Artikelilmiahs
Menampilkan 15.201-15.220 dari 49.828 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 15201 | 18506 | C1B013012 | ANALISIS PENGARUH QR, TATO, DER, DAN GPM TERHADAP PERTUMBUHAN LABA SERTA PENGARUHNYA TERHADAP RETURN SAHAM PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF DAN KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI BEI PADA TAHUN 2011-2015 | Penelitian ini merupakan penelitian yang dilakukan pada perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2011-2015. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Quick Ratio, Total Assets Turnover, Debt to Equity Ratio, dan Gross Profit Margin terhadap pertumbuhan laba dan pertumbuhan laba terhadap Return saham. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2011-2015, dengan menggunakan metode sampling (1) Perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2011-2015 (2) Perusahaan otomotif dan komponen yang konsisten mempublikasikan laporan keuangannya selama periode 2011-2015 dan memiliki data lengkap yang berkaitan dengan pengukuran variabel yang digunakan, dan yang memenuhi kriteria untuk dijadikan sampel sebanyak 8 perusahaan. Untuk menguji hipotesis, penelitian ini menggunakan data panel selama periode 2011-2015. Berdasarkan dari hasil analisis dengan menggunakan data panel tahap pertama dapat di simpulkan bahwa Total Assets Turnover, Debt to Equity Ratio, dan Gross Profit Margin secara parsial berpengaruh signifikan positif terhadap pertumbuhan laba sedangkan variabel Quick Ratio berpengaruh signifikan negatif terhadap pertumbuhan laba. Berdasarkan regresi data panel tahap kedua dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan laba berpengaruh signifikan positif terhadap Return saham | This research is a research at automotive and componend listed in the Indonesia Stock Exchange in 2011-2015. The purpose of this research is analyze the influence of Quick Ratio, Total Assets Turnover, Debt to Equity Ratio, and Gross Profit Margin to Profit Growth and Profil Growth to Stock Return. Population in this research is all automotive and componend listed in the Indonesia Stock Exchange in 2011-2015, with using the sampling method (1) automotive and componend company listed in the Indonesia Stock Exchange in 2011-2015 (2) automotive and componend company consistent publishes financial statements during the period 2011-2015 and have complete data relating the measurement of variables used and which fullfied the criteria for sample is 8 company. To test the hypoteshis, the research used panel data during period 2011-2015. Based on analyze result using panel data stage first can be concluded that Total Assets Turnover, Debt to Equity Ratio, and Gross Profit Margin partially positive significant effect on Profit Growth. While the variable Quick ratio negative significant effect on Profit Growth. Based on analyze result using panel data stage second can be concluded that Profit Growth positive significant effect on Stock Return. | |
| 15202 | 18508 | E1A111055 | TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN YANG MENGAKIBATKAN MATINYA ORANG (Studi Putusan Nomor 3/Pid.B/2016/PN.BNR) | ABSTRAK Skripsi ini berjudul: “TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN YANG MENGAKIBATKAN MATINYA ORANG (Studi Putusan Nomor 3/Pid.B/2016/PN.BNR).” Tindak pidana pencurian merupakan tindak pidana yang paling sering terjadi dimasyarakat. Tidak jarang pelaku pencurian melakukan kekerasan pada korban hanya untuk memudahkan pelaku dalam melancarkan aksi pencurian. Sanksi pidana terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan pun lebih berat dari pencurian biasa, hal itu dikarenakan pencurian dengan kekerasan menimbulkan akibat bagi nyawa korban, baik luka-luka hingga kematian pada korban. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui unsur yang terbukti dalam tindak pidana pencurian dalam putusan Nomor 3/Pid.B/2016/PN BNR dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan pidana dalam putusan Nomor 3/Pid.B/2016/PN BNR. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif. Dalam penelitian ini sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa putusan Pengadilan Negeri Banjarnegara Nomor 3/Pid.B/2016/PN.BNR, undang-undang, dan buku literatur yang berkaitan dengan permasalahan penelitian. Data yang diperoleh disajikan secara sistematis dan terperinci, serta analisis data dilakukan secara normatif. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa penerapan unsur Pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke-2 dan ayat (3) KUHP sebagai tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan yang mengakibatkan matinya orang telah terpenuhi karena unsur-unsur dalam pasal tersebut telah terbukti. Dasar pertimbangan hukum hakim dalam menjatuhkan putusan pidana pada perkara Nomor 3/Pid.B/2016/PN BNR adalah mendasarkan pada Pasal 84 KUHAP dan Pasal 50 Undang-Undang No.48 Tahun 2009 yaitu berupa dasar mengadili, dasar memutus, pembuktian berdasarkan alat-alat bukti sebagaimana diatur dalam Pasal 184 KUHAP, keadaan yang memberatkan dan meringankan terdakwa. Majelis Hakim juga telah mempertimbangkan tentang syarat-syarat pemidanaan, dan pertimbangan sosiologis. Dengan demikian dalam perkara ini para terdakwa dapat dipertanggungjawabkan menurut hukum pidana, atas perbuatannya dapat dikenakan sanksi pidana karena melanggar hukum, sehingga para terdakwa harus dinyatakan secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan oleh Penuntut Umum. Kata Kunci: Tindak Pidana Pencurian, Pencurian dengan Kekerasan | ABSTRACT This research title is : “THE CRIMINAL ACTION OF THEFT WITH VIOLENCE WEIGHING AND RESULTING DEATH OF PEOPLE (Case Study Verdict : Nomor 3 / Pid.B / 2016 / PN.BNR)”. The criminal action of theft is a crime that most often occurs in the community. It sometimes accoures theft perpetrators commites violence on the victim only to make easier in commiting the crime of theft. Criminal sanctions against the perpetrators of theft with violence is more severe than ordinary theft. It is due to theft with violence consequences for the victim's life, both injuries and death in the victim. Target of at this research is to know the elements that are proven in the criminal act of theft at number case 3/ Pid.B/2016/ PN BNR and to know the basis consideration base punish Judge of criminal at number case 3/Pid.B/2016/PN BNR. The method this research is juridical normative, specifications. The data source used secondary data in the from of the decision case country court Banjarnegara number 3/Pid.B/2016/PN, the law and literature books which is related with the research problems. The data that got is serving system systematically and detail, and analysis data done normatively. From this research it can be conclude that is basing article 365 paragraph (1), paragraph (2) to-2, paragraph (3) of the Criminal Code as a crime of theft with violence in a state of weighing resulting in the death of people has been fulfilled because the elements in the article has proven. Basic legal consideration of judges in court judgement on the criminal case number 3/Pid.B/2016/ PN BNR is based on Article 84 and Article 50 of the Criminal Procedure Act 48 of 2009 which formed the basic of hearing, basic cut, evidence based on article 184 Criminal Procedure Code, circumstances that weighing and relieveing the charged. The Judges also have to consider about the terms of punishment, and sociological considerations. Thus in this case the charged is accountable under criminal law for his actions may be liable to criminal penalties for violating the law, so that the charged should be declared legally and convincingly of committing criminal offenses as charged by the Public Prosecutor. Keywords: The crime of theft, Theft with violence | |
| 15203 | 18509 | A1M013029 | PEMBUATAN TIWUL INSTAN TINGGI PROTEIN MENGGUNAKAN MOCAF HASIL MODIFIKASI RAGI TAPE DENGAN SUBSTITUSI KACANG KORO PEDANG ATAU KACANG HIJAU | Tiwul merupakan makanan tradisional Jawa Tengah yang berbahan baku ubi kayu. Namun, seiring berjalannya waktu, konsumsi tiwul semakin berkurang karena dianggap kurang menarik. Dengan demikian pada penelitian ini dilakukan upaya modifikasi tiwul menjadi tiwul instan. Ubi kayu memiliki kandungan protein yang rendah sehingga perlu ditambahkan sumber protein lain seperti kacang koro pedang dan kacang hijau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga faktor. Faktor yang diteliti adalah jenis kacang (K): K1= kacang koro pedang, K2 = kacang hijau; proporsi b/b tepung ubi kayu–tepung kacang–susu skim (P): P1 = 80 : 15 : 5, P2 = 70 : 25 : 5, P3 = 60 : 35 : 5; serta modifikasi tepung ubi kayu (A): A0 = tanpa modifikasi, A1 = modifikasi ragi tape (4%, 6 jam perendaman). Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapatkan 36 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu sifat fisik dan kimia meliputi koefisien rehidrasi, kadar air, kadar abu, total padatan terlarut dan nilai Formol, terhadap perlakuan terbaik dianalisis kadar protein, kadar lemak, serta kadar karbohidrat by difference. Variabel sensori yang diamati meliputi tekstur (kekenyalan), rasa kacang, flavor, dan kesukaan terhadap tiwul instan tanak. Kombinasi perlakuan terbaik pada penelitian ini adalah K1P3A0 (kacang koro, proporsi tepung ubi kayu : tepung kacang : susu skim 60 : 35 : 5, tepung ubi kayu tanpa modifikasi). Tiwul instan K1P3A0 memiliki kadar protein 9,70% bk (9,10% bb), kadar lemak 1,64% bk (1,54% bb), kadar karbohidrat (by difference) 86,98% bk (81,57% bb), kadar air 6,22% bb, kadar abu 1,31% bk (1,23% bb), kadar total padatan terlarut 37,28% bk (34,96% bb), koefisien rehidrasi 3,94, dan nilai Formol 0,033 ml NaOH 0,1N/g bk (0,030 ml NaOH 0,1N/g bb); nilai tekstur (kekenyalan) 2,37 (agak kenyal), rasa kacang 2,71 (agak terasa), flavor 2,61 (agak enak), dan kesukaan 2,57 (agak suka). | Tiwul is a traditional food from Central Java that made from cassava. But, with the passage of time, the consumption level of tiwul is decreasing because it is considered less attractive. Thus, this research will modify tiwul become instant tiwul. Cassava has a low protein content so that it needs to be added by another protein source such as jack bean and mung bean. This study used a Randomized Block Design (RBD) with three factors. Factors abserved were types of bean (K): K1 = jack bean, K2 = mung bean; the proportion of cassava flour-bean flour-skimmed milk (P;w/w): P1 = 80 : 15 : 5, P2 = 70 : 25 : 5, P3 = 60 : 35 : 5, and the modification of cassava flour (A): A0 = without modification, A1 = yeast modified cassava flour. Every treatment was repeated three times so obtained 36 treatments. The observed variables, namely physical and chemical properties included rehydration coefficient, moisture content, ash content, total dissolved solid, and Formol value. The best unit combination was tested by protein content, fat content, and carbohydrate content (by difference). The sensory variable observed were texture, bean flavor, flavor, and the hedonic value of cooked tiwul. The best treatment combination in this study was K1P3A0 (jack bean, cassava flour-bean flour-skimmed milk 60 : 35 : 5, cassava flour without modification). Instant tiwul K1P3A0 had 9.70%db (9.10%wb) protein content, 1.64%db (1.54%wb) fat content, 86,98%db (81,57%wb) carbohydrate content (by difference), 6.22%db water content, 1.31%db (1.23%wb) ash content, 37.28%db (34.96%wb) total dissolved solid, 3.94 rehydration coefficient, 0.033 ml NaOH 0,1N/g db (0.030 ml NaOH 0.1N/g wb) Formol value, texture (chewiness) 2.37 (somewhat chewy), bean flavor 2.71 (rather noticeably), flavor 2.61 (rather good), and hedonic value 2.57 (slightly favored). | |
| 15204 | 18510 | C1A013029 | FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PENDAPATAN NELAYAN TRADISIONAL DI DESA KARANGASEM UTARA KECAMATAN BATANG KABUPATEN BATANG | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal kerja, tenaga kerja, pengalaman, dan jarak tempuh melaut terhadap pendapatan nelayan tradisional di Desa Karangasem Utara. Sampel penelitian ini adalah nelayan tradisional khusus rajungan di Desa Karangasem Utara sebanyak 68 nelayan. Teknik analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa tenaga kerja mempunyai pengaruh negatif dan signifikan, jarak tempuh melaut berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan modal kerja dan pengalaman berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pendapatan nelayan tradisional di Desa Karangasem Utara. | This study is aimed to analyze the effect of working capital, labor, experience, and mileage sea all together influence the income of the traditional fishermen in Karangasem Utara vilage. Sample in this research is traditional fisherman of rajungan in North Karangasem vilage as many 68 fishermen. The tecnique of data analysis is use a multiple linear regression with Ordinary Least Square method (OLS). The analysis result showed that the labor has a negative and significant, mileage sea is positif and significant, while the working capital and experience has a positif but not significant to influence the income of the traditional fishermen in Noerth Karangasem village. | |
| 15205 | 18134 | F1F011051 | A SOCIOLINGUISTICS ANALYSIS OF INTIMATE LANGUAGE IN THE FAULT IN OUR STARS MOVIE | Penelitian yang berjudul “A Sociolinguistics Analysis of Intimate Language in The Fault in Our Stars Movie” bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bahasa intim yang digunakan oleh karakter dalam The Fault in Our Stars; (2) untuk mendeskripsikan tujuan dari bahasa intim yang digunakan oleh karakter dalam The Fault in Our Stars. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan teknik purposive sampling yang diterapkan dalam penelitian ini. Sampel penelitian ini adalah percakapan oleh karakter yang mengandung bahasa intim dan tujuan dari penggunaan bahassa intim. Untuk menganalisis data, peneliti mengklasifikasikan data dalam jenis-jenis bahasa intim apa yang dipergunakan, menganalisis jenis bahasa intim dalam film dan membuat penjelasan, menganalisis tujuan bahasa intim yang digunakan dalam percakapan, serta memilih dan mengelompokan data serta memberi kesimpulan dan saran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 74 bahasa intim yang digunakan oleh karakter. Ada 41 intimate by name, 8 intimate by kinship, 14 intimate by intimacy, 5 intimate by respect dan 6 intimate by mockery. Kemudian, ada 74 tujuan yang ditemukan berdasarkan percakapan yang menggunakan bahasa intim yaitu 17 to comfort someone, 9 to get closer each other, dan 48 to express their feeling. | The research entitled “A Sociolinguistics Analysis of Intimate Language in The Fault in Our Stars movie” aims to: (1) to describe the intimate language used by the characters in The Fault in Our Stars; (2) to describe the purposes of intimate language used by the characters in The Fault in Our Stars. The researcher used qualitative method with purposive sampling technique applied in this research. The sample of this research was conversation by character containing the use of intimate language and the purpose of using intimate language. To analyse the data, the researcher classified the data in the types of using intimate language, analyzed the types of intimate language in the movie and made explanation, analyzed the purpose of intimate language in conversation, and selected and grouped the data as well as drew conclusions and suggestions. The result shows that there are 74 intimate languages used by the characters. There are 41 intimate by name, 8 intimate by kinship, 14 intimate by intimacy, 5 intimate by respect and 6 intimate by mockery. Then, there are 74 purposes found in the classification based on conversation that used intimate language. They are 17 to comfort someone, 9 to get closer each other, and 48 to express their feeling. | |
| 15206 | 18555 | A1C010041 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETAHANAN PANGAN RUMAH TANGGA DI DESA GUNUNGLURAH, KECAMATAN CILONGOK, KABUPATEN BANYUMAS | Kecamatan Cilongok merupakan salah satu daerah rawan pangan yang ada di Kabupaten Banyumas. Desa Gununglurah merupakan salah satu desa di Kecamatan Cilongok dimana lebih dari 50 persen penduduknya tergolong miskin, yaitu 833 kepala keluarga dari jumlah penduduk total 1634 kepala keluarga. Berdasarkan kondisi tersebut, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) tingkat ketahanan pangan rumah tangga masyarakat di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, (2) pengaruh faktor luas lahan sawah, luas lahan pekarangan, tingkat pendidikan ibu rumah tangga, pendapatan dan jumlah anggota keluarga terhadap ketahanan pangan Di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei, dan menggunakan metode Simple Random Sampling untuk pengambilan sampel diperoleh 35 responden. Metode analisis yang dipergunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Secara serempak luas lahan sawah (Ha), luas lahan pekarangan (Ha), pendidikan ibu rumah tangga (Tahun), pendapatan (Rp) dan jumlah anggota keluarga (Jiwa) mempengaruhi pengeluaran pangan, dan secara parsial faktor-faktor tersebut berpengaruh terhadap pengeluaran untuk konsumsi pangan rumah tangga di Desa Gununglurah Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas. (2) Rumah tangga di Desa Gununglurah, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas 77% dikategorikan sebagai rumah tangga yang tahan pangan, dimana total pengeluaran untuk konsumsi pangan jauh lebih kecil dibandingkan dengan total konsumsi non pangan | Cilongok sub-district is one of the food insecurity areas in Banyumas Regency. Gununglurah Village is one of the villages in Kecamatan Cilongok where more than 50 percent of the population is poor, ie 833 households from the total population of 1634 families. Based on these conditions, the purpose of this study was to determine (1) the level of household food security in the villages of Gununglurah, Cilongok District, Banyumas District, (2) the influence of wetland area, the size of the yard area, the level of education of the housewife, income and Number of family members to food security In Gununglurah Village, Cilongok District, Banyumas Regency. The research was conducted by using survey method, and using Simple Random Sampling method for sampling obtained 35 respondents. The analysis method used is descriptive analysis and multiple regression analysis. The results showed that: (1) Simultaneously wetland (Ha) area, yard area, housewife education (Years), income (Rp) and number of family members (Soul) affect food expenditure, and partially These factors affect the expenditure for household food consumption in the Village of Gununglurah Cilongok District, Banyumas Regency. (2) Households in Gununglurah Village, Cilongok District, Banyumas Regency 77% are categorized as food-resistant households, where the total expenditure for food consumption is much smaller than the total non-food consumption | |
| 15207 | 18511 | H1L012044 | SISTEM INFORMASI PENJUALAN FIGURE ANIME BERBASIS WEB | Sistem informasi penjualan figure anime merupakan media informasi berbasis web dan media promosi mengenai belanja figure anime secara online yang tentunya ditunjukkan untuk para pencinta belanja barang figure. Sistem ini diharapkan dapat memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi penggunanya yang membutuhkan informasi mengenai pembelian. Sistem ini dirancang dengan menggunakan metode Waterfall yang digunakan dalam pengembangan sistem. Sistem ini memanfaatkan database MySQL sebagai DBMS, PHP digunakan sebagai bahasa pemrograman dan dibantu dengan Java Script sebagai media tambahan yang memiliki fungsi tertentu seperti menampilkan gambar. Sistem ini dapat memberikan proses penjualan figure anime secara online sehingga dapat membantu pembeli dalam menentukan pilihan produk berdasarkan proses order akan dikirim ke email pembeli serta laporan penjualan bagi administrator. Sistem ini hanya terbatas pada pemesanan figure saja sedangkan untuk pembayaran masih dilakukan secara offline. Kata kunci: Sistem Informasi Penjualan, online, Figure Anime, PHP | Anime figure sales information system is a web-based media information and media campaigns about online figure of anime expenditure which is shown for the lover of anime figure shopping. This system is expected to provide convenience and convenience for users who need information about the purchase. The system is designed using the Waterfall method. This system utilizes the MySQL database as DBMS, PHP as a programming language and assisted by Java Script as an additional media that has certain functions such as displaying images. This system can provide an online sales process of anime figures to assist buyers in determining product selection based on order process that will be sent to buyer's email as well as sales report for administrator. This system is only limited to ordering figure only while for payment is still done offline. Keywords: Sales Information System, online, Figure Anime, PHP | |
| 15208 | 18512 | F1G012011 | GAYA BAHASA DALAM RUBRIK SEX & HEALTH DI BINTANG.COM SKRIPSI Oleh: TRISNA PRATIWI F1G012011 Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar Sarjana Strata Satu (S1) Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jenderal Soedirman KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN FAKULTAS ILMU BUDAYA PURWOKERTO 2017 | RINGKASAN Skripsi ini berjudul “Gaya Bahasa dalam Rubrik Sex & Health di bintang.com”. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa yang digunakan dalam rubrik Sex & Health di bintang.com. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitataif. Sumber data yang digunakan adalah artikel rubrik Sex & Health di bintang.com periode JanuariFebruari 2016. Data yang digunakan adalah teks artikel yang terdapat penggunaan gaya bahasa dalam rubrik Sex & Health di bintang.com. Tahap pengumpulan data digunakan metode simak dengan teknik sadap sebagai teknik dasar dan teknik catat sebagai teknik lanjutan. Analisis data menggunakan metode padan dengan teknik dasar yaitu teknik pilah unsur penentu dan teknik lanjutan yaitu teknik hubung banding. Tahap penyajian data menggunakan metode informal. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut. Petama, gaya bahasa berdasarkan pilihan kata yang digunakan dalam rubrik Sex & Health di bintang.com yaitu gaya bahasa tak resmi berupa kata-kata yang bermakna denotatif dan konotatif sebanyak 21 data yang masing-masing terdiri dari 6 data dengan makna denotatif dan 15 data dengan makna konotatif. Kedua, gaya bahasa berdasarkan langsung tidaknya makna dalam rubrik Sex & Health di bintang.com adalah gaya bahasa retoris dan gaya bahasa kiasan sebanyak 23 data dengan gaya bahasa retoris sebanyak 18 data dan gaya bahasa kiasan sebanyak 5 data. | SUMMARY This study entitled “Gaya Bahasa dalam Rubrik Sex & Health di bintang.com". The purpose of this research to describe the style of language used within the rubric of Sex & Health in bintang.com. This research is a qualitative descriptive study. The data used is some published articles on bintang.com specifically in the rubric of Sex & Health in bintang.com the period started from January-February 2016. The data used is the text articles contained the language style in the rubric of Sex & Health in bintang.com. Data collection phase refer to the method used by tapping technique as basic technique and note methods as the advanced technique. Data analysis used by the basic techniques that match those decisive element sorting techniques and advanced techniques that appeal circuit of techniques. The presentation of data using informal methods. The results of this study are as follows. First, the style of language based on word choice used in the section of Sex & Health in bintang.com is the style of informal language in the form of words denotative and connotative meaning that have 21 data which each consist of 6 data with denotative meaning and there are 15 data which have connotative meaning. Second, the style of language directly based on the meaning of the rubric Sex & Health at bintang.com is the style of rhetorical language and figurative style of language of language as much as 23 data which consist of rhetorical language style as much as 18 data and figurative language style of 5 data. | |
| 15209 | 18525 | F1C013010 | PROSES PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI KAMPUNG JLAMPRANG KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO OLEH KELOMPOK INFORMASI MASYARAKAT (KIM) PEDULI | Penelitian ini membahas tentang proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Objek dari penelitian ini adalah Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Peduli yang berada di Kampung Jlamprang Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses yang dilalui oleh KIM Peduli untuk memberdayakan masyarakat di Kampung Jlamprang. Teori yang digunakan dalam pendekatan ini adalah Teori Alternatif Pembangunan dari David C. Korten tahun 1984. Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dengan pemilihan informan menggunakan purposive sampling, observasi dan dokumentasi serta validitas data menggunakan triangulasi. Dari hasil penelitian, diketahui bahwa proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh KIM Peduli di Kampung Jlamprang meliputi: a) mengidentifikasi potensi dan keunggulan lokal, b) menyusun rencana kegiatan pemberdayaan oleh KIM Peduli, c) pemilihan media, d) implementasi kegiatan oleh KIM Peduli, e) hasil dan evaluasi kegiatan pemberdayaan oleh KIM Peduli, dan f) keterlibatan stakeholder dalam proses pemberdayaan oleh KIM Peduli. Dalam proses pemberdayaan yang dilakukan oleh KIM Peduli tentunya partisipasi dari masyarakat Jlamprang sangat penting demi keberhasilan program tersebut. Selama proses pemberdayaan masyarakat di Kampung Jlamprang oleh KIM Peduli juga tidak terlepas dari faktor pendukung dan penghambat yang berasal dari internal maupun eksternal KIM Peduli. | This study discusses the process of society empowerment conducted by a Society Information Group (KIM). The object of this study is the Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Peduli located in Kampung Jlamprang, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo. The purpose of this study is to describe how the process through which KIM Peduli to empower the society in Jlamprang Village. The theory used as an approach is Alternative Development Theory of David C.Korten 1984. The research method used in this study is a qualitative method of data collection techniques through in depth interview with the selection of informants using purposive sampling, observation, and documentation and the validity of data using triangulation. From the study results, it is known that the society empowerment process conducted by KIM Peduli in Kampung Jlamprang includes: a) local potential and speed, b) preparation of empowerment activities plan by KIM Peduli, c) media selection, d) implementation of activities by KIM Peduli, E ) Results and evaluation of empowerment activities by KIM Peduli, and f) stakeholders in the empowerment process by KIM Peduli. In the process of empowerment conducted by KIM Peduli certainly the participation of society in Jlamprang village is very important for the success of the program. During the process of society empowerment in Jlamprang village by KIM Peduli also can not be separated from the supporting and inhibiting factors that come from internal and external of KIM Peduli. | |
| 15210 | 18513 | F1B113055 | Efektivitas Organisasi Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD) dalam Mencegah dan Menangani Kekerasan Terhadap Anak di Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen | Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD) merupakan lembaga perlindungan anak berbasis masyarakat yang berkedudukan dan melakukan kerja-kerja perlindungan anak di wilayah desa atau kelurahan tempat anak bertempat tinggal yang dibentuk secara partisipatif dengan melibatkan semua unsur yang berkepentingan. Keberadaan KPAD sebagai lembaga perlindungan anak yang ada di level desa mempunyai peranan strategis, dan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang baik dalam rangka pemenuhan hak anak di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas dan perbedaan efektivitas organisasi Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD) dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak di Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen. Metode penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif. Teknik pengambilan sampelnya adalah cluster sampling dan sensus. Metode analisis data yang digunakan adalah distribusi frekuensi, mean, dan Kruskal-Wallis. Penelitian ini menggunakan indikator efektivitas organisasi yang diukur dari pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas organisasi KPAD tergolong tinggi yakni sebesar 97,98 yang berarti bahwa organisasi KPAD telah mampu mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak di Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen. Disamping itu diperoleh juga perbedaan efektivitas organisasi Kelompok Perlindungan Anak Desa dalam mencegah dan menangani kekerasan terhadap anak di Kecamatan Karanggayam Kabupaten Kebumen. | Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD) is child protection institution based dan works in village which children live. The existence of KPAD as a child protection institution in the village has strategic role and its expected to give good service to fulfilling of children rights. The aim of this research is to describe the organization effectiveness and organization effectiveness differences of KPAD in preventing and solving of child abusement in Karanggayam sub-district, district of Kebumen. This research uses descriptive quantitative. The sampling techniques are cluster sampling and survey. Data analysis methods are frequency distribution and mean. This research uses organization effectiveness indicators which measured by achievement of objectives, integration, and adaptation. The result of this research shows the organization effectiveness of KPAD is high at 97,98 which has meaning that KPAD has been able to preventing and solving of child abusement in Karanggayam sub-district, the districts of Kebumen. Therefore, the result also shows there are different in organization effectiveness differences of KPAD in preventing and solving of child abusement in Karanggayam sub-district, the districts of Kebumen. | |
| 15211 | 18514 | D1E013182 | KADAR TOTAL PROTEIN PLASMA DAN ALBUMIN ITIK TEGAL YANG PAKANNYA DITAMBAH DENGAN PROBIOTIK DAN FITOBIOTIK | Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik dan fitobiotik terhadap kadar total protein plasma dan albumin itik Tegal. Materi yang digunakan adalah itik betina umur 24 minggu sebanyak 80 ekor. Pakan terdiri dari campuran jagung kuning giling 30%, dedak padi 40%, dan konsentrat itik 30% dengan kandungan nutrien pakan : PK = 17%, ME = 2900 kcal/kg, Ca = 3,02% dan P = 1,06% merupakan pakan basal. Bahan tambahan pakan : probiotik starbio, tepung kunyit dan tepung temulawak. Bahan analisis total protein plasma dan albumin : plasma darah, alkohol 70%, aquades, NaOH 2,5 M, NaK Tartat, CuSO4.5H2O, albumin, Na Azida, Na BCG, asam suksinat dan brij 35. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan yang diberikan yaitu T0= pakan basal, T1= pakan basal + probiotik 2%, T2= pakan basal + tepung kunyit 4%, T3= pakan basal + tepung temulawak 4%. Data dianalisis menggunakan analisis variansi dan diuji lanjut menggunakan uji orthogonal kontras. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa penambahan probiotik dan fitobiotik berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kadar total protein plasma, namun berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kadar albumin itik Tegal. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa penambahan kunyit 4% dalam pakan menurunkan total protein plasma. Penambahan probiotik dan fitobiotik dalam pakan menghasilkan albumin yang relatif sama. | The aimed of this research was to study the effect of probiotic and phytobiotics to the total plasma protein and albumin levels of Tegal duck. Research materials were 24 weeks old female duck as much as 80 hen. Feed was consisted of a mixture 30% milled yellow corn, 40% rice bran, and 30% concentrate with feed nutrient content: PK = 17%, ME = 2900 kcal / kg, Ca = 3.02% and P = 1.06% as basal feed. Feed additives: probiotic starbio, turmeric powder and curcuma xanthorrhiza powder. Research method used was an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 repeated. The treatments were T0 = basal feed, T1 = basal feed + probiotic 2%, T2 = basal feed + turmeric powder 4%, T3 = basal feed + curcuma xanthorrhiza powder 4%. Data were analyzed using analysis of variance and tested further using contrast orthogonal effect. The analysis of variance showed that addition of probiotic and phytobiotics was significant (P<0.05) of total plasma protein levels, but the effect was not significant (P>0,05) of albumin levels of Tegal duck. The conclusion in this study was that addition of 4% turmeric in diet was lower the total plasma protein. Addition of probiotic and phytobiotics in diet was resulted albumin relatively same. | |
| 15212 | 18515 | A1H013002 | BIOETANOL DARI AMPAS DAMI NANGKA DENGAN HIDROLISIS DAN FERMENTASI MENGGUNAKAN Saccharomyces cerevisiae | Kebutuhan bahan bakar semakin meningkat seiring dengan peningkatan populasi dan aktivitas manusia. Pada tahun 2008, tingkat kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia mencapai 1,3 juta barrel per hari. Bioetanol dapat diproduksi dari berbagai bahan baku yang banyak terdapat di Indonesia, dari bahan yang mengandung gula, karbohidrat (pati), dan selulosa (serat). Dami nangka merupakan bagian dari buah nangka yang masih kurang dimanfaatkan. Dami nangka memiliki sifat fisik maupun kimiawi diduga hampir sama dengan buahnya. Kandungan serat kasar dami nangka sekitar 1,94% sementara daging buahnya adalah 1,58%. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mempelajari teknik produksi bioetanol dari bahan baku ampas dami nangka, (2) mengetahui pengaruh konsentrasi ragi dan waktu fermentasi terhadap bioetanol yang dihasilkan, dan (3) mengetahui konsentrasi ragi dan waktu fermentasi untuk menghasilkan bioetanol yang maksimum. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Teknik Sistem Termal dan Energi Terbarukan, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, pada bulan Oktober 2016 hingga Januari 2017. Penelitian pendahuluan dilakukan dengan melakukan hidrolisis menggunakan katalis asam H2SO4 untuk melihat kadar glukosa yang dihasilkan dalam ampas dami nangka. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan dua faktor yaitu konsentrasi ragi roti 5%, 7,5%, 10% dan waktu fermentasi 4, 6, 8 hari dengan dua kali ulangan kemudian jika data berbeda nyata maka diuji dengan DMRT. Variabel yang diamati adalah kadar air bahan, kadar glukosa sebelum hidrolisis dan setelah hidrolisis, kadar glukosa setelah fermentasi dan kadar etanol. Hasil penelitian menunjukan bahwa hidrolisis ampas dami nangka menghasilkan kadar glukosa terbesar 2,403% pada konsentrasi H2SO4 0,3 M dan waktu hidrolisis 2 jam. Pembuatan bioetanol dari ampas dami nangka dengan fermentasi menggunakan mikroba ragi roti menghasilkan kadar bioetanol terbesar pada konsentrasi ragi 10% dihari ke 8 sebesar 4,063% (v/v). | Fuel needs are increasing with the increase of population and human activities. In 2008, the level of domestic demand for fuel in Indonesia reached 1.3 million barrels per day. Bioethanol can be produced from various raw materials that are widely available in Indonesia, from materials that contain sugar, carbohydrate (starch) and cellulose (fiber). Jackfruit straw is part of jackfruit are still underutilized. Jackfruit straw has both physical and chemical properties of the allegedly similar to the fruit. Jackfruit straw coarse fiber content of approximately 1.94%, while the flesh was 1.58%. This study aims to (1) learn the techniques of production of bioethanol from pulp raw material jackfruit straw, (2) the effect of the concentration of yeast and fermentation to ethanol results, and (3) determine the concentration of yeast and fermentation to produce bioethanol maximum. This study conducted at the Laboratory of Systems Engineering Thermal and Renewable Energy, Faculty of Agriculture, University of Jenderal Soedirman, in October 2016 to January 2017. The preliminary study was conducted by hydrolysis using an acid catalyst H2SO4 to see whether there content of glucose in jackfruit straw pulp. Experimental design using a randomized block design with two factors, concentration of yeast 5%, 7,5%, 10% and long fermentation time 4, 6, 8 day with repeat twice and then tested by DMRT if the data have a difference. The observed variables are moisture content of materials, glucose levels before and after the hydrolysis, glucose levels and alcohol content after fermentation. The results showed that hydrolysis jackfruit straw pulp greatest produce glucose content 2.403%, at concentration of H2SO4 0.3 M and hydrolysis 2 hours. Making bioethanol from jackfruit straw pulp using yeast in this study had greatest bioethanol in yeast concentration of 10% in 8 days that is equal to 4.063% (v/v). | |
| 15213 | 18517 | H1D013044 | PENGARUH PENAMBAHAN SUPERPLASTICIZER DAN VARIASI CALCIUM STEARATE TERHADAP TINGKAT ABSORBSI DAN KOROSI BAJA TULANGAN PADA BETON MUTU 20 MPA | Penggunaan beton bertulang untuk bangunan-bangunan yang langsung berhubungan dengan lingkungan korosif harus mampu menahan rembesan air korosif agar tidak terjadi korosi pada tulangan beton. Rembesan terjadi karena adanya pori-pori dalam beton yang saling berhubungan sehingga air dapat masuk ke dalam beton. Korosi tulangan yang terjadi pada beton bertulang menyebabkan retakan pada selimut beton yang pada akhirnya mengurangi umur beton. Oleh karena itu, beton betulang harus didesain kedap air sehingga unsur-unsur perusak tidak bisa masuk menyerang tulangan beton. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan superplasticizer dan calcium stearate terhadap tingkat absorpsi beton dan korosi tulangan baja. Superplasticizer yang digunakan pada penelitian ini sebesar 0,5% dari berat semen yang digunakan. Dan untuk calcium stearate digunakan dengan variasi penambahan sebanyak 0 kg, 1 kg, 5 kg, dan 10 kg per m3 beton. Hasil pengujian diperoleh penurunan tingkat absorpsi sebesar 15,63%, 78,91%, 85,17%, dan korosi sebesar 24,22%, 80,08%, 80,50% untuk masing-masing penambahan calcium stearate 1 kg, 5 kg, dan 10 kg per m3 beton dibandingkan dengan penambahan calcium stearate 0 kg per m3 beton. Sehingga dapat disimpulkan bahwa semakin banyak penambahan superplasticizer dan calcium stearate mengakibatkan turunnya tingkat absorpsi dan korosi tulangan baja yang terjadi. | The use of reinforced concrete for buildings directly related to the corrosive environment must be able to restrain seepage of corrosive water in order to avoid corrosion of concrete reinforcement. Seepage occurs because of the pores in the concrete that are interconnected, so that water can enter into the concrete. Corrosion of reinforcement that occurs in reinforced concrete causes cracks in the concrete cover that can reduce life of the concrete. Therefore, reinforced concrete must be designed airtight so that the destructive elements can’t enter to attack the concrete reinforcement. The purpose of this research is to know the influence of superplasticizer and calcium stearate addition to the absorption of concrete and corrosion of steel reinforcement. The superplasticizer used in this experiment amounted to 0.5% of the weight of cement used. And for calcium stearate used with weight variation as 0 kg, 1 kg, 5 kg, and 10 kg per m3 of concrete. The results of the absorption test decreased by 15.63%, 78.91%, 85.17%, and corrosion by 24.22%, 80.08%, 80.50% for each calcium stearate 1 kg, 5 kg, And 10 kg per m3 of concrete with the addition of calcium stearate 0 kg per m3 of concrete. So it can be concluded that the more of the addition of superplasticizer and calcium stearate decreasing levels of absorption and redused the corrosion of steel reinforcement. | |
| 15214 | 18518 | A1H013001 | Uji Performansi Tungku Lorena pada Proses Produksi Gula Semut di UD. Sansibar Desa Panembangan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas | Konsumsi gula nasional khususnya terhadap gula pasir semakin meningkat dari tahun ketahun. Kondisi tersebut membuat pemerintah melakukan impor gula tebu untuk mencukupi kebutuhan gula domestik. Salah satu cara untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan mencari alternatif sumber gula alami non tebu, yaitu dengan menggunakan gula dari kelapa (brown sugar). Gula semut adalah gula kelapa berbentuk bubuk yang dapat dibuat dari nira. Tungku Lorena adalah tungku yang terbuat dari campuran tanah liat dan pasir, baik dengan bahan tambahan ataupun tidak. Tungku Lorena berbentuk bulat dengan lubang di tengah tempat bahan bakar berbentuk serbuk, dan terdapat cerobong di bagian belakang yang berfungsi untuk pembuangan asap. Proses pemasakan gula semut pada UKM di Kecamatan Cilongok sebagian besar menggunakan tungku Lorena. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan energi pada proses pembuatan gula semut menggunakan tungku Lorena dan mengetahui efisiensi tungku Lorena berbahan bakar serbuk kayu pada proses produksi gula semut. Penelitian dilaksanakan pada bulan September 2016 sampai Januari 2017, di UKM gula semut, Desa Panembangan, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan analisis data dari perhitungan energi untuk mendidihkan nira (Qguna) yang terdiri dari penjumlahan energi untuk memanaskan nira (Qsensibel nira) dan energi untuk menguapkan air (Qlaten air), energi yang dimanfaatkan untuk memanaskan wajan (Qwajan), serta energi yang tersedia dari bahan bakar (Qin). Hasil perhitungan energi kemudian digunakan untuk menentukan efisiensi tungku dan efisiensi sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi dari proses pemasakan nira pada tungku Lorena rata-rata sebesar 37400,67 kJ, energi untuk memanaskan wajan rata-rata sebesar 375,32 kJ, dan energi yang tersedia pada bahan bakar sebesar rata-rata 162562,34 kJ. Rata-rata efisiensi tungku Lorena pada ulangan 1, 2, dan 3 adalah 23,41 %, sedangkan efisiensi sistem tungku Lorena pada ulangan 1, 2, dan 3 rata-rata adalah 23,03%. | National sugar consumption is increasing from year to year. These conditions make the government to import to meet the consumption needs of domestic sugar. One way to solve this condition is to find alternative sources of non-natural sugar cane, using sugar from palmae (brown sugar). Crystal palm sugar is sugar in powder form that can be made from the sap of palm. Lorena furnace is a furnace which is made from a mixture of clay and sand, both with additional material or not. Lorena furnace is round with a hole in the middle where the fuel in the form of powder, and there is a chimney in the back that serves to exhaust fumes. The cooking process crystal palm sugar on SMEs in District Cilongok mostly using Lorena stove. This study aims to determine the energy requirements in the production of crystal palm sugar using furnace and determine the efficiency of the furnace Lorena fuel wood dust in the production process of crystal palm sugar. The research was conducted from September 2016 to January 2017, in SMEs palm sugar, Panembangan Village, Cilongok subdistrict, Banyumas. This study uses data analysis of the calculation of energy to boil sap (Qused) which consists of the sum of the energy to heat the sap (Qsencibel sap) and energy to evaporate water (Qlatent water), the energy used to heat the skillet (Qwok), as well as the available energy of fuel (Qin). The results of calculation of the energy is then used to determine the efficiency of the furnace and the efficiency of the system. The results showed that the energy of the cooking process sap in the furnace Lorena average of 37400.67 kJ, the energy to heat the wok gained an average of 375.32 kJ, and the energy available in the fuel amounting to 162562.34 kJ. Efficiency Lorena furnace at iteration 1, 2, and 3 an average of 23,41%, while the efficiency of the furnace system to a recurring Lorena 1 , 2, and 3 an average of 23.03%. | |
| 15215 | 18519 | F1A010031 | Persepsi Masyarakat Pengguna BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) dalam Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Purwogondo Kuwarasan Kebumen | Penelitian ini berjudul Persepsi Masyarakat Pengguna BPJS PBI (Penerima Bantuan Iuran) Dalam Pelayanan Kesehatan Di Rumah Sakit Umum Purwogomdo Kuwarasan Kebumen. Purposive sampling adalah teknik penentuan sampling dalam penelitian ini. Pasien pengguna BPJS PBI adalah sasaran utama dalam penelitian ini, sedangkan sasaran pendukungnya adalah keluarga pasien pengguna BPJS PBI. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian persepsi Masyarakat pengguna BPJS PBI mengenai pemanfaatan pelayanan di Rumah sakit Purwogondo Kuwarsan kebumen yaitu untuk membantu mereka dalam pelayanan pengobatan gratis di Rumah Sakit mulai dari mendaftar, pemeriksaan awal, tindakan pengobatan, perawatan, penempatan ruangan rawat inap, dan pemberian obat. Pelayanan terhadap pasien pengguna BPJS PBI di Rumah Sakit Purwogondo Kuwarasan kebumen sudah baik seperti administrasi dan pendaftaran yang cepat dan mudah, pemeriksaan serta pengobatan dilakukan dengan cepat, namun masih kurang dalam hal belum diberlakukannya jam besuk, sebagian perwat masih ada yang bersikap kurang ramah, belum tersedianya fasilitas bermain bagi pasien anak dan kurangnya ketegasan petugas rumah sakit kepada para pembesuk suapaya tidak menyertakan anak-anak untuk ikut membesuk. | This research entitled community perception as BPJS PBI (Beneficiary Of Contribution)The sampling techniquein this research used purposive sampling. The main target in this research was the patients using BPJS PBI, while the target audience was the family of patients using BPJS PBI. The data collection in this research was conducted by in-depth interview, observation, and documentation. Based on the research result on the community perception as BPJS PBI users about the utilization of services at RSU Purwogondo Kuwarasan Kebumen, it assisted them in free medical services at hospital ranging from registration, preliminary examination,treatment measures, medical treatment, patients placement in inpatient rooms, and administration of medicines. The services for patients using BPJS PBI at RSU Purwogondo Kuwarasan Kebumen have been good, such as fast and easy administration and registration, quick examination and treatment. However, the service was still lacking in the absence of visiting hours, some unfriendly nurses, unavailability of play area for pediatric patients, and lack of assertiveness of hospital staffs to not include children while visiting patients. | |
| 15216 | 18533 | F1B012060 | KAPASITAS KOMISI PENANGGULANGAN AIDS DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIV/AIDS DI KABUPATEN BANYUMAS | Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas dalam rentang waktu 2011 hingga 2016 mengalami peningkatan. Mengingat permasalahan HIV/AIDS yang kompleks, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas membentuk lembaga ad hoc, yaitu Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banyumas, yang memiliki wewenang sebagai kordinator untuk menanggulangi HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Banyumas sesuai amanat Undang-Undang. Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, KPA Kabupaten Banyumas masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya pemahaman anggota KPA terkait tugas pokok dan fungsinya, sarana dan prasarana yang belum memadai, dan anggaran yang masih belum mencukupi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas KPA Kabupaten Banyumas dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan analisis Model Kapasitas Organisasi dari Horton dkk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan ialah analisis interaktif menurut Miles, Huberman, dan Saldana. Dari hasil penelitian diketahui bahwa aspek sumber daya manusia, sumber daya anggaran, dan infrastruktur merupakan aspek yang paling membutuhkan pengembangan kapasitas karena sangat mendukung dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Selain itu, temuan hasil penelitian juga memunculkan proposisi bahwa model organisasi dapat mempengaruhi kapasistas organisasi. | Cases of HIV/AIDS in Banyumas District in the period 2011 to 2016 have increased. Considering the complex HIV/AIDS problem, Banyumas District Government established an ad hoc institution, The AIDS Comission (KPA) of Banyumas, which is an authorized and a leading institution in combating HIV/ AIDS. It operates in the area of Banyumas in accordance with the mandates of national law. In carrying out its duties and its functions, The AIDS Comission of Banyumas was facing various significant problems, such as lack of understandings of the member’s main tasks, inadequate facilities, and insufficient budgets. The purpose of this research was to determine how the organizational capacity of the AIDS Comission of Banyumas with using Organizational Capacity Model analysis of Horton et al. The research method was descriptive qualitative research method with using informant selection of purposive sampling. Data collection was performed through interviews, observations and documentations. The analytical method used was interactive analysis according to Miles, Huberman, and Saldana. The survey results revealed that the aspect of human resources, budgetary resources, and infrastructure are the aspects most in need of capacity building as very supportive in the prevention and control of HIV/AIDS. In addition, the research findings also led to the proposition that the organizational model can affect the capacity of the organization. | |
| 15217 | 18520 | A1C013037 | Analisis Produktivitas Lini Produksi PT Perkebunan Nusantara IX di Pabrik Gula Pangka Tegal | PG Pangka merupakan salah satu pabrik gula PT Perkebunan Nusantara IX yang memproduksi gula di wilayah Tegal. Berdasarkan data dari PTPN IX, produksi gula PG Pangka tahun 2012 mencapai 14.611 ton sedangkan pada tahun 2013 produksi gula mengalami peningkatan menjadi 15.313 ton. Pada tahun 2014 produksi gula mengalami penurunan sejumlah 12.452 ton dan pada tahun 2015 produksi gula kembali mengalami penurunan menjadi 11.268 ton. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menganalisis tingkat produktivitas lini produksi PT Perkebunan Nusantara IX di PG Pangka Tegal; 2) Menentukan jumlah usulan perbaikan produktivitas lini produksi PT Perkebunan Nusantara IX di PG Pangka Tegal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari 2017 di Pabrik Gula Pangka, Kabupaten Tegal. Pengukuran produktivitas dilakukan dengan konsep Objective Matrix (OMAX) dan pembobotan kriteria menggunakan Analitical Hierarchy Process (AHP). Variabel yang digunakan antara lain jumlah produk, bahan baku tebu, tenaga kerja, bahan bakar, serta jam giling mesin. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan didapatkan hasil produktivitas di PG Pangka pada tahun 2015 sejumlah 4,1753 persen. Berdasarkan data jumlah output dan input yang digunakan pada tahun 2015, untuk menghasilkan produk gula sejumlah 11.268,4 ton per tahun diperlukan 128.669 ton bahan baku tebu, tenaga kerja sejumlah 62.786 HOK, bahan bakar sejumlah 40.502,3 ton, serta jam giling mesin sejumlah 1.802,5 jam. | Pangka is one of the sugar factory of PTPN IX that produce sugar in Tegal. Based on data from PTPN IX, the production of sugar PG Pangka in 2012 was reached to 14.611 tons, while in 2013 production of sugar has increased to 15.313 tons. In 2014 sugar production has decreased to 12.452 tons and in 2015 sugar production has decreased again to 11.268 tons. The purpose of this research was to: 1) Analyze the level productivity of production line PTPN IX in PG Pangka Tegal; 2) Determined the amount of improvement productivity of production line PTPN IX in PG Pangka Tegal. The research was conducted in January 2017 in Pangka Tegal sugar factory. The analysis of productivity was using the Objective Matrix (OMAX) method and the analysis of weight criteria was using Analitical Hierarchy Process (AHP). Variable in this research include the number of products, raw sugar canes, labors, fuel, and working hours of machine. Based on the analysis and discussion, the productivity PG Pangka in 2015 is 4,1753 percent. Based on the input and output data in 2015, to produced sugar as much as 11.268,4 tons each year required 128.669 tons of raw sugar cane; 62.786 HOK of labors; 40.502,3 tons of fuel, and 1.802,5 hours of working hours of machine. | |
| 15218 | 18522 | B1J012023 | Pengendalian Penyakit Rebah Kecambah Rhizoctonia solani pada Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum) Menggunakan Trichoderma harzianum dan Trichoderma viride | Cabai merah merupakan salah satu jenis sayuran dengan nilai ekonomis tinggi dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga. Kebutuhan cabai merah semakin meningkat, namun dalam produksi cabai merah sering mengalami kendala yaitu adanya serangan patogen yang menyebabkan penyakit rebah kecambah. Penyakit rebah kecambah dapat disebabkan oleh beberapa patogen, antara lain Rhizoctonia solani. Upaya untuk mengendalikan penyakit ini telah banyak dilakukan, di antaranya dengan menggunakan agensia hayati seperti Trichoderma harzianum dan T. virens. Penelitian ini menggunakan agensia hayati, seperti T. harzianum dan T. viride. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Trichoderma sp. dalam menekan penyakit rebah kecambah yang disebabkan oleh patogen R. solani pada tanaman cabai merah serta mengetahui dosis Trichoderma sp. berapakah yang efektif dalam menekan penyakit rebah kecambah yang disebabkan oleh patogen R. solani pada tanaman cabai merah. Metode yang digunakan adalah ekperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 7 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut adalah dosis T. harzianum dan T. viride, yaitu 30 g/polibag, 45 g/polibag, 60 g/polibag dan ditambah dengan perlakuan kontrol. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 4 kali dan setiap unit perlakuan menggunakan 3 benih cabai merah, sehingga didapatkan 28 unit percobaan yang diamati selama 21 hari. Parameter utama meliputi persentase benih terserang R. solani yang sudah berkecambah tetapi belum muncul ke permukaan tanah (pre-emergence damping-off), persentase benih terserang R. solani yang sudah berkecambah dan sudah muncul ke permukaan tanah (post-emergence damping-off), dan persentase keparahan penyakit, sedangkan parameter pendukungnya meliputi persentase daya kecambah, suhu dan kelembapan green house. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis Trichoderma sp. yang diberikan berpengaruh dalam menekan penyakit rebah kecambah yang disebabkan oleh patogen R. solani pada tanaman cabai merah, dosis T. harzianum 30 g/polibag dan dosis T. viride 45 g/polibag merupakan dosis yang efektif dalam menekan penyakit rebah kecambah yang disebabkan oleh patogen R. solani pada tanaman cabai merah. | Red chili is one of vegetables which has high economic value and can be used for household needs. The needs of red chilli is increase, but the production of red chilli often got some obstacles that pathogens attacks which cause damping-off. Damping-off can be caused by some pathogens, including Rhizoctonia solani. Efforts to control this disease have been carried out, include using biological agents. This study using biological agents, such as T. harzianum dan T. viride. The purpose of this study was to determine the effect of Trichoderma sp. on suppressing damping-off disease caused by R. solani pathogen in red chili and to know the dosage of Trichoderma sp. that are most effective in suppressing damping-off disease caused by R. solani pathogen in red chili crops. The method used was experimental with completely randomized design (RAL) consist of seven treatments and three replications. Such treatment is a dose of T. harzianum dan T. viride, which is 30 g/polybag, 45 g/polybag, 60 g/polybag and coupled with control treatment. Each treatment was repeated 4 times and each unit of the treatment using three red chili seeds, so we get 28 experimental units were observed for 21 days. The main parameters include the percentage of seeds attacked by R. solani that have germinated but not yet emerged from the ground (pre-emergence damping-off), the percentage of seeds R. solani that have germinated and has appeared to the soil surface (post-emergence damping-off), and the percentage of disease severity, whereas the espousal parameter include the percentage of germination, temperature and humidity of green house. The results showed that the dose of Trichoderma sp. can suppressing damping-off disease caused by the pathogen R. solani on red pepper plants, T. harzianum dose of 30 g/polybag and T. viride dose of 45 g/polybag an effective dose in suppressing disesase caused by plant pathogens R. solani on red chili. | |
| 15219 | 18523 | F1I013023 | Upaya Pemerintah Indonesia Era Susilo Bambang Yudhoyono Dalam Menghadapi Free Flow Of Skilled Labour ASEAN Economic Community | ASEAN Economic Community merupakan tujuan integrasi ekonomi regional yang akan diimplentasikan pada akhir tahun 2015. Pembentukan ASEAN Economic Community ini, akan menjadikan kawasan Asia Tenggara sebagai pasar tunggal dan basis produksi, kawasan denga ekonomi yang kompetitif, pembangunan ekonomi yang merata, dan terintegrasi dengan perekonomian global. Sebagai salah satu pilar pendukung dalam ASEAN Economic Community, Free flow of skilled labour sangat mempengaruhi peningkatan FDI dan produktivitas suatu negara. Namun, dalam ASEAN Economic ini, memiliki kualifikasi khusus untuk pekerja yang akan mencari lapangan pekerjaan di kawasan Asia Tenggara yang telah diatur dalam Mutual Recognition Arrangements (MRA). Dengan adanya kualifikasi khusus untuk pekerja yang dapat diterima di AEC 2015 ini, Pemerintah Indonesia harus berupaya memperbaiki kualitas pekerja Indonesia agar dapat bersaing dengan pekerja dari masing-masing negara anggota ASEAN. | The ASEAN Economic Community is a regional economic integration objective to be implemented by the end of 2015. The establishment of the ASEAN Economic Community, will make Southeast Asia region to be single market and production base, competitive economic region, equitable economic development, and integration in global economy. As one of the supporting pillars of the ASEAN Economic Community, a free flow of skilled labor greatly influences the improvement of FDI and productivity of a country. However, in this ASEAN Economic Community, have specific qualifications for workers who will find employment in Southeast Asia region is regulated in Mutual Recognition Arrangements (MRA). The existence of specific qualifications for acceptable workers in this AEC 2015, the Government of Indonesia should make efforts to improve the quality of Indonesian workers in order to compete with workers from each ASEAN member countries. | |
| 15220 | 18524 | H1L013048 | PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ABSENSI SISWA BERBASIS WEB DENGAN MENGGUNAKAN SMS GATEWAY (STUDI KASUS SMK NEGEI 1 GOMBONG) | Absensi siswa menjadi salah satu faktor yang menentukan keberhasilan sekolah dalam mengembangkan dan mendidik siswa di sekolah tersebut. Dengan sistem yang ada saat ini, SMK Negeri 1 Gombong akan mengalami kesulitan dalam pelaporan absensi pada akhir semester. Hal tersebut dapat menyebabkan kesalahpahaman antara orangtua siswa dan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah aplikasi berbasis web yang dapat mengelola informasi mengenai absensi siswa sampai pelaporan absensi siswa kepada orangtua siswa. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan DFD (Data Flow Diagram) dan ERD (Entity Relationship Diagram) serta dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan javascript dengan basis data MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Informasi Manajemen Absensi Siswa Berbasis Web menggunakan SMS Gateway. | Student attendance is one factor that determines the success of the school in developing and educating students at the school. With the current sistem, SMK 1 Gombong will have difficulty in reporting attendance at the end of the semester. This can lead to misunderstandings between parents and schools. The purpose of this study is to develop a web-based application that can manage information regarding student absences to report student absences to the parents. This application is designed using DFD (Data Flow Diagram) and ERD (Entity Relationship Diagram) and built using the PHP programming language and javascript with MySQL database. Results from this study is the Student Attendance Management Information System with Web Using SMS Gateway. |