Artikelilmiahs
Menampilkan 15.181-15.200 dari 49.719 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 15181 | 18482 | A1L013018 | Uji Aplikasi Metabolit Sekunder Dua Isolat Trichoderma harzianum terhadap Penyakit Pembuluh Kayu pada Tanaman Kakao | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan aplikasi metabolit sekunder Trichoderma harzianum, isolat jahe dan bawang merah, maupun gabungannya, terhadap penyakit pembuluh kayu dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan serta kandungan senyawa fenol pada tanaman kakao. Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Oktober sampai Desember 2016 di Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dan Dusun Plosokerep, Desa Bunder, Kecamatan Pathuk, Kabupaten Gunung Kidul. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 ulangan dan 4 perlakuan yang terdiri atas kontrol, metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, metabolit sekunder T. harzianum isolat bawang merah, dan metabolit sekunder T. harzianum isolat gabungan bawang merah dan jahe. Variabel yang diamati adalah intensitas penyakit, jumlah tunas, dan analisis senyawa fenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan menggunakan metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, bawang merah, dan gabungan (jahe dan bawang merah) mampu menekan intensitas penyakit masing-masing sebesar 52,87%; 52,47%; dan 51,47% dan mampu meningkatkan jumlah tunas masing-masing sebesar 55,56%; 55,77%; dan 58,16%. Perlakuan metabolit sekunder T. harzianum mampu meningkatkan kandungan senyawa fenol (saponin, tanin, dan glikosida) pada tanaman kakao. | This research aimed to study the effect of secondary metabolites application of Trichoderma harzianum from ginger and shallots isolates, or their combination on Vascular sreak dieback, on growth, and on phenolic compound content of cocoa . This research was carried out at the Laboratory of Plant Protection, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto and at Plosokerep, Bunder Village, Patuk Sub-District, Gunung Kidul Regency, from Oktober to December 2016. Randomized block design was used with 6 replicates and 4 treatments consisted of control, secondary metabolites of T. harzianum ginger and shallots isolates, and their combination. Variabels observed were disease intensity, number of shoots, and phenolic compound analysis. Result showed that T. harzianum secondary metabolites could decrease the disease intensity as 52,87% for ginger isolate, 52,47% for shallot isolate and 51,47% for the combination.This treatment also increased the number of shoots as 55,56% on ginger isolate, 55,77% on shallot isolate and 58,16% on the combination. All secondary metabolites of T. harzianum were able to increase phenolic compound content (saponins, tannins, and glycosides) qualitatively of cocoa plant. | |
| 15182 | 18483 | A1L013109 | KAJIAN APLIKASI METABOLIT SEKUNDER DUA ISOLAT Trichoderma harzianum TERHADAP PENYAKIT KUNING PADA TANAMAN LADA | Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keefektifan metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, bawang merah, maupun gabungannya terhadap penyakit kuning dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan serta senyawa fenol pada tanaman lada. Penelitian telah dilaksanakan di lahan pertanaman lada di Dusun Kleben, Desa Sidorejo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan Laboratorium Perlindungan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, pada bulan Oktober sampai Desember 2016. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok dengan 6 ulangan dan 4 perlakuan yang terdiri atas kontrol, metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, metabolit sekunder T. harzianum isolat bawang merah, dan metabolit sekunder T. harzianum isolat gabungan jahe dan bawang merah. Variabel yang diamati adalah kejadian penyakit, daun sakit, daun sehat, daun baru dan analisis senyawa fenol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe (T1) dan bawang merah (T2) mampu menekan kejadian penyakit dan daun sakit masing-masing sebesar 27,56 dan 24,89% serta 56,34 dan 56,91%. Perlakuan metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe (T1) mampu meningkatkan jumlah daun baru sebesar 43,02%, tetapi belum mampu memberikan pengaruh nyata terhadap selisih daun sehat. Perlakuan metabolit sekunder T. harzianum mampu meningkatkan kandungan senyawa fenol (tanin dan glikosida) pada tanaman lada. | This study aimed to study the effectiveness of secondary metabolites of T. harzianum ginger and shallot isolates, or the combination, against yellow diseases and the effect on growth and phenolic compounds in pepper crops. Research has been conducted in the pepper crop area at the hamlet Kleben, Sidorejo Village, Godean Subdistrict, Sleman Regency, Yogyakarta and Plant Protection Laboratory, the Faculty of Agriculture, University of Jenderal Soedirman, Purwokerto, from October to December 2016. Randomized block design was used with 6 replicates and 4 treatments consisted of control, secondary metabolites of T. harzianum ginger isolate, shallot isolate, and combined ginger and shallots isolates. The variables measured were the incidence of the disease, sick leaves, healthy leaves, new leaves and analysis of phenolic compounds. Result of the research showed that treatment of secondary metabolites of T. harzianum isolates ginger (T1) and shallot (T2) was able to suppress the incidence of the disease and sick leaves respectively 27.56 and 24.89%, and 56.34 and 56.91%. Treatment of secondary metabolites of T. harzianum ginger (T1) can could increase the number of new leaves at 43.02%, but has not been able to give real effect to the difference between healthy leaves. Treatment of secondary metabolites of T. harzianum was able to increase the content of phenolic compounds (tannins and glycosides) on pepper plants. | |
| 15183 | 18485 | A1L113024 | PENGARUH TIGA NILAI EC (ELECTRICAL CONDUCTIVITY) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL SELADA (Lactuca sativa L.) PADA HIDROPONIK RAKIT APUNG (FLOATING HYDROPONICS SYSTEM) | Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengkaji pengaruh nilai EC (Electrical Conductivity) terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas selada pada Hidroponik Rakit Apung, (2) mendapatkan nilai EC terbaik untuk pertumbuhan dan hasil tiga varietas selada yang ditanam pada Hidroponik Rakit Apung, (3) mendapatkan varietas selada yang terbaik dari tiga varietas selada yang ditanam pada Hidroponik Rakit Apung, (4) mengetahui pengaruh interaksi antara nilai EC dengan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil selada pada hidroponik rakit Apung. Penelitian ini dilaksanakan di Screen house Pondok Pesantren Darussalam, Dukuhwaluh, Purwokerto dengan ketinggian 100 m dpl, dilaksanakan bulan Nopember 2016 sampai Januari 2017. Percobaan ini menggunakan percobaan faktorial dengan dua faktor yang disusun dalam Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama yaitu nilai EC (P) dengan tiga taraf yang terdiri dari 1,5; 2,5; 3,5 mS cm-1. Faktor kedua yaitu varietas selada (V) yang terdiri atas tiga macam meliputi : Chris Green, Ava Red, New Grand Rapid. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, kandungan klorofil, panjang akar, volume akar, berat segar akar, berat segar tajuk, berat segar tanaman, berat kering akar, berat kering tajuk, dan berat kering tanaman. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji F pada teraf kesalahan 5%. Apabila hasil uji berpengaruh maka dilakukan Uji Jarak Ganda Duncan (UJGD) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) perlakuan nilai EC berpengaruh terhadap variabel tinggi tanaman, kandungan klorofil, panjang akar, berat kering akar, berat kering tajuk, dan berat kering tanaman. (2) Nilai EC 2,5 mS cm-1 memberikan pengaruh tertinggi pada pertumbuhan dan hasil tanaman selada. (3) varietas Chris Green memberikan hasil terbaik pada semua variabel pengamatan kecuali variabel luas daun. (4) Perlakuan antara nilai EC dengan varietas tidak terjadi interaksi artinya semua varietas yang diuji memberikan tanggap yang sama pada semua perlakuan nilai EC. Kata Kunci: EC (Electrical Conductivity), selada, hidroponik rakit apung. | This research aimed to: (1) evaluate Electrical Conductivity effects on the growth and yield of three varieties of lettuce in floating hydroponics system, (2) determine the best Electrical Conductivity resulting better growth and yield of lettuce grown in floating hydroponics system, (3) find out the most proper variety of lettuce were planted in floating hydroponics system, (4) evaluate the effect interaction between EC value with varieties on growth and yield of lettuce in floating hydroponics system. This research was conducted in screen house Darussalam Boarding School, Dukuhwaluh, Purwokerto with altitude of 100 m above sea level, held in November 2016 until January 2017. This experiment uses a Randomized Complete Block Design was employed to arrange environment site of this factorial experiment. The firs factor was three levels EC value, i,e: 1,5; 2,5; 3,5 mS cm-1. The second factor was three varieties of lettuce, i,e: Chris Green, Ava Red, and New Grand Rapid. The variables observed were plant height, leaf number, leaf area, chlorophyll content, root length, root volume, root fresh weight, canopy fresh weight, root dry weight, and canopy dry weight. The data obtained were tested using F test at 5% error level, if there are real difference then continued using Duncan's multiple range test (DMRT) at the level of 5% error. The results showed that the (1) treatment effect on variables plant height, chlorophyl contentl, root length, root dry weight, shoot dry weight and plant dry weight. (2) EC value 2.5 mS cm-1 provides the highest influence on the growth and yield of lettuce. (3) Chris Green varieties showed the best yield on all variables except leaf area. (4) There were no interaction effects between EC value with varieties to all the variables. Keywords: EC (Electrical Conductivity), lettuce, floating hydroponics system. | |
| 15184 | 18487 | A1L013012 | KARAKTER FISIOLOGIS DAN HASIL NIRA DUA VARIETAS KELAPA (Cocos nucifera L.) BERDASARKAN PERBEDAAN JARAK DARI GARIS PANTAI PETANAHAN KABUPATEN KEBUMEN | Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh perbedaan jarak dari garis pantai terhadap hasil nira dan karakter fisiologis kelapa di kecamatan Petanahan, 2) mengetahui hasil nira dan karakter fisiologis pada dua varietas kelapa di kecamatan Petanahan, 3) mengetahui interaksi perbedaan jarak dari garis pantai dengan dua varietas kelapa terhadap hasil nira dan karakter fisiologis di kecamatan Petanahan. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Agronomi Fakultas Pertanian Unsoed. Sampel kelapa diambil dari perkebunan rakyat diwilayah Petanahan, Kebumen. Rancangan pengambilan sampel menggunakan menggunakan pola clustered random sampling. Penetapan cluster dibagi menjadi empat strata, strata A (0-750 meter dari garis pantai) ; strata B (751-1500 meter dari garis pantai) ; strata C (1501-2250 meter dari garis pantai) ; strata D (2251-3000 meter dari garis pantai). Variabel yang diamati adalah kualitas dan kuantias nira (volume nira, pH nira, warna nira, dan kadar briks nira) dan karakter fisiologis (klorofil a,b, klorofil total, jumlah stomata, indeks stomata, dan aktivitas nitrat reduktase). Data pengamatan dianalisis dengan menggunakan uji F pada taraf kesalahan 5% dilanjutkan dengan uji BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Jarak 751-1500 meter dari garis pantai memiliki hasil yang paling baik terhadap karakter fisiologis dan hasil kelapa dengan rata-rata hasil volume nira 2,86 l/hari, kadar briks nira 16,66 %, jumlah stomata 42,17 /mm2, indeks stomata 0,19 /mm2 dan aktivitas nitrat reduktase 226,85 nmol/g. 2) Varietas yang paling baik yaitu varietas hijau dengan rata-rata hasil nira 2,59 l/hari, klorofil a 9,54 mg/l; klorofil b 14,43 mg/l ; klorofil total 44,06 mg/l dan aktivitas nitrat reduktase 209,71 nmol/g. 3) Volume nira dan kadar briks nira pada dua varietas kelapa sangat dipengaruhi oleh jarak dari garis pantai, dimana kombinasi terbaik adalah varietas kelapa hijau yang tumbuh pada jarak 751-1500 m dari garis pantai. | This research aimed to: 1) the effect different distance coastline of the yield (quality and quantity of sap) of coconut palm in Petanahan, 2) knowing the difference yield and physiological characteristics of the two varieties coconut palm based on different distance of the coastline, 3) knowing the interaction distance difference coastline with two varieties coconut palm of the physiological characteristics and yield coconut sap in the district Petanahan. This research was conducted at the Laboratory Agronomy, Faculty of Agriculture Unsoed. Samples taken from the coconut palm in the region Petanahan people, Kebumen. The design of the sampling using clustered random sampling. Determination cluster is divided into four strata, strata A (0-750 meters from the coastline); strata B (751-1500 meters from the coastline); strata C (1501-2250 meters from the coastline); strata D (2251-3000 meters from the coastline). The variables measured were quality and the quantity of sap (sap volume, pH sap, sap colors, and levels of sap briks) and physiological characteristics (chlorophyll a, b, total chlorophyll, stomatal index, and nitrate reductase activity). Data were analyzed using the F test at 5% error level followed by LSD test. The research showed that: 1) The distance of 751-1500 meters from the coastline has the best on physiological character and yield coconut palm with average volume of sap is 2.86 l/ day, brix of sap 16.66%, a number stomata 42.17/mm2, Stomata index 0.19/ mm2 and nitrate reductase activity 226.85 nmol/g. 2) The best varieties are green varieties with average volume of sap is 2.59 l/ day, chlorophyll a 9.54 mg/l; Chlorophyll b 14.43 mg/l; Total chlorophyll 44.06 mg/l and nitrate reductase activity 209.71 nmol/g. 3) The volumes of sap and brix of sap in two varieties of coconut palm are closely related by the distance from the coastline, where the best combination is the green coconut varieties grown at a distance of 751-1500 meters from the coastline. | |
| 15185 | 18490 | A1G011024 | Proyeksi Produksi Beras Dan Faktor –Faktor Yang Mempengaruhinya | Beras merupakan salah satu komoditas penting yang menjadi kebutuhan pokok mayoritas bagi masyarakat Indonesia. Produksi beras di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain produksi padi nasional dalam negeri, luas areal, produktivitas padi dan luas lahan sawah. Proyeksi produksi beras diperlukan untuk mengantisipasi adanya kekurangan dalam persediaan beras nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah memprediksi kebutuhan beras di Indonesia selama sepuluh tahun ke depan, memproyeksikan produksi beras di Indonesia selama sepuluh tahun ke depan serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi beras di Indonesia. Penelitian dilakukan dengan mengambil data dari Website Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Pertanian. Penelitian dilaksanakan pada April 2016 sampai dengan Juni 2016. Data yang digunakan berupa data sekunder yang berbentuk data time series. Variabel penelitian terdiri dari variabel independen (luar areal panen, produktivitas padi, luas lahan sawah dan variabel dependen yaitu produksi beras. Analisis data menggunakan metode analisis trend untuk menentukan proyeksi produksi padi di Indonesia selama sepuluh tahun kedepan dan analisis regresi linier berganda untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi beras di Indonesia. Hasil Penelitian menunjukkan prediksi kebutuhan konsumsi beras di Indonesia pada sepuluh tahun ke depan adalah sebesar 23.207.176 ton. Proyeksi tingkat produksi beras pada sepuluh tahun ke depan adalah sebesar 75.939.109 ton. Sehingga produksi beras diprediksi dapat memenuhi kebutuhan konsumsi beras penduduk Indonesia pada sepuluh tahun ke depan. Faktor luas areal panen padi dan luas lahan sawah berpengaruh secara parsial terhadap produksi beras dengan nilai signifikasi kurang dari 0,025 yaitu 0,000 dan 0,016. | Rice is one of the essential commodities that become a staple for the majority of the Indonesian people. Rice production in Indonesia is influenced by several factors, such as total national rice production in the country, population, rice production and acreage. Projected rice production is necessary to anticipate a shortfall in rice supplies nationwide. The purpose of this study is to predict demand for rice in Indonesia in the next ten years, projected that rice production in Indonesia during the next ten years as well as to analyze the factors that affect rice production in Indonesia. The study was conducted by taking data from the Central Statistics Agency (BPS) and the Ministry of Agriculture. The experiment was conducted in April 2016 to June 2016. The data used is secondary data in the form of time series data. The research variables consist of independent variables (outside the harvest area, productivity of rice, rice consumption, and population and the dependent variable is the rice production. use data analysis method of trend analysis to determine the projected rice production in Indonesia over the next ten years and multiple linear regression analysis to analyze the factors that affect rice production in Indonesia. Results show the predicted consumption of rice in Indonesia in the next ten years amounted to 23.207.176 tons. Projected level of rice production in the next ten years amounted to 75.939.109 tons. So that rice production is predicted to be able to meet the needs of the population Indonesia rice consumption in the next ten years. Factors harvest area partial effect on rice production and wetland area with significance value less than 0.025 is 0.000 and 0,016. | |
| 15186 | 18504 | C1B013058 | ANALISIS PENGARUH RASIO SOLVABILITAS RASIO LIKUIDITAS RASIO PROFITABILITAS DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP EARNING PER SHARE (EPS) PADA PERUSAHAAN PROPERTI YANG TERDAFTAR DI BEI (2011-2015) | Penelitian berjudul pengaruh rasio solvabilitas, likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan terhadap Earning Per Share (EPS) pada perusahaan properti untuk mengetahui pengaruh keempat variable terhadap EPS pada perusahaan properti yang melaporkan laporan keuangannya secara berturut-turut. Penelitian ini dilakukan selama periode 2011-2015. Jenis penelitian ini merupakan studi asosiatif untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara dua variabel atau lebih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat variabel bebas yaitu rasio solvabilitas, likuiditas, profitabilitas, dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh terhadap EPS pada perusahaan properti yang terdaftar di BEI periode 2011-2015. Selain itu hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Rasio solvabilitas (debt to equity ratio) berpengaruh positif terhadap EPS karena perusahaan dapat mengelola hutangnya dengan baik sehingga dapat meningkatkan EPS perusahaan. (2) Rasio likuiditas (current ratio) tidak berpengaruh negatif terhadap EPS, hal ini menunjukkan current ratio yang tinggi belum tentu suatu perusahaan memiliki kinerja yang baik, bisa saja current ratio yang tinggi dikarenakan banyaknya dana yang menganggur sehingga berpengaruh terhadap kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dan EPS. (3) Rasio profitabilitas (return on asset) berpengaruh positf terhadap EPS karena perusahaan dapat mengelola aset sendiri maupun aset yang berasal dari investor dengan baik sehingga meningkatkan EPS perusahaan. (4) Ukuran perusahaan (logaritma natural total aset) tidak berpengaruh positif terhadap EPS, hal ini dikarenakan perusahaan yang tidak dapat mengelola asetnya untuk kegiatan operasi suatu perusahaan dengan baik. | The study entitled “The Influence of Leverage, Liquidity, Profitability Ratios, and The Size of The Company to Earning Per Share (EPS) at The Property Companies” to determine the effect on EPS in the fourth variables property company reporting it’s financial statements consecutively. This research was conducted during the period 2011-2015. This research is a associative study to know and analyze the influence of dependent and independent variables. The results showed that the four independent variables are the ratio of leverage, liquidity, profitability, and the size of thr company simultaneously affect the EPS in property companies listed on the IDX period 2011-2015. In addition, the results of this study indicate that: (1) The leverage ratio (debt to equity ratio) has a positive affected EPS because the company can manage its debt well so it can improve the company's EPS. (2) The current ratio does not negatively affected EPS, it shows that high current ratio is not necessarily a company has good performance, it could be high current ratio due to the amount of unemployed fund so that influence to company ability in generating profit and EPS. (3) Profitability (return on asset) ratios positively affected EPS because the company can manage its own assets and assets derived from investors well, thereby increasing the company's EPS. (4) The size of the company (the total natural logarithm of the asset) has no positive affected on EPS, this is because the company that can not manage its assets for the operation of a company well. | |
| 15187 | 18493 | G1A013001 | Pengaruh Pemberian Ekstrak Etanol Akar Klapis Air (Mimosa Pigra L.) terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa Tikus Putih (Rattus Norvegicus) Model Diabetes Mellitus yang diinduksi Streptozotocin | Tumbuhan Mimosa pigra L. digunakan sebagai obat tradisional antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemaparan subkronik dan dosis efektif minimal ekstrak etanol akar Mimosa pigra L. pada kadar glukosa darah puasa tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar model diabetes mellitus yang diinduksi streptozotocin. Tikus dibagi ke dalam lima kelompok dengan lima ekor tikus pada setiap kelompoknya secara rancang acak lengkap. Kelompok 1 sebagai kontrol sehat, kelompok 2 sebagai kontrol negatif, kelompok 3,4, dan 5 diberikan secara berturut-turut dosis 125 mg/kgBB, 250 mg/kgBB, dan 375 mg/kgBB ekstrak etanol akar Mimosa pigra L. selama 28 hari. Dosis 40 mg/kgBB streptozotocin diinjeksikan secara intraperitoneal untuk menginduksi diabetes pada hewan coba. Analisis data Kruskal Wallis menunjukkan adanya perbedaan bermakna (p<0,05). Uji Mann Whitney menyatakan perbedaan bermakna dijumpai antara dosis 125 mg/kgBB ekstrak dengan kontrol negatif (p=0,047). Ekstrak etanol akar Mimosa pigra L. dapat menurunkan kadar glukosa darah puasa tikus putih galur Wistar terinduksi streptozotocin. Dosis efektif minimal ekstrak etanol akar Mimosa pigra L. yang dapat menurunkan glukosa darah puasa pada tikus putih terinduksi streptozotocin adalah 125 mg/kgBB. | Mimosa pigra L. is used as an anti diabetic traditional medicine. The objective of this study was to evaluate the sub chronic effect and minimal effective dose of ethanol root extract of Mimosa pigra L. towards fasting blood glucose level in streptozotocin induced Wistar albino rats (Rattus norvegicus) as diabetic animal model. Rats were divided into five different groups with five rats in each group using complete random sampling method. Group 1 served as normal control, group 2 as negative control, group 3,4, and 5 were given a dosage of 125 mg/kg, 250 mg/kg, and 375 mg/kg ethanol root extract of Mimosa pigra L. respectively in 28 days. Dose of 40 mg/kg streptozotocin injected through the rats peritoneum to induce diabetes in animal model. Kruskal Wallis data analysis showed there were significant difference (p<0.05). Mann Whitney test showed there was significant difference between experimental group given 125 mg/kg extract with negative control (p=0.047). Ethanol root extract of Mimosa pigra L. was lowering fasting blood glucose level in streptozotocin induced Wistar albino rats. Minimal effective dose of ethanol root extract of Mimosa pigra L. for lowering fasting blood glucose level in streptozotocin induced rats is 125 mg/kg. | |
| 15188 | 18491 | A1H013039 | Pembuatan Bioetanol dari Dami Nangka dengan Perlakuan Waktu Fermentasi dan Konsentrasi Ragi Roti | Kebutuhan bahan bakar minyak bumi di Indonesia selalu meningkat setiap tahun. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut perlu dilakukan diversifikasi energi menggunakan biomassa. Salah satu bahan bakar yang diproduksi dari biomassa adalah bioetanol. Bioetanol dapat diproduksi dengan memanfaatkan limbah dengan kandungan gula, pati, dan selulosa yang tinggi. Dami nangka matang memiliki kandungan gula yang cukup tinggi untuk pembuatan bioetanol. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) mengetahui dan mempelajari teknik produksi bioetanol dari bahan baku dami nangka matang, (2) mengetahui pengaruh konsentrasi ragi dan lama fermentasi terhadap kadar dan rendemen bioetanol, dan (3) mengetahui konsentrasi ragi dan lama fermentasi untuk menghasilkan bioetanol yang maksimum. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium TSTET, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman. Pengambilan dan pengolahan data dilaksanakan pada bulan September 2016 sampai Februari 2017. Penelitian ini menggunakan Rancang Acak Kelompok 2 faktor dengan 9 perlakuan dan 3 kali ulangan. Variabel yang digunakan yaitu waktu fermentasi selama 4, 6, dan 8 hari dengan konsentrasi ragi roti sebanyak 5%, 7,5%, dan 10%. Analisis yang digunakan pada penelitian ini meliputi analisis nilai pH awal, kadar gula total, kadar bioetanol, dan kadar rendemen bioetanol. Hasil yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan jika berpengaruh nyata akan diuji lanjut dengan uji perbandingan ganda menggunakan Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil pada penelitian ini menunjukan variabel berupa konsentrasi ragi dan lama fermentasi tidak berpengaruh nyata terhadap rendemen yang dihasilkan. Hasil fermentasi selama 6 hari dengan variasi konsentrasi ragi berbeda menghasilkan rata-rata rendemen sebesar 39,00% untuk ragi dengan konsentrasi 5%; 39,00% untuk ragi dengan konsentrasi 7,5%; dan 31,67% untuk ragi dengan konsentrasi 10%. Sedangkan rata-rata etanol yang dihasilkan pada semua perlakuan yakni 0,144% (V/V). | The fuel needs of Indonesia increase every year. It can be completed with optimizing biomass as diversification of energy. One of the fuels that can be produced from biomass is bioethanol. Bioethanol can be produced by utilizing the waste containing high content glucose, starch, and cellulose. Ripe jackfruits straw have high enough of glucose content. Thus, jackfruit straw can be used to produce bioethanol. The research aims (1) to know and learn the techniques of bioethanol production from ripe jackfruit straw, (2) to know the influence of yeast concentration and fermentation time against the ethanol content and yield, and (3) to determine the exact yeast concentration and fermentation time to produce maximum bioethanol. The research is conducted at TSTET Laboratory, Agriculture Faculty, Jenderal Soedirman University. Data retrieval and processing were conducted on September 2016 from February 2017. This study uses two factors Randomized Design with 9 treatments and 3 repetitions. The variables of research used fermentation time with the specified time for 4 days, 6 days and 8 days and yeast concentration about 5%, 7.5% and 10%. The analyses used in this research include initial pH value, total sugar, bioethanol, and bioethanol yield content. The results of research process were analyzed by analysis of variance. If the result of analysis has significantly effect, it will be tested by multiple comparison tests used Duncan's Multiple Range Test (DMRT) at 5% level. The results of this study show that the variables of yeast concentration and fermentation time have no significant effect on the yield. The yield content of 6 days fermentation is 39.00% for the yeast with 5% concentration, 39.00% for yeast with 7.5% concentration, and 31.67% for the yeast with 10% concentration. While the average product of ethanol in the all treatment are 0,144% (V/V). | |
| 15189 | 18492 | A1L113066 | UJI KEMAMPUAN METABOLIT SEKUNDER DUA ISOLAT Trichoderma harzianum TERHADAP PENYAKIT BLAS PADA TANAMAN PADI VARIETAS SITU BAGENDIT | Penelitian bertujuan untuk mengkaji keefektifan metabolit sekunder dua Trichoderma harzianum isolat jahe dan bawang merah maupun gabungan terhadap (1) patogen blas in vitro dan penyakit blas in vivo; (2) pertumbuhan dan hasil tanaman padi, dan (3) kandungan senyawa fenol pada tanaman padi. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah endemis penyakit blas di Desa Tambak Sogra, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri atas kontrol, metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, bawang merah, dan gabungan jahe dan bawang merah. Variabel yang diamati yaitu masa inkubasi, intensitas serangan, tinggi tanaman, jumlah anakan, bobot brangkasan basah dan kering, bobot gabah basah dan kering per rumpun, analisis jaringan dan daya hambat in vitro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, bawang merah dan gabungan mampu menghambat pertumbuhan patogen Pyriculariia oryzae in vitro masing-masing sebesar 45,99, 30,99 dan 36%; mampu menunda masa inkubasi masing-masing sebesar 10,50, 10,17, dan 21,38%; mampu menekan intensitas penyakit blas sebesar 43,75, 28,125, dan 33,34% dibandingkan kontrol. Metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe, bawang dan gabungannya mampu meningkatkan bobot gabah basah pada masing-masing sebesar 27,21, 24,28 dan 27,07%. Perlakuan metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe dan isolat bawang merah mampu meningkatkan kandungan senyawa fenol (saponin, tanin dan glikosida) di dalam jaringan tanaman. | This research aimed to study the secondary metabolites effectiveness of two Trichoderma harzianum isolates (ginger and shallot) and their combination (1) against blast disease both in vitro and in vivo; (2) on growth and yield; (3) the content of phenolic compound in rice. This research was started from October 2016 until February 2017 located in blast endemic paddy field at Tambak Sogra Village, Sumbang Sub-District, Banyumas Regency. Completely randomized design was used on in vitro assays and randomized block design on in vivo test with four treatments and six replicates. The treatment consisted of control, Trichoderma harzianum secondary metabolites of ginger, shallot and combined isolates. Variables observed were incubation period, disease intensity, plant height, number of tillers, weight of wet and dry stover, weight of wet and dry grain per clump, tissue analysis, and inhibition rate in vitro. Result of the research showed that secondary metabolites of T. harzianum ginger, shallot, and combined isolates could inhibit growth of Pyricularia oryzae in vitro respectively as 45.99, 30.99, and 36%; could delay incubation period respectively as 10.5, 10.17, and 21.38%’ could suppress blast disease intensity respectively by 43.75, 28.12, and 33.34% compared to control. Secondary metabolites of T. harzianum ginger, shallot and combined isolateswere able to increase weight of wet grain as 27,21, 24,28 and 27,07%, respectively. Secondary metabolites of T. harzianum ginger and shallots isolates could increase the content of phenolic compounds (saponins, tannins, and glycosides) in rice. | |
| 15190 | 18484 | B1J012160 | AKTIVITAS PROTEASE DAN AMILASE PADA SALURAN DIGESTI IKAN SIDAT (Anguilla bicolor McClelland) DENGAN UKURAN BERBEDA | Sebuah studi eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3x2 dengan empat ulangan telah dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas protease dan amilase Anguilla bicolor McClelland. Sebanyak 71 ekor sidat yang terdiri dari 51 ekor dengan berat rata-rata 41,25 ± 0,898 g, 14 ekor dengan berat rata-rata 319,8 ± 4,666 g dan 6 ekor dengan berat rata-rata 569,5 ± 9.150 g digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas protease berbeda secara signifikan terhadap ukuran ikan dan segmen usus (P˂0.05). Aktivitas protease tertinggi ditemukan pada sidat dengan ukuran terkecil (41,25 ± 0,898 g) dan aktivitas protease di usus anterior lebih tinggi daripada usus posterior pada semua ukuran ikan, namun aktivitas amilase tidak berbeda nyata (P> 0,05) dengan ukuran ikan dan segmen usus. Kesimpulannya, kapasitas pencernaan protein sidat kecil lebih tinggi daripada sidat yang lebih besar, dan lebih tinggi pada usus anterior daripada usus posterior. Kapasitas pencernaan karbohidrat pada sidat tidak dipengaruhi oleh perubahan ukuran ikan, yang mengindikasikan bahwa tidak ada perubahan dalam kategori pakan. | The experimental study using Completely Randomized Design (CRD) with 3x2 factorial pattern and four replicates has been conducted to evaluate the protease and amylase activities of Anguilla bicolor McClelland. A total of 71 individuals consisting of 51 individuals with an average weight of 41.25 ± 0.898 g, 14 individuals with an average weight of 319.8 ± 4.666 g and 6 individuals with an average weight of 569.5 ± 9.150 g were used in this study. The results showed that protease activity differed significantly to fish size and intestinal segment (P˂.05). The highest protease activity was found in eels with the smallest size (41.25 ± 0.898 g) and the protease activity in the anterior intestine was higher than the posterior intestine in all fish sizes, but amylase activity did not differ significantly (P>.05) with fish size and intestinal segment. In conclusion, the protein digestion capacity of small eels was higher than larger eels, and it was higher in the anterior intestine than the posterior intestine. Carbohydrate digestion capacity in eels was not affected by changes in fish size, which indicates no change in the category of feed. | |
| 15191 | 18501 | H1F011065 | GEOLOGI DAN STUDI HIDROGEOLOGI DAERAH KARANGBAWANG DAN SEKITARNYA, KECAMATAN AJIBARANG, KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH | Kawasan industri semen daerah Karangbawang dapat memberikan dampak buruk bagi airtanah terhadap lingkungan. Hal ini menjadi menarik untuk dikaji terutama pada kualitas air irigasi, melihat letak kawasan industri semen berada pada daerah yang sebagian besar area persawahan. Daerah penelitian berada di daerah Karangbawang dan sekitarnya, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Daerah penelitian memiliki potensi sumberdaya air yang baik dan telah dikaji dengan detil kondisi geologi daerah penelitian oleh peneliti terdahulu. Metode yang digunakan untuk mengkaji kondisi geologi dan studi hidrogeologi yaitu metode survey dan metode studi kasus yang mencakup pengumpulan informasi data peneliti terdahulu, pengamatan geomorfologi, pengukuran muka airtanah, pengukuran sifat fisik airtanah, pengukuran debit air, dan analisis sifat kimia air, yang diolah menjadi peta geomorfologi, peta aliran airtanah, peta sifat fisik airtanah, dan peta hidrogeologi. Daerah penelitian memiliki 7 (tujuh) satuan geomorfologi dan 4 (empat) satuan hidrogeologi yang dikaitkan dengan peta geologi peneliti terdahulu. Aliran airtanah mengisi sungai utama (sungai Tajum) yang berada ditengah daerah penelitian dan mengalir ke arah selatan daerah penelitian. Sifat fisik airtanah tidak dipengaruhi oleh keadaan morfologi sekitarnya, tetapi dipengaruhi oleh litologi, struktur geologi, dan aktivitas manusia. Kualitas air irigasi daerah kawasan industri semen mengacu pada U.S. Salinity Laboratory didapatkan hasil kandungan unsur boron berkisar 0,13-1,13 mg/L, daya hantar listrik berkisar 3-226 µmhos/cm, dan persen sodium (Na) berkisar 18,29%-28,15%, sehingga tidak adanya pencemaran air di sekitar kawasan industri semen. | Cement industry of Karangbawang region could give a bad impact on the environment groundwater. It becomes interesting to study primarily on the quality of irrigation water due to the cement industry area are in the most of paddy fields. Research area is in the Karangbawang and surrounding area, Ajibarang Sub-District, Banyumas Regency, Central Java Province. The research area has good water resource potential and has studied in detail the geological conditions of the study area by previous researchers. The method used to assess the condition of the geology and study of hidrogeology is the method of survey and study of a case methods that includes the collecting data from previous researchers, observation of geomorphology, measurement of groundwater level, measurement of the groundwater physical properties, measurement of water flow, and analysis of water chemical properties,which it processed into geomorphology maps, groundwater flow maps, physical properties of groundwatermapa and hydrogeological maps. The research area has seven (7) units of geomorphology and four (4) units of hydrogeology associated with geological map previous researchers. Groundwater flow to fill major rivers (Tajum River) at the center of the study area and flows to the south of research area. The physical properties of groundwater is not affected by the circumstances surrounding morphology, but is influenced by the lithological, structural geology, and human activities. Irrigation water quality cement industrial park area refers to the US Salinity Laboratory results obtained boron element content ranged from 0.13 to 1.13 mg / L, electrical conductivity ranges from 3-226 μmhos / cm, and percent sodium (Na) ranged 18.29 % -28.15%, so the lack of water pollution in the area around the cement industry. | |
| 15192 | 18494 | B1J013092 | Histopatologis Hepar Tikus Putih Wistar (Rattus norvegicus) yang Diberi Ekstrak Etanol Chlorella vulgaris dan Dipapar dengan CCl4 | Hepar berpotensi untuk mengalami kerusakan karena patogen dan berbagai senyawa toksik. Hal itu disebabkan karena salah satu fungsi penting hepar adalah detoksifikasi racun yang masuk kedalam tubuh. Salah satu senyawa kimia yang bersifat hepatotoksik adalah karbon tetraklorida (CCl4). Metabolisme CCl4 di dalam tubuh dapat membentuk radikal bebas yang dapat merusak hepar. Radikal bebas dapat diminimalisir dengan senyawa antioksidan yang dapat diperoleh dari bahan alami, salah satunya adalah Chlorella vulgaris. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak etanol C. vulgaris dalam menghambat kerusakan hepar akibat paparan CCl4 dan mengetahui dosis efektif dari ekstrak tersebut. Metode penelitian yang digunakan yakni secara eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Objek penelitian yang digunakan yaitu R. norvegicus dengan strain Wistar. Variabel bebas yang digunakan yaitu dosis ekstrak etanol C. vulgaris serta variabel terikat yaitu gambaran histopatologis organ hepar Tikus Putih Wistar (R. norvegicus). Dosis yang digunakan yakni 3 mg/ 100g BB/hari, 4 mg/ 100g BB/hari, dan 5 mg/ 100g BB/hari yang diberikan secara oral selama 30 hari. Parameter utama yang digunakan yaitu gambaran kerusakan pada sel hepar dan proporsi kerusakan sel pada hepar Tikus Putih Wistar (R. norvegicus). Data kualitatif yang diperoleh dianalisis secara deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis secara statistik dengan ANOVA dan dilakkan uji korelasi. Hasil analisis korelasi menunjukkan adanya korelasi negatif yang kuat antara peningkatan dosis dengan kerusakan sel. Hasil uji ANOVA memperlihatkan bahwa adanya pengaruh yang sangat signifikan dari perlakuan ekstrak etanol C. vulgaris terhadap proporsi kerusakan sel hepar (p<0,05) tikus putih Wistar (R. norvegicus) yang dipapar dengan CCl4. Hasil uji Tuckey BNJ membuktikan bahwa perlakuan P3 yakni pemberian ekstrak etanol C. vulgaris dengan dosis 5 mg/100g BB dengan hasil perlakuan P3 berbeda nyata terhadap kontrol negatif (p<0.05) Kesimpulan dari penelitian ini yakni pemberian perlakuan ekstrak etanol C. vulgaris mampu menghambat kerusakan sel hepar tikus yang dipapar CCl4, dengan dosis yang signifikan sebesar 5 mg/ 100g BB/hari. | Liver potentially suffered damage due to various pathogens and toxic compounds. It was caused because one of the important function of liver is detoxing the toxins that enter the body. One of the chemical compounds that hepatotoxic is carbon tetrachloride (CCl4). Metabolism of CCl4 in the body can form free radicals that can damage the liver. Free radicals can be minimised with the antioxidant substances that can get from nature, one of them is the Chlorella vulgaris. This research was conducted to find out the influence of the ethanol extract of C. vulgaris which increase the immunity of the body by way of counteracting free radical mainly to inhibit liver damage and to find out effective dose of ethanol extract of C. vulgaris to inhibit liver damage. The research method used i.e. experimentally using a Complete Randomized Design (RAL), consists of 6 treatment and repeated 4 times. The object of the research is R. norvegicus strain Wistar. Independent variables used is dose of ethanol extracts of C. vulgaris given to Rat (R. norvegicus) and the dependent variable used is description of liver’s histopatology white rat (R. norvegicus). The dosage used i.e. 3 mg/100g BW/day, 4 mg/100g BW/day and 5 mg/100g BW/day, given orally for 30 days. The main parameter used i.e. the description of histology rat’s liver and proportion of cells damage of rat’s liver. Qualitative data obtained were analyzed in descriptive, whereas the quantitative data were analyzed statistically with ANOVA. The results of the analysis showed that treatment of ethanol extracts of C.vulgaris on the white rat R. norvegicus Wistar that being exposed with CCl4 very significant influence against the proportion of cell liver damage (p < 0.05). Besides the histology description that also shows significant results. Meanwhile, the giving of ethanol extracts of C. vulgaris on P3's treatment with a dose of 5 mg/100 g BW/day is the effective dose. It can be seen on the basis of the results of the Tuckey’s HSD analysis showed the P3’s treatment significant toward negative control (p < 0.05). The conclusions of this research is the treatment of ethanol extracts of C. vulgaris is able to inhibit damage to the cells of the liver’s rat being exposes CCl4 dose of 5 mg/100 g BW/day is the effective dose. | |
| 15193 | 18495 | E1A013003 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP NASABAH WADI'AH SEBAGAI KONSUMEN JASA BANK SYARIAH MANDIRI DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2008 TENTANG PERBANKAN SYARIAH JUNCTO UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN | Bank Syariah Mandiri dalam melaksanakan kegiatan usaha penghimpunan dana berdasarkan akad wadi’ah ini mengandalkan kepercayaan nasabah dan masyarakat, guna tetap menjaga kepercayaan nasabah dan masyarakat tersebut maka dibutuhkan hukum dalam bentuk perlindungan. Penelitian hukum ini berjudul “Perlindungan hukum terhadap nasabah wadi’ah sebagai konsumen jasa Bank Syariah Mandiri ditinjau dari Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah juncto Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Adapun tujuan penelitiannya yaitu untuk mengetahui bentuk perlindungan hukum terhadap nasabah wadi’ah sebagai konsumen jasa Bank Syariah Mandiri Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah juncto Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif. Spesifikasi penelitian yang digunakan deskriptif analisis. Metode pengumpulan data dilakukan dengan pengumpulan data sekunder yaitu diperoleh dengan cara inventarisasi peraturan perundang-undangan, buku, literatur, jurnal dan dokumen resmi. Jenis data yang digunakan dalam menganalisis dan mengumpulkan data dilakukan dengan normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa Bank Syariah Mandiri telah melaksanakan kewajibannya sebagaiman ketentuan Pasal 38 Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah, sehingga hak-hak nasabah wadi’ah sebagaimana di dalam Pasal 4 huruf (a), (c), (d), dan (e) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen telah dilindungi. | Bank Syariah Mandiri in conducting business fund raising activities based on wadi'ah contracts relying on the trust of customers and community, in order to maintain customers and community trust, is required by law in the form of protection. This legal research entitled "Legal protection against wadi'ah customers as consumers of Bank Syariah Mandiri services is viewed from the Law Number 21 Year 2008 about Syariah Banking juncto Law Number 8 Year 1999 about Consumer Protection. The purpose of the research is to know the form of legal protection against customerswadi'ah as consumer services Bank Syariah Mandiri is viewed from the Law Number 21 Year 2008 on Islamic Banking juncto Law No. 8 of 1999 about Consumer Protection. This research uses normative juridical approach method. Research specification used descriptive analysis. Methods of data collection is done by collecting secondary data that is obtained by inventory of legislation, books, literature, journals and official documents. The type of data used in analyzing and collecting data is done by normative qualitative. Based on the results of this research it can be seen that Bank Syariah Mandiri has implemented its obligations as the provisions of Article 38 of Law Number 21 Year 2008 concerning Syariah Banking, so that the rights of wadi'ah customers as referred to in Article 4 letter (a), (c) (D), and (e) Law No. 8/1999 on Consumer Protection has been protected. | |
| 15194 | 18496 | C1J013028 | Analysis of Business Credit Effect on Member Welfare Improvement (Case Study Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama Pendawa in Bobotsari Sub District, Purbalingga Regency) | Tujuan di dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak pemberian kredit usaha yang di jalankan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama Pendawa terhadap pendapatan anggota dan peningkatan kesejahteraan anggota di Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga. Serta untuk menganalisis perbedaan tingkat kesejahteraan antara anggota baru dengan anggota lama dalam menerima manfaat pemberian kredit usaha oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama Pendawa di Kecamatan Bobotsari Kabupaten Purbalingga. Variabel makroekonomi dalam penelitian ini terdiri dari tingkat kesejahteraan, pemberian kredit usaha, pendapatan keluarga sebelum dan setelah menerima kredit usaha, pendapatan anggota keluarga lainnya, dan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Purbalingga tahun 2016. Metode yang digunakan merupakan metode data kuantitatif. Penelitian ini menggunakan uji Paired Sample t-test, uji satu arah, uji perbedaan dua rata-rata dan Excel sebagai alat analisis data. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa pemberian kredit usaha yang diajalankan oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersaman Pendawa berpengaruh terhadap pendapatan anggota dan peningkatan kesejahteraan anggota, dengan mengalami pertumbuhan dari kondisi sebelumnya yang tidak dapat berpengaruh terhadap peningkatan kesejahteraan anggota. Dan tidak terdapat perbedaan tingkat kesejahteraan antara anggota baru dengan anggota lama. Ketika selisih rata-rata pendapatan perkapita keluarga antara anggota lama dengan anggota baru lebih kecil dari nilai kesejahteraan menurut indikator Kebutuhan Hidup Layak (KHL) Kabupaten Purbalingga tahun 2016. Untuk lebih meningkatkan pendapatan, dapat dilakukan dengan cara memaksimalkan penggunaan modal yang diperoleh dari pinjaman pemberian kredit usaha oleh BUMDes Bersama Pendawa terhadap usaha yang dijalaninya. Seperti dengan cara menambahkan jumlah bahan-bahan yang diperlukan untuk produksi, meningkatkan kualitas hasil dari barang produksi, memperbanyak cabang usaha ditempat lain dan meningkatkan pelayanan usaha terhadap konsumen Ketika kita dapat meningkatan faktor-faktor dan kualitas produksi di harapkan dapat meningkatkan hasil produksi serta pendapatan. Dan dengan memperluas usaha ataupun memperbanyak cabang usaha ditempat lain diharapkan usahanya semakin maju dan sukses. Dengan demikian ketika usaha dapat berkembang dan semakin sukses dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan. | The purpose of this research is for analyzing the impact of business credit which is run by Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama Pendawa on members income and members welfare in Bobotsari Sub District, Purbalingga Regency. As well as for analyzing the differences in levels of welfare between the new members and old member on receiving the benefits of business credit by Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama Pendawa in Bobotsari Sub District, Purbalingga Regency. The macroeconomic variables in this study consist of welfare, business credit, family income before and after receiving business credit, income of other family members and Decent Living Needs (KHL) Purbalingga Regency in 2016. The method used is quantitative data method. This study uses the Paired Sample t-test, one-way test, two-averaging difference test and Excel as a data analysis tool. Based on the results of the data show that the business credit activities run by Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama Pendawa affect the member's income and increase member welfare, with an increase from the previous condition which not affect the improvement of member welfare. And there is no difference in the level of welfare between new members and old members. When the difference in the average income per capita family is smaller than the value of the welfare according to Decent Living Needs (KHL) Indicator in Purbalingga 2016. To further increase revenue, it can be done by maximizing the use of capital loan obtained from business credit by BUMDes Bersama Pendawa to the business it undertaken. Such as by adding the amount of materials needed for production, improving the quality of the products, increasing the branches of business elsewhere and improving the business services to the consumers. When we can increase the factors and quality of production is expected to increase production and income. And by expanding the business or expand branches of business elsewhere is expected to be more advanced and successful business. Thus, when the business can grow and more successful can increase the level of welfare. | |
| 15195 | 18497 | C1A012047 | EFISIENSI USAHA IKAN GURAME DI DESA PLIKEN KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS | Penelitian ini berjudul “Analisis Efisiensi Usaha Ikan Gurame di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas”. Tujuan penelitian ini adalah : 1) Untuk menganalisis pendapatan para petani ikan gurame di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas, 2) Untuk menganalisis tingkat efisiensi usaha ikan gurame di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Desa Pliken merupakan salah satu sentra produksi pembesaran ikan gurame yang sudah berdiri sejak tahun 1993 dengan kelompok tani ikan gurame bernama “Mulya Sari”.Namun sejauh ini, para petani belum menghitung tingkat efisiensi usaha yang dijalankan, dan hanya memikirkan keuntungan saja.Berdasarkan hal tersebut perlu dilaksanakan penelitian untuk menganalisis tingkat efisiensi usaha ikan gurame di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus karena jumlah anggota populasi sebanyak 30 orang petani ikan gurame sehingga masih dapat dijangkau secara keseluruhan dan tidak menggunakan sample.Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis biaya dan pendapatan serta analisis efisiensi ekonomis dengan analisis R/C rasio.Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa : 1) Usaha tani ikan gurame di Desa Pliken menguntungkan, hal ini ditunjukkan oleh penerimaan bersih total usaha ikan gurame sebesar Rp 730.745.000,00. 2) Usaha tani ikan gurame di Desa Pliken sudah efisien secara ekonomis yaitu dengan nilai R/C sebesar 1,42.Implikasi dari penelitian ini adalah : 1) Usaha tani ikan gurame secara ekonomi sudah menguntungkan, namun akan lebih baik dan lebih meningkatkan tingkat pendapatan jika dapat mengurangi resiko kematian dengan menggunakan teknologi yang lebih baik yang bisa didapatkan dari balai benih ikan yang ada di daerah tersebut serta memperhatikan proses pemberian pakan agar merata. Apabila tingkat kematian dapat diminimalisir, pasti hasil produksi akan semakin meningkat sehingga pendapatan atas hasil panen yang dijual bertambah. 2). Secara ekonomi usaha tani ikan gurame di Desa Pliken sudah efisien. Untuk lebih meningkatkan lagi tingkat efisiensi usaha tani ikan gurame, akan lebih baik jika pemerintah setempat mengadakan penyuluhan dan memberikan jalan keluar untuk mengatasi atau meminimalisir permasalahan penyakit dan resiko kematian pada ikan gurame yang berpengaruh terhadap jumlah hasil panen, penerimaan, keuntungan dan efisiensi usaha ikan gurame di Desa Pliken Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Akan lebih baik lagi jika dapat terwujudnya pabrik olahan dari bahan utama ikan gurame yang akan meningkatkan perekonomian Desa Pliken. Kata Kunci : Efisiensi, Biaya, Pendapatan dan Ikan Gurame | This study entitled "Analysis of Business Efficiency Gurame Village Pliken Kembaran subdistrict, Banyumas regency". The purpose of this research are: 1) To analyze the income of farmers in the village carp Pliken Kembaran District of Banyumas, 2) To analyze the level of business efficiency of carp in the village Pliken Kembaran District of Banyumas. Pliken village is one of the centers of production enlargement of carp which had stood since 1993 by farmer groups of carp called "Mulya Sari". But so far, farmers have not calculate the level of business efficiency of the run, and only think of profits only. Based on these studies should be carried out to analyze the level of business efficiency of carp in the village Pliken Kembaran subdistrict, Banyumas Regency. The method used is the method of census with primary data obtained through interviews and questionnaires with the total number of respondents was 30 farmers. The data analysis technique used is the analysis of the costs and revenues as well as economic efficiency analysis with analysis of R / C ratio.The results of this study show that: 1) the farming of carp in the village of Pliken profitable, this is indicated by the total net revenue effort carp Rp 730.745 million. 2) The farming of carp in the village Pliken already economically efficient manner with a value of R / C of 1.42.31-60The implications of this research are: 1) the farming of carp in the economy is already profitable, but will be better and further improve the level of income if it can reduce the risk of death by using technology better can be obtained from breeding centers of fish in Such areas as well pay attention to the process of feeding evenly. If the death rate can be minimized, certainly yield will be increased so that the return on the crop sold increases.2). Economically carp farming in the village Pliken already efficient. To further enhance the level of efficiency of farming of carp, it would be better if your local government extension and give a way out to overcome or minimize the problems of illness and risk of death in carp that influence the amount of crops, acceptance, profitability and business efficiency carp Village Pliken Kembaran District of Banyumas. It would be better if it can realize processing factory of the main ingredients of carp that will boost the economy Pliken village. Keywords: Efficiency, Cost, Revenue and Gurame | |
| 15196 | 18503 | C1G014131 | PENGARUH JUMLAH WAJIB PAJAK, LUAS LAHAN, LUAS BANGUNAN, DAN PDRB PER KAPITA TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI KABUPATEN TEGAL | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh jumlah wajib pajak, luas lahan, luas bangunan, PDRB per kapita terhadap penerimaan pajak bumi dan bangunan (PBB) perdesaan dan perkotaan di Kabupaten Tegal. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis data sekunder. Data diperoleh dari DPPKAD Kabupaten Tegal dan BPS Kabupaten Tegal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kecamatan di Kabupaten Tegal, yaitu sebanyak 18 kecamatan. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh, yaitu seluruh populasi merupakan sampel pada penelitian ini, dengan periode waktu tahun 2009-2013. Penelitian ini menggunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah wajib pajak, luas bangunan dan PDRB per kapita berpengaruh positif terhadap penerimaan PBB Perdesaan dan Perkotaan di Kabupaten Tegal. Luas lahan tidak berpengaruh terhadap penerimaan PBB Perdesaan dan perkotaan di Kabupaten Tegal. Implikasi dari hasil penelitian ini yaitu kepada petugas pajak agar terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakannya, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang adanya fasilitas-fasilitas PBB-P2 khususnya berupa keberatan dan pengurangan pajak, serta terus melakukan pendataan, penilaian individu dan penilaian massal bangunan. | The purpose of this study is to analyze the effect of the number of taxpayers, land area, building area and the GDP per capita toward land and building tax revenue (PBB-P2). The study is a quantitative study with secondary data analysis methods. The data are obtained from Revenue, Financial Management, and Regional Assets Service of Tegal Regency (DPPKAD) and Statistic Indonesia Tegal Regency (BPS). The population in this study is all 18 districts in Tegal Regency. The sampling method using the entire population as samples with a time period of five years that is year 2009 until year 2013. The methodology used in this study is multiple linear regression analysis. The results of this study show that the number of tax payers, building area, and GDP Per Capita have positive influence to the land and building tax revenue (PBB-P2) in Tegal Regency. The land area does not have influence to the land and building tax revenue (PBB-P2) in Tegal Regency. The implication of this study is that the tax officers are to continue working to increase public awareness to fulfill their tax obligations, to increase public knowledge about tax facilities, especially objections and tax deductions, as well as continuing to collect data, updating the application for mass appraisal of buildings. | |
| 15197 | 18498 | H1L013028 | RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN EKSTRAKURIKULER BERBASIS WEB DENGAN FITUR SMS GATEWAY (STUDI KASUS SMK NEGERI 1 GOMBONG) | Ekstrakurikuler merupakan kegiatan diluar jam pelajaran sekolah yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa serta mengasah minat dan bakat siswa tersebut. Akan tetapi sistem manajemen ekstrakurikuler di SMK Negeri 1 Gombong masih belum ditunjang dengan fasilitas teknologi informasi yang baik, sehingga siswa mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi kegiatan ekstrakurikuler. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun sebuah aplikasi berbasis web yang dapat memberikan informasi mengenai ektrakurikuler, daftar siswa, daftar pengampu, jadwal ekstrakurikuler serta laporan ekstrakurikuler. Aplikasi ini dirancang dengan menggunakan DFD (Data Flow Diagram) dan ERD (Entity Relationship Diagram) serta dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan javascript dengan basis data MySQL. Hasil dari penelitian ini adalah Sistem Informasi Manajemen Ekstrakurikuler Berbasis Web dengan Fitur SMS Gateway. | Extracurricular is an activity outside of school hours which aims to enhance student’s knowledge and hone the student’s interests and talents. However, extracurricular management system in SMK Negeri 1 Gombong is still not supported by good information technology facilities, so students have difficulty in obtaining information of extracurricular activities. The purpose of this study was to design and build a web based application that can provide information on extracurricular, student list, preceptor list, extracurricular schedules and extracurricular report. This application is designed using DFD (Data Flow Diagram) and ERD (Entity Relationship Diagram) and built using PHP and javascript programming language, and MySQL database. The result of this study is a web based extracurricular management information system with SMS gateway feature. | |
| 15198 | 18499 | C1G014093 | PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH TERHADAP ALOKASI BELANJA MODAL PADA KEBUPATEN/KOTA SE-JAWA TENGAH TAHUN 2010-2014 | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja keuangan: Restricted Revenue, Intergovernmental Revenue, One-Time Revenues, Revenue Shortfalls, Expenditure per Capita, Employees per Capita, Operating Deficits, Fund Balances, Liquidity, dan Current Liabilities terhadap Alokasi Belanja Modal. Objek yang diteliti adalah pemerintah daerah kabupaten/kota se-Jawa Tengah dengan periode tahun 2010-2014. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi dengan data sekunder. Data tersebut dianalisis dengan metode regresi data panel dan diolah dengan program EViews versi 9. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa Intergovernmental Revenue, Operating Deficits, dan Fund Balances berpengaruh terhadap alokasi belanja modal. Sementara Restricted Revenue, Revenue Shortfalls, One-Time Revenue, Expenditure per Capita, Employees per Capita, Liquidity, dan Current Liabilities tidak berpengaruh terhadap alokasi belanja modal. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel independen dapat menjelaskan variansi pada variabel dependen sebesar 72,28% berdasarkan adjusted R square. | This research aims to analyze the impact of financial performance indicators: Restricted Revenue, Intergovernmental Revenue, One-Time Revenues, Revenue Shortfalls, Expenditure per Capita, Employees per Capita, Operating Deficits, Fund Balances, Liquidity, and Current Liabilities to the Capital Expenditure Allocation. The object under research is local goversment districts/cities in Middle Java with the period 2010-2014. The data collection method used in this research is documentation method with secondary data. Data were analyzed using panel data regression methods and processed with Eviews program version 9. Statistical tests showed that Intergovernmental Revenue, Operating Deficits, and Fund Balances affect the capital expenditure allocation. While Restricted Revenue, Revenue Shortfalls, One-Time Revenue, Expenditure per Capita, Employees per Capita, Liquidity, and Current Liabilities do not affect the capital expenditure allocation. The results of this research indicate that all independent variables can explain the variance in the dependent variable 72,28% based on the adjusted R square. | |
| 15199 | 18507 | A1L013172 | KAJIAN APLIKASI GABUNGAN METABOLIT SEKUNDER DUA ISOLAT Trichoderma harzianum dan Pseudomonas fluorescens TERHADAP PENYAKIT KUNING TANAMAN LADA | Penelitian ini bertujuan mengetahui penyebab penyakit kuning pada tanaman lada,keefektifan gabungan metabolit sekunder dua isolat Trichoderma harzianum dan dua isolat Pseudomonas fluorescens dalam menekan penyakit kuning pada tanaman lada dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan serta kandungan senyawa fenol pada tanaman lada. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Perlindungan Tanaman, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dan Dusun Kleben, Desa Sidorejo, Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman dengan ketinggian <100 m di atas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan mulai dari bulan Oktober 2016 sampai Desember 2016. Rancangan yang digunakan berupa Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan terdiri atas kontrol, metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe dan P. fluorescens P60, metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe dan P. fluorescens P20, metabolit sekunder T. harzianum isolat bawang merah dan P. fluorescens P60, serta metabolit sekunder T. harzianum isolat bawang merah dan P. fluorescens P20. Variabel yang diamati adalah identifikasi penyakit, kejadian penyakit, jumlah daun sakit, jumlah daun sehat, jumlah daun baru dan analisis jaringan senyawa fenol (saponin, tanin dan glikosida). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyebab utama penyakit kuning di Dusun Kleben Desa Sidorejo Kecamatan Godean Kabupaten Sleman adalah nematoda Meloidogyne spp. Penggunaan gabungan metabolit sekunder dua isolat T. harzianum dan dua isolat P. fluorescens belum mampu menekan penyakit kuning pada tanaman lada namun mampu menekan jumlah daun sakit pada perlakuan metabolit sekunder T. harzianum isolat jahe dan P. fluorescens P60 sebesar 51,27% dan metabolit sekunder T. harzianum isolat bawang merah dan P. fluorescens P20 sebesar 65,94%. Penggunaan gabungan metabolit sekunder dua isolat T. harzianum dan dua isolat P.fluorescens belum mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman lada berupa pertambahan jumlah daun baru dan jumlah daun sehat serta belum mampu meningkatkan kandungan senyawa fenol (saponin, tanin dan glikosida). | This research aimed to study the causing agent of yellow disease, the effectiveness combination of secondary derived from two Trichoderma harzianum and two Pseudomonas fluorescens isolates against yellow disease, and their effect on growth and content of phenolic compounds in pepper crops. The research was conducted in the Plants Protection Laboratory, Agriculture Faculty, Jenderal Soedirman University and in a pepper field at the Kleben hamlet, Sidorejo Village, Godean Sub-district, Sleman Regency with altitude of <100 m above sea level, started from October 2016 until December 2016. The study was used with 5 treatments and 5 replicates. The treatment consisted of control, secondary metabolites T. harzianum ginger and P. fluorescens P60 isolate, T. harzianum ginger and P. fluorescens P20 isolate, T. harzianum onion and P. fluorescens P60 isolate, T. harzianum onion and P. fluorescens P20 isolate. The variables observed were the disease identification, the disease incidence, number of symptom leaves, number of healthy leaves, number of new leaves and phenolic content (saponins, tannins and glycosides). Result of the research indicated that the main cause of yellow disease at Kleben hamlet, Sidorejo Village, Godean Sub-district, Sleman Regency was Meloidogyne spp. The combined secondary metabolites of two T. harzianum and two P. fluorescens isolates was not able to suppress the disease but able to suppress the number of symptom leaves in T. harzianum ginger and P. fluorescens P60 isolates combination as 51,27% and T. harzianum onion dan P. fluorescens P20 isolates combination as 65,94%. The combination of secondary metabolites derived from two T. harzianum and two P. fluorescens isolates was not able to increase the pepper’s growth based on the number of new leaves and healthy leaves and was not able to increase the content of phenolic compound (saponins, tannins and glycosides). | |
| 15200 | 18500 | C1G014095 | PENGARUH PENERAPAN ATURAN ETIKA, KEAHLIAN, DAN PENGALAMAN AUDITOR TERHADAP KEMAMPUAN MENDETEKSI FRAUD | Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penerapan aturan etika, keahlian dan pengalaman auditor terhadap kemampuan mendeteksi fraud. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode analisis data primer. Data primer diperoleh dengan menyebarkan kuesioner. Penelitian ini menggunakan model analisis regresi berganda dan diuji dengan menggunakan uji kualitas data, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis dengan menggunakan software SPSS 21. Populasi dalam penelitian ini adalah semua auditor pada Perwakilan BPKP Provinsi DIY yang berjumlah 110 orang. Sampel pada penelitian ini sebanyak 55 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aturan etika, keahlian dan pengalaman berpengaruh secara positif terhadap kemampuan mendeteksi fraud. Nilai adjusted r-square sebesar 65,5% menunjukkan kemampuan mendeteksi fraud dapat dijelaskan oleh variable-variabel independen dalam penelitian, sedangkan sisanya sebesar 34,5% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak ada dalam model. | This research aims to examine the effect of application of ethical rules, expertise, and auditor’s experience toward the ability to detect fraud. This type of research is quantitative research with primary data analysis methods. This research uses multiple regression analysis model and tested using the test data quality, classic assumption test, and hypothesis tests using SPSS 21 software. The population in this research are all auditors at BPKP Representative DIY Province totalling 110 auditors. The sample in this research are 55 respondents. The results of this research shows that the application of ethical rules, expertise and auditor’s experience positively affect the ability to detect fraud. The value of adjusted r-square of 65,5% shows the ability to detect fraud can be explained by the independent variables, while the remaining 34,5% is explained by other variables that are not in the model. |