Artikel Ilmiah : D1A017011 a.n. SYANTI EDDY PUTRI

Kembali Update Delete

NIMD1A017011
NamamhsSYANTI EDDY PUTRI
Judul ArtikelPENGARUH SUPLEMENTASI PROBIOTIK TERHADAP KONSUMSI DAN KONVERSI PAKAN PADA AYAM NIAGA PETELUR PERIODE PRODUKSI
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilaksanakan di Experimental Farm, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman pada tanggal 13 Januari 2021 sampai 17 Maret 2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian probiotik terhadap konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur, mengetahui level suplementasi probiotik yang paling efisien dalam konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur. Materi penelitian yang digunakan adalah ayam niaga petelur betina umur 45 minggu sebanyak 80 ekor. Bahan penelitian terdiri atas: probiotik (promix), pakan ayam pabrikan periode produksi yang terdiri atas jagung, bungkil kacang kedelai, corn gluten meal, tepung daging dan tulang, tepung ikan, dedak padi, wheat bran, pollard, bungkil biji-bijian, minyak calcium, phosphorus, sodium bicarbonate, vitamin trance mineral, asam amino dan anti oksidan dengan kandungan Kadar air (Max 13%), Protein kasar (16-18%), Lemak (Max 7%), Seratkasar (Max 6,5%), Abu (Max 14%), Kalsium (3,70-4,25%), Phospor (0,6-1%) dan Aflatoksin (Max 50 ppb). Peralatan yang digunakan meliputi: kandang batere ukuran 35x30cm yang dilengkapi dengan tempat pakan dan minum, timbangan dan alat tulis. Penelitian dilakukan berdasarkan rancangan acak lengkap (RAL). Perlakuan yang diuji cobakan adalah suplementasi probiotik di dalam pakan basal terdiri atas 4 level yaitu P0 = 0% (kontrol), P1 = 0,5% dari jumlah pakan yang diberikan, P2 = 1% dari jumlah pakan yang diberikan, P3 = 1,5% dari jumlah pakan yang diberikan setiap unit percobaan terdiri atas 4 ekor ayam niaga petelur dan setiap perlakuan diulang 5 kali. Data hasil penelitian ditabulasikan. Kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil Analisis variansi menunjukkan bahwa perlakuan penambahan probiotik pada konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Rataan konsumsi konsumsi pakan pada P0 (119,3 ± 1,5), P1 (119,4 ± 3,4), P2 (117,6 ± 6,8), P3 (116,4 ± 18,9). Sedangkan rataan konversi pakan pada P0 (2,6 ± 0,4), P1 (2,3 ± 0,2), P2 (2,2 ± 0,1), P3 (2,3 ± 0,3). Kesimpulan bahwa penambahan probiotik tidak dapat menurunkan nilai konsumsi dan konversi pakan ayam niaga petelur.
Abtrak (Bhs. Inggris)“Effect of probiotic supplementation on consumption and feed conversion in laying hens during production”. This research was conducted at the Experimental Garden of the Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Sudirman University, from January 13, 2021, to March 17, 2021. This study aimed to determine the effect of giving probiotics on the consumption and conversion of laying hens to determine the most efficient level of probiotic supplementation in consumption and conversion of laying hens feed. The research material used was 80 female laying hens aged 45 weeks. The research material consisted of probiotics (promix), pre-production chicken feed consisting of corn, soybean meal, corn gluten meal, meat and bone meal, fish meal, rice bran, wheat bran, pollard, grain flour, oil. calcium, phosphorus, sodium bicarbonate, trance mineral vitamins, amino acids and anti-oxidants with water content (Max 13%), Crude Protein (16-18%), Fat (Max 7%), Crude Fiber (Max 6.5%) , Ash (Max 14%), Calcium (3.70-4.25%), Phosphorus (0.6-1%) and Aflatoxin (Max 50 ppb). The equipment used included: a 35x30cm battery cage equipped with feed and drink containers, scales, and stationery. The study was conducted based on a completely randomized design (CRD). The treatment tested was probiotic supplementation on basal feed consisting of 4 levels, namely P0 = 0% (control), P1 = 0.5% of the amount of feed given, P2 = 1% of the amount of feed given, P3 = 1.5 % of the amount of feed given. The amount of feed given to each experimental unit consisted of 4 laying hens and five replication on each treatment. The research data were tabulated and then analyzed using analysis of variance (ANOVA). The analysis of variance showed that the treatment of adding probiotics to the consumption and feed conversion of laying hens had no significant effect (P>0.05). The average feed consumption was at P0(119.3 ± 1.5), P1(119.4 ± 3.4), P2(117.6 ± 6.8), P3(116.4 ± 18.9). Meanwhile, the average feed conversion was at P0(2.6 ± 0.4), P1(2.3 ± 0.2), P2(2.2 ± 0.1), P3(2.3 ± 0.3). The conclusion is that probiotics in the feed could not reduce the consumption value and feed conversion of laying hens.
Kata kunciAyam petelur, Konsumsi Pakan, Konversi Pakan.
Pembimbing 1Prof. Dr. Ismoyowati, S.Pt., M.P.
Pembimbing 2Dr. Ir. Rosidi, MP.
Pembimbing 3
Tahun2017
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2021-08-11 17:53:31.77037
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.