Home
Login.
Artikelilmiahs
44699
Update
RIFA AZURA HARDANISA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS BIOINFORMATIKA DAN MOLECULAR DOCKING SENYAWA KURKUMINOID PADA MULTIPLE MYELOMA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Abstrak Multiple myeloma berkontribusi terhadap sekitar 15% dari total keganasan hematologis di seluruh dunia dan peristiwa relapse yang masih tidak dapat terhindarkan meskipun sudah dilakukan kemoterapi. Senyawa kurkuminoid diketahui memiliki aktivitas sebagai antikanker pada multiple myeloma maupun kanker lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui target molekuler senyawa kurkuminoid pada multiple myeloma dan interaksi antara senyawa kurkuminoid dengan protein target. Pencarian protein target dilakukan untuk mendapatkan DTP dan ITP. Kemudian, digabungkan dengan gen multiple myeloma untuk mendapatkan PTTGs. Visualisasi PPI dilakukan dengan STRING dan pencarian top 10 hub gene menggunakan Cytoscape. Protein yang potensial dilakukan simulasi docking untuk mengetahui nilai energi ikatan dan jenis ikatan. Analisis bioinformatika menunjukkan EGFR, HSP90AA1, dan AKT1 sebagai protein target yang potensial untuk multiple myeloma berdasarkan degree score. Simulasi docking menunjukan kurkumin dan bisdemetoksikurkumin memiliki energi ikatan yang lebih rendah daripada kontrol positifnya, yakni -8,1 kkal/mol dan -9,6 kkal/mol. Kurkumin berikatan dengan sisi aktif EGFR melalui ikatan hidrogen, yaitu Met769 dan Thr766. Bisdemetoksikurkumin berikatan dengan sisi aktif HSP90AA1 melalui ikatan hidrogen (Asn51 dan Trp162) dan ikatan hidrofobik (Ala55, Phe138, Trp162, Asp54, dan Met98). Demetoksikurkumin pada AKT1 memiliki energi ikatan yang lebih besar daripada kontrol positifnya, yakni -7,2 kkal/mol dan membentuk satu ikatan hidrofobik dengan sisi aktif, yakni Lys179. EGFR, HSP90AA1, dan AKT1 sebagai target molekuler dari senyawa kurkuminoid pada multiple myeloma.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Multiple myeloma contributes to approximately 15% of total hematological malignancies worldwide and relapse remain unavoidable despite chemotherapy. Curcuminoid compounds are known to have anticancer activity against multiple myeloma and other cancers. This study aims to identify the molecular targets of curcuminoid compounds in multiple myeloma and their interaction with protein target. Protein target searches were conducted to obtain DTP and ITP. These were the combined with multiple myeloma genes to identify PTTGs. PPI visualization was performed using STRING DB and the top 10 hub gene were identified using Cytoscape. Potential protein underwent docking simulations to determine binding energy values and types of bonds. Bioinformatics analysis identified EGFR, HSP90AA1, and AKT1 as a potential target protein for multiple myeloma based on degree score. Docking simulations showed that curcumin and bisdemethoxycurcumin have lower binding energies than their positive controls, at -8,1 kkal/mol and -9,6 kkal/mol. Curcumin binds to the active site of EGFR via hydrogen bonds with Met769 and Thr766. Bisdemethoxycurcumin binds to the active site of HSP90AA1 via hydrogen bonds (Asn51 and Trp162) and hydrophobic bonds (Ala55, Phe138, Trp162, Asp54, and Met98). Demethoxycurcumin binds to AKT1 with higher binding energies than control positive, at -7,1 kkal/mol and forms hydrophobic bonds with the active site, Lys179. EGFR, HSP90AA1, and AKT1 as molecular target of curcuminoid compounds in multiple myeloma.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save