Artikel Ilmiah : I1D019055 a.n. FADILA KHOIRUNISYA

Kembali Update Delete

NIMI1D019055
NamamhsFADILA KHOIRUNISYA
Judul ArtikelHUBUNGAN PENGETAHUAN GIZI, BODY DISSATISFACTION DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEBIASAAN SARAPAN PADA SISWA SMA DIPONEGORO SAMPANG CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Sarapan sangat penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas. Penelitian menyebutkan bahwa rendahnya pengetahuan gizi, kurangnya dukungan keluarga, dan adanya body dissatisfction dapat menjadi faktor yang memengaruhi kebiasaan sarapan remaja. SMA Diponegoro Sampang memiliki masalah dalam hal kebiasaan sarapan, dengan 54,2% siswa yang tidak melakukan sarapan.
Metodologi: Penelitian ini merupakan studi cross sectional di SMA Diponegoro Sampang Cilacap pada September 2023. Sampel penelitian sebanyak 95 siswa dengan metode total sampling. Data diperoleh dari pengisian kuesioner pengetahuan gizi, BSQ-16A, dukungan keluarga serta kuesioner kebiasaan sarapan. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square.
Hasil Penelitian: Sebanyak 73,7% responden memiliki pengetahuan gizi baik, 52,6% responden mengalami body dissatisfaction rendah, 95,8% responden dengan dukungan keluarga baik dan 87,4% responden dengan kebiasaan sarapan baik. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dengan kebiasaan sarapan (p=0,119). Tidak terdapat hubungan antara body dissatisfaction dengan kebiasaan sarapan (p=0,118). Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dengan kebiasaan sarapan (p=0,00)
Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan gizi dan body dissatisfaction dengan kebiasaan sarapan. Terdapat hubungan antara dukungan keluarga dengan kebiasaan sarapan
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Breakfast is crucial for maintaining health and productivity. In several studies, it has been found that a lack of nutrition knowledge, insufficient family support, and body dissatisfaction can be factors influencing breakfast habits in adolescents. SMA Diponegoro Sampang has a problem with breakfast habits, with 54.2% of students skipping breakfast.
Methodology: This research is a cross-sectional study at SMA Diponegoro Sampang Cilacap in September 2023. The research sample consists of 95 respondents by total sampling. Data was collected through the administration of nutrition knowledge questionnaires, BSQ-16A, family support, and breakfast habit questionnaires. Statistical analysis was performed using the Chi-Square test.
Result: Of the respondents, 73.7% had good nutrition knowledge, 52.6% experienced low body dissatisfaction, 95.8% had good family support, and 87.4% had good breakfast habits. There was no correlation between nutrition knowledge with breakfast habits (p=0.119). There was no correlation between body dissatisfaction with breakfast habits (p=0,118). There was a significant correlation between family support with breakfast habits (p=0.00).
Conclusion: There was no correlation between nutrition knowledge and body dissatisfaction with breakfast habits. There was a correlation between family support with breakfast habits
Kata kuncibody dissatisfaction, dukungan keluarga, pengetahuan gizi, sarapan.
Pembimbing 1Katri Andini Surijati, Si.S.T., M.Gizi
Pembimbing 2Hiya Alfi Rahmah, S.Gz., M.P.H., RD
Pembimbing 3Atikah Proverawati, S.K.M., M.P.H
Tahun2023
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2023-11-28 14:00:43.97361
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.