Artikelilmiahs

Menampilkan 35.161-35.180 dari 49.883 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3516138381C1A018023Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keuntungan Peternak Sapi Perah Anggota Kud Cepogo Di Kecamatan Cepogo Kabupaten BoyolaliPenelitian ini berjudul “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keuntungan Peternak Sapi Perah Anggota KUD Cepogo Di Kecamatan Cepogo Kabupaten Boyolali”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Rata-rata keuntungan yang didapat oleh peternak sapi perah perah KUD Cepogo di Kecamatan Cepogo sebesar Rp25.302.479/tahun. 2) Variabel umur sapi, biaya obat-obatan, pengalaman dan KUD berpengaruh positif terhadap keuntungan usaha ternak sapi perah, 3) Variabel biaya pakan, biaya tenaga kerja dan modal berpengaruh negatif terhadap keuntungan usaha ternak sapi perah.Implikasi dari penelitian ini yaitu peternak perlu mengetahui cara mengkombinasikan serta memilih jenis pakan dengan biaya yang terjangkau, peternak harus dapat mengatur porsi kerja manajemen pemeliharaan sapi secara adil antara tenaga kerja dengan peternak, peternak harus menjaga kesehatan sapi dengan baik dengan memberikan obat-obatan yang sesuai dengan kondisi sapi pada saaat itu serta suntik vitamin secara rutin, perlu adanya ketersediaan peralatan serta perlengkapan yang ada di kandang, peternak dituntut untuk menjalankan proses pemeliharaan dengan baik agar sapi dapat dimanfaatkan sampai berada di umur optimal yakni 7 tahun, perlu adanya peningkatan pengetahuan dan pengelolaan usaha ternak sapi perah dengan memanfaatkan keberadaan KUD serta Pemerintah. KUD perlu mengoptimalkan perannya dalam pengembangan usaha ternak serta meningkatkan kemitraan dengan IPS (Industri Pengolah Susu) agar pemasaran susu sapi lebih luas.This study entitled "Analysis of the Factors Affecting Profits of Dairy Cattle Farmers Members of KUD Cepogo in Cepogo District, Boyolali Regency". The purpose of this study is to find out how much profit the farmer gets and what factors affect the profit of the breeder.This research is a quantitative study using primary data obtained from interviews and questionnaires to respondents. Sampling method using random sampling technique. The sample in this study were dairy farmers who were active members of KUD Cepogo with 83 respondents. The data analysis technique used is profit analysis and multiple linear regression which were processed and tested using IBM SPSS Statistics 25.The results showed that: 1) The average profit earned by dairy farmers from KUD Cepogo in Cepogo District is IDR 25,302,479/year. 2) The variables of cattle age, cost of medicines, experience and KUD have a positive effect on the profits of the dairy cattle business, 3) The variables of feed costs, labor costs and capital have a negative effect on the profits of the dairy cattle business.The implication of this research is that breeders need to know how to combine and choose types of feed at an affordable cost, breeders must be able to manage the work portion of cattle maintenance management in a fair manner between workers and breeders, breeders must take good care of the health of cattle by providing appropriate medicines with the conditions of the cows at that time and routine vitamin injections, it is necessary to have the availability of equipment and supplies in the stables, breeders are required to carry out the maintenance process properly so that the cows can be used until they are at the optimal age of 7 years, there is a need to increase knowledge and management dairy cattle business by utilizing the existence of KUD and the Government. KUD needs to optimize its role in livestock business development and increase partnerships with IPS (Milk Processing Industry) so that the marketing of cow's milk is wider.
3516238376C1A018106FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN UMKM KULINER DI PURBALINGGA FOOD CENTER PADA ERA NEW NORMALUsaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang mempunyai kontribusi yang penting dalam pembangunan dan pertumbuhan perekonomian Indonesia. Salah satu usaha dalam sector tersebut yaitu UMKM kuliner. Selain sebagai salah satu pilihan usaha untuk memperoleh pendapatann, UMKM kuliner juga turut serta dalam membantu dalam pengurangan pengangguran. Di Kabupaten Purbalingga, UMKM kuliner merupakan salah satu jenis usaha yang paling sering ditemukan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatann UMKM kuliner di Purbalingga Food Center pada era new normal. Faktor-faktor yang dimaksud adalah modal usaha, tenaga kerja, jam kerja, e-commerce, dan jenis produk. Subyek penelitian ini yaitu UMKM kuliner di Purbalingga Food Center. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang dikumpulkan dari wawancara berdasarkan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 227 UMKM dengan banyak sampel sebanyak 69 UMKM. Untuk teknik analisis data menggunakan teknik analisis regresi linear logaritma natural berganda.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modal usaha, tenaga kerja, jam kerja, dan jenis produk memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap pendapatann UMKM kuliner sedangkan e-commerce tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatann UMKM kuliner.
Implikasi dari penelitian ini adalah diharapkan UMKM dapat menambahkan modal usaha, karena semakin banyak modal maka dapat memberikan ruang dan jangkauan lebih luas lagi bagi UMKM untuk memunculkan inovasi bisnis yang diharapkan dapat menambah pendapatann. Selain itu pelaku UMKM kuliner dapat menambah tenaga kerja, dengan meningkatnya tenaga kerja maka semakin cepat pula untuk memenuhi permintaan konsumen yang berdampak pada meningkatnya mutu pelayanan bagi konsumen sebab ketika pelayanan meningkat maka konsumen tidak segan untuk membeli pada pedagang tersebut sehingga pendapatann ikut meningkat.
Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs) is one of the sectors that have an important contribution to the development and growth of the Indonesian economy. One of the businesses in this sector is culinary SMEs. Apart from being one of the business options to earn income, culinary MSMEs also participate in helping in reducing unemployment. In Purbalingga Regency, culinary MSMEs are one of the most common types of businesses.
The purpose of this study is to analyze the factors that affect the income of culinary SMEs at Purbalingga Food Center in the new normal era. The factors in question are business capital, labor, working hours, e-commerce, and type of product. The subject of this research is culinary SMEs at Purbalingga Food Center. The type of data used in this study is primary data collected from interviews based on questionnaires. The population in this study were 227 MSMEs with a large sample of 69 MSMEs. For data analysis techniques using multiple natural logarithm linear regression analysis techniques.
The results of this study indicate that business capital, labor, working hours, and type of product have a positive and significant effect on the income of culinary SMEs while e-commerce has no significant effect on the income of culinary SMEs.
The implication of this research is that MSMEs are expected to be able to add business capital, because the more capital it can provide wider space and reach for MSMEs to bring up business innovations which are expected to increase income. In addition, culinary SMEs can add to the workforce, with the increase in the workforce, the faster it will be to meet consumer demand which has an impact on increasing the quality of service for consumers because when service increases, consumers do not hesitate to buy from these traders so that income also increases.
3516338382E1A018013ANALISIS KRIMINOLOGIS TERHADAP PERILAKU SADOMASOKISME
DALAM HUBUNGAN SUAMI ISTRI
Sadomasokisme merupakan aktivitas seksual yang memberi atau menerima kenikmatan dengan cara menyebabkan atau menderita rasa sakit yang dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak. Dalam penelitian ini membahas bagaimana praktik pemenuhan kebutuhan seksual pasangan suami istri penderita sadomasokisme dan bagaimana analisis kriminologis tehadap perilaku sadomasokisme dalam hubungan suami istri. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan empiris dengan data yang digunakan adalah data primer berupa wawancara dan data sekunder berupa studi kepustakaan. Data yang telah diperoleh diolah dan dianalisis, lalu selanjutnya disajikan dalam bentuk teks naratif secara rinci dan sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik pemenuhan kebutuhan seksual pada pasangan suami istri penderita sadomasokisme, dilakukan dengan melibatkan tindakan kekerasan mulai dari siksaan berupa pukulan, tendangan, dan menggunakan alat. Berdasarkan analisis kriminologis, sadomasokisme dapat dikaji secara etiologi kriminal yang mana mencari sebab-sebab kejahatannya melalui faktor psikologi kriminal. Faktor psikologis dianggap sangat berpengaruh terhadap mereka yang menderita sadomasokisme.Sadomasochism is a sexual activity that gives or receives pleasure by causing or suffering pain which is carried out with the agreement of both parties. This research discusses how the practice of fulfilling the sexual needs of married couples with sadomasochism and how the criminological analysis of sadomasochism behavior in husband and wife relationships. This research uses an empirical approach with the data used primary data in the form of interviews and secondary data in the form of literature studies. The data that has been obtained is processed and analyzed and then presented in the form of a detailed and systematic narrative text. The results showed that the practice of fulfilling sexual needs in married couples with sadomasochism was carried out by involving acts of violence ranging from torture in the form of hitting, kicking, and using tools. Based on the criminological analysis, sadomasochism can be studied in terms of criminal etiology which seeks to find the causes of the crime through criminal psychology factors. Psychological factors are considered to be very influential on those who suffer from sadomasochism.
3516444616K1C019068Peningkatan Kualitas Citra Ct-Scan Menggunakan Zat Kontras Pada Diagnosis Pasien Kanker Hepar Dengan Saline Flush
Kanker hepar merupakan salah satu penyebab kematian terbesar setiap tahunnya, termasuk di Indonesia. Kanker hepar dapat diamati dengan menggunakan alat pemeriksaan CT-scan, karena dinilai mampu membedakan antara jaringan lunak dengan jaringan keras. Kualitas citra yang baik sangat diperlukan agar kanker dapat didiagnosa secara tepat. Peningkatan kualitas citra dapat dilakukan dengan pemberian zat kontras yang dapat meningkatkan nilai kontras dari organ, serta diperlukan saline flush untuk mendorong dan mengumpulkan zat kontras di kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kualitas citra yang dihasilkan dari penggunaan saline flush pada fase arteri, vena, dan delayed. Citra tersebut akan berupa pola histogram, Signal Noise to Ratio (SNR) dan Contrast Noise to Ratio (CNR). Hasil analisis pola histogram yang diperoleh pada fase arteri, vena, dan delayed dengan penggunaan zat kontras plus saline flush menghasilkan rata-rata nilai mean sebesar 51,1; 79,5; dan 74,1. Sedangkan nilai rata-rata histogram zat kontras pada fase arteri, vena, dan delayed yang didapatkan sebesar 48,7; 69,8; dan 69,1. Untuk hasil analisis nilai SNR yang diperoleh pada fase arteri, vena, dan delayed dengan penggunaan zat kontras plus saline flush menghasilkan rata-rata nilai sebesar 4,2; 4,2; dan 4,1. Sedangkan nilai rata-rata SNR zat kontras pada fase arteri, vena, dan delayed yang didapatkan sebesar 2,9; 3,3; dan 3,4. Nilai CNR zat kontras plus saline flush yang diperoleh pada fase arteri, vena, dan delayed menghasilkan rata-rata nilai mean sebesar 3,4; 5,5; dan 5,5. Sedangkan nilai rata-rata CNR zat kontras pada fase arteri, vena, dan delayed yang didapatkan sebesar 2,8; 4,0; dan 4,0. Kualitas citra CT scan mengalami peningkatan pada nilai pola histogram, SNR, dan CNR setelah ditambah dengan saline flush dan nilai tertiggi didapatkan pada fase vena dengan kenaikan pada masing- masing fase sebesar 12%, 20%, dan 27%.Hepatic cancer is one of the biggest causes of death every year, including in Indonesia. Hepatic cancer can be observed using a CT-scan examination tool, because it is considered capable of distinguishing between soft tissue and hard tissue. Good image quality is needed so that cancer can be diagnosed correctly. Image quality improvement can be done by administering a contrast agent that can increase the contrast value of the organ, and a saline flush is needed to push and collect the contrast agent in the cancer. This study aims to determine the improvement of image quality resulting from the use of saline flush in the arterial, venous, and delayed phases. The image will be in the form of histogram pattern, Signal Noise to Ratio (SNR) and Contrast Noise to Ratio (CNR). The results of the analysis of histogram patterns obtained in the arterial, venous, and delayed phases with the use of contrast agent plus saline flush resulted in an average mean value of 51.1; 79.5; and 74.1. While the average value of the contrast agent histogram in the arterial, venous, and delayed phases obtained was 48.7; 69.8; and 69.1. For the analysis of SNR values obtained in the arterial, venous, and delayed phases with the use of contrast agent plus saline flush, the average values were 4.2; 4.2; and 4.1. While the average SNR values of contrast agent in the arterial, venous, and delayed phases obtained were 2.9; 3.3; and 3.4. The CNR value of contrast agent plus saline flush obtained in the arterial, venous, and delayed phases resulted in an average mean value of 3.4; 5.5; and 5.5. While the average CNR value of contrast agent in the arterial, venous, and delayed phases obtained was 2.8; 4.0; and 4.0. CT scan image quality has increased in the value of the histogram pattern, SNR, and CNR after being added with saline flush and the highest value is obtained in the venous phase with an increase in each phase of 12%, 20%, and 27%.
3516538383C1B015056Analisis Komparasi Rasio Keuangan Dan Financial Distress Sebelum Dan Selama Masa Pandemi COVID-19 (Studi Kasus Pada Perusahaan Transportasi Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2020)Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat rasio keuangan dan financial distress pada perusahaan sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia sebelum dan selama masa pandemi COVID-19 periode 2019-2020. Rasio keuangan yang digunakan adalah profitabilitas, leverage, dan likuiditas. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Sampel penelitian ini dipilih berdasarkan kriteria sampel pada perusahaan transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2020. Berdasarkan hasil penelusuran di website Bursa Efek Indonesia, Sahamee dan situs resmi perusahaan tersebut, diperoleh sebanyak 45 populasi perusahaan transportasi yang terdaftar namun hanya terdapat 25 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel. Metode penelitian menggunakan uji beda dan diolah menggunakan software SPSS. Setelah dilakukan uji normalitas pada data menggunakan kolmogorov-smirnov, uji beda dilkakukan menggunakan wilconxon signed rank test dikarenakan distribusi data yang tidak normal pada semua variabel. Hasil analisis data menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara sebelum dan selama masa pandemi COVID-19 pada semua variabel yang diteliti yakni profitabilitas, leverage, likuiditas dan financial distress.This study aims to analyze differences in the level of financial ratios and financial distress in transportation sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange before and during the 2019-2020 period of the COVID-19 pandemic. The financial ratios used are profitability, leverage, and liquidity. This study used a purposive sampling method. The sample for this research was selected based on sample criteria for transportation companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2019-2020 period. Based on the search results on the Indonesia Stock Exchange, Sahamee and the companies official website, there were 45 registered transportation companies population but only 25 companies that met the sample criteria. The research method uses a different test and is processed using SPSS software. After the normality test was carried out using Kolmogorof-Smirnov, a different test was carried out using the Wilconxon signed rank test because the data distribution was not normal. The results of data analysis show that there are significant differences between before and during the COVID-19 pandemic on all variables studied, namely profitability, leverage, liquidity and financial distress.
3516638011J1B018025Analisis Fakta Cerita dan Tema Novel Maryam Karya Okky Madasari Penelitian ini menganalisis fakta cerita dan tema dalam novel Maryam karya Okky Madasari. Teori ini digunakan karena novel Maryam memiliki alur cerita yang kronologis sehingga isu sosial mengenai diskrimanasi terhadap orang-orang Ahmadiyah sebagai gagasan pengarang dapat tersampaikan dengan baik. Metode yang digunakan yaitu deskriptif analisis dengan pendekatan strukturalisme. Dengan menggunakan teori struktural Fakta Cerita dan tema oleh Robert Stanton, penulis mampu mendekripsikan unsur karakter, alur, latar atau setting dan tema yang digambarkan dalam novel Maryam.
Hasil dari analisis unsur-unsur tersebut menghasilkan (1) penokohan dalam novel Maryam yaitu Maryam sebagai tokoh utama dan beberapa tokoh pembantu yang berhubungan erat dengan tokoh utama diantaranya yaitu Pak dan Bu Khairuddin, Alam, Umar. (2) struktur cerita dalam novel Maryam diceritakan menggunakan alur campuran. Dengan beberapa kali penceritaan kilas balik. (3) pembagian latar menjadi tiga bagian, yaitu latar tempat, latar waktu, dan latar sosial. (4) aspek tema dalam novel Maryam karya Okky Madasari ini mengangkat tema diskriminasi yang menyebabkan pengusiran yang dilakukan kepada orang-orang Ahmadiyah.
This study analyzes the facts of the story and the theme in the novel Maryam by Okky Madasari. This theory is used because novel Maryam has a chronological storyline so that social issues regarding discrimination against Ahmadiyah as the author's idea can be conveyed properly. The method used is descriptive analysis with a structuralism approach. By using the structural theory of Story Facts and themes by Robert Stanton, the author is able to describe the elements of the character, plot, background or setting and themes described in novel Maryam.
The results of the analysis of these elements produce (1) characterizations in novel Maryam, namely Maryam as the main character and several supporting characters who are closely related to the main characters including Pak and Bu Khairuddin, Alam, Umar. (2) the structure of the story in novel Maryam is told using a mixed plot. With a few flashbacks. (3) the division of the setting into three parts, namely the setting of the place, the setting of time, and the setting of socials. (4) the aspect of the theme in Okky Madasari's novel Maryam raises the theme of discrimination which causes the expulsion of Ahmadiyah people.
3516743966C1A020064PENGARUH SUBSEKTOR PERIKANAN TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) di 3 PROVINSI PILOT PROJECT WPP 718 TAHUN 2011-2022Penelitian ini berjalan karena adanya program pembangunan berkelanjutan berbasis maritim di era Joko Widodo yang ingin memajukan sektor perikanan dalam hal sosial, ekonomi, dan lingkungan yang berkelanjutan. Pilot Project WPP 718 melihat adanya potensi sumber daya alam sektor perikanan yang besar di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku. Namun pertumbuhan ekonomi sektor perikanan di ketiga Provinsi tersebut tidak sejalan dengan jumlah produksi perikanan yang ada. Maka dari itu penelitian ini ingin menganalisis pengaruh dari Volume Produksi Perikanan Tangkap (VPPT), volume produksi perikanan budidaya (VPPB), nilai tukar petani sektor perikanan (NTPN), dan dana bagi hasil sumber daya alam (DBH SDA) terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di 3 provinsi pilot project WPP 718 tahun 2011-2022.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Metode penelitian yang digunakan adalah Autoregression Distributed Lag (ARDL). Metode ini digunakan untuk melihat jangka panjang dan jangka pendek setiap variabelnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Volume Produksi Perikanan Tangkap (VPPT), volume produksi perikanan budidaya (VPPB), nilai tukar petani sektor perikanan (NTPN) dalam jangka pendek dan jangka panjang berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di 3 provinsi pilot project WPP 718 tahun 2011-2022. Variabel dana bagi hasil sumber daya alam (DBH SDA) berpengaruh positif signifikan terhadap terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di 3 provinsi pilot project WPP 718 tahun 2011-2022.
Implikasi dari penelitian ini yaitu pemerintah harus mampu membuat kebijakan dengan melakukan pemetaan sehingga mengetahui wilayah yang berpotensi agar dana tersebut tepat sasaran dan digunakan secara optimal. Selain itu pemerintah harus mengoptimalkan hasil dari Volume Produksi Perikanan Tangkap dengan pembuatan regulasi yang tegas mengenai kapal ilegal dan waktu beroperasinya kapal. Sedangkan meningkatkan produksi perikanan budidaya dengan mengembangkan program kewirausahaan bagi masyarakat. Kemudian pemerintah dapat memperbaiki sistem distribusi dan logistik untuk mengurangi biaya transportasi dan mempercepat distribusi hasil produksi dari petani perikanan ke konsumen. Selain itu, perlu juga ada dukungan kebijakan dari pemerintah untuk mengembangkan pasar perikanan di setiap daerahnya agar dapat berdaya saing tinggi agar kesejahteraan masyarakat perikanan meningkat seiring dengan daya beli masyarakatnya. Keterbatasan tersebut yaitu data yang tersedia untuk menunjang penelitian ini terbatas dan cakupan wilayah yang belum luas.
This research was carried out because of the maritime-based sustainable development program in the Joko Widodo era which wanted to advance the fisheries sector in terms of social, economic and environmental sustainability. The WPP 718 Pilot Project sees large natural resource potential in the fisheries sector in the provinces of Papua, West Papua, Maluku. However, the economic growth of the fisheries sector in the three provinces is not in line with the amount of existing fisheries production. Therefore, this research wants to analyze the influence of Capture Fisheries Production Volume, aquaculture production volume, fisheries sector farmer exchange rate, and natural resource revenue sharing funds on Gross Regional Domestic Product in 3 provinces of the WPP 718 pilot project 2011-2022.
This research is quantitative research using secondary data. The research method used is Autoregression Distributed Lag (ARDL). This method is used to look at the long term and short term for each variable. The results of the research show that the variables Capture Fisheries Production Volume, aquaculture production volume, fisheries sector farmer exchange rate in the short and long term have a positive and insignificant effect on the Gross Regional Domestic Product in 3 provinces pilot project WPP 718 2011-2022. The natural resource profit sharing fund variable has a significant positive effect on Gross Regional Domestic Product in the 3 provinces of the WPP 718 pilot project in 2011-2022.
The implication of this research is that the government must be able to make policies by mapping so that it knows potential areas so that the funds are right on target and used optimally. Apart from that, the government must optimize the results of Capture Fisheries Production Volume by making strict regulations regarding illegal vessels and the operating times of vessels. Meanwhile, increasing aquaculture production by developing entrepreneurship programs for the community. Then the government can improve the distribution and logistics system to reduce transportation costs and speed up the distribution of production results from fisheries farmers to consumers. Apart from that, there also needs to be policy support from the government to develop fisheries markets in each region so that they can be highly competitive so that the welfare of fishing communities increases along with the purchasing power of the people. This limitation is that the data available to support this research is limited and the area coverage is not yet extensive.
3516852159C0A023005EFFECTS OF BANK TRANSFER PAYMENT ON OPERATIONAL EFFICIENCY AT PT. PEGADAIAN UPC BANYUMASArtikel ini membahas kontribusi sistem pembayaran melalui transfer bank di PT. Pegadaian UPC Banyumas terhadap peningkatan kualitas layanan dan efisiensi operasional. Berdasarkan pengalaman magang penulis di PT. Pegadaian UPC Banyumas dan didukung oleh literatur terkini, artikel ini menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif untuk menganalisis bagaimana fitur transfer bank mempengaruhi kecepatan, ketepatan, dan keamanan transaksi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sistem transfer bank mampu meningkatkan kualitas layanan dengan menyediakan transaksi yang lebih cepat, mudah, dan transparan sehingga mengurangi kebutuhan proses manual di kantor. Dari sisi operasional, sistem ini membantu mengurangi resiko pengelolaan uang tunai dan mempersingkat waktu layanan bagi karyawan maupun nasabah. Artikel ini menyimpulkan bahwa sistem pembayaran transfer bank telah memberikan dampak positif bagi layanan digital Pegadaian, namun tetap diperlukan perbaikan berkelanjutan, edukasi nasabah yang lebih intensif, serta penguatan keamanan data agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal. Artikel ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi layanan pembayaran digital Pegadaian ke depan.This article discusses the contribution of the bank transfer payment system at PT. Pegadaian UPC Banyumas to improving service quality and operational efficiency. Based on the author’s internship experience at PT. Pegadaian UPC Banyumas and supported by current literature, this article uses a descriptive-qualitative approach to analyze how bank transfer features impact transaction speed, accuracy, and security. The results show that the bank transfer system is able to improve service quality by providing faster, easier, and more transparent transactions as well as reducing the need for manual processes at office. From an operational perspective, this system helps reduce the risk associated with cash management and to shorten service times for both employees and customers. This article concludes that the bank transfer payment system has had a positive impact on digital services at Pegadaian, but continuous improvement, more intensive customers education, and data security must still needed to maximize its benefits. This article is expected to provide input for the Pegadaian’s digital payment service in the future.
3516943967J1B020005Cerminan Realitas Budaya Dalam Novel Burung Kayu Karya Niduparas ErlangTindakan-tindakan yang dilakukan manusia dengan belajar adalah bagian dari kebudayaan. Kebudayaan
akan membentuk suatu tradisi, pola pikir, tingkah laku, kebiasaan, dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat
Penelitian ini berusaha mendeskripsikan budaya yang terdapat dalam novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang.
Teori antropologi sastra Koentjaraningrat mengenai unsur kebudayaan digunakan dalam penelitian ini. Data
penelitian ini adalah novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang. Metode kualitatif digunakan untuk
mendeskripsikan cerminan realitas budaya yang terdapat dalam novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang. Hasil
penelitian ini berupa budaya dalam novel Burung Kayu karya Niduparas Erlang.
The actions that humans carry out by learning are part of culture. Culture
will form traditions, thought patterns, behavior, habits and beliefs held by society
This research attempts to describe the culture contained in the novel Burung Kayu by Niduparas Erlang.
Koentjaraningrat's literary anthropology theory regarding cultural elements was used in this research. Data
This research is the novel Burung Kayu by Niduparas Erlang. Qualitative methods are used for
describes the reflection of cultural reality contained in the novel Burung Kayu by Niduparas Erlang. Results
This research is in the form of culture in the novel Burung Kayu by Niduparas Erlang.
3517038387A1C017004PENGARUH PASTEURISASI DAN KONSENTRASI GULA TERHADAP PERUBAHAN KUALITAS MANGGA SIAP SANTAP DALAM KEMASAN ETILEN VINIL ALKOHOL (EVOH)Buah mangga adalah salah satu tanaman hortikulturan dan termasuk buah tropis yang digemari masyarakat Indonesia. Buah mangga termasuk buah yang cepat mengalami kerusakan. Besarnya kerugian akibat kehilangan bobot karena kerusakan buah sehingga dapat menyebabkan penurunan kualitas mangga dan masa simpan yang rendah. Untuk menekan kerusakan pada buah mangga maka dilakukan pengolahan buah mangga dalam kemasan evoh dengan menggunakan metode pasteurisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan gula terhadap lama penyimpanan mangga siap santap dalam kemasan evoh, mengetahui pengaruh suhu pasteurisasi dan lama pasteurisasi terhadap kualitas mangga siap santap dalam kemasan evoh. Pada pengolahan buah mangga dalam kemasan menggunakan sirup gula yang terbuat dari larutan gula pasir dan air yang menggunakan 3 taraf konsentrasi gula yaitu 10%, 15%, dan 20% , waktu pastuerisasi 10 menit dan 30 menit serta menggunakan kemasan Etyl Vinyl Alkohol (EVOH). Hasil pada penelitian ini yaitu perlakuan konsentrasi gula dan lama pasteurisasi berpengaruh sangat nyata terhadap kadar brix, perlakuan konsentrasi gula dan lama pasteurisasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai pH, vitamin C maupun warna.Mango is one of the horticultural plants and is a tropical fruit favored by the people of Indonesia. Mango is a fruit that spoils quickly. The amount of loss due to weight loss due to fruit damage can cause a decrease in mango quality and low shelf life. To reduce damage to mangoes, mangoes are processed in evoh packaging using the pasteurization method. This study aims to 1) determine the effect of the concentration of sugar solution on the storage time of ready-to-eat mangoes in evoh packaging. 2) Knowing the effect of pasteurization temperature and pasteurization time on the quality of ready-to-eat mangoes in evoh packaging. In the processing of packaged mango fruit using sugar syrup made from a solution of granulated sugar and water using 3 levels of sugar concentration, namely 10%, 15%, and 20%, pasteurization time of 10 minutes and 30 minutes and using Etyl Vinyl Alcohol (EVOH ). . The results of this study were 1) The interaction between the treatment of sugar concentration and pasteurization time had a very significant effect on brix levels, 2) The interaction between the treatment of sugar concentration and pasteurization time had no significant effect on the pH value, vitamin C and color, 3) The higher the temperature and the longer the pasteurization time, it was found that the pH value decreased, while vitamin C and color showed an irregular increase or decrease. Meanwhile, brix levels have increased.
3517138388K1B017065PENENTUAN NILAI OPSI BARRIER DENGAN
MODEL BINOMIAL DAN APLIKASINYA PADA HARGA PENUTUPAN SAHAM HARIAN NETFLIX, INC.
Fluktuasi harga saham menjadi salah satu risiko yang harus diwaspadai oleh para investor dalam berinvestasi, sehingga perlu produk yang dapat memberikan perlindungan dan menaikkan keuntungan pada investasi yang dilakukan. Opsi menjadi salah satu alternatif yang dapat digunakan oleh para investor untuk meminimalisir risiko fluktuasi harga saham. Opsi mampu menentukan batas minimum dan maksimum harga saham. Salah satu metode yang digunakan untuk menentukan nilai opsi adalah model binomial, yaitu dengan menentukan parameter kenaikan, parameter penurunan dan peluang kenaikan harga saham. Tujuan dalam penelitian ini adalah menghitung nilai opsi barrier call dan put menggunakan model binomial dalam kasus harga penutupan saham harian Netflix, Inc. serta melihat pengaruh nilai strike price dan banyaknya langkah yang berbeda-beda terhadap besarnya nilai opsi. Dari hasil perhitungan didapatkan kesimpulan bahwa opsi call barrier akan semakin turun nilainya apabila nilai strike price semakin besar, sedangkan nilai opsi put barrier akan semakin naik nilainya apabila nilai strike price diperbesar. Pada opsi barrier terdapat nilai batas yang berpengaruh terhadap konsistensi kenaikan atau penurunan harga saham.Stock price fluctuation is one of the risks that investors must be wary of in investing. So there is a need for products that can provide protection and increase profits on the investments. Option is an alternative invesment that can be used by investors to minimize the risk of stock price fluctuations. This is because options can determine the minimum and maximum limits for the stock price. One of the methods used to determine the option value is the binomial model, which enable investors to determine the parameters of the increase in stock prices, the parameters for the decline in stock prices, and the opportunities for increasing stock prices. The purpose of this study is to calculate the value of barrier call and put options using the binomial model in the case of the daily closing price of Netflix, Inc. as well as seeing the effect of the strike price and different number of steps on the value of the option. The results, shows that the call barrier option will decrease in value if the strike price is getting bigger, while the value of the put barrier option will increase in value if the strike price is increased. In the barrier option, there is a limit value or barrier that affects the consistency of the increase or decrease in stock prices.
3517244617C1A017114ANALISIS EFISIENSI TEKNIS BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN KEBUMENPenelitian ini mengkaji terkait efisiensi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).Data jumlah BUMDes di Indonesia dari tahun 2020 sampai 2022 menunjukkan peningkatan jumlah BUMDes. Pada tahun 2020 jumlah BUMDes sebanyak 51.134, meningkat pada tahun 2021 sebanyak 57.273 atau sekitar 12 persen hingga pada tahun 2022 jumlah BUMDes mencapai total 60.417 atau sekitar 5,48 persen. Tingkat pertumbuhan jumlah BUMDes dari tahun 2021 hingga tahun 2022 Provinsi Jawa Tengah sebanyak 553 unit. Meskipun jumlah unit BUMDes Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2021 dan tahun 2022 termasuk yang tertinggi di Pulau Jawa, tetapi tingkat pertumbuhan jumlah BUMDes masih lebih rendah dibadingkan dengan Provinsi Jawa Timur dan Jawa Barat. Kabupaten Kebumen memiliki tingkat pertumbuhan BUMDes yang cukup tinggi. Pada tahun 2021, jumlah BUMDes di Kabupaten Kebumen sebanyak 402 unit, kemudian naik sebanyak 47 unit atau sekitar 11,69 % pada tahun 2022 menjadi 449 unit. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis level dan kondisi efisiensi BUMDes di Kabupaten Kebumen.
Penelitian ini menggunakan data primer yang didapatkan melalui pengisian kuisioner dan wawancara dengan pengurus BUMDes di Kabupaten Kebumen.Teknik analisis yang digunakan adalah Data Envelopment Analysis (DEA).
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari 52 BUMDes yang ada di Kabupaten Kebumen, empat BUMDes berada pada kondisi yang efisien sedangkan 48 BUMDes berada pada kondisi yang tidak efisien. Sebagian besar BUMDes tidak efisien pada variabel modal, tenaga kerja, dan unit usaha.
Implikasi dari penelitian ini bagi BUMDes khususnya yang tidak efisien harus memperhatikan penggunaan input modal, tenaga kerja, dan unit usaha. Bagi Pemerintah Desa perlu melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja BUMDes yang tidak efisien. Bagi Pemerintah Daerah dapat membantu BUMDes melalui bantuan modal serta memberikan pendidikan dan pelatihan mengenai tata kelola BUMDes.
This research examines the efficiency of Village-Owned Enterprises (BUMDes). Data on the number of BUMDes in Indonesia from 2020 to 2022 shows an increase in the number of BUMDes. In 2020 the number of BUMDes was 51.134, increasing in 2021 by 57.273 or around 12 percent until in 2022 the number of BUMDes reached a total of 60.417 or around 5,48 percent. The growth rate of the number of BUMDes from 2021 to 2022 in Central Java Province is 553 units. Although the number of BUMDes units in Central Java Province in 2021 and 2022 is among the highest in Java Island, the growth rate of the number of BUMDes is still lower than that of East Java and West Java Provinces. Kabupaten Kebumen has a fairly high growth rate of BUMDes. In 2021, the number of BUMDes in Kabupaten Kebumen was 402 units, then increased by 47 units or around 11,69% in 2022 to 449 units. The objective of this study is to analyze the level and condition of efficiency of BUMDes in Kebumen Regency.
This research uses primary data obtained through filling out questionnaires and interviews with BUMDes management in Kebumen Regency. The analysis technique used is Data Envelopment Analysis (DEA).
The results of this study indicate that of the 52 BUMDes in Kebumen Regency, four BUMDes are in an efficient condition whereas 48 BUMDes are in an inefficient condition. Most BUMDes are inefficient in capital, labor, and business unit variables.
The implication of this research is that inefficient BUMDes should pay attention to the use of capital, labor, and business unit inputs. The Village Government needs to monitor and evaluate the performance of inefficient BUMDes. The Regional Government can assist BUMDes through capital assistance and provide education and training on BUMDes governance.
3517344845A1H022006APLIKASI PUPUK NPK-SLOW RELEASE DAN BAHAN ORGANIK
TERHADAP K TERSEDIA, SERAPAN K OLEH TANAMAN DAN BIOMASSA
PADI SAWAH
Pemberian pupuk dan bahan organik bertujuan menambahkan unsur hara pada
tanaman. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh pupuk NPK-SR dan kombinasi jerami +
pupuk kandang terhadap K-tersedia, serapan K, dan biomassa padi sawah. Rancangan
Acak Kelompok (RAK) digunakan dengan dua faktor perlakuan: takaran pupuk NPK-SR
(grade 7,26-10-7), yaitu tanpa pemberian pupuk (T0), 50 kg N/ha (T1), 100 kg N/ha (T2),
150 kg N/ha (T3), 200 kg N/ha (T4), 250 kg N/ha (T5) dan persentase kombinasi jerami
+ pupuk kandang, yang terdiri atas tanpa pemberian jerami dan kompos (J0), jerami 60%
dan kompos 40% (J1), serta jerami 80% dan kompos 20% (J2). Data hasil penelitian
dianalisis dengan uji ANOVA pada taraf kesalahan 5%, dan dilanjutkan Uji DMRT jika
nyata. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan pemberian pupuk NPK-SR terbaik
pada perlakuan T1 K-tersedia tanah setelah panen (7,88 cmol(+)kg-1
K2O), K-total tanah
setelah panen (0,004%), perlakuan T3 kadar K daun (1,22%), dan kadar K biji (2,15%),
perlakuan T5 serapan K daun (22.362 µg K2O/rumpun), serapan K biji (89.260 µg
K2O/rumpun), bobot basah total (347,58 g/rumpun) dan berat kering total (77,82
g/rumpun). Perlakuan jerami + pupuk kandang terbaik pada perlakuan J2 K-total tanah
akhir vegetatif (0,008%), K-total tanah setelah panen (0,004%), K-tersedia tanah setelah
panen (6,12 cmol(+)kg-1 K2O), kadar K daun (1,13%) serapan K daun (17.277 µg
K2O/rumpun), serapan K biji (75.103 µg K2O/rumpun) dan berat basah total (281,85
g/rumpun). Kombinasi antara pupuk NPK-SR dan jerami + pupuk kandang berpengaruh
nyata pada kadar K daun dengan perlakuan terbaik T3J2 (1,48%).

Providing fertilizer and organic materials aims to add nutrients to plants. This
research shows the effect of NPK-SR fertilizer and a combination of straw + manure on
available K, K uptake and paddy biomass. Randomized Block Design (RBD) was used
with two treatment factors: NPK-SR fertilizer dose (grade 7.26-10-7), namely without
fertilizer application (T0), 50 kg N/ha (T1), 100 kg N/ha (T2 ), 150 kg N/ha (T3), 200 kg
N/ha (T4), 250 kg N/ha (T5) and the percentage of a combination of straw + manure, which consists of no straw and compost (J0), 60% straw and compost 40% (J1), as well
as 80% straw and 20% compost (J2). The research data were analyzed using the ANOVA
test at an error level of 5%, and continued with the DMRT test if it was real. The results
showed that the best NPK-SR fertilizer treatment was treatment T1 K-available soil after
harvest (7.88 cmol(+)kg-1 K2O), K-total soil after harvest (0.004%), treatment T3 leaf K
content (1.22%), and seed K content (2.15%), treatment T5 leaf K uptake (22,362 µg
K2O/clump), seed K uptake (89,260 µg K2O/clump), total wet weight (347.58 g /clump)
and total dry weight (77.82 g/clump). The best straw + manure treatment in treatment J2
K-total final vegetative soil (0.008%), K-total soil after harvest (0.004%), K-available
soil after harvest (6.12 cmol(+)kg-1 K2O) , leaf K content (1.13%), leaf K uptake (17,277
µg K2O/clump), seed K uptake (75,103 µg K2O/clump) and total wet weight (281.85
g/clump). The combination of NPK-SR fertilizer and straw + manure had a significant
effect on leaf K levels with the best treatment T3J2 (1.48%).
3517438389K1A015028SINTESIS SILIKA GEL DARI LIMBAH LUMPUR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA PANAS BUMI DIENG DAN UJI ADSORPSINYA PADA METILEN BIRULimbah lumpur Pembangkit Listik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Dieng dari hasil pengendapan fluida dapat dimanfaatkan karena kandungan silika yang tinggi yang digunakan untuk bahan pembuatan gelas. Limbah lumpur tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk pembuatan silika gel sebagai adsorben untuk zat warna. Zat warna yang digunakan pada penelitian ini yaitu metilen biru. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis limbah lumpur PLTP Dieng dan untuk mengetahui studi adsorpsi zat warna metilen biru oleh silika gel. Sintesis yang dilakukan dengan cara mereaksikan silika dari hasil ekstraksi dengan natrium hidroksida (NaOH) 4 M. Hasil sintesis silika gel dikarakterisasikan dengan metode BET dan XRD. Hasil karakterisasi dengan BET menunjukkan silika gel termasuk dalam grafik tipe I yaitu isoterm adsorpsi terjadi pada adsorben mikropori untuk kondisi subkritik dekat dengan titik kritik dsn superkritik. Sedangkan hasil karakterisasi dengan XRD menunjukkan silika gel berbentuk amorf dengan intensitas tertinggi 21,96ᵒ dan 23,1935ᵒ. Berdasarkan hasil penelitian silika gel dapat mengadsorpsi metilen biru pada pH 4 dengan variasi waktu kontak 30 menit dan kapasitasi adsorpsi sebesar 21,7758 mg/g yang mengikuti pola adsorpsi Freundlich.The sludge waste of Geothermal Power Plant (PLTP) in Dieng come from fluid sedimentation and can be utilized because of high silica content used for glass-making materials. The sludge waste can also be used to make silica gel as an adsorbent for dyes. The dye used in this study is methylene blue. This study aims to synthesize Dieng PLTP sludge waste and to investigate the adsorption study of methylene blue dye by silica gel. The synthesis was carried out by reacting the extracted silica with 4 M sodium hydroxide (NaOH). The results of the synthesis of silica gel were characterized by the BET and XRD methods. The results of characterization with BET show that silica gel is included in the type I graph, namely the adsorption isotherm occurs in microporous adsorbents for subcritical conditions close to the critical and supercritical points. While the results of the characterization by XRD showed that silica gel was amorphous with the highest intensities are 21.96ᵒ and 23.1935ᵒ. Based on the research results, silica gel can adsorb methylene blue at pH 4 with a variation of contact time of 30 minutes and an adsorption capacity of 21.7758 mg/g which follows the Freundlich adsorption pattern.
3517538390I1A018113FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU REMAJA DALAM UPAYA PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GAMPING IILatar Belakang: COVID-19 penyakit menular dan berhaya. Puskesmas Gamping II merupakan Puskesmas yang berada di Wilayah Sleman yang memiliki angka kasus COVID-19 tinggi. Perilaku pencegahan penularan COVID-19 perlu dilakukan oleh remaja untuk mengurangi angka kasus yang ada. Penelitian dilakukan dengan bertujuan untuk mengetahui faktor – faktor yang berpengaruh terhadap perilaku remaja dalam upaya pencegahan penularan COVID-19 di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II.
Metode: Penelitian analitik, pendekatan cross sectional. Populasi penduduk remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II 7048 remaja, 154 sampel dengan simple random sampling. Variabel yang diteliti adalah usia, jenis kelamin, pengetahuan, sikap, akses informasi, kultur budaya, peran tenega kesehatan. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, serta dianalisis univariat, bivariat, dan multivariat.
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa paling banyak responden berjenis kelamin laki – laki (51.9%), berusia remaja akhir (53.9%), remaja memiliki perilaku baik (52.6%)remaja memiliki pengetahuan baik (53.2%), remaja memiliki sikap baik (49.4%), remaja memiliki akses informasi baik (59.7%), remaja memiliki kultur budaya baik (51.9%), dan remaja memiliki peran tenaga kesehatan baik (64.3%). Faktor yang mempengaruhi perilaku remaja dalam upaya pencegahan penularan COVID-19 adalah pengetahuan (p = 0.039), sikap (p = 0.002), dan peran tenaga kesehatan (p = 0.005).
Simpulan: Faktor yang paling dominan mempengarui perilaku pencegahan penularan COVID-19 pada remaja di Wilayah Kerja Puskesmas Gamping II adalah peran tenaga kesehatan.
Background: COVID-19 is a contagious and dangerous disease. Gamping II Health Center is a Puskesmas located in the Sleman Region, with many COVID-19 cases. The behavior of preventing the transmission of COVID-19 needs to be carried out by adolescents to reduce the number of existing cases. The study aimed to know the factors that influence the behavior of adolescents in an effort to prevent the transmission of COVID-19 in the Gamping II Health Center Area.
Methods: Analytical research, cross sectional approach. The population of adolescents in the Gamping II Public Health Center is 7048 adolescents, 154 samples using simple random sampling. The variables studied were age, gender, knowledge, attitude, access to information, culture, the role of health workers. Collecting data using a questionnaire, and analyzing univariate, bivariate, and multivariate.
Results: The results showed that most of the respondents were male (51.9%), in their late teens (53.9%), adolescents had good behavior (52.6%) adolescents had good knowledge (53.2%), adolescents had good attitudes (49.4%) , adolescents have good access to information (59.7%), adolescents have good culture (51.9%), and adolescents have a good role for health workers (64.3%). Factors that influence adolescent behavior in efforts to prevent transmission of COVID-19 are knowledge (p = 0.039), attitude (p = 0.002), and the role of health workers (p = 0.005).
Conclusion: The most dominant factor influencing preventing the transmission of COVID-19 in adolescents in the Gamping II Health Center Work Area is the role of health workers.
3517638391J1E018007THE USE OF PICTURES IN ORAL NARRATIVE TEXT LEARNING TO IMPROVE STUDENTS’ SPEAKING ABILITYPictures is kind of Graphic Media that can help the English Language Teaching (ELT) more interesting. The researcher choose this media beacause pictures is one of media that easy to find anywhere, for example from books, newspapers, magazines, etc. This media applied in oral narrative text material of X.3 Grade in SMA Neger 2 Pemalang. There are 36 students in this class. This researcher aimed to find out the improvement of students’ speaking ability. It employed Classroom Action Research (CAR). This research consist of two activities, each activity the researcher conduct two (2) meetings. The result of this research is the students’ speaking ability have improved after the pictures was given by the research. It was supported by the different result of pre-test that was lower (6.08) and post-test (7,00).Pictures is kind of Graphic Media that can help the English Language Teaching (ELT) more interesting. The researcher choose this media beacause pictures is one of media that easy to find anywhere, for example from books, newspapers, magazines, etc. This media applied in oral narrative text material of X.3 Grade in SMA Neger 2 Pemalang. There are 36 students in this class. This researcher aimed to find out the improvement of students’ speaking ability. It employed Classroom Action Research (CAR). This research consist of two activities, each activity the researcher conduct two (2) meetings. The result of this research is the students’ speaking ability have improved after the pictures was given by the research. It was supported by the different result of pre-test that was lower (6.08) and post-test (7,00).
3517743968E1A020036KEDUDUKAN AMICUS CURIAE PADA PERTIMBANGAN HAKIM
DALAM PERKARA PIDANA PENYERTAAN PEMBUNUHAN
BERENCANA
(Tinjauan Putusan Perkara Nomor 798/Pid.B/2022/Pn. Jkt.Sel.)
Dalam peradilan Indonesia Amicus Curiae (Friends of Court) dikenal
sebagai sahabat pengadilan merupakan seseorang atau sekelompok orang
yang memberikan masukan atau pendapat hukumnya namun bukan
bertindak sebagai pihak dalam perkara. Amicus curiae mulai muncul pada
sistem peradilan Indonesia, terutama pada praktik perkara pidana. Putusan
Perkara Nomor 798/Pid.B/2022/Pn. Jkt.Sel tentang penyertaan pembunuhan
berencana merupakan salah satu kasus yang melibatkan Amicus Curiae.
Penelitian ini menggunakan tipe penelitian yuridis normatif, melalui metode
pendekatan kualitatif, serta spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Data
yang digunakan adalah data sekunder dengan pengumpulan data
menggunakan studi kepustakaan yang disajikan melalui uraian secara
sistematis dan logis dengan bentuk teks naratif. Berdasarkan hasil penelitian
ini dapat disimpulkan bahwa Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009
Tentang Kekuasaan Kehakiman dapat menjadi dasar dan keberlakuan
Amicus Curiae dalam sistem peradilan Indonesia karena menunjukkan
kewajiban hakim untuk menggali nilai-nilai keadilan yang hidup dan
berkembang didalam Masyarakat. Merujuk pada Pasal 184 ayat (1) KUHAP
tentang alat bukti, sudah jelas bahwa Amicus Curiae ini tidak termasuk
kedalam alat bukti. Pengaruh Amicus Curiae pada putusan No
798/Pid.B/2022/PN. Jkt.Sel. adalah sebagai Rechtvinding, yakni penemuan
dan penerapan hukum yang sudah ada namun masih perlu digali. Hal ini
karena tidak ada ketentuan dalam undang-undang yang mengatur tentang
Amicus Curiae.
In the Indonesian legal system, Amicus Curiae (Friends of the Court) is
known as sahabat pengadilan, which refers to individuals or a group of
people who provide input or legal opinions but do not act as parties in the
case. Amicus curiae has begun to emerge in the Indonesian judicial system,
particularly in criminal cases. Case Decision Number 798/Pid.B/2022/Pn.
Jkt.Sel regarding participation in premeditated murder is one of the cases
involving Amicus Curiae. This research employs a normative juridical
research type, utilizing a qualitative approach method, along with
descriptive analytical research specifications. Secondary data is utilized,
gathered through literature review presented systematically and logically in
narrative text form. Based on the findings of this research, it can be
concluded that Law Number 48 of 2009 concerning Judicial Power can
serve as a basis for the implementation of Amicus Curiae in the Indonesian
judicial system, as it demonstrates the judge's obligation to explore the
living and evolving values of justice within society. Referring to Article 184
paragraph (1) of the Indonesian Criminal Procedure Code (KUHAP)
regarding evidence, it is clear that Amicus Curiae is not included as
evidence. The influence of Amicus Curiae in Decision No.
798/Pid.B/2022/PN. Jkt.Sel. is in the form of Rechtvinding, which refers to
the discovery and application of existing law that still needs to be explored.
This is because there are no provisions in the law regulating Amicus Curiae.
3517844846H1D018038RANCANG BANGUN GAME EDUKASI “GRAMMAR SPACE SHOOTER” UNTUK
MENUNJANG PROSES PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS SISWA SMP
BERBASIS ANDROID
Bahasa Inggris telah menjadi bahasa internasional yang sangat penting di era globalisasi ini. Namun, banyak siswa di Indonesia masih menghadapi kesulitan dalam mempelajarinya. Oleh karena itu, diperlukan metode yang kreatif dan menyenangkan untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris siswa. Salah satu pendekatan yang dapat diterapkan adalah dengan mengembangkan game edukasi berbasis Android. Penelitian ini juga menggunakan metode pengembangan Game Development Life Cycle (GDLC) yang terdiri dari enam tahap, yaitu inisiasi, praproduksi, produksi, testing, beta, dan distribusi atau perilisan. Game edukasi ini dirancang menggunakan bahasa pemrograman C# dan game engine Unity. Terdapat 3 menu utama dalam game ini yaitu menu Play, Quiz dan Setting. Hasil pengujian dalam penelitian ini menunjukkan bahwa game ini layak digunakan sebagai media pembelajaran siswa. Hasil dari pengujian UAT menunjukkan angka 84,16%, yang berada dalam kategori "Sangat Baik”.English has become an essential international language in this era of globalization. However, many students in Indonesia still face difficulties in learning it. Therefore, creative and enjoyable methods are needed to enhance students' English proficiency. One approach that can be applied is the development of an educational game based on Android. This research also employs the Game Development Life Cycle (GDLC) method, which consists of six stages: initiation, pre-production, production, testing, beta, and distribution or release. This educational game is designed using the C# programming language and the Unity game engine. The game features three main menus: Play, Quiz, and Settings. The results of testing in this study indicate that the game is suitable for use as a learning medium for students. The User Acceptance Testing (UAT) results show a score of 84.16%, which falls into the "Very Good" category.
3517938392K1B016022Analisis Pengaruh Perawatan Medis pada Model Penyebaran Penyakit Covid-19Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebaran penyakit Covid-19 dengan pengaruh perawatan medis. Model yang digunakan adalah model SEIH1H2R. Populasi dibagi menjadi enam subpopulasi yaitu subpopulasi rentan, subpopulasi terpapar, subpopulasi terinfeksi, subpopulasi terinfeksi dengan komorbid yang mendapatkan perawatan medis, subpopulasi terinfeksi tanpa komorbid yang mendapatkan perawatan medis dan subpopulasi sembuh. Penyelesaian model SEIH1H2R dilakukan secara kualitatif yaitu menganalisis kestabilan titik ekuilibrium. Model Covid-19 SEIH1H2R menghasilkan dua titik ekuilibrium yaitu titik ekuilibrium non endemik dan titik ekuilibrium endemik yang stabil asimtotis apabila memenuhi syarat tertentu. Hasil simulasi numerik menunjukkan bahwa ketika tingkat kelahiran bernilai 0,0125, tingkat penularan bernilai 0,5, tingkat individu komorbid yang dirawat bernilai 0,9, tingkat individu tanpa komorbid yang dirawat bernilai 0,9, tingkat individu terpapar menjadi terinfeksi bernilai 0,667, tingkat kematian bernilai 0,00833 dan tingkat kesembuhan bernilai 0,0556 maka, bilangan reproduksi dasar akan bernilai 0,2695. Artinya, penyakit dalam populasi akan menghilang. Namun ketika tingkat individu komorbid yang dirawat bernilai 0,09 dan tingkat individu tanpa komorbid yang dirawat bernilai 0,09, bilangan reproduksi dasar akan bernilai 2,4439 yang mengakibatkan penyakit akan mewabah. Berdasarkan simulasi dapat disimpulkan bahwa semakin besar tingkat individu terinfeksi dengan komorbid maupun tanpa komorbid yang mendapatkan perawatan medis, maka semakin cepat populasi mencapai keadaan non endemik. This research aims to find out the spread of Covid-19 disease by adding medical treatment. The model used is SEIH1H2R model. The population is divided into six subpopulations, there are suscecptible subpopulation, exposed subpopulation, infected subpopulation, infected subpopulation with comorbid that were hospitalized, infected subpopulation without comorbid that were hospitalized, and recovered subpopulation. The completion of SEIH1H2R model is qualiatively analyzing the stability of equilirium point. The Covid-19 SEIH1H2R model produces two equilibrium points, the disease-free equilibrium point and endemic equilibrium point. The numeric simulation shows that when birth rate is 0,0125, transmission rate is 0,5, rate of hospitalized individuals with comorbid 0,9, rate of hospitalized individuals without comorbid is 0,9, rate of progression from exposed to infected is 0,667, death rate is 0,0833, and recovery rate is 0,0556, then the basic reproduction number is 0,2695. That means, the disease in the population will disappear. However, when the rate of hospitalized individuals with comorbid is 0,09 and the rate of hospitalized individuals without comorbid is 0,09, basic reproduction number is 2,4439. That means, the disease will spread in the population. Based on simulation, it can be concluded that the greater the rate of infected individuals with comorbid and those without comorid who were hospitalized, the faster the population reaches non-endemic state.
3518038394E1A018239PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PESTISIDA BERLABEL PALSU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
(Studi Putusan Nomor 448/Pid.Sus/2021/Pn Jmb)
ABSTRAK
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PESTISIDA
BERLABEL PALSU BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR
8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN
(STUDI PUTUSAN NOMOR 448/Pid.Sus/2021/ PN Jmb)
Oleh :
Farhan Ekayura Dananjaya
E1A018239
Meningkatnya keberhasilan Program Ketahanan Pangan serta produktivitas pertanian salah satunya ditentukan oleh sarana produksi pertanian terutama ketersediaan pestisida di tingkat petani karena pestisida merupakan sarana produksi pokok yang diperlukan oleh pelaku kegiatan usahatani. Kondisi tersebut dianggap sebagian orang sebagai peluang usaha sehingga banyak pihak yang membuka kegiatan usaha dagang pestisida untuk meraup keuntungan. Pembelian pestisida tidak jarang menimbulkan kerugian pada pihak konsumen karena adanya perbuatan itikad tidak baik dari oknum pelaku usaha pestisida.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku literatur, artikel, jurnal dan dokumen resmi dengan cara studi Pustaka, dan metode analisis data yang digunakan adalah dengan metode analisis normative kualitatif.
Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsumen telah mendapatkan perlindungan hukum menyatakan bahwa Jamaluddin selaku pelaku usaha Pestisida telah bersalah karena melanggar ketentuan Pasal 8 ayat (1) huruf f Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen meskipun hakim kurang mempertimbangkan pelaku usaha juga melanggar ketentuan Pasal 60 Ayat 1 huruf g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman.

Kata kunci : Perlindungan Hukum, Konsumen, Pestisida, Label Palsu
ABSTRACT
LEGAL PROTECTION OF PESTICIDE CONSUMERS LABELED FAKE
BASED ON LAW NUMBER 8 OF 1999 CONCERNING CONSUMER PROTECTION
(STUDY OF DECISION NUMBER 448/Pid.Sus/2021/ PN Jmb)
By :
Farhan Ekayura Dananjaya
E1A018239
The increase of Agricultural Productivity and the success rate of Food Security Program are undeniably correlated with the availability of the infrastructure and means of production, especially pesticides because it is one of the primary means of production. This, in turn created a huge business opportunity that resulted in an influx of pesticide Business Actors in search of profits. This inevitably cause losses to customers because some of the Business Actors done unscrupulous actions on their dealings in the name for greater profits for them.
The method used for this thesis is a juridical normative approach. The data that was used is secondary data in the form of laws and regulations, literary books, articles, journals, and formal documents utilizing the means of library research. The data analysis method that was utilized is normative qualitative analytical method.
The thesis then can be concluded that consumers have indeed received legal protection. Therefore, it can be declared that Jamaluddin as a Pesticide Business Actor is guilty of violating the provisions of Article 8 section (1) letter f of Law Number 8 dated 1999 concerning Consumer Protection even though the judge had a rather disregarding attitude towards the fact that the business actor is also violating the provisions of Article 60 Section 1 letter g Law Number 12 of 1992 concerning Plant Cultivation System.

Keywords : Legal protection, Consumers, Pesticide, Fake Label