Artikelilmiahs

Menampilkan 21.961-21.980 dari 50.190 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
2196124676G1A015037EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR ASAM URAT DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL HIPERURISEMIA.EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR ASAM URAT DARAH PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL HIPERURISEMIA
Novela Ananda Tiara Sari1, FajarWahyu Pribadi2,Viva Ratih Bening Ati3
1Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia
2,3Departemen Farmakologi dan Terapi, Fakultas Kedokteran, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, JawaTengah, Indonesia
Email: novela.tiara1997@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Meningkatnya kadar asam urat dalam darah disebut dengan hiperurisemia yang dapat menyebabkan beberapa komplikasi penyakit, seperti gout, arthritis dll. Salah satu penyebab hiperurisemia karena meningkatnya konsumsi purin. Daun kelor mempunyai kandungan polifenolat seperti flavonoid, tanin, saponin, alkaloid yang bisa berpotensi menurunkan kadar asam urat dalam darah pada objek hiperurisemia dengan menghambat enzim xantin oxidase.
Tujuan: dari penelitian ini dalah untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar asam urat darah tikus putih (Rattus norvegicus) model hiperurisemia.
Desain Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain rancangan acak lengkap dengean pendekatan post test only with control group. Dua puluh lima hewan coba dibagi dalam lima kelompok, yaitu kelompok A sebagai kontrol sehat, kelompok B sebagai kontrol sakit (diberikan induksi otak sapi 20 gram/hari), kelompok C, D, E sebagai kelompok perlakuan (diberikan induksi otak sapi 20 gram/hari dan dosis ekstrak etanol daun kelor dengan dosis 300,600,1200 mg/KgBB/hari).
Hasil: hasil rerata kadar asam urat darah pada kelompok A: 4,18±0,55, kelompok B: 15,02 ± 0,71, kelompok C: 8,46±0,12, kelompok D: 6,55±0,14, kelompok E: 6,45±0,13Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji parametrik One Way ANOVA dilanjut dengan uji post hoc LSD. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan rerata yang bermakna diantara kelima kelompok perlakuan dan antara setiap kelompok.
Kesimpulan: pemberian ekstrak etanol daun kelor memiliki efek terhadap kadar asam urat darah tikus putih model hiperurisemia


THE EFFECT OF EXTRACT ETHANOL MORINGA LEAF (Moring aoleifera) ON URIC ACID BLOOD IN WHITE HIPERURICEMIC RATS (Rattus norvegicus)

Novela Ananda Tiara Sari1, FajarWahyu Pribadi2,Viva Ratih Bening Ati3
1Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Central Java, Indonesia
2,3Departement of Pharmacology and Therapy, Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University, Purwokerto, Central Java, Indonesia
Email :novela.tiara1997@gmail.com
ABSTRACT

Background: Increased serum uric acid levels are called hyperuricemia which can cause several complications of diseases, such as gout, arthritis etc. One of the causes of hyperuricemiais due to increased consumption of purines. Moringa leaves contain polyphenolates such as flavonoids, tannins, saponins, alkaloids thathas the potential to reduce uric acid levels by inhibiting the xantin oxidase enzyme. Objective: The aim of this study is to determine the effect of Moringa oleifera leaves ethanol extract administration on uric acid levels of hyperuricemic-model white rats (Rattusnorvegicus). Design: This study used a complete randomized design with a post-test only approach with a control group. Twenty-five subjects were divided into five groups, group A as healthy control, group B as sick control (given cow brain induction 20 grams/day), group C, D, E as treatment group (given cow brain induction 20 grams/day and Moringa leaf ethanol extract at a dose of 300,600,1200 mg/KgBB/day respectively). Results: the mean results of blood uric acid levels in group A: 4.18 ± 0.55, group B: 15.02 ± 0.71, group C: 8.46 ± 0.12, group D: 6.55 ± 0 , 14, group E: 6.45 ± 0.13 The data analysis used was the One Way ANOVA parametric test followed by the post-hoc LSD test. The statistical test results showed that there were significant differences between the five treatment groups and significant mean differences between each group. Conclusion: administration of ethanol extract of kelor leaves has a significant effect on blood uric acid levels in hyperuricemic-model white rats.


Keywords: Gout, hyperuricemia, Moringa leaves

2196225875H1D013031PENGARUH KARAKTERISTIK ALIRAN TERHADAP PERUBAHAN KUALITAS AIR SUNGAI YANG TERCEMAR LIMBAH CAIR INDSUTRI TAHU
(Studi kasus Sungai Ciroyom, Desa Kalisari Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas)
Desa Kalisari diketahui sebagai desa sentra industri tahu yang cukup besar di Kabupaten Banyumas. Diketahui beberapa produsen tahu yang masih membuang limbah cair tahu di sungai, sebanyak 28 produsen tahu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, apakah karakteristik aliran berpengaruh terhadap perubahan kualitas air sungai yang tercembar limbah cair tahu. Dengan mengukur kecepatan dan suhu aliran selama 10 hari pada tiga titik yaitu; hulu, titik pembuangan dan hilir, lalu mengambil sampel limbah cair tahu untuk diuji di laboratorium agar mendapatkan nilai BOD, COD, dan DO dan membandingkan dengan baku mutu.Jika nilai BOD, COD, dan DO melebihi baku mutu yang telah ditentukan, itu artinya limbah cair tahu tersebut sangat berpotensi tercemar di aliran Sungai Ciroyom. Lalu dikorelasikan antara karakteristik aliran tersebut dengan karakteristik limbah, apakah kedua karakteristik tersebut saling berpengaruh. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai BOD dan COD pada limbah cair tahu tersebut sangat jauh dari baku mutu, juga korelasi antara karakteristik aliran (kecepatan, debit, dan suhu) dan karakterstik limbah saling berpengaruh satu sama lain. Debit aliran sungai, semakin ke hilir, semakin besaar, menyebabkan nilai BOD pun semakin besar. Begitu juga korelasi nilai COD dengan debit aliran, pada penelitian ini debit aliran semakin ke hilir semakin besar, maka semakin besar pula nilai COD. Kebalikan dari nilai BOD dan COD, jika debit aliran semakin ke hilir semakin besar, maka nilai DO menunjukkan dari hulu hingga hilir semakin kecil.Kalisari Village is known as a village of large tofu industrial centers in Banyumas Regency. It is known that there are 28 tofu producers who still dispose of liquid tofu waste in rivers, as many as 28 tofu producers. This study aims to determine whether the flow characteristics affect the change in river water quality in tofu liquid waste. By measuring the speed and temperature of the flow for 10 days at three points namely; upstream, discharge point and downstream, then take tofu liquid waste samples to be tested in the laboratory in order to get the value of BOD, COD, and DO and compare with the quality standard. If the value of BOD, COD, and DO exceeds the specified quality standard, that means the waste liquid tofu is very potentially polluted in the Ciroyom River. Then correlate the characteristics of the flow with the characteristics of the waste, whether the two characteristics are mutually influential. The results of the analysis show that the BOD and COD values in the tofu wastewater are very far from the quality standard, also the correlation between flow characteristics (speed, discharge, and temperature) and the characteristics of the waste influence each other. The flow of the river, the more downstream, the bigger, causing the BOD value to be even greater. Likewise, the correlation between the COD value and the flow rate, in this study the greater the downstream flow rate, the greater the COD value. Opposite of the BOD and COD values, if the flowrate is getting downstream getting bigger, then the DO value shows from upstream to downstream getting smaller.
2196324683F1D012035Perilaku Memilih Masyarakat Betawi Nasrani Kampung Sawah dalam Pilkada Kota Bekasi Tahun 2012Penelitian ini menjelaskan tentang bagaimana perilaku memilih Masyarakat Betawi Kristen Kampung Sawah pada Pemilukada Kota Bekasi Tahun 2012 yang ada di wilayah Kampung Sawah Kecamatan Pondok Melati Bekasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengumpulan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling dengan memilih informan berdasarkan rekomendasi informan kunci.
Hasil dari penelitian ini, pada Pemilukada Kota Bekasi Tahun 2012 terdapat 5 pasang calon walikota yang mencalonkan diri. Di wilayah Kampung Sawah, hasil perhitungan suara menunjukkan pasangan incombent Rachmat Effendi – Ahmad Syaikhu yang diusung partai Golkar dan PKS berhasil memperoleh suara terbanyak. Dengan hasil ini, menunjukan bahwa masyarakat wilayah Kampung Sawah yang dihuni oleh agama mayoritas betawi kristen belum tentu memberikan pilihan suara kepada pasangan Sumiyati dan Amim Imamuddin yang didukung oleh partai beraliran kristen yaitu Partai Damai Sejahtera (PDS). Di wilayah Kampung Sawah terdapat 3 jenis pemilih yaitu pemilih rasional, kritis dan tradisional. mayoritas pemilih disini merupakan pemilih rasional. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku memilih di wilayah Kampung Sawah antara lain faktor pemerintah, faktor penyelenggara pemilu, faktor partai politik, terbentuknya antusiasme, kondisi geografis, tokoh masyarakat dan pemuka agama, peran media massa, peran kandidat, dan faktor sosial budaya.
This research describes how the behavior of the political Society of the Christian Kampung Sawah Betawi Pemilukada Kota Bekasi in the Year 2012 in the Kampung Sawah Jasmine Cottage subdistrict of Jakarta. The region has a uniqueness about the mix of religion and cultural elements into one. This region is one of the kampung pilot diversity and religious harmony which exists in Indonesia. The research method used is descriptive qualitative method with approach case studies. Data obtained from observations, interviews and documentation study. The collection of purposive sampling technique using informants and snowball sampling by selecting informants based on key informant recommendations.
The results of this research, in the town of Bekasi Pemilukada Year 2012 there are 5 pairs of would-be mayors who ran. In Kampong Sawah, vote results showed the couple incombent Rachmat Effendi – Ahmad Syaikhu carried partai Golkar and PKS successfully obtained the most votes, followed by the second-order by Sumiyati and Amim Imammudin carried by DESIGN, the United Nations and the PDS. With this result, showing that the community of Kampung Sawah region inhabited by a majority of the Christian religion were not necessarily giving a voice to the choice of spouse Sumiyati Imamuddin Amim and backed by the party of British Christian Peace Party Prosperous (PDS). In the area of Kampung Sawah there are 3 kinds of voters that is rational, critical and picky. the majority of the voters here is rational. There are several factors that affect the behavior of select in Kampong Sawah, among other factors, the Government election organizers, the formation of political parties, the enthusiasm, the geographical condition, public figures and religious leaders, the role the mass media, the role of the candidate, and socio-cultural factors.
2196426233E1A114009TINJAUAN YURIDIS PUTUSAN: NOMOR 034/BPSK-DKI/IV/2017 (STUDI TENTANG BATALNYA TIKET PENERBANGAN BERKELANJUTAN).Angkutan udara merupakan salah satu alat transportasi yang paling banyak diminati masyarakat Indonesia karena lebih nyaman serta menghemat waktu, hal ini juga dipermudah dengan adanya perkembangan teknologi yang memudahkan masyarakat dalam memesan tiket pesawat udara. Namun masih banyak masalah yang ditemukan di dalam penyelenggaraan angkutan udara diantaranya ketidaktahuan masyarakat tentang penggunaan tiket dan pelayanan yang masih kurang baik. Penelitian hukum ini berjudul “ Tinjauan Yuridis Putusan: Nomor 034/BPSK-DKI/IV/2017 (Studi Tentang Batalnya Tiket Penerbangan Berkelanjutan ”. adapun tujuan penulisan hukum ini antara lain untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen atas hangusnya tiket promo traveloka berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.
Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan yuridis-normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan analitis. Metode pengumpulan data yang dilakukan dengan pengumpulan data sekunder. Jenis dan data yang digunakan dalam menganalisis dan mengumpulkan data dilakukan normatif kualitatif.
Hasil penelitian dapat diketahui dari pertimbangan hakim dan analisis Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan dikaitkan dengan putusan hakim Nomor 034/BPSK-DKI/IV/2017 yaitu ditutupnya persidangan di BPSK DKI Jakarta dimana proses mediasi menemui deadlock karena pihak pelaku usaha tidak dapat memberikan kompensasi apapun terkait kerugian yang dialami pihak konsumen karena konsumen menyalahi aturan penggunaan tiket yang tertera pada hyperlink dari tiket yang konsumen beli melalui Traveloka.

Air transportation is one of the most popular means of transportation in Indonesia because it is more convenient and saves time, it is also facilitated by technological developments that make it easier for people to order airplane tickets. However, there are still many problems found in the implementation of air transportation, including the ignorance of the public about ticket use and services that are still not good. This legal research entitled “Juridicic Review Of Juridicial Decision: Number 034 / BPSK-DKI / IV / 2017 (Study About Invalidated Flight Tickets)". As for the purpose of writing this law, among others, is to find out the legal protection of consumers for the scorched ticket of traveloka promo based on Law Number 8 of 1999 Consumer Protection.
This research was conducted using the juridical-normative approach. The research specifications used were descriptive analysis. The method of data collection conducted by secondary data. The type and data used in analyzing and collecting data are carried out qualitatively normative.
The results of the research can be seen from judges' consideration and analysis of Law Number 8 of 1999 Consumer Protection and Law Number 1 of 2009 Aviation, associated with the verdict of Judge Number 034 / BPSK-DKI / IV / 2017 which is the closing of the trial at BPSK DKI Jakarta where the mediation process meets a deadlock because the business actor cannot provide any compensation related to the loss suffered by the consumer because the consumer violates the rules for using the ticket printed on the hyperlink from the ticket that the consumer buys through Traveloka.
2196524685E1A013017GUGATAN KONVENSI DAN REKONVENSI YANG DIKABULKAN
(KAJIAN TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN NEGERI KEBUMEN NOMOR 13/Pdt.G/2012/PN.Kbm)
Gugatan rekonvensi merupakan gugatan balas terhadap lawan berperkara. Pengaturan mengenai gugatan rekonvensi terdapat dalam Pasal 132 a dan 132 b Herziene Inlandsch Reglement (HIR) . pengaturan mengenai gugatan rekonvensi pada kedua pasal tersebut hanya terbatas kepada beberapa hal, yaitu pengertian, hak tergugat untuk mengajukan gugatan rekonvensi, tata cara pengajuan dan pemeriksaannya di pengadilan. Pada kenyataannya, perkara mengenai gugatan rekonvensi mengalami banyak perkembangan sehingga pasal 132 a dan 132 b HIR sudah tidak bisa mengakomodir hal tersebut, oleh karena itu muncul aturan-aturan mengenai gugatan rekonvensi di luar HIR, diantaranya ada dalam yurisprudensi dan doktrin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan hukum yang dilakukan oleh Majelis Hakim terhadap gugatan konvensi dan rekonvensi yang terjadi dalam putusan Nomor 13/Pdt.G/2012/PN.Kbm. selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui sejauh mana akibat hukum yang timbul dari Putusan Nomor 13/Pdt.G/2012/PN.Kbm.
Putusan Nomor 13/Pdt.G/2012/PN.Kbm Majelis Hakim memutus untuk mengabulkan gugatan konvensi dan rekonvensi dengan pertimbangan bahwa untuk gugatan konvensi dalil mengenai ahli waris terbukti secara hukum kebenarannya. Sedangkan dalam gugatan rekonvensi dalil penggugat rekonvensi terbukti kebenarannya mengenai obyek sengketa tanah yang belum dipecah waris dan perbuatan tergugat rekonvensi yang menempati tanah obyek sengketa merupakan perbuatan melawan hukum. Dalam memutus Majelis Hakim menggunakan dasar Yurisprudensi Mahkamah Agung RI No. 3236 K/pdt/1989, tanggal 3 september 1993.

Reconciliation suits are counterclaims against litigant opponents. Arrangements regarding reconciliation claims are contained in Article 132 a and 132 b Herziene Inlandsch Reglement (HIR). the regulation concerning the reconciliation lawsuit in both articles is only limited to a number of things, namely understanding, the right of the defendant to file a reconciliation claim, the procedure for submission and examination in court. In fact, the case regarding the reconciliation lawsuit experienced a lot of development so that articles 132 a and 132 b HIR could not accommodate it, therefore there were rules regarding the reconciliation lawsuit outside the HIR, including those in jurisprudence and doctrine.
This study aims to find out how the application of the law carried out by the Panel of Judges against the convention and reconciliation lawsuit that occurred in the decision Number 13 / Pdt.G / 2012 / PN.Kbm. besides this research also aims to find out how far the legal consequences arising from Decision Number 13 / Pdt.G / 2012 / PN.Kbm.
In the decision Number 13 / Pdt.G / 2012 / PN.Kbm the Judge Assembly decided to grant the convention and reconciliation lawsuit with the consideration that for the lawsuit the convention on the heirs was legally proven the truth. Whereas in the reconciliation lawsuit, the plaintiff's claim of proven truth regarding the object of a land dispute that has not been divided by inheritance and the act of the defendant who occupies the land of the object of the dispute is illegal. In deciding the Panel of Judges to use the basis of the Indonesian Supreme Court's Jurisprudence No. 3236 K / pdt / 1989, September 3, 1993.
.
2196624686F1D012042Politik Implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 Tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Cirebon Tahun 2017Penelitian ini berjudul “Politik Implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Sampah di Kabupaten Cirebon pada tahun 2017”, bertujuan untuk memahami dan mendeskripsikan politik implementasi kebijakan pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon, serta menjelaskan faktor-faktor politik yang menjadi penghambat dalam mengimplementasikan kebijakan Perda Nomor 7 Tahun 2012 tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Pengumpulan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling dengan memilih informan berdasarkan rekomendasi informan kunci. Data dianalisis menggunakan metode analisis model interaktif Miles dan Huberman. Teknik triangulasi data digunakan dalam penelitian ini untuk menjamin validitas data.
Hasil penelitian ini yaitu, pertama, bahwa dalam politik implementasi peraturan daerah nomor 7 tahun 2012 tentang pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon tahun 2017 dalam pengelolaam sampah dapat dilihat dari 5 aspek yaitu, aspek operasional, aspek kelembagaan, aspek peraturan, aspek pembiayaan, dan aspek peran masyarakat. Kedua, terdapat faktor penghambat implementasi politik implementasi Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2012 dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Cirebon disebabkan oleh beberapa aspek penghambat diantaranya kelompok sasaran tidak terlibat dalam implementasi program, program yang diimplementasikan tidak mempertimbangkan kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan politik, adanya korupsi, sumberdaya manusia yang kapasitasnya rendah, serta tidak adanya koordinasi dan monitoring. Kemudian aspek politik yang mempengaruhi politik implementasi peraturan daerah nomor 7 tahun 2012 terkait pada aktor politik yang terkait.
This research entitled "The Politics of Implementation of Regional Regulation Number 7 of 2012 concerning Waste Management in Cirebon Regency in 2017", aims to understand and describe the political implementation of waste management policies in Cirebon Regency, as well as explain political factors that are obstacles in implementing Perda policies. Number 7 of 2012 concerning waste management in Cirebon Regency.
The research method used is descriptive qualitative method with a case study approach. Data obtained from observations, interviews and documentation studies. The collection of informants used purposive sampling and snowball sampling techniques by selecting informants based on key informant recommendations. Data were analyzed using the interactive model analysis method of Miles and Huberman. Data triangulation technique was used in this study to ensure the validity of the data.
The results of this study are, first, that in politics the implementation of regional regulation number 7 of 2012 concerning waste management in Cirebon Regency in 2017 in managing waste can be seen from 5 aspects, namely, operational aspects, institutional aspects, regulatory aspects, financing aspects, and role aspects society. Second, there are inhibiting factors in the implementation of the implementation of Regional Regulation No. 7 of 2012 in waste management in Cirebon Regency due to several inhibiting aspects including the target group not involved in the implementation of the program, the program implemented does not consider social, economic and political conditions, corruption , low capacity human resources, and lack of coordination and monitoring. Then the political aspects that influence politics are the implementation of regional regulation number 7 of 2012 on related political actors.
2196724687C1K014059The Impact of Organizational Culture on employee's Job Performance and Job Commitment using Motivation as Mediating VariableTujuan dari penelitian ini berjudul "Dampak Budaya Organisasi terhadap Prestasi Kerja dan Komitmen Kerja karyawan menggunakan Motivasi sebagai Mediator '' adalah untuk mengetahui apakah Budaya Organisasi memiliki dampak terhadap Kinerja Kerja dan Komitmen Kerja karyawan dan untuk mengetahui apakah Motivasi memediasi efek dari hubungan antara Budaya Organisasi dan Kinerja Kerja karyawan dan Budaya Organisasi dan Komitmen Kerja.Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei kuesioner untuk pengumpulan data. Kuesioner dikirim ke manajemen COVEC (PNG) Ltd melalui email dan kemudian dicetak dan diberikan kepada karyawan untuk diisi dan dikirim kembali ke Indonesia untuk analisis data. Sebanyak lima puluh karyawan situs konstruksi basis Goroka yang berpartisipasi sebagai responden penelitian ini.Penelitian ini menggunakan SPSS 20 untuk analisis data dan temuan menunjukkan bahwa Budaya Organisasi memiliki dampak positif pada Kinerja Kerja dan Komitmen Kerja karyawan. Hasilnya juga menunjukkan bahwa Motivasi memediasi pengaruh hubungan antara Budaya Organisasi dan Kinerja Kerja dan Budaya Organisasi dan Komitmen Kerja. Namun, dampak yang dimiliki budaya Organisasi pada kedua variabel dependen tidak tinggi atau Budaya Organisasi tidak memiliki dampak besar pada kinerja Pekerjaan dan Komitmen Kerja karyawan COVEC (PNG) Ltd.
Kesimpulannya, ada kebutuhan untuk Manajemen COVEC (PNG) Ltd untuk meningkatkan budaya organisasi khususnya sifat keterlibatan sehingga akan memiliki dampak yang lebih besar pada kinerja dan komitmen karyawan.
This study entitled “The Impact of Organizational Culture on employee’s Job Performance and Job Commitment using Motivation as a Mediator” aims to find out if Organizational Culture has impact on employee’s Job Performance and Job Commitment and to know if Motivation mediates the effect of the relationship between Organizational Culture and Job Performance and Organizational Culture and Job commitment. This research is a quantitative research using questionnaire as method of data collection. A total of fifty (50) employees of COVEC (PNG) Ltd Goroka base construction site participated as the respondents of this study. Convenience sampling method was used for sampling of the research sample. The result of the finding shows that Organizational Culture has positive impact on employee’s Job Performance and Job Commitment. However, the impact that Organizational culture has on Job Performance and Commitment of employee’s at COVEC (PNG) Ltd is not high. The result also indicated that Motivation mediates the effect of the relationship between Organizational Culture and Job performance and Organizational Culture and job Commitment. In conclusion, there is need for the Management of COVEC (PNG) Ltd to improve on the involvement trait of Organizational Culture specifically on capability development of employees so that it will have greater impact on the performance and commitment of the employees.
2196824679G1F013061Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Kulit Manggis (Garcinia mangostana L.) Terhadap Staphylococcus EpidermidisJerawat merupakan salah satu masalah kulit yang sering menyerang manusia. Pengobatan dengan antibiotik dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping dan resistensi. Kulit manggis (KM) (Garcinia mangostana L.) diketahui memiliki kemampuan antibakteri karena mengandung xanton yang merupakan senyawa polifenol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kandungan polifenol dan flavonoid dalam KM (Garcinia mangostana L.) dan mengetahui kemampuan antibakteri ekstrak etil asetat KM (EEAKM) (Garcinia mangostana L.). Uji identifikasi polifenol dan flavonoid terhadap EEAKM (Garcinia mangostana L.) dilakukan dengan uji tabung. Uji antibakteri EEAKM terhadap Staphyloccocus epidermidis dilakukan dengan metode difusi cakram Kirby Bauer.Data yang didapat setelah 24 jam dianalisis menggunakan one way ANOVA. . Diameter zona hambat rata-rata untuk konsentrasi 4%, 6%, 8%, dan 10% secara berurutan yaitu 12 mm; 12 mm; 12,5 mm; 13,5 mm Tidak ada perbedaan signifikan antara EEAKM 4% dan 6 % (p>0,05), namun berbeda signifikan antara 6% dan 8%; 8% dan 10% (p<0,05).Acne is a skin problem that often affecting humans. Long-term treatment with antibiotics can cause side effects and resistance. Mangosteen peel (MP) (G. mangostana L.) is known to have antibacterial ability because it contains xanton which is a polyphenol compound. This study aims to determine the content of polyphenols and flavonoids in MP (G. mangostana L.), determine the antibacterial ability of MP ethyl acetate extract (MPEAE) and knowing the effect of increasing the concentration of MPEAC on the diameter of the inhibitory zone (DOTIZ). Identification test of polyphenols and flavonoids on MPEAE (G. mangostana L.) was carried out by tube test. The antibacterial test of MPEAE against Staphyloccocus epidermidis was carried out by the disc-diffusion Kirby Bauer method. Data obtained after 24 hours were analyzed using one way ANOVA followed by LSD test. The diameter of the inhibition zone averages for concentrations of 4%, 6%, 8%, and 10% respectively 12 mm; 12 mm; 12.5 mm; 13.5 mm. There is no significant difference in 4% and 6% MPEAC concentration (p>0,05), but there are significant differences between 6% and 8%; 8% and 10% MPEAC concentration (p<0,05).
2196924696I1B015010PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KETUMPANG AIR (Peperomia pellucida) TERHADAP KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA TIKUS PUTIH MODEL HIPERGLIKEMIALatar belakang: Kejadian hiperglikemia semakin meningkat dan erat kaitannya dengan penyakit diabetes melitus. Penelitian sebelumnya, ekstrak etanol tumbuhan ketumpang air (Peperomia pellucida) mampu menurunkan kadar gula darah.

Tujuan: Mengetahui pengaruh seduhanPeperomia pellucida terhadap kadar gula darah sewaktu (GDS) pada tikus putih model hiperglikemia.

Metode: Penelitian ini menggunakan metodetrue experimentdenganpretest-postest with control group design, pada tikus putih jantan galur Wistar sebanyak36 tikus yang terbagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok A (kontrol sehat), B (kontrol negatif), C, D, E (seduhan Peperomia pellucida) dengan dosis 150, 300, 600 mg/kgBB/hari) dan F (glibenklamid 0,45 mg/kgBB) dengan lama penelitian selama 14 hari.

Analisis:Uji normalitas menggunakan Saphiro-Wilk, uji homogenitas menggunakan Homogeiety of Variance Test, uji beda (One-Way ANOVA) kemudian dilanjutkan dengan uji Post-hoc Duncan.

Hasil: Terdapat perbedaan secara signifikan rerata selisih kadar GDS antara kelompok B terhadap kelompok, D, dan E (p<0,05) pada uji post-hoc Duncan.

Kesimpulan: Seduhan tumbuhan ketumpang air (Peperomia pellucida) berpengaruh terhadap penurunankadar gula darah sewaktu dengan penurunan yang paling besar pada dosis 600 mg/kgBB/hari.

Background: Hyperglycemia has become acondition with increasing numbers and is closely related to diabetes mellitus deseases. Previous study has shown that ketumpang air (Peperomia pellucida) ethanol extract could decrease blood glucose level.

Goals: This study aimed to investigate effect of Peperomia pellucida tea to decrease random blood glucose level.

Method: This study was true experimental using pretest-posttest with controlgroup design, conducted on 36 male white rats Wistar strain allocated into six groups; group A (healthy control), B (negative control), C, D, E (150, 300, 600 mg/kg body weight/day) and F (glibenclamide 0,18 mg/200g body weight) for 14 days. Random blood glucose level measured by glucometer strip.
Analysis: The data were analyzed using normality test Saphiro-Wilk, Homogeiety of
Variance Test, continued by One-way ANOVA and post-hoc Duncan test.

Result:.There was significant difference between group B to group D, and E (p<0,05)
on post-hoc Duncan test.

Conclusion: Ketumpang air (Peperomia pellucida) have effect on decreased random blood glucose level with higher decrease occur on dose 600 mg/kgBW

Keywords: diabetes mellitus, hyperglicemic, ketumpang air, peperomiapellucida, random blood glucose
2197024695I1B015014EFEK PEMBERIAN GEL GAMAT EMAS (Stichopus variegatus) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA DIABETES FASE INFLAMASI PADA TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI ALOKSANLatar belakang : Diabetes Melitus (DM) adalah kondisi penyakit kronik metabolik yang dapat menimbulkan beberapa kompikasi, seperti amputasi yang diakibatkan karena ulkus terinfeksi bakteri karena fase inflamasi yang memanjang. Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa gel gamat emas (Stichopus variegatus) diketahui memiliki kandungan glikosaminoglikan (GAG) mampu memperpendek fase inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian gel gamat emas terhadap fase inflamasi melalui pengamatan makroskopis dan mikroskopis.
Metode : Metode eksperimen murni rancangan posttest only with control group design. Total sampel yang digunakan sebanyak 12 yaitu masing-masing 6 sampel (kelompok perlakuan dan kontrol) dengan membandingkan hasil pengamatan makroskopis dan mikroskopis. Luas luka dianalisis menggunakan uji t tidak berpasangan.
Hasil : Penggunaan gel gamat emas secara topikal pada luka diabetes tikus wistar yang diinduksi aloksan mampu memperpendek fase inflamasi. Pengamatan secara makroskopis menunjukkan bahwa kelompok perlakuan lebih baik dibandingkan kelompok kontrol, terlihat dari dasar luka kemerahan, tidak terdapat slough dan edema. Luas luka pada kedua kelompok tidak terdapat perbedaan yang signifikan (p > 0.05). Pengamatan secara mikroskopis menunjukkan hasil kelompok perlakuan memiliki intensitas sel inflamasi yang lebih sedikit.
Kesimpulan : Gel gamat emas efektif memperpendek fase inflamasi pada proses penyembuhan luka diabetes.
Kata kunci : Luka Diabetes, Gamat Emas, Inflamasi, Penyembuhan Luka
Background : Diabetes Mellitus (DM) is a condition of metabolic chronic disease that can triggers some complication, such as amputation that caused by bacteria infection on ulcer in long-term inflammation. The previous research has shown that gold gamat jelly (Stichopus variegatus) containing glycosaminoglycan (GAG) can reduce inflammatory phase of wound healing. The purpose of this research was to investigate the effect of application gold gamat jelly toward diabetic wound healing in the inflammatory phase on alloxan induced wistar rats by macroscopically and microscopically.
Method : True experimental with posttest only with control group design was used. Total sample that used in this research was about twelve that was divided into two groups (treatment and control) equally six with comparing the result by macroscopic dan microscopic. Wound size was analyzed by independent t-test.
Results : The topical used of gold gamat jelly by topical in diabetic wound on wistar rats that using alloxan induced is able to shorten inflammatory phase. Observation by macroscopic shows that treatment group is better than control group. It shows from reddish at the bed wound, there is no slough and edema. Wound size of two groups did not have a significant diferences (p>0.05). The observation by microscopic shows that the treatment group has a little of inflammation cell than control groups.
Conclusion : Gold gamat jelly is effective to shorten inflammation phase on wound healing process.
Keywords : Diabetic Ulcer, Gold Gamat , Inflammation, Wound Healing
2197124688G1D014047PENGARUH ANIMASI VIDEO HUMOR TERHADAP KECEMASAN SAAT TINDAKAN INVASIF PEMASANGAN INFUS PADA ANAK DI RSUD DR. R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGAAbstrak
PENGARUH ANIMASI VIDEO HUMOR TERHADAP KECEMASAN SAAT TINDAKAN INVASIF PEMASANGAN INFUS PADA ANAK DI RSUD DR.R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

Eni Wahyu Subagyo1, Dian Susmarini2, Unang Wirastri3
Latar Belakang: Salah satu hal yang tidak dapat dihindari saat hospitalisasi yakni pemasangan infus. Tindakan invasif ini menimbulkan kecemasan yang berisiko menjadi sumber stressor pada anak. Metode distraksi merupakan manajemen untuk mengurangi kecemasan pemasangan infus, salah satu bentuk distraksi yakni dengan menonton animasi video humor
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh animasi video humor terhadap kecemasan anak usia pra sekolah saat pemasangan infus
Metode: penelitian menggunakan rancangan kuasi eksperimen dengan post-test only with control group dengan 19 sampel responden usia 3-6 tahun pada tiap kelompok. Kelompok intervensi menonton animasi video humor selama pemasangan infus, sementara kelompok kontrol tidak. Skor kecemasan anak diukur menggunakan Child Anxiety and Pain Scales (CAPS).
Hasil: pada kelompok intervensi, median skor kecemasan yaitu 1,00 dan pada kelompok kontrol 3,00. Analisis data menggunakan uji Mann Whitney menunjukkan ada perbedaan skor kecemasan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,000).
Kesimpulan: terdapat pengaruh menonton animasi video humor terhadap kecemasan pada anak usia prasekolah saat pemasangan infus di RSUD Dr.R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga.
Kata kunci: animasi video humor, manajemen kecemasan anak, pemasangan infus

1Mahasiswa Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman
2Dosen Jurusan Keperawatan, Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan, Universitas Jenderal Soedirman
3Perawat RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
Abstract
THE EFFECT OF HUMOROUS VIDEO ANIMATION ON INTRAVENA INSERTION ANXIETY OF CHILDERN IN REGIONAL HOSPITAL OF DR.R. GOETENG TAROENADIBRATA PURBALINGGA

Eni Wahyu Subagyo1, Dian Susmarini2, Unang Wirastri3
Background: One of unavoidable issue with hospitalization is intravenous insertion. The invasive procedure may lead to anxiety and as risk for stressor on children. Distraction method is a management to minimalize children’s anxiety of intravenous insertion. Watching humorous video animation is a form of distraction method.
Objective: This study aimed to examine the effect of humorous video animation on pre shool children’s anxiety during intravenous insertion.
Methods: This study used quasi experimental with post-test only with control group. As many as 19 respondents at 3-6 years ages group were assigned into each group. The intervention group received therapy by watching humorous video animation during the intravenous insertion, while the control group did not. Anxiety score measurement by Child Anxiety and Pain Scales (CAPS).
Results: The intervention group’s median score of anxiety was 1.00 and for the control group was 3.00. Data analysis by Mann Whitney test resulted on a significant difference of anxiety score between intervention and control group (p=0.000).
Conclusion: There was an effect of watching humorous video animation on pre-school children anxiety during intravenous insertion in Regional Hospital of Dr.R Goeteng Taroenadibrata Purbalingga
Keywords: humorous video animation, children anxiety management, intravenous insertion

1Student of Nursing Department, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman
2Lecturer of Nursing Department, Faculty of Health Sciences, University of Jenderal Soedirman
3Nurse of Regional Hospital of Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto
2197224689I1B015025GAMBARAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA MAHASISWA PROFESI KEPERAWATAN DI BANYUMASLatar Belakang: Prokrastinasi akademik adalah perilaku menunda dalam memulai atau menyelesaikan tugas. Mahasiswa profesi keperawatan berisiko mengalami prokrastinasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran prokrastinasi akademik pada mahasiswa profesi keperawatan di Banyumas.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif kuantitatif dengan jenis desain cross sectional. Teknik pengambilan sampel yaitu total sampling dengan jumlah responden sebanyak 230 mahasiswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Procrastination Assessment Scale for Student (PASS). Analisis data dilakukan secara univariat, menggunakan distribusi frekuensi.
Hasil: Karakteristik responden didominasi berjenis kelamin perempuan, stase keperawatan medikal bedah, bertempat tinggal dikos dan pada universitas dua. Gambaran prokrastinasi akademik pada penelitian ini 73% rendah, 23% sedang, dan tidak ada prokrastinasi akademik pada kategori tinggi.
Kesimpulan: Sebagian besar responden melakukan perilaku prokrastinasi akademik kategori sedang.
Background: Academic procrastinasion is a delaying behaviour on starting or finishing a task. Nursing profession students have a potential on doing the academic procrastinasion. This goal of this research was to find out the description of academic procrastinasion on nursing profession students in Banyumas.
Methods: The research used quantitative descriptive study method with cross sectional as the type of design. The sample technique was total sampling with 230 students who qualified in inclusion and exclusion criteria. Research instrument used Procrastination Assessment Scale for Student (PASS) quesioner. Frequency distribution has been used as tool on analyzing catagorical data.
Result: The respondents characteristics was dominated by women, medical surgical clinic stage, living in boarding house and on the two universities. The academic procastinasion description on this research is 73% low, 23% medium and there is no high category academic procastinasion.
Conclusion : Most of the respondents conduct the academic procrastinasion on medium category.
2197325876E1A014159PEMBATALAN POLIGAMI KARENA PEMALSUAN DATA YANG

DILAKUKAN PNS

(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru

Nomor.0042/Pdt.G/2017/PTA.Pbr)
PEMBATALAN POLIGAMI KARENA PEMALSUAN DATA YANG

DILAKUKAN PNS

(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru

Nomor.0042/Pdt.G/2017/PTA.Pbr)
Oleh : Noval Zaeni Muhtar
NIM : E1A014159
ABSTRAK

Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 disebutkan bahwa
Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama
dan kepercayaannya, namun dalam praktiknya seperti putusan Pengadilan Tinggi
Agama Pekanbaru dengan Nomor Perkara: 0042/Pdt.G/2017/PTA.Pbr terjadi
permasalahan dalam pelaksanaan perkawinan, sehingga perkawinan yang telah
dilakukan dapat dibatalkan.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan Hukum
Hakim dalam mengabulkan pembatalan perkawinan pada putusan Pengadilan Tinggi
Agama Pekanbaru Nomor: 0042/Pdt.G/2017/PTA.Pbr. Metode penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi
penelitian preskriptif analitis, metode pengumpulan data studi kepustakaan dengan
inventarisasi data, metode analisis data normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya dissenting opinion antara Ketua
Majelis Hakim dan Hakim anggota I dengan Hakim anggota II yang berakhir dengan
Voting. Pertimbangan hukum hakim anggota II dalam perkara tersebut masih
terdapat kekurangan, karena hakim anggota II lebih mendahulukan pendapat Ulama
dari pada peraturan yang berlaku, yang menyatakan wali nikah tidak termasuk rukun.
Berdasarkan pemahaman Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan maksud dari
“agama dan kepercayaannya” menurut hukum Islam adalah perkawinan dilakukan
sesuai rukun perkawinan.

Kata Kunci: Pembatalan Poligami, Pemalsuan Data,Pegawai Negeri Sipil (PNS)
CANCELLATION OF POLYGAMY FOR DATA FALSIFICATION BY

CIVIL SERVANTS

(Juridical Review of the Decision of the Pekanbaru High Court of Religion

No. 0042 / Pdt.G / 2017 / PTA.Pbr)
By : Noval Zaeni Muhtar
NIM : E1A014159
ABSTRACT

Article 2 paragraph (1) of Law Number 1 of 1974 states that Marriage is
legal if it is done according to the law of each religion and belief but in practice
such as the decision of the Pekanbaru High Court of Religion with Case Number:
0042 / Pdt.G / 2017 / PTA.Pbr problems occur in the implementation of marriage
so that marriages that have been made can be canceled.
The problem in this study is how the Judge&#39;s legal considerations in granting
the cancellation of marriage to the decision of the Pekanbaru High Court of
Religion Number: 0042 / Pdt.G / 2017 / PTA.Pbr. The research method used in
this study is a normative juridical approach, prescriptive analytical research
specifications, methods of collecting literature study data with data inventory,
qualitative normative data analysis methods.
The results showed that there was a dissenting opinion between the Chief
Justice and Judges member I and Judges member II, which ended with voting.
The legal considerations of member II judges in the case are still lacking, because
member II judges prioritize the opinion of Ulama rather than the applicable
regulations, which states that marriage guardians are not included in harmony.
Based on the understanding of Article 2 paragraph (1) of the Marriage Law the
purpose of &quot;religion and belief&quot; according to Islamic law is that the marriage is
carried out according to the Pillars of the marriage.

Keywords: Cancellation Polygamy, Data Falsification, Civil Servants (PNS)
2197426107I1A015043Hubungan Kepuasan Kerja dengan Turnover Intention pada Perawat Non Pegawai Negeri Sipil (PNS) PPK-BLUD di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Tahun 2019Latar Belakang: Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo perbandingan antara tenaga keperawatan dengan tempat tidur sebesar 687:731 yang berarti bahwa ketentuan Permenkes RI Nomor 340 Tahun 2010 belum terpenuhi. Penyebab tidak terpenuhinya jumlah tenaga keperawatan ini salah satunya disebabkan karena turnover intention yang tinggi pada perawat yang berstatus sebagai Non PNS PPK-BLUD. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara kepuasan kerja dengan turnover intention pada perawat.
Metodologi: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, pengumpulan data primer menggunakan angket dengan 84 responden. Analisis univariat dan uji chi square digunakan untuk menganalisis variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian.
Hasil Penelitian: Karakteristik responden didominasi dengan jenis kelamin perempuan (56%), pendidikan terakhir yang ditempuh D III (70,2%), masa kerja lama (89,3%), dan status kepegawaian sebagai pegawai kontrak (76,2%). Hasil penelitian tentang tingkat kepuasan kerja menunjukkan bahwa secara umum perawat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo sebanding antara yang merasa puas (50%) dan tidak puas (50%). Sedangkan tingkat turnover intention cukup tinggi yaitu sebesar (53,6%). Hasil penelitian ini didapatkan nilai p value sebesar (0,000) antara variabel kepuasan kerja dengan variabel turnover intention.
Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepuasan kerja dengan turnover intention perawat Non PNS-PPK BLUD RSUD Prof. Dr. Margono
Kata Kunci: Kepuasan kerja, perawat, Rumah Sakit, PPK-BLUD, turnover intention
Background: At the RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo is a comparison between nursing staff and beds of 687:731 which means that the provisions of the Republic of Indonesia Minister of Health Regulation Number 340 Year 2010 have not been fulfilled. One of the reasons for not fulfilling the number of nursing staff because of the high turnover intention among nurses who are Non PNS PPK-BLUD. The study was conducted to find out how the correlations between job satisfaction and turnover intention on nurses.
Method: The research uses quantitative methods with cross sectional design, primary data collection using questionnaries research instrument with 84 respondents. Univariate analysis and chi square test used to find out result in this research.
Result: Characteristic respondent dominated by female gender (565), last education in D III (70,2%), long serviced period (89,3%), and the status as a contract employee (76,2%). The result of the research on the level job satisfaction indicate that nurses Non PNS PPK BLUD at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo is comparable between those who feel satisfied (50%) and dissatisfied (50%). While the turnover intention is high, amounting to (53,6%). The result of this study obtained p value (0,000) between the variable job satisfaction and turnover intention variable.
Conslusion: There is a correlations between job satisfaction and turnover intention of nurses Non PNS PPK-BLUD Prof. Dr. Margono Soekarjo.
Keywords: Job Satisfaction, Nurses, Hospital, PPK-BLUD, Turnover Intention
2197526235E1A012233TINJAUAN YURIDIS PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NASABAH BANK PENGGUNA LAYANAN APLIKASI M-BANKING STUDI KASUS PUTUSAN NO.696/Pdt.Sus-BPSK/2016/PN.MdnArtikel ini membahas mengenai perlindungan hukum terhadap nasabah pengguna layanan aplikasi mobile banking karena pada prakteknya layanan aplikasi mobile banking merupakan salah satu delivery channel layanan perbankan terkait erat dengan teknologi yang disatu sisi telah memberikan banyak manfaat, namun disisi lain mengandung resiko yang dapat menyebabkan kerugian bagi nasabah. Sehubungan dengan hal tersebut, perlindungan terhadap nasabah pengguna mobile banking diperlukan dalam rangka melindungi hak-hak nasabah selaku konsumen jasa perbankan.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan penyelesaian sengketa konsumen dalam putusan No.696/Pdt.Sus-BPSK/2016/PN.Mdn, dan untuk menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap nasabah pengguna layanan aplikasi mobile banking berdasarkan aturan yang terdapat didalam Peraturan Bank Indonesia. Spesifikasi yang digunakan adalah deskriptif dengan lokasi penelitian dilakukan di Pusat Informasi Ilmiah Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman dan UPT Perpustakaan Universitas Jenderal Soedirman. Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konsepsional dan pendekatan analisis.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun tidak ada Peraturan Perundang-Undangan yang mengatur khusus mengenai mobile banking, namun dalam tatanan hukum positif di Indonesia terdapat beberapa Peraturan Perundang-Undangan yang telah memberikan perlindungan hukum bagi nasabah pengguna layanan mobile banking.
This article discusses the legal protection of customers using mobile banking application services because in practice the mobile banking application service is one of the banking service delivery channels closely related to technology which on one hand has provided many benefits, but on the other hand contains risks that can cause harm to customers . In this connection, protection for customers of mobile banking users is needed in order to protect the rights of customers as consumers of banking services.
The purpose of this study is to analyze the application of consumer dispute resolution in the decision No.696 / Pdt.Sus-BPSK / 2016 / PN.Mdn, and to analyze the form of legal protection for customers using mobile banking application services based on the rules contained in Bank Indonesia Regulations . The specifications used are descriptive with the location of the study conducted at the Center for Scientific Information at the Faculty of Law, Jenderal Soedirman University and the UPT of the Jenderal Soedirman University Library. This research is a normative juridical research with a statutory approach, conceptual approach and analytical approach.
The results of this study indicate that although there are no statutory regulations specifically governing mobile banking, in the positive legal order in Indonesia there are several laws and regulations that have provided legal protection for customers using mobile banking services.
2197624690F1A012025Aksi Bullying Di Kalangan Pelajar Sekolah Menengah Atas (Analisis Kasus Bullying Dalam Serial Drama Korea Who Are You: School 2015) Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara kanak-kanak dan masa dewasa. Pada masa ini remaja memiliki kematangan emosi, sosial, fisik dan psikis. Remaja juga merupakan tahapan perkembangan yang harus dilewati dengan berbagai kesulitan. Pada masa ini remaja memiliki kondisi psikis yang sangat labil, karena pada masa remaja merupakaan fase seseorang dalam pencarian jati diri. Pada masa remaja ketertarikan dan komitmen kepada reman sebaya menjadi sangat kuat. Hal ini karena remaja merasa bahwa orang dewasa tidak dapat memahami mereka, sehingga hanya dengan teman sebaya ada kedekatan fisik maupun psikis. Mereka kadang bergurau melampaui batas kewajaran sehingga tanpa disadari itu membuat orang lain menderita. Hal yang demikian akan menimbulkan bullying. Bullying adalah fenomena yang telah lama terjadi di kalangan remaja. Pelaku bullying akan mengintimidasi temannya. Dalam Drama Korea Who Are You: School 2015 menggambarkan bagaimana bullying yang dilakukan remaja Sekolah Menengah Atas. Dalam film tersebut bullying yang terjadi karena adanya dendam.
Hal tersebut yang membuat peneliti tertarik untuk mengetahui bullying yang terjadi dalam Drama Korea tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Metode ini dipilih untuk mengeksplorasi dan memahami isi dari film tersebut, yang akan dikaji lebih dalam dengan menggunakan teknik semiotik.
Berdasarkan hasil penelitian, penelitian ini mencoba mengungkapkan bagaimana bullying dilakukan oleh teman sebaya kepada temannya sendiri karena didasarkan oleh perasaan dendam. Diceritakan bahwa Kang So-young memiliki dendam kepada Eun-bi dikarenakan So-young marah saat Eun-bi melaporkannya pada guru bahwa So-young telah membully teman sekelasnya, hal tersebut mengakibatkan hukuman skorsing selama beberapa hari. Dalam film ini terdapat sebelas adegan yang menggambarkan bagaimana bullying yang dilakukan Kang So-young dan teman-temannya kepada Eun-bi. Dalam kesebelas adegan itu menunjukkan bahwa Eun-bi merasa tertekan secara psikis dan kekerasan fisik yang diterimanya akibat bullying.
Adolescence is a phase of development between childhood and adulthood. At this time adolescents have emotional, social, physical and psychological maturity. Teenagers are also developmental stages that must be overcome with various difficulties. At this time adolescents have very unstable psychological conditions, because in adolescence is a person's phase in the search for identity. In adolescence, interest and commitment to peer age become very strong. This is because adolescents feel that adults cannot understand them, so that only with peers there is physical and psychological closeness. They sometimes joke beyond the limits of reasonableness so that without realizing it makes others suffer. This will cause bullying. Bullying is a phenomenon that has long happened to teenagers. The perpetrators of bullying will intimidate their friends. In Korean Drama Who Are You: School 2015 illustrates how bullying is done by high school teenagers. In the film, bullying occurs because of revenge.
This is what makes researchers interested in knowing the bullying that occurred in the Korean Drama. The research method used is descriptive qualitative. This method was chosen to explore and understand the contents of the film, which will be studied more deeply using semiotic techniques.
Based on the results of the study, this study tries to reveal how bullying is done by peers to their own friends because it is based on feelings of revenge. It is said that Kang So-young has a grudge against Eun-bi because So-young was angry when Eun-bi reported to the teacher that So-young had bullied his classmates, which resulted in several days' suspension. In this film there are eleven scenes that illustrate how bullying Kang So-young and his friends did to Eun-bi. In the eleventh scene it shows that Eun-bi feels psychologically depressed and the physical violence she receives due to bullying.
2197725877F1A015013Peran Suami Buruh Migran dalam Pemanfaatan Remitan Untuk Pendidikan Anak di Kecamatan Gumelar Kabupaten BanyumasDi Indonesia, salah satu permasalahan pada keluarga buruh migran perempuan yaitu berkaitan dengan peran suami dalam meamnfaatkan remitan istri dan pendidikan anak-anak yang ditinggalkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pemanfaatan remitan oleh suami buruh migran dan peran suami buruh migran dalam pemanfaatan remitan untuk pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang berusaha mengungkapkan pengalaman dari masing-masing suami buruh migran terkait tujuan di atas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, teknik validasi data menggunakan triangulasi sumber yang melibatkan anak buruh migran dan anggota keluarga/kerabat lainnya dari sasaran utama. Lokasi penelitian ini berada di Desa Gumelar, Tlaga, Cihonje, Cilangkap, Paningkaban dan Samudra Kulon Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Subjek penelitian ini berjumlah 29 orang yang terdiri atas 12 subjek penelitian utama dan 17 subjek validasi. Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa suami buruh migran memanfaatkan remitan untuk biaya pendidikan anak. Suami buruh migran juga memanfaatkan remitan untuk kebutuhan sehari-hari seperti makan, uang saku anak. Selain itu juga untuk membeli tanah/sawah, kendaraan, merenovasi/membangun rumah serta mendirikan usaha. Suami buruh migran dituntut untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikis anak. Terdapat suami buruh migran yang belum mampu menjalankan kedua hal tersebut, karena kesibukan aktivitas sehari-hari, sehingga interaksi dan komunikasi yang terjalin kurang begitu intens. Tidak heran jika ada anak buruh migran yang lebih dekat dengan nenek/kakek, dibandingkan dengan ayah.
Kata kunci: Suami buruh migran, remitan, pendidikan anak.
ABSTRACT
In Indonesia, one of the problems with the families of women migrant workers is related to the role of the husband in utilizing the remittances of his wife and the education of children left behind. This study aims to determine the forms of remittance utilization by migrant worker husbands and the role of migrant worker husbands in the use of remittances for children's education. This study uses a qualitative descriptive method that seeks to express the experiences of each migrant worker husband related to the above objectives. Data collection techniques used were interviews, observation and documentation. In this study, the data validation technique uses triangulation of sources involving migrant workers' children and other family members/relatives from the main target. The location of this research is in the villages of Gumelar, Tlaga, Cihonje, Cilangkap, Paningkaban and Samudra Kulon, Gumelar District, Banyumas Regency, Central Java. The subjects of this research were 29 people consisting of 12 main research subjects and 17 validation subjects. Based on the findings of this study, several migrant worker husbands use remittances for children's education costs. The husband of a migrant worker also makes use of remittances for daily needs such as food, children's pocket money. In addition, to buy land/fields, vehicles, renovate/build houses and set up businesses. The husband of a migrant worker is required to meet the physical and psychological needs of children. There are migrant worker husbands who have not been able to do both of these things, because of their daily activities, so the interaction and communication are less intense. It is not surprising if there are migrant workers' children who are closer to grandmothers/grandfathers, compared to fathers.
Keywords: Husband of migrant worker,remittance, children's education.
2197824692I1B015026Pengaruh Role Modeling Terhadap Skor Kepatuhan Pembatasan Cairan Pada Pasien Hemodialisis Di Unit Dialisis Rumah Sakit Margono SoekarjoPENGARUH ROLE MODELING TERHADAP SKOR KEPATUHAN PEMBATASAN CAIRAN PADA PASIEN HEMODIALISIS
DI UNIT DIALISIS RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO

Gustiani Ike Saraswati1, Asep Iskandar2, Sidik Awaludin3
ABSTRAK
Latar Belakang : Kepatuhan pembatasan cairan merupakan bentuk ketaatan bagi pasien hemodialisis terhadap regimen pengobatan sesuai rekomendasi pelayanan kesehatan. Role modeling merupakan proses pembelajaran berupa sikap yang ditunjukkan oleh seorang role model kepada individu dalam menghadapi permasalahannya berkaitan dengan kepatuhan dalam pembatasan cairan.
Tujuan penelitian : Untuk mengetahui pengaruh role modeling terhadap skor kepatuhan pembatasan cairan pada pasien hemodialisis.
Metodologi : Desain penelitian ini menggunakan pra eksperimen dengan rancangan one group pretest and posttest. Teknik pengambilan sampel pada penelitian menggunakan purposive sampling. Penelitian ini menyertakan 30 responden. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pembatasan cairan. Data penelitian dianalisis menggunakan dependent t-test. Role modeling dilakukan dalam 5 sesi selama 3 minggu dengan durasi 15 menit setiap sesinya pada saat intra dialisis.
Hasil Penelitian : Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rerata skor kepatuhan pembatasan cairan sebelum dan setelah pemberian intervensi role modeling dengan nilai p < 0,001.
Kesimpulan : Role modeling dapat meningkatkan skor kepatuhan pembatasan cairan pada pasien hemodialisis.
Kata Kunci : Kepatuhan pembatasan cairan, pasien hemodialisis, role modeling.

THE EFFECT OF ROLE MODELING ON FLUID RESTRICTION COMPLIANCE SCORE IN HEMODIALYSIS PATIENTS IN DIALIYSIS UNIT OF MARGONO HOSPITAL SOEKARJO
Gustiani Ike Saraswati 1 , Asep Iskandar 2 , Sidik Awaludin 3
ABSTRACT
Background : A fluid restriction compliance is a form of obedience for hemodialysis patients to the treatment regimen according to health service recommendation. A role modeling is a learning process in the form of attitudes shown by a role model to individual in dealing with problems related to compliance of fluid restriction.
Research Objectives : To determine the effect of role modeling on fluid restriction compliance score in hemodialysis patients.
Methodology: This research used pre experimental design with one group pretest and posttest. The sampling technique in this research used purposive sampling . This research followed by 30 respondents. The instrument used was a fluid retriction questionnaires . The research data was analyzed by using adependent t-test . Role modeling was conducted in 5 sessions for 3 weeks with a duration of 15 minutes each session during intra-dialysis.
Research result : The results showed that there were differences in mean fluid restriction compliance scores before and after giving the role modeling interventions with a value of p <0.001.
Conclusion: Role modeling could increase fluid restriction compliance scores in hemodialysis patients .
Keywords : Fluid compliance restriction, hemodialysis patients, role modeling.
2197924693C1L012032THE EFFECT OF AUDITOR’S EXPERIENCE, AND INDEPENDENCE IN DETECTING FRAUD MEDIATED THROUGH THE PROFRSSIONAL SKEPTICISM OF AUDITORPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variabel pengalaman, independensi, dan sketisisme profesional auditor terhadap pendeteksian kecurangan. Responden dari penelitian ini adalah auditor yang berada di DKI Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, sedangkan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisa data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukan adanya pengaruh yang positif antara pengalaman dan independensi terhadap pendeteksian kecurangan melalui skeptisisme profesional yang dimiliki oleh seorang auditor dalam melaksanakan tugasnya secara profesional dalam mengaudit laporan pihak klien.This study aims to examine the effect of the auditor's experience, independence, and professional skepticism variables on fraud detection. Respondents from this study were auditors located in DKI Jakarta. This study uses a quantitative approach, while the data sources used in this study are primary data using a questionnaire. Data analysis techniques using Partial Least Square (PLS). The results of this study indicate a positive influence between experience and independence on fraud detection through professional skepticism possessed by an auditor in carrying out his duties professionally in auditing client reports.
2198024694I1B015081HUBUNGAN PERSEPSI MAHASISWA MENGENAI KOMPETENSI DOSEN DENGAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA JURUSAN S1 KEPERAWATAN
DI KABUPATEN BANYUMAS
Proses pembelajaran memiliki faktor yang mempengaruhi mahasiswa yaitu motivasi belajar. Persepsi mahasiswa terhadap kompetensi dosen menjadi faktor yang dapat berhubungan dengan motivasi belajar mahasiswa. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis hubungan persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen dengan motivasi belajar mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan crosssectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling. Total sampel adalah 325 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Korelasi kedua variabel diuji dengan uji Pearson. Hasil penelitian pada gambaran pesepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen di jurusan S1 Keperawatan yang berada di Kabupaten Banyumas memiliki memiliki rata-rata skor nilai 91,29 (SD = 10,484). Gambaran motivasi belajar memiliki nilai rata-rata 80,70 (SD = 8,331). Hasil uji korelasi Pearson menunjukan pvalue 0,001 dan nilai r 0,394. Kesimpulan yaitu ada hubungan signifikan antara persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen dengan motivasi belajar mahasiswa jurusan S1 Keperawatan di Kabupaten Banyumas. semakin tinggi persepsi mahasiswa mengenai kompetensi dosen maka semakin meningkat motivasi belajar mahasiswa.The learning process has factors that influence student it namely learning motivation. Student perceptions of lecturer competence become a factor that can be related to student learning motivation. This research aimed to analyze the correlation between student perceptions of lecturer competence and learning motivation of the student. The research design quantitative study with cross sectional approach. Sampling of this study used proportional random sampling with the samples of 325 respondents. The instrument for this study used a questionnaire. Analysis of the correlation between two variables used Pearson test. The description of student perception about lecturer competence in undergraduate nursing students in Banyumas regency university has an average score of 91,29 (SD = 10,484). The description learning motivation has an average score 80,70 (SD = 8,331). Result of the correlation Pearson test showed p value 0,001 and r value 0,394. There was a significant correlation between student perception of lecturer competence with student learning motivation of undergraduate nursing students in Banyumas regency university. The better perceptions of students lecturer competencies, it will increase the learning motivation of students.