Artikelilmiahs
Menampilkan 16.901-16.920 dari 49.997 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 16901 | 20092 | C1C013043 | PENGARUH PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAH, PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI, DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KUALITAS LAPORAN KEUANGAN SKPD KOTA TANGERANG SELATAN | Judul Penelitian ini adalah pengaruh penerapan standar akuantansi pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pada pemerintah daerah Kota Tangerang Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan standar akuntansi, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas laporan keuangan pada pemerintah daerah Kota Tangerang Selatan. Populasi dalam penelitian ini adalah satuan kerja perangkat daerah di Kota Tangeran Selatan. Teknik sampel jenuh digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah 37 SKPD. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Data yang dikumpulkan diolah dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan standar akuntansi pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian intern secara parsial berpengaruh positif terhadap kualitas laporan keuangan pada pemerintah daerah Kota Tangerang Selatan. Diharapkan hasil penelitian ini dapat diterapkan satuan kerja perangkat daerah di Kota Tangerang Selatan untuk meningkatkan kualitas laporan keuangan melalui peningkatan penerapan standar akuntansi pemerintah, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian intern. | This study is entitled the effect of Government Accountant Standard Application, information technology utilization and Internal Control System on the SKPD Financial Report Quality of Tangerang Selatan City Government. This study aimed to examine the effect of government accountant standard application, information technology utilization and internal control system on the SKPD financial report quality of Tangerang Selatan City Government . The population in this study is Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) in Tangerang Selatan. Saturation sampling technique used in this study as many as 37 SKPD. Data collection in this study using questionnaire. The data were processed using multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that government accountant standard application, information technology utiization and tinternal control system partially have a positive effect on the SKPD financial report quality of Tangerang Selatan City Government. Hope this study can be applied in Tangerang Selaatan to improve the financial report quality through improved government accountant standard application, information technology utilization and internal control system. | |
| 16902 | 20093 | H1C013035 | Rancang Bangun Jaringan Sensor Nirkabel untuk Pemantauan Kualitas Udara Berbasis Mikrokontroler Arduino | Seiring dengan perkembangan dunia industri dan banyaknya manusia yang tinggal didunia ini dapat menjadikan pencemaran udara semakin meningkat. Pencemaran udara adalah kehadiran satu atau lebih substansi fisik, kimia, atau biologi di atmosfer dalam jumlah yang dapat membahayakan kesehatan makhluk hidup. Pencemaran udara dapat bersumber dari berbagai macam, antara lain : asap kendaraan bermotor, asap pabrik, limbah industri, limbah rumah tangga dan lain-lain. Untuk mendapatkan informasi di suatu wilayah tertentu yang sesuai dengan tingkat kualitas yang diinginkan, maka pemantauan kualitas udara menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat karena banyaknya pencemaran udara pada saat ini. Internet Of Things merupakan sebuah konsep yang bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung secara terus-menerus. Dengan menggunakan teknologi Internet Of Things pemantauan kualitas udara dapat dilakukan secara jarak jauh. Pada penelitian ini telah dirancang alat pendeteksi kualitas udara dengan sistem pemantauan jarak jauh yang memanfaatkan modul wifi ESP-12E sebagai regulator komunikasi data, Arduino Mega sebagai kendali utama, dan HMI (Human Machine Interface) serta website untuk aplikasi yang menampilkan data kualitas udara, sehingga diharapkan dengan pemantauan jarak jauh ini menjadi lebih mudah untuk mengetahui informasi kualitas udara di suatu wilayah tertentu. | Along with the development of the industrial world and the number of people living in this world can make air pollution is increasing. Air pollution is the presence of one or more physical, chemical, or biological substances in the atmosphere in quantities that can harm the health of living things. Air pollution can be sourced from various kinds, including: motor vehicle fumes, factory smoke, industrial waste, household waste and others. In order to obtain information in a particular area that fits the desired level of quality, air quality monitoring is very important to do considering because of the large amount of air pollution at present. Internet of Things is a concept that aims to expand the benefits of continuously connected internet connectivity. By using Internet of Things technology air quality monitoring can be done remotely. In this research has designed air quality detector with remote monitoring system by utilizing ESP-12E wifi module as data communication regulator, Arduino Mega as the main control, and HMI (Human Machine Interface) as well as website for application that displays air quality detection data so that It is hoped that with remote monitoring it becomes easier to know the air quality information in a particular region. | |
| 16903 | 20094 | C1C013045 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH DI KABUPATEN PATI | Judul Penelitian ini “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Informasi Akuntansi Pada Usaha Kecil dan Menengah di Kabupaten Pati”. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pendidikan pemilik, pelatihan akuntansi, skala usaha, dan umur perusahaan terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil dan menengah di Kabupaten Pati. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah usaha kecil dan menengah di Kabupaten Pati. Pemilihan anggota sampel dengan metode Sistematic Sampling dengan jumlah anggota sampel 100 UKM. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan pemilik, pelatihan akuntansi, skala usaha, dan umur perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil dan menengah di Kabupaten Pati, untuk pendidikan pemilik, skala usaha, umur perusahaan secara parsial berpengaruh positif, sedangkan pelatihan akuntansi secara parsial tidak berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi pada usaha kecil dan menengah di Kabupaten Pati. | This study was entitled the “Determinated on The Use of Accounting Information for Small and Medium Enterprises (SME) in The District of Pati”. This study aimed to examine the effect of the owner education, accounting training, business scale, and age of business on the use of accounting information for Small and Medium Enterprises (SME) in The District of Pati. The type of this research was quantitative research using survey method. The population in this study were small and medium enterpriseses in Pati Regency. The selection of the members of the sample using Sistematic Sampling method, with the members of the sample amount 100 SME. Data collection in this study using questionnaire. The analytical method used in this research was multiple linear regression analysis. This research indicated that the owner education, accounting training, business scale, and age of business, affected on the use of accounting information for Small and Medium Enterprises (SME) in The District of Pati. Partially the owner education , business scale, and age of business has a positive effect on the use of accounting information, while accounting training affect on the use of accounting information for Small and Medium Enterprises (SME) in The District of Pati. | |
| 16904 | 21425 | A1H012069 | PENGARUH JUMLAH SUDU TERHADAP PERFORMANSI KINCIR ANGIN VERTIKAL SAVONIUS TIPE-U | Kincir angin tipe Savonius merupakan salah satu kincir angin yang cocok untuk daerah dengan potensi energi angin kecepatan rendah, daerah kecepatan angin yang berbeda diperlukan desain turbin angin yang berbeda, karena bagian dari kincir yakni sudu mempunyai fungsi salah satunya sebagai area tangkap angin untuk memutarkan kincir, sehingga jumlah sudu dapat mempengaruhi kinerja dari kincir. Salah satu tempat yang mempunyai kecepatan angin rendah yakni Pantai Jetis, Sehingga diperlukan penelitian mengenai pengaruh jumlah sudu yang cocok untuk kecepatan angin Pantai Jetis. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui potensi kecepatan angin di Pantai Jetis 2) Mengetahui pengaruh jumlah sudu terhadap kecepatan putaran prototipe kincir angin vertikal tipe savonius di Pantai Jetis. Penelitian ini menunjukan bahwa kincir angin savonius tipe-U dengan 5 sudu lebih baik performansinya dibanding dengan 3 sudu karena kincir dengan 5 sudu di kecepatan angin 3 m/s di peroleh putaran as kincir 134,5 rpm dan putaran dinamo 138,5 rpm sedangkan kincir angin dengan 3 sudu belum dapat berputar. Kincir angin dengan 3 sudu baru dapat berputar di kecepatan angin 4 m/s dengan putaran 97,4 rpm as kincir dan putaran dinamo 109,7 rpm. Besarnya nilai putaran pada kincir dan dinamo karena area tangkap angin yang di miliki kincir di pengaruhi oleh jumlah sudu pada kincir. | The Savonius type windmill is one of the wind turbines suitable for areas with low-speed wind energy potential, different wind speed areas require different wind turbine designs, since the part of the blade of the blade has the function of one of them as a wind catching area to twist the mill, so the number of blades can affect the performance of the wheel. One of the places that has a low wind speed that is jetis beach, So it takes research on the influence of the number of blades that are suitable for low wind speed. This study aims to 1) Know the potential of wind speed at the jetis beach 2) To know the effect of the number of blades on the rotation speed of the prototype of the savonius type windmill at the jetis beach.. This study showed that the type-U turbine savonius wind turbine with 5 blades is better performance compared with 3 blades as the 5 pin blade at wind speed of 3 m / s is obtained by turning the wheel of 134.5 rpm and the rotation 138.5 rpm while the windmill with 3 blades not yet rotating. Windmills with 3 new blades can rotate at a wind speed of 4 m / s with a rotation of 97.4 rpm as a mill and rotation of the dynamo of 109.7. The magnitude of the rotation value on the windmill and the dynamo because the wind catchment area which is owned by the mill is influenced by the number of blades on the windmill. | |
| 16905 | 20096 | C1C013087 | PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK, SOSIALISASI PERPAJAKAN DAN PENGETAHUAN TENTANG PEMERIKSAAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK PELAKU UMKM DALAM PEMENUHAN KEWAJIBAN PAJAK PENGHASILAN | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh kesadaran Wajib Pajak, sosialisasi perpajakan dan pengetahuan tentang pemeriksaan pajak terhadap kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM dalam pemenuhan kewajiban pajak penghasilan pada UMKM yang berada di wilayah Kabupaten Banyumas.sa,pel dalam penelitian ini menggunakan teknik incidental sampling sebanyak 100 pelaku usaha. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara dan kuisioner. Data yang dikumpulkan diolah menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial kesadaran Wajib Pajak, sosialisasi perpajakan dan pengetahuan tentang pemeriksaan pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM. Serta secara simultan juga berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan Wajib Pajak pelaku UMKM. | This study aims to examine the influence of taxpayer awareness, taxation socialization and knowledge about tax audit on taxpayer compliance in the fulfillment of income tax obligations, at UMKM located in Banyumas Regency. The sample in this research use accidental sampling technique as many as 100 business actor. Data collection in this study using interviews and questionnaires. The data collected were processed by using multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that partially awareness of taxpayers, taxation socialization and knowledge about tax audit have a significant effect on taxpayer compliance, and simultaneously also have a significant effect on taxpayer compliance. | |
| 16906 | 21426 | A1H012062 | RANCANG BANGUN KINCIR ANGIN SUMBU VERTIKAL SAVONIUS TIPE-U | Kincir angin merupakan sebuah alat yang digunakan dalam Sistem Konversi Energi Angin (SKEA). Kincir angin berfungsi merubah energi kinetik angin menjadi energi mekanik berupa putaran poros. Putaran poros tersebut kemudian digunakan untuk beberapa hal sesuai dengan kebutuhan seperti memutar dinamo atau generator untuk menghasilkan listrik. Potensi kecepatan angin yang ada pada pesisir pantai di Indonesia yaitu berkisar antara 3 – 7 m/s. Oleh karena itu pada penelitian ini dibuat sebuah prototipe kincir angin yang bisa memanfaatkan energi angin secara optimal dengan desain yang minimalis dan mampu berputar pada kecepatan angin yang rendah yaitu (3 m/s). Tujuan penelitian ini yaitu membuat prototipe kincir angin sumbu vertikal savonius tipe-U yang dapat memanfaatkan energi angin dan mengetahui kinerja dari prototipe kincir angin sumbu vertikal savonius tipe-U. Rancangan percobaan pada pembuatan kincir angin sumbu vertikal savonius tipe-U menggunakan pendekatan rancangan struktural dan fungsional. Rancangan struktural meliputi pemilihan ide dan pembuatan desain alat yang akan dibuat. Rancangan fungsional dilakukan untuk mengetahui fungsi dan kinerja pada tiap-tiap bagian kincir, meliputi baling-baling, as, laher (bearing), pipa penahan, dinamo dan kaki penyanggah. Pada tahap uji coba meliputi spesifikasi alat dan uji kinerja prototipe meliputi luas area tangkap angin (A) dan torsi (T). Hasil penelitian meliputi spesifikasi masing-masing bagian pada prototipe kincir angin sumbu vertikal savonius tipe-U dan hasil perhitungan luas area tangkap angin tiap sudu dan torsi yang bekerja pada kincir. Luas area tangkap angin keseluruhan pada sudu prototipe kincir angin ini yaitu 0,3975m2 dan torsi yang bekerja yaitu 19,11 Nm. | The windmill is a tool used in Wind Energy Conversion Systems (SKEA). The windmill works to convert the kinetic energy of wind into mechanical energy in the form of axis rotation. The rotation of the shaft is then used for several things according to need such as rotating the dynamo or generator to generate electricity. The potential of wind speeds that exist on the coast in Indonesia is ranging from 3 to 7 m / s. Therefore, in this research, a windmill prototype that can utilize wind energy optimally with a minimalist design and capable of rotating at low wind speed (3 m / s). The purpose of this research is to make prototype of U-type savonius vertical windmill that can utilize wind energy and know the performance of U-type vertical savonius windmill prototype. The experimental design on making a vertical axis type savonius using a structural and functional design approach. The structural design includes the selection of ideas and the design of the tools to be made. Functional design is performed to determine the function and performance on each section of the mill, including the propeller, axle, bearing, retaining pipe, dynamo, foot buffer. At the testing phase includes equipment specifications and prototype performance tests covering the area of wind catch (A) and torque (T). The results include the specifications of each section on the prototype of the wind axis of the savonius vertical type and the calculation of the area of the wind capture area of each blade and the torque acting on the windmill. The area of the wind catching area on each of the prototype blades of the wheel is 0.3975m2 and the working torque is 19.11 Nm. | |
| 16907 | 20099 | A1C013066 | OPTIMALISASI KOMBINASI PRODUK KARET OLAHAN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IX KEBUN KRUMPUT, BANYUMAS | PT. Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput, Banyumas belum menerapkan optimalisasi penggunaan faktor produksi yang tersedia dalam menghasilkan produk dan dinilai belum produktif karena tidak dapat memproduksi karet olahan dalam jumlah optimal dan sesuai target yang direncanakan sebelumnya. Untuk mengetahui optimalisasi produksi karet olahan, perusahaan harus mempertimbangkan pengaruh penggunaan dan ketersediaan faktor-faktor produksi terkait terhadap keuntungan. Penelitian ini bertujuan : 1) Mengetahui kombinasi produksi optimal RSS 1, RSS 3 dan Cutting A serta keuntungan maksimal yang mampu diperoleh perusahaan, 2) Mengetahui perubahaan yang mungkin terjadi jika terjadi perubahaan penggunaan faktor produksi karet olahan RSS 1, RSS 3 dan Cutting A yang peka terhadap kondisi optimal. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Perkebunan Nusantara IX Pabrik Krumput, Banyumas pada bulan Mei 2017. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Metode pengambilan data yaitu observasi langsung dan wawancara. Metode analisis yang digunakan yaitu linier programming menggunakan analisis primal, analisis dual dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat: 1) Kombinasi produk optimal karet olahan yaitu RSS 1 sebesar 67.506,48 kilogram dan RSS 3 sebesar 7.747,758 kilogram per bulan dengan keuntungan maksimal sebesar Rp323.891.400,00, 2) Faktor-faktor yang menjadi pembatas utama adalah jam kerja mesin press dan taksasi produksi. Batas maksimum pada kendala jam kerja press yaitu sebesar 666 jam dan batas maksimum pada kendala taksasi produksi yaitu sebesar 114.599 kilogram. Maka, setiap penambahan satu jam kerja mesin press akan menambah keuntungan sebesar Rp326.971,10 dan setiap penambahan satu kilogram taksasi produksi karet kering akan menambah keuntungan sebesar Rp938,43. | PT. Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput, Banyumas haven’t applied the optimization of production factors available in producing products and assessed not yet productive, because it can’t produce processed rubber products in optimal amount and in accordance with the previously planned targets. To determine the optimizationof processed rubber production companies should consider the effect of the use and availability of related production factors. The research aims to: 1) Knowing the optimal combination of RSS 1, RSS 3 and Cutting A, the maximum profit that can be optained by the company as well, 2) Knowing the changes that may occur, if there is change in the use of processed rubber production factors RSS 1, RSS 3 and Cutting A are sensitive to optimal conditions. The research conducted in May 2017 at PT. Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput, Banyumas. The research method used is case study. The method used is linier programming use primal analysis, dual analysis and sensitivity analysis. The result shows that there is: 1) Optimum combination rubber products is RSS 1 of 67,506.48 kilograms and RSS 3 of 7,747.758 kilograms per month, with maximum profit of Rp323,891,400.00, 2) The main limiting factors are the working hours of press machines and taxation of production. The maximum limit on the working hour constraint is 666 hours and the maximum limit on the production taxation constraint is 114,599 kilograms. Then, each additional one hour press machine work will increase the profit of Rp326,971.10 and every addition of one kilogram taxation of dry rubber production will increase the profit of Rp938.43. | |
| 16908 | 20098 | C1C013088 | PENGARUH KARAKTERISTIK INTERNAL PERUSAHAAN TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASI AKUNTANSI PADA UMKM DI KABUPATEN BANYUMAS | Informasi Akuntansi merupakan salah satu faktor penting penentu keberhasilan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menjalankan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh karakteristik internal perusahaan terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM di Kabupaten Banyumas. Pengujian pengaruh skala usaha, pendidikan pemilik, pelatihan akuntansi, dan umur usaha terhadap penggunaan informasi akuntansi pada UMKM dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 100 unit UMKM dengan metode pengambilan sampel berdasarkan cluster sampling. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode survei dengan alatnya berupa kuesioner tertutup yang di distribusikan langsung kepada pemilik atau manajer UMKM. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial variabel skala usaha, pendidikan formal, dan pelatihan akuntansi berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi. Dan variabel umur usaha tidak berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi. | Accounting information is one of the important factors determining the success of micro, small, and medium enterprises (SMEs) in doing business. This research aims to test the influence of the internal characteristics of the use of accounting information in SMEs in Banyumas. Testing the influence of business scale, owner education, accounting, training and age efforts against the use of accounting information in SMEs done by using multiple regression analysis. The sample in this study as many as 100 SMEs unit with sampling method based on cluster sampling. Method of collecting data on research using survey method with his instrument in the form of a closed questionnaire distributed directly to the owners or managers of SMEs. The results show that the partially variable business scale, formal education, and training on accounting have a positive effect of the use of accounting information. And the variable firm age efforts have no effect against the use of accounting information. | |
| 16909 | 20100 | H1K013033 | SITOTOKSISITAS EKSTRAK TERIPANG DARI PERAIRAN BOALEMO GORONTALO | Teripang merupakan salah satu jenis invertebrata laut yang banyak digunakan sebagai sumber senyawa bioaktif baru yang memiliki kandungan metabolit sekunder yang memiliki aktivitas farmakologi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat antikanker. Penyakit kanker merupakan penyebab kematian terbesar di dunia. Penyakit kanker yang banyak menyerang kaum wanita dan memiliki keganasan yang tinggi adalah kanker payudara sedangkan obat-obat kanker yang ada memiliki efek samping yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rendemen ekstrak dan potensi teripang dari perairan Boalemo Gorontalo untuk menghambat pertumbuhan sel kanker Payudara (T47D). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut metanol (p.a) dan uji antikanker dilakukan dengan uji sitotoksik metode MTT assay [3-(4,5-dimethylthiazol-2,5-diphenyl-tetrazolium bromide)] menggunakan sel kanker payudara (T47D). Hasil ekstraksi teripang memperlihatkan bahwa teripang duyung (Thelenota sp.) dan Gamat (Stichopus sp.) memiliki rendemen yang tertinggi masing-masing sebesar 10,55 % dan 9,50 %. Hasil sitotoksisitas menunjukan bahwa teripang Cera Hitam (Holothuria atra) dan Kawasa (Bohadshia sp.) memiliki sitotoksisitas yang paling baik terhadap sel T47D dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 24,67 μg/mL dan 31,75 μg/mL. | Sea cucumbers are marine invertebrate that is recently been utilized as a new source of novel compound that contain secondary metabolites that have pharmacological activity that can be used as an anticancer drug. Cancer is the biggest cause of death in the world. Cancer that attacks many women and has a high malignancy is breast cancer while the existing cancer drugs have strong side effects. This study aims to determine the rendemen extract and potential sea cucumbers from Boalemo Gorontalo to inhibit the growth of breast cancer cells (T47D). This study used maceration method with methanol (p.a) solvent for extraction and anticancer test was performed by MTT assay [3-(4,5-dimethylthiazol-2,5-diphenyl-tetrazolium bromide)] using breast cancer cell (T47D). The result of sea cucumber extract showed that Duyung (Thelenota sp.) and Gamat (Stichopus sp.) had the highest rendemen respectively value of 10,55 % and 9,50 %. The result of cytotoxicity showed that Cera Hitam (Holothuria atra) and Kawasa (Bohadshia sp.) had the best cytotoxicity of T47D cells with IC50 values respectively value of 24,67 μg/mL and 31,75 μg/mL. | |
| 16910 | 20101 | D1E013191 | KADAR ASAM LEMAK ASIRI DAN AMONIA DALAM RANSUM RUMINANSIA YANG MENGANDUNG TEPUNG DAUN WARU SECARA IN-VITRO | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tepung daun waru dalam ransum terhadap kadar Asam Lemak Asiri (VFA) dan Amonia (N-NH3) secara in-vitro. Materi penelitian adalah cairan rumen sapi potong, tepung daun waru, rumput gajah, dan pakan konsentrat. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan diulang 4 kali. Pakan perlakuan berupa konsentrat, rumput gajah, dan level tepung daun waru yang berbeda, (yaitu P1= Konsentrat 48 %+Rumput Gajah 40 %+Bungkil Kedelai 12 %+Tepung Daun Waru 0 %, P2= Konsentrat 48 %+Rumput Gajah 40 %+Bungkil Kedelai 11,9 %+Tepung Daun Waru 0,1 %, P3= Konsentrat 48 %+Rumput Gajah 40 %+Bungkil Kedelai 11,8 % +Tepung Daun Waru 0,2 %, P4= Konsentrat 48 %+Rumput Gajah 40 %+Bungkil Kedelai 11,7 %+Tepung Daun Waru 0, 3 %, P5= Konsentrat 48 %+Rumput Gajah 40 %+Bungkil Kedelai 11,6 %+Tepung Daun Waru 0, 4 %). Peubah yang diukur adalah VFA dan N-NH3. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan uji Orthogonal Polynomial. Berdasarkan hasil analisis variansi, perlakuan berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap kadar VFA dan tidak berpengaruh nyata terhadap kadar N-NH3 (P > 0,05). Semakin tinggi level kandungan tepung daun waru, semakin tinggi kadar VFA sampai diperoleh nilai optimum kandungan tepung daun waru sebesar 0,203 % dengan kadar VFA tertinggi 136,67 mM. | This study was aimed to determine the effect of Hibiscus tiliaceus leaf meal in the ration on the concentration of Volatile Fatty Acids (VFA) and Ammonia (N-NH3) by in-vitro. The materials used were rumen fluid of beef cattle, Hibiscus tiliaceus leaf meal, Napier grass, and concentrate. The research method used was completely randomized design (CRD). The treatments used were 4 times repetitions. The rations consisted of concentrate, Napier grass, and different level of Hibiscus tiliaceus leaf meal, (that were P1= Concentrate 48 %+Napier grass 40 %+Soybean meal 12 %+ Hibiscus tiliaceus leaf flour 0 %, P2= Concentrate 48 %+Napier grass 40 %+Soybean meal 11,9 %+ Hibiscus tiliaceus leaf flour 0,1 %, P3= Concentrate 48 %+Napier grass 40 %+Soybean meal 11,8 %+ Hibiscus tiliaceus leaf flour 0,2 %, P4= Concentrate 48 %+Napier grass 40 %+Soybean meal 11,7 %+ Hibiscus tiliaceus leaf flour 0,3 %, P5= Concentrate 48 %+Napier grass 40 %+Soybean meal 11,6 %+ Hibiscus tiliaceus leaf flour 0,4 %). The measured variable is VFA and N-NH3. The data were analyzed using variance analysis and continued by orthogonal polynomial test. Based on the results of variance analysis, the treatments had a significant effect (P < 0,05) on VFA concentration and no significant (P > 0,05) effect on amonia concentration. The higher the concentration of Hibiscus tiliaceus leaf meal, the higher level of VFA to obtain the optimum value of Hibiscus tiliaceus leaf meal concentration of 0,203 % with the highest VFA concentration of 136,67 mM. | |
| 16911 | 21427 | E1A012277 | TEKNIK DACTYLOSCOPY DALAM PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (STUDI DI POLRES BANYUMAS) | Pengungkapan tindak pidana melalui dactyloscopy dinilai efektif karena setiap manusia mempunyai sidik jari yang berbeda dengan manusia lainnya. Sehingga sidik jari yang berada di tempat kejadian perkara dapat di identifikasi dengan sidik jari manusia yang dicurigai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik dactyloscopy dan hambatan penyidik dalam proses penyidikan tindak pidanapembunuhan di Polres Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Polres Banyumas. Jenis dan sumber data meliputi data sekunder dan data primer yang diperoleh dari wawancara. Kemudian data yang terkumpul disajikan dalam bentuk uraian secara sistematis. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis data normatif kualitatif yang secara keseluruhan pembahasan dan penjabaran yang disusun secara logis terhadap hasil penelitian norma, kaidah, maupun teori hukum yang relevan dengan pokok permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan teknik pengambilan dactyloscopy dalam penyidikan tindak pidana pembunuhan di Polres Banyumas dilakukan dengan cara menggunakan serbuk biasa dan serbuk magnet melalui teknik lifting yang disesuaikan dengan kondisi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan bukti-bukti yang ada pada TKP tersebut. Hambatan yang dihadapi penyidik dalam pengambilan dactyloscopy adalah faktor masyarakat yang berada di sekitar Tempat Kejadian Perkara. Disini masyarakat tidak mengetahui akan pentingnya TKP terhadap proses identifikasi yang tanpa sadar keberadaan mereka di TKP dapat merusak keadaan sebenarnya pada TKP yang harus dijaga keutuhanya.Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka diperlukan adanya sosialisasi masyarakat tentang pentingnya TKP karena TKP merupakan titik awal mengungkap suatu tindak pidana dengan harapan mengurangi resiko rusak atau hilangnya sidik jari. | Disclosure of crime through dactyloscopy is considered effective because every human being has a different fingerprint than any other human being. So that the fingerprints that are on the scene of the case can be identified with a suspected human fingerprint. This study aims to find out the techniques of dactyloscopy and obstacles of investigators in the process of investigating the murder of the Police Banyumas. This research uses qualitative research method with sociological juridical approach with descriptive research specification. This research is located in Polres Banyumas. Types and data sources include secondary data and primary data obtained from interviews. Then the data collected is presented in systematic description form. The method of data analysis used in this research is the method of normative qualitative data analysis which as a whole the discussion and elaboration are arranged logically to the research result of norm, rule, and legal theory relevant to the subject matter. Based on the result of the research, it can be concluded that the technique of taking dactyloscopy in the investigation of the crime of murder in Banyumas Resort Police is done by using ordinary powder and magnetic powder through lifting technique which is adjusted to the condition of Place of Genesis of Case (TKP) and the evidence at the scene. The obstacles faced by investigators in taking dactyloscopy are the factors of society that are located around the Place of Genesis Case. Here the public does not know the importance of crime scene to the identification process that unknowingly their presence at the scene can damage the actual situation at the scene that must be maintained keutuhanya.Berdasarkan results of the research it is necessary socialization of the importance of crime scene because the scene is the starting point to reveal a crime with expectations reduce the risk of damage or loss of fingerprints. | |
| 16912 | 20104 | H1L013010 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PEMESANAN DAN PENJUALAN BERBASIS WEB (STUDI KASUS: CV. TERLAKSANA JAYA JAKARTA TIMUR) | Menyikapi persaingan yang semakin kompetitif pada setiap bisnis, memunculkan ide untuk memadukan antara teknologi informasi dengan bisnis. Pemesanan secara virtual menggambarkan cakupan yang luas mengenai teknologi informasi, proses dan praktek dalam transaksi bisnis online tanpa menggunakan alat transaksi manual. Dengan menggunakan pemesanan secara online, perusahaan dapat memasarkan suatu produk kepada konsumen dengan jangkauan keseluruh daerah, sehigga dari segi bisnis merupakan peluang yang baik untuk memperluas pangsa pasar dari produk yang ditawarkan. Penelitian tugas akhir ini bertujuan untuk menganalisa dan membuat sistem pemesanan dan penjualan berbasis web pada CV. Terlaksana Jaya Jakarta Timur yang dapat menyajikan informasi yang dibutuhkan oleh konsumen. Dengan sistem ini pihak CV. Terlaksana Jaya dapat melayani pemesanan dan penjualan berbasis web dengan menggunakan internet yang bisa menghilangkan keterbatasan jarak dan waktu. Alat pengembang yang digunakan peneliti, yaitu HTML, PHP, CSS, Javascript sebagai aplikasi interface, MySQL sebagai basis data dan XAMPP sebagai servernya. Metode pengembangan yang digunakan adalah System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Kata kunci: SDLC Waterfall, PHP dan MySQL, Sistem Pemesanan dan Penjualan CV. Terlaksana Jaya. | Facing an increasingly competitive competition in every business gave rise to the idea for integrating information technology with the business. Virtual order illustrates the broad coverage regarding the information technology, process and practices in online business transactions, without using a manual transaction. By using the online ordering, the company can market a product to the consumer throughout the region, in terms of good opportunity in business to expand the market share of the products offered. This research aim to analyze and makes an ordering system and web-based sales at CV. Terlaksana Jaya Jakarta Timur which can provide information needed by consumers.With this system, the CV. Terlaksana Jaya can serve web-based order and sales using the internet that could eliminate the limitations of distance and time. The developer tools that used by the researcher are HTML, PHP, CSS, Javascript as an interface application, MySQL as the database and XAMPP as the server. The development method using the System Development Life Cycle (SDLC) Waterfall. Keywords: SDLC Waterfall, PHP and MySQL, Information System To Ordering And Salling Based On Web CV. Terlaksana Jaya. | |
| 16913 | 20110 | E1A012341 | HADHANAH (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Palangkaraya Nomor 154/Pdt.G/2011/PA.Plk) | Putusnya perkawinan karena perceraian tidak memutus kewajiban orang tua atas anak mereka. Baik ibu atau bapak tetap berkewajiban memelihara dan mendidik anak-anaknya demi kepentingan si anak, akan tetapi dapat menjadi masalah apabila ibu dan bapak tersebut berebut hadhanah. Pasal 105 Kompilasi Hukum Islam disebutkan bahwa pemegang hadhanah utama anak belum mumayyiz diberikan kepada ibu, namun pemberian hadhanah kepada ibu tersebut juga memiliki batasan dan halangan, karenanya ibu tidak secara mutlak selalu berhak untuk mengasuh anak belum mumayyiz apabila terjadi perceraian. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam pemberian hadhanah pada Putusan Pengadilan Agama Palangkaraya Nomor 154/Pdt.G/2011/PA.Plk. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan Yuridis Normatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Putusan Pengadilan Agama Palangkaraya Nomor 154/Pdt.G/2011/PA.Plk berbeda dengan Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Nomor 210/K/AG/1996 yang mengandung abstraksi hukum bahwa orang non-muslim tidak berhak atas hak asuh anak muslim, Majelis Hakim juga sama sekali tidak mempertimbangkan agama yang dianut si anak, oleh karena itu menurut peneliti seyogyanya hakim lebih tepat dalam pertimbangan hukumnya menambahkan Pasal 1 angka 11 dan Pasal 6 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, Pasal 156 huruf c Kompilasi Hukum Islam, Hadits-Hadits Shahih Rasulullah Shallallahu `alaihi Wa Sallam yang berkaitan dengan hak asuh anak, dan Kitab Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq yang berisi tentang syarat seorang pemegang hak asuh anak. | The break up of marriage due to divorce isn't eliminate the obligation of parents to their children. Mother or father remains obliged to nurture and educate their children for the sake of the children, but it can be a problem if the mother and father are fighting for hadhanah. Compilation of Islamic Law already mentioned that the child's main hadhanah holder hasn’t been mumayyiz given to the mother, but the provision of hadhanah to the mother also has limits and obstacles, hence the mother isn’t absolutely always entitled to take care of the child hasn’t mumayyiz in case of divorce. The problem in this research is how the judge's judicial consideration in giving hadhanah to Religious Court Palangkaraya on the decision Number 154/Pdt.G/2011/PA.Plk. This study uses the normative juridical approach. The results of the research show that the decision of the Religious Court of Palangkaraya Number 154/Pdt.G /2011/PA.Plk is different from the Jurisprudence of the Supreme Court of Indonesia Number 210/ K /AG/1996 containing legal abstraction that non-Muslims aren’t entitled to child custody Muslim. The panel of judges also didn’t consider the religion of the child, other than that, according to the researchers, the judges should be more appropriate in legal considerations to adding Article 1 number 11 and Article 6 Law Number 35 Year 2014 About Child Protection, Article 156 letter c Compilation of Islamic Law, Hadits-Hadits Sahih Rasulullah sallallaahu `alaihi Wa Sallam that related with child custody, and the Book of Fiqh Sunnah by Sayyid Sabiq which contains the conditions of a child custody holder. | |
| 16914 | 20102 | E1A113013 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PT. PERMODALAN NASIONAL MADANI SEBAGAI PELAKU USAHA DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 183 B/Pdt.Sus-BPSK/2015 BERDASARKAN UNDANG – UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN | Pelaku Usaha seringkali dalam melakukan kegiatan usahanya merugikan konsumen, tetapi Konsumen juga seringkali tidak memenuhi kewajibannya. Seperti di dalam Kasus Putusan Nomor 183 B/Pdt.Sus-BPSK/2015. Konsumen Iah Wasiah tidak memenuhi kewajibannya yaitu tidak membayar angsuran kredit kepada Pelaku Usaha PT.Permodalan Nasional Madani, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap Pelaku Usaha atas kelalaian Konsumen yang tidak memenuhi kewajiban. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Sumber data yang dipakai adalah data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Pengumpulan datanya menggunakan metode studi kepustakaan dan selanjutnya disusun secara sistematis dengan menggunakan analisis data secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian maka Konsumen Iah Wasiah yang tidak membayar angsuran kredit telah melanggar Kewajibannya, karena sebagai konsumen tidak beritikad baik. Majelis Hakim dalam memutus perkara pada Putusan Nomor 183 B/Pdt.Sus-BPSK/2015 sudah tepat karena mengacu pada Pasal 5 huruf (b) jo Pasal 6 huruf (b) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen, karena Konsumen tidak beritikad baik dan Pelaku Usaha memiliki hak yang sama untuk mendapatkan Perlindungan Hukum. Konsumen juga dapat dikatakan melanggar Pasal 1238 KUHPerdata mengenai Wanprestasi. | Businessmen often in doing his business activities dentrimental to consumers, but consumers also often does not meet its oblogations. As in the case of the ruling revolutionery Number 183 B/Pdt.Sus-BPSK/2015. The Iah Wasiah consumer does not fulfill the obligations to pay the installment loans to Businessmen PT. Permodalan Nasional Madani, this research aims to know the legal protection of Trade over the omission of consumers who do not meet the obligations. The research method used is the normative juridical with descriptive spesification research. The data source used is the secondary data, consisting of primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials . The collection of data using the method of the study of librarianship and compiled systematically using normative data qualitative analysis. Based on the results of the study so the Iah Wasiah consumer does not pay the installment credit has been violating its obligations, because as consumer are not well intentioned. The Panel of Judges in deciding the case in Decision Number 183 B / Pdt.Sus-BPSK / 2015 is appropriate because it refers to Article 5 letter (b) jo Article 6 letter (b) Law Number 8 Year 1999 on Consumer Protection, have good intentions and Business Actors have the same right to obtain Legal Protection. Consumers can also be said to violate Article 1238 Civil Code regarding Default. | |
| 16915 | 20111 | E1A013153 | PERBUATAN MELAWAN HUKUM AKIBAT PERUSAKAN ASET NASABAH OLEH BANK BJB DALAM PERJANJIAN KREDIT (TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN NOMOR: 1/PDT.G/2015/PN.SDA) | Berdasarkan Arrest Hoge Raad tanggal 31 Januari 1919, “daad” (perbuatan) barulah merupakan perbuatan melawan hukum, kalau bertentangan dengan hak orang lain atau bertentangan dengan kewajiban hukumnya sendiri atau Bertentangan dengan kesusialaan baik atau bertentangan dengan keharusan yang harus diindahkan dalam pergaulan masyarakat mengenai orang lain atau benda. Keempat unsur tersebut bersifat altertnatif, sehingga apabila salah satu unsur saja telah terpenuhi, maka perbuatan itu sudah dapat dikatakan perbuatan melawan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam mengkualifisir unsur-unsur dalam suatu perbuatan melawan hukum dan dalam mengabulkan tuntutan-tuntutan Para Penggugat. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan kasus, dan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa putusan Putusan Nomor: 1/Pdt.G/2015/PN.Sda, undang-undang dan buku-buku literatur yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Data yang diperoleh disajikan secara sistematis, dan analisis data dilakukan secara nomatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbuatan Tergugat yang memasang plang dengan mencoret tembok objek milik Para Penggugat (yang merupakan aset dari nasabah atau Penggugat) oleh hakim dikatakan sebagai perbuatan melawan hukum karena memenuhi unsur perbuatan melawan hukum yaitu melanggar hak subjektif orang lain dan bertentangan dengan kepatutan yang harus diindahkan dalam pergaulan masyarakat mengenai diri atau barang orang lain. Hakim mengabulkan tuntutan- tuntutan Para Penggugat, yaitu Tergugat dinyatakan telah melakukan perbuatan melawan hukum karena telah memenuhi unsur-unsur dalam perbuatan melawan hukum, mengukum tergugat untuk melaksanakan ganti rugi secara natura dengan mengembalikan seperti semula tembok objek milik Para Penggugat dan menghukum Tergugat berupa larangan untuk melakukan suatu perbuatan, yaitu untuk tidak melaksanakan Lelang Sukarela maupun Lelang Eksekusi dan atau pengalihan hak terhadap obyek milik Para Penggugat. | Based on Arrest Hoge Raad on 31 January 1919, "daad" (deeds) is a tort, if contrary to the rights of others or contrary to their own legal duties or contradictory to good or contrary to the necessity to be obeyed in the community association of other people or objects. The four elements are alternative, so if one of the elements has been fulfilled, then the act can be said to tort. This study aims to determine the judge's legal considerations in qualifying the elements in an tort and in granting the claims of the Plaintiffs. This research uses normative juridical approach with case approach, and using descriptive research specification. In this study the data source used is secondary data in the form of Decision Number: 1 / Pdt.G / 2015 / PN.Sda, act and literature books related to research problems. The data obtained are presented systematically, and the data analysis is done in a qualitative nominal. Based on the result of the research, it can be concluded that the Defendant's act of placing the signpost crossing out the wall of the object belonging to the Plaintiff (which is an asset of the client or Plaintiff) by the judge is said to be a tort because it fulfills the element of tort which is violates the subjective rights of others and is contrary to the propriety which must be taken into account in the society or the goods of others. The Judge granted the Plaintiff's claim that the Defendant was declared to have committed a tort for having fulfilled the elements in the tort, sentenced the defendant to indemnify naturally by returning the original wall of the Plaintiff's object and punishing the Defendant in the form of a prohibition for to perform an act, that is, not to conduct the Voluntary Auction or the Auction of Execution and / or the transfer of right to the object of the Plaintiffs | |
| 16916 | 21428 | D1E011081 | HUBUNGAN KARAKTERISTIK DENGAN MINAT ANAK MELANJUTKAN USAHA SAPI POTONG MILIK ORANGTUANYA DI TEMPAT PEMROSESAN AKHIR SAMPAH (TPA) JATIBARANG KOTA SEMARANG | TPA Jatibarang Kota Semarang merupakan tempat pemrosesan akhir sampah terbesar di Jawa Tengah. Terdapat sekelompok warga di sekitar TPA yang memanfaatkan limbah sampah yang ada di TPA untuk pakan sapi potong sehingga menekan biaya pakan dan meningkatkan pendapatan peternak. Usaha sapi potong di TPA Jatibarang, Kota Semarang dapat berlangsung apabila anak memiliki minat untuk melanjutkan usaha orangtuanya Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik anak peternak (pendidikan, umur, dan kemampuan akses informasi), dan mengetahui tingkat minat anak untuk melanjutkan usaha sapi potong milik orangtuanya di TPA Jatibarang, Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode survey dengan memilih sebanyak 70 anak peternak. Variabel yang diamati meliputi variabel (X) karakteristik anak meliputi (X1) pendidikan, (X2) umur, (X3) kemampuan akses informasi, sedangkan variabel (Y) yaitu minat anak melanjutkan usaha orangtua. Data diperoleh berasal dari wawancara dan pengamatan kepada responden yang dipilih secara acak kemudian dianalisis secara deskriptif dan rank spearman. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang tinggi antara pendidikan dan umur dengan minat anak untuk melanjutkan usaha orangtua tingkat keeratannya adalah 0,838 dan 0,818. Tingkat keeratan korelasi sedang dengan nilai 0,490 dari hasil penelitian kemampuan akses informasi dengan minat anak melanjutkan usaha orangtua. Minat anak untuk melanjutkan usaha orangtua di TPA Jatibarang, Kota Semarang termasuk kategori sedang yaitu sebanyak 33 orang (47%). | TPA Jatibarang Kota Semarang is the largest landfill in Central Java. There is a group of residents around the landfill who use waste in the landfill to feed the beef cattle in order to reduce the cost of feed and increase the income of farmers. The purpose of this research is to determine the characteristics of the breeder's children (education, age, and ability to access information), and to find out the level of interest of the child to continue the business of beef cattle owned by his parents at TPA Jatibarang, Semarang City. The research used survey method by choosing 70 children of farmers. The variables observed include variable (X), characteristics of the child include (X1) education, (X2) age, (X3) ability to access information, and then the interest of child to continue parents business (Y). Data obtained from interviews and observations to randomly respondents selected then analyzed descriptively and rank spearman. The result shows there is a high correlation between education with the interest of the child to continue the parents business is 0.838 and 0.818. the correlation level between information accessibility and interest to continue parent’s business is medium and has value 0.490. The interest of children to continue parent’s business in Jatibarang landfill, Semarang categorized as medium which its total is 33 children (47%). | |
| 16917 | 20112 | E1A113068 | PENERAPAN PERATURAN MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN NOMOR: P.687/ Menlhk/ Setjen/ Kum.1/8/2016 TENTANG BAKU MUTU AIR LIMBAH DOMESTIK DI KABUPATEN BANJARNEGARA | Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor: P.68/ Menlhk/ Setjen/ Kum.1/8/2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik memberikan acuan mengenai air limbah domestik kepada Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah kabupaten/kota. Dengan berlakunya peraturan menteri tersebut maka peraturan lain yang mengatur mengenai baku mutu air limbah domestik dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan dan hambatan-hambatan dalam penerapan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor: P.68/ Menlhk/ Setjen/ Kum.1/8/2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik di Kabupaten Banjarnegara. Metode pendekatan yang dipakai adalah metode penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang undangan. Bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor: P.68/ Menlhk/ Setjen/ Kum.1/8/2016 Tentang Baku Mutu Air Limbah Domestik belum diterapkan di Kabupaten Banjarnegara. Dalam menentukan baku mutu air limbah domestik Kabupaten Banjarnegara masih menggunakan Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012 Baku Mutu Air Limbah. Hal tersebut bertentangan dengan asas perundang-undangan lex posterior derogat legi priori, dikarenakan masih diterapkannya peraturan mengenai baku mutu air limbah domestik yang lama sedangkan peraturan lama tersebut telah dicabut dan gantikan dengan peraturan yang baru. | Regulation of the Minister’s Environment and Forestry Number: P.68/ Menlhk/ Setjen/ Kum.1/8/2016 about the Quality Standards of Domestic Wastewater provides a reference about domestic wastewater to Central Government, Provincial government, and Regency/City Government. With the enforcement of the minister's regulation then another regulation about the quality standards of domestic wastewater is revoked and declared no longer valid. The purpose of this research is to know implementation and obstacles in applying Regulation of the Minister’s Environment and Forestry Number: P.68/ Menlhk/ Setjen/ Kum.1/8/2016 about the Quality Standards of Domestic Wastewater in Banjarnegara Regency. Approach method used is research method legal approach with the approach of legislation. The legal materials used are primary legal materials and secondary legal materials. The results of this research show Regulation of the Minister’s Environment and Forestry Number: P.68/ Menlhk/ Setjen/ Kum.1/8/2016 about the Quality Standards of Domestic Wastewater has not been implemented in Banjarnegara Regency. To determining the quality standard of domestic wastewater in Banjarnegara Regency is still using the Central Java Provincial’s Regulation Number five of 2012 about the Quality Standards of Domestic Wastewater. This is contrary to the principle of legislation lex posterior derogat legi priori because of the old regulations about the quality standards of domestic wastewater is still implemented, while the old regulations have been removed and replaced with new regulations. | |
| 16918 | 20114 | E1A012041 | Taktik Pengungkapan Tindak Pidana Penyalahgunaan Narkotika Di Dalam Lembaga Permasyarakatan Bulak Kapal ( Studi Kriminalistik di Polresta Bekasi) | Meningkatnya jumlah pelaku tindak pidana narkoba memberikan implikasi terhadap peningkatan jumlah narapidana/tahanan, baik secara keseluruhan maupun kasus narkoba. Situasi ini secara langsung mempengaruhi tingginya tingkat hunian di Lembaga Pemasyarakatan/ Rumah Tahanan Negara yang mengakibatkan kondisi kelebihan tingkat hunian. Dengan meningkatnya jumlah Warga Binaan Pemasyarakatan terutama narapidana narkoba bukan tidak mungkin penyalahgunaan narkotika akan terjadi di dalam Lembaga Pemasyarakatan. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui taktik pengungkapan penyalahgunaan narkotika oleh narapidana di Lembaga Permasyarakatan Bulak Kapal oleh penyidik POLRESTA Bekasi dan hambatan yang dijumpai dalam melakukan pengungkapan tersebut. Dari hasil penelitian bahwa penyidik satuan narkotika Polres Bekasi melakukan beberapa teknik dan taktik seperti Observasi, Undercover buy, Control delivery, dan penggerebekan. Faktor hambatan pada proses pengungkapan adalah dari faktor masyarakat karena kurangnya kesadaran di masyarakat akan bahaya narkoba. | The increasing number of the crimes drugs give implication on the increasing number of prisoners / prisoners , good as a whole and drug cases .This situation directly influences the high level of occupancy in a correctional institution / the house of detention the state resulting in the condition of excess occupancy rate .To the increasing number of residents under the jurisdiction of correctional especially convicts drugs is not impossible drugs abuse will happen in a correctional institution .The purpose of this research to know tactics the disclosure of drugs abuse by prison inmates in an institution permasyarakatan bulak a vessel by investigators polresta bekasi and obstacles found during do the disclosure .The research that investigators a unit of narcotics police bekasi do some engineering and tactic observation , undercover buy , control delivery , and raids. The constraints on the disclosure is from the society for the lack of consciousness of the community will dangers of drugs | |
| 16919 | 21429 | H1L014005 | Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kesehatan Tanah Berbasis Web Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (Studi Kasus Laboratorium Riset Unsoed) | Tanah merupakan faktor yang paling menentukan dalam pengelolaan pertanian, mengingat tanah merupakan pondasi bagi pertanian dan sebagai media pertumbuhan hampir seluruh tanaman penghasil pangan. Untuk mengukur dan memantau status kesehatan tanah, dapat dilakukan penilaian kesehatan tanah dalam pengelolaan lahan pertanian yang bertujuan untuk mengetahui apakah tanah yang sedang atau akan digunakan di suatu daerah dalam kondisi sehat dan dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Hasil penilaian kesehatan tanah juga dapat digunakan sebagai acuan bagi pengelola lahan pertanian dalam membuat target perencanaan dan penerapan sistem untuk mempraktikan pengelolaan kesehatan tanah dengan mengurangi kendala yang teridentifikasi, serta dapat membantu pengelola lahan dalam melakukan pencarian lahan pertanian. Penilaian kesehatan tanah secara komprehensif dapat dilakukan berdasarkan indikator-indikator kesehatan tanah yang terdiri dari sifat fisik, kimia, dan biologi tanah. Namun belum terdapat standar tetap dalam menilai kesehatan tanah secara komprehensif, dan masyarakat yang mengetahui dan memahami indikator kesehatan tanah masih minim. Banyaknya indikator dalam penilaian kesehatan tanah juga dapat menyulitkan ahli dalam menentukan status kesehatan tanah di suatu daerah. Oleh karena itu dibutuhkan suatu Sistem Pendukung Keputusan Penilaian Kesehatan Tanah Menggunakan Metode Simple Additive Weighting, sehingga dengan adanya aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya yang berkecimpung dalam bidang pertanian dalam menilai kesehatan tanah dengan mudah, dan cepat, serta memperoleh status kesehatan tanah suatu daerah berdasarkan indikator kesehatan tanah yang telah ditentukan. | Soil is the most crucial factor in the management of agriculture, since soil is the foundation for agriculture and as a medium for growth of almost all food crops. To measure and monitor soil health status, soil health assessments can be undertaken in the management of agricultural land that aims to determine whether the land is being or will be used in an area in a healthy condition and can perform its functions properly. The results of soil health assessments can also be used as a reference for agricultural land managers to set planning targets and implementing systems to practice soil health management by reducing identified constraints, and assisting land managers in searching agricultural land. Comprehensive soil health assessments can be undertaken based on soil health indicators which consist physical, chemical, and biological properties of the soil. But there is no definite standard for assessing soil health comprehensively, and people who know and understand soil health indicators are still minimal. The number of indicators in soil health assessments can also make it difficult for experts to assess the health of the soil. Therefore, it is needed a Decision Support System of Soil Health Assessment Using Simple Additive Weighting Method so that with this application, it is expected to assist the community especially those involved in agriculture in assessing soil health easily, and quickly, and obtain land health status of an area based on predetermined soil health indicators. | |
| 16920 | 21430 | E1A013298 | PROSES PENYIDIKAN TINDAK PIDANA PENGEROYOKAN DALAM KASUS PEMBAKARAN (Studi Di Polres Metro Bekasi) | Penyidikan adalah Serangkaian tindakan penyidik dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang untuk mencari serta mengumpulkan bukti-bukti yang dengan bukti tersbut dapat membuat terang tentang suatu tindak pidana yang terjadi dserta dapat menemukan tersangkanya yang dilakukan pejabat polisi Negara Republik Indonesia atau pejabat pegawai negeri sipil tertentu yang diberi wewenang khusus oleh undang-undang untuk melakukan penyidikan. Dalam hal ini penelitian yang dilakukan peneliti yaitu menganalisis tentang proses penyidikan tindak pidana pengeroyokan dalam kasus pembakaran M.A di Bekasi. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang memaparkan gambaran keadaan yang terjadi di lapangan. Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penyidikan yang dilakukan serta hambatan yang dihadapi Polres Metro Bekasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa proses penyidikan tindak pidana yang dilakukan oleh Polres Metro Bekasi telah sesuai dengan prosedur yang diatur dalam Pasal 102 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yaitu dengan melakukan proses penyelidikan, penindakan, pemeriksaan serta penyelesaian dan penyerahan berkas perkara. | Investigation is a series of investigator actions in terms of and by the way which is governed by law to seek and collect evidence with evidence to make lit clear of a criminal offense occurring and may find the suspect conducted by a police officers of the Republic of Indonesia or civil srvant officials who are given special authority by law to conduct investigations. In this case the research conducted by the researcher is analyzing the process of investigative of the criminal act of beatings in the case of the burning of M.A in Bekasi. The type of research used in this study is descriptive qualitative, ie research that describes the situation that occurred in the field. As for the problems in this research is to know the process of investigation conducted as well as obstacles faced by Metro Bekasi Polres. The results of this study indicate that the process of investigation conducted by Polres Metro Bekasi has been in accordance with the procedures arrranged forth in Article 102 of the Criminal code Procedures (KUHAP) that is by conducting investigation, enforcement, legal examination, completion and submit of case file. |