Artikel Ilmiah : E1A015049 a.n. AMRULLAH BARU AHNAF

Kembali Update Delete

NIME1A015049
NamamhsAMRULLAH BARU AHNAF
Judul ArtikelEKSEKUSI BARANG SITAAN HASIL TINDAK PIDANA PENCURIAN KENDARAAN BERMOTOR
(Studi Di Kejaksaan Negeri Wonosobo)
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pelaksanaan eksekusi barang sitaan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di kejaksaan negeri wonosobo dan Mengetahui hambatan dalam eksekusi barang sitaan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor, serta solusinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode metode penelitian kualitatif menggunakan yuridis sosiologis. Kemudian data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan pengumpulan data melalui wawancara yang selanjutnya dianalisis dengan metode analisis normatif kualitatif. Adapun penyajian data ini disajikan dalam bentuk teks deskriptif naratif yang disusun secara sistematis sebagai suatu kesatuan yang utuh. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan eksekusi barang sitaan hasil tindak pidana pencurian kendaraan bermotor telah sesuai dengan sistematika pelaksanaan eksekusi menurut Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor PER 036/A/JA/09/2011 BAB IX (EKSEKUSI) Pelaksanaan Putusan Pengadilan, dalam menjalankan Eksekusi terdapat beberapa hambatan yaitu dari faktor sarana dan prasarana yang tidak ada nya RUPBASAN di Wonosobo sehingga barang sitaan dititipkan di Kejaksaan, Kepolisian, Pengadilan, sehingga memerlukan biaya untuk melakukan perawatan barang sitaan. Faktor masyarakat, masyarakat cenderung tidak ingin tahu tentang hukum itu sendiri, dan faktor kebudayaan, hukum yang baik adalah peranan penegak hukum dalam menegakkan hukum itu serta masyarakat yang paham mengerti tentang hukum itu. Masyarakat kurang mengerti terhadap hukum, merasa bahwa hukum itu prosesnya yang lama, dan memakan biaya yang besar. Jaksa di Kejaksaan Negeri Wonosobo, mengerti tata alur, dan prosedur eksekusi, sebenarnya eksekusi itu dijalankan sesuai dengan putusan hakim. Pengembalian barang sitaan, tinggal sesuai apa yang ada didalam putusan hakim, nama, alamat lengkap, sedangkan dirampas untuk negara, jaksa menjalankan eksekusi sebagai pemohon lelang.

Kata Kunci : Eksekusi, Barang sitaan, tindak pidana pencurian kendaraan bermotor
Abtrak (Bhs. Inggris)The aim of this research is to find out the execution of confiscated goods from motor vehicle theft in Wonosobo State Attorney and to find out the obstacles at executing those confiscated goods, and the solution as well. The research methods used in this research is a qualitative methods using juridical-sociological methods. The data used in this research is primary data that was gathered through interview that then being analyzed with analytical methods of normative-qualitative. As for the presentation of this data is presented with the form of naratical-descriptive that is arranged systematically as an integrated whole. According to the result of this research, it can be concluded that the execution of stolen goods from motor vehicle theft is already in line with the systematics of executions as stated by Attorneys General Regulations of Indonesian Republic Number PER 036/A/JA/09/2011 CHAPTER IX (Execution) Impementations of Courts Decisions, in executing there is few obstacle of doing it, that is the lack of confiscated storage facility as an infrastructure factor in Wonosobo, so the confiscated goods are being entrusted in District Attorney, Dsitrict Police, and District Court, so the cost of maintaining the confiscated goods are needed. Community factor also plays some role, as most people have a tendency to not learn about the law regearding confiscated goods itself, and cultural factor, a good law is how the law enforcer in enforcing the laws and the communities that understands the law. The community lacks in understading the laws, feeling that those laws have long processing time, and expensive. The prosecutor in Wonosobo District Attorney, knowing the order and procedure of execution, in truth the executions is already executed appropriately with the Judges Decision. The returning of the stolen goods is done in accordance of what is in the Judges decisions, such as name, the address, while the confiscated goods that is seized for the country, are getting executed in auctions.

Keywords: Executions, Confiscated items, Motor vehicle theft
Kata kunciEksekusi, Barang sitaan, tindak pidana pencurian kendaraan bermotor
Pembimbing 1Dr. Rahadi Wasi Bintoro,S.H.,M.H.
Pembimbing 2Dessi Perdani Yuris Puspita Sari,S.H.,M.H
Pembimbing 3Nurani Ajeng Tri Utami,S.H.,M.H
Tahun2020
Jumlah Halaman28
Tgl. Entri2020-06-30 14:35:38.914669
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.