Artikel Ilmiah : E1A014159 a.n. NOVAL ZAENI MUHTAR

Kembali Update Delete

NIME1A014159
NamamhsNOVAL ZAENI MUHTAR
Judul ArtikelPEMBATALAN POLIGAMI KARENA PEMALSUAN DATA YANG

DILAKUKAN PNS

(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru

Nomor.0042/Pdt.G/2017/PTA.Pbr)
Abstrak (Bhs. Indonesia)PEMBATALAN POLIGAMI KARENA PEMALSUAN DATA YANG

DILAKUKAN PNS

(Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Tinggi Agama Pekanbaru

Nomor.0042/Pdt.G/2017/PTA.Pbr)
Oleh : Noval Zaeni Muhtar
NIM : E1A014159
ABSTRAK

Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 disebutkan bahwa
Perkawinan adalah sah, apabila dilakukan menurut hukum masing-masing agama
dan kepercayaannya, namun dalam praktiknya seperti putusan Pengadilan Tinggi
Agama Pekanbaru dengan Nomor Perkara: 0042/Pdt.G/2017/PTA.Pbr terjadi
permasalahan dalam pelaksanaan perkawinan, sehingga perkawinan yang telah
dilakukan dapat dibatalkan.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan Hukum
Hakim dalam mengabulkan pembatalan perkawinan pada putusan Pengadilan Tinggi
Agama Pekanbaru Nomor: 0042/Pdt.G/2017/PTA.Pbr. Metode penelitian yang
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan yuridis normatif, spesifikasi
penelitian preskriptif analitis, metode pengumpulan data studi kepustakaan dengan
inventarisasi data, metode analisis data normatif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya dissenting opinion antara Ketua
Majelis Hakim dan Hakim anggota I dengan Hakim anggota II yang berakhir dengan
Voting. Pertimbangan hukum hakim anggota II dalam perkara tersebut masih
terdapat kekurangan, karena hakim anggota II lebih mendahulukan pendapat Ulama
dari pada peraturan yang berlaku, yang menyatakan wali nikah tidak termasuk rukun.
Berdasarkan pemahaman Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Perkawinan maksud dari
“agama dan kepercayaannya” menurut hukum Islam adalah perkawinan dilakukan
sesuai rukun perkawinan.

Kata Kunci: Pembatalan Poligami, Pemalsuan Data,Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Abtrak (Bhs. Inggris)CANCELLATION OF POLYGAMY FOR DATA FALSIFICATION BY

CIVIL SERVANTS

(Juridical Review of the Decision of the Pekanbaru High Court of Religion

No. 0042 / Pdt.G / 2017 / PTA.Pbr)
By : Noval Zaeni Muhtar
NIM : E1A014159
ABSTRACT

Article 2 paragraph (1) of Law Number 1 of 1974 states that Marriage is
legal if it is done according to the law of each religion and belief but in practice
such as the decision of the Pekanbaru High Court of Religion with Case Number:
0042 / Pdt.G / 2017 / PTA.Pbr problems occur in the implementation of marriage
so that marriages that have been made can be canceled.
The problem in this study is how the Judge's legal considerations in granting
the cancellation of marriage to the decision of the Pekanbaru High Court of
Religion Number: 0042 / Pdt.G / 2017 / PTA.Pbr. The research method used in
this study is a normative juridical approach, prescriptive analytical research
specifications, methods of collecting literature study data with data inventory,
qualitative normative data analysis methods.
The results showed that there was a dissenting opinion between the Chief
Justice and Judges member I and Judges member II, which ended with voting.
The legal considerations of member II judges in the case are still lacking, because
member II judges prioritize the opinion of Ulama rather than the applicable
regulations, which states that marriage guardians are not included in harmony.
Based on the understanding of Article 2 paragraph (1) of the Marriage Law the
purpose of "religion and belief" according to Islamic law is that the marriage is
carried out according to the Pillars of the marriage.

Keywords: Cancellation Polygamy, Data Falsification, Civil Servants (PNS)
Kata kunciPembatalan Poligami, Pemalsuan Data,Pegawai Negeri Sipil (PNS)
Pembimbing 1Rochati, S.H., M.Hum
Pembimbing 2Haedah Faradz, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dr. Hj. Siti Muflichah, S.H., M.H.
Tahun2019
Jumlah Halaman64
Tgl. Entri2019-08-08 08:58:07.475356
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.