Home
Login.
Artikelilmiahs
18533
Update
ADIL ABDILLAH NUR
NIM
Judul Artikel
KAPASITAS KOMISI PENANGGULANGAN AIDS DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN HIV/AIDS DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kasus HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas dalam rentang waktu 2011 hingga 2016 mengalami peningkatan. Mengingat permasalahan HIV/AIDS yang kompleks, Pemerintah Daerah Kabupaten Banyumas membentuk lembaga ad hoc, yaitu Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Banyumas, yang memiliki wewenang sebagai kordinator untuk menanggulangi HIV/AIDS di wilayah Kabupaten Banyumas sesuai amanat Undang-Undang. Dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, KPA Kabupaten Banyumas masih terdapat beberapa kendala seperti kurangnya pemahaman anggota KPA terkait tugas pokok dan fungsinya, sarana dan prasarana yang belum memadai, dan anggaran yang masih belum mencukupi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kapasitas KPA Kabupaten Banyumas dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS di Kabupaten Banyumas dengan menggunakan analisis Model Kapasitas Organisasi dari Horton dkk. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data yang dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan ialah analisis interaktif menurut Miles, Huberman, dan Saldana. Dari hasil penelitian diketahui bahwa aspek sumber daya manusia, sumber daya anggaran, dan infrastruktur merupakan aspek yang paling membutuhkan pengembangan kapasitas karena sangat mendukung dalam pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS. Selain itu, temuan hasil penelitian juga memunculkan proposisi bahwa model organisasi dapat mempengaruhi kapasistas organisasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cases of HIV/AIDS in Banyumas District in the period 2011 to 2016 have increased. Considering the complex HIV/AIDS problem, Banyumas District Government established an ad hoc institution, The AIDS Comission (KPA) of Banyumas, which is an authorized and a leading institution in combating HIV/ AIDS. It operates in the area of Banyumas in accordance with the mandates of national law. In carrying out its duties and its functions, The AIDS Comission of Banyumas was facing various significant problems, such as lack of understandings of the member’s main tasks, inadequate facilities, and insufficient budgets. The purpose of this research was to determine how the organizational capacity of the AIDS Comission of Banyumas with using Organizational Capacity Model analysis of Horton et al. The research method was descriptive qualitative research method with using informant selection of purposive sampling. Data collection was performed through interviews, observations and documentations. The analytical method used was interactive analysis according to Miles, Huberman, and Saldana. The survey results revealed that the aspect of human resources, budgetary resources, and infrastructure are the aspects most in need of capacity building as very supportive in the prevention and control of HIV/AIDS. In addition, the research findings also led to the proposition that the organizational model can affect the capacity of the organization.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save