Artikelilmiahs
Menampilkan 40.861-40.880 dari 48.889 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 40861 | 44956 | H1A020039 | ANALISA PERFORMANSI LAYANAN VIDEO STREAMING PADA WEBSITE VIU DENGAN JARINGAN WI-FI DAN JARINGAN SELULER MENGGUNAKAN PARAMETER QUALITY OF SERVICE | Pada era modern ini, perkembangan teknologi, khususnya dalam telekomunikasi dan informasi, mengalami kemajuan pesat. Ketersediaan akses internet dengan bandwidth memadai menjadi faktor penting, terutama karena banyak orang yang mengakses layanan video streaming secara bersamaan, yang dapat memengaruhi performa layanan tersebut. Untuk mengatasi hal ini, jaringan Wi-Fi dan seluler menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan akses internet. Perlu diperhatikan bahwa kualitas jaringan dapat mempengaruhi performansi layanan video streaming, termasuk layanan di website seperti VIU. Dengan hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang berguna bagi pengguna dalam memilih akses internet. Selain itu, diharapkan juga memberikan wawasan bagi penyedia layanan internet untuk meningkatkan kualitas jaringan mereka. Tujuan analisis ini juga termasuk peningkatan literatur mengenai performansi jaringan Wi-Fi dan jaringan seluler, dengan menyajikan data empiris mengenai efektivitas Quality of Service (QoS) dalam mendukung komunikasi data multimedia dalam era internet yang terus berkembang. Berdasarkan hasil pengujian yang telah didapatkan pada penelitian ini, diketahui bahwa secara keseluruhan jaringan seluler Telkomsel menghasilkan kualitas performa jaringan yang lebih baik daripada jaringan Wi-Fi, serta di setiap jaringan akan lebih baik digunakan ketika kondisi cuaca sedang cerah daripada ketika cuaca sedang hujan. | In this modern era, technological developments, especially in telecommunications and information, have progressed rapidly. The availability of internet access with adequate bandwidth is an important factor, especially because many people access video streaming services simultaneously, which can affect the performance of these services. To overcome this, Wi-Fi and cellular networks are a solution to meet internet access needs. Please note that network quality can affect the performance of video streaming services, including services on websites such as VIU. With the research results obtained, it is hoped that it can provide useful recommendations for users in choosing internet access. Apart from that, it is hoped that it will also provide insight for internet service providers to improve the quality of their networks. The aim of this analysis also includes improving the literature regarding the performance of Wi-Fi networks and cellular networks by presenting empirical data regarding the effectiveness of Quality of Service (QoS) in supporting multimedia data communications in the ever-growing internet era. Based on the test results obtained in this research, it is known that overall the Telkomsel cellular network produces better network performance quality than the Wi-Fi network, and each network is better used when the weather conditions are sunny than when the weather is rainy. | |
| 40862 | 49879 | A1D021069 | Pengaruh Kombinasi Media Tanam Organik dan Konsentrasi Pupuk Hayati Terhadap Karakter Morfologi Dan Hasil Tanaman Melon (Cucumis melo L.) | Melon (Cucumis melo L.) merupakan komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi, tetapi produksi nasional masih belum mampu memenuhi tingginya permintaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh pupuk hayati serta kombinasi media tanam terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman melon guna mendukung pertanian berkelanjutan. Percobaan dilakukan dalam greenhouse di Banyumas dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor, yaitu kombinasi media tanam (tanah, arang sekam, dan pupuk kospos) serta konsentrasi pupuk hayati (kontrol, 10 mL/L, dan 20 mL/L). Variabel yang diamati mencakup pertumbuhan tanaman dan kualitas buah. Hasil menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati meningkatkan bobot buah, sedangkan kombinasi media tanam berpengaruh terhadap jumlah daun, indeks luas daun, warna daun, dan diameter batang. Formulasi media tanam optimal ditemukan pada kombinasi tanah 40%, pupuk kompos 40%, dan arang sekam 20%, sedangkan interaksi terbaik dengan pupuk hayati terjadi pada konsentrasi 20 mL/L. | Melon (Cucumis melo L.) is a horticultural commodity with high economic value, but national production is still unable to meet the high demand. This study aims to evaluate the effect of biofertilizers and combinations of planting media on the growth and yield of melon plants to support sustainable agriculture. The experiment was conducted in a greenhouse in Banyumas using the Randomized Block Design (RAK) method with two factors, namely the combination of planting media (soil, rice husk charcoal, and manure) and the concentration of biofertilizers (control, 10 mL/L, and 20 mL/L). The variables observed included plant growth and fruit quality. The results showed that the application of biofertilizers increased fruit weight, while the combination of planting media affected the number of leaves, leaf area, leaf color, and stem diameter. The optimal planting media formulation was found in a combination of 40% soil, 40% manure, and 20% rice husk charcoal, while the best interaction with biofertilizers occurred at a concentration of 20 mL/L. | |
| 40863 | 50228 | J1B021034 | Analisis Modalitas dalam Wawancara Eksklusif Bersama Ketua Satgas Pasti | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan modalitas yang digunakan untuk mengungkapkan ekspresi dan pandangan terkait tindakan keuangan ilegal dalam youtube Narasi Newsroom berjudul “Membongkar Jerat Keuangan Ilegal: Wawancara Eksklusif dengan Ketua Satgas Pasti, Hoediyanto". Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan jenis, makna, dan fungsi modalitas. Data penelitian ini yaitu kata, frasa, atau klausa yang mengandung modalitas yang diambil dari youtube Narasi Newsroom berjudul “Membongkar Jerat Keuangan Ilegal: Wawancara Eksklusif dengan Ketua Satgas Pasti Hoediyanto”. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak bebas libat cakap serta teknik catat sebagai teknik lanjutan. Metode dan teknik analisis yang digunakan yaitu metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL). Penelitian ini menggunakan teori modalitas Hasan Alwi yang membagi modalitas menjadi lima jenis yaitu, intensionalitas, epistemik, deontik, dan dinamik. Hasil penelitian menemukan 41 data yang mengandung tuturan modalitas. Modalitas yang paling banyak ditemukan adalah modalitas epistemik sebanyak 23 data | This research is motivated by the use of modality to express the possibility, certainty and order related to illegal financial actions in the Narasi Newsroom youtube titled “Membongkar Jerat Keuangan Ilegal: Wawancara Eksklusif dengan Ketua Satgas Pasti, Hoediyanto". This research aims to describe the type, meaning, and function of modality. The data of this research are words, phrases, or clauses containing modality taken from Narasi Newsroom's youtube titled "Dismantling Illegal Financial Traps: An Exclusive Interview with Task Force Chairman Pasti Hoediyanto". This research is a descriptive qualitative research. Data collection was carried out using the free listening technique and note-taking technique as a follow-up technique. The methods and analysis techniques used are agih method and direct element division technique (BUL). This research uses Hasan Alwi's modality theory which divides modality into five types, namely, intentionality, epistemic, deontic, and dynamic. The result of the research found 41 data containing modality speech. The most common modality is epistemic modality as much as 23 data | |
| 40864 | 43068 | C1G020003 | SOCIO-ECONOMIC IMPACT OF SAND MINING WANADADI DISTRICT, BANJARNEGARA DISTRICT | Sungai serayu yang membentang dari dataran dieng hingga bermuara di Kabupaten Cilacap membawa komoditi tersendiri, yakni penambangan pasir. Aktivitas penambangan pasir juga terbilang cukup lama, terlebih di kehidupan manusia modern, bahan galian pasir sangat berguna untuk membangun bangunan, tak terkecuali di Kabupaten Banjarnegara yang menyumbangkan 4% PDRB Kabupaten Banjarnegara. Hal ini menarik peneliti untuk melakukan penelitian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Hasilnya penambangan pasir di Sungai Serayu menggunakan alat-alat sederhana. Tidak diperbolahkan menggunakan alat-alat modern. Penambang juga biasanya menghabiskan waktu luang dengan membuat split, memancing, dan berkebun. Pendapatan Rata-rata pendapatan yang diterima oleh penambang pasir selama satu bulan adalah Rp 8,400,000-, pekerja bongkar muat adalah Rp 3,360,00 sedangkan mobil pembawa pasir adalah Rp 5,448,000. Sehingga aktivitas penambangan pasir bisa perubahan sosial ekonomi bagi para pelakunya dan kehidupan yang layak. | The Serayu River, which stretches from the Dieng Plains to flows into Cilacap Regency, carries its own commodity, namely sand mining. Sand mining activities are also quite old, especially in modern human life, sand excavated materials are very useful for building buildings, including in Banjarnegara Regency which contributes 4% of Banjarnegara Regency's GRDP. This attracts researchers to conduct research. The method used in this research is descriptive qualitative. The result is sand mining in the Serayu River using simple tools. It is not permitted to use modern tools. Miners also usually spend their free time splitting, fishing, and gardening. Income The average income received by sand miners for one month is IDR 8,400,000, loading and unloading workers are IDR 3,360.00 while cars carrying sand are IDR 5,448,000. So that sand mining activities can provide socio-economic changes for the perpetrators and lead to a decent life. | |
| 40865 | 43071 | F1B020103 | EFEKTIVITAS PROGRAM PELAYANAN PEMBAYARAN PENSIUN MELALUI APLIKASI TASPEN OTENTIKASI DI PT. TASPEN (PERSERO) KANTOR CABANG PURWOKERTO | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya keluhan karena seringkali gagal dalam menggunakan Aplikasi Taspen Otentikasi. Kemudian permasalahan lain adalah peserta pensiunan yang sudah berumur kurang mengetahui bagaimana cara menggunakan aplikasi. Selain kasus yang ada pada pelaksanaan di PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Purwokerto, tidak sedikit peserta Taspen yang meninggalkan kesan kecewa melalui ulasan Aplikasi Taspen Otentikasi di Play Store. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka peneitian ini akan mengkaji judul Efektivitas Program Pelayanan Pembayaran Pensiun Melalui Aplikasi Taspen Otentikasi di PT. Taspen (Persero) Kantor Cabang Purwokerto. Penelitian ini yang menggunakan teori efektivitas milik Duncan dalam (Badri, 2020) yang telah ditetapkan diantaranya terdiri dari pencapaian tujuan, integrasi dan adaptasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pemilihan informan dalam pemilihan informan ini menggunakan Teknik purposive sampling. Pengumpulan data digunakan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program pelayanan pembayaran pensiun melalui aplikasi Taspen Otentikasi di PT. Taspen KC Purwokerto telah berjalan efektif, dibuktikan dengan waktu pelayanan yang terbilang cepat dan menjadi lebih efisien karena pensiunan dapat melakukan otentikasi dimana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke bank atau tanpa perlu menunggu bank buka, adanya sosialisasi terkait aplikasi ini, serta adanya upgrade atau pembaruan untuk meningkatkan performa aplikasi. Faktor yang mempengaruhi yaitu pensiunan yang lanjut usia, spesifikasi smartphone yang tidak mendukung, gagal daa perekaman biometric dan jaringan yang buruk, aplikasi yang tidak terbatas, otentikasi dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja, Namun untuk sosialisasi terkait kewajiban penggunaan aplikasi Taspen Otentikasi ini perlu ditingkatkan lagi dan selalu meningkatkan evaluasi baik dalam penggunaan aplikasi Taspen Otentikasi maupun keluhan dan kendala yang ada di PT. Taspen (Persero) KC Purwokerto. | This research was motivated by many complaints because they often failed to use the Taspen Authentication Application. Then another problem is that retired participants who are older do not know how to use the application. Apart from the cases in implementation at PT. Taspen (Persero) Purwokerto Branch Office, not a few Taspen participants left a disappointed impression through reviews of the Taspen Authentication Application on the Play Store. Based on these problems, this research will examine the title Effectiveness of the Pension Payment Service Program through the Taspen Authentication Application at PT. Taspen (Persero) Purwokerto Branch Office. This research uses Duncan's theory of effectiveness in (Badri, 2020) which has been determined to consist of goal achievement, integration and adaptation. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The informant selection technique used purposive sampling technique in selecting informants. Data collection used in-depth interviews, observation and documentation. The data analysis method used is the interactive analysis method. The results of this research indicate that the pension payment service program through the Taspen Authentication application at PT. Taspen KC Purwokerto has been running effectively, proven by service times that are relatively fast and more efficient because retirees can authenticate anywhere and anytime without having to come to the bank or without having to wait for the bank to open, there is socialization regarding this application, as well as upgrades or updates to improve application performance. The influencing factors are elderly retirees, unsupported smartphone specifications, failed biometric recording and poor network, unlimited applications, authentication can be done anywhere and at any time. However, socialization regarding the obligation to use the Taspen Authentication application needs to be improved. again and always improve evaluations both in the use of the Taspen Authentication application and complaints and obstacles that exist at PT. Taspen (Persero) KC Purwokerto. | |
| 40866 | 44957 | L1C020055 | KONSENTRASI NUTRIEN PADA PERISTIWA GELOMBANG PANAS LAUT (GPL) DI SELATAN JAWA PADA TAHUN 2010-2020 | Gelombang panas laut (GPL) merupakan kejadian yang mengacu pada adanya panas berkepanjangan di lautan. Hal tersebut terjadi setidaknya selama lima hari berturut-turut. Peristiwa GPL yang terjadi dapat berpengaruh pada konsentrasi parameter biogeokimia (nutrien, oksigen, dan klorofil) di lautan, salah satunya di perairan Selatan Jawa. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan karakteristik GPL dan pengaruhnya terhadap konsentrasi parameter biogeokimia (nutrien, oksigen, dan klorofil) di perairan Selatan Jawa pada tahun 2010 hingga 2020 dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang menganalisis hasil karakteristik GPL terhadap konsentrasi parameter biogeokimia (nutrien, oksigen, dan klorofil) secara spasial dan temporal. Karakteristik GPL pada tahun 2010 hingga 2020 memiliki sebaran spasial sebaran intensitas rata-rata pada tahun 2010 hingga 2020 di perairan Selatan Jawa secara spasial memiliki nilai yang berkisar antara 0,79°C hingga 1,55°C. Sementara itu, frekuensi rata-ratanya memiliki nilai yang berkisar antara 1 hingga 4 kali di setiap tahunnya dengan total kejadian sebanyak 25. Di sisi lain, distribusi spasial parameter biogeokimia yang ada menunjukkan hasil yang berbeda antara periode panjang pada tahun 2010 hingga 2020 yang lebih banyak berada di laut lepas terhadap distribusi spasial tahun 2010 dan 2016 yang lebih banyak terdistribusi di wilayah pesisir. Hal tersebut menunjukkan bahwa GPL diduga memengaruhi distribusi konsentrasi parameter biogeokimia, tetapi memungkinkan bahwa terdapat faktor lain yang ikut berkontribusi dalam distribusi spasial parameter biogeokimia di perairan Selatan Jawa. | Marine heatwaves (MHWs) are defined as persistent heat in the water. This occurred on at least five consecutive days. MHW occurrences can have an impact on the concentration of biogeochemical parameters (nutrients, oxygen, and chlorophyll) in the ocean, with one example being the Southern Java waters. The purpose of this study was to map the characteristics of MHWs and their influence on the concentration of biogeochemical parameters (nutrients, oxygen, and chlorophyll) in Southern Java waters from 2010 to 2020 using a quantitative descriptive method that analyzes the spatial and temporal effects of MHW characteristics on the concentration of biogeochemical parameters (nutrients, oxygen, and chlorophyll). MHW characteristics between 2010 and 2020 revealed a regional distribution of the average intensity distribution from 2010 to 2020 in Southern Java waters, with values ranging from 0.79°C to 1.55°C. Meanwhile, the average frequency value showed varieties from one to four times per year, for a total of 25 occurrences. On the other hand, the spatial distribution of existing biogeochemical parameters indicated different findings over the long period from 2010 to 2020, which was more concentrated in the open sea, as opposed to the spatial distribution between 2010 and 2016, which was more concentrated in coastal areas. This demonstrates how MHWs are thought to alter the concentration distribution of biogeochemical parameters, but it is also possible that there are other factors that contribute to the spatial distribution of biogeochemical parameters in the Southern Java waters. | |
| 40867 | 43073 | I1B020026 | Pengaruh Toilet Reward Chart (TRC) Terhadap Skor Keberhasilan Toilet Training Toddler Di Kelurahan Teluk | Latar Belakang : Anak toddler akan melewati fase toilet training. Fase ini masih banyak ditemukan kegagalan sehingga diperlukan bentuk operant conditioning melalui penerapan media Toilet Reward Chart (TRC). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media TRC terhadap skor keberhasilan toilet training pada toddler. Metodologi : Desain penelitian ini True Experiment dengan penentuan kelompok kontrol dan intervensi menggunakan simple random sampling sejumlah 25 partisipan setiap kelompok. Analisis statistik menggunakan uji Paired Sampel T-Test dan Independent T-Test. Intervensi yang diberikan adalah penerapan media TRC selama 4 hari. Hasil : Anak dominan laki-laki usia 2 tahun, dengan frekuensi berkemih ≥ 6 kali dan pengunaan popok < 8 kali, pengetahuan dan pola asuh ibu atau nenek dominan baik dengan karakteristik perkejaan ibu dominan ibu rumah tangga. Pada hasil pretest dua kelompok tidak ditemukan perbedaan skor keberhasilan toilet training sedangkan pada hasil posttest dua kelompok ditemukan perbedaan skor keberhasilan toilet training. Kesimpulan : Adanya pengaruh media TRC terhadap skor keberhasilan toilet training anak toddler atau media TRC dapat menjadi faktor acuan penentu keberhasilan toilet training anak toddler. | Background : Toddlers will go through the toilet training phase. There are still many failures found in this phase, so a form of operant conditioning is needed through the application of the Toilet Reward Chart (TRC) media. This research aims to determine the effect of TRC media on toilet training success scores in toddlers. Method : The research design was True Experiment with the determination of control and intervention groups using simple random sampling with 25 participants in each group. Statistical analysis uses Paired Sample T-Test and Independent T-Test. The intervention given was the application of TRC media for 4 days. Result : The child is predominantly a boy aged 2 years, with a frequency of urination ≥ 6 times and the use of diapers < 8 times, the knowledge and parenting patterns of the mother or grandmother are dominantly good with the mother's work characteristics being predominantly a housewife. In the pretest results of the two groups, there were no differences in toilet training success scores, while in the posttest results of the two groups, differences in toilet training success scores were found. Conclusion : The influence of TRC media on the success score of toilet training for toddlers or TRC media can be a reference factor in determining the success of toilet training for toddlers. | |
| 40868 | 43074 | D1B021007 | PENGARUH SUPLEMENTASI SELENIUM YEAST DAN VITAMIN E PADA AYAM NIAGA PETELUR UMUR 94 – 102 MINGGU TERHADAP BOBOT, TEBAL DAN KEKUATAN KERABANG TELUR | Alfin Thoriq Bahtiar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh suplementasi selenium dan vitamin E dan mengkaji dosis terbaik terhadap bobot, ketebalan dan kekuatan kerabang telur. Materi penelitian menggunakan ayam niaga petelur strain Hy-Line umur 94 minggu sejumlah 100 ekor. Bahan selenium yeast, vitamin E, dan pakan ayam periode produksi yang terdiri atas jagung giling (50%), dedak (25%), dan konsentrat (25%) dengan kandungan nutrien protein kasar 17,5%, kalsium 3%, phosphor 1,6% dan energi metabolism (ME) 2900 Kkal/kg. Rancangan percobaan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan. Perlakuan yang diberikan yaitu penambahan Selenium dan Vitamin E yang terdiri dari P0 = kontrol (pakan basal), P1 = pakan basal ditambah selenium yeast 100 mg dan 100 mg vitamin E per kg pakan, P2 = pakan basal ditambah selenium yeast 150 mg dan 100 mg vitamin E per kg pakan, P3 = pakan basal ditambah selenium yeast 100 mg dan 200 mg vitamin E per kg pakan, P4 = pakan basal ditambah selenium yeast 150 mg dan 200 mg vitamin E per kg pakan. Setiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali, sehingga didapatkan total percobaan sebanyak 25 unit. Variabel penelitian yang diukur yaitu bobot, tebal dan kekuatan kerabang telur. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan analisis variansi (ANAVA). Hasil analisis variansi menunjukkan perlakuan berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap bobot, ketebalan dan kekuatan kerabang telur. Rataan bobot kerabang telur sebesar 8,46±0,87 g; ketebalan kerabang 0,28±0,07 mm dan kekuatan kerabang 0,29±0,04 mpa. Kesimpulan dari penelitian adalah penambahan suplementasi selenium dan vitamin e terhadap bobot, ketebalan dan kekuatan kerabang telur pada ayam niaga petelur relatif sama. | Alfin Thoriq Bahtiar. This study aimed to assess the effect of selenium and vitamin E supplementation and assess the best dose on eggshell weight, thickness, and strength. The research material used 94-week-old Hy-Line strain commercial laying hens totaling 100 birds. Selenium yeast, vitamin E, and production period chicken feed consisting of ground corn (50%), bran (25%), and concentrate (25%), with nutrient content of crude protein (17,5%), calcium (3%), phosphorus (1,6%), and metabolic energy (ME) (2900 kcal/kg). The experimental design used was a complete randomized design (CRD) with five treatments. The treatment given was the addition of selenium and vitamin E, consisting of P0 = control (basal feed), P1 = basal feed plus selenium yeast 100 mg and 100 mg vitamin E per kg feed, P2 = basal feed plus selenium yeast 150 mg and 100 mg vitamin E per kg feed, P3 = basal feed plus selenium yeast 100 mg and 200 mg vitamin E per kg feed, and P4 = basal feed plus selenium yeast 150 mg and 200 mg vitamin E per kg feed. Each treatment was repeated five times, resulting in a total of 25 experimental units. The research variables measured were the weight, thickness, and strength of eggshells. The data obtained were then analyzed using analysis of variance (ANOVA). The results of the analysis of variance showed that the treatment had no significant effect (P > 0,05) on the weight, thickness, and strength of the eggshell. The average eggshell weight was 8,46±0,87 g; shell thickness was 0,28±0,07 mm; and shell strength was 0,29±0,04 mpa. The study concludes that the addition of selenium and vitamin E supplementation to the weight, thickness, and strength of the eggshell in commercial laying hens is relatively the same. | |
| 40869 | 44958 | H1D020058 | Implementasi Hybrid Movie Recommender System dengan Penggabungan Metode Content Filtering dan Collaborative Filtering Berbasis Website | Hampir semua aspek kehidupan manusia tidak luput dari peran teknologi di dalamnya. Salah satu yang terpenting bagi manusia yaitu aspek hiburan dan salah satu yang paling diminati oleh masyarakat adalah film. Dengan banyaknya pilihan yang disuguhkan, pengguna kerap kali kebingungan untuk menentukan film yang sesuai dengan selera mereka. Oleh karena itu, sebagai solusi dari masalah tersebut, diperlukan sebuah sistem rekomendasi yang dapat memberikan rekomendasi film kepada pengguna dengan melihat karakteristik selera pengguna tertentu. Sistem ini menggabungkan metode content-based filtering dan Collaborative Filtering ke dalam sebuah hybrid recommendation system. Hal ini bertujuan untuk menutupi kelemahan dari masing-masing metode individual. Pengembangan sistem rekomendasi ini menggunakan algoritma Pearson Correlation untuk metode Collaborative Filtering dan algoritma Cosine Similarity untuk metode content-based filtering. Kedua model tersebut digabungkan dengan menggunakan teknik hybrid weighting untuk mendapatkan hasil rekomendasi yang optimal. Hasil dari pengembangan sistem ini adalah sebuah website rekomendasi film di mana pengguna dapat memberikan rating film yang sudah ditonton sekaligus mendapatkan rekomendasi film yang belum pernah ditonton. Hasil pengujian NDCG@20 model rekomendasi mendapatkan nilai 0,9482 untuk model Hybrid, 0,9621 untuk model CF, dan 0,9439 untuk model CBF. Walaupun nilai NDCG untuk model CF lebih tinggi dibandingkan model Hybrid, model Hybrid mampu menghasilkan rekomendasi yang lebih variatif serta dapat menutupi kelemahan dari masing-masing metode. | Almost every aspect of human life is influenced by technology. One of the most important aspects for humans is entertainment, and one of the most popular forms of entertainment is movies. With the plethora of choices available, users often find it difficult to choose movies that suit their tastes. Therefore, to solve this problem, a recommendation system is needed that will provide movie recommendations to users based on the characteristics of their specific preferences. This system combine content-based filtering and Collaborative Filtering methods into a hybrid recommendation system. The goal is to cover the weaknesses of each individual method. The development of this recommendation system uses the Pearson Correlation algorithm for the Collaborative Filtering method and the Cosine Similarity algorithm for the content-based filtering method. These two models will then be combined using a hybrid weighting technique to achieve optimal recommendation results. The outcome of this system development is a movie recommendation website where users can rate movies they have watched and receive recommendations for movies they have not yet seen. The results of the NDCG@20 evaluation for the recommendation models are as follows: the Hybrid model achieved a score of 0.9482, the CF model achieved a score of 0.9621, and the CBF model achieved a score of 0.9439. Although the NDCG value for the CF model is higher compared to the Hybrid model, the Hybrid model is able to produce more diverse recommendations and can address the weaknesses of each method. | |
| 40870 | 43076 | F1A019108 | PERAN PALANG MERAH INDONESIA KOTA KEBUMEN DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN NILAI-NILAI KEMANUSIAAN | lmplementasi nilai-nilai kemanusiaan saat ini menghadapi tantangan yang besar. Nilai-nilai kemanusiaan semakin menurun di masyarakat, padahal sebagai makhluk sosial kita saling membutuhkan. Salah satu lembaga yang tetap konsisten menjalankan peran-peran kemanusiaan adalah Palang Merah Indonesia (PMI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peranan PMI Kebumen dalam mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan. Sesuai tujuan penelitian, metode kualitatif digunakan agar dapat menggali data secara mendalam. Sasaran penelitian adalah pimpinan dan staf PMI Kebumen serta para pihak yang terkait. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data hasil riset dianalisis menggunakan model analisis interaktif, meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan atau verifikasi. Hasil riset menunjukkan bahwa PMI Kebumen memiliki peran penting dalam mengimplementasikan nilai-nilai kemanusiaan yang sejalan dengan sila kedua Pancasila. Hal ini terlihat dalam hasil riset yang menunjukkan berbagai aktivitas kemanusiaan yang dilakukan PMI, seperti aktivitas pelayanan transfusi darah, pemberian bantuan sosial di wilayah yang terdampak bencana atau musibah. Implementasi nilai-nilai kemanusiaan ini juga hadir dalam bentuk pengakuan persamaan derajat; persamaan hak dan kewajiban antarsesama manusia; tidak berperilaku semena–mena terhadap orang lain; dan gemar melakukan aktivitas sosial. Adapun aktivitas sosial yang dilakukan PMI Kebumen antara lain memberikan bantuan sosial, pelayanan donor darah, serta pertolongan pertama pada kesiapsiagaan bencana dan situasi darurat. Implementasi sila kedua Pancasila di PMI Kebumen tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan perilaku menyayangi sesama manusia, serta mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Hambatan yang dihadapi meliputi hambatan internal, seperti kurangnya komunikasi, serta adanya keterbatasan sumber daya manusia dan logistik; dan hambatan eksternal, seperti kondisi geografis yang berat dan masyarakat yang kadang kurang kooperatif. Namun sejauh ini aktivitas yang dilakukan PMI Kebumen dapat mengurangi penderitaan korban dan membantu meningkatkan kesehatan masyarakat, sekaligus menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan. Kata Kunci: Palang Merah Indonesia (PMI), nilai-nilai kemanusiaan, Pancasila. | The implementation of human values currently faces great challenges. Human values are decreasing in society, even though as social creatures we need each other. One institution that consistently carries out humanitarian roles is the Indonesian Red Cross (PMI). The aim of this research is to describe the role of PMI Kebumen in implementing human values. According to the research objectives, qualitative methods were used to explore the data in depth. The research targets were the leadership and staff of PMI Kebumen as well as related parties. The technique for determining informants uses purposive sampling. Data collection methods use interviews, observation and documentation. Research data is analyzed using an interactive analysis model, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions or verification. The research results show that PMI Kebumen has an important role in implementing human values that are in line with the second principle of Pancasila. This can be seen in research results which show various humanitarian activities carried out by PMI, such as blood transfusion service activities, providing social assistance in areas affected by disasters or calamities. The implementation of these human values also comes in the form of recognition of equality; equality of rights and obligations between human beings; not behave in an arbitrary manner towards other people; and likes doing social activities. The social activities carried out by PMI Kebumen include providing social assistance, blood donation services, and first aid for disaster preparedness and emergency situations. The implementation of the second principle of Pancasila at PMI Kebumen is an effort to increase the behavior of loving fellow human beings, as well as recognizing and treating humans in accordance with their honor and dignity as creatures of God Almighty. The obstacles faced include internal obstacles, such as lack of communication, as well as limited human resources and logistics; and external obstacles, such as difficult geographical conditions and communities that are sometimes less cooperative. However, so far the activities carried out by PMI Kebumen have been able to reduce the suffering of victims and help improve public health, as well as foster human values. Keywords: Indonesian Red Cross (PMI), human values, Pancasila. | |
| 40871 | 43031 | F1B020097 | ANALISIS PENERAPAN PRINSIP GOOD CORPORATE GOVERNANCE DI PERUMDA TIRTA SATRIA | Penelitian ini berjudul "Analisis Penerapan Prinsip Good Corporate Governance di Perumda Tirta Satria" bertujuan menganalisis penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di Perumda Tirta Satria. GCG mencakup prinsip transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, kewajaran, dan kesetaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik purposive sampling untuk memilih informan melalui wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Meskipun pihak perumda mengakui belum menerapkan GCG, prinsip yang ada sudah sudah ada yang terpenuhi. Prinsip transparansi mendapatkan hasil bahwa terdapat informasi yang belum sampai kepada pelanggan karena dapat diketahui bahwa terdapat kubu pengguna yang hanya memanfaatkan satu media saja, dan ada pula yang tidak pernah mencoba mengakses media lain. Prinsip akuntabilitas dalam konteks kegiatan GCG, rincian mengenai penanggung jawab, tugas, dan tanggung jawab mereka masih belum dijalankan karena sistem GCG baru saja disusun. Prinsip independensi menunjukkan bahwa belum pernah terjadi kasus benturan kepentingan. Prinsip kewajaran dan kesetaraan juga menunjukkan perbedaan pandangan pelanggan, dengan sebagian merasa diperlakukan secara setara dan wajar, serta fitur kritik dan saran di website belum diketahui oleh pelanggan. | This research entitled "Analysis of the Implementation of Good Corporate Governance Principles at Perumda Tirta Satria" aims to analyze the application of Good Corporate Governance (GCG) principles at Perumda Tirta Satria. GCG includes the principles of transparency, accountability, responsibility, independence, fairness, and equality. The research method used is qualitative with purposive sampling technique to select informants through in-depth interviews and documentation studies. Although Perumda admits that it has implemented GCG, the existing principles have been fulfilled. The principle of transparency found that there is information that has not reached customers because it can be seen that there are strongholds of users who only utilize one media, and some have never tried to access other media. The principle of accountability in the context of GCG activities, details regarding the person in charge, their duties and responsibilities have not yet been carried out because the GCG system has just been established. The principle of independence shows that there has never been a case of conflict of interest. The principles of fairness and equality also show differences in customer views, with some feeling treated equally and fairly, and the criticism and suggestion feature on the website is not yet known by customers. | |
| 40872 | 43077 | G1A020094 | HUBUNGAN KADAR LAKTAT DEHIDROGENASE A (LDHA) URINE DENGAN SKOR GLEASON PADA PASIEN KANKER PROSTAT DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO | Latar Belakang: Kanker prostat merupakan masalah keganasan pada pria. Laktat Dehidrogenase A (LDHA) merupakan protein yang dihasilkan pada sel kanker akibat Efek Warburg. Skor Gleason merupakan prediktor prognosis kanker prostat terkuat tetapi bersifat invasif. Sampel urine dapat digunakan untuk menentukan prognosis kanker prostat yang non-invasif. Kadar LDHA urine diduga memiliki hubungan dengan prognosis kanker prostat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara LDHA Urine dengan Skor Gleason. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan LDHA urine dengan Skor Gleason pada pasien kanker prostat serta mengetahui kadar LDHA Urine dan Skor Gleason pada pasien kanker prostat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Metode: Merupakan penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional study pada pasien kanker prostat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Sebanyak 30 pasien kanker prostat dipilih menggunakan purposive sampling. Kadar LDHA urine didapatkan dari data primer yang dianalisis menggunakan metode sandwich ELISA dan skor Gleason didapatkan dari data sekunder berupa rekam medis lalu dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil: Hasil penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan dan korelasi yang lemah antara LDHA Urine dengan skor Gleason dengan nilai p=0,141 (p>0,05) dan nilai r=0,275 (r<1). Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara kadar LDHA urine dengan skor Gleason pada Pasien Kanker Prostat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. | Background: Prostate cancer is a malignant problem in men. Lactate Dehydrogenase A is a protein in cancer cells due to Warburg Effect. The Gleason score is the strongest predictor of prostate cancer prognosis but is invasive. Urine samples used to determine the prognosis of prostate cancer non-invasively. Urinary LDHA levels are thought to have a relationship with prostate cancer prognosis. This research was conducted to determine the relationship between urinary LDHA and Gleason Score. Objective: To determine the relationship between urine LDHA and Gleason Score in prostate cancer patients Method: This is an observational analytical study with a cross sectional study method on prostate cancer patients at Prof. Hospital. Dr. Margono Soekarjo. A total of 30 prostate cancer patients were selected using purposive sampling. Urine LDHA levels were obtained from primary data which were analyzed using the sandwich ELISA method and Gleason scores were obtained from secondary data in the form of medical records and then analyzed using the Spearman correlation test. Results: There is no significant relationship and a weak correlation between Urine LDHA and Gleason score with p= 0.141 and r= 0.275. Conclusion: There is no relationship between urine LDHA levels and Gleason scores in Prostate Cancer Patients at RSMS. | |
| 40873 | 43049 | G1A020076 | Korelasi Personal Hygiene dan Penggunaan Alat Pelindung Diri dengan Kadar SGOT dan SGPT pada Petani di Desa Sikapat Kecamatan Sumbang | Latar Belakang: Kejadian keracunan pestisida dan gangguan fungsi hati di Indonesia yang diperkirakan terus meningkat menjadi kekhawatiran di bidang kesehatan akibat kurangnya kepedulian petani terhadap personal hygiene dan penggunaan APD. Pestisida yang dimetabolisme hati dapat menghasilkan metabolit reaktif yang dapat menginduksi kerusakan hati serta menyebabkan peningkatan kadar SGOT dan SGPT. Tujuan: Mengetahui korelasi personal hygiene dan penggunaan APD dengan kadar SGOT dan SGPT pada petani di Desa Sikapat Kecamatan Sumbang. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan desain cross-sectional yang dilakukan di Desa Sikapat pada Maret 2023. Populasi penelitian adalah petani pengguna pestisida di Desa Sikapat dengan sampel sebanyak 31 responden yang diambil menggunakan metode consecutive sampling. Variabel penelitian yaitu personal hygiene dan penggunaan APD serta kadar SGOT dan SGPT dianalisis menggunakan uji Pearson dengan uji alternatif Spearman. Hasil: Rerata kadar SGOT dan SGPT responden sebesar 22,087±3,9188 U/L dan 22,458±8,3323 U/L menunjukkan nilai yang masih normal. Skor personal hygiene dan penggunaan APD responden juga cukup baik dengan rerata 13,94±1,711 dan 16,87±6,114. Hasil uji Pearson untuk penggunaan APD dan kadar SGOT (p=0,242, r=0,217) serta uji Spearman untuk personal hygiene dan kadar SGOT (p=0,190, r=0,242), personal hygiene dan kadar SGPT (p=0,640, r=0,088), serta penggunaan APD dan kadar SGPT (p=0300, r=0,192) menunjukkan tidak terdapat korelasi signifikan antara personal hygiene dan penggunaan APD dengan kadar SGOT dan SGPT dengan kekuatan korelasi yang lemah hingga sangat lemah. Kesimpulan: Tidak terdapat korelasi antara personal hygiene dan penggunaan APD dengan kadar SGOT dan SGPT pada petani di Desa Sikapat Kecamatan Sumbang. | Background: The incidence of pesticide poisoning and liver function disorders in Indonesia which is expected to continue to increase is one of the concerns in the health sector due to farmers' lack of concern for personal hygiene and the use of PPE. Liver-metabolized pesticides can produce reactive metabolites that can induce liver damage which then leads to increased levels of SGOT and SGPT. Objective: To determine the correlation between personal hygiene and the use of PPE with SGOT and SGPT levels in farmers in Sikapat Village Sumbang District. Methods: This study was an analytical study with a cross-sectional design conducted in Sikapat Village in March 2023. The study population was farmers who used pesticides in Sikapat Village with a sample of 31 respondents who were taken using the consecutive sampling method. The variables of the study, namely personal hygiene and the use of PPE as well as SGOT and SGPT levels, were analyzed using the Pearson test with the Spearman alternative test. Results: The average SGOT and SGPT levels of 22.087±3.9188 U/L and 22.458±8.3323 U/L show that the SGOT and SGPT levels are still normal. The score of personal hygiene and the use of PPE were also quite good with an average of 13.94±1,711 and 16.87±6,114. The results of Pearson test for the use of PPE and SGOT levels (p=0.242, r=0.217) and Spearman test for personal hygiene and SGOT levels (p=0.190, r=0.242), personal hygiene and SGPT levels (p=0.640, r=0.088), and the use of PPE and SGPT levels (p=0300, r=0.192) show no significant correlation between personal hygiene and the use of PPE with SGOT and SGPT levels with weak to very weak correlation strength. Conclusion: There is no correlation between personal hygiene and the use of PPE with SGOT and SGPT levels in farmers in Sikapat Village Sumbang District. | |
| 40874 | 43079 | D1A020004 | Peforma Ayam Broiler Di Peternakan Rakyat Kabupaten Takalar Pada Tipe Kandang Close House Dan Open House | Penilitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tipe kandang close house dan open house terhadap performa ayam broiler dengan menggunakan strain ayam Lohman memiliki bobot awal day old chick yaitu 37 g (kandang close house) dan 34 g (kandang open house), selama periode pemeliharaan menggunakan pakan sb 10, sb 11, dan sb 12. Data diperoleh melalui survei dilapangan dimana data primer didapatkan dari recording dan data sekunder dari wawancara dengan bapak Usman Said, data dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Kegiatan penelitian dimulai tanggal 16 Februari 2023 hingga 30 Juni 2023. Hasil pengamatan menunjukkan dalam satu periode pemeliharaan kandang close house memilik peforma lebih baik dibandingkan pada kandang open house. Rataan Konsumsi pakan kandang close house sebesar 1.348 ± 1.092,12 g/ekor, rataan bobot badan 1.034 ± 768,98 dengan PBB 384 ± 240,48 g/ekor, FCR sebesar 1,23 ± 0,21, dan IP sebesar 386, sedangkan pada kandang open house rataan konsumsi pakan sebesar 1.234 ± 953,51 g/ekor, rataan bobot badan 974 ± 687,12 dengan PBB sebesar 342 ± 205,72, FCR sebesar 1,41 ± 0,11 , dan IP sebesar 327. | This research aims to determine the effect of close house and open house cage types on the performance of broiler chickens using the Lohman chicken strain which has an initial weight of day old chicks, namely 37 g (close house cage) and 34 g (open house cage), during the rearing period using feed. sb 10, sb 11, and sb 12. Data was obtained through field surveys where primary data was obtained from recordings and secondary data from interviews with Mr. Usman Said, the data was analyzed using descriptive analysis. Research activities began on February 16 2023 to June 30 2023. Observation results showed that in one period of maintenance, closed house cages performed better than open house cages. Average close house feed consumption was 1,348 ± 1,092.12 g/head, average body weight was 1,034 ± 768.98 with PBB 384 ± 240.48 g/head, FCR was 1.23 ± 0.21, and IP was 386, while in the open house pen the average feed consumption was 1,234 ± 953.51 g/head, the average body weight was 974 ± 687.12 with a PBB of 342 ± 205.72, an FCR of 1.41 ± 0.11, and an IP of 327. | |
| 40875 | 43080 | F1B020061 | MANAJEMEN DATA BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN PURBALINGGA (STUDI PADA REGISTRASI SOSIAL EKONOMI 2022) | Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) merupakan pengumpulan data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial,ekonomi dan tingkat kesejahteraan. Regsosek dilakukan untuk reformasi sistem perlindungan sosial, dimaksudkan sebagai upaya perubahan penyediaan data sosial ekonomi yang terintegrasi dan akurat, meliputi cakupan seluruh penduduk Indonesia, standar dan metodologi yang sama, pemutakhiran regular, mudah diakses dan dibagi pakaikan Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan tujuan untuk dapat menggambarkan suatu fenomena permasalahan dari apa yang diteliti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Jadi jenis penelitian yang digunakan dalam penulisan penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan untuk mengetahui gambaran dari fenomena yang ada tidak berdasar pada perhitungan statistika atau angka tetapi berasal dari naskah wawancara, catatan di lapangan, dokumentasi pribadi dan dokumen yang lainnya Berdasarkan pada hasil penelitian ditarik kesimpulan bahwa manajemen data BPS Kabupaten Purbalingga pada Regsosek 2022 belum optimal karena masih dijumpai beberapa kendala pada aspek pengumpulan data dan pemeliharaan data. Saran dalam penelitian ini sebaiknya lebih meningkatkan koordinasi dan sosialisasi mengenai tingkat kesejahteraan kepada masyarakat. | Economy Social Registration (Regsosek) is a collection of data on the entire population consisting of profile, social, economic conditions and level of welfare. Regsosek was carried out to reform the social protection system, intended as an effort to change the provision of integrated and accurate socio-economic data, covering coverage of the entire Indonesian population, the same standards and methodology, regular updates, easy to access and share. The type of research used in this research is descriptive research with the aim of being able to describe a problem phenomenon from what is being studied. The method used in this research is a qualitative research method. So the type of research used in writing this research is descriptive qualitative. The research was conducted to find out the description of the existing phenomenon, not based on statistical calculations or numbers but derived from interview scripts, field notes, personal documentation and other documents. Based on the research results, it can be concluded that Purbalingga Regency BPS data management in Regsosek 2022 is not yet optimal because there are still several obstacles encountered in the aspects of data collection and data maintenance. The suggestions in this research are to further improve coordination and socialization regarding the level of welfare to the community. | |
| 40876 | 43081 | J0A020021 | Translating Wattpad Short Story entitled Sunrise Dream by Ellina Exsli from Indonesian into English | Laporan praktik kerja ini berjudul "Translating Wattpad Short Story entitled Sunrise Dream by Ellina Exsli from Indonesian into English". Kegiatan praktik kerja ini dilaksanakan dari tanggal 19 Juni sampai dengan 25 Agustus 2023 Tujuannya untuk menerjemahkan cerita pendek yang berjudul Sunrise Dream karya Ellina Exsli dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris, untuk menjelaskan proses dan teknik dalam penerjemahan, menjelaskan kendala-kendala selama penerjemahan, serta memberi solusi untuk mengatasi kendala dalam penerjemahan. Metode yang digunakan adalah observation, literature study, dan hands on practice. Dalam observation yang dilakukan adalah mengobservasi kegiatan pengumpulan data salah satu diantaranya yaitu membaca beberapa cerita pendek yang ada di aplikasi Wattpad. Lalu, selanjutnya menentukan cerita pendek yang digunakan sebagai objek terjemahan. Selanjutnya adalah metode literature study. Kegiatan mengumpulkan data isi cerita Bahasa Indonesia darı Wattpad cerita pendek judul Sunrise Dream sebagai data primer yang diperoleh dengan cara membaca. Selanjutnya, yang dilakukan dalam metode hands on practice adalah sembilan teknik terjemahan digunakan: Amplifikasi, Kompensasi, Modulasi, Reduksi, Transposisi, Variasi, Adaptasi, Kesepadanan lazim, dan Literal. Proses penerjemahan yang dilalui yaitu Analisis, Transfer dan Restructuring. Kendala yang ditemukan dalam kegiatan praktik kerja antara lain tentang menemukan onomatopoeias dan kesulitan dalam memahami teknik penerjemahan. Namun kendala tersebut dapat diatasi dengan beberapa solusi yaitu menggunakan teknik adaptasi, membaca contoh teknik penerjemahan di berbagai sumber dan berdiskusi dengan teman-teman untuk mendapatkan pemahaman lebih detail tentang teknik penerjemahan. | This job training report is entitled " Translating Wattpad Short Story entitled Sunrise Dream by Ellina Exsli from Indonesian into English". The job training activity was carried out from June 19 to August 25, 2023. The purpose is to translate the short story entitled Sunrise Dream by Ellina Exsli from Indonesian into English, to explain the process and techniques in translation, to explain the obstacles during translation, and to explain the solutions to overcome obstacles in translation. The methods used are observation, literature study, and hands on practice. The observation involves observing data collection activities, one of which was reading several short stories in Wattpad application. Then, the next is determining short story used as the translation object. Next, in the literature study method. The activities collected Indonesian transcript data from the short story entitled Sunrise Dream as primary data obtained by reading. Moreover, what was done in the hands on practice is that nine translation techniques were used Amplification, Compensation, Modulation, Reduction, Transposition, Variation, Adaptation, Established Equivalence, and Literal Translation. The translation process that followed were Analysis, Transfer, and Restructuring. The obstacles that were found in the job training activity were about finding the right onomatopoeias and difficulty in understanding translation techniques. However, the obstacles could be overcome with several solutions, including using adaptation techniques, reading the examples of translation techniques in various sources and discussing with friends to get a more detail understanding of translation techniques. | |
| 40877 | 43082 | E1A017090 | PERLINDUNGAN HUKUM MASYARAKAT DALAM KEKARANTINAAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 | PERLINDUNGAN HUKUM M ASYARAKAT DALAM KEKARANTINAAN KESEHATAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 Oleh : Oktaviani Agustina E1A017090 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sinkronisasi pengaturan dan bentuk perlindungan hukum masyarakat pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif. Metode pendekatan yang digunakan adalah pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan analitis, dan pendekatan konseptual dengan spesifikasi penelitian inventarisasi peraturan perundang-undangan, sinkronisasi hukum, dan penemuan hukum in concreto. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa pengaturan perlindungan hukum masyarakat dalam kekarantinaan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 telah menunjukan taraf sinkronisasi vertikal. Artinya, peraturan yang lebih rendah derajatnya telah sesuai dengan peraturan yang lebih tinggi derajatnya. Bentuk perlindungan hukum masyarakat dalam kekarantinaan kesehatan pada masa pandemi Covid-19 meliputi: jaminan pengaturan memperoleh perlakuan yang sama dalam penyelenggaraan kekarantinaan kesehatan; jaminan pengaturan mendapatkan pelayanan kesehatan dasar sesuai kebutuhan medis; jaminan pengaturan memperoleh pelayanan kesehatan yang menyeluruh dan berkesinambungan serta dibiayai oleh negara pada masa karantina kesehatan; jaminan pengaturan memperoleh imunisasi yang aman, bermutu, efektif, terjangkau, dan merata bagi masyarakat untuk upaya pengendalian penyakit menular pada masa karantina kesehatan; jaminan pengaturan memperoleh tempat karantina yang disediakan oleh pemerintah; jaminan pengaturan mendapatkan perlindungan sosial dan rasa aman dalam karantina kesehatan; jaminan pengaturan mendapatkan pendidikan, pelatihan dan keterampilan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana ketika karantina kesehatan; jaminan pengaturan mendapatkan infromasi secara tertulis dan/atau lisan tentang kebijakan penanggulangan bencana ketika karantina kesehatan; jaminan pengaturan melakukan pengawasan sesuai dengan mekanisme yang diatur atas pelaksanaan penanggulangan bencana ketika karantina kesehatan; jaminan pengaturan mendapatkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar ketika karantina kesehatan; jaminan pengaturan memperoleh ganti rugi bagi masyarakat yang mengalami kerugian harta benda yang diakibatkan oleh upaya penanggulangan wabah ketika karantina. Kata Kunci : Perlindungan Hukum Masyarakat, Karantina Kesehatan, Pandemi Covid-19 | PUBLIC LEGAL PROTECTION IN HEALTH QUARANTINE DURING THE COVID-19 PANDEMIC By: Oktaviani Agustina E1A017090 ABSTRACT This research aims to find out the synchronization of public legal protection settings and during the Covid-19 pandemic. This research uses normative juridical research methods. The approach methods used are the regulatory approach, analytical approach, and conceptual approach with research specifications on the inventory of laws and regulations, legal synchronization, and legal discovery in concreto. Based on the results of the study, it was obtained that public legal protection during the Covid-19 pandemic have shown a level of vertical synchronization. That is, lower-level regulations have been in accordance with higher-level regulations. Forms of public legal protection during the Covid-19 pandemic include: Guarantee of arrangements for obtaining equal treatment in the implementation of Health Quarantine; Guaranteed arrangements for obtaining basic health services according to medical needs; Guaranteed arrangements for obtaining comprehensive and continuous health services and financed by the state during the health quarantine period; Guaranteed regulation of obtaining safe, quality, effective, affordable and equitable immunization for the community for efforts to control infectious diseases during the Health quarantine period; Arrangement guarantee of obtaining a quarantine place provided by the government; Guaranteed arrangements for obtaining social protection and a sense of security in health quarantine; Guaranteed arrangements for obtaining education, training and skills in implementing disaster management During health quarantine; Arrangements for obtaining written and/or verbal information regarding disaster management policies during health quarantine; Regulatory guarantees to carry out supervision in accordance with the regulated mechanism for the implementation of disaster management during health quarantine; Guaranteed arrangements to get assistance with meeting basic needs during health quarantine; Arrangements guarantee obtaining compensation for people who experience property losses as a result of efforts to deal with the epidemic during quarantine. Keywords: Public Legal Protection, Quarantine, Covid-19, Pandemi | |
| 40878 | 43084 | E1A020115 | Penetapan Pencatatan Perkawinan Beda Agama Pasca Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023 Tinjauan Yuridis Penetapan Pengadilan Jakarta Utara Nomor : 423/Pdt.P/2023/Pn.Jkt.Utr. | Pencatatan Perkawinan merupakan hak yang dimiliki setiap manusia. Syarat sahnya suatu perkawinan tercermin pada Pasal 2 Ayat (1) Undang – Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Pencatatan perkawinan beda agama pada penelitian ini dilaksanakan melalui penetapan pengadilan.Permasalahan dalam penelitian ini adalah, bagaimana dasar pertimbangan hukum hakim pengadilan negeri Jakarta Utara Nomor: 423/Pdt.P/2023/Pn.Jkt.Utr dalam mengabulkan permohonan pencatatan perkawinan beda agama dan bagaimana akibat hukum dikeluarkannya Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, kemudian data yang diperoleh disajikan dalam bentuk teks preskriptif dan metode analisis data yang digunakan yaitu normatif kualitatif Berdasarkan pada hasil penelitian dan pembahasan, pertimbangan hakim dalam memutus perkara Nomor: 423/Pdt.P/2023/Pn.Jkt.Utr. Mengacu pada ketentuan Pasal 35 Huruf a Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, Pasal 50 ayat (3) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 2019 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2018 Tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil serta fakta bahwa Para Pemohon menikah secara Katholik, putusan tersebut bertentangan dengan Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023 tentang Petunjuk Bagi Hakim Dalam Mengadili Perkara Permohonan Pencatatan Perkawinan Antar-Umat yang Berbeda Agama dan Kepercayaan dan Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 8 Huruf f Undang- Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Menurut penulis, hakim seharusnya dapat menambahkan kedua peraturan tersebut sebagai dasar pertimbangannya. Surat Edaran Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2023 melahirkan akibat hukum perkawinan beda agama tidak dapat dicatatkan secara administratif kependudukan dan menutup celah hukum bagi perkawinan beda agama untuk mendapatkan pengakuan melalui penetapan pengadilan. | Marriage registration is a right that every human being has. The legal requirements for a marriage are reflected in Article 2 Paragraph (1) Law Number 1 of 1974 Concerning Marriage. Interfaith marriage registration in this study were carried out through court decisions. The problem in this research is, what is the basis for the Jakarta Utara District Court Number: 423/Pdt.P/2023/Pn.Jkt.Utr judge's legal considerations in the decision in sanctioning interfaith marriage registration and what are the legal consequences on the release of Circular Letter of the Supreme Court Number 2 Year 2023. This study uses a normative juridical approach with prescriptive research specifications. The data source used was secondary data. The data collection method was carried out by means of a literature study, then the data obtained was presented in the form of prescriptive text and the data analysis method used was normative qualitative. Based on the results of the research and discussion, the judge's considerations in deciding case Number: 423/Pdt.P/2023/Pn.Jkt.Utr. Refers to the provisions of Article 35 Letter a of Law Number 23 of 2006 concerning population administration, Article 50 section 3 of Ministerial Decree of Republic of Indonesia’s Minister of Domestic Affairs Number 108 of 2019 concerning requirements and procedures for population registration and civil registration, and the fact that the nuptial had Catholic ceremony. However, this decision contradicts Circular Letter of the Supreme Court Number 2 Year 2023 concerning instruction for judges in hearing application for interfaith marriages registration and Article 2 Paragraph (1) jo Article 8 Letter f of the Law Number 1 of 1974 Concerning Marriage. According to author, judges should be able to add these two regulations as legal considerations. Supreme Court Circular Letter Number 2 of 2023 gives rise to legal consequences that interfaith marriages cannot be registered administratively and closes legal loopholes for interfaith marriages to obtain recognition through court decisions. | |
| 40879 | 43085 | C1B019021 | PENGEMBANGAN MODEL RANTAI PASOK HALAL BERKELANJUTAN PADA USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH PENGOLAHAN PRODUK PANGAN | Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengembangkan model rantai pasok halal berkelanjutan bagi UMKM pengolahan produk pangan, memecahkan masalah keberlanjutan sertifikasi halal yang tidak berkelanjutan, dan mengetahui faktor-faktor yang menentukan para pelaku UMKM memutuskan untuk bersertifikat halal. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam (in depth interview). Penelitian ini diadakan pada para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pengolahan produk pangan di Kabupaten Banyumas yang telah bersertifikat halal. Informan dalam penelitian ini berukuran 10 orang dengan berbagai macam latar belakang produk makanan yang dihasilkan. Informasi yang diperoleh dari hasil wawancara bersama informan dianalisis menggunakan perangkat lunak NVivo 14 dan analisis strengths, weakness, opportunity, dan threat (SWOT). Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan rantai pasok halal bagi UMKM ditentukan dari keinginan untuk mengekspansi pasar dan kemampuan dalam mengorkestrasi sumber daya. | This study aims to be able to develop a sustainable halal supply chain model for MSMEs processing food products, solve the problem of sustainability of unsustainable halal certification, and find out the factors that determine MSME actors decide to be halal certified. This research is a qualitative research with a descriptive approach. Data collection was conducted by in-depth interviews. This research was conducted on Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) processing food products in Banyumas Regency that have been certified halal. The informants in this study were 10 people with various backgrounds in food products produced. Information obtained from interviews with informants was analyzed using NVivo 14 software and strengths, weaknesses, opportunities, and threats (SWOT) analysis. The results in this study show that the existence of halal supply chains for MSMEs is determined by the desire to expand the market and the ability to orchestrate resources. | |
| 40880 | 43086 | G1A020018 | Hubungan Kadar Protein Androgen Receptor Urin dengan Skor Gleason pada Pasien Kanker Prostat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo | Kanker prostat menempati peringkat kedua sebagai kanker terbanyak yang menyerang pria pada tahun 2020. Pemeriksaan biomarker kanker prostat yang tersedia saat ini masih menunjukkan angka sensitivitas dan spesifisitas yang rendah serta tidak dapat menunjukkan derajat keparahan penyakit sehingga diperlukan penemuan biomarker baru untuk menunjang diagnosis. Salah satu biomarker yang dapat diteliti adalah protein androgen receptor pada urin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar protein androgen receptor urin dengan skor Gleason pada pasien kanker prostat di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan 30 sampel urin pasien kanker prostat untuk kemudian dilakukan pengukuran terhadap kadar AR menggunakan metode enzyme linked immunoabsrobent assay. Data terkait skor Gleason didapatkan dari rekam medis pasien. Analisis univariat menunjukkan bahwa rerata kadar AR urin berbanding terbalik dengan skor Gleason. Kelompok low risk memiliki rerata kadar AR yang tertinggi yaitu 0,321 ng/mL, diikuti kelompok intermediate risk dengan rata-rata 0,263 ng/mL, dan high risk dengan rerata 0,246 ng/mL. Hasil analisis bivariat memberikan angka nilai signifikansi sebesar 0,242 (p>0,05) sehingga korelasi antara kadar AR dan skor Gleason tidak bermakna secara statistik. | Prostate cancer ranks as the second most common cancer affecting men in 2020. Currently available prostate cancer biomarker examinations still show low sensitivity and specificity rates and cannot show the severity of the disease, so the discovery of new biomarkers is needed to support diagnosis. One of the biomarkers that can be studied is androgen receptor protein in urine. This study aims to determine the correlation between urinary androgen receptor protein levels and Gleason score in prostate cancer patients at Prof. Dr. Margono Soekarjo Hospital. This study was conducted by collecting 30 urine samples of prostate cancer patients and then measuring AR levels using the enzyme linked immunoabsrobent assay method. Data related to Gleason score was obtained from the patient's medical record. Univariate analysis shows that the mean urinary AR levels are inversely proportional to the Gleason score. The low-risk group has the highest average AR level of 0.321 ng/mL, followed by the intermediate-risk group with an average of 0.263 ng/mL, and high-risk with an average of 0.246 ng/mL. The results of bivariate analysis give a significance value of 0.242 (p>0.05) so that the correlation between AR levels and Gleason score is not statistically significant. |