Artikelilmiahs
Menampilkan 16.861-16.880 dari 49.997 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 16861 | 20057 | H1L013051 | Rancang Bangun Game Third Person Action Pesawat Terbang “Kris Squadron” Berbasis Unity | Industri game merupakan salah satu industri hiburan yang populer sejak pertama kemunculannya pada tahun hingga saat ini. Salah satu game terpopuler adalah game pesawat terbang. Namun pada umumnya tingkat kesulitan bermain pada game pesawat terbang hanya sebatas mengalahkan musuh, mennghindari tembakan, dan mencetak skor sebanyak - banyaknya. Tidak ada variasi kesulitan lain seperti ketika pesawat pemain menabrak objek di udara (pesawat musuh, ataupun benda terbang lainnya), menabrak daratan, atau ketika tembakan pemain mengenai teman. Rancang bangun game third person action pesawat terbang “Kris Squadron” berbasis unity telah selesai dilaksakan. Kesulitan pada pembuatan game adalah penanganan error, satu error pada kode objek dapat membuat game mengalami bug pada audio. Kesulitan lainnya adalah sumbu posisi pesawat, dan warna berbeda ketika di-import dari Blender ke Unity. | Game industry is one of the popular entertainment industries since its first appearance in the current year. One of the most popular games is aircraft games. But in general the difficulty of playing on aircraft games is limited to defeating enemies, avoiding shots, and scoring as much as possible. There are no other variations of difficulty like crashing into an object in the air, crashing into land, or when a player is hitting friends. Design and build of unity based third person action game "Kris Squadron" have been done. Difficulties of making the game such as error handling, one error of an object may cause bug to the audio. Another Difficulty is difference model colour and axis at importing between Blender and Unity. | |
| 16862 | 20058 | F1A011055 | KEKERASAN TERHADAP ANAK (Analisis Isi Tentang Berita Kekerasan Terhadap Anak Pada Surat Kabar Suara Merdeka Edisi Januari – Desember 2014) | Kekerasan anak merupakan perbuatan kriminal dan melanggar hukum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik total sampling, yaitu seluruh teks berita tentang tindak kekerasan terhadap anak pada surat kabar Suara Merdeka edisi Januari - Desember 2014. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Pelaku kekerasan anak lebih didominasi oleh jenis kelamin laki-laki. Pelaku kekerasan anak berada pada kelompok usia (8-18 tahun). Banyak ditemukan bahwa pelaku kekerasan anak masih berprofesi atau berstatus sebagai pelajar. Kasus kekerasan anak lebih banyak dilakukan secara individual. Potensi orang lain/luar (seperti teman dekat dan orang asing) untuk melakukan kekerasan anak cenderung tinggi. Kasus kekerasan anak lebih banyak dilakukan oleh pelaku yang mengenyam pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA). (2) Anak-anak dengan jenis kelamin perempuan cenderung rentan menjadi sasaran berbagai tindak kekerasan. Kasus kekerasan sering terjadi pada anak-anak dengan rentang usia (13-15 tahun). Selain itu, status pendidikan siswa-siswi yang menjadi korban kekerasan lebih banyak berasal dari jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP). (3) Bentuk kekerasan anak yang paling sering terjadi ialah kasus kekerasan fisik. Faktor penyebab utama terjadinya kasus kekerasan anak yaitu hasrat atau dorongan nafsu seksual. Selain itu, lokasi terjadinya tindak kekerasan anak sering kali terjadi di ruang publik. | Child abuse is a crime and breaking the law. This research is using descriptive quantitative approaches with content analysis method. The sampling method used is total sampling method, includes all the news about child abuse which is published in Suara Merdeka newspaper from January till December 2014. The result of this research shows that: (1) The criminal of child abuse are dominated by male gender, with age ranging from 8 to 18 years old. In many of the cases, there were found that the criminal’s occupation is still a student. Many child abuse case were committed individually. The potentials for outsiders (such as close friend, and stranger) to commit child abuse is higher. Cases of child abuse are mostly perpetrated by actors who are educated at Senior High School level. (2) The Girls tend to become the victim of many kind of abuse. The case of abuse is often happened to child with age ranging from 13 to 15 years old. The educational status of the child who become the victim of child abuse are mostly come from Junior High School. (3) The kind of child abuse that often happened is physical abuse. The main cause in the case of child abuse is desire or sexual drive. Besides, the location where the crime takes place is mostly happened in public places. | |
| 16863 | 20066 | A1C113001 | ANALISIS RISIKO PEMASARAN TANAMAN HIAS PADA PT GODONG IJO ASRI DI KOTA DEPOK JAWA BARAT | Kerugian yang ditimbulkan dalam kegiatan pemasaran dapat memengaruhi hasil pemasaran dan keuntungan yang didapat oleh pelaku usaha. Penerapan diversifikasi tanaman Walisongo/Schefflera sp, Philo burlemax, Philo golden, dan Hemigraphis dalam upaya mengurangi risiko merupakan suatu hal yang menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengidentifikasi risiko pemasaran tanaman hias yang dihadapi PT Godong Ijo Asri, 2) mengetahui tingkat risiko pemasaran masing-masing kombinasi diversifikasi tanaman hias di PT Godong Ijo Asri, 3) mengidentifikasi alternatif bentuk penanganan risiko pemasaran yang sebaiknya dilakukan oleh PT Godong Ijo Asri. Penelitian ini dilakukan pada PT Godong Ijo Asri yang berlokasi di Jalan Cinangka Raya No. 60, Desa Serua, Sawangan, Depok, Jawa Barat. Pemilihan lokasi dilakukan dengan sengaja (purposive). Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan studi literatur. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif yang digunakan untuk identifikasi risiko. Penelitian ini juga menggunakan analisis risiko yang mengukur baik kegiatan spesialisasi maupun kegiatan diversifikasi yang dilakukan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko pemasaran tanaman hias yang dapat diidentifikasi yaitu adanya produk tidak terjual dan kerusakan tanaman pada saat pengiriman yang menyebabkan kerugian bagi perusahaan. Kombinasi diversifikasi dari tanaman hias di PT Godong Ijo Asri memiliki tingkat risiko pemasaran (koefisien variasi) yang berbeda-beda. Tingkat risiko pemasaran paling rendah yaitu kombinasi tanaman hias Walisongo/Schefflera sp dan Philo burlemax, sedangkan tingkat risiko pemasaran paling tinggi yaitu kombinasi tanaman hias Philo golden dan Hemigraphis. PT Godong Ijo Asri belum melakukan penanganan pada risiko pemasaran yang dihadapi, sehingga alternatif bentuk penanganan risiko pemasaran yang perlu dilakukan adalah kontrak pemasaran, perbaikan pada standar operasional distribusi dan tetap melakukan diversifikasi usaha. | Losses incurred in marketing activities can affect the results of marketing and profits earned by business actors. Application of diversification of Walisongo/Schefflera sp, Philo burlemax, Philo golden, and Hemigraphis in an effort to reduce risk is an interesting thing to study. This study aims to 1 )to identifying the marketing risk of ornamental plants faced by PT Godong Ijo Asri, 2) to knowing the marketing risk level of each combination of ornamental plants diversification in PT Godong Ijo Asri, and 3 )to identifying alternative forms of the marketing risk management that should be done by PT Godong Ijo Asri. This research was conducted at PT Godong Ijo Asri located at Jalan Cinangka Raya No. 60, Serua Village, Sawangan, Depok, West Java. Site selection is done intentionally (purposive). The research method used is case study. Data collection using interview technique, observation and literature study. Methods of data analysis using descriptive analysis used for risk identification. This study also uses risk analysis that measures both the specialization activities and the diversification activities undertaken by the company. The result of the research shows that marketing risk experienced by PT Godong Ijo Asri is the excess of unsold products and damage of plants/dead plants on the delivery process. The diversified combination of ornamental plants at PT Godong Ijo Asri has different levels of marketing risk (variation coefficient). The lowest level of marketing risk is the combination of Walisongo / Schefflera sp and Philo burlemax, while the highest level of marketing risk is the combination of Philo golden and Hemigraphis. PT Godong Ijo Asri has not handled the marketing risks, so the alternative forms of marketing risk management that need to be done are marketing contracts, improving the distribution operational standards and still diversifying the business. | |
| 16864 | 20059 | B1J013001 | INTENSITAS DAN KERAGAMAN EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (Penaeus monodon Fab.) YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN SLEKO KABUPATEN CILACAP | Udang windu (Penaeus monodon Fab.) dapat terinfeksi oleh ektoparasit. Kondisi lingkungan seperti suhu, lokasi geografis, kedalaman air dan gangguan atropogen lainnya dapat mempengaruhi hubungan inang dengan ektoparasit. Pengambilan sampel dilakukan di Pasar Ikan (TPI) Sleko di Desa Sleko, Cilacap Selatan yang merupakan sarana jual beli hasil tangkapan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitas serangan ektoparasit dan untuk mengetahui keragaman ektoparasit pada udang windu. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk memberikan fasilitas informasi ilmiah mengenai intensitas dan untuk mengetahui keragaman ektoparasit yang ditemukan di perairan laut Cilacap yang dapat digunakan sebagai sumber data untuk mengambil langkah strategis dalam mengendalikan kondisi lingkungan di perairan Cilacap. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik random sampling. Hasil perhitungan tertinggi intensitas ektoparasit adalah Zoothamnium sp. dari 29,33 ind / udang yang mengindikasikan tingkat serangan sedang, dan hasil penghitungan intensitas terendah ektoparasit adalah Vorticella sp. 6,27 ind / udang yang mengindikasikan tingkat serangan rendah. Hasil perhitungan keragaman ektoparasit pada udang windu sebesar 1,00 menunjukkan tingkat keanekaragaman yang sedang. | Tiger prawns (Penaeus monodon Fab.) can be infected by ectoparasites. Environmental conditions such as temperature, geographical location, water depth and other atropogenic disturbances may affect host relations with ectoparasites. Sampling was done at Fish Market (TPI) Sleko in Sleko Village, South Cilacap which is a means of buying and selling activities of sea catch. This study aimed to determine the intensity of ectoparasite attacks and to know the diversity of ectoparasites in tiger prawns. The benefits of this research are to give scientific information facilities on the intensity and to know diversity of ectoparasites found in Cilacap marine waters that can be used as a source of data to take strategic steps in controlling environmental conditions in the waters of Cilacap. The method used in this research was survey method. Sampling was done by random sampling technique. Highest calculation result of ectoparasite intensity was Zoothamnium sp. of 29.33 ind / prawn that indicates moderate attack rate, and the result of calculating the lowest intensity of ectoparasite was Vorticella sp. of 6.27 ind / prawn which indicated low attack rate. The result of ectoparasite diversity calculation on tiger prawns were equal to 1.00 indicated moderate level of diversity. | |
| 16865 | 20060 | H1L013077 | PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS KULINER UNTUK PENGUSAHA UMKM BERBASIS WEB DI KABUPATEN PURBALINGGA | Usaha kuliner adalah sebuah usaha yang sangat berpotensi dan sangat baik untuk dikembangkan. Nilai manfaat ekonomi dan dampaknya sangat luas. Pengelolaan informasi dan dukungan promosi yang tepat akan sangat membantu peningkatan usaha di bidang kuliner Salah satu titik promosi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan sumber informasi kuliner yang mudah diakses oleh masyarakat luas dan akurasi informasi yang baik. Dengan permasalahan tersebut, tersedianya sistem informasi geografis kuliner yang mudah digunakan akan memudahkan pengusaha dalam mempromosikan usahanya sehingga akan dapat meningkatkan penjualan. Sistem informasi ini sangat diperlukan bagi masyarakat karena masih banyak pengusaha umkm di bidang kuliner yang belum menyadari betapa pentingnya sebuah teknologi informasi dalam meningkatkan usaha yang mereka kelola. | The culinary business is a very potential and very good business to develop. The value of economic benefits and impacts is wide. Proper management of information and promotional support will greatly enhance the culinary effort. One of the promotional points that can be done is to provide a culinary information source that is easily accessible to the public and good information accuracy. With these problems, the availability of culinary geographic information system that is easy to use will facilitate entrepreneurs in promoting their business so it will be able to increase sales. This information system is very necessary for the community because there are still many UMKM enterpreneur in the culinary field who have not realized how important an information technology in improving the business they manage. | |
| 16866 | 20061 | E1A013124 | PEMISAHAN BERKAS PERKARA (SPLITSING) PADA TINDAK PIDANA KORUPSI PROYEK HAMBALANG (Studi Putusan Nomor 62/ Pid.Sus /Tpk /2013/ PN.Jkt.Pst.) | Kesejahteraan umum sebagai salah satu tujuan negara, dalam upaya pencapaiannya diperlukan suatu alat yaitu keuangan negara. Korupsi merupakan penyakit utama penghambat tercapainya kesejahteraan umum yang berbasis pada keuangan negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa peraturan perundang-undangan, buku-buku literatur, putusan hakim, dan situs-situs internet. Dalam mengumpulan data sekunder digunakan metode studi kepustakaan dan dalam menganalisis data sekunder digunakan metode normatif kualitatif. Permasalahan yang akan dibahas adalah mengenai penggunaan cara penyusunan berkas perkara dengan Pemisahan Berkas Perkara (splitsing) dalam perkara tindak pidana korupsi Hambalang, serta konsekuensi yang akan terjadi dari dilakukannya pemisahan berkas perkara (splitsing) tersebut. Penegakkan hukum terhadap tindak pidana korupsi dalam hal kurangnya alat bukti saksi suatu delik penyertaan, salah satu contohnya ialah perkara tindak pidana korupsi Proyek Pusat Pendidikan, Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang. Beberapa faktor yang mempengaruhi pertimbangan Penuntut Umum dalam melakukan pemisahan berkas perkara atau splitsing, serta menjadi dasar penyidik memecah perkara ialah Perbuatan Tindak Pidana tersebut dilakukan tanpa adanya saksi dan/atau kurang didukung adanya alat bukti yang sah lainnya; Pelaku tindak pidana tersebut terdiri dari beberapa orang, selain itu splitsing juga meringankan tugas Jaksa Penuntut Umum dalam menyusun tuntutan dengan dipecahnya suatu perkara, agar dapat diperoleh berkas perkara yang sempurna, akan tetapi dilakukannya splitsing bukan tanpa resiko. Beberapa hal yang merupakan konsekuensi dari dilakukannya splitsing ialah Perbedaan penerapan hukum; Pelanggaran hak memungkiri (azas non self incrimination); Pelanggaran asas praduga tak bersalah (presumption of innocence) dan Kaburnya unsur penyertaan (deelneming). | Separation of Case Files (Splitsing) on CorruptionHambalang Project (Study of Decision Number 62 Pid.Sus /Tpk /2013/ PN.Jkt.Pst.) General welfare as one of the goals of the state, in an effort to achieve it required an instrument of state finance. Corruption is a major disease inhibiting the achievement of general welfare based on state finance. The method used in this research is normative juridical with approach of legislation. The research specification used is descriptive analysis. The data used are secondary data in the form of legislation, literature books, judge decisions, and internet sites. In collecting secondary data used literature study method and in analyzing secondary data used qualitative normative method. The issues that will be discussed are about the use of file formation with splitsing case in Hambalang corruption case, and the consequence that will happen from splitsing. Law enforcement against corruption in the absence of witness evidence of a crime of incident, one example is corruption criminal case of Hambalang National Education, Training and School of Sports (P3SON) Project. Several factors that influence the consideration of the Public Prosecutor in separating the file of the case or splitsing, as well as being the basis of the investigator to break the case is that the Acts of Criminal Acts committed without witness and or less supported by other legal evidence; The perpetrator of the crime consists of several people, besides splitsing also relieve the Public Prosecutor's duty in preparing the demands with the division of a case, in order to obtain the perfect case file, but splitsing is not without risk. Some of the things that are the consequence of splitsing are Differences in the application of the law; Violation of rights deny (principle of non self-incrimination); Violation of presumption of innocence principle and dehribing element. | |
| 16867 | 20062 | A1L013094 | ANALISIS JALUR DAN SELEKSI INDEKS BEBERAPA KARAKTER KOMPONEN HASIL TERHADAP HASIL PADI (Oryza sativa L.) POPULASI F4 HASIL PERSILANGAN CISOKAN DAN CIHERANG | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui keragaman karakter komponen hasil dan hasil, 2) mengkaji pengaruh langsung dan tidak langsung antara beberapa karakter komponen hasil terhadap hasil melalui analisis jalur, 3) menyeleksi tanaman padi populasi F4 hasil persilangan Cisokan dan Ciherang berdasarkan seleksi indeks. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sawah di Desa Pasir Kulon Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas pada bulan November 2016 sampai Juni 2017. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Berblok (RBD) dengan rancangan perlakuan Augmented Design yang terdiri dari 3 blok. Variabel yang diamati yaitu kerapatan stomata kandungan klorofil saat pengisian bulir, kandungan klorofil sebelum panen, tinggi tanaman, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, waktu pengisian bulir, umur panen, panjang malai, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi per malai, bobot 1000 biji, dan bobot gabah per rumpun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter komponen hasil dan hasil padi populasi F4 hasil persilangan Cisokan dan Ciherang beragam. Karakter komponen hasil yang memiliki pengaruh langsung yang nyata terhadap variabel hasil adalah kandungan klorofil sebelum panen, jumlah anakan produktif, waktu pengisian bulir, panjang malai, jumlah gabah per malai, dan persentase gabah isi per malai. Tanaman padi populasi F4 hasil persilangan Cisokan dan Ciherang yang dapat dilanjutkan untuk seleksi F5 adalah CSXCH-5-4-37, CSXCH-5-4-34, CSXCH-5-7-44, CSXCH-5-1-87, CSXCH-5-4-31, CSXCH-5-1-1, CSXCH-5-7-32, CSXCH-5-6-22, CSXCH-5-6-34, CSXCH-5-4-40, CSXCH-5-5-29, CSXCH-5-5-36, CSXCH-5-1-44, CSXCH-5-5-32, CSXCH-5-5-53, CSXCH-5-1-17, CSXCH-5-7-31, CSXCH-5-6-48, CSXCH-5-6-56, dan CSXCH-5-7-12. | This research aims to: 1) know the diversity characters of yeild component and yeild, 2) Assessing the direct and indirect effects some characters of yeild component and yeild through path analysis, 3) select the rice crop of F4 population from Cisokan and Ciherang crossbreed based on index selection. This research has been conducted in paddy field at Pasir Kulon Village Karanglewas Subdistrict Banyumas Regency in November 2016 until June 2017. The experimental design used was a randomized complete block design (RBD) with an Augmented Design treatment design consisting of 3 blocks. The materials used are 417 genotype F4 of Cisokan and Ciherang crosses, and 3 check varieties (Cisokan, Ciherang, and Inpago Unsoed 1). The variables research were stomatal density, chlorophyll content during grain filling, chlorophyll content before harvest, plant height, number of total tillers, number of productive tillers, grain filling time, harvesting days, panicle length, number of grains per panicle, filled grain percentage per panicle, 1000 grain weight, and grain weight per clump. The results showed that the character of yield and yield components of F4 population of Cisokan and Ciherang crosses varied. Character of yield components that have a significant direct effect on yield chlorophyll content before harvest, number of productive tillers, grain filling time, panicle length, number of grains per panicle, and filled grain percentage per panicle. Rice crops of F4 populations of Cisokan and Ciherang crossbreed that can be continued for selection F5 are CSXCH-5-4-37, CSXCH-5-4-34, CSXCH-5-7-44, CSXCH-5-1-87, CSXCH-5-4-31, CSXCH-5-1-1, CSXCH-5-7-32, CSXCH-5-6-22, CSXCH-5-6-34, CSXCH-5-4-40, CSXCH-5- 5-29, CSXCH-5-1-44, CSXCH-5-5-32, CSXCH-5-5-53, CSXCH-5-1-17, CSXCH-5-7-31, CSXCH-5-6-48, CSXCH-5-6-56, and CSXCH-5-7-12. | |
| 16868 | 20063 | C1B013015 | ANALISIS PENGARUH PRODUK HIJAU, KESADARAN MEREK, NORMA SUBYEKTIF TERHADAP SIKAP PADA MEREK UNTUK MENINGKATKAN KEPUTUSAN PEMBELIAN KOSMETIK MEREK MUSTIKA RATU (Studi Kasus Pada Pengguna Kosmetik Mustika Ratu di Kota Cirebon) | RINGKASAN Penelitian ini merupakan penelitian studi empiris pada produk kosmetik Mustika Ratu. yang berujudul “Analisis Pengaruh Produk Hijau, Kesadaran Merek, Norma Subyektif Terhadap Sikap Pada Merek Untuk Meningkatkan Keputusan Pembelian”. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh produk hijau, kesadaran merek, norma subyektif terhadap sikap pada merek serta pengaruh sikap pada merek terhadap keputusan pembelian pada produk kosmetik Mustika Ratu di Kota Cirebon. Jumlah sampel yang digunakan adalah 100 responden dengan teknik pengumpulan sampel menggunakan metode accidental sampling/convenience sampling. Subyek penelitian ini adalah pengguna kosmetik Mustika Ratu di Kota Cirebon. Obyek penelitian yang digunakan adalah produk hijau, kesadaran merek, norma subyektif, sikap pada merek dan keputusan pembelian. Dengan metode Analisis Jalur dan Regresi Sederhana, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk hijau, kesadaran merek, norma subyektif memiliki pengaruh positif terhadap sikap pada merek. Serta sikap pada merek juga memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Implikasi dari kesimpulan penelitian adalah pihak Mustika Ratu untuk menjaga reputasi yang selama ini sudah dipersepsikan baik oleh konsumen, perusahaan harus berusaha mempertahankan dan meningkatkan reputasi kosmetik Mustika Ratu dengan cara tetap menggunakan bahan-bahan alami tradisional Indonesia dan konsumen dapat merasakan manfaat dari penggunaan produk kosmetik Mustika Ratu. Kesadaran merek pada kosmetik Mustika Ratu juga harus terus ditingkatkan, dengan cara melakukan promosi yang unik dan menarik, melakukan endorser, menjadi sponsor acara-acara kecantikan agar kosmetik Mustika Ratu lebih dikenal luas oleh masyarakat sehingga produk kosmetik Mustika Ratu akan lebih akrab dibenak konsumen. Selain itu, produk kosmetik Mustika Ratu juga harus menjaga kualitasnya agar konsumen tetap merasa puas dengan produk kosmetik Mustika Ratu dan akan merekomendasikan produk kosmetik Mustika Ratu kepada teman atau keluarganya. Dengan tetap menggunakan bahan-bahan alami dan menjaga kualitas produknya diharapkan dapat meningkatkan sikap pada merek yang positif terhadap kosmetik Mustika Ratu dan mendorong adanya keputusan pembelan produk kosmetik Mustika Ratu. | ABSTRACT This research is an empirical study on the Mustika Ratu cosmetics entitled “Influence Green Product, Brand Awareness, Subjective Norms Against Attitude on Brand to Improve Purchase Intention”. The purpose of this research is to analyze the influence of green product , brand awareness , subjective norms against attitude on brand as well as the influence attitude on brand of the decision of the purchase by other cosmetic products Mustika Ratu in the city of Cirebon . The numbers of sample used is 100 respondents with a sample collectio technique using accidental sampling method. The subjects of this study were the users of cosmetic products Mustika Ratu in the City of Cirebon. The object of research is the green product, brand awareness, subjective norms, attitude on brand, and purchase intention. Using Path Analysis and Simple Regression, the results of this study indicate that the green product, brand awareness, subjective norms have positive influence toward attitude on brand. As well as attitude on brand also have a positive influence on the purchase intentions. Implications of the conclusion research is the Mustika Ratu to keeping with the reputation of for has been perceived good by consumers, companies should try to defend and increase reputation cosmetics Mustika Ratu with her in a fixed manner using materials natural traditional Indonesia and consumers can feel benefits from the use of other cosmetics products Mustika Ratu. Awareness brand in cosmetics Mustika Ratu also should be continuously improved, by conducting a promotion unique and interesting, do endorser, becomes sponsor occasions that cosmetics and beauty more widely known by the community so that the product cosmetics Mustika Ratu will be familiar on consumers. In addition , other cosmetic products mustika Ratu must also keep its quality so that consumers will remain are satisfied with the other cosmetic products mustika Ratu would recommend other cosmetic products Mustika Ratu to a friend or his family .With is committed to using natural materials and maintaining the quality of their products expected to improve in attitude on a brand that give a positive response to the Mustika Ratu and purchase intention to the cosmetics Mustika Ratu . | |
| 16869 | 20064 | E1A013267 | IMPLIKASI PENERAPAN SISTEM E-TILANG TERHADAP PENYELESAIAN PELANGGARAN LALU LINTAS DI POLRES KEBUMEN | Penelitian ini berjudul Implikasi Penerapan Sistem E-Tilang Terhadap Penyelesaian Pelanggaran Lalu Lintas Di Polres Kebumen. Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Yuridis Sosiologis. Penelitian ini bersumber dari data primer yaitu wawancara terhadap Penyidik Pembantu Sat Lantas Polres Kebumen dan data Sekunder yang diperoleh dari peraturan perundang-undangan, buku-buku literatur, karya ilmiah, dokumen-dokumen maupun surat-surat resmi yang ada hubungannya dengan objek penelitian. Elektronik Tilang atau yang disingkat E-Tilang adalah sebuah aplikasi mobile yang berfungsi untuk melakukan transaksi pembayaran denda tilang di bank secara online. Secara konseptual, Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas Elektronik adalah proses peradilan perkara pelanggaran lalu lintas yang diselenggarakan secara terpadu berbasis elektronik melalui dukungan sistem informasi dan teknologi, sebagaimana yang tercantum dalam pasal 1 angka 2 Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2016 tentang Tata Cara Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas. Berdasarkan hasil penelitian terhadap Implikasi Penerapan Sistem E-Tilang Terhadap Penyelesaian Pelanggaran Lalu Lintas Di Polres Kebumen telah menerapkan sistem E-Tilang pada Penyelesaian Perkara Pelanggaran Lalu Lintas. | This research entitled Implications of Implementation of E-Tilang System Against Traffic Violation In Kebumen Police Station. The research method used in this research is the Sociological Juridical approach. This research is sourced from primary data that is Interview with Investigator of Satisfaction Unit of Kebumen Police and Secondary Data obtained from legislation, literature books, scientific papers, documents and official documents related to research object. Electronic Tilang or abbreviated E-Tilang is a mobile application that serves to make a fine online payment of Tilang transaction in a bank. Conceptually, the Settlement of Cases of Electronic Traffic Violation is a process of handling of traffic violation cases conducted in an integrated electronic-based manner through the support of information and technology systems, as contained in article 1 point 2 of Supreme Court Regulation No. 12 of 2016 on Settlement Procedure Traffic Violation Cases. Based on the results of research on Implications of Implementation of E-Tilang System Against Traffic Violation In Kebumen Police Station has implemented E-Tilang system on the Settlement of Traffic Violation Cases. | |
| 16870 | 20065 | C1A013067 | KONTRIBUSI LAHAN PEKARANGAN TERHADAP TOTAL PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA CIKIDANG KECAMATAN CILONGOK KABUPATEN BANYUMAS | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi pemanfaatan lahan pekarangan dan untuk mengetahui kontribusi pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Cikidang Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan pada bulan April sampai bulan Juni tahun 2017 menggunakan metode sensus. Seluruh anggota populasi berkesempatan menjadi sampel. Jumlah populasi sebanyak 24 responden Penelitian ini menggunakan metode analisis R/C ratio dan analisis deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) usahatani pemanfaatan lahan pekarangan sudah efisien dengan nilai R/C Ratio lebih dari 1 yaitu 3,45; 2) usahatani pemanfaatan lahan pekarangan memberikan kontribusi terhadap pendapatan rumah tangga selama satu tahun sebesar 2,503 persen. Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) dalam pengelolaan usahatani lahan pekarangan membutuhkan pembinaan dan penyuluhan yang tepat dari pemerintah mengenai usahatani lahan pekarangan agar usahatani mampu berkembang lebih baik lagi; 2) pemanfaatan lahan pekarangan membutuhkan pengelelolaan secara optimal agar dapat menghasilkan pendapatan yang lebih tinggi. | The purpose of this research is to know the efficiency of land utilization of yard and to know contribution of yard land utilization in Cikidang, Cilongok Sub-district, Banyumas Regency. This study conducted from April to June 2017 using the census method. Total there is a population that consist of 24 respondents. The research use R / C ratio analysis to calculate the efficiency of landuse, and descriptive statistic analysis to calculate the contribution of landuse. The results showed that: 1) Landuse farming has been efficient with R / C Ratio more than 1 that is 3,45; 2) landuse farming giving contribution to household income for one year equal to 2,503 percents. The implications of this research are: 1)The Government should be pay more attention for managing the landuse farming throught couching and extension; 2) landuse farming need to be managed optimally to generate higher income. | |
| 16871 | 21420 | A1M013024 | PREFERENSI KONSUMEN TERHADAP MODIFIKASI KEMASAN DAN LABEL PRODUK ABON AYAM PADA INDUSTRI KECIL MENENGAH (IKM) “SARI RASA” | Abon ayam merupakan salah satu produk olahan daging yang sudah dikenal oleh masyarakat karena kandungan proteinnya yang cukup tinggi. Banyaknya permintaan pasar membuat para pelaku usaha berinisiatif memproduksi olahan daging jenis ini, salah satunya Industri Kecil Menengah (IKM) Sari Rasa yang berada di wilayah Sokaraja, Banyumas. Abon ayam produksi IKM Sari Rasa saat ini masih dikemas dengan kemasan plastik dengan desain yang masih sangat sederhana yang menjadikan produk tidak mempunyai umur simpan yang lamadan kurang menarik serta kurang memberikan informasi mengenai produk kepada konsumen. Modifikasi model kemasan dan label yang digunakan, diharapkan mampu menjaga kualitas produk, meningkatkan minat konsumen dan omzet penjualan IKM Abon Ayam Sari Rasa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui preferensi konsumen terhadap: 1) Kemasan dan harga jual produk; 2) Desain label kemasan; 3) Atribut label. Penelitian ini merupakan penelitian survei untuk menentukan perbaikan model kemasan baru dan atribut label. Responden dalam penelitian ini ditentukan dengan metode Accidental Sampling. Total responden sebanyak 50 orang. Variabel yang diamati meliputi preferensi konsumen terhadap bentuk kemasan dan harga jual produk, desain label kemasan, dan atribut label abon ayam Sari Rasa dengan kemasan baru. Data yang diperoleh dari responden dianalisis menggunakan analisis varian (uji F), apabila hasil menunjukan ada perbedaan yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf uji 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbaikan kemasan abon ayam sangat diapresiasi oleh responden. Hasil preferensi konsumen menunjukan bahwa kemasan yang lebih disukai konsumen produk abon ayam “Sari Rasa” adalah stoples plastik PET dan stand pouch zipper kombinasi, desain kemasan label yang paling disukai adalah desain batik, warna desain label kemasan yang paling disukai adalah warna kuning-cokelat, sedangkan atribut label yang dianggap penting oleh konsumen berturut-turut adalah tanggal kedaluwarsa, halal bagi yang dipersyaratkan, nomor perizinan, tanggal dan kode produksi, daftar komposisi, berat bersih, alamat produsen, dan nama produk. | Chicken floss is one of the processed meat products which has been well-known in society since its high protein content. The large number of market demand causes a lot of entrepreneurs has initiative to produce this kind of processed meat. One of them is Sari Rasa Small-Medium Enterprises that located in Sokaraja, Banyumas.Chiken floss of Sari Rasa SME’s production is still packaged by simple plastic which makes the product not having a long shelf life, unattractive look, and less information provided for the customers. Modification of packaging and label models used are expected to maintain product quality, increase consumer interest and selling turnover of chicken floss of Sari Rasa SME. This study purposed to know consumers preference toward : 1) products packaging and selling prices, 2) design of packaging label, 3) label attribute. It used survey method to determine the new modification of packaging model and label attribute. Respondents in this study were determined by accidental sampling method. Total of them are 50 people. Observed variables cover consumers preference to packaging design, selling price of products, design of packaging label, and label attribute of chicken floss of Sari Rasa with the new packaging. Data obtained from respondents was analysed by using variance analysis (F test), if the result showed no significant difference, so, it will be continued by Duncan Multiple Range Test (DMRT) test at 5% test level. The results showed that improvement of chicken floss packaging was highly appreciated by the respondents. Meanwhile, the result of consumers preference showed that preferred packaging by consumers of chicken floss of Sari Rasa is PET plastic jar and stand pouch zipper combination, preferred design of label packaging is batik design, preferred colour of packaging design is yellow-chocolate, in the other hand, label attribute which considered important by consumers respectively is expired date, halal permission, date and production code, license number, composition list, net weight, manufacturer address, and brand. | |
| 16872 | 20069 | C1B013089 | ANALISIS PENGARUH MOTIVASI KERJA, KOMITMEN ORGANISASI, DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) | Penelitian ini berjudul: Analisis Pengaruh Motivasi Kerja, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior Pada Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis Pengaruh Motivasi Kerja, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja Terhadap Organizational Citizenship Behavior Pada Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banyumas. Sampel penelitian ini adalah 51 responden dari populasi seluruh petugas yang berjumlah 59 orang dengan pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Hipotesis yang diajukan adalah Motivasi Kerja, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja mempunyai pegaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dengan uji determinasi (R2), Uji F, Uji t. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Motivasi Kerja, Komitmen Organisasi, dan Kepuasan Kerja mempunyai pengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior. | The title of this research is : Analyze influence Work Motivation, Organizational Commitment, and Job Satisfaction To Organizational Citizenship Behavior at Firefighters Banyumas Regency. The purpose of this research is to know and analyze the influence of Work Motivation, Organizational Commitment, and Job Satisfaction To Organizational Citizenship Behavior at Firefighters Banyumas Regency. The research sample about 51 respondens of total 59 members of population, taken by simple random sampling. The hypothesis of this research are Work Motivation, Organizational Commitment, and Job Satisfaction have positive influence on Organizational Citizenship Behavior. The analytical tools that used the analyze of multiple regression analysis with the determinasi (R2) test, F test, t test and simple linear regression analysis. Based on the result of this study concluded that the of Work Motivation, Organizational Commitment, and Job Satisfaction have positive influence on Organizational Citizenship Behavior. | |
| 16873 | 20068 | A1C113042 | Keputusan petani beralih dari usahatani tebu ke usahatani padi di Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes | Tebu mempunyai posisi yang cukup penting karena kebutuhan penduduk Indonesia akan gula yang berasal dari tebu begitu besar. Faktor utama yang perlu diperhatikan untuk melaksanakan program peningkatan produksi gula adalah penyediaan lahan untuk tanaman tebu. Usahatani tebu menghasilkan pendapatan bersih lebih rendah daripada usahatani padi, oleh karena itu apabila petani diberi kebebasan dalam memilih usahatani yang diusahakan dikhawatirkan petani akan meninggalkan tanaman tebu dan beralih ke tanaman padi karena padi merupakan tanaman pangan utama yang ada di Indonesia yang memiliki posisi teratas sebagai kebutuhan sektor tanaman pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) besarnya biaya, penerimaan, dan keuntungan pada usahatani tebu dan usahatani padi; (2) tingkat kelayakan usahatani tebu dan usahatani padi; (3) faktor yang menyebabkan petani beralih pola tanam dari usahatani tebu ke usahatani padi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes pada tanggal 27 Maret 2017 sampai 28 April 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Pengambilan data dilakukan dengan observasi dan wawancara dengan menggunakan kuesioner dengan cara sensus untuk petani yang menanam tebu dan padi. Data dianalisis menggunakan analisis biaya, penerimaan, keuntungan, dan analisis tingkat kelayakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) besarnya biaya usahatani tebu tahun 2016 sebesar Rp25.259.206,00/ha, penerimaan tebu sebesar Rp38.081.833,00/ha, keuntungan tebu Rp12.822.627,00/ha sedangkan biaya usahatani padi tahun 2016 sebesar Rp27.548.978,00/ha; penerimaan padi sebesar Rp68.175.162,00/ha dan keuntungan padi sebesar Rp40.626.184,00/ha. (2) besarnya tingkat kelayakan usahatani tebu dan padi tahun 2016 sebesar 1,51 dan 2,47 (3) Keputusan petani dalam beralih usahatani disebabkan oleh faktor ekonomi yang berupa permodalan petani dan faktor teknis yang berupa luas lahan dan hasil produksi. | Sugar cane has a position that is quite important because the needs of the Indonesian population of sugar derived from sugarcane so big. The main factor that needs to be considered to implement the program of increasing sugar production is the provision of land for sugarcane crops. Sugarcane farming produces lower net income than rice farming. Therefore, if farmers are given the freedom to choose farmed farming, it is feared that farmers will leave sugarcane plantation and switch to rice crops because rice is the main food crop in Indonesia that has the top position as the need food crop sector. This study aims to determine (1) the amount of cost, acceptance, and profits on sugar cane farming and rice farming; (2) the level of feasibility of sugar cane farming and rice farming; (3) factors that cause farmers to switch cropping pattern from sugar cane farming to rice farming. This research was conducted in Songgom District of Brebes Regency on March 27, 2017 until April 28, 2017. The research method used was survey. The data were collected by observation and interview technique using questionnaire by way of census for farmers who grow sugarcane and paddy. Data were analyzed using cost, acceptance, and profit analysis, feasibility analysis and different test analysis. The results showed that (1) the cost of sugarcane farming in 2016 was Rp25.259.206,00 / ha, sugarcane acceptance was Rp38,081,833,00 / ha, sugarcane profit Rp12.822.627,00 / ha, while rice production cost in 2016 was Rp27 .548.978,00 / ha; rice revenue of Rp68.175.162,00 / ha and paddy profit of Rp40.626.184,00 / ha. (2) the level of feasibility of sugarcane and paddy farming in 2016 is 1.51 and 2.47 (3) Farmer's decision to switch farming is caused by economic factor in the form of farmer's capital and technical factor such as land area and production result. | |
| 16874 | 20071 | C1A013010 | PREFERENSI MINAT MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN NASABAH PERBANKAN SYARIAH DALAM MENGGUNAKAN JASA PERBANKAN SYARIAH | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel biaya, pendapatan, pelayanan, lokasi, dan bagi hasil terhadap minat mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto yang merupakan nasabah perbankan syariah untuk menggunakan jasa perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 103 nasabah mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan rumus Zikmund. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel rendahnya biaya, pendapatan, pelayanan, lokasi dan bagi hasil berpengaruh terhadap minat mahasiswa menggunakan perbankan syariah. Kemudian variabel yang paling penting untuk preferensi minat mahasiswa menggunakan perbankan syariah adalah variabel pelayanan. | This study aims to determine the effect of variable cost, income, service, location, and profit sharing on the interest of the students of Faculty of Economics and Business of Jenderal Soedirman University of Purwokerto which is the customer of syariah banking to use syariah banking services. This study uses a sample of 103 student customers. Sampling using the Zikmund formula. The result of the analysis shows that the variable of low cost, income, service, location and profit sharing influence to student interest using syariah bank. Then the most important variable for student interest preference using syariah banking is service variable. | |
| 16875 | 20070 | H1K013034 | Sebaran Spasial Lamun Berdasarkan Citra Satelit Worldview-2 dan Hubungannya dengan Substrat Dasar di Pulau Kei Kecil, Maluku Tenggara | Pemanfaatan teknologi penginderaan jauh sangat berkembang untuk identifikasi dan memantau sumberdaya alam wilayah pesisir, seperti lamun. Ekosistem lamun memiliki peran penting dalam kehidupan biota laut. Akan tetapi, lamun membutuhkan substrat sebagai media tumbuh. Perbedaan tipe substrat akan mempengaruhi pola dan sebaran pada setiap jenis lamun yang tumbuh dalam perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran spasial lamun di Pulau Kei Kecil, Maluku Tenggara, serta mengetahui hubungan antara lamun dengan substrat dasar. Penelitian ini dimulai dengan pengolahan citra satelit Worldview-2 rekaman tahun 2013 yang kemudian dilakukan survei lapang pada bulan Mei 2017 untuk mengetahui sebaran padang lamun di lokasi sesungguhnya. Pengambilan sampel sedimen juga dilakuan dan selanjutnya dianalis data tekstur sedimen dan analisis Kruskal Wallis untuk mengetahui hubungan antara lamun dan sedimen. Pengolahan citra dilakukan dengan transformasi Lyzenga dan klasifikasi terbimbing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa luasan lamun berdasarkan citra didapatkan hasil sebesar 4.341,58 Ha memiliki nilai akurasi 2 kelas sebesar 58,6% dan dengan kelas kerapatan sebesar 38,4% dan hanya spesies lamun jenis Enhalus acroides yang memiliki hubungan dengan tipe substrat dasar di pulau Kei Kecil, Maluku Tenggara. | Utilization of remote sensing technology is highly developed for the identification and monitoring of natural resources of coastal areas, such as seagrass. Seagrass ecosystem has an important role in marine life. However, seagrass require substrate as a growing medium. Different of substrate types impact to the pattern and distribution on each type of seagrass that growing in the waters. This study aimed to determined the spatial distribution of seagrass on the island of Kei Kecil, Southeast Maluku, and to know the relationship between seagrass with the basic substrate. This research started with the image processing of Worldview-2 satellite recordings of 2013 which then conducted a field survey to know the distribution of seagrass beds in the real location. Sediment sampling was also conducted to data analyzed sediment texture and Kruscal Wallis analysis to determined the correlation between seagrass and sediment. Image processing has done by Lyzenga transformation and guided classification. The results showed that seagrass area based on image obtained result of 4.341,58 ha has an accuracy value 58,6% and with a density class of 38,4% and only species of Enhalus acroides are related to the type of basic substrat on the island of Kei Kecil, Southeast Maluku. | |
| 16876 | 21706 | E1A013091 | TINJAUAN YURIDIS PENOLAKAN KOREA UTARA ATAS RESOLUSI DAN SANKSI DEWAN KEAMANAN MENGENAI UJI COBA SENJATA NUKLIR DITINJAU DARI SEGI HUKUM INTERNASIONAL | ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaturan senjata nuklir dalam hukum internasional, penolakan Korea Utara atas resolusi dan sanksi PBB mengenai larangan uji coba senjata nuklir, serta menjelaskan penyelesaian sengketa internasional yang terkait guna menjaga perdamaian dan stabilitas kemanan global. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dan dianalisis secara kualitatif . jenis data yang digunakan yaitu data sekunder. Sumber data sekunder yang digunakan mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah menggunakan teknik studi pustaka dan data lain yang bersumber dari internet. Pengaturan senjata nuklir dalam hukum internasional yaitu dibagi menjadi pengaturan berdasarkan uji coba (test ban) senjata nuklir dan pengaturan berdasarkan zona bebas senjata nuklir. Pengaturan berdasarkan uji coba senjata nuklir terdiri dari Perjanjian Parsial/Terbatas Uji Coba Senjata Nuklir 1963,Perjanjian Uji Coba Nuklir dengan Ambang Batas Tertentu 1974, dan Perjanjian Perdamaian Ledakan Nuklir 1976. Pengaturan berdasarkan zona bebas nuklir terdiri dari Perjanjian Antartika 1959, Perjanjian Luar Angkasa 1967, Perjanjian Tlatelolco 1967, Perjanjian Dasar Laut 1971, Perjanjian Bulan 1979, Perjanjian Rarotonga 1985, dan Perjanjian Pelindaba 1996. Upaya penyelesaian sengketasecara kekerasan dilakukan oleh DK-PBB kepada Korea Utara dengan embargo hampir seluruh barang komoditi pasar dan kebutuhan negara. Penyelesaian secara damai dengan negosiasi antara Korea Utara dengan Korea Selatan, serta negosiasi yang akan berlangsung antara Korea Utara dengan Amerika Serikat pada Mei 2018. Kata Kunci: Korea Utara, Senjata Nuklir, Resolusi PBB, PBB | ABSTRACT North Korea conducts a test and nuclear development continuously, such as began on March 29, 2016 by firing missiles at close range towards the East coast of North Korea and then on April 1, 2016, North Korea fire missiles into the East sea of Japan. The deeds of the North Korea violates many international agreements, including the Nuclear Non-Proliferation Treaty (NPT) 1970 which prohibits a State to acquire, develop, and stop testing nuclear weapons. Violations of nuclear test conducted by North Korea results the UNITED NATIONS SECURITY COUNCIL issued a resolution. This research aimed to know the regulation of nuclear weapons in international law, the refusal of North Korea over the resolutions and sanctions of the Security Council concerning the ban on testing nuclear weapons. This research used the juridical normative method and analyzed qualitatively, the types of data that are used was secondary data. The secondary data sources that are used include primary legal materials, legal secondary materials, and legal materials tertiary. The technique study of literature and another data sourced from the internet were used as the data collection techniques. The regulation of nuclear weapons in international law divided into two, they were arrangements based on a test (test ban) of nuclear weapons and arrangements based on free zone of nuclear weapons. The arrangements based on testing of nuclear weapons consisted of The Treaty of Nuclear Weapon Test 1963, The Treaty of nuclear test by Specific Thresholds 1974, and The Peace Treaty of Nuclear Blast 1976. The regulation based on nuclear-free zone consisted of the Treaty of Antarctic 1959, The Treaty of outer space 1967, The Treaty of Tlatelolco 1967, The Treaty of Seabed 1971, The Treaty of Moon 1979, The Treaty of Rarotonga1985 and The Treaty of Pelindaba 1996. The latest progress in 2018, the North Korea's nuclear case has been resolved peacefully, which include negotiations with South Korea and the United States in May 2018. Keywords: North Korea, Nuclear Weapons, the Resolutions of Security Council, United Nations (UN) | |
| 16877 | 20075 | H1G013002 | HUBUNGAN KONDISI MANGROVE DENGAN HASIL TANGKAPAN DAN KERAGAMAN UDANG DI PESISIR SEGARA ANAKAN CILACAP BAGIAN TIMUR, JAWA TENGAH | Ekosistem hutan mangrove di kawasan pesisir Segara Anakan mempunyai peranan ekologis yang sangat penting bagi beberapa biota akuatik diantaranya udang. penelitian berjudul “Hubungan Kerapatan Mangrove dengan Jumlah dan Keragaman Udang di Pesisir Segara Anakan, Cilacap, Jawa Tengah”.” bertujuan untuk mengetahui jumlah kerapatan mangrove, mengetahui jumlah udang dan menganalisis hubungan antara kerapatan mangrove dengan jumlah udang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2017. Metode penelitian adalah metode survey. Analisis data yang dilakukan uji korelasi. Hasil analisis model hubungan antara kerapatan mangrove dengan jumlah udang menggambarkan adanya hubungan yang positif antara jumlah udang dengan mangrove.Model pendugaan menggambarkan adanya hubungan yang signifikan antara jumlah udang dengan mangrove. Tingkat keeratannya antara jumlah udang dengan mangrove adalah sebesar 0,64. Hasil analisis regresi menunjukan bahwa mangrove memiliki pengaruh yang positif terhadap jumlah udang. | Mangrove ecosystem in the Segara Anakan coast has important ecological function for aquatic organisms including shrimp. This research entitled "The Relation Between Enviromrntal Factors and The Density of Mangrove in Some Coastal Habitat in Total of Shrimp Segara Anakan, Cilacap"which aims to determine the mangrove density and shirmp totaland to analyze the relation between the mangrove density with shrimp total. This research was conducted in July 2017. The research method used survey method. Data analysis used correlation analysis. The result of model analysis of the relationship between mangrove density and shrimp total illustrates a positive relationship between shrimp total and mangrove. The results of regression analysis showed significant correlation between environmental factors with shrimp.The prediction model described the significant relationship between the shimp totalwith mangrove density.Correlation level between the total of shrimp with mangrove was 0.64. The regression analysis also showed that the mangrove has a positive correlation with total of shrimp. | |
| 16878 | 20076 | A1L013040 | PEMANFAATAN LIMBAH BAGLOG JAMUR TIRAM SEBAGAI KOMPOS TERHADAP KESUBURAN TANAH, PERTUMBUHAN, DAN HASIL SELADA DI ULTISOL | Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh aplikasi kompos limbah baglog jamur tiram terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman, mikroba dan C/N rasio tanah dan serapan N pada pertumbuhan dan hasil tanaman Selada di Ultisol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan November 2016 sampai April 2017 di Laboratorium dan screen house Agroekologi, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok, nonfaktorial dengan tiga ulangan yaitu P0= Pupuk NPK; P1= Limbah baglog jamur tiram dosis 25 ton/ha; P2= Limbah baglog tiram dosis 50 ton/ha; P3= Limbah baglog jamur tiram dosis 100 ton/ha; P4= kompos starter alami dosis 25 ton/ha; P5= kompos starter alami dosis 50 ton/ha; P6= kompos starter alami dosis 100 ton/ha; P7= kompos EM4 dosis 25 ton/ha; P8= kompos EM4 dosis 50 ton/ha; P9= kompos EM4 dosis 100 ton/ha. Data dianalisis dengan Uji F, apabila berbeda nyata dilanjutkan dengan Uji Dunnet pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan pada aplikasi kompos 25 ton/ha dengan EM-4 mempengaruhi tinggi tanaman (27,90 cm), luas daun (46,80 cm2) dan bobot segar tanaman (13, 80 gram), namun masih rendah dibandingkan dengan kontrol. Aplikasi kompos 25 ton/ha dengan starter EM-4 dapat meningkatkan kandungan N-total tanah sebesar 76,92 % dari 0,03 % menjadi 0,13 % serta menurunkan C/N rasio tanah sebelum dan setelah budidaya tanaman sebesar 75,3 % dari 23 menjadi 5,6. Serapan N yang tertinggi pada perlakuan kontrol 0,83% yang berbanding lurus dengan pertumbuhan dan hasil tanaman yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan perlakuan kompos. | The research aims to examine the effect of application of oyster mushroom baglog compost to growth and yield of plants, microbial and C / N soil ratio and correlation between N uptake of plants with growth and yield of Lettuce plants in Ultisol. This research was conducted from November 2016 to April 2017 at the Laboratory and screen house of Agroecology, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The research design was Randomized Block, nonfactorial with three replications there are P0= NPK; P1=baglog oyster waste 25 tons/ha; P2=baglog oyster waste 50 tons/ha; P3=baglog oyster waste 100 tons/ha; P4= compost with natural starter 25 tons/ha; P5= compost with natural starter 50 tons/ha; P6= compost with natural starter 100 tons/ha; P7 = compost with EM4 25 tons/ha; P8 = compost with EM4 50 tons/ha;P9 = compost with EM4 100 tons/ha. Data were analyzed by F-test and Dunnet Test at 5% error level if significant. The results showed that the best treatment in the application of waste compost baglog oyster mushroom 25 ton / ha with EM-4 influenced plant height (27,90 cm), leaf area (46,80 cm2) and fresh weight of plant (13, 80 gram), but still low compared to control. The application of 25 tons / ha of oyster mushroom baglog compost with EM-4 starter can increase the N-total soil content by 76.92% from 0.03% to 0.13% and decrease C / N ratio of soil before and after cultivation of plant 75.3% from 23 to 5.6. The highest N uptake in the control treatment was 0.83% which was directly proportional to the growth and yield of the higher plants when compared with the compost. | |
| 16879 | 20077 | C1C013018 | PENGARUH PERSEPSI PEMILIK, PENDIDIKAN, SKALA USAHA, UMUR USAHA DAN PELATIHAN AKUNTANSI TERHADAP PENGGUNAAN INFORMASIAKUNTANSI PADA UMKM (STUDI PADA UMKM INDUSTRI SANDAL BANDOL DI PURWOKERTO) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendapatkan bukti empiris tentangnsi Pada UMKM (Studi Pada UMKM Sandal Bandol di Purwokerto). Pengumpulan data dilakukan dengan metode sensus sampling dengan kuesioner. Semua Pemilik atau manajer UMKM Sandal Bandol menjadi populasi dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner kepada 32 yang menjadiresponden. Analisis data dilakukan dengan metode regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa secara parsial persepsi pemilik, pendidikan dan umur usaha berpengaruh positif terhadap penggunaan informasi akuntansi sedangkan skala usaha dan pelatihan akuntansi berpengaruh negatif terhadap penggunaan informasi akuntani. Kata Kunci : Persepsi Pemilik, Pendidikan, Skala Usaha, Umur usaha, Pelatihan Akuntansi, dan Penggunaan Informasi Akuntansi | This study aims to analyze and obtain empirical evidence about the MSMEs (Study on MSMEs Sandals Bandol in Purwokerto). The data were collected by sampling census method with questionnaire. All owners or managers of MSMEs Sandal Bandol became the population in this study. The data collection was done by distributing questionnaires to 32 respondents. Data analysis was done by multiple linear regression method. Based on the result of the research, it is found that partially perception of owner, education and business age have a positive effect on the use of accounting information while business scale and accountancy training have negative effect on the use of accounting information. Keywords: Owner's Perception, Education, Business Scale, Business Age, Accounting Training, and Use of Accounting Information | |
| 16880 | 20078 | C1C013003 | PENGARUH PENGALAMAN AUDIT, KEAHLIAN AUDIT, ETIKA PROFESI DAN GENDER TERHADAP AUDIT JUDGMENT | Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan judul "Pengaruh Pengalaman Audit, Audit Keahlian, Etik Profesi, dan Gender terhadap Audit Judgment. "Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menguji pengaruh Pengalaman Audit, (2) menguji pengaruh Keahlian Audit, (3) mengkaji pengaruh Etika Profesi, (4) untuk menguji pengaruh Gender terhadap Audit Judgment. Populasi dalam penelitian ini adalah 139 Auditor yang bekerja di Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan total sampel 66 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengalaman audit, ahli audit, dan etika profesi memberikan pengaruh yang signifikan dan positif terhadap audit judgment. Sementara gender tidak berpengaruh terhadap audit judgment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa audit harus dilakukan oleh auditor dengan pengalaman dan keahlian yang dapat mendukung kemampuan sebagai auditor dan memiliki etika yang baik. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan latar belakang pendidikan serta pelatihan pendidikan dan teknis terkait audit yang telah diupayakan oleh auditor. | This research is a quantitative research with the title “The Effect of Audit Experience, Audit Expertness, Profession Etichs, and Gender towards Audit Judgment". The purpose of this study are (1) to examine the effect of Audit Experience, (2) to examine the effect of Audit Expertness, (3) to examine the effect of Profession Ethics, (4) to examine the effect of Gender on Audit Judgment. The population in this study are 139 Auditors who work in Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi Jawa Tengah. This research uses the purposive sampling techniques with the total samples 66 respondents. Data collection techniques uses in this study is questionnaires and data analysis technique uses is multiple linear regression analysis technique. The result of this research shows that the variable of audit experience, audit expertnes, and profession etichs give significant and positive effect on audit judgment. While gender had no effect on audit judgment.This result shows that audit should be conducted by auditors with experience and expertise who can support their ability as an auditor and have good ethics. This can be done by taking into account the educational background as well as the education and technical training related to audits that have been pursued by the auditor. |