Artikelilmiahs
Menampilkan 29.581-29.600 dari 50.108 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 29581 | 32815 | F1D017018 | POLITIK DEMOKRATISASI DESA (ANALISIS TUGAS DAN FUNGSI BADAN PERMUSYAWARATAN DESA DALAM MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DESA KARANGHEGAR KECAMATAN PABUARAN KABUPATEN SUBANG) | Penelitian dengan judul “Politik Demokratisasi Desa (Analisis Tugas dan Fungsi Badan Permusyawaratan Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Desa Karanghegar Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang)” bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan tugas dan fungsi BPD dalam meningkatkan partisipasi masyarakat Desa Karanghegar serta mengetahui dan menjelaskan faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan tugas dan fungsi BPD. Penelitian ini menggunakan teori demokratisasi desa dan teori partisipasi untuk menggambarkan pelaksanaan demokrasi di tingkat desa. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kualitatif dengan wawancara, observasi, serta dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis datanya menggunakan teknik analisis interaktif. Sedangkan untuk keabsahan datanya menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa: pertama, tiga fungsi utama BPD yaitu membahas dan menyepakati Rancangan Peraturan Desa, menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, dan pengawasan kinerja kepala desa tidak terlaksana dengan baik. Kedua, terdapat tiga faktor yang mempengaruhi pelaksanaan tugas dan fungsi BPD yaitu hubungan kerjasama antara BPD dan Kades, kualitas sumber daya manusia BPD, serta sumber dana anggaran pelaksanaan tugas dan fungsi BPD. | The research entitled "Village Democratization Politics (Analysis of Duties and Functions of BPD in Increasing the Partisipation of Karanghegar Village Community in Pabuaran Subdistrict, Subang Regency)” aims to understand and describe about the duty and function of BPD in increasing the participation of the Karanghegar Village community. Also to find out and explain supporting and inhibiting factors from duty and function implication of BPD. This reasearch uses the theory of village democratization and theory of participation to describe the implementation of democracy at the villages. This reasearch uses qualitative methods with interviews, observation, and documentation as data collection techniques. Data analysis techniques using interactive analysis techniques. As for the validity of the data, it uses data triangulation techniques. The result of this reasearch show that: first, three main function of BPD are to discuss and agree on the draft village regulation, accommodating and channeling village community aspiration, and supervising the performance of village head has not been able yet to run maximally. Second, there are three factors that affect the implementation of tasks and functions of BPD, namely the cooperative relationship between the BPD and the village head, the quality of the BPD's human resources, as well as the sources of budget funds for the implementation of the duties and functions of the BPD. | |
| 29582 | 32920 | J1D017015 | Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Bumi Manusia Karya Hanung Bramantyo dan Relevansinya pada Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA Kelas XI | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan jenis tindak tutur ilokusi dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo, (2) mendeskripsikan fungsi tindak tutur ilokusi dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo, dan (3) mendeskripsikan relevansi tindak tutur ilokusi dalam film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XI. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Metode analisis dalam penelitian ini yaitu metode padan dengan teknik pilah unsur penentu (PUP). Data yang terkumpul disajikan menggunakan teknik informal. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) jenis tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam film Bumi Manusia sebanyak 94 tuturan yang terdiri dari tuturan representatif, direktif, deklaratif, ekspresif, dan komisif, (2) fungsi tindak tutur ilokusi yang ditemukan dalam film Bumi Manusia sebanyak 94 tuturan yang terdiri dari fungsi kompetitif, konvivial, kolaboratif, dan konfliktif, (3) relevansi tindak tutur ilokusi dalam film Bumi Manusia pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA kelas XI yaitu sebagai bahan ajar serta dikaitkan dengan skenario pembelajaran dalam bentuk RPP. | This study aims to: (1) describe the types of illocutionary speech acts in Hanung Bramantyo’s Bumi Manusia film, (2) describe the function of illocutionary speech acts in Hanung Bramantyo’s Bumi Manusia film, and (3) describe the relevance of illocutionary speech acts in the Bumi Manusia film on Indonesian language learning in High School class XI. This study is qualitative descriptive study. The data source used is the Bumi Manusia film by Hanung Bramantyo. The data collection technique used is the free, engaging, competent listening technique and the note-taking technique as advanced technique. The method of analysis in this study is equivalent method with the determining element sorting technique. The collected data is presented using informal technique. From the result of the study, it’s concluded that (1) the types of illocutinary speech acts found in the Bumi Manusia film are 94 stories consisting of representative, directive, declarative, expressive, and commisive speech, (2) the function of illocutionary speech acts found in the Bumi Manusia film are as many as 94 speeches consisting of competitive, convivial, collaborative, and conflictual functions, (3) the relevance of illocutionary speech acts in the Bumi Manusia film to Indonesian language learning in High School class XI is namely as teaching materials and associated with learing scenarios in the form of lesson plans. | |
| 29583 | 32958 | C1C017051 | PENGARUH LITERASI KEUANGAN, NORMA SUBJEKTIF, DAN KEMUDAHAN TEKNOLOGI TERHADAP KEPUTUSAN BERINVESTASI DI PASAR MODAL SYARIAH DENGAN MINAT INVESTASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI | Pasar modal syariah merupakan pasar modal yang seluruh mekanisme kegiatannya telah disesuaikan dengan prinsip-prinsip syariah. Perkembangan pasar modal syariah saat ini dibuktikan dengan beragamnya instrumen investasi yang diperjualbelikan, tersedianya panduan investasi melalui indeks syariah serta fasilitas Sharia Online Trading System (SOTS). Penelitian ini meneliti mengenai pengaruh literasi keuangan, norma subjektif dan kemudahan teknologi terhadap keputusan berinvestasi dengan minat investasi sebagai variabel mediasi menggunakan pendekatan Theory Of Planned Behavior (TPB). Penelitian dilakukan pada 150 investor saham syariah yang tergabung dalam komunitas “Syariah Saham” dengan teknik pengambilan sampel berupa convenience sampling. Penelitian menggunakan jenis survei dengan pendekatan kuantitatif. Data penelitian yang diperoleh berupa data primer dengan teknik pengumpulan melalui kuesioner. Data yang sudah terkumpul dianalisis menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif terhadap minat investasi, norma subjektif berpengaruh positif terhadap minat investasi, kemudahan teknologi berpengaruh positif terhadap minat investasi, minat investasi berpengaruh positif terhadap keputusan berinvestasi, dan minat investasi mampu memediasi pengaruh literasi keuangan, norma subjektif, dan kemudahan teknologi terhadap keputusan berinvestasi. | The Islamic capital market is a capital market whose entire mechanism of activity has been adapted to sharia principles. The current development of the Islamic capital market is evidenced by the variety of investment instruments traded, the availability of investment guidelines through the sharia index and the Sharia Online Trading System (SOTS) facility. This study examines the effect of financial literacy, subjective norms and technological convenience on investment decisions with investment interest as a mediating variable using the Theory Of Planned Behavior (TPB) approach. The study was conducted on 150 Islamic stock investors who are members of the "Sharia Stock" community with a convenience sampling technique. This research uses a survey type with a quantitative approach. Research data obtained in the form of primary data with data collection through questionnaires. The collected data were analyzed using SmartPLS 3.0. The results of this study indicate that financial literacy has a positive effect on investment interest, subjective norms have a positive effect on investment interest, technological convenience has a positive effect on investment interest, investment interest has a positive effect on investment decisions, and investment interest able to mediate the influence of financial literacy, subjective norms, and ease of investment decisions. | |
| 29584 | 32921 | D1A017076 | Kecernaan Bahan Kering dan Organik Silase Daun Nanas sebagai Pengganti Rumput Gajah secara In Vitro dalam Pakan Sapi Potong | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berapa persen silase daun nanas dapat menggantikan rumput gajah dalam ransum sapi potong berdasarkan kencernaan bahan kering (KBK) dan bahan organik (KBO). Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 Februari sampai dengan 30 April 2021 di Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian menggunakan metode in vitro dengan rancangan acak lengkap, 5 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali dengan 2 blanko sehingga terdapat 22 unit penelitian. Perlakuan yang diuji terdiri dari P0 = pakan yang terdiri dari 60% konsentrat dan 40% rumput gajah, P1 = 60% konsentrat + 30% rumput gajah + 10% silase daun nanas, P2 = 60% konsentrat + 20% rumput gajah + 20% silase daun nanas, P3 = 60% konsentrat + 10% rumput gajah + 30% silase daun nanas, serta P4 = 60% konsentrat dan 40% silase daun nanas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik. Disimpulkan bahwa penggunaan silase daun nanas dapat menggantikan rumput gajah dalam pakan sapi potong 100% yang ditinjau dari kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik secara in vitro. | This study aims to examine how percentage of pineapple leaf silage can replace elephant grass in beef cattle feeds based on the digestibility of dry matter and organic matter. The research was carried out on February 28 until April 30, 2021 at the Laboratory of Nutrition and Animal Feed Science, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. The study using an in vitro method with a completely randomized design, 5 treatments and each treatment was repeated 4 times with 2 blanks so that there were 22 research units. The treatments used consisted of P0 = feed consisting of 60% concentrate and 40% elephant grass, P1 = 60% concentrate + 30% elephant grass + 10% pineapple leaf silage, P2 = 60% concentrate + 20% elephant grass + 20% pineapple leaf silage, P3 = 60% concentrate + 10% elephant grass + 30% pineapple leaf silage, and P4 = 60% concentrate and 40% pineapple leaf silage. The results showed no significant effect (P>0.05) on dry matter digestibility and organic matter digestibility. It was concluded that the use of pineapple leaf silage could replace elephant grass in 100% beef cattle feed in terms of dry matter digestibility and organic matter digestibility in vitro. | |
| 29585 | 32922 | H1D017019 | Algoritma Genetika dalam Optimalisasi Pemilihan Barang dengan Fuzzy Fitness Function | Optimalisasi memiliki kaitan yang erat dengan hasil yang maksimal dengan adanya beberapa batasan (constraint). Salah satu permasalah optimalisasi yang sering dijumpai dalam kehudupan sehari-hari adalah permasalahan pemilihan barang. Setiap barang memiliki nilai dan bobot yang berbeda yang akan dimasukkan kedalam suatu wadah yang memiliki kapasitas tertentu. Banyak algoritma yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut, salah satunya adalah algoritma genetika. Algoritama genetika digunakan dalam penelitian ini dimana kromosom yang dihasilkan akan merepresentasikan solusi dari optimalisasi pemilihan barang. Penelitian ini menggunakan himpunan fuzzy untuk menentukan nilai fitness dari kromosom dalam algoritma genetika. Penelitian membangun sebuah aplikasi berbasis web dengan bahasa menggunakan bahasa phyton. | Optimization is closely related to maximum results due to the existence of several constraints. One of the optimization problems that is often encountered in everyday life is the problem of selecting items. Each item has a different value and weight which will be put into a container that has a certain capacity. Many algorithms can solve these problems, one of which is genetic algorithms. Genetic algorithms are used in this study where the chromosomes produced will represent the solution of optimizing the selection of goods. This research uses fuzzy sets to determine the fitness value of chromosomes in the genetic algorithm. The research was to build a web-based application with the language using Python. | |
| 29586 | 32923 | F1D017020 | GERAKAN SOSIAL BARU DAN KAJIAN SUBALTERNITAS DALAM “SILENCED 2011”: Representasi Perjuangan Melawan Kekerasan Seksual terhadap Kelompok Difabel Tunarungu di Korea Selatan | Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk: 1) Memahami dan mendeskripsikan bentuk gerakan sosial baru dan subalternitas dalam Film Silenced (2011). 2) Memahami dan menjelaskan gerakan sosial baru yang merepresentasikan perjuangan melawan kekerasan seksual terhadap kelompok difabel tunarungu di Korea Selatan dalam Film Silenced (2011). Dengan menggunakan metode kualitatif dalam bingkai perspektif pascastrukturalis dan paradigma dekonstruksionisme, penelitian ini menggunakan semiotika sebagai pendekatan penelitian. Teknik yang digunakan untuk menganalisa data yang terkumpul dalam penelitian ini adalah teknik analisis semiotika Roland Barthes dengan menggunakan Pemaknaan Bertingkatnya. Hasil penelitian tersebut mengungkapkan bahwa gerakan sosial baru dan subalternitas dapat ditelusuri melalui film, seperti yang terdapat dalam film karya Hwang Dong Hyuk yang berjudul Silenced (2011) khususnya untuk merepresentasikan perjuangan melawan kekerasan seksual terhadap kelompok difabel tunarungu di Korea Selatan. Melalui berbagai macam adegan pilihan yang telah ditetapkan menjadi sasaran penelitian, maka ditemukan bahwa adanya dukungan struktur kesempatan politik telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan Gerakan Sosial Baru kelompok minoritas di Korea. Hal ini terlihat pada keragaman bentuk tuntutan dalam gerakan perjuangan yang merepresentasikan kesadaran kelompok minoritas khususnya difabel akan akar dari sumber diskriminasi dan ketidakadilan yang selama ini mereka alami seperti yang dilakukan oleh penyandang difabel tunarungu dalam Film Silenced (2011). Namun, meski masih termasuk kedalam satu payung gerakan difabel, nyatanya setiap gerakan perjuangan penyandang difabel di Korea Selatan memiliki ciri khas tersendiri sebagai representasi atas kekecewaan dan tuntutan akan hak mereka yang selama ini telah direnggut paksa. Karakteristik gerakan tersebut juga ditunjukkan dalam Film Silenced (2011), khususnya dalam adegan aksi duduk diam sebagai representasi suara para penyandang difabel tunarungu korban kekerasan seksual yang selama ini tidak pernah didengar dan diabaikan. Adanya karakteristik gerakan tersebut juga menandakan perkembangan Gerakan Sosial Baru kelompok difabel di Korea Selatan. Di mana dalam gerakan-gerakan tersebut ditemukan adanya pola pergeseran orientasi perjuangan yang awalnya masih berfokus pada care dan charity kemudian berkembang menjadi rights. Sebagai sebuah gerakan sosial baru kelompok minoritas, banyaknya sumber pelabelan subalternitas yang melekat kuat pada diri penyandang difabel seperti diskriminasi, ketidakadilan, keterbatasan sumber daya, serta budaya masyarakat yang masih belum mendukung juga membuat gerakan kelompok difabel di Korea Selatan seperti yang dilakukan oleh penyandang difabel tunarungu dalam Film Silenced 2011 masih termasuk ke dalam Gerakan Sosial Baru berkelanjutan yang mana gerakan ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencapai tujuan yang dicita-citakan. Selain itu dalam penelitian ini film juga menjadi bukti penting dalam kajian cultural studies, dimana film dapat digunakan untuk membongkar praktik hegemoni budaya, ideologi, atau wacana melalui tanda. | The research article aims to 1) Understand and describe new forms of social movements and subalternity in the Film Silenced (2011). 2) Understand and explain a new social movement that represents the struggle against sexual violence against people with hearing disabilities in South Korea in the film "Silenced (2011)". Using qualitative methods in the frame of a poststructuralist perspective and the paradigm of deconstructionism, this study used semiotics as a research approach. The technique used to analyze the data collected in this study is Roland Barthes' semiotic analysis technique using the multi-level meaning system. This study revealed that the new social movements and subalternity could be traced through the Film, as contained in the film work of Hwang Dong-Hyuk with titled Silenced (2011), mainly to represent the struggle of sexual violence against people with hearing disabilities in South Korea. Through the variety of scenes that have been chosen to be the research's target, it found that the support of the political opportunity structures has a positive impact on the development of the new social movements of minority groups in Korea. The positive effect can be seen in the diversity of the movement's demands that represent the consciousness of minority groups, particularly people with disabilities, about the root of the discrimination and injustice that they experienced as perceived people with hearing disabilities in the Film Silenced 2011. However, although still included in the frame of the disability movement, every action of the struggle of persons with disabilities in South Korea has its characteristics representing the disillusionment and the demands for their rights snatching away forcibly. The characteristic of the disability movement is also shown in the Film Silenced 2011, especially in the silent protest scene as a representation of the voices of the people with hearing disabilities victims of sexual violence who have not been heard and ignored. The characteristics of the disability movement also indicated the development of the new social movement from disabilities group in South Korea, wherein the actions find a pattern shift in the orientation of the struggle was still focused on the care and charity then evolved into rights movement. As a new social movement of minority groups, the number of sources of labeling subalternity attached strong on people with disability as discrimination, injustice, resource constraints, and the cultures that still do not support. Also, make the disabilities movement in South Korea, including people with hearing disabilities in the Film Silenced (2011), is classified in the New Social Movement, which is still sustaining. This movement takes quite a long time to achieve the goals aspired. In addition, in this research, Film also becomes crucial evidence in cultural studies. A film can dismantle the practice of cultural hegemony, ideology, or discourse through the sign. | |
| 29587 | 32924 | D1A017250 | PENGARUH PENGGUNAAN TEPUNG DAUN KELOR (Moringa oleifera) DAN MINYAK SAWIT DALAM PAKAN TERHADAP KECERNAAN LEMAK KASAR DAN ENERGI PAKAN PADA DOMBA | Peneltitian berjudul “ Pengaruh Penggunaan Daun Kelor (Moringa oleifera) dan Minyak Sawit dalam Pakan Terhadap Kecernaan Lemak Kasar dan Energi pada Domba ”. Bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian daun kelor (Moringa oleifera), minyak sawit dalam pakan terhadap kecernaan lemak kasar dan kecernaan energi pakan domba. Materi penelitian yang digunakan yaitu domba ekor tipis jantan berjumlah 18 ekor umur 7-8 bulan, bobot badan rata-rata 18,90 ± 1,90 kg. Pakan yang digunakan adalah pakan dasar silase rumput gajah (Pennisetum purpureum) dan konsentrat (2 bagian dedak dan 1 bagian bungkil kelapa). Pakan imbuhan yang diberikan yaitu tepung daun kelor dan minyak sawit. Penelitian menggunakan metode experimental in vivo dengan rancangan acak lengkap (RAL), 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu R0 = pakan dasar (pakan kontrol) (40% silase rumput + 60% konsentrat); R1 = R0 + tepung daun kelor 2 persen dari BK pakan; dan R2 = R1 + minyak sawit 0,5 persen dari pakan. Variabel yang diukur yaitu kecernaan lemak kasar dan energi domba. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis variansi dilanjutkan dengan uji beda nyata jujur (BNJ). Hasil penelitian rataan persentase kecernaan lemak pada perlakuan R0 = 20,33 ± 6,27 persen; R1 = 41,07 ± 22,09 persen ; R2 = 52,89 ± 7,81 persen dan kecernaan energi pada perlakuan R0 = 66,70 ± 10,96 persen ; R1 = 66,40 ± 11,28 persen ; R2 = 72,38 ± 2,98 persen. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan daun kelor (Moringa oleifera) dalam pakan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap persentase kecernaan lemak, namun berpengaruh tidak nyata terhadap persentase kecernaan energi. Disimpulkan bahwa penggunaan daun kelor (Moringa oleifera) dan minyak sawit dalam pakan meningkatkan kecernaan lemak kasar namun tidak mempengaruhi kecernaan energi. | The study entitled "The Effect of Using Moringa Leaves (Moringa oleifera) and Palm Oil in Feed on Crude Fat Digestion and Energy in Sheep". This study aims to determine the effect of giving Moringa leaves (Moringa oleifera), palm oil in feed on crude fat and energy digestibility of sheep feed. The research material used was 18 male thin tailed sheep, aged 7-8 months, with an average body weight of 18.90 ± 1.90 kg. The feed used was elephant grass (Pennisetum purpureum) silage and concentrate (2 parts rice bran and 1 part coconut cake). The supplementary feed given was Moringa leaf flour and palm oil. The study used an in vivo experimental method with a completely randomized design (CRD), 3 treatments and 6 replications. The treatments were R0 = basic feed (control feed) (40% grass silage + 60% concentrate); R1 = R0 + Moringa leaf flour 2 percent of dry matter feed; and R2 = R1 + palm oil 0.5 percent of the feed. The variables measured were energy digestibility and crude fat digestibility of sheep. The data obtained were analyzed using analysis of variance followed by honestly significant difference (HSD). The results of the study mean the percentage of fat digestibility in the treatment R0 = 20.33 ± 6.27 percent; R1 = 41.07 ± 22.09 percent; R2 = 52.89 ± 7.81 percent and energy digestibility in the treatment R0 = 66.70 ± 10.96 percent; R1 = 66.40 ± 11.28 percent; R2 = 72.38 ± 2.98 percent. The results of the analysis showed that the use of Moringa leaf (Moringa oleifera) in feed had a highly significant (P<0.01) effect on the percentage of fat digestibility, but had no significant effect on the percentage of energy digestibility. It was concluded that the use of Moringa leaf (Moringa oleifera) and palm oil in feed increased crude fat digestibility but did not affect energy digestibility. | |
| 29588 | 32925 | J1D017057 | Implikatur Percakapan dalam Podcast Deddy Corbuzier dengan Siti Fadhilah-Sebuah Konspirasi dan Relevansinya dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia | Penelitian ini berjudul “Implikatur Percakapan dalam Podcast Deddy Corbuzier dengan Siti Fadhilah-Sebuah Konspirasi”. Tujuan dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan wujud dan maksud implikatur percakapan dalam podcast Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah-Sebuah Konspirasi, serta mendeskripsikan relevansi penelitian implikatur percakapan dalam podcast Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah pada pembelajaran bahasa Indonesia di SMA. Landasan teori yang digunakan sebagai acuan untuk menganalisis prinsip kerja sama menggunakan teori Grice sedangkan untuk mengkaji wujud dan maksud implikatur percakapan dalam penelitian ini yaitu menggunakan teori gabungan tindak tutur menurut Searle dan Yule yakni tindak tutur representatif, deklaratif, ekspresif, direktif, dan ekspresif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data berasal dari video youtube podcast Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah-Sebuah Konspirasi, sedangkan data penelitian berupa tuturan-tuturan yang telah diduga mengandung implikatur percakapan dalam video podcast Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah-Sebuah Konspirasi. Metode pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan catat. Metode analisis data menggunakan metode padan pragmatis dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil penelitian ini terdapat 22 data pelanggaran prinsip kerja sama yang menghasilkan empat wujud implikatur percakapan berupa tindak tutur yaitu : 1) representatif, 2) komisif, 3) direktif, 4) ekspresif. Wujud keempat implikatur dalam bentuk tindak tutur tersebut terdiri dari 14 data wujud representatif, 2 data wujud implikatur komisif, 4 data implikatur tuturan direktif, dan 2 data wujud implikatur ekspresif. Maksud-maksud dari wujud implikatur percakapan yang terdapat dalam podcast Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah-Sebuah Konspirasi sebanyak 22 data yang terdiri dari maksud menyatakan sebanyak 6 data, maksud spekulasi 2 data, maksud menunjukkan 2 data, maksud memberitahukan 1 data, maksud melaporkan sebanyak 1 data, maksud mengakui 2 data, maksud berjanji 2 data, maksud mendesak 1 data, maksud menyarankan 2 data, maksud mengajak 1 data dan maksud menyindir sebanyak 2 data. Relevansi hasil penelitian mengenai implikatur percakapan dalam podcast Deddy Corbuzier dengan Siti Fadilah-Sebuah Konspirasi dapat direlevansikan pada pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA kompetensi dasar 3.3 Menganalisis struktur, isi, ( permasalahan, argumentasi, pengetahuan, dan rekomendasi), kebahasaan teks eksposisi. | This research is entitled "Conversational Implications in Deddy Corbuzier's Podcast with Siti Fadhilah-A Conspiracy".his study analyzes the violation of the same job principle that generates implication conversation in Dedy Corbuzier podcast with Siti Fadilah-An Conspiracy. The aim of this study is to describe the form and direction implication conversations in the Dedy Corbuzier podcast with Siti Fadilah-A Conspiracy, and describe the relevance of implication conversations research in Dedy Corbuzier podcast conversation with Siti Fadilah on learning of Indonesian language in high school. The theoretical base used as a reference for analyzing a principle of work using Grice theory, meanwhile to examine the form and implikatur conversation in this study is using a combined theory of speech according to Searle and Yule namely representative speech, declarative speech, expressive, and directive.The type of this research is a qualitative descriptive research. Data sources come from the podcast video Desiccated Corbuzier with Siti Fadilah — A Conspiracy, the research data in the form of speechs that has been suspected to contain implication in the Dedy Corbuzier podcast with Siti Fadilah A Conspiracy. Data collection method uses libitum free methods with advanced techniques. The data analysis method uses pragmatism methods with basic technique of Determine Sort Elements. The results of this study are 22 data on violations of the cooperation principle which produces four manifestation of implication conversations in the form of speech, namely: 1) Representative, 2) Comisive, 3) Directive 4) Expressive. The fourth form of implication in the form of speech consists of 14 representative data, 2 implication comisives form data, 4 implication speech in directive, and 2 expressive form of data implication. Intended from implications form of conversation that is in the Dedy Corbuzier podcast with Siti Fadilah-A Conspiracy as many as 22 data consisting of the intention to declare as many as 6 data, the meaning of speculation 2 data, the intention of showing the intention of 1 data, the intention of admitting 2 data, the meaning of quipped data. The relevance result of research on implcation the conversation in the Dedy Corbuzier podcast with Siti Fadilah-A Conspiracy can be imitated in the learning of the Indonesian High School-Competence 3.3 Analyzing the structure (content, knowledge, and recommendations) , linguistic exposition text. | |
| 29589 | 32926 | E1A015143 | SENGKETA PROSES PEMILIHAN UMUM ANTARA PARTAI POLITIK DAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DI PENGADILAN TATA USAHA NEGARA JAKARTA (STUDI PUTUSAN NOMOR: 56/G/SPPU/2018/PTUN-JKT) | Penelitian ini bersumber pada Putusan PTUN Jakarta Nomor 56/G/SPPU/2018/PTUN-JKT , yang akan menganalisis bagaimana prosedur beracara yang dapat ditempuh apabila terdapat proses sengketa pemilu dan Pertimbangan Hukum Hakim dalam menentukan keabsahan suatu KTUN Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan yuridis normatif. Data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder berupa Peraturan Perundang-Undangan yang relevan dan buku-buku literatur. Hasil dari penelitian ini pertama Melihat konstruksi hukum tentang kekuasaan kehakiman, Bawaslu tidak masuk dalam Badan Peradilan, karena tidak termasuk peradilan di bawah Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi dan tidak termasuk dalam Pengadilan khusus, yang selanjutnya kewenangan diberikan kepada PTUN. Kedua, sengketa a quo KTUN yang menjadi objek sengketa ini telah bertentangan dengan peraturan perundang-undangan khususnya pada aspek prosedural serta AUPB . Sehingga KTUN yang mejadi objek sengketa batal.. | This research based on the verdict of Jakarta State Administrative Court number 56/G/SPPU/2018/PTUN-JKT, who will analyze how the legal procedures can be taken if there is an election dispute process and the Judge's Legal Considerations in determining the validity of a KTUN. The method approach used in this research was juridicial normative method. The data used was secondary data consisting of a primary law and the second legal material are regulations and books of literature. The result of this research: first Looking at the legal construction of judicial power, Bawaslu is not included in the Judicial Body, because it does not belong to the judiciary under the Supreme Court, the Constitutional Court and is not included in the special courts, wherein the authority is given to the Administrative Court. Second, the a quo KTUN dispute which is the object of this dispute has contradicted the laws and regulations, especially in the procedural aspects and the AUPB. So that the KTUN which is the object of the dispute is cancelled | |
| 29590 | 32927 | F1A017053 | Religiusitas Anggota Ekstrakurikuler Rohani Islam SMK Negeri 1 Purwokerto | Kemerosotan moral menyebabkan banyak remaja melakukan perilaku menyimpang. Untuk mencegahnya diperlukan upaya peningkatan pengalaman beragama remaja. Ekstrakurikuler kerohanian Islam (Rohis) merupakan salah satu wadah yang dapat membantu meningkatkan pengalaman beragama remaja. Penelitian ini ingin mengetahui religiusitas anggota ekstrakurikuler Rohis di SMK Negeri 1 Purwokerto. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei melalui google form yang disebarkan kepada seluruh anggota aktif ekstrakurikuler Kerohanian Islam di SMK Negeri 1 Purwokerto. Sasaran penelitian ini adalah anggota aktif dalam ekstrakurikuler Rohis di SMK Negeri 1 Purwokerto. Responden berjumlah 103 orang, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu total sampling, yakni teknik pengambilan sampel dengan jumlah yang sama dengan jumlah populasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang bergabung dalam ekstrakurikuler Rohis memiliki religiusitas yang tinggi. Ekstrakurikuler Rohis memberikan dampak yang positif bagi anggota melalui berbagai macam kegiatan yang bisa meningkatkan religiusitas. Namun masih ada anggota Rohis yang belum menjalankan sholat lima waktu, jumlah hafalan Alquran dan hadist yang masih sedikit, serta belum sepenuhnya bisa menjalankan nilai kejujuran. Hal ini menunjukkan bahwa keikutsertaan siswa dalam ekstrakulikuler Rohis bukan menjadi satu-satunya penentu religiusitas. | Moral decline causes many teenagers to do deviant behavior. To prevent this, it is necessary to increase the religious experience of adolescents. Islamic spirituality extracurricular (Rohis) is one of the forums that can help improve the religious experience of teenagers. This study wanted to know the religiosity of members of extracurricular Rohis at SMK Negeri 1 Purwokerto. The research was conducted using a survey method via google form which was distributed to all active members of Islamic Spirituality extracurricular at SMK Negeri 1 Purwokerto. The target of this research is active members in extracurricular Rohis at SMK Negeri 1 Purwokerto. Respondents amounted to 103 people, with the sampling technique used is total sampling, namely the sampling technique with the same amount as the total population. The results showed that students who joined the extracurricular Rohis had high religiosity. Spiritual extracurriculars have a positive impact on members through various activities that can increase religiosity. However, there are still members of the Rohis who have not performed the five daily prayers, have not memorized the Qur'an and hadith, and have not fully implemented the value of honesty. This shows that student participation in extracurricular Rohis is not the only determinant of religiosity. | |
| 29591 | 32928 | I1E017050 | Analisa Motivasi Siswi Dalam Mengikuti Ekstrakurikuler Bola Basket Di SMP Negeri 1 Sumbang | Motivasi adalah dorongan atau tekat seseorang dalam melaksanakan sebuah kegiatan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan. Motivasi memiliki makna yang penting dalam serangkaian proses yang dilakukan, baik itu dalam pendidikan, olahraga, maupun prestasi hasil belajar seseorang. Keikutsertaan siswi dalam mengikuti suatu kegiatan ekstrakurikuler dipengaruhi oleh adanya motivasi, khususnya ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 1 Sumbang yang menjadi salah satu ekstrakurikuler unggulan dan banyak disenangi oleh peserta didik. Tidak hanya menjadi ekstrakurikuler yang diunggulkan di sekolah, bola basket putri SMP Negeri 1 Sumbang ini juga menjadi salah satu tim unggulan di Kabupaten Banyumas pada tingkat SMP, terbukti dari prestasi yang diperoleh dari berbagai kejuaraan dari tahun ke tahun. Peneltian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Sumbang. Populasi yang digunakan sebanyak 31 siswi peserta ekstrakurikuler bola basket, pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling sebanyak 31 siswi. Analisis data dengan cara mencari presentase kemudian dikategorikan dengan rumus untuk mendeskripsikan data yang telah terkumpul. Hasil perhitungan masing-masing indikator memperoleh presentase pada indikator kebutuhan sebesar 82,49%; harapan 85,90%; minat 83,58%; keluarga 80,97%; lingkungan 81,81%; reward 81,93%. Hasil perbandingan presentase pada faktor motivasi menunjukan bahwa motivasi intrinsik lebih dominan dengan memperoleh presentase sebesar 83,56% sedangkan motivasi ekstrinsik sebesar 81,56%. Berdasarkan analisis data secara keseluruhan motivasi siswi dalam mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 1 Sumbang termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan presentase sebesar 82,87%. Motivasi sisiwi dalam mengikuti ekstrakurikuler bola basket di SMP Negeri 1 Sumbang termasuk dalam kategori sangat tinggi dan motovasi yang paling dominan yaitu intrinsik dengan presentase tertinggi pada indikator harapan. Hal ini menunjukan bahwa motivasi siswi merupakan salah satu unsur psikologis sebagai penentu keberhasilan ekstrakurikuler dan pencapaian prestasi bola basket di SMP Negeri 1 Sumbang. | Motivation is a person's encouragement or determination in carrying out an activity to achieve a goal. Motivation has an important role in the series of processes that are being carried out, in education, sports, and one's learning output. The existence of motivation affects students in participating in extracurricular activities, especially basketball extracurricular at Junior High School State 1 Sumbang which is one of the best extracurriculars and is liked by many students. Not only being an excellent extracurricular at school, the women's basketball of Junior High School State 1 Sumbang is also one of the leading teams in Banyumas Regency at the junior high school level, proven by the achievements obtained from various championships from year to year. This research uses a quantitative descriptive method. The research was carried out at Junior High School State 1 Sumbang. The population used was 31 students participating in basketball extracurricular activities, sampling using a total sampling technique of 31 students. Analysis of data by looking for percentages and then categorized by formulas to describe the data that has been collected. The results of the calculation of each indicators obtained a percentage of the need indicator of 82.49%; expectation 85.90%; interest 83.58%; family 80.97%; environmental 81.81%; reward 81.93%. The results of comparison of percentages on motivational factors show that intrinsic motivation is more dominant by obtaining a percentage of 83.56% while extrinsic motivation is 81.56%. Based on the overall data analysis, the students' motivation in participating in basketball extracurricular activities at Junior High School State 1 Sumbang is included in the very high category with percentage of 82.87%. Student motivation in participating in basketball extracurricular at SMP Negeri 1 Sumbang is included in the very high category and the most dominant motivation is intrinsic with the highest percentage of the expectation indicator. This shows that student motivation is one of the psychological elements as a determinant of extracurricular success and basketball achievement at Junior High School State 1 Sumbang. | |
| 29592 | 32865 | A1A016011 | STUDI KOMPARATIF USAHATANI TOMAT DAN CIPLUKAN (Studi Kasus di Desa Cikole Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan dan perbedaan risiko usahatani ciplukan dan tomat. Penelitian ini menggunakan data primer yang diperoleh dari petani. Pengambilan petani responden menggunakan metode sensus pada 30 petani ciplukan dan 30 petani tomat di Desa Cikole, Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat dengan melakukan wawancara menggunakan kuesioner. Metode analisis data yang digunakan analisis koefisien variasi, dan analisis statistik uji beda rata-rata dua sampel bebas (independent sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan: (1) Pendapatan usahatani ciplukan Rp.7.290.133 per ha per musim tanam lebih besar dibanding pendapatan usahatani tomat Rp. 4.902.443 per ha per musim tanam, (2) Nilai risiko produksi usahatani ciplukan lebih kecil dibanding usahatani tomat dengan nilai CV masing-masing sebesar 0,136 dan 0,144. Nilai risiko pendapatan usahatani ciplukan lebih kecil dibandingkan usahatani tomat dengan nilai CV masing-masing sebesar 0,186 dan 0,314. | The aim of this research were analyzing differences in income and differences in risk of tomatoes and morel berry farming. This research uses primary data obtained from farmers, was conducted with a survey methods approach. Sampling of respondent farmers used the census method on 30 morel berry farmers and 30 tomato farmers who were randomly selected to take locations in Cikole Village, Lembang District, West Bandung Regency by conducting interviews. Methods of data analysis used analysis of the coefficient of variation, and statistical analysis of different test average two free samples (independent sample t-test). The results showed: (1) farm income morel berry Rp.7.290.133 per hectare per growing season more than farm income tomatoes Rp. 4.902.443 per hectare per growing season, (2) risk Value of farm production morel berry smaller than farming tomatoes with a CV value of each of 0,136 and 0,144. The value of risk in farm income morel berry smaller than those tomatoes with a CV value of each of 0,186 and of 0.314. | |
| 29593 | 32929 | I1E017064 | Jalur Wisata Germanggis Sebagai Prasarana Olahraga Rekreasi Bersepeda | Abstrak Jalur Wisata Germanggis merupakan jalur menuju objek Wisata Germanggis yang terletak di Desa Karang Tengah Kecamatan Cilongok. Wisata Germanggis merupakan destinasi pariwisata yang mulai berkembang pada tahun 2018. Sejak Wisata tersebut ada, banyak Wisatawan yang berkunjung ke Wisata tersebut, salah satunya Wisatawan dengan menggunakan moda transportasi sepeda yang sekarang mulai banyak digunakan. Hal ini dengan tujuan sebagai kegiatan untuk meningkatkan aktivitas fisik, psikis maupun berekreasi. Penelitian ini akan menganalisis potensi jalur Wisata Germanggis sebagai prasarana olahraga rekreasi bersepeda. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Hasil menunjukan bahwa terdapat aspek Attraction di jalur Wisata Germanggis yang terdiri dari daya tarik alami dan daya tarik buatan. Daya tarik alami meliputi perbukitan, area persawahan, pepohonan, pegunungan serta suasana yang sejuk. Daya tarik buatan meliputi Wisata Germanggis yang dapat melihat keindahan kota Purwokerto dari ketinggian, jalur tanjakan dengan tingkat elevation gain 810 meter, sehingga memicu pesepeda untuk mencoba jalur tersebut. Aspek Accesibility jalur Wisata Germanggis merupakan jalur pariwisata yang ada di lingkungan pedesaan, jalurnya halus dan terhindar dari ramainya kendaraan lalu lintas. Adanya jalur dengan medan tanjakan dan berkelok, membuat pesepeda yang menyukai tantangan dapat mencoba jalur tersebut. Aspek Amenities terdiri dari fasilitas warung, ruko untuk tempat peristirahatan dan membeli sesuatu yang dibutuhkan. Fasilitas lainnya seperti fasilitas spot foto dan fasilitas penginapan dan camp. Aspek Ancillary menunjukan bahwa jalur Wisata Germanggis layak untuk digunakan sebagai prasarana olahraga rekreasi bersepeda, ditinjau dari daya tarik, akses, dan fasilitasnya. Selain itu, bentuk dukungan yang diberikan oleh komunitas Noris terhadap jalur Wisata Germanggis berupa promosi melalui media sosial, agar jalur tersebut dapat dikenal masyarakat maupun komunitas sepeda. Berdasarkan analisis data yang di tinjau dari aspek 4A terdiri dari aspek Attraction, Accesibility, Amenity, Ancillary, dapat disimpulkan bahwa jalur Wisata Germanggis berpotensi sebagai prasarana olahraga rekreasi bersepeda. Kata Kunci: Germanggis, jalur wisata, prasarana bersepeda | Abstract Germanggis Tourist trail is a path to the Germanggis Tourist Attraction located in the Village Of Karang Tengah Cilongok Subdistrict. Germanggis tourism is a tourist destination that began to develop in 2018. Since the tour existed, many tourists who visited the tour, one of the tourists by using the mode of bicycle transportation that is now starting to be widely used. This is intended as an activity to increase physical, psychic, and creative activity. This study will analyze the potential of Germanggis Tourist trails as a recreational sports infrastructure of cycling. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques using observation techniques, interviews, and documentation. The sampling technique in this study used purposive sampling. Analysis of the data using the analysis model of Miles and Huberman. The results show that aspect of Attraction in the Germanggis Tourist trail consisting of natural attraction and artificial attraction. Natural attractions include hills, rice fields, trees, mountains, and a cold atmosphere. Artificial attractions include Germanggis Tourism that can see the beauty of Purwokerto city from a height, a ramp with an elevation gain level of 810 mdpl, thus triggering cyclists to try the path. The accessibility aspect of Germanggis Tourist trail is a tourist route that exists in rural environments, smooth paths, and avoids crowded traffic vehicles. The track is sloped and winding, so cyclists who like the challenge can try the lane. Amenities aspect consists of warung facilities, shophouses for resting place and buying something needed. Other available facilities such as photo spot and homestay and camp facilities. Aspects of Ancillary show that the Germanggis Tourist trail deserves to be used as a recreational sports infrastructure for cycling, judging by its attractions, access, and facilities. In addition, the form of support provided by the Noris community to the Germanggis Tourist trail is in the form of promotion through social media, so that the track can be known by the public or the bicycle community. Based on the analysis of data reviewed from aspect 4A consists of aspects of Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary, it can conclude that the Germanggis Tourist trail has the potential as a recreational sports infrastructure of cycling. Keywords: Germanggis, tourist trails, infrastructure | |
| 29594 | 32930 | I1E017014 | Pemanfaatan Jalur Wisata Candi Sebagai Pilihan Beraktifitas Jasmai Bagi Komunitas GASSEBOR | Jalur Wisata Candi digunakan oleh Komunitas GASSEBOR untuk kegiatan olahraga rekreasi bersepeda, karena jauh dari jalan raya, mempunyai jalur yang nyaman digunakan, udara yang sejuk dan masih asri, pemandangan yang indah dan spot foto dengan background Gunung Slamet. Jalur Wisata Candi berpotensi digunakan sebagai pilihan beraktifitas jasmani bagi komunitas GASSEBOR, dikarenakan mempunyai jalur yang nyaman, udara yang sejuk, serta mempunyai spoot foto dan pemandangan yang indah. | Wisata Candi Track is used by GASSEBOR Community for recreational cycling activities, because it is far from the highway, has a comfortable track to use, cool and still fress air, beautiful view and have a photo spots with the background of Mount Slamet. Wisata Candi Track has the potential to be used as a physical activity option for the GASSEBOR community, because it has a comfortable path, cool air, and has a beautiful photo and spoot. | |
| 29595 | 32931 | C1C017044 | PENGARUH PROFITABILITAS, UKURAN PERUSAHAAN, DAN STRUKTUR MODAL TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017 – 2020 | Penelitian dilakukan dalam rangka untuk menganalisis dan memberikan gambaran serta informasi kepada pihak-pihak yang dijadikan objek penelitan dengan topik mengenai pengaruh Profitabilitas yang menggunakan proksi Return On Asset (ROA), Ukuran Perusahaan dengan menggunakan proksi Logaritma Naturan Total Asset, dan Struktur Modal dengan proksi Debt to Equit Ratio (DER) terhadap Harga Saham. Populasi dalam penelitian ini yaitu perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017 sampai 2020. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling dalam pengambilan sampel penelitian, dengan tujuan untuk memeperoleh data yang dibutuhkan dan sesuai dengan kriteria penelitian. Sampel penelitian yang berhasil diperoleh sebanyak 20 perusahaan manufaktur dengan menggunakan metode pengumpulan data sekunder dan analisis data berupa Analisis Regresi Berganda dengan SPSS versi 20. Hasil penelitian menghasilkan bahwa secara parsial variabel Ukuran Perusahaan dan Struktur Modal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Harga Saham, sedangkan variabel Profitabilitas tidak memiliki pengaruh yang signifikan. Selanjutnya, secara simultan variabel Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Struktur Modal memiliki pengaruh terhadap Harga Saham. Variabel variabel Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, dan Struktur Modal dapat menjelaskan sebesar 55,9% terhadap variabel Harga Saham pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2017-2020. | The research was conducted in order to analyze and provide an overview and information to the parties who were the object in the topic of the effect of Profitability using the Return On Asset (ROA) proxy, Company Size using the Logarithmic Total Asset Proxy, and Capital Structure with the Debt to Proxy. Equit Ratio (DER) to Stock Prices. The population in this study are manufacturing sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the period 2017 to 2020. Researchers used purposive sampling technique in taking research samples, with the aim of obtaining the data needed and in accordance with the research criteria. The research sample was obtained by 20 manufacturing companies using secondary data analysis methods and data analysis in the form of multiple regression with SPSS version 20. The result of the research shows that partially the variables of the Company and Capital Structure have a significant effect on the Stock Price, while the Profitability variable does not have a significant effect. Furthermore, simultaneously the Profitability, Company Size, and Structure variables have an influence on the Share Price. Profitability, Company Size, and Capital Structure variables can explain 55.9% of the Share Price variable in manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2017-2020 period. | |
| 29596 | 32932 | C1C017124 | ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN TEKNOLOGI APLIKASI UMKM DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN THEORY OF PLANNED BEHAVIOR | Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pengunaan teknologi aplikasi UMKM. Teori yang digunakan adalah Theory Of Planned Behavior atau teori tindakan yang direncanakan (TPB) yang dikembangkan oleh Ajzen 1980. Teori ini menyatakan bahwa manusia pada dasarnya berperilaku dengan cara yang sadar dan mereka mempertimbangkan informasi yang tersedia baik secara implisit maupun eksplisit. Hipotesis dalam penelitian ini meliputi: (1) Attitude Toward Behavior berpengaruh terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (2) Subjective norm berpengaruh terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (3) Perceived behaviour control berpengaruh terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (4) Intention to use dapat memoderasi hubungan antara attitude toward behavior terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (5) Intention to use dapat memoderasi hubungan antara subjective norm terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (6) Intention to use dapat memoderasi hubungan antara perceived behavior control terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik survei. Data yang digunakan merupakan data primer yang diperoleh langsung dari responden. Populasi dalam penelitian ini adalah pelaku UMKM bidang kuliner yang berada di Kota Purwokerto. Sampel penelitian diperoleh setelah melakukan perhitungan dengan rumus slovin yaitu 87 UMKM. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan purposive random sampling dengan kriteria yang ditentukan sebelum melakukan pengumpulan sampel. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Variabel attitude toward behavior berpengaruh positif terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (2) Variabel subjective norm berpengaruh positif terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (3) Variabel perceived behavior control berpengaruh positif terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (4) Variabel intention to use tidak dapat memoderasi hubungan antara attitude toward behavior terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (5) Variabel intention to use dapat memoderasi hubungan antara subjective norm terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM; (6) Variabel intention to use tidak dapat memoderasi hubungan antara perceived behavior control terhadap penggunaan teknologi aplikasi UMKM. | This study aims to examine and analyze the factors that influence the use of MSME application technology. The theory used in this study is the Theory Of Planned Behavior (TPB) developed by Ajzen 1980. This theory states that humans basically behave in a conscious way and they consider the available information either implicitly or explicitly. The hypotheses in this study include : (1) Attitude Toward Behavior affects the use of MSME application technology; (2) Subjective norm affects the use of MSME application technology; (3) Perceived behavior control affects the use of MSME application technology; (4) Intention to use can moderate the relationship between attitude toward behavior towards the use of MSME application technology; (5) Intention to use can moderate the relationship between subjective norms on the use of MSME application technology; (6) Intention to use can moderate the relationship between attitude toward behavior towards the use of MSME application technology. This research is a quantitative research with survey technique. The data used are primary data obtained directly from the respondents. The population in this study is the SMEs in the culinary field in Purwokerto City. The research sample was obtained after calculating the slovin formula, namely 87 SMEs. The sampling technique in this study used purposive random sampling with predetermined criteria before collecting samples. The results of this study indicate that: (1) The variable attitude toward behavior has a positive effect on the use of MSME application technology; (2) The subjective norm variable has a positive effect on the use of MSME application technology; (3) The perceived behavior control variable has a positive effect on the use of MSME application technology; (4) The intention to use variable cannot moderate the relationship between attitude toward behavior towards the use of MSME application technology; (5) The intention to use variable can moderate the relationship between subjective norms on the use of MSME application technology; (6) The intention to use variable cannot moderate the relationship between perceived behavior control and the use of MSME application technology. | |
| 29597 | 32933 | F1C017020 | Jebakan Kebutuhan Palsu pada Media Promosi iPhone 11 pro | Smartphone kini telah menjadi sebuah kebutuhan yang wajib dimiliki oleh setiap insan manusia, seakan-akan hidup akan menjadi tidak berwarna bila tidak ada kehadiran smartphone ini. Segala fitur yang dimiliki smartphone menjadi daya tarik tersendiri bagi siapapun yang akan memilikinya. Daya tarik akan smartphone ini, dapat memunculkan sebuah jebakan kebutuhan palsu di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menerapkan studi kritis. Untuk meneliti bagaimana jebakan kebutuhan palsu yang dimunculkan secara tersirat lewat media promosi smartphone iPhone 11 Pro. Menggunakan teori Circuit of Culture yang dikemukakan oleh Paul Du Gay, hasil yang diperolah dari penelitian ini adalah bagaimana media promosi iPhone 11 Pro memiliki pesan tersirat maupun tersurat yang dapat memunculkan kesan prestis akan smartphone iPhone 11 Pro, yang kemudian dapat memunculkan jebakan kebutuhan palsu. | Smartphones have now become a necessity that must be owned by every human being, as if life would be colorless without your smartphone. All the features of a smartphone become the main attraction for anyone who will have it. The appeal of this smartphone, can create a trap of false needs in society. This study uses a qualitative method by applying a critical study. To examine how the trap of fake needs is raised on stage through the iPhone 11 Pro smartphone promotion media. Using the Circuit of Culture theory put forward by Paul Du Gay, the results obtained from this research are how the iPhone 11 Pro promotional media has a message or express that can give rise to the impression of prestige on the iPhone 11 Pro smartphone, which can then lead to a trap of false needs. | |
| 29598 | 32934 | E2A019005 | Employment Law System in The Covid-19 and New Normal Pandemic Periods | Kementerian Tenaga Kerja pada 20 April 2020 mendata pekerja yang diberhentikan dan dipulangkan selama pandemi Covid-19, sekitar 2.084.593 pekerja dari 116.370 perusahaan telah dipulangkan. Untuk menghindari kekosongan hukum di masa pandemi Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan ketenagakerjaan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penulis melakukan penelitian untuk mengetahui bagaimana langkah hukum dan kebijakan yang telah diambil oleh pemerintah untuk menangani permasalahan ketenagakerjaan pada masa pandemi Covid-19 di Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah yuridis normatif dengan menganalisis bahan hukum sekunder dengan memahami hukum sebagai seperangkat peraturan atau norma positif dalam sistem perundang-undangan yang mengatur kehidupan manusia. Penelitian ini membahas tentang kebijakan bagaimana undang-undang ketenagakerjaan yang telah dikeluarkan pemerintah sesuai dengan hukum positif. Pemerintah telah menjalankan kewajibannya untuk melindungi masyarakat dari penyakit berbahaya melalui kebijakan yang dikeluarkan sejak pandemi Covid-19 hingga penerapan new normal. Meski masih membutuhkan aturan khusus yang lebih spesifik dalam upaya melindungi pengusaha dan pekerja yang terdampak Covid-19 dan perekonomian di Indonesia. | The Ministry of Manpower on April 20, 2020 collected data on workers who were dismissed and sent home during the Covid-19 pandemic, around 2,084,593 workers from 116,370 companies have been sent home. To avoid a legal vacuum during the Covid-19 pandemic, the government issued an employment policy. Based on these problems, the authors conducted a study to find out how the legal steps and policies that have been taken by the government to deal with labor problems during the Covid-19 pandemic in Indonesia. The approach used is normative juridical by analyzing secondary legal materials by understanding law as a set of regulations or positive norms in the statutory system that regulates human life. This research discusses the policy on how the labor law that has been issued by the government is in accordance with the positive law. The government has carried out its obligation to protect the public from dangerous diseases through policies that have been issued since the Covid-19 pandemic until the implementation of the new normal. Although it still requires more specific special rules in an effort to protect employers and workers affected by Covid-19 and the economy in Indonesia. | |
| 29599 | 32935 | B1A017160 | DIFERENSIAL LEUKOSIT BEBERAPA SPESIES IKAN TANGKAPAN DARI FAMILIA CYPRINIDAE DI SUNGAI BANJARAN, KABUPATEN BANYUMAS | Familia Cyprinidae dapat ditemukan di hampir seluruh sungai Indonesia termasuk Sungai Banjaran, Kabupaten Banyumas. Diferensial leukosit bertujuan mengetahui perbedaan persentase sel leukosit. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara lokasi pengambilan sampel (hulu, tengah, dan hilir) dengan diferensial leukosit dan mengetahui gambaran apusan darah dari beberapa spesies ikan familia Cyprinidae. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling pada tiga stasiun yang berbeda. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode Analysis of Variance (ANOVA) dengan tingkat kesalahan 5% dan gambaran hasil pengamatan mikroskopis jenis-jenis leukosit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan persentase sel lekosit pada Ikan Nilem (Osteochilus vittatus), Ikan Brek (Barbonymus balleroides), dan Ikan Lunjar (Rasbora argyrotaenia) dengan lokasi Hulu, Tengah, Hilir Sungai Banjaran, Banyumas, berbeda secara signifikan (p<0,05). Persentase sel leukosit yang paling tinggi ada pada zona Hilir di Sungai Banjaran, Banyumas yaitu sel neutrofil dan sel monosit. Presentase sel neutrofil Ikan Nilem didapatkan sebesar 9,5%, Ikan Brek sebesar 8,5% dan Ikan Lunjar sebesar 9,4%. Presentase sel monosit pada Ikan Nilem sebesar 8,9%, Ikan Brek sebesar 8,7% dan Ikan Lunjar sebesar 8,5%. Sel neutrofil memiliki sitoplasma bergranula halus dan ditengahnya terdapat inti bersegmen. Sel eosinofil mempunyai sitoplasma berwarna lebih merah, inti yang terletak memanjang di tepi sel, memiliki granula besar. Sel limfosit memiliki sitoplasma berwarna biru gelap dan inti berbentuk bulat hingga oval. Sel monosit memiliki sitoplasma berwarna biru pucat dan bentuk inti bervariasi ada yang berbentuk seperti ginjal hingga yang berbentuk dua lobus besar. | The family Cyprinidae can be found in almost all Indonesian rivers, including the Banjaran River, Banyumas Regency. Leukocyte differential aims to determine the difference in the percentage of leukocytes. This study was to determine the relationship between sampling locations (upstream, middle, and downstream) with differential leukocytes and to determine the picture of blood smears from several species of fish in the family Cyprinidae. Sampling using purposive sampling technique at three different stations. The data obtained were analyzed using the Analysis of Variance (ANOVA) method with an error rate of 5% and a description of the results of microscopic observations of the types of leukocytes. The results showed that the comparison of the percentage of leukocytes in Nilem Fish (Osteochilus vittatus), Brek Fish (Barbonymus balleroides), and Lunjar Fish (Rasbora argyrotaenia) with locations Upstream, Middle, Downstream of the Banjaran River, Banyumas, was significantly different (p<0, 05). The highest percentage of leukocyte cells is in the Downstream zone in the Banjaran River, Banyumas, namely neutrophil cells and monocyte cells. The percentage of neutrophil cells for Nilem Fish was 9.5%, Brek Fish 8.5%, and Lunjar Fish 9.4%. The percentage of monocyte cells in Nilem Fish was 8.9%, Brek Fish 8.7%, and Lunjar Fish 8.5%. Neutrophil cells have a finely granular cytoplasm and a segmented nucleus in the center. Eosinophil cells have a redder cytoplasm, the nucleus is located elongated at the edge of the cell, has large granules. Lymphocyte have a dark blue cytoplasm, and a round to oval nucleus. Monocytes have pale blue cytoplasm and the shape of the nucleus varies from kidney-shaped to two large lobes. | |
| 29600 | 32936 | J1C015018 | Budaya Aisatsu dan Ojigi (Studi Fenomologi Budaya Komunikasi Pada Pekerja Hotel Kyuukamura Kishu Kada) | Tujuan penelitian untuk mengetahui mengenai budaya komunikasi masyarakat Jepang yaitu komunikasi verbal Aisatsu dan non-verbal Ojigi yang dipraktikan oleh pekerja hotel Kyuukamura Kishu Kada menggunakan studi fenomologi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara sebagai teknik pengumpulan data. Informan dari penelitan ini berjumlah 5 orang. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini adalah budaya komunikasi verbal Aisatsu yang dipraktikan oleh pekerja Kyuukamura Kishu Kada berbeda-beda tergantung pada lawan bicara dan situasinya. Untuk budaya non-verbal Ojigi dilakukan untuk menunjukan permintaan maaf, terimkasih, dan menghormati lawan bicara. Semakin membungkuk dalam melakukan Ojigi maka perasaan yang ditunjukan semakin dalam. Pekerja di Kyuukamura Kishu Kada juga menyadari bahwa Aisatsu dan Ojigi merupakan budaya komunikasi Jepang yang sangat penting dan berperan penting terutama di Kyuukamura Kishu Kada. | The purpose of the study was to find out about the communication culture of Japanese society, namely verbal Aisatsu and non-verbal Ojigi communication practiced by hotel workers Kyuukamura Kishu Kada using phenomenology studies. This research is a qualitative descriptive study using interview techniques as a data collection technique. There are 5 informants from this research. The results found in this study are the aisatsu verbal communication culture practiced by Kyuukamura Kishu Kada workers varies depending on the interlocutor and the situation. For non-verbal culture, ojigi is done to show apologies, thanks, and respect for the other person. The more bent in doing ojigi, the feelings shown are getting deeper. Employees at Kyuukamura Kishu Kada also realize that Aisatsu and Ojigi are very important Japanese communication culture and play an important role, especially in Kyuukamura Kishu Kada. |