Home
Login.
Artikelilmiahs
39771
Update
ANDI TENRI SHEILA MAKKUASENG
NIM
Judul Artikel
Gambaran Program Pencegahan dan Pengendalian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu Jakarta Selatan Selama Pandemi Covid-19
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Kondisi pandemi Covid-19 mengakibatkan pergeseran fokus pada pelaksanaan program kesehatan, termasuk program pencegahan dan pengendalian DBD. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian DBD selama pandemi Covid-19. Metode : Penelitian ini merupakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu pada Agustus - Oktober 2022. Informan sebanyak 12 orang yang merupakan petugas program di puskesmas, kantor kelurahan, dinas kesehatan, dan kader jumantik dipilih menggunakan metode purpossive sampling. Komponen yang di amati yakni aspek input (man, money, material-machine, method), process (PSN, Monev, Diagnosis, PE & FF), dan output (Jumlah dan metode Pelaporan Kasus DBD & ABJ), dengan analisis tematik. Hasil Penelitian : Pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu, secara umum sudah berjalan dengan baik. Aspek input program sudah mencukupi, namun terkendala pada beban tugas tambahan dan pemotongan anggaran untuk penanganan pandemi Covid-19. Aspek process selama pandemi Covid-19 mengalami perubahan pada pemeriksaan jentik yang dilakukan secara mandiri oleh warga, serta sosialisasi dan monitoring evaluasi yang dilakukan sceara online. Aspek output kategori pelaporan kasus DBD dan ABJ, tetap berjalan dan dilakukan secara online. Kesimpulan : Pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian DBD di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Pasar Minggu selama pandemi Covid-19 mayoritas dilakukan secara online (pelaporan kasus, monev, pemeriksaan jentik, dan sosialisasi). Program tersebut masih memerlukan pemenihan anggaran kembali dan inovasi dalam pencegahan di masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : The condition of the Covid-19 pandemic, resulted in a shift of focus in the implementation of health programs, including DHF prevention and control programs. This study aims to describe the implementation of dengue prevention and control programs during the Covid-19 pandemic. Methodology : This research is a qualitative descriptive study using a case study approach, in the working area of the Pasar Minggu District Health Center in August - October 2022. The 12 informants are program officers at the puskesmas, village office, health office, and jumantik cadres, and were selected using a purposive sampling method. The components observed were input aspects (man, money, material-machine, method), process (PSN, Monev, Diagnosis, PE & FF), and output (Number and method of Reporting DHF & ABJ Cases), with thematic analysis. Results : The implementation of the DHF prevention and control program in the working area of the Pasar Minggu District Health Center, in general, has been going quite well. The input aspect of the program is sufficient, but there are additional workloads and budget cuts for handling the Covid-19 pandemic. The process aspect during the Covid-19 pandemic underwent changes, such as the inspection of larvae which was carried out independently, as well as socialization and monitoring of evaluations which were carried out online. The output aspect, specifically the reporting of DHF and ABJ cases is still running and are carried out online. Conclusions : The implementation of the DHF prevention and control program in the working area of the Pasar Minggu District Health Center has been quite good, but there have been changes during the Covid-19 pandemic. Program changes are independent PSN implementation, online socialization and online (case reporting, monitoring and evaluation, inspection of larvae, and outreach) monitoring and evaluation, and budget efficiency for handling the Covid-19 pandemic.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save