Artikelilmiahs
Menampilkan 4.501-4.520 dari 48.761 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 4501 | 14311 | C1C011024 | PENGARUH AKUNTABILITAS, TEKNOLOGI INFORMASI DAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP KUALITAS HASIL PEMERIKSAAN | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh akuntabilitas, teknologi informasi dan sistem pengendalian intern auditor internal terhadap kualitas hasil pemeriksaan di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode survei dalam pengumpulan datanya. Kuisioner didistribusikan kepada 63 responden yang merupakan seorang satuan pengawas intern di Kemenristek dan Dikti. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil analisis data menunjukan bahwa akuntabilitas, teknologi informasi dan sistem pengendalian intern berpengaruh signifikan terhadap kualitas hasil pemeriksaan. | This study aimed to examine the effect of accountability, information technology, and internal control system by internal auditor on audit judgement in Research, Technology, and High Education Ministry. This research type is quantitative and used survey for data collection technique. The questionnaire was delivered to 63 internal auditor in Research, Technology, and High Education Ministry. Data analyze technique used is multiple linear regression analysis. This result showed that accountability, information technology, and internal control system by internal auditor have significant effect on audit judgement. | |
| 4502 | 14331 | F1B010071 | PENGARUH KEPUASAN DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI DI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA KABUPATEN KEBUMEN | Disiplin pada umumnya masih merupakan masalah. Suatu organisasi pemerintah yang baik dalam mencapai sesuatu tujuan sangat ditentukan oleh dan mutu profesionalitas juga ditentukan oleh disiplin para pegawainya. Disamping itu disiplin bermanfaat untuk mendidik pegawai mematuhi dan mentaati peraturan, prosedur, maupun kebijakan yang ada, sehingga dapat menghasilkan kinerja yang baik. Disiplin sangat penting untuk pertumbuhan organisasi, terutama untuk memotivasi pegawai dalam melaksanakan pekerjaan baik secara perorangan maupun kelompok. Disiplin tersebut dipengaruhi oleh kepuasan kerja dan motivasi kerja. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini yaitu ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kepuasan kerja terhadap disiplin kerja, dan antara motivasi kerja terhadap disiplin kerja, serta ada pengaruh secara bersama-sama antara kepuasan kerja dan motivasi kerja terhadap disiplin kerja Pegawai di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa metode Kuantitatif Asosiatif dengan pendekatan survey, dengan jumlah sampel 113 orang yang merupakan pegawai Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kebumen. Metode analisis dengan menggunakan Korelasi Kendall Tau-b, Korelasi Konkordansi Kendall W dan Regresi Ordinal. Berdasarkan hasil analisis penelitian ini menunjukan bahwa secara umum kepuasan kerja dan motivasi kerja mempengaruhi disiplin kerja pegawai. Dan memiliki pengaruh yang cukup tinggi namun perlu adanya peningkatan dari variabel kepuasan kerja dan motivasi kerja. Sehingga terdapat pengaruh yang maksimal terhadap disiplin kerja. | Discipline in general is still a problem. A good government organization in achieving something of interest is determined by the quality and professionalism is also determined by the discipline of employees. Besides, the helpful discipline to educate employees adhere to and comply with the rules, procedures, and policies that exist, so as to produce a good performance. Discipline is very important for the growth of the organization, especially to motivate employees to perform work either individually or in groups. Discipline is influenced by job satisfaction and motivation. Thus the hypothesis in this research that there is a positive influence and significant correlation between job satisfaction on work discipline, and between work motivation on work discipline, as well as the influence jointly between job satisfaction and motivation towards work discipline Employees in the Department of Education Youth and Sports Kebumen. This research was conducted at the Department of Education Youth and Sports Kebumen methods used in this research is a quantitative method with the approach Associative survey, with a sample of 113 people who are employees of the Ministry of Youth and Sports Kebumen. Correlation analysis method using Kendall Tau-b, W Kendall Concordance Correlation and Ordinal Regression. Results of statistical analysis that the overall job satisfaction and motivation affects employee discipline. And have considerable influence but need to increase the height of the variables job satisfaction and motivation. So that there is maximum impact on work discipline. | |
| 4503 | 14312 | B1J011027 | KEMAMPUAN MENGINFEKSI Plasmodium falciparum IN VITRO YANG DIBERI EKSTRAK Nannochloropsis sp. | Malaria merupakan penyakit yang disebabkan oleh Protozoa parasit yaitu Plasmodium sp. Malaria yang disebabkan oleh P. falciparum merupakan penyakit malaria yang memiliki kemampuan menginfeksi eritrosit paling tinggi diantara Plasmodium sp. yang lain. Sampai saat ini berbagai upaya percobaan telah dilakukan untuk menemukan antiplasmodium alternatif yang dapat menurunkan resistensi Plasmodium sp. terhadap obat yang sudah umum digunakan. Nannochloropsis sp. merupakan mikroalga yang mengandung berbagai senyawa aktif yaitu flavonoid, terpenoid, fenol dan sterol yang diduga mampu menjadi antiplasmodium. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan menginfeksi P. falciparum in vitro pada eritrosit yang diberi ekstrak Nannochloropsis sp. dan mengetahui pemberian konsentrasi ekstrak Nannochloropsis sp. yang paling efektif untuk menurunkan kemampuan menginfeksi P. falciparum in vitro pada eritrosit. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Perlakuan yang digunakan adalah 6 taraf konsentrasi Nannochloropsis sp. yaitu 0 μg.ml-1, 5 μg.ml-1, 10 μg.ml-1 , 15 μg.ml-1, 20 μg.ml-1 , dan 25 μg.ml-1 dan masing masing taraf konsentrasi diulang 4 kali. Variabel bebas berupa konsentrasi Nannochloropsis sp. dan variabel terikat berupa kemampuan menginfeksi P. falciparum in vitro pada eritrosit. Parameter yang diamati berupa persentase eritrosit yang terinfeksi P. falciparum per 1000 eritrosit. Data dianalisis menggunakan analisis varian dengan rancangan percobaan rancangan acak lengkap pada tingkat kepercayaan 95% dan 99% dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Hasil uji Duncan menunjukan bahwa kemampuan menginfeksi Plasmodium falciparum dapat diturunkan oleh ekstrak Nannochloropsis sp. dengan konsentrasi 25 μg.ml-1 | Malaria is a disease caused by protozoan parasite named Plasmodium sp. Malaria caused by P. falciparum has the higest ability of infection among another Plasmodium sp. Until now, various experimental efforts have been made to find alternative antiplasmodium which can decrease the resistance of Plasmodium sp. to drugs that are commonly used. Microagae Nannochloropsis sp. contains various active compounds such as flavonoids, terpenoids, phenols and sterols, which presumed have antiplasmodium activity. The aim of this study were to determine the ability to infect P. falciparum in vitro on erythrocytes that treated with Nannochloropsis sp. extract and to determine concentration extract Nannochloropsis sp. treat that most effective way to reduce the ability to infect P. falciparum in vitro on erythrocytes. The method used in this study is experimental. The treatment separated in 6 concentration level of Nannochloropsis sp. extract, i.e 0 µg.ml-1, 5 µg.ml-1, 10 µg.ml-1, 15 μg.ml-1, 20 µg.ml-1, and 25 μg.ml-1 and each level of concentration is repeated four times. The variables measured were concentration of Nannochloropsis sp. as the independent variable and the infection ability of P. falciparum on erythrocytes in vitro as the dependent variable. Observed parameter was percentage of infected P. falciparum erythrocytes per 1000 erythrocytes. Data were analyzed using analysis of variance with complete randomized design at 95% and 99% significance rate and continued with Duncan test at same level. Results of Duncan test showed that the Plasmodium falciparum infection ability can be reduced by Nannochloropsis sp. extract with concentration of 25 μg.ml-1. | |
| 4504 | 14459 | C1J012008 | DETERMINANTS OF INDONESIAN SHRIMP EXPORT TO FIVE MAJOR DESTINATION COUNTRIES 2003-2013 | Udang merupakan salah satu ekspor perikanan yang memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi. Lima negara tujuan yang paling banyak mengimpor udang Indonesia adalah Amerika Serikat, Jepang, China, Singapura dan Malaysia. Namun dalam sebelas tahun terakhir, volume ekspor udang Indonesia fluktuatif. Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa faktor dari sisi permintaan dan penawaran. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi volume ekspor udang Indonesia ke lima negara tujuan utama pada periode 2003-2013. Manfaat yang diharapkan adalah sebagai informasi kepada kebijakan pemerintah di sub sektor perikanan khususnya ekspor udang, memberikan informasi kepada masyarakat dan industri udang untuk meningkatkan kinerja ekspor udang Indonesia dan sebagai acuan bagi pihak lain untuk melakukan studi pada ekspor udang indonesia secara lebih luas. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan cara studi kepustakaan, data yang digunakan adalah data sekunder. Variabel yang digunakan adalah harga ekspor udang Indonesia, GDP negara pengimpor, nilai tukar rupiah, produksi udang Indonesia dan harga kepiting Indonesia. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menggunakan regresi data panel. Berdasrkan hasil penelitian diketahui bahwa variabel yang memiliki pengaruh terhadap permintaan ekspor udang beku Indonesia ke lima negara tujuan utama adalah : Harga ekspor udang Indonesia, GDP negara tujuan utama, nilai tukar rupiah, dan harga kepiting Indoenesia. Sedangkan total produksi udang Indonesia tidak berpengaruh terhadap volume ekspor udang Indonesia ke lima negara tujuan utama. Upaya peningkatan volume ekspor udang Indonesia ke lima negara tujuan utama dapat dilakukan dengan cara menurunkan harga, memperbaiki kualitas udang, menjaga kestabilan nilai tukar rupiah dan menstabilisasi harga kepiting Indonesia. | Shrimp is one of fishery export which has high economic value. Five destination countries of Indonesian shrimp import are the United States, Japan, China, Singapore and Malaysia. In the last eleven years, the volume of Indonesian shrimp export is fluctuate. It is caused by several factors of demand and supply. This research aims to determine factors that affected on Indonesian shrimp export volume to the five major destination countries in 2003-2013. The expected benefits are as information to the government policy in the fisheries sub-sector, in particular the shrimp export, give the information to public and shirmp industry to improve the performance of Indonesian shrimp export and as reference for other parties to conduct a study on Indonesian shrimp export more broadly. Method of data collection in this research is to study the literature, the data used is secondary data. The variables used were Indonesian shrimp export prices, GDP of importing country, IDR exchange rate, Indonesian shrimp production and Indonesian crab price. Methods of data analysis used in this research is by using regressio panel data. The result of this research shows that the variables that have an impact on Indonesian shrimp export to five major destination countries are: Indonesian shrimp export price, GDP of importing countries, IDR exchange rate, Indoenesian crab price. While Indonesian shrimp production does not affect Indonesian shrimp export volume to five major destination countries. Efforts to increases Indonesian shrimp export volume to the five major destination countries can be done by lowering the price, stabilize rupiah exchange rate, improve the quality of Indonesian shrimp and stabilize Indonesian shrimp price. | |
| 4505 | 14900 | B1J009011 | KAJIAN STRUKTUR KOMUNITAS GASTROPODA PADA AREA RESTORASI MANGROVE SEGARA ANAKAN CILACAP | Hutan mangrove Segara Anakan Cilacap adalah hutan mangrove yang terluas di Pulau Jawa yang masih tersisa dan memiliki beragam keanekeragaman hayati. Gastropoda sebagai moluska yang sering ditemukan pada ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam penghancuran serasah. Tetapi kini kondisi mangrove di Segara Anakan mengalami tekanan besar yang dapat mempengaruhi gastropoda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan, kekayaan jenis, kemerataan dan dominansi gastropoda serta faktor lingkungan yang mempengaruhinya pada area restorasi mangrove Segara Anakan di Desa Ujung Alang Cilacap. Teknik pengambilan sampel dan penentuan stasiun dilakukan dengan metode pengelompokan (Cluster Sampling). Metode tersebut dikelompokkan berdasarkan waktu restorasi yang berbeda dan area mangrove asli yang tidak direstorasi sebagai kontrol. Analisis Komponen Utama atau PCA digunakan untuk mengetahui faktor lingkungan yang mempengaruhi struktur komunitas gastropoda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 23 spesies dari 5 famili gastropoda pada lokasi penelitian. Kepadatan tertinggi terdapat di stasiun B (73,77 ind.m²) dan terendah adalah stasiun D (37,33 ind.m²), Indeks kekayaan jenis Shannon-Wiener menunjukkan bahwa setiap stasiun berkisar dari 0,74 (stasiun D) sampai dengan 1,22 (stasiun A). Nilai indeks kemerataan Pielou pada setiap stasiun termasuk tidak merata yaitu berkisar antara stasiun E (0,32) sampai dengan stasiun A (0,37). Stasiun yang memiliki nilai indeks dominansi tertinggi adalah stasiun C yaitu 0,24 dan stasiun dengan nilai terendah adalah stasiun A dengan nilai 0,13. suhu udara dan salinitas air adalah faktor lingkungan yang paling berpengaruh terhadap struktur komunitas gastropoda. | Mangrove forest in Segara Anakan believed as the largest mangrove ecosystem in Java island are consist of various diversity. Gastropod as the most commonly found mollusk in mangroves has an important role in litter decomposition. However the current condition of mangrove in Segara Anakan is under great pressure, that can affect the gastropod. The research aims to find out the density, diversity, evenness and species dominance of gastropod and also abiotic factors that affect Segara Anakan mangrove restoration area in Ujung Alang village, Cilacap. The sampling method and station determination uses cluster sampling method that categorized by various time restoration. Principal component analysis (PCA) is used to correlate abiotic factors and gastropod community structure. The result shows that 23 species of 5 families of gastropod found in the study area. The highest density is found in the site B (74 Ind.m-2) and the lowest in site D (37 ind.m-2), the highest diversity index occurred at site A (1.22) and the lowest in site D (0.74. Pielou evenness index in all sites are low, the lowest is at site E (0.32) and the highest at site A (0.37), the highest dominance is found in the site C (0.24) and the lowest in A (0.13). Air temperature and water salinity is the most affecting abiotic factors to gastropod community. | |
| 4506 | 14336 | B1J010102 | Keanekaragaman dan Hubungan Kemiripan kultivar bayam (amaranthus spp.) di Kecamatan Baturraden Banyumas | Tanaman bayam dikenal dengan nama ilmiah (Amaranthus spp.) digolongkan kedalam famili Amaranteceae. Bayam memiliki banyak manfaat seperti untuk sayuran dan obat. Keanekaragaman yang dibudidayakan maupun yang liar dari keanekaragaman bayam tersebut terdapat karakter morfologi yang dapat diamati dari segi bentuk batang, daun, bunga, dan biji yang menunjukan bahwa setiap tumbuhan bayam memiliki hubungan kemiripan Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui keanekaragaman dan hubungan kemiripan bayam di Kecamatan Baturraden Banyumas. Metode yang digunakan survei dengan teknik pengambilan sampel secara acak terpilih (Purposive Random Sampling) dilakukan di Kecamatan Baturraden, yang terdiri dari 12 Desa. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, morfologi batang, daun, bunga, serta biji. Analisis menggunakan metode UPGMA (Unweighted pair Group method with Aritmetic Mean). Hasil penelitian menunjukkan ditemukan 8 taksa bayam yaitu Amaranthus hybridus var. paniculatus (L.) Uline & W.L. Bray (bayam tahun, bayam kakap), A. tricolor var. blitum rubrum (bayam merah), A. spinosus var. rubricaulis Hassk. (bayam duri, bayam raja merah), A. spinosus var. viridicaulis Hassk. (bayam duri, bayam raja hijau), A. spinosus var. basiscissus Thell.(bayam duri,bayam raja kuning), A. blitum var. emarginatus (Moq. ex Uline & W.L.Bray) Lambinon (bayam itik belang), A. dubius Mart.ex Thell. (bayam petik), A. viridis L.(bayam pasir). Hubungan kemiripan bayam terdekat antara A. spinosus var. rubricaulis dengan A. spinosus var. viridicaulis dengan indeks disimilaritas 0,185. sedangkan hubungan kemiripan terjauh yakni A. tricolor var. blitum rubrum dan A. viridis dengan nilai indeks dissimilaritas sebesar 2,531. | Spinaches (Amaranthus spp.) are included in family Amarantaceae. Spinach has several uses such as for vegetables and medicines. Diversity of both wild and cultivated, from the diversity of the spinach are morphological characters that can be observed in terms of shape of stems, leaves, flowers, and seeds of each plant that shows that spinach has a resemblance relationship. The purpose of this research is to know the diversity and similarity of spinach in the district of Baturraden. The method used in this study is a survey method with purposive random sampling in the district of Baturraden, which consists of 12 villages. Parameters observed included plant height, morphology stems, leaves, flowers, and seeds. The data were analyzed by using UPGMA method. The results showed that the spinach was found 8 taxa namely Amaranthus hybridus var. paniculatus (L.) Uline & W.L. Bray (bayam tahun, bayam kakap), A. tricolor var. blitum rubrum (bayam merah), A. spinosus var. rubricaulis Hassk. (bayam duri, bayam raja merah), A. spinosus var. viridicaulis Hassk. (bayam duri, bayam raja hijau), A. spinosus var. basiscissus Thell.(bayam duri,bayam raja kuning), A. blitum var. emarginatus (Moq. ex Uline & W.L.Bray) Lambinon (bayam itik belang), A. dubius Mart. ex Thell. (bayam petik), A. viridis L.(bayam pasir). Spinach closest resemblance relationship between the A. spinosus var . rubricaulis with A. spinous var . viridicaulis with disimilaritas index of 0.185 . whereas the relationship resemblance furthest A. tricolor var . blitum rubrum and A. viridis with dissimilaritas index value of 2,531. | |
| 4507 | 14315 | C1J012038 | THE EFFECT OF FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI) INFLOWS, TOTAL EXPORTS AND EXTERNAL DEBT ON ECONOMIC GROWTH OF INDONESIA (2005-2014) | This research is an empirical study on external financial support effect toward economic growth of Indonesia period of 2005-2014. The importance of external income resources for developing countries are important, in order to support their development process. The aims of this research were to examine the influence of foreign direct investment inflows, total exports, and Indonesia external debt on economic growth of Indonesia. This research used the economic growth theory, international trade theory, and two gap theory.This reseach used associative method with quantitative approach. The analysis is examined by using multiple linear regression estimation and auto reggresion distributed lag for FDI and external debt variable. Hypothesis are tested using partial test, joined test (F test) and adjusted R2. Trends and forecasting are examined by using linear trend model. The result of this research indicates that: (1) FDI inflows have a negative effect on economic growth of Indonesia, meanwhile total exports and external debt have a positive effect on economic growth; (2) FDI inflows is the most influencing variable on economic growth of Indonesia; (3) Trend pattern of FDI inflows, total exports and external debt in Indonesia show increasing every years, both in the study period and 10 years later predicted. As implications the effort to increase the economic growth, the government should more pay attention on increasing total exports and external debts the additional capital on supporting the development process. To increase the total exports it could be conducted by supporting the exporters in order to improve their productivity in various sector, giving quality control, provides training programmes, and provides consultacy. The increase of external debt must be followed by economic development.Beside the FDI inflows has a negative effect on economic growth, so the government must be selective on choosing the FDI inflows in order to support the realization on economic development target. | This research is an empirical study on external financial support effect toward economic growth of Indonesia period of 2005-2014. The importance of external income resources for developing countries are important, in order to support their development process. The aims of this research were to examine the influence of foreign direct investment inflows, total exports, and Indonesia external debt on economic growth of Indonesia. This research used the economic growth theory, international trade theory, and two gap theory.This reseach used associative method with quantitative approach. The analysis is examined by using multiple linear regression estimation and auto reggresion distributed lag for FDI and external debt variable. Hypothesis are tested using partial test, joined test (F test) and adjusted R2. Trends and forecasting are examined by using linear trend model. The result of this research indicates that: (1) FDI inflows have a negative effect on economic growth of Indonesia, meanwhile total exports and external debt have a positive effect on economic growth; (2) FDI inflows is the most influencing variable on economic growth of Indonesia; (3) Trend pattern of FDI inflows, total exports and external debt in Indonesia show increasing every years, both in the study period and 10 years later predicted. As implications the effort to increase the economic growth, the government should more pay attention on increasing total exports and external debts the additional capital on supporting the development process. To increase the total exports it could be conducted by supporting the exporters in order to improve their productivity in various sector, giving quality control, provides training programmes, and provides consultacy. The increase of external debt must be followed by economic development.Beside the FDI inflows has a negative effect on economic growth, so the government must be selective on choosing the FDI inflows in order to support the realization on economic development target. | |
| 4508 | 14327 | P2CD13022 | PENERAPAN KONSEP FRAUD DIAMOND THEORY DALAM MENDETEKSI PERILAKU FRAUD | Semua organisasi, apapun jenis, bentuk, skala operasi dan kegiatannya memiliki risiko terjadinya fraud atau kecurangan. Fraud dapat menimbulkan banyak kerugian seperti hancurnya reputasi organisasi, kerugian organisasi, kerugian keuangan negara, dan rusaknya moril karyawan. Dengan menggunakan elemen-elemen dalam fraud diamond theory (Wolve & Hermanson, 2004), penulis melakukan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kecenderungan perilaku fraud pegawai di perguruan tinggi negeri. Elemen Fraud Diamond Theory ini selanjutnya diproksikan ke dalam beberapa variabel. Elemen tekanan (pressure) diproksikan dengan variabel kepuasan kompensasi, keadilan organisasi, dan variabel tekanan situasional berupa otoritas atasan. Elemen kesempatan (opportunity) diproksikan dengan variabel keefektifan pengendalian internal, penegakan hukum/aturan, dan asimetri informasi. Elemen rasionalisasi (rationalization) diproksikan dengan variabel budaya organisasi dan komitmen organisasi. Sedangkan elemen kemampuan (capability) diproksikan dengan variabel posisi dalam pekerjaan, level penalaran moral, dan kompetensi. Populasi penelitian ini terdiri dari 265 orang pegawai yang ikut terlibat dalam kegiatan pengelolaan keuangan, pengelolaan BMN, dan pengadaan barang/jasa di Universitas X dengan jumlah sampel sebanyak 160 orang. Analisis Regresi Berganda digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis persepsi pegawai di Universitas X tentang pengaruh kepuasan kompensasi, keadilan organisasi, tekanan situasional berupa otoritas atasan, keefektifan pengendalian internal, penegakan hukum/aturan,asimetri informasi, budaya organisasi, komitmen organisasi, posisi dalam pekerjaan, level penalaran moral, dan kompetensi terhadap kecenderungan perilaku fraud. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh signifikan antara tekanan situasional berupa ootoritas atasan, keefektifan pengendalian internal dan level penalaran moral terhadap kecenderungan perilaku fraud pegawai. Sedangkan variabel kepuasan kompensasi, keadilan organisasi, penegakan hukum/aturan, asimetri informasi, budaya organisasi, komitmen organisasi, posisi dalam pekerjaan, dan kompetensi tidak berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan perilaku fraud pegawai. Selain itu dengan menggunakan uji Chow diketahui bahwa tidak terdapat perbedaan kecenderungan perilaku fraud pada dosen dan tenaga kependidikan di Universitas X. | All organizations, regardless of its type, shape, scale of operations and activities have a risk of fraud. Fraud can cause a lot of harm such as the collapse of the organization's reputation, the loss of the organization, the state financial losses and damage to employee morale. By using elements of the Fraud Diamond Theory (Wolfe & Hermanson, 2004), the authors conducted a study to determine the factors that influence employee behavior tendency fraud in public universities. Elements of Fraud Diamond Theory then proxied into several variables. Elements of pressure is proxied by variable of compensation satisfaction, organizational justice, and situational pressures such as the authority of superiors. Elements of opportunity is proxied by effectiveness of internal control, law enforcement, and information asymmetry. Elements of rationalization is proxied by variables of organizational culture and organizational commitment. While the elements of capability is proxied by the variable of job positions, the level of moral reasoning, and competence. The study population consisted of 265 employees who involved in the activities of financial management, asset management, and procurements with a total sample of 160 people. Multiple regression analysis used in this study to analyze the perceptions of employees in University X on the effects of compensation satisfaction, ,organizational justice, situational pressure such as the authority of superiors, effectiveness of internal control, law enforcement, information asymmetry, organizational culture, organizational commitment, job positions, the level of moral reasoning, and competence to tendency of fraud. The results showed a significant influence between situational pressures such as the authority of superiors, the effectiveness of internal controls, and the level of moral reasoning against the tendencies of employee fraud behavior. While variable compensation satisfaction, organizational justice, law enforcement, information asymmetry, organizational culture, organizational commitment, job positions, and competence does not significantly influence the tendency of employee fraud behavior. In addition, by using the Chow test is known that there are differences beetween the behavior tendencies of fraud on lecturer and staff at the University X. | |
| 4509 | 14313 | C1C011038 | ANALISIS POTENSI, EFEKTIVITAS, DAN KONTRIBUSI PAJAK DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN BANJARNEGARA | Penelitian ini berjudul : “Analisis Potensi, Efektivitas, Dan Kontribusi Pajak Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Banjarnegara”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penetapan target dan potensi pajak daerah, efektivitas penerimaan pajak daerah dan kontribusi pajak daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kabupaten Banjarnegara tahun 2009-2014. Populasi dalam penelitian ini adalah pajak daerah Kabupaten Banjarnegara dan sampel dalam penelitian ini adalah pajak daerah Kabupaten Banjarnegara tahun 2009-2014. sampel dalam penelitian ini adalah pajak daerah Kabupaten Banjarnegara tahun 2009-2014. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data diperoleh kesimpulan penetapan target pajak daerah sudah sesuai dengan potensi pajak daerah di Kabupaten Banjarnegara. Penerimaan Pajak Daerah Kabupaten Banjarnegara sangat efektif. Hal ini dapat dilihat dari rasio target penerimaan pajak daerah dengan rata-rata realisasinya di Kabupaten Banjarnegara mencapai 114,63%. Konstribusi Pajak Daerah Kabupaten Banjarnegara terhadap PAD relatif masih kecil. Hal ini bisa dilihat dari rata-rata konstribusi sebesar 16,39%. | This research entitled “Potential Analysis, Effectiveness, and Contributions of Local Tax to the Local Revenue”. The aims to determine the potential of target setting and local taxes, the effectiveness of local tax revenues and local tax contributions to the local revenue in Banjarnegara district in 2009-2014. The research population is a local tax Banjarnegara district and sample in this research is the local tax Banjarnegara discrict in 2009-2014. Based on the research and analysis of data obtained by the conclusion of targeting local tax is in conformity with the potential of local taxes in Banjarnegara regency. Tax Receipts Banjarnegara discrict very effective. It can be seen from the ratio of tax revenue target area with the average realization in Banjarnegara district reached 114.63%. Contribution to the Local Tax Banjarnegara discrict against PAD is still relatively small. This can be seen from the average contribution amounting to 16.39% | |
| 4510 | 14339 | F1G011028 | PEMBENTUKAN VERBA BAHASA JAWA DI RANDUDONGKAL, PEMALANG | Penelitian berjudul “Pembentukan Verba Bahasa Jawa di Randudongkal, Pemalang” bertujuan mendeskripsikan proses morfologi dan pembentukan makna verba yang berasal dari kelas kata verba, nomina, adjektiva, dan adverbia bahasa Jawa yang digunakan di Randudongkal. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode cakap dengan teknik catat. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik bagi usur langsung, dengan teknik lanjutan berupa teknik baca markah untuk membaca penanda pada data yang dianalisis. Metode yang digunakan dalam penyajian data adalah metode informal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan verba dapat dilakukan melalui afiksasi, reduplikasi, dan komposisi. Reduplikasi dapat berbentuk reduplikasi penuh (dwilingga), reduplikasi dengan penggantian fonem (dwilingga salinswara), reduplikasi pada fonem awal (dwipurwa), dan reduplikasi dengan imbuhan afiks. Afiksasi dalam pembentukan verba memunculkan makna aktif, makna pasif, makna pasif tanpa sengaja, makna aktif oleh orang pertama tunggal, makna imperatif, makna benefaktif, makna repetitif, makna dalam hal, makna mengenakan, menggunakan, atau memainkan, dan makna bersikap seperti. Reduplikasi memunculkan makna aktif, makna aktif berulang-ulang, makna mengucapkan berulang-ulang, makna dengan aspek resiprokal, makna menggunakan, makna memainkan, makna dibuat menjadi bersifat, makna dianggap bersifat, dan makna menganggap seperti pada bentuk dasarnya. Adapun proses komposisi memunculkan mana kiasan. | This research entitled “Verb Formation in Javanese Language in Randudongkal, Pemalang. This research aimed to describe the morphological process and the formation of verb meaning derived from word classes of verbs, nouns, adjectives, and adverbs in Javanese language used in Randudongkal. Data collection method used in this research was conversation method with written technique. The data collected was then analyzed with using distributional method with Immediate Constituent Analysis technique and continued by marker analysis to read the marker on the analyzed data. The method used in the data presentation was informal method. This research concluded that the formation of verb can be carried out through affixation, reduplication, and composition. Reduplication can be either full reduplication (dwilingga), reduplication by phoneme replacement (dwilingga salin swara), reduplication at the beginning phoneme (dwipurwa), and reduplicative affixes. Affixation in the formation of the verb raised active meaning, passive meaning, accidental passive meaning, active meaning by the first person singular, imperative meaning, benefactive meaning, repetitive meaning, meaning of things, meaning of wearing, using, or playing and meaning of being such. Reduplication brought active meaning, repetitive active meaning, meaning to say repeatedly, meaning with reciprocal aspect, meaning of playing, meaning of changing the state, and meaning of regarded as the basic form. The composition process led to figurative meaning. | |
| 4511 | 14314 | C1C011080 | PENGARUH PENDIDIKAN, PEMAHAMAN PAJAK, DAN KESADARAN PAJAK TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK UMKM DI KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pemahaman pajak, dan kesadaran pajak terhadap kepatuhan wajib pajak Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Banyumas. Populasi dalam penelitian ini adalah wajib pajak pelaku UMKM di Kabupaten Banyumas. Penentuan sampel menggunakan convenience sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah 74 orang wajib pajak. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi liniear berganda. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Variabel pendidikan memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Banyumas. (2) Variabel pemahaman pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Banyumas. (3) Variabel kesadaran pajak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak di Kabupaten Banyumas. | This study aims to determine the effect of education, understanding of tax, and consciousness of tax to compliance of Small and Medium Enterprises (SMEs) taxpayers in Banyumas Regency. The population of this research is the Small and Medium Enterprises (SMEs) taxpayer in Banyumas Regency. Determination of the sample using convenience sampling. Respondents in this study consist of 74 SMEs’taxpayer. Hypothesis testing using multiple linear regression. The results showed that: (1) education has significant effect on the compliance of Small and Medium Enterprises (SMEs) taxpayers in Banyumas Regency. (2) the understanding of tax has significant effect on compliance of Small and Medium Enterprises (SMEs) taxpayers in Banyumas Regency. (3) The consciousness of tax has significant effect on compliance of Small and Medium Enterprises (SMEs) taxpayers in Banyumas Regency. | |
| 4512 | 14317 | F1A009030 | MENGUBAH SAMPAH MENJADI BERKAH (Studi Deskriptif tentang Pengelolaan Sampah di Kelurahan Karanglewas Lor, Kecamatan Purwokerto Barat) | Masyarakat umumnya menganggap bahwa sampah itu tidak ada gunanya, kotor dan menjijikan sehingga harus dibuang atau dilenyapkan dari pandangan mata. Hal tersebut menjadikan masyarakat berusaha untuk membuat sampah tidak terlihat lagi. Banyak orang kemudian membuang sampah di tempat jauh, menghanyutkan di aliran sungai, mengubur sembarangan, atau membakarnya. Penanganan sampah yang dilakukan pemerintah secara umum juga masih Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Karanglewas Lor memaknai sampah beragama. Sebagian memnganggap bahwa sampah menjijikkan dan tidak berguna. Meskipun demikian, sebagian besar masyarakat berpandangan bahwa sampah itu masih memiliki nilai ekonomi apabila diolah dan dibentuk menjadi barang yang bernilai ekonomi seperti tas, hiasasn bunga, dan sebagainya. Pada awalnya warga Kelurahan Karanglewas Lor masih menganggap sampah adalah barang yang tak berguna. Kesadaran masyarakat berubah setelah datangnya bantuan mesin pencacah sampah dari Pemerintah Daerah Banyumas melalui BKM (Badan Keswadayaan Masyarakat). Sebelum adanya pengolahan sampah, masyarakat sering mengalami polusi udara dan gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh penumpukan sampah. Dampak ekonomi yaitu masyarakat memperoleh penghasilan tambahan dari sampah yang dia angkut dan jual ke KSM Taruna. Dalam prosesnya sampah dapat menjadi berkah bagi masyarakat dengan cara memanfaatkan sisa nilai jual dari sampah tersebut, yakni menjual sampah non-organik ke KSM Taruna. Oleh KSM Taruna sampah non-organik yang berupa plastik diolah kembali menggunakan mesin pencacah yang kemudian melalui proses recycle diubah menjadi barang bernilai seperti tas dan kerajinan lain. Barang hasil recycle tersebut lalu dijual lagi ke pengepul besar maupun pabrik plastik. | Society generally considers that it is useless trash, dirty and disgusting and should be thrown away or disappeared from sight. It makes people strive to make the garbage was not seen again. Many people then dump somewhere far away, washed away in the river, buried haphazardly, or burn it. Government waste management in general is still oriented as removing trash to another, in this case to a landfill. Whereas the existence of the landfill more often cause problems for the surrounding communities and pollute the environment. To overcome this, it is necessary to attempt to manage waste properly. This thesis entitled "Turning Trash Being a Blessing" is a descriptive study on waste management in the Village of West Purwokerto Lor Karanglewas).The objective in this thesis is how people Karanglewas Lor in processing waste. The results showed that the majority Karanglewas Lor Village residents still consider waste is useless items. Public awareness changed after the arrival of aid thrasher garbage from Banyumas Regional Government through BKM (Community Self-Reliance Agency). In the process of waste can be a blessing for the community in a way to utilize the remaining sales value of the waste, which sells non-organic waste to KSM Taruna. By KSM Taruna non-organic waste in the form of plastic reprocessed using a chopper which then through the recycle process is converted into valuable items such as bags and other crafts. The recycle goods produced and sold to collectors large and plastics factories. | |
| 4513 | 14302 | F1D011021 | MOBILISASI DUKUNGAN TERHADAP KPK DALAM KASUS KORUPSI SIMULATOR SIM TAHUN 2012 DI SITUS CHANGE.ORG | Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses mobilisasi dukungan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus korupsi simulator SIM tahun 2012 di situs change.org. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kehadiran media baru telah melahirkan idealisme dan optimisme baru dalam memunculkan aktivitas politik yang bebas dilakukan setiap orang. Salah satunya untuk membangun aktivisme sosial. Aktivisme sosial di media baru menjadi fenomena baru dalam proses politik perlawanan dan partisipasi warga negara untuk mempengaruhi proses politik di ranah virtual. Seperti halnya pada mobilisasi dukungan terhadap KPK dalam kasus korupsi simulator SIM tahun 2012. Situs change.org menjadi salah satu media online yang digunakan untuk memobilisasi dukungan tersebut, bentuknya adalah petisi online. Petisi online ini berisi tuntutan yang mewakili opini-opini publik di dunia maya agar kasus korupsi simulator SIM diserahkan ke KPK. Petisi online ini kemudian dikampanyekan untuk menggalang dukungan berupa tanda tangan masif di situs change.org. Proses mobilisasi dukungan tersebut dilakukan dengan serangkaian strategi yang merupakan perpaduan dari beragam pendekatan aktivisme, dari pendekatan berbasis online hingga pendekatan berbasis offline. | The purpose of this research is to describe the process of mobilization to support the Corruption Eradication Commission, as known as KPK in the corruption case of SIM simulator in 2012 on change.org. This research used qualitative research methods with the case study as an approach. This research also used a descriptive analysis techniques in interactive analysis models from Miles and Huberman. The results of this research is that the new media has spawned a new optimism and idealism in political activity. The new media also can be used as an effective tool to build social activism. Social activism in new media is a new phenomenon in political process of resistance and public participation to influence the political process in the virtual space. Change.org is one of the online media, used to mobilize KPK support with online petition. This online petition containing demands that represents public opinion in online spaces in order to SIM simulator corruption case submitted to KPK This online petition campaigned to collect massive signature as a support on the change.org site. Mobilization process of support is done with a blend strategy of online and offline activism approaches. | |
| 4514 | 14318 | B1J011051 | Parasitasi Tungau terhadap Larva Aedes sp. Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue di Kabupaten Banjarnegara | Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah endemis baru demam berdarah dengue. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui vektor nyamuk Aedes sp.. Salah satu musuh alaminya adalah tungau parasit yang kemampuan parasitasinya bergantung pada faktor biotik dan abiotik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui familia tungau yang memparasiti larva Aedes sp. dan mengetahui tingkat parasitasi tungau parasit terhadap larva Aedes sp. daerah endemis dengue di Kabupaten Banjarnegara. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara survey dengan teknik stratified random sampling. Teknik ini berdasarkan penggunaan strata endemisitas demam berdarah dengue. Pengambilan titik sampel berdasarkan 10% dari jumlah kecamatan. Kabupaten Banjarnegara memiliki 20 kecamatan, sehingga dipilih dua kecamatan yang endemis yaitu Kecamatan Banjarnegara dan Kecamatan Madukara. Pengambilan jumlah sampel berdasarkan rumus populasi dengan tingkat kesalahan 5%, sehingga minimal pengambilan sampel yaitu 400 sampel pada setiap titik sampling. Data dianalisis dengan cara menghitung jumlah individu spesies tungau yang ditemukan dibagi dengan jumlah individu larva yang terinfeksi (Roulbecki, 2008). Berdasarkan hasil identifikasi ditemukan 3 individu tungau yang termasuk dalam 3 familia tungau parasit adalah Familia Pionidae, Hydrachnidae, dan Hydryphantidae. Parasitasi tungau Familia Pionidae, Hydrachnidae, dan Hydryphantidae adalah 33%. | Banjarnegara is a new endemic areas of dengue fever. This disease is caused by dengue virus and transmitted by Aedes sp. vector. One of Aedes sp. natural enemy is a parasitic mite. Parasitic mite’s parasitization ability rely on biotic and abiotic factors. The purpose of this study was to determine familia type of mite that parasitize of larvae of Aedes sp. and to determine the parasitization of parasitic mite on the larvae of Aedes sp. in Banjarnegara. The sampling was done using survey method with stratified random sampling technique. This technique was based on the endemicity strata of dengue fever. The sample was taken based on 10% of the total number of districts. Banjarnegara has 20 districts, therefore two sub-districts were selected: Madukara and Banjarnegara. The total sample based on population formula with error rate of 5%, so 400 samples were taken as the minimum sample amount in each sampling point. Data were analyzed by calculating the number of individual species of mites that were found and then divided by the number of infected larvae (Roulbecki, 2008). The identification results found 3 familia of parasitic mite: Pionidae, Hydrachnidae, and Hydryphantidae, with parasitization value was 33%. | |
| 4515 | 14320 | C1K010055 | THE EFFECT OF PRESIDENTIAL ELECTION 2014 ON ABNORMAL RETURN, TRADING VOLUME AND TRADING DAY IN INDONESIAN STOCK EXCHANGE | Tujuan utama dari penelitian ini adalah Untuk menganalisis apakah ada abnormal return setelah pengumuman pemilihan presiden, Untuk menganalisis apakah ada perbedaan volume perdagangan sebelum dan sesudah pengumuman pemilihan presiden dan Untuk menganalisis apakah ada perbedaan hari perdagangan sebelum dan sesudah presiden pengumuman pemilu di perusahaan yang sahamnya tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini semua perusahaan LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2014. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dibahas, maka kesimpulan dapat ditarik sebagai berikut: Pemilihan presiden 2014 peristiwa yang mempengaruhi volume perdagangan saham, tetapi tidak mempengaruhi tingkat saham keuntungan, Ada perbedaan dalam nilai rata-rata saham volume perdagangan pada periode sebelum dan setelah peristiwa pemilihan presiden menunjukkan perbedaan yang signifikan selama periode pengamatan diuji, yaitu peningkatan rata-rata volume perdagangan saham dan ada perbedaan yang signifikan antara trading volume Activity (TVA) sebelum dan sesudah yang pengumuman stock split | The main objective of this study was To analyze whether there was abnormal returns after presidential election announcement, To analyze whether there are differences trading volume before and after presidential election announcement and To analyze whether there are differences trading day before and after presidential election announcement on the companies whose shares are listed on the Indonesia Stock Exchange (BEI). The population used in this research all LQ45 companies listed in Indonesia Stock Exchange at 2014. Sampling technique used was purposive sampling. Techniques of data analysis used were t test. Based on the results of research that has been discussed, then a conclusion can be drawn as follows: The presidential election of 2014 events affecting trading volumes shares, but does not affect the rate of profit shares, There are differences in the average value of share trading volume in the period before and after the events of the presidential election showed significant differences during the observation period were tested, namely the increase in the average volume of stock trading and There are significant differences between the Trading Volume Activity (TVA) before and after the stock split announcement | |
| 4516 | 14319 | G1H011033 | Perbedaan Asupan Mikronutrien Zinc (Zn) dan Chromium (Cr) pada Kelompok Penderita Diabetes Melitus Tipe II dan Non Diabetes di Kecamatan Kedungbanteng | Penyakit diabetes melitus tipe II telah menjadi masalah kesehatan yang serius dan merupakan penyebab penting dalam terjadinya morbiditas dan mortalitas diseluruh dunia. Diabetes melitus tipe II ditandai dengan resistensi insulin bersamaan dengan adanya defisiensi insulin. Mikronutrien yang memiliki peran dalam terjadinya diabetes melitus tipe II adalah zinc (Zn) dan chromium (Cr). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan asupan Zn dan Cr pada kelompok penderita diabetes melitus tipe II dan non diabetes. Penelitian ini dilakukan di kecamatan Kedungbanteng pada bulan Desember 2015 hingga Januari 2016. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling sebanyak 110 responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok diabetes melitus tipe II dan non diabetes. Asupan makan diukur menggunakan form FFQ semi kuantitatif. Analisis menggunakan uji T independen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan asupan Zn yang signifikan (p=0,039) sedangkan asupan Cr tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan (p=0,466) antara kelompok diabetes melitus tipe II dan non diabetes. Rata-rata asupan Zn dan Cr pada kelompok diabetes melitus tipe II lebih rendah 37% dan 9% dibandingkan dengan kelompok non diabetes. | Type II diabetes mellitus have become a serious public health problem and an important cause of morbidity and mortality in worldwide. Type II diabetes mellitus caused by insulin resistance together with insulin deficiency. Micronutrients that play a role in occurence of type II diabetes mellitus are zinc and chromium. This study aimed to determine intake of zinc and chromium between subjects with type II diabetes mellitus and non-diabetic.This research is an observational study with cross sectional approach. This study was conducted in Kedungbanteng district on December 2015 to January 2016 using purposive sampling as sampling method. A total of 110 subjects consisting of 55 type II diabetes mellitus patients and 55 non-diabetic. Food frequency questionnaire was used to assess dietary intake. Bivariate analysis using independent sample T-test. The result showed there is significant difference of zinc intake (p=0.039) and no significant difference of chromium intake (p=0.466) between type II diabetes mellitus subjects and non-diabetic. Generally, the average of zinc and chromium intake in type II diabetes mellitus subjects is lower than non-diabetic. The intake of zinc and chromium in type II diabetes mellitus subjects is lower than non-diabetic. | |
| 4517 | 13344 | H1L008078 | RANCANG BANGUN SISTEM PAKAR DIAGNOSA HAMA DAN PENYAKIT PADI DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB | Salah satu faktor menurunnya hasil produksi beras adalah hama dan penyakit padi, seperti hama tikus, hama wereng, penyakit blast dan lain sebagainya. Banyak masyarakat khususnya petani yang bingung membedakan jenis hama atau penyakit yang menyerang tanaman padi mereka sehingga cara penanganannya pun salah. Untuk mempermudah masyarakat atau petani dalam menyelesaikan permasalahan tanaman padi yang terserang hama atau penyakit, maka dibuatlah suatu sistem pakar yang dapat mengidentifikasi hama dan penyakit padi. Sistem pakar ini meniru cara berpikir seorang ahli spesialis hama dan penyakit padi dalam melakukan identifikasi suatu penyakit. Sistem ini dibuat untuk membantu dalam mencari kesimpulan tentang penyakit yang menyerang beserta pencegahan atau solusi yang sesuai untuk mengatasinya. Sistem pakar ini menganalisa gejala-gejala dari suatu penyakit. Pengembangan sistem ini menggunakan metode inferensi forward chaining dan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan database MySQL. Tujuan pembuatan sistem ini adalah untuk membantu dalam mencari kesimpulan tentang hama dan penyakit yang menyerang padi serta solusi untuk mengatasinya secara cepat dan efisien | One factor decreasing rice production is rice pests and diseases, such as rats pests, plant hopper pests, diseases and other blast. Many people, especially farmers who confuse types of pest or disease affecting their rice crops so that any one way of handling. To facilitate the public or farmers in resolving problems rice crop pests or diseases, it was made a expert system that can identify the pests and diseases of rice. Expert system mimics the way of thinking of a specialist rice pests and diseases in identify a disease. This system created to assist in finding a conclusion about the disease and its prevention or attack the appropriate solutions to overcome them. This expert system analyzes the symptoms of an illness. The development of this system uses forward chaining inference method and using PHP programming language and using MySQL database. The purpose of making this system is to assist in the search for conclusions about the pests and diseases that attack rice and solutions to overcome them quickly and efficiently. | |
| 4518 | 14322 | F1D011051 | GERAKAN KONY 2012 DI AMERIKA SERIKAT (Strategi Kampanye Media dan Mobilisasi Sumberdaya Invisible Children dalam Menentang Lord’s Resistance Army di Uganda) | Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan menjelaskan strategi kampanye media serta mobilisasi sumberdaya yang dilakukan sebuah NGO di Amerika bernama Invisible Children melalui gerakan Kony 2012 untuk menentang Lord’s Resistance Army (LRA) di Uganda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan. LRA adalah kelompok pemberontak yang sangat kejam dan kekejamannya telah terjadi selama puluhan tahun tanpa diketahui dunia. Melalui kampanye media, gerakan Kony 2012 mencoba meyakinkan masyarakat Amerika untuk ikut membantu menentang dan menghentikan LRA. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa media merupakan sebuah alat kampanye yang efektif. Gerakan Kony 2012 menggunakan strategi kampanye transmedia storytelling yang melibatkan media konvensional serta media baru guna menyebarluaskan isu LRA. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa mobilisasi sumberdaya pada gerakan Kony 2012 merupakan faktor yang menunjang dalam menghentikan LRA. | This research was conducted for the reason of describing and understanding the media campaign strategy and resource mobilization of the NGO called The Invisible Children through the Kony 2012 movement for the solely purpose to fight against the LRA in Uganda. This research use qualitative method and library research approach. LRA is a very ruthless rebel group, and that ruthlessness had been happening for years without the world knowing. Through the media campaign, Kony 2012 movement try to convince the Americans society to help and raise awareness to stop the LRA. The result of this research is that the media proved to be an effective campaign tool. Kony 2012 movement was using the transmedia storytelling strategy campaign that involved conventional and new media to disseminate the LRA issue. This research also shows that the resource mobilization in Kony 2012 movement is the reason to support the success of this movement’s purpose. | |
| 4519 | 14316 | C1C011110 | PENGARUH TEKANAN KETAATAN , RESIKO AUDIT, GENDER DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP AUDIT JUDGEMENT (Studi Pada Kantor Akuntan Publik Big Four di Jakarta) | Penelitian ini berjudul“PENGARUH TEKANAN KETAATAN , RESIKO AUDIT, GENDER DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP AUDIT JUDGEMENT”(Studi Pada Kantor Akuntan Publik Big Four di Jakarta)”. Tujuan penelitian ini adalah untuk Memberikan bukti empiris mengenai pengaruh tekanan ketaatan pada audit judgment, pengaruh resiko audit pada audit judgment, pengaruh gender pada audit judgment, dan pengaruh pengalaman auditor pada audit judgment. Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis data primer. Data diperoleh secara langsung dari sumber asli, melalui pertanyaan tertulis (kuesioner) yang dibagikan kepada KAP Big Four di Jakarta. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil penelitian diketahui tekanan ketaatan secara statistis berpengaruh terhadap audit judgment, risiko audit secara statistis berpengaruh terhadap audit judgment, gender secara statistis berpengaruh terhadap audit judgment, pengalaman auditor secara statistis berpengaruh terhadap audit judgment. Implikasi penelitian yaitu audit judgment dapat ditingkatkan dengan memperbaiki kualitas audit para audit yang berhubungan dengan tekanan ketaatan, risiko audit, gender dan pengalaman auditor. Audit judgment dapat ditingkatkan dengan beberapa pelatihan dan training yang dilakukan Kantor Akuntan Publik. Pelatihan dan training dapat membantu auditor junior bahkan auditor senior dalam mengasah kemampuan dalam mengaudit laporan keuangan. | This research entitled “The Influence of Obedience Pressure, Audit Risk, Gender and Audit Experience on Audit Judgement (Case Study of The Big Four public Accountant Offices in Indonesia”.The aim of this research are to analyze the influence of obedience pressure, audit risk, gender and audit experience on audit judgement. This research was conducted with the primary data analysis method. Data obtained from original sources with a questionnaire that was distributed to Four KAP Big in Jakarta. MultipleLinear regression is used to analysis techniques. The results of this study indicate obedience pressure, audit risk, gender and audit experience have significance on audit judgement, in whole and partially. Based on these conclusions should be suggested that audit judgement can be enhanced by improving the audit quality such as obedience pressure, audit risk, auditor's experience and gender.Audit judgment can be improved with some training conducted public accountant office.Training can help junior and senior auditors to improve the ability audit of financial statements. | |
| 4520 | 14324 | B1J011033 | KERAGAMAN DAN KEKERABATAN FENETIK IKAN HIU YANG DIDARATKAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA CILACAP (PPSC) | Ikan hiu merupakan salah satu ikan bertulang rawan yang dijadikan sebagai sumber daya tangkapan ikan terbesar di Indonesia. Salah satu pelabuhan perikanan yang melakukan tangkapan ikan hiu adalah Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap (PPSC), Cilacap, Jawa Tengah. Namun, untuk laporan ilmiah tentang keragaman ikan hiu di PPSC masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui spesies, karakter morfologi, dan hubungan kekerabatan ikan hiu (Selachimorpha) yang didaratkan di PPSC. Metode yang digunakan adalah survey dengan teknik pengambilan sampel purposive random sampling dan data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berdasarkan pustaka. Penentuan kekerabatan fenetik dilakukan secara numerik dengan membandingkan persamaan dan perbedaan ciri-ciri morfologi yang dimilki oleh masing-masing spesies. Hasil perbandingan antara ciri yang mirip dengan semua ciri yang digunakan berupa koefisien asosiasi kemiripan ciri, sekaligus menunjukkan tingkat hubungan kekerabatan antara taksa yang dibandingkan. Koefisien asosiasi kemiripan ciri, selanjutkan digunakan untuk menggambar dendogram menggunakan software NTSYSpc 2.02. Hasil penelitian didapatkan 3 ordo, 7 familia, 9 genus dan 14 spesies ikan hiu. Empat belas spesies tersebut adalah Carcharhinus brevipinna, C. sorrah, C. falciformis, C.leucas, Prionace glauca, Galeocerdo cuvier, Sphyrna lewini, Mustelus manazo, Alopias pelagicus, A. superciliosus, Isurus paucus, I. oxyrinchus, Pseudocarcharias kamoharai dan Heptranchias perlo. Hasil analisis menunjukkan hubungan kekerabatan terjauh antara H. perlo dengan C. brevipinna, sedangkan hubungan kekerabatan terdekat antara A. pelagicus dan A. superciliosus. | Shark is one of cartilaginous fish that widely catched as the fish resources in Indonesia. One of the port that did catch the sharks is Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap (PPSC), Cilacap, Central Java. The purpose of this study is to determine the species, morphological characters, and relationship of the shark (selachimorpha) that were landed in Pelabuhan Perikanan Samudera Cilacap. However, for a scientific report about the diversity of sharks in the PPSC is still limited. This study was done by using survey method with purposive random sampling technique and then the data were analyzed descriptively based on literatures. Determination of phenetic relationship was done numericaly by comparing the similarities and the differences of morphological characteristics in each species. The comparison result was in the form of the coefficient association of similarities, and also shows the level of relationship between each taxa that were compared. The characteristics coefficient association of similarity were used to made the phenogram by using NTSYSpc 2.02. The result showed 3 ordo, familia 7, 9 genera and 14 species of shark. Fourteen of those species are Carcharhinus brevipinna, C. sorrah, C. falciformis, C.leucas, Prionace glauca, Galeocerdo cuvier, Sphyrna lewini, Mustelus manazo, Alopias pelagicus, A. superciliosus, Isurus paucus, I. oxyrinchus, Pseudocarcharias kamoharai and Heptranchias perlo. The analysis shows that H. Perlo and C. Brevipinna has the farthest relationship, while the closest phylogenetic relationship was found between A. pelagicus and A. superciliosus. |