Artikelilmiahs

Menampilkan 29.601-29.620 dari 50.086 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2960132845C1B016064PENGARUH RASA PERCAYA, DAYA TARIK DAN KEAHLIAN ENDORSER (CRISTIAN RONALDO) TERHADAP CITRA MEREK DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN DI MARKET PLACE SHOPEE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasa percaya, daya tarik dan keahlian endorser Cristiano Ronaldo terhadap citra merek dan keputusan pembelian di marketplace Shopee. Objek penelitian ini adalah kredibilitas seorang pendukung selebriti Cristiano Ronaldo seperti daya tarik, kepercayaan, keahlian melalui citra merek pada keputusan pembelian Shopee. Penelitian merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode survei dengan memakai kuesioner sebagai alat bantu pengambilan data, untuk dibagikan kepada 145 responden. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan antara variabel daya tarik dan keahlian endorser terhadap citra merek dan keputusan pembelian. Namun, tidak terdapat pengaruh variabel rasa percaya terhadap citra merek dan keputusan pembelian. This study aims to determine the effect of trust, attractiveness, and expertise of Cristiano Ronaldo's endorser on brand image and purchasing decisions in the Shopee marketplace. The object of this research is the credibility of a celebrity supporter of Cristiano Ronaldo such as attractiveness, trustworthiness, expertise through the brand image in Shopee purchasing decisions. This research is a type of quantitative research with a survey method using a questionnaire as a data collection tool, distributed to 145 respondents. The results showed that there were a significant influence between the attractiveness and endorser expertise variables on brand image and purchasing decisions. However, there is no influence of the trust variable on brand image and purchasing decisions.
2960232937J0B018037PENERJEMAHAN BROSUR MUSEUM WAYANG SENDANG MAS DARI BAHASA INDONESIA KE DALAM BAHASA MANDARIN DI DINPORABUDPAR KABUPATEN BANYUMASLaporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan brosur Museum Wayang Sendang Mas dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Mandarin di Dinporabudpar Kabupaten Banyumas”. Kegiatan Praktik kerja ini dilaksanakan di Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas. Praktik kerja dilaksanakan tanggal 4 Januari hingga 28 Maret 2021. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah untuk menyediakan teks brosur Museum Wayang dalam bahasa Mandarin sehingga dapat menarik wisatawan khususnya turis dari Tiongkok. Metode pengumpulan data yang digunakan ada tiga yaitu, metode observasi, metode kepustakaan, dan metode jelajah internet. Dalam menerjemahkan dokumen, penulis menggunakan dua metode penerjemahan, yaitu metode komunikatif sebagai metode utama dan metode harfiah sebagai metode pendukung. Dua metode tersebut digunakan agar pembaca lebih mudah memahami informasi mengenai brosur Museum Wayang. Hasil praktik kerja adalah informasi brosur Museum Wayang Banyumas telah diterjemahkan dari bahasa Indonesia ke dalam bahasa Mandarin dengan baik dan diterima Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas.这份 实习 报告 的 题目 是 “Penerjemahan Brosur Museum Wayang Sendang Mas dari Bahasa Indonesia ke dalam Bahasa Mandarin di Dinporabudpar Kabupaten Banyumas” 。实习 时间 是 从 2021年 1月 4日 到 3月28日,在 Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas。实习 的 目 的是 提供 木偶 博物馆 的 中文版 宣传册 文本,以便 吸引 游客,特别 是来 自中国的 游客。作者 收集 文件 时使 用 三种 方法,即:观察 方法,库 方法,和 浏览 互联网 方法。在 翻译 文件 时,作者 使用 了两个 翻译 方法, 交际 翻译 法 作为 主要 方法 和 文字 翻译 方法 作为 支持 的 方法。 作者 翻译 文件 让 读者 更 容易 地 了解 关 木偶 博物馆 宣传册。 实习 的 结果 是关于 木偶 博物馆 宣传册 已经 从 印度尼西亚语 翻译 成 中文, Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyumas的 文件 接受了。
2960332938C2C017031HUBUNGAN ANTARA DIMENSI BIG 5 PERSONALITY DENGAN
ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR YANG DIMODERASI OLEH
MOTIVASI PADA PELAUT DI INDONESIA
Penelitian ini merupakan penelitian survei pada pelaut di Indonesia. Tujuan dari
penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh dimensi big 5 personality terhadap
organizational citizenship behavior yang di moderasi oleh motivasi intrinsik dan
motivasi ekstrinsik. Jumlah responden dalam penelitan ini adalah 156 responden.
Dalam penelitian ini sampel diambil dengan cara nonprobability sampling yaitu
dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah dengan menggunakan kuesioner secara langsung. Sedangkan alat
analisis dalam penelitan ini menggunakan Analisis Regresi Berganda dengan software
SPSS.
Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa: (1)
neuroticism berpengaruh negatif dan signifikan terhadap organizational citizenship
behavior, (2) extraversion berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational
citizenship behavior, (3) openness to experience berpengaruh positif dan signifikan
terhadap organizational citizenship behavior, (4) agreeableness berpengaruh positif
dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior, (5) conscientiousness
berpengaruh positif dan signifikan terhadap organizational citizenship behavior, (6)
motivasi intrinsik memoderasi pengaruh neuroticism terhadap organizational
citizenship behavior, (7) motivasi intrinsik tidak memoderasi pengaruh extraversion
terhadap organizational citizenship behavior, (8) motivasi intrinsik tidak memoderasi
pengaruh openness to experience terhadap organizational citizenship behavior, (9)
motivasi intrinsik tidak memoderasi pengaruh agreeableness terhadap organizational
citizenship behavior, (10) motivasi intrinsik tidak memoderasi pengaruh
conscientiousness terhadap organizational citizenship behavior, (11) motivasi
ekstrinsik memoderasi pengaruh neuroticism terhadap organizational citizenship
behavior, (12) motivasi ekstrinsik tidak memoderasi pengaruh extraversion terhadap
organizational citizenship behavior, (13) motivasi ekstrinsik tidak memoderasi
pengaruh openness to experience terhadap organizational citizenship behavior, (14)
motivasi ekstrinsik tidak memoderasi pengaruh agreeableness terhadap
organizational citizenship behavior, dan (15) motivasi ekstrinsik tidak memoderasi
pengaruh conscientiousness terhadap organizational citizenship behavior.
This research is a survey research on seafarers in Indonesia. The purpose of this
study is to determine the effect of the Big 5 Personality dimension on Organizational
Citizenship Behavior which is moderated by intrinsic motivation and extrinsic
motivation. The number of respondents in this research is 156 respondents. In this
study, the sample was taken by non-probability sampling, namely by purposive
sampling technique. The data collection used in this study is by using a questionnaire
directly. While the analytical tool in this research uses Multiple Regression Analysis
Using SPSS software.
Based on the results of research and data analysis shows that: (1) neuroticism
has a negative and significant effect on organizational citizenship behavior, (2)
extraversion has a positive and significant effect on organizational citizenship
behavior, (3) openness to experience has a positive and significant effect on
organizational citizenship behavior, (4) agreeableness has a positive and significant
effect on organizational citizenship behavior, (5) conscientiousness has a positive
and significant influence on organizational citizenship behavior, (6) intrinsic
motivation influences neuroticism on organizational citizenship behavior, (7)
intrinsic motivation does not moderate the effect of extraversion on organizational
citizenship behavior, (8) intrinsic motivation does not moderate the effect of openness
to experience on organizational citizenship behavior, (9) intrinsic motivation does
not moderate the effect of agreeableness on organizational citizenship behavior, (10)
intrinsic motivation does not moderate the effect of conscientiousness on
organizational citizenship behavior, (11) extrinsic motivation moderates the effect of
neuroticism on organizational citizenship behavior, (12) extrinsic motivation does not
moderate the effect of extraversion on organizational citizenship behavior, (13)
extrinsic motivation does not moderate the effect of openness to experience on
organizational citizenship behavior, (14) extrinsic motivation does not moderate the
effect of agreeableness on organizational citizenship behavior, and (15) extrinsic
motivation does not moderate the influence of conscientiousness on organizational
citizenship behavior.
2960432940C1C017066Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Auditor Switching Pada Perusahaan BUMN Yang Terdaftar di Bursa Efek IndonesiaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari beberapa faktor, yaitu ukuran KAP, pergantian manajemen, dan financial distress terhadap auditor switching pada perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI periode 2015-2019. Auditor switching merupakan masalah penting karena berkaitan dengan pergantian KAP atau auditor pada perusahaan yang dapat memengaruhi hasil audit laporan keuangannya. Penelitian ini berfokus pada auditor switching yang terjadi secara voluntary atau di luar dari peraturan yang berlaku. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan BUMN yang terdaftar di BEI pada tahun 2015-2019. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 75 sampel. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode dokumentasi berdasarkan informasi dan data yang sudah tersedia. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi logistik dan pengolahannya dibantu oleh aplikasi IBM SPSS version 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) ukuran KAP berpengaruh negatif signifikan terhadap auditor switching; (2) pergantian manajemen tidak berpengaruh terhadap auditor switching; dan (3) financial distress tidak berpengaruh terhadap auditor switching. Implikasi dari hasil penelitian di atas, yaitu perusahaan perlu melakukan pergantian KAP atau auditor sesuai dengan ketentuan yang berlaku walaupun telah menggunakan KAP yang berukuran besar. Setiap perusahaan juga diharapkan dapat memilih auditor berdasarkan keahlian dalam bidangnya, bukan hanya berdasarkan pada ukuran KAPnya. Auditor dari setiap KAP yang diberikan kepercayaan berlebih oleh klien dan investor diharapkan dapat tetap mempertahankan profesionalitas kerja dan independensinya dengan cara bekerja secara objektif serta tidak melanggar kode etik.This study aims to determine the effect of several factors, namely the size of KAP, management change, and financial distress on auditor switching in BUMN companies listed on the IDX for the period 2015-2019. Auditor switching is an important issue because it relates to the change of KAP or auditors in companies that can affect the audit results of their financial statements. This study focuses on voluntary auditor switching or outside of the applicable regulations. The population in this study were all state-owned companies listed on the IDX in 2015-2019. The sample was selected using a purposive sampling technique with the number of samples obtained as many as 75 samples. Data collection was carried out using the documentation method based on available information and data. The data analysis method used is logistic regression analysis and the processing is assisted by the IBM SPSS version 26 application. The results of this study indicate that: (1) KAP size has a significant negative effect on auditor switching; (2) management change has no effect on auditor switching; and (3) financial distress has no effect on auditor switching. The implication of the results of the research above is that companies need to change KAP or auditors in accordance with applicable regulations even though they have used large KAPs. Each company is also expected to be able to choose an auditor based on expertise in their field, not just based on the size of the KAP. Auditors from every KAP who are given excessive trust by clients and investors are expected to maintain their professionalism and independence by working objectively and not violating the code of ethics.
2960532831C1A017037ANALISIS USAHATANI PEMBIBITAN TANAMAN HIAS MIANA DI DESA DAWUHAN WETAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMASPada penelitian ini merupakan penelitian yang berfokus pada analisis usahatani pembibitan tanaman hias di Desa Dawuhan Wetan Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten
Banyumas. Adapun yang bisa dianalis adalah efisiensi ekonomi, faktor produksi, break event point, dan payback period.
Tujuan adanya penelitian ini diantaranya untuk menganalisis efisiensi ekonomi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi usahatani pembibitan tanaman hias miana, serta untuk mengetahui break event point dan payback period usahatani pembibitan tanaman hias miana. Kemudian pada penelitian ini data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh dari wawancara terhadap responden dan data sekunder yang diperoleh dari literatur dan data dari pemerintah setempat.
Hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwasanya efisiensi ekonomi yang terjadi pada usahatani tanaman hias miana di Desa Dawuhan Wetan sudah dikatakan
efisien karena R/C > 1 yaitu sebesar 1,16. Kemudian secara bersamaan seluruh variabel luas lahan (𝑋1), tenaga kerja (𝑋2), pupuk (𝑋3), dan bibit (𝑋4) memiliki pengaruh yang signifikan terhadap variabel produksi tanaman hias miana, namun secara parsial variabel luas lahan, tenaga kerja, dan bibit memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi tanaman hias miana, sedangkan hanya variabel pupuk yang tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi tanaman hias miana. Selain itu BEP dan payback period pada usahatani tanaman hias miana ini sudah terbilang impas dan layak dilakukan meskipun ada beberapa petani yang memang BEP per unit melebihi jumlah produksi sehingga mengalami ketidak impasan.
This research is a research that focuses on the analysis of ornamental plant nurseries
in Dawuhan Wetan Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency. What can be
analyzed is economic efficiency, production factors, break event points, and payback period.
The purpose of this research is to analyze economic efficiency and to analyze the factors
that affect the production of miana ornamental plant nurseries, as well as to determine the
break event point and payback period of ornamental plant nursery farming in Dawuhan Wetan Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency. Then in this study the data used are primary data obtained from interviews with respondents and secondary data obtained from literature and data from the local government.
The results of the research that have been carried out can be seen that the economic
efficiency that occurs in miana ornamental plant farming in Dawuhan Wetan Village has been said to be efficient because R/C > 1 is 1,16. Then simultaneously all the variables of land area (𝑋1), labor (𝑋2), fertilizer (𝑋3), and seeds (𝑋4) have a significant effect on the variable production of miana ornamental plants, but partially the variables of land area, labor, and seeds had a significant effect on the production of miana ornamental plants, while only the fertilizer variable had no significant effect on the production of miana ornamental plants. In addition, the Break Event Point and payback period in miana ornamental plant farming are already break even and feasible even though there are some farmers whose Break Event Point every unit exceeds the amount of production so that they do not break even.
2960632404F1D017026NETRALITAS HARIAN MEDIA INDONESIA DALAM KONSTRUKSI BERITA PEMILIHAN PRESIDEN TAHUN 2019 Artikel penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan netralitas Harian Media Indonesia dalam mengkonstruksi berita Pemilihan Presiden tahun 2019 melalui rubrik khusus ‘Pilpres 2019’ mulai dari edisi pertama di tanggal 7 Januari 2019 hingga masa akhir kampanye tanggal 13 April 2019. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme dan perspektif strukturalisme. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan analisis framing. Sasaran utama adalah berita-berita dalam rubrik ‘Pilpres 2019’ di dalam Harian Media Indonesia terkait dengan pemberitaan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01 maupun 02 mulai edisi 7 Januari 2019 hingga edisi 13 April 2019.
Hasil dari penelitian ini adalah terlihat dengan jelas bahwa Harian Media Indonesia lebih banyak menonjolkan isu-isu yang berkaitan dengan pasangan capres-cawapres nomor urut 01. Dari 90 berita headline yang telah penulis seleksi, terdapat 77 headline berita yang memunculkan sisi positif pasangan capres-cawapres nomor urut 01. Berbeda dengan pengkonstruksian berita untuk paslon 02. Harian Media Indonesia memang tidak mengkonstruksikan berita yang mengarah pada kampanye hitam untuk paslon 02 namun Harian Media Indonesia terlihat melakukan pembatasan terhadap berita-berita paslon 02. Harian Media Indonesia cenderung membatasi dan tidak terlalu spesifik dalam memberitakan kegiatan-kegiatan kampanye paslon 02 sangat kontras apabila dibandingkan dengan berita-berita yang memberitakan kegiatan paslon 01 dengan lengkap dan jelas.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka pemberitaan Harian Media Indonesia mengenai mengenai Pilpres 2019 dalam rubrik khusus ‘Pilpres 2019’ maka dapat dikatakan bahwa Harian Media Indonesia tidak netral. Hal ini dikarenakan Harian Media Indonesia lebih memfokuskan pemberitaan kepada paslon 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin saja. Seharusnya Harian Media Indonesia memberikan porsi yang adil dan seimbang terhadap kedua paslon yang saat itu sedang berkompetisi dalam kontestasi Pilpres 2019.
The purpose of this research is to understand and describe the neutrality of the Harian Media Indonesia in constructing the news of the 2019 Presidential Election through a special rubric 'Pilpres 2019' starting from the first edition on January 7th, 2019 to the end of the campaign on April 13th, 2019. This research used a constructivist paradigm and a structuralism perspective. The research method used in this study is a qualitative method with a framing analysis approach. The main target is the news in the ‘Pilpres 2019' rubric in Harian Media Indonesia related to the coverage of the presidential and vice presidential candidates number 01 and 02 from the January 7th, 2019 to April 13th, 2019 edition.
The results of this study are clearly seen that the Harian Media Indonesia focuses more on issues related to candidate pair number 01. From the 90 headlines that have been selected by writers, there are 77 news headlines that bring out the positive side of candidate pair number 01. In contrast to the construction of news for candidate pairs 02. Harian Media Indonesia didn’t construct news that led to a black campaign for candidate pairs 02, but Harian Media Indonesia seemed to limit the news for candidate pairs 02. Harian Media Indonesia tends to limit its coverage of candidate pairs 02 and isn’t too specific in reporting on the campaign activities of that candidate pairs. It is a stark contrast when compared to the news which reports the activities of candidate pairs 01 completely and clearly.
Based on the results of this study, Harian Media Indonesia’s news about the 2019 Presidential Election in a special rubric 'Pilpres 2019', it can be said that the Harian Media Indonesia is not neutral. This is because the Harian Media Indonesia focuses more on news on candidate pairs 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Harian Media Indonesia should have provided a fair and balanced portion of the two candidate pairs who were currently competing in the 2019 presidential election contest.
2960732942E1A016269PENERAPAN UNSUR-UNSUR TINDAK PIDANA NARKOTIKA DALAM TEKNIK UNDERCOVER BUY
(Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Jambi
Nomor 395/Pid.Sus/2018/PN Jmb)
Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui penerapan unsur-unsur tindak pidana narkotika terhadap pelaku yang merupakan bagian dari teknik undercover buy, dan putusan bebas yang dijatuhkan oleh hakim dalam Perkara Pidana Nomor 395/Pid.Sus/2018/PN Jmb. Metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi Penelitian deskriptif analisis, Sumber Data sekunder Putusan Pengadilan Negeri Jambi Nomor 395/Pid.Sus/2018/PN Jmb. Pengumpulan data dengan studi kepustakaan, disajikan dalam bentuk uraian, dianalisis dengan metode normatif kualitatif.
Majelis Hakim dalam penerapan unsur-unsur tindak pidana narkotika terhadap pelaku yang merupakan bagian dari teknik undercover buy pada perkara pidana Nomor 395/Pid.Sus/2018/PN Jmb, yaitu berdasarkan fakta hukum yang terungkap di persidangan, diketahui bahwa semua unsur-unsur dalam Pasal 114 Ayat (1), dan Pasal 112 Ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, tidak terpenuhi. Perbuatan terdakwa tidak terbukti memenuhi unsur-unsur pasal dimaksud, maka Terdakwa harus dinyatakan tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana dakwaan Penuntut Umum dan membebaskan Terdakwa dari dakwaan tersebut.
Putusan bebas yang dijatuhkan oleh Hakim dalam perkara tersebut di atas sudah tepat, yaitu setelah melalui proses persidangan sesuai dengan peraturan hukum yang berlaku dan telah didasarkan pada fakta hukum di persidangan, pertimbangan alat-alat bukti sebagaimana tercantum dalam Pasal 184 ayat (1), KUHAP berupa keterangan saksi-saksi dan keterangan terdakwa, Majelis Hakim memperoleh keyakinan bahwa terdakwa tidak bersalah melakukan tindak pidana.
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi menyatakan Terdakwa Muharam bin Marhumi, tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan dalam dakwaan Penuntut Umum; Membebaskan Terdakwa dari semua dakwaan Penuntut Umum; Memulihkan hak-hak Terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat serta martabatnya.
This research was conducted to determine the application of the elements of narcotics crime against the perpetrators who were part of the undercover buy technique, and the acquittal handed down by the judge in the Criminal Case Number 395/Pid.Sus/2018/PN Jmb. Normative juridical approach method. Specifications of descriptive analysis research, secondary data source Jambi District Court Decision Number 395/Pid.Sus/2018/PN Jmb. Collecting data with literature study, presented in the form of a description, analyzed by qualitative normative methods. The Panel of Judges in the application of the elements of a narcotics crime against the perpetrator which is part of the undercover buy technique in the criminal case Number 395/Pid.Sus/2018/PN Jmb, namely based on the legal facts revealed at the trial, it is known that all the elements in Article 114 Paragraph (1), and Article 112 Paragraph (1) of Law no. 35 of 2009 concerning Narcotics, is not fulfilled. The defendant's actions are not proven to meet the elements of the article, then the Defendant must be declared not legally and convincingly proven to have committed a criminal act as charged by the Public Prosecutor and free the Defendant from the indictment. The acquittal verdict handed down by the judge in the case mentioned above was correct, namely after going through the trial process in accordance with applicable legal regulations and based on legal facts at trial, considering the evidence as stated in Article 184 paragraph (1), KUHAP In the form of testimony from witnesses and the defendant's statement, the Panel of Judges obtained the conviction that the defendant was not guilty of committing a crime. The Jambi District Court Panel of Judges stated that the Defendant, Muharam bin Marhumi, was not legally and convincingly proven to have committed a crime as charged in the indictment of the Public Prosecutor; Exonerated the Defendant from all charges of the Public Prosecutor; Restoring the rights of the Defendant in his ability, position, dignity and worth.
2960832944C1L014020The Effects of Human Resources Competency, Accounting Information Technology Implementation and Motivation on Financial Statement Quality of Savings and Loan Cooperative in Banyumas RegencyPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa apakah terdapat pengaruh antara (1) Kompetensi Sumber Daya Manusia, (2) Implementasi Teknologi Informasi Akuntansi, dan (3) Motivasi terhadap kualitas laporan keuangan koperasi simpan pinjam di Kabupaten Banyumas. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari pengisian kuesioner kepada bendahara atau bagian keuangan dan manajemen koperasi simpan pinjam di Kabupaten Banyumas. Koperasi simpan pinjam kemudian dipilih berdasarkan kriteria dengan menggunakan teknik purposive sampling dan diperoleh jumlah 48 koperasi yang akan dijadikan sampel penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi Sumber Daya Manusia memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas laporan keuangan koperasi. Begitu pula dengan Implementasi Teknologi Informasi Akuntansi yang memiliki pengaruh positif signifikan terhadap kualitas laporan keuangan koperasi. Sedangkan untuk variabel motivasi memiliki pengaruh negatif namun signifikan terhadap kualitas laporan keuangan koperasi. Implikasi dari penelitian ini bagi kementerian koperasi salah satunya untuk menginformasikan pentingnya pengadaan edukasi tentang digitalisasi laporan keuangan dan ekonomi digital kepada seluruh pengurus koperasi sehingga dapat membantu koperasi memberikan pelayanan dan laporan keuangan yang akurat dan baik serta efisien, dan bagi manajemen koperasi itu sendiri agar selalu mendukung pengurus koperasi agar terlibat aktif dalam pelatihan dan edukasi tersebut.
This research aims to analyze whether there is an influence between (1) Human Resource Competency, (2) Accounting Information Technology Implementation, and (3) Motivation on the quality of the Financial statement of savings and loan cooperatives in Banyumas Regency. The data used in this research is primary data obtained from filling out questionnaires to the treasurer or the finance department and management of savings and loan cooperatives in Banyumas Regency. Savings and loan cooperatives are selected based on criteria using purposive sampling technique and obtained a total of 48 cooperatives that used as research samples.
The results show that Human Resource Competence has a positive and significant effect on cooperative’s Financial statement quality. Likewise with the Implementation of Accounting Information Technology which has a significant positive effect on cooperative’s Financial statement quality. Meanwhile, the motivation variable has a negative effect on cooperative’s financial statements quality. The implications of this research for the ministry of cooperatives is to highlight the importance of providing training and education about digitalization of Financial statement and the digital economy to all management so that they can help cooperatives provide accurate and good financial statements and for cooperatives themselves to always support cooperative management to be actively involved in such training and education.
2960932945D1A017021PENGARUH LAMA PENYIMPANAN SEMEN AYAM KAMPUNG
DENGAN PENGENCER SUSU SKIM DAN KUNING TELUR
PADA SUHU 5oC TERHADAP MOTILITAS DAN FERTILITAS
Penelitian ini dilaksanakan di HRJ Farm Cilongok dan Laboratorium Fisiologi dan Reproduksi Ternak Terapan dan Laboratorium Produksi Ternak Unggas, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto pada tanggal 27 Januari – 16 Juli.
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan (0 jam, 1 jam, 2 jam, dan 3 jam) dengan pengencer susu skim dan kuning telur terhadap motilitas dan fertilitas.
Bahan yang digunakan adalah semen ayam segar yang berasal dari 10 ekor ayam kampung pejantan berumur 1-1,5 tahun dan ayam niaga petelur sebanyak 40 ekor umur 82 minggu. Bahan yang digunakan adalah kuning telur ayam, susu skim dan aquabidest. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah P0 : 0 jam; P1 : 1 jam; P2 : 2 jam; P3 : 3 jam. Peubah yang diamati adalah motilitas sperma dan fertilitas.
Hasil penelitian menunjukan lama penyimpanan semen dengan berbagai masa simpan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap motilitas dan fertilitas spermatozoa ayam kampung. Dapat disimpulkan bahwa perlakuan P0 (0 jam) menghasilkan angka motilitas dan fertilitas terbaik.
This research was conducted at HRJ Farm Cilongok and the Laboratory of applied animal physiology and reproduction, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University Purwokerto on January 27 to July 16, 2021.
The aims of this research is to know the effect of storage (0 hour, 1 hour, 2 hour, and 3 hour) with skim milk and egg yolk diluent on motility and fertility.
The materials used in this research were fresh spermatozoa rooster from 10 cocks at the age of 1-1,5 years and 40 laying hens at the age 82 weeks. The ingredient used in this research chicken egg yolk, skim milk, and aquabidest. The research used a Completely Random Design (CRD) with 4 treatment and 5 times. The treatment gave were P0 : 0 hour; P1 : 1 hour; P2 : 2 hour; P3 : 3 hour. The observed variables were sperm motility and fertility.
The result showed that the storage of semen with various storage periods has a very significant effect (P<0.01) on motility and fertility rooster spermatozoa. The conclution obtain the P0 treatment (0 hours) produce the best motility and fertility rates.
2961032943A1H019007Evaluasi Kelas Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Tanaman Semangka dan Blewah di Wilayah Kabupaten Belitung TimurEvaluasi lahan adalah suatu proses penilaian sumber daya lahan untuk tujuan tertentu, salah satunya mengetahui tingkat kecocokan sebidang lahan untuk penggunaan tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk : (1) menentukan kelas kesesuaian lahan untuk tanaman semangka dan blewah di Kabupaten Belitung Timur; (2) mengetahui faktor-faktor pembatas lahan untuk tanaman semangka dan blewah di Kabupaten Belitung Timur; (3) membuat perencanaan arahan pengembangan tanaman semangka dan blewah di Kabupaten Belitung Timur. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan November 2020 sampai April 2021 di Kabupaten Belitung Timur dan Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan teknik purposive sampling melalui pendekatan sistem transek (topolitosekuen). Serta metode matching antara kualitas dan karakteristik lahan daerah penelitian dengan persyaratan tumbuh tanaman semangka dan blewah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) kesesuaian lahan aktual tanaman semangka dan blewah terdapat 10 subkelas kesesuaian lahan antara lain Noarc, Nrc, S3nr, S3nreh, S3nrna, S3nrnaeh, S3oarcnreh, S3rcnreh, S3rcnrna, dan S3rcnrnaeh. Kemudian pada kesesuaian lahan potensial terdapat 4 kelas kesesuaian lahan antara lain S1, S2, S3, dan N, dengan 5 subkelas kesesuaian lahan antara lain Noarc, Nrc, S2eh, S2rceh, dan S3rc; (2) pada kesesuaian lahan aktual terdapat faktor pembatas antara lain ketersediaan oksigen (oa), media perakaran (rc), retensi hara (nr), hara tersedia (na), dan bahaya erosi (eh). Kemudian pada kesesuaian lahan potensial terdapat faktor pembatas antara lain media perakaran (rc) dan bahaya erosi (eh); (3) Berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan terdapat 8 satuan lahan (SL) dengan 12 titik sampel yang sesuai untuk dapat diarahkan sebagai wilayah pengembangan tanaman semangka dan blewah antara lain yaitu titik SP 09-27-1, DG 09-24-1, SP 11-27-1, DG 14-04-1, GT 16-17-2, GT 16-23-1, SR 16-20-1, SR 16-20-2, SR 18-19-1, MG 25-31-1, KK 31-18-1, dan KK 39-14-1.Land evaluation is a process of assessing land resources for certain purposes, one of which is knowing the level of suitability of a plot of land for a particular use. This research was conducted to: (1) determine the land suitability class for watermelon and cantaloupe plants in East Belitung District; (2) knowing the land limiting factors for watermelon and cantaloupe plants in East Belitung District; (3) make a planning direction for the development of watermelon and cantaloupe plants in East Belitung District. This research was conducted from November 2020 to March 2021 in East Belitung District and the Soil Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University, Purwokerto. This research was conducted by survey method and purposive sampling technique through a transect system approach (topolitosequence). As well as the matching method between the quality and characteristics of the land in the research area with the requirements for growing watermelons and cantaloupe. The results of this study indicate that: (1) the actual land suitability of watermelon and cantaloupe plants there are 10 land suitability subclasses, including Noarc, Nrc, S3nr, S3nreh, S3nrna, S3nrnaeh, S3oarcnreh, S3rcnreh, S3rcnrna, and S3rcnrnaeh. Then on potential land suitability there are 4 land suitability classes, including S1, S2, S3, and N, with 5 land suitability subclasses, including Noarc, Nrc, S2eh, S2rceh, and S3rc; (2) on the actual land suitability there are limiting factors including oxygen availability (oa), root media (rc), nutrient retention (nr), available nutrients (na), and erosion hazard (eh). Then on potential land suitability there are limiting factors including rooting media (rc) and erosion hazard (eh); (3) Based on the results of the selection that has been carried out, there are 8 land units (SL) with 12 suitable sample points to be directed as areas for developing watermelon and cantaloupe plants, including points with codes SP 09-27-1, DG 09-24 -1, SP 11-27-1, DG 14-04-1, GT 16-17-2, GT 16-23-1, SR 16-20-1, SR 16-20-2, SR 18-19- 1, MG 25-31-1, KK 31-18-1, and KK 39-14-1.
2961132947F1C017044Analisis Dinamika Hubungan Pacaran Jarak Jauh (Long Distance Relationship) Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi UnsoedPenelitian ini membahas tentang dinamika komunikasi pada pasangan pranikah yang menjalani hubungan jarak jauh atau LDR di kalangan mahasiswa ilmu komunikasi Unsoed. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis tentang fenomena LDR yang terjadi di mahasiswa untuk mengetahui bagaimana dinamika hubungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif analisis dengan teknik wawancara yang mendalam. Pemilihan informan pada penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan triangulasi sebagai validitas penelitian. Informan pada penelitian ini yaitu mahasiswa ilmu komunikasi Unsoed yang pernah atau sedang menjalani LDR. Keintiman, gairah, dan komitmen menjadi komponen utama dalam menjalin hubungan. Media sosial yang berkembang saat ini mampu untuk menunjang pasangan LDR namun tetap kontak fisik tidak bisa digantikan melalui media apapun melainkan harus langsung bertatap muka. Hal ini karenakan adanya perbedaan komunikasi non-verbal yang terjadi ketika pasangan LDR bertemu dan berkomunikasi langsung dengan pasangannya.This study discusses the dynamics of communication in premarital couples who undergo long-distance relationships or LDR among Unsoed communication science students. The purpose of this study is to describe and analyze the LDR phenomenon that occurs in students to find out how the dynamics of the relationship are. This study uses a qualitative method of analysis with in-depth interview techniques. The selection of informants in this study used purposive sampling with triangulation as the validity of the study. Informants in this study were Unsoed communication science students who had or are currently undergoing LDR. Intimacy, passion, and commitment are the main components in a relationship. Social media that is currently developing is able to support LDR couples but still physical contact cannot be replaced through any media but must be face to face. This is because of differences in non-verbal communication that occurs when LDR couples meet and communicate directly with their partners.
2961232948J1C016012Analisis Tindak Tutur Imperatif dalam Komik Historie Karya Hitoshi IwaakiPenelitian ini berjudul Analisis Tuturan Imperatif dalam Komik Historie Karya Hitoshi Iwaaki. Yang bertujuan untuk menjelaskan makna-makna tuturan imperatif yang dituturkan oleh tokoh dengan status sosial lebih rendah kepada tokoh dengan status sosial lebih tinggi yang terdapat dalam komik Historie volume 1-11 dan terdiri dari 107 Chapter. Penelitian ini menggunakkan teori penanda lingual. Metode yang digunakkan adalah metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis makna-makna imperatif beserta penggunaannya dalam komik Historie. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak catat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 5 makna tuturan imperatif yang dituturkan oleh tokoh dengan status sosial lebih rendah kepada tokoh dengan status sosial lebih tinggi yaitu, tuturan imperatif bermakna perintah, tuturan imperatif bermakna permintaan, tuturan imperatif bermakna ajakan/tawaran, tuturan imperatif bermakna meminta izin, dan tuturan imperatif bermakna saran. Lalu tuturan permintaan adalah makna tuturan yang paling banyak ditemukan, hal ini dikarenakan penutur dengan status lebih rendah akan sangat berhati-hati dalam bertutur terutama dalam menuturkan tuturan imperatif. Tuturan imperatif bermakna permintaan befungsi menghaluskan perintah yang dituturkan kepada lawan tutur dan juga sebagai bentuk hormat penutur kepada lawan tutur.This research titled “Imperative Speech Act Analysis in ‘Historie’ comic by Hitoshi Iwaaki” which aim to explain the meaning of imperative utterances spoken by characters with lower social status to the characters with higher social status in ‘Historie’ comic by Hitoshi Iwaaki volume 1-11 that consist of 107 chapters. This research is using lingual marker theory. The method used on this research is qualitative descriptive to analyze the meaning of imperative utterances and its usage in Historie comic. The data collection technique used are observation and documentation. Based on the result, there are 5 meanings of imperative speech spoken by characters with lower social status to characters with higher social status. Which are: order meaning, request meaning, invitation/offer meaning, asking for permission meaning, and suggestion meaning. Then request utterances is the most common meaning found, this is due to characters with lower status will be very careful when speaking, especially when uttering imperatives. Imperatives with request meaning used to smooth out orders to the interlocutor and also as a form of respect to the interlocutor.
2961332949C1C017042PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK,
KUALITAS PELAYANAN PERPAJAKAN DAN SANKSI PERPAJAKAN
TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK RESTORAN
(Studi Pada Pengusaha Rumah Makan Di Kabupaten Kebumen)
Abstraksi: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesadaran wajib pajak, kualitas pelayanan perpajakan, sanksi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak restoran di Kabupaten Kebumen. Sampel diambil menggunakan teknik Cluster Sampling dengan jumlah 97 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan Analisis Regresi Linear Berganda.

Hasil menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak dan kualitas pelayanan perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak restoran di Kabupaten Kebumen, namun sanksi perpajakan berpengaruh negatif terhadap kepatuhan wajib pajak restoran di Kabupaten Kebumen.

Abstract: This study aims to determine taxpayer awareness of Kebumen Regency's restaurant taxpayer compliance, the quality of tax services, and the impact of tax sanctions. Samples were taken using a cluster sampling technique with a total of 97 respondents. Use surveys to collect data and analyze it using multiple linear regression analysis.
The results show that taxpayer awareness and quality of tax service have a positive impact on Kebumen Regency's restaurant taxpayer compliance, while tax sanctions have a negative impact on Kebumen Regency's restaurant taxpayer compliance.

2961432950A1D017102PENGARUH KONSENTRASI GA3 DAN KOMPOSISI MEDIA TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KRISAN VARIETAS REAGEN PINK (Chrysanthemum morifolium var reagen pink)Tanaman hias sangat beragam, salah satu jenisnya yaitu tanaman hias bunga potong krisan. Permintaan bunga potong krisan terus mengalami kenaikan, akan tetapi jumlah produksi belum mencukupi permintaan konsumen. Pengaplikasian ZPT GA3 membantu dalam mempercepat umur panen tanaman krisan sehingga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan produksi bunga potong krisan, dan didukung oleh komposisi media tanam yang tepat sehingga pertumbuhan dan perkembangan tanaman krisan dapat lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendapatkan konsentrasi GA3 yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman krisan, 2) mendapatkan komposisi media tanam yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tanaman krisan, 3) mendapatkan kombinasi pengaruh konsentrasi GA3 dan komposisi media tanam yang terbaik bagi pertumbuhan dan hasil tanaman krisan.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 sampai dengan bulan April 2021 di screen house Desa Kebanggan dan Laboratorium Agronomi dan Hortikultura Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Percobaan dalam penelitian ini diatur dalam rancangan acak kelompok lengkap, terdiri atas dua faktor dan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi GA3 0 ppm, 25 ppm, dan 50 ppm, faktor kedua adalah komposisi media tanam tanah : sekam bakar (2:1), tanah : kompos (2:1), dan tanah : sekam bakar : kompos (1:1:1). Berdasarkan hasil analisis ragam uji F taraf 5% pengaplikasian kosentrasi GA3 50 ppm memberikan hasil yang paling optimal, meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman krisan pada tinggi tanaman sebesar 90,74 cm, waktu muncul kuncup bunga pada 80 HST, jumlah bunga sebanyak 72,44 kuntum, dan umur panen pada 108,66 HST yang lebih baik dibandingkan dengan kontrol dan 25 ppm. Komposisi media tanam tanah : sekam bakar : kompos (1:1:1) meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman krisan pada tinggi tanaman sebesar 87,70 cm, luas daun sebesar 640,85 cm2, waktu muncul kuncup bunga pada 78 HST, jumlah bunga sebanyak 66,44 kuntum, dan umur panen pada 110,11 HST. Komposisi media tanam tanah : kompos (2:1) meningkatkan hasil dan pertumbuhan tanaman krisan pada jumlah daun sebanyak 76,63 helai dibandingkan dengan komposisi media tanam tanah : sekam bakar (2:1). Kombinasi antara konsentrasi GA3 dan komposisi media tanam menunjukkan hasil yang tidak berbeda nyata pada semua variabel pengamatan.
Ornamental plants are very diverse, one of which is chrysanthemum cut flower ornamental plants. The demand for chrysanthemum cut flowers continues to increase, but the amount of production is not sufficient for consumer demand. The application of ZPT GA3 helps in accelerating the harvest age of chrysanthemum plants so that it is expected to be able to meet the production needs of chrysanthemum cut flowers, and is supported by the right composition of planting media so that the growth and development of chrysanthemums can be more optimal. This study aimed to 1) obtain the best concentration of GA3 for growth and yield of chrysanthemum, 2) obtain the best composition of growing media for growth and yield of chrysanthemum, 3) obtain the combination of the effect of GA3 concentration and the composition of the best growing media for the growth and yield of chrysanthemum.
This research was conducted from December 2020 to April 2021 at the screen house of Kebanggan Village and the Agronomy and Horticulture Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University. The experiment in this study was arranged in a completely randomized block design, consisting of two factors and three replications. The first factor is the concentration of GA3 0 ppm, 25 ppm, and 50 ppm, the second factor is the composition of the growing media soil: roasted husk (2:1), soil: compost (2:1), and soil: roasted husk: compost (1: 1:1). Based on the results of the analysis of variance of the F test at 5% level, the application of 50 ppm GA3 concentration gave the most optimal results, increasing the growth and yield of chrysanthemums at a plant height of 90.74 cm, flower buds appearing at 80 DAP, the number of flowers was 72.44, and harvest age at 108.66 DAP which was better than the control and 25 ppm. The composition of soil planting media: roasted husks: compost (1:1:1) increased the growth and yield of chrysanthemums at a plant height of 87.70 cm, leaf area of 640,85 cm2, flower buds appeared at 78 DAP, number of flowers was 66, 44 buds, and harvest age at 110.11 DAP. The composition of soil planting media: compost (2:1) increased the yield and growth of chrysanthemum plants in the number of leaves by 76.63 strands compared to the composition of soil planting media: roasted husks (2:1). The combination of GA3 concentration and the composition of the growing media showed results that were not significantly different for all observed variables.
2961534293G1B017019PERBEDAAN EKSPRESI GEN COLLAGEN 4 ALPHA-1 (COL4A1) PADA
LOW GRADE DAN HIGH GRADE ORAL SQUAMOUS CELL CARCINOMA
(Studi pada Pasien di Laboratorium Patologi Anatomi
RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo, Purwokerto)
Oral Squamous Cell Carcinoma (OSCC) merupakan kanker epitel rongga mulut yang bersifat progresif, dengan pengelompokan diferensiasi adalah Low Grade dan High Grade. mRNA COL4A1 banyak ditemukan pada progresi kanker dan dianggap terlibat pada proses invasi dan metastasis. Akan tetapi, belum diketahui secara jelas bagaimana perubahan ekspresi mRNA COL4A1 pada kejadian OSCC berdasarkan pengelompokan differensiasi sel epitel (low dan High Grade). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan ekspresi mRNA COL4A1 pada Low Grade dan High Grade OSCC. Penelitian ini berjenis observasional analitik dengan racangan cross sectional menggunakan 18 sampel FFPE OSCC. Metode penelitian dilakukan dengan isolasi RNA, sintesis cDNA, dan kuantifikasi ekspresi mRNA COL4A1 menggunakan qPCR. Analisis data menggunakan GenEx MultiD 6 Software dengan uji T independen untuk mengetahui tingkat perbedaan ekspresi. Rerata nilai ∆∆CT kelompok Low Grade sebesar 1,24546±1,0908 dan High Grade sebesar 3,81033±1,56744. Analisis ekspresi menunjukkan terdapat peningkatan ekspresi mRNA COL4A1 pasien High Grade sebesar 5,19072 (p<0,05). Pada penilitan ini, kami menyimpulkan bahwa terdapat peningkatan ekspresi mRNA COL4A1 pada karakteristik High Grade dibandingkan Low Grade OSCC.Oral Squamous Cell Carcinoma (OSCC) is progressive cancer originating from oral epithelial tissue whose grouping based on epithelial differentiation is Low Grade and High Grade. Collagen 4 Alpha-1 (COL4A1) mRNA is predominantly found during OSCC progression and is considered involved in invasion and metastasis. However, COL4A1 mRNA expression change in OSCC based on epithelial differentiation grouping (low and High Grade). This study aimed to perceive the difference in COL4A1 gene expression between Low Grade and High-Grade OSCC. The current study is an analytic observational type with a cross-sectional design using 18 FFPE samples of OSCC. Study methods include RNA isolation, cDNA synthesis, followed by qPCR to evaluate COL4A1 gene expression. Data analysis was performed in GenEx MultiD 6 Software using an independent T-test to achieve different expression levels. The mean value of ∆∆CT in the Low-Grade group was 1.24546±1.0908, while in the High-Grade group was 3.81033±1.56744. Expression analysis showed COL4A1mRNA rose 5,19072 (p<0,05) times in the high-grade than in the low-grade patients. Therefore, we conclude a significant increase in COL4A1 mRNA expression in High Grade than Low-Grade OSCC.
2961632693F1B017087PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM PATEN (PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN) DI KECAMATAN CIMANGGU KABUPATEN CILACAP Pelayanan PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap belum optimal dalam memberi pelayanan yang sesuai dengan standar pelayanan yang telah ditetapkan dilihat dari penilaian sisi masyarakat yang merasa belum puas terhadap pelayanan yang diterima. Sehingga hal ini mengindikasikan kualitas pelayanan yang masih cukup rendah pada Pelayanan PATEN di Kecamatan Cimanggu. Pengukuran Kualitas Pelayanan (X) dalam penelitian ini menggunakan indikator SERVQUAL menurut Parasuraman, dkk (Lupiyoadi dan Hamdani, 2006) yang terdiri dari Bukti Langsung, Keandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati. Pengukuran Kepuasan Masyarakat (Y) merujuk pada konsep Hawkins dan Looney (Tjipto, 2004) terdiri dari Kesesuaian Harapan dan Minat Berkunjung Kembali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan masyarakat dalam program PATEN di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Teknik sampel digunakan adalah accidental sampling dan lokasi penelitian berada di Kantor Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Sampel yang diambil berjumlah 100 responden. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa (1) Distribusi Frekuensi menunjukkan bahwa persepsi masyarakat menganggap pelayanan berkualitas (70,0%) dan masyarakat merasa puas (83,0%). (2) Konkordasi Kendall (τc) menunjukkan adanya hubungan positif dengan koefisien sebesar 0,396 yang signifikan pada taraf 0,000. (3) analisis Regresi Ordinal menunjukkan terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kualitas Pelayanan terhadap Kepuasan Masyarakat koefisienRegresi Ordinal sebesar 17.494 yang signifikan pada taraf 0,000 dan berpengaruh sebesar 23,0%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Masyarakat dalam program PATEN di Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap.PATEN services (Subdistrict Integrated Administrative Services) in Cimanggu District, Cilacap Regency are not yet optimal in providing services that are in accordance with established service standards seen from the assessment of the community who are not satisfied with the services received. So this indicates that the quality of service is still quite low in PATEN Services in Cimanggu District. Measurement of Service Quality (X) in this study uses the SERVQUAL indicator according to Parasuraman, et al (Lupiyoadi and Hamdani, 2006) which consists of Direct Evidence, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy. Measurement of Community Satisfaction (Y) refers to the concept of Hawkins and Looney (Tjipto, 2004) consisting of Conformity of Expectations and Interests to Visit Again. The purpose of this study was to determine the effect of service quality on community satisfaction in the PATEN program in Cimanggu District, Cilacap Regency. The sampling technique used is accidental sampling and the research location is at the Cimanggu District Office, Cilacap Regency. The sample taken amounted to 100 respondents. The results of this study reveal that (1) Frequency distribution shows that the public's perception of quality service is (70.0%) and the community is satisfied (83.0%). (2) Kendall's concordance (τc) shows a positive relationship with a coefficient of 0.396 which is significant at the 0.000 level. (3) Ordinal Regression analysis shows that there is a positive and significant effect between Service Quality on Community Satisfaction, the Ordinal Regression coefficient of 17,494 which is significant at 0.000 level and has an effect of 23.0%. The conclusion in this study is that there is a positive and significant influence between Service Quality and Community Satisfaction in the PATEN program in Cimanggu District, Cilacap Regency.
2961732952C1B016017Peran Moderasi Pendidikan Kewirausahaan dalam hubungan pengaruh antara Locus of Control, Lingkungan Keluarga, dan Kreativitas terhadap Minat Berwirausaha pada Generasi MilenialPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui locus of control, lingkungan keluarga, kreativitas dan pendidikan kewirausahaan terhadap minat berwirausaha. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswa FEB yang sudah mengambil mata kuliah kewirausahaan dengan jumlah responden yaitu 110 Metode penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah Purposive Sampling. Implikasi dari penelitian ini adalah orang tua seharusnya bisa mendorong dan membantu anaknya agar termotivasi menjadi seorang wirausaha. Mahasiswa diharapkan menjadi seseorang dengan pemikiran yang kreatif dan bisa memanfaatkan kemampuan kreatif. Kemudian pihak kampus Perlu adanya peningkatan bagi pihak kampus dalam memberikan ilmu kewirausahaan dan pelatihan kewirausahaan kepada mahasiswa.This study aims to determine the locus of control, family environment, creativity and entrepreneurial education on the interest in entrepreneurship. Respondents in this study were FEB students who had taken entrepreneurship courses with a total of 110 respondents. This research method used quantitative research with the sampling technique used was purposive sampling. The implication of this research is that parents should be able to encourage and help their children to be motivated to become entrepreneurs. Students are expected to be someone with creative thinking and can take advantage of creative abilities. Then the campus needs an improvement for the campus in providing entrepreneurship knowledge and entrepreneurship training to students.
2961832954E1A017025PENOLAKAN JUSTICE COLLABORATOR WAHYU SETIAWAN DALAM KASUS SUAP HARUN MASIKUTindak pidana korupsi di Indonesia semakin meningkat setiap tahunnya, hal ini menyebabkan kerugian negara semakin besar. Pengungkapan tindak pidana korupsi harus dilakukan, namun karena korupsi merupakan salah satu tindak pidana terorganisir hal ini menjadi alasan sulitnya tindak pidana korupsi diungkap. Terdapat salah satu cara pengungkapan tindak pidana korupsi, yaitu dengan bantuan dari pelakunya atau dengan adanya justice collaborator. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif yaitu dengan cara menelaah bahan pustaka (data sekunder) yang ada. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis kualitatif yaitu mengolah dan menafsirkan berdasarkan pada putusan perundang-undangan yang berkaitan dengan penelitian. Penelitian ini dilakukan berdasarkan Putusan Nomor: 28/Pid.Sus-Tpk/2020/PN.Jkt.Pst yang memperoleh hasil sebagai berikut: Majelis Hakim sudah benar dan tepat dalam memutuskan penolakan permohonan status justice collaborator yang diajukan oleh Wahyu Setiawan. Alasan penolakan permohonan tersebut adalah tidak memenuhi syarat sebagaimana diatur dalam SEMA Nomor 4 Tahun 2011.Corruption cases harm the country every year. Corruption itself is an organized crime that makes it arduous to uncover. There is one way of disclosing corruption, namely with the help of the perpetrators or by the presence of a justice collaborator. This research was conducted by the author to examine more deeply the case of rejection of the justice collaborator submission by Wahyu Setiawan. The purpose of this study is to determine the requirements to become a justice collaborator based on applicable law. The research method used on this writing is normative juridical, with the specification of descriptive research. This research uses secondary data acquired throught the literature and described systematically. This research is conducted based on Decision Number: 28/Pid.Sus-Tpk/2020/PN.Jkt.Pst which obtained the following results: The Panel of Judges was correct in determining the rejection of the application for justice collaborator status submitted by Wahyu Setiawan. The reason for the rejection of the application is does not meet the requirements as stipulated in SEMA Number 4 of 2011.
2961932951E1A017060PEMBUKTIAN KETERANGAN AHLI AKUNTAN PUBLIK DALAM MENENTUKAN KERUGIAN KEUANGAN NEGARA DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI MANTAN DIREKTUR UTAMA PERTAMINA KAREN AGUSTIAWAN (Studi Putusan Nomor: 15/Pid.sus/Ptk/2019/PN.JKT.PST)Pembuktian mempunyai peranan penting dalam proses pemeriksaan di sidang pengadilan. Melalui pembuktian alat bukti dalam Pasal 184 KUHAP akan menentukan nasib terdakwa apakah dipidana atau tidak. Salah satu alat bukti adalah alat bukti keterangan ahli yakni ahli Akuntan Publik yang mempunyai peranan penting karena berkaitan dengan menentukan kerugian keuangan negara dalam tindak pidana korupsi. Adapun pada Putusan Nomor 15/Pid.sus/TPK/2019 PN JKT PST Karen Agustiawan didakwa melakukan tindak pidana korupsi, secara subsidaritas dengan dituntut 15 (lima belas) tahun penjara dan dijatuhi pidana selama 8 (delapan) tahun penjara, penjatuhan pidana tersebut tidak lepas dari pembuktian. Pembuktian keterangan ahli Akuntan Publik Bono Jatmiko pada keterangannya tanpa berdasar pada Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN), Bono Jatmiko juga berpendapat dengan menyadur dari auditor lain dan tidak ada pernyataan adanya kerugian negara dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian yaitu preskriptif analitis. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa ketentuan pembuktian kerugian keuangan negara selain BPK juga dapat dilakukan oleh instansi lain seperti BPKP, Inspektorat, dan seorang ahli. Adapun dalam penelitian Putusan Nomor 15/Pid.Sus/TPK/2019/PN JKT.PST penggunaan ahli dalam menentukan dan menghitung kerugian keuangan negara diperbolehkan karena penggunaan keterangan ahli bersifat bebas yakni untuk menjelaskan perkara kepada Majelis Hakim. Namun tambahan Ahli Akuntan Publik yakni Bono Jatmiko kurang memiliki nilai pembuktian dikarenakan tidak terpenuhinya syarat materiil seorang ahli.Verification of evidence has an important role in the examination process in court. Through proving the evidence in Article 184 of the Criminal Procedure Code will determine the fate of the defendant whether he is convicted or not. One of the evidence is evidence of expert testimony, namely Public Accountants have an important role because they are related to determining state losses in criminal acts of corruption. As for Decision Number 15/Pid.sus/TPK/2019 PN JKT PST Karen Agustiawan was indicted for a criminal act of corruption, in subsidarity with the incident of 15 (fifteen) years in prison and sentenced to 8 (eight) years in prison, this criminal sentence is based on verification of evidence. Proving the statement of expert Public Accountant Bono Jatmiko in his statement without being based on the State Auditing Standards (SPKN), Bono Jatmiko also argues by adapting it from other auditors and there is no statement of state losses from the State Audit Board (BPK). This research uses a normative juridical method with research specifications, namely analytical prescriptive. Based on the results of the research and discussion, it can be concluded that the verification for proving state losses not only BPK but also be carried out by other agencies such as BPKP, Inspectorate, and an expert. As for the research on Verdict Number 15/Pid.Sus/TPK/2019/PN JKT.PST the use of experts in determining and calculating state losses is allowed because the use of expert information is free, namely to explain cases to the Panel of Judges, however the addition of a Public Accountant Expert, Bono Jatmiko has less evidentiary value because the material requirements of an expert have not qualified.
2962032955C1A017084FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI MAKANAN DI RESTORAN PADA PENDUDUK KECAMATAN TALUN KABUPATEN CIREBONPenelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan, tingkat pendidikan, usia, jenis kelamin dan jenis pekerjaan terhadap konsumsi makanan di restoran pada penduduk di Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon, serta untuk mengetahui variabel mana yang paling berpengaruh terhadap konsumsi makanan di restoran pada penduduk Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diolah menggunakan SPSS (Statistical Product and Service Solution) menunjukkan bahwa (1) pendapatan berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi makanan di restoran, (2) tingkat pendidikan perguruan tinggi lebih dominan dan tidak signifikan terhadap konsumsi makanan di restoran, (3) usia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap konsumsi makanan di restoran, (4) jenis kelamin perempuan lebih dominan dan signifikan terhadap konsumsi makanan di restoran, (5) jenis pekerjaan sektor formal lebih dominan dan tidak signifikan terhadap konsumsi makanan di restoran, (6) pendapatan merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap konsumsi makanan di restoran pada penduduk Kecamatan Talun Kabupaten Cirebon.This research is a research with a quantitative approach which aims to determine the effect of income, education level, age, sex and type of work on food consumption in restaurants of residents in Talun Sub-District Cirebon District, and to determine which variables have the most influence on food consumption in restaurants for residents of Talun Talun Sub-District Cirebon District. Based on the results of research that has been processed using SPSS (Statistical Product and Service Solution), it shows that (1) income has a positive and significant effect on food consumption in restaurants, (2) the education level of higher education is more dominant and not significant for food consumption in restaurants, (3) age has a negative and significant effect on food consumption in restaurants, (4) female gender is more dominant and significant towards food consumption in restaurants, (5) formal sector work is more dominant and insignificant towards food consumption in restaurants, (6) income is the variable that most influences food consumption in restaurants for residents of Talun Sub-District Cirebon District.