Artikelilmiahs

Menampilkan 36.821-36.840 dari 49.002 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3682139541E1A019117PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP HAK CIPTA ATAS LAGU CIPTAAN MUHAMMAD THAYIB YANG DIGUNAKAN PIHAK LAIN TANPA IZIN DI ACARA LIVE MUSIK (Studi Putusan Nomor 7/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN.Niaga Sby)Latar belakang penelitian ini diambil dari permasalahan yang sering terjadi di masyarakat yaitu pelanggaran hak cipta atas suatu ciptaan yang dimiliki oleh Pencipta dan Pemegang Hak Cipta. Salah satu contoh kasusnya terdapat dalam Putusan Nomor 7/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN.Niaga Sby mengenai pelanggaran hak cipta lagu tanpa izin Pencipta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap lagu ciptaan Muhammad Thayib dan akibat hukum bagi pihak lain yang menggunakan lagu tanpa izin Pencipta.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskripsi analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks naratif dan metode analisis data yang digunakan yaitu metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa Pengadilan Niaga Surabaya tidak memberikan perlindungan hukum terhadap Penggugat karena Majelis Hakim menyatakan gugatan Penggugat tidak dapat diterima dan tidak menimbulkan akibat hukum bagi Tergugat sebagai pihak lain yang telah menggunakan lagu tanpa izin Penggugat.
The background of this research is taken from problems that often occur in society, namely copyright infringement on works owned by creators and copyright holders. One example of the case is found in Verdict Number 7/Pdt.Sus HKI/Cipta/2021/PN.Niaga Sby regarding violations of the copyrights without the creator’s permission. The purpose of this study is to determine the legal protection of Muhammad Thayib’s songs and the legal consequences for other parties who use the song without the creator’s permission.
This study uses a normative juridical approach with descriptive analytical research spesifications. The data sources used are secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The data collection method was carried out by literature study, the data obtained were presented in the form of narrative text and the data analysis method used was the qualitative normative method.
Based on the result of the search and discussion, it can be concluded that the Surabaya Commercial Court did not provide legal protection to the Plaintitiff because the panel of Judes stated that the Plaintiff’s lawsuit was unacceptable and did not cause legal concequences for the Defendant as another party who had used the song without the Plaintiff’s permission.
3682239690B1A019146Potensi Aktivitas Antikanker Ekstrak Kloroform dan Etil Asetat Jamur Coprinus comatus Terhadap Sel Kanker Payudara T47D dan MCF7Kanker payudara merupakan penyakit tumor ganas yang menyebabkan sel dan jaringan payudara berubah menjadi abnormal dan terus bertambah tidak terkontrol. Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GCO) bahwa jumlah kasus kanker payudara pada tahun 2020 mengalami peningkatan yang tinggi sebanyak 2,2 juta kasus. Penggunaan agen kemoterapi dalam menangani kasus kanker payudara seperti doxorubicin dapat menimbulkan resistensi dan efek kardiotoksik, sehingga perlu adanya solusi yang dapat meminimalkan efek tersebut. Salah satu upaya yang banyak dilakukan peneliti adalah mengeksplorasi bahan alam yang diduga mempunyai potensi sebagai antikanker seperti jamur paha ayam (Coprinus comatus). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui golongan senyawa bioaktif serta aktivitas sitotoksik pada ekstrak kloroform dan etil asetat jamur C. comatus terhadap sel kanker payudara T47D dan MCF7.
Ekstraksi senyawa bioaktif tersebut menggunakan metode maserasi memakai dua pelarut dengan kepolaran yang berbeda, yakni kloroform (nonpolar) dan etil asetat (semipolar). Pengujian aktivitas sitotoksik senyawa antikanker ekstrak kloroform dan etil asetat jamur C. comatus menggunakan metode 3-(4,5 dimethylthiazol-2-yl)-2,5-diphenyl tetrazolium bromide (MTT) assay terhadap sel kanker payudara T47D dan MCF7. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental dengan variabel yang digunakan yaitu variabel bebas dan terikat. Variabel bebas adalah konsentrasi ekstrak kloroform dan etil asetat pada uji antikanker, sedangkan variabel terikat adalah aktivitas antikanker ekstrak kloroform dan etil asetat jamur C. comatus. Parameter utama yang diamati adalah nilai IC50 yang dianalisis menggunakan persamaan regresi linier dan perubahan warna golongan senyawa bioaktif dengan analisis kualitatif, sedangkan parameter pendukungnya, yaitu nilai rendemen ekstrak jamur C. comatus serta persentase viabilitas sel T47D dan MCF7.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kloroform dan etil asetat C. comatus menunjukkan adanya senyawa bioaktif yang ditandai dengan spot atau bercak golongan alkaloid berwarna kuning kecoklatan, flavonoid berwarna biru kehijauan, dan terpenoid berwarna ungu kehitaman yang tampak pada lempeng kromatogram. Uji sitotoksik membuktikkan bahwa ekstrak kloroform C. comatus terhadap sel T47D dan MCF7 memiliki aktivitas sitotoksik dengan nilai IC50 masing-masing sebesar 430,48 μg/mL dan 566,28 μg/mL yang termasuk ke dalam kategori sitotoksik lemah, sedangkan ekstrak etil asetat C. comatus terhadap T47D dan MCF7 tidak memiliki aktivitas sitotoksik atau tidak berpotensi sebagai agen antikanker payudara karena memiliki nilai IC50 lebih dari 1,000 μg/mL.
Breast cancer is a malignant tumor that causes cells and breast tissue to become abnormal and grow uncontrollably. Based on data from the Global Cancer Observatory (GCO), the number of breast cancer cases in 2020 has increased by 2.2 million cases. Using chemotherapeutic agents in treating breast cancer cases such as doxorubicin can cause resistance and cardiotoxic effects, so a solution is needed to minimize these effects. One of the efforts that many researchers have made is to explore natural materials that are thought to have anticancer potential, such as the chicken thigh mushroom (Coprinus comatus). This study aimed to determine the class of bioactive compounds and cytotoxic activity in the chloroform and ethyl acetate extracts of C. comatus mushroom against T47D and MCF7 breast cancer cells.
The extraction of these bioactive compounds uses the maceration method using two solvents with different polarities, namely chloroform (nonpolar) and ethyl acetate (semipolar). Test the cytotoxic activity of anticancer compounds of chloroform and ethyl acetate extracts of C. comatus mushroom using the 3-(4,5 dimethylthiazol-2-yl)-2,5-diphenyl tetrazolium bromide (MTT) assay method against T47D and MCF7 breast cancer cells. The method used in this research is experimental, with independent and dependent variables. The independent variable was the concentration of chloroform and ethyl acetate extracts in the anticancer test. On the other hand, the dependent variable was the anticancer activity of the chloroform and ethyl acetate extracts of C. comatus mushroom. The main parameter observed was the IC50 value which was analyzed using the linear regression equation and the color change of the bioactive compounds group by qualitative analysis. Meanwhile, the supporting parameters were the yield value of C. comatus mushroom extract and the percentage of T47D and MCF7 cell viability.
The results showed that the chloroform and ethyl acetate extracts of C. comatus showed the presence of bioactive compounds, which were marked with brownish-yellow spots or blotches of alkaloids, flavonoids were greenish blue, and terpenoids were purple-black which appeared on the chromatogram plate. The cytotoxic test proved that C. comatus chloroform extract on T47D and MCF7 cells had cytotoxic activity with IC50 values of 430.48 μg/mL and 566.28 μg/mL which were included in the weak cytotoxic category, while the ethyl acetate extract C. comatus against T47D and MCF7 does not have cytotoxic activity or has no potential as a breast anticancer agent because it has an IC50 value of more than 1.000 μg/mL.
3682339710E1A019289PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP MEREK TERKENAL MASTERTINT BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022Peranan merek menjadi sangat penting dalam menjaga persaingan usaha yang sehat di era perdagangan global. Namun, pada praktiknya merek terkenal sering kali dimanfaatkan tanpa izin oleh pihak lain sehingga berpotensi menimbulkan kerugian terhadap pemilik merek sah. Oleh karena itu, merek terkenal harus mendapatkan perlindungan hukum dari negara agar terhindar dari pelanggaran merek yang dapat merugikan para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap merek terkenal MASTERTINT berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek Dan Indikasi Geografis dalam Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022 dan akibat hukum pembatalan merek MasterTint dalam Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor : 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang dikumpulkan dengan studi kepustakaan, kemudian dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif.
Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa Majelis Hakim telah memberikan perlindungan hukum terhadap merek MASTERTINT milik Penggugat dengan melakukan pembatalan merek MasterTint milik Tergugat dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022 sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 21 ayat (1) huruf a, b dan (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis. Akibat hukum yang timbul dari pembatalan merek MasterTint milik Tergugat yaitu merek tersebut dicoret dari Daftar Umum Merek yang diumumkan dalam Berita Resmi Merek oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual.
The role of brands is very important in maintaining fair business competition in the era of global trade. However, in practice, well-known brands are often used without permission by other parties, which has the potential to cause harm to the legal brand owner. Therefore, well-known brands must receive legal protection from the state in order to avoid trademark infringement which can be detrimental to the parties. This study aims to find out how the legal protection of the famous MASTERTINT brand is based on Law Number 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications in the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number: 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022 and the legal consequences of canceling the MasterTint brand in Decision of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number: 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022.
This study uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The data source used is secondary data collected by means of library research, then analyzed using qualitative normative methods and presented in the form of narrative text.
Based on the research and discussion data, it shows that the Panel of Judges has provided legal protection for the Plaintiff's MASTERTINT brand by canceling the Defendant's MasterTint brand in the Supreme Court Decision Number 1082 K/Pdt.Sus-HKI/2022 in accordance with the provisions stipulated in Article 21 paragraph (1) letters a, b and (3) Law Number 20 of 2016 Concerning Marks and Geographical Indications. The legal consequence arising from the cancellation of the Defendant's MasterTint mark was that the mark was removed from the General Register of Marks which was announced in the Official Mark Gazette by the Directorate General of Intellectual Property.
3682439711D1A018173PENGARUH PENAMBAHAN BUBUK BUNGA TELANG (Clitoria ternatea L.) TERHADAP pH, WARNA, DAN TOTAL ASAM TERTITRASI KEFIR SUSU KAMBINGPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan bubuk bunga telang terhadap pH, warna, dan total asam tertitrasi kefir susu kambing. Penelitian dilaksanakan pada 31 Januari sampai dengan 5 Februari 2023 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Materi penelitian yang digunakan diantaranya susu kambing, starter kefir kering, dan bubuk bunga telang sebanyak 0% (P0), 0,5% (P1) 1%(P2), 1,5% (P3), 2% (P4). Variabel yang diukur adalah pH, warna, dan total asam tertirasi (%). Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan di uji lanjut menggunakan uji lanjut orthogonal polynomial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan bubuk bunga telang tidak berpengaruh terhadap pH, berpengaruh sangat nyata terhadap warna, dan berpengaruh nyata terhadap total asam tertitrasi kefir susu kambing. Hasil penelitian pH diperoleh rataan 4,13±0,11, warna diperoleh hasil antara 35,31±4,27 sampai dengan 14,28±3,16 dan total asam tertitrasi diperoleh hasil antara 1,10±0,29% sampai dengan 0,70±0,19%. Kesimpulan, penambahan bubuk bunga telang hingga 2% tidak mengubah pH, tetapi menurunkan nilai total asam tertitrasi, dan meningkatkan intensitas warna pada kefir susu kambing. Penambahan bubuk bunga telang sebanyak 2% mampu mempertahankan kualitas dan meningkatkan nilai fungsional kefir susu kambing.

The purpose of this study is determining the effect of adding butterfly pea powder oh pH, color, and total titratable acid goat milk kefir. The research was conducted in 31 January to 5 February 2023, at the laboratory of Animals Product Technology, Faculty of Animal Husbandry, University of Jenderal Soedirman, Purwokerto. Material research used include goat milk, kefir starter, and butterfly pea powder as much as 0% (P0), 0,5% (P1) 1%(P2), 1,5% (P3), 2% (P4). Measured variable are pH, color, and total titrated acid. The research method used is Completely Randomized Design (CRD) with 5 treatments and 4 replications with orthogonal polynomial further test. The results research of the addition of butterfly pea powder had no significant effect on pH, had very significant effect on the color, and significant effect on total titratable acid goat milk kefir The results research of the pH the study obtained an average of 4.13±0.11, color ranged from 35.31±4.27 to 14.28±3.16, and total titratable acid ranged from 1.10±0.29% to 0,70±0,19%. In conclusion, the addition of 2% butterfly pea flower powder was able to maintain the quality and increase the functional value of goats milk kefir.
3682539712E1A019283TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PEMBATALAN MEREK GOLDEN SURYA JAYA (GSJ) BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG NOMOR 9 PK/PDT.SUS-HKI/2022Merek merupakan salah satu bidang dalam Hak Kekayaan Intelektual yang memiliki peran yang sangat penting bagi seorang pelaku usaha dalam melakukan kegiatan perdagangan barang dan jasa. Dengan digunakannya merek pada suatu produk maka konsumen dapat dengan mudah mengenali produk tersebut dan dapat menjadi jaminan atas kualitas dari suatu produk. Persaingan usaha yang sangat ketat membuat tidak semua pelaku usaha bertindak jujur, sehingga memungkinkan terjadinya pelanggaran merek yang seringkali dilakukan terhadap merek terkenal karena telah mempunyai reputasi atau nilai lebih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembatalan pendaftaran merek GSJ serta akibat hukum terhadap pembatalan merek GSJ berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 9 PK/Pdt.Sus-HKI/2022.

Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yaitu penelitian yang hanya meneliti bahan pustaka sehingga disebut juga penelitian hukum kepustakaan. Spesifikasi penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitis dan disertai data sekunder dengan pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan yang disajikan dalam bentuk teks naratif melalui uraian yang disusun secara sistematis, logis, dan rasional, kemudian dianalisis secara normatif kualitatif.

Berdasarkan data hasil penelitian dan pembahasan, dapat disimpulkan bahwa pembatalan merek GSJ milik PT Golden Surya Jaya dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 9 PK/Pdt.Sus-HKI/2022 sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Pasal 21 ayat (1) huruf a dan b, Pasal 21 ayat (2) huruf a, serta Pasal 21 ayat (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Akibat hukum terhadap pembatalan merek GSJ milik PT Golden Surya Jaya setelah adanya Putusan Mahkamah Agung Nomor 9 PK/Pdt.Sus-HKI/2022 berdasarkan ketentuan Pasal 68 ayat (5) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis adalah PT Golden Surya Jaya kehilangan hak atas merek terhadap merek GSJ miliknya karena dicoretnya merek GSJ dari Daftar Umum Merek.
Trademark is one of the fields in Intellectual Property Rights that has a very important role for a business actor in conducting trade activities of goods and services. With the use of trademarks on a product, consumers can easily recognize the product and can be a guarantee of the quality of a product. Very tight business competition makes not all business actors act honestly, thus allowing trademark infringement which is often done against well-known trademarks because it has a reputation or more value. This study aims to determine the cancellation of GSJ trademark registration as well as the legal consequences of the cancellation of GSJ trademark based on Law Number 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications in Supreme Court Decision Number 9 PK/Pdt.Sus-HKI/2022.

This research uses a normative juridical approach method, namely research that only examines library materials so it is also called library legal research. The research specifications used are descriptive analytical and accompanied by secondary data with data collection using literature studies which are presented in the form of narrative text through descriptions arranged systematically, logically, and rationally, then analyzed normatively qualitatively.

Based on the research data and discussion, it can be concluded that the cancellation of the GSJ trademark owned by PT Golden Surya Jaya in the Supreme Court Decision Number 9 PK/Pdt.Sus-HKI/2022 is in accordance with the provisions stipulated in Article 21 paragraph (1) letters a and b, Article 21 paragraph (2) letter a, and Article 21 paragraph (3) of Law Number 20 Year 2016 on Trademarks and Geographical Indications. The legal consequences of the cancellation of the GSJ trademark owned by PT Golden Surya Jaya after the Supreme Court Decision No. 9 PK/Pdt.Sus-HKI/2022 based on the provisions of Article 68 paragraph (5) of Law No. 20 of 2016 concerning Trademarks and Geographical Indications are PT Golden Surya Jaya lost the right to trademark his GSJ trademark due to the removal of the GSJ trademark from the General Register of Trademarks.
3682639713C1I018012A Comparative Study of Sustainability Disclosure Between Japan and IndonesiaPenelitian bertujuan untuk menentukan negara mana yang memiliki kualitas pengungkapan keberlanjutan yang lebih baik dengan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dan untuk mengetahui bagaimana meningkatkan kesadaran bagi organisasi untuk membuat kualitas pengungkapan keberlanjutan yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari data sustainability disclosure yang dimiliki oleh Garuda dan Japan Airlines. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data Deskriptif Analisis.
Hasil penelitian ini menyatakan bahwa: (1) Dalam melakukan pengungkapan keberlanjutan, JAL lebih banyak memberikan informasi dan kegiatan ESG daripada Garuda, (2) Indonesia masih belum mengenal Uji Tuntas Hak Asasi Manusia, selain itu Jepang mulai secara agresif meningkatkan HRDD mereka, (3) Obligasi Hijau di Indonesia masih belum perlu diberlakukan dari Jepang, (4) Jepang dan Indonesia memiliki prospek yang kuat untuk investasi lingkungan mereka.
Penelitian ini menyiratkan bahwa pemerintah perlu mendukung pelaksanaan Obligasi Hijau, Uji Tuntas Hak Asasi Manusia, dan Investasi Lingkungan dengan memberikan undang-undang dan pedoman yang kuat. Manfaat untuk memaksakan itu juga tergantung pada kesadaran organisasi. Pemerintah di Indonesia perlu membuat faktor-faktor yang diperlukan perusahaan untuk melapor.
This research aims to determine which country have better sustainability disclosure quality by analyzing what factors impact and to find out how to improve the awareness for organization in order to make better sustainability disclosure quality. This research used secondary data from sustainability disclosure data that Garuda and Japan Airlines had. This research uses Descriptive Analysis data analysis technique.
The result of this study state that : (1) In the making of sustainability disclosure, JAL provide more information and more ESG activities rather than Garuda, (2) Indonesia still not familiar with Human Rights Due Diligence, in other hand Japan is starting to aggressively improve their HRDD, (3) The Green Bonds in Indonesia still not necessary impose than Japan, (4) Japan and Indonesia have strong prospect for their environmental investment.
This research implies that it is necessary for government to support the implementation of Green Bonds, Human Rights Due Diligence, and Environmental Investment by providing strong law and guidelines. The benefits for imposing those also depend on the awareness of the organization. The government in Indonesia need to make those factors necessary for company to report.
3682739718E1A018104PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PEMBELIAN RUMAH
MELALUI PT. BALE DIPA ARUNA SEBAGAI DEVELOPER YANG BERITIKAD TIDAK
BAIK BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG
PERLINDUNGAN KONSUMEN
( Studi Putusan Nomor 49/Pdt.Sus-BPSK/2022/PN Mdn).
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sengketa Rachmadi Adi
Santoso sebagai konsumen melawan PT. Bale Dipa Aruna sebagai pelaku usaha
atau developer property dari Perumahan Medan Resort City. PT. Bale Dipa Aruna
sebagai developer properti beritikad tidak baik dengan tidak membayarkan uang
pembatalan kredit rumah terhadap konsumen. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen atas pembelian rumah melalui
PT. Bale Dipa Aruna sebagai developer yang beritikad tidak baik berdasarkan
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi
Putusan Nomor 49/pdt.sus-bpsk/2022/PN Mdn).
Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi
penelitian deskriptif analis. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder
yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier yang dikumpulkan
melalui studi kepustakaan. Data tersebut kemudian diolah serta dianalisis
menggunakan metode normatif kualitatif dan disajikan dalam bentuk teks naratif.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan
bahwa konsumen sudah mendapatkan perlindungan hukum sebagaimana telah
diatur dalam Undang – Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan
Konsumen dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 Tentang Perumahan dan
Kawasan Permukiman. Putusan Nomor 49/Pdt.Sus-BPSK/2022/PN Mdn
menguatkan Putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK)
No.075/Arbitrase/2021BPSK.Mdn yang pada pokoknya menyatakan bahwa PT
Bale Dipa Aruna sebagai pelaku usaha beritikad tidak baik dengan tidak
memberikan kompensasi atau pengembalian dana atas pembatalan pembelian unit
rumah di Perumahan Medan Resort City
This research is motivated by the problems of Rachmadi Adi Santoso as a
consumer of PT. Bale Dipa Aruna as a business actor or property developer from
Medan Resort City Housing. PT. Bale Dipa Aruna as a property developer has bad
intentions by not paying mortgage repayments to consumers. The purpose of this
study is to determine the legal protection of consumers for buying a house through
PT. Bale Dipa Aruna as a developer with bad intentions based on Law Number 8
of 1999 concerning Consumer Protection (Decision Study Number 49/pdt.susbpsk/2022/PN Mdn).
This study uses a normative juridical approach with descriptive analytical
research specifications. The data source used is secondary data consisting of
primary, secondary, and tertiary legal materials collected through library
research. The data is then processed and analyzed using normative qualitative
methods and presented in the form of narrative text.
Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that
consumers have received legal protection as stipulated in Law Number 8 of 1999
concerning Consumer Protection and Law Number 1 of 2011 concerning Housing
and Residential Areas. Decision Number 49/Pdt.Sus-BPSK/2022/PN Mdn
strengthens the Decision of the Consumer Dispute Settlement Agency (BPSK)
No.075/Arbitration/2021BPSK.Mdn which principally states that PT Bale Dipa
Aruna as a business actor has bad intentions by not providing return or refund for
the settlement of the purchase of a housing unit in Medan Resort City Housing
3682839714L1C017005DISTRIBUSI DAN KONDISI TUTUPAN KARANG KERAS (SCLERACTINIA) DI PANTAI PASIR PUTIH BARAT, PANGANDARANPenelitian ini berjudul “Distribusi dan Kondisi Tutupan karang Keras (Scleractinia) di pantai Pasir Putih Barat, Pangandaran”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi, kondisi tutupan karang keras, kondisi parameter fisika-kimia air, dan hubungan kondisi parameter fisika-kimia air dengan distribusi dan kondisi tutupan karang keras (Scleractinia). Penelitian dilakukan pada bulan September 2022. Pengamatan terumbu karang dilakukan menggunakan metode LIT (Line Intercept Transect) dengan panjang transek 50 m. Data distribusi dan persentase tutupan karang serta parameter fisika-kimia air dianalisis secara deskriptif. Hubungan parameter fisika-kimia air dengan distribusi dan tutupan karang keras dianalisis dengan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola distribusi karang keras termasuk kategori seragam (0,72-0,85), rata-rata persentase tutupan karang termasuk kategori rendah (16,85%), kondisi parameter fisika-kimia air seperti suhu, salinitas, pH dan kecerahan memiliki nilai yang masih dalam kisaran toleransi untuk pertumbuhan dan perkembangan terumbu karang, hasil analisis korelasi parameter fisika-kimia air dengan distribusi karang keras menujukkan bahwa salinitas (r=0,297) berkorelasi rendah, kecerahan (r=—0,556) dan pH (r=—0,679) berkorelasi cukup, dan suhu (r=—0,882) berkorelasi tinggi. Hubungan parameter fisika-kimia air dengan kondisi tutupan karang keras menunjukkan bahwa pH (r=—0,132) dan kecerahan (r=0,024) berkorelasi sangat rendah, suhu (r=—0,449) berkorelasi cukup, sedangkan salinitas (r=0,793) berkorelasi tinggi.
This study entitled "Distribution and Condition of Hard Coral Cover (Scleractinia) in the Pasir Putih Barat Beach, Pangandaran". This study aims to determine the distribution, condition of hardcoral cover, water physico-chemical parameters water, and the relationship between the condition physico-chemical parameters and the distribution and condition of hardcoral cover. The research conducted on September 2022. Fifty m of LIT (Line Intercept Transect) was used fot coral reef observations. Distribution and percentage coral and physico-chemical parameters were analyzed descriptively. The relationship between the physico-chemical parameters and the distribution and cover of hardcorals analyzed using Pearson's correlation. The results showed that the distribution pattern of hard corals was the uniform category (0,72-0,85), the average percentage of coral cover in the low category (16,85%), physical-chemical parameters such as temperature, salinity, pH and brightness a value that was still within tolerance range for the growth and development coral reefs, the results the correlation analysis physico-chemical parameters with the distribution hardcorals show that salinity (r=0,297) a low, brightness (r=—0,556), pH (r=—0,679) moderately, temperature (r=—0,882) highly. The relationship between the physico-chemical parameters and the condition of hardcoral showed that pH (r=—0,132), brightness (r=0,024) very low, temperature (r=—0,449) moderate, salinity (r= 0,793) highly.
3682939704K1B019071EKSISTENSI NILAI EIGEN PADA MATRIKS ATAS ALJABAR MAX-PLUS Pembahasan matriks persegi pada aljabar linier sangat berkaitan erat dengan pembahasan nilai eigen, begitu juga pembahasan matriks persegi atas aljabar max-plus. Struktur aljabar dari aljabar max-plus adalah semilapangan, sehingga penentuan nilai eigen tidak dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan karakteristik seperti pada aljabar linier. Pada skripsi ini, dibahas tentang eksistensi nilai eigen pada matriks atas aljabar max-plus. Penentuan eksistensi nilai eigen ini dilakukan dengan cara menentukan bobot rata-rata maksimum sirkuit elementer dari graf precedence matriks atas aljabar max-plus. Hasil penelitian menunjukkan eksistensi nilai eigen pada matriks atas aljabar max-plus terjamin karena nilai bobot rata-rata maksimum sirkuit elementer dari graf precedence matriks atas aljabar max-plus selalu ada. Misal diberikan matriks persegi A atas aljabar max-plus. Langkah-langkah untuk menentukan eksistensi nilai eigen adalah dengan menghitung A pangkat k untuk k dari 1 sampai n dan menghitung nilai eigen dengan mencari bobot rata-rata maksimum sirkuit elementer G(A).The discussion of square matrices in linear algebra is closely related to the discussion of eigenvalues, as well as the discussion of square matrices over max-plus algebra. The algebraic structure of the max-plus algebra is semifield, so the determination of eigenvalues cannot be done using characteristic equations as in linear algebra. In this thesis will be discussed related to the existence of eigenvalues in the matrix over max-plus algebra. The determination of the existence of this eigenvalue is carried out by determining the maximum average weight of the elementary circuit from the max-plus upper matrix precedence graph. The results showed that the existence of eigenvalues in the upper matrix of max-plus algebra is guaranteed because the maximum average weight value of elementary circuits from the matrix precedence graph of max-plus algebra is always present. Suppose given a square matrix A over max-plus algebra. The steps to determine the existence of eigenvalue are to calculate A rank k for k from 1 to n and calculate the eigenvalue by finding the maximum average weight of an elementary circuit of G(A).
3683039715F1B018071Penerapan Good Governance Dalam Pengelolaan Dana Desa Di Desa Selanegara Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas
Prinsip-prinsip good governance berperan untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Good governance merupakan salah satu bagian dari isu kebijakan strategis yang digunakan untuk memperbaiki kinerja instansi pemerintah. Dengan adanya tata kelola pemerintah yang baik dapat meningkatkan kepercayaan terhadap masyarakat karena suatu kebijakan dilaksanakan demi mewujudkan kehidupan masyarakat yang lebih baik. Penerapan prinsip-prinsip good governance seperti akuntabilitas, transparansi, dan partisipasi dalam pengelolaan Dana Desa menjadi prioritas termasuk Desa Selanegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan Good Governance dalam pengelolaan Dana Desa pada pemerintah Desa Selanegara Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas Tahun 2019. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan dengan Teknik wawancara kepada informan yang dipilih menggunakan Teknik purposive dan snowball sampling. Hasil dari penelitian ini bahwa penerapan prinsip Good Governance dalam pengelolaan Dana Desa pada Desa Selanegara Kecamatan Sumpiuh Kabupaten Banyumas secara garis besar telah sesuai dengan prinsip good governance yaitu akuntabel, transparan, dan partisipasi. Dilihat dari aspek akuntabilitas, bahwa pemerintah Desa Selanegara tertib dan tepat waktu dalam membuat laporan pertanggungjawaban kepada pemerintah pusat maupun kepada masyarakat atas penggunaan Dana Desa. Dalam aspek transparansi pemerintah Desa Selanegara terbuka terhadap segala informasi Dana Desa ditunjukan dengan menyediakan media transparansi yang mudah diakses oleh masyarakat baik di desa maupun puar desa. Namun, infromasinya baru mengenai anggaran dan realisasi, belum sampai pada dampak kegiatan. Aspek partisipasi, bahwa masyarakat desa Selanegara memiliki tingkat partisipasi yang lebih tinggi terhadap kegiatan pemerintah.The principles of good governance play a role in creating clean government and realizing people's welfare. Good governance is one part of a strategic policy issue that is used to improve the performance of government agencies. The existence of good government governance can increase trust in the community because a policy is implemented in order to create a better community life. Implementation of good governance principles such as accountability, transparency, and participation in the management of Village Funds is a priority, including for Desa Selanegara. This study aims to find out how good governance is implemented in the management of Village Funds in the government of Selanegara Village, Sumpiuh District, Banyumas Regency in 2019. This research uses a descriptive qualitative method with a case study approach. Data was collected by interviewing selected informants using purposive and snowball sampling techniques. The results of this study show that the application of the principles of good governance in the management of village funds in Selanegara Village, Sumpiuh District, Banyumas Regency, in general, is in accordance with the principles of good governance, namely accountability, transparency and participation. Viewed from the accountability aspect, the Selanegara Village government is orderly and timely in making accountability reports to the central government and to the community for the use of Village Funds. In the aspect of transparency, the government of Selanegara Village is open to all information on the Village Fund, shown by providing transparent media that is easily accessible to the community, both in the village and outside the village. However, the information is only regarding the budget and realization, not yet reaching the impact of activities. In the aspect of participation, that the people of Selanegara village have a higher level of participation in government activities.
3683139716D1A019149EVALUASI PEMBERIAN FOSFAT-MIKORIZA PADA TANAMAN SORGUM YANG DITANAM
PADA TANAH KAPUR TERHADAP BAHAN ORGANIK, PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk fosfat dan fungi mikoriza
arbuskula terhadap kandungan bahan organik (BO), protein kasar (PK) dan serat kasar (SK) tanaman
sorgum yang ditanam pada tanah kapur. Materi yang digunakan adalah tanah kapur, hijauan hasil
pemanenan tanaman sorgum varietas Numbu, pupuk fosfat dan fungi mikoriza arbuskula. Penelitian
dilakukan secara eksperimental dengan rancangan acak lengkap (RAL) pola faktorial 4x4 dengan 5 kali
ulangan. Faktor pertama berupa pemberian pupuk TSP (A) 0; 1,33; 2,66 dan 3,99 g per polybag (798
kg/ha). Faktor kedua berupa pemberian fungi mikoriza arbuskula (B) 0, 10, 20 dan 30 g per polybag (6
ton/ha). Setiap polybag diisi 2-3 benih sorgum. Interaksi antara pupuk fosfat dan mikoriza arbuskula
tidak nyata (P>0,05) terhadap BO, PK dan SK. Pemberian fosfat menghasilkan rataan BO sebesar
90,15% (A0), 89,91% (A1), 90,53% (A2) dan 90,54% (A3); PK sebesar 12,38%(A0), 13,15% (A1),
13,46% (A2) dan 13,52% (A3) dan SK 24,19% (A0), 23,53% (A1), 23,08% (A2) dan 23,66% (A3)
(P<0,01). Pemberian mikoriza menghasilkan rataan BO sebesar 91,35% (B0), 89,48% (B1), 89,26% (B2)
dan 90,71% (B3); PK sebesar 12,57% (B0), 12,83% (B1), 13,36% (B2) dan 13,75% (B3) dan SK sebesar
23,27% (B0), 24,45% (B1), 24,55% (B2) dan 22,17% (B3) (P<0,01). Efek perlakuan yang berbeda nyata
dilakukan uji lanjut DMRT. Semakin tinggi pupuk fosfat dan mikoriza arbuskula maka kandungan BO
dan PK meningkat dan menurunkan SK tanaman sorgum
This study aims to determine the effect of phosphate fertilizers and arbuscular mycorrhiza fungi
on organic matter content (OM), crude protein (CP) and crude fiber (CF) of sorghum plants grown on
lime soils. The materials were lime soil, forage harvested from sorghum var. Numbu, phosphate
fertilizers and arbuscular mycorrhiza fungi. The study was conducted experimentally with a completely
randomized design (CRD) 4x4 factorial pattern with 5 replications. The first factor was TSP fertilizer
0; 1,33; 2,66 and 3,99 g/polybag (798 kg/ha). The second factor was arbuscular mychorrhiza fungi (B)
0, 10, 20 and 30 g/polybag (6 ton/ha). Each polybag is filled with 2-3 sorghum seeds. The interaction
between phosphate fertilizers and arbuscular mycorrhiza fungi had no significant effect (P>0.05) on
OM, CP and CF. The addition of phosphate fertilizers resulted in an average OM of 90,15% (A0),
89,91% (A1), 90,53% (A2) and 90,54% (A3); CP of 12,38% (A0), 13,15% (A1), 13,46% (A2) and 13,52%
(A3) and CF 24,19% (A0), 23,53% (A1), 23,08% (A2) and 23,66% (A3) (P<0,01). Arbuscular mycorrhiza
fungi resulted in an average OM of 91,35% (B0), 89,48% (B1), 89,26% (B2) and 90,71% (B3); CP of
12,57% (B0), 12,83% (B1), 13,36% (B2) and 13,75% (B3) and CF of 23,27% (B0), 24,45% (B1), 24,55%
(B2) and 22,17% (B3) (P<0,01). The higher the phosphate fertilizers and arbuscular mycorrhiza fungi
given higher OM and CP and the lower CF content.
3683239717D1A018043PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN PENGENTAL YANG BERBEDA TERHADAP TINGKAT KEASAMAN (pH) DAN INDEKS WARNA (WHITENESS INDEX) YOGHURT SUSU KAMBINGPengaruh Penambahan Bahan Pengental yang Berbeda terhadap Tingkat Keasaman (pH) dan Indeks Warna (Whiteness Index) Yoghurt Susu Kambing. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 14 februari hingga 21 Februari 2023 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh penambahan susu skim, gelatin, karagenan, dan pektin pada tingkat keasaman (pH) dan warna yoghurt susu kambing. Materi yang digunakan meliputi 5000 gram susu kambing, starter yoghurt 5 gram, susu skim 5 gram, karagenan 5 gram, gelatin 5 gram, dan pektin 5 gram. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga menghasilkan 20 unit penelitian. Perlakuan yang digunakan adaah P0: susu kambing tanpa penambahan bahan pengental, P1: susu kambing+susu skim 0.5%, P2: susu kambing+karagenan 0.5%, P3: susu kambing+gelatin 0.5%, P4: susu kambing+pektin 0.5%. Data analisis menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil menunjukkan perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap tingkat keasaman (pH) yoghurt susu kambing dan berpengaruh sangat nyata terhadap warna, hasil uji lanjut warna berkisar antara 48.36a±0,82-50.85b±0,92. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penambahan bahan pengental yang berbeda pada yoghurt susu kambing terhdap tingkat keasaman (pH) tidak berpengaruh nyata dan penambahan bahan pengental yang berbeda terhadap warna dapat meningkatkan dan menurunkan whiteness index.The Effect of Adding Different Thickeners on the Level of Acidity (pH) and Whiteness index of Goat Milk Yogurt. The research was conducted from 14 February to 21 February 2023 at the Animal Product Technology Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The aim of this study was to study the effect of adding skim milk, carrageenan, gelatin, and pectin on the acidity level (pH) and color of goat's milk yogurt. The materials used included 5000 grams of goat milk, 5 grams of yogurt starter, 5 grams of skim milk, 5 grams of carrageenan, 5 grams of gelatin, and 5 grams of pectin. The research method used a completely randomized design (CRD) consisting of 5 treatments and 4 replications resulting in 20 research units. The treatment used is P0: goat's milk without added thickener, P1: goat's milk + 0.5% skim milk, P2: goat's milk + 0.5% carrageenan, T3: goat's milk + 0.5% gelatin, P4: goat's milk + 0.5% pectin. The data analysis used analysis of variance and continued with the Honest Significant Difference (BNJ) test. The results showed that the treatment had no significant effect on the level of acidity (pH) of goat's milk yogurt and had a very significant effect on whiteness index, the results of the advanced color test ranged from 48.36a ± 0.82-50.85b ± 0.92. The conclusion from this study is that the addition of different thickeners to goat milk yogurt on the level of acidity (pH) has no significant effect and the addition of different thickeners to color can increase and decrease the whiteness index.
3683339719C1A016087Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2016-2021Pertumbuhan ekonomi merupakan salah satu indikator ekonomi yang
menunjukkan kondisi perekonomian suatu daerah. Pertumbuhan ekonomi dapat
dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satu faktor yang mempengaruhi
pertumbuhan ekonomi adalah infrastruktur. Dengan adanya infrastruktur maka
kegiatan ekonomi akan lebih mudah dilakukan karena terfasilitasi oleh
infrastruktur. Penelitian ini menganalisis pengaruh dari insfrastruktur jalan,
infrastruktur air, infrastruktur bahan bakar minyak, dan insfrastruktur
telekomunikasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. Penelitian ini
memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh infrastruktur terhadap pertumbuhan
ekonomi di Jawa Tengah.
Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dihimpun oleh Badan Pusat
Statistic. Penelitian ini termasuk kepada jenis penelitian kuantitatif dikarenakan
menggunakan angka-angka dalam analisis dan interpretasi hasil penelitian.
Penelitian ini menggunakan data panel dari setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah
tahun 2016-2021. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel.
Hasil penelitian dengan menggunakan regresi data menunjukkan bahwa: (1)
infrastruktur jalan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan
ekonomi di Jawa Tengah. (2) Infrastruktur air memiliki pengaruh positif dan
signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. (3) Infrastruktur BBM
memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa
Tengah. (4) Infrastruktur Telekomunikasi memiliki pengaruh negative dan
signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah. (5) Variabel
infrastruktur air merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap
pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah.
Economic growth is an economic indicator that shows the economic condition
of a region. Economic growth can be influenced by several factors. One of the
factors that influence economic growth is infrastructure. With the existence of
infrastructure, economic activities will be easier to carry out because it is
facilitated by infrastructure. This study analyzes the influence of long road
infrastructure, water infrastructure, fuel oil infrastructure, and telecommunications
infrastructure on economic growth in Central Java. This study aims to analyze the
effect of infrastructure on economic growth in Central Java.
This study uses secondary data collected by the central statistics agency. This
research belongs to the type of quantitative research because it uses numbers in the
analysis and interpretation of research results. This study uses panel data from
each district/city in Central Java in 2016-2021. The analytical method used is panel
data regression.
The results of the study using data regression show that: (1) the long road
infrastructure has a negative and significant effect on economic growth in Central
Java. (2) Water infrastructure has a positive and significant influence on economic
growth in Central Java. (3) Fuel infrastructure has a positive and significant
influence on economic growth in Central Java. (4) Telecommunications
Infrastructure has a negative and significant impact on economic growth in Central
Java. (5) The water infrastructure variable is the most influential variable on
economic growth in Central Java.
3683444145B1A020092Profil Daerah Intergenik trnT(UGU)-trnL(UAA) pada Dua Kultivar Anggrek Rhynchostylis gigantea (Lindl.) Ridl.Rhynchostylis gigantea (Lindl.) Ridl. is a species of orchid originating from Southeast Asia. R. gigantea has many cultivars with varying flower colors, such as red, white, peach, blue and pink. The diversity of colors of R. gigantea encourages the need to carry out comparative genetic studies between cultivars of this orchid species using certain molecular markers, including IGS trnT(UGU)–trnL(UAA). The results showed that there was a DNA sequence of 700 bp before editing and 548 bp after editing. The IGS sequence trnT (UGU)–trnL(UAA) in the two R. gigantea orchid cultivars showed genetic variation in the form of insertions-deletions and base substitutions. Based on the IGS sequence trnT (UGU)–trnL(UAA) in the two R. gigantea orchid cultivars, it can be seen that there is high haplotype diversity and low nucleotide diversity. This indicates a very low genetic relationship between the samples.Rhynchostylis gigantea (Lindl.) Ridl. is a species of orchid originating from Southeast Asia. R. gigantea has many cultivars with varying flower colors, such as red, white, peach, blue and pink. The diversity of colors of R. gigantea encourages the need to carry out comparative genetic studies between cultivars of this orchid species using certain molecular markers, including IGS trnT(UGU)–trnL(UAA). The results showed that there was a DNA sequence of 700 bp before editing and 548 bp after editing. The IGS sequence trnT (UGU)–trnL(UAA) in the two R. gigantea orchid cultivars showed genetic variation in the form of insertions-deletions and base substitutions. Based on the IGS sequence trnT (UGU)–trnL(UAA) in the two R. gigantea orchid cultivars, it can be seen that there is high haplotype diversity and low nucleotide diversity. This indicates a very low genetic relationship between the samples.
3683539721D1A018029HUBUNGAN ANTARA TOTAL SOLID DENGAN LEMAK, LAKTOSA DAN PROTEIN
SUSU SEGAR DI KOPERASI “PESAT” KABUPATEN BANYUMAS
Total solid merupakan salah satu indikator penentuan kualitas susu yang didalamnya terdapat kandungan solid non fat (lemak, laktosa dan protein) dan kadar lemak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan simultan dan parsial antara total solid dengan lemak, laktosa dan protein. Materi penelitian yang digunakan adalah data kualitas susu segar yang berada di Koperasi “PESAT” dari bulan Januari 2022 sampai bulan Desember 2022. Data penelitian yang diperoleh dilakukan analisis deskriptif, analisis regresi, dan uji F. Rataan kualitas susu segar meliputi total solid, lemak, laktosa dan protein sebesar (12,24±0,14%; 4,11±0,16%; 4,54±0,06%; 3,20±0,21%). Hasil analisis uji F antara total solid dengan lemak, total solid dengan laktosa dan total solid dengan protein menunjukkan hasil berbeda nyata (P<0,05). Hasil analisis uji F antara laktosa dengan lemak, laktosa dan protein menunjukkan hasil berbeda nyata (P<0,05) dengan formula Y = 5,61 + 0,33X1 + 1,17X2 + 0,0004X3. Kesimpulannya, kualitas susu segar ditinjau dari total solid, lemak, laktosa dan protein di Koperasi “PESAT” adalah termasuk bagus (menurut SNI) serta terdapat hubungan simultan dan parsial antara total solid dengan lemak, laktosa dan protein.Total solids is an indicator for determining the quality of milk in which there is a non-fat solid content (fat, lactose and protein) and fat content. The purpose of this study was to determine the simultaneous and partial relationship between total solids and fat, lactose and protein. The research material used is data on the quality of fresh milk in the "PESAT" Cooperative from January 2022 to December 2022. The research data obtained was carried out by descriptive analysis, regression analysis, and F test. The average quality of fresh milk includes total solids, fat, lactose and protein (12.24 ± 0.14%; 4.11 ± 0.16%; 4.54 ± 0.06%; 3.20 ± 0.21%). The results of the F test analysis between total solids and fat, total solids with lactose and total solids with protein showed significantly different results (P<0.05). The results of the F test analysis between lactose and fat, lactose and protein showed significantly different results (P<0.05) with the formula Y = 5.61 + 0.33X1 + 1.17X2 + 0.0004X3. In conclusion, the quality of fresh milk in terms of total solids, fat, lactose and protein in the "PESAT" Cooperative is good (according to SNI) and there is a simultaneous and partial relationship between total solids and fat, lactose and protein.
3683644146B1A019115PERTUMBUHAN ANGGREK Vanda limbata Blume ‘Jawa’ PADA APLIKASI FLURPRIMIDOL DAN GA3Anggrek merupakan anggota suku Orchidaceae dengan bunga yang indah. Salah satu jenis anggrek yang menarik adalah anggrek Vanda limbata 'Jawa’. Anggrek asli Indonesia ini banyak ditemukan di Pulau Jawa. Anggrek ini tercatat dalam CITES berstatus apendiks II. Pelestariannya dapat dilakukan dengan metode kultur in vitro, yaitu teknik perbanyakan tanaman dalam lingkungan yang terkendali dan steril. Beberapa senyawa dapat ditambah dalam media kultur agar pertumbuhan berlangsung baik, salah satunya yaitu flurprimidiol. Akan tetapi, flurprimidol dapat menghambat biosintesis asam giberelat sehingga menurunkan tinggi tanaman, oleh karena itu penelitian ini juga ditambahkan GA3 yang berperan dalam proses pemanjangan sel di daerah sub apikal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian flurprimidol dan GA3 dengan konsentrasi yang berbeda terhadap pertumbuhan plantlet Vanda limbata 'Jawa’ secara in vitro. Menentukan konsentrasi flurprimidol dan GA3 yang tepat dalam mempengaruhi pertumbuhan plantlet anggrek Vanda limbata 'Jawa’ secara in vitro. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dua faktor. Faktor pertama adalah flurprimidol (0; 1; 2 mgL-1), dan faktor ke dua adalah GA3 (0; 1; 2; 3 mgL-1). Parameter yang diamati yaitu kandungan klorofil a, klorofil b, total klorofil, tinggi tanaman, jumlah daun, panjang dan lebar daun, jumlah akar, dan panjang akar, serta kondisi lingkungan. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (Uji F pada taraf uji 0,05 dan 0,01, dilanjutkan dengan uji DMRT (Duncan Multiple Range Test) menggunakan software SPSS pada taraf uji 0,05. Pemberian flurprimidol dan GA3 dapat mempengaruhi pertumbuhan pantlet anggrek V. limbata secara in vitro. Aplikasi flurprimidol dan GA3 meningkatkan kandungan klorofil a, klorofil b, dan total klorofil, serta panjang akar. Selain itu, aplikasi flurprimidol dapat meningkatkan lebar dan panjang daun. Perlakuan flurprimidol 2 mg/L dan GA3 sebesar 2 mg/L merupakan perlakuan terbaik dalam mempengaruhi pertumbuhan V. limbata ‘Jawa’.
Kata Kunci: anggrek, flurprimidol, GA3, Vanda limbata ‘Jawa’
Orchids are members of the Orchidaceae family with beautiful flowers. One interesting type of orchid is the Vanda limbata 'Java' orchid. This native Indonesian orchid is often found on the island of Java. This orchid is listed in CITES with appendix II status. Preservation can be done using the in vitro culture method, which is a plant propagation technique in a controlled and sterile environment. Several compounds can be added to the culture medium to ensure good growth, one of which is flurprimidiol. However, flurprimidol can inhibit the biosynthesis of gibberellic acid thereby reducing plant height, therefore this study also added GA3 which plays a role in the process of cell elongation in the sub apical area. This study aims to determine the effect of administering flurprimidol and GA3 at different concentrations on the growth of Vanda limbata 'Java' plantlets in vitro. Determining the appropriate concentration of flurprimidol and GA3 to influence the growth of Vanda limbata 'Java' orchid plantlets in vitro.This research uses an experimental method with a Completely Randomized Design (CRD) with a two-factor factorial pattern. The first factor was flurprimidol (0; 1; 2 mgL-1), and the second factor was GA3 (0; 1; 2; 3 mgL-1). The parameters observed were chlorophyll a, chlorophyll b, total chlorophyll content, plant height, number of leaves, leaf length and width, number of roots and root length, as well as environmental conditions. Data were analyzed using analysis of variance (F test at test levels of 0.05 and 0.01, followed by the DMRT test (Duncan Multiple Range Test) using SPSS software at test levels of 0.05.Administration of flurprimidol and GA3 can influence the growth of V. limbata orchid pantlets in vitro. Application of flurprimidol and GA3 increased the contents of chlorophyll a, chlorophyll b, and total chlorophyll, as well as root length. In addition, flurprimidol application can increase leaf width and length. Flurprimidol treatment of 2 mg/L and GA3 of 2 mg/L was the best treatment in influencing the growth of V. limbata 'Java'.
Keywords: flurprimidol, GA3, orchid, Vanda limbata 'Java'
3683739723L1A019035Analisis Kandungan Logam Berat Merkuri (Hg) dan Arsen (As) pada Kerang Totok (Polymesoda erosa) di Perairan Segara Anakan, CilacapPenelitian ini berjudul “Analisis Kandungan Logam Berat Merkuri (Hg) dan Arsen
(As) pada Kerang Totok (Polymesoda erosa) di Perairan Segara Anakan, Cilacap”.
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya kandungan logam berat Hg
dan As pada daging kerang totok, membangun hubungan antara potensi logam
berat dengan ukuran kerang totok, dan mengetahui potensi risiko kesehatan
manusia berdasarkan standar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM),
Estimated Daily Intake (EDI), Target Hazard Quotient (THQ), dan Target Cancer Risk
(TR). Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik purposive
sampling. Lokasi penelitian dibagi menjadi 6 stasiun dengan 3 kali ulangan
pengambilan sampel. Hasil analisis data menunjukkan 0,0017 – 0,0054 mg/kg
merkuri (Hg) dan 0,0035 – 0,007 mg/kg arsen (As) pada daging kerang totok (P.
erosa). Berdasarkan BPOM RI No. 9 Tahun 2022 kandungan tersebut belum
melampaui standar baku mutu. Potensi logam berat (Hg dan As) dengan ukuran
cangkang (panjang dan lebar) kerang totok (P. erosa) menunjukkan perbandingan
lurus. Tingkat risiko terhadap kesehatan manusia tergolong rendah berdasarkan
nilai EDI masih jauh di bawah ambang batas, dilihat dari tingkat THQ pun
tergolong tidak berisiko, dan memiliki risiko karsinogenik yang rendah pula
sesuai dengan perhitungan TR dengan nilai yang sangat kecil. Hal ini
menunjukkan kerang totok di perairan Segara Anakan tergolong aman dan tidak
berisiko.
This study is entitled "Analysis of Heavy Metals Content Mercury (Hg) and Arsenic (As)
in Mud Clam (Polymesoda erosa) at Segara Anakan Lagoon, Cilacap". The purpose of this
study was to determine the presence of heavy metals Hg and As in mud clam meat, to
establish a relationship between the potential of heavy metals and the size of mud clam, and to determine the potential risk to human health based on the Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) standards, Estimated Daily Intake ( EDI), Target Hazard Quotient
(THQ), and Target Cancer Risk (TR). The method used is a survey method with a purposive sampling technique. The research location was divided into 6 stations with 3 repetitions of sampling. The results of data analysis showed 0.0017 – 0.0054 mg/kg mercury (Hg) and 0.0035 – 0.007 mg/kg arsenic (As) in mud clam (P. erosa) meat. Based on BPOM RI No. 9 of 2022 the content has not exceeded the quality standards. The potential of heavy metals (Hg and As) to the shell size (length and width) of mud clam (P. erosa) shows a direct comparison. The level of risk to human health is classified as low based on the EDI value which is still far below the threshold, seen from the THQ level it is also classified as not at risk, and has a low carcinogenic risk according to TR calculations with a very small value. This shows that mud clams in Segara Anakan Lagoon are classified as safe and not at risk.
3683839724F1D019021Pengaruh Tingkat Religiusitas Muslim terhadap Perilaku Memilih Partai Politik dalam Pemilihan Umum Legislatif Tahun 2019 di Kecamatan Cakung Kota Jakarta TimurPenelitian ini dilatarbelakangi oleh teori perilaku memilih Lezarsfeild yang menyatakan karakteristik sosial dan kelompok sosial dapat berpengaruh terhadap perilaku memilih. Karakteristik sosial seperti kesamaan agama antara pemilih dan calon kandidat dapat berpengaruh terhadap perilaku memilih calon pemilih. Namun dengan pemeluk agama Islam tertinggi di Kota Jakarta Timur, partai politik Islam di Kecamatan Cakung dalam Pemilu DPR RI tahun 2019 hanya masuk tiga partai politik Islam dalam posisi terbanyak yang terpilih, yakni PKS di urutan nomor satu dengan perolehan suara 49.773 (16,97%), PAN diurutan ke-4 dengan perolehan suara 36,235 (12,35%), dan PKB di urutan nomor lima dengan perolehan suara 34.236 (11,67%). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Jumlah populasi di dalam penelitian ini sebanyak 364.264 yang telah memiliki hak pilih dalam Pemilu legilatif tahun 2019, kemudian dengan margin of error 10% sehingga sampel yang diambil sebanyak 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, analisis korelasi rank spearman, dan uji regresi ordinal. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis kerja (H1) diterima, artinya ada pengaruh signifikan dari tingkat religiusitas muslim terhadap perilaku memilih partai politik. Hal tersebut dilandasi oleh nilai signifikansi uji regresi yang menunjukkan angka 0,011 yang lebih kecil dari 0,05. Serta R Squarenya juga menunjukkan angka 0,074 yang artinya bahwa pengaruh tingkat religiusitas muslim terhadap perilaku memilih partai politik adalah sebesar 7,4% dan oleh karenanya termasuk ke dalam kategori pengaruh yang sangat rendah. Dengan begitu perilaku memilih masyarakat Kecamatan Cakung bergerak dari aspek ideologis atau tradisional ke arah yang lebih rasional yang lebih mengutamakan isu program kerja dan prestasi partai politik.This research is motivated by the theory of Lezarsfield's voting behavior which states that social characteristics and social groups can influence voting behavior. Social characteristics such as the similarity of religion between voters and prospective candidates can influence the voting behavior of prospective voters. However, with the highest number of adherents of Islam in the City of East Jakarta, Islamic political parties in Cakung District in the 2019 DPR RI Election only included three Islamic political parties in the most elected positions, namely PKS at number one with 49,773 votes (16.97%) ), PAN ranked 4th with 36.235 votes (12.35%), and PKB ranked number five with 34,236 votes (11.67%). The method used in this study is a quantitative research method with simple random sampling technique. The total population in this study was 364,264 who had the right to vote in the 2019 legislative elections, then with a 10% margin of error so that a sample of 100 respondents was taken. Data analysis techniques used in this study were validity test, reliability test, rank Spearman correlation analysis, and ordinal regression test. The results of this study indicate that the working hypothesis (H1) is accepted, meaning that there is a significant influence of the level of Muslim religiosity on the behavior of choosing political parties. This is based on the significance value of the regression test which shows the number 0.011 which is smaller than 0.05. And the R Square also shows the number 0.074, which means that the influence of the level of Muslim religiosity on the behavior of choosing a political party is 7.4% and therefore it is included in the category of very low influence. In this way, the voting behavior of the people of Cakung District moves from an ideological or traditional aspect to a more rational one that prioritizes the issue of work programs and achievements of political parties.
3683939725F1D019058PENGARUH KEPERCAYAAN PADA PEMERINTAH TERHADAP TINGKAT PARTISIPASI POLITIK PASIF PARA PENGGUNA APLIKASI JAKARTA KINI (JAKI) DI KELURAHAN KEBON BAWANG, KECAMATAN TANJUNG PRIOK, KOTA JAKARTA UTARAPenelitian ini berjudul “Pengaruh Kepercayaan Pada Pemerintah Terhadap Tingkat Partisipasi Politik Pasif Para Pengguna Aplikasi Jakarta Kini (JAKI) di Kelurahan Kebon Bawang, Kecamatan Tanjung Priok, Kota Jakarta Utara”. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penggunaan aplikasi Jakarta Kini (JAKI) di Kelurahan Kebon Bawang. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui adakah pengaruh kepercayaan pada pemerintah terhadap tingkat partisipasi politik pasif para pengguna aplikasi Jakarta Kini (JAKI) di Kelurahan Kebon Bawang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah simple random sampling. Jumlah populasi yang di dalam penelitian ini sebanyak 3251 jiwa, kemudian dengan margin of error 10% sehingga sampel yang diambil sebanyak 100 responden menggunakan rumus Slovin. Teknik pengambilan data di dalam penelitian ini dilakukan dengan cara membagikan kuesioner kepada responden terpilih. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji validitas, uji reliabilitas, dan analisis Rank Spearman.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hipotesis kerja atau H1 diterima, artinya ada pengaruh kepercayaan pada pemerintah terhadap tingkat partisipasi politik pasif para pengguna aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Hal tersebut didasari dari analisis Rank Spearman menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 dengan variabel kepercayaan pada pemerintah dan tingkat partisipasi politik pasif sebesar < 0,01.
Kesimpulan dari penelitian ini adalah telah terbukti bahwa hipotesis kerja atau H1 diterima atas dasar hasil analisis Rank Spearman menghasilkan nilai signifikansi yang lebih kecil dibandingkan dengan tingkat kesalahan yang telah ditetapkan, yaitu 0,05. Maka, artinya ada pengaruh kepercayaan pada pemerintah terhadap tingkat partisipasi politik pasif para pengguna aplikasi Jakarta Kini (JAKI) di Kelurahan Kebon Bawang. Implikasi dari riset ini, yaitu dengan diketahuinya bahwa kecenderungan pengaruh antara variabel kepercayaan pada pemerintah terhadap variabel tingkat partisipasi politik pasif adalah positif. Maka, tingkat partisipasi politik pasif para pengguna aplikasi Jakarta Kini (JAKI) di Kelurahan Kebon Bawang akan meningkat seiring dengan meningkatnya kepercayaan pada pemerintah.
This research was entitled “The Influence of Trust in the Government on the Level of Passive Political Participation of Users of the Jakarta Kini Application (JAKI) in Kebon Bawang Village, Tanjung Priok District, North Jakarta City". This research was motivated by the low use of the Jakarta Kini (JAKI) application in the Kebon Bawang Village. The purpose of this study was to determine whether there is an influence of trust in the government on the level of passive political participation of users of the Jakarta Kini application (JAKI) in Kebon Bawang Village.
The method used in this research was a quantitative research method. The sampling technique used was simple random sampling. The total population in this research was 3251 people, then with a margin of error of 10% so that the sample taken was 100 respondents using the Slovin formula. The data collection technique in this research was carried out by distributing questionnaires to selected respondents. The data analysis technique used in this research were validity test, reliability test, and Rank Spearman analysis.
The results of this research showed that the work hypothesis or H1 was accepted, meaning that there was an impact of trust in the government on the level of passive political participation of users of the Jakarta Kini application (JAKI). This is based on Spearman's Rank analysis showing that the significance value was less than 0.05 with the variables of trust in the government and the level of passive political participation of <0.01.
The conclusion of this research was that it has been proven that the work hypothesis or H1 was accepted on the basis of the results of Rank Spearman's analysis resulting in a smaller significance value compared to the predetermined error rate, which is 0.05. Therefore, it means that there is an influence of trust in the government on the level of passive political participation of users of the Jakarta Kini application (JAKI) in the Kebon Bawang Village. Meanwhile, the implication is knowing that the tendency of the influence between the variables of trust in the government on the variable level of passive political participation is positive. Thus, the level of passive political participation of users of the Jakarta Kini application (JAKI) in Kebon Bawang Village will increase along with increasing trust in the government.
3684039726I1C019038Studi Interaksi Senyawa Aktif dari Curcuma xanthorrhiza terhadap Reseptor CAR dan PXR dengan Metode Molecular DockingLatar Belakang : Senyawa aktif Curcuma xanthorrhiza dilaporkan dapat memodulasi enzim pemetabolisme obat sehingga dapat menyebabkan interaksi herbal-obat. Penelitian dilakukan untuk menganalisis interaksi senyawa aktif Curcuma xanthorrhiza dengan reseptor CAR dan PXR. Senyawa uji dikaji secara in silico menggunakan metode molecular docking untuk mengetahui energi dan jenis ikatannya terhadap reseptor CAR dan PXR.
Metodologi : Penelitian dilakukan dengan mengunduh struktur CAR dan PXR dari PDB, preparasi struktur protein menggunakan AutoDock Tools, validasi metode menggunakan AutoDock Vina, perhitungan RMSD menggunakan PyMOL, penambatan senyawa uji dengan protein target CAR dan PXR, dan visualisasi hasil penambatan menggunakan BIOVIA Discovery Studio.
Hasil Penelitian : Nilai energi ikatan (kkal/mol) yang diperoleh dari molecular docking terhadap protein target CAR yaitu fenitoin (-10,3), xanthorrhizol (-8,0), kurkumin (-9,2), zingiberene (-8,6), α-kurkumena (-8,8) dan β-kurkumena (-8,8); terhadap protein target PXR yaitu hiperforin (-8,3), xanthorrhizol (-7,5), kurkumin (-8,3), zingiberene (-6,8), α-kurkumena (-7,8) dan β-kurkumena (-7,6). Senyawa uji membentuk ikatan Van der Waals, Pi-sigma, Pi-Pi stacked, Alkil, dan Pi-alkil dengan protein target CAR dan PXR. Kurkumin membentuk ikatan hidrogen dengan protein target CAR dan PXR pada asam amino Asn165 dan Ser247.
Kesimpulan : Senyawa kurkumin pada Curcuma xanthorrhiza memiliki potensi yang kuat untuk berikatan dengan reseptor CAR dan PXR.
Backgorund : The active compounds from Curcuma xanthorrhiza is reported to be able to modulate drug metabolizing enzymes, that can cause herbal-drug interactions. This study was conducted to analyze the interaction of the active compound from Curcuma xanthorrhiza with CAR and PXR receptors. The test compounds were studied in silico using the molecular docking method to determine the energy and type of binding to CAR and PXR receptors.
Methods : The research was conducted by downloading the CAR and PXR structures from PDB, preparation of protein structures using AutoDock Tools, method validation using AutoDock Vina, RMSD calculations using PyMOL, molecular docking of test compounds with CAR and PXR target proteins, and visualization of docking results using BIOVIA Discovery Studio.
Results : Energy binding (kcal/mol) obtained from molecular docking of the CAR target protein is phenytoin (-10,3), xanthorrhizol (-8,0), curcumin (-9,2), zingiberene (-8,6), α-curcumene (-8,8) and β-curcumene (-8,8); of the PXR target protein is hyperforin (-8,3), xanthorrhizol (-7,5), curcumin (-8,3), zingiberene (-6,8), α-curcumene (-7,8) and β-curcumene (-7,6). The test compounds have Van der Waals, Pi-sigma, Pi-Pi sacked, Alkyl, and Pi-alkyl bonds with CAR and PXR target proteins. Curcumin have hydrogen bonds with CAR and PXR target proteins at amino acids Asn165 and Ser247.
Conclusion : Curcumin in Curcuma xanthorrhiza has a strong potential to bind to CAR and PXR receptors.