Home
Login.
Artikelilmiahs
40557
Update
GANDES SARASWATI
NIM
Judul Artikel
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN BAKSO AYAM TIREN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN DALAM PUTUSAN NOMOR 70/PID.B/2022/PN BTL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bakso ayam merupakan salah satu pangan olahan yang digemari oleh masyarakat di Indonesia, namun sayangnya terdapat pelaku usaha yang tidak beritikad baik dengan memproduksi dan menjual bakso ayam tiren demi mendapatkan keuntungan yang besar. Perbuatan pelaku usaha tersebut telah melanggar hak-hak konsumen yang akan mengakibatkan kerugian bagi konsumen di kemudian hari setelah mengkonsumsi bakso ayam tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi konsumen bakso ayam tiren berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dalam Putusan Nomor 70/Pid.B/2022/PN Btl. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Data disajikan dalam bentuk uraian yang logis dan sistematis kemudian dianalisis secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, konsumen belum mendapatkan perlindungan hukum atas hak-haknya dalam Pasal 4 huruf a dan huruf c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Majelis Hakim dalam Putusan Nomor 70/Pid.B/2022/PN Btl tidak mempertimbangkan Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen padahal undang-undang ini bersifat specialist atau khusus dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang sifatnya general atau umum. Sanksi pidana penjara yang diputus oleh Majelis Hakim sangat ringan kepada kedua pelaku usaha dari maksimal pidana penjara yang diatur dalam Pasal 204 ayat (1) KUHP.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Chicken meatballs are one of the processed foods favored by people in Indonesia, but unfortunately, there are business actors who are not in good faith by producing and selling chicken meatballs made from a mixture of chicken carcass meat in order to get large profits. In fact, the actions of these business actors have violated consumer right , resulting in future losses for consumers after consuming the chicken meatballs. This study aims to determine the legal protection for consumers of meatballs made from chicken carcass meat based on Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection in Decision Number 70/Pid.B/2022/PN-Btl. This research uses a normative juridical approach method with analytical descriptive research specifications. The type of data used in the research is secondary data consisting of primary, secondary, and tertiary legal materials conducted by literature study. The data is presented in the form of a logical and systematic description and then analyzed normatively and qualitatively. Based on the results of research and discussion, consumers have not received legal protection of their rights in Article 4 letter a and letter b of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. The Panel of Judges did not consider Article 62 paragraph (1) of Law Number 8 of 1999 Concerning Consumer Protection in their decision, even though this law is specialist from the Criminal Code which is general. The Panel of Judges gave a very light prison sentence to the two business actors from the maximum imprisonment stipulated in Article 204 paragraph (1) of the Criminal Code.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save