Home
Login.
Artikelilmiahs
36537
Update
MERDI PUTRO DWI CAHYO
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Hasil Sexing Terhadap Laju Kebuntingan Kambing Sapera Berdasarkan Metode Non Return Rate dan Cubbonie
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengaruh Inseminasi Buatan Menggunakan Semen Hasil Sexing Terhadap Laju Kebuntingan Kambing Sapera Berdasarkan Metode Non Return Rate dan Cubbonie. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan perbedaan hasil pengukuran laju kebuntingan menggunakan semen hasil sexing berdasarkan metode Non Return Rate dan Cubbonie pada kambing Sapera. Materi penelitian menggunakan kambing Sapera betina yang tidak bunting sebanyak 18 ekor dengan rata-rata umur 2 tahun dan kambing Saanen jantan. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental dengan perlakuan P1 (Kontrol) = inseminasi buatan menggunakan semen segar dengan dosis 2ml. P2 = Inseminasi buatan menggunakan semen hasil sexing dengan dosis 2ml. Variabel yang diteliti adalah laju kebuntingan kambing Sapera berdasarkan metode Non-return Rate (NRR) dan metode Cubbonie. Data di analisis menggunakan uji chi square. Hasil analisis menunjukkan bahwa inseminasi buatan menggunakan semen hasil sexing berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap laju kebuntingan kambing Sapera. Laju kebuntingan kambing Sapera yang di inseminasi dengan semen segar dan semen hasil sexing berdasarkan metode Non Return Rate adalah 44,4%, sedangkan berdasarkan metode Cubbonie adalah 55,5%. Berdasarkan hasil tersebut inseminasi buatan menggunakan semen segar dan semen hasil sexing tidak terdapat perbedaan pengukuran laju kebuntingan yang diuji menggunakan metode NRR dan Cubbonie.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Effect of Artificial Insemination Using Semen from Sexing on Pregnancy Rate of Sapera Goats Based on Non Return Rate and Cubbonie Methods. This study aims to determine the effect and differences in the results of pregnancy rate measurements using semen from sexing based on the Non Return Rate and Cubbonie methods on Sapera goats. The research material used 18 female Sapera goats that were not pregnant with an average age of 2 years and male Saanen goats. The research method used was experimental with P1 (control) = namely artificial insemination using fresh semen with a dose of 2ml. P2 = Artificial insemination using sexed semen with a dose of 2 ml. The variables studied were the pregnancy rate of the Sapera goat based on the Non-return Rate (NRR) method and the Cubbonie method. The data were analyzed using the chi square test. The results of the analysis showed that artificial insemination using sexed semen had no significant effect (P>0.05) on the pregnancy rate of Sapera goats. The pregnancy rate of Sapera goats inseminated with fresh semen and sexed semen based on the Non Return Rate method was 44.4%, while based on the Cubbonie method was 55.5%. Based on these results, artificial insemination using fresh semen and semen from sexing showed no difference in the measurement of pregnancy rates tested using the NRR and Cubbonie methods.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save