Artikelilmiahs

Menampilkan 35.101-35.120 dari 49.883 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3510145393E1A020266TINJAUAN YURIDIS ALAT BUKTI ELEKTRONIK DALAM PEMBUKTIAN PERKARA TINDAK PIDANA MAKAR
(Studi Kasus Putusan Nomor : 13/Pid.B/2021/PN.Wmn)
Alat bukti elektronik di Indonesia tidak diatur dalam Pasal 184 KUHAP, namun sejatinya terdapat perluasan agar alat bukti elektronik menjadi alat bukti biasanya dimasukan kedalam alat bukti surat atau alat bukti petunjuk. Adanya dua kemungkinan tersebut, maka peneliti bertujuan untuk meneliti validitas dan keabsahan alat bukti elektronik dan meninjau pertimbangan hukum hakim terkait pengajuan alat bukti elektronik dalam pembuktian perkara tindak pidana di Indonesia. Putusan Nomor 13/Pid.B/2021/PN. Wmn tentang tindak pidana makar merupakan salah satu kasus yang menggunakan alat bukti elektronik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan Statue approach dan Case approach, serta mengumpulkan data dari data sekunder, dengan tinjauan terhadap putusan-putusan pengadilan yang relevan. Hasil penelitian menunjukan terkait alat bukti elektronik tidak tercantum secara langsung dalam KUHAP namun terdapat perluasan yang menjadikannya bisa dijadikan alat bukti surat atau petunjuk. Lalu UU ITE mengklasifikasikan file foto tersebut menjadi informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik. Namun jika melihat RKUHAP bisa disimpulkan bahwa terkait bukti elektronik tidak perlu dikaitkan dengan Undang-Undang yang lain agar bisa dijadikan sebagai alat bukti. Pertimbangan hukum hakim dalam putusan meletakan file foto yang dicetak dijadikan sebagai alat bukti surat yang mana hal ini bertentangan dengan pengertian surat itu sendiri berdasarkan Pasal 187 KUHAP.
Kata kunci : Alat Bukti Elektronik, Pembuktian, Tindak Pidana Makar
Electronic evidence in Indonesia is not regulated in Article 184 of the Criminal Procedure Code, but there is actually an expansion so that electronic evidence becomes evidence that is usually included in existing evidence such as letter evidence or clue evidence. With these two possibilities, the researcher aims to examine the validity and validity of electronic evidence and review the legal considerations of judges regarding the submission of electronic evidence in proving criminal cases in Indonesia. Decision Number 13/Pid.B/2021/PN. Wmn regarding the crime of treason is one of the cases that uses electronic evidence. This research uses normative juridical research methods using the Statue approach and Case approach, and collects data from secondary data, with a review of relevant court decisions. The results of the study show that electronic evidence is not directly listed in the Criminal Procedure Code but there is an expansion that makes it able to be used as evidence of letters or instructions. Then the ITE Law classifies the photo file as electronic information and/or electronic documents. However, if you look at the Criminal Procedure Code, it can be concluded that electronic evidence does not need to be related to other laws in order to be used as evidence. The judge's legal consideration in the decision placed the printed photo file as evidence of a letter, which is contrary to the definition of the letter itself based on Article 187 of the Criminal Procedure Code.
Keywords: Electronic Evidence, Evidence, Treason Crime
3510238332C1B017058PENGARUH STRES KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN LOCUS OF CONTROL DAN KECERDASAN EMOSIONAL SEBAGAI VARIABEL MODERASI
(Studi pada Bank BNI Cabang Purbalingga)
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang dilakukan pada Bank BNI Cabang Purbalingga. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan dengan Locus Of Control dan Kecerdasan Emosional sebagai Variabel Moderasi (Studi pada Bank BNI Cabang Purbalingga)”.
Populasi dalam penelitian ini adalah Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah karyawan tetap di Bank Negara Indonesia kantor cabang pusat Purbalingga sebanyak 57 orang. Penelitian ini menggunakan metode sensus atau tidak menggunakan sampel. Penelitian dilakukan kepada seluruh karyawan tetap Bank Negara Indonesia kantor cabang pusat Purbalingga sebanyak 57 orang. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan analisis regresi sederhana (dibantu alat analisis sofware SPSS for Windows) menunjukkan bahwa : (1) Stres kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan BNI KCP Purbalingga, sehingga hipotesis pertama ditolak. (2) Locus of control memoderasi pengaruh antara stress kerja terhadap kinerja karyawan BNI KCP Purbalingga sehingga hipotesis kedua diterima. (3) Kecerdasan emosional tidak memoderasi pengaruh antara stres kerja terhadap kinerja karyawan BNI KCP Purbalingga, sehingga hipotesis ketiga ditolak.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu Perlunya pembuatan kebijakan manajemen stres kerja yang meliputi pengaturan beban kerja secara optimal sehingga stress kerja dapat tetap berdampak positif bagi kinerja karyawan serta menciptakan suasana kerja yang saling mendukung dengan senantiasa memberikan dukungan sosial dan menciptakan lingkungan kerja yang nyaman bagi setiap pegawai. Proses rekrutmen dan seleksi karyawan di masa yang akan datang dengan perlu memperhatikan tingkat stres kerja dengan internal locus of control yang dimiliki oleh calon karyawan agar kinerja yang dihasilkan tinggi.
This research is a quantitative research conducted at Bank BNI Purbalingga Branch. This research takes the title: "The Effect of Work Stress on Employee Performance with Locus Of Control and Emotional Intelligence as Moderating Variables (Study at Bank BNI Purbalingga Branch)".
The population in this study is the population used in this study are permanent employees at Bank Negara Indonesia Purbalingga head office as many as 57 people. This study uses the census method or does not use a sample. The study was conducted on all permanent employees of Bank Negara Indonesia Purbalingga head office as many as 57 people. Based on the results of research and data analysis using simple regression analysis (assisted by the SPSS for Windows software analysis tool) shows that: (1) Job stress has a positive and significant impact on the performance of BNI KCP Purbalingga employees, so the first hypothesis is rejected. (2) Locus of control moderates the effect of work stress on the performance of BNI KCP Purbalingga employees so that the second hypothesis is accepted. (3) Emotional intelligence does not moderate the effect of work stress on the performance of BNI KCP Purbalingga employees, so the third hypothesis is rejected.
The implication of the conclusions above is the need for making work stress management policies that include optimal workload arrangements so that work stress can still have a positive impact on employee performance and create a mutually supportive work atmosphere by always providing social support and creating a comfortable work environment for every employee. . The recruitment and selection process for employees in the future needs to pay attention to the level of work stress with the internal locus of control owned by prospective employees so that the resulting performance is high.
3510338333H1C016028IDENTIFIKASI KONDISI GEOLOGI BERDASARKAN ANALISIS PENGINDERAAN JAUH
DAN PEMETAAN GEOLOGI DAERAH BANTARKAWUNG, BREBES, JAWA TENGAH
Daerah Bantarkawung, Brebes Jawa Tengah secara fisiografi terletak pada zona Antiklinorium Bogor, Merupakan daerah dengan perbukitan memanjang dengan ketinggian bervariasi (Van Bemmelen, 1949). Selain itu Daerah Bantarkawung juga berada pada Zona Transpresi Bumiayu – Majalengka yang menjadikan daerah tersebut menarik untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi geologi dengan menggunakan metode pengindraan jauh dan pemetaan geologi. Data yang digunakan untuk penelitian berupa data DEM, landsat 8 Oli/Tirs dan data geologi. Untuk mengetahui tingkat akurasi hasil interpretasi pengindraan jauh pada penelitian ini juga dilakukan validasi dengan melakukan survey geologi permukaan Berdasarkan hasil interpretasi pengindraan jauh geomorfologi daerah penelitian secara umum merupakan daerah perbukitan yang memanjang serta daerah dataran rendah, terdapat indikasi keberadaan struktur geologi berupa 5 sesar mendatar kanan, 1 sesar mendatar kiri dan 5 lipatan. Sedangkan persebaran litologi yang terdapat pada daerah penelitian yaitu berupa sandstone-mudstone dan endapan alluvial. Berdasarkan validasi data lapangan geomrofologi pada daerah penelitian yaitu Punggungan Antiklin Tambakserang, Lembah Antiklin Karangpari, Lembah Antiklin Waru, Lembah Sinklin Tambakserang, Perbukitan Zona Sesar Karangpari, dan Perbukitan Intrusi Tambakserang. Struktur geologi yang berkembang didaerah penelitian yaitu, Antiklin Tambakserang, Sinklin Tambakserang, Antiklin Karangpari, Antiklin Waru, Sesar Mendatar Kanan Tambakserang, Sesar Mendatar Kiri Tambakserang, Sasar Mendatar Kanan Pangebatan, Sesar Naik Tambakserang Sesar Naik Karangpari, dan Sesar Naik Waru. Urutan stratigrafi daerah penelitian dimulai dari tua ke muda yaitu satuan batulempung-batupasir, satuan batupasir-batulempung, Satuan Intrusi Andesit, Satuan endapan alluvial. Berdasarkan hasil validasi, analisis pengindraan jauh pada daerah penelitian memiliki nilai yang baik dalam mengidentiikasi lipatan, kurang dalam identifikasi sesar mendatar, sangat kurang dalam menidentifikasi sesar naik dan kurang dalam mengidentifikasi litologi. Bantarkawung, Brebes, Central Java is physiographically located in the Bogor Anticlinorium zone, which is a hilly area with varying heights (Van Bemmelen, 1949). In addition, the Bantarkawung area is also in the Bumiayu - Majalengka Transpression Zone which makes the area interesting to study. This study aims to determine the geological conditions using remote sensing methods and geological mapping. The data used for this research are DEM (Digital Elevation Model), landsat 8 Oli/Tirs and geology data. To determine the level of assessment of the results of remote sensing interpretation in this study, validation was also carried out by conducting a surface geological survey. While the distribution of lithology in the research area is in the form of sandstone-mudstone and alluvial deposits. Based on remote sensing interpretation, the geomorphology of the research area is generally an elongated hilly area and a lowland area. there are indications of the existence of a structure of 5 right slip faults, left slip faults, and 5 folds based on the analysis results on the image. While the distribution of lithology in the research area is in the form of sandstone-mudstone and alluvial deposits Based on the validation of geomorphological field data in the research area, namely the Tambakserang Anticline Ridge, Karangpari Anticline Valley, Waru Anticline Valley, Tambakserang Syncline Valley, Karangpari Fault Zone Hills, and Tambakserang Intrusion Hills. The geological structures that developed in the study area were the Tambakserang anticline, the Tambakserang syncline, the Karangpari anticline, the Waru anticline, the Tambakserang right slip fault, the Tambakserang left slip fault, the Pangebatan right slip fault,the Tambakserang thrust fault, the Karangpari thrust fault, and the Waru thrust fault. The stratigraphic sequence of the study area starts from the oldest to the youngest, namely claystone-sandstone units, sandstone-claystone units, Andesite intrusion units, and alluvial deposit units. Based on the validation, remote sensing analysis in the study area has a good value in identifying folds, lacking in detecting strike-slip faults, lacking identifying thrust faults, and, lacking in identifying lithology.
3510443961E1A020183IMPLEMENTASI RESTITUSI DALAM TINDAK PIDANA PENCABULAN TERHADAP ANAK
(STUDI DI KEJAKSAAN NEGERI PURWOKERTO)
Anak merupakan subjek hukum yang rentan menjadi korban tindak pidana sehingga memerlukan perlindungan. Salah satu bentuk perlindungan terhadap anak sebagai upaya pemenuhan hak-hak anak adalah memberikan restitusi. Namun, dalam salah satu contoh kasus pencabulan terhadap anak yang terjadi di Purwokerto pada tahun 2023, implementasi restitusi masih mengalami banyaknya kendala dan hambatan yang menyebabkan pelaku belum membayarkan restitusinya terhadap korban. Oleh karenanya tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi restitusi bagi anak yang menjadi korban tindak pidana pencabulan dan faktor-faktor penghambat implementasi restitusi bagi anak yang menjadi korban tindak pidana pencabulan di Kejaksaan Negeri Purwokerto. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang memakai metode pendekatan yuridis empiris dengan
spesifikasi penelitian deskriptif. Jenis dan sumber data menggunakan data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data primer diperoleh dengan wawancara, dan data sekunder diperoleh dengan studi kepustakaan. Data yang diperoleh diolah
dengan reduksi data, display data, dan kategorisasi data yang disajikan dengan bentuk teks naratif serta metode analisis data kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa kerugian yang diperhitungkan hanya kerugian materiilnya saja
serta belum terlaksananya pemenuhan restitusi terhadap korban dalam kasus yang ini dikarenakan tidak adanya upaya paksa yang mengikat korban untuk segera membayarkan restitusi tersebut. Adapun faktor penghambat implementasi restitusi
dalam kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak yang terdiri dari substansi hukum yaitu belum adanya aturan yang mengatur terkait upaya paksa terhadap pelaku untuk membayarkan restitusinya. Adapun faktor struktur hukum yaitu masih adanya terdapat ketidak seragaman pemahaman tiap Jaksa di Kejaksaan Negeri Purwokerto mengenai restitusi itu sendiri. Adapun faktor kultur hukum yaitu minimnya
pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya restitusi sebagai bentuk perlindungan hukum.
Children are legal subjects who are vulnerable to becoming victims of criminal acts so they need protection. One form of protection for children as an effort to fulfill children's rights is to provide restitution. However, in one example of a case of child abuse that occurred in Purwokerto in 2023, the implementation of restitution still experiences many obstacles and obstacles that cause the perpetrator to not pay restitution to the victim. Therefore, the purpose of this study is to determine how the implementation of restitution for child victims of sexual abuse and the factors inhibiting the implementation of restitution for child victims of sexual abuse at the Purwokerto District Attorney's Office. This type of research is qualitative research that uses an empirical juridical approach method with descriptive research specifications. Types and sources of data using primary data and secondary data. Primary data collection methods were obtained by interview, and secondary data were obtained by literature study. The data obtained is processed by data reduction, data display, and data categorization which is presented in the form of narrative text and qualitative data analysis methods. Based on the results of the study, it shows that the losses taken into account are only material losses and the fulfillment of restitution to victims in this case has not been implemented due to the absence of forced efforts that bind the victim to immediately pay the restitution. The inhibiting factors for the implementation of restitution in cases of criminal acts of child abuse consisting of the substance of the law, namely the absence of rules governing forced efforts against the perpetrator to pay restitution. The legal structure factor is that there is still a lack of uniformity in the understanding of each prosecutor at the Purwokerto District Attorney's Office regarding restitution itself. The legal culture factor is the lack of public knowledge about the importance of restitution as a form of legal protection.
3510544614C1I020004THE IMPACT OF ENVIRONMENTAL COSTS AND ENVIRONMENTAL PERFOMANCE ON FINANCIAL PERFOMANCE (AN EMPIRICAL STUDY OF MANUFACTURING SUBSECTOR BASIC MATERIAL COMPANIES LISTED ON IDX FOR 2019-2022 PERIOD)Seiring perkembangan ekonomi global, banyak perusahaan mengalihkan fokus mereka lebih dari sekadar profitabilitas. Ada tren yang jelas berlangsung di antara perusahaan-perusahaan di Indonesia yang mana mulai memahami pentingnya tanggung jawab lingkungan dan keberlanjutan dalam menjalankan kegiatan operasional mereka. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder pada perusahaan subsektor bahan dasar yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan periode penelitiannya yaitu selama 4 tahun yaitu dari tahun 2019-2022. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Biaya Lingkungan dan Kinerja Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan pada perusahaan
subsektor bahan dasar yang terdaftar pada Efek Indonesia periode 2019-2022. Implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan bagi perusahaan dalam subsektor bahan dasar untuk menginvestasikan biaya lingkungan karena memiliki dampak positif signifikan pada kinerja keuangan. Perusahaan perlu meninjau kembali strategi lingkungan mereka untuk memastikan bahwa strategi tersebut sejalan dengan tujuan keuangan perusahaan.
As the global economy evolves, many companies are shifting their focus beyond just
profitability. There is a clear trend among companies in Indonesia that are starting to
understand the importance of environmental responsibility and sustainability in carrying out their operations. This research is a quantitative research using secondary data on basic material subsector companies listed on the IDX and the research period is 4 years from 2019-2022. The purpose of this study was to determine the effect of Environmental Costs and Environmental Performance on Financial Performance in basic material subsector companies listed on the IDX in the period 2019-2022. The implication of the study is hoped that companies within the basic materials subsector should evaluate the potential benefits of investing in environmental costs, as this can lead to a notable positive influence on financial performance. Companies must realign their environmental strategies with their financial objectives to optimize performance in this area.
3510645236C1G019041A Comparison Of Revenue Between Grocery Store Participants And NonParticipants With TheSampoerna Retail Community (SRC) Business Partner Program In Ragunan Urban Village, South JakartaSituasi perkembangan yang pesat dan persaingan bisnis di sektor ritel ini mendorong toko kelontong untuk mengadopsi strategi dalam menarik konsumen dan membatasi persaingan dalam kegiatan ritel, untuk mempertahankan atau meningkatkan volume penjualan, melalui pemenuhan kebutuhan, dan preferensi konsumen dalam mengkonsumsi barang dan jasa. Untuk mengatasi tantangan ini, berbagai program kemitraan dan dukungan telah dikembangkan oleh perusahaan dan pemerintah untuk membantu toko-toko kelontong. Hal inilah yang mendorong Sampoerna untuk membentuk Sampoerna Retail Community (SRC). SRC merupakan toko kelontong modern yang tergabung dalam program kemitraan PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) dari PT HM Sampoerna Tbk. sebuah perusahaan rokok terkemuka di Indonesia dengan fungsi sebagai wadah bagi toko kelontong di Indonesia untuk berkembang dan maju. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mitra SRC terhadap pendapatan toko kelontong dan untuk mengetahui alasan toko kelontong yang bergabung dan tidak bergabung dengan SRC.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Jenis data yang digunakan adalah data primer dengan melakukan wawancara dan kuesioner yang disebarkan kepada pemilik toko kelontong dikelurahan Ragunan. Responden dibagi menjadi dua kelompok: yang bergabung dengan SRC sebanyak 45 dan yang tidak bergabung dengan SRC sebanyak 4. Analisis data dilakukan menggunakan uji normalitas dan uji paired t-test.
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan maka di peroleh hasil bahwa bergabung dengan SRC memberikan keuntungan signifikan bagi toko kelontong dalam hal peningkatan pendapatan dan kinerja bisnis. Alasan Keputusan toko kelontong yang bergabung dan tidak bergabung dengan SRC sangat dipengaruhi oleh kebutuhan dan kondisi individu pemilik usaha.
Implikasi dan Kesimpulan dari penelitian ini SRC sangat berperan dalam meningkatkan pendapatan penjualan pada toko kelontong, karena dengan pembinaan serta pendampingan toko kelontong ini jadi memiliki sistem manajemen pengelolaan toko yang baik sehingga dapat meningkatkan daya saing, Keputusan toko kelontong yang bergabung dan tidak bergabung dengan SRC sangat dipengaruhi oleh kebutuhan dan kondisi individu pemilik usaha. Pemahaman mendalam mengenai alasan-alasan ini dapat membantu SRC dalam meningkatkan program dan pendekatan mereka untuk menarik lebih banyak pemilik usaha kecil dan menengah.
This situation of rapid development and business competition in the retail sector encourages grocery stores to adopt strategies to attract consumers and limit competition in retail activities, to maintain or increase sales volume, through fulfilling the needs, and preferences of consumers in consuming goods and services. To address this challenge, various partnership and support programs have been developed by companies and governments to help grocery stores. This issue prompted Sampoerna to form Sampoerna Retail Community (SRC). SRC is a modern-day grocery store incorporated in the partnership program of PT SRC Indonesia Sembilan (SRCIS) from PT HM Sampoerna Tbk. a leading cigarette company in Indonesia with a function as a forum for grocery stores in Indonesia to develop and advance. This study aims to analyze the effect of SRC partners on grocery store revenues and to find out the reasons for grocery stores that join and do not join the SRC.
This research uses quantitative and qualitative approaches. The type of data used is primary data by conducting interviews and questionnaires distributed to grocery store owners in Ragunan Village. The respondents were divided into two groups: those who joined the SRC were 45 and those who did not join the SRC were 4. Data analysis was carried out using normality test and paired t-test.
Based on the results of the analysis that has been carried out, the results show that joining the SRC provides significant benefits for grocery stores in terms of increased revenue and business performance. The reasons for the decision of grocery stores to join and not join the SRC are strongly influenced by the needs and conditions of individual business owners.
Implications and conclusions from this study SRC is very instrumental in increasing sales revenue at grocery stores, because with coaching and mentoring these grocery stores have a good store management system so that they can increase competitiveness, The decision of grocery stores to join and not join the SRC is strongly influenced by the needs and conditions of individual business owners. An in-depth understanding of these reasons can help SRC improve their programs and approaches to attract more small and medium business owners.
3510738334C1B019036Analisis Pengaruh Perkembangan Unit Usaha BUMDes di Desa Baseh, Kec. Kedungbanteng, Kab. Banyumas Terhadap Kesejahteraan Masyarakatnya pada Masa Pandemi Covid-19Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perkembangan unit usaha BUMDes di Desa Baseh Kec. Kedungbanteng Kab. Banyumas yang terdiri dari Kopi Robusta Baseh dan simpan pinjam terhadap kesejahteraan masyarakat dengan menggunakan indikator pendapatan, kemudahan memasukkan anak ke jenjang pendidikan, dan kemudahan mendapatkan pelayanan kesehatan pada masa pandemi Covid-19. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis kuantitatif, dengan menggunakan kuesioner dan Skala Likert sebagai instrumen penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah alat analisis SPSS dengan uji regresi linier sederhana. Populasi dan sampel dalam penelitian ini melibatkan warga Desa Baseh yang termasuk kedalam keanggotaan BUMDes, BPD (Badan Pengawas Desa), perangkat desa, ketua RT, dan ketua RW yang berjumlah 59 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh positif faktor perkembangan unit usaha BUMDes terhadap kesejahteraan masyarakat sebesar 23,3%. Berdasarkan hasil penelitian, implikasinya adalah diharapkan agar unit usaha yang sudah dan sedang dijalankan oleh BUMDes agar lebih diperhatikan dalam pengelolaannya. Bagi pengurus BUMDes dan perangkat desa untuk lebih menggali potensi Desa Baseh sehingga dapat menambah unit usaha baru untuk dijalankan dan bermanfaat bagi masyarakat.This study aims to determine the effect of the development of BUMDes business units in Baseh Village, Kec. Kedungbanteng, Kab. Banyumas which consists of Robusta Baseh Coffee and savings and loans towards community welfare by using income indicators, the ease of entering children into education, and the ease of obtaining health services during the Covid-19 pandemic. The research method used is a quantitative type, using a questionnaire and a Likert Scale as a research instrument. The data analysis method used is the SPSS analysis tool with a simple linear regression test. The population and sample in this study involved residents of Baseh Village which included BUMDes, BPD (Village Supervisory Board), village officials, RT heads, and RW heads, totaling 59 people. The results of this study indicate that there is a positive factor influencing the development of BUMDes business units on community welfare of 23.3%. Based on the results of the research, it is implicitly hoped that business units that have been and are being run by BUMDes will receive more attention in their management. For BUMDes administrators and village officials to further explore the potential of Baseh Village so that they can add new business units to run and benefit the community.
3510843962B1A019058Aplikasi Rhizobakteria dalam Media Pembawa Berbeda untuk Menurunkan Kadar Seng (Zn) pada Limbah Cair BatikIndustri batik kian tahun terus mengalami peningkatan, selaras dengan peningkatan limbah hasil industri batik. Salah satu sumber pencemaran limbah batik adalah pewarna sintetis yang mengandung logam berat. Seng merupakan salah satu logam berat yang terdapat dalam limbah cair batik. Jumlah seng yang melebihi ambang batas dapat mencemari lingkungan dan menimbulkan penyakit apabila terkonsumsi oleh organisme. Bioremediasi menggunakan organisme terpilih mampu menurunkan kadar logam seng (Zn) pada limbah cair batik. Rhizobakteria merupakan kelompok bakteri yang ditemukan pada akar tanaman diketahui dapat dijadikan sebagai agen bioremediasi. Rhizobakteria Pseudomonas sp. Rb6, Lactobacillus sp. Rb7, dan Staphylococcus sp. Rb12 yang diisolasi dari rhizosfer tanaman yang tumbuh di daerah pasir besi diketahui mampu menurunkan kadar Zn secara in vitro. Media pembawa diperlukan untuk menjaga aktivitas metabolisme rhizobakteria saat aplikasi di lapangan. Media pembawa yang digunakan adalah serbuk gergaji dan ampas tahu. Pemilihan media pembawa karena mudah dijumpai, ketersediaan melimpah, murah, dan kandungan nutrisi yang mendukung pertumbuhan rhizobakteria. Penelitian bertujuan untuk mendapatkan media pembawa dengan perkembangan populasi tertinggi terhadap rhizobakteria Pseudomonas sp. Rb6, Lactobacillus sp. Rb7, dan Staphylococcus sp. Rb12 dan mengetahui efektivitas media pembawa yang mengandung rhizobakteria Pseudomonas sp. Rb6, Lactobacillus sp. Rb7, dan Staphylococcus sp. Rb12 dalam menurunkan kadar seng (Zn) pada limbah cair batik.
Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan Split Plot Design. Variabel bebas dalam penelitian adalah rhizobakteria dan media pembawa, sedangkan variabel terikat adalah perkembangan populasi rhizobakteria dalam media pembawa dan kemampuan rhizobakteria pada media pembawa dalam menurunkan kadar seng (Zn) limbah cair batik. Parameter utama adalah jumlah bakteri yang hidup dalam media pembawa dan konsentrasi Zn dalam limbah cair batik sebelum dan sesudah dikontakkan rhizobakteria dengan media pembawa, sedangkan parameter pendukungnya adalah pH. Data konsentrasi Zn dianalisis menggunakan uji varian (ANOVA) dengan tingkat kepercayaan 95% dan dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) dengan tingkat kepercayaan 95% untuk menentukan media pembawa yang terbaik. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Mikrobiologi Fakultas Biologi dan Laboratorium Riset Universitas Jenderal Soedirman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembawa terbaik dengan perkembangan populasi tertinggi untuk rhizobakteria Pseudomonas sp. Rb6, Lactobacillus sp. Rb7, dan Staphylococcus sp. Rb12, adalah serbuk gergaji. Isolat Lactobacillus sp. dan Staphylococcus sp. pada media pembawa serbuk gergaji memiliki jumlah sel terbanyak yaitu 2,4x108 CFU/mL, sedangkan isolat Pseudomonas sp. Rb6 pada media pembawa ampas tahu memiliki jumlah sel terbanyak yaitu 3,1x108 CFU/mL. Perlakuan Rb6C2 (Pseudomonas sp. pada media pembawa serbuk gergaji) menghasilkan degradasi Zn tertinggi sebesar 47,99%, sedangkan perlakuan lainnya mampu mendegradasi Zn berkisar antara 26,63%-34,69%.
The batik industry continues to increase every year, in line with the increase in waste produced by the batik industry. One source of batik waste pollution is synthetic dyes that contain heavy metals. Zinc is one of the heavy metals found in batik liquid waste. Amounts of zinc that exceed the threshold can pollute the environment and cause disease if consumed by organisms. Bioremediation using selected organisms is able to reduce zinc (Zn) levels in batik liquid waste. Rhizobacteria are a group of bacteria found on plant roots that are known to be used as bioremediation agents. Rhizobacteria Pseudomonas sp. Rb6, Lactobacillus sp. Rb7, and Staphylococcus sp. Rb12 isolated from the rhizosphere of plants growing in iron sand areas is known to be able to reduce Zn levels in vitro. Carrier media is needed to maintain the metabolic activity of rhizobacteria when applied in the field. The carrier media used were sawdust and tofu dregs. The carrier media was chosen because it is easy to find, abundantly available, cheap, and contains nutrients that support the growth of rhizobacteria. The research aims to obtain a carrier medium with the highest population growth for rhizobacteria Pseudomonas sp. Rb6, Lactobacillus sp. Rb7, and Staphylococcus sp. Rb12 and determine the effectiveness of carrier media containing rhizobacteria Pseudomonas sp. Rb6, Lactobacillus sp. Rb7, and Staphylococcus sp. Rb12 in reducing zinc (Zn) levels in batik liquid waste.
This research was carried out experimentally using a Completely Randomized Design (CRD) with Split Plot Design. The independent variables in the research were rhizobacteria and the carrier media, while the dependent variable was the development of the rhizobacteria population in the carrier media and the ability of the rhizobacteria in the carrier media to reduce the zinc (Zn) levels of batik liquid waste. The main parameters are the number of bacteria that live in the carrier medium and the Zn concentration in batik liquid waste before and after contact with the rhizobacteria with the carrier medium, while the supporting parameter is pH. Zn concentration data were analyzed using the variance test (ANOVA) with a 95% confidence level and followed by the Duncan Multiple Range Test (DMRT) with a 95% confidence level to determine the best carrier medium. Research was carried out at the Microbiology Laboratory, Faculty of Biology and Research Laboratory, Jenderal Soedirman University.
The results showed that the best carrier media with the highest population development for the rhizobacteria Pseudomonas sp. Rb6, Lactobacillus sp. Rb7, and Staphylococcus sp. Rb12, is sawdust. Isolate Lactobacillus sp. and Staphylococcus sp. sawdust carrier media had the highest number of cells, namely 2.4x108 CFU/mL, while the isolate Pseudomonas sp. Rb6 in the tofu dregs carrier medium had the highest number of cells, namely 3.1x108 CFU/mL. The Rb6C2 (Pseudomonas sp. on sawdust carrier media) treatment resulted in the highest Zn degradation of 47.99%, while other treatments were able to degrade Zn ranging from 26.63% - 34.69%.
3510938336C1A018030Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Peternak Sapi Perah Di Kecamatan Pagerageung Kabupaten TasikmalayaKecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya merupakan kecamatan dengan produksi susu sapi perah tertinggi di Kabupaten Tasikmalaya. Problematika yang terjadi pada peternak sapi perah adalah peternak di tuntut untuk mrngalokasikan produksi yang dimiliki seefisien mungkin untuk mendapatkan laba maksimal, sedangkan peternak juga harus melaksanakan usahanya dengan keterbatasan biaya dan bertindak untuk bisa tetap memperoleh laba dengan menekan biaya produksi, penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pengaruh variabel modal, jam kerja, dan skala usaha terhadap pendapatan bersih petemak sapi perah di Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya (2) Menganalisis variabel mana yang paling berpengaruh antara modal, jam kerja, dan juga skala usaha terhadap pendapatan bersih para petemak sapi perah di Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. Variabel yang digunakan yaitu modal, skala usaha, dan jam kerja. Metode analisis yang digunakan regresi linier berganda, analisis pendapatan dan uji dominasi dengan data primer yang dikumpulkan dengaan cara wawancara dan kuisioner.
Dari hasil regresi linier berganda didapatkan variabel modal, jam kerja, dan skala usaha secara simultan berpengaruh terhadap pendapatan bersih peternak sapi perah di kecamatan pagerageung kabupaten tasikmlaya. Secara parsial modal dan jam kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan bersih peternak sapi perah dikecamatan pagerageung kabupaten tasikmalaya, sedangkan pada skala usaha berpengaruh terhadap pendapatan bersih peternak sapi perah di kecamatan pagerageung kabupaten tasikmalaya. Dan variabel yang paling berpengaruh antara modal, jam kerja, dan juga skala usaha terhadap pendapatan bersih para petemak sapi perah di Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya merupakan skala usaha dilihat dari uji dominasi bahwa modal dan jam kerja tidak berpengaruh terhadap pendapatan peternak sapi perah kecamtan pagerageung kabupaten tasikmalaya.

Pagerageung Subdistrict, Tasikmalaya Regency is the district with the highest dairy milk production in Tasikmalaya Regency. Problematika that occurs in dairy farmers is that farmers are required to allocate their production as efficiently as possible to get maximum profit, while farmers must also carry out their business with limited costs and act to be able to continue to obtain profits by reducing production costs, this study aims to: (1) Analyze the effect of variable capital, working hours, and business scale on the net income of dairy cattle petemak in Pagerageung District, Tasikmalaya Regency (2) Analyze which variables have the most influence between capital, working hours, and also business scale on the net income of dairy farmers in Pagerageung District, Tasikmalaya Regency. The variables used are capital, business scale, and working hours. The analysis methods used multiple linear regression, income analysis and dominance test with primary data collected by means of interviews and questionnaires.
From the results of multiple linear regressions, it was obtained thatcapital, working hours, and business scale simultaneously affected the net income of dairy farmers in Pagerageung district, Tasikmlaya district. Partial capital and working hours do not affect the net income of dairy farmers in Tasikmalaya Regency, while on a business scale it affects the net income of dairy farmers in Pagerageung District, Tasikmalaya Regency. And the variables that most affect capital, working hours, and also business scale on the net income of dairy farmers in Pagerageung District, Tasikmalaya Regency, are business scales seen from the dominance test that capital and working hours do not affect the income of dairy farmers in Tasikmalaya Regency.
3511038320E1A018263TINJAUAN YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA TANPA HAK, MEMILIKI, DAN MENGUASAI PSIKOTROPIKA BAGI DIRI SENDIRI (Studi Putusan Nomor 34/Pid.Sus/2021/Pn Pbg)Dewasa ini penyalahgunaan Psikotropika bagi diri sendiri dikategorikan juga sebagai tindak pidana. Namun disisi lain penyalahgunaan bagi diri sendiri juga wajib direbahilitasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur-unsur tindak pidana tanpa hak, memiliki, dan menguasai Psikotropika bagi diri sendiri serta untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana berdasarkan Putusan Perkara Nomor 34/Pid.Sus/2021/Pn Pbg. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif, spesifikasi penelitian prespektif analisis, sumber data sekunder berupa Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 34/Pid.Sus/2021/Pn Pbg, pengumpulan data dengan studi kepustakaan, disajukan dalam bentuk uraian, dianalisis dengan metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan unsur-unsur tindak pidana tanpa hak, memiliki, menyimpan dan menguasai Psikotropika bagi diri sendiri dalam Putusan Pengadilan Negeri Purbalingga Nomor 34/Pid.Sus/2021/Pn Pbg sesuai dengan doktin perbuatan terdakwa telah terbukti memenuhi rumusan delik dalam undang-undang, bersifat melawan hukum atau tidak dapat dibenarkan oleh hukum, terdakwa mampu bertanggungjawab dan terdakwa terbukti memenuhi unsur kesalahan berupa hubungan batin antara pembuat dengan perbuatannya yang berupa kesengajaan. Pertimbangan hakim dalam memberikan sanksi pidana didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan berikut 1) pertimbangan terhadap fakta hukum yang telah memenuhi unsur-unsur Pasal 62 Undang-undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika; 2) pembuktian berdasarkan alat-alat bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP, berupa : keterangan saksi, keterangan saksi ahli dan keterangan terdakwa; 3) pertimbangan berdasarkan Pasal 197 ayat (1) huruf (f) KUHAP yaitu pertimbangan terhadap hal-hal yang memberatkan dan meringankan terdakwa.
Namun dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dalam masih kurang tepat karena Majelis Hakim mengabaikan ketentuan Pasal 41 Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika yang pada pokoknya pengguna psikotropika yang menderita sindroma ketergantungan yang berkaitan dengan tindak pidana di bidang Psikotropika dapat diperintahkan oleh hakim yang memutus perkara tersebut untuk menjalani pengobatan dan/atau perawatan.
Kata Kunci : Tanpa Hak, Tindak Pidana, Putusan Hakim, Psikotropika
Today the abuse of psychotropics for oneself is also categorized as a crime. However, on the other hand, self-abuse must also be rehabilitated. The purpose of this study is to find out the elements of a crime without rights, to own and control psychotropics for oneself and to find out the judge's legal considerations in imposing a sentence based on Case Decision Number 34/Pid.Sus/2021/Pn Pbg. The research method used is normative juridical, research specifications from an analytical perspective, secondary data sources in the form of Purbalingga District Court Decision Number 34/Pid.Sus/2021/Pn Pbg, data collection using library research, presented in the form of descriptions, analyzed using qualitative normative methods.
Based on the results of the study it can be concluded that the application of the elements of a crime without rights, possessing, storing and controlling psychotropics for oneself in the Purbalingga District Court Decision Number 34/Pid.Sus/2021/Pn Pbg in accordance with the doctrine of the defendant's actions has been proven to fulfill the formulation of the offense in law, is unlawful or cannot be justified by law, the defendant is capable of being responsible and the accused is proven to fulfill the element of error in the form of an inner relationship between the maker and his actions which are intentional. The judge's considerations in imposing criminal sanctions are based on the following considerations 1) consideration of legal facts that have fulfilled the elements of Article 62 Law Number 5 of 1997 concerning Psychotropics; 2) evidence based on evidence as stipulated in Article 184 of the Criminal Procedure Code, in the form of: witness statements, expert witness statements and defendant statements; 3) considerations based on Article 197 paragraph (1) letter (f) of the Criminal Procedure Code, namely consideration of aggravating and mitigating circumstances for the defendant.
However, the basis for the judge's legal considerations in imposing a sentence on the defendant is still not quite right because the Panel of Judges ignores the provisions of Article 41 of Law Number 5 of 1997 concerning Psychotropics which principally use psychotropics who suffer from dependency syndrome related to criminal offenses in the field of psychotropics can be ordered by the judge who decides the case to undergo treatment and/or treatment.

Keywords: Without Right; Criminal Act; Judge’s Decisio; Psychotropics
3511138338C1B015091PENGARUH NILAI HARGA, FAKTOR SOSIAL, DAN KONDISI YANG MEMFASILITASI TERHADAP MINAT PENGGUNAAN SISTEM TENAGA SURYA DI PURWOKERTOKeadaan krisis iklim yang semakin parah saat ini, mendorong umat manusia untuk semakin menahan laju kerusakan alam di Bumi terutama untuk menahan kenaikan suhu rata-rata Bumi agar tidak melebihi 1,5 derajat celcius. Salah satu caranya dengan peralihan dari energi fosil ke energi terbarukan secepatnya. Indonesia, sebagai negara yang menerima penyinaran matahari yang berlimpah sepanjang tahun, memiliki potensi sumber energi tenaga surya yang besar. Penelitian ini menganalisis tentang minat pengadopsian sistem tenaga surya di Purwokerto. Penelitian ini menggunakan tiga konstruk yang berasal dari model teori Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) yang terdiri dari nilai harga, pengaruh sosial, dan kondisi yang memfasilitasi yang digunakan untuk menganalisis minat dalam pengadopsian sistem tenaga surya di Purwokerto. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan pendekatan purposive sampling. Survei dilakukan terhadap 107 orang yang berdomisili di Purwokerto. Model penelitian diteliti secara empiris dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penelitian mempengaruhi minat penggunan sistem tenaga surya sebesar 32%. Selanjutnya, penelitian ini menemukan bahwa semua variabel yang diteliti berpengaruh positif terhadap minat penggunaan. Pihak pemerintah, produsen, distributor serta layanan perawatan sistem tenaga surya perlu memperhatikan variabel-variabel berupa nilai harga, pengaruh sosial, dan penyediaan fasilitas-fasilitas yang mengakomodasi penggunaan sistem tenaga surya karena semua hal tersebut berpengaruh positif terhadap minat penggunaan sistem tenaga surya di Purwokerto.As the climate crisis getting worse, it encourages humankind to limit the destruction rate on Earth, especially to limit the average increase of the global temperature to not exceeds beyond 1.5 degree celcius. One of the solutions is to accelerate the transition from the fossil energy to the clean sustainable energy. Indonesia, as a nation that receives an abundant amount of solar irradiation all year long, has a big solar energy potential. This study aims to analyze the intention to adopt the solar energy system in Purwokerto. This research use three constructs of UTAUT2 theory model that about price value, social influence, and facilitating conditions that used to analyze the intention to adopt the solar power system in Purwokerto. The research method is with quantitative method and with the approach of purposive sampling. Research survey is conducted on 107 people who domiciled in Purwokerto. The research model is empirically tested through the multiple linear regression analysis. The result indicates that the model could explain 32% variance to adopt the solar power system. Further, the study finds that all the variables has a positive impact towards the intention to use. The government, producers, distributors, and the solar system maintenance service need to pay attention to the variables of price value, social influence, and the provision of facilities that accommodate the use of solar power systems because all of those three variables have a positive effect on the intention to use solar power system in Purwokerto.
3511238339C1I018039Analysis the Effect of Good Corporate Governance and Corporate Social Responsibility Disclosure on Firm Value with Intellectual Capital Disclosure as Moderating VariablePenelitian ini merupakan penelitian studi pustaka terhadap perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) serta terindeks pada indeks saham SRI-KEHATI pada tahun 2019-2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh good corporate governance yang diproksikan oleh dua mekanisme yakni dewan komisaris independen dan dewan direksi, kemudian corporate social responsibility disclosure terhadap nilai perusahaan, serta untuk mengetahui apakah intellectual capital disclosure mampu memoderasi pengaruh dewan komisaris independen, dewan direksi, dan corporate social responsibility disclosure terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia serta termasuk dalam indeks SRI-KEHATI pada tahun 2019, 2020, dan 2021. Penentuan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 29 perusahaan. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan software Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Dewan komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan; (2) Dewan direksi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan; (3) Corporate Social Responsibility Disclosure tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan; (4) Intellectual capital disclosure mampu memoderasi pengaruh dewan komisaris independen terhadap nilai perusahaan; (5) Intellectual capital disclosure mampu memoderasi pengaruh dewan direksi terhadap nilai perusahaan; (6) Intellectual capital disclosure mampu memoderasi pengaruh corporate social responsibility disclosure terhadap nilai perusahaan.This research is a literature study of companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) and indexed on the SRI-KEHATI stock index in 2019-2021. This research aims to determine the effect of good corporate governance which is proxied by two mechanisms, namely the independent board of commissioners and the board of directors, then corporate social responsibility disclosure on firm value, and to find out whether intellectual capital disclosure is able to moderate the influence of independent commissioners, boards of directors, and corporate social responsibility disclosure of company value. The population in this research were all companies listed on the Indonesia Stock Exchange and included in the SRI-KEHATI index in 2019, 2020, and 2021. The sample was determined using a purposive sampling method, thus obtaining a sample of 29 companies. Data analysis in this research was carried out using Partial Least Square (PLS) software. The results of this study indicate that: (1) The independent board of commissioners has a positive and significant effect on firm value; (2) The board of directors has a negative and significant effect on firm value; (3) Corporate Social Responsibility Disclosure has no effect on firm value; (4) Intellectual capital disclosure is able to moderate the effect of the independent board of commissioners on firm value; (5) Intellectual capital disclosure is able to moderate the effect of the board of directors on firm value; (6) Intellectual capital disclosure is able to moderate the effect of corporate social responsibility disclosure on firm value.
3511338340C1I018040Motivational Factors Affecting Accounting Students Interest In EntrepreneurshipPenelitian ini menguji pengaruh motivasi kewirausahaan, pendidikan kewirausahaan,
toleransi risiko, efikasi diri dan lingkungan keluarga terhadap intensi berwirausaha dengan
menggunakan teori perilaku terencana. Data penelitian dilakukan melalui survei dengan
pendekatan kuantitatif. Data diperoleh sebagai data primer dan dikumpulkan melalui kuesioner online. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Jurusan Akuntansi Internasional dan Reguler semester 5 dan 7 Universitas Jenderal Sudirman sebanyak 279 orang. Sampel penelitian ini menggunakan simple random sampling, dan data yang diperoleh sebanyak 74 responden. Analisis data menggunakan SPSS versi 19 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) motivasi berwirausaha berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha, (2) pendidikan kewirausahaan berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha,
(3) toleransi risiko berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha, (4) Self-efficacy
berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha, dan (5) lingkungan keluarga berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha. Implikasi dari penelitian ini adalah sebagai bahan pertimbangan fakultas dalam meningkatkan fasilitas, metode pengajaran, dan kegiatan kewirausahaan bagi mahasiswa, serta memberikan pengetahuan dengan tetap dapat memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi mahasiswa untuk meningkat dan memiliki keyakinan terhadap minat berwirausaha.
This study examines the effect of entrepreneurial motivation, entrepreneurship
education, risk tolerance, self-efficacy and the family environment on entrepreneurial
intentions by using the theory of planned behaviour. The research data was conducted through a survey with a quantitative approach—data was obtained as primary data and collected through online questionnaires. The population in this study were 279 students of the Department of International and Regular Accounting in semesters 5 and 7 of Jenderal Sudirman University. The sample of this study used simple random sampling, and the data obtained were 74 respondents. Data analysis using SPSS version 19 for Windows. The results of this study indicate that (1)Entrepreneurial motivation has a positive effect on entrepreneurial interest,(2) Entrepreneurship education has a positive effect on entrepreneurial interest, (3) Risk tolerance has a positive effect on entrepreneurial interest, (4) Self-efficacy has a positive effect on entrepreneurial interest, (5) The family environment has a positive effect on the interest in entrepreneurship. The implications of this research are as a consideration for the faculty in improving facilities, teaching methods, and entrepreneurial activities for students and providing knowledge while being able to pay attention to factors that influence students to increase and have confidence in their interest in entrepreneurship.
3511438341E1A016265PERLINDUNGAN HUKUM PASIEN PENYAKIT MENULAR
DALAM PELAYANAN KESEHATAN
Aspek kesehatan merupakan suatu hal yang sangat penting berpengaruh pada aspek sosial dan ekonomi dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat pemerintah memegang kendali penting atas pola penyakit menular yang masif berbagai upaya pencegahan penyakit, pengendalian, dan pemberantasan harus diimplementasi baik secara ketersediaan sarana prasarana hingga kebijakan sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap pasien. Penelitian ini diteliti dengan metode yuridis normatif melalui pendekatan perundang-undangan dalam menyusun data skunder yang dianalisis secara normatif kualitatif serta sinkronisasi hukum baik secara vertikal maupun secara horizontal. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular tentang Wabah Penyakit menyediakan bentuk perlindungan hukum tersedianya jaminan pengaturan memperoleh pemeriksaan, pengobatan, perawatan, isolasi atau karantina serta jaminan pengaturan memperoleh hak-hak pasien di rumah sakit dalam pelayanan kesehatan.The health aspect is a very important thing that affects the social and economic aspects in order to realize the welfare of the community, the government holds important control over the massive pattern of infectious diseases, various efforts to prevent disease, control, and eradication must be implemented both in terms of the availability of infrastructure to policies as a form of legal protection for patients. This research was examined with normative juridical methods through a statutory approach in compiling skunder data that was analyzed normatively qualitatively and legal synchronization both vertically and horizontally. Based on Law Number 4 of 1984 concerning Infectious Disease Outbreaks concerning Disease Outbreaks, it provides a form of legal protection for the availability of regulatory guarantees for obtaining examination, treatment, treatment, isolation or quarantine as well as guarantees for arrangements for obtaining the rights of patients in hospitals in health services.
3511538342C1L018020PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN EKONOMI KELAS XI IPS DI SMA NEGERI 3 PURWOKERTOPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen yang dilatarbelakangi oleh banyaknya peserta didik kelas XI IPS di SMA Negeri 3 Purwokerto yang memperoleh nilai ulangan harian pada mata pelajaran ekonomi di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sehingga menyebabkan rendahnya ketuntasan klasikal yang diperoleh setiap kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh model Quantum Learning terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 3 Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Experimental Design dengan bentuk Nonequivalent Control Group Design yang menggunakan kelas eksperimen dan kelas kontrol pada prosesnya. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data yang telah dilakukan, penelitian ini menunjukkan bahwa model Quantum Learning berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi kelas XI IPS di SMA Negeri 3 Purwokerto. Hal tersebut terbukti dari nilai t hitung dengan angka 2,401 > t tabel dengan angka 1,667 pada tingkat signifikansi sebesar 0,05. Selain itu, pengaruh model Quantum Learning dibuktikan dengan nilai rata-rata kelas eksperimen yang mencapai 81,25 dengan ketuntasan klasikal di angka 88% yang melampaui kriteria ketuntasan klasikal dari Depdikbud yang ada di angka 85%.This research is a quantitative research using experimental method with the background of the large number of students in class XI IPS at SMA Negeri 3 Purwokerto who obtained daily test scores in economics under the Minimum Criteria of Mastery Learning which led to low classical completeness obtained by each class. The purpose of this study was to analyze the effect of the Quantum Learning model on student learning outcomes in economics class XI IPS at SMA Negeri 3 Purwokerto. The research method used is Quasi Experimental Design with the form of Nonequivalent Control Group Design which uses an experimental class and a control class in the process. Based on the results of research and data analysis that has been done, this study shows that the Quantum Learning model has a positive effect on student learning outcomes in economics class XI IPS at SMA Negeri 3 Purwokerto. This is evident from the value of t count with the number 2,401 > t table with the number 1,667 at a significance level of 0,05. In addition, the influence of the Quantum Learning model is evidenced by the average value of the experimental class which reached 81,31 with classical completeness at 88% which exceeded the classical completeness criteria from the Ministry of Education and Culture which was at 85%.
3511638343C1A018029PENGARUH PENDAPATAN, LITERASI KEUANGAN DAN MOTIVASI INVESTASI TERHADAP JUMLAH INVESTASI DI PASAR MODAL OLEH MASYARAKAT BANYUMASInvestasi merupakan penanaman modal atau dana pada suatu perusahaan untuk kemudian dimasukkan menjadi sebuah aset dengan sebuah harapan memperoleh pendapatan yang lebih besar di masa yang akan datang. Salah satu investasi yang saat ini popular adalah investasi di pasar modal. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pendapatan, literasi keuangan dan motivasi investasi terhadap jumlah investasi di pasar modal.
Penelitian ini merupakan penelitian survei pada masyarakat Banyumas yang memiliki produk investasi di pasar modal. Penelitian ini mengambil judul: “Pengaruh Pendapatan, Literasi Keuangan dan Motivasi Investasi Terhadap Jumlah Investasi di Pasar Modal oleh Masyarakat Banyumas”. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan menggunakan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan sampel berjumlah 100 orang. Teknik pengambil sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian ini berlokasi di Kabupaten Bayumas. Teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik analisis regresi linier berganda.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan regresi linear berganda menunjukkan bahwa: (1) Pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah investasi di pasar modal, (2) Literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah investasi di pasar modal, (3) Motivasi investasi berpengaruh tidak positif dan tidak signifikan terhadap jumlah investasi di pasar modal.
Investment is a fund in a company which is then put into an asset with the hope of obtaining greater income in the future. One investment that is currently popular is investing in the capital market. The purpose of this study was to analyze the effect of income, financial literacy and investment motivation on the amount of investment in the capital market.
This research is a survey research on the people of Banyumas who have investment products in the capital market. This research takes the title: "The Influence of Income, Financial Literacy and Investment Motivation on the Total Investment in the Capital Market by the Banyumas Community". This study uses descriptive quantitative methods and uses data collection techniques using a questionnaire with a sample of 100 people. The sampling technique used is purposive sampling. This research is located in Bayumas Regency. The analysis technique used in this research is multiple linear regression analysis technique.
Based on the results of research and data analysis using multiple linear regression shows that: (1) Income has a positive and significant effect on the amount of investment in the capital market, (2) Financial literacy has a positive and significant effect on the amount of investment in the capital market, (3) Investment motivation no positive and insignificant effect on the amount of investment in the capital market.
3511738344C1C017054Pengaruh External Pressure, Financial Stability, Ineffective Monitoring dan Political Connection Terhadap Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2018 – 2020) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh external pressure, financial stability, ineffective monitoring dan political connection terhadap fraudulent financial reporting. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2018-2020. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi empiris. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui data sekunder yaitu data yang diperoleh dari penelitian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan menggunakan software SPSS v.25. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) External pressure berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting; (2) Financial stability tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting; (3) Ineffective monitoring tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting; dan (4) Political connection tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting.This study aim to determine the impact of external pressure, financial stability, ineffective monitoring, political connection to fraudulent financial reporting. The populations are manufacturies company in Indonesia stock exchange in 2018-2020. The method used in this research was descriptive method by using empirical study. Technique of collecting data was conducted through secondary data obtained from document research. The data analysis technique is multiple regression with SPSS v.25. The result of this study are: (1) External pressure has influence and significant to fraudulent financial reporting; (2) Financial stability has no influence to fraudulent financial reporting; (3) Ineffective monitoring has no influence to fraudulent financial reporting; and (4) Political connection has no influence to fraudulent financial reporting.
3511838345C1L018048PENGARUH LITERASI KEUANGAN, SIKAP KEUANGAN, DAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU PENGELOLAAN KEUANGAN MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNSOEDPenelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survey yang bertujuan mengetahui, menganalisis, dan menguji literasi keuangan, sikap keuangan, dan teman sebaya Terhadap Perilaku Pengelolaan Keuangan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSOED. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNSOED angkatan 2019 yang telah menempuh mata kuliah manajemen keuangan dengan jumlah 435 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan Proportionate Stratified Random Sampling. Metode dalam pengambilan sampel menggunakan metode slovin dengan tingkat kepercayaan 95% dan tingkat kesalahan 5% sehingga diperoleh jumlah sampel sebanyak 208 mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) literasi keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan, (2) sikap keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan, (3) teman sebaya berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku pengelolaan keuangan.This research is a quantitative research with a survey method that aims to determine, analyze, and test financial literacy, financial attitudes, and peers on Financial Management Behavior of Students of the Faculty of Economics and Business UNSOED. The population in this study were all 2019 UNSOED Faculty of Economics and Business students who had taken financial management courses with a total of 435 students. The sampling technique in this study used Proportionate Stratified Random Sampling. The sampling method used the slovin method with a 95% confidence level and a 5% error rate so that a total sample of 208 students was obtained. The data analysis technique used is multiple regression analysis. The results of this study indicate: (1) financial literacy has a positive and significant effect on financial management behavior, (2) financial attitudes have a positive and significant effect on financial management behavior, (3) peers have a positive and significant effect on financial management behavior.
3511938370B1A017161Keanekaragaman Tumbuhan Bawah Yang Berpotensi Sebagai Bahan Obat di Zona Riparian Waduk Cacaban Tegal Jawa TengahZona riparian atau ekosistem riparian merupakan suatu area daratan yang mengelilingi aliran air. Vegetasi yang berada di sekitar waduk termasuk pohon, pancang, dan tumbuhan bawah disebut dengan vegetasi riparian, berfungsi sebagai pengontrol erosi, mencegah banjir, serta menjaga dan memperbaiki kualitas air. Tumbuhan bawah sebagai vegetasi riparian dapat dimanfaatkan sebagai bahan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan bawah yang berpotensi sebagai bahan obat yang berada pada zona riparian Waduk Cacaban Tegal. Penelitian ini dilakukan di zona riparian Waduk Cacaban dengan menggunakan metode survei. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel penelitian berupa keanekaragaman vegetasi riparian tumbuhan bawah. Parameter utama berupa jumlah individu dan jumlah spesies tanaman yang berpotensi sebagai bahan obat, serta parameter pendukung berupa suhu, kondisi tanah, kelembapan udara, intensitas cahaya, dan pH tanah. Keanekaragaman tumbuhan bawah yang berpotensi sebagai bahan obat akan dianalisis menggunakan indeks nilai penting (INP), indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, dan indeks kesamaan Sorensen. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 17 spesies dari 13 famili tumbuhan bawah yang berpotensi sebagai bahan obat di zona riparian Waduk Cacaban. Indeks keanekaragaman tumbuhan bawah yang berpotensi sebagai bahan obat yaitu 2,42. Spesies dominan yang berpotensi sebagai bahan obat yaitu Amaranthus retroflexus, Kyllinga brevifolia, dan Mimosa pudica.The riparian zone or riparian ecosystem is a land area that surrounds a flow of water. Vegetations around the reservoir including trees, saplings, and understorey are called riparian vegetations, the function are controlling erosion, preventing flooding, manintaining, and improving water quality. Understorey as riparian vegetation can be used as medicine. This research was intended to know the diversity of understorey that can be used as medicine in riparian zone of the Cacaban reservoir. This research was conducted in the riparian zone of the Cacaban reservoir with survey method. The technique of sampling used in this research is purposive sampling. The research variable is diversity of riparian vegetation understorey. The main parameters are the number of individuals and the number of plants species that have the potential as medicine. The support parameters are temperature, soil condition, humidity, light intensity, and soil pH. The diversity of the understorey that have potential as medicine analyzed using important value index, Shannon-Wiener diversity index, and Sorensen similarity index. The result of this research showed that there was 17 species from 13 families of understoney that have potential as medicine in riparian zone of the Cacaban reservoir. The diversity index of the understoney that have potential as medicine is 2.42. The dominant species that have potential as medicine are Amaranthus retroflexus, Kyllinga brevifolia, and Mimosa pudica.
3512038346K1B018070Turunan Fraksional Konformabel dan Sifat-sifatnyaArtikel ini mengkaji definisi baru turunan fraksional yang diperkenalkan oleh Khalil dkk. (2014), yang dikenal dengan turunan fraksional konformabel. Pendefinisian turunan fraksional ini lebih mudah dan juga memenuhi beberapa sifat pada turunan biasa yang tidak dapat dipenuhi oleh definisi turunan fraksional Riemann-Liouville dan Caputo. Penyelesaian persamaan diferensial biasa fraksional untuk turunan fraksional konformabel diperoleh dengan menggunakan transformasi Laplace fraksional. Kemudian, disimulasikan secara numerik dan hasilnya dibandingkan dengan penyelesaian persamaan diferensial biasa fraksional yang menggunakan turunan fraksional Riemann-Liouville dan Caputo. Hasil perbandingan menunjukkan bahwa turunan fraksional konformabel dapat digunakan sebagai alternatif selain turunan fraksional Riemann-Liouville dan Caputo untuk orde turunan tertentu.This article discusses a new definition of fractional derivatives introduced by Khalil et al. (2014), known as conformable fractional derivatives. The new fractional derivative definition is simpler and satisfies some properties of usual derivative which are not satisfied by Riemann-Liouville and Caputo fractional derivative. The solution of a fractional ordinary differential equation for conformabel fractional derivatives obtained by using fractional Laplace transform. Then, numerically simulated and then compared with solutions of the fractional ordinary differential equation involving the Riemann-Liouville and Caputo fractional derivatives. The comparison results show that the conformable fractional derivatives can be used as an alternative to the Riemann-Liouville and Caputo fractional derivatives for some derivative order.