Artikelilmiahs
Menampilkan 22.601-22.620 dari 51.891 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 22601 | 25204 | E1A015066 | PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA (PHK) KARENA MENJADI PENGURUS SERIKAT PEKERJA PADA PT. HAND SUM TEX KOTA TANGERANG (Studi Pada Putusan Nomor 208 K/PDT.Sus-PHI/2013) | Penelitian ini bersumber pada putusan Mahkamah Agung Nomor 208 K/PDT.Sus-PHI/2013 yang membatalkan putusan Pengadilan Hubungan Industrial Nomor 46/PHI.G/2012/PN.Srg mengenai perkara pemutusan hubungan kerja (PHK) PT. Hand Sum Tex Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan undang-undang dan analisis. Spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber bahan hukum yang digunakan sumber bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder dengan metode penyajian data dalam bentuk teks naratif dan disusun secara sistematis. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dalam penelitian ini, diketahui bahwa pertimbangan hukum hakim Mahkamah Agung yang membatalkan putusan Pengadilan Hubungan Industrial telah menyatakan pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh PT. Hand Sum Tex Kota Tangerang terhadap pekerjanya harus dinyatakan batal demi hukum, karena pemutusan hubungan kerja dilakukan sebelum memperoleh penetapan dari lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang telah sesuai dengan ketentuan Pasal 155 ayat (1) Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pekerja memiliki hak, salah satunya yaitu berserikat dan berunding bersama yang diatur dalam ketentuan Pasal 153 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 jo Pasal 1 Konvensi ILO Nomor 98 tentang Hak-hak dasar daripada Hak untuk berorganisasi dan berunding bersama jo Rekomendasi ILO Nomor 143 Tahun 1971 tentang Perwakilan Pekerja. Berdasarkan pertimbangan yang didasarkan perundang-undangan hakim memutuskan bahwa PHK yang demikian batal demi hukum dan wajib mempekerjakan kembali pekerjanya. | This research comes from Supreme Court Decision Number 203 K/PDT.Sus-PHI/2013 which overturned the Decision of the Industrial Relations Court Number 46/PHI.G/2012/PN.Srg regarding termination of employment (FLE) at PT. Hand Sum Tex Tangerang City. This research uses normative juridical research method, law approach and analysis. Descriptive research specification, sources of primary legal materials and secondary legal materials with the method of studying data in the form of narrative texts and arranged systematically. Based on the results of research and discussion in this study, it is known that the legal considerations of the Supreme Court Judges overturned the decision of the Industrial Relation Court have stated the termination of employment by PT. Hand Sum Tex Tangerang City against its workers must be declared by law, because termination of employment is carried out before obtaining a determination from an industrial relations dispute resolution institution that complies with the provisions of Article 155 paragraph (1) of Law Number 13 of 2003 concering Manpower. Workers have rights, one of which is union work and collective bargaining which is regulated in the provisions of Article 153 Act Number 13 of 2003 Jo Article 1 of ILO Conventions Number 98 Concerning basic rights rather than the right to organize and bargain collectivity Jo ILO recommendation Number 143 of 1971 concering workers representatives. Based on consideration legislation the judge decides that such termination of employment is null and void and is obliged to re-employ workers. | |
| 22602 | 25193 | H1B013025 | APLIKASI FUZZY INFERENCE SYSTEM (FIS) METODE TSUKAMOTO PADA PENILAIAN KUALITAS AIR SUNGAI DI KABUPATEN BANJARNEGARA | Fuzzy Inference System (FIS) Tsukamoto merupakan sistem penalaran yang didasarkan pada teknik implikasi fuzzy. FIS Tsukamoto diaplikasikan untuk menilai kualitas air sungai di Kabupaten Banjarnegara pada bulan Januari 2018 berdasarkan enam variabel input yaitu kadar DO, COD, BOD, pH, TSS, dan TDS. Tahapan FIS Tsukamoto meliputi fuzzifikasi, pemberian aturan dasar fuzzy, dan proses defuzzifikasi. Fuzzifikasi dilakukan dengan mengubah variabel input yang benilai tegas ke dalam himpunan fuzzy. Pada variabel input yang telah bernilai fuzzy diberikan aturan dasar fuzzy yang berbentuk implikasi fuzzy. Output yang bernilai fuzzy lalu didefuzzifikasi dengan menggunakan rumus rata-rata terbobot agar diperoleh output yang bernilai tegas. Selanjutnya, untuk memudahkan proses perhitungan dibuat program menggunakan software Matlab R2015a. Hasil pengujian kualitas air sungai di Kabupaten Banjarnegara pada bulan Januari 2018 diperoleh air sungai dengan nomor registrasi 1202018 memenuhi kelas I dan air sungai dengan nomor registrasi 201018 memenuhi kelas IV. | Fuzzy Inference System (FIS) Tsukamoto is the reasoning system based on fuzzy implications technique. FIS Tsukamoto can be applied to value the quality of river water in Kabupaten Banjarnegara on January 2018 based on six input variable are DO, COD, BOD, pH, TSS, and TDS. The phase of FIS Tsukamoto include fuzzification, basic rules of fuzzy, and defuzzification process. Fuzzification can be done by change the input variable which is has crisp to the fuzzy sets. On the input variable has a fuzzy value, given basic rules of fuzzy applied with fuzzy implications. The output has a fuzzy value then defuzzification with using weighted averaged formula to get output which is has crisp. Calculation process of FIS Tsukamoto made by program using Matlab R2015a software. The results testing the quality of river water in Kabupaten Banjarnegara on January 2018 is the river water with the registration number of 1202018 qualified the I class and the river water with the registration number of 201018 qualified the IV class. | |
| 22603 | 25194 | D1A015212 | KEEMPUKAN DAN pH DAGING PUYUH AFKIR YANG DI RENDAM LARUTAN KULIT NANAS MUDA (Ananas comosus) DENGAN LAMA WAKTU YANG BERBEDA | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keempukan dan pH daging puyuh afkir yang direndam pada larutan kulit nanas muda. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah puyuh afkir. Penelitian dilakukan dengan cara ekperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rancangan terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari R0: perendaman selama 5 detik; R1: perendaman selama 20 menit; R2: perendaman selama 40 menit; R3: perendaman selama 60 menit. Data yang diperoleh dari hasil penelitian keempukan daging puyuh afkir berturut-turut R0, R1, R2, R3, R4 adalah 0,052±0,005 mm/g/dt; 0,052±0,003 mm/g/dt; 0,051±0,005 mm/g/dt; 0,046±0,005 mm/g/dt dan rataan pH daging puyuh afkir berturut-turut R0, R1, R2, R3, R4 yaitu 5,946±0.090; 5,666±0.208; 5,610±0.125; 5,808±0.249. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa perendaman daging puyuh afkir pada larutan kulit nanas muda berpengaruh nyata (P<0,05), terhadap pH daging puyuh afkir. Kesimpulan waktu perendaman menggunakan larutan kulit nanas muda yang optimal untuk menghasilkan pH optimal yaitu 33,93 menit pada pH 5,6 dan sedangkan perendaman yang lama menghasilkan keempukan daging yang relatif sama. | The research aimed to determine the tenderness and pH of culled quail meat immersed in a solution of pineapple skin with different lengths of time. The material used in this research was culled quail. The research was conducted in an experimental method using a Complete Randomized Design (CRD). The design consisted of 4 treatments and 5 replications. The treatment consisted of R0: 5 seconds immersion; R1: 20 minutes immersion; R2: 40 minutes immersion; R3: 60 minutes immersion. Data obtained from the results of research of culled quail tenderness consecutively from R0, R1, R2, R3, R4 were 0.052 ± 0.005; 0,052 ± 0,003; 0,051 ± 0,005; 0.046 ± 0.005 mm/g/s and the average pH of culled quail meat consecutively from R0, R1, R2, R3, R4 were 5.946 ± 0.090; 5.666 ± 0.208; 5,610 ± 0.125; 5,808 ± 0,249. The results of the analysis of variance showed that the immersion of culled quail meat in young pineapple skin solutions had a significant effect (P <0.05) towards the pH of culled quail meat. The conclusion of the research was the optimal time of immersion using young pineapple solution in order to produce optimal pH is 33.93 minutes at pH 5.6, while long immersion relatively produces similar meat tenderness. | |
| 22604 | 25195 | C1B015005 | ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI DALAM UPAYA MENGENDALIKAN TINGKAT KERUSAKAN PRODUK DI CV. DEWI NUGRAHA TASIKMALAYA DENGAN MENGGUNAKAN ALAT BANTU STATISTIK | Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus pada produk bordir dari CV. Dewi Nugraha di Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksaaan pengendalian kualitas bermanfaat untuk mengetahui tingkat kerusakan produk di perusahaan dengan menggunakan alat bantu statistik. Analisis pengendalian kualitas dilakukan dengan menggunakan alat bantu alat bantu statistik berupa Check Sheet, Peta Kendali p, Diagram Pareto, dan Diagram Fishbone/ Diagram sebab akibat. . Check Sheet digunakan untuk memudahkan penulis di dalam pengumpulan dan menyajikan data agar memudahkan di dalam memahami data untuk analisis selanjutnya. Peta kendali p digunakan untuk memonitor produk yang rusak apakah masih di dalam batas kendali atau tidak. Kemudian dilanjutkan dengan mengidentifikasi barang cacat yang paling dominan dengan menggunakan diagram pareto. Langkah selanjutnya adalah mencari faktor – faktor penyebab terjadinya kerusakan dengan menggunakan diagram sebab akibat untuk kemudian dapat disusun suatu usulan atau rekomendasi perbaikan kualitas. | This research is a case study on embroidery products from CV. Dewi Nugraha in Tasikmalaya. The purpose of this study is to find out how the implementation of quality control is useful to determine the level of product damage in the company using statistical tools. Quality control analysis is done by using a statistical aid tool in the form of Check Sheet, Full P Map, Pareto Diagram, and Fishbone Diagram / Causal Diagram. Check Sheet is used to facilitate the author in collecting and presenting data to make it easier to understand the data for further analysis. P control map is used to monitor damaged products whether or not they are within the control limit. Then proceed with identifying the most dominant defective items using the Pareto diagram. The next step is to look for factors that cause damage by using a causal diagram to then be able to formulate a proposal or recommendation for quality improvement. | |
| 22605 | 28735 | A1F016032 | APLIKASI STABILIZED RICE BRAN DALAM FOOD BAR BERBASIS TEPUNG SORGUM DALAM FOOD BAR SEBAGAI PANGAN DARURAT | Indonesia merupakan negara yang rawan akan bencana alam. Pada kondisi yang serba darurat, maka diperlukan desain pangan khusus untuk korban bencana yang praktis dan bergizi. Food bar merupakan salah satu contoh makanan praktis yang cocok untuk dikonsumsi dalam keadaan darurat. Bahan dasar food bar dapat dibuat dari tepung sorgum yang kaya akan nilai gizi. Agar fungsinya sebagai pangan darurat lebih optimal maka food bar diaplikasikan menggunakan stabilized rice bran. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui proses stabilisasi rice bran agar dihasilkan rice bran dengan rasa dan aroma yang baik. 2) Mengetahui karakter organoleptik food bar. 3) Mengetahui karakter fisik dan kimia 5 produk terbaik food bar. Metode yang digunakan adalah metode eksprimental dengan RAK (Rancangan Acak Kelompok). Faktor yang diteliti terdiri dari 2 faktor yaitu penggunaan suhu pemanggangan (T) dan formulasi food bar (P). Hasil penelitian yang diperoleh yaitu 1) stabilized rice bran dengan penggunaan suhu 〖120〗^oC dan waktu stabilisasi 6 menit yang digunakan dalam proses pembuatan food bar, 2) Analisis nilai kekerasan diperoleh nilai tertinggi pada T4P4 1597,56 g force dan terendah T1P2 1570,29 g force, 3) Analisis kimia yang diperoleh pada aktivitas antioksidan dengan nilai tertinggi T4P4 85,45% dan terendah T1P2 73,55%. Serat pangan dengan nilai tertinggi T4P4 9% dan terendah T1P2 7,56%. Protein total dengan nilai tertinggi T4P3 15,81% dan terendah T2P3 14,97%. Kadar lemak dengan nilai tertinggi T4P4 30,08% dan terendah T3P2 30,03%. Karbohidrat dengan nilai tertinggi T4P4 40,27% dan terendah T4P3 39,36%. Energi dengan nilai tertinggi T4P4 246,01kkal dan terendah T1P2 245,34kkal. | Indonesia is a country that is prone to natural disasters. In emergency situation, a special food design for disaster victims that is practical and nutritional is needed. Food bar is one example of practical food that is suitable for consumption in emergencies. The basic ingredients of food bars can be made from sorghum flour which is rich in nutritional value. So that its function as an emergency food is more optimal then a food bar is applied using a stabilized rice bran. The purpose of this research is 1) Determine the process of stabilization of rice bran in order to produce rice bran with good taste and smell. 2) Knowing the organoleptic character of the food bar. 3) Know the physical and chemical characteristics of the best 5 food bar products. The method used is an experimental method with RBD (Randomized Group Design). The factors studied consisted of 2 factors, namely the use of roasting temperatures (T) and food bar formulations (P). The results obtained are 1) stabilized rice bran with the use of a temperature of 〖120〗^oC and a stabilization time of 6 minutes used in the process of making food bars, 2) Analysis of the value of hardness obtained the highest value at T4P4 1597.56 g force and the lowest T1P2 1570,29 g force, 3) Chemical analysis obtained on antioxidant activity with the highest value of T4P4 85.45% and the lowest T1P2 of 73.55%. Food fiber with the highest value of T4P4 is 9% and the lowest is T1P2 7.56%. Total protein with the highest value of T4P3 was 15.81% and the lowest was T2P3 of 14.97%. The highest fat content was T4P4 30.08% and the lowest was T3P2 30.03%. Carbohydrates with the highest value of T4P4 are 40.27% and the lowest are T4P3 39.36%. The energy with the highest value is T4P4 246.01kcal and the lowest is T1P2 245.34kcal. | |
| 22606 | 25197 | H1B014036 | APLIKASI BAHASA C++ DAN PHP UNTUK MENENTUKAN UKURAN SAMPEL PADA METODE STRATIFIED RANDOM SAMPLING | Ketepatan hasil survei sangat bergantung pada ukuran sampel. Selama ini, dalam menentukan ukuran sampel pada metode stratified random sampling, peneliti masih menggunakan perhitungan secara manual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat program penentu ukuran sampel pada metode stratified random sampling menggunakan bahasa pemrograman C++ dan PHP. Penelitian ini diawali dengan studi literasi, pembuatan flowchart dan algoritma pseudocode, penulisan sintaks program, serta pengimplementasian pada data mengenai jumlah PNS di setiap UPK di Kabupaten Banyumas. Dengan memasukkan tingkat kepercayaan 95%, batas kesalahan yang bisa ditolerir sebesar 5, dan biaya stratum masing-masing sebesar 1, didapat ukuran sampel minimal sebesar 60 dengan ukuran sampel stratum ke-1 dan ke-2 masing-masing sebesar 45 dan 15. Program yang telah dibuat diharapkan dapat membantu para peneliti dalam menentukan ukuran sampel dengan lebih cepat. Selain itu, program ini juga meminimalkan kesalahan dalam perhitungan karena peringatan akan muncul ketika terjadi kesalahan. | The accuracy of survey results depends on sample size. So far, in determining the sample size of the stratified random sampling method, researchers still use manual calculations. Because of that, this research aims to create a sample size determination program of the stratified random sampling method using C++ and PHP programming languages. This research begins with the study of literacy, creating flowcharts and pseudocode algorithms, writing program syntax, and implementing data on the number of civil servants in each UPK in Banyumas Regency. By entering a 95% confidence level, the error limit that can be tolerated is 5, and the strata cost of each is 1, the minimum sample size is 60 with the 1st and 2nd strata sample sizes is 45 and 15. The program is expected to help researchers to determine sample size more easily. So far, the program also minimizes errors in calculations because a warning will appear when an error occurs. | |
| 22607 | 25198 | A1C014067 | ANALISIS BIAYA DAN PENDAPATAN INDUSTRI RUMAH TANGGA TAHU DI DESA KALIKIDANG KECAMATAN SOKARAJA KABUPATEN BANYUMAS | Tahu merupakan makanan yang banyak diminati oleh masyarakat karena memiliki rasa yang enak, kandungan protein yang baik yaitu sebesar 8 sampai 12 persen, dan harganya relatif murah. Sehingga banyak dikonsumsi diberbagai kalangan masyarakat. Industri rumah tangga tahu merupakan pekerjaan utama bagi perajin, namun para perajin belum mempunyai catatan biaya yang baik tentang analisis biaya, penerimaan, pendapatan, efisiensi usaha, dan titik impas sehingga pengrajin tidak mengetahui usaha tersebut efisien atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui biaya total produksi dan pendapatan usaha, 2) Mengetahui penerimaan usaha, 3) Mengetahui titik impas dan efisiensi usaha. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Oktober sampai bulan November 2018 di Desa Kalikidang Kecamatan Sokaraja Kabupaten Banyumas. Pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive), dengan pertimbangan karena jumlah industri rumah tangga tahu yang paling banyak di Kecamatan Sokaraja ada di Desa Kalikidang. Data yang digunakan adalah data primer yang didapatkan melalui wawancara kepada perajin tahu. Metode analisis data yang digunakan meliputi: analisis biaya, penerimaan, pendapatan, R/C, dan titik impas (BEP). Hasil penelitian sebagai berikut: Rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan perajin tahu sebesar Rp25.164.391 per bulan produksi, rata-rata penerimaan sebesar Rp32.152.500 per bulan produksi, dan rata-rata pendapatan sebesar Rp7.493.109 per bulan produksi. Nilai efisiensi (R/C) lebih dari satu yaitu sebesar 1,3 artinya usaha industri tahu yang ada di Desa Kalikidang layak untuk diusahakan atau usaha tersebut efisien. Rata-rata BEP harga tahu kecil sebesar Rp766 per bungkus, sedangkan rata-rata BEP harga tahu besar sebesar Rp1.575 per bungkus. Rata-rata BEP produk tahu kecil sebanyak 348 bungkus, sedangkan rata-rata BEP produk tahu besar sebanyak 183 bungkus. | Tofu is a food that is in great demand by the community because it has a good taste, good protein content that is equal to 8 to 12 percent, and the price is relatively cheap. So that it is widely consumed in various circles of society. The tofu household industry is the main job for craftsmen, but the craftsmen do not have a good record of costs, revenue, income, business efficiency, and break-even points so that craftsmen do not know whether the business is efficient or not. This study aims to 1) Know the total 2 production costs and business income, 2) Knowing business revenues, 3) Knowing the break-even point and business efficiency. Data collection was carried out from October to November 2018 in the Kalikidang Village Sokaraja District, Banyumas Regency. Location selection is done purposively, with consideration because the number of home industry knows that the most in Sokaraja Subdistrict are in Kalikidang Village. The data used are primary data obtained through interviews with tofu artisans. Data analysis methods used include: cost analysis, revenue, income, R/C, and break-even (BEP). The results of the study are as follows: Average production costs incurred by tofu craftsmen are Rp25.199,391 per month of production, the average income is Rp30.705.000 per month of production, and the average income is Rp5.585.609 per month of production. The efficiency value (R/C) is more than one, which is equal to 1,24, which means that the tofu industry business in the village of Kalikidang is feasible or that the business is efficient. The average BEP of small tofu prices is Rp260,49 per pack, while the BEP average of large tofu prices is Rp1.108,74 per pack. The average BEP of small tofu products is 348 packs, while the average BEP of large tofu products is 183 packs. | |
| 22608 | 25200 | H1B014058 | SIFAT-SIFAT ISOMORFIK PADA OPERASI PERKALIAN TENSOR, PERKALIAN BINTANG, PERKALIAN CARTESIUS, DAN PERKALIAN MODULAR DUA GRAF FUZZY | Artikel ini membahas sifat-sifat isomorfik pada operasi perkalian tensor, bintang, Cartesius, dan modular dua graf fuzzy. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkalian tensor dua graf fuzzy bersifat isomorfik, dan jika G1 serta G2 graf fuzzy lengkap maka perkalian bintang G1 dan G2 dengan perkalian bintang G2 dan G1 bersifat isomorfik, komplemen dari perkalian bintang G1 dan G2 dengan perkalian Cartesius G2 dan G1 bersifat isomorfik, komplemen dari perkalian Cartesius G1 dan G2 dengan perkalian modular G2 dan G1 bersifat isomorfik, dan perkalian modular G1 dan G2 dengan perkalian tensor G2 dan G1 bersifat isomorfik. | This article discusses about some isomorphic properties of tensor, star, Cartesius, and modular product operations of two fuzzy graphs. The results of research are the tensor product of two fuzzy graphs is isomorphic, and if G1 and G2 are complete fuzzy graphs then star product of G1 and G2 with star product of G2 and G1 is isomorphic, complement of star product of G1 and G2 with Cartesius product of G2 and G1 is isomorphic, complement of Cartesius product of G1 and G2 with modular product of G2 and G1 is isomorphic, and modular product of G1 and G2 with tensor product of G2 and G1 is isomorphic. | |
| 22609 | 25924 | A1F015071 | ISOLASI DAN KARAKTERISASI MINYAK ATSIRI SEREH DAPUR (Cymbopogon citratus) DENGAN KAJIAN PENGARUH BAGIAN SEREH DAN VARIASI WAKTU DESTILASI | Minyak atsiri sereh dapur merupakan salah satu bentuk senyawa bioaktif yang terdapat pada tanaman sereh dapur. Minyak atsiri dapat diisolasi dengan cara penyulingan atau destilasi. Minyak atsiri yang dihasilkan pada proses destilasi dipengaruhi oleh lama destilasi dan bagian sereh yang di ekstrak. Proses pembukaan jaringan dari tanaman atau bahan yang diekstrak juga mempengaruhi hasil destilasi, cara yang dapat dilakukan antara lain melalui pemanasan dan maserasi, yang dewasa ini dapat juga dilakukan dengan bantuan gelombang mikro (microwave). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bagian sereh dapur yang diekstrak, variasi lama destilasi, dan interaksi perbedaan bagian sereh dapur dengan variasi lama destilasi terhadap karakteristik minyak atsiri sereh dapur yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancagan Acak Lengkap (RAL). Tiga faktor yang diteliti yaitu; 1) perbedaan bagian sereh dapur, terdiri atas bagian daun dan batang; 2) perlakuan awal bahan baku sebelum destilasi, terdiri atas pemanasan dengan microwave dan tanpa pemanasan; 3) variasi lama destilasi, terdiri atas 3 jam, 4 jam, dan 5 jam. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah rendemen, indeks bias, berat jenis, aktivitas antibakteri dengan metode zona hambat, dan akt-antioksidan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sereh pada bagian batang, dengan pemanasan microwave, dan destilasi selama 4 jam menghasilkan minyak atsiri dengan rendemen tertinggi sebesar 2,31%, zona hambat terhadap E. coli tertinggi sebesar 15 mm, zona hambat terhadap S. aureus tertinggi sebesar 30 mm, aktivitas antioksidan tertinggi sebesar 86%, indeks bias sebesar 1,887, dan berat jenis sebesar 0,84 N/m3. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa sereh pada bagian batang lebih baik dibandingkan bagian daun, pemanasan microwave lebih baik dibandingkan dengan tanpa pemanasan, dan lama destilasi optimum adalah 4 jam. | Lemongrass oil is one form of bioactive compounds found on lemongrass plants. Essential oils can be isolated by distillation. Each part of the plant extracted will produce different qualities and quantities of essential oils. Essential oils produced in the distillation process are affected by distillation time and part of the lemongrass was extracted. The process of opening tissue from extracted plants or materials also affects the results of distillation, teh method than can be used is heating and maceration, which today can also be used with the microwave assisted. Aim of this research was to study the effect of different lemongrass parts, the effect in variations distillation time, and the interaction effects of different parts of lemongrass with a variation in distillation time on the characteristics of lemongrass oil obtained. This research is an experimental study using a Completely Randomized Design (CRD). Three factors were examined, 1) the different lemongrass part, which consisted of leaf and stem parts; 2) pretreatment of raw material before distillation, which consists of microwave heating at 225 W in 1 minutes and without heating); 3) variation in distillation time, which consists of; 3, 4, and 5 hours. The variables observed in this study were yield, refractive index, specific gravity, inhibition zone analysis, and antioxidant activity. Result of the research showed that lemongrass in the stem parts, with microwave heating, and 4 hours distillation produced essential oils with the highest yield of 2.31%, the highest inhibition zone against E coli is 15 mm, the highest inhibition zone against S. aureus is 30 mm, the highest antioxidant activity is 86%, refractive index of 1.887, and density of 0.84 N / m3. Based on these results it can be concluded that the lemongrass in the stem part is better than the leaf part, the microwave heating is better than without heating, and the optimum distillation time is 4 hours | |
| 22610 | 26045 | F1B015042 | PENGARUH KUALITAS PELAYANAN HAJI DAN KINERJA PEGAWAI TERHADAP KEPUASAN JAMAAH HAJI DI KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN BANYUMAS | Pelayanan jamaah haji yang diselenggarakan di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyumas termasuk bagian dari upaya pemerintah dalam menegakan citra lembaga Pemerintah sebagai abdi masyarakat. Ini menjadi menarik untuk dikaji seiring dengan meningkatnya jamaah haji dari tahun ke tahun. Hal ini, Kementerian Agama Kabupaten Banyumas semakin dituntut untuk meningkatkan kualitas pealayanan. Dengan adanya peningkatan kualitas pelayanan ini diharapkan akan memberikan kepuasan jamaah haji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh dari kualitas pelayanan dan kinerja pegawai Kementerian Agama Kabupaten Banyumas terhadap kepuasan jamaah haji di Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif. Dengan sampel 92 responden dan teknik pengambilan sampel menggunakan proportionate stratified random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah Korelasi Kendall Tau-c, Koefisien Konkordansi Kendall W dan Analisis Regresi Ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan dan kinerja pegawai memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan jamaah haji di Kabupaten Banyumas. Hal ini didasarkan pada koefisien Kendall Tau-c sebesar 0,413 yang memiliki signifikan pada taraf kepercayaan 90 persen (0,000 < 0,10). Hasil uji regresi ordinal juga ditemukan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh yang positif dan signifikan dengan kepuasan jamaah haji. Kinerja pegawai yang didasarkan pada koefisien Kendall Tau-c sebesar 0,193 yang memiliki signifikan pada taraf kepercayaan 90 persen (0,036 < 0,10). Dari hasil uji regresi ordinal juga ditemukan bahwa kinerja pegawai memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kepuasan jamaah haji. Analisis Konkordasi Kendall’s W menunjukan bahwa kualitas pelayanan dan kinerja pegawa secara stimultan berhubungan dengan kepuasan jamaah haji dengan koefisien sebesar 0,104. Dari analisis regresi ordinal juga membuktikan bahwa kualitas pelayanan dan kinerja pegawa secara stimultan berpengaruh terhadap kepuasan jamaah haji | The service of pilgrims held at the Office of the Ministry of Religion of Banyumas Regency is part of the government's efforts to uphold the image of Government institutions as public servants. This becomes interesting to study along with the increasing number of pilgrims from year to year. This, the Ministry of Religion of Banyumas Regency is increasingly demanded to improve service quality. With the improvement in the quality of services it is hoped that it will give satisfaction to pilgrims. This study aims to determine how much influence the quality of service and performance of employees of the Ministry of Religion of Banyumas Regency has on the satisfaction of pilgrims in Banyumas Regency. The research method used is quantitative associative. With a sample of 92 respondents and sampling techniques using proportionate stratified random sampling. The analytical method used is Kendall Tau-c Correlation, Kendall W Concordance Coefficient and Ordinal Regression Analysis. The results showed that service quality and employee performance had a positive and significant effect on satisfaction of pilgrims in Banyumas Regency. This is based on the Kendall Tau-c coefficient of 0.413 which has a significant level of confidence of 90 percent (0,000 <0.10). The results of the ordinal regression test also found that the quality of service has a positive and significant effect on the satisfaction of pilgrims. Employee performance based on the Kendall Tau-c coefficient of 0.193 which has a significant level of trust of 90 percent (0.036 <0.10). From the results of the ordinal regression test it was also found that employee performance has a positive and significant influence on the satisfaction of pilgrims. The Kendall’s W concordation analysis shows that the quality of service and employee performance is simultaneously related to the satisfaction of pilgrims with a coefficient of 0.104. From ordinal regression analysis also proves that the quality of service and employee performance simultaneously influences the satisfaction of pilgrims | |
| 22611 | 25199 | H1F014022 | ANALISIS PERHITUNGAN TINGKAT KESTABILAN LERENG MENGGUNAKAN METODE RMR, SMR, DAN ESKAVASI DI DAERAH LAGADAR, KECAMATAN MARGAASIH, BANDUNG BARAT, JAWA BARAT | Pada daerah Lagadar, secara umum banyak terdapat lokasi tambang maupun bekas tambang, hal ini membuat penulis menginginkan penelitian mengenai kestabilan lereng batuan pada lokasi tambang maupun bekas tambang. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui secara detail kondisi geologi pada daerah penelitian, mengetahui nilai dari kualitas massa batuan yang ada di daerah tersebut, meliputi jenis longsoran, tingkat kestabilan lerengnya, dan rekomendasi eskavasi untuk melihat sudut dan arah lereng paling aman serta jenis eskavasi yang sesuai untuk lereng.Terdapat 6 lokasi penelitian untuk kestabilan lerengnya, dan hasil yang di dapat antara lain, rock mass rating yang mendapatkan hasil baik semua dan masuk pada kelas II. Kinematika lereng mendapatkan hasil 4 scanline yang persentase terbesarnya pada jenis longsoran planar no limit dan 2 scanline pada jenis longsoran wedge sliding. Slope mass rating mendapatkan hasil 2 scanline pada kondisi sedang dan 4 scanline kondisi stabil untuk jenis planar, lalu 4 scanline pada kondisi sedang dan 2 scanline kondisi stabil untuk jenis wedge atau baji, dan 6 scanline pada kondisi stabil untuk jenis toppling. Eskavasi mendapatkan hasil 6 scanline aman pada kemiringan lereng 65ᴼ, untuk arah paling amannya di dapatkan 3 scanline di arah kuadran 1, 2 scanline di arah kuadran 2, dan 2 scanline di arah kuadran 3. Jenis eskavasi mendapatkan hasil 1 scanline dengan jenis eskavasi blast to fracture dan 5 scanline dengan jenis eskavasi blast to loosen. | In the Lagadar area, in general there are many mines and ex-mining sites, this makes the authors want research on the stability of rock slopes at mine sites and former mining sites. The purpose of this study is to find out in detail the geological conditions in the study area, determine the value of the quality of rock mass in the area, including the type of avalanches, slope stability, and excavation recommendations to see the safest slope angles and directions and types of excavations. suitable for slopes. There are 6 research locations for slope stability, and the results obtained include rock mass rating that gets all good results and goes into class II. Slope kinematics get 4 scanline results, the largest of which is the type of avalanche planar no limit and 2 scanline in the type of sliding wedge avalanche. The mass rating slope gets 2 scanline results in moderate conditions and 4 scanline stable conditions for planar types, then 4 scanlines in moderate conditions and 2 scanline stable conditions for wedge or wedge types, and 6 scanline in stable conditions for toppling types. Excavation results in a safe 6 scanline on the slope of 65ᴼ, for the safest direction to get 3 scanlines in quadrant 1, 2 scanline in quadrant 2, and 2 scanline in quadrant direction 3. Excavation results get 1 scanline with type of excavation blast to fracture and 5 scanline with a type of blast to loosen excavation. | |
| 22612 | 25201 | D1A015051 | PENDUGAAN NILAI REPITABILITAS DAN MPPA (MOST PROBABLE PRODUCING ABILITY) BOBOT LAHIR KAMBING SAANEN DI BBPTU-HPT BATURRADEN | Tujuan dari penelitian adalah mengetahui nilai repitabilitas dan Most Probable Producing Ability (MPPA) bobot lahir kambing Saanen. Penelitian dilaksanakan di Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden. Materi penelitian menggunakan data recording dari 56 ekor induk kambing Saanen yang sudah memiliki tiga catatan paritas. Jumlah catatan bobot lahir yang digunakan 227 data yang terdiri dari 118 ekor cempe jantan dan 109 cempe betina dengan 112 tipe kelahiran tunggal dan 56 tipe kelahiran kembar. Parameter yang diukur adalah repitabilitas dan MPPA bobot lahir kambing Saanen. Data bobot lahir dikoreksi kearah jenis kelamin jantan dan tipe kelahiran tunggal. Pendugaan repitabilitas menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata bobot lahir sebenarnya pada tiap paritas berturut-turut 2,14 ± 0,17 kg, 3,02 ± 0,73 kg dan 3,40 ± 0,64, sedangkan rataan untuk bobot lahir terkoreksi pada tiap paritas berturut-turut 2,19 ± 0,17 kg, 3,13 ± 0,73 kg dan 3,55 ± 0,62. Hasil pendugaan nilai repitabilitas (r) bobot lahir adalah 0,068 ± 0,047 yang tergolong kategori rendah (r < 0,1) dan nilai MPPA bobot lahir yang tertinggi adalah sebesar 3,48 kg dengan individu S0159 (xx 230-15) dan terendah sebesar 2,34 kg dengan individu S0196 (xx 293-15). | The purpose of the study was to determine the value of repitability and Most Probable Producing Ability (MPPA) of the birth weights of Saanen goats. The study was conducted from 13thMarch until 5th April 2019 in Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden. The research material was recordings of 56 Saanen does that already have given birth three parities. The total recordings of birth weight records were 227 data consisting of 118 male kids and 109 female kids with 112 single birth types and 56 twin birth types. The variables measured were repeatability and MPPA birth weight of Saanen goats. Birth weight data corrected to the male sex and single birth type. Repeatability estimated using variance analysis. The results showed that the actual birth weights for parity one to three were 2.14 ± 0.17 kg, 3.02 ± 0.73 kg and 3.40 ± 0.64 kg respectively, while the means of corrected birth weight parity one to three were 2.19 ± 0.17 kg, 3.13 ± 0.73 kg and 3.55 ± 0.62 respectively. The estimation repeatability (r) of birth weight was 0.068 ± 0.047 which was classified as low category (r < 0.1) and the highest MPPA value of birth weight was 3.48 kg with individual doe number S0159 (xx 230 - 15) and the lowest was 2.34 kg with individual doe number S0196 (xx 293 - 15). | |
| 22613 | 25202 | C1L014002 | COMPARATIVE STUDY IN IFRS ADOPTION IMPACTS ON STOCK RETURN AND STOCK RISK BETWEEN INDONESIA AND MALAYSIA BANKING SECTOR | Tujuan penelitian ini adalah mengumpulkan bukti empiris untuk mengetahui pengaruh IFRS terhadap stock return dan stock risk pada perusahaan perbankan yang terdaftar pada bursa saham Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini menggunakan pendekatan quantitative dan menggunakan data sekunder. Setelah penelitian dilalkukan menggunakan metode penelitian non-parametrik (Wilcoxon dan Mann Whitney), hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa konvergensi IFRS meningkatkan stock return di perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa Indonesia, namun tidak meningkatkan stock return di perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa Malaysia. Terdapat perbedaan antara stock return pada perusahan perbankan yang terdaftar di bursa saham Indonesia dan Malaysia setelah konvergensi IFRS. Konvergensi IFRS tidak menurunkan stock risk di perusahaan perbankan yang terdaftar di bursa Indonesia dan Malaysia. Terdapat perbedaan antara stock risk pada perusahan perbankan yang terdaftar di bursa saham Indonesia dan Malaysia setelah konvergensi IFRS. | This study aims to obtain the empirical evidence to find out the influence of IFRS on stock return and stock risk of listed banking firms in Indonesia and Malaysia capital market. This study uses quantitative approach and secondary data. After conducting research using nonparametric method (Wilcoxon and Mann Whitney), the result of this research indicates that IFRS convergence improve the stock return of Indonesia listed banking firms but does not improve the stock return of Malaysia listed banking firms. There is a difference between stock return of listed banking firms in Indonesia and Malaysia after the implementation of IFRS. IFRS convergence implementation not reduce stock risk both in Indonesia and Malaysia listed banking firms. There is a difference of stock risk between Indonesia listed banking firms and Malaysia listed banking firms after the implementation of IFRS convergence. | |
| 22614 | 25203 | C1B012033 | Pengaruh Managerial Ownership, Institutional Ownership, CSR, dan Capital Structure terhadap EVA | Penelitian ini merupakan penelitian dengan data sekunder pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI selama tahun 2015-2017. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Managerial Ownership, Institutional Ownership, Corporate Social Responsibility, dan Capital Structure terhadap Economic Value Added”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh managerial ownership, institutional ownership, corporate social responsibility, dan capital structure terhadap economic value added. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI selama tahun 2015-2017. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 48 sampel. Purposive sampling method digunakan dalam penentuan sampel. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi data panel menunjukkan bahwa: (1) managerial ownership tidak berpengaruh terhadap economic value added, (2) institutional ownership tidak berpengaruh terhadap economic value added, (3) corporate social responsibility berpengaruh positif terhadap economic value added, (4) capital structure berpengaruh negatif terhadap economic value added. | This research is a study with secondary data on mining companies listed on the Indonesian Stock Exchange during 2015-2017. This study takes the title: "The Effect of Managerial Ownership, Institutional Ownership, Corporate Social Responsibility, and Capital Structure on Economic Value Added". The purpose of this study was to determine the managerial ownership, institutional ownership, corporate social responsibility, and capital structure effects on the economic value added. The population in this study were all mining companies listed on the Stock Exchange during 2015-2017. The number of samples taken in this study were 48 samples. Purposive sampling method is used in determining samples. Based on the results of research and data analysis using panel data regression analysis shows that: (1) managerial ownership does not affect the economic value added, (2) institutional ownership does not affect the economic value added, (3) corporate social responsibility has a positive effect on economic value added, (4) capital structure has a negative effect on economic value added. | |
| 22615 | 25207 | E1A115021 | Kewenangan Absolut Peradilan Tata Usaha Negara Dalam Pembatalan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Tentang Penetapan Partai Politik Peserta Pemilihan Umum Tahun 2019 (Studi Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor : 56/G/SPPU/2018/PTUN-JKT) | Objek penelitian utama dalam penelitian ini adalah putusan Nomor : 56/G/SPPU/2018/PTUN-JKT, pada penelitian ini akan diuraikan kewenangan absolut dari PTUN Jakarta dalam membatalkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum yang didasarkan pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum dan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Penyelesaian Sengketa Proses Pemilihan Umum di Pengadilan Tata Usaha Negara yang dilihat dari kasus posisi para pihak, serta menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan gugatan Nomor : 56/G/SPPU/2018/PTUN-JKT dari Penggugat telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan AUPB.Penggugat dalam perkara a quo adalah Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) yang diwakili oleh Supriadi, S.H., M.H., dkk., sedangkan Tergugat adalah Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia yang diwakili oleh Nurdin, S.H., S.T., dkk., dan Objek Gugatannya adalah Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor : 58/PL.01.1-Kpt/03/Komisi Pemilihan Umum/II/2018, tanggal 17 Februari 2018 tentang Penetapan Partai Peserta Politik Pemilihan Umum Tahun 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan analisis. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini, yaitu Kewenangan absolut Peradilan Tata Usaha Negara dalam mengadili sengketa Tata Usaha Negara berupa Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor : 58/PL.01.1-Kpt/03/KPU/II/2018 yang berkaitan dengan kewenangan KPU merupakan Kewenangan absolut PTUN dalam mengadili sengketa Tata Usaha Negara. Pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan gugatan penggugat dengan membatalkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor : 58/PL.01.1-Kpt/03/Komisi Pemilihan Umum/II/2018, tanggal 17 Februari 2018 tentang Penetapan Partai Peserta Politik Pemilihan Umum Tahun 2019 yaitu bahwa Tergugat dalam proses pembuatan Surat Keputusan Obyek sengketa tidak terpenuhi dari segi prosedur. | The main object of research in this study was verdict Number: 56 / G / SPPU / 2018 / PTUN-JKT, in this study the absolute authority of the Jakarta Administrative Court will be outlined in canceling the Election Commission Decree based on Act number 7 of 2017 concerning General Election and Supreme Court Regulation Number 5 of 2017 concerning Procedures for Resolving Disputes in the Electoral Process in the State Administrative Court seen from the case of the position of the parties, and analyzing judicial legal considerations in granting claim Number: 56 / G / SPPU / 2018 / PTUN-JKT of the Plaintiff is in accordance with the laws and regulations and AUPB. The plaintiff in the a quo case is the Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Council represented by Supriadi, SH, MH, et al., While the Defendant is the General Election Commission The Republic of Indonesia, represented by Nurdin, SH, ST, et al., And the Object of the Claim is the Decree of the General Election Commission blik Indonesia Number: 58 / PL.01.1-Kpt / 03 / General Election Commission / II / 2018, February 17, 2018 concerning Determination of General Election Political Participant Parties in 2019. The method used in this study is normative juridical with a statutory approach and analytical approach. The conclusion that can be drawn from this study, namely the absolute authority of the State Administrative Court in adjudicating State Administrative disputes in the form of the General Election Commission Decree Number: 58 / PL.01.1-Kpt / 03 / KPU / II / 2018 relating to the authority of the KPU is The absolute authority of PTUN in adjudicating State Administrative disputes. Judges' legal considerations in granting the plaintiff's claim by canceling the Decree of the Republic of Indonesia General Election Commission Number: 58 / PL.01.1-Kpt / 03 / General Election Commission / II / 2018, February 17, 2018 concerning Stipulation of Political Parties for the 2019 General Election, namely that the Defendant in the process of making the Decree, the Dispute Object was not fulfilled in terms of procedures. | |
| 22616 | 25208 | E1A115064 | UPAYA HUKUM KEBERATAN DALAM GUGATAN SEDERHANA (SMALL CLAIM COURT) (Studi Putusan Nomor 2/Pdt.G.S/2017/PN.Bms) | Pihak dalam perkara gugatan sederhana bisa mengajukan upaya hukum keberatan apabila pihak dalam perkara tersebut tidak puas dengan putusan gugatan sederhana, di dalam upaya hukum keberatan terdapat syarat formil dan syarat materiil. Penelitian ini bersumber pada putusan keberatan No. 2/Pdt.G.S/2017/PN.Bms yang menolak upaya hukum keberatan yang diajukan oleh Pemohon Keberatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hakim yang menolak upaya hukum keberatan dalam gugatan sederhana serta bagaimana akibat hukum dari upaya hukum keberatan yang ditolak. Peneliti menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Sumber bahan hukum yang digunakan yaitu bahan hukum primer dan sekunder berupa peraturan perundang-undangan, literatur dan jurnal hukum yang relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hakim menolak upaya hukum keberatan dari Pemohon Keberatan dikarenakan tidak memenuhi syarat materiil mengajukan upaya hukum keberatan sebagaimana telah diatur dalam Pasal 26 ayat (3) Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penyelesaian Gugatan Sederhana. Akibat hukum dari ditolaknya upaya hukum keberatan adalah menguatkan putusan gugatan sederhana pada tingkat pertama dan penyelesaian perkara tersebut telah selesai. | The litigant in small claim court case can raise an objection if the litigant in the case is not satisfied with small claim court verdict, in the legal objection effort has formal and material requirements. This research is based on the legal objection effort verdict number 2/Pdt.G.S/2017/PN.Bms which refused legal objection effort submitted by the Petitioner of Objection. The purpose of this research is to find out the consideration of the judge who refused the legal objection effort in small claim court and what is the legal consequences of the legal objection effort if it were refused. The researcher used normative juridical approach method. The sources of legal material used are primary and secondary legal materials in the form of legislation, literature and relevant legal journals. The result of this study indicate that the judge refused the legal objection effort raised by The Petitioner of Objection because it did not fulfill the material requirements in raising legal objection effort under Article 26 paragraph (3) of Supreme Court Regulation Number 2 of 2015 on Case Settlement Procedures for Small Claim Court. The legal consequence of the refusion of the legal objection effort is strengthen small claim court verdict in the first level and the settlement of the case has been completed. Keywords: Legal Objection Effort, Small Claim Court | |
| 22617 | 25209 | C1L015025 | PENGARUH KOMPETENSI GURU, SUMBER BELAJAR, KEAKTIFAN BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA SMAN 1 PURWOKERTO | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survey, yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi guru, sumber belajar, dan keaktifan belajar terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Purwokerto yang mengambil peminatan mata pelajaran ekonomi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Purwokerto yang mengambil peminatan mata pelajaran ekonomi sebanyak 324 siswa. Teknik pengambilan sampling yaitu proportionate random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 181 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuisioner, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda,koefisien determinasi, uji F, uji t. Hasil penelitian ini yaitu, 1) Kompetensi guru berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Purwokerto yang mengambil peminatan mata pelajaran ekonomi, yang dibuktikan dengan nilai t_hitung 5,307 > nilai t_tabel 1,653. 2) Sumber belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Purwokerto yang mengambil peminatan mata pelajaran ekonomi, yang dibuktikan dengan nilai t_hitung 4,598> nilai t_tabel 1,653. 3) Keaktifan belajar berpengaruh positif terhadap prestasi belajar siswa kelas X SMAN 1 Purwokerto yang mengambil peminatan mata pelajaran ekonomi, yang dibuktikan dengan nilai t_hitung 4,584 > nilai t_tabel 1,653. Nilai koefisien determinasi (R^2) kontribusi variabel kompetensi guru, sumber belajar, dan keaktifan belajar terhadap prestasi belajar siswa sebesar 43,6%, sedangkan 56,4% lainnya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti. Disimpulkan bahwa kompetensi guru, sumber belajar, dan keaktifan belajar terhadap prestasi belajar siswa Kata kunci : kompetensi guru, sumber belajar, keaktifan belajar, prestasi belajar. | This study was a quantitative study using survey method, which aims to determine the effect of teacher competence, learning resources, and learning activeness toward student`s learning achievement on economic subject of class X SMAN 1 Purwokerto. The populations of the study were all students of class X SMAN 1 Purwokerto on economic subject, they were 324 students. The sampling technique was proportionate random sampling, they were 181 respondent. data were collected by observations, interviews, questionnaires, and analyzed by multiple linear regression analysis, coefficient determination, F test and t-test. The results of the study showed that : 1) Teacher competence has a positive effect toward students`s learning achievement, it was proved by t_count 5,307 > t_table 1,653. 2) Learning resources has a positive effect toward students`s learning achievement, it was proved by t_count 4,598> t_table 1,653. 3) Learning activeness has a positive effect toward students`s learning achievement, it was proved by t_count 4,584 > t_table 1,653. Value of coefficient determination, contribution of variables teacher competence, learning resources, and learning activeness was 43,6%, while the other 56,4% were influenced by other variables not examined. Concluded that teacher competence, learning resources, and learning activeness has a positive effects toward student`s learning achievement on economic subject of class X SMAN 1 Purwokerto. Key words : teacher competence, learning resources, learning activeness, students`s learning achievement | |
| 22618 | 25925 | H1E015014 | PERBANDINGAN LIFE CYCLE ASSESSMENT (LCA) BAHAN BAKU PADA PROSES PRODUKSI KNALPOT RX KING (Studi Kasus IKM MMS Racing K447INE Purbalingga) | IKM Knalpot di Purbalingga tercatat memproduksi 313.380 pada tahun 2015. Berdasarkan observasi yang dilakukan, banyaknya konsumsi bahan baku untuk produksi satu unit knalpot adalah sekitar 2 kg/unit, sehingga banyak bahan baku yang dibutuhkan untuk satu tahun produksi mencapai nilai 600 ton. Kegiatan produksi knalpot yang besar setiap tahunnya berpotensi memberikan dampak pada lingkungan sekitarnya, hal ini dikarenakan suatu sistem industri tidak lepas kaitannya dengan lingkungan tempat industri itu berada. Penelitian ini bertujuan membandingkan dampak lingkungan dari produk knalpot RX King dengan tiga jenis bahan baku yaitu plat besi, plat galvanis, dan plat stainless steel, berdasarkan metode Life Cycle Assessment (LCA). Penelitian dilakukan secara cradle to gate, dimulai dari pembelian bahan baku hingga akhir proses produksi. Data yang diolah berupa penggunaan bahan baku, air, listrik, dan gas dalam proses produksi, jarak transportasi bahan baku, dan limbah dari proses produksi. Pengolahan data dilakukan dengan dua cara yaitu secara manual dan dengan bantuan software. Tahapan perhitungan yang dilakukan diawali dengan karakterisasi, penilaian dampak, normalisasi, pembobotan dan terakhir nilai total dampak lingkungan. Metode pengolahan data yang digunakan adalah ReCiPe 2016 Endpoint (H) World, dimana kategori dampak pada akhir proses terbagi menjadi tiga yaitu kesehatan manusia, lingkungan, dan sumber daya. Hasil perhitungan didapat besar nilai dampak untuk ketiga produk adalah 4,08 pt untuk knalpot plat besi, 4,21 pt untuk knalpot plat galvanis, dan 18,6 pt untuk knalpot plat stainless steel. Berdasarkan hail tersebut didapat kesimpulan bahwa knalpot plat stainless steel memberi dampak paling besar, diikuti dengan knalpot plat galvanis kemudian knalpot plat besi. | In 2015, the SME (Small Medium Enterprise) Exhaust in Purbalingga was recorded to produce 313,380 exhaust units Based on the observations made, the amount of consumption of raw materials for the production of one exhaust unit is approximately 2 kg / unit, so total consumption ofe raw material needed for one year production reaches a value of 600 tons. Large annual exhaust production activities have the potential to have an impact on the surrounding environment, this is because an industrial system cannot be separated from the environment in which the industry is located. This study aims to compare the environmental impact of RX King exhaust products with three different types of raw materiasl which are iron sheet, galvanized sheet metal, and stainless Steel sheet, based on the Life Cycle Assessment (LCA) method. The study was conducted in a cradle to gate scope, starting from the purchase of raw materials to the end of the production process. Input data for the calculation are amount of raw material, water, electricity, gas used in production process, transportation distance for raw materials, and waste from production process. Data processing is done in two ways, manually and with the help of software. The calculation steps carried out begin with characterization, damage assessment, normalization, weighting and single score. The data processing method used is ReCiPe 2016 Endpoint (H) World, where the impact category at the end of the process is divided into three, that is human health, ecosystems, and resources. The calculation results show that the impact value for the three products are 4.08 pt for iron exhaust, 4.21 pt for galvanized metal exhaust, and 18.6 pt for stainless steel exhaust. The results of the study found that the stainless steel exhaust had the most impact, followed by the galvanized metal exhaust and the last is iron exhaust. | |
| 22619 | 28566 | J1A016018 | The Relation of Kat's Dream With Her Lost Mother in White Bird in a Blizzard (2014) | Penelitian bejudul “The Relation of Kat’s Dream With Her Lost Mother in White Bird in a Blizzard (2014)” bertujuan untuk mengetahui hubungan antara mimpi Kat dan ibunya yang hilang. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mendapatkan jawaban dari rumusan masalah. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik menonton, membaca, mencatat dan mengklasifikasikan. Data primer dari penelitian ini adalah film White Bird in a Blizzard karya dari Gregg Araki. Selain itu, peneliti menggunakan teori psikoanalisis dan sinematografi untuk menganalisis kondisi psikologi dari Kat, dan pikiran Kat yang mendorongnya membuat mimpi kontinu tentang ibunya. Teori mimpi oleh Sigmund Freud juga digunakan untuk menganalisis materi mimpi Kat di dalam film ini. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kerinduan Kat akan sosok ibu, dan perasaan-perasaan Kat, seperti, simpati dan rasa bersalah terhadap ibunya menjadi alasan utama dan berperan penting terhadap jiwanya. Oleh karena itu, untuk menyeimbangkan pikirannya, Kat merilis beban pikirannya dengan cara membuat mimpi yang bersangkutan dengan ibunya. Lebih lanjut lagi, mimpi-mimpi tentang ibunya mempengaruhi Kat dalam keadaan sadarnya, terlihat dari bagaimana mimpi-mimpi tersebut membuatnya penasaran hingga akhirnya ia mencari arti dari mimpi kontinunya yang pada akhirnya Kat menemukan bahwa ibunya sudah tewas. | The research entitled “The Relation of Kat’s Dream With Her Lost Mother in White Bird in a Blizzard (2014)” aims to figure out how is the relation between Kat’s dream with her lost mother in White Bird in a Blizzard movie by Gregg Araki. The researcher used descriptive qualitative method to get the research answer. Data collection is done by watching, reading, collecting and classifying. The primary data is Gregg Araki’s movie called White Bird in a Blizzard. In addition, the researcher used psychoanalysis, and cinematography theory to analyze Kat’s psychological condition, and Kat’s mind which drives her to fabricate her continuous dreams about her mother. Dream theory by Sigmund Freud is also used to analyze the material of Kat’s dream in the movie. Moreover, the researcher found that Kat longs for a figure of mother, and Kat’s feeling, such as, sympathy, and guilt towards her mother affected significantly to her psyche. Consequently, to balance her mind, Kat released the burden by fabricating dreams relate to her mother. Also, the dream about her mother influenced her in the waking state. It leaded Kat to look for a meaning of her continuous dreams about her mother until finally she found out that her mother was dead. | |
| 22620 | 25211 | D1E014113 | ANALISIS DINAMIKA KELOMPOK PETERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA | Ayu Budi Lestari. “Penelitian berjudul Analisis Dinamika Kelompok Peternak Sapi Potong Di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara “, bertujuan mengetahui tingkat dinamika kelompok dan unsur-unsur dinamika kelompok peternak sapi potong “Tunas Muda” dan Kelompok peternak sapi potong “Ngudi Kamulyan”. Materi yang digunakan yaitu 2 kelompok peternak sapi potong di Kecamatan Bawang. Metode penelitian dilakukan dengan survey. Penentuan lokasi penelitian dipilih secara sengaja (purposive sampling). Peubah yang diamati yaitu tujuan kelompok, struktur kelompok, fungsi kelompok, pembinaan dan pengembangan kelompok, kekompakan kelompok, suasana kelompok, tekanan kelompok, keefektifan keloompok, maksud terselubung. Kesimpulanya, kedua dinamika kelompok peternak sapi potong tergolong bagus, dinamika kelompok pada kelompok peternak Ngudi Kamulyan dan kelompok Tunas Muda tidak terdapat perbedaan (non signifikan). Kata kunci : kelompok peternak sapi potong, unsur-unsur dinamika kelompok, dinamika kelompok | Ayu Budi Lestari. “The research Group Dynamics Analysis Of Beef Cattle Breaders In Bawang Sub-District, Banjarnegara District ”, aim to find out the level of group dynamics and the elements of group dynamics of two beef cattle breeders groups “Tunas Muda” and “Ngudi Kamulyan”. The method used in this research was survey. The research location was selected deliberately (purposive sampling). The variables observed in the research are the group goal, group structure, group fuction, group coaching and developing, group cohesiveness, group atmosphere, group pressure, group effectiveness, and convert intention. To conclude, there is no significant difference of the group dynamic between Ngudi Kamulyan and Tunas Muda farmers group. Keywords: group of beef cattle breeders, elements of group dynamics, group dynamics |