Artikelilmiahs

Menampilkan 15.761-15.780 dari 49.893 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
1576119072C1F015011ANALISIS KAPABILITAS APIP DENGAN MENGGUNAKAN
INTERNAL AUDIT CAPABILITY MODEL
(STUDI KASUS PADA INSPEKTORAT KABUPATEN KARANGANYAR)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui level kapabilitas APIP pada Inspektorat Kabuoaten Karanganyar dengan menggunakan model IACM. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui faktor penghambat dan langkah-langkah untuk meningkatkan level kapabilitas APIP. Informan dalam penelitian ini adalah pejabat struktural dan auditor pada Inspektorat Kabupaten Karanganyar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan telaah dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapabilitas Inspektorat masih berada pada level 2. Hal ini masih belum sesuai dengan RPJMN 2015-2019 yang menargetkan kapabilitas APIP berada pada level 3. Hambatan utama adalah pengelolaan SDM, Inspektorat kekurangan jumlah auditor dan kompetensi yang krang merata. Hambatan lainnya adalah akuntabilitas dan manajemen kinerja, inspektorat belum memiliki sistem informasi pengolahan data yang memadai. Hambatan lain yaitu struktur tata kelola juga memoengaruhi level kapabilitas, yaitu anggaran Inspektorat yang masih terbatas.
Untuk meningkatkan kapabilitasnya, Inspektorat harus melakukan perbaikan utamanya pada pengelolaan SDM, Inspektorat diharapkan menambah jumlah auditor dan meningkatkan kompetensi para pegawainya. Inspektorat juga perlu menerapkan standar kendali mutu sesuai dengan peraturan yang berlaku, menyusun kebijakan untuk pemberian reward kepada tim atau pegawai terbaik, mengusulkan penambahan jumlah anggaran secara berkala agar dapat melaksanakan pengembangan pegawai, melaksanakan penugasan yang terkait dengan perbaikan tata kelola dan manajemen risiko.
This research aims to determine the level of APIP capability in Inspectorate of Karanganyar Regency by using IACM model. This research also aims to determine the inhibiting factors and steps to increase the level of APIP capability. Informants in this research are structural officials and auditors at the Inspectorate of Karanganyar Regency. This research uses qualitative method with descriptive analysis. Data collection is done by interview and document review.
The results show that the Inspectorate's capability is still at level 2. This is still not in accordance with the National Medium Term Development Plan Year 2015-2019 which targets APIP's capability at level 3. The main obstacles are human resource management, the lack of auditor Inspectorate and uniform competency. Another obstacle is accountability and performance management, the inspectorate does not yet have an adequate data processing information system. Another obstacle is the governance structure also affect the level of capability, namely the limited budget of the Inspectorate.
To improve its capability, the Inspectorate must make major improvements to HR management, the Inspectorate is expected to increase the number of auditors and increase the competence of its employees. The Inspectorate also needs to apply quality control standards in accordance with applicable regulations, formulate policies for rewarding to the best team or employee, to propose regular budget increases in order to carry out staff development, carry out assignments related to improved governance and risk management.
1576219073A1L012184UJI APLIKASI KONSENTRASI KALSIUM KLORIDA DAN KEMASAN PLASTIK TERHADAP KUALITAS DAN UMUR SIMPAN JAMBU BIJI MERAH (Psidium Guajava L.)Jambu biji merupakan salah satu buah yang digemari karena daging buahnya yang lunak, memiliki rasa manis, mempunyai kandungan gizi yang baik untuk dikonsumsi dan aroma harum ketika matang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji keefektifan larutan CaCl2 dan bahan pengemas plastik terhadap kualitas dan umur simpan jambu biji merah serta mengetahui konsentrasi larutan CaCl2 dan bahan pengemas plastik yang terbaik untuk kualitas dan umur simpan jambu biji merah. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian Unsoed pada Bulan Desember 2016 sampai Januari 2017. Buah jambu biji merah yang digunakan berasal dari kebun Bapak Sutar, Desa Tambak Sogra, Kecamatan Sumbang. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan yang dikaji adalah konsentrasi CaCl2 (K) yang terdiri dari 4 taraf yaitu 0 g/l, 10 g/l, 30 g/l, 50 g/l dan jenis pengemas plastik (P) yang terdiri dari 2 taraf yaitu PE dan PP. Perlakuan dengan ulangan masing-masing sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati adalah uji fisikokimia (Susut bobot buah, Total padatan terlarut, umur simpan, dan Kadar air buah) dan uji organoleptik (warna, kesukaan, rasa, tekstur, dan aroma). Hasil penelitan menunjukkan bahwa : 1) Pemberian kalsium klorida (CaCl2) dapat megurangi susut bobot, mempertahankan kadar air dan memperpanjang umur simpan pada buah jambu biji merah. 2) Konsentrasi kalsium klorida (CaCl2) yang terbaik adalah 50 g/l (K3). 3) Kemasan plastik PP (polipropilen) dapat memperlambat degradasi perubahan warna pada buah jambu biji merah.Guava is one of the fruits is favored because the flesh is soft, has a sweet taste, has a good nutrient content to be consumed and fragrant when ripe. The purpose of this study is to assess the effectiveness of a solution of CaCl2 and plastic packaging materials on the quality and shelf life of guava and determine the best solution concentration CaCl2 and plastic packaging for the quality and shelf life of guava. This research was conducted in December 2016 until January 2017 in the Laboratory of Agronomy and Horticulture Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University. The guava came from Mr Sutan’s garden in Tambak Sogra Village, District Sumbang. This research used complete randomized design. The treatment consisted of 4 levels CaCl2 concentration (K); 0 g/l, 10 g/l, 30 g/l, 50 g/l and two levels types of plastic packaging (P); PE and PP. Each treatment was repeated 3 times. The observed variables were physicochemical test (the fruit weight loss, Total Dissolved Solids (TPT), shelf life and fruit water content) and organoleptic test (color, favorite, flavor, texture, and fragrant). The results showed that : 1) Calcium chloride (CaCl2) can decreased weight loss, maintained water content, and extended the shelf life. 2) The best concentration of calcium chloride is 50 g/l. 3) Plastic packaging PP (polypropylene) can slow down the degradation of color changes in guava fruit.
1576319074E1A013061PENERAPAN PRINSIP-PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK., CABANG BREBESGood Corporate Governance (GCG) merupakan aturan, standar dan organisasi di bidang ekonomi yang mengatur perilaku pemilik perusahaan, direktur dan manajer serta perincian dan penjabaran tugas dan wewenang serta pertanggungjawabannya kepada investor. Kewajiban BUMN dalam menerapkan GCG diatur dalam Pasal 2 ayat (1) Peraturan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Nomor : PER-01/MBU/2011 Tentang Penerapan Tata Kelola Perusahaan Yang Baik Pada Badan Usaha Milik Negara, disebutkan bahwa BUMN wajib menerapkan GCG secara konsisten dan berkelanjutan dengan berpedoman pada Peraturan Menteri ini dengan tetap memperhatikan ketentuan, dan norma yang berlaku serta anggaran dasar BUMN. Tujuannya adalah untuk menciptakan sistem pengendalian dan keseimbangan dalam mencegah penyalahgunaan sumber daya perusahaan dan tetap mendorong terjadinya pertumbuhan perusahaan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum yuridis normatif yang disajikan secara sistematis dengan teks deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Brebes.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Brebes telah menerapkan kelima prinsip Good Corporate Governance dengan baik sesuai ketentuan internal maupun eksternal. Adapun dasar hukum Internal berupa Surat Keputusan Bersama Dewan Komisaris dan Direksi Nomor 05-KOM/BRI/12/2013 dan Nokep S.64-DIR/DKP/12/2013 tanggal 16 Desember 2013 tentang Kebijakan Good Corporate Governance dan dasar hukum Eksternal berupa Peraturan Bank Indonesia Nomor 8/14/PBI/2006 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum serta Surat Edaran Bank Indonesia Nomor 15/15/DPNP/2013 tentang pelaksanaan Good Corporate Governance bagi Bank Umum.

Good Corporate Governance (GCG) is a regulation, standard, and guidance in economic terms that governs the behavior of owners, directors and managers in company as well as details and elaboration of duties and authority and responsibility to investors. The obligation of State-Own Enterprises (SOE) in applying GCG is regulated in Article 2 paragraph (1) of Regulation of State Minister of State Owned Enterprises Number: PER-01 / MBU / 2011 concerning Implementation of Good Corporate Governance in State-Owned Enterprises, it is mentioned that SOEs must apply GCG consistently And sustainably by referring to this Ministerial Regulation with due regard to the provisions, and the prevailing norms and the articles of association of SOEs. The goal is to create a system of control and stability in preventing the misuse of corporate resources and still encouraging the growth of the company.
This research uses normative juridiction research method which is presented systematically with descriptive method. This research was conducted at PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Branch of Brebes.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk The Branch of Brebes has been implementing the five principles of Good Corporate Governance in accordance with both internal and external provisions. The Internal legal basis in the form of Joint Decree of the Board of Commissioners and the Board of Directors No. 05-KOM / BRI / 12/2013 and Nokep S.64-DIR / DKP / 12/2013 as of December 16, 2013 on Good Corporate Governance Policy and External Legal Basis of Regulation Bank Indonesia Number 8/14 / PBI / 2006 concerning the implementation of Good Corporate Governance for Commercial Banks and Handbill of Bank Indonesia Number 15/15 / DPNP / 2013 on the implementation of Good Corporate Governance for Commercial Banks
1576419075H1C011041Rancang Bangun One Shock Security System untuk Keamanan Rumah Tinggal Berbasis Raspberry PiDewasa ini, tindak kejahatan pencurian pada rumah yang ditinggalkan semakin meningkat. Kejahatan tersebut dapat dicegah dengan menerapkan sistem keamanan seperti dengan memasang kamera CCTV, satpam ataupun anjing penjaga di dalam rumah. Namun pemasangannya tidaklah murah dari segi alat, perawatan, pembiayaan dan konsumsi listrik yang digunakan. Dari permasalahan tersebut maka perlu dibuatkan sebuah sistem yang mampu menanggulangi dan mencegah kejahatan tersebut. Dan juga memiliki efektivitas dalam hal listrik, alat, perawatan, pembiayaan dan harga. One Shock Security System merupakan sebuah sistem untuk mencegah tindak kejahatan dengan menerapkan efek kejut yang diharapkan penyusup mengurungkan niat jahatnya. Sistem dibangun dengan menggunakan sebuah komputer mini Raspberry Pi sebagai pengendalinya. Beberapa sensor dan aktuator yang digunakan dalam penelitian ini adalah sensor PIR, kamera webcam dan relai yang memiliki harga yang jauh berbeda dengan sistem keamanan konvensional pada umumnya. Sensor PIR digunakan untuk mendeteksi penyusup yang akan mengaktifkan efek kejut. Sistem dilengkapi dengan perekaman kamera webcam dan notifikasi surel untuk informasi dini kepada pemilik rumah. Server surel yang digunakan adalah server SMTP Google yaitu Gmail. Pengiriman surel menggunakan jaringan internet yang ada di dalam rumah, sehingga sistem lebih kompak. Untuk efek kejutnya hanya dengan menggunakan lampu yang ada di dalam ruangan, sehingga perlu pengaturan kelistrikan rumah yang dihubungkan dengan dengan relai yang ada pada perangkat One Shock Security System. Hasilnya sistem ini hanya memerlukan daya 2.07 watt dan mampu mendeteksi penyusup dengan baik pada ruangan yang kurang dari 5 m2Today, the crime of theft in abandoned homes is increasing. These crimes can be prevented by implementing security systems such as by installing CCTV cameras, security guards or guard dogs inside the house. But the installation is not cheap in terms of tools, maintenance, financing and electricity consumption used. From these problems it is necessary to create a system capable of tackling and preventing such crimes. And also has effectiveness in terms of electricity, tools, maintenance, financing and pricing. One Shock Security System is a system to prevent crime by applying the shock effect that intruders are expected to undo their malicious intentions. The system was built using a Raspberry Pi minicomputer as its controller. Some of the sensors and actuators used in this study are PIR sensors, webcam cameras and relays that have a price that is much different from conventional security systems in general. The PIR sensor is used to detect intruders that will activate the shock effect. The system comes with webcam camera recording and e-mail notification for early information to homeowners. The email server used is Google's SMTP server that is Gmail. Email delivery using the internet network in the house, so the system is more compact. For the effect of shock only by using the existing lights in the room, so the need for home electrical arrangements that are connected with the relays that exist on One Shock Security System device. The result is that the system requires only 2.07 watts of power and is able to detect intruders properly in less than 5 m2 of space
1576519079F1C013012Analisis Adaptasi Iklan Internasional di Negara Yang Memiliki Perbedaan Budaya dengan Negara Asalnya
(Studi Kasus: Iklan Visual Mascara Superstar L’Oréal Paris Versi Indonesia dan Perancis)
Penelitian ini membahas mengenai bagaimana adaptasi iklan internasional yang ditayangkan di dua negara dengan perbedaan budaya yang sangat jelas. Iklan yang berasal dari suatu negara tertentu dan ingin mengembangkan pasarnya hingga ke luar negara tentu akan melakukan banyak adaptasi dengan unsur lokal untuk memastikan iklan yang dibuat tidak bertentangan dengan nilai-nilai luhur masyarakat setempat. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana perubahan aspek iklan dalam pengaruhnya terhadap masyarakat Indonesia dan bagaimana efektivitasnya dalam konteks pemasaran global.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Metode ini dipilih karena peneliti hendak membahas keeluruhan aspek yang terdapat iklan (visual, teks, latar tempat, dll). Validitas yang digunakan adalah intertekstual yang bertujuan untuk melihat iklan dari sudut pandang budaya wanita Indonesia dalam mempersepsi cantik dan penggunaan konsmetik dari masa ke masa yang diamati melalui novel.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa iklan L’Oréal Paris dalam versi adaptasi didominasi dengan kultur Barat yang sangat kental. Meski tidak banyak melibatkan unsur budaya lokal Indonesia, namun adanya pergeseran persepsi dari masyarakat dalam memaknai konten Barat turut memengaruhi bagaimana iklan ini diterima masyarakat. Adaptasi iklan ini juga telah mempertimbangkan faktor-faktor pemasaran internasional untuk memastikan adanya kesesuaian persepsi dari pesan yang disampaikan meski tidak memasukkan unsur budaya lokal di dalamnya.
This study discusses about how international advertising adaptation which showed in two countries with significant culture differentiation among them. Advertising, which coming from a country and wishing to expand their market, absolutely has attempt to adapt themselves with local culture to ensure their advertising not violating the value of local society. The aims of this study are understanding the changing from each aspects of the advertising in term of their influence Indonesian, and how the effectivity inside the context of global marketing.
Research method that used by researcher is qualitative descriptive. This method is chosen because researcher want to explore all aspects that happened in that advertising (visual, text, setting place, etc). This study uses intertextual as validity method to understand this advertising on the culture point of view, how women in Indonesia have perception about concept of beauty and the usage of cosmetics time by time.
The result shows how original form of L’Oréal Paris advertising dominated by Western culture. Even there are no significant local culture involved on that advertising, but the perception of local society already has changed in term of seeing content with Western culture finally affecting the way this advertising accepted by society. This advertising adaptation also have considered all factors related with global marketing to ensure the perception and message are in line even though there are no local culture inside it.
1576619080C1A013090Valuasi Ekonomi Objek Wisata Pantai Teluk Penyu CilacapMajunya industri pariwisata sangat bergantung pada jumlah wisatawan yang datang. Penelitian ini bertujuan unuk mengetahui berapa besar nilai ekonomi wisata alam pantai Teluk Penyu dilihat dari biaya perjalanan (travel cost) dan juga untuk mengetahui apakah tingkat pendidikan, pendapatan, jarak tempat tinggal, dan biaya perjalanan berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan dalam melakukan kunjungan ke pantai Teluk Penyu. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian statistik deskriptif dan dilakukan di objek wisata pantai Teluk Penyu Kabupaten Cilacap. Metode yang digunakan berupa metode survey. Teknik pengambilan sampel yaitu sampling aksidental. Analisis data yang digunakan adalah analisis biaya perjalanan dan analisis regresi berganda.
Berdasarkan hasil analisis biaya perjalanan diketahui bahwa nilai ekonomi wisata alam pantai Teluk Penyu dengan pendekatan biaya perjalanan dari tujuh zona yaitu Kabupaten Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purbalingga, Banjarnegara, Tegal, dan Brebes. Nilai ekonomi terbesar berasal dari Kabupaten Banyumas sebesar Rp408.741,300/tahun per 1000 penduduk, sedangkan yang terkecil berasal dari Kabupaten Cilacap sebesar Rp165.041.987/tahun per1000 penduduk. Dari hasil analisis regresi diketahui bahwa tingkat kunjungan wisatawan secara signifikan dipengaruhi oleh variabel pendidikan, pendapatan, jarak temapat tinggal, dan biaya perjalanan. Berdasarkan nilai koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,735 atau 73,5 % variasi variabel dependen mampu dijelaskan oleh variabel bebas, sedangkan sisanya sebesar 26,5 % dijelaskan oleh variabel lain diluar model. Berdasarkan hasil uji parameter individual (uji T) diketahui variabel jarak paling berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisata pantai Teluk Penyu.
Implikasi yang dapat diberikan kepada pihak-pihak yang berwenang yaitu pemerintah daerah setempat dan pihak pengelola pantai Teluk Penyu untuk terus menjaga, merawat, memelihara sarana dan prasarana yang ada guna mempertahankan kualitas lingkungan objek wisata tersebut, dan meningkatkan pembangunan sarana dan prasarana baru guna meningkatkan kualitas lingkungan wisata alam pantai Teluk Penyu, serta berkunjung ke objek wisata Teluk Penyu menggunakan kendaraan berkapasitas besar supaya menekan biaya perjalanan, sehingga dapat menarik wisatawan untuk terus berkunjung ke wisata alam pantai Teluk Penyu ini dimasa yang akan datang.
The development of the tourism industry is very dependent on the number of tourists coming. This study aims to find out how much the economic value of Teluk Penyu beach based on travel costs and also to find out whether the level of education, income, distance of residence, and travel costs affect the level of tourist visits to the Teluk Penyu beach. The type of research used is descriptive stastiscal research and be held in tourism area of Teluk Penyu beach in Cilacap Regency. The method used is survey method. Sampling technique isaccidental sampling. Analysis of data used is the analysis of travel costs and multiple regression analysis.
Based on the result of travel costs analysis, it is known that economic value of Teluk Penyu beach based on travel costs approach of seven zones, they are Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purbalingga, Banjarnegara, Tegal, and Brebes. The bigest economic value comes from Banyumas Regency, it is Rp408.741,300/year per 1000 population. While the smallest comes from Cilacap Regency, it is Rp165.041.987/year per 1000 population. From the result of regression anlysis, it is known that the level of tourist visit is significantly influenced by education, income, distance of residence, and travel expenses. Based on the value of determination coefficient (R^2) known that 0,735 or 73,5 % variation of dependent variable can be explained by independent variables, while the remaining 26,5 % is explained by other variables outside the model. Based on T test , it is known that distance of residence variable is most affect to the level of tourists visit to the Teluk Penyu.
Implications that can be given to the local government and the management of Teluk Penyu beach is continue to maintain existing facilities and infrastructures in order to maintain the environmental qulity of the tourist attraction, and to improve the construction of new facilities and infrastructures to improve the quality environment of Teluk Penyu beach, and also use the big contain transport to save the travel cost. So as to attract tourists to continue visit Teluk Penyu beach later.
1576719081A1L012091RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (Glycine max L. Merr) PADA PEMBERIAN VARIASI JENIS PUPUK DAN DOSIS ZPTPenelitian respon pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max L. Merr) pada pemberian variasi jenis pupuk dan dosis zpt bertujuan untuk : 1) mengkaji respon pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada pemberian variasi jenis pupuk, 2) mengkaji respon pertumbuhan dan hasil tanaman kedelai pada pemberian beberapa dosis zat pengatur tumbuh, dan 3) mengkaji pengaruh interaksi pemberian variasi jenis pupuk dengan zat pengatur tumbuh terhadap peningkatan pertumbuhan dan hasil kedelai yang ditanam menggunakan metode tanpa olah tanah. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot) dengan dosis zpt (N) sebagai main plot terdiri atas N0 = kontrol, N1 = dosis 0,75 l/ha zpt, N2 = dosis 1,5 l/ha zpt. Variasi jenis pupuk (P) sebagai sub plot yang terdiri atas, P0 = tanpa pupuk (Kontrol), P1= NPK majemuk (15:15:15), P2= pupuk hayati, P3= NPK majemuk (15:15:15) + pupuk hayati. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan sebagai berikut. 1) Tanaman kedelai memberikan respon yang beragam terhadap variasi jenis pupuk pada jumlah cabang total, jumlah polong isi per-tanaman, bobot biji per-tanaman, dan bobot 100 biji. Pupuk NPK merupakan pupuk terbaik yang mampu menghasilkan 8 cabang, 32 polong, 13 gram biji/tanaman, dan 13 gram/100 biji. 2) Tanaman kedelai tidak memberikan respon pertumbuhan dan hasil terhadap dosis zat pengatur tumbuh kecuali pada jumlah daun tripoliat. 3) Kedelai memberikan respon positif terhadap jenis pupuk tergantung pada dosis zat pengatur tumbuh yang digunakan. Kedelai memberikan respon positif terhadap dosis zat pengatur tumbuh tergantung pada jenis pupuk yang digunakan. Hasil biji kedelai terbaik diperoleh dari kombinasi pupuk NPK+ pupuk hayati dengan zpt dosis 1,5 l/ha yang mampu menghasilkan bobot biji per petak efektif 728 gram atau sama dengan 1.82 t/ha.The experiment growth and yield response of soybean (Glycine max L. Merr) on varieties of fertilizer and dosage of plant growth regulator aims : 1) to study the growth response and yield of soybean crops on variation of fertilizer types, 2) to study the growth response and soybean crop yield on several dosages of plant growth regulators, and 3) to examine the effect of the interaction of fertilizer and growth regulators on increasing growth and yield of soybean that is cultivated with no tillage. The experimental design that used was Split Plot Design with plant growth regulator (N) as main plot consist of N0 = control, N1 = dosage 0,75 l/ha, N2 = dosage 1,5 l/ha. While variation of fertilizer type (P) as sub plot consist of, P0 = without fertilizer (Control), P1 = NPK compound (15:15:15), P2 = bio fertilizer, P3 = NPK compound (15:15:15) + bio fertilizer. The results showed that 1) soybean crops responses to variations in fertilizer varieties in total number of branches, number of seed pods per plant, weight of seeds per plant, and weight of 100 seeds. NPK fertilizer is the best fertilizer that yielded 8 branches, 32 pods, 13 grams of seed / plant, and 13 grams / 100 seeds. 2) The soybean crop does not response to the dosage of plant growth regulator except on the number of trifoliate leaves. 3) Soybean gives a positive response to the type of fertilizer depending on the dosages of plant growth regulator. Soybean gives a positive response to the dosages of plant growth regulator depending on the type of fertilizer. The best yield of soybean seeds was obtained from the combination of NPK + bio fertilizer with 1.5 l/ ha dosage plant growth regulator which yielded seed weight per effective plot of 728 gram or equal to 1.82 t/ha.
1576819122H1D013007Model Sambungan Kolom dan Balok Bertulangan Limbah BanKebutuhan produksi ban di Indonesia tiap tahun semakin meningkat. Kondisi ini berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkannya. Saat ini pemanfaatan limbah ban bekas terbatas. Ban bekas memiliki sifat kelenturan yang tinggi, sehingga secara teori layak untuk menggantikan tulangan baja pada beton. Ban bekas yang digunakan sebagai tulangan memiliki dimensi penampang 10 mm x 10 mm. Ban bekas diregangkan sebesar 40% sebelum dilakukan pengecoran (pre-tension system). Setelah dilakukan pengecoran, ban bekas pada kedua sisi benda uji diangkur menggunakan clamp pipe untuk mengantisipasi tulangan ban bekas mengalami slip pada saat pengujian. Benda uji yang dibuat berjumlah tiga buah, yaitu portal dengan segmental balok bertulangan karet ban dan sambungan tulangan baja pada join kolom dan balok.Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil kapasitas lentur eksperimental balok beton dengan Uji lentur 2 titik menggunakan mesin UTM memiliki nilai kapasitas lentur sebesar 7,5 kN, 23,4 kN, dan 11,8 kN. Untuk perhitungan teoritis kapasitas lentur balok tulangan karet ban didapatkan nilai kapasitas lentur sebesar 6,18 kN, sedangkan untuk kapasitas lentur balok tulangan karet ban dan baja didapatkan nilai kapasitas lentur sebesar 262,724 kN. Sehingga dalam pola keruntuhan sendiri terjadi keretakan awal pada daerah beton tulangan karet ban dan pada daerah sambungan join kolom dan balok tidak terjadi kerusakan/ keretakan struktur.Tire production needs in Indonesia is increasing each year. This condition is generating amount of the waste too. Currently utilization of tires waste is limited.
Used tires have a high elastic properties, so it is theoretically feasible to replace the steel reinforcement in concrete.
Used tires which used as reinforcement has a cross-sectional dimensions of 10mm x 10 mm. Used tires stretched by 40% prior to casting (pre-tension system). After casting, used tires on both sides of the specimen anchored using a clamp sling to anticipate the tire reinforcement slipped while testing. The test specimen total are three pieces, namely portal with segmental reinforced rubber beam tires and steel reinforcement joints on join columns and beams.
The results showed that the results of experimental bending capacity of concrete beam with 2-point bending test using UTM machine had bending capacity values of 7,5 kN, 23,4 kN, and 11,8 kN . For the theoretical calculation, the bending capacity of the rubber tire reinforced bone was obtained by 6,18 kN, while for the bending capacity of the tire rubber and steel reinforcement bases, the value of bending capacity was 262,724 kN. So in the pattern of its own collapse occurs early cracks in the area of reinforcement tire rubber and in the join of columns and beams do not experience crack/damage structure.
1576919132C1A013080Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Ekspor Ubi Jalar Indonesia Ke Tiga Negara Tujuan Tahun 1999-2015Penelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Ekspor Ubi Jalar Indonesia Ke Tiga Negara Tujuan Tahun 1999-2015”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu harga ekspor ubi jalar Indonesia, harga ekspor ubi kayu Indonesia, jumlah produksi ubi jalar Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dollar dan Gross Domestic Product (GDP) perkapita negara importir ubi jalar Indonesia terhadap variabel dependen yaitu nilai ekspor ubi jalar Indonesia, baik secara parsial maupun simultan dan untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap nilai ekspor ubi jalar Indonesia.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalahregresi data panel yang merupakan gabungan antara data time series dan data cross section. Data time series dengan periode pengamatan tahun 1999 – 2015 (17 tahun) dan data cross section sebanyak 3 negara yaitu Jepang, Malaysia dan Singapura
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa variabel harga ekspor ubi jalar Indonesia dan jumlah produksi ubi jalar Indonesia berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai ekspor ubi jalar Indonesia. Variabel harga ekspor ubi kayu Indonesia dan nilai tukar berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap bilai ekspor ubi jalar Indonesia. Variabel Gross Domestic Product (GDP) perkapita berepengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai ekspor ubi jalar Indonesia. Variabel yang paling berpengaruh terhadap nilai ekspor ubi jalar Indonesia ke tiga negara tujuan adalah jumlah produksi ubi jalar Indonesia. Implikasi untuk penelitian ini yaitu pemerintah sebaiknya dapat membantu mendorong peningkatan ekspor ubi jalar Indonesia agar mampu bersaing dengan negara-negara pengekspor ubi jalar lainnya.
This research was entitledas "Analysis Determinant of Indonesia Sweet Potatoes Export To Three Destination Countries in 1999-2015”. This research aims to determine the influence of Indonesia sweet potatoes export price, Indonesia cassava export price, amount of Indonesia sweet potatoes production, exchange rate rupiah to dollar and Gross Domestic Product (GDP) percapita to Indonesia sweet potatoes export value as the dependent variable, either partially, simultaneously or together and to determine the most influence to export value of Indonesia sweet potatoes.
This research is using a quantitative method which uses secondary data. The analytical tool used in this research is the method of panel data regression which is a combination between time series data and cross section data. Time series data with observation period of 1999 - 2015 (17 years) and cross section data of 3 countries there are Japan, Malaysia and Singapore.
Based on the results of research and data analysis, the variable of Indonesia sweet potatoes export price and amount of Indonesia sweet potatoes are positive and significantly influence to export value of Indonesia sweet potatoes. Indonesia cassava export price and exchange rate are positive and not significantly influence to export value of Indonesia sweet potatoes. Gross Domestic Product (GDP) percapita is negative and significantly influence to export value of Indonesia sweet potatoes. The most influencing for export value of Indonesia sweet potatoes to three destination countries is amount of Indonesia sweet potatoes production. The implications of this research are the government should be able to increase of Indonesia sweet potatoes export in order to compete with othere countries.
1577019523G1B012073faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare di kelurahan karangklesem kecamatan purwokerto selatan kabupaten banyumas Diare merupakan salah satu penyakit berbasis lingkungan yang menjadi penyebab utama kesakitan dan kematian. Kejadian diare di Puskesmas Purwokerto Selatan pada tahun 2016 cukup tinggi dan pada Kelurahan Karangklesem paling tinggi. Kejadian diare disebabkan oleh beberapa faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian diare di Kelurahan Karangklesem Kecamatan Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas.Diarrhea is one of the environmental-based diseases that are the main causes of morbidity and death. The incidence of diarrhea at Puskesmas Purwokerto Selatan in 2016 is quite high and in Karangklesem Village is highest. The incidence of diarrhea is caused by several factors. This study aims to determine the factors associated with the incidence of diarrhea in the Village Karangklesem District Purwokerto Selatan Banyumas.
1577119083F1F011063The Depiction of William Butler Yeats' Feelings Toward Maud Gonne in His Poem A Man Young and Old Kusumaningsih, Desiana. March, 2017. The Depiction of William Butler Yeats’ Feelings Toward Maud Gonne in His Poems A Man Young and Old: Genetic Structuralism Analysis. Skripsi. Pembimbing pertama: Rosyid Dodiyanto, S.S., M.Hum. Pembimbing kedua: Lynda Susana WAF, S.S., M.Hum. Penguji: Mimien Aminah Sudja’ie, S.S., M.A. Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya Jurusan Bahasa Inggris, Program Studi Bahasa Inggris, Purwokerto.

Penelitian ini berjudul “The Depiction of William Butler Yeats’ feelings toward Maud Gonne in His Poems A Man Ypung and Old”, bermaksud untuk menemukan penggambaran perasaan Wiliiam Butler Yeats terhadap Maud Gonne pada puisinya A Man Young and Old. Lima puisi terpilih digunakan sebagai objek penelitan yang secara umum menceritakan tentang perasaan William Butler Yeats.
Dalam data analisis, metode kualitatif digunakan melalui data reduksi, penampilan data, dan verifikasi/ penggambaran kesimpulan. Kedua unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik karya sastra, Strukturalisme Genetik, dengan teori Laurence Perrine digunakan sebaik jurnal dan biografi.
Penelitian menemukan empat penggambaran perasaan Yeats terhadap Maud Gonne. Pada First Love, dia mengaguminya walau akhirnya dia mengekspresikan kesedihannya karena ditolak. Pada Human Dignity, dia masih menunjukkan kekaguman terhadapnya walau dia akhirnya menunjukkan kesedihannya dengan alasan yang sama seperti sebelumnya. Ketiga, pada Summer and Spring, dia memulai puisi dengan menunjukkan kesenangannya walau akhirnya dia mengekspresikan kecemburuannya kepada mantan suaminya. Lalu, pada The Secret of The Old, dia menunjukkan kesenangannya karena sudah diterima oleh Gonne. Terakhir, pada His Wildness, dia menggambarkan kesedihannya karena ditinggalkan kekasihnya sebab hubungan mereka yang tidak wajar.
Kusumaningsih, Desiana. August, 2017. The Depiction of William Butler Yeats’ Feelings Toward Maud Gonne in His Poems A Man Young and Old. Thesis. First Supervisor: Rosyid Dodiyanto, S.S., M.Hum. Second supervisor: Lynda Susana WAF, S.S., M.Hum. Examiner: Mimien Aminah Sudja’ie, S.S., M.A. Ministry of Research, Technology and Higher Education, Jenderal Soedirman University, Humanities Faculty, English Department, English Study Program, Purwokerto.

The research entitled “The Depiction of William Butler Yeats’ Feelings Toward Maud Gonne in His Poems A Man Young and Old”, aimed to find out the depiction of William Butler Yeats’ feelings in A Man Young and Old. Five selected poems were used as the object of the research which generally tell about William Butler Yeats’ feeling.
In analyzing the data, qualitative method was used through data reduction, data display, and verification/ conclusion drawing. Both intrinsic and extrinsic elements of literary works, Genetic Structuralism, with Laurence Perrine theory as well as some theories from journals and biography were employed.
The research findings four depictions of Yeats’ feelings toward Maud Gonne. In First love, he admires her while finally he expresses his sadness because of being rejected. In Human Dignity, he still shows his admiration towards her although he describes his saddness at last because of the same reason as before. Third, in Summer and Spring, he starts the poem by showing his happiness although he expresses his jealousy to her ex-husband at the end. Next, in The Secret of The Old, he shows his happiness because of being accepted by Gonne. Last, in His Wildness, he describes his sadness because of being left by his lover because of their improper relationship.
1577219084A1L112019PENGARUH INTERVAL APLIKASI PUPUK HAYATI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA GENOTIPE PADI PADA TEKNIK BUDIDAYA SALIBUPenelitian pengaruh interval aplikasi pupuk hayati terhadap pertumbuhan dan hasil tiga genotipe padi pada teknik budidaya salibu bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh interval pemupukan terhadap padi pada teknik budidaya salibu, 2) mengetahui pengaruh genotipe padi pada teknik budidaya salibu dan 3) mengetahui interval aplikasi dan genotipe yang memberikan hasil terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan duafaktor, petak utamanya adalah interval pemupukan yang terdiri dari 3taraf yaitu tanpa pemupukan, 7 hari sekali, dan 14 hari sekali. Anak petaknya adalah genotipe padi yaitu : Basmati, G19, dan Inpari30. Variabel yang diamati adalah persentase singgang per rumpun sebelum pemangkasan, jumlah tunas per rumpun, tinggi tanaman, jumlah anakan total, jumlah anakan produktif, umur berbunga, umur panen, panjang malai, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi, bobot gabah per rumpun dan bobot gabah per petak efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) interval aplikasi pupuk hayati berpengaruh terhadap persentase gabah isi. 2) genotipe padi berpengaruh terhadap jumlah tunas per rumpun. 3) Interval aplikasi pupuk hayati Riogen terbaik yaitu pada interval 7 hari sekali dibanding tanpa aplikasi dan interval aplikasi 14 hari sekali. 4) Genotipe Inpari 30 memberikan hasil terbaik dibandingkan genotipe Basmati dan genotipe G19.The research of the effect intervals application of biological fertilizers on growth and yield three rice genotypes on salibu cultivated technique aims to: 1) know the effect of intervals fertilization on salibu rice cultivated technique, 2) know the effect of rice genotypes salibu rice cultivated technique and 3) know the application interval and genotype that gives the best result. The experimental design used wasRPT (Split Plot Design) with twofactors, the main plot was the interval fertilization that consisting of three levels specifically without fertilization, 7 days, and 14 days. The sub plot is the rice genotypes that are: 1) Basmati, G19, and Inpari 30. The variables measured were bud percentage per clump before pruning, the amount of buds per clump, plant height, amount of tillers total, the amount of productive tiller, date of flowering, harvesting age, panicle length, amount of grains per panicle, percentage of filled grain, grain weight per hill and grain weigh per swath. The results showed that 1) application interval of biological fertilizer effect on percentage of grain contents. 2) the rice of genotype affects the number of shoots per hill. 3) application interval every 7 days gave the best result and 4) Inpari 30 genotype gave the best result compared to Basmati and G19.
1577319082E1A010007PERLINDUNGAN HUKUM TENAGA KESEHATAN TERHADAP PENDERITA PENYAKIT MENULAR DALAM PELAYANAN KESEHATAN

Penelitian ini mengkaji tentang Perlindungan hukum tenaga kesehatan terhadap penderita penyakit menular dalam pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaturan perlindungan hukum tenaga kesehatan terhadap penderita penyakit menular dalam pelayanan kesehatan serta bentuk perlindungan hukum bagi tenaga kesehatan terhadap penderita penyakit menular dalam pelayanan kesehatan.
Dalam penelitian ini penulis mengkaji pengaturan dan bentuk perlindungan hukum tenaga kesehatan terhadap penderita penyakit menular pada pelayanan kesehatan dalam struktur peraturan perundang-undangan Indonesia dengan metode yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan hukum tenaga kesehatan terhadap penderita penyakit menular dalam pelayanan kesehatan secara umum telah menunjukan taraf sinkronisasi dimana pengaturan mengenai perlindungan hukum tenaga kesehatan pada umumnya telah memiliki keharmonisasian dan kesinkronan secara vertikal dengan adanya keserasian antara peratuan perundang-undangan yang satu dengan yang lainnya. Bentuk perlindungan hukum terhadap penderita penyakit menular dalam pelayanan kesehatan meliputi memperoleh perlindungan, memperoleh jaminan kesehatan, peningkatan kesehatan serta kemampuan fisik dan rohani, pemberian imunisasi, pemeriksaan kesehatan sebelum kerja, berkala dan khusus sesuai dengan risiko pekerjaannya, memperoleh pengobatan dan perawatan serta rehabilitasi bagi tenaga kesehatan yang tertular penyakit menular akibat pekerjaannya, memperoleh layanan kesehatan yang sama dalam kehidupan bermasyarakat, memperoleh pendidikan keilmuan dan keprofesian, memperoleh informasi yang lengkap dan benar dari penerima pelayanan kesehatan atau keluarganya, menerima imbalan jasa, memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja, memperoleh perlakuan yang sesuai dengan harkat dan martabat manusia, moral, kesusilaan, serta nilai-nilai agama, mendapat kesempatan untuk mengembangkan profesinya, memperoleh perlindungan agar hidup sehat dan terbebas dari gangguan kesehatan serta pengaruh buruk yang diakibatkan oleh pekerjaan, penghargaan berupa materi dan/atau bentuk lain
This research reviews legal protection of health workers towards patients with infectious diseases in health services. This research intends to know how the regulations are.
In this research, author reviews the regulations and the forms of protection in the structure of Indonesian law. This research uses juridicial normative method. The results of this research show that the regulation in general has shown synchronization stage where the regulations have had harmony and sync among the laws. The forms of the legal protection contain: getting protection; getting health insurance; getting health improvement; getting physical and mental improvements; getting immunization; getting health examination before work, periodically and particularly, depends on the jobrisk; getting treatment and medication and also rehabilitation for the health workers that got contracting from infectious diseases because of their occupations; getting same health services like others in the society; getting scientific and professional education; getting the complete and correct informations from the recipients of service and their families; getting recompense; getting protection of occupational safety and health; getting appropriate treatments according to human dignity and prestige, moral, decency, and religious values; getting chance to develop their professions; getting protection to live healthily and freely from health problems and bad influences from their occupations ; getting achievement in material form and/or any other forms.
1577419087E1A012181TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP KENAKALAN ANAK DI WILAYAH HUKUM POLRES TEGAL KOTAABSTRAK
Anak merupakan amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa yang senantiasa harus jaga karena dalam dirinya melekat harkat martabat dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi. Kenakalan anak (juvenile delinquency) remaja adalah perilaku jahat (dursila) atau kejahatan/kenakalan anak-anak muda antara lain pencurian, perkelahian, kekerasan seksual, ancaman, dan jambret. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan kenakalan anak di wilayah hukum Polres Tegal Kota dan upaya yang dilakukan oleh Polres Tegal Kota untuk menanggulangi kenakalan anak di Kota Tegal.
Metode penulisan yang digunakan yuridis sosiologis, dan spesifikasi penelitian adalah desktiptif, sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, metode pengumpulan data adalah wawancara dan studi kepustakaan dan metode analisis data menggunakan kualitatif.
Kesimpulan dari hasil penelitian faktor penyebab terjadinya kenakalan anak adalah faktor ekonomi dan keluarga, lingkungan, teknologi. Upaya penanggulangan kenakalan anak dengan upaya pre-emtif, preventif dan represif.




ABSTRACT



Children are a blessing also a gift from The God Almighty who always have to be protected. Because in themselves there are inherent dignity and rights as a human being that must be upheld. Juvenile delinquency is a malicious behavior (dursila) or crime / mischief of young. People such as theft, fights, sexual violence, threats, and mugging.The purpose of this research is to determine the factors that cause juvenile delinquency in the jurisdiction of Police Resort of Tegal Kota and their effort which has been made to tackle the juvenile delinquency.

This thesis uses juridical-sociological research method, and the research specification is descriptive, data sources used are primary data and secondary data, data accumulation methods are interview, literature review and data analysis method using qualitative.

The conclusion of the result of this research is the factors causing juvenile delinquency is economic factor and family, environment and education, environment and technology. How to overcome juvenile delinquency is by repressive and preventive effort.

1577519078E1A013130KAJIAN YURIDIS TERHADAP TANGGUNG JAWAB PELAKU USAHA DALAM KARTEL SKUTIK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN KPPU NO. 04/KPPU-I/2016 Perjanjian kartel yang dilakukan oleh pelaku usaha Industri Sepeda Motor Matik (skutik) bertentangan dengan asas demokrasi ekonomi dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Praktek Larangan Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat dimana harus memperhatikan keseimbangan antara kepentingan pelaku usaha dan kepentingan umum. Praktek kartel sendiri di dalamnya tentu menimbulkalkan tidak adanya prinsip itikad baik pelaku usaha dalam perjanjian kartel di mana menjalankan kegiatannya dengan mengatur produksi dan mempengaruhi harga dan atau pemasaran barang dan jasa juga mengakibatkan tidak terwujudnya prinsip keadilan bagi para pihak antara pelaku usaha kartel dengan pelaku usaha lainnya dan pelaku usaha kartel dengan masyarakat sebagai konsumen. Berdasarkan ketentuan di atas tentu saja melanggar Pasal 7 UUPK tentang kewajiban pelaku usaha dalam menjalankan usaha yang diperdagangkannya dan Pasal 19 UUPK tentang tanggung jawab pelaku usaha atas kerugian yang diderita oleh konsumen dalam bertransaksi serta tidak memegang prinsip transaksi jujur dengan menyalahgunakan kemudahan-kemudahan ekonomi melalui perjanjian kartel dengan menaikkan harga dan atau membatasi produksi barang dan jasa maka keseimbangan dalam hukum tidak akan berjalan sebagaimana mestinya dan menimbulkan penerapan peraturan yang berbeda dalam masyarakat.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan analisis. Data yang digunakan adalah data sekunder yang berupa peraturan perundang-undangan, buku literatur, dan situs-situs internet. Analisis data yang digunakan dalam permasalahan ini menggunakanan alisis normatif kualitatif. Dalam metode analisis normatif kualitatif ini digunakan model-model interpretasi dan penalaran hukum.
Berdasarkan penetapan Majelis Komisi terhadap putusan perkara KPPU No.04/KPPU-I/2016 pelaku usaha terbukti telah lalai dalam menjalankan kewajiban dengan tidak beritikad baik dalam hal tanggung jawab sebagai pelaku usaha sehingga menimbulkan kerugian terhadap konsumen sesuai dengan Pasal 7 dan Pasal 19 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.


Kata Kunci : Kartel, Perjanjian Penetapan Harga, Pelaku Usaha
The agreement of a cartel by a businessman of Motorcycle Matic Industry is contradictory to the principle of economic democracy in Law No. 5/1999 on the Practice of Monopolistic Prohibition and Unfair Business Competition which must consider the balance between the interests of business actors and the public interest. The practice of the cartel it self in it certainly creates the absence of good faith principle of business actors in cartel agreement in which carrying out its activities by regulating production and influencing the price and marketing of goods and services also resulted in not realizing the principle of justice for the parties between the cartel business actors and other business actors And cartel business actors with the public as consumers. Based on the above provisions of course violate Article 7 consumer protection laws concerning the obligation of business actors in carrying out their trading business and Article 19 consumer protection laws concerning business actors' responsibility for losses suffered by consumers in transactions and do not hold the principle of honest transactions by misusing economic conveniences through agreements Cartel by raising prices and / or limiting the production of goods and services then the balance in the law will not work as it should and cause the application of different rules in society.
The research method used is normative juridical approach method with approach of legislation and approach of analysis. The data used are secondary data in the form of legislation, literature book, and internet sites. The data analysis used in this problem uses a qualitative normative approach. In this method of qualitative normative analysis used models of interpretation and reasoning law.
Based on the stipulation of the Commission Assembly on the decision of the case of KPPU No.04 / KPPU-I / 2016, the business actor has proven to be negligent in performing the obligations with no good intention in the case of responsibility as a business actor, causing harm to consumers in accordance with Article 7 and Article 19 The Rules of Law No. 8/1999 concerning Consumer Protection.
1577619085H1H013011IDENTIFIKASI MOLEKULER BAKTERI PENYEBAB NODUL PUTIH PADA ORGAN DALAM GURAMI (Osphronemus gouramy) DENGAN AMPLIFIKASI GEN HSP65Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesifik bakteri pathogen penyebab nodul putih pada organ dalam gurami (Osphronemus gouramy) menggunakan identifikasi molekuler berdasarkan sekuen gen hsp65. Penelitian ini meliputi beberapa tahap yaitu pengumpulan sampel dari kelompok pembudidaya ikan Mina Ngudi Mulya Banjarnegara, pengumpulan jaringan ginjal dan hati, isolasi DNA, amplifikasi gen hsp65 menggunakan primer Tb11 dan Tb12, elektroforesis dan visualisasi hasil dengan UV-transilluminator serta sekuensing. Hasil amplifikasi menunjukkan pita DNA spesifik dengan panjang 441 bp. Hasil amplifikasi berhasil disekuensing. Sekuen dianalisis menggunakan BLAST dan analisis filogenetik. Hasil menunjukkan similaritas 100% dengan sekuen gen hsp65 Nocardia seriolae (DQ431454.1), dan 93-99% dengan spesies Nocardia lainnya. Hasil filogenetik menunjukan bakteri pathogen yang diteliti dalam penelitian merupakan spesies Nocardia seriolae.The Aim of this research was to know species of a pathogenic bacteria caused white nodule on gouramy (Osphronemus gouramy) using molecular identification based on hsp65 gene sequence. This research covered several stage that was collection of sample from group of fish farmers Mina Ngudi Mulya Banjarnegara, collection of kidney and liver tissue, DNA isolation, amplification hsp65 gene using primer Tb11 and Tb12, elektroforesis and visualization with UV-transilluminator and sequencing. Amplification result showed a specific DNA band with length of 441 bp. The amplification product was succesfully sequenced. The sequence was analyzed using BLAST and phylogenetic analysis. The results showed 100% similarity of the gene sequence with hsp65 gene sequence of Nocardia seriolae (DQ431454.1), and 93-99% with other Nocardia species. Phylogenetic result indicated pathogenic bacteria studied in this work was in the branch of Nocardia seriolae species.
1577719086E1A013278PELAKSANAAN PENYITAAN DAN PERAMPASAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi di BNN Kabupaten Cilacap)ABSTRAK
Pada era sekarang ini, salah satu kejahatan tindak pidana di Indonesia yang mulai sulit diberantas dan justru semakin berkembang adalah mengenai tindak pidana narkotika. Meskipun narkotika sangat bermanfaat bagi manusia baik untuk ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan maupun pengobatan bagi yang membutuhkan, namun apabila pemakaiannya tidak sesuai dengan keperuntukannya maka narkotika akan berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia. Hal ini dikarenakan penyalahgunaan narkotika akan membahayakan eksistensi suatu bangsa, karena para pemakai atau pengguna cepat atau lambat akan merasa ketergantungan atau kecanduan narkotika tersebut. Karena penggunaan narkotika akan sangat berbahaya jika digunakan untuk hal-hal negatif, maka indonesia memiliki sanksi yang keras untuk penggunaan narkotika tersebut. Sanksi mengenai penggunaan atau peredaran narkotika diatur didalam undang-undang nomor 35 tahun 2009. Akan tetapi dengan adanya undang-undang mengenai narkotika tidak membuat masyarakat menjadi jera atau takut, dibuktikan dengan semakin banyaknya kasus mengenai narkotika dari penggunaan dan juga peredarannya walaupun sankinya dibuat sangatlah tegas. Oleh karena itu para pihak yang berwenang didalam menyelesaikan perkara tindak pidana narkotika seperti polisi, penyidik, dan khususnya BNN, pastilah harus sangat hati-hati didalam melakukan penyitaan dan perampasan barang bukti narkotika dari pelaku. penyitaan dan perampasan barang bukti narkotika harus dilakukan dengan hati-hati, dan dengan itu juga diperlukan peran serta dari semua pihak diantaranya pemerintah, kepolisian dan pada saat ini di Indonesia telah dibentuk suatu lembaga khusus yang menangani mengenai narkotika yaitu Badan Narkotika Nasional (BNN), lembaga ini adalah lembaga pemerintah non kementrian Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan dibidang pencegahan, pemberantasan penyalahluganaa dan peredaran gelap psikotoprika, precursor, dan bahan adiktif lainnya. BNN yang nantinya akan mengurusi masalah mengenai narkotika, dari proses penangkapan, penyidikan dan salah satunya yang terpenting mengenai pengamanan barang bukti narkotika tersebut, barang bukti yang ada dipelaku tersebut akan dilakukan penyitaan oleh penyidik. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap merupakan sebuah lembaga pemerintah nonkementerian (LPNK) Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol.


Kata Kunci: Narkotika, penyitaan dan perampasan barag bukti, BNN
ABSTRACT
In the present era, one of the crimes of crime in Indonesia that began to be difficult to eradicate and even more developed is about the criminal acts of narcotics. Although narcotics is very useful for human beings both for science, health care and treatment for the needy, but if the use is not in accordance with keperuntukannya narcotics will be dangerous for human survival. This is because the abuse of narcotics will endanger the existence of a nation, because the users or users sooner or later will feel dependence or addiction to the narcotics. Because the use of narcotics will be very dangerous if used for negative things, then Indonesia has severe sanctions for the use of narcotics. Sanctions on the use or distribution of narcotics are regulated in law number 35 of 2009. However, with the law on narcotics does not make the community a deterrent or fear, as evidenced by the increasing number of cases of narcotics from the use and also circulation although the sanctions are made very firm . Therefore, the authorities in solving narcotic criminal cases such as police, investigators, and especially BNN, must be very careful in the seizure and confiscation of narcotics evidence from the perpetrators. Seizure and confiscation of narcotic evidence must be done with caution, and with it also required the participation of all parties including the government, the police and at this time in Indonesia has formed a special institution that deal with narcotics namely the National Narcotics Agency (BNN) This institution is a non-ministerial government institution of Indonesia which has the duty to carry out government duties in the field of prevention, eradication penyalahluganaa and dark circulation psikotoprika, precursor, and other addictive materials. BNN which will take care of the problem of narcotics, from the process of arrest, investigation and one of the most important about the safeguarding of narcotics evidence, the evidence that there is dielaku will be seizure by investigators. The National Narcotics Agency of Cilacap Regency is an Indonesian non-ministerial government agency that has the duty to carry out governmental duties in the field of prevention and eradication of illicit abuse and trafficking of psychotropic substances, precursors and other addictive substances except addictive ingredients for tobacco and alcohol.


Keywords: Narcotics, seizure and seizure of evidence, BNN
1577819088H1D013003PEMODELAN PONDASI PRACETAK SUMURAN SEGMENTAL DENGAN SOFTWARE ABAQUS DAN PLAXIS 3D FONDATION Penelitian ini didasari oleh semakin banyak kebutuhan infrastruktur yang dirasa baik menggunakan pondasi Sumuran. Pondasi sumuran mempunyai permasalahan dari segi kepastian mutu dilapangan yang terpasang dan waktu pengerjaan yang relatif lama sehingga berdampak pada keseluruhan durasi proyek. Jika durasi proyek terganggu maka perhitungan anggran biaya pun akan terganggu. Untuk menjawab permasalah diatas maka penelitian ini mencoba menerapkan konsep pracetak pada pondasi sumuran dengan membuat model pada Software Abaqus dan Plaxis 3D Fondation pada jenis tanah keras, sedang dan lunak. Software Abaqus digunakn untuk menganalisis kapasitas dari struktur pondasi pracetak sumuran segmental dan software Plaxis 3D Fondation digunakan untuk menganalisis kapasitas daya dukung tanah diman pondasi tersebut akan ditempatkan. Dari hasil analisis software Abaqus didapatkan kapasitas Pu sebesar 10 Ton dan momen sebesar 288,9455 KN.m. Hasil analisis dari software Plaxis 3D Fondation menunjukan kapasitas pada tanah keras sebesar 9,150 Ton, untuk tanah sedang didapatkan kapasitas sebesar 7,550 Ton, dan untuk tanah lunak didapatkan kapasitas sebesar 5,568 Ton.This research is based on the increasing demand of infrastructure with the usage of well fondation which is considered to be good nowadays. Well fondation has set of problem from many aspect, including the quality of the fondation in the field and the relatively long working time thus have impact to the whole duration of the project. If the duration of the project is disturbed, thus the estimation of the budget cost will be disturbed too. To answer all that problems then this research will try to apply the precast concept for the well fondation by creating the model in Abaqus software and Plaxis 3D Fondation in hard, moderate, and soft soil. Abaqus Software is used to analyze the capacity of the segment in well fondation precast structure and the Plaxis 3D fondation software is used to analyze the soil load bearing capacity which the fondation will be placed. From the analysis result of the Abaqus software obtained the Pu capacity equal to 288,9455 KN.m. The analysis result from the Plaxis 3D Fondation software shows the capacity in hard soil equal to 9,150 Ton, for moderate soil obatained capacity equalto 7,550 Ton,and for soft soil obtained capacity equal to 5,568 Ton.
1577919089C1A013112Pengaruh Produk Domestik Bruto, Nilai Tukar Rupiah dan Tingkat Suku Bunga Internasional Terhadap Cadangan Devisa di Indonesia
Periode 1991-2015
Penelitian ini berjudul “Pengaruh Produk Domestik Bruto, Nilai Tukar Rupiah dan Suku Bunga Internasional terhadap Cadangan Devisa di Indonesia Periode 1991-2015”. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Produk Domestik Bruto, nilai tukar rupiah dan suku bunga LIBOR terhadap cadangan devisa di Indonesia serta mengidentifikasi variabel yang paling berpengaruh cadangan devisa di Indonesia. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dan data sekunder dengan metode time series dalam kurun waktu dua puluh lima tahun (1991-2015). Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS).
Hasil analisis menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto, nilai tukar rupiah dan suku bunga LIBOR secara bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia. Sedangkan secara parsial menunjukkan bahwa Produk Domestik Bruto mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa, nilai tukar rupiah mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia dan suku bunga LIBOR tidak berpengaruh signifikan terhadap cadangan devisa di Indonesia. Variabel yang paling berpengaruh terhadap cadangan devisa adalah Produk Domestik Bruto.
Implikasi dari kesimpulan diatas yang pertama yaitu upaya Bank Indonesia dalam meningkatkan posisi cadangan devisa adalah menjaga agar kurs tidak mengalami depresiasi yang berlebihan. Kedua BI harus meyakinkan kepercayaan pasar bahwa fundamental ekonomi Indonesia masih bagus sehingga investor asing akan tetap menahan mata uang asingnya (dollar) di Indonesia dan ketiga pemerintah harus meningkatkan ekspor, mengurangi impor barang konsumsi, menciptakan iklim investasi yang baik sehingga dana asing masuk.
This research titled “The Effect of Gross Domestic Product, Rupiah Exchange Rate and International Interest Rate on Exchange Reserve in Indonesia Within 1991-2015”. This research aims to analyze the influence of gross domestic product, rupiah exchange rate and interest rate of LIBOR against exchange reserve and to identify which variables would give the biggest influence to exchange reserve. This research method is quantitative research and secondary data using time series method within twenty five years period (1991-2015). Data analysis technique used multiple linear regressions with Ordinary Least Square (OLS) method.
Analysis result showed that gross domestic product, rupiah exchange rate, and interest rate of LIBOR simultaneously and significantly influence exchange reserve. And partially showed that gross domestic product has positive and significant influence against exchange reserve, rupiah exchange rate has positive and significant influence against exchange reserve, and interest rate of LIBOR has not significant influence exchange reserve. The most influential variable against exchange reserve is gross domestic product.
The implications of the conclusion are: first, There are some efforts that can be done by the government or Bank Indonesia in increasing the position of foreign exchange reserves such as maintaining the exchange rate does not depreciate excessively, BI should convince market confidence that Indonesia's economic fundamentals are still good so that foreign investors will keep the foreign currency (dollar) in Indonesia And the government should increase exports, reduce imports of consumer goods, create a favorable investment climate so that foreign funds come in.
1578024648F1J013002Konsep Oshi Dalam JKT48Penelitian ini berjudul “Konsep Oshi Dalam JKT48”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh ideologi atau konsep oshi terhadap ketertarikan masyarakat Purwokerto dalam menggiati budaya Idol Group JKT48. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan observasi ilmiah serta didukung dengan tinjauan pustaka atau dokumen lalu dilanjutkan dengan reduksi data setelah itu data akan diberikan kode pada tahap pengodean data. Data dianalisis menggunakan teori hegemoni untuk menjadi pengantar penelitian menuju deskripsi terhadap pengaruh konsep oshi sebagai ideologi dalam hegemoni JKT48. Selanjutnya teori fanatisme digunakan untuk mendeskripsikan pengaruh konsep oshi bagi masyarakat Purwokerto yang menjadi penggemar JKT48. Hasil dari penelitian ini terdapat 22 data pengaruh konsep oshi yang digambarkan oleh ciri-ciri fanatisme pada masyarakat Purwokerto yang disebabkan oleh dominasi JKT48, terdiri atas 8 (delapan) data yang menggambarkan keintiman, 2 (dua) data yang menggambarkan gairah, 12 (dua belas) data yang menggambarkan dedikasi. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu, konsep oshi dari JKT48 telah berhasil mendominasi masyarakat Purwokerto atau dengan kata lain membuat adanya transformasi dari masyarakat menjadi penggemar JKT48 yang merupakan masyarakat fanatik dan mempunyai ciri-ciri fanatisme. This research is entitled "The Concept of Oshi in JKT48". The purpose of this study was to describe ideological ideas or the concept of oshi towards the interest of the Purwokerto community in promoting the culture of the JKT48 Idol Group. This research is a qualitative research. Data collection techniques used are interviews and scientific observations that are supported by the definition of literature or documents that were then approved by data reduction after the data will be given a code in the coding data. The data were analyzed using the theory of hegemony to be an introduction to research towards the description of the analysis of the concept of oshi as an ideology in the hegemony of JKT48. Furthermore, the theory of fanaticism is used to describe the trend concept for the people of Purwokerto who are fans of JKT48. The results of this study are 22 data that illustrate the concept of oshi which is described by fanaticism characteristics in the Purwokerto community which is caused by the dominance of JKT48, consisting of 8 (eight) data describing ‘intimacy’, 2 (two) ‘preferred’ data, 12 (twelve )) data that describes ‘dedication’. The conclusion of this study is that the concept of oshi from JKT48 has succeeded in creating the Purwokerto community or in other words making a transformation from the civil community being fan of JKT48 who is a fanatical society and has the characteristics of fanaticism.