Home
Login.
Artikelilmiahs
40568
Update
NINDISYA PUTRI GRENADITA
NIM
Judul Artikel
INDEKS DAN STATUS KEBERLANJUTAN KLASTER NILA SALIN (Oreochromis niloticus) DI KABUPATEN PATI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Ikan nila salin (Oreochromis niloticus) merupakan salah satu ikan yang dikembangkan di Indonesia dan menjadi salah satu jenis ikan nila yang memiliki beberapa keunggulan. Pengembangan strain ikan nila salin di lokasi penelitian menjadi salah satu upaya dalam pemanfaatan tambak udang yang sudah tidak dimanfaatkan akibat terhentinya produksi udang. Pengembangan ikan nila salin juga diharapkan dapat membantu dalam Peningkatan upaya ketahanan pangan dalam negeri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai indeks dan status keberlanjutan dari setiap dimensi serta atribut sensitif yang dapat didorong dalam pengembangan keberlanjutan klaster nila salin di Desa Tunggulsari, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 6-10 Maret 2023. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pengambilan data primer menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan kuesioner yang digunakan untuk wawancara kepada responden kunci. Data primer yang didapat dianalisis menggunakan software Rapfish (Rapid Appraishal for Fisheries). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi sosial ekonomi dalam status “Berkelanjutan” dengan nilai indeks 86,47. Dimensi yang berada dalam status “Cukup Berkelanjutan” yaitu dimensi tata niaga dan pasar (69,44), dimensi regulasi dan kelembagaan (59,015), dimensi pembiayaan mikro (57,93), dimensi promosi dan pengembangan produk (51,07), serta dimensi produksi dan ekologi (50,030). Sedangkan dimensi teknologi dan infrastruktur memiliki kategori status keberlanjutan “Kurang Berkelanjutan” dengan nilai indeks (49,25). Berdasarkan nilai tersebut, status keberlanjutan dari klaster nila salin di lokasi penelitian tergolong baik dan cukup berkelanjutan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Saline tilapia (Oreochromis niloticus) is one of the fish developed in Indonesia and is one of the tilapia strains that has several advantages. The development of saline tilapia strains at the research site is one of the efforts to utilise shrimp ponds that have not been used due to the cessation of shrimp farming. The development of saline tilapia is also expected to help in improving domestic food security efforts. The objective of this study is to analyse the index value and sustainability status of each dimension as well as sensitive attributes that can be encouraged in the development of saline tilapia cluster sustainability in Tunggulsari Village, Tayu District, Pati Regency, Central Java. This research was Conducted on 6-10 March 2023. This type of research is qualitative. Primary data were collected using observation, documentation, and questionnaires used to interview key respondents. The primary data obtained was analysed using Rapfish (Rapid Appraishal for Fisheries) software. The results of this study indicate that the socio-economic dimension is in "Sustainable" status with an index value of 86.47. Dimensions that are in the "Moderately Sustainable" status are the dimensions of trade and markets (69.44), regulatory and institutional dimensions (59.015), microfinance dimensions (57.93), promotion and product development dimensions (51.07), and production and ecological dimensions (50.030). Meanwhile, the technology and infrastructure dimension has a sustainability status category of "Less Sustainable" with an index value of (49.25). Based on this value, the sustainability status of the saline tilapia cluster in the research location is classified as good and moderately sustainable.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save