Home
Login.
Artikelilmiahs
27920
Update
AYUGITA NURAZIZAH TAMAD
NIM
Judul Artikel
Hubungan Tingkat Pendidikan dan Tingkat Pengetahuan dengan Kepatuhan Diet pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Indikator keberhasilan terapi nutrisi medis pada pasien diabetes mellitus adalah kepatuhan diet. Faktor yang mempengaruhi kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus adalah tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan. Puskesmas 1 Sumbang termasuk 10 besar dengan jumlah pasien diabetes mellitus tipe 2 terbanyak di Kabupaten Banyumas. Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang Banyumas. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian ini adalah 32 pasien Puskesmas 1 Sumbang Banyumas yang diambil dengan teknik total sampling. Pengumpulan data untuk variabel kepatuhan diet menggunakan kuisioner food recall form 2×24 jam dan variabel tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan menggunakan kuesioner tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan. Analisis hipotesis menggunakan uji Chi-Square 2×3. Hasil: Hasil analisis bivariat antara tingkat pendidikan dengan kepatuhan diet menggunakan uji Chi-Square 2×3 menunjukkan p value = 0,013 dan r = 0,416. Hasil analisis bivariat antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet menggunakan uji Chi-Square 2×3 menunjukkan p value = 0,036 dan r = 0,414. Hal ini menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang Banyumas. Kesimpulan: Tingkat pendidikan dan tingkat pengetahuan berhubungan signifikan dengan kepatuhan diet pada pasien diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas 1 Sumbang Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: A success indicator of nutritional therapy in patients with diabetes mellitus is dietary adherence. Factors affecting dietary adherence in patients with diabetes mellitus are the level of education and level of knowledge. Puskesmas 1 Sumbang is among the top 10 with highest number of type 2 diabetes mellitus patients in Banyumas Regency. Objective: The purpose of this study was to determine the correlation between level of education and level of knowledge with dietary adherence of patients with type 2 diabetes mellitus at Puskesmas 1 Sumbang Banyumas. Methods: This research was an observational analytic study using a cross sectional approach. The respondent of this study was 32 patients at Puskesmas 1 Sumbang Banyumas selected using total sampling technique. Collected data for dietary adherence variable was by food recall form 2 x 24 hour questionnaire, while data for level of education and level of knowledge variables was by level of education and level of knowledge questionnaires. Chi square 2 x 3 is used to analyze the hypothesis. Result: The results of the bivariate analysis between the level of education with dietary adherence using the Chi-Square 2x3 test showed p value = 0.013 and r = 0.416. The results of the bivariate analysis between level of knowledge and diet adherence using the Chi-Square 2x3 test showed p value = 0.036 and r = 0.414. This shows a significant relationship between level of education and level of knowledge with diet adherence in patients with type 2 diabetes mellitus at Puskesmas 1 Sumbang Banyumas (p value < 0.05). Conclution: Level of education and level of knowledge are significantly related to dietary adherence in patients with type 2 diabetes mellitus at Puskesmas 1 Sumbang Banyumas.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save