Artikelilmiahs

Menampilkan 29.561-29.580 dari 50.087 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2956132898F1B016072MANAJEMEN PENGELOLAAN SAMPAH DI KABUPATEN BANYUMAS
(Studi Kasus di TPST Purwokerto Wetan)
ABSTRAK
Negara berkembang yang telah melakukan pembangunan dalam segala bidang salah satunya yaitu Indonesia. Pembangunan yang dilakukan di Indonesia merupakan suatu perubahan melalui intervensi manusia atau perubahan yang sengaja dilakukan dengan mendayagunakan sumber daya manusia. Dampak negatif dari kegiatan pembangunan yaitu masalah kerusakan lingkungan. Permasalahan manajemen pengelolaan sampah yang ada di Banyumas menarik peneliti untuk mengambil penelitian ini dengan berjudul “Manajemen Pengelolaan Sampah di Kabupaten Banyumas”.
Salah satu masalah lingkungan yang tidak kalah pentingnya adalah permasalahan sampah. Seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di sejumlah kota besar di Indonesia, serta mobilitas penduduk yang pesat mengakibatkan bertambahnya volume sampah. sampah masih menjadi persoalan yang cukup besar terutama daerah-daerah perkotaan yang memiliki pertumbuhan masyarakat yang padat namun tempat pembuangan sampah sangatlah relative terbatas. Yang menjadi persoalan utama sebagai contoh adalah di beberapa kota di Indonesia termasuk salah satunya adalah Kabupaten Banyumas. Penelitian ini mengacu pada teori George Terry yang menggunakan fungsi-fungsi manajemen planning, organizing, actuating, dan controling. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jumlah informan sebanyak 6 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Metode analisis data dengan menggunakan model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukan perencanaan yang dilakukan oleh TPST Purwokeeto Wetan dapat dikatakan sudah baik karena mengikuti arahan dari kebijakan Pemda Kabupaten Banyumas mengenai pengelolaan sampah dan memaksimalkan segala fasilitas sarana penunjang pengelolaan sampah yang diberikan DLH. TPST Purwokerto Wetan menjalankan tugasnya menggunakan SOP Surat Keputusan dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas. Untuk segi pelatihan dan pengembangan SDM pelaksana menerima undangan menjadi pembicara/ narasumber di TPST lain adalah salah satu jalan untuk meningkatkan SDM dan mengerti sebagaimana bagus kinerja yang dilakukan. TPST Purwokerto Wetan terus belajar agar SDM mereka berkembang meskipun kenyataanya ada kendala.

Kata kunci: Manajemen, Pengelolaan, Sampah

ABSTRACT
One of the developing countries that have carried out development in all fields is Indonesia. The development carried out in Indonesia is a change through human intervention or a change that is deliberately carried out by utilizing human resources. The negative impact of development activities is the problem of environmental damage. The problem of waste management in Banyumas attracted researchers to take this research entitled "Waste Management in Banyumas Regency".
One of the environmental problems that is no less important is the problem of waste. Along with the increasing number of residents in a number of big cities in Indonesia, as well as the rapid mobility of the population resulted in an increase in the volume of waste. Garbage is still a big problem, especially in urban areas that have a dense population growth, but the landfills are relatively limited. The main problem, for example, is in several cities in Indonesia, including Banyumas Regency. This research refers to George Terry's theory which uses management functions of planning, organizing, actuating, and controlling. The research method used in this research is qualitative with the number of informants as many as 6 people. Sampling was done by purposive sampling technique. Data analysis method using interactive analysis model.
The results showed that the planning carried out by the Purwokeeto Wetan TPST could be said to be good because it followed the direction of the Banyumas Regency Government policy regarding waste management and maximized all supporting facilities for waste management provided by DLH. TPST Purwokerto Wetan carries out its duties using the SOP of a Decree from the Head of the Banyumas Regency Environmental Service. In terms of training and human resource development, implementing an invitation to become a speaker/ resource person at other TPST is one way to improve human resources and understand how good the performance is. TPST Purwokerto Wetan continues to learn so that their human resources develop despite the fact that there are obstacles.

Keywords: Management, Processing, Waste
2956232899J1D017011DEIKSIS DALAM CERITA PENDEK ANAK RAJIN DAN POHON PENGETAHUAN KARYA GLORY GRACIA CHIRSTABELLE DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR PADA PEMBELAJARAN CERITA PENDEKAbstrak
Penelitian ini berjudul “Deiksis dalam Cerita Pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan karya Glory Gracia Chirstabelle dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Pada Pembelajaran Cerita Pendek”. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan (1) Jenis-jenis deiksis yang muncul dalam cerita pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan Karya Glory Gracia Chirstabelle. (2) Fungsi penggunaan deiksis dalam cerita pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan Karya Glory Gracia Chirstabelle. (3) Pemanfaatan deiksis dalam cerita pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan Karya Glory Gracia Christabelle pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas IX. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Meotde pengumpulan data dalam penelitian in menggunakan teknik simak dan catat sebagai teknik lanjutan. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode padan dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil penelitian mengenai jenis deiksis yang muncul dalam cerita pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan karya Glory Gracia Chirstabelle menunjukkan bahwa terdapat 4 bentuk deiksis yang muncul, meliputi deiksis persona berjumlah 43 data, deiksis sosial berjumlah 18 data, deiksis waktu berjumlah 9 data, dan deiksis tempat berjumlah 10 data. Fungsi penggunaan deiksis yang muncul dalam cerpen Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan karya Glory Gracia Chirstabelle diantaranya, deiksis persona berfungsi untuk memudahkan pembaca mengetahui kepada tokoh siapakah pronomina persona merujuk. Fungsi penggunaan deiksis sosial dalam cerita pendek yaitu untuk mengungkapkan atau menunjukkan perbedaan ciri sosial antara penutur dan lawan tutur dalam cerita serta menjaga sopan santun berbahasa. Deiksis waktu dalam sebuah cerita pendek berfungsi untuk memudahkan pembaca mengetahui kapankah suatu peristiwa terjadi. Deiksis tempat dalam sebuah cerita pendek berfungsi untuk memudahkan pembaca mengetahui dimanakah tempat yang dimaksudkan oleh penutur. Keterkaitan penelitian ini dalam pembelajaran bahasa Indonesia yakni dapat menjadi bahan ajar pada materi teks cerita pendek pada jenjang SMP kelas IX dengan melihat Kompetensi Dasar/KD yang terdapat pada silabus kurikulum 2013 pada KD 4.6 yaitu mengungkapkan pengalaman dan gagasan dalam bentuk cerita pendek dengan memperhatikan struktur dan kebahasaan.

Kata kunci : pragmatik, deiksis, fungsi deiksis.
Abstract
This study titled " Deiksis Dalam Cerita Pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan by Glory Gracia Chirstabelle" and Its Use as Teaching Materials In Short Story Learning". The purpose of this study is to analyze and describe (1) The types of deiksis that appear in Cerita Pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan by Glory Gracia Chirstabelle. (2) The function of the use of deiksis in Cerita Pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan by Glory Gracia Chirstabelle. (3) Utilization of deiksis in Cerita Pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan by Glory Gracia Christabelle in The Indonesian language learning class IX. This form of research is qualitative descriptive research. Method data collection in this study using observe and note techniques as advanced techniques. The method of data analysis used is the solid method with the basic technique of Determining Element Sort. The results of research on the type of deiksis that appears in Cerita Pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan by Glory Gracia Chirstabelle show that there are 4 forms of deiksis that appear, including deiksis persona amounts 43 data, social deiksis amounts 18 data, time deiksis amounts 9 data, and deiksis place amounts 10 data. The function of the use of deiksis that appears in Cerita Pendek Anak Rajin dan Pohon Pengetahuan by Glory Gracia Chirstabelle among others, deiksis persona serves to make it easier for the reader to know to the character who pronomina persona refers to. The function of using social deiksis in short stories is to express or show the differences in social characteristics between speakers and opponents of speech in the story and maintain language manners. The time deiksis in a short story serves to make it easier for the reader to know when an event occurred. Deiksis place in a short story serves to make it easier for the reader to know where the speaker intended. The relevance of this research in Indonesian language learning that can be a teaching material in short story text material at junior high school grade IX level by looking at basic competencies / KD contained in the curriculum syllabus 2013 in KD 4.6 that expresses experiences and ideas in the form of short stories by paying attention to structure and language.

Keywords: pragmatic, deiksis, function of deiksis.
2956332907B1A017114Morfometri dan Meristik Ikan Gabus (Channa striata) dari Sungai Klawing Kabupaten Purbalingga Jawa TengahPeningkatan permintaan ikan gabus yang tinggi dari masyarakat menyebabkan terjadinya eksploitasi yang
tinggi pada ikan gabus (C.striata). Kegiatan penangkapan ikan gabus yang tinggi seiring dengan volume
produksi yang meningkat setiap tahun tentunya akan mengancam kelestarian ikan gabus. Perlunya dilakukan
penelitian morfometrik dan meristik yaitu agar dapat memberikan informasi yang dapat digunakan untuk upaya
pelestariannya di Sungai Klawing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah morfometri standar, truss
morphometric, dan meristik dapat digunakan untuk mengidentifikasi jenis kelamin ikan gabus dari Sungai
Klawing dan mengetahui karakter spesifik yang membedakan morfologi ikan gabus jantan dan betina. Metode
yang digunakan adalah survei dengan pengambilan sampel secara accidental sampling dari Sungai Klawing
yang dibantu oleh penangkap ikan. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 5 kali dari bulan Februari hingga
Maret 2021. Variabel yang diamati adalah performa morfologi, morfometri standar, truss morphometric, dan
meristik. Parameter pada penelitian ini adalah bentuk tubuh, bentuk mulut, posisi mulut, bentuk sirip ekor, tipe
sisik, tipe gigi, rasio jarak-jarak bagian tubuh, jumlah jari-jari pada sirip, dan jumlah sisik. Data performa
morfologi, morfometri standar, truss morphometric, dan meristik dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian
diketahui bahwa performa morfologi tidak dapat digunakan sebagai pembeda jenis kelamin ikan gabus.
Karakter morfometri standar yang dapat digunakan sebagai pembeda jenis kelamin ikan gabus dari 21 karakter
yaitu lebar kepala, dengan nilai asymp.sig 0,20. Karakter truss morphometric yang dapat digunakan sebagai
pembeda jenis kelamin ikan gabus dari 23 karakter yaitu A1 dengan nilai asymp.sig 0,048, A6 dengan nilai
asymp.sig 0,038, C5 dengan nilai asymp.sig 0,021. Karakter meristik tidak dapat digunakan sebagai pembeda
jenis kelamin ikan gabus, karena memiliki jumlah jari-jari sirip dan sisik yang relatif sama.
The increase in the high demand for snakehead fish from the community causes high exploitation of this fish.
The high activity of catching snakehead fish along with the production volume that increases every year will
certainly threaten the sustainability of snakehead fish. The need for morphometric and meristic research is to
provide information that can be used for conservation efforts in the Klawing River. The purpose of this study
was to determine whether standard morphometry, truss morphometric, and meristic can be used to identify the
sex of snakehead fish from the Klawing River and to determine the specific characters that distinguish the
morphology of male and female snakehead fish. The method used is a survey with accidental sampling from
the Klawing River assisted by fishermen. Sampling was carried out 5 times from February to March 2021. The
variables observed were morphological performance, standard morphometry, truss morphometric, and meristic.
Parameters in this study were body shape, mouth shape, mouth position, caudal fin shape, type of scales, tooth
type, ratio of body parts distances, number of fin rays, and number of scales. The perfprmance morphological,
standard morphometric, truss morphometric, and meristic then analyzed descriptive. The results showed that
morphological performance could not be used as a sex determine of snakehead fish. The standard morphometric
characters that can be used as sex differences for snakehead fish from 21 characters are head width with an
asymp.sig value 0.20. The truss morphometric character that can be used as sex distinguishing snakehead fish
is from 23 characters, A1 with an asymp.sig value 0.048, A6 with an asymp.sig value 0.038, C5 with an
asymp.sig value 0.021. Meristic characters cannot be used to distinguish the sex of snakehead fish, because
they have relatively the same number of fin rays and scales.
2956432900D1A017101PENGARUH LAMA STIMULASI LISTRIK PADA TEGANGAN 220 VOLT TERHADAP pH DAN KEEMPUKAN DAGING KELINCI
Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji pengaruh lama stimulasi listrik pada tegangan listrik 220 volt terhadap pH
dan keempukan daging kelinci dan mengetahui waktu terbaik pada stimulasi listrik daging kelinci. Metode dalam penelitian ini adalah eksperimen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan yaitu P0 : Tanpa Stimulasi (kontrol), P1 : Stimulasi listrik selama 1 menit dengan tegangan 220 volt, P2 : Stimulasi listrik selama 2 menit dengan tegangan 220 volt, P3 : Stimulasi listrik selama 3 menit dengan tegangan 220 volt dan 5 ulangan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pH dan keempukan daging. Analisis data yang digunakan yaitu analisis variansi (ANOVA) dengan uji lanjut orthogonal polinomial. Penelitian pH daging menggunakan metode Bouton, sedangkan keempukan daging menggunakan alat penetrometer. Hasil penelitian pH dan keempukan daging dengan uji lanjut orthogonal polinomial menunjukan bahwa lama stimulasi listrik pada tegangan 220 volt berpengaruh nyata (P<0,05) secara kuadrater terhadap pH daging kelinci dan keempukan daging kelinci. Berdasarkan hasil penelitian, bahwa stimulasi listrik dengan tegangan 220 volt menghasilkan pH ultimate sebesar 5,351 serta keempukan terbaik sebesar 0.0726.



The purpose of this research did to examine the effect of the duration of electrical stimulation at 220 volts on pH and tenderness of rabbit meat and to find out the best time for electric stimulation of rabbit meat. The research used experimental method. The experimental design used was a completely randomized design with 4 treatments with 4 replicate treatments, namely P0: No Stimulation (control), P1: Electrical stimulation for 1 minute with a voltage of 220 volts, P2: Electrical stimulation for 2 minutes with a voltage of 220 volts, P3: Electrical stimulation for 3 minutes with a voltage of 220 volts. The variables observed in this study were pH and meat tenderness. Analysis of the data used analysis of variance (ANOVA) with further test of orthogonal polynomials. The pH of the meat was studied using the Bouton method, while the tenderness of the meat was measured with a penetrometer. The results of the research on pH and meat tenderness with further orthogonal polynomial tests showed that the duration of electrical stimulation at a voltage of 220 volts had a significant effect (P<0.05) on a quadratic basis on the pH of rabbit meat and rabbit meat tenderness. Based on the results of the study, electrical stimulation with a voltage of 220 volts produced the ultimate pH of 5.351 and the best tenderness of 0.0726.



2956532901D1A017204KADAR LEMAK, WARNA DAN SIFAT ORGANOLEPTIK SOSIS FERMENTASI DAGING AYAM DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG MOCAF DAN LEMAKPenelitian berjudul “Kadar Lemak, Warna dan Sifat Organoleptik Sosis Fermentasi Daging Ayam dengan Penambahan Tepung Mocaf dan Lemak”. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 15 Februari 2021 – 04 Maret 2021 di Laboratorium Teknologi Hasil Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung mocaf dan lemak terhadap kadar lemak, warna dan sifat organoleptik. Materi yang digunakan daging ayam 10 kg, tepung mocaf 375 g dan lemak 375 g. Peralatan yang digunakan dalam proses penelitian ini adalah lemari pendingin, selongsong, alat pengasapan, nampan, alat pengisi adonan sosis dan alat pengaduk. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) untuk kadar lemak serta warna dan RAK (Rancangan Acak Kelompok) untuk uji organoleptik. Masing-masing rancangan menggunakan 4 perlakuan dan 5 ulangan dan uji lanjut yang digunakan adalah uji BNJ (Beda Nyata Jujur). Perlakuan yang diberikan adalah sosis fermentasi daging ayam tanpa tepung mocaf dan lemak, sosis fermentasi daging ayam dengan penambahan lemak 10% , sosis fermentasi daging ayam dengan penambahan tepung mocaf 10%, dan sosis fermentasi daging ayam dengan penambahan lemak 5% + tepung mocaf 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan lemak 10% berpengaruh sangat nyata terhadap kadar lemak sosis fermentasi dengan kandungan lemak paling tinggi yaitu sebesar 26,97%. Penambahan tepung mocaf 10% berpengaruh sangat nyata terhadap warna sosis fermentasi dengan warna paling terang yaitu sebesar 89,02. Penambahan tepung mocaf 5% dan lemak 5% berpengaruh sangat nyata terhadap sifat organoleptik yang terdiri dari rataan warna yaitu sebesar 3,16 dengan kriteria sangat terang, rataan aroma sebesar 3,05 dengan kriteria aroma sangat kuat, rataan tekstur sebesar 3,73 dengan kriteria kenyal dan overall acceptability sebesar 3,09. Penambahan tepung mocaf dan lemak pada sosis fermentasi mempengaruhi kadar lemak, warna dan sifat organoleptik. Penambahan lemak 10% pada sosis fermentasi, mengakibatkan kadar lemak yang dihasilkan menjadi tinggi. Penambahan tepung mocaf dan lemak warna sosis fermentasi semakin terang, tekstur sosis fermentasi semakin kenyal. The research entitled “Fat Level, Color and Organoleptic Character of Fermented Chicken Meat Sausage with the Addition of Mocaf Flour and Fat”. The research was conducted from February 15th to March 4th 2021 in Laboratory of Technology Animal Products, Animal Science Faculty, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The purpose of this research is to know the effect of adding mocaf flour and fat to fat level, color and organoleptic character. The materials used in this research were 10 kg chicken meat, 375 g mocaf flour and 375 g fat. The equipment used in this research process is refrigerator, sleeve, smoker, tray, stuffer and mixer. The research was carried out experimentally using Completely Randomized Design (CRD) for fat level and color and Randomized Block Design (RBD) for organoleptic tests. Each design used 4 treatments and 5 replications, the further test used was the Tukey's HSD test (Tukey's Honestly Significant Difference Test). The treatment is fermented chicken sausage without mocaf flour and fat, fermented chicken sausage with addition of 10% fat, fermented chicken sausage with the addition of 10% mocaf flour, fermented chicken sausage with the addition of 5% fat + 5% mocaf flour. The results showed that the addition of fat 10% had a very significant effect on the fat content of the treatment with the highest fat content of 26.97%. The addition of mocaf flour 10% had a very significant effect on the color of the treatment with the lightest color being 89.02. The addition of mocaf flour and fat had a very significant effect on the organoleptic character that composed an average color of 3.16 with very light criteria, an average flavor of 3.05 with very strong flavor criteria, an average texture of 3, 73 with chewy criteria and overall acceptability of 3.09. The addition of mocaf flour and fat in fermented sausages affects the fat content, color and organoleptic properties. The addition of 10% fat in sausage fermentation, resulting in a higher level of fat produced. The higher of the addition of mocaf flour and fat, resulting in a the lighter color of the fermented sausage and the more chewy the texture of the fermented sausage.
2956632902J1D017024Konflik Batin Tokoh Utama pada Novel Till It’s Gone Karya Kezia Evi Wiadji Sebagai Relevansi Pembelajaran Menganalisis Pesan dalam NovelPenelitian ini berjudul “Konflik Batin Tokoh Utama pada Novel Till It’s Gone Karya Kezia Evi Wiadji Sebagai Relevansi Pembelajaran Menganalisis Pesan dalam Novel”. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) Konflik batin tokoh utama dalam novel Till It’s Gone karya Kezia Evi Wiadji. (2) Aspek yang mempengaruhi konflik batin tokoh utama dalam novel Till It’s Gone karya Kezia Evi Wiadji. (3) Relevansi konflik batin tokoh utama dalam novel Till It’s Gone terhadap pembelajaran menganalisis pesan di SMA. Bentuk penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat. Metode analisis data yang digunakan yaitu metode pembacaan heuristik dan hermeneutik. Hasil penelitian mengenai konflik batin tokoh utama pada novel Till It’s Gone karya Kezia Evi Wiadji menunjukkan bahwa terdapat 5 bentuk konflik batin dalam novel Till It’s Gone karya Kezia Evi Wiadji. Bentuk konflik batin tesebut meliputi perasaan cemas berjumlah 1 data, rasa bersalah berjumlah 1 data, frustasi berjumlah 2 data, marah berjumlah 3 data, dan sakit hati berjumlah 1 data. Aspek yang mempengaruhi konflik batin tokoh utama dalam novel Till It’s Gone karya Kezia Evi Wiadji meliputi id berjumlah 3 data, ego 7 data, dan superego berjumlah 4 data. Relevansi hasil penelitian mengenai konflik batin tokoh utama dapat digunakan dalam pembelajaran sastra di SMA kelas XI dengan Kompetensi Dasar (KD) 3.11 Menganalisis pesan dalam satu buku fiksi yang dibaca. This research is entitled "The Inner Conflict of the Main Character in the Novel Till It's Gone by Kezia Evi Wiadji as the Relevance of Learning to Analyze Messages in the Novel". The purpose of this study is to describe (1) the inner conflict of the main character in the novel Till It's Gone by Kezia Evi Wiadji. (2) Aspects that affect the inner conflict of the main character in the novel Till It's Gone by Kezia Evi Wiadji. (3) The relevance of the main character's inner conflict in the novel Till It's Gone to learning to analyze messages in high school. The form of this research is descriptive qualitative research. The data collection method in this study used reading and note-taking techniques. The data analysis method used is heuristic and hermeneutic reading methods. The results of the research on the inner conflict of the main character in the novel Till It's Gone by Kezia Evi Wiadji shows that there are 5 forms of inner conflict in the novel Till It's Gone by Kezia Evi Wiadji. The form of inner conflict includes feelings of anxiety amounting to 1 data, guilt totaling 1 data, frustration totaling 2 data, anger totaling 3 data, and hurting amounting to 1 data. Aspects that affect the inner conflict of the main character in the novel Till It's Gone by Kezia Evi Wiadji include 3 data for id, 7 data for ego, and 4 data for superego. The relevance of research results regarding the main character's inner conflict can be used in learning literature in class XI SMA with Basic Competence (KD) 3.11 Analyzing messages in a fiction book that is read.
2956732904F1B017013EFEKTIVITAS PEMANFAATAN DANA DESA DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN DESA DERMAJI KECAMATAN LUMBIR KABUPATEN BANYUMASPenelitian ini berjudul Efektivitas Pemanfaatan Dana Desa dalam Menunjang Pembangunan Desa Dermaji Kecamatan Lumbir Kabupaten Banyumas. Di latarbelakangi oleh kebijakan pemerintah pusat yang memberikan anggaran dana desa kepada setiap desa di seluruh wilayah Indonesia dengan jumlah yang sangat besar. Kebijakan tersebut dibuat sebagai bentuk nyata dari program pemerintah yang ingin membangun negara dari daerah tertinggal, terdepan dan terluar dengan menguatkan sisi sosial, ekonomi, infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia. Maka dari itu perlu pemanfaatan anggaran dana desa yang baik dan efektif agar tujuan dari adanya dana desa dapat tercapai.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas pemanfaatan dana desa dalam menunjang pembangunan Desa Dermaji. Dengan ukuran keberhasilan efektivitas program yang dikemukakan oleh Campbel J.P yaitu Keberhasilan Program, Keberhasilan Sasaran dan Pencapaian Tujuan Menyeluruh. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling, pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Untuk menjamin keabsahan data digunakan teknik triangulasi sumber, metode analisis yang digunakan adalah model analisis data interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pemanfaatan dana desa dalam menunjang pembangunan desa di Desa Dermaji sudah berjalan sangat baik. Keberhasilan program yang dilihat dari proses pengeleolaan dana desa sudah dapat dilakukan dengan baik. Keberhasilan sasaran yang dilihat dari ketepatan waktu dan ketepatan sasaran dapat berjalan sesuai dengan yang telah di rencanakan. Dan pencapaian tujuan menyeluruh Desa Dermaji sudah dapat mencapai tujuan dari adanya dana desa. Keberhasilan Desa Dermaji dalam mencapai efektivitas pemanfaatan dana desa dipengaruhi oleh kepemimpinan kepala desa dan kemampuan yang dimiliki oleh aparatur desa yang sangat baik, serta keterlibatan masyarakat dalam semua tahapan pengelolaan dana desa.
This research is entitled Effectiveness of Village Fund Utilization in Supporting the Development of Dermaji Village, Lumbir District, Banyumas Regency. This is motivated by the central government's policy of providing a very large amount of village fund budgets to every village throughout Indonesia. The policy was made as a tangible form of government programs that want to develop the country from underdeveloped, frontier and outermost regions by strengthening the social, economic, infrastructure and human resource development sides. Therefore, it is necessary to use a good and effective village fund budget so that the objectives of the village fund can be achieved.
The purpose of this study was to analyze the effectiveness of the use of village funds in supporting the development of Dermaji Village. With the measure of the success of the program effectiveness proposed by Campbell J.P, namely Program Success, Target Success and Achievement of Overall Goals. The method used is descriptive qualitative, informant selection technique using purposive sampling, data collection by interview, observation, and documentation. To ensure the validity of the data source triangulation technique is used, the analytical method used is an interactive data analysis model.
The results of the study indicate that the effectiveness of the use of village funds in supporting village development in Dermaji Village has been running very well. The success of the program, which can be seen from the process of managing village funds, has been carried out well. The success of the targets seen from the timeliness and accuracy of targets can go according to what has been planned. And the achievement of the overall goals of Dermaji Village has been able to achieve the goal of the village fund. The success of Dermaji Village in achieving effective use of village funds is influenced by the leadership of the village head and the excellent capabilities of the village apparatus, as well as community involvement in all stages of village fund management.
2956832903F1F014017Tomoe’s Education System as Treatment for ADHD Portrayed on the Main Character, Totto-chan in Tetsuko Kuronayagi’s Totto-chan, The Girl at The WindowPenelitian yang berjudul” Tomoe’s Education System as Treatment for ADHD Portrayed on The Main Character, Totto-chan in Totto-chan, The Girl at The Window by Tetsuko Kuronayagi” ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem edukasi Tomoe Gakuen mempengaruhi sang tokoh utama, Totto-chan. Sistem edukasi dalam Tomoe Gakuen juga dijelaskan dalam penelitian ini. Selain itu, penelitian ini juga menjelaskan tipe GPPH (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas) yang diderita oleh Totto-chan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam menganalisis data. Dialog dan narasi menjadi data primer dalam penelitian. Data-data yang sudah dikumpulkan dikelompokkan menjadi: gejala GPPH menggunakan DSM IV, edukasi yang tepat untuk GPPH berdasarkan U.S Department of Education, dan perubahan Totto-chan menggunakan Psikologi dalam literatur. Selain itu, buku, jurnal, dan artikel yang berhubungan dengan topik penelitian digunakan sebagai tambahan pendukung penelitian. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa Totto-chan menunjukan gejala GPPH kombinasi, namun tingkah laku dan perhatiannya menjadi lebih baik setelah belajar di Tomoe Gakuen. Sebagai tambahan, Tomoe Gakuen mengaplikasikan sistem edukasi yang tepat untuk murid dengan GPPH. Dengan demikian, sistem edukasi di Tomoe Gakuen memperngaruhi Totto-chan, sang tokoh utama.
This research entitled “Tomoe’s Education System as Treatment for ADHD Portrayed on The Main Character, Totto-chan in Totto-chan, The Girl at The Window by Tetsuko Kuronayagi” aims to find out how educational system in Tomoe Gakuen influences the main character, Totto-chan. It also explains the educational system in Tomoe Gakuen. Besides, this research also explains the type of ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) of Totto-chan. This research uses qualitative method in analyzing the data. The dialogues and narrations from the novel are the primary data of this research. These data will be classified into: ADHD symptoms using ADHD concept based on DSM IV, proper education for ADHD based on U.S Department of Education and the Totto-chan’s changes using Psychology in Literature by Wellek and Warren. In addition, several book, journal, and articles related to the topic are used to support the analysis of the data.
The result of this research shows that Totto-chan had combined ADHD symptoms, but her behavior and attention became better after she entered Tomoe Gakuen. Additionally, Tomoe Gakuen applies the proper education for ADHD student. Thus, the educational system in Tomoe Gakuen influences Totto-chan, the main character.
2956932909G2A019008Hubungan Antara Infeksi Helicobacter pylori dengan Imunoekspresi p38 pada Pasien Gastritis Kronis di BanyumasInfeksi Helicobacter pylori menjadi masalah di seluruh dunia karena diduga menjadi salah satu penyebab utama dari gastritis kronik, tukak lambung, kanker lambung dan limfoma pada saluran cerna. Jalur pensinyalan p38 MAPK memainkan peran penting dalam mengatur respon seluler. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara infeksi Helicobacter pylori dengan imunoekspresi p38 pada pasien gastritis kronis di Banyumas. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross sectional Survey. Populasi dari penelitian ini adalah semua pasien gastritis kronis di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Teknik Sampling yang digunakan adalah quota sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 30 pasien gastritis kronis di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Berdasarkan uji somer’s d didapatkan hasil nilai sig (p) 0,02 terdapat hubungan yang bermakna antara infeksi Helicobacter pylori dengan imunoekspresi p38 pada pasien gastritis kronis di Banyumas dan nilai korelasi (R) 0,435 yang menunjukan terdapat korelasi positif yang searah dengan tingkat moderate. Ada hubungan antara infeksi Helicobacter pylori dengan imunoekspresi p38 pada pasien gastritis kronis. Helicobacter pylori infection is a worldwide problem because it is thought to be one of the main causes of chronic gastritis, gastric ulcers, gastric cancer and lymphoma in the gastrointestinal tract. The p38 MAPK signaling pathway plays an important role in regulating cellular responses. The purpose of this study was to determine the relationship between Helicobacter pylori infection and p38 immunoexpression in chronic gastritis patients in Banyumas. This study used a cross sectional survey research design. The population of this study were all chronic gastritis patients at Prof. Hospital. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. The sampling technique used is quota sampling. The sample used in this study were 30 patients with chronic gastritis at Prof. Hospital. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Based on the Somer's d test, the sig (p) value of 0.02 showed a significant relationship between Helicobacter pylori infection and immunoexpression of p38 in chronic gastritis patients in Banyumas and a correlation value (R) of 0.435 which indicated that there was a positive correlation in the same direction as the moderate level. . There is a relationship between Helicobacter pylori infection and p38 immunoexpression in chronic gastritis patients.
2957032910I1D017026PENGARUH KEBIASAAN MAKAN, AKTIVITAS FISIK, DURASI TIDUR, DAN TINGKAT STRES TERHADAP STATUS GIZI REMAJALatar Belakang : Remaja dapat dikategorikan rentan terhadap masalah gizi. Terlebih lagi remaja memiliki kebiasaan suka mencoba makanan, jarang melakukan aktivitas fisik, mengalami gangguan tidur dan stres emosional. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kebiasaan makan, aktivitas fisik, durasi tidur, dan tingkat stres terhadap status gizi pada remaja di SMA Negeri 4 Purwokerto.
Metode : Observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan 96 sampel menggunakan metode simple random sampling. Analisis menggunakan regresi linear berganda uji t dan uji F dengan syarat uji asumsi klasik.
Hasil Penelitian : Ada pengaruh kebiasaan makan terhadap status gizi (p= 0.008). Tidak ada pengaruh aktivitas fisik terhadap status gizi (p= 0.130), durasi tidur terhadap status gizi (p= 0.419), dan tingkat stres terhadap status gizi (p= 0.492). Ada pengaruh kebiasaan makan, aktivitas fisik, durasi tidur, dan tingkat stres secara bersama-sama terhadap status gizi (p= 0.001).
Kesimpulan : Ada pengaruh kebiasaan makan, namun tidak ada pengaruh aktivitas fisik, durasi tidur, dan tingkat stres terhadap status gizi. Secara bersama-sama ada pengaruh terhadap status gizi.
Kata Kunci : Status Gizi, Kebiasaan Makan, Aktivitas Fisik, Durasi Tidur, Tingkat Stres.
Background : Adolescents can be categorized as vulnerable to nutritional problems. Moreover teenagers have a habit of trying food, rarely do physical activity, experience sleep disturbances and emotional stress. This study aimed to determine the effect of eating habits, physical activity, sleep duration, and stress levels on the nutritional status of adolescents in SMA Negeri 4 Purwokerto.
Methods : Analytical observation with cross sectional approach. 96 samples were taken using simple random sampling method. The analysis used multiple linear regression t test and F test with classical assumption test conditions.
Results : There was an effect of eating habits on nutritional status (p= 0.008). There was no effect of physical activity on nutritional status (p= 0.130), sleep duration on nutritional status (p= 0.419), and stress levels on nutritional status (p= 0.492). There was an effect of eating habits, physical activity, sleep duration, and stress levels together on nutritional status (p= 0.001).
Conclusion : There was an effect of eating habits, but no effect of physical activity, sleep duration, and stress level on nutritional status. There was an effect on nutritional status together.
Keywords : Nutritional Status, Eating Habits, Physical Activity, Sleep Duration, Stress Levels.
2957132912C1B017017PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, NET PROFIT MARGIN, EARNING PER SHARE, KEPEMILIKAN MANAJERIAL, DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP KEBIJAKAN DIVIDENPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel independen (profitabilitas, likuiditas, net profit margin, earning per share, kepemilikan manajerial, dan ukuran perusahaan) terhadap variabel dependen (kebijakan dividen). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2014 sampai 2018. Dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik purposive sampling.
Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa profitabilitas berpengaruh positif terhadap kebijakan dividen, likuiditas tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, net profit margin berpengaruh negatif terhadap kebijakan dividen, earning per share berpengaruh negatif terhadap kebijakan dividen, kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap kebijakan dividen pada perusahaan di Indonesia yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014 sampai 2018. Implikasi dari penelitian ini adalah sebaiknya perusahaan lebih memperhatikan faktor-faktor yang mampu mendatangkan keuntungan bagi pemegang sahamnya untuk menarik lebih banyak investor. Dan untuk investor sebelum berinvestasi sebaiknya melakukan telaah terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kebijakan dividen agar mendapatkan lebih banyak keuntungan dari investasinya.
This study aims to determine the effect of independent variables (profitability, liquidity, net profit margin, earnings per share, managerial ownership, and firm size) on the dependent variable (dividend policy). The population used in this study are companies in Indonesia listed on the Indonesia Stock Exchange in the period 2014 to 2018. The sampling technique used in this study is purposive sampling technique.
From the results of this study it is known that profitability has a positive effect on dividend policy, liquidity has no effect on dividend policy, net profit margin has a negative effect on dividend policy, earnings per share has a negative effect on dividend policy, managerial ownership has no effect on dividend policy, and firm size does not affect dividend policy on companies in Indonesia listed on the Indonesia Stock Exchange for the period 2014 to 2018. The implication of this research is that companies should pay more attention to factors that are able to bring benefits to their shareholders to attract more investors. And before investing, investors should review the factors that affect dividend policy in order to get more benefits from their investment.
2957232913E1A017225PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PUPUK TIDAK SESUAI LABEL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (Studi Putusan Pengadilan Negeri Demak Nomor: 166/Pid.Sus/2018/PN Dmk)
Perlindungan konsumen telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Salah satu kasus perlindungan konsumen adalah kasus Alfan Janaidi selaku pelaku usaha yang telah melanggar hak, kewajiban, serta perbuatan yang dilarang kepada konsumen terkait penjualan pupuk tidak sesuai label. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum konsumen pupuk tidak sesuai label berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Data yang diperoleh disajikan dengan teks naratif sistematis, dan metode analisis data yang digunakan adalah metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa konsumen sudah mendapat perlindungan hukum sebagaimana telah diatur dalam Pasal 37 ayat (1) Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman. Dalam Putusan Nomor: 166/Pid.Sus/2018/PN.Dmk hakim menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1992 tentang Sistem Budidaya Tanaman dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen sebagai dasar pertimbangan dalam membuat putusan akhir. Berdasarkan data nomor 166/Pid.Sus/2018/PN.Dmk hakim telah melakukan pertimbangan hukum, menggali nilai-nilai, mengikuti, dan memahami nilai-nilai hukum dan rasa keadilan yang hidup dalam masyarakat.
Consumer protection has been regulated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. One of the consumer protection cases is the case of Alfan Janaidi as a business actor who has violated consumer rights, as well as prohibited acts related to selling fertilizers does not match the label. This study aims to determine the legal protection of consumers of fertilizers does not match the label according to Law Number 8 of 1999 concerning consumer protection.
The method used in this research is normative juridical with descriptive analytical research specifications. The data sources used are primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. The data obtained are presented in a systematic systematic text, and the data analysis method used is a qualitative normative method.
Based on the results of the study, it can be concluded that consumers have received legal protection as ragulated in Article 37 paragraph (1) of Law Number 12 of 1992 concerning Plant Cultivation Systems. In Decision Number: 166/Pid.Sus/2018/PN.Dmk the judge used Law Number 12 of 1992 concerning the Plant Cultivation System and Law Number 8 of 1999 concerning consumer protection as the basis for consideration in making the final decision. Based on data number 166/Pid.Sus/2018/PN.Dmk the judge has made legal considerations, explored values, followed and understood legal values and a sense of justice that lives in society.
2957332911F1B014054Dampak Peraturan Gubernur Nomor 111 Tahun 2014 Tentang Mekanisme Penghunian Rusunawa di DKI Jakarta
(Studi Terhadap Tingkat Kesejahteraan Keluarga Warga Relokasi Kp. Pulo di Rusunawa Jatinegara Barat)
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeksekusi program relokasiwarga bantaran kali Ciliwung yang tinggal di Kampung Pulo sampai akhir tahun 2015. Warga Kp. Pulo terdampak relokasi dinominasikan pindah ke Rusunawa Jatinegara Barat. Penelitian ini dilakukan di Rusunawa Jatinegara Barat, Kota Jakarta Timur. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah penyediaan unit rusunawa bagi warga terdampak relokasi memiliki pengaruh pada kondisi kesejahteraan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survey. Teknik analisis data menggunakan Analisis Statistik deskriptif, Tabulasi Silang, Korelasi Pearson, Uji-T sampel independen dan Regresi Sederhana. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa : (1) Terdapat pengaruh yang signifikan antara Intensitas Pemanfaatan Pelayanan Program terhadap Variabel Kesejahteraan Keluarga di Rusunawa sebesar 0.554. (2) Terdapat perbedaan yang signifikan antara rataan kesejahteraan keluarga treatment dengan keluarga kontrol lewat uji-T independen dengan nilai signifikansi 0.000. (3) Terdapat perbedaan tingkat kesejahteraan rata-rata antara kelompok program dan kelompok kontrol, dimana keluarga program lebih unggul atas kesejahteraan rata-rata keluarga kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan relokasi berdampak positif secara sosial-ekonomi bagi kesejahteraan warga relokasi Kp. Pulo yang kini tinggaldi unit hunian Rusunawa Jatinegara Barat sejak tahun 2015.
The DKI Jakarta Provincial Government executed program to relocate residents along the Kali Ciliwung who lived in Kampung Pulo, it ends late of 2015. Residents of Kampung Pulo whose affected was nominated to move to Rusunawa Jatinegara Barat as their new settlement. This research was conducted in West Jatinegara Rusunawa, East Jakarta City, DKI Jakarta Province.The purpose of this study was to determine whether the provision of rusunawa units for residents affected by relocation had a certain influence on the condition of family welfare its inhabitants. This study uses quantitative approach which survey research approach. The data analysis technique used descriptive statistical analysis, cross tabulation, Pearson correlation, independent sample T-test and simple regression.The results of the analysis in this study indicate that: (1) There is a significant effect between the Intensity of Program Service Utilization on Family Welfare Variables in Rusunawa of 0.554. (2) There is a significant difference between the average point welfare of the treatment family and the control family through an independent T-test with a significance value of 0.000 (3) There is a difference in the average welfare level between the program group and the control group where the program family is superior to the average welfare control family average.The conclusion of this study is that the relocation policy has a positive socio-economic impact on the welfare of the relocation residents from Kp. Pulo who lives in the West Jatinegara Rusunawa residential unit since 2015.
2957432914I1B017041HUBUNGAN KEBERMAKNAAN HIDUP DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA LANSIA EMPTY NESTER DI KELURAHAN GRENDENGABSTRAK

HUBUNGAN KEBERMAKNAAN HIDUP DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA LANSIA EMPTY NESTER DI KELURAHAN GRENDENG
Maulina Dwi Astuti1, Asep Iskandar2, Koernia Nanda Pratama2

Latar Belakang: Lansia empty nester sering merasa kesepian dan tersisihkan setelah ditinggal pergi oleh anak-anaknya, hal ini menyebabkan lansia empty nester merasa jenuh karena hanya tinggal sendiri atau berdua dengan pasangan. Perasaan tersebut memengaruhi lansia dalam memaknai dirinya dan pengalaman hidup yang sudah pernah dilaluinya sehingga berpengaruh terhadap kebermaknaan hidup serta dapat mengganggu kesejahteraan psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebermaknaan hidup dengan kesejahteraan psikologis pada lansia empty nester di Kelurahan Grendeng.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Responden penelitian ini berjumlah 66 orang lansia empty nester yang tinggal di Kelurahan Grendeng. Penelitian ini menggunakan kuesioner Meaning in Life Questionnare dan kuesioner Psychological well-being scale (PWBS). Analisis data menggunakan uji Somer’s d.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki tingkat kebermaknaan hidup sedang (40,9%). Sebagian besar responden memiliki kesejahteraan psikologis tinggi (53%). Hasil uji menunjukan terdapat hubungan yang sifgnifikan antara kebermaknaan hidup dengan kesejahteraan psikologis (p = 0,0001; p< 0,05). Adapun nilai koefisien korelasi variabel interaksi sosial dengan kepuasan hidup yaitu (0,736).
Kesimpulan: Kebermaknaan hidup berhubungan dengan kesejahteraan psikologis pada lansia empty nester di Kelurahan Grendeng.

Kata Kunci: Kebermaknaan hidup, kesejahteraan psikologis, lansia empty nester.



1Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman.
2Dosen Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman
ABSTRACT

THE RELATIONSHIP OF THE MEANING OF LIFE
BETWEEN THE PSYCHOLOGICAL WELL-BEING OF THE ELDERLY WITH EMPTY NESTER IN GRENDENG KELURAHAN
Maulina Dwi Astuti1, Asep Iskandar2, Koernia Nanda Pratama2


Background: The empty nester elderly often feel lonely and left out after being abandoned by their children, this causes the empty nester elderly to feel bored because they only live alone or together with their partner. These feelings can affect the elderly in interpreting themselves and the life experiences they have gone through so that they affect the meaning of life and can interfere with their psychological well-being. This study aims to determine the relationship between the meaningfulness of life and the psychological well-being of the elderly with empty nesters in Grendeng Kelurahan.
Methods: This research is a quantitative study with a cross sectional design. The respondents of this study were 66 elderly empty nesters who lived in Grendeng Village. This study used a Meaning in Life Questionnaire and a Psychological well-being scale (PWBS) questionnaire. Data analysis using Somer's d test.
Results: The results showed that most of the respondents had a moderate level of meaningfulness of life (40.9%). Most of the respondents have high psychological well-being (53%). The test results show that there is a significant relationship between the meaning of life and psychological well-being (p= 0,0001; p< 0,05). The correlation coefficient value of social interaction variables with life satisfaction is (0,736).
Conclusion: The meaning of life is related to the psychological well-being of the empty nester elderly in Grendeng Village.

Keywords: Meaning of life, psychological well-being, empty nester elderly.



1Student from the Department of Nursing,Faculty of Health Sciences, Jenderal Soedirman University.
2Lecturer of the Department of Nursing, Faculty of Health Sciences, Jenderal Soedirman University.
2957532919D1A017011PENGARUH SUPLEMENTASI PROBIOTIK TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI PAKAN PADA AYAM NIAGA PETELUR PERIODE PRODUKSIPenelitian ini dilaksanakan di Experimental Farm, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman pada tanggal 13 Januari 2021 sampai 17 Maret 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik terhadap konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur, mengetahui level suplementasi probiotik yang paling efisien dalam konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam niaga petelur betina umur 45 minggu sebanyak 80 ekor. Bahan penelitian terdiri atas: probiotik (promix), pakan ayam pabrikan periode produksi yang terdiri atas jagung, bungkil kacang kedelai, corn gluten meal, tepung daging dan tulang, tepung ikan, dedak padi, wheat bran, pollard, bungkil biji-bijian, minyak calcium, phosphorus, sodium bicarbonate, vitamin trance mineral, asam amino dan anti oksidan dengan kandungan Kadar air (Max 13%), Protein kasar (16-18%), Lemak (Max 7%), Seratkasar (Max 6,5%), Abu (Max 14%), Kalsium (3,70-4,25%), Phospor (0,6-1%) dan Aflatoksin (Max 50 ppb). Peralatan yang digunakan meliputi: kandang batere ukuran 35x30cm yang dilengkapi dengan tempat pakan dan minum, timbangan dan alat tulis. Penelitian dilakukan berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diuji cobakan adalah suplementasi probiotik di dalam pakan basal terdiri atas 4 level yaitu P0 = 0% (kontrol), P1 = 0,5% dari jumlah pakan yang diberikan, P2 = 1% dari jumlah pakan yang diberikan, P3 = 1,5% dari jumlah pakan yang diberikan setiap unit percobaan terdiri atas 4 ekor ayam niaga petelur dan setiap perlakuan diulang 5 kali. Data hasil penelitian ditabulasikan. Kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil Analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan penambahan probiotik pada konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Rataan konsumsi konsumsi pakan pada P0 (119,3 ± 1,5), P1 (119,4 ± 3,4), P2 (117,6 ± 6,8), P3 (116,4 ± 18,9). Sedangkan rataan konversi pakan pada P0 (2,6 ± 0,4), P1 (2,3 ± 0,2), P2 (2,2 ± 0,1), P3 (2,3 ± 0,3). Kesimpulan bahwa penambahan probiotik tidak dapat menurunkan nilai konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur.“Effect of probiotic supplementation on consumption and feed conversion in laying hens during production”. This research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Sudirman University, from January 13, 2021, to March 17, 2021. This study aimed to determine the effect of giving probiotics on the consumption and conversion of laying hens to determine the most efficient level of probiotic supplementation in consumption and conversion of laying hens feed. The research material used was 80 female laying hens aged 45 weeks. The research material consisted of probiotics (promix), pre-production chicken feed consisting of corn, soybean meal, corn gluten meal, meat and bone meal, fish meal, rice bran, wheat bran, pollard, grain flour, oil. calcium, phosphorus, sodium bicarbonate, trance mineral vitamins, amino acids and anti-oxidants with water content (Max 13%), Crude Protein (16-18%), Fat (Max 7%), Crude Fiber (Max 6.5%) , Ash (Max 14%), Calcium (3.70-4.25%), Phosphorus (0.6-1%) and Aflatoxin (Max 50 ppb). The equipment used included: a 35x30cm battery cage equipped with feed and drink containers, scales, and stationery. The study was conducted based on a completely randomized design (CRD). The treatment tested was probiotic supplementation on basal feed consisting of 4 levels, namely P0 = 0% (control), P1 = 0.5% of the amount of feed given, P2 = 1% of the amount of feed given, P3 = 1.5 % of the amount of feed given. The amount of feed given to each experimental unit consisted of 4 laying hens and five replication on each treatment. The research data were tabulated and then analyzed using analysis of variance (ANOVA). The analysis of variance showed that the treatment of adding probiotics to the consumption and feed conversion of laying hens had no significant effect (P>0.05). The average feed consumption was at P0(119.3 ± 1.5), P1(119.4 ± 3.4), P2(117.6 ± 6.8), P3(116.4 ± 18.9). Meanwhile, the average feed conversion was at P0(2.6 ± 0.4), P1(2.3 ± 0.2), P2(2.2 ± 0.1), P3(2.3 ± 0.3). The conclusion is that probiotics in the feed could not reduce the consumption value and feed conversion of laying hens.
2957632916F1F017084Upaya Paradiplomasi Kabupaten Purbalingga dalam Peningkatan Ekspor Gula Semut Organik (Tahun 2017 - 2019)Perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga pada produksi gula semut organik mulai terlihat pada tahun 2017. Maka dari itu, kegiatan paradiplomasi Kabupaten Purbalingga pada tahun 2017 – 2019 lebih tinggi dibandingkan pada tahun 2016. Upaya paradiplomasi Pemerintah Kabupaten Purbalingga dilakukan melalui dinas terkait dengan melakukan kegiatan seperti mengikuti pameran produk baik skala internasional maupun nasional, perjalanan dinas, penandatanganan Memorandum of Understanding dengan investor asing, dan lain lain untuk meningkatkan ekspor gula semut organik ke beberapa negara seperti Rusia dan Jepang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis upaya paradiplomasi Kabupaten Purbalingga dalam meningkatkan ekspor gula semut organik pada tahun 2017 – 2019 menggunakan teori paradiplomasi. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif-eksplanatif.Purbalingga Regency in the production of organic palm sugar began to be seen in 2017. Therefore, Purbalingga Regency's para-diplomacy activities in 2017 – 2019 were higher than in 2016. Purbalingga Regency's para- diplomacy efforts were carried out through related officials by carrying out activities such as participation in international product exhibitions in international and national scale, abroad tour of duty, signination of Memorandum of Understanding with foreign investors, and others to increase exports of organic palm sugar for several countries such as Russia and Japan. This study aims to describe and analyze the efforts of Purbalingga Regency's paradiplomacy in increasing exports of organic palm sugar in 2017 - 2019 using paradiplomacy theory. This study uses a type of qualitative research that is descriptive-explanative.
2957732917A1C016039Analisis Perubahan Kadar Air dan Kecerahan Gula Kelapa Kristal dengan Penambahan Arginin selama Penyimpanan Menggunakan Metode Reflektansi CahayaGula kelapa kristal merupakan salah satu diversifikasi produk gula cetak yang bentuknya butiran/serbuk. Dalam proses pengolahannya terjadi reaksi maillard yaitu reaksi yang menyebabkan bahan berwarna coklat. Arginin merupakan salah satu asam amino yang paling reaktif dalam menciptakan reaksi maillard. Penelitian ini bertujuan untuk: 1. Mengetahui hubungan reflektansi cahaya dengan kecerahan dan kadar air gula kelapa kristal baik tanpa penambahan arginin dan dengan penambahan arginin. 2. Mengetahui nilai estimasi kadar air dan kecerahan gula kelapa kristal. 3. Mengetahui nilai estimasi kadar air dan kecerahan gula kelapa kristal. Pengambilan data pada penelitian ini memanfaatkan sistem reflektansi cahaya. Pengambilan data dilakukan pada gula kelapa kristal dengan asam amino arginin konsentrasi 0; 0,4; 0,8 dan 1,2 mM. Variabel yang diamati adalah nilai kadar air, nilai kecerahan dan nilai hambatan pada alat reflektan cahaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan arginin 0,4 mM mempengaruhi kadar air dan kecerahan gula semut selama penyimpanan. Penelitian dengan metode reflektansi cahaya yang telah dikorelasikan terhadap kadar air maupun kecerahan (color reader) ini menujukkan hasil bahwa laser merah mempunyai hubungan yang paling kuat dengan nilai determinasi mendekati 1. Berdasaran nilai MAPE, reflektansi cahaya pada laser merah merupakan parameter yang tepat untuk menduga kadar air dan warna gula semut karena menghasilkan nilai error di bawah 10%.Crystal coconut sugar is one of the diversification of molded sugar products in the form of granules/powder. In the processing, the Maillard reaction occurs, which is a reaction that causes the material to turn brown. Arginine is one of the most reactive amino acids in creating the Maillard reaction. This study aims to: 1. Determine the relationship between light reflectance and the brightness and moisture content of crystalline coconut sugar both without the addition of arginine and with the addition of arginine. 2. Knowing the estimated value of water content and brightness of crystalline coconut sugar. 3. Knowing the estimated value of water content and brightness of crystalline coconut sugar. Data collection in this study utilizes a light reflectance system. Data were collected on crystalline coconut sugar with amino acid concentration of 0; arginine; 0.4; 0.8 and 1.2 mM. The variables observed were the value of water content, the value of brightness and the value of the resistance on the light reflecting device. The results showed that the addition of 0.4 mM arginine affected the moisture content and brightness of ant sugar during storage. This research using the light reflectance method which has been correlated to water content and brightness (color reader) shows that the red laser has the strongest relationship with a determination value close to 1. water and the color of ant sugar because it produces an error value below 10%.
2957832941E1A016144PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PIDANA TERHADAP KASUS NOVEL BASWEDAN
( Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 371/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan 372/Pid.b/2020/Jkt.Utr )
PERTIMBANGAN HUKUM HAKIM DALAM MENJATUHKAN PUTUSAN PIDANA TERHADAP KASUS NOVEL BASWEDAN
( Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 371/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan 372/Pid.b/2020/Jkt.Utr )
Oleh :
Nadya Vanessa Ardiwinata
E1A016144

ABSTRAK
Kekerasaan tidak hanya dalam bentuk fisik melainkan bisa berupa Psikis, Kekerasaan Seksual dan lain-lain. Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah hukuman tambahan pidana terhadap anggota kepolisian yang melakukan tindak pidana kekerasan penyiraman air keras berdasarkan dengan asas-asas Teori Keadilan dalam Putusan Nomor 371/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan 372/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan akibat hukum terhadap putusan hakim dalam menjatuhkan hukuman tambahan pidana terhadap anggota kepolisian yang melakukan tindak kekerasan penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan dengan berdasarkan asas-asas Teori Keadilan dalam putusan Pengadilan Nomor 371/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan 372/Pid.b/2020/Jkt.Utr. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hukuman tambahan pidana terhadap anggota kepolisian yang melakukan tindak kekerasan penyiraman air keras dengan berdasarkan asas-asas Teori Keadilan dalam putusan Pengadilan Nomor 371/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan 372/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan mengetahui akibat hukum terhadap putusan hakim dalam menjatuhkan hukuman tambahan pidana terhadap anggota kepolisian yang melakukan tindak kekerasan penyiraman air keras dengan berdasarkan asas-asas Teori Keadilan dalam putusan Pengadilan Nomor 371/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan 372/Pid.b/2020/Jkt.Utr. Jenis penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara meneliti data sekunder. Sumber data yang digunakan data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan. Analisis bahan hukum secara normatif kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa dasar pertimbangan hakim menjatuhkan hukuman tambahan pidana dalam Putusan Nomor 371/Pid.b/2020/Jkt.Utr dan 372/Pid.b/2020/Jkt.Utr didasarkan dari hasil pembuktian selama pemeriksaan persidangan dan hakim telah memperoleh keyakinan atas pembuktian tersebut sehingga Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan Tindak Pidana, putusan hakim telah memenuhi aspek kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan.
Kata Kunci: Hukum Tambahan Pidana , Anggota Kepolisian , Kekerasan.
LEGAL CONSIDERATION OF THE JUDGES IN TELLING CRIMINAL CONDICTION ON THE NOVEL BASWEDAN CASE
(Judicial Review of Decisions Number 371 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr and 372 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr)
By:
Nadya Vanessa Ardiwinata
E1A016144

ABSTRACT
Violence is not only in physical form but can be in the form of Psychic, Sexual Violence and others. The problem discussed in this research is additional criminal penalties for members of the police who commit a violent crime of sprinkling hard water based on the principles of The Theory of Justice in Decision Number 371 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr and 372 / Pid.b / 2020 /Jkt.Utr and the legal consequences of the judge's decision in imposing additional criminal penalties on members of the police who committed violent acts of sprinkling hard water against Novel Baswedan based on the principles of Theory of Justice in Court Decision Number 371 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr and 372 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr. The purpose of this study was to determine additional criminal penalties for members of the police who committed violent acts of sprinkling hard water based on the principles of The Theory of Justice in Court Decisions Number 371 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr and 372 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr and know the legal consequences of the judge's decision in imposing additional criminal penalties on members of the police who commit violent acts of sprinkling hard water based on the principles of The Theory of Justice in Court Decisions Number 371 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr and 372 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr. This type of research is normative juridical, namely research conducted by examining secondary data. The data source used is secondary data which comes from primary and secondary legal materials. Data collection techniques using literature study. Analysis of legal materials in a qualitative normative manner. The results showed that the basis for the consideration of the judge to impose additional criminal penalties in Decision Number 371 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr and 372 / Pid.b / 2020 / Jkt.Utr was based on the results of evidence during the trial examination and the judge had obtained conviction on such proof so that the Defendant is legally and convincingly proven guilty of committing a criminal act, the judge's decision has fulfilled the aspects of legal certainty, justice and expediency.
Keywords: Additional Criminal Law, Police Members, Violence.
2957932494C1C015096Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Dewan Direksi, Proporsi Dewan Komisaris Independen, Kepemilikan Institusional dan Profitabilitas terhadap Pengungkapan Laporan KeberanjutanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan perusahaan, dewan direksi, proporsi dewan komisaris independen, kepemilikan institusional, dan profitabilitas terhadap pengungkapan laporan keberlanjutan. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode penelitian 2014-2018. Metode purposive sampling digunakan untuk penentuan sampel penelitian dan didapat 10 perusahaan sebagai sampel penelitian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Pengungkapan laporan keberlanjutan diukur dengan menggunakan indeks pengungkapan GRI G4 yang terdiri dari 91 item. Berdasarkan hasil analisis data disimpulkan bahwa hanya dewan direksi dan profitabilitas yang berpengaruh dalam pengungkapan laporan keberlanjutan. Sementara pertumbuhan perusahaan, proporsi dewan komisaris independen dan kepemilikan institusional tidak berpengaruh dalam pengungkapan laporan keberlanjutan.This research aims to analyze whether company growth, board of directors, the proportion of independent commissioners, institutional ownership, and profitability play a significant factors in sustainability report disclosure. The population in this research are manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange on the observation period of 2014-2018. Purposive sampling used as a sampling method and obtained 10 companies as a research sample. The data analysis technique used in this research is multiple regression analysis. Sustainability report disclosure was measured by using the GRI Standard disclosure index which consists of 91 items. The results of this research indicate that only profitability and board of directors significantly influence sustainability report disclosure. Meanwhile company growth, the proportion of independent commissioners and institutional ownership does not influence sustainability report disclosure.
2958032918K1B016004MODIFIKASI RUNGE KUTTA FEHLBERG PADA DAMPED HARMONIC MOTION DAN FORCED HARMONIC MOTIONModel damped harmonic motion dan forced harmonic motion merupakan gerak getaran pegas yang dipengaruhi oleh gaya gesek, gaya gravitasi, gaya tarik pegas dan gaya luar. Model ini disajikan dalam bentuk persamaan diferensial biasa orde dua. Metode numerik dapat dijadikan sebagai metode alternatif yang lebih efektif dan efisien dalam menyelesaikan persamaan tersebut. Pada penelitian ini dilakukan modifikasi metode Runge Kutta Fehlberg menjadi sebuah metode langsung yang dikhususkan untuk menyelesaikan model damped harmonic motion dan forced harmonic motion, yang mana hasil modifikasi tersebut memungkinkan model dapat diselesaikan tanpa perlu direduksi menjadi persamaan diferensial orde satu terlebih dahulu. Hasil perhitungan secara numerik menunjukkan bahwa solusi numerik model damped harmonic motion dan forced harmonic motion menggunakan modifikasi metode Runge Kutta Fehlberg mempunyai nilai error yang sangat kecil dan mendekati nol. Dengan demikian, disimpulkan bahwa modifikasi metode Runge Kutta Fehlberg mampu mendekati solusi analitik dengan baik dan memiliki ketelitian tinggi serta lebih efisien dan efektif untuk menyelesaikan persamaan diferensial biasa orde dua, terutama model damped harmonic motion dan forced harmonic motion.Damped harmonic motion and forced harmonic motion are spring vibrations that are influenced by friction, gravity, spring pull and external forces. This model is presented in the form of a second order ordinary differential equation. Numerical methods can be used as alternative methods that are more effective and efficient in solving these equations. In this study, the Runge Kutta Fehlberg method was modified into a direct method that is devoted to solving damped harmonic motion and forced harmonic motion, where the modification results allow models to be solved without the need to reduce them to first-order differential equations. The results of numerical calculations show that the completion of the damped harmonic motion and forced harmonic motion models using a modified Runge Kutta Fehlberg method has a very small error value. Thus, it is concluded that the modified Runge-Kutta Fehlberg method is able to approach analytical solutions well and has high accuracy and is more efficient and effective for solving second-order ordinary differential equations, especially damped harmonic motion and forced harmonic motion models.