Artikelilmiahs
Menampilkan 21.981-22.000 dari 50.185 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 21981 | 24697 | G1A015010 | EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) PADA TIKUS PUTIH (Rattus norvegicus) MODEL HIPERURISEMIA | Hiperurisemia merupakan keadaan peningkatan kadar asam urat serum yaitu lebih dari 7,0 mg/dL pada laki-laki dan lebih dari 6 mg/dL pada perempuan. Hiperurisemia merupakan faktor predisposisi berkembangnya penyakit gout, diabetes, kardiovaskuler, hipertensi, dan penyakit ginjal. Hiperurisemia meningkatkan radikal bebas dalam tubuh sehingga membentuk produk sekunder yaitu malondialdehid (MDA). Ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi yang berpotensi mencegah hiperurisemia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) terhadap kadar MDA pada tikus putih (Rattus norvegicus) model hiperurisemia. Desain Penelitian: Metode penelitian adalah eksperimental dengan post test only with control group design. Dua puluh lima ekor tikus dibagi dalam 5 kelompok dengan 5 tikus pada masing-masing kelompok. Kelompok A sebagai kontrol normal, kelompok B sebagai kontrol sakit yaitu kelompok hiperurisemia yang tidak diberikan ekstrak etanol daun kelor, kelompok C, D, dan E adalah kelompok hiperurisemia dan diberi ekstrak etanol daun kelor dengan dosis 300mg/kgBB/hari, 600 mg/kgBB/hari, dan 1.200 mg/kgBB/hari pada hari ke 11 sampai hari k e 17. Kadar MDA diukur dengan metode thiobarbituric acid reactive (TBAR). Hasil: Rerata kadar MDA kelompok A=0,94 ± 0,21; B=7,31±0,03; C=5,98±0,64; D=3,94±0,03; E=3,05±0,06. Hasil uji One Way ANOVA MDA menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05). Uji post hoc LSD MDA menunjukkan hasil perbedaan rerata yang signifikan antara semua kelompok data (p<0,05). Kesimpulan: Pemberian ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera) dapat mencegah peningkatan kadar MDA tikus model hiperurisemia. | Background: Hyperuricemia is the increase of serum uric acid level, more than 7.0 mg/dL in men and 6 mg/dL in women. Hyperuricemia is a predisposing factor in the development of gout, diabetes, cardiovascular disease, hypertension, and kidney disease. Hyperuricemia causes an increase in free radicals that form a secondary product, malondialdehyde (MDA). Ethanol extract of Moringa oleifera leaves functions as an antioxidant and anti-inflammatory which has the potential to prevent hyperuricemia. Objective: The aim of this research was to reveal the effect of ethanol extract of kelor (Moringa oleifera) leaves on MDA level in hyperuricemic rat (Rattus norvegicus) model. Design: This was an experimental study with post test only control group design. Twenty five white rats was divided into 5 groups with 5 rats in each group. Group A was normal control group, group B as disease control group was the hyperuricemic group that was not given the extract, group C, D, and E are hyperuricemic groups were given the extract with the dose of 300 mg/kgBW/day, 600 mg/kgBW/day, and 1.200 mg/kgBW/day respectively on day 11-17. MDA level was measured by thiobarbituric acid reactive (TBAR) method. Results: The mean result of MDA concentration in group A=0,94±0,21; B=7,31±0,03; C=5,98±0,64; D=3,94±0,03; E=3,05±0,06. One Way ANOVA test showed p=0.000 (p<0.05). The post hoc LSD test showed a significant mean differences among all groups (p<0.05). Conclusion: Administration of ethanol extract of kelor leaves (Moringa oleifera) could prevent the increase of MDA level in hyperuricemic model rats. | |
| 21982 | 24699 | H1L011035 | SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI HAMA DAN PENYAKIT PADA TANAMAN STROBERI DENGAN METODE FORWARD CHAINING BERBASIS WEB | Stroberi merupakan salah satu buah yang digemari masyarakat di Indonesia. Selain rasanya yang enak stroberi juga memiliki berbagai manfaat kesehatan dan memiliki harga jual yang cukup tinggi. Salah satu kendala utama dalam sistem produksi stroberi di Indonesia adalah serangan hama dan penyakit. Sehingga dapat menyebabkan keruguian bagi para petani stroberi. Dalam mengidentifikasi hama dan penyakit yang menyerang petani biasanya hanya mengirangira saja dikarenakan minimnya pengetahuan yang menyulitkan petani dalam mendeteksi dan mengetahui solusi pengendalianya secara cepat dan tepat. Untuk membantu petani stroberi dalam pengambilan keputusan yang tepat dan cepat, dibutuhkan teknologi yang mudah digunakan dan dipahami. Salah satu teknologi yang dikembangkan untuk masalah ini adalah dengan memanfaatkan aplikasi sistem pakar. Sistem pakar identifikasi hama dan penyakit tanaman stroberi dengan metode forward chaining berbasis web memberikan solusi dari masalah yang dihadapi para petani. Dengan penerapan sistem pakar ini diharapkan dapat memberikan informasi dan alternative solusi bagi para petani stroberi atau masyarakat umum yang dalam mendeteksi hama dan penyakit stroberi serta solusi pengendaliannya. | Strawberries are one of Indonesian’s most popular fruits. Apart from their delicious taste, strawberries offer an abundance of health, wellness benefits and also has a high selling price. The main problem in strawberries production system is pests and diseases. Pests and diseases causes farmers suffer big losses. Most farmers just guessing to identifying pest and diseases attack, this matter because of limited knowledge and information. To help strawberry farmers,, technology that is easy to use and understand is needed. One of the technologies developed for this problem is to utilize expert system applications. An expert system for identifying pests and diseases on straawberry with forward chaining method provides a solution to the problems faced by farmers. This expesrt system hoped can provide information and alternative solutions for strawberry farmers or the general public to detecting strawberry pests and diseases and their control solutions. | |
| 21983 | 24698 | F1G011041 | STRUKTUR NOVEL MEMANG JODOH KARYA MARAH RUSLI | RINGKASAN Skripsi ini berjudul ”Struktur Novel Memang Jodoh Karya Marah Rusli”. Tinjauan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur novel Memang Jodoh karya Marah Rusli dan hubungan antarunsur novel dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan difokuskan pada struktur novel yang ada pada novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca dan memahami isi novel. Kemudian mencatat data-data yang penting dan berkaitan dan berkaitan dengan rumusan masalah berdasarkan struktur novel yang ada. Setelah melewati tahap mencatat data-data selanjutnya data-data itu dianalisis dengan pendekatan struktural. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah satu buah novel yang berjudul Memang Jodoh karya Marah Rusli dengan jumlah halaman 535 ( lima ratus tiga puluh lima) halaman. Hasil penelitian ini menjelaskan secara deskriptif mengenai struktur novel dan hubungan antarunsur dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. Dengan begitu dapat dihasilkan gambaran jelas mengenai struktur novel dan hubungan antarunsur dalam novel Memang Jodoh karya Marah Rusli. kata kunci : struktur, unsur instrinsik,novel,sastra | ABSTRACT This study entitled “Struktur Novel Memang Jodoh Karya Marah Rusli”. The purpose of this study to describe the structure of the novel “Memang Jodoh” by Marah Rusli and the correlation between elements in the novel structure of the novel Memang Jodoh by Marah Rusli. This study used descriptive method, with a focus on novel structure that exist in the novel of Memang Jodoh by Marah Rusli. The data collection technique used is to read and understand the contents of the novel, then record the data that is important and related to the formulation of the problem based on novel structures which exist. After pass through the stage of recorded data, then the data is analyzed with a structural approach. The data used in this study is a book of novel entitled Memang Jodoh by Marah Rusli with 535 (five hundred thirty five) pages. The result of this study explained that it is found the descriptive of the novel structures novel of Memang Jodoh by Marah Rusli and correlations between elements in the novel of Memang Jodoh by Marah Rusli. Further, its also can produce a clear picture of the structure of the novel Memang Jodoh by Marah Rusli. Keywords: structure, intrinsic elements, novel, literature | |
| 21984 | 24700 | I1B015031 | PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN TUMBUHAN KETUMPANG AIR(Peperomia pellucida) TERHADAP KADAR SGPT PADA TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN | Abstrak PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KETUMPANG AIR (Peperomia pellucida) TERHADAP KADAR SGPT PADA TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI STREPTOZOTOCIN Ai Devi Nuraeni, Saryono, Annas Sumeru Latar Belakang: Hati merupakan organ yang sangat penting bagi tubuh. Hati sangat potensial mengalami kerusakan. Kerusakan pada hati ditunjukan oleh peningkatan kadar SGPT. Ketumpang air diduga mempunyai efek sebagai hepatoprotektor yang dapat menurunkan kadar SGPT. Tujuan: Unutk mengetahui pengaruh pemberian seduhan ketumpang air terhadap kadar SGPT pada tikus putih yang diinduksi streptozotocin. Metode:Penelitian ini menggunakan metode studi eksperimental murni dengan menggunakan rancangan ulang . Sampel yang digunakan 36 ekor tikus putih yang dibagi 6 kelompok. Kelompok A kontrol sehat, kelompok B kontrol negatif, kelompok C diberikan perlakuan dosis 150 mg/kgBB, kelompok D diberikan perlakuan dosis 300 mg/kgBB, kelompok E diberikan perlakuan dosis 600 mg/kgBB, kelompok F diberikan glibenclamide dosis 0,45 mg/kgBB. Perlakuan ini dilakukan selama 14 hari. Hasil pemeriksaan SGPT diuji dengan One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan Post-Hoc Duncan. Hasil: Hasil analisis posttest menunjukan rerata kadar SGPT pada kelompok A, B, C, F tidak terdapat perbedaan. Tetapi pada kelompok A dengan kelompok E dan D terdapat perbedaan rerata kadar SGPT. Kesimpulan: Pemberian seduhan ketumpang air dosis 150,300, dan 600 mg/kgBB mempunyai pengaruh yang bermakna dalam menurunkan kadar SGPT pada tikus putih yang diinduksi STZ. Kata Kunci: SGPT, STZ, ketumpang air, hepatoprotektor. | Abstract THE EFFECT OF KETUMPANG AIR (Peperomia pellucida) SOLUTION TO SGPT RATE LEVEL IN WHITE MICE INDUCED BYSTREPTOZOTOCIN Ai Devi Nuraeni, Saryono, Annas Sumeru Background:Liver is a very important organ for the body. Liver has potential to be damaged. Liver damage is indicated by increasing level of SGPT. Ketumpang airhas been shown to have an effect as a hepatoprotektor because it has antioxidant activity. The purpose: This study was to determine the effect of ketumpang air essente to SGPT level in do rats. Method:This research was true experimental study with pretest and posttest design. The sample that was used is 36 white mice which are divided into 6 groups. Group A is healthy control group, group B is negative control, group C is given dosetreatment 150 mg/kgBB, group D is given doses treatment 300 mg/kgBB, group Eis given doses treatment 600 mg/kgBB, and group F is given glibenclamide doses 0.45 mg/kgBB. Treatment was done for 14 days .The results of SGPT observation was tested with One Way ANOVA and followed by Post-hoc Duncan . Results:The results of the posttes analysis showed that the mean levels in groups A, B, C, F did not different, but in group A, E and D there was a difference in mean level of SGPT. Conclusion:The giving of ketumpang air essente with 150,300 dosages and 600 mg/kgBB have impactfuleffeck in lower the levels of SGPT in mice that induced by STZ. Keywords: SGPT, STZ, Ketumpang Air,hepatoprotector. | |
| 21985 | 24706 | G1A014050 | AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK SIMPLISIA BUAH KECOMBRANG (Nicolaia speciosa) TERHADAP BAKTERI GRAM POSITIF Staphylococcus aureus FNCC 0047 SECARA IN VITRO | Keberlangsungan hidup mikroorganisme bergantung pada keadaan lingkungan sekitar. Lingkungan tidak sehat menyebabkan masalah intoksikasi makanan sehingga timbul food poisioning. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya food poisioning dengan menggunakan obat tradisional berbahan dasar alami khususnya ekstrak simplisia buah kecombrang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas ekstrak simplisia buah kecombrang terhadap bakteri Staphylococcus aureus FNCC 0047. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang disusun secara faktorial dengan 10 faktor perlakuan dan diulang 3 kali, sehingga menghasilkan 30 unit percobaan. Faktor yang diteliti yaitu konsentrasi ekstrak simplisia buah kecombrang yang terdiri atas konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, 100%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah aktivitas antibakteri S.aureus FNCC 0047 dengan metode difusi sumur. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis parametrik one way- analysis of variance (ANOVA) pada taraf 5% kemudian hasil berpengaruh nyata dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Ekstrak simplisia buah kecombrang memiliki aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Gram positif S. aureus FNCC 0047 dengan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan bakteri S.aureus FNCC 0047 adalah 40%. Sehubungan dengan hal tersebut, ekstrak simplisia buah kecombrang memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan bakteri S.aureus FNCC 0047. | The survival of microorganisms depends on the environment. Unhealthy environment causes food intoxication problems resulting in food poisioning. One alternative that can be done to prevent the occurrence of food poisioning by using traditional medicines made from natural ingredients, especially kecombrang fruit simplicia extract. This study aims to determine the activity of kecombrang fruit simplicia extract against Staphylococcus aureus FNCC 0047 bacteria. The design used was a Completely Randomized Design (CRD) which was arranged with 10 treatment factors and repeated 3 times, resulting in 30 experimental units. The factors studied were the concentration of the kecombrang fruit simplicia extract consisting of concentrations of 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, 60%, 70%, 80%, 90%, 100%. The variable observed in this study was the antibacterial activity of S.aureus FNCC 0047 with the well-diffusion method. The data obtained were analyzed by parametric analysis of one way analysis of variance (ANOVA) at the level of 5% then significant results were continued with Duncan Multiple Range Test (DMRT) at the level of 5%. Kecombrang fruit simplicia extract has antibacterial activity against the growth of Gram positive S. aureus FNCC 0047 bacteria with the most effective concentration in inhibiting the growth of S.aureus FNCC 0047 bacteria is 40%. In this case, the extract of the kecombrang fruit simplicia has the ability to inhibit the growth of S. aureus FNCC 0047 bacteria. | |
| 21986 | 24701 | G1H014020 | HUBUNGAN ANTARA STATUS SOSIAL EKONOMI DAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN STATUS GIZI BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS I PURWOKERTO TIMUR | Indonesia masih menghadapi masalah gizi yang berdampak serius pada kualitas sumber daya manusia, yaitu gizi kurang pada bayi dan balita. Hasil Pengukuran Status Gizi 2017 Balita Kabupaten Banyumas di Puskesmas I Puwokerto memiliki persentase tertinggi anak gizi kurang di antara puskesmas lainnya (16,7%). Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya gizi kurang antara lain masih tingginya kemiskinan, kesehatan lingkungan yang rendah, dan masih tingginya angka penyakit menular. Untuk mengetahui hubungan antara status sosial ekonomi dan sanitasi lingkungan keluarga dengan status gizi balita di Wilayah Kerja Puskesmas I Purwokerto Timur. Desain penelitian observasional dengan cross-sectional. Jumlah sampel 56 diambil secara purposive sampling di wilayah kerja Puskesmas I Purwokerto Timur. Analisis data menggunakan Fisher Exact. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pekerjaan ayah (p = 0,073), pekerjaan ibu (p = 0,727), pendidikan ayah (p = 1.000), pendidikan ibu (p = 0,656), pendapatan keluarga (p = 0,596), dan ada hubungan antara sanitasi lingkungan (p = 0,014) dengan status gizi anak-anak. Tidak ada hubungan antara pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, pendidikan ayah, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, dan ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan status gizi anak-anak. | Indonesia still faces nutritional problems that have a serious impact on the quality of human resources, namely underweight in infants. The results of the 2017 Measurement Nutritional Status of Toddler Banyumas District at the Puskesmas I East Puwokerto have the highest percentage of malnourished children among other health centers (16.7%). Several factors that influence the occurrence of malnutrition include the still high poverty, low environmental health, and still high rates of infectious diseases. To determine the relationship between socio-economic status and family environmental sanitation with nutritional status of children under five in the Work Area of Puskesmas I Purwokerto Timur. Design of observational research with cross-sectional. The number of samples 56 was taken by purposive sampling in the work area of Puskesmas I Purwokerto Timur. Data analysis using Fisher Exact. The results showed that there was no relationship between father's work (p=0.073), mother's work (p=0.727), father's education (p=1.000), mother's education (p=0.656), family income (p=0.596), and there was a relationship between environmental sanitation (p=0.014) with the nutritional status of children. There is no relationship between father's work, mother's work, father's education, mother's education, family income, and there was a relationship between environmental sanitation with nutritional status of children. | |
| 21987 | 24702 | H1K012003 | KONDISI EKOSISTEM MANGROVE PADA WILAYAH AKTIVITAS INDUSTRI DI SUNGAI DONAN CILACAP BERDASARKAN KERAPATAN MANGROVE DAN KELIMPAHAN GASTROPODA | Kegiatan Industri di kawasan Sungai Donan dapat memberikan dampak yang buruk bagi kondisi ekosistem mangrove yang berada disekitarnya. Dampak yang ditimbulkan tersebut dapat mempengaruhi kelangsungan hidup organisme yang ada seperti vegetasi mangrove dan gastropoda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi ekosistem mangrove berdasarkan kerapatan vegetasi mangrove dan kelimpahan gastropoda di kawasan Sungai Donan, Cilacap, Jawa Tengah. Pengambilan data dilakukan dengan metode survei yang dilakukan mulai bagian hulu hingga estuaria Sungai Donan. Pengamatan vegetasi mangrove dilakukan dengan menggunakan transek kuadrat 10x10 m2 untuk kategori pohon, 5x5 m2 untuk kategori anakan dan 1x1m2 untuk kategori semai serta gastropoda. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2018. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa diperoleh 9 spesies mangrove yaitu spesies Aegiceras corniculatum, Avicennia alba, Avicennia marina, Bruguiera gymnorrhiza, Nypa fruticans, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa dan Sonneratia alba. Hasil pengamatan kerapatan mangrove di kawasan Sungai Donan tergolong dalam kriteria buruk hingga baik (967 - 2.367 ind/ha). Gastropoda yang ditemukan terdiri dari 9 spesies gastropoda yaitu Cerithidea cingulata, Cerithidea quadrata, Cymatium pileare, Ellobium aurisjudae, Littoraria ardouiniana, Nerita picea, Nerita planospira, Tectarius muricatus, Telescopium Telescopium dengan kelimpahan gastropoda 52.000 - 104.000 ind/ha. Kondisi ekosistem mangrove ditinjau dari kondisi vegetasi mangrove dan gastropoda paling baik pada daerah hulu dan yang terburuk pada lokasi yang berdekatan dengan industri semen. | Industrial activities in the Donan River area can have a negative impact on the condition of the surrounding mangrove ecosystems. These impacts can affect the survival of existing organisms such as mangrove and gastropod vegetation. The purpose of this study was to determine the condition of the mangrove ecosystem based on the density of mangrove vegetation and the abundance of gastropods in the area of the Donan River, Cilacap, Central Java. Collecting data is done by survey method which is carried out from the upstream to the Donan River estuary. Observation of mangrove vegetation was carried out using 10 x 10 m2 transect squares for tree categories, 5 x 5 m2 for sapling categories and 1 x 1 m2 for seedlings and gastropod categories. The research was conducted in October 2018. The results showed that 9 mangrove species were obtained, namely Aegiceras corniculatum, Avicennia alba, Avicennia marina, Bruguiera gymnorrhiza, Nypa fruticans, Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa and Sonneratia alba. Observations of the density of mangroves in the Donan River area are classified as poor to good criteria (967 - 2,367 ind / ha). Gastropods found consist of 9 species were obtained, namely Cerithidea cingulata, Cerithidea quadrata, Cymatium pileare, Ellobium aurisjudae, Littoraria ardouiniana, Nerita picea, Nerita planospira, Tectarius muricatus, Telescopium Telescopium with an abundance of gastropods 52,000 - 104,000 ind/ha. The condition of the mangrove ecosystem in terms of the condition of mangrove and gastropod vegetation is best in the upstream area and the worst in locations adjacent to the cement industry. | |
| 21988 | 24703 | I1B015077 | GAMBARAN INTERNET GAMING DISORDER PADA SISWA DI SMP ‘X’ PURWOKERTO | Latar belakang: Pemanfaatan internet di Indonesia tahun 2017 untuk bermain game sebesar 54,13%. Bermain game yang tidak terkontrol dapat menyebabkan seseorang mengalami Internet Gaming Disorder (IGD). Dampak IGD bagi remaja antara lain berkurangnya waktu tidur, penurunan performa sekolah dan bahkan penurunan prestasi sekolah. Tujuan: Mengetahui gambaran Internet Gaming Disorder pada siswa di SMP ‘X’ Purwokerto. Metodologi: Penelitian deskripsi kuantitatif dengan desain crossectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling yaitu 707 dari 811 siswa yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pengambilan data menggunakan kuesioner IGDS-9SF (Internet Gaming Disorder Scale Short Form) yang dianalisis secara univariat. Hasil: Analisis data menunjukan bahwa dari 707 siswa yang bermain game, 7 siswa laki-laki (1%) terdiagnosis Internet Gaming Disorder. Gambaran sembilan kriteria diagnosis IGD menunjukan kriteria escaping negative moods paling banyak dialami yaitu 114 siswa. Kesimpulan: Escaping negative moods merupakan kriteria yang paling banyak dialami yaitu 114 siswa, diikuti oleh kriteria preoccupation sebanyak 40 siswa, fuctional impairment 33 siswa, tolerance 19 siswa, unsuccessful attempts to control 15 siswa, withdrawal 14 siswa, continued use despite problems 14 siswa, deceiving 8 siswa dan loss of interest 7 siswa. Kata Kunci: game, internet gaming disorder, offline, online, remaja | Background: The Internet usage in 2017 in Indonesia for playing games is 54,31%. Uncontrolled playing games activitiy may lead Internet gaming disorder (IGD). The impact of IGD for adolescent includes reduced sleep time, decreased both academic and non-academic peformances. Research Objective: Aimed to find out the description of Internet Gaming Disorder on students in SMP ‘X’ Purwokerto. Method: The design of this research is crossectional. The research uses total sampling as the sample taking technique wich are 707 students out of 811 of population. The samples ar qualified with inclusion and exclusion criteria. The data collection used quesioner IGDS-9SF (Internet Gaming Disorder Scale Short Form) with univariat analysis. Result: The data analysis shows that 7 male-students out of 707 students (1%) are diagnosed Internet Gaming Disorder. The description of nine criterias for IGD diagnosis shows that escaping negative moods criteris is the most criteria which 114 students experienced criteria. Conclusion: Escaping negative moods are the most experienced criteria of 114 students, followed by preoccupation criteria as many as 40 students, fuctional impairment 33 students, tolerance 19 students, unsuccessful attempts to control 15 students, withdrawal 14 students, continued use despite problems 14 students, deceiving 8 students and loss of interest 7 students. Keyword: adolescent, game, internet gaming disorder, offline, online | |
| 21989 | 25878 | G1B015039 | PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL JAMUR LINGZHI (Ganoderma lucidum) ISOLAT CIANJUR TERHADAP EKSPRESI p53 MUTAN PADA KULTUR SEL KANKER RONGGA MULUT (KB-CCL 17) | Kanker rongga mulut merupakan suatu pertumbuhan sel kanker yang terdapat pada mulut, bibir, lidah, palatum, gingiva, dasar mulut, dan mukosa pipi. Kanker rongga mulut merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Salah satu penyebab berkembangnya sel kanker rongga mulut adalah hambatan pada proses apoptosis sel kanker akibat tertekannya gen p53. Pemberian jamur lingzhi (G. lucidum) diketahui dapat menaikan ekspresi p53 pada sel kanker payudara (MCF-7), karsinoma paru (95-D) dan karsinoma kolorektal (HT29). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak etanol jamur lingzhi terhadap ekspresi p53 mutan pada sel kanker rongga mulut (KB CCL- 17). Kelompok sel KB CCL-17 dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan yaitu P1 (6 μg/ml), P2 (12 μg/ml), P3 (24 μg/ml) dan satu kontrol sel (K). Nilai ekspresi p53 mutan dilakukan dengan menghitung persentase sel positif secara imunositokimia. Hasil dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Post Hoc LSD. Ekspresi p53 mutan pada kultur sel KB CCL-17 masing-masing kelompok yaitu 26,40% (P1), 40,12% (P2), 81,42% (P3) dan 3,36% (K). Ekstrak etanol jamur lingzhi (G. lucidum) dapat meningkatkan ekspresi p53 mutan pada kultur sel KB CCL-17 seiring dengan naiknya konsentrasi. Konsentrasi 24 μg/ml lebih baik dalam meningkatkan ekspresi p53 dibandingkan dengan konsentrasi 6 dan 12 μg/ml akan tetapi tidak ditemukan dosis paling efektif pada penelitian ini. Terdapat pengaruh pemberian ekstrak etanol jamur lingzhi terhadap ekspresi p53 mutan pada kultur sel kanker rongga mulut (KB CCL-17). | Oral carcinoma is cancer found in mouth, lips, tongue, palate, gingiva, mouth floor, and cheek mucosa. Oral carcinoma is a common cause of deaths in Indonesia. The development of cancer cells in oral cavity is affected by the loss of p53 gene. A treatment using lingzhi mushroom (G. lucidum) is known to increase p53 expression in breast cancer (MCF-7), lung carcinoma (95-D), and colorectal carcinoma (HT29). The aim of this study was to know about the effect of ethanol extract of G. lucidum on mutant P53 expression in oral carcinoma (KB CCL-17). The samples were KB CCL-17 cells with three treated groups P1 (6 μg/ml), P2 (12 μg/ml), P3 (24 μg/ml), and one control group (K). Mutant p53 expression was analyzed using immunocytochemistry method by counting the percentage of mutant p53 positive cells. The data was statistically analyzed using One Way ANOVA and Post Hoc LSD. The results of mutant p53 expression on each groups were 26,40% (P1), 40,12% (P2), 81,42% (P3), and 3,36% (K). Ethanol extract of G. lucidum increased mutant p53 expression in KB CCL-17 cells along with the increase of the dosage. Dosage of 24 μg/ml showed higher increase of mutant p53 expression than the dosages of 6 and 12 μg/ml. However there was no effective dosage found in this study. The conclusion is there is an effect of ethanol extract of lingzhi mushroom Cianjur isolate on mutant p53 expression in oral carcinoma (KB-CCL17). | |
| 21990 | 24705 | I1B015039 | Efek Pemberian Nira Kelapa (Cocos nucifera L.) Secara Topikal Terhadap Penyembuhan Luka Fase Proliferasi Pada Tikus Wistar | Latar Belakang: Nira memiliki kandungan seperti asam amino, zink dan polifenol yang berpotensi mendukung proses penyembuhan luka. Namun, belum ada penelitian yang mengamati efek nira pada penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui efek nira secara makroskopis (warna, edema, slough, dan luas luka) dan mikroskopis (sel inflamasi dan reepitelisasi) terhadap penyembuhan luka tikus wistar. Metodologi: Perlukaan dilakukan dengan membuat lingkaran berdiameter 1 cm di bagian dinding perut lateral tikus. Hewan coba dibagi menjadi kelompok perlakuan nira dan kelompok kontrol. Hasil Penelitian: Secara makroksopis luka kelompok perlakuan berwarna kemerahan dari H0 hingga H3 sedangkan kelompok kontrol berwarna kemerahan hingga H2. Edema tidak muncul pada kedua kelompok dan slough hanya muncul pada kelompok kontrol. Luas luka kelompok perlakuan lebih kecil dari kelompok kontrol pada H3 (p=0,028) dan H7 (p=0,037). Secara mikroskopis jumlah sel inflamasi kelompok kontrol lebih banyak dari kelompok perlakuan. Reepitelisasi kelompok perlakuan lebih panjang dibanding dengan kelompok kontrol. Hasil uji fitokimia menunjukan nira kelapa memiliki kandungan asam amino (26,41 mg/L), polifenol (24,8 mg/L) dan zink (0,074mg/ L). Kesimpulan: Nira kelapa membantu penyembuhan luka secara makroskopis dengan mencegah pertumbuhan slough dan mengecilkan luas luka dan secara mikroskopis dengan mengurangi inflamasi dan mempercepat reepitelisasi. Kata Kunci: Fase Proliferasi, Nira Kelapa, Penyembuhan Luka | Background: Neera has been known to contain amino acid, zinc and polyphenol which can accelerate wound healing. However, no studies investigated the relevance of neera for wound healing. This study aimed to investigate the effects of neera on proliferative phase of wound healing in wistar rats based on macroscopic and microscopic observations. Method: A circle cutaneous wound with diameter of 1 cm was created in the lateral abdominal wall of rats. The animals were randomly divided into group treated by neera and untreated group. Results: The intervention group change in wound colour in day 4 which control group change in day 2 through macroscopic observation. Edema has not appear between both group and slough found in control group only. The intervention group achieved a greater proportion of wound closures on day 3 (p=0,028) and day 7 (p=0,037). Histopathologic examination revealed a lower level of inflammatory cell in intervention group than control group. Wounds in intervention group re-epithelialized faster than the control group. Phytochemical analysis showed Neera contains amino acid (26,41 mg/L), polyphenol (24,8 mg/L) and zinc (0,074mg/ L). Conclusion: We observed that neera could enhance wound healing as it appears from macroscopic (prevent slough and consequently advances wound closure) and microscopic (reducing inflammation and facilitate the formation of new tissue within the wound bed) observations. Keyword: Neera, Proliferative Phase, Wound Healing | |
| 21991 | 24707 | I1B015053 | PENGARUH PEMBERIAN SEDUHAN KETUMPANG AIR (Peperomia pellucida) TERHADAP KADAR LOW DENSITY LIPOPROTEIN (LDL) PADA TIKUS PUTIH MODEL HIPERLIPIDEMIA | Latar Belakang : Hiperlipidemia adalah penyebab terbesar timbulnya berbagai penyakit vaskuler. Peningkatan kadar LDL akan menyebabkan timbulnya aterosklerosis yang dapat mengakibatkan penyakit jantung koroner. Ketumpang air mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh seduhan ketumpang air terhdap kadar LDL pada tikus putih model hiperlipidemia. Metodologi : Penelitian ini menggunakan metode true experimental dengan pretest and posttest with control group desain. Sampel dibagi menjadi 6 kelompok yaitu kelompok A kontrol sehat, kelompok B kontrol negatif, kelompok C seduhan ketumpang air dosis 150mg/kgBB/hari, kelompok D seduhan ketumpang air dosis 300 mg/kgBB/hari, kelompok E seduhan ketumpang air dosis 600 mg/kgBB/hari dan kelompok F kontrol positif (simvastatin 0.18mg/200grBB/hari. Hewan coba diberikan high fat diet (HFD) selama 7 hari, lalu diberikan intervensi seduhan ketumpang air sesuai dosis selama 14 hari. Data kadar LDL yang diperoleh diuji dengan Oneway ANOVA yang dilanjutkan dengan uji Poshoc Duncan. Hasil : Terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok C, D, E, F dengan kelompok A dan B. Namun, tidak terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok D, E, F terhadap kelompok C, tidak terdapat p[erbedaan yang bermakna antara kelompok E, F dengan kelompok D dan antara kelompok E dengan kelompok F. Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa seduhan ketumpang air (Peperomia pellucida) dosis 600 mg/kgBB/hari merupakan dosis paling efektif untuk menurunkan kadar LDL pada tikus putih model hiperlipidemia. | Background : Hyperlipidemia is the biggest cause of vaskular diseases. High levels of LDL are the cause of atherosclerosis that causes coronary heart diseases. Ketumpang air has been an antioxidant which is beneficial for the body. This study aimed to detremine the effect of ketumpang air (Peperomia pellucida) infused on LDL levels of hyperlipidemi white rats. Method : This study was true experimental using pretest and posttest with control group design. The samplewas divided into 6 groups: group A as healthy control, B as negative control, C as treatment ketumpang air 150 mg/kgW, D as treatment ketumpang air 300 mg/kgW, E as treatment ketumpang air 600 mg/kgW, group F positive control was given simvastatin kontrol (simvastatin 0.18mg/200grW/day). Rats were given HFD and PTU 0.01% for 7 days. The result of LDL levels werw analyzed by One Way Anova followed b Pos Hoc Duncan. Result : There is no difference in LDL levels between groups C, D, E, F with groups A and B. However, no difference LDL levels between groups D, E, F with griup C, no difference between groups E, F with group D and between group E and group F. Conclusion : Ketumpang air infused dose 600 mg/kgW had a significant effect in reducing LDL levels of white rats induced by HFD. | |
| 21992 | 24708 | G1A015085 | LAMA PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP PERKEMBANGAN ANAK USIA 7-24 BULAN DIUKUR DENGAN METODE DENVER II | Latar belakang: Periode seribu hari pertama kehidupan merupakan periode kritis perkembangan anak. Gangguan yang terjadi pada periode ini dapat berdampak jangka panjang terhadap perkembangan. Salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan anak adalah nutrisi. ASI mengandung asam lemak tak jenuh rantai ganda (LC-PUFAs) untuk mielinisasi dan organisasi sinaptik otak. Durasi lama pemberian ASI berperan dalam perkembangan anak, tetapi tingkat kesadaran masyarakat dalam mendukung pemberian ASI eksklusif masih rendah. Tujuan: Mengidentifikasi hubungan lama pemberian ASI eksklusif terhadap perkembangan anak usia 7-24 bulan diukur dengan metode Denver II. Metode: Studi observasional dengan desain cross sectional. Terdapat 71 subjek yang dipilih dengan teknik total sampling dan sesuai kriteria inklusi eksklusi. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan pemeriksaan perkembangan diukur dengan metode Denver II. Hasil dikatakan signifikan jika p<0,05. Hasil: Uji Fisher menunjukan terdapat hubungan antara lama pemberian ASI eksklusif terhadap perkembangan bahasa (OR: 3,76; 95% CI 1,04-13,57; p <0,05) dan motorik kasar (OR: 4,81; 95%CI 1,24-18,66; p <0,05), tetapi tidak terdapat hubungan antara lama pemberian ASI eksklusif terhadap perkembangan personal sosial (p>0,05) dan motorik halus anak (p>0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lama pemberian ASI eksklusif terhadap perkembangan bahasa dan motorik kasar. Anak yang mendapat ASI eksklusif ≤ 3 bulan kemungkinan mengalami gangguan perkembangan bahasa 3,76 kali lebih besar dan mengalami gangguan motorik kasar 4,81 kali lebih besar daripada anak yang mendapat ASI eksklusif > 3 bulan. Tidak terdapat hubungan antara lama pemberian ASI eksklusif terhadap perkembangan personal sosial dan motorik halus. | Background: The first thousand days of life become a critical period of child development. The disruption occurred in this period causes long term impact on development. One of the factor influences child development is nutrition. Breastmilk contains Long Chain-Poly Unsaturated Fatty Acids (LC-PUFAs) which responsible for myelinization and synaptic organization of brain development. Duration of breastfeeding plays a role on children development, but the level of public awareness in supporting exclusive breastfeeding is still low. Aim: To identify duration of exclusive breastfeeding association on children development aged 7-24 months old measured by the Denver II method. Method: This study was an observational analytic with cross sectional design. There were 71 subjects which selected by total sampling technique and exclusion inclusion criteria. Data collection used questionnaires and developmental examination was measured by Denver II method. The results were significant if p<0.05. Results:Fisher test showed there was an association between duration of exclusive breastfeeding on language (OR: 3,76; 95% CI 1,04-13,57; p <0,05) and gross motor development (OR: 4,81; 95%CI 1,24-18,66; p <0,05), but there was no association between duration of exclusive breastfeeding on the social personal (p>0.05) and fine motor development (p>0.05). Conclusion: There is an assocation between the duration of exclusive breastfeeding on language and gross motor development. Children who have exclusive breastfeeding ≤ 3 months are at risk on language delay 3.76 times greater and at risk on gross motor delay 4.81 times greater than those who have exclusive breastfeeding > 3 months. There is no association between duration of exclusive breastfeeding on social personal and fine motor development. | |
| 21993 | 24709 | G1F014047 | Penetapan Kadar Fenolik Total dan Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etil Asetat Biji Kurma (Phoenix dactylifera L.) Terhadap Escherichia coli dan Salmonella typhi | PENETAPAN KADAR FENOLIK TOTAL DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETIL ASETAT BIJI KURMA (Phoenix dactylifera L.) TERHADAP Escherichia coli dan Salmonella typhi Dendy Arikasandi, Sunarto,Warsinah Latar belakang: Biji kurma merupakan tanaman yang mengandung flavonoid, tannin, senyawa fenolik yang diketahui mempunyai aktivitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar fenolik total dan aktivitas antibakteri dalam ekstrak etil asetat biji kurma terhadap bakteri Echerichia coli dan Salmonella typhi. Metodologi: Penelitian dilakukan dengan cara ekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etil asetat. Penetapan kadar fenolik total menggunakan metode Folin-Ciocalteu dengan senyawa pembanding asam galat. Sedangkan uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode difusi Kirby-bauer menggunakan 5 variasi konsetrasi 2, 4, 6, 8, 10 %. Kontrol positif menggunakan cakram berisi Metronidazole 5µg untuk bakteri E. coli sedangkan Tiamfenikol 30µg untuk bakteri S. typhi dengan media Mueller Hinton Agar (MHA) diinkubasi selama 1x24 jam dan kontrol negatif menggunakan DMSO. Data yang diperoleh untuk penentuan kadar fenolik total dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan data aktivitas antibakteri berupa diameter zona hambat kemudian dianalisis menggunakan ANOVA one way test. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa ekstrak etil asetat biji kurma memiliki kadar fenolik total sebesar 50,3 ± 3, 175 mgGAE/g dan memiliki aktivitas antibakteri dengan diameter zona hambat terhadap pertumbuhaan bakteri E. coli sebesar 15,57 mm dan S. typhi 14,33 mm pada konsentrasi 10 %. Kesimpulan: Ekstrak etil asetat P. dactylifera L. memiliki aktivitas antibakteri yang lebih besar terhadap E. coli dibanding S. typhi meskipun tidak berbeda signifikan. | TOTAL PHENOLIC CONTENT AND ANTIBACTERIAL ACTIVITY OF ETHYL ACETATE EXTRACT OF Phoenix dactylifera L. (Date Palm) SEEDS AGAINST Escherichia coli and Salmonella typhi Dendy Arikasandi, Sunarto, Warsinah Background: Seeds of dates (Phoenix dactylifera L.) were plants that contained pnenolic compounds such as flavonoids and tannins. These compounds were able to inhibit bacterial activity. This research aims for knowing total phenolic content and antibacterial activity of the ethyl acetate extract of seeds dates against Echerichia coli and Salmonella typhi. Methods: Seeds dates extract were obtained using maceration extraction by ethyl acetate as the solvent. The total phenolic content of the extract was determined quantitatively using the Folin-Ciocalteu reagent, with Gallic acid as the standard. Antibacterial activity was assessed by Kirby-Bauer diffusion method, the concentrations of seeds dates extract were 2%, 4%, 6%, 8%, and 10%. Metronidazole 5 µg was used as positive control against E. coli, Tiamfenikol 30 µg was used as positive control against S. typhi, and DMSO was used as negative control. The Mueller Hinton Agar (MHA) media were then incubated at 37 C for 1x24 hours. The data of determination total phenolic content were analyzed descriptive quantitatively and data of inhibition zone diameter on antibacterial activity test wew analyzed using one way analysis of variance (ANOVA). Result: The results exhibited that the total phenolic content of ethyl acetate seed dates extract was 50,3 ± 3, 175 mgGAE/g. The largest zones of inhibition were achieved using the concentration of 10% against E. coli was 15.57 mm and S. typhi was 14.33 mm. It can be concluded that ethyl acetate extract of seeds P. dactylifera was more effective against E. coli than S. typhi, although they were not too different significantly. | |
| 21994 | 24710 | C1B013052 | PENGARUH CITRA MEREK, HARGA DAN, KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP WORD OF MOUTH PADA PRODUK MOTOR MEREK HONDA | Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek, harga dan, kualitas produk terhadap kepuasan konsumen serta pengaruhnya terhadap word of mouth pada produk motor merek honda (studi pada mahasiswa universitas jenderal soedirman purwokerto). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa aktif Universitas Jenderal Soedirman yang menggunakan sepeda motor Honda. Penentuan ukuran sampel menggunakan metode interval taksiran. Metode pengambilan sampel menggunakan metode teknik purpossive sampling. Alat analisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan citra merek, harga dan kualitas produk berpengaruh positif terhadap kepuasan konsumen dan word of mouth; kepuasan konsumen berpengaruh positif terhadap word of mouth. Implikasi penelitian ini yaitu: Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan, maka dapat ditarik kesimpulan tentang berikut: Citra merekalah yang positif terhadap kepuasan konsumen, artinya semakin baik citra merek yang membuat konsumen puas dengan sepeda motor Honda. Harga yang penting terhadap kepuasan konsumen, artinya semakin terjangkau sepeda motor Honda, maka semakin tinggi kepuasan yang diterima konsumen. Kualitas produk yang positif terhadap kepuasan konsumen, artinya semakin baik kualitas produk motor honda maka semakin tinggi konsumen yang puas dengan sepeda motor Honda. Kepuasan konsumen yang positif terhadap word of mouth, artinya semakin tinggi kepuasan yang diterima konsumen terhadap sepeda motor Honda akan mendorong konsumen melakukan word of mouth terhadap sepeda motor Honda. | The aim of this study is to determine the influence of brand image, price and product quality on customer satisfaction and its effect on word of mouth on Honda brand motorbike products (studies of students at the Soedirman Purwokerto general university). The population in this study were active students of General Sudirman University who used Honda motorbikes. Sample size determination uses the estimated interval method. The sampling method uses purposive sampling technique. The analysis tool uses multiple regression. The results showed that brand image, price and product quality had a positive effect on consumer satisfaction and word of mouth; Consumer satisfaction has a positive effect on word of mouth. The Based on published research results, conclusions can be drawn about the following Their image is positive towards customer satisfaction, meaning that the better the brand image that makes consumers satisfied with Honda motorcycles. Prices are important for consumer satisfaction, meaning that the more affordable Honda motorbikes, the higher satisfaction received by consumers. Product quality is positive for customer satisfaction, meaning that the better the quality of Honda motorcycle products, the higher consumers are satisfied with Honda motorcycles. Positive consumer satisfaction with word of mouth, meaning that the higher satisfaction consumers receive from Honda motorcycles will encourage consumers to do word of mouth on Honda motorcycles. | |
| 21995 | 24715 | I1C015022 | Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Kulit Nanas dan Kitosan Terhadap Escherichia coli | Enzim bromelin dalam limbah kulit nanas memiliki prospek sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas antibakteri kombinasi ekstrak kulit nanas dengan kitosan sebagai zat pengimobil dalam optimalisasi degradasi protein pada penyusun bakteri yang berpotensi sebagai bahan aktif desinfektan dan mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) serta Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) kombinasi ekstrak kulit nanas 50%, 75%, 100% b/v dan kitosan 1% b/v terhadap Escherichia coli. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan metode dilusi padat dan cair. Hasil penelitian menunjukkan KHM dan KBM terdapat pada konsentrasi 50%:1%. Kombinasi ekstrak kulit nanas dan kitosan efektif sebagai bakteriostatik maupun bacterisidal terhadap Escherichia coli. | Bromelain enzyme in pineapple peel waste have prospects for antibacterial. This study aims at understanding effectiveness antibacterial combination of pineapple peel and chitosan as an immobilizing agent in optimizing protein degradation bacterial which has the potential as an disinfectant and to know Minimum Inhibitory Concentration (MIC) and Minimum Bactericidal Concentration (MBC) combination pineapple peel 50%, 75%, 100% b/v and 1% b/v chitosan to Escherichia coli. This research is an experimental research using liquid and solid dilution. The result showed MIC and MBC was at 50%:1%. Combination of pineapple peel extract and chitosan was effective in inhibiting and eliminating Escherichia coli. | |
| 21996 | 24711 | F1G013050 | Medan Makna Leksem Sepak Bola dalam Turnamen AFF U-19 Championship 2018 | Penelitian ini berjudul “Medan Makna Leksem Sepak Bola dalam Turnamen AFF U-19 Championship 2018”. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Data yang dianalisis berupa leksem sepak bola yang dituturkan oleh komentator pada siaran pertandingan AFF U-19 di stasiun Indosiar. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak. Teknik dasar dalam metode simak yang digunakan adalah teknik sadap dan teknik lanjutannya ialah teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan metode padan referensial dengan teknik dasar pilah unsur penentu. Teknik lanjutannya adalah hubung banding memperbedakan dan hubung banding mempersamakan, dengan menggunakan makna leksikal dan makna konseptual. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan 102 leksem sepak bola dalam Turnamen AFF U-19 Championship 2018. Temuan leksem tersebut diklasifikasikan berdasarkan hubungan kolokasi dan ciri semantik yang dimiliki terbagi menjadi 8 medan makna, yakni; 1) insan (memiliki submedan makna pemain); 2) menendang atau tendangan; 3) pelanggaran; 4) waktu; 5) taktik; 6) statistik; 7) pola permainan; dan 8) piranti atau perlengkapan. | This research is entitled "Semantic Field of Football Lexeme in the 2018 U-19 Championship AFF Tournament". This study belongs to descriptive qualitative research. The analyzed data were in the form of soccer lexemes spoken by commentators at the AFF U-19 match at Indosiar TV Station. The data collection method used in this study is observation method. The basic technique in the observation method used is recording technique and the follow-up technique is Uninvolved Conversation Observation Technique and note taking techniques. The data analysis method in this study uses a comparative referential method with dividing-key factors. Furthermore, the follow-up technique used is distinguishing and equalizing technique, by using lexical meaning and conceptual meaning. Based on the results of data analysis, it is found 102 soccer lexemes in the 2018 AFF U-19 Tournament Championship. The findings of lexemes were classified based on the collocation relationship and the semantic characteristics possessed that is divided into 8 meaning fields, namely; 1) human (a have subsemantic field players); 2) kicking or kick; 3) violations; 4) time; 5) tactics; 6) statistics; 9) game patterns; and 8) tools or equipment. | |
| 21997 | 24712 | H1L012016 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN PEMESANAN KONFEKSI KOMARI COLLECTION BERBASIS WEB | Konfeksi Komari Collection merupakan suatu usaha yang bergerak di bidang konfeksi dan berfokus menyediakan baju kesehatan dan baju sekolah. Terdapat beberapa permasalahan dalam proses pemesanan dan laporan kepada pemilik usaha konfeksi. Salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan Sistem Informasi. Sistem Informasi Pengelolaan Pemesanan Konfeksi Komari Collection adalah suatu sistem informasi yang digunakan untuk memudahkan dalam proses pengelolaan data pemesanan, data produk, data customer, dan mencetak laporan. Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Pemesanan Konfeksi Komari Collection menggunakan Data Flow Diagram (DFD) dan Entity Relationship Diagram (ERD). Pengembangan sistem dengan menggunakan metode Waterfall dengan langkah-langkah: Analisis, Design, Implementasi, Testing, Penerapan dan Pemeliharaan. Sistem Informasi Pengelolaan Pemesanan Konfeksi Komari Collection ini dibangun dengan menggunakan database MySQL dan bahasa pemrograman PHP berbasis web. | Komari Collection Confection is a business that is engaged in the field of confection and focuses on providing school clothing and health clothing. There are problems in the process of ordering and reporting to the owner of the business. One of the solutions to solve this problem is to use the Information SystemInformation System of Order Management on Komari Collection Confection is an information system that is used to facilitate the process of ordering data, product data, customer data, and printing reports. Design of Information Systems of Order Management on Komari Collection Confection using Data Flow Diagrams (DFD) and Entity Relationship Diagrams (ERD). System development using the Waterfall method with steps: Analysis, Design, Implementation, Testing, Application and Maintenance. Information System of Order Management, on Komari Collection Confection is built using MySQL database and web-based PHP programming language. | |
| 21998 | 24713 | G1A015110 | HUBUNGAN ASUPAN PROTEIN TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 7-24 BULAN MENGGUNAKAN METODE CAPUTE SCALES | Latar Belakang : Kekurangan zat gizi pada dua tahun pertama kehidupan menyebabkan kapasitas otak yang terbentuk tidak maksimum dan lemahnya kognitif anak. Protein merupakan salah satu zat gizi yang berhubungan dengan perkembangan kognitif. Protein dibutuhkan untuk neurogenesis, pertumbuhan neurit, sinaptogenesis, myelinisasi, electrical efficiency, dan konsentrasi neurotransmitter sehingga mempengaruhi perkembangan kognitif. Tujuan : Mengidentifikasi hubungan asupan protein terhadap perkembangan kognitif anak usia 7-24 bulan menggunakan metode Capute scales. Metode : Penelitian ini adalah penelitian observational analitik dengan rancangan crosssectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Sampel penelitian sebanyak 71 anak usia 7-24 bulan di Desa Rempoah, Banyumas saat dilakukan penelitian. Data asupan protein didapatkan dari wawancara kuesioner food recall 4x24 jam untuk anak usia 7-11 bulan dan 3x24 jam untuk anak usia 12-24 bulan. Data perkembangan kognitif diukur dengan pemeriksaan Capute scales. Hasil : Terdapat hubungan yang bermakna antara asupan protein terhadap perkembangan kognitif anak usia 7-24 bulan (OR=5,133; 95% IK=1,044-25,229; p<0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara asupan protein terhadap perkembangan kognitif anak usia 7-24 bulan. Anak usia 7-24 bulan yang memiliki asupan protein kurang beresiko mengalami gangguan perkembangan kognitif 5,133 kali lebih besar dari anak usia 7-24 bulan yang memiliki asupan protein adekuat. | Background : Nutritional deficiencies in the first two years of life may lead failure of maximum brain capacity and cognitive development. Protein is one of the nutrient correlates with cognitive development. Protein is required for neurogenesis, neurite outgrowth, synaptogenesis, myelination, electrical efficiency, and neurotransmitter concentration which affects cognitive development. Objective : To identify the association between protein intake and cognitive development in children aged 7-24 months old using Capute scales method. Method : This study was an observational analytic with cross-sectional study. The sampling technique was total sampling. Seventy one children aged 7-24 months old in Rempoah Village, Banyumas District were included in the study. Protein intake data were obtained from 4x24 hours food recall interview for children aged 7-11 months old and 3x24 hours for children aged 12-24 months old. Cognitive development data were measured by Capute scale examination. Result : There was a significant association between protein intake and cognitive development in children aged 7-24 months old (OR=5.133; 95% CI=1.044-25.229; p<0.05). Conclusion : There is an association between protein intake and cognitive development in children aged 7-24 months old. Children aged 7-24 months old who have inadequate protein intake are at a risk of having cognitive developmental delay 5.133 times greater than children aged 7-24 months old who have adequate protein intake. | |
| 21999 | 24714 | I1B015009 | HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI DENGAN PERILAKU HIDUP SEHAT MAHASISWA PROFESI NERS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN | HUBUNGAN EFIKASI DIRI DAN MOTIVASI DENGAN PERILAKU HIDUP SEHAT MAHASISWA PROFESI NERS UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN Buana Resti Dewanti, Eva Rahayu, Endang Triyanto ABSTRAK Latar Belakang : Perawat memiliki peran melakukan promosi kesehatan yang berkaitan dengan penerapan perilaku hidup sehat. Mahasiswa keperawatan sebagai generasi penerus perawat juga harus memiliki perilaku hidup sehat yang baik karena perawat sering dijadikan role model bagi masyarakat. Perilaku hidup sehat dapat dipengaruhi oleh efikasi diri dan motivasi. Metodologi : Penelitian korelasi dengan desain cross sectional. Jumlah sampel 79 mahasiswa melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Analisis bivariat menggunakan uji Pearson. Hasil Penelitian : Semua responden berusia 20-40 tahun (100 %) dan jenis kelamin responden mayoritas berjenis kelamin perempuan (81 %). Skor efikasi diri nilai mean 71,03 dengan SD 19,295, skor motivasi dengan mean 53,564 dan SD 4,163, skor perilaku hidup sehat dengan mean 136,52 dan SD 20,869. Hasil uji statistik menunjukkan hasil efikasi diri dengan perilaku hidup sehat (p=0,000, r=0,781) dan antara motivasi dengan perilaku hidup sehat (p=0,045, r=0,227). Kesimpulan : Efikasi diri dan motivasi memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku hidup mahasiswa profesi Ners Universitas Jenderal Soedirman | THE RELATION BETWEN SELF-EFFICACY AND MOTIVATION WITH NURSING STUDENT’S HEALTHY LIFESTYLE IN JENDERAL SOEDIRMAN UNIVERSITY Buana Resti Dewanti, Eva Rahayu, Endang Triyanto ABSTRACT Background : The role nurses have as health promoters correlates with the practice of healthy lifestyle. The nursing students as the next generation of nurses also need to have an excellent healthy lifestyle because oftentimes nurses are used as the community role models. Healthy lifestyle is suggestible by self-efficacy and motivation. Methodology : Correlational research with cross sectional design. The sum of the sample of 79 students obtained through total sampling technique. The research instrument used is questionnaire. Data analysis used is univariate and bivariate analysis. The bivariate analysis used Pearson correlation. Research outcome : All of the respondents are aged 20-40 years old (100%) and the majority of the sex is female (81%). Self-efficacy has an average score of 71,03 with a standard deviation 19,295, motivation has an average score of 53,564 and standard deviation of 4,163, including healthy lifestyle has an average score 136,52 and standard deviation of 20,869. The outcome of statistical test shows that the resulting correlation between self-efficacy and healthy lifestyle (p=0,000, r=0,781), along with the correlation between motivation and healthy lifestyle (p=0,045, r=0,227). Conclusion : Self-efficacy and motivation have a significant relation with the lifestyle of nursing students from Jenderal Soedirman University. | |
| 22000 | 24717 | F1K014050 | PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PANTUN DENGAN TEKNIK TARI BAMBU BERBANTUAN MEDIA GAMBAR KEINDAHAN ALAM PADA SISWA KELAS VIIA MADRASAH TSANAWIYAH RAUDLATUL HUDA ADIPALA | Penilitian ini membahas tentang peningkatan keterampilan Menulis Pantun dengan teknik tari bambu berbantuan media gambar keindahan alam pada siswa kelas VIIA Madrasah Tsanawiyah Raudlatul Huda Adipala.Tujuan penelitian ini untuk mjeningkatkan keterampilan Menulis Pantun dan perubahan perilaku belajar siswa selama pembelajaran pada siswa kelas VIIA Madrasah Tsanawiyah Raudlatul Huda Adipala. Penelitian ini berbentuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIIA Madrasah Tsanawiyah Raudlatul Huda Adipala tahun ajaran 2017/2018 berjumlah 36 siswa yang terdiri atas 12 sijswa laki- laki dan 24 siswa perempuan. Sumber data yang digunakan adalah hasil pengamatan teknik tari bambu dan dokumen resmi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, observasi/pengamatan, angket dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan yaitu Triangulasi dan Diskusi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata nilai siswa dan deskriptif kualitatif untuk mengetahui perubahan perilaku siswa. Berdasarkan hasil penelitian, peningkatan keterampilan Menulis Pantun dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil pada siklus I diperoleh hasil rata-rata nilai 72,74 dengan ketuntasan 63,89% dan skor rata-rata perubahan perilaku siswa 3,17 dengan kategori baik. Hasil tes keterampilan Menulis Pantun siklus II jumlah siswa yang mencapai KKM adalah 88,89% dengan rata-rata nilai 83,29. Hasil nontes menunjukkan adanya perubahan perilaku siswa yang ditunjukan pada siklus satu dengan skor rata rata 3,17 dengan kategori baik, kemudian siklus II skor rata -rata perubahan perilaku siswa meningkat 3,53 dengan kategori baik. | This study discusses the improvement of Pantun Writing skills with bamboo dance techniques assisted by media images of natural beauty in sixth grade students of Tsanawiyah Raudlatul Huda Adipala Madrasah. The purpose of this study is to improve Pantun Writing skills and changes in student learning behavior during learning in class VIIA Madrasah Tsanawiyah Raudlatul Huda Adipala. This research is in the form of Classroom Action Research (CAR). The subject used in this study were sixth grade students Madrasah Tsanawiyah Raudlatul Huda The number of students in the 2017/2018 school year was 36 students consisting of 12 male students and 24 female students. The source of the data used is the observation of bamboo dance techniques and official documents. Data collection techniques used are tests, observation / observation, questionnaires and documentation. The validity of the data used is Triangulation and Discussion. The data analysis technique used is quantitative descriptive by calculating the average student score and qualitative descriptive to determine changes in student behavior. Based on the results of the study, an increase in Pantun Writing skills was evidenced by an increase in the average value of the results in the first cycle obtained an average value of 72.74 with completeness 63.89% and the average score of students' behavior change 3.17 with good categories. The results of the Pantun Writing skill test in the second cycle of the number of students who reached the KKM were 88.89% with an average score of 83.29. The non-test results showed a change in student behavior shown in cycle one with an average score of 3.17 with good categories, then cycle II the average score of changes in student behavior increased 3.53 in the good category. |