Artikelilmiahs
Menampilkan 36.881-36.900 dari 48.999 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 36881 | 44699 | I1C020029 | ANALISIS BIOINFORMATIKA DAN MOLECULAR DOCKING SENYAWA KURKUMINOID PADA MULTIPLE MYELOMA | Abstrak Multiple myeloma berkontribusi terhadap sekitar 15% dari total keganasan hematologis di seluruh dunia dan peristiwa relapse yang masih tidak dapat terhindarkan meskipun sudah dilakukan kemoterapi. Senyawa kurkuminoid diketahui memiliki aktivitas sebagai antikanker pada multiple myeloma maupun kanker lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui target molekuler senyawa kurkuminoid pada multiple myeloma dan interaksi antara senyawa kurkuminoid dengan protein target. Pencarian protein target dilakukan untuk mendapatkan DTP dan ITP. Kemudian, digabungkan dengan gen multiple myeloma untuk mendapatkan PTTGs. Visualisasi PPI dilakukan dengan STRING dan pencarian top 10 hub gene menggunakan Cytoscape. Protein yang potensial dilakukan simulasi docking untuk mengetahui nilai energi ikatan dan jenis ikatan. Analisis bioinformatika menunjukkan EGFR, HSP90AA1, dan AKT1 sebagai protein target yang potensial untuk multiple myeloma berdasarkan degree score. Simulasi docking menunjukan kurkumin dan bisdemetoksikurkumin memiliki energi ikatan yang lebih rendah daripada kontrol positifnya, yakni -8,1 kkal/mol dan -9,6 kkal/mol. Kurkumin berikatan dengan sisi aktif EGFR melalui ikatan hidrogen, yaitu Met769 dan Thr766. Bisdemetoksikurkumin berikatan dengan sisi aktif HSP90AA1 melalui ikatan hidrogen (Asn51 dan Trp162) dan ikatan hidrofobik (Ala55, Phe138, Trp162, Asp54, dan Met98). Demetoksikurkumin pada AKT1 memiliki energi ikatan yang lebih besar daripada kontrol positifnya, yakni -7,2 kkal/mol dan membentuk satu ikatan hidrofobik dengan sisi aktif, yakni Lys179. EGFR, HSP90AA1, dan AKT1 sebagai target molekuler dari senyawa kurkuminoid pada multiple myeloma. | Multiple myeloma contributes to approximately 15% of total hematological malignancies worldwide and relapse remain unavoidable despite chemotherapy. Curcuminoid compounds are known to have anticancer activity against multiple myeloma and other cancers. This study aims to identify the molecular targets of curcuminoid compounds in multiple myeloma and their interaction with protein target. Protein target searches were conducted to obtain DTP and ITP. These were the combined with multiple myeloma genes to identify PTTGs. PPI visualization was performed using STRING DB and the top 10 hub gene were identified using Cytoscape. Potential protein underwent docking simulations to determine binding energy values and types of bonds. Bioinformatics analysis identified EGFR, HSP90AA1, and AKT1 as a potential target protein for multiple myeloma based on degree score. Docking simulations showed that curcumin and bisdemethoxycurcumin have lower binding energies than their positive controls, at -8,1 kkal/mol and -9,6 kkal/mol. Curcumin binds to the active site of EGFR via hydrogen bonds with Met769 and Thr766. Bisdemethoxycurcumin binds to the active site of HSP90AA1 via hydrogen bonds (Asn51 and Trp162) and hydrophobic bonds (Ala55, Phe138, Trp162, Asp54, and Met98). Demethoxycurcumin binds to AKT1 with higher binding energies than control positive, at -7,1 kkal/mol and forms hydrophobic bonds with the active site, Lys179. EGFR, HSP90AA1, and AKT1 as molecular target of curcuminoid compounds in multiple myeloma. | |
| 36882 | 39765 | D1A019050 | KORELASI UKURAN LINIAR TUBUH DAN VOLUME AMBING TERHADAP PRODUKSI SUSU KAMBING ANGLO NUBIAN DI PETERNAKAN LURISAE | Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2023 di Peternakan Lurisae yang beralamat di Dusun Krajan, Desa Kebongunung, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ukuran liniar tubuh (lingkar dada, panjang tubuh, tinggi pundak) dan volume ambing ternak terhadap produksi susu kambing perah Anglo Nubian. Metode pengambilan sampel ditetapkan dengan metode survei dan purposive sampling dengan sampel 13 ekor kambing perah Anglo Nubian dengan frekuensi pemerahan satu kali. Data dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan tertinggi dimiliki oleh gabungan antara panjang badan, lingkar dada, tinggi pundak, dan volume ambing sebelum pemerahan terhadap produksi susu dengan nilai determinasi 83,9% dan persamaan regresi Ŷ = -1077 – 5,79X1 + 11,83X2 + 9,18X3 + 0,33X4. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa volume ambing memiliki hubungan paling kuat dengan produksi susu dengan r = 0,89; R2 = 79,8%; dan persamaan regresi ŶVASP = -15,25 + 0,36X4. | This research was conducted in Januari-February 2023 at Lurisae Farms in Krajan, Kebongunung, Loano, Purworejo Regency, Central Jawa. The purpose of this study was to determine the effect of liniar body size (chest circumference, body length, body height at wither) and udder volume on milk production of Anglo Nubian goats. The sampling method was determined by survey method and purposive sampling with a sample of 13 Anglo Nubian dairy goats with one milking frequency. The data were analyzed using correlation analyzed and linear regression. The results showed that the higgest relationship had the combination of body length, chest curcumference,body height at wither, and udder volume before milking on milk production with a determination value of 83.9% and the regression equation Ŷ = -1077 – 5.79X1 + 11.83X2 + 9.18X3 + 0.33X4. The conclusion from the results of the study show that udder volume has stongest relationship with milk production with r = 0.89; R2 = 79.8% and the regression equation ŶVASP = -15.25 + 0.36X4. | |
| 36883 | 39748 | K1B018023 | Hasil Kali Geometri Antarbivektor | Aljabar geometri merupakan aljabar bertingkat yang beranggotakan multivektor. Untuk mengoperasikan multivektor, diperlukan hasil kali geometri (geometri product) sebagai operatornya. Penelitian ini membahas mengenai hasil kali geometri antarbivektor. Hasil kali geometri antarbivektor merupakan penjumlahan dari hasil kali dalam antarbivektor dan hasil kali luar antarbivektor. Hasil kali geometri antarbivektor memenuhi sifat distributif terhadap penjumlahan. Secara umum, hasil kali geometri antarbivektor tidak memenuhi sifat komutatif maupun anti komutatif. Hasil kali geometri antarbivektor memenuhi sifat anti komutatif apabila dua buah bivektor merupakan bivektor tegak lurus dan sifat komutatif dipenuhi apabila dua buah bivektor merupakan bivektor sejajar. | Geometric algebra is a graded algebra having multivectors as its members. The multivector are operated by using an operator called geometric product. This research discusses the geometric product of bivectors. The geometric product of two bivectors is the sum of inner product and outer product of bivectors. The geometric product of bivectors satisfies distributive property over addition. In general, the geometric product of bivectors does not satisfies the commutative or anti-commutative properties. The geometric product of two bivectors satisfies anti-commutative if the two bivectors are perpendicular. The geometric product of two bivectors satisfies commutative property if the two bivectors are parallel. | |
| 36884 | 39768 | I1B019014 | PENGETAHUAN DAN SIKAP MAHASISWA KESEHATAN UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PENYANDANG DISABILITAS | Latar Belakang : Penyandang disabilitas merupakan kelompok yang rentan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Pengetahuan dan sikap mahasiswa kesehatan menjadi hal krusial yang dapat memengaruhi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap mahasiswa kesehatan Universitas Jenderal Soedirman terhadap pelayanan kesehatan penyandang disabilitas. Metode : Penelitian deskriptif dengan metode cross sectional yang melibatkan 309 responden, dan menggunakan teknik stratified random sampling. Data diperoleh dengan kuesioner SAQ-K dan ATDP-O yang diisi melalui google form, serta diolah dengan analisis univariat. Hasil Penelitian : Mayoritas responden adalah mahasiswa perempuan (77,67%), berasal dari program studi Kedokteran Umum (21,03%), angkatan 2019 (50,16%), belum pernah memiliki pengalaman terkait disabilitas (66,34%), dan memiliki rerata usia 20,81 tahun. Mayoritas mahasiswa kesehatan Unsoed memiliki pengetahuan yang baik terkait pelayanan kesehatan penyandang disabilitas (64,72%), tetapi mayoritas responden memiliki skor sikap di bawah skor rata-rata secara umum (53,07%). Kesimpulan : Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang baik, tetapi menunjukkan sikap yang cenderung negatif. Upaya untuk peningkatkan sikap terkait pelayanan kesehatan penyandang disabilitas perlu dilakukan. | Background: People with disabilities are a vulnerable group in obtaining health services. Knowledge and attitudes of health students are crucial things that can influence them in providing health services. This study aims to describe knowledge and attitudes of health students at Jenderal Soedirman University towards health services for people with disabilities. Methods: Descriptive research with cross sectional method involving 309 respondents, and using stratified random sampling technique. Data were obtained by SAQ-K and ATDP-O questionnaire with univariate analysis. Results: Respondents were dominated by female students (77.67%), came from Medical Science study program (21.03%), class of 2019 (50.16%), never had experience related to disabilities (66.34%), and has an average age of 20,81 years. The majority of Unsoed health students have good knowledge regarding health services for persons with disabilities (64.72%), but the majority of respondents have an attitude score below the general average score (53.07%). Conclusion: Most of the respondents have good knowledge, but show attitudes that tend to be negative, or below the average score. | |
| 36885 | 39766 | C1L018015 | PENGARUH LATAR BELAKANG PENDIDIKAN GURU DAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI MAN 1 BANYUMAS | Hasil belajar merupakan hasil dari perubahan perilaku peserta didik yang menunjukkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik pada saat mengikuti pembelajaran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan hasil belajar ekonomi peserta didik di MAN 1 Banyumas yang tergolong masih kurang tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei kepada peserta didik kelas X pada mata pelajaran ekonomi di MAN I Banyumas. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis: (1) pengaruh latar belakang pendidikan guru terhadap hasil belajar siswa, (2) pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap hasil belajar siswa. Adapun populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas X pada mata pelajaran ekonomi di MAN I Banyumas. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan terknik cluster random sampling. Sampel yang digunakan yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 125 responden. Teknik analisis menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) latar belakang pendidikan guru berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di MAN I Banyumas; (2) kompetensi pedagogik guru berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi di MAN I Banyumas. | Learning outcomes are the result of changes in student behavior that show cognitive, affective, and psychomotor aspects when participating in learning. This research is motivated by the fact that the economic learning outcomes of students at MAN 1 Banyumas are still not high enough. This research is a quantitative research using a survey method for class X students in economics at MAN I Banyumas. This study aims to examine and analyze: (1) the effect of teacher educational background on student learning outcomes, (2) the effect of teacher pedagogic competence on student learning outcomes. The population of this study were students of class X in economics at MAN I Banyumas. Sampling in this study using cluster random sampling technique. The sample used in this study was 125 respondents. The analysis technique uses Multiple Linear Regression Analysis. The results showed that (1) the teacher's educational background had a positive effect on student learning outcomes in the economics subject at MAN I Banyumas; (2) teacher pedagogic competence has a positive effect on student learning outcomes in economics subjects at MAN I Banyumas. | |
| 36886 | 39767 | I1C019006 | FORMULASI CLAY MASK EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP Propionibacterium acnes | Jerawat merupakan penyakit inflamasi yang mempengaruhi folikel pilosebasea kulit. Salah satu penyebab jerawat tersebut yaitu terjadinya kolonisasi mikroba dengan Propionibacterium acnes. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan clay mask ekstrak etanol daun belimbing wuluh dengan beberapa konsentrasi yang memenuhi persyaratan sifat fisik dan stabilitas serta memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes. Sediaan clay mask dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak sebesar 5%, 10% dan 15%. Sediaan clay mask diuji sifat fisik dan stabilitas fisik meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya lekat, daya sebar dan stabilitas freeze-thaw. Formula terpilih diuji aktivitas antibakteri dengan metode difusi sumuran dan diameter zona hambat dianalisis dengan dibandingkan terhadap kontrol positif dan kontrol negatif. Semua formulasi clay mask memenuhi kriteria evaluasi mutu fisik dan stabilitas. Formula clay mask ekstrak etanol daun belimbing wuluh pada konsentrasi 5%, 10% dan 15% memiliki aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes dimana semakin banyak ekstrak, semakin kuat zona hambat yang dihasilkan. Clay mask ekstrak etanol daun belimbing wuluh konsentrasi 15% memiliki aktivitas antibakteri paling baik terhadap Propionibacterium acnes sebesar 12,33 dan 10,17 mm dengan kategori kuat. | Acne is an inflammatory disease that affects the pilosebaceous follicles of the skin. One of the causes of acne is the colonization of microbes with Propionibacterium acnes. This study aims to formulate clay mask ethanol extract of belimbing wuluh leaves with several concentrations that meet the requirements for physical properties and stability and have antibacterial activity against Propionibacterium acnes. Clay mask preparations were made with variations in extract concentrations of 5%, 10% and 15%. The clay mask preparations were tested for physical properties and physical stability including organoleptic, homogeneity, pH, viscosity, adhesion, spreadability and freeze-thaw stability. The selected formula was tested for antibacterial activity using the well-diffusion method and the diameter of the inhibition zone was analyzed by comparison with the positive control and negative control. All clay mask formulations met the evaluation criteria for physical quality and stability. Clay mask formula with ethanol extract of belimbing wuluh leaves at a concentration of 5%, 10% and 15% has antibacterial activity against Propionibacterium acnes where the more extract, the stronger the inhibition zone is produced. Clay mask ethanol extract of belimbing wuluh leaves concentration of 15% has the best antibacterial activity against Propionibacterium acnes of 12.33 and 10.17 mm in the strong category. | |
| 36887 | 39769 | L1A018039 | KERAGAMAN MORFOLOGI KERANG HOTATE (Patinopecten yessoensis, Jay 1857) di TELUK FUNKA HOKKAIDO JEPANG | Patinopecten yessoensis, Jay 1857 merupakan kerang konsumsi yang banyak diminati terutama oleh warga Jepang. Kerang hotate merupakan kerang air dingin yang hanya dapat di budidaya di wilayah perairan dingin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelompok dan karakter morfologi kerang yang memiliki kesamaan. Metode yang digunakan yang digunakan pada penelitian ini adalah survey. Teknik pengambilan data yang digunakan purposive sampling. Analisis data yang dilakukan pada penelitian menggunakan aplikasi Image-J dalam pengukuran panjang landmark dan menggunakan aplikasi PAST dalam analisis PCA. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kemiripan kerang hotate berdasarkan morfologi nya sebesar 70%. Komponen utama landmark morfometri kerang hotate A20, A21, A22, A23, A25 | Patinopecten yessoensis, Jay 1857 is a consumption scallop that is in great demand, especially by Japanese people. Hotate scallop are cold water clams that can only be cultivated in cold water areas. The purpose of this study is to determine the group and morphological characters of clams that have in common. The method used in this research is survey. The data collection technique used was purposive sampling. Data analysis conducted in the study using Image-J application in measuring the length of landmarks and using PAST application in PCA analysis. The results of this study indicate that the level of similarity of hotate scallop based on their morphology is 70%. The main components of hotate clam morphometric landmarks | |
| 36888 | 39770 | A1A017068 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGADAAN BERAS DAN STRATEGI PENCAPAIANNYA DI PERUM BULOG SUBDIVRE BANDUNG | Bulog merupakan perusahaan umum milik negara yang bergerak dalam bidang logistik pangan. Salah satu komoditas pertanian yang dikelola oleh Bulog yaitu beras. Pengadaan beras merupakan suatu kebijakan yang harus ditingkatkan oleh pemerintah dalam rangka pembangunan jangka panjang berupa tersedianya kebutuhan pangan dengan jumlah yang memadai bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah pengadaan beras di Perum Bulog Subdivre Bandung, (2) mengidentifikasi faktor – faktor internal kekuatan dan kelemahan Perum Bulog Subdivre Bandung, (3) mengidentifikasi faktor – faktor eksternal peluang dan ancaman bagi Perum Bulog Subdivre Bandung, dan 4) menyusun strategi yang efektif agar realisasi jumlah pengadaan beras di Perum Bulog Subdivre Bandung dapat tercapai. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian studi kasus. Obyek penelitian yaitu jumlah prognosa pengadaan beras pada Perum Bulog Subdivre Bandung yang berlokasi di Bandung, Jawa Barat. Analisis yang digunakan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah pengadaan beras yaitu Analisis Regresi Linier Berganda, sedangkan untuk menyusun strategi yang efektif agar realisasi jumlah pengadaan beras di Perum Bulog Subdivre Bandung dapat tercapai yaitu Analisis SWOT, IFE (Evaluasi Faktir Internal), EFE (Evaluasi Faktor Eksternal), dan Perencanaan Strategis Kuantitatif (QSP). Variabel bebas pada penelitian yaitu jumlah mitra kerja, harga pembelian pemerintah, harga beras di pasar, dan luas panen. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu realisasi jumlah pengadaan beras di Perum Bulog Subdivre Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi realisasi jumlah pengadaan beras di Perum Bulog Subdivre Bandung yaitu jumlah mitra kerja, HPP, dan harga di pasar. Faktor internal kekuatan Perum Bulog Subdivre Bandung yaitu Bulog memiliki modal besar, kapasitas gudang beras luas, mitra Bulog yang berlisensi, letak gudang mudah dijangkau, dan Pengelolaan Hama Gudang Terpadu (PHGT) dilakukan secara rutin. Sedangkan faktor internal kelemahan yaitu tidak terpenuhinya pengadaan beras, tidak semua beras yang masuk ke gudang sesuai SOP Bulog, program On-Farm Bulog kurang maksimal, kualitas beras yang ditawarkan Bulog masih dibawah kualitas beras, dan tidak bisa bekerjasama dengan selain mitra yang sudah disepakati. Faktor eksternal peluang Perum Bulog Subdivre Bandung yaitu kerjasama dengan pemerintah atau civitas, dukungan dari kementerian lain, menyaring lebih banyak mitra, perkembangan teknologi pasca panen pertanian, dan konsumsi beras semakin tinggi. Sedangkan faktor eksternal ancaman yaitu adanya pesaing, cuaca yang berubah, timbul asumsi negatif, berkuranganya lahan produksi beras, dan Bandung bukan sentra beras.Adapun strategi yang efektif dan efisien agar realisasi pengadaan beras di Perum Bulog Subdivre Bandung dapat tercapai yaitu Bulog dapat melakukan penambahan mitra baru agar penyerapan beras maksimal. | Bulog is a state-owned public company engaged in food logistics. One of the agricultural commodities managed by Bulog is rice. Procurement of rice is a policy that must be improved by the government in the context of long-term development in the form of the availability of food needs in sufficient quantities for the community. This study aims to: 1) determine the factors that affect the amount of rice procurement at Perum Bulog Subdivre Bandung, (2) identify internal factors of strengths and weaknesses of Perum Bulog Subdivre Bandung, (3) identify external factors of opportunities and threats for Perum Bulog Subdivre Bandung, and 4) develop effective strategies so that the realization of the amount of rice procurement at Perum Bulog Subdivre Bandung can be achieved. The method used in this research is case study research method. The object of the research is the forecasted amount of rice procurement at Perum Bulog Subdivre Bandung located in Bandung, West Java. The analysis used to determine the factors that influence the amount of rice procurement is Multiple Linear Regression Analysis, while to develop an effective strategy so that the realization of the amount of rice procurement at Perum Bulog Subdivre Bandung can be achieved, namely SWOT Analysis, IFE (Internal Factors Evaluation), EFE (External Factors Evaluation), and Quantitative Strategic Planning (QSP). The independent variables in the study are the number of partners, government purchase price, market price of rice, and harvest area. The dependent variable in this study is the realization of the amount of rice procurement at Perum Bulog Subdivre Bandung. The results of the study indicate that the factors that affect the realization of the amount of rice procurement in Perum Bulog Subdivre Bandung are the number of partners, HPP, and market prices. The internal strength factors of Bulog Subdivre Bandung are that Bulog has large capital, large rice warehouse capacity, Bulog partners are licensed, the location of the warehouse is easy to reach, and Integrated Warehouse Pest Management (PHGT) is carried out routinely. Meanwhile, the internal factors of weakness are the unfulfilled procurement of rice, not all rice that enters the warehouse according to Bulog's SOP, Bulog's On-Farm program is not optimal, the quality of rice offered by Bulog is still below the quality of rice, and unable to cooperate with other than partners that have been agreed upon. External factors of opportunities for Perum Bulog Subdivre Bandung are cooperation with the government or community members, support from other ministries, selecting more partners, post-harvest agricultural technology development, and higher rice consumption. While the external factors of threat are competitors, changing weather, negative assumptions, reduced land for rice production, and Bandung is not a rice production center. The effective and efficient strategy so that the realization of rice procurement at Perum Bulog Subdivre Bandung can be achieved is that Bulog can add new partners so that rice absorption is maximized. | |
| 36889 | 39771 | I1A018072 | Gambaran Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan Selama Pandemi Covid-19 | Latar Belakang : Kondisi pandemi Covid-19 mengakibatkan pergeseran fokus pada pelaksanaan program kesehatan, termasuk program pencegahan dan pengendalian DBD. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian DBD selama pandemi Covid-19. Metode : Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu pada Agustus - Oktober 2022. Informan sebanyak 12 orang yang merupakan petugas program di puskesmas, kantor kelurahan, dinas kesehatan, dan kader jumantik dipilih menggunakan metode purpossive sampling. Komponen yang di amati yakni aspek input (man, money, material-machine, method), process (PSN, Monev, Diagnosis, PE & FF), dan output (Jumlah dan metode Pelaporan Kasus DBD & ABJ), dengan analisis tematik. Hasil Penelitian : Pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, secara umum sudah berjalan dengan baik. Aspek input program sudah mencukupi, namun terkendala pada beban tugas tambahan dan pemotongan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19. Aspek process selama pandemi Covid-19 mengalami perubahan pada pemeriksaan jentik yang dilakukan secara mandiri oleh warga, serta sosialisasi dan monitoring evaluasi yang dilakukan sceara online. Aspek output kategori pelaporan kasus DBD dan ABJ, tetap berjalan dan dilakukan secara online. Kesimpulan : Pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu selama pandemi Covid-19 mayoritas dilakukan secara online (pelaporan kasus, monev, pemeriksaan jentik, dan sosialisasi). Program tersebut masih memerlukan pemenihan anggaran kembali dan inovasi dalam pencegahan di masyarakat. | Background : The condition of the Covid-19 pandemic, resulted in a shift of focus in the implementation of health programs, including DHF prevention and control programs. This study aims to describe the implementation of dengue prevention and control programs during the Covid-19 pandemic. Methodology : This research is a qualitative descriptive study using a case study approach, in the working area of the Pasar Minggu District Health Center in August - October 2022. The 12 informants are program officers at the puskesmas, village office, health office, and jumantik cadres, and were selected using a purposive sampling method. The components observed were input aspects (man, money, material-machine, method), process (PSN, Monev, Diagnosis, PE & FF), and output (Number and method of Reporting DHF & ABJ Cases), with thematic analysis. Results : The implementation of the DHF prevention and control program in the working area of the Pasar Minggu District Health Center, in general, has been going quite well. The input aspect of the program is sufficient, but there are additional workloads and budget cuts for handling the Covid-19 pandemic. The process aspect during the Covid-19 pandemic underwent changes, such as the inspection of larvae which was carried out independently, as well as socialization and monitoring of evaluations which were carried out online. The output aspect, specifically the reporting of DHF and ABJ cases is still running and are carried out online. Conclusions : The implementation of the DHF prevention and control program in the working area of the Pasar Minggu District Health Center has been quite good, but there have been changes during the Covid-19 pandemic. Program changes are independent PSN implementation, online socialization and online (case reporting, monitoring and evaluation, inspection of larvae, and outreach) monitoring and evaluation, and budget efficiency for handling the Covid-19 pandemic. | |
| 36890 | 39772 | I1A018053 | Hubungan Dukungan Keluarga dengan Risiko Depresi pada Mahasiswa Program Sarjana Universitas Jenderal Soedirman yang Sedang Menyusun Tugas Akhir | Latar Belakang: Proses penyusunan tugas akhir pada mahasiswa akhir dapat menyebabkan stres yang dapat memicu depresi. Depresi dapat mempengaruhi pola pikir, perilaku serta dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Kurangnya dukungan keluarga terhadap mahasiswa akhir dapat menurunkan motivasi dan rasa percaya diri serta meningkatkan risiko depresi. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi merupakan mahasiswa program sarjana Universitas Jenderal Soedirman. Sampel yang digunakan sebanyak 134 orang dan diambil dengan teknik purposive sampling. Analisis data terdiri dari analisis univariat dan bivariat menggunakan Uji Chi-Square. Data diperoleh dengan wawancara responden menggunakan kuesioner dan dilaksanakan pada Desember 2022 sampai Januari 2023. Hasil Penelitian: Terdapat hubungan antara dukungan emosional keluarga (p=0,002) dengan risiko depresi mahasiswa program sarjana Universitas Jenderal Soedirman yang sedang menyusun tugas akhir. Tidak terdapat hubungan antara dukungan informasi keluarga (p=0,076), dukungan instrumental keluarga (p=0,447), serta dukungan penilaian keluarga (p=0,072) dengan risiko depresi mahasiswa program sarjana Universitas Jenderal Soedirman yang sedang menyusun tugas akhir. Kesimpulan: Meningkatkan dukungan emosional keluarga seperti memberikan perhatian, waktu, dan menghibur saat ada masalah dapat membantu mengurangi risiko depresi. | Background: In the process of doing a final project, students in the last semester could develop stress that leads to depression. Depression can affect the mindset, behavior and can interfere with daily activities. Lack of family support for final year students can reduce motivation and self-confidence and increase the risk of depression. Methodology: This study used a quantitative research method with a cross-sectional approach. The population is undergraduate students at Jenderal Soedirman University. The sample used was 134 people and was taken by purposive sampling technique. Data analysis consisted of univariate and bivariate analysis using the Chi-Square Test. Data were obtained by interviewing respondents using a questionnaire from December 2022 to January 2023. Result: There is a relationship between family emotional support (p=0.002) and the risk of depression for undergraduate students at Jenderal Soedirman University who are preparing their final project. There is no relationship between family information support (p=0.076), family instrumental support (p=0.447), and family assessment support (p=0.072) with the risk of depression for undergraduate students at Jenderal Soedirman University who are preparing their final project. Conclusion: Increasing family emotional support, such as providing attention, time, and comfort when there is a problem, can help reduce the risk of depression. | |
| 36891 | 37854 | B1A018096 | Keragaman Lalat Filth Fly pada Proses Dekomposisi Bangkai Rattus norvegicus di Perairan dan Daratan | Dekomposisi merupakan proses gradasi baik kimia maupun fisik menjadi komponen yang lebih sederhana. Dekomposisi fisik bangkai melibatkan serangga lalat filth fly. Keragaman dan kelimpahan lalat dimungkinkan berbeda pada tiap tahapan dekomposisi bangkai, pada daerah daratan, perairan mengalir dan perairan menggenang. Selain itu waktu dan proses dekomposisi juga dimungkinkan berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman lalat filth fly pada bangkai tikus putih (Rattus norvegicus) pada daerah daratan, perairan mengalir, dan perairan menggenang serta mengetahui fluktuasi dan kelimpahan lalat filth fly pada setiap tahap dekomposisi bangkai tikus putih (R. norvegicus) pada daerah daratan, perairan mengalir, dan perairan menggenang. Metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling digunakan dalam penelitian data. Pengambilan data dilakukan dari tahap awal dekomposisi hingga tahap akhir dekomposisi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah bangkai tikus putih dengan berbagai kondisi lingkungan. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah keragaman dan kelimpahan lalat filth fly serta waktu dekomposisi bangkai tikus putih. Parameter yang diukur adalah jumlah lalat filth fly yang berada pada setiap tahap dekomposisi bangkai serta ragamnya. Parameter lingkungan yang diukur meliputi suhu dan kelembaban udara, serta suhu air. Setiap tahap dan lama waktu dekomposisi bangkai dianalisis secara eskriptif, sedangkan data jumlah lalat filth fly dianalaisis menggunakan Kruskal Wallis. Perbandingan komposisi lalat filth fly dan stage dekomposisi dianalisis dengan Principal Componant Analysis (PCA) menggunakan program PAST-v403 untuk melihat perbedaan antara lokasi daratan, perairan mengalir, dan perairan menggenang. Data keragaman, kemerataan dan dominansi lalat-pun dianalisis dibantu menggunakan program PAST-v403. Spesies dominan pada tiap daerah dianalisis menggunakan bantuan program Biodiversity Pro. Keragaman lalat filth fly yang terdapat pada bangkai tikus putih (R. norvegicus) yang diletakkan di lokasi daratan lebih tinggi dibandingkan dengan bangkai tikus putih di lokasi perairan, baik perairan mengalir maupun perairan menggenang. Lalat filth fly ditemukan paling melimpah pada bangkai tikus putih (R. norvegicus) yang diletakkan di lokasi daratan dibandingkan dengan bangkai tikus putih yang diletakkan di perairan mengalir dan perairan menggenang. | Decomposition is a chemical and physical gradation process into simpler components. Physical decomposition of carcasses involves filth fly insects. The diversity and abundance of flies may be different at each stage of decomposition of the carcass, inland areas, flowing waters and stagnant waters. In addition, the time and the decomposition process may also be different. The purpose of this study was to determine the diversity of filth fly flies in the carcass of white rats (Rattus norvegicus) in land areas, flowing waters, and stagnant waters and to determine the fluctuation and abundance of filth fly flies at each stage of decomposition of the carcass of white rat (R. norvegicus) in land area, flowing waters, and stagnant waters. The survey method with purposive sampling technique was used in data research. Data collection was carried out from the initial stage of decomposition to the final stage of decomposition. The independent variable in this study was the carcass of white rats with various environmental conditions. The dependent variables in this study were the diversity and abundance of filth flies and the decomposition time of white rat carcasses. The parameters measured were the number of filth flies at each stage of decomposition of the carcass and their variety. Environmental parameters measured include air temperature and humidity, as well as water temperature. Each stage and length of time for the decomposition of carcasses were analyzed descriptively, while data on the number of filth flies were analyzed using Kruskal Wallis. A comparison of filth fly composition and decomposition stage was analyzed by Principal Component Analysis (PCA) using the PAST-v403 program to see the difference between the location of land, flowing waters, and stagnant waters. Data on diversity, evenness and dominance of flies were analyzed using the PAST-v403 program. The dominant species in each area were analyzed using the help of the Biodiversity Pro program. The diversity of filth fly found in carcasses of white rats (R. norvegicus) placed in land locations was higher than that of white rat carcasses in aquatic locations, both flowing waters and stagnant waters. The filth fly was found to be most abundant in carcasses of white rats (R. norvegicus) placed on land locations compared to carcasses of white rats placed in flowing and stagnant waters. | |
| 36892 | 39773 | C1B019024 | Pengaruh Food Safety Concern, EWOM, dan Brand Familiarity terhadap Purchase Intention Mie Instan Lemonilo dengan Consumer Involvement sebagai Mediasi | Penelitian ini merupakan survei pada masyarakat di kabupaten Banyumas. Penelitian ini berjudul: “Pengaruh Food Safety Concern, Electronic Word of Mouth, dan Brand Familiarity terhadap Purchase Intention Produk Mie Instan Lemonilo dengan Consumer Involvement sebagai Variabel Mediasi”. Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat Banyumas yang mengetahui produk mie instan Lemonilo. Sampel pada penelitian ini berjumlah 203 responden yang diambil menggunakan metode purpose random sampling. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) diolah dengan software AMOS menunjukkan bahwa: (1) Food Safety Concern tidak berpengaruh positif terhadap Consumer Involvement. (2) Electronic Word of Mouth berpengaruh positif terhadap Consumer Involvement. (3) Brand Familiarity berpengaruh positif terhadap Consumer Involvement. (4) Food Safety Concern tidak berpengaruh terhadap Purchase Intention. (5) Electronic Word of Mouth berpengaruh positif terhadap Purchase Intention. (6) Brand Familiarity berpengaruh positif terhadap Purchase Intention. (7) Consumer Involvement tidak berpengaruh positif terhadap Purchase Intention. (8) Consumer Involvement tidak memediasi pengaruh Food Safety Concern terhadap Purchase Intention. (9) Consumer Involvement tidak memediasi pengaruh Electronic Word of Mouth terhadap Purchase Intention. (10) Consumer Involvement tidak memediasi pengaruh Brand Familiarity terhadap Purchase Intention. | This research is a survey of people in the Banyumas district. This study is entitled: "The Influence of Food Safety Concern, Electronic Word of Mouth, and Brand Familiarity on Purchase Intention of Lemonilo Instant Noodle Products with Consumer Involvement as a Mediation Variable". The population in this study is the people of Banyumas who know Lemonilo instant noodle products. The sample in this study amounted to 203 respondents who were taken using the purposive random sampling method. The results of research conducted using Structural Equation Modeling (SEM) analysis processed with AMOS software show that: (1) Food Safety Concern has no positive effect on Consumer Involvement. (2) Electronic Word of Mouth has a positive effect on Consumer Involvement. (3) Brand Familiarity has a positive effect on Consumer Involvement. (4) Food Safety Concern has no effect on Purchase Intention. (5) Electronic Word of Mouth has a positive effect on Purchase Intention. (6) Brand Familiarity has a positive effect on Purchase Intention. (7) Consumer Involvement has no positive effect on Purchase Intention. (8) Consumer Involvement does not mediate the effect of Food Safety Concern on Purchase Intention. (9) Consumer Involvement does not mediate the effect of Electronic Word of Mouth on Purchase Intention. (10) Consumer Involvement does not mediate the effect of Brand Familiarity on Purchase Intention. | |
| 36893 | 39774 | L1C019037 | ANALISIS KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN MOLUSKA DI PERAIRAN SEGARA ANAKAN BAGIAN BARAT, CILACAP | Penelitian ini berjudul Analisis Kelimpahan dan Keanekaragaman Moluska di Perairan Segara Anakan Bagian Barat, Cilacap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman moluska, serta mengetahui pengaruh parameter fisika kimia air terhadap kelimpahan dan keanekaragaman moluska di Perairan Segara Anakan bagian barat. Lokasi penelitian dibagi menjadi 3 stasiun, yaitu stasiun 1 (terletak di muara Sungai Citanduy), stasiun 2 (terletak di muara Sungai Cibereum dan dekat daerah mangrove), dan stasiun 3 (terletak di dekat Kawasan Monggor Mangrove). Metode yang digunakan adalah survei, sampel diambil dengan menggunakan Ekman grab. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman moluska. Untuk mengetahui pengaruh parameter fisika kimia terhadap kelimpahan dan keanekaragaman menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa moluska yang ditemukan meliputi Corbula faba, Limatium sp., Melanoides tuberculata, Meretrix meretrix, Nassarius coronolus, Nassarius stolatus, Saccostrea cucullata, dan Tellina radiata. Kelimpahan moluska 1–5 ind/m2. Indeks keanekaragaman termasuk dalam kategori rendah (H’ = 0) sampai sedang (H’ = 1,39). Parameter fisika kimia berpengaruh terhadap kelimpahan dan keanekaragaman moluska di Perairan Segara Anakan bagian barat. | This research is entitled Analysis of Mollusc Abundance and Diversity in Western Segara Anakan Waters, Cilacap. The purpose of this study was to determine the abundance and diversity of mollusks, as well as to determine the effect of water chemistry physics parameters on the abundance and diversity of mollusks in the western Segara Anakan Waters. The research site was divided into 3 stations, namely station 1 (located at the mouth of the Citanduy River), station 2 (located at the mouth of the Cibereum River and near the mangrove area), and station 3 (located near the Monggor Mangrove Area). The method used was survey, samples were taken using Ekman grab. Data were analyzed descriptively to determine the abundance and diversity of mollusks. To determine the effect of chemical physical parameters on abundance and diversity using multiple regression analysis. The results showed that the mollusks found included Corbula faba, Limatium sp., Melanoides tuberculata, Meretrix meretrix, Nassarius coronolus, Nassarius stolatus, Saccostrea cucullata, and Tellina radiata. Mollusc abundance was 1-5 ind/m2. The diversity index was categorized as low (H' = 0) to medium (H' = 1.39). Physical and chemical parameters affect the abundance and diversity of molluscs in the western Segara Anakan Waters. | |
| 36894 | 39775 | I1C019004 | PEMANFAATAN EKSTRAK BUNGA BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) SEBAGAI PEWARNA ALAMI DALAM FORMULASI SEDIAAN LIP CREAM | Lip Cream diminati wanita karena memiliki tekstur semi padat yang memudahkan diaplikasikan pada bibir dengan berbagai variasi warna. Bunga belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki kandungan antosianin yang menghasilkan pigmen berwarna merah dan dapat dimanfaatkan sebagai pewarna alami untuk lip cream. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak bunga belimbing wuluh yang menghasilkan lip cream dengan sifat fisik dan stabilitas paling baik. Penelitian dilakukan secara eksperimental. Proses ekstraksi bunga belimbing wuluh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Pembuatan lip cream menggunakan ekstrak kental bunga belimbing wuluh dengan konsentrasi 4, 6, 8, dan 10%. Uji sifat fisik lip cream meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, uji hedonik, dan uji iritasi serta uji stabilitas fisik dengan metode freeze thaw. Hasil penelitian menunjukkan keempat formulasi lip cream memenuhi syarat sifat fisik dan stabilitas fisik yang baik serta tidak mengiritasi kulit. Formula lip cream yang menghasilkan sifat fisik dan stabilitas fisik paling baik serta paling disukai responden yaitu konsentrasi 10% (F4). | Lip Cream is in demand by women because it has a semi-solid texture that is easily applied to the lips in a variety of colors. Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) flowers contain anthocyanins which produce red pigments and can be used as natural dyes for lip creams. This study aims to determine the concentration of belimbing wuluh flower extract which produces a lip cream with the best physical properties and stability. The research was conducted experimentally. The process of extracting belimbing wuluh flowers by maceration method using 96% ethanol solvent. Making lip cream using condensed extracts of belimbing wuluh flowers with concentrations of 4, 6, 8 and 10%. The physical properties test of the lip cream included organoleptic, homogeneity, pH, viscosity, dispersion, adhesion, hedonic test, and irritation test as well as physical stability test using the freeze thaw method. The results showed that the four lip cream formulations met the requirements for good physical properties and physical stability and did not irritate the skin. The lip cream formula that produces the best physical properties and physical stability and is the most preferred by respondents is a concentration of 10% (F4). | |
| 36895 | 39776 | E1A019069 | TINJAUAN YURIDIS GUGATAN WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN PINJAM-MEMINJAM DENGAN JAMINAN FIDUSIA DAN PERSONAL GUARANTEE (Studi Putusan Nomor 108/Pdt.G/2021/PN.Mks) | Penelitian dalam skripsi ini dilakukan terhadap putusan perkara perdata Pengadilan Negeri Makassar No. 108/Pdt.G/2021/PN.Mks perihal gugatan wanprestasi terhadap perjanjian pinjam-meminjam yang telah dijaminkan dengan jaminan fidusia dan personal guarantee. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis wujud wanprestasi yang dilakukan oleh Para Tergugat dan menganalisis pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan dan menolak gugatan Penggugat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian yang dilakukan secara deskriptif analitis. Sumber bahan hukum yang diambil untuk penulisan dalam penelitian ini berasal dari data sekunder yang mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, dengan metode pengumpulan data melalui studi kepustakaan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh 2 (dua) kesimpulan di mana kesimpulan pertama menunjukkan bahwa wanprestasi yang dilakukan oleh Para Tergugat dapat digolongkan sebagai “debitur terlambat berprestasi” karena pemenuhan objek prestasi debitur masih berguna bagi Penggugat. Kesimpulan kedua menunjukkan bahwa majelis hakim masih kurang tepat dalam memberikan beberapa pertimbangan hukumnya untuk mengabulkan maupun menolak petitum-petitum Penggugat dikarenakan ketidaklengkapan penjabaran unsur maupun syarat yang mengatur hal-hal yang dimohonkan dalam petitum Penggugat. | This research was conducted on the decision of the Makassar District Court civil case No. 108/Pdt.G/2021/PN.Mks concerning a default lawsuit against a loan agreement that has been guaranteed with fiduciary guarantee and personal guarantee. The purpose of this study is to analyze the exists of the default done by the defendants and to analyze the judge’s consideration in granted and rejected the plaintiff‘s claim. This study uses a normative juridical research method, with the specifications of the research carried out in a descriptive analytical manner. The legal sources taken in this research were came from secondary data which include primary, secondary, and tertiary legal materials, with the data collection method through literature study. Based on the research and study, 2 (two) conclusions were obtained which the first one showed that the default done by the defendants can be classified as “overdue debtors” because the fulfillment of the debtor’s achievement object is still useful for the plaintiff. The second conclusion showed that the panel of judges is still not quite right in giving some legal considerations to grant or reject the plaintiff’s petitum due to the incomplete elaboration of the elements and terms which regulate the matters that being requested in the plaintiff’s petitum. | |
| 36896 | 39777 | C1G018010 | Impact Of The Covid-19 Pandemic On The Income Of Suwuk Beach Tourism Businesses Puring District, Kebumen Regency | Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis ada/tidaknya perbedaan signifikan jumlah pendapatan pelaku usaha Pantai Suwuk sebelum dan selama/sesudah Pandemi Covid-19. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan adalah adalah Teknik analisi regresi berganda. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan, diperoleh hasil penelitian bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam pendapatan pelaku usaha di Pantai Suwuk, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen antara sebelum dan selama/sesudah Covid-19. | The study to analyse whether there is/is not a significant difference in the amount of income of Suwuk Beach business actors before and during/after the Covid-19. In this study, the data analysis technique used for multiple regression analysis techniques. Based on the analysis that has been carried out, the results of the study were obtained that there is a significant difference in the income of business actors in Suwuk Beach, Puring District, Kebumen Regency between before and during/after the Covid-19 | |
| 36897 | 44153 | E1A020041 | PENYELESAIAN PERSELISIHAN HUBUNGAN INDUSTRIAL PADA PERTAMINA (Studi Putusan Nomor 124/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Plg) | Penyelesaian perselisihan hubungan industrial dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 yang juga berlaku bagi Pertamina. Namun, sebelum berlakunya peraturan perundang-undangan tersebut, Pertamina tidak tunduk pada Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1964 jo Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1957. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim pada putusan nomor 124/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Plg mengenai penyelesaian perselisihan hubungan industrial pada Pertamina. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan metode pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan analisis dan pendekatan komparatif serta spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dan studi dokumen, yang kemudian disajikan dalam bentuk teks naratif dengan menggunakan metode normatif kualitatif sebagai metode analisis data. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1964 jo Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1957 tidak berlaku bagi Pertamina dalam penyelesaian perselisihan hubungan industrial. Pertamina memiliki peraturan sendiri yang berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pertambangan Dan Energi Republik Indonesia. Majelis Hakim dalam pertimbangan hukumnya pada putusan nomor 124/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Plg sehingga menghasilkan amar putusan menolak gugatan ialah kurang tepat. Majelis Hakim seharusnya dapat meneliti lebih dalam pada eksepsi Tergugat yang menjelaskan bahwa gugatan Penggugat mengandung unsur nebis in idem. Semua unsur nebis in idem telah terpenuhi yaitu gugatan yang diajukan belakangan telah diperkarakan sebelumnya, terhadap perkara terdahulu telah dijatuhkan putusan yang memiliki kekuatan hukum tetap, putusan yang telah berkekuatan hukum yang bersifat positif, subjek perkara sama, dan objek perkara sama. | Settlement of industrial relations disputes on Pertamina implemented based on provisions of Law Number 2 of 2004, which also applies on Pertamina. However, before the law is applied, Pertamina does not submit on provisions of Law Number 12 of 1964 involving Law Number 22 of 1957. Furthermore, this research also intends to know about judge legal considerations on verdict number 124/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Plg concerning settlement of industrial relations disputes on Pertamina. This Research employs a normative juridical research methodology with law approach, case approach, analytical approach and comparative approach along analytical descriptive research specifications. Secondary data sources encompass primary, secondary, and tertiary legal materials. Data collection for this research utilizes library research methods and document research methods, subsequently presented in the form of narrative texts, employing qualitative normative methods as a data analysis approach. Based on the research findings and discussions, provisions of Law Number 12 of 1964 involving 22 of 1957 are not submitted by Pertamina for settlement of industrial relations disputes. Pertamina has its own provisions, based on a joint decree of the minister of labor and the minister of mining and energy republic of Indonesia. The Panel of judges in their legal considerations on verdict number 124/Pdt.Sus-PHI/2020/PN.Plg resulted in a decision to reject the lawsuit which was inappropriate. The Panel of Judges should be able to examine more deeply the Defendant’s exception which explains that the Plaintiff’s lawsuit contains elements of nebis in idem. All element of nebis in idem have been fulfilled, namely that: the lawsuit filed recently has been litigated previously, a decision has been handed down in the previous case which has permanent legal force, the decision has positive legal force, the subject of the case is the same, and the object of the case is the same. | |
| 36898 | 39780 | E1A019052 | Efektivitas Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Banyumas Dalam Pemberian Perlindungan Hukum Terhadap Perempuan dan Anak Sebagai Korban Kekerasan Seksual | Maraknya kasus kekerasan seksual yang dialami perempuan dan anak menempatkan korban pada posisi tidak aman terutama terhadap serangan seksual. Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Banyumas merupakan unit yang dibentuk pemerintah daerah dalam rangka memberikan layanan bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, diskriminasi, perlindungan khusus, dan masalah lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas UPTD PPA Kabupaten Banyumas dalam pemberian perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak sebagai korban kekerasan seksual dan mengetahui faktor-faktor yang menghambat optimalisasi efektivitas UPTD PPA Kabupaten Banyumas dalam pemberian perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak sebagai korban kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu interview atau wawancara, observasi non partisipan dan studi kepustakaan. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukan UPTD PPA Kabupaten Banyumas dalam pemberian perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak sebagai korban kekerasan seksual cukup efektif. Faktor yang menghambat optimalisasi efektivitas UPTD PPA Kabupaten Banyumas dalam pemberian perlindungan hukum terhadap perempuan dan anak sebagai korban kekerasan seksual, yaitu terbatasnya Sumber Daya Manusia (SDM), belum adanya Mou antar jejaring, serta adanya labelling atau stigma negatif di masyarakat. Pemerintah Kabupaten Banyumas perlu melakukan sosialisasi agar tidak ada labelling atau stigma negatif terhadap perempuan dan anak sebagai korban kekerasan seksual. | The rise of sexual violence cases experienced by women and children puts victims in an unsafe position, especially against sexual attacks. The Regional Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children (UPTD PPA) of Banyumas Regency is a unit formed by the local government in order to provide services for women and children who experience violence, discrimination, special protection, and other problems. This study aims to determine the effectiveness of UPTD PPA Banyumas Regency in providing legal protection to women and children as victims of sexual violence and to determine the factors that hinder the optimization of the effectiveness of UPTD PPA Banyumas Regency in providing legal protection to women and children as victims of sexual violence. This research uses a sociological juridical approach method. The data collection techniques used were interviews, non-participant observation and literature study. The results of the research and discussion show that the UPTD PPA of Banyumas Regency in providing legal protection to women and children as victims of sexual violence is quite effective. Factors that hinder the optimization of the effectiveness of the UPTD PPA of Banyumas Regency in providing legal protection to women and children as victims of sexual violence, namely limited Human Resources (HR), the absence of a Mou between networks, and the existence of negative labelling or stigma in the community. The Banyumas Regency Government needs to conduct socialization so that there is no negative labelling or stigma against women and children as victims of sexual violence. | |
| 36899 | 39779 | F1C019009 | Strategi Komunikasi Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah pada Perangkat Daerah dalam Upaya Mengatasi Stunting di Kabupaten Cirebon | Kasus stunting banyak ditemui dibeberapa daerah dengan tingkat kemiskinan yang tinggi dan pendidikan yang rendah. Penyebab stunting dibagi menjadi penyebab langsung dan dan tidak langsung. Adapun penyebab langsung yaitu kurangnya asupan gizi, sedangkan penyebab tidak langsung meliputi pola asuh yang kurang baik, terbatasnya layanan kesehatan, dan kurangnya akses air bersih dan sanitasi. Penelitian berjudul Strategi Komunikasi Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah pada Perangkat Daerah dalam Upaya Mengatasi Stunting di Kabupaten Cirebon bertujuan untuk mendeskripsikan strategi komunikasi Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah pada perangkat derah dalam upaya mengatasi stunting di Kabupaten Cirebon dengan menggunakan analisis SWOT. Penelitain ini menggunakan metode penelitian deskriptif dan teknik purposive sampling sebagai pemilihan informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Komunikasi Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah pada perangkat daerah dalam upaya mengatasi stunting di Kabupaten Cirebon selaras dengan 8 aksi konvergensi stunting dengan mengacu pada RAN (Rencana Aksi Nasional) diantaranya yaitu pemetaan lokus dan penyebab stunting, rapat koordinasi, rembug stunting, audit stunting, serta monitoring dan evaluasi stunting.Adapun kendala yang dihadapi dalam melaksanakan strategi tersebut adalah waktu dan kesibukkan perangkat daerah. Selain itu, pandemi Covid-19 juga membuat beberapa kegiatan tidak dapat terlaksana dengan baik karena adanya pembatasan aktivitas. | Stunting cases are common in several areas with high poverty rates and low education. The causes of stunting are divided into direct and indirect causes. The direct cause is lack of nutritional intake, while the indirect causes include poor parenting, limited health services, and lack of access to clean water and sanitation. The study entitled "Communication Strategy of the Regional Research and Development Planning Agency for Regional Apparatus in Efforts to Overcome Stunting in Cirebon Regency" aims to describe the communication strategy of the Regional Development Planning and Research Agency to regional apparatuses in an effort to overcome stunting in Cirebon Regency using SWOT analysis. This research uses descriptive research methods and purposive sampling techniques as election informants. The result showed that the communication strategy of the Regional Development Planning Research and Development Agency to regional apparatuses in an effort to overcome stunting in Cirebon Regency is in line with the 8 stunting convergence actions with reference to the RAN (National Action Plan) which included locus-prone and causes of stunting in coordination meetings, stunting rembug, stunting audit, and stunting monitoring and evaluation. The obstacles faced in implementing this strategy are time and the busyness of regional apparatus. In addition, the Covid-19 pandemic also prevented several activities from being carried out properly due to the completion of activities. | |
| 36900 | 39781 | A1F019029 | ANALISIS PENGENDALIAN MUTU SECARA STATISTIK PADA PROSES PRODUKSI DODOL DURIAN DI UMKM RUMAH DURIAN “CAHAYA BULAN”, KECAMATAN CILONGOK, KABUPATEN BANYUMAS | Penjaminan kualitas produk telah menjadi strategi perusahaan dalam rangka untuk memiliki daya saing dan bertahan terhadap persaingan global dengan produk perusahaan lain. Perusahaan yang dapat memenuhi tuntutan konsumen dengan menghasilkan produk yang berkualitas akan berhasil di dunia industri. Tuntutan konsumen tersebut tentunya harus memenuhi standar yang meliputi teknik dan berbagai peraturan untuk meningkatkan mutu dan efisiensi industri, dalam penerapan standar. Sebuah perusahaan jika ingin menghasilkan mutu yang terbaik juga diperlukan upaya perbaikan berkesinambungan (continuous improvement) terhadap produk, manusia, proses, dan lingkungan. kualitas sangat diperlukan dalam memproduksi suatu barang untuk menjaga kestabilan mutu. Pengendalian kualitas tidak hanya dibutuhkan dalam industri, tetapi di bidang manajemen pun memegang peranan sangat penting. Tantangan untuk meningkatkan mutu produk hingga sesuai dengan standar mutu juga dihadapi oleh UMKM Rumah Durian “Cahaya Bulan” yang merupakan salah satu industry rumah tangga yang memproduksi berbagai macam olahan durian, salah satunya adalah Dodol Durian. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Mengetahui konsistensi mutu dari produk dodol durian. 2) Mengetahui kerusakan produk yang sering ditemui pada dodol durian. 3) Mengetahui diagram sebab akibat dari penyelesaian masalah pada produk dodol durian. Penelitian ini dilaksanakan di UMKM Rumah Durian “Cahaya Bulan” yang terletak di Desa Kalisari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan mulai bulan November 2022 hingga Januari 2023. Subjek yang digunakan adalah UMKM Rumah Durian “Cahaya Bulan” dan objek penelitian berupa hasil produksi dodol durian. Pengolahan data pada penelitian ini menggunakan alat bantu statistik untuk melakukan analisis data yaitu lembar pemeriksaan, diagram pareto, diagram kendali X ̅, diagram kendali S, diagram kendali P, dan diagram sebab akibat. | Quality assurance has become the company's strategy in order to have competitiveness and survive against global competition with other companies' products. Companies that can meet consumer demands by producing quality products will succeed in the industrial world. These consumer demands must of course meet standards which include techniques and various regulations to improve the quality and efficiency of the industry, in the application of standards. If a company wants to produce the best quality, it also requires continuous improvement efforts (continuous improvement) on products, people, processes, and the environment. Quality is very necessary in producing an item to maintain quality stability. Quality control is not only needed in industry, but in the field of management also plays a very important role. The challenge to improve product quality so that it conforms to quality standards is also faced by the UKM Rumah Durian "Cahaya Bulan" which is a home industry that produces various kinds of processed durian, one of which is Dodol Durian. The aims of this study were: 1) To find out the consistency of the quality of durian dodol products. 2) Find out the product damage that is often found in durian dodol. 3) Knowing the cause and effect diagram of problem solving in durian dodol products. This research was carried out at the UMKM Rumah Durian "Cahaya Bulan" which is located in Kalisari Village, Cilongok District, Banyumas Regency. This research was carried out for 3 months from November 2022 to January 2023. The subject used was the UMKM Rumah Durian "Cahaya Bulan" and the object of research was the production of dodol durian. Data processing in this study used statistical tools to perform data analysis, namely check sheets, pareto charts, X ̅ control charts, S control charts, P control charts, and causal charts. |