Artikelilmiahs

Menampilkan 10.681-10.700 dari 48.977 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
106813601G1B008044ANALISIS KANDUNGAN LOGAM BERAT TEMBAGA (Cu) PADA AIR BAKU DAN AIR HASIL OLAHAN INSTALASI PENJERNIHAN AIR BERSIH KESUGIHAN KABUPATEN CILACAPAir minum adalah air yang melalui proses pengolahan atau tanpa proses pengolahan yang memenuhi syarat kesehatan dan dapat langsung diminum. Peningkatan kualitas air minum mutlak diperlukan terutama apabila air tersebut berasal dari air permukaan. Secara alamiah, Cu dapat masuk ke suatu tatanan lingkungan sebagai akibat dari berbagai peristiwa alam, sedangkan secara non alamiah Cu dapat masuk sebgai akibat dari aktivitas manusia. Kandungan logam Cu bila melebihi ambang batas yang sudah ditentukan dikhawatirkan bisa membahayakan kesehatan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional yang merupakan cara pengumpulan data dengan melihat langsung kondisi lapangan dan pengukuran yang dilakukan di laboratorium terhadap objek yang diteliti. Populasi dalam penelitian ini yaitu air baku dan air olahan Instalasi Penjernihan Air Bersih Kesugihan, dan sampelnya yaitu sebagian air baku dan air olahan Instalasi Penjernihan Air Bersih Kesugihan. Pengolahan air PDAM adalah salah satu faktor yang sangat penting dalam menentukan kualitas air layak konsumsi dan kurang layak konsumsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan Tembaga (Cu) pada air baku Instalasi Penjernihan Air Bersih Kesugihan yaitu 0,05 ± 0,09 mg/L, sedangkan jumlah kandungan Tembaga (Cu) pada air olahan yaitu 0,02 ± 0,019 mg/L. Kualitas air olahan di Instalasi Penjernihan Air Bersih Kesugihan ini memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh PERMENKES RI Nomor: 416/MENKES/PER/IX/1990 yaitu Kandungan Tembaga (Cu) 1 mg/L dalam air minum. Bagi Instalasi Penjernihan Air Bersih Kesugihan diharapkan untuk terus melakukan pemeriksaan secara kontinyu yaitu dengan jartes guna mempertahankan kualitas air agar kandungan logam Tembaga (Cu) tetap pada batas yang aman karena dalam penelitian ini ditemukan adanya kandungan logam Tembaga walaupun dalam jumlah yang kecil.

Drinking water is water that through processing or no processing that meets the requirements of health and can be drunk immediately. Improving the quality of drinking water is absolutely necessary, especially if the water comes from surface water. Naturally, Cu may enter an order of the environment as a result of these events, whereas in non-naturally Cu can enter a side effect of human activities. Cu metal content when it exceeds a specified threshold feared could endanger health. Type of research is an observational study which is a collection of data with a direct field conditions and measurements made in the laboratory of the object under study. The population in this study are the raw water and treated water of, and sample some of the raw water and treated water of Installation Water Purification Kesugihan. PDAM water treatment is one very important factor in determining the quality of potable water consumption and less worthy of consumption. The results showed that the content of copper (Cu) in the raw water 0.05 ± 0.09 mg/L, while total content of copper (Cu) in the treated water 0.02 ± 0.019 mg/L. Quality of treated water in Installation Water Purification Kesugihan meets quality standards set by PERMENKES RI No: 416/MENKES/PER/IX/1990 the content of Copper (Cu) 1 mg/L in drinking water.
106823589C1L006008THE DIFFERENCE PERCEPTIONS BETWEEN SENIOR AND JUNIOR STUDENTS ON ACCOUNTING PROFESSION (Study at S1 and D3 Program in Faculty of Economics, in Jenderal Soedirman University)
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan persepsi antara siswa senior dan junior pada profesi akuntansi di S1 Reguler, dan Program D3. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada Reguler S1, tidak ada perbedaan persepsi antara mahasiswa senior dan junior. Sedangkan, persepsi mahasiswa senior "akuntansi sebagai ilmu" lebih rendah daripada siswa junior. Dan juga, pada Program D3, tidak ada perbedaan persepsi antara mahasiswa senior dan junior. Sedangkan, persepsi mahasiswa senior "akuntan sebagai profesi" lebih tinggi daripada siswa junior. Kemudian, antara mahasiswa S1 dan D3 tidak ada perbedaan persepsi antara mahasiswa senior dan junior. Sedangkan, persepsi mahasiswa S1 pada "akuntansi sebagai karir" lebih rendah dari persepsi siswa D3. Hasil penelitian menunjukkan kurikulum masih efektif untuk membentuk persepsi siswa di Program S1 dan D3 Fakultas Ekonomi, di Universitas Jenderal Soedirman. The purpose of this research was to observe difference perception between senior and junior students on accounting profession at S1 Regular, and D3 Program. This research shows that at S1 Regular, there was no difference perception between senior and junior students. While, the perception of senior students on “accounting as a science” was lower than junior students. And also, at D3 Program, there was no difference perception between senior and junior students. While, the perception of senior students on “accountant as a profession” was higher than junior students. Then, between S1 and D3 students there was no difference perception between senior and junior students. While, the perception of S1 students on “accounting as a career” was lower than the D3 students perception. The research shows the curriculum still effective to shaping students perception at S1 and D3 Program in Faculty of Economics, in Jenderal Soedirman University.
106833600G1G008029PERBANDINGAN MORFOLOGI DAN SIFAT MEKANIK NANOKOMPOSIT KAOLIN-HIDROKSIAPATIT POLIMERISASI KIMIAWI DENGAN KONVENSIONAL SEBAGAI MATERIAL RESTORASI GIGIBelakangan ini dikembangkan restorasi direct komposit dengan filler berukuran nano yang disebut nanokomposit. Nanokomposit memiliki ukuran partikel yang lebih kecil sehingga distribusinya lebih merata dan menghasilkan sifat mekanik yang tinggi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik morfologi dan kekerasan nanokomposit kaolin-hidroksiapatit melalui polimerisasi kimiawi kemudian dibandingkan dengan nanokomposit konvensional. Metode penelitian ini adalah eksperimental laboratoris murni. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 6 buah pada masing-masing kelompok. Kelompok 1 yaitu nanokomposit kaolin-hidroksiapatit dan kelompok 2 yaitu nanokomposit konvensional. Nanokomposit kaolin-hidroksiapatit diuji hingga hari ke-6 untuk mengetahui nilai kekerasan hingga tercapai syarat nilai kekerasan komposit. Sampel yang memiliki nilai kekerasan tertinggi diaplikasikan ke dalam kavitas gigi yang telah di preparasi untuk dilakukan uji SEM, kemudian kedua hasil uji tersebut dibandingkan dengan nanokomposit konvensional. Hasil uji kekerasan nanokomposit kaolin-hidroksiapatit adalah 31,96 VHN dan nanokomposit konvensional adalah 47,32 VHN.Kedua sampel memenuhi syarat nilai kekerasan suatu resin komposit yaitu 30-90 VHN. Hasil uji SEM nanokomposit kaolin- hidroksiapatit terlihat tidak ada celahantara bahan restorasi dengan gigi, sedangkan pada nanokomposit konvensional terdapat celah antara bahan restorasi dengan gigi sekitar 8,1-12,6 m. Saran pada penelitian ini yaitu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui nilai kekerasan yang lebih tinggi dan sifat–sifat mekanik lainnyadengan memodifikasi komposisi bahan dan metode pengadukan yang lebih homogen, serta mengetahui batas waktu polimerisasi dan komposisi yang tepat dengan pembuatan nomogram waktu polimerisasi.More recently, direct composite restoration with nano-sized filler called nanocomposite has been developed. Nanocomposite has a smaller particle size so that distribution is more even and thus results in high mechanical properties. The purpose of this study was to determine the morphological characteristics and hardness of kaolin- hydroxyapatite nanocomposite through chemical polymerization, and then compared to conventional nanocomposite. This research method was purely experimental laboratory. The number of samples are used as 6 pieces in each group. Group 1 is kaolin- hydroxyapatite nanocomposite and group 2 is conventional nanocomposite. Kaolin- hydroxyapatite nanocomposite was tested up to day 6 to determine the hardness value until it met the requirement of a composite hardness value. The sample with the highest hardness value was applied to the prepared tooth cavity for SEM test, then both test results were compared to the conventional nanocomposite. The test result of kaolin-hydroxyapatite nanocomposite hardness was 31.96 VHN and the conventional nanocomposite was 47.32 VHN. Both samples qualified for the hardness value of a composite resin, which is 30-90 VHN. Based on the SEM test results of kaolin-hydroxyapatite nanocomposite, there was no interface between the restorative materials and tooth, while in the conventional nanocomposite there was an interface between the restorative materials and tooth of approximately 8.1 to 12.6  m. Suggestions in this research is necessary to conduct further research to determine the value of a higher hardness and other mechanical properties by modifying the composition of the materials and a more homogeneous stirring method, as well as knowing about the polymerization time limits and the right composition with making nomogram polymerization time.
106843615H1F007034KARAKTERISASI RESERVOIR BATUGAMPING DAN PERHITUNGAN CADANGAN HIDROKARBON BERDASARKAN DATA LOG DAN CUTTING LAPANGAN VELO FORMASI BATURAJA CEKUNGAN JAWA BARAT UTARA Cekungan Jawa Barat Utara merupakan salah satu cekungan penghasil
minyak bumi yang potensial di Indonesia. Penelitian dilakukan di Lapangan Velo
pada Formasi Baturaja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui geometri
reservoir, distribusi karakteristik fisik reservoir meliputi porositas, permeabilitas,
dan saturasi, serta jumlah cadangan hidrokarbon. Metodologi penelitian yaitu
melakukan interpretasi litologi, korelasi stratigrafi, analisis petrofisika seperti
porositas, saturasi air dan permeabilitas. Selanjutnya pemetaan karakteristik
reservoir dan pemetaan ketebalan dari tiap unit reservoir, sehingga didapatkan
peta net pay untuk menghitung cadangan hidrokarbon. Hasil penelitian ini
menyimpulkan bahwa reservoir daerah penelitian tersusun oleh batugamping.
Reservoir ini memiliki nilai porositas antara 2,05 – 10,52 %, saturasi air (Sw)
adalah 79,09%, dan permeabilitas rata-rata 1,48 mD. Berdasarkan analisis daerah
penelitian diperkirakan diendapkan pada lingkungan laut dangkal (inner neritic
sampai shallow middle neritic). Cadangan minyak bumi pada daerah penelitian
(Original Oil In Place) berkisar 29.457.519,35 STB dan perkiraan jumlah
cadangan terambil (Recoverable Reserve) adalah 5.302.353,49 STB.

The North West Java Basin is one of the potential hydrocarbon reservoir
in Indonesia. The study was conducted on Velo field with the main study focusing
in Baturaja Formation. The purpose of this study was to determine the geometry
of the reservoir, the distribution of the physical characteristics of the reservoir
include porosity, permeability, saturation, and hydrocarbon reserve. The
methodology of this research is to determine lithology, stratigraphic correlation,
petrophysical analysis such as porosity, water saturation and permeability. Furthermore, reservoir characterization map and isopach map of each reservoir
unit, net pay map used to calculate hydrocarbon reserves. The results of this study
concluded that the reservoir is composed of limestone. This reservoir has porosity
values between 2.05 to 10.52%, water saturation (Sw) is 79,09%, and an average
permeability of 1.48 mD. Based on data analysis, reservoir in study area was
deposited in shallow marine environments (inner neritic to shallow middle
neritic). The result of calculation hydrocarbon reserve (Original Oil In Place) at
Velo Field are 29.457.519 STB and Recoverable Reserve are 5.302.353,49 STB.
106853593D1A007071PENGARUH PEMBERIAN MINYAK IKAN LEMURU TERHADAP KADAR ERITROSIT DAN TROMBOSIT PADA AYAM KAMPUNGPenggunaan minyak ikan lemuru dengan kandungan omega-3 merupakan manipulasi pakan untuk meningkatkan imunitas danmenjaga kesehatan ayam dengan menstabilkan kadar eritrosit dan trombosit darah ayam kampung.Materi yang digunakan adalah ayam kampung betina umur 28 minggu sebanyak 60 ekor yang dipelihara selama 3 bulan,bahan pakan yang digunakan terdiri dari minyak ikan lemuru, minyak kelapa sawit, bungkil kedelai, dedak, jagung, dan top mix.Metode penelitian adalah eksperimental in vivo menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang di berikan R0 = Penggunaan minyak ikan lemuru sebanyak 0,0%, R1 = Penggunaan minyak ikan lemuru sebanyak 2,5% R2 = Penggunaan minyak ikan lemuru sebanyak 5,0%, R3 = Penggunaan minyak ikan lemuru sebanyak 7,5%. Rataan hasil penelitian kadar eritrosit di dapat R0= 2,30x106/mm3;R1=1,75x106/mm3R2=2,10x106/mm3; R3=2,06x106/mm3 dan kadar trombosit R0=156x103/mm3, R1=120x103/mm3, R2=137,20x103/mm3, R3=482x103/mm3. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pemberian minyak ikan lemuru dalam ransum ayam kampung berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar eritrosit dan trombosit. Kesimpulan penelitian yaitu :Pemberian minyak ikan lemuru sampai level 7,5% dalam pakan mampu menstabilkan kadar eritrosit dan trombosit darah ayam kampung.The use of menhaden fish oil which contains omega-3 is a feed manipulation effort to improve immunity and the health of chicken through stabilize erythrocytes and thrombocytes (platelets).The research materials used were 60 heads of 28-week old local hens which received fed treatments for 3 months. The diet used were menhaden fish oil, coconut oil, soybean meal, ricebran, corn and top mix. The method used was experimental method using Compeletely Randomized Design (CRD). Treatments used were R0= utilization of menhaden fish oil 0.0%, R1 = utilization of menhaden fish oil 2.5%, R2= utilization of menhaden fish oil 5.0%, and R3= utilization of menhaden fish oil 7.5%. The examined variables were erythrocytesand thrombocytes content of local chicken. Data were analyzed by analysis of variance.The everage results of erytrocytes content were R0 = 2.30 x 106/mm3, R1= 1.75x106/mm3, R2 = 2.10x106/mm3, R3 = 2.06 x106/mm3, respectively, and the thrombocytes content were R0= 156x103/mm3, R1 = 120x103/mm3, R2 = 137.20x103/mm3, R3 = 482x103/mm3 respectively. The analisysis of variance showed that utilization of menhaden fish oil in diet of local chicken had no significant respons tf erythrocytes and thrombocytes content. The utilization of menhaden fish oil as much at 7.5% did not increase erytrocytes and thrombocytes contents of local chicken.
106863401F1C008030Hubungan Tingkat Kemanfaatan Pesan Dengan Perilaku Preventif Kesehatan Reproduksi Melalui Penyuluhan PIK Remaja GIBITA Desa Rempoah Kecamatan Baturaden Kabupaten BanyumasPokok permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah mengetahui ada tidaknya hubungan yang kuat antara tingkat kemanfaatan pesan dengan perilaku preventif kesehatan reproduksi melalui penyuluhan yang diadakan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja GIBITA di Desa Rempoah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang berada di Desa Rempoah dan desa-desa tetangga diKecamatan baturaden, dengan sampel yang diambil mengikuti kegiatan penyuluhan yang diadakan oleh PIK GIBITA Desa Rempoah. Pengujian hipotesis menggunakan teknik korelasi product moment untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang kuat antara ringkat kemanfaatan pesan dengan perilaku preventif kesehatan reproduksi melalui penyuluhan yang diadakan Pusat Informasi dan Konseling (PIK) Remaja GIBITA. Berdasarkan analisis statistik tersebut diperoleh nilai koefisien korelasi (r hit) adalah sebesar 0,655 pada taraf signifikansi sebesar 5% (=0,05) dan tingkat kepercayaan 95% dengan melibatkan 35 responden. Dengan berdasar pada tabel interval koefisien. nilai koefisien korelasi (r hit) sebesar 0.655 masuk ke dalam kategori yang memiliki hubungan yang kuat. Hubungan yang kuat ini berarti semakin kuat tingkat manfaat pesan dalam penyuluhan, maka perilaku preventif remaja pun juga akan meningkat. Jadi kesimpulannya bahwa Hipotesis kerja (Ha) yang menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara tingkat kemanfaatan pesan dengan perilaku preventif kesehatan reproduksi melalui penyuluhan PIK Remaja GIBITA dapat diterima, karena t hitung > t tabel, yaitu 4.979 yang ternyata lebih besar nilai ttabel 2,042 dengan derajat kepercayaan 95% dengan df = n-2 (35-2 = 33). Dan sebaliknya Hipotesis Nol (H0) yang menyatakan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat kemanfaatan pesan dengan perilaku preventif kesehatan reproduksi melalui penyuluhan PIK Remaja GIBITA dapat ditolak.The main issue raised in this study was to determine whether there is a strong relationship between the level of expedience message to preventive reproductive health behavior through counseling which conducted by Counseling and Information Center (PIK) GIBITA Youth in Rempoah. Populations in this study were all Rempoah teenagers and neighboring villages in Baturaden, with samples that taken by following the counseling activities which organized by PIK GIBITA Rempoah Village. Hypothesis test using the product moment correlation technique to determine whether there is a strong relationship between message expediency level to preventive reproductive health behaviors through counseling which held by Information and Counseling Center (PIK) Youth GIBITA. Based on statistical analysis the values of correlation coefficient (r hit) is 0.655 at the significance level of 5% (= 0.05) and 95% confidence level, by involving 35 respondents. Based on the Interval coefficients table, correlation coefficient (r hit) is 0.655 conclude into the category that has a strong relationship. This strong relationship means the stronger of message expediency level in counseling, then the adolescent preventive behavior will also increased. So the conclusion of working hypothesis (Ha) which states that there is a significant relationship between the level of message expediency to preventive reproductive health behavior through PIK counseling GIBITA youth could be accepted, because the t count> t table, with 4.979 value t count was higher than t table value of 2.042 with a degree of confidence 95% and df = n-2 (35-2 = 33). And vice versa the null hypothesis (H0) which stated that there is no significant relationship between the level of message expediency to preventive reproductive health behavior through PIK counseling GIBITA youth could be rejected.
106873604C1A007041PENGARUH MODAL, LAMA USAHA DAN PENDIDIKAN TERHADAP PENDAPATAN PENERIMA BANTUAN MODAL PNPM MANDIRI
(STUDI KASUS: KELURAHAN PONDOK BETUNG, KECAMATAN PONDOK AREN, KABUPATEN TANGERANG)
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM Mandiri) adalah program pemerintah untuk membantu masyarakat miskin. Bantuan ini dalam bentuk modal usaha sebagai dana bergulir. Terkait dengan program ini, peneliti mencoba untuk mempelajari pengaruh modal usaha, lama usaha, dan pendidikan terhadap pendapatan dari masyarakat yang menerima PNPM Mandiri.
Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder. Data sekunder adalah data yang berasal dari BKM (Badan Kswadayaan Masyarakat) diKelurahan Pondok Betung, dan data primer adalah data dari kuesioner. Responden adalah penerima PNPM Mandiri yang menjalankan bisnis selama sekitar 55 orang. Regresi linier berganda dan B / C ratio adalah alat analisis.
Berdasarkan regresi linier berganda dalam program SPSS, rumus adalah: ln Y = 1,52 + 0,84 X1 + 0,24 ln X2 + 0,01 X3 D. Berdasarkan analisis tersebut, ada 2 (dua) variabel independen yang (modal dan panjang bisnis) memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan penerima PNPM Mandiri di Kelurahan Betung Pondok. Bisnis adalah efisien dengan B / C nilai rata-rata sekitar 2,16.
Saran yang dapat diberikan adalah kantor desa harus berperan aktif seperti survei kepada anggota KSM. Dengan demikian, diharapkan bahwa pendidikan informal harus ditingkatkan, seperti pelatihan dan inovasi baru dalam kewirausahaan.
National Program for Community Empowerment (PNPM Mandiri) is the government program to aid poor society. This aid is in the form of capital business as rotating fund. Related to the program, researcher tried to study the influence of capital business, business length, and education on income from society who receives PNPM Mandiri.
Primary and secondary data were the data sources. Secondary data was data from Community Independent Board in Pondik Betung Village, and primary data was data from questionnaire. The respondent was receiver of PNPM Mandiri that runs business for about 55 people. Multiple linear regression and B/C ratio were the analysis tools.
Based on multiple linear regression under SPSS program, the formula was: ln Y = 1.52 + 0.84 ln X1 + 0.24 ln X2 + 0.01 D X3. Based on the analysis, there were 2 (two) independent variables that (capital and business length) gave positive and significant influence on income of PNPM Mandiri receiver in Pondok Betung Village. The business was efficient with B/C average value for about 2.16.
Suggestion that can be given was village office should play active role such as survey to KSM members. Thus, it was expected that informal education should be increased, such as training and new innovation in entrepreneurship.
106883597A1G007032Kajian Usahatani Padi Gogo Aromatik di Desa Karangjengkol Kecamatan Kutasari Kabupaten PurbalinggaPadi gogo aromatik G136 merupakan padi gogo yang dikembangkan dengan tujuan memperbaiki sifat padi gogo pada umumnya karena memiliki keunggulan yaitu mempunyai rasa nasi yang pulen, aromatik dan produktivitasnya tinggi yang merupakan hasil persilangan padi mentik wangi dengan poso. Kandungan yang terdapat pada padi gogo aromatik yaitu amilosa 19,97% yang menyebabkan aroma dan rasa yang harum dan juga pulen, selain itu kandungan proteinnya juga tinggi.. Tujuan penelitian adalah mengetahui profil petani padi gogo aromatik di Desa Karangjengkol dan mengetahui tingkat kelayakan finansial usahatani padi gogo aromatik dilihat dari analisis biaya dan pendapatan, R/C ratio, analisis BEP (Break Even Point). Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan pengambilan data secara sensus. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskripsi dan analisis finansial usahatani dengan menggunakan rumus biaya dan pendapatan, R/C ratio, dan analisis BEP (Break Even Point). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata umur petani padi gogo aromatik didominasi oleh petani yang berumur 42-48 tahun yaitu sejumlah 8 petani (32%) dari 25 orang petani yang mengusahakannya dan masih tergolong umur produktif. Rata-rata tanggungan keluarga dalah 5-7 orang atau 48%. Usahatani padi gogo aromatik di Desa Karangjengkol menguntungkan bagi petani, dengan jumlah rata-rata biaya yang dikeluarkan petani sebesar Rp5.043.343 per hektar dan pendapatan bersih sebesar Rp4.811.100 per hektar per musim tanam (4 bulan). Produksi dan penerimaan yang diperoleh sudah diatas BEP sehingga usahatani tersebut menguntungkan dengan R/C ratio sebesar 1,9 persen, menunjukkan bahwa usahatani padi gogo aromatik layak untuk diusahakan.
Gogo aromatic G136 is akind of gogo rice that of devoloped for improve its common character since it has some superiorities such as good taste, aromatic and high productivity as the result from the mutation of mentik wangi and poso. The content of gogo aromatic is amilosa 19,97% whice produces good taste and aroma. The objects of this research are to find out gogo aromatic farmer’s profile in Karangjengkol, to find out the finansial feasibility gogo aromatic farm. The researcher used survey methods with the retrieval of census. The analitycal methods that are used a descriptive analysis, and the farm financial feasibility analyis with formula cost and revenue, R/C ratio analysis and BEP (Break Even Point) analysis. The result of this research are most of gogo aromatic farmer is dominated by they who are 42-48 years old (32%) it is about 8 of 25 farmersand involve to productive age, most of them has about 5-7 dependence 48%. Gogo aromatic farm is profitable for the farmer in the total incured cost is about Rp5.043.343 per Ha per season,therefor the net revenue that is received by the farmeris approximatelly Rp4.811.100 per Ha per season.The gained production and revenue is over BEP so that it benefit’s the farmer’s,and the result of R/C ratio calculation is 1,9 persent, it shows that gogo aromatic farm it worth conducting
106893596H1D007051PENGARUH WIRE ROPE DENGAN GAYA PRATEGANG AWAL SEBESAR 10% SEBAGAI PERKUATAN DAERAH MOMEN NEGATIF BALOK BETON BERTULANG TAMPANG TPerbaikan struktur bertujuan untuk mengembalikan atau meningkatkan kekuatan elemen struktur agar mampu menahan beban sesuai dengan rencana. Umumnya, struktur perlu perkuatan bilamana terjadi perubahan fungsi bangunan atau bilamana elemen-elemen strukturnya dirancang sesuai tata cara yang lama dimana beban gempa nominalnya lebih rendah dari yang ditetapkan oleh tata cara saat ini. Untuk itu diperlukan usaha perkuatan elemen struktur untuk meningkatkan kapasitas sehingga dapat menghindari kemungkinan terjadinya keruntuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan kajian terhadap pengaruh wire rope dengan gaya prategang awal sebesar 10% sebagai perkuatan balok beton bertulang tampang T yang diperkuat pada daerah momen negatif menggunakan wire rope dan komposit mortar. Pengujian dilakukan terhadap 3 buah balok tampang T, masing-masing 1 balok tanpa perkuatan (BK), 1 balok yang diperkuat dengan wire rope tanpa gaya prategang (BP1), dan 1 balok yang dipekuat dengan wire rope dengan gaya prategang awal sebesar 10% (BP2). Wire rope yang digunakan adalah jenis Independent Wire Rope Core(IWRC) dengan diameter 10 mm. Metode pengujian menggunakan beban statis dua titik dengan posisi benda uji dibalik (bagian flens mengalami tegangan tarik). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas beban lentur maksimum benda uji BP1 dan BP2 meningkat dengan rasio berturut-turut 1,59 dan 1,69 terhadap benda uji BK. Indeks daktilitas benda uji BP1 dan benda uji BP2 mengalami penurunan terhadap benda uji BK dengan rasio masing-masing sebesar 0,62 dan 0,36. Kekakuan awal benda uji BP1 terhadap benda uji BK memiliki rasio sebesar 1,08, sedangkan untuk benda uji BP2 terhadap benda uji BK memiliki rasio sebesar 1,25. Kekakuan efektif benda uji BP1 dan BP2 mengalami penurunan terhadap benda uji BK dengan rasio masing-masing sebesar 0,88 dan 0,79. Dari pola retak yang terjadi benda uji BK, benda uji BP1 dan benda uji BP2 dikategorikan tipe keruntuhan yang terjadi adalah keruntuhan lentur dengan kerusakan pada beton serat tekan terluar (chrushing on concrete) terjadi pada saat mendekati beban maksimum.Structural repair aims to restore or enhance the strength of structural elements to be able to withstand loads in accordance with the plan. Generally, the structure needs strengthening if there is a change when the function of the building or structure elements designed according to the old procedure in which the nominal earthquake load is lower than that set by the current ordinance. It is necessary for strengthening efforts to increase the capacity of the structural elements so as to avoid a possible collapse. This study aims to conduct a study of the influence of prestressed wire rope with a force of 10% as the initial retrofitting of reinforced concrete T-beams at the negative moment regions using wire rope and composite mortar. Tests carried out on three pieces look like T-beams, each one beam without reinforcement (BK), 1 beams strengthened with prestressed wire rope without force (BP1), and 1 strengthening beams with prestressed wire rope with a force of 10% initial ( BP2). Wire rope used is a kind Independent Wire Rope Core (IWRC) with a diameter of 10 mm. Testing method using two-point static load to the specimen position is reversed (the flange having tensile stress). Results showed that the maximum bending load capacity BP1 and BP2 specimens increased with successive ratios 1.59 and 1.69 for the test specimen BK . Specimen ductility index BP1 and BP2 specimen to specimen decreased BK ratio amounted to 0.62 and 0.36. Initial stiffness of the test specimen to specimen BK BP1 has a ratio of 1.08, while for the specimen to specimen BK BP2 has a ratio of 1.25. Effective stiffness BP1 and BP2 specimens declined against BK specimen ratio amounted to 0.88 and 0.79. From the pattern of cracks occurring BK specimen, specimen BP1 and BP2 specimen types categorized collapse happened is the collapse of the damage to the concrete bending press outermost fibers (crushing on concrete) occurs when approaching maximum load.
106903594H1L008074RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI APOTEK BERBASIS CLIENT SERVER
(STUDI KASUS APOTEK BREGAS LEBAKSIU TEGAL)
Apotek Bregas Lebaksiu merupakan salah satu apotek yang bergerak dibidang penyediaan, penjualan dan pembelian obat, dimana dalam pelayanannya masih menggunakan sistem manual. Hal tersebut mengakibatkan sering terjadi kesalahan dalam pencatatan data serta kurang efisien dalam melakukan kegiatan transaksi penjualan dan pembelian obat. Apotek yang berfungsi sebagai penyedia dan penyalur obat kepada konsumennya harus mampu memberikan pelayanan terbaik untuk dapat memenuhi kepuasan para konsumen. Karena itu dibutuhkan suatu perancangan dan pembangunan sistem informasi yang dapat mengelola data sehingga kualitas layanan kepada konsumen lebih meningkat. Dalam penelitian ini dibangun sebuah sistem informasi apotek yang berfungsi untuk mengelola penyediaan, penyimpanan serta transaksi penjualan dan pembelian obat yang diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang terjadi ketika menggunakan sistem manual. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan metode pengembangan waterfall, dirancang menggunakan Data Flow Diagram sebagai alat bantu analisis serta mempunyai jaringan yang terintegrasi berbasis client server. Dalam pembuatan perangkat lunaknya menggunakan Delphi 2010.
Bregas Lebaksiu Pharmacy is one of pharmacies engaged in the provision, sale and purchase of drugs, where the servicing is still using manual systems. This resulted in frequent errors in the recording of data and lack of efficiency in the conduct of the sale and purchase of drugs. Pharmacies that serve as a provider and distributor of drugs to consumers should be able to provide the best service to meet customer satisfaction. Therefore it is necessary to design and development of information systems that can manage data so that the quality of service to consumers has increased. In this study constructed a pharmacy information system that serves to manage the provision, storage, sale and purchase of drugs is expected to overcome the problems that occur when using a manual system. This application was developed using a waterfall development methods, designed using Data Flow Diagrams as a tool of analysis and having an integrated network-based client server. In making its software using Delphi 2010.
106913595H1L008038RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI SIMPAN PINJAM BERBASIS WEB PADA UNIT SIMPAN PINJAM SEDYA RAHAYU BANJARNEGARAKoperasi merupakan salah satu organisasi ekonomi rakyat yang mempunyai tujuan utama memajukan kesejahteraan ekonomi anggota dan masyarakat. Salah satu kegiatan koperasi adalah simpan pinjam pada USP. USP mempunyai kegiatan memberikan pinjaman dan menyediakan layanan simpanan bagi masyarakat. Sistem informasi simpan pinjam merupakan sebuah aplikasi untuk mengelola transaksi simpanan, pinjaman, pembayaran angsuran, pendataan nasabah dan pembuatan laporan. Dengan sistem informasi yang terkomputerisasi akan mempermudah dan mempercepat proses administrasi tersebut. Perancangan dan pembuatan sistem informasi simpan pinjam ini menggunakan metode waterfall. Inti dari waterfall yaitu pengerjaan dari suatu sistem dilakukan secara berurutan atau secara linear. Tahapan dalam metode pengembangan waterfall yaitu analisis sistem, desain, coding, pengujian dan pemeliharaan.
Kata Kunci: Simpan Pinjam, Sistem Informasi Simpan Pinjam, Waterfall
Cooperation is a kind of society economic organization which have main aim to develop cooperation’s member and citizen prosperity. One of cooperation activities is saving and loan at USP. USP has program to lend and provide saving service for society.Save and loan information system is an application to process saving transaction, borrow, installment payment, customer data collection and making report. With computerized information system would make it easier and faster in administration process. Planning and this process of making of save and loan information system use waterfall method. The essence of waterfall method is the working system from a system did as sequence or linear. The phase in waterfall method development are system analysis, design, coding, testing, and maintenance.
Key word: Save and Loan, Save and Loan information system, waterfall
106923602G1B008040ANALYSIS ON HEAVY METAL CADMIUM (Cd) AND SAFE RATE OF CONSUMPTION TOWARDS MANGROVE CRAB (Scylla serrata) IN DONAN RIVER CILACAP.
Cilacap merupakan satu dari tiga kawasan industri utama di Jawa Tengah. Sungai Donan yang terletak dekat dengan kawasan industri dimungkinkan digunakan sebagai tempat pembuangan limbah, salah satunya berupa limbah logam Kadmium (Cd). Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis kandungan logam berat kadmium (Cd) pada sedimen dan kepiting bakau (Scylla serrata) di Sungai Donan Cilacap serta laju konsumsi aman. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Analisis data menggunakan analisis univariat berupa penyajian data dalam bentuk tabel distribusi frekuensi, membandingkan dengan nilai SNI 7387:2009 dan penghitungan laju konsumsi. Kandungan logam berat kadmium (Cd) pada sedimen di Sungai Donan berkisar antara 104,9-206,7 ppm. Kandungan logam berat kadmium (Cd) pada kepiting bakau (Scylla serrata) berkisar antara 33,9-184,5 ppm. Konsumsi kepiting bakau (Scylla serrata) yang disarankan berdasarkan hasil perhitungan nilai R (Laju Konsumsi Aman) pada stasiun I sebesar 183,14 mg/hari, stasiun II sebesar 606,25 mg/hari, stasiun III sebesar 283 mg/hari dan stasiun IV sebesar 265,7 mg/hari. Masyarakat disarankan untuk tidak mengkonsumsi dalam jumlah banyak untuk menghindari akumulasi kadmium (Cd) dalam tubuh.Cilacap is one of the three main industrial areas in Central Java. Donan river which is located near by the industrial area is supposed to be used as the industrial waste location, one of them is the heavy metal cadmium (Cd) waste. This research is aimed to analyze the substance of heavy metal cadmium (Cd) in sediment and mangrove crab (Scylla serrata) in Donan River, Cilacap, and its rate of consumption as well. The type of the research is a descriptive research with a cross sectional approach. The data analysis which is used is univariant analysis of data presentation in a form of frequency distribution table, which compares between SNI 7387:2009 and rate of comsumption calculation. The substance of heavy metal cadmium (Cd) in sediment of Donan River is about 104,9 - 206,7 ppm. The substance of heavy metal cadmium (Cd) in mangrove crab (Scylla serrata) is about 33,9-184,5 ppm. The consumption suggested of mangrove crab (Scylla serrata) which is based on the R value (rate of consumption) at station I is 183,14 mg/day, station II is 606,25 mg/day, station III is 283 mg/day, and station IV is 265,7 mg/day. People are suggested not to consume the crabs in big amount in order to prevent the accumulation of cadmium (Cd) on body.

106934061C1E007038SKRIPSI
PENGARUH DISIPLIN KERJA, LINGKUNGAN KERJA, STRESS KERJA
TERHADAP KINERJA KARYAWAN
PT FIF ( FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE) PURWOKERTO
Perusahaan dapat berkembang merupakan keinginan setiap individu yang berada di dalam perusahaan tersebut,
sehingga diharapkan dengan perkembangan tersebut perusahaan mampu bersaing dan mengikuti kemajuan zaman.
Karena itu, tujuan yang di harapkan oleh perusahaan dapat tercapai dengan baik.
Kemajuan perusahaan di pengaruhi oleh faktor-faktor lingkungan yang bersifat internal dan eksternal.
Sejauh mana tujuan perusahaan telah tercapai dapat dilihat dari seberapa besar perusahaan memenuhi tuntutan lingkungannya.
penelitian dengan topik Disiplin Kerja, Lingkungan Kerja dan Stress Kerja sebagai variabel yang mempunyai pengaruh Terhadap variabel Kinerja Karyawan PT. FIF (Federal International Finance) Purwokerto
Dalam penelitian ini digunakan sampel sebanyak 50 orang responden dengan menggunakan Metode Stratified Proportional Random Sampling,
analisis dalam penelitian menggunakan analisis jalur atau pacht analisys.
secara keseluruhan variabel disiplin kerja, lingkungan kerja dan stres kerja mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. FIF (Federal International Finance) Purwokerto.
Sehingga hipotesis pertama yang menyatakan bahwa disiplin kerja, lingkungan kerja dan stres kerja mempunyai pengaruh secara simultan terhadap kinerja karyawan pada PT. FIF (Federal International Finance) Purwokerto, diterima.
dan hipotesis kedua menggunakan analisis jalur variabel stres kerja memberikan pengaruh paling besar terhadap kinerja karyawan pada PT. FIF (Federal International Finance) Purwokerto.
Dengan demikian hipotesis kedua yang menyatakan bahwa stres kerja mempunyai pengaruh paling besar terhadap kinerja karyawan pada PT. FIF (Federal International Finance) Purwokerto, diterima.
Company can expand to represent each of the desire every individual residing in in the company, that expected with the growth of company able to compete and follow the epoch progress. In consequence, target which in expecting by company can be reached better. In company progress influencing by environment factors having the character of internal and eksternal. How far company target have been reached is visible from how big company fulfill the its environment demand. research by the this topic of Job Discipline, Environmental Work and Stress Work as variable having influence To variable of Performance of Employees PT. FIF ( Federal International Finance) Purwokerto. In this research used by a sampel as much 50 responder people by using Method of Stratified Proportional Random Sampling, analyse in research used pacht analisys, a whole variable of job discipline, environmental work and stres work to have the influence which significan to employees performance at PT. FIF ( Federal International Finance) Purwokerto.
First hypothesis expressing that job discipline, environmental work and stres work to have the influence by simultan to employees performance at PT. FIF ( Federal International Finance) Purwokerto, accepted.
106943603C1J006004THE IMPLEMENTATION OF JAMKESMAS PROGRAM IN MARGONO
SOEKARJO HOSPITAL IN PURWOKERTO
Penelitian ini berjudul “Implementasi Kebijakan Program Jamkesmas di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto". Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah implementasi program jamkesmas sudah berjalan sesuai dengan pedoman pelaksanaan jamkesmas atau belum. Indikator yang digunakan untuk mengetahui apakah pelaksanaan jamkesmas sudah berjalan sesuai dengan pedoman pelaksanaan jamkesmas adalah prosedur pelayanan, pelayanan kesehatan dan biaya kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan program jamkesmas di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto dan menganalisis pelaksanaan program jamkesmas di RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto sudah berjalan sesuai dengan pedoman pelaksanaan jamkesmas atau belum.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosedur pelayanan dan biaya kesehatan sudah berjalan sesuai dengan pedoman pelaksanaan Jamkesmas
sedangkan pelayanan kesehatan belum berjalanan sesuai dengan pedoman pelaskannan Jamkesmas seperti respon perawat yang lambat pada saat pasien membutuhkan dan kurang bersih kamar mandi di ruang perawatan. Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto harus segera mengatasi permasalahan yang ada dengan menindak tegas oknum petugas kesehatan yang melakukan penyimpangan supaya pasien jamkesmas bisa merasakan kepuasan pelayanan dari RSUD Prof Dr
Margono Soekarjo seperti yang sudah di tetapkan oleh Pemerintah.
The study entitled "The Implementation of Jamkesmas Program in Margono Soekarjo Hospital in Purwokerto”. The problem was the implementation of a health care program was run accordance with the guidelines implementation of a health care or not. Indicators used to determine whether the implementation of a health card was going according to the guidelines were Jamkesmas service procedures, health care and health care costs. The purposes of this study were to determine the health care program implementation in Prof. Dr. Margono Soekarjo hospital Purwokerto and analyze the implementation of health care program in Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital Purwokerto was according
to implementation guidelines of health card or not.
The result shows that the procedure and the cost of health care were going according to the guidelines for the implementation of health services, while Jamkesmas runs not accordance with the guidelines as a slow response from the nurse when the patient requires and lack of clean bathrooms in the treatment
room. Margono Soekarjo Hospital must immediately address the problems that exist with strict punishment for officials that do deviation, thus patient can feel the
satisfaction of Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital Services as has been set by the Government.
106953608G1A006051AN ANALYSIS OF IMPLICATURE PRODUCED BY FORREST GUMP
IN “FORREST GUMP” MOVIE
The research, entittled An Analysis of Implicature Produced by Forrest Gump in Forrest Gump movie, was aimed to identify the use of implicature and indirect speech act in Forrest Gump utterances.
utterances there are 25 types of speech acts and implicature which are realised from indirect speech acts.
The result of the research are expected to enrich readers about implicature and indirect speech act. The researcher also hopes that the research will give ideas for conducting further study which emphasizes on pragmatics.
The researcher found 25 Forrest Gump utterances which contain implicature an indirect
speech act, 17 representatives, 2 commisives, and 6 expressives. From 25 Forrest Gump
Judul penelitian ini adalah Analisis implikatur yang Diproduksi oleh Forrest Gump dalam film Forrest Gump ini bertujuan untuk mengidentifikasi penggunaan implikatur dan tindak tutur tidak langsung dalam ucapan-ucapan Forrest Gump.
Peneliti menemukan 25 ujaran yang mengandung implikatur serta tindak tutur tidak langsung, 17 representatif, 2 komisif, dan 6 ekspresif. Dari 25 ujaran yang dilakukan Forrest Gump, mengandung 25 tutur tidak langsung dan implikatur yang tercermin dari 25 tutur tidak langsung tersebut.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pembaca tentang implikatur dan tindak tutur tidak langsung. Peneliti juga berharap skripsi ini dapat memberikan ide pada studi selanjutnya mengenai pragmatik.
106963606H1L008073SISTEM INFORMASI PENERIMAAN MAHASISWA BARU
BERBASIS WEB DAN MOBILE PHONE
MENGGUNAKAN TEKNOLOGI WIRELESS
APPLICATION PROTOCOL
( STUDI KASUS SIPMB UNSOED )
Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Berbasis Web dan Mobile Phone. Sistem informasi penerimaan mahasiswa baru berbasis web sudah diterapkan oleh beberapa universitas di Indonesia. Pada kenyataannya permasalahannya adalah calon mahasiswa masih banyak yang merasa kesulitan dengan sistem tersebut karena tidak adanya fitur konfirmasi pembayaran pendaftaran online, dan tidak semua calon mahasiswa mempunyai komputer terkoneksi dengan internet sehingga perlu diterapkan sistem berbasis WAP agar calon mahasiswa juga dapat mengakses sistem melalui telepon genggam.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan sistem atau waterfall, yaitu merancang sistem informasi penerimaaan mahasiswa baru berbasis web yang dapat diakses melalui web browser dan juga berbasis WAP yang dapat diakses melalui telepon genggam. Sistem informasi penerimaan mahasiswa baru ini dibangun dengan bahasa pemrograman PHP, tag HTML, dan tag WML, serta memanfaatkan database MySQL sebagai database server.

Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi penerimaan mahasiswa baru berbasis web yang sudah memiliki kemampuan memberikan kemudahan bagi calon mahasiswa baru untuk memperoleh semua informasi tentang penerimaan mahasiswa baru dan melakukan proses pendaftaran serta konfirmasi pembayaran pendaftaran online. Bagi calon mahasiswa yang tidak mempunyai komputer terkoneksi internet, masih tetap bisa mendapatkan kemudahan mengakses sistem ini dengan menggunakan telepon genggam yang dilengkapi dengan fasilitas WAP.

Katakunci: sistem informasi, web, WAP., Mobile Phone
New Student Admission Information System Based on Web and Mobile Phone. New Student Admission Information System Based on Web already applied in by some universities in Indonesia. On real problem is still a lot of prospective students who find it difficult with such systems lack features online registration payment confirmation, and not all candidates have a computer that connected to the internet, so it needs to WAP-based system applied to the prospective student can also access the system via mobile phone.

The research method in this research used the development of the system or waterfall, namely designing experiments to web based admission of new student information system that can be accessed by web browsers and WAP-based that accessed by mobile phone. Admission of new student information system was built with the PHP programming language, HTML and WML tags, and MySQL as the database server.

The results of this study is web based admission of new student information system already has the ability to make it easier for prospective students to obtain all the information about student admission and registration process as well as online registration payment confirmation. For prospective students who do not have internet connected computer can access the system by using mobile phones equipped with WAP easily.

Keywords: information system, web, WAP. Mobile Phone
106973626F1B005129PERAN DINAS PARIWISATA, KEBUDAYAAN, PEMUDA & OLAH RAGA DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH MELALUI SEKTOR PARIWISATA DI KABUPATEN BREBESOtonomi daerah di Indonesia bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat melalui pemerataan pembangunan. otonomi daerah mendorong daerah otonom termasuk Kabupaten Brebes untuk melaksanakan pembangunan di berbagai sektor, salah satunya adalah pembangunan sektor pariwisata. Sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang mampu menggerakkan kegiatan ekonomi, termasuk kegiatan sektor lain yang terkait, sehingga lapangan pekerjaaan, pendapatan masyarakat, pendapatan daerah dapat meningkat melalui pembangunan sektor pariwisata.
Penelitian ini berjudul “Peran Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Melalui Sektor Pariwisata di Kabupaten Brebes”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Dinas Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga dalam meningkatkan PAD melalui pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Brebes. Metode penelitian yang dipakai adalah Metode kualitatif dengan teknik analisis deskriptif. Teknik pemilihan informannya adalah Purposive Sampling. Teknik pengambilan datanya adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini difokuskan pada peran Dinas Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Brebes sebagai koordinator, fasilitator, dan stimulator dalam rangka pembangunan pariwisata guna meningkatkan pendapatan asli daerah.
Kesimpulan yang diperoleh dalam penelitian ini, Dinparbudpora harus meningkatkan koordinasi lintas sektoral guna mendukung pembangunan sektor pariwisata. Meningkatkan pembinaan Sadar Wisata dan Sapta Pesona kepada masyarakat di sekitar obyek wisata. Dinparbudpora harus memanfaatkan media internet dengan pembuatan website untuk mempromosikan pariwisata di Kabupaten Brebes.
The local autonomy in Indonesia aimed at the welfare of society through the equitable development. This autonomy encourages the autonomous regions include Brebes for developing in various sectors, one of example is the development in the tourism sector. The tourism sector is one sector that is able to run the economic activities, including the other related activities sectors, thus the job demand, income, revenue can be increased through the development of the tourism sector.
The research entitled "The Role of Tourism, Culture, Youth and Sports Department in Increasing Revenue Through Tourism Sector in Brebes Regency". This research aims to know the role of Tourism, Culture, Youth and Sports Department in increasing revenue through the development of the tourism sector in Brebes. The used research method is qualitative descriptive method by analysis techniques. The informant selection technique is purposive sampling. The data collection techniques is interviews, observation, and documentation. This research focused on the role of the Tourism, Culture, Youth and Sports Department in Brebes regency as a coordinator, facilitator and stimulator in order to enhance the development of tourism revenue.
The conclusions obtained in this study, the Department of Tourism, Culture, Youth and Sport should improve the cross-sector coordination in supporting the development of the tourism sector. Improving Sadar wisata and Sapta Pesona coaching to the society around the areas. The Department of Tourism, Culture, Youth and Sport should take an advantage of the internet by making a website to promote tourism object in Brebes.
106983607H1L008080PENGEMBANGAN PURWARUPA SISTEM INFORMASI AGEN OTOBUS BERBASIS WEB
(STUDI KASUS AGEN BUS SINAR JAYA PURBALINGGA)
Kemajuan teknologi dijaman sekarang ini membuat sesuatu menjadi mudah dan cepat, salah satunya yaitu pemesanan tiket secara online. Sistem ini memanfaatkan piranti komputer yang terhubung dengan internet (online) sehingga sistem ini bisa mempermudah pelanggan / calon penumpang mendapatkan tiket bus secara online kapanpun dan dimanapun pelanggan sedang berada ketika dalam jangkauan internet. Dimana pelanggan / calon penumpang dapat mengakses sendiri melalui situs sistem informasi agen otobus Sinar Jaya Purbalingga. Berdasarkan dari permasalahan yang muncul selama ini, dapat dirumuskan untuk membangun fasilitas pemesanan dan pengelolaanya secara online Dimana pelanggan dapat mengakses situs untuk mendapatkan tiket dengan booking terlebih dahulu. Dalam tugas akhir ini dibuat suatu aplikasi yang dapat dipakai sebagai media informasi bagi para calon pengguna jasa. Informasi yang dimaksud adalah mengenai data-data keberangkatan bus, harga tiket bus, jurusan bus sehingga pelanggan (member) dan calon penumpang (non member) dapat mengetahui status tiket, jadwal keberangkatan dan mengetahui kursi yang masih belum dipesan.Technological progress right now makes something into easy and fast, one of them is tickets selling online. This system made toease customers / passengers get a ticket bus online. Where customers / passengers can access their own through sites information system agent Sinar Jaya Purbalingga. otobus agent of the problems that emerged during this time, it can be formulated to build facilities reservations and manage these facilities online ordering where customers can access the site to get tickets by booking in advance. In this final project created an application that can be used as a medium of information. Customers can access the site to get tickets with advance booking. In this final project is an application that can be used as a medium of information. The information referred to is the departure data bus, bus ticket, bus department so the customer (member) and passengers (non-members) can know the status of tickets, schedule of departures and a seats that still not booked.
106993611C1A005063FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA KECIL DAN MENENGAH INDUSTRI KERUPUK TENGIRI
DI KECAMATAN CILACAP SELATAN
Penelitian ini mengambil judul “Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pendapatan usaha Kecil dan Menengah Industri kerupuk tengiri di Kecamatan Cilacap Selatan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kredit modal usaha,lama usaha,tenaga kerja,dan pendidikan terhadap pendapatan Usaha Kecil dan Menengah Industri krupuk tengiri di Kecamatan Cilacap Selatan.
Hipotesis dalam penelitian ini adalah Secara bersama- sama variable kredit modal usaha, tenaga kerja,tingkat pendidikan dan lama usaha berpengaruh signifikan terhadap pendapatan UKM Industri kerupuk tengiri di Kecamatan Cilacap Selatan.
Pengusaha krupuk tengiri yang menjadi responden berjumlah 20 pengusahakrupuk tengiri dari total populasi 20 pengusaha krupuk tengiri. Metode pengambilan sampel yang di gunakan adalah metode sensus.
Berdasarkan hasil penelitin dan analisis dengan mengunakan regresi linear berganda menujukan bahwa: jumlah kredit, tenaga kerja, lama usaha, dan pendidikan secara bersama-sama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel pendapatan UKM industri krupuk tengiri di kecamatan Cilacap Selatan. Jumlah kredit, pendidikan ,dan lama usaha, berpengaruh positif, sedangkan tenaga kerja berpengaruh negative terhadap pendapatan UKM industri kerupk tengiri di kecamatan Cilacap Selatan. Faktor kredit modal usaha merupakan variabel yang palingberpengaruh terhadap pendapatan UKM industri krupuk tengiri di kecamatan Cilacap Selatan.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu factor produksi berupa jumlah kredit modal usaha, tenaga kerja, pendididkan, dan lama usaha harus mendapatkan perhatian oleh produsen krupuk tengiri mengingat betapa besar pengaruh faktor-faktor tersebut terhadap pendapatan UKM industry krupuk tengiri di Kecamatan Cilacap Selatan. Penggunaan input yang tepat akan memberikan output yang optimal dan akan mendorong keuntungan yang didapatkan oleh para pengusaha krupuk tengiri yang ada di kecamatan Cilacap Selatan. Oleh karena itu, Pemerintah perlu memberikan pinjaman berupa kredit modal usaha agar usaha mereka terus berjalan dan ketersediaan krupuk tengiri di pasaran tetap ada. Faktor tenaga kerja harus di kurangi karena akan berpengaruh negatif dimana kalau tenaga kerja ditambah akan mengurangi pendapatan UKM Industri krupuk tengiri di Kecamatan Cilacap Selatan. Faktor kredit modal usaha adalah faktor yang paling berpengaruh terhadap pendapatan UKM Industri krupuk tengiri di Kecamatan Cilacap Selatan. Oleh karena itu diharapkan para pengusaha krupuk tengiri dapat memanfaatkan kredit modal usaha yang diperoleh dan pemerintah perlu memberikan kemudahan dalam pinjaman berupa kredit modal usaha agar usaha mereka terus berjala dan ketersediaan krupuk tengiri di pasaran terus tetap ada.
-
107003612H1F007014STUDI FASIES DAN KARAKTERISASI RESERVOIR BATUGAMPING LAPANGAN TINARIA, FORMASI CIBULAKAN ATAS, CEKUNGAN JAWA BARAT UTARAPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui fasies pengendapan serta karakterisasi dan distribusi reservoir. Metode penelitian yang digunakan yaitu menentukan litologi dan komponen sikuen stratigrafi dari data wireline log, core, dan cutting sebagai dasar korelasi antar sumur dan menghitung nilai porositas, permeabilitas, serta saturasi air dengan persamaan Archie. Berdasarkan hasil penelitian, lapisan “D02” dan “D2” merupakan lapisan yang mengandung minyak dan gas dari reservoir batugamping klastik Formasi Cibulakan Atas. Zona pelitianberada pada Lowstand System Tract-3 dan Lowstand System Tract-4. Endapan Lowstand System Tract-3 ini diendapkan pada Fasies Lower Shoreface, sedangkanendapan Lowstand System Tract-4 ini diendapkan pada Fasies Upper Shoreface.Berdasarkan analisa petrofisika yang dilakukan, nilai porositas rata-rata pada lapisan D02 yaitu 15% dan pada lapisan D2 yaitu 14%. Nilai saturasi rata-rata pada lapisan D02 yaitu 80% dan pada lapisan D2 yaitu 90%. Sedangkan nilai Permeabilitas rata-rata pada lapisan D02 yaitu 1,2 mD dan pada lapisan D2 yaitu 1,05. Distribusi reservoir lapisan D02 dan D2 ini melampar dari arah selatan ke utara, dengan reservoir yang baik di sebelah utara daerah penelitian.The goals of this research are determine facies deposition, reservoir characterization, and
reservoir distributions. The methods of this research are determine lithology and sequence
stratigraphic components, from wireline log, core, and cutting data as the base for well
correlation and counting porosity, permability, and water saturation values with Archie’s
method. Basedon this research results,“D02”and“D2”clastic limestone layers from Upper
Cibulakan Formation contains of oil and gas. This research zones located between on the
Lowstand System Tract -3 and Lowstand SystemTract-4. Lowstand SystemTract-3 deposited
on the Lower Shoreface facies, and Lowstand System Tract-4 deposited on the Upper
Shoreface facies. Based on petrophysical analysis, the average porosity value in D02 layer is
15% and the D2 layer is 14%. The average saturation value in D02 layer is 80% and the D2
layer is 90%. The average permeability of the D02 layer is 1.2 mD and the D2layer is 1.05
mD. The distribution of D02 and D2 reservoir layers is from south to north, with excellent
reservoir characterization in the northern region.