Artikelilmiahs
Menampilkan 21.361-21.380 dari 50.167 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 21361 | 25831 | C1K013006 | Comparison of the Financial Performance of Seven-Eleven Managed by Seven & I Holdings Co. (Japan) and PT Modern Seven-Eleven Indonesia (Indonesia) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kinerja keuangan Seven-Eleven yang dikelola oleh Seven & I Holdings Co. di Jepang dan PT Modern Seven-Eleven Indonesia di Indonesia dari 2010 hingga mereka menutup toko mereka di Indonesia pada 2017. Persaingan yang kuat antara toko-toko lokal, peraturan dan ekonomi yang lesu menciptakan gejolak ekonomi yang tidak dapat ditahan oleh cabang-cabang Seven-Eleven Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah Seven & I Holdings Co. sebagai perwakilan dari Seven-Eleven Jepang dan PT Modern Seven-Eleven Indonesia sebagai perwakilan dari Seven-Eleven Indonesia. Sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan triwulanan dari masing-masing perusahaan pada periode 2010 hingga 2016. Setelah melakukan uji normalitas, untuk menguji apakah ada perbedaan kinerja keuangan Seven-Eleven Jepang dan Indonesia, dilakukan uji t sampel independen dan uji Mann-Whitney U. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rasio hutang terhadap modal, rasio hutang terhadap aktiva, margin laba bersih, perputaran aktiva total dan perputaran aktiva tetap Seven-Eleven Jepang dan Indonesia, dan tidak ada perbedaan signifikan antara rasio lancar Seven-Eleven Jepang dan Indonesia. | The purpose of this research was to compare the financial performance of Seven-Eleven managed by Seven & I Holdings Co. in Japan and PT Modern Seven-Eleven Indonesia in Indonesia from 2010 until they closed their stores in Indonesia in 2017. Strong competition between local convenient stores, regulations and a sluggish economy created a perfect storm that the Seven-Eleven Indonesia chain could not withstand. The population in this study is Seven & I Holdings Co. as a representative of Japanese Seven-Eleven and PT Modern Seven-Eleven Indonesia as a representative of Indonesian Seven-Eleven. While the sample used in this study is a quarterly financial report from each company in the period of 2010 to 2016. After conducting the normality test, to test whether there are differences in the financial performance of Japanese and Indonesian Seven-Eleven, conducted an independent sample t-test and Mann–Whitney U test. Based on the data analysis, it can be concluded that there is a significance difference between debt to equity ratio, debt to assets ratio, net profit margin, total asset turnover and fixed asset turnover of Japanese and Indonesian Seven-Eleven, and there is no significance difference between current ratio of Japanese and Indonesian Seven-Eleven. | |
| 21362 | 24192 | C1K012004 | MODERATING EFFECT OF FIRM SIZE ON THE CAUSAL RELATIONSHIP BETWEEN CAPITAL STRUCTURE, ASSET GROWTH, MANAGERIAL OWNERSHIP AND FIRM PERFORMANCE (Empirical Study on Food and Beverages Companies Listed on Indonesia Stock Exchange) | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh langsung dari struktur modal, pertumbuhan aset maupun kepemilikan manajerial terhadap kinerja perusahaan, dan untuk menganalisis pengaruh tidak langsung dari struktur modal, pertumbuhan aset maupun kepemilikan manajerial terhadap kinerja perusahaan melalui ukuran perusahaan sebagai variabel pemoderasi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan studi kasus pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebagai subjek penelitian. Populasi penelitian ini adalah 22 perusahaan sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2015-2017. Berdasarkan teknik purposive sampling, maka dapat ditentukan bahwa ukuran sampel dalam penelitian ini adalah 11 perusahaan. Selanjutnya, teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi moderasi. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa struktur modal maupun pertumbuhan aset berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan, sedangkan kepemilikan manajerial berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan. Ukuran perusahaan memoderasi pengaruh struktur modal maupun pertumbuhan aset terhadap kinerja perusahaan, sedangkan ukuran perusahaan tidak memoderasi pengaruh kepemilikan manajerial terhadap kinerja perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Mengacu pada kesimpulan tersebut, maka dapat dimplikasikan bahwa sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan secara optimal, manajer keuangan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia perlu memperhatikan struktur modal dan pertumbuhan aset, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui ukuran perusahaan sebagai variabel pemoderasi. Cara-cara yang dapat dilakukan diantaranya adalah dengan mengelola dan meningkatkan efisiensi struktur modalnya yang terdiri dari total hutang dan ekuitas, menggunakan hutang secara proporsional dan selalu mengendalikan biaya operasional dengan lebih efisien untuk meningkatkan laba bersih perusahaan sehingga perusahaan dapat membayar angsuran hutang dan biaya bunga. Selain itu, manajer keuangan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia juga perlu meningkatkan kemampuan perusahaan untuk menginvestasikan total aktiva yang dimiliki secara tepat dan memadai untuk menciptakan tingkat penjualan yang tinggi demi terus meningkatkan profitabilitas perusahaan | The aims of research were to analyze the direct effect of capital structure, asset growth as well as managerial ownership on firm performance, and to analyze the indirect effect of capital structure, asset growth as well as managerial ownership on firm performance through firm size as moderator variable. Type of this research was quantitative by using case study on food and beverages companies listed on Indonesian Stock Exchange as research subject. Population of this study was 22 companies of food and beverages sector listed on Indonesia Stock Exchange year of 2015-2017. Based on purposive sampling technique, it could be determined the sample size within study was 11 companies. Furthermore, technique data analysis of this study used moderated regression analysis. Based on the result of data analysis, it could be concluded that capital structure as well as asset growth had positive and significant effect on firm performance, while managerial ownership had positive but no significant effect on firm performance. Firm size moderates the effect of capital structure as well as asset growth on firm performance, while firm size no moderates the effect of managerial ownership on firm performance of food and beverages companies listed on Indonesia Stock Exchange. Referred to these conclusions, it could be implied that as an effort to increase firm performance optimally, financial managers of food and beverages companies listed on Indonesia Stock Exchange need to pay attention on capital structure and assets growth, both directly and indirectly through firm size as moderator variable. The ways can be done by managing and improving the efficiency of their capital structure that consists of total liabilities and equity, using the proportional liabilities and always controlling the operational costs more efficiently in order to increase the company’s net income so that the company is able to pay installments and interest costs of debt. Additionally, financial managers of food and beverages companies listed on Indonesia Stock Exchange need to increase the company’s ability to invest total asset appropriately and adequately to create the high level of sales in order to increase the firm’s profitability | |
| 21363 | 24189 | B1A015137 | DIFERENSIAL LEUKOSIT IKAN SIDAT TROPIS (Anguilla bicolor McClelland) PADA PEMELIHARAAN DENGAN KEPADATAN BERBEDA | Kondisi kultur mempengaruhi fisiologi ikan seperti sidat dapat dideteksi oleh perubahan nilai diferensial leukosit. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi diferensial leukosit sidat tropis setelah satu bulan periode kultur dalam kepadatan yang berbeda. Perlakuan yang dilakukan adalah (A) kerapatan 1 ekor / 72 L, (B) kerapatan 2 ekor / 72 L, dan (C) kerapatan 3 ekor / 72 L. Variabel yang diteliti adalah leukosit diferensial yaitu limfosit, neutrofil, monosit, eosinofil, dan basofil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase rata-rata tertinggi dari data leukosit diferensial, untuk limfosit adalah 39,11 ± 20,84%; untuk neutrofil adalah 4,44 ± 0,51%; untuk monosit adalah 3,56 ± 0,51%; dan untuk eosinofil adalah 2,80 ± 0,331% semuanya berasal dari kepadatan 3 ekor / 72 perlakuan L. Tidak ada basofil yang ditemukan dari semua apusan darah yang diperiksa. Data yang menunjukkan respon fisiologis stres sidat yang diteliti selama satu bulan dikultur dalam kepadatan. Namun analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan (P> 0,05). Sebagai kesimpulan perlakuan kepadatan hingga 3 ekor / 72 L tidak berpengaruh pada diferensial leukosit dari sidat. | Culture condition affects physiology of fish such as eel can be detected by changes in the differential value of leukocytes. This study aimed to evaluate the differential leukocytes of tropical eel after one months period of culture in different densities. Treatments were (A) density of 1 eel / 72 L, (B) density of 2 eels / 72 L, and (C) density of 3 eels / 72 L. Variables studied were differential leukocytes namely lymphocytes, neutrophyl, monocyte, eosinophyl, and basophyl. Results shown that the highest averages percentages of differential leukocytes data, for lymphocytes was 39.11 ± 20.84%; for neutrophil was 4.44 ± 0.51%; for monocytes was 3.56 ± 0.51%; and for eosinophils was 2.80 ± 0.331% all were from the density of 3 eels / 72 L treatment. No basofil found from all smear blood examined. The data indicating the stress physiological responses of eels studied for a month cultured in density treated. Statistical analysis however shown that no significant different (P>0.05). As conclution densities treatments of up to 3 eels / 72 L had no effect on the differential leukocytesof eels. | |
| 21364 | 24193 | F1D013026 | OLIGARKI DAN EKONOMI POLITIK LOKAL Studi Kasus Kekuatan Politik Oligarki Keluarga Arab Pemilik Sapphire Grup | Penelitian berjudul “Oligarki dan Ekonomi Politik Lokal Studi Kasus Kekuatan Politik Oligarki Keluarga Arab Pemilik Sapphire Grup”. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mendeskripsikan bisnis keluarga Arab pemilik Sapphire Grup dalam merepresentasikan kekuatan politik oligarki di Banyumas. 2) Mendeskripsikan bagaimana kekuatan oligarki mampu membangun bisnis dan mengembangkan pengaruh politiknya di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan paradigma konstruktivisme serta menggunakan perspektif sturkturalis dan pendekatan studi kasus. Sementara dalam pemilihan informan, peneliti menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Di dalam kerangka pemikiran penelitian ini menggunakan kerangka pemikiran ekonomi politik, oligarki, dan etnis dominan minoritas. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sesungguhnya oligarki tidak hilang namun berubah nama dan dengan sedikit penyesuaian agar dapat beradaptasi. Representasi kekuatan politik oligarki yang bersumber kepada kekuatan modal dari bisnis yang dimiliki oleh Sapphire Grup menggambarkan terkosentrasinya kekuasaan material yang besar di tangan segelintir orang yang mengakibatkan semakin besarnya pengaruh dan kekuasaan yang dimiliki. Hal tersebut dilihat dari latar belakang pemilik Sapphire Grup yang merupakan keturunan Arab, dimana warga keturunan Arab sendiri merupakan etnis minoritas, akan tetapi mampu mendominasi di sektor ekonomi lalu berkembang ke ranah politik. Dukungan dari sistem demokrasi yang memerlukan kekuatan modal yang cukup besar untuk merambah sektor politik juga menjadi kelebihan tersendiri yang dimiliki oleh pemilik Sapphire Grup. Kekuatan oligarki yang dimiliki oleh Sapphire Grup dalam membangun bisnis dan pengaruh politiknya berasalkan dari bisnis properti dan pendidikan. Bisnis properti yang menjadi basis ekonomi untuk kekuatan modal, lalu di sektor pendidikan yang secara tidak langsung berkaitan dengan kekuatan massa yang cukup besar. Bisnis properti dan pendidikan dikendalikan oleh keturunan Arab yang memiliki marga Bassalamah. Mulai dari sektor ekonomi lalu merambah ke sektor politik dengan memiliki cukup modal dan massa telah menghantarkannya menjabat sebagai Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Banyumas Tahun 2008 dan juga ikut dalam daftar calon Bupati Kabupaten Banyumas pada Tahun 2018. Setelah menduduki posisi di pemerintahan tentu berdampak pada perkembangan pengaruh politiknya. Selain kekuatan modal dan jabatan dalam pemerintahan untuk mengembangkan bisnisnya Sapphire Grup menggunakan jaringan keluarga serta memanfaatkan lemahnya pengawasan pemerintah dilapangan yang otomatis memperkuat posisi oligarki di tingkat lokal itu sendiri. Kata Kunci: Oligarki, Sumber Daya Material, Kekusaan Material, Minoritas. | The title of research is oligarchy and local politics economy case study political power an oligarchy of an Arab family the owner of Sapphire group. In general, this study attempts to 1) described business of an arab family the owner sapphire group in representing political power an oligarchy in Banyumas. 2) described how the power of an oligarchy can afford to build business and develop his political influence in Banyumas district. This research used qualitative research methods with constructivism paradigm and use sturkturalis perspective and approach a case study. While in local informants, researchers used purposive sampling and snowball sampling techniques. Data collection in this research used a technique of observation, in depth interviews and documentation. In the framework of thought this research using the framework of the political economy, oligarchy, and dominant ethnic minority. The result of this research revealed that indeed an oligarchy is not lost but changed its name and with a little adjustment in order to adapt. A representation of the political power of an oligarchy that is sourced to power capital from business owned by sapphire group describe concentration power great material in the hands of a few people who caused the influence and an inflow of powers that they have. It is viewed from the background the owner of sapphire group that is a descendant of the Arabs, where a descendant of the Arabs itself is an ethnic minority, will but capable of dominated in the economy sector and extending into political domain. Support from a democratic system that requiring the strength of a capital that is large enough to encroach on the political sector in the is also a positive owned by the owners of the sapphire group. The power of an oligarchy that is owned by Sapphire Group in building business and political influence from property business and education. Business of real estate, the basis of the economy to the power of capital, and in the education sector are indirectly pertaining to the power of large enough mass. Property business and education controlled by a descendant of the Arabs who has clan Bassalamah. Starting from the economy sector and expanded to the political sector in the by having masses has been considerable capital and it served as the head of commission D Banyumas district of 2008 and are involved in the a list of candidates for Banyumas regent in 2018. After occupying the position of the government in return will impact in the development of political influence. Than a force capital and official duties in government to develop business Sapphire Group use the network and put a make use of the weakness of the supervision of a government that automatically synchronize strengthen the position of an oligarchy at the local level itself. Keywords : Oligarchy, Resources Material, Material Power, Minority. | |
| 21365 | 24194 | H1G014043 | STRUKTUR KOMUNITAS PLANKTON PADA PERTAMBAKAN DI TUGUREJO SEMARANG TAHUN 2018 | Muara Sungai Tapak merupakan muara yang terletak di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, wilayah Tapak sendiri memiliki area pertambakan sebesar 1.030,21 ha. Penelitian ini berjudul “Struktur Komunitas Plankton pada Pertambakan di Tugurejo Semarang Tahun 2018”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keragaman dan kelimpahan plankton serta perbedaan kemerataan dan dominansi plankton antar stasiun di wilayah pertambakan Tugurejo Semarang. Penelitian ini dilakukan di 5 stasiun dengan masing-masing terdapat 4 ulangan. Analisis stastistik menggunakan uji F yang menujukkan hasil yang tidak signifikan terhadap kelimpahan plankton antar stasiun. Nilai keragaman pada masing-masing stasiun mendapatkan 25 genera, indeks keragaman berkisar 2,79-3,06, indeks kemerataan memiliki kisaran 0,87-0,95, sedangkan nilai dari indeks dominansi berkisar antara 0,069-0,096. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa struktur komunitas di pertambakan Tugurejo Semarang memiliki nilai keragaman yang sedang-tinggi, indeks kemerataan tinggi serta indeks dominansi yang rendah. | Tapak River Estuary is an estuary located in Kalirejo Sub-District, Tugu Sub-District, Semarang City, Tapak area itself which has a farm area of 1,030.21 ha. This study is entitled "Plankton Community Structure at Aquaculture in Tugurejo Semarang in 2018". This study aims to determine the differences in diversity and abundance of plankton as well as differences in evenness and dominance of plankton between stations in the Tugurejo aquaculture area of Semarang. This research was conducted in 5 stations with each of them having 4 replications. Statistical analysis uses the F test which shows insignificant results regarding plankton abundance between stations. The diversity value at each station has 25 genera, possesing diversity index range from 2,79-3,06, the evenness index value has a range of 0.87-0.95, while the value of the dominance index ranges from 0.069-0.096. Based on these results it can be concluded that the community structure in the first place Tugurejo Semarang has moderate-high diversity values, high evennes index and low dominance index. | |
| 21366 | 24195 | E1A014032 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN SUSU KADALUWARSA BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN NOMOR : 807/Pid.Sus/2015/PN Pbr | Produk barang dan/atau jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia semakin lama semakin canggih, sehingga timbul kesenjangan terhadap kebenaran informasi dan daya tanggap masyarakat. Dengan posisi konsumen yang lemah ini, produsen atau pelaku usaha akan dengan mudah memasarkan barang dan/atau jasa tanpa memperhatikan hak – hak konsumen. Metode pendekatan yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa buku – buku literatur, peraturan perundang – undangan dengan cara studi pustaka, yaitu dengan menginventarisasikan data – data tersebut yang kemudian disajikan dalam bentuk uraian sistematis. Data – data yang diperoleh dianalisis dan dijabarkan berdasarkan norma hukum yang berkaitan dengan objek penelitian. Lokasi penelitian dilakukan di Pusat Informasi Ilmiah (PII) Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman. Hasil penelitian berdasarkan putusan Nomor : 807/Pid.Sus/2015/PN Pbr menunjukan bahwa Ronny Arcan Ambarita Alias Roni telah terbukti telah melakukan perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha yang diatur dalam Pasal 8 khususnya huruf a Undang – Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen yaitu tidak memenuhi atau tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dan ketentuan peraturan perundang – undangan. Sanksi tersebut diatur pada Pasal 62 angka 1 Undang – Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. | The product the goods or services that are used to meet the needs of human life is getting increasingly sophisticated, so the gap has occurred against the truth of information and responsiveness of the public. With the position of these weak consumer, manufacturers or traders will easily market their goods or services without regard to the consumers rights. The method used is the approach method of normative juridical approach. The data used are secondary data in the form of books and legislation by way of literature study, namely by inventorying those data which are then presented in the form of systematic descriptions. All the data obtained were analyzed and elaborated based of legal norms relating to the object of research. The location of the study was conducted at the Center for scientific information (PII) Faculty of law University of Jenderal Soedirman. The results of the study are based on decision court Number : 807/Pid.Sus/2015/PN Pbr show that Ronny Arcan Ambarita A.k.a. Roni has proven to perform acts that are prohibited for those trader who are regulated in article 8 in particular (a) Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection that is does not meet the standards required and the provisions of laws – invitation. The sanctions are regulated in Article 62 number 1 Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. | |
| 21367 | 24196 | H1H013020 | PENGARUH PENGGUNAAN MINYAK CENGKEH (Eugenia aromatica) TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH DAN MORTALITAS BENIH IKAN NILA (Oreochromis niloticus) PASCA TRANSPORTASI | Transportasi ikan Nila (Oreochromis niloticus) dapat menyebabkan stres dan mempengaruhi kadar glukosa darah ikan Nila. Penggunaan minyak cengkeh (Eugenia aromatica) pada transportasi ikan Nila diduga memberikan efek anestesi dan mengurangi stress. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh minyak cengkeh terhadap kadar glukosa darah dan mengetahui nilai mortalitas benih ikan Nila pasca transportasi. Ikan Nila sebanyak 300 ekor digunakan dalam penelitian ini. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan 5 ekor ikan sebagai ulangan. Perlakuan kontrol tanpa penggunaan minyak cengkeh, perlakuan penggunaan minyak cengkeh sejumlah 0,01 % dan perlakuan penggunaan minyak cengkeh sejumlah 0,05 %. Nilai kadar glukosa dianalisis menggunakan ANAVA dan nilai mortalitas serta kualitas air dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukan penggunaan minyak cengkeh tidak berpengaruh terhadap kadar glukosa darah. Kadar glukosa darah berkisar 43,4 ± 18,04 mg/dL hingga 143 ± 94,46 mg/Cl dan mortalitas berkisar 0-1%. Kualitas air pasca transportasi menunjukan kisaran nilai yang masih sesuai untuk pemeliharaan yaitu oksigen terlarut berkisar 5,58-6,38 mg/L dan suhu berkisar 29,3-30,1°C. | Tilapia transportation could cause stress and influence the blood glucose of Tilapia (Oreochromis niloticus). The use of clove oil (Eugenia aromatica) on tilapia transportation might giving anestation effect and decreasing stress. This research aims to knowing the effect of clove oil to blood glucose and the value of mortality of tilapia after transportation. Tilapia as many 300 tails were used in this research. Completely Randomize Design (CRD) was used with three treatments and 5 tails of tilapia in each treatments. As control is without use clove oil, then treatment use oil as much as 0,01% and treatment use clove oil as much as 0,05%. The value of blood glucose was analyzed with ANOVA and mortality as well as water quality were analyzed descriptively. The result showed that clove oil does not influence the value of blood glucose. The value of blood glucose was about 43,4 ± 18,04 mg/dL to 143 ± 94,46 mg/dL and mortality was about 0-1%. Water quality after transportation showed a appropriate condition that dissolved oxygen was about 5,58-6,38 mg/L and temperature was about 29,3-30,1 0C. | |
| 21368 | 30579 | H1D016006 | RANCANG BANGUN APLIKASI PEMESANAN TIKET SHUTTLE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN FRAMEWORK FLUTTER | Proses pemesanan tiket shuttle merupakan proses utama saat seseorang akan melakukan perjalanan menggunakan transportasi shuttle. Proses pemesanan tiket shuttle dengan mendatangi pool shuttle di daerahnya atau memesan lewat telepon memiliki beberapa permasalahan yang sering kali membuat calon penumpang merasakan kurangnya efektifitas dan efisiensi. Penelitian ini memiliki tujuan untuk membuat aplikasi yang memudahkan calon penumpang dalam melakukan pemesanan tiket shuttle dan memperoleh informasi shuttle serta memudahkan penyedia jasa dalam mengelola armada dan mengelola pesanan. Pembuatan aplikasi ini menggunakan metode waterrfall. Tahapan utama dalam siklus hidup pengembangan sistem dalam metode ini, yaitu: analisa (analysis), desain (design), pengkodean (code), dan pengujian (testing). Aplikasi ini dibagi menjadi dua bagian, berbasiskan android dengan menggunakan Framework Flutter untuk calon penumpang dan berbasiskan web dengan bahasa pemrograman PHP untuk penyedia jasa. Hasil pengujian Black Box menunjukkan hasil valid yang berarti aplikasi sudah sesuai dengan yang diharapkan. Hasil dari User Acceptance Test menunjukkan nilai rata-rata sebesar 87% dengan kategori “Sangat Baik” yang berarti aplikasi ini layak untuk digunakan. | The shuttle ticket order process is the main process when someone is going to travel using shuttle transportation. The process of ordering shuttle tickets by visiting shuttle pool in the area or ordering by call has several problems that often make prospective passengers feel a lack of effectiveness and efficiency. This study aims to create an application that makes it easier for prospective passengers to order shuttle tickets and obtain shuttle information and make it easier for service providers to manage fleets and manage orders. This application created by using the waterfall method. The main stages in the system development life cycle in this method, namely: analysis, design, coding, and testing. This application is divided into two parts, Android-based using the Flutter Framework for potential passengers and web-based with PHP programming language for service providers. Black Box test results show valid results, which means the application is as expected. The results of the User Acceptance Test show an average value of 87% in "Very Good" category, which means this application is feasible to use. | |
| 21369 | 24198 | G1A015052 | HUBUNGAN ADEKUASI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT KHUSUS GINJAL Ny. R.A. HABIBIE BANDUNG | Gagal ginjal kronik merupakan keadaan yang disebabkan oleh penurunan fungsi dari kedua ginjal, sehingga ginjal tidak dapat melakukan fungsi regulasi dan ekskresinya untuk mempertahankan homeostatis tubuh dengan baik. Gagal ginjal kronik merupakan masalah kesehatan yang mengenai lebih dari 5-10% populasi di dunia. Pada stadium akhir gagal ginjal kronik diperlukan tindakan hemodialisis sebagai salah satu cara pengobatannya. Tindakan hemodialisis dapat mencapai hasil yang maksimal apabila seluruh parameter adekuasi hemodialisis dapat tercapai. Hemodialisis yang tidak adekuat dapat mengakibatkan peningkatan progresivitas kerusakan fungsi ginjal, sehingga tingkat kualitas hidup pada penderita gagal ginjal kronik semakin menurun. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan adekuasi hemodialisis dengan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie Bandung. Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel penelitian adalah sebanyak 78 penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis serta sudah memenuhi kriteria eksklusi dan inklusi. Teknik pengambilan sampel ditentukan dengan metode consecutive sampling. Data adekuasi hemodialisis diperoleh dengan metode pengambilan data urea reduction rate dari setiap sampel yang terdapat dalam rekam medik dan dilakukan pengisian kuesioner KDQOL-SF36 sebagai metode pengambilan data untuk kualitas hidup. Analisis data dilakukan dengan uji fisher. Dalam penelitian ini didapatkan sebanyak 44,9% responden memiliki adekuasi hemodialisis yang adekuat dan memiliki nilai kualitas hidup baik. Secara statistik terdapat hubungan yang bermakna antara adekuasi hemodialisis dengan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di Rumah Sakit Khusus Ginjal Ny. R.A. Habibie Bandung dengan nilai p<0,05. Kesimpulan terdapat hubungan yang bermakna antara adekuasi hemodialisis dengan kualitas hidup penderita gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisis. | Chronic kidney failure is a condition caused by a decrease in the function of both kidneys, so that the kidneys cannot carry out the regulation and excretion function to maintain the body's homeostasis properly. Chronic kidney failure is a health problem that affects more than 5-10% of the population in the world. In the late stages of chronic renal failure, hemodialysis is needed as a method of treatment. The hemodialysis action can achieve maximum results if all adequate hemodialysis parameters are achieved. Inadequate hemodialysis can lead to increased progressive damage to kidney function, so the level of quality of life in patients with chronic kidney failure decreases. The aim of this study was to determine the relationship between the adequacy of hemodialysis and the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis at the Rumah Sakit Khusus Ginjal. Ny. R.A. Habibie Bandung. This study was an observational analytic study with a Cross Sectional approach. The study sample was 78 patients with chronic kidney failure who undergoing on hemodialysis and had fulfilled the criteria of exclusion and inclusion. The sampling technique was determined by consecutive sampling method. Hemodialysis adequacy data was obtained by urea reduction rate data collected from each sample contained in the medical record and KDQOL-SF36 questionnaire was filled in as a method of data collection for quality of life. Data analysis was performed by fisher test. In this study it was found that 44.9% of respondents had adequate hemodialysis adequacy and had good quality of life values. Statistically there is a significant relationship between the adequacy of hemodialysis and the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis at Rumah Sakit Khusus Ginjal Ny.R.A. Habibie Bandung with a value of p <0.05. Conclusion there is a significant relationship between the adequacy of hemodialysis and the quality of life of patients with chronic renal failure undergoing hemodialysis. | |
| 21370 | 24200 | D1E014176 | KEEMPUKAN DAN SUSUT MASAK DAGING ITIK AFKIR YANG DIBALUR DENGAN PASTA BEBERAPA BAGIAN BUAH NANAS (Ananas comosus L. Merr) | Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembaluran pasta beberapa bagian buah nanas dan bagian buah nanas yang paling efektif terhadap keempukan dan susut masak pada daging itik afkir. Materi yang digunakan adalah daging itik petelur afkir bagian paha 20 potong, nanas (enzim bromelin) dan aquadest. Percobaan dilakukan dengan metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rancangan terdiri dari empat perlakuan, setiap perlakuan diulang sebanyak lima ulangan dan setiap ulangan terdiri dari empat irisan daging bagian paha itik afkir. Perlakuan yang diberikan yaitu P1 : daging paha itik afkir dengan pembaluran pasta kulit nanas. P2 : daging paha itik afkir dengan pembaluran pasta daging buah nanas. P3 : daging paha itik afkir dengan pembaluran pasta batang nanas. P4 : daging paha itik afkir dengan pembaluran pasta seluruh bagian buah nanas. Hasil penelitian diperoleh rataan keempukan yaitu P1 adalah sebesar 0,04520 mm/g/dt, P2 sebesar 0,04450 mm/g/dt, P3 sebesar 0,04530 mm/g/dt, dan P3 sebesar 0,04620 mm/g/dt. Rataan Susut Masak yaitu P1 adalah sebesar 36,19 %, P2 sebesar 36,86 %, P3 sebesar 37,54 %, dan P4 sebesar 37,43 %. Hasil analisi variansi menunjukkan bahwa pembaluran pasta nanas dari beberapa bagian buah nanas yang berbeda berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap keempukan dan susut masak pada daging itik afkir bagian paha. Kesimpulan, pembaluran dengan bentuk pasta bagian-bagian buah nanas (Ananas comosus L. Merr) menghasilkan keempukan dan susut masak yang relatif sama pada daging itik afkir bagian paha. | The purpose of this research is to determine the effect of several types of pineapple and fruit parts that are most effective for tenderness and cooking losses on meat of rejected ducks. The material used is laying duck meat with 20 pieces of thighs, pineapple (bromelain enzyme) and aquadest. The experiment was carried out using an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD). The design consists of four treatments. Each treatment was repeated five replications and each replication consisted of four parts of the rejected duck thigh. The treatment was given, namely P1: rejected duck thigh meat with a paste of pineapple skin paste. P2: rejected duck thigh meat with a paste of pineapple meat paste. P3: rejected duck thigh meat with pineapple paste. P4: rejected duck thigh meat with pasta paste all parts of pineapple fruit. The results of variance analysis showed that pineapple paste distribution from several parts of pineapple fruit had no significant effect (P>0.05) on tenderness and cooking losses in the meat of rejected ducks. The average tenderness, P1 is 0.04520 mm/g/dt, P2 is 0.04450 mm/g/dt, P3 is 0.04530 mm/g/dt and P3 is 0.04620 mm/g/dt. The average cooking losses of P1 is 34.90, P2 is 36.04, P3 is 37.16, and P4 is 36.96. The conclusion, the tenderness and cooking losses of rejected duck meat is not affected by the use of pineapple (Ananas comosus L. Merr) paste which comes from different parts of pineapple fruit. | |
| 21371 | 24202 | G1A015016 | PERBEDAAN KETAHANAN OTOT SEBELUM DAN SESUDAH INTERVENSI PLYOMETRIC TRAINING PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | ABSTRAK Latar Belakang. Ketahanan otot adalah kemampuan suatu otot atau sekolompok otot untuk berkontraksi secara berulang kali atau terjadi ketegangan yang terus menerus dan tahan terhadap kelelahan dalam jangka waktu yang lama. Ketahanan otot dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti usia, jenis kelamin, dan aktivitas fisik. Pada beberapa penelitian mengenai ketahanan otot pada mahasiswa didapatkan rata – rata ketahanan otot yang rendah. Plyometric training adalah teknik latihan fisik yang dilakukan dengan cara meregangkan otot tertentu sebelum mengontraksikannya secara eksplosif. Latihan ini telah terbukti dalam berbagai penelitian dapat meningkatkan ketahanan otot. Tujuan. Mengetahui perbedaan ketahanan otot sebelum dan sesudah intervensi plyometric training pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universits Jenderal Soedirman. Metode Penelitian. Penelitian ini termasuk dalam penelitian eksperimental quasi (quasi-experimental) dengan jenis one group pre and post test without control. Subyek penelitian berjumlah 31 orang dan direkrut dengan menggunakan consecutive sampling yang sesuai dengan kriteria inklusi. Subyek penelitian merupakan mahasiswa FK Unsoed dan berjenis kelamin laki-laki. Intervensi plyometric training dilaksanakan dengan frekuensi 2 kali seminggu selama 5 minggu. Pengukuran ketahanan otot dilakukan menggunakan metode half squat jump dan data yang didapat dianalisis menggunakan uji T berpasangan. Hasil. Nilai rata-rata ketahanan otot subyek meningkat dari 38,0 kali/menit menjadi 45,8 kali/menit. Uji analisis T berpasangan menunjukan terdapat perbedaan bermakna antara tingkat ketahanan otot sebelum dan sesudah intervensi plyometric training (p=0,002). Kesimpulan. Terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat ketahanan otot sebelum dan sesudah intervensi plyometric training pada mahasiswa FK Unsoed. | ABSTRACT Introduction. Muscle endurance is the ability of a muscle or group of muscle to contracting repeatedly or continous tension and resistant to fatigue in a long time. Muscle endurance can be affected by several factors such as age, gender, and physical activity. In some studies of muscle endurance in students earned low average muscle endurance. Plyometric training is exercise techniques performed by stretching the muscle of the level before contracting explosively. This exercise has been proven in various studies can improve the muscle endurance. Objective. To observe the muscle endurance difference before and after plyometric training intervention on medical faculty students of Jenderal Soedirman University. Method. The study used quasi experimental method with pre and post test without control. The subjects participated in this study were 31 males of medical faculty students of Jenderal Soedirman University, recruited by consecutive sampling method according to the inclusion criteria. Plyometric training intervention was done twice a week for 5 weeks. The subject’s muscle endurance before and after the intervention was measured using half squat jump test method and was analyzed using paired T-test. Result. The subject’s muscle endurance resulted in a mean of 38,0 seconds before the intervention, and 45,8 seconds after the intervention. The paired T-test analysis showed a significant difference of muscle endurance before and after plyometric training intervention (p=0,002). Conclusion. There is significant muscle endurance difference before and after plyometric training intervention on medical faculty students of Jenderal Soedirman University. | |
| 21372 | 24130 | H1A015041 | PERANCANGAN SISTEM PENYIMPANAN DATA PADA KONVEYOR MITSUBISHI MELSEC FX-2N 32 MR BERBASIS WEBSITE STUDI KASUS PEMILAH JENIS BAHAN BENDA | Dalam era teknologi informasi yang semakin berkembang saat ini. Data adalah hal penting yang menjadi sumber informasi pada suatu sistem. Untuk menjadi informasi yang dapat dipakai pada waktu mendatang, maka sangat diperlukan media penyimpanan data. Media penyimpanan itu sendiri dikenal dengan basisdata. Penyimpanan data tidak hanya dipakai dalam bidang informasi saja, bidang lain yang mengharuskan memakai penyimpanan data adalah bidang teknologi industri. Programmable Logic Control (PLC) merupakan salah satu sistem kendali yang digunakan dalam bidang industri. Banyaknya data yang dikeluarkan oleh suatu proses pada perusahaan tersebut, sangat perlu untuk disimpan dalam media penyimpanan yang efisien. Proses pemilah jenis bahan benda dengan menggunakan konveyor mitsubishi melsec FX-2N 32 MR adalah studi kasus penelitian yang menggunakan PLC. Penelitian ini bertujuan untuk menyimpan data hasil sorting jenis bahan pada database. Perancangan sistem database untuk menyimpan data keluaran PLC dibuat dengan MySQL, kemudian data ditampilkan pada website yang dibangun dengan PHP. Perpindahan data antara PLC dengan database dibangun secara wireless menggunakan nodemcu. Hasil dari penelitian yaitu data yang diterima oleh database berjumlah 29 dari 36 data yang dikirimkan, sehingga persentase keberhasilan sebesar 80,56%. Pada jarak 20m data loss 1 dan pada 24m semua data loss. Kemudian rata-rata delay dihitung pada pada jarak 4m, 8m, 12m, 16m, 20m, dan 24m. Delay tertinggi ada pada jarak 20m dengan delay 1,6s dan delay terendah ada pada jarak 4m dengan delay 0,5s. Semua data ditampilkan secara realtime pada website yang telah dibuat. Kesimpulan pada penelitian ini nodemcu efektif digunakan pada komunikasi data antara PLC dengan basisdata | In In this era of information technology that still growing rapidly. Data is the something important that can be information source of system. To be information which can use in the future, so very needed place of data storage. That storage can be known the database. The storage data not only used in the information division, one of division which should use the storage data is industry technology division. Programmable Logic Control (PLC) is one of control system that used in the industry division. Much of data that get it out of procesing system in that company, should be saved in the storage that efficient. Sorting material procesing that use mitsubishi melsec FX-2N 32 MR konveyor was case study of research that use PLC.The purpose of this research is to saved result of sorting material data in database. Design system of database for saved output data PLC created with MySQL, then data shown on the website that made with PHP. Transfer data between PLC and database made wirelessly that used nodemcu. The result obtained from research, that was data which received database a total off 29 from 36 data, so percentage of success was 80,56%. 1 data loss in range 20m and all data lossess in range 24m. Then delay average counted at 4m, 8m, 12m, 16m, 20m, and 24m. The maximun delay obtained at range 20m with 1,6 second and minimun delay obtined at range 4m with 0.5 second. All data shown in realtime on the website that created before. Conclusion from the research that nodemcu effective used at data communication between PLC and database. | |
| 21373 | 24201 | H1F013037 | STUDI GEOLOGI KARAKTERISTIK ENDAPAN PALEOTSUNAMI DAERAH KARANGWUNI DAN SEKITARNYA, KECAMATAN WATES, KABUPATEN KULON PROGO, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA | Daerah Karangwuni dan sekitranya, Kabupaten Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berada di pantai selatan Pulau Jawa yang dekat batas lempeng tektonik aktif. Aktivitas dari pertemuan lempeng tersebut menyebabkan gempa yang dapat memicu terjadinya gelombang tsunami. Gempa besar yang memicu gelombang tsunami merupakan kejadian alam yang mempunyai siklus yang dapat diperkirakan, namun Indonesia tidak mempunyai catatan sejarah mengenai gempa besar yang memicu gelombang tsunami khususnya daerah selatan Jawa. Dalam prosesnya gelombang tsunami menggerus material laut dan mengendapkan di darat, oleh karena itu diperlukan penelitian untuk mencari dan mengidentifikasi endapan tsunami dimasa lalu (paleotsunami) untuk mengetahui perkiraan waktu kejadiannya. Daerah Karangwuni dan sekitarnya merupakan suatu kawasan di selatan Jawa yang memperlihatkan adanya pola kelurusan berupa beach ridge dan swale yang merupakan ruang akomodasi yang baik bagi endapan tsunami. Identifikasi endapan paleotsunami dapat dilakukan melalui beberapa analisis seperti analisis granulometri, Loss On Ignition (LOI), X-Ray Fluorescence (XRF), dan foraminifera. Berdasarkan sampel bor core KPR2 disimpulkan bahwa endapan kandidat paleotsunami terdapat pada kedalaman 76cm – 83cm dengan karakteristiknya berupa besar butir lanau halus hingga pasir sangat halus, bentuk kurva unimodal, bimodal, dan trimodal, sortasi terpilah sangat buruk, didominasi ukuran butir halus, memiliki kandungan organik rata-rata 10,619% dan kandungan karbonat 8,953%. Lapisan kandidat ini mengandung unsur kimia dominan berupa unsur Kalium (K), Kalsium (Ca), Strontium (Sr), Mangan (Mn), Titanium (Ti), Zirkonium (Zr), Seng (Zn), dan Besi (Fe) serta ditemukan 22 spesies foraminifera planktonik dan 7 spesies foraminifera bentonik. | Karangwuni and the surrounding region, Kulon Progo regency, Special Region of Yogyakarta Province is located at the southern beach of Java Island which is close towards the border of active tectonic plates. Activities from the collision of both plates caused earthquakes that could trigger the occurrence of a Tsunami wave. Big earthquakes which trigger Tsunamis are natural disasters that has a cycle which can be predicted, however Indonesia does not have historical records about big earthquakes which trigger Tsunami waves especially at Java’s southern regions. In its process, Tsunami waves grind sea materials and deposited them at the land, therefore a study is needed to find and identify the paleoTsunami deposit to estimate the date of its occurrence. Karangwuni and the surrounding region is a region in south Java which shows alignment pattern of beach ridge and swale which is a good accomodation room for Tsunami deposits. Paleotsunami deposit identification can be done by several analysis such as granulometry analysis, Loss On Ignition (LOI), X-Ray Fluorescence (XRF), and foraminifera. Based on KPR2 bore core sample, it can be concluded that paleotsunami deposit candidate occured at depth 76cm – 83cm with characteristics in the form of grain size fine silt to very fine sand, unimodal, bimodal and trimodal curve shape, very bad sortation, dominated by fine grain size, has average organic value 10,619% and carbonate value 8,953%. This candidate strata contains dominant chemical elements which are Potassium (K), Calcium (Ca), Strontium (Sr), Mangan (Mn), Titanium (Ti), Zirconium (Zr), Zinc (Zn) and Iron (fe) as well as 22 planktonic foraminifera and 7 species bentonic foraminifera. | |
| 21374 | 24212 | G1A015078 | PENGARUH SARI MARKISA UNGU (Passiflora edulis var edulis) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL DIABETES MELITUS | Kondisi diabetes melitus dapat menimbulkan kelainan hepatopati, seperti perlemakan hepar pada non alcaholic fatty liver disease (NAFLD). Perlemakan hepar pada NAFLD diakibatkan oleh gangguan, pembentukan, dan penggunaan trigliserida di hepar. Buah markisa ungu memiliki kandungan fitokimia, dan antioksidan yang berpotensi dalam memperbaiki perlemakan hepar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian sari markisa ungu (Passiflora edulis var edulis) terhadap gambaran histopatologi hepar tikus (Rattus norvegicus) model diabetes melitus. Desain penelitian ini menggunakan post test only with control group design dengan 25 ekor tikus dibagi menjadi 5 kelompok (K); KA (kontrol sehat), KB (kontrol sakit), KC (dosis 1,05 ml/kgBB), KD (dosis 2,1 ml/kgBB), KE (dosis 4,2 ml/kgBB). Induksi diabetes melitus menggunakan dosis tunggal aloksan 120mg/kgBB secara intraperiotenal. Perlakuan pemberian sari markisa ungu pada KC, KD, dan KE dilakukan selama 21 hari. Perlemakan hepar dihitung menggunakan NAFLD Activity Score (NAS). Rerata total skor NAS pada KA= 3.4 ± 1.14; KB= 5.2 ± 1.10; KC= 4.6 ± 1.34; KD= 4.0 ± 1.00; KE= 3.00 ± 1.00. Uji One Way ANOVA menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05). Uji Post Hoc LSD menunjukkan perbedaan bermakna antara KA terhadap KB (p=0,036), KB terhadap KE (p=0,006), dan KC terhadap KE (p=0,036). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian sari markisa ungu dapat memperbaiki gambaran histopatologi hepar tikus putih model diabetes melitus dengan dosis efektif 4,2mg/kgBB. Kata Kunci: Diabetes melitus, NAFLD Acitivity Score, Perlemakan hepar, Sari buah markisa ungu. | The condition of diabetes mellitus can be the cause of hepatopathy abnormalities, such as fatty liver in non-alcoholic fatty liver disease (NAFLD Fatty liver in NAFLD caused by the breakdown, the establishment, and use of triglycerides in the liver. Purple passion fruit has phytochemical content, and antioxidants are proven in fatty liver. The purpose of this research is to determine the effect of purple passion fruit extract (Passiflora edulis var edulis) on the liver histopathology view of rats (Rattus norvegicus) model of diabetes mellitus. The design of this study used post test only with control group design with 25 rats divided into 5 groups (K); KA (healthy control), KB (pain control), KC (dose 1.05 mg / kgBB), KD (dose 2.1 mg / kgBB), KE (dose 4.2 mg / kgBB). Induction of diabetes mellitus using a single dose of alloxan intraperitoneal 120 mg/kg. The treatment of purple passion fruit juice at KC, KD, and KE was carried out for 21 days. Fatty liver was calculated using the NAFLD Activity Score (NAS). Average of NAS total score on KA = 3.4 ± 1.14; KB = 5.2 ± 1.10; KC = 4.6 ± 1.34; KD = 4.0 ± 1.00; KE = 3.00 ± 1.00. One Way ANOVA test showed a significant difference (p <0.05). Post Hoc LSD test showed a difference between KA to KB (p = 0.036), KB to KE (p = 0.006), and KC to KE (p = 0.036). The conclusion of this research is the giving of purple passion fruit juice can improves liver histopathology view of diabetes mellitus with an effective dose of 4.2 mg / kg body weight model. Keyword: Diabetes mellitus, Fatty Liver, NAFLD Activity Score, Purple Passion Fruit Juice | |
| 21375 | 24203 | D1E014112 | PENGARUH PENAMBAHAN BUNGKIL KEDELAI TERPROTEKSI TERHADAP KADAR PROTEIN DAN NILAI VISKOSITAS SUSU SAPI FRIESIAN HOLSTEIN FASE LAKTASI AWAL | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian bungkil kedelai terproteksi terhadap kadar protein dan nilai viskositas susu sapi Friesian Holstein pada fase laktasi awal. Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 10 ekor sapi perah Friesian Holstein laktasi ke 2-3 periode awal laktasi, 5 ekor sapi sebagai kontrol (P0) dan 5 ekor sapi sebagai perlakuan (P1). Percobaan dilakukan dengan metode ekperimen in vivo dan menggunakan uji-t, dengan 2 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali dengan masing-masing perlakuan terdiri dari 5 ekor sapi. Perlakuan terdiri dari P0 (pakan basal tanpa penambahan bungkil kedelai terproteksi) dan P1 (pakan basal dengan penambahan bungkil kedelai terproteksi sebanyak 60 gram/liter susu). Hasil analisis menunjukan bahwa penambahan bungkil kedelai terproteksi sebanyak 60 gram/liter susu tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar protein dan nilai viskositas susu. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa penambahan bungkil kedelai terproteksi sebanyak 60 gram/liter susu tidak dapat meningkatkan kadar protein dan nilai viskositas susu sapi Friesian Holstein. | The aim of this research were to investigate the effect of supplementation protected soybean meal to protein and viscosity value of Friesian Holstein milk at early lactation period. Materials was used in this research were 10 Friesian Holstein cows (2nd – 3rd lactation of early lactation period), 5 cows as the control (P0) and 5 cows as the treatment (P1). The experiment conducted with in vivo experiment method and used t-test, with 2 treatments and each treatment replicated by 5 times which contained 5 cows for each treatment. Treatments were P0 (basal feeds without supplementation of protected soybean meal and P1 (basal feeds with supplementation of protected soybean meal 60 g/liters milk). The result showed that supplementation 60 g/liters milk of protected soybean meal had not significant different (P>0.05) to protein and viscosity of milk. The conclusion, supplementation of 60 gr/liters protected soybean meal could not increase protein and viscosity value Friesian Holstein milk. | |
| 21376 | 24204 | C1K014024 | ANALYSIS OF QUEUING SYSTEM AND TELLER SERVICE OPTIMIZATION (Bank Mandiri KCP UNSOED Purwokerto) | Untuk mendapatkan produk atau jasa yang konsumen inginkan adalah melalui suatu antrian. Antrian terjadi jika kebutuhan terhadap suatu pelayanan lebih besar dibandingkan penyedia pelayanan itu sendiri. Salah satu tempat yang tidak terlepas dari masalah antrian adalah bank. Oleh karena itu pelayanan dalam teller sangatlah berperan penting dalam sebuah antrian, jika seorang teller melakukan pekerjaanya secara optimal dan secara cepat maka antrian yang terjadi tidak akan panjang, panjangnya sebuah antrian tersebut membuat nasabah merasa enggan untuk mengantri, dan mereka menggangap waktu mereka terbuang sia-sia begitu saja sebelum mereka bisa dilayani. Sementara itu waktu mereka bisa di gunakan untuk melakukan hal yang lain dibandingkan dengan mengantri. Ini merupakan masalah yang dihadapi oleh Bank Mandiri KCP UNSOED dan harus ditemukan jalan keluarnya, jumlah teller yang ada Bank Mandiri KCP UNSOED adalah 2 , dengan jumlah teller tersebut membuat antrian nasabah sangat panjang sehingga harus dilakukan penilitian yang sangat mendalam. Penelitian ini dilakukan dengan menghitung distribusi poisson dan distribusi eksponential, yang bisa melihat dengan jumlah teller yang ada apakah sudah optimal atau belum. Metodologi dalam penelitian ini adalah dengan pengamatan selama dua minggu pada jam 08.00 sampai 15.00 di hari senin, selasa, rabu, kamis, dan jumat. Teknik yang digukanakan adalah menghitung distribusi poisson, distribusi eksponensial untuk mengetahui teller yang beroprasi sudah optimal atau belum Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dengan jumlah teller yang ada belum optimal karena masih ada antrian Panjang pada jam sibuk dan sedangkan di jam yang tenang nasabah bisa saja langsung di layani dan tidak perlu mengantri. | To get a product or service that consumers want is through a queue. Queues occur if the need for a service is greater than the service provider itself. One place that cannot be separated from the problem of queuing is the bank. Therefore, service in the teller plays an important role in a queue, if a teller performs his work optimally and quickly eats the queue that occurs will not be long, the length of the queue makes customers feel reluctant to queue, and they consider their time wasted it was just before they could be served. Meanwhile, when they can be used to do other things compared to queuing. This is a problem faced by Bank Mandiri KCP UNSOED and a solution must be found, the number of tellers at Bank Mandiri KCP UNSOED is 2, with the number of tellers making the queue of customers very long so that very thorough research must be conducted. This research was conducted by calculating Poisson distribution and exponential distribution, which can see whether the number of tellers is optimal or not.The research methodology used in this study is by observing for two weeks at 8:00 to 15:00 on Monday, Tuesday, Wednesday, you, and Friday. The technique used is to calculate poisson distribution, exponential distribution to find out the teller who has operated optimally or not.The results of this study indicate that the number of tellers is not optimal because there is still a long queue at rush hour and while in quiet hours customers can be served immediately and do not need to queue | |
| 21377 | 24205 | G1A015071 | PERBEDAAN VIABILITAS SPERMATOZOA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) JANTAN PASCA INDUKSI BERBAGAI MODEL STRES SLEEP DEPRIVATION | Latar Belakang : Stres yang disebabkan sleep deprivation dapat mempengaruhi regulasi hormon GnRH, LH, testosteron dan peningkatan level glukokortikoid yang menyebabkan penurunan viabilitas spermatozoa. Sleep recovery dapat memperbaiki interaksi aksis hypothalamic pituitary adrenal (HPA), penurunan peroksidase lipid dan radikal bebas, serta peningkatan kadar antioksidan Glutathione yang dapat memperbaiki dampak stres akibat sleep deprivation. Tujuan : Mengetahui perbedaan viabilitas spermatozoa pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan pasca induksi berbagai model stres sleep deprivation. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan desain posttest only with control group. Tiga puluh ekor tikus putih dibagi secara acak menjadi 5 kelompok yaitu K I (kontrol sehat), K II (PSD selama 20 jam/hari selama 5 hari), K III (TSD 24 jam/hari selama 5 hari), K IV (PSD 20 jam/hari selama 5 hari pertama dan dilanjutkan dengan sleep recovery selama 5 hari berikutnya), dan K V (TSD 24 jam/hari selama 5 hari pertama dan dilanjutkan dengan sleep recovery selama 5 hari berikutnya). Hasil : Rerata viabilitas spermatozoa tertinggi terdapat pada K I (75,80 ± 4,56), diikuti K IV (67,60 ± 2,65), K II (66,90 ± 4,08), K V (33,70 ± 7,04), dan K III (31,00 ± 7,39). Uji One Way ANOVA menunjukkan terdapat perbedaan rerata yang signifikan (p<0,05) kemudian uji Post-Hoc Tukey menunjukkan adanya perbedaan rerata yang signifikan (p<0,05) pada kelompok I-III, I-V, II-III, II-V, III-IV dan IV-V. Kesimpulan : Terdapat perbedaan signifikan antara rerata viabilitas spermatozoa tikus putih (Rattus norvegicus) jantan pasca induksi berbagai model stres sleep deprivation. | Background : Stress caused by sleep deprivation can affect the regulation of the GnRH, LH, testosterone and increase in glucocorticoid levels which causes a decrease in spermatozoa viability. Sleep recovery can improve the interaction of the hypothalamic pituitary adrenal (HPA) axis, decrease in lipid peroxidation and free radicals, and increase Glutathione antioxidant levels which can improve the impact of stress due to sleep deprivation. Objective : To know the difference of spermatozoa viability in male albino rats (Rattus norvegicus) after induction of various models of sleep deprivation stress. Method : This research was an experimental research with posttest only with control group design. Thirthy male albino rats were distributed into 5 groups, K I (health control), K II (PSD 20 hours/day sleep deprivation for 5 days), K III (TSD 24 hours/day sleep deprivation for 5 days), K IV (PSD 20 hours/day sleep deprivation for 5 days continued with sleep recovery for the next 5 days), K V (TSD 24 hours/day sleep deprivation for 5 days continued with sleep recovery for the next 5 days). Result : The highest mean of spermatozoa viability was in K I (75,80 ± 4,56), followed by K IV (67,60 ± 2,65), K II (66,90 ± 4,08), K V (33,70 ± 7,04), and K III (31,00 ± 7,39) . One way ANOVA showed sinificant differences (p<0,05) and Post-Hoc Tukey showed significant differences (p<0,05) in group I-III, I-V, II-III, II-V, III-IV and IV-V. Conclusion : There was significant difference of spermatozoa viability male albino rats (Rattus norvegicus) after induction of various models of sleep deprivation stress. | |
| 21378 | 24206 | H1F013058 | GEOLOGI DAN KARAKTERISASI RESERVOIR LAPANGAN “VICA” FORMASI BATURAJA CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA | Cekungan Jawa Barat Utara yang merupakan cekungan belakang busur (back-arc basin) dan dikenal sebagai hydrocarbon province penting penghasil minyak dan gas bumi di Pulau Jawa. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kondisi geologi permukaan dan bawah permukaan, karakterisasi reservoir dan menentukan zona potensi hidrokarbon. Lokasi penelitian terletak di lapangan “VICA” yang berada di perbatasan Indramayu-Majalengka, Jawa Barat. Interval penelitian difokuskan pada Formasi Baturaja Cekungan Jawa Barat Utara. Penelitian ini membahas 4 sumur penelitian yaitu sumur VICA-1, VICA-2, VICA-27, dan VICA-31. Data yang digunakan adalah data log, cutting, core, petrografi, well test dan data penunjang lainnya. Metode penelitian ini meliputi studi geologi yaitu analisis geomorfologi; analisis struktur geologi; dan analisis cutting, core, dan petrografi. Metode studi khusus meliputi analisis log, analisis petrofisika dan penentuan zona potensi hidrokarbon. Hasil analisis menunjukan interval penelitian terdiri dari litologi batugamping yang paling dominan dengan sisipan batuserpih, dan batulanau. Penelitian ini terdiri atas satu zona reservoir pada sumur VICA-1 dan dua zona reservoir pada sumur VICA-2, VICA-27, dan VICA-31. Zona reservoir air terdapat pada sumur VICA-1 dan VICA-2, sedangkan zona hidrokarbon terdapat pada sumur VICA-27 dan VICA-31. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan kesimpulan bahwa litologi interval penelitian merupakan satuan batugamping dengan struktur yang berkembang adalah sistem half-graben dan antiklin. Sumur dengan nilai karakterisasi reservoir terbaik dan paling prospek terdapat pada sumur VICA-27. | North West Java Basin is a back-arc basin and is known as an important hydrocarbon province producing oil and gas on Java. This research was conducted with the aim to determine the surface and subsurface geological conditions, reservoir characterization and determine the zone of potential hydrocarbon. The research location is located in the "VICA" field located on the border of Indramayu-Majalengka, West Java. The research interval was focused on the Baturaja Formation of the North West Java Basin. This study discusses 4 research wells, VICA-1, VICA-2, VICA-27, and VICA-31 wells. The data used are log, cutting, core, petrographic, well test and other supporting data. This research method includes geological studies, namely geomorphological analysis; analysis of geological structures; and cutting, core and petrographic analysis. Specific study methods include log analysis, petrophysical analysis and determination of hydrocarbon potential zones. The results of the analysis showed that the research intervals consisted of the most dominant lithology is limestone with intercalate shale and siltstone. This study consisted of one reservoir zone in the VICA-1 well and two reservoir zones in the VICA-2, VICA-27, and VICA-31 wells. Water reservoir zones are found in VICA-1 and VICA-2 wells, while hydrocarbon zones are found in VICA-27 and VICA-31 wells. Based on the results of the research, the conclusion is that the interval lithology is a limestone unit with a developing structure are half-graben and anticline system. The well with the best reservoir characterization value and the most prospect was found in the VICA-27 well. | |
| 21379 | 24207 | H1L014010 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PROGRAM KERJA UNIT KEGIATAN MAHASISWA SENI DAN OLAHRAGA TEKNIK UNSOED BERBASIS WEB | Unit Kegiatan Mahasiswa Seni dan Olahraga Teknik Unsoed merupakan organisasi mahasiswa khususnya dalam bidang seni dan olahraga yang memiliki banyak program kerja. Masalah yang sering di hadapi UKM Seni dan Olahraga Fakultas Teknik Unsoed adalah kurangnya informasi mengenai program kerja UKM Seni dan Olahraga dan banyak data yang hilang serta laporan-laporan yang tidak tertata rapi yang berakibat pada pengurus mengalami kesulitan dalam mencari data kegiatan yang sudah terlaksana. Tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan membangun sistem informasi program kerja UKM Seni dan Olahraga Fakultas Teknik. Sistem ini dapat mengelola data program kerja, data pengurus, data divisi, data pemasukan dan pengeluaran dana divisi,data kriteria dan data penilaian untuk memudahkan dalam memonitoring pelaksanaan program kerja serta melakukan evaluasi dan penilaian program kerja. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini di lakukan dengan menggunakan pendekatan waterfall. Sistem ini di bangun berbasiskan web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS, Jquery dan Javascript serta menggunakan database MySQL kemudian di lakukan pengujian dengan metode blackbox test. Penelitian yang di buat ini menghasilkan sebuah sistem informasi program kerja yang dapat meningkatkan kinerja pengurus ukm dalam pengelolaan data program kerja. | The Art and Sport Student Activities Unit in Engineering Faculty of Jenderal Soedirman University is student organization espescially in arts and sports has many work programs. The problem that often occurs in Art and Sport UKM in Engineering Faculty of Jenderal Soedirman University are lack of information about the work program of Arts and Sports UKM. a lot of data lost and the report does not neatly arranged which results in administrators has difficulty to find data on activities that has been done. This research aims to Design and build an information system the work program of Art and Sports UKM in Engineering Faculty which can make it easier to manage work program data and monitor the implementation of work programs. The research method which used is waterfall approach, This system is built in web based using a programming language such as PHP, HTML, CSS, Jquery dan Javascript and using a MySQL database. Then do the testing with the blackbox test method, The research was made this results is work program information system which can facilitate performance of administrator in managing work program data. | |
| 21380 | 24208 | D1E014225 | PENGARUH DOSIS GONADOTROPIN RELEASING HORMONE (GnRH) TERHADAP RESPON ONSET DAN LAMA BERAHI SAPI PASUNDAN | Pengaruh Dosis Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) Terhadap Respon Onset dan Lama Berahi sapi Pasundan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis GnRh terhadap penampilan reproduksi respon onset dan lama berahi pada sapi Pasundan betina. Materi penelitian yang akan digunakan adalah sapi Pasundan betina sebanyak 18 ekor, hormon GnRH sebanyak 3 dosis 0, 1,25, dan 2,5 ml. Variabel yang diamati adalah respon onset dan lama berahi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode eksperimental. Data dianalisis dengan rancangan acak lengap ( RAL) menggunakan variable respon onset dan lama berahi. Hasil analisis variansi menunjukkan pemberian dosis GnRH terhadap respon onset dan lama berahi tidak berpengaruh nyata (P>0,05). Rataan respon onset berahi pada perlakuan (R0), (R1), dan (R2) secara berturut-turut 96.55 ± 25.86, 100.59 ± 12.30, 102.70 ± 12.20 jam, sedangkan lama berahi pada (R0) 49.06 ± 6.35 jam, (R1) 43.77 ± 11.31 jam , dan (R2) 45.70 ± 11.45 jam. Kata kunci : onset berahi, lama berahi, GnRH, sapi Pasundan | Effect of Gonadotropin releasing hormones (GnRH) dose on the response of onset and duration of estrus in Pasundan cows. The study was conducted to determine the effect of GnRH on the response of onset and duration of estrous in Pasundan cows. The material used for the study was 18 Pasundan cows, the GnRH hormone as many as 3 doses of 0, 1.25, and 2.5 ml. The variables observed were the onset and duration of estrous response. The method used in the study is an experimental method. Data analysis used completely random design (CRD) using the onset and duration of estrous response. The results of variance analysis showed that the dose of GnRH on the onset and duration of estrous were not significant (P> 0.05). The mean of the onset of estrus in treatment (R0), (R1), and (R2) were 96.55 ± 25.86; 100.59 ± 12.30; and 102.70 ± 12.20 hours, respectively. The duration of estrous on (R0) 49.06 ± 6.35; R1) 43.77 ± 11.31; and (R2) 45.70 ± 11.45 hours. |