| NIM | J1C016012 |
| Namamhs | ALAM FAJAR IMANI |
| Judul Artikel | Analisis Tindak Tutur Imperatif dalam Komik Historie Karya Hitoshi Iwaaki |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul Analisis Tuturan Imperatif dalam Komik Historie Karya Hitoshi Iwaaki. Yang bertujuan untuk menjelaskan makna-makna tuturan imperatif yang dituturkan oleh tokoh dengan status sosial lebih rendah kepada tokoh dengan status sosial lebih tinggi yang terdapat dalam komik Historie volume 1-11 dan terdiri dari 107 Chapter. Penelitian ini menggunakkan teori penanda lingual. Metode yang digunakkan adalah metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis makna-makna imperatif beserta penggunaannya dalam komik Historie. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik simak catat. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan 5 makna tuturan imperatif yang dituturkan oleh tokoh dengan status sosial lebih rendah kepada tokoh dengan status sosial lebih tinggi yaitu, tuturan imperatif bermakna perintah, tuturan imperatif bermakna permintaan, tuturan imperatif bermakna ajakan/tawaran, tuturan imperatif bermakna meminta izin, dan tuturan imperatif bermakna saran. Lalu tuturan permintaan adalah makna tuturan yang paling banyak ditemukan, hal ini dikarenakan penutur dengan status lebih rendah akan sangat berhati-hati dalam bertutur terutama dalam menuturkan tuturan imperatif. Tuturan imperatif bermakna permintaan befungsi menghaluskan perintah yang dituturkan kepada lawan tutur dan juga sebagai bentuk hormat penutur kepada lawan tutur. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research titled “Imperative Speech Act Analysis in ‘Historie’ comic by Hitoshi Iwaaki” which aim to explain the meaning of imperative utterances spoken by characters with lower social status to the characters with higher social status in ‘Historie’ comic by Hitoshi Iwaaki volume 1-11 that consist of 107 chapters. This research is using lingual marker theory. The method used on this research is qualitative descriptive to analyze the meaning of imperative utterances and its usage in Historie comic. The data collection technique used are observation and documentation. Based on the result, there are 5 meanings of imperative speech spoken by characters with lower social status to characters with higher social status. Which are: order meaning, request meaning, invitation/offer meaning, asking for permission meaning, and suggestion meaning. Then request utterances is the most common meaning found, this is due to characters with lower status will be very careful when speaking, especially when uttering imperatives. Imperatives with request meaning used to smooth out orders to the interlocutor and also as a form of respect to the interlocutor. |
| Kata kunci | Tindak Tutur, Tuturan Imperatif, Makna, Historie, Status Sosial |
| Pembimbing 1 | Idah Hamidah, S.S., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Anggita Stovia, S.Pd., M.Pd. |
| Pembimbing 3 | Dr. Haryono, S.S., M.Pd. |
| Tahun | 2021 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2021-08-12 17:33:35.810888 |
|---|