Home
Login.
Artikelilmiahs
19086
Update
ATIK NURDIANA
NIM
Judul Artikel
PELAKSANAAN PENYITAAN DAN PERAMPASAN BARANG BUKTI TINDAK PIDANA NARKOTIKA (Studi di BNN Kabupaten Cilacap)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Pada era sekarang ini, salah satu kejahatan tindak pidana di Indonesia yang mulai sulit diberantas dan justru semakin berkembang adalah mengenai tindak pidana narkotika. Meskipun narkotika sangat bermanfaat bagi manusia baik untuk ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan maupun pengobatan bagi yang membutuhkan, namun apabila pemakaiannya tidak sesuai dengan keperuntukannya maka narkotika akan berbahaya bagi kelangsungan hidup manusia. Hal ini dikarenakan penyalahgunaan narkotika akan membahayakan eksistensi suatu bangsa, karena para pemakai atau pengguna cepat atau lambat akan merasa ketergantungan atau kecanduan narkotika tersebut. Karena penggunaan narkotika akan sangat berbahaya jika digunakan untuk hal-hal negatif, maka indonesia memiliki sanksi yang keras untuk penggunaan narkotika tersebut. Sanksi mengenai penggunaan atau peredaran narkotika diatur didalam undang-undang nomor 35 tahun 2009. Akan tetapi dengan adanya undang-undang mengenai narkotika tidak membuat masyarakat menjadi jera atau takut, dibuktikan dengan semakin banyaknya kasus mengenai narkotika dari penggunaan dan juga peredarannya walaupun sankinya dibuat sangatlah tegas. Oleh karena itu para pihak yang berwenang didalam menyelesaikan perkara tindak pidana narkotika seperti polisi, penyidik, dan khususnya BNN, pastilah harus sangat hati-hati didalam melakukan penyitaan dan perampasan barang bukti narkotika dari pelaku. penyitaan dan perampasan barang bukti narkotika harus dilakukan dengan hati-hati, dan dengan itu juga diperlukan peran serta dari semua pihak diantaranya pemerintah, kepolisian dan pada saat ini di Indonesia telah dibentuk suatu lembaga khusus yang menangani mengenai narkotika yaitu Badan Narkotika Nasional (BNN), lembaga ini adalah lembaga pemerintah non kementrian Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan dibidang pencegahan, pemberantasan penyalahluganaa dan peredaran gelap psikotoprika, precursor, dan bahan adiktif lainnya. BNN yang nantinya akan mengurusi masalah mengenai narkotika, dari proses penangkapan, penyidikan dan salah satunya yang terpenting mengenai pengamanan barang bukti narkotika tersebut, barang bukti yang ada dipelaku tersebut akan dilakukan penyitaan oleh penyidik. Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cilacap merupakan sebuah lembaga pemerintah nonkementerian (LPNK) Indonesia yang mempunyai tugas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap psikotropika, prekursor, dan bahan adiktif lainnya kecuali bahan adiktif untuk tembakau dan alkohol. Kata Kunci: Narkotika, penyitaan dan perampasan barag bukti, BNN
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT In the present era, one of the crimes of crime in Indonesia that began to be difficult to eradicate and even more developed is about the criminal acts of narcotics. Although narcotics is very useful for human beings both for science, health care and treatment for the needy, but if the use is not in accordance with keperuntukannya narcotics will be dangerous for human survival. This is because the abuse of narcotics will endanger the existence of a nation, because the users or users sooner or later will feel dependence or addiction to the narcotics. Because the use of narcotics will be very dangerous if used for negative things, then Indonesia has severe sanctions for the use of narcotics. Sanctions on the use or distribution of narcotics are regulated in law number 35 of 2009. However, with the law on narcotics does not make the community a deterrent or fear, as evidenced by the increasing number of cases of narcotics from the use and also circulation although the sanctions are made very firm . Therefore, the authorities in solving narcotic criminal cases such as police, investigators, and especially BNN, must be very careful in the seizure and confiscation of narcotics evidence from the perpetrators. Seizure and confiscation of narcotic evidence must be done with caution, and with it also required the participation of all parties including the government, the police and at this time in Indonesia has formed a special institution that deal with narcotics namely the National Narcotics Agency (BNN) This institution is a non-ministerial government institution of Indonesia which has the duty to carry out government duties in the field of prevention, eradication penyalahluganaa and dark circulation psikotoprika, precursor, and other addictive materials. BNN which will take care of the problem of narcotics, from the process of arrest, investigation and one of the most important about the safeguarding of narcotics evidence, the evidence that there is dielaku will be seizure by investigators. The National Narcotics Agency of Cilacap Regency is an Indonesian non-ministerial government agency that has the duty to carry out governmental duties in the field of prevention and eradication of illicit abuse and trafficking of psychotropic substances, precursors and other addictive substances except addictive ingredients for tobacco and alcohol. Keywords: Narcotics, seizure and seizure of evidence, BNN
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save