Artikel Ilmiah : F1F007087 a.n. WAGITA DAMARSARI

Kembali Update Delete

NIMF1F007087
NamamhsWAGITA DAMARSARI
Judul ArtikelTHE INTELLIGENCES OF ROS AND GUIL IN TOM STOPARD’S
ROSENCRANTZ AND GUILDENSTERN ARE DEAD
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian yang berjudul “Intelligences of Ros and Guil in Tom Stopard’s
Rosencrantz and Guildenstern are Dead” bertujuan untuk menganalisa
kecerdasan – kecerdasan yang dimilki Ros dan Guil serta peran dari kecerdasan-kecerdasan tersebut ketika dihadapkan pada masalah-masalah kehidupan Ros adan
Guil. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah adalah drama karya Tom
Stopard yang berjudul Rosencrantz and Guildenstern are Dead. Drama tersebut
dianalisa menggunakan dua teori yaitu teori kecerdasan ganda milik Howard
Gardner dan teori kebutuhan dasar manusia milik Abraham Maslow. Berdasarkan
penelitian diketahui bahwa Ros dan Guil memiliki beberapa kecerdasan tetapi
yang paling menonjol dalam diri Ros adalah kecerdasan interpersonal dan
kecerdasan intrapersonal, sedangkan Guil menonjol dalam kecerdasan bidang
logic-matematic dan kecerdasan interpersonal. Kecerdasan-kecerdasan tersebut
sebagian besar berhasil dan sebagian lagi gagal untuk menyelesaikan masalah-masalah kehidupan mereka.
Abtrak (Bhs. Inggris)The research entitled “The Intelligences of Ros and Guil in Tom Stopard’s
Rosencrantz and Guildenstern are Dead,” is focused on analyzing the
intelligences of Ros and Guil and their role in facing life problems to get
happiness. The primary data used in this research is a drama entitled Rosencrantz
and Guildenstern are Dead by Tom Stopard. For the analysis, the researcher uses
two theories: theory of multiple intelligences by Howard Gardner and human
basic needs by Abraham Maslow. The research results an understanding that Ros
has two prominent intelligences; intelligence of interpersonal and intelligence of
intrapersonal while Guil has intelligence of logical-mathematic and intelligence of
interpersonal. Ros and Guil with their intelligences succeed solving most of their
problems thus they get happiness and failed in some other problems thus they get
sadness.
Kata kunciKata kunci: kebahagiaan - kecerdasan –masalah-masalah
Pembimbing 1Rosyid Dodiyanto, S.S., M.Hum
Pembimbing 2Tri Murniati, S.S., M.Hum
Pembimbing 3Tribuana Sari,S.S., M.Si
Tahun2007
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.