Home
Login.
Artikelilmiahs
32943
Update
FILAN HIDAYAH
NIM
Judul Artikel
Evaluasi Kelas Kesesuaian Lahan untuk Pengembangan Tanaman Semangka dan Blewah di Wilayah Kabupaten Belitung Timur
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Evaluasi lahan adalah suatu proses penilaian sumber daya lahan untuk tujuan tertentu, salah satunya mengetahui tingkat kecocokan sebidang lahan untuk penggunaan tertentu. Penelitian ini dilakukan untuk : (1) menentukan kelas kesesuaian lahan untuk tanaman semangka dan blewah di Kabupaten Belitung Timur; (2) mengetahui faktor-faktor pembatas lahan untuk tanaman semangka dan blewah di Kabupaten Belitung Timur; (3) membuat perencanaan arahan pengembangan tanaman semangka dan blewah di Kabupaten Belitung Timur. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan November 2020 sampai April 2021 di Kabupaten Belitung Timur dan Laboratorium Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dan teknik purposive sampling melalui pendekatan sistem transek (topolitosekuen). Serta metode matching antara kualitas dan karakteristik lahan daerah penelitian dengan persyaratan tumbuh tanaman semangka dan blewah. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) kesesuaian lahan aktual tanaman semangka dan blewah terdapat 10 subkelas kesesuaian lahan antara lain Noarc, Nrc, S3nr, S3nreh, S3nrna, S3nrnaeh, S3oarcnreh, S3rcnreh, S3rcnrna, dan S3rcnrnaeh. Kemudian pada kesesuaian lahan potensial terdapat 4 kelas kesesuaian lahan antara lain S1, S2, S3, dan N, dengan 5 subkelas kesesuaian lahan antara lain Noarc, Nrc, S2eh, S2rceh, dan S3rc; (2) pada kesesuaian lahan aktual terdapat faktor pembatas antara lain ketersediaan oksigen (oa), media perakaran (rc), retensi hara (nr), hara tersedia (na), dan bahaya erosi (eh). Kemudian pada kesesuaian lahan potensial terdapat faktor pembatas antara lain media perakaran (rc) dan bahaya erosi (eh); (3) Berdasarkan hasil seleksi yang telah dilakukan terdapat 8 satuan lahan (SL) dengan 12 titik sampel yang sesuai untuk dapat diarahkan sebagai wilayah pengembangan tanaman semangka dan blewah antara lain yaitu titik SP 09-27-1, DG 09-24-1, SP 11-27-1, DG 14-04-1, GT 16-17-2, GT 16-23-1, SR 16-20-1, SR 16-20-2, SR 18-19-1, MG 25-31-1, KK 31-18-1, dan KK 39-14-1.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Land evaluation is a process of assessing land resources for certain purposes, one of which is knowing the level of suitability of a plot of land for a particular use. This research was conducted to: (1) determine the land suitability class for watermelon and cantaloupe plants in East Belitung District; (2) knowing the land limiting factors for watermelon and cantaloupe plants in East Belitung District; (3) make a planning direction for the development of watermelon and cantaloupe plants in East Belitung District. This research was conducted from November 2020 to March 2021 in East Belitung District and the Soil Laboratory of the Faculty of Agriculture, Jenderal Sudirman University, Purwokerto. This research was conducted by survey method and purposive sampling technique through a transect system approach (topolitosequence). As well as the matching method between the quality and characteristics of the land in the research area with the requirements for growing watermelons and cantaloupe. The results of this study indicate that: (1) the actual land suitability of watermelon and cantaloupe plants there are 10 land suitability subclasses, including Noarc, Nrc, S3nr, S3nreh, S3nrna, S3nrnaeh, S3oarcnreh, S3rcnreh, S3rcnrna, and S3rcnrnaeh. Then on potential land suitability there are 4 land suitability classes, including S1, S2, S3, and N, with 5 land suitability subclasses, including Noarc, Nrc, S2eh, S2rceh, and S3rc; (2) on the actual land suitability there are limiting factors including oxygen availability (oa), root media (rc), nutrient retention (nr), available nutrients (na), and erosion hazard (eh). Then on potential land suitability there are limiting factors including rooting media (rc) and erosion hazard (eh); (3) Based on the results of the selection that has been carried out, there are 8 land units (SL) with 12 suitable sample points to be directed as areas for developing watermelon and cantaloupe plants, including points with codes SP 09-27-1, DG 09-24 -1, SP 11-27-1, DG 14-04-1, GT 16-17-2, GT 16-23-1, SR 16-20-1, SR 16-20-2, SR 18-19- 1, MG 25-31-1, KK 31-18-1, and KK 39-14-1.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save