Artikel Ilmiah : H1D013007 a.n. DEVI ADITYA PRATAMA
| NIM | H1D013007 |
|---|---|
| Namamhs | DEVI ADITYA PRATAMA |
| Judul Artikel | Model Sambungan Kolom dan Balok Bertulangan Limbah Ban |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kebutuhan produksi ban di Indonesia tiap tahun semakin meningkat. Kondisi ini berbanding lurus dengan limbah yang dihasilkannya. Saat ini pemanfaatan limbah ban bekas terbatas. Ban bekas memiliki sifat kelenturan yang tinggi, sehingga secara teori layak untuk menggantikan tulangan baja pada beton. Ban bekas yang digunakan sebagai tulangan memiliki dimensi penampang 10 mm x 10 mm. Ban bekas diregangkan sebesar 40% sebelum dilakukan pengecoran (pre-tension system). Setelah dilakukan pengecoran, ban bekas pada kedua sisi benda uji diangkur menggunakan clamp pipe untuk mengantisipasi tulangan ban bekas mengalami slip pada saat pengujian. Benda uji yang dibuat berjumlah tiga buah, yaitu portal dengan segmental balok bertulangan karet ban dan sambungan tulangan baja pada join kolom dan balok.Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil kapasitas lentur eksperimental balok beton dengan Uji lentur 2 titik menggunakan mesin UTM memiliki nilai kapasitas lentur sebesar 7,5 kN, 23,4 kN, dan 11,8 kN. Untuk perhitungan teoritis kapasitas lentur balok tulangan karet ban didapatkan nilai kapasitas lentur sebesar 6,18 kN, sedangkan untuk kapasitas lentur balok tulangan karet ban dan baja didapatkan nilai kapasitas lentur sebesar 262,724 kN. Sehingga dalam pola keruntuhan sendiri terjadi keretakan awal pada daerah beton tulangan karet ban dan pada daerah sambungan join kolom dan balok tidak terjadi kerusakan/ keretakan struktur. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Tire production needs in Indonesia is increasing each year. This condition is generating amount of the waste too. Currently utilization of tires waste is limited. Used tires have a high elastic properties, so it is theoretically feasible to replace the steel reinforcement in concrete. Used tires which used as reinforcement has a cross-sectional dimensions of 10mm x 10 mm. Used tires stretched by 40% prior to casting (pre-tension system). After casting, used tires on both sides of the specimen anchored using a clamp sling to anticipate the tire reinforcement slipped while testing. The test specimen total are three pieces, namely portal with segmental reinforced rubber beam tires and steel reinforcement joints on join columns and beams. The results showed that the results of experimental bending capacity of concrete beam with 2-point bending test using UTM machine had bending capacity values of 7,5 kN, 23,4 kN, and 11,8 kN . For the theoretical calculation, the bending capacity of the rubber tire reinforced bone was obtained by 6,18 kN, while for the bending capacity of the tire rubber and steel reinforcement bases, the value of bending capacity was 262,724 kN. So in the pattern of its own collapse occurs early cracks in the area of reinforcement tire rubber and in the join of columns and beams do not experience crack/damage structure. |
| Kata kunci | ban bekas, tulangan ban bekas, sambungan baja di join kolom dan balok, kapasitas lentur |
| Pembimbing 1 | Dr. Eng. Agus Maryoto, S. T., M. T. |
| Pembimbing 2 | Gathot Heri Sudibyo, S. T., M. T. |
| Pembimbing 3 | - |
| Tahun | 2017 |
| Jumlah Halaman | 9 |
| Tgl. Entri | 2017-08-09 23:59:51.075758 |