Artikelilmiahs

Menampilkan 17.681-17.700 dari 50.030 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1768120726C1G014088Mengungkap Penyebab Ketidakpatuhan Auditor PemerintahTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengetahui penyebab ketidakpatuhan auditor terhadap pedoman pelaksanaan khususnya dalam proses penentuan tingkat materialitas pada saat perencanaan audit. Penelitian ini menggunakan Techniques of Neutralization. Penelitian ini adalah penelitian dengan pendekatan kualitatif untuk memberikan gambaran terjadinya ketidakpatuhan dalam perencanaan audit keuangan program pemerintah berbasis pemberdayaan masyarakat. Informan penelitian dipilih dari populasi auditor di Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang pernah melaksanakan audit keuangan program pemerintah berbasis pemberdayaan masyarakat, mulai dari tingkat anggota tim, ketua tim, dan pengendali teknis.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data, alasan auditor melakukan ketidakpatuhan terhadap pedoman audit keuangan program pemerintah berbasis pemberdayaan masyarakat dapat dijelaskan melalui Techniques of Neutralization, yaitu; a) The Denial of Responsibilty, yang menjelaskan bahwa ketidakpatuhan terjadi karena beban kerja audit terkait keterbatasan waktu dan dana audit; b) The Denial of The Injury, yang menjelaskan bahwa ketidakpatuhan terjadi karena auditor menganggap ketidakpatuhan tidak menimbulkan kerugian atau tidak berpengaruh apapun terhadap kinerja pelaksana program; c) The Denial of The Victim, yang menjelaskan bahwa ketidakpatuhan terjadi karena auditor menganggap hal itu wajar dilakukan pada audit keuangan program pemerintah berbasis pemberdayaan masyarakat ini; d) The Condemnation of The Condemners, yang menjelaskan bahwa ketidakpatuhan terjadi karena auditor balik menyalahkan pembuat pedoman dan proses sosialisasinya; dan e) The Appeal to The Higher Loyalties, yang menjelaskan bahwa ketidakpatuhan dilakukan agar auditor diterima komunitasnya.
The purpose of this study is to determine the cause of auditor‘s non-compliance to the implementation guidelines, especially in the process of determining the level of materiality at the time of audit planning. This research uses Techniques of Neutralization. This research is a qualitative approach to give an illustration of non-compliance that happened in the planning of financial audit of government program based on community empowerment. The research informants were selected from the auditor population at the Financial and Development Supervisory Board (BPKP) who had conducted financial audits of government-based community empowerment programs, ranging from team members, team leaders, and technical controls.
Based on the result of research and data analysis, the reason of the auditor to disobey the financial audit guidelines of the government-based program of community empowerment can be explained through Techniques of Neutralization, that is; a) The Denial of Responsibility, which explains that non-compliance occurs because of audit workloads related to the constraints of time and audit funds; b) The Denial of The Injury, which explains that non-compliance occurs because the auditor considers non-compliance does not cause harm or does not affect the performance of program implementers; c) The Denial of the Victim, which explains that non-compliance occurs because the auditor considers it appropriate to be done to the financial audit of the community-based government empowerment program; d) The Condemnation of the Condemners, which explains that non-compliance occurs because the auditor counterblames the guidelines and it’s socialization process back; and e) The Appeal to The Higher Loyalties, which explains that non-compliance is made in order for the auditor to be accepted by the community.
1768220710A1C113026KONTRIBUSI USAHATANI NANAS TERHADAP TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI DI RPH MOGA, BKPH MOGA, KPH PEKALONGAN BARAT PERHUTANI UNIT I JAWA TENGAHNanas (Ananas comosus L.) adalah salah satu komoditas hortikultura dan
komoditas buah unggulan di Indonesia. Nanas madu yang terkenal dengan rasa
manis berasal dari Kabupaten Pemalang dan terdapat masyarakat yang
menggunakan lahan Perum Perhutani untuk berusahatani nanas madu. Tujuan
penelitian adalah 1) Mengetahui bentuk kerjasama antara pihak Perum Perhutani dan petani pesanggem nanas madu yang diperantai oleh
LMDH Depok Jaya 2) Mengetahui pendapatan petani nanas madu yang
bekerjasama dengan Perum Perhutani 3) Mengetahui kelayakan usahatani nanas madu yang dilakukan oleh petani pesanggem nanas
madu di lahan Perum Perhutani 4) Mengetahui kontribusi pendapatan usahatani nanas madu terhadap kesejahteraan hidup para petani
pesanggem nanas madu.
Penelitian dilaksanakan di RPH Moga, BKPH Moga, KPH Pekalongan Barat
Perum Perhutani Unit I Jawa Tengah dengan lahan hutan pada anak petak 37H yang
memiliki 40 petani pesanggem nanas madu. Penelitian dilaksanakan dari tanggal
01 sampai 30 Juni 2017. Metode analisis yang digunakan adalah analisis biaya dan
penerimaan, analisis pendapatan, analisis NPV, IRR dan B/C Ratio dan juga
analisis kesejahteraan penduduk.
Hasil penelitian menunjukkan 1) Berdasarkan perjanjian kerjasama di anak petak 37H Desa Beluk, bagi hasil (sharing) yang berlaku adalah pihak petani pesanggem nanas madu 75%, Perum Perhutani KPH
Pekalongan Barat 17,5% dan LMDH Depok Jaya dan Desa Beluk 7,5% 2)
Pendapatan petani pesanggem nanas madu pada anak petak 37H pada tahun kedua
sebesar Rp 11.478.822,00, tahun ketiga sebesar Rp 15.462.992,00, tahun keempat
sebesar RP 15.462.992,00 dan tahun kelima sebesar RP 10.623.692,00 3) Analisis
kelayakan finansial didapat NPV Rp 28.794.821,00, IRR 121% dan B/C Ratio 1,47
4) Kontribusi pendapatan usahatani nanas madu didapat hasil 49,31% yang berarti
baik dalam suatu kontribusi.
Pineapple (Ananas comosus L.) is one of horticulture commodity and
commodity of pre-eminent fruit in Indonesia.Pineapple honey is famous for its
sweet taste comes from Pemalang Regency and there are people who use the land
Perum Perhutani to plant pineapple honey. The research objectives are 1) To know
the form of cooperation between the Perhutani KPH West Pekalongan and the
farmers honey pineapple which is chained by LMDH Depok Jaya 2) Knowing the
income of honey pineapple farmers in cooperation with Perhutani KPH West
Pekalongan 3) Knowing the feasibility of pineapple honey farming done by farmers
honey pineapple on the land Perhutani KPH West Pekalongan 4) Knowing the
contribution of pineapple farming income honey on the welfare of farmers honey
pineapple.
The research was carried out in RPH Moga, BKPH Moga, KPH West
Pekalongan Perum Perhutani Unit I Central Java with forest land in 37H plot child
with 40 farmers honey pineapple. The study was conducted from 01 to 30 June
2017. Method the analysis used is cost and acceptance analysis, income analysis,
NPV analysis, IRR and B / C Ratio as well as analysis of welfare of population
based on income, living conditions, residential facilities, health of household
members and education of household members.
The results showed 1) Based on the cooperation agreement between
Perhutani KPH West Pekalongan, LMDH Depok Jaya and farmers pineapple
honey in the child plot 37H Beluk Village, the sharing that applies is the farmers
pineapple honey 75%, Perum Perhutani KPH West Pekalongan 17.5% and LMDH
Depok Jaya and Beluk Village 7.5% 2) Income of farmers pineapple honey on 37H
sub plot in the second year amounted to Rp 11,478,822.00, third year Rp
15.462.992,00, fourth year of RP 15,462,992.00 and the fifth year of RP
10,623,692.00 3) Financial feasibility analysis obtained NPV Rp 28.794.821,00,
IRR 121% and B / C Ratio 1.47 4) Contribution of income earned pineapple honey
farm results of 49.31% which means both in a contribution.
1768321519D1E014035PENGARUH PENGGUNAAN FERMEHERBAFIT ENKAPSULASI DALAM PAKAN TERHADAP BOBOT DAN PERSENTASE SALURAN PENCERNAAN (PROVENTRIKULUS DAN VENTRIKULUS)
AYAM BROILER
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penambahan fermeherbafit enkapsulasi dalam pakan terhadap bobot dan persentase saluran pencernaan (proventrikulus dan ventrikulus) ayam broiler. Materi penelitian yang digunakan adalah 80 ekor DOC ayam broiler MB-202 Platinum. Rancangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuan yang dikaji adalah penambahan fermeherbafit enkapsulasi dengan konsentrasi 0% (R0), 1,5% fermeherbafit non-enkapsulasi (R1), 1,5% fermeherbafit enkapsulasi (R2), 3% fermeherbafit enkapsulasi (R3), dan 4,5% fermeherbafit enkapsulasi (R4). Hasil penelitian diperoleh rataan bobot proventrikulus ayam broiler 4,17 gram dengan kisaran 3,65 - 4,85 gram dari bobot hidup, sedangkan rataan bobot ventrikulus 19,88 gram dengan kisaran 18,30 - 22,70 gram dari bobot hidup. Rataan persentase proventrikulus ayam broiler 0,39 % dengan kisaran 0,35 - 0,42 %, sedangkan rataan persentase ventrikulus 1,84 % dengan kisaran 1,75 - 1,93 %. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan fermeherbafit enkapsulasi dalam pakan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot dan persentase proventrikulus dan ventrikulus ayam broiler. Disimpulkan penggunaan fermeherbafit enkapsulasi dalam pakan ayam broiler sampai konsentrasi 4,5 % menghasilkan bobot dan persentase saluran pencernaan (proventrikulus dan ventrikulus) yang relatif sama.This research has the purpose to knew encapsulated fermeherbafit addition in the diet on weight and digestion percentage (proventriculus and ventriculus) of broilers. The material of this research were 80 DOC broiler MB-202 Platinum. This research used Completely Randomized Design (CRD) with five treatments and four replications. The treatments that reviewed were encapsulated fermeherbafit addition with 0% (R0), 1,5% non-encapsulated fermeherbafit (R1), 1,5% encapsulated fermeherbafit (R2), 3% encapsulated fermeherbafit (R3) and 4,5% encapsulated fermeherbafit (R4). A result of this research were weight of broilers proventriculus 4,17 gram range by 3,65 – 4,85 gram relative to body life, while ventriculus average were 19,88 gram range by 18,30 – 22,70 gram relative to body life. The proventriculus percentage of broiler is 0,39 % ranged by 0,35 – 0,42%, and percentage ventriculus average 1,84% ranged by 1,75 – 1,93%. The result of the analysis variance showed that encapsulated fermeherbafit addition in the diet did not significantly affected (P>0,05) on weight and proventriculus and ventriculus broilers percentage. It could be concluded that encapsulated fermeherbafit in broilers diet up to 4,5% produced weight and digestion percentage (proventriculus and ventriculus) relative similar.
1768421520G1F014024FORMULASI PASTA PIROKSIKAM BERBASIS PATI AMPAS TAHU DALAM PEMANFAATAN LIMBAH TAHU DI PURWOKERTOLatar Belakang: Ampas tahu adalah residu hasil perasan kedelai yang mengandung karbohidrat tinggi sehingga berpotensi untuk diolah menjadi eksipien dalam sediaan farmasi. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh variasi formula pasta piroksikam terhadap sifat fisik dan stabilitas sediaan serta formula pasta piroksikam yang terbaik.

Metodologi: Penelitian eksperimental ini dilakukan dengan pembuatan tepung ampas tahu yang diisolasi menggunakan KOH 0,1 % dan dilakukan pengeringan Selanjutnya dibuat sediaan pasta antiinflamasi piroksikam dengan perbandingan pati ampas tahu dan amilum FI(0:0,25), FII(0,25:0), FIII(1,25:1,25), FIV(1,5:1), FV(1:1,5). Dilakukan pengujian evaluasi fisik, stabilitas fisik sediaan pasta piroksikam serta analisis data dengan One Way ANOVA. Uji sifat fisik meliputi organoleptic, pengukuran pH, pengukuran viskositas, daya sebar dan daya lekat.

Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan konsentrasi tepung ampas tahu dan peningkatan konsentrasi amilum tritici akan meningkatkan viskositas dan daya sebar namun menurunkan daya lekat pasta piroksikam. Formula yang memenuhi syarat uji fisik dan stabilitas paling baik adalah formula III (1, 25 gram : 1, 25 gram).

Kesimpulan: Variasi konsentrasi tepung ampas tahu dan amilum tritici dapat mempengaruhi sifat fisik dan stabilitas sediaan pasta piroksikam. Formula pasta piroksikam terbaik adalah formula III (1, 25 : 1,25)
Background: The tofu is to know the residue of the peanut containing high to be handled into pharmaceutical preparations. This study aims to determine the formula of piroxicam paste on the physical properties and stability as well as the best piroxicam pasta formulas..

Methodology: This experimental study was conducted by making the dregs of soybean flour isolated by 0.1% KOH and drying. The pyrolysam antiinflammatory paste was prepared with the ratio of starch of tofu and FI (0: 0,25), FII (0.25: 0) , FII (1.25: 1.25), FIV (1.5: 1), FV (1: 1,5). Physical evaluation test, physical stability of pyoxicam paste preparation and data analysis with One Way ANOVA. The physical properties test includes organoleptic, pH measurement, viscosity measurement, dispersion and stickiness.

Results: The results showed that the decrease of dregs concentration of tofu and increasing of concentration of tritici amylum will increase viscosity and scattering but decrease the stickiness of piroxicam paste. The formula that qualifies the best physical and stability test is the formula 3 (1,25:1,25).

Conclusion: Variations in the concentration of dregs flour and tritici starch can affect the physical properties and stability of pyrolysamic paste preparations. The best piroxicamic paste formula is the formula III (1,25:1,25).
1768520727G1G012061PENGARUH PEMBERIAN MINYAK IKAN SIDAT (Anguilla bicolor) TERHADAP KADAR ALKALINE PHOSPHATASE GINGIVAL CREVICULAR FLUID PADA TIKUS Sprague dawley MODEL PERIODONTITISPeriodontitis merupakan peradangan kronis pada jaringan periodontal yang ditandai adanya kerusakan ligamen periodontal dan tulang alveolar sehingga terbentuk poket dan resesi gingiva. Salah satu biomarker yang terdeteksi pada keadaan periodontitis adalah alkaline phosphatase dalam gingival crevicular fluid. Minyak ikan sidat (Anguilla bicolor) memiliki kandungan omega-3 yang dapat digunakan sebagai terapi inflamasi akut maupun kronis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian minyak ikan sidat (Anguilla bicolor) terhadap kadar alkaline phosphatase gingival crevicular fluid pada tikus Sprague dawley model periodontitis. Jenis penelitian ini adalah eksperimental laboratoris dengan rancangan posttest-only control group design. Penelitian ini menggunakan 32 tikus Sprague dawley jantan yang dibagi menjadi 4 kelompok yaitu K1 (kelompok kontrol sehat), K2 (kelompok kontrol negatif), K3 (kelompok kontrol positif dengan pemberian cod liver oil pabrikan), dan K4 (kelompok perlakuan dengan pemberian minyak ikan sidat (Anguilla bicolor)). Induksi periodontitis menggunakan bakteri Actinobacillus actinomycetemcomitans dilakukan selama 7 hari kemudian tikus diberi perlakuan selama 14 hari dan dilanjutkan pemeriksaan kadar alkaline phosphatase menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil menunjukkan rerata kadar alkaline phosphatase pada kelompok perlakuan (69,38 U/L) lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif (127,51 U/L) namun mendekati kelompok kontrol sehat (58,12 U/L) dan kelompok kontrol positif (64,33 U/L). Hasil uji statistik One-way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan bermakna kadar alkaline phosphatase antara seluruh kelompok (p<0,05) dan uji Post Hoc LSD menunjukkan adanya perbedaan bermakna kadar alkaline phosphatase antar tiap kelompok (p<0,05). Simpulan dari penelitian ini adalah pemberian minyak ikan sidat (Anguilla bicolor) berpengaruh terhadap kadar alkaline phosphatase gingival crevicular fluid pada tikus Sprague dawley model periodontitis.Periodontitis is chronic inflammation of periodontal tissue with periodontal ligament and alveolar bone damage that causing periodontal pocket and gingival recession. One of detected biomarker in periodontitis condition is alkaline phosphatase in gingival crevicular fluid. Eel oil (Anguilla bicolor) contains omega-3 that can be used as acute and chronic inflammation therapy. The objective of this research was knowing the effect of eel oil (Anguilla bicolor) treatment to alkaline phosphatase gingival crevicular fluid level on Sprague dawley rats periodontitis model. This is an experimental laboratory research with posttest-only control group design. This research used 32 male Sprague dawley rats which was divided into 4 groups: K1 (healthy control group), K2 (negative control group), K3 (positive control group treated with cod liver oil product), and K4 (treated group with eel oil (Anguilla bicolor)). Induction of periodontitis using Actinobacillus actinomycetemcomitans bacteria was perfomed for 7 days then rats were treated for 14 days followed with alkaline phosphatase levels measurement using UV-Vis spectrophotometer. The results showed mean of alkaline phosphatase level in treated group (69,38 U/L) was lower than negative control group (127,51 U/L) but similar to healthy control group (58,12 U/L) and positive control group (64,33 U/L). One-way ANOVA statistic test results showed significant difference of alkaline phosphatase level among all groups (p <0.05) and Post Hoc LSD test showed significant difference of alkaline phosphatase level between each groups (p <0.05). The conclusion of this research was eel oil (Anguilla bicolor) treatment decreased alkaline phosphatase gingival crevicular fluid level on Sprague dawley rats periodontitis model.
1768620728C1F015005PENGGUNAAN BELANJA HIBAH DAN BANSOS TERKAIT PILKADA KABUPATEN DAN KOTA DI PULAU JAWA TAHUN 2015Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui (1) apakah terdapat perbedaan proporsi belanja hibah antara daerah Pilkada dan daerah non Pilkada; (2) apakah terdapat perbedaan proporsi belanja sosial antara daerah Pilkada dan daerah non Pilkada. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menganalisis pemerintah daerah yang melaksanakan Pilkada di Indonesia. Obyek yang dicermati adalah belanja hibah dan bantuan sosial di 55 Kabupaten/ Kota peserta Pilkada dan 58 Kabupaten/ Kota peserta non Pilkada. Analisa data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat perbedaan proporsi belanja hibah antara daerah Pilkada dan daerah non Pilkada. (2) Terdapat perbedaan proporsi belanja bantuan sosial antara daerah Pilkada dan daerah non PilkadaThis study is aimed at investigating (1) whether differences exist in allocating the grant budgets within regional election and non regional election; (2) whether differences exist in allocating the society support budgets between the regional election and non- regional election. This study applied the purposive sampling method to analyze the regencies and cities practicing the regional election process involving the incumbent and non-incumbent candidates in Indonesia. The objects investigated are grant and society support budgets within the local government budget in 55 local goverment in Java Island and 58 non-regional election. The data were analyzed using statistical hypothesis paired sample t-test and independent sample t-test with α = 5%. The result of the study are (1) there is different between grant expenditure budget allocation period in the regional election and non- regional election . (2) there is different between society support expenpenditure budget allocation in the regional election and non-regional election process
1768720729H1C011016ANALISA QUALITY Of SERVICE (QoS) TRIPLE PLAY INDIHOME PADA LAYANAN DATA DAN VIDEO DI PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK WITEL PURWOKERTOQuality of Service (QoS) merupakan metode pengukuran tentang seberapa baik jaringan dan merupakan suatu usaha mendefinisikan karakteristik dan sifat dari satu servis. QoS dirancang untuk membantu end user (client) dalam usaha untuk mendapatkan informasi yang cepat, handal dari aplikasi-aplikasi berbasis jaringan. Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran dan analisa terhadap 6 parameter QoS yaitu Latency (Delay), Jitter, Packet Loss, Throughput, Mean Opinion Score (MOS), dan Echo Cancellation pada layanan data dan layanan video Triple Play IndiHome dari PT. TELKOM, Tbk.
Pengambilan data dilakukan pada sisi pelanggan dengan menggunakan software Wireshark untuk mengetahui kejadian yang terjadi pada saat melakukan interaksi dengan internet dan menangkap paket-paket data atau informasi yang banyak yang melewati jaringan tersebut. Selanjutnya nilai-nilai pengukuran yang diperoleh dianalisa sesuai dengan standar dari Telecommunication and Internet Protocol Harmonization Over Network (TIPHON).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata parameter QoS terukur untuk layanan data memiliki kategori Sangat Bagus dengan nilai masing-masing parameter yaitu Throughput 32514.41%, Delay atau Latency 10.49385ms, Packet Loss 0%, Jitter 0ms, Mean Opinion Score (MOS) 5, Echo Cancellation 5. Sedangkan untuk layanan video memiliki kategori Bagus dengan nilai masing-masing parameter yaitu Throughput 76.525%, Delay atau Latency 18.437ms, Packet Loss 5.06%, Jitter 1.034%, Mean Opinion Score (MOS) 3, Echo Cancellation 3.
Quality of Service (QoS) is a method of measuring how good a network is and an attempt to define the characteristics and character of a service. QoS is designed to help end users (clients) in an effort to obtain fast, reliable information from network-based applications. The measurement and analysis of 6 parameters of QoS are Latency (Delay), Jitter, Packet Loss, Throughput, Mean Opinion Score (MOS), and Echo Cancellation on Triple Play IndiHome video service and data service from PT. TELKOM, Tbk.
Data collection is done on the customer side by using Wireshark software to find out what happened during interaction with internet and capture packets of data or information that many pass through the network. Furthermore, the measurement values obtained are analyzed in accordance with the standards of Telecommunication and Internet Protocol Harmonization Over Network (TIPHON).
The results showed that the average value of measured QoS parameters for data services has a Very Good category with the value of each parameter is Throughput 32514.41%, Delay or Latency 10.49385ms, Packet Loss 0%, Jitter 0ms, Mean Opinion Score (MOS) 5, Echo Cancellation 5. While for video service have Good category with value of each parameter that is Throughput 76.525%, Delay or Latency 18.437ms, Packet Loss 5.06%, Jitter 1.034%, Mean Opinion Score (MOS) 3, Echo Cancellation 3.
1768820730H1D013019EVALUASI KERENTANAN GEMPA PADA BANGUNAN GEDUNG
(Studi kasus: Gedung Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman)
Gedung Laboratorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman dibangun pada tahun 2015. Bangunan ini terdiri dari 7 lantai yang dilengkapi dengan ruang kelas, ruang simulasi pasar modal, dan masih banyak lagi. Diharapkan dengan fungsi utama sebagai fasilitas umum dengan sejumlah besar orang yang melakukan aktivitas di dalamnya, bangunan tersebut memiliki tingkat keamanan yang tinggi saat terjadi gempa. Penelitian ini bertujuan untuk evaluasi seismik kegempaan tahap awal yang berfokus pada evaluasi kerentanan bangunan, melalui metode Rapid Visual Screening (FEMA P-154) dan Evaluasi Tingkat 1 berdasarkan FEMA 310. Hasil Rapid Visual Screening dibandingkan dengan skor cut-off +2.00. Jika nilai akhir kurang dari atau sama dengan + 2,00, bangunan tersebut memerlukan evaluasi Tingkat 1. Evaluasi Tier 1 menggunakan FEMA 310 dilakukan untuk mengidentifikasi potensi ketidaksesuaian bangunan. Ini terdiri dari 3 set daftar periksa yang memungkinkan evaluasi cepat elemen bahaya struktural, nonstruktural dan dari lokasi kondisi geologi bangunan. Jika hasil evaluasi Tier 1 menunjukkan bahwa potensi ketidaksesuaian bangunan diidentifikasi, evaluasi yang lebih rinci tentang bangunan disarankan untuk dilakukan. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari metode Rapid Visual Screening, bangunan memiliki nilai akhir +1,4, sedangkan dari Evaluasi Tingkat 1 ada pernyataan Tidak Compliant (NC) untuk komponen struktural dan nonstruktural.The laboratory building of faculty of economics and business of Jenderal Soedirman University was built in 2015. This buildings consists of 7 stories equipped with classrooms, capital market simulation room, and many more. It is expected that with a main function as a public facility with a large number of people doing activities within it, the building has a high level of security when an earthquake occurred. This study aims to perform a preliminary seismic hazard assessment, i.e. an evaluation on using a Rapid Visual Screening method (FEMA P-154) and a Tier 1 Evaluation using FEMA 310. The results of the Rapid Visual Screening a final level 1 score compared with a cut-off score of +2.00. If the final level 1 score is less than or equal to +2.00, the building requires the Tier 1 evaluation. The Tier 1 evaluation using FEMA 310 is performed to identify the potential deficiencies of the building. It consists of 3 sets of checklists that allow a rapid evaluation of the structural, nonstructural and foundation/geologic hazard elements of the building and site conditions. If the results of the Tier 1 evaluation shows that the potential deficiencies of the building are identified, a more detailed evaluation of the building is recommended to perform. The results of the analysis show that from the Rapid Visual Screening method, the building has a final level 1 score of +1.4, while from the Tier 1 Evaluation there are Not-Compliant (NC) statements for structural and nonstructural components.
1768920732B1J013016AKTIVITAS EKSTRAK ANTIFUNGI ISOLAT AKTINOMISETES SA E40 FS ASAL TANAH PERAKARAN MANGROVE SEGARA ANAKAN, CILACAP TERHADAP PERTUMBUHAN JAMUR PATOGEN TANAMANAktinomisetes merupakan bakteri Gram positif yang mampu menghasilkan produk senyawa bioaktif, seperti antifungi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak antifungi isolat aktinomisetes terhadap pertumbuhan jamur patogen tanaman (Fusarium sp., Rhizoctonia solani., Sclerotium rolfsii). Penelitian ini menggunakan metode survei dan eksperimental. Metode survei dilakukan untuk mendapatkan isolat aktinomisetes terbaik dan melihat karakteristik senyawa aktif ekstrak senyawa antifungi. Metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial, yang terdiri atas dua faktor yaitu jenis medium pertumbuhan dan waktu inkubasi. Setiap faktor terdiri atas tiga taraf. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Variabel bebas dari metode eksperimental adalah jenis medium pertumbuhan yaitu SCN Broth (E1), ISP2 Broth (E2), ISP3 Broth (E3) dan waktu inkubasi 7 hari (T7), 14 hari (T14), dan 21 hari (T21), sedangkan variabel tergantungnya adalah persentase penghambatan dari ekstrak antifungi terhadap pertumbuhan Fusarium sp., R. solani, S. rolfsii. Parameter utama yang diamati adalah persentase hambatan dari ekstrak senyawa antifungi terhadap pertumbuhan jamur patogen. Parameter pendukungnya adalah bobot kering biomassa, dan nilai pH medium. Parameter utama dari penelitian yang dilakukan secara survei terdiri atas zona hambat dari isolat aktinomsietes terhadap jamur patogen, dan nilai Rf uji Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Data dianalisis dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat kepercayaan 95%, dilanjutkan dengan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Penelitian memperoleh 1 dari 3 isolat (SA E46 -3, SA 25, SA E40 FS) potensial yang memiliki kemampuan terbaik dalam menghambat pertumbuhan jamur patogen, yaitu isolat SA E40 FS. Waktu inkubasi terbaik untuk menghasilkan senyawa antifungi adalah 21 hari. Persentase penghambatan ekstrak antifungi ditunjukkan oleh perlakuan E1T21, yaitu 43,38% terhadap Fusarium sp., 41,03% terhadap S. rolfsii, dan 49,53% terhadap R. solani. Karakteristik ekstrak antifungi yang dihasilkan memiliki 3 fraksi senyawa aktif dengan nilai Rf berkisar antara 0,7-0,85.Actinomycetes are Gram positive bacteria that able to produce bioactive compounds e.g antifungal compound. This research aims to know the inhibitory percentage of antifungal extract of actinomycetes against plant pathogenic fungi (Fusarium sp., Rhizoctonia solani., Sclerotium rolfsii). This research used survey and experimental methods. Survey method was used to get the best actinomycetes isolates to against plant pathogenic fungi and to know the Rf value of antifungal compounds. Experimental method by Factorial Completely Randomized Design with two factors, i.e growth medium and incubation period. Each factor has three levels. Each treatment was repeated 3 times. The independent variables were growth medium SCN Broth (E1), ISP2 Broth (E3), ISP3 Broth (E3) and incubation period (7 days (T7), 14 days (T14), 21 days (T21), while the dependent variable was the inhibitory percentage of antifungal extract against Fusarium sp., R. solani, and S. rolfsii. The main parameter was the inhibitory percentage of antifungal extract against plant pathogenic fungi. The supporting parameters were dry biomass weight, and medium pH. The main parameters of survey method while, zone wide of actinomycetes isolate against plant pathogenic fungi, and Rf value of Thin Layer Chromatography (TLC). The data was analyzed by Analysis of Variance (ANOVA) at 95% of confidence level, then followed by Duncan's Multiple Range Test (DMRT). The result showed that 1 of 3 potential actinomycetes (SA E46 -3, SA 25, SA E40 FS) has the best capability in inhibiting the growth of pathogenic fungi, i.e actinomycetes isolate SA E40 FS. The best incubation period in producing antifungal compound was 21 days. The widest percentage inhibitory showed by treatment E1T21, with 43,38% against Fusarium sp., 41,03% against S. rolfsii, and 49,53% against R. solani. The characteristic of antifungal extract has 3 fractions of bioactive compound with Rf value ranged to 0,70-0,85.
1769021603E1A013301PERBUATAN MELAWAN HUKUM TANPA HAK MENGUASAI TANAH DAN RUMAH
(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor : 76/Pdt.G/2014/PN.Yyk.)
ABSTRAK

PERBUATAN MELAWAN HUKUM TANPA HAK MENGUASAI TANAH DAN RUMAH (Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor : 76/Pdt.G/2014/PN.Yyk.)

Oleh :
MUHAMMAD MEGA DANANJAYA
E1A013301

Skripsi ini berjudul “ Perbuatan Melawan Hukum Tanpa Hak Menguasai Tanah dan Rumah (Tinjauan Yuridis terhadap Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor : 76/Pdt.G/2014/PN.Yyk.) “. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan Hukum Hakim dalam mengkualifisir syarat-syarat perbuatan melawan hukum dan ganti kerugian akibat perbuatan melawan hukum. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum secara yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa Putusan Pengadilan Negeri Yogyakarta Nomor : 76/Pdt.G/2014/PN.Yyk, undang-undang serta buku-buku. Data yang diperoleh disajikan secara sistematis dan terperinci, dan analisis data dilakukan secara normatif.
Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa Tergugat terbukti melakukan perbuatan melawan hukum. Hakim mengkualifisir syarat-syarat perbuatan melawan hukum dalam hak tanpa hak menguasai tanah dan rumah bahwa perbuatan tergugat telah memenuhi semua syarat perbuatan melawan hukum yang terdapat dalam Pasal 1365 KUHPerdata, yaitu : 1) Adanya perbuatan. 2) Perbuatan tergugat merupakan perbuatan melawan hukum. 3) Adanya kesalahan 4) Adanya kerugian. 5) Adanya hubungan kausal antara perbuatan dengan kerugian.
Hakim menolak kerugian materiil penggugat sebesar Rp. 20.000.000 (dua puluh juta rupiah) dengan alasan karena kerugian yang diderita Penggugat tidak terbukti secara terperinci. Hakim mengabulkan membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 20.000,- perhari sejak putusan mempunyai kekuatan hukum tetap. Bentuk tuntutan dalam perbuatan melawan hukum berupa ganti rugi dalam bentuk natura atau dikembalikan dalam keadaan semula berupa penggosongan tanah dan bangunan sehingga penggugat dapat menempatinya.

Kata kunci : Gugatan Ganti Rugi, Tanpa Hak Menguasai

ABSTRACT

REQUIREMENT OF LEGAL AGAINST WITHOUT RIGHTS OF LAND AND HOME (Juridical Review on the Ruling of the Yogyakarta District Court Number: 76 / Pdt.G / 2014 / PN.Yyk.)

By:
MUHAMMAD MEGA DANANJAYA
E1A013301

This thesis entitled "Unlawful Acts Without the Right to Control Land and House (Judicial Review of the Ruling of Yogyakarta District Court Number: 76 / Pdt.G / 2014 / PN.Yyk.)". This study aims to determine the judge's judicial considerations in qualifying the terms of the act against the law and compensation for unlawful deeds. This study uses legal approach method of juridical normative, with descriptive research specification. In this study the data sources used are secondary data in the form of Decision of the District Court of Yogyakarta Number: 76 / Pdt.G / 2014 / PN.Yyk, laws and books. The data obtained are presented in a systematic and detailed manner, and the data analysis is done normatively.
From the research result it can be seen that the Defendant was proven to have committed against the law. The judge shall qualify the terms of the unlawful act in the right without the right to control the land and the house that the defendant's acts have fulfilled all the requirements of unlawful acts contained in Article 1365 of the Civil Code, namely: 1) The existence of deeds. 2) The act of the defendant is against the law. 3) The existence of mistakes 4) The existence of losses. 5) There is a causal relationship between deed and loss.
The judge rejected the plaintiff's material losses of Rp. 20,000,000 (twenty million rupiah) on the grounds that the losses suffered by the Plaintiff are not proven in detail. The judge granted a forced payment (dwangsom) of Rp 20,000, - per day since the decision had permanent legal force. The form of a lawsuit in an act against the law in the form of indemnity in kind or returned in its original state in the form of vacuum of land and building so that the plaintiff can occupy it.

Keywords: Lawsuit Compensation, Without Mastering Rights


1769120734C1C013053PENGARUH DIMENSI KEADILAN PAJAK TERHADAP PERILAKU KEPATUHAN WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI (Studi pada Pengemudi Ojek Online di Jakarta Selatan)Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh dimensi keadilan pajak
terhadap perilaku kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi. Faktor – faktor yang
meliputi adalah keadilan umum dan distribusi beban pajak, timbal balik
pemerintah, ketentuan-ketentuan khusus, struktur tarif pajak, dan kepentingan
pribadi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan data primer yang
di dapat melalui penyebaran kuesioner. Populasi penelitian ini adalah pengemudi
ojek online yang berada di daerah Jakarta Selatan. Jumlah sampel yang digunakan
dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 sampel. Data yang dikumpulkan diolah
menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan
bahwa secara parsial keadilan umum dan distribusi beban pajak, timbal balik
pemerintaah, ketentuan-ketentuan khusus, struktur tarif pajak, dan kepentingan
pribadi berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi.
Serta secara simultan juga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib
Pajak Orang Pribadi.
This study aims to examine the influence of tax fairness dimensions on tax compliance behaviour of individual tax payer The factors are general fairness and distribution of tax burden, exchanges with the government, special provisions, preferred tax rate structure, and self interest towards individual tax payers compliance. This study used a questionnaire survey designas an instrument. This study is a quantitative research with primary data that can be through the spread of questionnaires. The population in this study is an driver taxi online who is in South Jakarta area. The number of samples used are 100 individual tax payers. The data collected were processed by using multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that general fairness and distribution of tax burden, exchanges with the government, special provisions, preferred tax rate structure, and self interest towards and simultaneously also have a significant effect on individual taxpayer compliance.
1769220731C1K013013The Effect of Employee Engagement Determinants on Employee Performance in Java Heritage HotelPenelitian ini berjudul pengaruh determinan keterikatan pegawai terhadap kinerja pegawai di hotel Java Heritage Purwokerto. Subjek dari penelitian ini adalah pegawai di hotel Java Heritage. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh determinan keterikatan pegawai terhadap kinerja pegawai dalam menciptakan keunggulan bersaing. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2017 di hotel Java Heritage Purwokerto. Populasi pada studi ini adalah manajerial level rendah dan menengah di hotel Java Heritage. Total responden dari penelitian ini adalah 160 responden dan menggunakan kuisioner sebagai sumber data. Data analisis menggunakan Structural Equation Model. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan pegawai (H1) . Pelatihan dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan pegawai (H2). Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan pegawai (H3). Kebijakan organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterikatan pegawai (H4). Keterikatan pegawai berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja pegawai (H5).Title of this research is the effect of employee engagement determinants on employee performance in java heritage hotel. Subject of this research is Java Heritage Hotel Employees. The purpose of this study is to analyze the influence of determinants of employee engagement to employee performance in creating competitive advantage. This research was conducted in November 2017 at Java Heritage Purwokerto hotel. The population in this study is low and middle level managerial in Java Heritage hotel. The total respondents from this study were 160 respondents and used the questionnaire as the data source. Data analysis using Structural Equation Model. The results of this study concluded that the work environment has a positive and significant effect on employee engagement (H1) .Training and career development have a positive and significant impact on employee engagement (H2). Compensation has a positive and significant effect on employee engagement (H3). Organizational policies have a positive and significant impact on employee engagement (H4). Employee engagement has a positive and significant effect on employee performance (H5).
1769320735C1C013054PENGARUH PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH, SISTEM PENGENDALIAN INTERNAL PEMERINTAH DAN PENERAPAN GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN
(Studi Pada Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berjudul “Pengaruh Penerapan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah, Sistem Pengendalian Internal Pemerintah Dan Penerapan Good Government Governance Terhadap Kualitas Laporan Keuangan (Studi Pada Pemerintah Daerah Kota Tasikmalaya)”. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menguji pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah, (2) untuk menguji pengaruh sistem pengendalian internal pemerintah, (3) untuk menguji pengaruh penerapan good government governance terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah.
Populasi dalam penelitian ini adalah 26 Kantor Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Tasikmalaya. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampel jenuh dengan jumlah sampel sebanyak 26 SKPD. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuisioner dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel penerapan sistem akuntansi keuangan daerah, system pengendalian internal pemerintah dan penerapan good government governance berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan pemerintah daerah. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan sistem akuntansi keuangan daerah, sistem pengendalian internal pemerintah, dan penerapan good government governance dibutuhkan untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan pemerintah daerah Kota Tasikmalaya.

This research is a quantitative research entitled "Influence Application of Local Financial Accounting System, System of Internal Control of Government And Implementation Of Good Government Governance To Quality Of Financial Report (Study on Local Government Regency of Tasikmalaya)". The objectives of this research are (1) to examine the effect of regional financial accounting system, (2) to examine the influence of government internal control system, (3) to examine the effect of good governance implementation on the quality of local government financial report.
Population in this research is 26 Office of Tasikmalaya City Device Work Unit. The sampling technique used in this research is saturation sampling technique with 26 SKPD. Data collection techniques in this study is using questionnaires and data analysis techniques used is multiple linear regression analysis.
The results showed that the variables of the regional financial accounting system, the government's internal control system and the implementation of good governance have a significant positive effect on the quality of local government financial statements. This indicates that the application of regional financial accounting system, government internal control system, and the implementation of good governance is needed to improve the quality of local government financial report of Tasikmalaya City.


1769420736C1C013082FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRAKTIK PERATAAN LABA (INCOME SMOOTHING) PADA PERUSAHAAN PERTAMBANGAN YANG TERDAFTAR DI BEIPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ukuran perusahaan, risiko keuangan, profitabilitas, leverageoperasi, nilai perusahaan, struktur kepemilikan, dan net profit margin terhadap praktik perataan laba pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di bursa efek indonesia pada tahun 2013-2016.
Penelitian ini menggunakan populasi perusahaan pertambangan yang terdaftar di bursa efek indonesia periode tahun 2013-2016 yaitu sebanyak 42 perusahaan. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling dan didapatkan 14 perusahaan sampel yang memenuhi kriteria. Metode analisis menggunakan regresi linier berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ukuran perusahaan, dan nilai perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap praktik perataan laba. Variabel net profit margin berpengaruh negatif dan signifikan terhadap praktik perataan laba. Variabel risiko keuangan, leverageoperasi, profitabilitas, dan struktur kepemilikan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap praktik perataan laba.
Hasil penelitian ini yang berhasil membuktikan bahwa variabel ukuran perusahaan, nilai perusahaaan, dan net profit margin berpengaruh secara signifikan terhadap praktik perataan laba. Implikasinya yaitu bagi investor agar lebih mempertimbangkan lagi apabila akan melakukan investasi pada suatu perusahaan dengan melihat lebih teliti lagi ukuran perusahaan, nilai perusahaan, dan net profit margin dari suatu perusahaan. Bagi manajemen juga agar dapat menentukan strategi yang tepat agar ukuran perusahaan, nilai perusahaan, dan net profit margin menjadi baik sehingga tidak perlu melakukan perataan laba dan hal itu dapat menarik minat dari investor.
This study aimed to examine the effect of firm size, financial risk, profitability, operating leverage, firm value, ownership structure, and net profit margin on the practice of income smoothing in mining companies listed on Indonesia stock exchange in 2013-2016.
This study used the population of mining companies listed on the stock exchange indonesia period of 2013-2016 as many as 42 companies. Sampling method used was purposive sampling method and got 14 sample companies that meet the criteria. The method of analysis used multiple linear regression..
The results of this study indicate that firm size variables, and firm value had a positive and significant effect on the practice of income smoothing. Variable net profit margin had a negative and significant effect to the practice of income smoothing. Financial risk variables, operating leverage, profitability, and ownership structure didn’thave a significant effect on income smoothing practices.
The results of this study was successful to prove that the variable size of the company, the value of the company, and net profit margin significantly influence the practice of income smoothing. The implication is for investors to consider more if they will invest in a company by looking more closely the size of the company, the value of the company, and net profit margin of a company. For management also to find the right strategy for company size, company value, and net profit margin to be good so do not need to do income smoothing and it can attract interest from investor.
1769520733A1C012035HUBUNGAN MODAL SOSIAL TERHADAP PENDAPATAN ANGGOTA KELOMPOK WANITA TANI DALAM PROGRAM KAWASAN RUMAH PANGAN LESTARI
(Studi Kasus: KWT Legowo Desa Wulungsari Kecamatan Selomerto Kabupaten Wonosobo)
Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Wonosobo mempunyai salah satu program Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) untuk mendukung pemenuhan gizi dan meningkatkan pendapatan keluarga. Program tersebut dilaksanakan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Legowo melalui kegiatan optimalisasi lahan pekarangan. Upaya anggota untuk bekerjasama dalam melaksanakan kegiatan membutuhkan modal sosial untuk mencapai tujuan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui profil KWT Legowo, 2) Mengetahui kondisi modal sosial (partisipasi, hubungan timbal balik, kepercayaan dan jaringan kerjasama) yang dimiliki KWT Legowo, 3) Menganalisis hubungan modal sosial terhadap pendapatan yang diperoleh anggota KWT Legowo. Penelitian dilakukan di KWT Legowo Desa Wulungsari Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo pada bulan Agustus sampai Oktober 2016 dengan menggunakan metode survei. Sasaran penelitian adalah anggota KWT Legowo. Penentuan responden menggunakan metode sensus sebanyak 30 orang. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis likert’s summated rating, analisis pendapatan dan analisis korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) KWT Legowo memiliki aktivitas berupa kegiatan tanam menanam tanaman pangan (3 jenis), sayuran (19 jenis), buah (5 jenis), dan tanaman obat keluarga (3 jenis), perikanan (nila dan lele) dan peternakan (ayam dan kelinci), dengan karakteristik anggota: rata-rata umur 47 tahun, tingkat pendidikan setara SMA sebesar 34 persen, rata-rata jumlah tanggungan keluarga 4 orang, rata-rata lama menjadi anggota 5 tahun, rata-rata luas lahan pekarangan 37m2, rata-rata pendapatan yang diperoleh sebesar Rp137.514,00 per bulan. Rata-rata kontribusi pendapatan anggota KWT Legowo terhadap pendapatan rumah tangga sebesar 5,52 persen ; 2) Modal sosial yang terdiri dari partisipasi, hubungan timbal balik, kepercayaan dan jaringan kerjasama menunjukkan kondisi yang baik (rata-rata skor tinggi); 3) partisipasi, kepercayaan dan jaringan kerjasama memiliki keeratan hubungan yang rendah dan hubungan timbal balik memiliki keeratan hubungan yang cukup kuat terhadap pendapatan anggota Kelompok Wanita Tani Legowo.

Department of Agriculture and Food Security of Wonosobo regency has a program sustainable household reserve to support nutrition fulfillment and increase hausehold income. This program is conducted by women farmer group or Kelompok Wanita Tani (KWT) Legowo through house yard optimalization. The implementation of the program requires social capital of each member to achieve their goals. This study aims to: 1) Know the profile of KWT Legowo, 2) Know the condition of social capital (participation, reciprocal relationship, trust, network of cooperation) owned by KWT Legowo, 3) Analyze the relation between social capital toward the income obtained by KWT Legowo members. The research was conducted at KWT Legowo Wulungsari, Village Selomerto District, Wonosobo Regency from August to October 2016 using survey method. The target of the research is KWT Legowo member. Respondents were determined using census method, as many as 30 people. The analysis method used were descriptive analysis, likert's summated rating analysis, income analysis and product moment correlation analysis. The results showed that: 1) Legowo KWT has group activity in the form of planting activities (3 species of tubers, 19 species of vegetables, 5 species of fruits, and 3 species of family medicines), fishery (tilapia and catfish), animal husbandry (chicken and rabbit), with the following member characteristics: has the average age of 47 years, 34 percent of high school education level, average number of family dependents of 4 persons, average 5 years length of membership, average land area 37m2 of members yard, average income earned of Rp137.514,00 per month. The average income contribution of KWT Legowo members towards household income is 5.52 percent; 2) Social capital which consist of participation, reciprocal relationships, trust and networking shows a good condition (average score is high); 3) participation, trust and networking have a low relationship closeness and reciprocal relationships have a strong enough relationship closeness toward income members KWT Legowo.
1769622055C1A012119ANALISIS EFISIENSI EKONOMI USAHATANI UBI KAYU DI DESA PETIR KECAMATAN PURWANEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA Metode survei digunakan dalam penelitian ini. Jenis data primer yang digunakan diperoleh dari responden dengan menggunakan kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified random sampling yaitu pengambilan sampel dari populasi dengan membedakan status kepemilikan lahan berdasarkan strata. Strata I yaitu petani yang menanam ubi kayu dengan luas lahan < 0,3 Hektar, strata II yaitu petani yang menanam ubi kayu dengan luas lahan 0,3 – 0,5 Hektar. Strata III yaitu petani yang menanam ubi kayu dengan luas lahan > 0,5 Hektar.
Berdasakan hasil penelitian menunjukan bahwa usahatani ubi kayu dengan rata – rata per hektarnya menguntungkan karena TR > TC. Dilihat dari analisis efisiensi ekonomis dari ketiga strata nilai rata – rata per hektarnya lebih besar dari satu R/C > 1. Nilai R/C strata I sebesar 1,61, strata II sebesar 1,83 dan strata III sebesar 1,92. Dari analisis break even point (BEP), seluruh strata tersebut secara keseluruhan sudah melewati titik BEP yang ditentukan sehingga usahatani yang dijalankan tidak mengalami kerugian. Saluran pemasaran ubi kayu di Desa Petir Kecamatan Purwanegara Kabupaten Banjarnegara mempunyai tiga pola saluran pemasaran, tugas dan fungsi yang di lakukan dari setiap lembaga berbeda – beda sesuai dengan perannya masing – masing.
Hasil produksi pada usahatani ubi kayu sudah memberikan keuntungan bagi petani dan layak untuk dikembangkan. Meskipun demikian, pemanfaatan input dalam memproduksi komoditas ubi kayu lebih diperhatikan kembali dalam usahatani ubi kayu. Untuk peningkatan dan perluasan pasar ubi kayu, hendaknya perlu adanya perluasan informasi dan dukungan dari pemerintah yang menyediakan fasilitas pemasaran ubi kayu.
The survey method used in this research. The primary data type used is obtained from respondents using a questionnaire. Sampling method used is stratified random sampling that is sampling from a population with differentiated strata based on land tenure status. Stratum I that is a farmers planting manioc with broad farm < 0.3 Hectares, strata II i.e. farmers who planted the manioc with land area 0.3 – 0.5 Hectare. Strata III that is a farmers planting manioc with broad farm > 0.5 hectares.
Upon the results of the study showed that with cassava farming – per hektarnya benefit because TR > TC. Economical efficiency analysis of the views of the three strata of the median value – per hektarnya larger than one R/C > 1. The value of R/C strata I amounting to 1.61, strata II amounted to 1.83 and strata III of 1.92. From the analysis of the break even point (BEP), all the strata on the whole is already past the point of BEP is specified so that farming is being run not suffered losses. Marketing channels manioc in Purwanegara Village Sub-district Lightning Banjarnegara district has three patterns of marketing channels, tasks and functions in different institutions do of any difference – in accordance with its role respectively.
The results of farming production in cassava is already delivering benefits to farmers and deserves to be developed. However, the utilization of inputs in producing commodities more cassava noted back in farming cassava.
1769721521E1A013046TINJAUAN YURIDIS TENTANG KONSINYASI PADA PELAKSANAAN PENGADAAN TANAH BANDARA BARU YOGYAKARTA DI PENGADILAN NEGERI WATES
Oleh :
Nur`aeni Setyo Utami
E1A013046

Proses pengadaan tanah yang bertujuan untuk kepentingan umum sering kali mendapat pertentangan dari masyarakat. Salah satu contoh pengadaan tanah untuk kepentingan umum adalah pembangunan bandara baru Yogyakarta di Kabupaten Kulon Progo, dimana proses pengadaan tanah yang dilakukan tidak berjalan dengan lancar. Banyak masyarakat setempat yang tidak setuju dengan besaran ganti kerugian yang ditawarkan. Dengan demikian, proses penyelesaian pembayaran ganti kerugian ini dapat diselesaikan melalui proses konsinyasi atau penitipan ganti kerugian di Pengadilan Negeri Wates. Salah satu kasusdari proses konsinyasi yang terjadi ada pada salinan penetapan Nomor 162 162/Pdt.P.K/2017/PN.Wat.antara SUNARYONO sebagai Termohon dengan PT Angkasa Pura I sebagai Pemohon.
Metode yang digunakam adaah mentode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa buku-buku literature, dokumen resmi dan hasil-hasil penelitian dari kalangan hukum. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskritif, dimana menjelaskan uraian-uraian fakta hukum kemudian dikaitkan dengan hasil penelitian.
Hasil penelitian menyatakan bahwa proses pembangunan bandara baru Yogyakarta yang bertempat di Kabupaten Kulon Progo telah memenuhi prinsip-prinsip pengadaan tanah yang ada. Selain itu juga telah memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu Undang-UndangNomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, Perpres Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum dan Perma Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pengajuan Keberatan Dan Penitipan Ganti Kerugian Ke Pengadilan Negeri Dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.


The process of land acquisition aimed at the public interest often gets opposition from the public. One example of land acquisition for public interest is the construction of a new airport in Yogyakarta in Kulon Progo Regency, where the land acquisition process is not running smoothly. Many local people do not agree with the amount of compensation offered. Therefore, the process of settling these indemnification payments can be settled through consignment or waivers in Wates District Court. One of the cases of the consignment process that occurred was on the copy of the determination of No. 162 162 / Pdt.P.K / 2017 / PN.Wat. among SUNARYONO as the Respondent with PT Angkasa Pura I as the Petitioner.
The method used is to approach a normative juridical approach. Data used are secondary data in the form of literature books, official documents and research results from the law. Data analysis used is descriptive analysis, which explains the description of legal facts and then associated with the results of research.
The result of research stated that the process of constructing new airport of Yogyakarta located in Kulon Progo Regency has fulfilled the existing land procurement principles. In addition, it has fulfilled the provisions of the prevailing laws and regulations, Constitution of Number 2 Year 2012 on Land Procurement for Development in the Public Interest, Presidential Decree Number 71 Year 2012 on Implementation of Land Procurement for Development for Public Interest and Supreme Court Regulation Number 3 Year 2016 about of How to a Appeal Objections and Displacement Custody to the District Court in Land Procurement for Development in the Public Interest.



1769820737D1E013093KADAR PROTEIN KASAR, SERAT KASAR DAN BAHAN ORGANIK PADA DAUN GAMAL, DAUN JAMBU BIJI, DAUN PEPAYA DAN KULIT NANAS DALAM RANSUMPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kadar Protein Kasar, Serat Kasar dan Bahan Organik pada Daun Gamal, Daun Jambu Biji, Daun Pepaya dan Kulit Nanas berbagai macam hijauan. Materi yang digunakan adalah daun jambu biji, daun pepaya, daun gamal, kulit nanas dan konsentrat (onggok, dedak padi, pollard, urea, bungkil kelapa, dan mineral) dan menggunakan metode eksperimental dan rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap (4 perlakuan dan 5 ulangan). Peubah yang diamati yaitu kecernaan bahan kering dan bahan organik dengan perlakuan P1 (40% daun gamal +60% konsentrat), P2 (40% daun pepaya +60% konsentrat), P3 (40% daun jambu biji +60% konsentrat), dan P4 (40% kulit nanas +60% konsentrat). Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0.01) terhadap kadar protein kasar,serat kasar dan bahan organik. Rataan Protein Kasar adalah P1=14,007± 0,60 %, P2=14,490±0,36%,P3=10,389±0,55%,P4=8,060±0,84%.Rataan Serat Kasar adalah P1= 12,201± 1,31%, P2=15,070± 1,36 %, P3=19,143± 1,04 %, P4=14,067± 0,68%. Rataan Bahan Organik adalah P1=82,793± 0,41 %, P2=80,493 ± 0,54 %, P3=83,101± 0,45 %, P4=84,651± 0,15%. Disimpulkan bahwa dari keempat perlakuan Pencampuran konsentrat dengan tepung daun gamal merupakan perlakuan yang paling baik untuk digunakan sebagai pakan ternak ruminansia, dilihat dari kandungan nilai nutrien protein kasar (14,007± 0,60), serat kasar (12,201± 1,31) dan bahan organik (82,793± 0,41).This research was to determine the Rough Protein Content, Rough Fiber and Organic Material on Gamal Leaf, Guava Leaf, Papaya Leaves and Pineapple Skin. The material used in the research were guava leaf, papaya leaf, gamal leaf, pineapple skin, as well as concentrate (onggok, rice bran, pollard, urea, coconut cake and minerals) and used experimental proxsimat method and Using Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replications. The variables were the value of Rough Protein Content, Rough Fiber and Organic Material. The treatments used were P1 (40% gamal leaf +60% concentrate), P2 (40% Guava Leaf +60% concentrate), P3 (40% papaya leaf+60% concentrate), dan P4 (40% Pineapple Skin +60% concentrate). Data were analysed by using an analysis of variance and then using the test honest significant difference (HSD). The research showed that treatment were very significant effect (P<0.01) on Rough Protein Content, Rough Fiber and Organic Material. The average of Rough Protein Content were P1=14,007± 0,60 %, P2=14,490±0,36%,P3=10,389±0,55%,P4=8,060±0,84% . The average of Rough Fiber were P1= 12,201± 1,31%, P2=15,070± 1,36 %, P3=19,143± 1,04 %, P4=14,067± 0,68%. The average of Organic Material were P1=82,793± 0,41 %, P2=80,493 ± 0,54 %, P3=83,101± 0,45 %, P4=84,651± 0,15%. concluded of this research the four treatments Mixing of concentrate with gamal leaf powder was the best treatment to be used as ruminant animal feed, seen from nutrient value of crude protein (14,007 ± 0,60), crude fiber (12,201 ± 1,31) and organic matter (82,793 ± 0.41).
1769920738A1L013159OPTIMALISASI PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS TANAMAN PAKCHOY (Brassica rapa. L) PADA HIDROPONIK SISTEM RAKIT APUNG DENGAN TIGA JENIS NUTRISIPenelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh pemberian berbagai macam nutrisi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy pada hidroponik sistem rakit apung. 2) Mengetahui varietas pakchoy terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman pakchoy pada hidroponik sistem rakit apung. 3) Mengetahui pengaruh interaksi antara jenis nutrisi dan jenis varietas terhadap pertumbuhan dan hasil pakchoy pada hidroponik sistem rakit apung. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli 2017. Penelitian ini dilakukankan di Pondok Pesantren Darussalam Dukuh Waluh, Purwokerto terletak pada koordinat 7° 24’ 21” LS 109° 15’ 54” BT dengan ketinggian 100 m diatas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan rancangan Split Plot petak utamanya (Main Plot) adalah jenis nutrisi terdiri dari tiga taraf, yaitu AB mix 1= 0 ppmN, AB mix 2=100 ppmN dan AB mix 3=200 ppmN dan anak petaknya (Sub Plot) adalah varietas pakchoy terdiri dari tiga taraf yaitu TM-Jade , Nauli F1 dan Green putsol. Variabel pengamatannya meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, jumlah klorofil, bobot tajuk segar, bobot akar segar, volume akar dan panjang akar. Hasil penelitian menunjukan bahwa jenis nutrisi AB Mix 1 menunjukan hasil tertinggi pada tinggi tanaman dan luas daun. Varietas TM-Jade memberikan hasil terbaik pada tinggi tanaman dan jumlah klorofil sedangkan Nauli F1 memberikan hasil terbaik pada jumlah daun dan jumlah klorofil. Interaksi antara jenis nutrisi dan jenis varietas tidak berpengaruh terhadap variabel yang diamati.This research is aimed to 1) The effect of various nutrients towards the growth and the yield of packchoy on hydroponic raft systems; 2) The best variety of pakchoy from three varieties towards the growth and the yield of packchoy on hydroponic raft systems; 3) The effect of interaction between the types of nutrients and the varieties towards the growth and the yield of lettuce on hydroponic floating raft systems. This research was conducted in May until July 2017 Pondok Pesantren Darussalam Dukuh Waluh Purwokerto. Purwokerto located at coordinate 7 ° 24 '21 " Southern Latitude and 109 ° 15' 54" Eastern Longitude with the altitude area 100 meters above sea level. This research used the Split Plot, the main plot consisted of three levels of nutrient, which AB mix 1= 0 ppmN, AB mix 2=100 ppmN dan AB mix 3=200 ppmN. The sub plot consisted of three variety TM-Jade, Nauli, and Green Putsol. The variables consisted of the height of the plant; the number of the leaves; leaf area; the number of chlorophylls; the weight of the fresh crown the wight of the fresh root; the volume of the root; and the length of the root. The results showed that types of nutrients AB Mix 1 showed the highest plant height and leaf area. TM-Jade variety provided hightst plant height and chlorophyll while Nauli F1 gave highest number of leaves and the amount of chlorophyll. The interaction between the types of nutrients and varieties did not affect the observed variables.
1770020724A1L012102KARAKTER FISIOLOGIS DAN HASIL TANAMAN PADI HITAM (Oryza sativa L. Indica) PADA PERLAKUAN JUMLAH BIBIT PER LUBANG TANAM
DAN JENIS PUPUK ORGANIK
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk organik terhadap karakter fisiologis dan hasil tanaman padi hitam, mengetahui pengaruh jumlah bibit per lubang tanam terhadap karakter fisiologis dan hasil tanaman padi hitam dan mengetahui adanya interaksi antara pengaruh jenis pupuk organik dan jumlah bibit per lubang tanam terhadap karakter fisiologis dan hasil tanaman padi hitam. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah di Desa Karanglewas Kidul, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada bulan April sampai September 2016. Ketinggian tempat sekitar 93 meter diatas permukaan laut. Penelitian ini menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan petak utama berupa tiga jenis pupuk organik yaitu pupuk kandang ayam, pupuk kandang kambing dan pupuk kandang sapi dan anak petak berupa jumlah bibit per lubang tanam dengan tiga taraf yaitu satu bibit per lubang tanam, dua bibit per lubang tanam dan tiga bibit per lubang tanam dengan tiga ulangan pada setiap kombinasi perlakuan. Variabel yang diamati pada penelitian ini terbagi atas variabel vegetatif dan variabel hasil yaitu laju pertumbuhan relatif, laju asimilasi bersih, indeks luas daun, kandungan klorofil, kandungan antosianin, kandungan amilum, kandungan Thiamin Hidroklorida dan bobot gabah per hektar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis pupuk organik mempengaruhi variabel kandungan klorofil, amilum, antosianin dan thiamin hidroklorida serta mempengaruhi bobot gabah per hektar, jumlah bibit per lubang tanam mempengaruhi variabel laju pertumbuhan tanaman, indeks luas daun, kandungan antosianin, amilum, dan thiamin hidroklorida, tidak adanya interaksi antara pengaruh jenis pupuk organik dan jumlah bibit per lubang tanam terhadap karakter fisiologis dan hasil tanaman padi hitam.This research aims to know the effect of type of organic fertilizers on the physiological character and yield of black rice, know the effect of number of seedling each planting hole on the physiological and yield of black rice, know the interraction between type of organic fertilizers and number of seedling each planting hole on the physyological and yield of black rice. The research was conduct in rice field on Karanglewas Kidul village,Karanglewas district, Banyumas, Central java started at April until September 2016. The altitude are about 93 metres above sea level. This research used a Split Plot design, the main plot are three type of organic fertilizers which is chicken manure fertilizer, goat manure fertilizer and cow manure fertilizer, the sub plot are three number of seedling each planting hole which is one seed each hole, two seed each hole and three seed each hole with 3 replies each treatment combination. The observed variable on this research are divided into two kinds, which is vegetative and yield variable i.e.crops growth rate, net assimilation rate, leaf area index, chlorophyll content, anthocyanin content, amylum content, Thiamine hydrochloride content and grain weight per hectare. The result of the research are type of organic fertilizers have effect on variable chlorophyll content, amylum, anthocyanin, thiamine hydrochloride content and grain weight per hectare, number of seedling each planting hole have significant effect crop growth rate, leaf area index, anthocyanin content, amylum content and thiamine hydrochloride content, there are no interraction between type of organic fertilizers and number of seedling each planting hole on physiological character and yield of black rice.