| NIM | A1C013066 |
| Namamhs | LINGGA GUSTI RANTIKA |
| Judul Artikel | OPTIMALISASI KOMBINASI PRODUK KARET OLAHAN DI PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IX KEBUN KRUMPUT, BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | PT. Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput, Banyumas belum menerapkan optimalisasi penggunaan faktor produksi yang tersedia dalam menghasilkan produk dan dinilai belum produktif karena tidak dapat memproduksi karet olahan dalam jumlah optimal dan sesuai target yang direncanakan sebelumnya. Untuk mengetahui optimalisasi produksi karet olahan, perusahaan harus mempertimbangkan pengaruh penggunaan dan ketersediaan faktor-faktor produksi terkait terhadap keuntungan. Penelitian ini bertujuan : 1) Mengetahui kombinasi produksi optimal RSS 1, RSS 3 dan Cutting A serta keuntungan maksimal yang mampu diperoleh perusahaan, 2) Mengetahui perubahaan yang mungkin terjadi jika terjadi perubahaan penggunaan faktor produksi karet olahan RSS 1, RSS 3 dan Cutting A yang peka terhadap kondisi optimal. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Perkebunan Nusantara IX Pabrik Krumput, Banyumas pada bulan Mei 2017. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus. Metode pengambilan data yaitu observasi langsung dan wawancara. Metode analisis yang digunakan yaitu linier programming menggunakan analisis primal, analisis dual dan analisis sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat: 1) Kombinasi produk optimal karet olahan yaitu RSS 1 sebesar 67.506,48 kilogram dan RSS 3 sebesar 7.747,758 kilogram per bulan dengan keuntungan maksimal sebesar Rp323.891.400,00, 2) Faktor-faktor yang menjadi pembatas utama adalah jam kerja mesin press dan taksasi produksi. Batas maksimum pada kendala jam kerja press yaitu sebesar 666 jam dan batas maksimum pada kendala taksasi produksi yaitu sebesar 114.599 kilogram. Maka, setiap penambahan satu jam kerja mesin press akan menambah keuntungan sebesar Rp326.971,10 dan setiap penambahan satu kilogram taksasi produksi karet kering akan menambah keuntungan sebesar Rp938,43.
|
| Abtrak (Bhs. Inggris) | PT. Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput, Banyumas haven’t applied the optimization of production factors available in producing products and assessed not yet productive, because it can’t produce processed rubber products in optimal amount and in accordance with the previously planned targets. To determine the optimizationof processed rubber production companies should consider the effect of the use and availability of related production factors. The research aims to: 1) Knowing the optimal combination of RSS 1, RSS 3 and Cutting A, the maximum profit that can be optained by the company as well, 2) Knowing the changes that may occur, if there is change in the use of processed rubber production factors RSS 1, RSS 3 and Cutting A are sensitive to optimal conditions. The research conducted in May 2017 at PT. Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput, Banyumas. The research method used is case study. The method used is linier programming use primal analysis, dual analysis and sensitivity analysis. The result shows that there is: 1) Optimum combination rubber products is RSS 1 of 67,506.48 kilograms and RSS 3 of 7,747.758 kilograms per month, with maximum profit of Rp323,891,400.00, 2) The main limiting factors are the working hours of press machines and taxation of production. The maximum limit on the working hour constraint is 666 hours and the maximum limit on the production taxation constraint is 114,599 kilograms. Then, each additional one hour press machine work will increase the profit of Rp326,971.10 and every addition of one kilogram taxation of dry rubber production will increase the profit of Rp938.43. |
| Kata kunci | Optimalisasi produksi, karet olahan, linier programming, PT. Perkebunan Nusantara IX Kebun Krumput Banyumas |
| Pembimbing 1 | Ir. Tatang Widjojoko, M.P |
| Pembimbing 2 | Ratna Satriani, S.P., M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2017-11-08 14:33:22.542531 |
|---|