombong karst area at altitude of 300 m above sea level, (4) To know the termite species donation in the South Gombong karst area at an altitude of 300 m above sea level. The study was conducted in a survey method with sampling in the Southern Gombong Karst Area with an altitude of 300 m dpl arranged as follows, Karst area divided into 3 sampling area, each sampling area divided into 20 section, and the termite found from the trees, bark, roots, litter and soil, is kept to vial bottle with alcohol 70% for identification. The data analysis using diversity index of Shanon wiener, evenes index of shanon evenes and domination index of domination simpson while F test used to differ of abundance among the sampling area and continue with the LSD analysis. The study was obtained four diversity of termite in the karst area, there are Macrotermes gilvus, Microtermes insperatus, Odontotermes javanicus dan Schedorhinotermes javanicus.
2495627925G1B015032HUBUNGAN KEBERSIHAN RONGGA MULUT DENGAN KADAR
SUPEROXIDE DISMUTASE (SOD) PADA ANAK DAN REMAJA
DOWN SYNDROME DI KABUPATEN BANYUMAS
Down syndrome merupakan suatu keterbelakangan perkembangan fisik dan mental yang disebabkan oleh abnormalitas kromosom 21 berakibat stres oksidatif diekspresikan berlebih. Keterbatasan pada anak down syndrome membuat tingkat kebersihan rongga mulut (oral hygiene) yang rendah. Oral hygiene yang buruk memacu untuk adanya inflamasi, dan berakibat tubuh memproses antioksidan endogenus salah satunya superoxide dismutase (SOD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebersihan rongga mulut terhadap kadar SOD pada anak dan remaja down syndrome di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian berupa observasi analitik dengan desain cross sectional dan menggunakan metode total sampling untuk mendapatkan responden sebanyak 23 down sydnrome (8-22 tahun) yang bersekolah di SLB C dan C1 YAKUT Purwokerto, serta SLB ABCD Kuncup Mas Banyumas. Pengumpulan saliva dilakukan dengan metode spitting sesudah bangun pagi selama 3 menit sebelum sarapan, dan diuji dengan spektrofotometri. Pada hari berikutnya dilakukan pemeriksaan kebersihan rongga mulut dengan metode OHI-S. Data hasil penelitian diuji dengan menggunakan uji Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebersihan rongga mulut memiliki hubungan dengan kadar SOD saliva pada anak down syndrome (p<0,05, C=705). Simpulan penelitian ini adalah kebersihan rongga mulut yang buruk pada down syndrome diikuti dengan tingginya kadar superoxide dismutase (SOD).RELATIONSHIP BETWEEN ORAL HYGIENE STATUS AND SUPEROXIDE DISMUTASE (SOD) LEVELS IN CHILDREN AND TEENS DOWN SYNDROME IN BANYUMAS DISTRICT
2495727926F1A015020KEHIDUPAN PASAR TRADISIONAL
(Studi tentang Institusi Sosial pada Pasar Tradisional Pendem di Desa Pandanrejo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo)
Penelitian ini menunjukkan bahwa institusi sosial pada Pasar Pendem berkaitan dengan nilai sosial terdapat kerjasama sesama pedagang berkaitan dengan penentuan harga sayur dan pada pasar hewan kerjasama dengan makelar. Nilai sosial lainnya yaitu nilai saling percaya dan hubungan kekeluargaan, selanjutnya strategi pemasaran yang berkaitan dengan strategi pedagang dalam menjual produk yang diperdagangkan dalam kasus ini para pedagang bekerjasama untuk penentuan harga maka pedagang menjalin solidaritas mekanik. Dalam menentukan strategi pemasaran pedagang juga berhak menentukan sendiri seperti kualitas barang yang dijual, jenis barang dagangan yang dijual dalam hal ini interaksi yang terjalin solidaritas organik. Pembahasan selanjutnya yaitu norma sosial, pada Pasar Pendem tidak ada aturan yang mengikat kuat namun apabila terjadi pelanggaran sanksi yang diberikan berupa peringatan. Pembahasan selanjutnya kelakuan berpola, yang menjadi ciri khas pada Pasar Pendem dari segi makanan yaitu geblek dan sengek sedangkan untuk barang dagangan seperti gula jawa relatif lebih laku untuk harga sayuran di Pasar Pendem relatif mahal, kelakuan berpola lainnya yaitu waktu pelaksanaan pada pasar kebutuhan pokok dimulai pagi dini hari sedangkan pasar seton dimulai pagi hari. Pembahasan terakhir yaitu terorganisir pada pasar seton pembayaran karcis yang semula tidak tertib, oleh pengurus pasar ditertibkan sehingga pembayaran karcis di pasar seton lebih tertib jika dibandingkan dengan sebelumnya.This research shows that social institutions in the Pendem Market relate to social values, there is cooperation among traders related to the determination of vegetable prices and in the animal market in cooperation with brokers. Other social values are the value of mutual trust and family relationships, then marketing strategies related to the strategy of traders in selling products traded in this case the traders work together to determine the price, the trader establishes mechanical solidarity. In determining the marketing strategy the trader also has the right to determine for himself the quality of the goods sold, the type of merchandise sold, in this case the interaction that is established organic solidarity. The next discussion is social norms, in the Pendem Market there are no binding rules but if there is a violation of sanctions that are given in the form of a warning. The next discussion is patterned behavior, which is characteristic of the Pendem Market in terms of food, namely geblek and sengek while for merchandise such as palm sugar is relatively more salable for the price of vegetables in the Pendem Market is relatively expensive, other patterned behavior is when the implementation of the staple market starts in the morning early in the morning while the seton market starts in the morning. The last discussion was organized in the ticket payment seton market which was originally disorderly, by the market management which was put in order so that the ticket payment in the seton market was more orderly when compared to before.
2495827927G1A016103PENGARUH PEMBERIAN SARI MARKISA UNGU (Passiflora edulis var edulis) BERBAGAI DOSIS TERHADAP KADAR SGOT-SGPT
Studi Uji Toksisitas Akut pada Tikus (Rattus norvegicus) Wistar
Latar Belakang: Penelitian mengenai manfaat dari sari markisa ungu sudah pernah
dilakukan. Penelitian uji toksisitas ini dilakukan sebagai dasar evaluasi keamanan
perancangan klinik, sebagai pedoman untuk memperkirakan risiko penggunaan sari markisa
ungu terhadap pemajanannya pada manusia.
Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian sari markisa ungu (Passiflora edulis var
edulis) berbagai dosis terhadap kadar SGOT dan SGPT pada studi uji toksisitas akut tikus
(Rattus norvegicus) Wistar.
Metode: Penelitian eksperimental dengan pre-post test only with control group design.
Sejumlah 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok. Kelompok A sebagai kelompok kontrol,
kelompok B, C, D dan E merupakan kelompok perlakuan yang mendapat sari markisa ungu
dengan masing masing dosis secara berturut turut 4,2 ml/200gBB/hari, 2 × 4,2
ml/200gBB/hari, 3 × 4,2 ml/200gBB/hari, 4 × 4,2 ml/200gBB/hari sari markisa ungu dalam
satu kali pemberian atau pada dosis berulang diberikan perlakuan tidak lebih dari 24 jam.
Pengamatan dilakukan selama 14 hari setelah pemberian perlakuan.
Hasil: Rerata kadar SGOT kelompok A=166,4 U/L, B=134,2 U/L, C=140 U/L, D=135,2
U/L dan E=136,2 U/L. Rerata kadar SGPT kelompok A=99,2 U/L, B=78,4 U/L, C=69,4
U/L, D=87 U/L dan E=77,2 U/L. Uji One Way ANOVA kadar SGOT menunjukkan p=0,095
dan kadar SGPT menunjukkan p=0,667 (p>0,05).
Kesimpulan: Pemberian sari markisa ungu berbagai dosis tidak berpengaruh terhadap kadar
SGOT dan SGPT tikus Wistar pada uji toksisitas akut.
Background: Research on the benefits of purple passion fruit juice has been done. This
toxicity test research was done as a basis for evaluating the safety of clinical design, as a
guideline for estimating the risk of using purple passion fruit juice on its exposure to human.
Aim: This study aimed to know the effect of giving purple passion fruit juice (Passiflora
edulis var edulis) various doses on SGOT and SGPT levels. Study of acute toxicity test in
white rats (Rattus norvegicus) Wistar.
Methods: Experimental research with pre-post test only with control group design A total
25 males rats were randomly assigned to 5 groups. Group A as control group, group B, C,
D and E is the treatment group that gets purple passion fruit juice with each dose
successively 4.2 ml /200gBB, 2 × 4.2 ml/200gBB/day, 3 × 4.2 ml/200gBB/day, 4 × 4.2
ml/200gBB/day purple passion fruit juice in one admnistration or at repeated doses the
treatment is given no more than 24 hours. Observation made during 14 days after treatment.
Result: The mean SGOT levels of group A=166,4 U/L, B=134,2 U/L, C=140 U/L, D=135,2
U/L and E=136,2 U/L. The mean SGPT levels of group A=99,2 U/L, B=78,4 U/L, C=69,4
U/L, D=87 U/L and E=77,2 U/L. One Way ANOVA test SGOT rate showed p=0,095 and
SGPT rate showed p=0,667 (p>0,05).
Consclusions: The giving of purple passion fruit juice in various doses doesn’t effect the
SGOT and SGPT level of rats Wistar strain in acute toxicity test.
2495927928F1C015065Pembingkaian Pemberitaan Sosok Calon Wakil Presiden RI 2019 di Media Online Tirto.IdAnalisis framing merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menganalisis bagaimana media membentuk konstruksi dan realita, serta pembingkaian media untuk menciptakan suatu sudut pandang media, dalam pemberitaan yang dibuat. Media online Tirto.id dipilih sebagai subjek dalam penelitian ini, dan objek dalam penelitian ini adalah pemberitaan terkait sosok calon wakil presiden RI 2019 di media online Tirto.id, periode September – Oktober 2018.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitiatif dengan pendekatan analisis framing. Model analisis framing dari Zhongdang Pan & Gerald M.Kosicki digunakan oleh peneliti untuk menganalisis berita yang telah dihimpun. Hasil dari analisis framing yang dilakukan oleh peneliti adalah media Tirto.id tetap dalam koridor netralitas dalam memberitakan setiap calon, berdasarkan visi misi Tirto.id yang menghadirkan faktualitas dalam berita. Tirto.id mencitrakan sosok Maruf Amin sebagai sosok yang ramah dan bersahaja serta cenderung bermain aman, sedangkan Tirto.id dalam memberitakan Sandiaga Uno cenderung sosok oposisi yang sering melakukan protes dengan keputusan pemerintah.
Framing analysis is one way to analyze how the media shape construction and reality, as well as media framing to create a media perspective, in the news that is made. The online media Tirto.id was chosen as the subject in this study, and the object of this research was the news regarding the figure of the RI vice presidential candidate 2019 in the online media Tirto.id, the period September - October 2018.
The method used in this research is a qualitative method with a framing analysis approach. The framing analysis model from Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki is used by researchers to analyze the news that has been collected. The results of the framing analysis conducted by researchers are that Tirto.id media remains in the corridor of neutrality in preaching each candidate, based on Tirto.id's vision and mission which presents factuality in the news. Tirto.id portrays the figure of Maruf Amin as a friendly and unpretentious figure who tends to play safe, while Tirto.id in preaching Sandiaga Uno tends to be an opposition figure who often protests with government decisions.

2496027932F1C015063BINGKAI MEDIA TERHADAP PEMBERITAAN JOKOWI PADA PILPRES 2019 DI MEDIA ONLINE LIPUTAN6.COM DAN KOMPAS.COM EDISI MARET 2019ABSTRAK

Nanda Gardamewa
F1C015063
Analisis framing merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk menganalisis bagaimana media membentuk konstruksi dan realita, serta pembingkaian media untuk menciptakan suatu sudut pandang media, dalam pemberitaan yang dibuat. Media online liputan6.com dan kompas.com dipilih sebagai subjek dalam penelitian ini, dan objek dalam penelitian ini adalah pemberitaan terkait sosok calon presiden RI 2019 Maret 2019.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitiatif dengan pendekatan analisis framing. Model analisis framing dari Zhongdang Pan & Gerald M.Kosicki digunakan oleh peneliti untuk menganalisis berita yang telah dihimpun. Hasil dari analisis framing yang dilakukan oleh peneliti adalah media liputan6.com terlihat lebih condong mengkontruksikan citra Jokowi sebagai sosok yang lebih baik. Sedangkan kompas.com terhadap pemberitaan Jokowi tetap dalam koridor netralitas dalam memberitakan setiap calon
Kata kunci : Analisis framing, media online, Netralitas Media.
ABSTRACT

Nanda Gardamewa
F1C015063
Framing analysis is one way to analyze how the media shape construction and reality, as well as media framing to create a media perspective, in the news that is made. The online media liputan6.com and kompas.com were chosen as subjects in this study, and the object of this study was the news regarding the figure of the RI presidential candidate 2019 March 2019.
The method used in this research is a qualitative method with a framing analysis approach. The framing analysis model from Zhongdang Pan & Gerald M. Kosicki is used by researchers to analyze the news that has been collected. The results of the framing analysis conducted by researchers is that the media of liputan6.com looks more inclined to construct Jokowi's image as a better figure. Whereas kompas.com regarding Jokowi's coverage remains in the corridor of neutrality in reporting every candidate.
Keywords : Framing Analysis, online Media, Media Neutrality.