Artikelilmiahs
Menampilkan 35.801-35.820 dari 49.843 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 35801 | 38915 | K1B017062 | Analisis Game Theory pada Strategi Bersaing Shopee, Tokopedia dan Bukalapak | ABSTRAK. E-commerce atau perdagangan elektronik merupakan proses transaksi jual beli barang atau jasa dengan menggunakan media elektronik. selama masa pandemi kunjungan pada situs e-commerce mengalami peningkatan yang sangat berpengaruh pada sisi perekonomian seperti meningkatnya transaksi secara online, jasa ekspedisi, bahan pengemasan barang serta tenaga kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yaitu tampilan, praktis, promosi, keamanan, metode pembayaran dan variasi kurir untuk menentukan strategi yang optimal pada Shopee, Tokopedia dan Bukalapak dengan menggunakan game theory. Berdasarkan hasil analisis data dengan penggunakan bantuan software POM-QM for Windows diperoleh strategi pemasaran yang optimal dari Shopee adalah promosi agar menghasilkan keuntungan maksimum. Promosi yang digunakan Shopee yaitu iklan di media elektronik, Brand Ambassador dan promosi penjualan berupa voucher. Strategi pemasaran yang optimal dari Tokopedia adalah tampilan. Tampilan website Tokopedia sederhana namun menarik dan Alamat pengiriman berada dibawah search engine sehingga meminimalisir kesalahan alamat pengiriman oleh konsumen. Strategi pemasaran yang optimal dari Bukalapak adalah praktis. Bukalapak menyediakan fitur langsung bayar untuk setiap toko yang barangnya sudah ada di keranjang belanja. | ABSTRACT. E-commerce or electronic commerce is transaction process of buying and selling goods and services using electonic media. During the pandemic the visits of e-commerce site are experiencing an increase in terms of the economic side such as increase online transaction, expedition services, the packaging materials and the worker. This study aims to analyze the marketing strategy such as design, practical, promotion, safety, payment method, and expedition variation to determine the optimal strategy of Shopee, Tokopedia and Bukalapak using game theory. Based on the results of the data analysis using software POM-QM for Windows, the optimal marketing strategy of Shopee is promotion in order to produce maximum profit. The promotion used is advertising in electronic media, Brand Ambassador,and the selling promotion such as voucher. The optimal marketing strategy of Tokopedia is design. The design of Tokopedia is simple but attractive and the order address is bellow search engine so that it can minimize the mistakes made by consumers. The optimal marketing strategy of Bukalapak is practical. Bukalapak has the direct payment feature for every shop that the goods are already in the shopping cart. | |
| 35802 | 38890 | L1A018024 | Pengaruh Habitat Berbeda Terhadap Kepadatan Warna Ikan Uceng (Nemacheilus fasciatus, Valenciennes 1846) di Hulu Sungai Banjaran | Penelitian ini berjudul “Pengaruh Habitat Berbeda Terhadap Kepadatan Warna Ikan Uceng (Nemacheilus fasciatus, Valenciennes 1846) di Hulu Sungai Banjaran”. Ikan Uceng adalah salah satu spesies ikan di Sungai Banjaran. Ikan ini mempunyai potensi untuk dikembangkan menjadi ikan hias. Indikator daya tarik ikan hias adalah warna. Kualitas warna ikan hias akan menentukan nilai ekonomis dan estetiknya. Berkembangnya teknologi yang semakin maju, maka dilakukan analisis warna RGB (Red, Green, Blue) pada gambar digital Ikan Uceng menggunakan software Image-J. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tutupan warna merah hijau biru pada sisi lateral ikan Uceng yang berasal dari habitat yang berbeda di Sungai Banjaran Metode penelitian ini menggunakan purposive sampling secara in situ dengan. Hasil penelitian ini adalah adalah tidak terdapat perbedaan tutupan warna ikan uceng (Nemacheilus fasciatus) berdasar tipe substrat yang ada di sungai Banjaran. | This study entitled "The Effect of Different Habitats on the Color Density of Barred loach fish (Nemacheilus fasciatus, Valenciennes 1846) in the Upper Banjaran Stream”. Barred loach fish is one of the fish species in the Banjaran Stream. This fish has the potential to be developed into ornamental fish. An indicator of the attractiveness of ornamental fish is color. The color quality of ornamental fish will determine its economic and aesthetic value. With the development of increasingly advanced technology, RGB (Red, Green, Blue) color analysis was carried out on digital images of Barred loach fish using Image-J software. The purpose of this study was to determine the differences in the red green blue color cover on the lateral sides of the Barred loach fish from different habitats in the Banjaran Stream. This research method used purposive sampling in situ with. The results of this study were that there were no differences in the color coverage of the Barred loach fish (Nemacheilus fasciatus) based on the type of substrate in the Banjaran Stream. | |
| 35803 | 38724 | C1B018114 | PENGARUH PERSONALITY, VALUE DAN REGULATORY FOCUS, TERHADAP ORGANIZATION CITIZENSHIP BEHAVIOR (STUDI PERANGKAT DESA DI KABUPATEN BANYUMAS) | Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Personality, Value dan Regulatory Focus terhadap Organizational Citizenship Behavior Perangkat Desa di Kabupaten Banyumas. Responden yang berpartisipasi dalam penelitian ini adalah para Perangkat Desa di Kabupaten Banyumas sebanyak 304 responden dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data regresi linier berganda menunjukkan bahwa: (1) Personality-Agreeableness berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior Perangkat Desa di Kabupaten Banyumas (2) Value-Achievement berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior Perangkat Desa di Kabupaten Banyumas (3) Regulatory Focus-Promotion tidak berpengaruh positif terhadap Organizational Citizenship Behavior Perangkat Desa di Kabupaten Banyumas (4) Regulatory Focus-Preventif berpengaruh negatif terhadap Organizational Citizenship Behavior Perangkat Desa di Kabupaten Banyumas. | Abstract This study aims to determine the effect of Personality, Value and Regulatory Focus on Organizational Citizenship Behavior of Village Officials in Banyumas Regency. Respondents who participated in this study were Village Officials in Banyumas Regency as many as 304 respondents with the sampling technique used was Purposive Sampling. Based on the results of research and analysis of multiple linear regression data, it shows that: (1) Personality-Agreeableness has a positive effect on Organizational Citizenship Behavior of Village Officials in Banyumas Regency (2) Value-Achievement has a positive effect on Organizational Citizenship Behavior of Village Officials in Banyumas Regency (3) Regulatory Focus-Promotion has no positive effect on Organizational Citizenship Behavior of Village Officials in Banyumas Regency (4) Regulatory Focus-Preventive has a negative effect on Organizational Citizenship Behavior of Village Officials in Banyumas Regency | |
| 35804 | 38891 | D1A015027 | PERENDAMAN DAGING PAHA AYAM PETELUR AFKIR MENGGUNAKAN LARUTAN JAHE (Zingiber officinale Roscoe) BERBEDA KONSENTRASI TERHADAP KADAR AIR DAN TOTAL BAKTERI | Tujuan penelitian untuk mengetahui konsentrasi sari jahe yang tepat dalam perendaman ayam niaga petelur afkir bagian paha dilihat dari kadar air dan total bakteri. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) sebagai rancangan percobaan, dilakukan dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Data dianalisis dengan Analisis Variansi (ANOVA), jika hasil analisis berpengaruh nyata, maka dilanjutkan Uji Ortogonal Polinomial. Hasil penelitian menunjukkan rataan kadar air untuk R0, R1, R2, R3 secara berurutan adalah 77,68; 76,36; 75,16; 75,68 %. Berdasarkan hasil analisis variansi memperlihatkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kadar air. Hasil total bakteri menunjukkan rataan R0, R1, R2, R3 secara berurutan adalah 8,68 x 106; 3,82 x 106; 1,84 x 106 dan 4,32 x 105 CFU/gram. Berdasarkan hasil analisis variansi memperlihatkan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total bakteri, kemudian dilanjutkan dengan Uji Ortogonal Polinomial. Penurunan total bakteri dalam persen (%) secara berurutan dari R1, R2 dan R3 adalah 56, 79, 95 %. Kesimpulan dari penelitian peningkatan konsentrasi sari jahe yang ditambahkan ke dalam larutan perendaman menghasilkan kadar air yang sama, tetapi mampu menurunkan total bakteri daging. Konsentrasi sari jahe sebesar 30 % menurunkan total bakteri paling tinggi sebesar 95 %. | The purpose of the study was to determine the right concentration of ginger extract in the soaking of spent laying hens in terms of moisture content and total bacteria. The research method used was experimental with a completely randomized design (CRD), conducted with four treatments and five replicates. The data were processed by Analysis of Variance (ANOVA), if the results had a significant effect, then continued with the Orthogonal Polynomial Test. The results showed that the moisture content for R0, R1, R2, R3 was 77.68; 76.36; 75.16; 75.68%, respectively. Based on the results of analysis of variance showed that the treatment had no significant effect (P>0.05) on moisture content. The results of total bacteria R0, R1, R2, R3 were 8.68 x 106; 3.82 x 106; 1.84 x 106 and 4.32 x 105 CFU/gram respectively. Based on the results of the analysis of variance showed that the treatment had a significant effect (P < 0.05) on total bacteria, then continued with the Orthogonal Polynomial Test. The decrease of total bacteria in percent (%) sequentially from R1, R2 and R3 were 56, 79, 95%. The conclusion of the study is that increasing the concentration of ginger extract added to the soaking solution gives the same water content, but is able to reduce the amount of total bacteria. Ginger extract concentration of 30% reduced the total bacteria by 95%. | |
| 35805 | 38926 | F2B020007 | MODEL PENDAMPINGAN PEREMPUAN PEKERJA KORBAN KDRT (Studi Kasus di Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Banyumas) | Kasus kekerasan dalam rumah tangga di Kabupaten Banyumas menunjukan angka yang tinggi. Korban kasus tersebut didominasi oleh perempuan pekerja. KDRT sebagai bagian dari kekerasan berbasis gender memiliki dampak yang kompleks bagi korban. Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Banyumas adalah lembaga pemerintah yang berwenang menangani kekerasan berbasis gender dan anak dengan basis kewilayahan di tingkat kabupaten. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisa proses pendampingan perempuan pekerja korban KDRT, mendeskripsikan kendala dalam proses pendampingan, serta merumuskan model pendampingan perlindungan perempuan pekerja korban KDRT di UPTD PPA Kabupaten Banyumas. Proses penelitian ini menggunakan metode kuliatatif dengan pendekatan fenomenologi. Proses pengambilan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisa data menggunakan teknis analisa data interaktif dari Miles dan Hubermas. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pendampingan di UPTD PPA Kabupaten Banyumas berpedoman pada Permen KPPPA RI Nomor 2 Tahun 2022. Kendala yang dihadapi yaitu belum adanya MOU kerjasama yang mengikat dengan stakeholder terkait, sumber daya manusia yang tidak sebanding dengan kebutuhan standar layanan dan serta tidak disesuaikan dengan hasil Analisis Beban Kerja (ABK). Kondisi ini dibuktikan dengan kosongnya beberapa jabatan dalam struktural organisasi, sehingga menciptakan kondisi beban kerja yang timpang. Selain itu sarana penunjang untuk pemenuhan penyandang korban disabilitas dan lansia juga belum terpenuhi. Meskipun demikian proses pendampingan terhadap korban KDRT tetap dilaksanakan sesuai standar layanan yang telah ditentukan. Beberapa indikator keberhasilan proses pendampingan bagi perempuan pekerja korban KDRT yang ditemukan selama proses penelitian yaitu korban mendapatkan perlindungan, jaminan keamanan, jaminan hidup layak selama di rumah aman UPTD PPA Kabupaten Banyumas, korban dengan gangguan stress pascatrauma dapat kembali pulih, secara kognitif korban telah mampu menentukan pilihan dan aksi untuk menyelesaikan kasusnya. Kondisi ini mendukung korban siap kembali ke masyarakat untuk menjalankan fungsi sosialnya. Pendampingan kekerasan berbasis gender tidak dapat disamakan dengan jenis kasus atau kriminal lainnya. Berdasarkan kondisi sosial dan budaya masyarakat Banyumas, pendampingan berbasis psikososial dan multidisiplin dengan melibatkan kader siaga KBG di tingkat desa serta intensifitas tenaga pendamping dapat dijadikan referensi bagi pemerintah Kabupaten Banyumas dalam meningkatkan perlindungan bagi korban KDRT. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu membentuk Desa Siaga KBG serta memperhatikan kualitas dan kuantitas tenaga pendamping dengan menyesuaikan eskalasi kasus yang dihadapi, hingga pada akhirnya UPTD PPA dapat menjadi simbol kehadiran negara dalam proses penanganan kasus KDRT dan kasus kekerasan berbasis gender lainnya. | Cases of domestic violence in Banyumas Regency show a high number. Victims of these cases are dominated by women workers. Domestic violence as part of genderbased violence has a complex impact on victims. The Regional Technical Implementation Unit for the Protection of Women and Children (UPTD PPA) at Banyumas Regency is a government agency authorized to handle gender and childbased violence on a regional basis at the district level. This study aims to describe and analyze the process of assisting women victims of domestic violence, to describe the obstacles in the mentoring process, and to formulate a model of assistance to protect women victims of domestic violence in the UPTD PPA, Banyumas Regency. This research process uses a qualitative method with a phenomenological approach. The data collection process was carried out through in-depth interviews, observations, and documentation. Meanwhile, for data analysis using interactive data analysis techniques from Miles and Hubermas. The results of this study indicate that the mentoring process at UPTD PPA Banyumas Regency is guided by the KPPPA RI Regulation Number 2 of 2022. The obstacles faced are the absence of an MOU of binding cooperation with relevant stakeholders, human resources that are not comparable to the needs of service standards and are not adapted with the results of the Workload Analysis (ABK). This condition is evidenced by the vacancy of several positions in the organizational structure, thus creating an unequal workload. In addition, supporting facilities for the fulfillment of persons with disabilities and the elderly have not been fulfilled. However, the mentoring process for women workers continues to run according to the service standards that have been determined. Some indicators of the success of the mentoring process for women workers who are victims of domestic violence found during the research process are that victims get protection, security guarantees, guarantees of a decent life while in the UPTD PPA safe house, Banyumas Regency, victims with post-traumatic stress disorder can recover, cognitively the victim has been able to determine choices and actions to solve the case. This condition helps victims to be ready to return to the community to carry out their social functions. Mentoring for gender-based violence, especially for women who work as victims of domestic violence, cannot be equated with other types of cases. The mentoring model by prioritizing the intensity of mentoring and psychosocial-based work is appropriate to be applied to Banyumas Regency by considering social and cultural conditions. Therefore, the government should vigilant to the quality and quantity of victims’ advisor by adjusting the escalation of cases they deal with, to finally the UPTD PPA becomes a symbol of the state's presence in the process of handling cases of violence against women workers who are victims of domestic violence. | |
| 35806 | 39064 | K1C017047 | PENDUGAAN AKUIFER DENGAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER DI DESA WIRASABA KEC. BUKATEJA KAB. PURBALINGGA | Pendugaan kedalaman akuifer di Desa Wirasaba Kecamatan Bukateja Kabupaten Purbalingga merupakan penelitian yang dilakukan menggunakan metode geolistrik resistivitas. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh model litologi batuan bawah permukaan, kedalaman air tanah (akuifer), serta potensi akuifer dalam bawah permukaan di Desa Wirasaba. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik resistivitas dengan konfigurasi Schlumberger satu dimensi pada lima titik pengambilan data, dengan panjang bentangan masing-masing 200 m. Peralatan yang digunakan untuk akuisisi data adalah resistivitymeter (Naniura) tipe NRD – 300HF. Dalam proses akuisisi data akan memperoleh data arus dan beda potensial, yang selanjutnya dilakukan pengolahan data untuk memperoleh nilai resistivitas semu batuan. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa struktur batuan bawah permukaan terdiri atas empat lapisan, yaitu Top Soil (15 – 39,7 Ωm), pasir (8,84 – 23,91 Ωm), lempung (26,33 – 35,68 Ωm) dan Kerikil (47,84 – 98,3 Ωm. Permukaan Akuifer di Desa Wirasaba dengan litologi lapisan pasir kedalaman 2,85 – 11,78 m merupakan akuifer bebas, serta terdapat potensi air tanah pada akuifer dalam dengan litologi pasir pada kedalaman 28,8 m hingga kedalaman lebih dari 50,1 m. | Aquifer depth estimation in the village of Wirasaba, Bukateja sub-district, Puralingga distric is a research conducted using the geoelectric resistivity method. This research was conducted with the aim of obtaining a model of subsurface rock lithology, depth of the groundwater table (aquifer), and the potential for deep subsurface aquifers in the Wirasaba village. The method used is resistivity geoelectric method with one-dimensional Schlumberger configuration at five data collection points, with a span of each 200 m. The equipment used for data acquisition is a resistivitymeter (Naniura) type NRD – 300HF. In the data acquisition process, current and potential different data will be obtained, which will then be processed to obtain the apparent resistivity value of the rock. The results obtained in the eastern part of Wirasaba village indicate that the subsurface rock structure consists of four layers, namely Top Soil (15 – 39.7 Ωm), sand (8.84 – 23.91 Ωm), clay (26.33 – 35.68 Ωm) and gravel (47.84 – 98.3 Ωm. The surface of the aquifer in Wirasaba Village with a sand layer lithology with a depth of 2.85 – 11.78 m is an independent aquifer, and there is potential for groundwater in deep aquifers with sand lithology at a depth of 28.8 m to a depth of more than 50.1 m. | |
| 35807 | 39090 | I1B019001 | Hubungan Kecenderungan Perilaku Narsistik dengan Penerimaan Diri Remaja Pengguna Media Sosial Instagram | Latar Belakang : Kecenderungan perilaku narsistik merupakan perilaku mencintai diri sendiri dan mempunyai kebutuhan untuk dipuja atau diapresiasi. Kecenderungan perilaku narsitik ini tanpa disadari dapat berpengaruh pada penerimaan diri seorang remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecenderungan perilaku narsistik dengan penerimaan diri pada remaja pengguna media sosial instagram. Metode : Desain penelitian ini adalah analisis korelasional dan merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan responden penelitian berjumlah 93 responden. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang menggunakan skala likert dan menggunakan skala ukur ordinal. Analisis bivariat menggunakan uji Somers’d. Hasil : Hasil univariat karakteristik responden diperoleh nilai tengah 17 tahun dan mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 63,4%. Mayoritas responden memiliki kecenderungan perilaku narsistik pada kategori kurang narsis sebanyak 52,7% dan penerimaan diri yang tinggi sebanyak 53,8%. Hasil hipotesis korelasi didapatkan p-value sebesar 0,000 (P<0,05) dan r=0,936. Kesimpulan : Terdapat hubungan negatif antara kecenderungan perilaku narisistik dengan penerimaan diri remaja pengguna media sosial instagram dengan kekuatan sangat kuat. Semakin tinggi kecenderungan perilaku narsistik, maka semakin rendah penerimaan diri remaja pengguna media sosial instagram. | Background : Narcissistic behavioral tendencies are self-loving behaviors and have a need to be adored or appreciated. The tendency of this narcissistic behavior can unwittingly affect the self-acceptance of a teenager. This study aims to determine the relationship between narcissistic behavior tendencies and self-acceptance in adolescents who use Instagram social media. Method : The design of this research is correlational analysis and quantitative research approach cross sectional. Sampling using purposive sampling with research respondents totaling 93 respondents. The research instrument is a questionnaire that uses a Likert scale and uses an ordinal measuring scale. Bivariate analysis using Somers'd test. Results : The results of the univariate characteristics of the respondents obtained a median of 17 years and the majority were female as much as 63.4%. The majority of respondents had a tendency to narcissistic behavior in the less narcissistic category of 52.7% and high self-acceptance of 53.8%. The results of the correlation hypothesis obtained a p-value of 0.000 (P<0.05) and r=0.936. Conclusion : There is a negative relationship between narcissistic behavior tendencies and self-acceptance of social media users instagram with very strong power. The higher the tendency of narcissistic behavior, the lower the self-acceptance of adolescents who use social media instagram. | |
| 35808 | 38893 | H1B015035 | EVALUASI KINERJA SALURAN DRAINASE KAWASAN KAMPUS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN PURBALINGGA (STUDI KASUS: FAKULTAS TEKNIK) | Salah satu infrastruktur yang sangat berpengaruh dan berperan penting dalam kehidupan serta pembangunan adalah infrastruktur drainase yang berfungsi untuk mengalirkan limpasan air yang berada dipermukaan tanah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja saluran drainase eksisting serta debit banjir rencana di kawasan Fakultas Teknik Unsoed. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder, data primer adalah data yang didapatkan langsung dilapangan sedangkan data sekunder meliputi peta, luas wilayah dan data curah hujan. Metode untuk menghitung beban pengaliran menggunakan Metode Rasional, sedangkan untuk menghitung kapasitas pengaliran saluran yang ada menggunakan rumus Qc = v × A. Rasio diperoleh dengan cara membandingkan beban pengaliran dan kapasitas pengaliran. Hasil penelitian di kawasan Fakultas Teknik Unsoed adalah kapasitas saluran drainase mampu menampung debit limpasan yang terjadi. | One of the infrastructure that is very influential and plays an important role in life and development is drainage infrastructure that functions to drain water runoff on the ground surface. The purpose of this research was to determine the performance existing of drainage channels and planned flood discharge in the Faculty of Engineering Unsoed area. The data used in this study are primary data and secondary data, primary data is data obtained directly in the field, while secondary data includes maps, area and rainfall data. The method to calculate the drain load uses the Rational Method, while to calculate the drainage capacity of the existing channel using the fomula Qc = v x A. The ratio is obtained by comparing the flow load and drainage capacity. The results of the research in the Faculty of Engineering Unsoed area are that the capacity of the drainage channel is able to accommodate the runoff discharge that occurs. | |
| 35809 | 38892 | D1A018031 | ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN TERNAK KERBAU DAN DAYA DUKUNG HIJAUAN DI KABUPATEN CILACAP | Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3 sampai 30 September 2022 di Kabupaten Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, dengan tujuan untuk mengetahui potensi pengembangan ternak kerbau daya dukung hijauan untuk pengembangan ternak kerbau di wilayah Kabupaten Cilacap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey menggunakan data sekunder sebagai data utama. Penetapan sampel wilayah menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria kecamatan yang memiliki indeks LQ > 1 untuk potensi perkembangan ternak kerbau dan KPPTR untuk daya dukung hijauan. Analisis data yang digunakan adalah analisis LQ (Location Quentient) dan analisis Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak Ruminansia (KPPTR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan yang merupakan basis ternak kerbau dengan LQ > 1, yaitu Kecamatan Wanareja, Majenang, Cimanggu, Jeruklegi, Kesugihan, Adipala dan Nusawungu. Nilai KPPTR (SL) sebesar 106.030,8 ST dan KPPTR (KK) sebesar 296.123,9 ST sehingga KPPRT efektifnya adalah KPPTR (SL). | The research was carried out from 3 until 30 September 2022 in Cilacap Regency, Central Java Province, with the aim of knowing the potential for developing buffalo livestock and the carrying capacity of forage for the development of buffalo livestock in the Cilacap Regency area. The research method used is a survey method using secondary data as the main data. Determination of area samples using the purposive sampling method with the criteria of sub-districts that have an LQ index > 1 for potential development of buffalo livestock and KPPTR for forage carrying capacity. The data analysis used is LQ (Location Quentient) analysis and Ruminant Livestock Population Increase Capacity (KPPTR) analysis. The results showed that the sub-districts which are the basis of buffalo livestock with LQ > 1, namely the sub-districts of Wanareja, Majenang, Cimanggu, Jeruklegi, Kesugihan, Adipala and Nusawungu. The value of KPPTR (SL) is 106.030,8 ST and KPPTR (KK) is 296.123,9ST so that the effective KPPRT is KPPTR (SL). | |
| 35810 | 44033 | H1C020039 | ESTIMASI SUMBERDAYA BATUBARA MENGGUNAKAN METODE CROSS SECTION PADA KAWASAN TAMBANG BATUBARA PT BUKIT ASAM TBK, TANJUNG ENIM, SUMATERA SELATAN | Batubara merupakan salah satu batuan organik yang memiliki jumlah sumberdaya dan cadangan yang sangat melimpah di Indonesia, maka perlu dilakukan estimasi agar potensi batubara bisa dikelola dengan baik oleh negara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola persebaran sumberdaya batubara, mengetahui dampak kondisi geologi terhadap estimasi sumberdaya batubara, dan mengetahui nilai estimasi sumberdaya batubara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode cross section, dimana metode ini dilakukan dengan membuat pemodelan lapisan batubara secara 2D dan 3D untuk melihat bagaimana kondisi lapisan batubara pada bawah permukaan, setelah itu dilakukan kegiatan estimasi dengan menghitung volume batubara untuk mengetahui tonase sumberdaya batubara. Estimasi sumberdaya batubara ini menghasilkan sebuah nilai jumlah sumberdaya batubara yang terbagi menjadi dua, yaitu sumberdaya terukur dengan jumlah estimasi 28,498,291.25 ton dan sumberdaya tertunjuk dengan jumlah estimasi 2,374,013.85 ton. Dapat disimpulkan bahwa sumberdaya dan cadangan batubara yang ada di Indonesia masih sangat banyak jumlahnya dan masih sangat memungkinkan untuk dilakukannya pengoptimalan penggunaan batubara untuk kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat. | Coal is an organic rock that has very abundant resources and reserves in Indonesia, so estimates need to be made so that coal potential can be managed well by the state. This research aims to determine the distribution pattern of coal resources, determine the impact of geological conditions on coal resource estimates, and determine the estimated value of coal resources. The method used in this research is the cross section method, where this method is carried out by modeling the coal seams in 2D and 3D to see what the condition of the coal seams are below the surface, after which estimation activities are carried out by calculating the volume of coal to determine the tonnage of coal resources. This coal resource estimate produces a total value of coal resources which is divided into two, namely measured resources with an estimated amount of 28,498,291.25 tonnes and indicated resources with an estimated amount of 2,374,013.85 tonnes. It can be concluded that the coal resources and reserves in Indonesia are still very large and it is still very possible to optimize the use of coal for the needs and welfare of the community. | |
| 35811 | 38895 | I1A019016 | EVALUASI PENERAPAN PEMBERANTASAN SARANG NYAMUK (PSN) UNTUK MENURUNKAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I PURWOKERTO TIMUR | Wilayah Purwokerto Timur merupakan salah satu daerah endemik Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Banyumas. Berdasarkan hasil studi pendahuluan data dari Puskesmas I Purwokerto Timur sejak tiga tahun terakhir penyakit DBD mengalami peningkatan. Pada tahun 2020 kasus penderita penyakit DBD sebanyak 66 orang, pada tahun 2021 kasus penderita penyakit DBD sebanyak 53 orang serta kematian akibat DBD sebanyak 2 orang, dan pada tahun 2022 kasus penderita penyakit DBD sebanyak 57 orang serta kematian akibat DBD sebanyak 1 orang. Di Puskesmas I Purwokerto timur terdapat program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang sudah dilakukan sejak dulu, sehingga berkaitan dengan penyakit DBD. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi penerapan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di Wilayah Kerja Puskesmas I Purwokerto Timur dari sisi context, input, process dan product. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subyek penelitian ini terdiri dari 6 informan utama dan 3 informan pendukung dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara kepada informan, studi dokumen dan observasi. Keabsahan data diuji dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan hasil evaluasi context, input, process dan product (CIPP). Evaluasi context menunjukkan identifikasi latar belakang, tujuan dan sasaran. Evaluasi input menujukkan kondisi sumber daya manusia, dana, sarana dan prasarana, alat serta metode. Evaluasi process menjunjukkan persiapan, pelaksanaan serta pengawasan dan pemantauan. Evaluasi product menunjukkan bahwa pelaksanaan PSN belum memenuhi indikator angka bebas jentik, dimana masih kurang dari 95%. Angka bebas jentik tersebut dipengaruhi juga oleh iklim hujan yang dapat menimbulkan genangan air sehingga tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes Aegipty bertambah. | The East Purwokerto region is one of the endemic areas of Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) in Banyumas Regency. Based on the results of preliminary studies, data from Puskesmas I Purwokerto Timur since the last three years dengue disease has increased. In 2020 there were 66 cases of dengue patients, in 2021 there were 53 cases of dengue fever and 2 deaths from dengue fever, and in 2022 there were 57 cases of dengue disease and 1 person from dengue fever. At puskesmas I Purwokerto timur, there is a Mosquito Nest Eradication (MNE) program that has been carried out for a long time, so it is related to dengue disease. The purpose of this study is to evaluate the application of Mosquito Nest Eradication (MNE) in the Working Area of Puskesmas I Purwokerto Timur in terms of context, input, process and product. This research is a qualitative research. The subjects of this study consisted of 6 main informants and 3 supporting informants with purposive sampling techniques. Data collection was carried out by interviews with informants, document studies and observations. The validity of the data is tested by source and method triangulation techniques. The results showed the results of the evaluation of context, input, process and product (CIPP). Context evaluation shows the identification of backgrounds, goals and objectives. Evaluation of inputs shows the condition of human resources, funds, facilities and infrastructure, tools and methods. Process evaluation shows the preparation, implementation and supervision and monitoring. Product evaluation shows that the implementation of PSN has not met the flick-free number indicator, which is still less than 95%. The larvae-free figure is also influenced by the rainy climate which can cause stagnant water so that the breeding grounds of Aedes Aegipty mosquitoes increase. | |
| 35812 | 38894 | J1C017020 | Representasi Polisi dalam Tokoh Tomari Shinnosuke pada Serial Tokusatsu Kamen Rider Drive | Penelitian ini membahas tentang representasi perkerjaan polisi di Jepang dalam serial Kamen Rider Drive (KRD) menggunakan pendekatan representasi dari Stuart Hall. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik simak catat pada pengumpulan datanya. Berdasarkan UU kepolisian Jepang maka tanggung jawab polisi mencakup 5 hal, yaitu 1) melindungi nyawa, tubuh, dan properti individu, 2) mencegah, menekan, dan menyelidiki kejahatan, 3) menangkap tersangka, 4) penegakan lalu lintas, 5) menjaga keamanan dan ketertiban umum. Hasil dalam penelitian ini ialah dari kelima tanggung jawab hanya empat tanggung jawab yang ditemukan dalam serial KRD. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa polisi dalam serial ini walaupun hanya melakukan empat tanggung jawab tetapi itu sudah cukup dalam mereprepresentasikan polisi di Jepang khususnya dalam serial KRD. | This research discusses the representation of police work in Japan in the Kamen Rider Drive (KRD) series using Stuart Hall's representation approach. This research is a descriptive qualitative research with note taking technique in data collection. Based on the Japanese police law, the responsibilities of the police include 5 things, namely 1) protecting the lives, bodies, and property of individuals, 2) preventing, suppressing, and investigating crimes, 3) arresting suspects, 4) traffic enforcement, 5) maintaining security and public order. The results in this study are that of the five responsibilities, only four responsibilities are found in the KRD series. The conclusion of this research is that the police in this series although only perform four responsibilities but it is enough in representing the police in Japan especially in the KRD series. | |
| 35813 | 38897 | J1C017043 | Makna dan Fungsi Ungkapan Aho (阿保) dalam Dialek Kansai | Penelitian ini mengkaji tentang penggunaan ungkapan aho dalam dialek Kansai pada anime Detective Conan tahun 2008 sampai tahun 2021 yang bertujuan untuk mendeskripsikan makna dan fungsi ungkapan aho yang muncul dalam sumber data. Ruang lingkup penelitian adalah bidang sosiolinguistik. Teori yang digunakan untuk menganalisis data yaitu semantik (Hiejima, 1991), ungkapan aho (Matsumoto, 1993), teori konteks (Hymes, 2010) serta teori kata umpatan (Wijana dan Rohmadi, 2013). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan metode analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber data terhadap 2 (dua) orang native speaker. Data yang ditemukan berjumlah 25 (dua puluh lima) data berupa penggalan percakapan antar tokoh yang mengandung ungkapan aho dalam dialek Kansai. Hasil penelitian ini menemukan 4 (empat) makna aho yang muncul dalam sumber data, antara lain : 1) baka dengan fungsi meluapkan emosi marah; 2) ochame ‘lugu’ dengan fungsi: a) ungkapan rasa malu dan, b) ungkapan keterkejutan; 3) ukkarisan ‘ceroboh’ dengan fungsi: a) ungkapan sindiran, b) ungkapan rasa muak, c) ungkapan keakraban, d) ungkapan keterkejutan, dan e) ungkapan keheranan; dan 4) noutenki ‘ceplas-ceplos’ dengan fungsi: a) ungkapan keheranan, b) ungkapan rasa muak, c) ungkapan sindiran, dan d) ungkapan rasa kesal. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan ungkapan aho yang paling banyak ditemukan bermakna ukkarisan sejumlah 9 data berfungsi untuk mengungkapkan sindiran yang digunakan dengan menggunakan intonasi rendah, mengungkapkan rasa muak yang digunakan dengan menggunakan intonasi rendah dan datar, mengungkapkan keakraban dengan mencairkan suasana sedih ataupun tegang, mengungkapkan keterkejutan sebab mendapat respon yang diluar dugaan penutur, dan mengungkapkan keheranan yang digunakan dengan menggunakan intonasi tinggi dan raut wajah yang kebingungan. | This study examines the use of aho expressions in Kansai dialect in the Detective Conan anime from 2008 to 2021 which aims to describe the meaning and function of aho expressions that appear in the data source. The scope of the research is the field of sociolinguistics. The theories used to analyse the data are semantics (Hiejima, 1991), aho expressions (Matsumoto, 1993), context theory (Hymes, 2010) and swear word theory (Wijana and Rohmadi, 2013). This research is a descriptive qualitative research with data analysis method using extralingual equivalent method. Data validation was conducted using data source triangulation technique on 2 (two) native speakers. The data found were 25 (twenty-five) data in the form of fragments of conversations between characters containing aho expressions in Kansai dialect. The results of this study found 4 (four) meanings of aho that appear in the data source, including: 1) baka with the function of expressing angry emotions; 2) ochame 'innocent' with the function: a) an expression of embarrassment and, b) an expression of surprised; 3) ukkarisan 'careless' with functions: a) an expression of sarcasm, b) an expression of disgust, c) an expression of familiarity, d) an expression of surprised, and e) an expression of astonishment; and 4) noutenki 'blunt' with the function of: a) expression of astonishment, b) expression of disgust, c) expression of sarcasm, and d) expression of annoyance. Based on the results of the study, it can be concluded that the most commonly found aho expression means ukkarisan a total of 9 data functions to express sarcasm used using low intonation, express disgust used using low and flat intonation, express familiarity by breaking the sad or tense atmosphere, express surprise because it gets a response that is beyond the speaker's expectations, and express astonishment used using high intonation and a confused look on the face. | |
| 35814 | 38898 | J1B017047 | Polisemi Judul Berita pada Portal Berita Viva.co.id | Fenomena kebahasaan polisemi pada portal berita daring Viva.co.id disebabkan oleh terjadinya ketaksaan leksikal yang mendasarinya. Tulisan ini dilatarbelakangi oleh fenomena kebahasaan berupa ketaksaan yang disebabkan oleh polisemi pada judul berita daring, sehingga mendorong penulis untuk menelaah lebih lanjut mengenai polisemi yang terdapat pada portal berita daring Viva.co.id. Tujuan tulisan ini adalah mendeskripsikan penyebab ketaksaan leksikal yang disebabkan oleh polisemi dalam portal berita daring Viva.co.id. Metode yang digunakan dalam tulisan ini yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode lanjutannya yaitu simak sebagai teknik pengumpulan data. Metode simak pada tulisan ini adalah menyimak cara menyimak dan membaca sumber data kemudian mencatat data dalam tulisan ini. Metode simak diwujudkan menggunakan teknik sadap, dengan teknik lanjutan yaitu teknik simak bebas libat cakap. Metode yang digunakan dalam tulisan ini menggunakan metode padan dan metode agih. Dalam tahap analisis ini peneliti menggunakan metode padan yang alat penentunya adalah referen. Metode padan referensial Teknik dasar yang digunakan dalam metode agih pada tulisan ini adalah teknik Bagi Unsur Langsung (BUL). Metode penyajian hasil analisis data pada tulisan ini menggunakan metode formal dan informal, penyajian ini diharapkan dapat mempermudah pembaca untuk memahami maksud dari tulisan ini. Polisemi yang terdapat dalam portal berita daring Viva.co.id pada edisi Januari-Februari 2021 ditemukan sebanyak 11 data. Berdasarkan hasil analisis data,hasil penelitian dapat dideskripsikan bahwa polisemi yang terdapat dalam judul berita di portal berita daring Viva.co,id disebabkan oleh ketaksaan leksikal baik itu yang terdapat dalam tataran kata, frasa, ataupun klausa. Dalam tataran kata, dapat ditemukan bahwasanya judul berita yang memiliki makna polisemi terdapat pada kata yang masuk ke dalam kategori nomina (kata benda), verba (kata sifat), dan adjektiva. | The polysemy language phenomenon on the online news portal Viva.co.id is caused by the occurrence of the underlying lexical ambiguity. This paper is motivated by a linguistic phenomenon in the form of ambiguity caused by polysemy in online news titles, thus encouraging the author to examine further about polysemy in the online news portal Viva.co.id. The purpose of this paper is to describe the causes of lexical ambiguity caused by polysemy in the online news portal Viva.co.id. The method used in this paper is using a qualitative descriptive method with a follow-up method, namely refer to as a data collection technique. Review method in this paper is to review and read data sources and then record the data in this paper. The review method is realized using the tapping technique, with an advanced technique, namely the review technique, free to engage in conversation. The method used in this paper uses the “padan” method and the “agih” method. In this analysis stage, the researcher uses the “padan” method whose determining tool is the referent. Referential “padan” method The basic technique used in the “agih” method in this paper is the Direct Element Sharing (BUL) technique. The method of presenting the results of data analysis in this paper uses formal and informal methods, this presentation is expected to make it easier for readers to understand the purpose of this paper. The polysemy contained in the online news portal Viva.co.id in the January-February 2021 edition was found to have 11 data. Based on the results of data analysis, the results of the study can be described that the polysemy contained in the news headlines on the online news portal Viva.co.id is caused by lexical ambiguity both at the level of words, phrases, or clauses. At the word level, it can be found that news titles that have polysemy meanings are found in words that fall into the categories of nouns (nouns), verbs (adjectives), and adjectives. | |
| 35815 | 38899 | E1B018027 | Juridical Analysis on Waiver of Diplomatic Immunity Based on the 1961 Vienna Convention on Diplomatic Relations (Case Study on Indecent Assault Committed by Malaysian Diplomatic Staff Mohammed Rizalman in New Zealand in 2014) | Berdasarkan Konvensi Wina 1961, kekebalan dan keistimewaan diplomatik diberikan kepada agen diplomatik dan anggota keluarganya yang tinggal bersama. Dalam praktiknya, tidak sedikit perwakilan diplomatik yang melakukan pelanggaran di negara penerima dan berlindung dengan hak kekebalan dan keistimewaan yang diberikan kepadanya. Pada 2014, terjadi pelanggaran oleh Asisten Atase Militer Malaysia, Mohammed Rizalman, di Wellington, New Zealand. Ia terlibat kasus penyerangan tidak senonoh di wilayah rumahnya di Wellington, New Zealand. Sebelum proses persidangan dimulai, ia kembali ke Malaysia menggunakan hak kekebalan dan keistimewaan diplomatiknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaturan mengenai penanggalan kekebalan diplomatik menurut Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik dan menganalisis mekanisme penanggalan kekebalan diplomatik terhadap Mohammed Rizalman dan penegakan hukum kasusnya oleh New Zealand. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan yang disajikan dengan teks naratif. Metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa Konvensi Wina 1961 mengatur kekebalan diplomatik dalam Pasal 29 dan 31. Kekebalan diplomatik ini dapat ditanggalkan oleh negara pengirim sesuai dengan Pasal 32. Dalam kasus ini, Mohammed Rizalman selaku perwakilan diplomatik Malaysia yang melakukan pelanggaran di New Zealand telah ditanggalkan kekebalan diplomatiknya oleh Malaysia selaku negara pengirim dan diekstradisi kembali ke New Zealand untuk melanjutkan proses persidangan. Oleh Pengadilan New Zealand, Mohammed Rizalman dijatuhi hukuman sembilan bulan tahanan rumah di kediamannya di Wellington, New Zealand atas dakwaan penyerangan tidak senonoh. Mohammed Rizalman kemudian dideportasi ke negaranya, Malaysia, saat ia sudah menyelesaikan hukumannya di New Zealand. | According to the 1961 Vienna Convention, diplomatic immunities and privileges are granted to diplomatic agents and members of their families who live with them. In practice, many diplomatic agents commit violations in the receiving state and take advantage with the right of immunities and privileges granted to them. In 2014, there was a violation committed by Assistant to the Defense Staff of the Malaysian High Commission to New Zealand, Mohammed Rizalman, in Wellington, New Zealand. He was involved in indecent assault cases in his house area in Wellington, New Zealand. Before the trial started, he returned to Malaysia using his diplomatic immunities and privileges. The purpose of this study was to find out the regulation regarding the waiver of diplomatic immunity according to the 1961 Vienna Convention on Diplomatic Relations and to analyze the mechanism of waiver of diplomatic immunity against Mohammed Rizalman and its law enforcement of his case by New Zealand. This study used a normative juridical approach method with analytical descriptive research specification. The data source used was secondary data. The method of data collecting was carried out by literature study, which presented with narrative text. The data analysis method used was a normative qualitative method. Based on the results of the research, it is known that the 1961 Vienna Convention regulates diplomatic immunity in Articles 29 and 31. This diplomatic immunity can be waived by the sending state in accordance with Article 32. In this case, the diplomatic immunity of Mohammed Rizalman as the diplomatic staff who committed indecent assault in New Zealand, was waived by Malaysia as the sending state, and extradited back to New Zealand to continue the court proceedings. By the New Zealand Court, Mohammed Rizalman was sentenced to nine months of home detention at his residence in Wellington, New Zealand for committing indecent assault. Mohammed Rizalman deported to his country, Malaysia, when he had completed his sentence. | |
| 35816 | 38900 | D1A015255 | BERAT JENIS DAN TOTAL SOLID SUSU SEGAR KAMBING PERANAKAN ETAWA (PE) DI KECAMATAN GUMELAR KABUPATEN BANYUMAS | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi Berat Jenis, Total Solid, dan hubungan antara Berat Jenis dengan Total Solid susu segar kambing Peranakan Etawa di Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan survei dan uji laboratorium. Sampel susu sebanyak 500 ml diambil dari kambing Peranakan Etawa di kelompok Tunas Mukti, Satoguno, Pegumas dan Bondo Mertani, masing – masing kelompok sebanyak 5 peternak. Sampel tersebut kemudian di uji menggunakan Lactiscan Milk Analyzer di Laboratorium Produksi Ternak Perah Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Selain itu juga dilakukan penghitungan kelompom gizi kambig Peranakan Etawa sampel. Data Berat Jenis dan Total Solid dianalisis mengunakan Uji T dan Uji Regresi Linier. Hasil penelitian menunjukan bahwa Berat Jenis dari mssing – masing kelompok sebesar Tunas Mukti 1,032, Satoguno 1,032, Pegumas 1,028, Bondo Mertani 1,03, dan Total Solid dsri mssing – masing kelompok sebesar Tunas Mukti 11,801, Satoguno 11,055, Pegumas 12,57, Bondo Mertani 11,923. Hasil Uji T menunjukan bahwa Berat Jenis dan Susu Segar kambng Peranakan Etawa diantara keempat kelompok tersebut tidak signifikan (<0,05), sedangkan hubungan antara Berat Jenis dan Total Solid hubungannya termasuk kategori sedang dengan nikai korelasi 0,494. Dapat disimpulkan bahwa Berat Jenis dan Total Solid susu segar kambing Peranakan Etawa di Kecamatan Gumelar masih tergolong bagus sesuai dengan standar TAS No 6006 (2008) Berat Jenis sebesar 1,028 dan rataan Total Solid 10,9%. | The purpose of this study was to evaluate the specific gravity, total solids, and the relationship between specific gravity and total solids in fresh milk of Etawa Peranakan goats in Gumelar District, Banyumas Regency. Research using surveys and laboratory tests. A 500 ml milk sample was taken from Peranakan Etawa goats in the Tunas Mukti, Satoguno, Pegumas and Bondo Mertani groups, each group consisting of 5 breeders. The sample was then tested using a Lactiscan Milk Analyzer at the Dairy Cattle Production Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University. In addition, nutritional group calculations of the Peranakan Etawa goat samples were also carried out. Specific gravity and total solid data were analyzed using the T test and linear regression test. The results showed that the specific gravity of each group was 1.032 for Mukti Shoots, 1.032 for Satoguno, 1.028 for Pegumas, 1.03 for Bondo Mertani, and 1.03 for Total Solid from 11.801 for each group for Mukti Shoots, 11.055 Satoguno, 12.57 for Pegumas, and 12.57 Bondo. Mertani 11,923. The results of the T test showed that the specific gravity and fresh milk of the Etawa crossbreed goats among the four groups were not significant (<0.05), while the relationship between specific gravity and total solids was in the moderate category with a correlation value of 0.494. It can be concluded that the Specific Gravity and Total Solids of fresh milk of Peranakan Etawa goats in Gumelar District are still relatively good according to the TAS standard No 6006 (2008) Specific Gravity is 1.028 and the average Total Solids is 10.9%. | |
| 35817 | 38904 | B1A018111 | PENGARUH POLIETILENA GLIKOL (PEG) TERHADAP AKTIVITAS NITRAT REDUKTASE (ANR) DAN BINTIL AKAR KULTIVAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max L.) | Kedelai adalah salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat, akan tetapi keterbatasan lahan menjadi permasalahan yang cukup penting, sehingga perlu dilakukan ekstensifikasi pada lahan marginal seperti lahan masam atau lahan kering. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kultivar kedelai yang toleran terhadap kekeringan dengan menggunakan PEG sebagai stimulasi kekeringan. Penelitian ini menggunakan metode percobaan Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor. Faktor pertama adalah konsentrasi PEG yang terdiri dari 4 konsentrasi (0%, 5%, 10%, dan 15%), dan faktor kedua adalah kultivar kedelai (Deja 1, Dega 1, Dena 1, Anjasmoro, Detap 1, Gepak kuning, dan kultivar Argomulyo). Variabel yang diamati meliputi konsentrasi PEG dan hasil pertumbuhan tanaman kedelai. Parameter yang diamati yaitu jumlah total bintil akar, jumlah bintil akar aktif, dan kandungan aktivitas nitrat reduktase (ANR) daun. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) pada taraf kepercayaan 5% dan 1% dilanjutkan dengan uji lanjut Least Significance Different (LSD) pada taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian polietilena glikol (PEG) pada tanaman kedelai berpengaruh terhadap parameter aktivitas nitrat reduktase daun, jumlah total bintil akar dan bintil akar aktif. Kultivar Deja 1 memiliki kemampuan beradaptasi lebih baik pada kondisi cekaman kekeringan. | Soybean is one of the basic needs for the community, but limited land is an important problem, so it is necessary to extend it to marginal lands such as acid or dry land. This study aims to test drought tolerant soybean cultivars by using PEG as a drought stimulation. This study used a 2-factor Randomized Block Design (RBD) experimental method. The first factor was PEG concentration consisting of 4 concentrations (0%, 5%, 10%, and 15%), and the second factor was soybean cultivars (Deja 1, Dega 1, Dena 1, Anjasmoro, Detap 1, Gepak kuning, and Argomulyo cultivar). The observed variables included PEG concentrations and soybean plant growth yields. The parameters observed were the total number of nodules, the number of active nodules, and the content of nitrate reductase (ANR) activity in the leaves. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA) at the 5% and 1% confidence level followed by the Least Significance Different (LSD) follow-up test at the 5% confidence level. The results showed that the administration of polyethylene glycol (PEG) to soybean plants affected the parameters of leaf nitrate reductase activity, the total number of nodules and active nodules. Deja 1 cultivar has better adaptability to drought stress conditions. | |
| 35818 | 38902 | I1E018049 | Hubungan Panjang Lengan, Kelentukan Pergelangan Tangan, dan Kekuatan Otot Tungkai terhadap Akurasi Shooting pada Atlet Petanque Banyumas | Latar Belakang: Olahraga petanque memiliki beberapa teknik dasar, salah satunya shooting yang membutuhkan beberapa komponen fisik sebagai penunjang keberhasilan melakukan lemparan shooting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara panjang lengan, kelentukan pergelangan tangan, dan kekuatan otot tungkai terhadap akurasi shooting pada atlet petanque Banyumas. Metodologi: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional untuk mengetahui hubungan variabel bebas dengan terikat. Teknik sampling pada penelitian ini yaitu total sampling dengan jumlah 14 atlet petanque Banyumas yang dilaksanakan pada bulan september 2022. Analisis data menggunakan uji korelasi product moment, korelasi ganda, sumbangan efektif dan sumbangan relatif. Hasil Penelitian: Pengambilan keputusan uji korelasi adalah jika diperoleh nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 (sig. < 0,05) menunjukan terdapat hubungan. Berdasarkan hasil analisis product moment, diperoleh nilai signifikansi hubungan (X1) dengan (Y) sebesar 0,803, (X2) dengan (Y) sebesar 0,044, (X3) dengan (Y) sebesar 0,662. Hasil korelasi ganda diperoleh nilai sebesar 0,254. Sumbangan efektif (X1) 1,3%, (X2) 32,7%, (X3) -1,8%. Sumbangan Relatif (X1) 4%, (X2) 102%, dan (X3) -6%. Kesimpulan: Dari hasil analisis data menunjukkan bahwa kelentukan pergelangan tangan memiliki hubungan yang signifikan dengan akurasi shooting. Variabel panjang lengan dan kekuatan otot tungkai tidak memliki hubungan dengan akurasi shooting. | Background: Petanque has several basic techniques; one of them is shooting which requires several physical components as a support for the success of making a shooting. This study was to determine the correlation between arm length, wrist flexibility, and leg muscle strenght on petanque shooting. Methodology: This study uses a quantitative method with a corelational approach, was to find out the correlation between the independent variable of arm length, wrist flexibility, and leg muscle power to the dependent variable shooting accuracy. This study had 14 of Banyumas athletes as the subjects. The researcher used product moment, multiple corelation, efective contribution and relative contribution test to analyze the data. Result: The criterion for decision making on the correlation test is that if a significance value is obtained which is less than 0.05 (sig. <0.05), it can be concluded that there is a relationship between the data. Based on the results of product moment data analysis, the significance value of the (X1) and (Y) is 0.803, (X2) and (Y) is 0.044, (X3) and (Y) is 0.662. The results of multiple correlations obtained a value of 0.254. Effective contribution (X1) 1.3%, (X2) 32.7%, (X3) -1.8%. Relative Contribution (X1) 4%, (X2) 102%, and (X3) -6%. Conclusion: The results of data analysis showed that there significant correlations between wrist flexibility with shooting akuracy. Variable arm length and leg muscle strength have no corelation with shooting accuracy. | |
| 35819 | 38903 | K1B017048 | Studi Perbandingan Uji Nonparametrik k-Sampel Independen | Penelitian ini membahas tentang perbandingan tiga prosedur uji nonparametrik k-sampel independen yang banyak dikenal, yaitu uji median diperluas, uji Kruskal-Wallis, dan uji Jonckheere-Terpstra. Perbandingan dilakukan berdasarkan nilai peluang melakukan kesalahan tipe I-nya, dengan menggunakan data yang dibangkitkan dari populasi berdistribusi seragam kontinu, T, F, dan lognormal, serta satu data nonparametrik yaitu data kecerahan langit malam di Indonesia. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa uji median diperluas lebih akurat digunakan untuk data yang berasal dari populasi berdistribusi F dan juga data nonparametrik, uji Kruskal-Wallis lebih akurat untuk data yang berasal dari populasi berdistribusi T, dan uji Jonckheere-Terpstra lebih akurat untuk data yang berasal dari populasi berdistribusi seragam kontinu dan lognormal. Sementara itu, secara keseluruhan uji Jonckheere-Terpstra lebih akurat dibandingkan uji median diperluas dan uji Kruskal-Wallis. | This paper presents a comparative study of three well-known nonparametric independent k-sample test procedures, namely the median extension test, the Kruskal-Wallis test, and the Jonckheere-Terpstra test. The comparison is based on the probability of commiting type I error, using data generated from populations with continuous uniform, T, F, and lognormal distributions, as well as one non-parametric data set, that is the night sky brightness data in Indonesia. The results of this study show that the median extension test is the best test for data from populations with the F distribution and also for nonparametric data, the Kruskal-Wallis test is the best test for data from populations with the T distribution, and the Jonckheere-Terpstra test is the best test for data that comes from a population with a continuous uniform and lognormal distribution. Overall, this paper discovered that the median extension test and the Kruskal-Wallis test are less reliable than the Jonckheere-Terpstra test. | |
| 35820 | 38901 | C1B018022 | PENGARUH ELECTRONIC WORD OF MOUTH DAN CELEBRITY ENDORSEMENT PADA MINAT BELI DENGAN CITRA MEREK SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi pada Calon Konsumen Scarlett Whitening Generasi Z) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth dan Celebrity Endorsement pada Minat Beli dengan Citra Merek sebagai variabel mediasi. Variabel bebas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Electronic Word of Mouth. Variabel terikat yang digunakan yaitu Minat Beli dan variabel mediasi yang digunakan adalah Citra Merek. Populasi dalam penelitian ini adalah calon konsumen produk kecantikan merek Scarlett Whitening di Indonesia. Penelitian ini merupakan jenis penelitian survei dengan pendekatan kuantitatif dan metode pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 125 responden yang merupakan generasi Z di Indonesia yang belum pernah membeli Scarlett Whitening serta pernah melihat ulasan online dan selebriti yang mempromosikan Scarlett Whitening di media sosial. Untuk teknik analisis data digunakan SEM (Structural Equation Model) yang diolah dengan software SmartPLS 3.0. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa 1) electronic word of mouth tidak berpengaruh pada minat beli, 2) celebrity endorsement berpengaruh pada minat beli, 3) electronic word of mouth berpengaruh pada citra merek, 4) celebrity endorsement berpengaruh pada citra merek, 5) citra merek berpengaruh pada minat beli, 6) citra merek tidak memediasi electronic word of mouth pada minat beli, 7) citra merek memediasi celebrity endorsement pada minat beli. Implikasi dan kesimpulan di atas dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan masukan bagi manajemen pemasaran produk kecantikan merek Scarlett Whitening dalam mengembangkan strategi pemasaran untuk menarik minat beli calon konsumen melalui celebrity endorsement. Penggunaan celebrity endorsement dapat meningkatkan rasa ketertarikan calon konsumen untuk membeli produk kecantikan merek Scarlett Whitening. | This study aims to analyze the effect of Electronic Word of Mouth and Celebrity Endorsement on Purchase Intention with Brand Image as a mediating variable. The independent variable used in this study is the Electronic Word of Mouth. The dependent variable used is Purchase Interest and the mediating variable used is Brand Image. The population in this study were potential consumers of Scarlett Whitening brand beauty products in Indonesia. This research is a type of survey research with a quantitative approach and the sampling method uses non-probability sampling with a purposive sampling technique. The sample used was 125 respondents who are generation Z in Indonesia who have never bought Scarlett Whitening and have seen online reviews and celebrities promoting Scarlett Whitening on social media. For data analysis techniques used SEM (Structural Equation Model) processed with SmartPLS 3.0 software. Based on the results of the research conducted, it shows that 1) electronic word of mouth has no effect on purchase intention, 2) celebrity endorsement has an effect on purchase intention, 3) electronic word of mouth has an effect on brand image, 4) celebrity endorsement has an effect on brand image, 5) brand image influences purchase intention, 6) brand image does not mediate electronic word of mouth on purchase intention, 7) brand image mediates celebrity endorsement on purchase intention. The implications and conclusions above can be used as material for consideration and input for the marketing management of Scarlett Whitening brand beauty products in developing marketing strategies to attract prospective consumers' buying interest through celebrity endorsements. The use of celebrity endorsements can increase the interest of potential consumers to buy Scarlett Whitening brand beauty products. |