Artikelilmiahs
Menampilkan 25.761-25.780 dari 50.260 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 25761 | 29101 | A1F016005 | PENGARUH PENAMBAHAN JENIS ASAM DAN VARIASI pH NIRA KELAPA TERHADAP SIFAT KIMIA DAN SENSORI GULA KELAPA CAIR | Gula kelapa cair adalah salah satu produk olahan nira kelapa yang dibuat melalui evaporasi nira hingga mencapai end point. Permasalahan yang sering muncul dalam gula cair adalah terjadinya kristalisasi sukrosa selama penyimpanan dan kenampakan yang kurang jernih. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan dekristalisasi menggunakan asam. Namun perlu dicari kisaran pH yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui pengaruh penggunaan jenis asam dan variasi pH nira kelapa terhadap sifat kimia dan sensori gula kelapa cair, 2) Menentukan perlakuan jenis asam dan variasi pH nira kelapa yang menghasilkan gula kelapa cair dengan sifat kimia dan sensori terbaik, 3) Mengetahui perubahan sifat fisik dan kimia gula kelapa cair selama penyimpanan. Penelitian ini merupakan eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor, yaitu jenis asam (A): asam sitrat (A1), asam asetat (A2) dan variasi pH nira kelapa (P): 4,0 (P1), 4,5 (P2), 5,0 (P3). Hasil uji Friedman sensori gula kelapa cair menunjukkan bahwa warna, aroma, rasa manis, rasa asam, dan kesukaan berpengaruh nyata terhadap kombinasi perlakuan antara jenis asam dan variasi pH nira kelapa. | Liquid coconut sugar is one of the processed products of coconut sap that is made through the evaporation of the sap until it reaches the end point. The problem that often arises in liquid sugars is the occurrence of sucrose crystallization during storage and a less clear appearance. One effort that can be done is by decrystallization using acids. But it is necessary to find the right pH range. This study aims to 1) Determine the effect of the use of acid types and pH variations of coconut juice on the chemical and sensory properties of liquid coconut sugar, 2) Determine the treatment of acid types and pH variations of coconut sap that produce liquid coconut sugar with the best chemical and sensory properties, 3) Know the changes in physical and chemical properties of liquid coconut sugar during storage. This research was experimental with a Randomized Block Design (RCBD) with 2 factors, namely the type of acid (A): citric acid (A1), acetic acid (A2) and variations in the pH of coconut juice (P): 4,0 (P1), 4,5 (P2), 5,0 (P3). Friedman sensory test results of liquid coconut sugar show that the color, aroma, sweet taste, sour taste, and likeness have a significant effect on the combination of treatments between the types of acids and variations in the pH of the palm juice. | |
| 25762 | 29105 | E1A016173 | DISSENTING OPINION DALAM PUTUSAN KASASI PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI KETUA BADAN PENYEHATAN PERBANKAN NASIONAL (Tinjauan Yuridis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1555 K/Pid.sus/2019) | Salah satu wujud keaktifan Hakim dalam menangani suatu perkara, yaitu timbulnya dissenting opinion dalam suatu putusan. Dissenting opinion merupakan pendapat atau putusan yang ditulis oleh seorang Hakim atau lebih yang tidak setuju dengan putusan mayoritas anggota Majelis Hakim. Penelitian ini bersumber pada Putusan Mahkamah Agung Nomor 1555 K/Pid.sus/2019 mengenai dissenting opinion antara Majelis Hakim dalam perkara tindak pidana korupsi ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dissenting opinion antara Majelis Hakim dan akibat hukum diterimanya permohonan kasasi dengan adanya dissenting opinion dalam putusan Mahkamah Agung Nomor 1555 K/Pid.sus/2019. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif, yaitu dengan mempelajari tujuan hukum, nilai-nilai keadilan, validitas aturan hukum, konsep-konsep hukum maupun norma-norma hukum. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh melalui studi pustaka. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis terhadap putusan Mahkamah Agung Nomor 1555 K/Pid.sus/2019, dapat ditarik kesimpulan bahwa dissenting opinion yang diajukan oleh salah satu hakim anggota Majelis Hakim lebih tepat dari pada putusan mayoritas Majelis Hakim. Akibat hukum diterimanya permohonan kasasi dengan adanya dissenting opinion dalam putusan tersebut adalah adanya dissenting opinion tidaklah menimbulkan akibat hukum yang berarti dan juga tidak akan mempengaruhi putusan yang diambil berdasarkan suara terbanyak mayoritas Majelis Hakim, oleh karenanya Mahkamah Agung mengabulkan permohonan kasasi Terdakwa dan melepaskan Terdakwa dari segala tuntutan hukum (ontslag van alle rechtsvervolging). | The Judge’s vivacity in handling a case is marked by a dissenting opinion in a verdict. Dissenting opinion is an opinion or a verdict written by a Judge or more which does not agree with the verdict of the majority of Panel of Judges. This research is focused on the verdict of Supreme Court number 1555 K/Pid.sus/2019 concerning Panel of Judges, dissenting opinion in criminal act of corruption committed by the head of Indonesian Bank Restructuring Agency. The aim of the research is to find out the dissenting opinion between Panel of Judges and the legal consequences from granting the appeal of cassation with dissenting opinion in Supreme Court verdict number 1555 K/Pid.sus/2019. This study uses normative juridical method with prescriptive research specification. This means observing the legal aim, values of justice, law validity, and legal concepts and norms. The data used is secondary data obtained by literature review. The researcher applies analytical descriptive method with qualitative approach to analyze the data. According to the result of the study on Supreme Court verdict number 1555 K/Pid.sus/2019, it is concluded that the dissenting opinion conveyed by a judge from Panel of Judges is more appropriate than the verdict of the majority of the Panel of Judges. The legal consequence of granting the appeal of cassation with dissenting opinion in the verdict is that the dissenting opinion does not cause major legal consequences nor does it affect the verdict made from the majority of Panel of Judge’s votes. Therefore, Supreme Court grants the Defendant’s appeal of cassation and releases him of all charges (ontslag van alle rechtsvervolging). | |
| 25763 | 29106 | H1B016075 | KONTRIBUSI PENGGUNAAN CALCIUM STEARATE SECARA BERVARIASI PADA BETON MUTU 40 MPa DENGAN BAHAN PENGIKAT PORTLAND POZZOLAN CEMENT DAN FLY ASH TERHADAP KUAT LEKAT TULANGAN BETON | Beton dikenal sebagai material dengan kuat tekan yang tinggi, namun kuat tariknya rendah. Beton biasa dikombinasikan dengan baja tulangan untuk mengantisipasi gaya tarik yang mungkin terjadi pada beton. Akibat adanya kontak dari kedua komponen tersebut memungkinkan terjadinya lekatan beton terhadap baja tulangan. Bahan tambah campuran beton, seperti calcium stearate memiliki kemampuan merubah sifat beton menjadi hidrofobik dan mampu meningkatkan kuat tekan beton. Namun, pengaruh calcium stearate terhadap lekatan beton belum teridentifikasi secara jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahan tambah calcium stearate terhadap lekatan beton dengan tulangannya. Penelitian berbasis pengujian pull-out, dimana benda uji yang digunakan adalah beton silinder (dia. 15 cm dan tinggi 30 cm) yang ditancapkan tulangan ulir diameter 19 mm. Mutu beton yang ditinjau adalah 40 MPa dengan bahan pengikat PPC dan fly ash. Kadar calcium stearate yang digunakan adalah 0, 1, 5, dan 10 kg/m3 dari 1 m3 volume beton. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai tegangan lekat untuk masing-masing kadar 0, 1, 5, dan 10 kg/m3 rata-rata sebesar 9,542, 8,886, 9,605 dan 8,028 MPa. Disimpulkan bahwa semakin banyak kadar penambahan calcium stearate akan menurunkan nilai tegangan lekat beton. Selain itu, pola keruntuhan yang terjadi seluruhnya mengalami keruntuhan belah (splitting failure). | Concrete is known as a material with high compressive strength, but low on tensile strength. Generally, concrete is combined with reinforcing steel to anticipate the tensile forces that may occur in concrete. As the result of these two materials contacts allows bonding mechanism of concrete to reinforcing steel. Concrete additive, such as calcium stearate have the ability to change the concrete characteristics to be hydrophobic and increase the compressive strength of concrete. However, the effect of these calcium stearate on concrete bond has not been clearly identified. This study aims to determine the effect of calcium stearate on concrete bond to its reinforcement. Research based on pull-out testing, where the specimens used cylindrical concretes (dia. 15 cm and height 30 cm) that were plugged by a steel with 19 mm diameters. The concrete strength was 40 MPa with PPC and fly ash as the binder. The use of calcium stearate was 0, 1, 5, and 10 kg/m3 for 1 m3 concrete volume. The results show that the value of bond strength for each 0, 1, 5, and 10 kg/m3 used are 9.542, 8.886, 9.605, and 8.028 MPa in average. It is concluded that the more uses of calcium stearate will reduce the value of concrete bond strength. In addition, the collapse pattern that occurs on entire specimens was splitting failure. | |
| 25764 | 29129 | J1C015007 | Kajian Karakter Kepemimpinan Oda Nobunaga dalam Novel Shinsho Taikōki Karya Eiji Yoshikawa dengan Pendekatan Teori Praktik Bourdieu | Penelitian ini dilakukan di latarbelakangi oleh pertahanan dan perluasan kekuasaan yang dimiliki oleh Oda Nobunaga dalam novel Shinsho Taikōki Karya Eiji Yoshikawa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan habitus, arena dan modal, serta kombinasi ketiganya yang mendekripsikan karakter kepemimpinan dari Oda Nobunaga. Di dalam proses pengumpulan datanya digunakan metode studi pustaka dan teknik simak catat. Sedangkan, pada proses analisis data menggunakan metode analisis deskriptif. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa novel Shinsho Taikōki menggambarkan bentuk habitus seseorang dalam menentukan tindakan. Habitus dari Oda Nobunaga mengalami pergerakan seiring waktu. Pergerakan itu diakibatkan oleh pengalaman, didikan, serta keadaan lingkungannya. Terdapat tiga arena dalam novel Shinsho Taikōki, yaitu arena kekuasaan, arena perekonomian dan arena intelektual. Ketiga arena ini menonjol dari dua faktor, diantaranya karena kelas dominan, dan tempat dimana modal dari agen tersebut didapatkan. Modal yang ditemukan dalam agen di novel ini ada tiga, yaitu modal sosial, simbolik dan budaya. Karakter kepemimpinan dari relasi ketiga konsep sosial tersebut adalah kepemimpinan transformasional. | This research was carried out on the background of the defense and expansion of power possessed by Oda Nobunaga in Eiji Yoshikawa's Shinsho Taikōki novel. This study aims to describe habitus, arena and capital, as well as a combination of the three that describe the leadership character of Oda Nobunaga. In the process of collecting data used literature study methods and note-taking techniques. Meanwhile, the data analysis process uses descriptive analysis method. Based on data analysis, it can be concluded that the Shinsho Taikōki novel depicts the form of a person's habitus in determining action. Habitus of Oda Nobunaga experienced movement over time. The movement was caused by experience, education, and the environment. There are three arenas in the Shinsho Taikōki novel, namely the arena of power, the arena of economics and the arena of intellectuals. These three arenas stand out from two factors, one of them being the dominant class, and the place where the capital from the agent is obtained. There are three capital found in the agent in this novel, namely social, symbolic and cultural capital. The leadership character of the relations of the three social concepts is transformational leadership. | |
| 25765 | 29107 | C1B015122 | PENGAPLIKASIAN METODE DISTRIBUTION REQUIREMENT PLANNING (DRP) UNTUK PENGENDALIAN PERSEDIAAN DAN EFISIENSI BIAYA DISTRIBUSI (Studi Kasus Pada CV. Sinar Gemilang) | Penelitian ini merupakan penelitian tentang studi kasus pengaplikasian metode Distribution Requirement Planning (DRP) Pengendalian Persediaan dan Efisiensi Biaya Distribusi pada CV. Sinar Gemilang. CV. Sinar Gemilang memiliki beberapa masalah seperti ketersediaan barang yang tidak sesuai dengan permintaan pelanggan sehingga menyebabkan terjadinya loss sales dan over stock. Menurut Titus Kristanto & Rachman Arief (2013), menggunakan metode DRP untuk menganalisis, menentukan distribusi berbagai varian penjadwalan produk, dan permintaan juga dapat diprediksi. Dari hasil analisis dan perhitungannya, diketahui metode perusahaan sebesar Rp. 46.674.500 dan biaya distribusi metode DRP diketahui sebesar Rp. 42.028.500. Selisih antara biaya distribusi metode perusahaan dengan biaya distribusi metode DRP sebesar Rp. 4.646.000 atau 9,9% perbedaan selisihnya yang artinya dengan menggunakan metode DRP biaya distribusinya menjadi lebih efisien dan lebih minimum. | This research is a case study on the application of the Distribution Requirement Planning (DRP) method of Inventory Control and Distribution Cost Efficiency on CV. Sinar Gemilang. CV. Sinar Gemilang has several problems such as the availability of goods that are not in accordance with customer demand, causing loss of sales and over stock. According to Titus Kristanto & Rachman Arief (2013), using the DRP method to analyze, determine the distribution of various variants of product scheduling, and demand can also be predicted. From the results of the analysis and calculation, the company method is known to be Rp. 46,674,500 and the distribution cost of the DRP method is known to be Rp. 42,028,500. The difference between the distribution costs of the company method and the cost of the distribution of the DRP method is Rp. 4,646,000 or 9.9% of the difference, which means using the DRP method the distribution costs become more efficient and more minimum. | |
| 25766 | 29108 | K1A016036 | PENURUNAN KADAR SIANIDA PADA LIMBAH CAIR TAPIOKA MENGGUNAKAN CuO/ZEOLIT DIBAWAH SINAR TAMPAK | Pencemaran lingkungan akibat limbah tapioka dapat terjadi karena adanya kandungan senyawa organik yang tinggi, salah satunya adalah kandungan sianida. Kadar sianida (CN-) yang dihasilkan industri tapioka berkapasitas produksi 400 ton ubi kayu sebesar 10 – 40 mg/L, sedangkan kadar maksimum sianida yang ditentukan pada baku mutu limbah cair adalah sebesar 0,5 mg/L. Salah satu cara untuk mengurangi kadar sianda dalam limbah cair tapioka adalah menggunakan metode fotokatalitik dengan CuO dengan penambahan zeolit untuk meningkatkan aktivitas fotokatalitiknya dengan bantuan cahaya tampak untuk mengaktifkannya. Zeolit merupakan bahan adsorben yang dapat digunakan untuk mengadsorpsi senyaawa organik seperti sianida. Metode sintesis yang digunakan yaitu dengan mencampurkan CuO dengan Zeolit dengan perbandingan (w/w) yaitu 5%; 10%; 20%; 30%; 40%; dan 50% dengan stirer lalu dipanaskan dan dikalsinasi pada suhu 300oC. Aktivitas terbesar terdapat pada perbandingan massa 10%, pada pH optimum berada pada pH 9, dengan waktu kontak optimum selama 10 jam dengan persentase penurunan sebesar 88,93%. Hal tersebut menunjukan bahwa sianida dapat didegradasi dengan CuO-zeolit pada cahaya tampak dengan bantuan lampu tungsten. | Environmental pollution due to tapioca waste can occur due to the high content of organic compounds, one of which is the cyanide content. The level of cyanide (CN-) produced by tapioca industry with a production capacity of 400 tons of cassava is 10 - 40 mg / L, while the maximum level of cyanide determined in the liquid waste quality standard is 0.5 mg / L. One way to reduce levels of ginger in tapioca liquid waste is to use a photocatalytic method with CuO with the addition of zeolite to increase its photocatalytic activity with the help of visible light to activate it. Zeolite is an adsorbent that can be used to adsorb organic compounds such as cyanide. The synthesis method used is by mixing CuO with Zeolite with a ratio (w/w) of 5%; 10%; 20%; 30%; 40%; and 50% with a stirer then heated and calcined at a temperature of 300oC. The greatest activity is at a mass ratio of 10%, at optimum pH at pH 9, with optimum contact time of 10 hours with a percentage reduction of 88.93%. This shows that cyanide can be degraded with CuO-zeolite in visible light with the help tungsten lamp. | |
| 25767 | 29088 | C1B015015 | ANALISIS PENERAPAN METODE SIX SIGMA PADA PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI DI PT. RIADE SUMBER ENERGI | Penelitian ini berjudul "Analisis Penerapan Metode Six Sigma dalam Kontrol Kualitas Produksi di PT. Riade Sumber Energi (Softride). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kontrol kualitas di PT. Riade Sumber Energi dengan metode Six Sigma. Populasi dalam penelitian ini adalah semua jenis air mineral botol di PT Riade Sumber Energi yaitu air mineral dalam ukuran Softride merek 240ml, 330ml, 600ml, 1.500ml dan 19 liter.Sampel dalam penelitian ini adalah jenis air mineral botol yang memiliki jumlah produksi tertinggi dan memiliki tingkat kerusakan produk paling rendah Metode purposive sampling digunakan dalam menentukan jenis sampel dalam penelitian ini Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dengan menggunakan metode Six Sigma diketahui bahwa perhitungan menunjukkan hasil DPO sebesar 0,0061617763 dan DPMO 6,161,776. Jadi perusahaan berada pada level sigma 4,002741 yang berarti perusahaan berdaya saing | This study entitled "Analysis of the Application of Six Sigma Methods in Production Quality Control in PT. Riade Sumber Energi (Softride). The purpose of this study was to analyze quality control at PT. Riade Sumber Energi with the Six Sigma method. The population in this study are all types of bottle mineral water in PT. Riade Sumber Energi namely mineral water in Softride brand sizes of 240ml, 330ml, 600ml, 1.500ml and 19 liters. The sample in this study is the type of bottle mineral water that has the highest amount of production and has the hidghest level of product damage. The purposive sampling method is used in determining the type of sample in this study. Based on the result of research and analysis using the Six Sigma method, it is known that the calculation shows the results of DPO of 0,0061617763 and DPMO of 6,161,776. So the company is at the level of sigma 4,002741. Which means the company is competitive | |
| 25768 | 29109 | C1B015041 | ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN PENJUALAN, UKURAN PERUSAHAAN, DEBT TO EQUITY RATIO, RETURN ON ASSET, DAN TURNNOVER ASSET TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PERUSAHAAN ANEKA INDUSTRI | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan penjualan, ukuran perusahaan, debt to equity ratio (DER), return on asset (ROA), dan turnover asset (TATO) terhadap pertumbuhan laba pada perusahaan aneka industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2014-2018. Populasi pada penelitian ini terdapat 51 perusahaan. Metode yang digunakan adalah metode purposive sampling dan terdapat 10 perusahaan yang digunakan sebagai sampel. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan regresi data panel. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pertumbuhan penjualan dan return on asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, sedangkan ukuran perusahaan, debt to equity ratio (DER), dan turnover asset (TATO) tidak memiliki pengaruh apapun terhadap pertumbuhan laba. | The purpose of this study is to analyze the influence of sales growth, firm size, debt to equity ratio (DER), return on asset (ROA), and turnover asset (TATO) towards profit growth in miscellaneous industry companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the during 2014-2018. The population in this study are 51companies. The method that used in this study is purposive sampling, and there were 10 companies used as sample. Data in this study were analyzed with panel data regression. The results showed that sales growth and return on asset has positive effect and significant on the profit growth, meanwhile firm size, debt to equity ratio, and turnover asset has no effect on profit growth. | |
| 25769 | 29110 | C1C016074 | PENGARUH BIAYA LINGKUNGAN TERHADAP PROFITABILITAS YANG DIMEDIASI OLEH KINERJA LINGKUNGAN | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh biaya lingkungan terhadap profitabilitas yang dimediasi oleh kinerja lingkungan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan terbuka peserta PROPER dalam kurun waktu 2013-2018, yang dipilih menggunakan purposive sampling, sampel yang diambil berjumlah 16 perusahaan. Unit analisis dalam penelitian ini merupakan tahun perusahaan sehingga diperoleh 64 data pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi sederhana dan uji mediasi menggunakan uji Sobel dan analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Biaya lingkungan berpengaruh positif terhadap profitabilitas; (2) Biaya lingkungan berpengaruh positif terhadap kinerja lingkungan; (3) Kinerja lingkungan berpengaruh positif terhadap profitabilitas; (4) Kinerja lingkungan tidak dapat memediasi hubungan biaya lingkungan dengan profitabilitas. | This study aims to determine the effect of environmental costs on profitability mediated by environmental performance. The population in this study are public companies in Indonesia that participated in PROPER during the 2013-2018 period. The sampling technique uses purposive sampling. The final sample obtained was 16 companies. The unit of analysis in this study is the company year so that 64 research data are obtained. Data analysis techniques used in this study are simple regression analysis and mediation tests using the Sobel test and path analysis. The results of this study indicate that: (1) Environmental costs have a positive effect on profitability; (2) Environmental costs have a positive effect on environmental performance; (3) Environmental performance has a positive effect on profitability; (4) Environmental performance cannot mediate the relationship between environmental costs and profitability. | |
| 25770 | 29112 | D1A016152 | PENGARUH PERBEDAAN FISIK AZOLLA MICROPHYLLA DALAM PAKAN TERHADAP PERSENTASE KARKAS DAN KADAR PROTEIN DAGING PUYUH JANTAN (Coturnix-coturnix japonica) | MUHAMAD ABDAN SYAKURON. “Pengaruh perbedaan fisik Azolla Microphylla dalam pakan terhadap persentase karkas dan kadar protein daging puyuh jantan (Coturnix-coturnix japonica)”. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 04 januari – 08 februari 2020 di Desa Kebumen, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan fisik Azolla Microphylla dalam pakan terhadap persentase karkas dan kadar protein daging puyuh jantan. Percobaan dilakukan secara eksperimen dan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Rancangan terdiri dari 4 perlakuan dan setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali, setiap ulangan terdiri dari 5 ekor puyuh). Materi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu puyuh jantan umur 30 hari yang berjumlah 100 ekor. Setiap petak diambil 1 sampel puyuh jantan dengan bobot badan mendekati rata-rata. Analisis uji kadar protein daging dilaksanakan di Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan, Universitas Jenderal Soedirman. Analisis data yang digunakan adalah Uji Benar Jujur Nyata (BNJ). Perlakuan terdiri dari R0 (pakan dengan penambahan Azolla microphylla 0%), R1 (pakan dengan penambahan Azolla microphylla segar sebanyak 3%), R2 (pakan dengan penambahan Azolla microphylla dengan perebusan sebanyak 3%), dan R3 (pakan dengan penambahan tepung Azolla microphylla sebanyak 3%). Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa pengaruh bentuk fisik Azolla microphylla yang ditambahkan dalam pakan terhadap persentase karkas dan kadar protein daging berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Rataan hasil penelitian yang didapat pada persentase karkas puyuh jantan yaitu R0: 67,31 ± 4,97%, R1: 69,06 ± 3,65%, R2: 65,91 ± 3,22% , dan R3: 69,24 ± 3,85%. Sementara untuk rataan kadar protein daging puyuh jantan yaitu R0: 21,67 ± 3,06%, R1: 23,51 ± 2,53%, R2: 21,47 ± 2,83%, dan R3: 23,66 ± 2,50%. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penambahan Azolla microphylla dengan perbedaan fisik dalam pakan puyuh belum mampu meningkatkan persentase karkas dan kadar protein daging. Kata Kunci: Azolla microphylla, Puyuh jantan, Persentase karkas, Kadar protein daging, Suplementasi | MUHAMAD ABDAN SYAKURON. “Effect of physical differences on Azolla Microphylla in feed on carcass percentage and protein content of male quail meat (Coturnix-coturnix japonica)". The study was conducted on January 4 - February 8, 2020 in Kebumen Village, Baturraden District, Banyumas Regency and the Laboratory of Animal Food Science, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. This study aims to determine the physical differences of Azolla Microphylla in feed on the percentage of carcass and protein content of male quail meat. The experiments were carried out experimentally and used a completely randomized design (CRD). The design consisted of 4 treatments and each treatment was repeated 5 times, each repetition consisted of 5 quails). The material used in this study is 30 day old male quail, amounting to 100 individuals. Each plot was taken 1 male quail sample with body weight approaching the average. Analysis of meat protein content testing was carried out at the Animal Food Science Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University. Analysis of the data used is the True Honest True Test (BNJ). The treatments consisted of R0 (feed with the addition of Azolla microphylla 0%), R1 (feed with the addition of fresh Azolla microphylla by 3%), R2 (feed with addition of Azolla microphylla with boiling as much as 3%), and R3 (feed with addition of Azolla microphylla flour) as much as 3%). The results of the analysis of variance showed that the effect of the physical form of Azolla microphylla added to the feed on the percentage of carcasses and protein content of meat was not significant (P> 0.05). The average research results obtained on the percentage of male quail carcass are R0: 67.31 ± 4.97%, R1: 69.06 ± 3.65%, R2: 65.91 ± 3.22%, and R3: 69.24 ± 3.85%. While for the average protein content of male quail meat are R0: 21.67 ± 3.06%, R1: 23.51 ± 2.53%, R2: 21.47 ± 2.83%, and R3: 23.66 ± 2 50%. The conclusion of this study is that the addition of Azolla microphylla with physical differences in quail feed has not been able to increase the percentage of carcasses and protein levels of meat. Keywords: Azolla microphylla, Male quail, Carcass percentage, Meat protein level, Supplementation | |
| 25771 | 29113 | A1D015037 | KARAKTER PADI GOGO (Oryza sativa L.) DENGAN APLIKASI PUPUK ORGANIK DAN TANAMAN REFUGIA | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh penanaman tanaman refugia kenikir terhadap pertumbuhan dan hasil padi gogo, (2) mengetahui pengaruh pemberian asap cair tempurung kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi gogo dan (3) mengetahui pengaruh penanaman tanaman refugia kenikir dan asap cair tempurung kelapa terhadap pertumbuhan dan hasil padi gogo. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai bulan Desember 2019 di lahan tegalan Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Rancangan yang digunakan yaitu rancangan petak terbagi (split plot design) yang diulang sebanyak 3 kali. Petak utama yaitu P0 = (tanpa kenikir) P1 = kenikir populasi 4 tanaman/petak (6 m2) P2 = kenikir populasi 8 tanaman/petak (6 m2). Anak petak yaitu A0 = 0 % (tannpa aplikasi) 0 lt/6 m2 A1 = 3% (0,036 lt/ 6 m2 A2 = 6% (0,072 lt/ 6 m2 A3 = 9% (0,108 lt/ 6 m2) A4 = 12% (0,144 lt/ 6 m2).Variabel pengamatan pada penelitian ini adalah tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, luas daun, bobot kering tajuk, jumlah malai per rumpun, jumlah bulir isi per rumpun, jumlah bulir hampa per rumpun, bobot bulir isi per rumpun, bobot bulir hampa per rumpun, bobot 1000 biji, bobot biji per petak efektif, bobot gabah kering per hektar dan indeks panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian asap cair tempurung kelapa konsentrasi 12% mampu meningkatkan karakter pertumbuhan dan hasil tanman padi gogo. | This study aims to: (1) knowing the effect of planting kenikir refugia plants on the growth and yield of upland rice, (2) knowing the effect of giving liquid smoke coconut shell on the growth and yield of upland rice and (3) knowing the effect of planting kenikir refugia and liquid smoke coconut shell on the growth and yield of uplan rice. This research was conducted in August to December 2019 in the upland area of Suro Village, Kalibagor District, Banyumas Regency. The design used is a split plot design that is repeated 3 times. The main plot is P0 = (without kenikir) P1 = kenikir population of 4 plants / plot (6 m2) P2 = kenikir population of 8 plants / plot (6 m2). Plots ie A0 = 0% (without application) 0 lt / 6 m2 A1 = 3% (0.036 lt / 6 m2 A2 = 6% (0.072 lt / 6 m2 A3 = 9% (0.108 lt / 6 m2) A4 = 12 % (0.144 lt / 6 m2). The observational variables in this study were plant height, number of leaf, number of tillers, leaf area, shoot dry weight, number of panicles per hill, number of filled seed per hill, number of unfilled seed per hill, weight of filled seed per hill, weight of unfilled seed per hill, weight of 1000 seeds, weight of seeds per effective plot, weight of grain per hectare and harvest index.The results showed applied of liquid smoke coconut shell at concentration of 12% could improve the growth character and yield of upland rice. | |
| 25772 | 29115 | I1A015005 | ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM RUJUKAN ONLINE DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) BANYUMAS TAHUN 2019 | Latar Belakang : BPJS Kesehatan mulai menerapkan rujukan online yang bertujuan untuk dapat menguraikan penumpukan pasien yang terjadi di fasilitas kesehatan penerima rujukan. Diharapkan rujukan online dapat meningkatkan kualitas pelayanan administrasi di fasilitas kesehatan. Dalam pelaksanaannya diketahui angka kunjungan rawat jalan RSUD Banyumas mengalami penurunan dari 244.759 kunjungan pada tahun 2017 menjadi 219.161 kunjungan pada tahun 2018. Hal tersebut telah sesuai dengan tujuan diterapkannya rujukan online yaitu mengurai penumpukan pasien di fasilitas kesehatan tingkat lanjutan, namun di sisi lain rumah sakit merasakan adanya penurunan pasien tersebut di awal penerapan dan semakin berjalan implementasi tersebut, angka kunjungan rawat jalan sudah kembali stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi rujukan online dari sisi manfaat, strategi aktor yang terlibat, komunikasi, sumber daya serta struktur birokrasi. Metodologi : Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, penentuan informan dilakukan secara purposive sampling sebanyak 7 orang. Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan content analysis. Triangulasi data menggunakan metode triangulasi sumber dan metode. Hasil Penelitian : Sistem rujukan online memberikan manfaat bagi stakeholder dalam memberikan pelayanan kesehatan. Strategi yang dilakukan stakeholder sebelum menerapkan rujukan online yaitu melakukan persiapan dengan belajar dan latihan. Komunikasi untuk meningkatkan pelayanan dengan rujukan online dilakukan BPJS Kesehatan, rumah sakit dan puskesmas melalui sosialisasi, contact person dan rapat. Sumberdaya manusia yang diperlukan untuk memberikan pelayanan telah paham dan terampil dalam memberikan pelayanan. Pelayanan rujukan online juga diberikan sesuai alur dan prosedur. Simpulan : Implementasi sistem rujukan online di RSUD Banyumas memberikan manfaat bagi stakeholder dalam memberikan pelayanan kesehatan. Kata Kunci : BPJS Kesehatan, Implementasi, Rujukan Online | Background : BPJS Health began implementing online referrals that aim to describe the patient’s buildup that occurred at the referral recipient's health facilities. It is expected that online referrals can improve the quality of administrative services in health facilities. In that implementation is known that the number of outpatient visits to Banyumas Hospital has decreased from 244,759 visits in 2017 to 219,161 visits in 2018. This is in accordance with the purpose of implementing online referrals, which is to parse the accumulation of patients in referral recipient's health facilities, but on the other hand the hospital feels a decrease in these patients at the beginning of the application and the number of outpatient visits has stabilized. This study aims to determine the implementation of online referrals in terms of benefits, the strategies of the actors involved, communication, resources and bureaucratic structure. Method : This study is qualitative research with a case study design. The researcher determines the informants using purposive sampling which uses 7 informants. The tabulation and analysis data use content analysis. Triangulation of data uses triangulation of source and method. Results : Online referral system provides benefits for stakeholders in providing health services. The strategy used by stakeholders before implementing online referrals is to prepare by learning and practicing. Communication to improve services with online referrals is done by BPJS Health, hospitals and primary health care through outreach, contact persons and meetings. The human resources needed to provide services are understood and skilled in providing services. Online referral services are also provided according to the flow and procedure. Conclusion : The implementation of an online referral system at Banyumas hospitals provides benefits for stakeholders in providing health services. Keyword : BPJS Health, Implementation, Online Referral. | |
| 25773 | 29116 | J0B017028 | Penerjemahan Dokumen Panduan Persyaratan Keamanan Generator dari bahasa Mandarin ke dalam bahasa Indonesia di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Cilacap | Laporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Dokumen Panduan Persyaratan Keamanan Generator dari Bahasa Mandarin ke dalam Bahasa Indonesia di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Cilacap” yang dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2019 sampai dengan 6 Maret 2020. Laporan praktik kerja ini bertujuan untuk menerjemahkan Dokumen Panduan Persyaratan Keamanan Generator dari bahasa Mandarin ke dalam bahasa Indonesia. Dalam pengumpulan data, penulis menggunakan 3 metode yaitu metode observasi, metode studi pustaka, dan metode jelajah internet. Pada pelaksanaan penerjemahan Dokumen Panduan Persyaratan Keamanan Generator, penulis melakukan tiga tahap proses penerjemahan yaitu tahap analisis teks, pengalihan pesan, dan restrukturisasi. Untuk tahap analisis atau pemahaman teks, penulis membaca dan memahami isi Dokumen Panduan Persyaratan Keamanan Generator. Selanjutnya, pada tahap pengalihan pesan, penulis mengelompokkan kosakata menjadi dua, yaitu kosakata umum dan kosakata khusus. Kemudian pada tahap restrukturisasi, penulis menyusun kembali kalimat bahasa Mandarin ke dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan metode penerjemahan komunikatif sebagai metode utama dan penerjemahan harfiah sebagai metode pendukung. Hasil dari kegiatan praktik kerja ini penulis dapat menyelesaikan penerjemahan Dokumen Panduan Persyaratan Keamanan Generator dari bahasa Mandarin ke dalam bahasa Indonesia dan telah diterima oleh pihak PLTU PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Cilacap. | 这份实习报告的题目是 “Penerjemahan Dokumen Panduan Persyaratan Keamanan Generator di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Cilacap dari Bahasa Mandarin ke Dalam Bahasa Indonesia”. 实习活动从 2019 年 12 月 23 日至 2020 年 3 月 6 日 进行的。 实习的目的是把发电机安全要求的指导文件从中文翻译成印尼话。在收集数据,作者使用三种方法就是即观察法,文献研究法,和浏览互联网法。在实施翻译发电机安全要求的指导文件的过程中有三个阶段即文本分析,信息导流,重排。为了进行分析阶段和理解文本,作者阅读并理解发电机安全要求指导文件的内容。下一个,信息导流阶段,作者把词汇分成两部分就是普通词汇和特别词汇。最后是重排阶段,作者将汉语句子翻译成印尼语。用交际翻译方法作为主要的方法,再用字面翻译方法作为支持的方法。实习的结果是作者可以把发电机安全要求的指导文件从中文翻译成印尼话,而被电蒸汽发电厂PT Sumber Segara Primadaya (S2P) Cilacap收到了。 | |
| 25774 | 29117 | J0B017047 | PENERJEMAHAN DOKUMEN PERATURAN IMPOR BARANG YANG DIBAWA OLEH PENUMPANG, AWAK SARANA PENGANGKUT, DAN PELINTAS BATAS DARI BAHASA INDONESIA KE BAHASA MANDARIN DI DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI JAKARTA | Laporan praktik kerja ini berjudul “Penerjemahan Dokumen Peraturan Impor Barang Yang Dibawa Oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Dan Pelintas Batas Dari Bahasa Indonesia Ke Bahasa Mandarin Di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta”. Kegiatan Praktik Kerja dilakukan di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta, pada tanggal 27 Januari – 20 Maret 2020. Praktik kerja ini bertujuan untuk menerjemahkan dokumen peraturan impor barang yang dibawa oleh penumpang, awak sarana pengangkut, dan pelintas batas ke dalam bahasa Mandarin. Metode pengumpulan data yang digunakan oleh penulis adalah metode observasi, wawancara, jelajah internet dan studi kepustakaan. Dalam proses penerjemahan penulis menggunakan metode komunikatif sebagai metode utama dan metode harfiah sebagai metode pendukung. Ada 4 tahapan dalam melaksanakan penerjemahan yaitu tahap analisis, tahap transfer, tahap restrukturisasi, dan tahap evaluasi. Kesimpulan dari kegiatan praktik kerja ini penulis telah menerjemahkan dokumen peraturan impor barang yang dibawa oleh penumpang, awak sarana pengangkut, dan pelintas batas dan hasil terjemahan tersebut telah diterima oleh pihak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta. | 这份实习报告的题目是 “Penerjemahan Dokumen Peraturan Impor Barang Yang Dibawa Oleh Penumpang, Awak Sarana Pengangkut, Dan Pelintas Batas Dari Bahasa Indonesia Ke Bahasa Mandarin Di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta”。 实习时间为2020年1月27日至2020年3月20日,于Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta 进行的。实习目的是将规则乘客, 运输工具人员,和过境者人 员携带的货物进口文件翻译成中文。 作者使用了四个收集资料的方法,是观察 法,访谈法,互联网浏览法和文献研究法。在翻译过程中,作者使用交际翻译 方法为主要方法,和直译翻译方法为支撑方法。翻译过程有 4 个阶段,即分析 或理解阶段,转移阶段,重组阶段和评估阶段。实习的结果是作者已成功地把 Jakarta 市的规则乘客, 运输工具人员,和过境者人员携带的货物进口文件翻译 成中文,并被 Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jakarta 接受了。 | |
| 25775 | 29118 | F1C016024 | Konsep Diri Religiusitas Mahasiswa Beragama Islam di Unsoed (Studi Kasus Mahasiswa yang Aktif dalam UKM UKI FISIP) | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh mahasiswa sebagai salah satu kelompok sosial yaitu berada pada usia 19-30 tahun yang cenderung memiliki minat ketertarikan dalam beragama dikarenakan mahasiswa mengalami berbagai proses pemikiran verbal atau proses intelektual yang berkaitan dengan penciptanya. Oleh karena itu peneliti ingin menganalisis keberagaman konsep diri religiusitas mahasiswa beragama Islam yang aktif dalam UKM UKI FISIP. Dengan beragamnya identitas mahasiswa yang beragama Islam membuat UKM UKI menarik untuk diteliti, karena masing-masing individu memiliki konsep diri religiusitas yang berbeda-beda walaupun memiliki basis agama yang sama yaitu agama Islam. Berdasarkan latar belakang tersebut tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk menganalisis bagaimana konsep diri religiusitas mahasiswa beragama Islam yang aktif dalam UKM UKI FISIP, (2) akankah UKM UKI FISIP mempengaruhi keberagaman konsep diri religiusitas mahasiswa dengan latar belakang yang berbeda pada tiap individu. Metode yang digunakan yaitu paradigma konstruktivis. Peneliti menggunakan paradigma konstruktivis karena berupaya menganalisis konsep diri religiusitas pada mahasiswa beragama Islam yang aktif dalam UKM UKI FISIP Unsoed melalui pengamatan interaksi religiusitas yang terjadi di UKM tersebut di dalamnya yang terdapat keberagaman konsep diri religiusitasnya. Peneliti menggambarkan konsep diri anggota UKM UKI FISIP menggunakan teori konsep diri. Berdasarkan analisis keseluruhan wawancara, observasi dan dokumentasi, yang di analisis menggunakan metode analisis data Miles dan Huberman, ditemukan (1) Para informan bebas mendalami mazhabnya masing-masing, oleh karena itu dalam UKM UKI FISIP terdapat keberagaman identitas muslim. (2) informan memang memiliki batasan tertentu untuk berinteraksi antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ajaran agama Islam. (3) informan cenderung memiliki perilaku yang sama seperti membatasi interaksi dengan mahasiswa yang bukan anggota UKM UKI FISIP (terutama antar perempuan dan laki-laki), sulit untuk bersosialisasi, lalu cenderung anak yang introvert. (4) erada dalam satu lingkungan yang sama, membuat konsep diri religiusitas informan turut berkembang melalui pengalaman-pengalaman religiusitas yang diperoleh dari interaksi dengan lingkungannya. | This research is motivated by students as one of the social groups at the age of 19-30 years who tend to have an interest in religion because they experience various verbal thought processes or intellectual processes related to the creator. Therefore the researcher wants to analyze the diversity of the self-concept of religious religiosity of students active in UKM UKI FISIP. The diverse identity of Muslim students makes UKM UKI interesting to study because each individual has a different concept of self-religiosity despite having the same religious basis, namely Islam. Based on this background, the purpose of this study is (1) to analyze how the self-concept of religious religiosity of Muslim students who are active in UKM UKI FISIP, (2) will UKM UKI FISIP affect the diversity of self-concept of student religiosity with different backgrounds in each individual. The method used is the constructivist paradigm. The researcher uses the constructivist paradigm because it seeks to analyze the self-concept of religiosity in Muslim students who are active in UKM UKI FISIP Unsoed through observing the interaction of religiosity that occurs in the UKM in which there is a diversity of self-religiosity concepts. The researcher described the self-concept of the members of UKM UKI FISIP using self-concept theory. Based on the overall analysis of interviews, observations, and documentation, which were analyzed using the Miles and Huberman data analysis methods, it was found (1) The informants were free to explore their respective schools, therefore within the UKI FISIP UKM, there was a diversity of Muslim identities. (2) the informant does have certain restrictions to interact between men and women by the teachings of Islam. (3) informants tend to have the same behavior as limiting interactions with students who are not members of the UKI FISIP UKM (especially between women and men). It is difficult to socialize and tend to be introverted children. (4) in the same environment, making the self-concept of informant religiosity also develop through the experiences of religiosity obtained from interactions with the situation. | |
| 25776 | 29119 | H1B016084 | Kapasitas Tegangan Lekat Tulangan Pada Beton Mutu 20 Mpa Dengan Pozzolan Portland Cement Dan Bahan Tambah Calcium Stearate | Beton merupakan bahan struktur yang kuat menahan tekan tapi tidak untuk menahan tarik sehingga beton perlu diberikan penulangan. Daya lekat antara beton dan tulangan menjadi salah satu faktor kekuatan beton dalam menahan gaya tarik. Calcium stearate digunakan pada beton bertujuan untuk mencegah masuknya air dan bahan kimia ke dalam beton. Calcium stearate juga sudah terbukti menurunkan absorpsi, infiltrasi ion klorida dan serangan korosi pada tulangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penambahan calcium stearate pada beton dengan kapasitas tegangan lekatan yang terjadi pada beton serta untuk mengetahui pola keruntuhan yang terjadi akibat penambahan calcium stearate. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan eksperimen yang dibuat menggunakan benda uji silinder 15 x 30 cm dan tulangan tunggal D19 ulir. Percobaan dilakukan dengan menambahkan calcium stearate sebanyak 0, 1, 5 , 10 Kg/m3 dan masing- masing kadar calcium stearate diwakili oleh 2 benda uji. Pengujian dilakukan dengan metode Pull-Out dengan UTM. Hasil pengujian menunjukan bahwa sering bertambahnya kadar calcium stearate, terjadi penurunan kapasitas tegangan lekat pada beton walaupun terdapat data yang fluktuatif. Pola keruntuhan yang terjadi pada beton tanpa calcium stearate dan dengan penambahan calcium stearate adalah sama. Sehingga penambahan calcium stearate dapat menyebabkan penurunan pada kapasitas tegangan lekat beton dan pola keruntuhan yang terjadi adalah splitting failure. | Concrete is a structural material that is strong withstand pressure but not to hold the pull so the concrete needs to be given reinforcement. The adhesion between concrete and reinforcement is one factor in the strength of concrete in holding the tensile force. Calcium stearate used in concrete aims to prevent the entry of water and chemicals into the concrete. Calcium stearate has also been shown to reduce absorption, chloride ion infiltration and corrosion attack on reinforcement. The purpose of this study was to determine the relationship between the addition of calcium stearate to concrete with the adhesion stress capacity that occurs in concrete and to determine the pattern of collapse that occurs due to the addition of calcium stearate. The method used in this study was an experimental experiment made using a 15 x 30 cm cylindrical specimen and single D19 reinforcement. The experiment was carried out by adding calcium stearate of 0, 1, 5, 10 kg / m3 and each level of calcium stearate was represented by 2 specimens. Testing is done by Pull-Out method with UTM. The test results show that often increasing levels of calcium stearate, there is a decrease in the capacity of the sticking stress in concrete despite the fluctuating data. The pattern of collapse that occurs in concrete without calcium stearate and with the addition of calcium stearate is the same. So the addition of calcium stearate can cause a decrease in the concrete sticking capacity and the pattern of collapse that occurs is a splitting failure. | |
| 25777 | 29120 | B1A016044 | PERSENTASE PENYAKIT YANG DISEBABKAN OLEH JAMUR PADA BUAH CABAI MERAH (Capsicum annuum L.) DI DESA SERANG KECAMATAN KARANGREJA KABUPATEN PURBALINGGA | Cabai merah (Capsicum annuum L.) merupakan salah satu tanaman hortikultura yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Kebutuhan cabai merah kian hari terus meningkat karena banyaknya yang memanfaatkan sebagai bahan dasar untuk pembuatan berbagai jenis makanan. Cabai merah juga banyak dimanfaatkan sebagai bahan baku industri pangan dan farmasi. Penduduk di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga umumnya berprofesi sebagai petani. Para petani mengalami beberapa kendala dalam meningkatkan produksi tanaman cabai merah (C. annuum L.) karena adanya organisme pengganggu tanaman seperti hama dan patogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis penyakit yang disebabkan oleh jamur pada buah cabai merah (C. annuum L.), mengetahui jamur yang menyebabkan penyakit pada buah cabai merah (C. annuum L.) serta mengetahui besarnya nilai persentase penyakit yang disebabkan oleh jamur pada buah cabai merah (C. annuum L.) di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode survai dengan pengambilan sampel secara random sampling pada 2 lokasi berbeda di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Identifikasi penyakit dilakukan dengan melihat tanda dan gejala. Identifikasi jamur dilakukan dengan melihat karakterisitik secara mikroskopis dan makroskopis, kemudian dihitung persentase penyakit pada buah cabai merah (C. annuum L.), selanjutnya dilakukan uji Postulat Koch. Hasil penelitian ini diperoleh satu jenis penyakit yang terdapat pada buah cabai merah (C. annuum L.) di Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga yaitu penyakit antraknosa yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp. Persentase penyakit antraknosa yang disebabkan oleh jamur Colletotrichum sp sebesar 51,1%. | Red chili (Capsicum annuum L.) is one of the important horticultural plants in everyday life. The need for red chili continues to increase every day because of the many who use it as a basic ingredient for the manufacture of various types of food. Red chili is also widely used as a raw material for the food and pharmaceutical industry. Residents in Serang Village, Karangreja District, Purbalingga Regency generally work as farmers. Farmers experience several obstacles in increasing the production of red chili (C. annuum L.) due to plant-disturbing organisms such as pests and pathogen. This research aims to determine the type of disease caused by fungi in red chili (C. annuum L.), know the fungi that causes disease in red chili (C. annuum L.) as well as knowing the value of the percentage of diseases caused by fungi in red chili (C. annuum L.) in Serang Village, Karangreja District, Purbalingga Regency. This research was conducted using a survey method for random sampling at two different locations in Serang Village, Karangreja District, Purbalingga Regency. Disease identification is done by looking at the signs and symptoms. Fungi identification is done by looking at microscopic and macroscopic characteristics, then calculated the percentage of disease in red chili (C. annuum L.), furthermore, the Koch Postulate Test was conducted. The results of this research obtained a disease contained in red chili (C. annuum L.) in Serang Village, Karangreja District, Purbalingga Regency, which is an anthracnose disease caused by the Colletotrichum sp. fungi. The percentage of anthracnose disease caused by the Colletotrichum sp. fungi by 51.1%. | |
| 25778 | 29121 | I1E016047 | PENGARUH LATIHAN SERVIS JARAK BERTAHAP DAN JARAK TETAP TERHADAP KETEPATAN SERVIS ATAS SISWA EKSTRAKURIKULER BOLA VOLI SMA NEGERI 2 PURWOKERTO | Latar Belakang : Bola voli adalah aktivitas olahraga beregu yang dimainkan oleh dua tim menggunakan teknik servis, pasing, smesh dan blok dengan tujuan melewatkan bola di atas net agar jatuh menyentuh lapangan lawan dan mencegah lawan tidak bisa melakukan hal tersebut. Penelitian ini menggunakan metode latihan servis jarak bertahap dan jarak tetap, bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan servis jarak bertahap terhadap peningkatan ketepatan servis atas siswa ekstrakurikuler bola voli SMAN 2 Purwokerto. Metodologi : Desain penelitian ini menggunakan Quasi Experiment, dengan rancangan Nonequivalent Control Group Design. Teknik pengambilan sampel adalah Total Sampling dengan Ordinal Pairing sebanyak 20 siswa. Instrumen dalam penelitian ini yaitu AAHPER Volleyball Skill Test. Analisis data menggunakan uji-t dengan nilai signifikansi <0,05 yang dibantu dengan aplikasi SPSS. Hasil Penelitian : Berdasarkan analisis data hasil ketepatan servis atas bola voli, kelompok jarak bertahap mendapat nilai Sig. 0,000 dan kelompok jarak tetap mendapat nilai Sig. 0,000. Hasil analisis uji Independent Sample T-test ketepatan servis atas bola voli mendapat nilai Sig. 0,314. Kesimpulan : Ada pengaruh yang signifikan latihan servis jarak bertahap terhadap ketepatan servis atas bola voli. Ada pengaruh yang signifikan latihan servis jarak tetap terhadap ketepatan servis atas bola voli. Tidak ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan servis jarak bertahap dan jarak tetap. | Background : Volleyball is a team sports activity that is played by two teams using service, passing, smash and block techniques to pass the ball over the net and fall into the opponent's field and prevent opponents from do that. This study used a stepwise distance training method and fixed distance to find out the effect of staged distance service exercises for increased service accuracy volleyball extracurricular students at Senior High School 2 Purwokerto. Methods : This research design used Quasi Experiment with the design of Nonequivalent Control Group Design. The sampling technique are total sampling with Ordinal Pairing as many as 20 students. The instrument in this study is AAHPER Volleyball Skill Test. Data analysis used t test with a significance value <0,05 which is assisted with the SPSS application. Results : Based on the data analysis the result of service accuracy of volleyball, the staged distance group got a Significance value of 0,000 and the fixed distance group got a significance value of 0.000. The result of the Independent Sample T-test analysis of the service accuracy of volleyball has a significance value of 0.314. Conclusion : There is a significant effect of staged distance service exerise to the accuracy of service for volleyball. There is a significant effect on fixed distance service exercise to the accuracy of service for volleyball. There was no significant difference in effect between the staged distance and fixed distance exercise service. | |
| 25779 | 29123 | D1A016159 | KONSUMSI PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PAKAN DOMBA YANG DISUPLEMENTASI TEPUNG RUMPUT LAUT (Gracilaria sp.) DAN KROMIUM (Cr) ORGANIK | Tujuan experimen ini untuk mengetahui konsumsi protein kasar dan serat kasar pakan domba yang disuplementasi tepung rumput laut (Gracilaria sp.) dan kromium organik. Penelitian berlangsung di GunungTugel Farm dan Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, pada Agustus-Januari 2020. Menggunakan rancangan acak lengkap, ulangan 6 kali, dengan 3 perlakuan, jumlah ternak 18 ekor domba jantan dan 2 ekor domba pengganti, bobot awal ± 16 kg, dan umur 7 bulan. Perlakuan: Pakan kontrol (55% konsentrat + 45% hijauan) (PK 13%, TDN 65%) (R0), R0 + 3,6% tepung rumput laut (Gracilaria sp.) (R1), dan R1 + 0,3 ppm kromium Organik (R2). Konsumsi protein kasar dan konsumsi serat kasar merupakan parameter yang diamati. Penelitan menunjukkan, terdapat pengaruh nyata terhadap konsumsi serat kasar (P<0,05). Konsumsi serat kasar tertinggi pada R2 sebesar 177,33 gram/ekor/hari, diikuti R1 sebesar 161,42 gram/ekor/hari, dan R0 sebesar 147,96 gram/ekor/hari. Perlakuan yang diberikan tidak berpengaruh nyata terhadap peningkatan konsumsi protein kasar (P>0,05), nilai konsumsi protein kasar R0, R1, dan R2 sebesar: 106,60 gram/ekor/hari; 110,97 gram/ekor/hari; dan 107,12 gram/ekor/hari. Hasil penelitian disimpulkan, suplementasi tepung rumput laut (Gracilaria sp.) dan kromium organik dapat meningkatkan konsumsi serat kasar pakan domba namun tidak mempengaruhi jumlah konsumsi protein kasar pakan domba. | . The purpose of this experiment is to determine the consumption of crude protein and crude fiber of sheep feed supplemented with seaweed flour (Gracilaria sp.) and organic chromium. The research took place at GunungTug Farm and Animal Food Science Laboratory, Faculty of Animal Husbandry, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, in August-January 2020. Using a completely randomized design, repeated 6 times, with 3 treatments, the number of livestock was 18 rams and 2 replacement sheep, initial weight ± 16 kg, and age 7 months. Treatment: Control feed (55% concentrate + 45% forage) (PK 13%, TDN 65%) (R0), R0 + 3,6% seaweed flour (Gracilaria sp.) (R1), and R1 + 0,3 ppm Organic chromium (R2). Consumption of crude protein and consumption of crude fiber are the observed parameters. Research shows, there is a significant effect on crude fiber consumption (P <0,05). The highest consumption of crude fiber at R2 was 177,33 gram / head / day, followed by R1 of 161,42 gram / head / day, and R0 of 147,96 gram / head / day. The treatment given had no significant effect on increasing the consumption of crude protein (P> 0,05), the value of consumption of crude protein R0, R1, and R2 of: 106,60 gram / head /day; 110,97 gram / head /day; and 107,12 gram /head /day. The results of the study concluded, supplementation of seaweed flour (Gracilaria sp.) And organic chromium can increase consumption of crude fiber sheep feed but does not affect the amount of crude protein consumption of sheep feed. | |
| 25780 | 29124 | E1A016101 | IMPLEMENTASI HUKUM PELAYANAN OBAT BAGI PASIEN RAWAT JALAN PESERTA JAMINAN KESEHATAN NASIONAL DI RSUD BANYUMAS | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi hukum pelayanan obat bagi pasien rawat jalan peserta jaminan kesehatan nasional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas dan faktor-faktor yang cenderung memengaruhi implementasi hukum pelayanan obat bagi pasien rawat jalan peserta jaminan kesehatan nasional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis yuridis sosiologis dan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian ini di RSUD Banyumas dengan informan 5 (lima) orang apoteker dengan metode penentuan informan penelitian dipilih menggunakan Pursposive sampling dan snowball sampling. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Pengumpulan data dengan metode dokumenter, kepustakaan, wawancara, dan observasi. Metode pengolahan data dengan reduksi data, display data, dan kategorisasi data. Penyajian data dalam bentuk matriks kualitatif dan teks naratif. Metode analisis data secara kualitatif dengan konten analisis (content analysis) dan komperatif analisis (comparative analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hukum pelayanan obat bagi pasien rawat jalan peserta jaminan kesehatan nasional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas adalah efektif. Hal ini dapat dilihat dari 5 (lima) parameter yaitu pengkajian dan pelayanan resep, penelusuran riwayat penggunaan obat, pelayanan informasi obat, konseling obat, dan evaluasi penggunaan obat yang telah terlaksana secara efektif. Adapun faktor yang memengaruhi implementasi hukum pelayanan obat bagi pasien rawat jalan peserta jaminan kesehatan nasional di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banyumas terdapat 12 faktor yang dikategorikan sebagai faktor personal dan faktor sosial yang terbagi menjadi faktor hukumnya sendiri, faktor penegak hukumnya, faktor masyarakat, faktor sarana dan fasilitas, dan faktor kebudayaan. | This research aims to determine the implementation of legal medical services for outpatient of national health insurance participants in Banyumas Regional General Hospital and factors that tend to affect the implementation of legal medical services for outpatient participants of national health care insurance in Banyumas Regional General Hospital. The study uses qualitative research approach methods with sociological juridical analysis approaches and descriptive research specifications. The location of this research in Banyumas hospital with 5 (five) pharmacists informant with the method of determination of research informant is selected using purposive sampling and snowball sampling. The data used includes primary data and secondary data. Data collection with documentary methods, libraries, interviews, and observations. Data processing methods with data reduction, data display, and data categorization. Presentation of data in the form of a qualitative matrix and narrative text. Qualitative data analysis method with content analysis and comparative analysis. The results showed that the implementation of legal medical services for outpatient of national health insurance participants in Banyumas Regional General Hospital is effective. This can be seen from the 5 (five) parameters, the assessment, and service of the prescription, the history of drug use, drug information service, drug counseling, and the evaluation of the use of drugs that have been carried out effectively. The factors that affect the implementation of the legal medicine service for outpatient of national health insurance participants in Banyumas Regional General Hospital are 12 factors that are categorized as personal factors and social factors that are divided into their legal factors, law enforcement factors, community factors, factors of facilities, and cultural factors. |