Artikelilmiahs
Menampilkan 38.361-38.380 dari 48.948 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 38361 | 41020 | L1B019021 | AKTIVITAS BAKTERI SELULOLITIK PADA PENCERNAAN IKAN NILEM (Osteochillus vittatus) YANG DIBERI PAKAN DENGAN PENAMBAHAN GARAM | Bakteri selulolitik memiliki peran penting karena kemampuannya dalam menghasilkan selulase dan menghidrolisis selulosa menjadi glukosa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penambahan garam pada pakan terhadap proporsi dan indeks aktivitas selulolitik. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan (ikan). Perlakuan yang digunakan adalah penambahan garam dengan dosis 0% dan perlakuan dengan dosis 1%, 2%, 3%, 4%. Pemeliharaan dilakukan selama 60 hari. Hasil proporsi bakteri selulolitik tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan bakteri selulolitik pada saluran pencernaan ikan Nilem (p>0,05). Hasil indeks aktivitas bakteri selulolitik berbeda nyata terhadap nilai indeks aktivitas selulolitik (p<0,05). Hasil uji Duncan penambahan garam sampai dengan 2% tidak berbeda nyata (p>0,05) dan berbeda nyata (p<0,05) pada penambahan garam 3%. Pemberian pakan dengan penambahan garam 0% sampai 2% tidak memengaruhi aktivitas indeks, namun pada penambahan dosis 3% mengalami penurunan aktivitas bakteri selulolitik. Kualitas air pada kolam pemeliharaan sesuai dengan standar baku untuk budidaya ikan Nilem. | Cellulolytic bacteria have an important role because of their ability to produce cellulase and hydrolyze cellulose into glucose. The purpose of this study was to determine the effect of adding salt to feed on the proportion and index of cellulolytic activity. This study used an experimental method with 5 treatments and 3 replications (fish). The treatment used was the addition of salt at a dose of 0% and treatment at a dose of 1%, 2%, 3%, 4%. Maintenance is carried out for 60 days. The results of the proportion of cellulolytic bacteria were not significantly different from the growth of cellulolytic bacteria in the digestive tract of Nilem fish (p>0,05). The results of the activity index of cellulolytic bacteria were significantly different from the index value of cellulolytic activity (p<0.05). Duncan test results adding up to 2% salt were not significantly different (p>0,05) and significantly different (p<0,05) at the addition of 3% salt. Feeding with the addition of 0% to 2% salt did not affect the activity of the index, but at an additional dose of 3% decreased the activity of cellulolytic bacteria. The water quality in the rearing ponds is in accordance with the standard for Nilem fish farming. | |
| 38362 | 41023 | H1A019020 | Analisis Performansi Jaringan Gateway Pada Digital Inventory Management Berdasarkan Parameter QoS Di Gudang Penyimpanan Barang Perusahaan X Bandung | Di era digital internet menjadi tumpuan dalam berbagai hal. Jaringan internet dapat menghubungkan individu dengan individu lain melalui perantara berupa komputer, gadget, dan alat lainnya. Salah satu pemanfaatan internet yang saat ini banyak dikembangkan adalah Internet of Things (IoT). Digital Inventory Management. Digital Inventory Management adalah sebuah project Internet of Things yang berfungsi untuk monitoring barang di suatu ruangan penyimpanan. Dengan menggunakan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) Digital Inventory Management akan mendeteksi barang yang ada, barang yang masuk, atau barang yang keluar dari ruangan penyimpanan. Project ini dapat melakukan monitoring barang secara real time. Dalam beberapa waktu terkadang barang yang ada dalam ruangan tidak terdeteksi dan tidak update secara real time. Pada penelitian ini dilakukan analisis performa jaringan yang digunakan pada Digital Inventory Management berdasarkan parameter Quality of Service (QoS) yaitu packet loss, jitter, delay, dan throughput. Data yang digunakan untuk penelitian didapatkan dari pengambilan data pada lalu lintas jaringan project Digital Inventory Management yang berfokus pada pengiriman menggunakan protokol MQTT. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja jaringan yang digunakan pada project Digital Inventory Management, dan akan menjadi bahan evaluasi pada project ini. Berdasarkan penelitian ini, didapatkan hasil pengujian tidak ada packet loss dengan persentase 0% data terkirim dan memiliki indeks 4. Hasil pengujian delay dengan rata-rata delay sebesar 1,047034 detik mendapatkan indeks 1. Hasil pengujian jitter dengan rata-rata jitter sebesar 1,04792 detik mendapatkan indeks 1. Hasil pengujian throughput dengan rata-rata throughput sebesar 11,069% mendapatkan indeks 1. | In this digital era, the internet has become the foundation for many things. The internet network can connect individuals with other individuals through intermediaries in the form of computers, gadgets, and other devices. One of the uses of the internet that is currently being developed is the Internet of Things (IoT. One such project is Digital Inventory Management. Digital Inventory Management is an Internet of Things project that functions to monitor goods in a storage room. Using Radio Frequency Identification (RFID) digital Inventory Management technology, will detect existing items, incoming items, or items leaving the storage room. This project can monitor goods in real time. Sometimes the items in the room are not detected and are not updated in real time. In this research, an analysis of network performance used in Digital Inventory Management is carried out based on Quality of Service (QoS) parameters, namely packet loss, jitter, delay, and throughput. The data used for this research was obtained from data collection on the network traffic of the Digital Inventory Management project. The results of this study are intended to determine the network performance used in the Digital Inventory Management project, and will be used as evaluation material for this project. Based on this research, the test results show that there is no packet loss with a percentage of 0% of data sent and obtained an index of 4. The results of the delay test, with an average delay of 1.047034 seconds, obtained an index of 1. The results of the jitter test, with an average jitter of 1,04792 seconds, obtained an index 1. Throughput test results with an average throughput of 11.069% obtained an index of 1. | |
| 38363 | 41024 | J1A018062 | Types of Slang Words on Traveling Instagram Accounts | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipe dan fungsi kata slang yang ditemukan dalam akun traveling Instagram @indigo.traveller, @natgotravel, dan @visitnorwich selama periode January 2021 sampai dengan Maret 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis data dengan cara menjelaskan ujaran yang mengandung slang untuk menentukan tipe dan fungsi slang dengan menggunakan teori Allan dan Burridge (2006). Dari hasil penelitian ini, ditemukan 4 tipe kata slang yang ditemukan pada akun traveling Instagram @indigo.traveller, @natgeotravel, dan @visitnorwich dengan total data 27 yaitu fresh and creative (12), imitative (3), acronym (8), dan clipping (4). Selain itu, peneliti juga menemukan 5 fungsi slang dari total data yang ada yaitu to address (7), to humiliate (1), to initiate relax conversation (13), to express impression (6), dan to reveal anger (2). Dari hasil temuan tersebut tipe yang paling banyak digunakan pada akun traveling Instagram @indigo.traveller, @natgeotravel, dan @visitnorwich adalah tipe fresh and creative. Hal tersebut karena, penggunaan kata-kata yang sederhana akan cenderung lebih sering digunakan dalam percakapan informal. Penggunaan kata-kata yang sederhana juga dapat membuat suasana dalam percakapan menjadi lebih santai dan tidak kaku. Selain itu, fungsi slang yang paling banyak digunakan adalah fungsi to initiate relax conversation. Fungsi dari penggunaan kata slang sendiri dalam percakapan memiliki peranan penting, dimana orang akan menggunakan bahasa yang berbeda dalam situasi yang berbeda pula. Pada konteks percakapan informal, penggunaan kata slang akan lebih sering ditemukan. Hal ini karena penggunaan kata slang dalam percakapan dapat membuat situasi menjadi rilex. Maka dari itu, dapa ditarik kesimpulan bahwasanya hubungan antara tipe dan fungsi slang terletak pada pola kosakata dan struktur pembentukan kata. Tipe slang lebih menitikberatkan pada pola pembentukan kata sedangkan fungsi slang berfokus pada penggunaan variasi kata berdasarkan fungsinya. | This study aims to determine the types and functions of slang words on traveling Instagram accounts @indigo.traveller, @natgotravel, and @visitnorwich from January 2021 to March 2022. This study uses a qualitative descriptive method to analyze data by explaining the utterances contain slang to determine the types and functions of slang using Allan and Burridge's theory (2006). From the results of this study, 4 types of slang words were found on traveling Instagram accounts @indigo.traveller, @natgeotravel, and @visitnorwich with a total of 27 data, they are fresh and creative (12), imitative (3), acronym (8), and clippings (4). In addition, the researcher also found 5 slang functions from the total available data, they are to address (7), to humiliate (1), to initiate relax conversation (13), to express impression (6), and to reveal anger (2). From these findings, the type mostly used on the Instagram traveling accounts @indigo.traveller, @natgeotravel, and @visitnorwich is the fresh and creative type. This is because in informal conversation, especially in the traveling Instagram account, people using non- standard English. Therefore, using simple words will be more productive in casual conversation. The use of simple words makes the atmosphere more fluid. Apart from that, the most widely used slang function is the one to initiate relax conversation, for it is the function of using slang words in the conversation is essential, which is that people will use different language in different situations. In the context of informal conversation, slang words will find more often because using slang words in conversation makes the situation more relaxed. The conclusion is the correlation between the types and functions of slang words focus on the words pattern or structure of words formation. The types more focus on the grammatical patterns, while the functions focus on the variety of language use according to the function. | |
| 38364 | 44334 | I1E020017 | Pengaruh Latihan Bola Statis Dan Bola Dinamis Terhadap Kemampuan Smash Kedeng Pemain Sepak Takraw Di Kabupaten Banyumas | Latar Belakang: bahwa smasher ketika melakukan smash mereka kurang dapat melakukan smash dengan baik seperti melakukan beberapa kesalahan smash diantaranya bola yang keluar dari lapangan dan juga smash menyangkut di net hal ini akan menguntungkan bagi pihak lawan dan kita kehilangan skor. Oleh karena itu penelitian ini akan membahas mengenai pengaruh latihan bola statis dan bola dinamis terhadap kemampuan smash kedeng pemain sepak takraw serta untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengaruh dari latihan bola statis dan bola dinamis terhadap kemampuan smash kedeng pemain sepak takraw di Kabupaten Banyumas. Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan two group pretest postest design dilaksanakan pada dua kelompok pembanding yaitu latihan bola statis dan bola dinamis. Penentuan sampel menggunakan teknik Total Sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 16 pemain laki-laki. Pengujian dalam penelitian ini menggunakan SPSS versi 25 dengan Uji asumsi klasik menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t test dan uji independent sample t test. Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil analisis data menggunakan uji t kemampuan smash kedeng sepaktakraw menunjukkan bahwa Latihan bola statis dan bola dinamis terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan hasil smash kedeng sepak takraw. Selain itu, hasil analisis menggunakan uji independent sample t test kemampuan smash kedeng sepak takraw terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok Latihan bola statis dan bola dinamis. Dengan uji t kelompok bola statis sebesar 11,225 lebih besar dibandingkan kelompok bola dinamis yaitu sebesar 2,376. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdapat pengaruh Latihan Bola Statis dan Bola Dinamis terhadap peningkatan kemampuan smash kedeng. Latihan bola statis lebih efisien dalam meningkatkan smash kedeng dibandingkan latihan bola dinamis. Kata Kunci: Sepak Takraw, Bola Statis , Bola Dinamis, Smash kedeng. | Background: that smashers when doing smash they are less able to smash well such as making several smash errors including the ball coming out of the field and also smash concerning the net, this will benefit the opponent and we lose the score. Therefore, this study will discuss the effect of static ball and dynamic ball training on the ability to smash kedeng sepak takraw players and to find out whether there are differences in the effect of static ball and dynamic ball training on the ability to smash kedeng sepak takraw players in Banyumas Regency. Methodology: This study used an experimental method with a two group pretest postest design carried out on two comparison groups, namely static ball training and dynamic ball training. Sample determination using the Total Sampling technique. The sample in this study amounted to 16 male players. The test in this study used SPSS version 25 with the classical assumption test using normality test, homogeneity test, and hypothesis testing using paired sample t test and independent sample t test. Research Results: Based on the results of data analysis using the t test of smash kedeng sepaktakraw ability, it shows that static ball training and dynamic ball training have a significant effect on the ability of smash kedeng sepak takraw results. In addition, the results of the analysis using the independent sample t test of the ability to smash kedeng sepak takraw there is a significant difference in influence between the static ball and dynamic ball training groups. With the t test the static ball group of 11.225 was greater than the dynamic ball group which amounted to 2.376. Conclusion: Based on the results of the research conducted, there is an effect of Static Ball and Dynamic Ball Training on improving kedeng smash ability. Static ball training is more efficient in improving kedeng smash than dynamic ball training. Keywords: Sepak Takraw, Static Ball, Dynamic Ball, Smash kedeng. | |
| 38365 | 44730 | F1F017012 | ANALISIS PENGARUH STARBUCKS SEBAGAI TRENDSETTER GLOBALISASI BUDAYA KONSUMSI KOPI DALAM PERSPEKTIF EKONOMI POLITIK KEKUASAAN STRUKTURAL SUSAN STRANGE | Penelitian yang berjudul "Analisis Pengaruh Starbucks sebagai Trendsetter Globalisasi Budaya Konsumsi Kopi dalam Perspektif Ekonomi Politik Kekuasaan Struktural Susan Strange" ini mengkaji pengaruh inovasi baru dalam budaya konsumsi kopi, khususnya fenomena out of home consumption yang berkembang melalui penyajian kopi yang beragam di berbagai negara. Studi ini memfokuskan pada peran Starbucks, sebuah perusahaan kedai kopi multinasional asal Amerika Serikat, dalam memengaruhi budaya konsumsi kopi secara global. Melalui internasionalisasi produk dan cara penyajiannya, Starbucks telah berhasil menyebarkan pengaruhnya di banyak negara, termasuk mengubah cara masyarakat mengonsumsi kopi. Skripsi ini menggunakan perspektif ekonomi politik kekuasaan struktural yang dikembangkan oleh Susan Strange untuk menganalisis bagaimana Starbucks, sebagai salah satu perusahaan gerai kopi terbesar di Amerika Serikat menggunakan kekuasaan strukturalnya dalam industri kopi. Penelitian ini menyoroti bagaimana Starbucks tidak hanya sebagai pelaku bisnis, tetapi juga sebagai entitas yang memiliki kemampuan signifikan untuk memengaruhi dan mengubah pola konsumsi kopi di tingkat global. | This research titled "Analysis of the Influence of Starbucks as a Global Trendsetter in Coffee Consumption Culture from a Structural Power Political Economy Perspective by Susan Strange," examines the impact of new innovations in coffee consumption culture, particularly the phenomenon of out-of-home consumption which varies in presentation across different countries. The study focuses on the role of Starbucks, a multinational coffeehouse company from the United States, in shaping global coffee consumption culture. Through the internationalization of its products and presentation methods, Starbucks has successfully spread its influence across numerous countries, altering the way people consume coffee. This thesis employs the structural power political economy perspective developed by Susan Strange to analyze how Starbucks, as one of the largest coffeehouse companies in the U.S., utilizes its structural power within the coffee industry. The research highlights how Starbucks acts not only as a business entity but also as a significant influencer capable of altering global coffee consumption patterns. | |
| 38366 | 41022 | E1A018118 | PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEMEGANG MEREK “ARRA + LUKISAN” BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS DALAM PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG Nomor 242 K/Pdt.Sus-HKI/2022 | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan sengketa merek antara Sugeng Hariyadi selaku Penggugat dengan Mohammed Naji Mohammed Bageri selaku Tergugat yang dilandasi iktikad tidak baik dalam pendaftaran merek yang dilakukan oleh Tergugat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hukum bagi pemegang merek “ARRA + LUKISAN” dan akibat hukum pembatalan merek terdaftar berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis Dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 242 K/Pdt.Sus-HKI/2022. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan merupakan data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan. Penyajian data dalam penelitian ini dilakukan secara sistematis dalam bentuk teks naratif dan analisis data dilakukan secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa pertama, Penggugat sudah mendapatkan perlindungan hukum sebagaimana terdapat dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis berupa dikabulkannya gugatan dari Penggugat oleh Majelis Hakim dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 242 K/Pdt.Sus-HKI/2022. Kedua, akibat hukum dari Putusan Mahkamah Agung Nomor 242 K/Pdt.Sus-HKI/2022 adalah dibatalkannya merek “COCO ARRA” milik Tergugat karena mempunyai persamaan pada pokoknya dan/atau keseluruhan dengan merek “ARRA + LUKISAN” milik Penggugat dan Tergugat beriktikad tidak baik dalam mendaftarkan merek “COCO ARRA” sebagaimana terdapat dalam ketentuan Pasal 21 Ayat (1) dan (3) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis. | This research is motivated by a trademark dispute between Sugeng Hariyadi as the Plaintiff and Mohammed Naji Mohammed Bageri as the Defendant, which was based on the Defendant's bad faith in registering the trademark. The purpose of this research is to determine the legal protection for the trademark holder "ARRA + LUKISAN" and the legal consequences of the cancellation of the registered trademark based on Law Number 20 of 2016 regarding Trademarks and Geographical Indications in the Supreme Court Decision Number 242 K/Pdt.Sus-HKI/2022. The research method used in this study is normative juridical with a descriptive analytical research specification. The data sources used are secondary data, including primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials. Data collection was conducted through literature study. The data presentation in this research is systematically presented in the form of narrative text, and data analysis is done in a normative qualitative approach. Based on the research results and discussions, it can be concluded that, first, the Plaintiff has obtained legal protection as provided in Law Number 20 of 2016 regarding Trademarks and Geographical Indications, in the form of the Plaintiff's claim being granted by the Panel of Judges in the Supreme Court Decision Number 242 K/Pdt.Sus-HKI/2022. Second, the legal consequence of Supreme Court Decision Number 242 K/Pdt.Sus-HKI/2022 is the cancellation of the Defendant's trademark "COCO ARRA" because it is substantially identical or similar to the Plaintiff's trademark "ARRA + LUKISAN," and the Defendant acted in bad faith in registering the trademark "COCO ARRA" as stipulated in Article 21 Paragraph (1) and (3) of Law Number 20 of 2016 regarding Trademarks and Geographical Indications. | |
| 38367 | 41025 | H1A018081 | ANALISIS KEMAMPUAN SISTEM PENTANAHAN MENARA SUTT TERHADAP SAMBARAN PETIR LANGSUNG YANG MENGAKIBATKAN BACKFLASHOVER (BFO) PADA SALURAN TRANSMISI SUTT 150 kV TATAJABAR –KOSAMBI BARU 1 | SUTT adalah saluran transmisi tenaga listrik bertegangan tinggi dengan tegangan tertentu yang disalurkan dari pembangkit menuju Gardu Induk (GI) atau dari gardu induk ke gardu induk lainnya. Menara SUTT mengalami gangguan salah satunya sambaran petir, gangguan sambaran tersebut dapat menyebabkan back flashover (BFO), ketika sambaran tersebut mengenai secara langsung ke menara SUTT itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan analisis terhadap sistem pentanahan dengan melakukan perhitungan manual dan simulasi dengan software ETAP. Analisis yang digunakan menggunakan standar IEEE 80-2000 sebagai parameter dan pendoman. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu setelah dilakukan perhitungan manual dan simulasi dengan menggunakan software ETAP, pada simulasi rancangan desain yang digunakan menggunakan model persegi. Dan hasil analisis dari perhitungan manual yaitu tegangan sentuh yang diizinkan 544.04 V untuk berat 50 kg dan 736,33 V untuk berat 70 kg serta tengangan langkah yang diizinkan 1828,16 V untuk berat 50 kg serta 2474,32 V untuk berat 70 kg. Tegangan sentuh dan langkah sesungguhnya 401,3 V dan 430,6 V untuk berat 50 kg dan 70 kg, dengan Rg 0,827 Ω dan GPR 2596,8 V. | SUTT is a high-voltage electric power transmission line with a certain voltage that is distributed from the generator to the substation (GI) or from the substation to other substations. The SUTT tower experienced disturbances, one of which was a lightning strike, the disturbance of the strike could cause a back flashover (BFO), when the strike directly hit the SUTT tower itself. The purpose of this study is to analyze the grounding system by performing manual calculations and simulations with ETAP software. The analysis used uses the IEEE 80-2000 standard as parameters and guidelines. The conclusion of this study is that after manual calculations and simulations using ETAP software, the design design simulation uses a square model. And the results of the analysis from manual calculations are the allowed touch voltage of 544.04 V for a weight of 50 kg and 736.33 V for a weight of 70 kg and the allowed step voltage is 1828.16 V for a weight of 50 kg and 2474.32 V for a weight of 70 kg. The touch voltage and actual steps are 401.3 V and 430.6 V for 50 kg and 70 kg weight, with Rg 0.827 Ω and GPR 2596.8 V. | |
| 38368 | 41026 | K1B019017 | MODEL PERSAMAAN SIMULTAN PADA ANALISIS HUBUNGAN PERTUMBUHAN EKONOMI DAN NILAI TUKAR RUPIAH DI INDONESIA | Pertumbuhan ekonomi di Indonesia cukup baik, hal ini dapat dilihat dari meningkatnya perekonomian Indonesia pada triwulan II tahun 2022 sebesar 5,01% dibandingkan triwulan sebelumnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi perubahan pertumbuhan ekonomi adalah nilai tukar. Kurs mata uang asing menunjukkan nilai mata uang suatu negara yang diukur dalam mata uang negara lain. Nilai kurs mata uang dapat berubah dari waktu ke waktu. Dampak terburuk ketika nilai kurs suatu negara terdepresiasi adalah krisis ekonomi. Krisis ekonomi di Indonesia telah terjadi sebanyak tiga kali. Dari ketiga kasus krisis ekonomi di Indonesia, menurunnya pertumbuhan ekonomi selalu disertai dengan nilai tukar rupiah yang semakin naik. Hal ini menunjukkan keterkaitan antara pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, penelitian ini membahas mengenai hubungan timbal balik (simultan) antara pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar rupiah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan model persamaan simultan dan mengetahui hubungan simultan antara pertumbuhan ekonomi dan nilai tukar rupiah. Metode yang digunakan adalah persamaan simultan dengan menggunakan estimasi Two Stage Least Squares Estimation (2SLS). Data yang digunakan adalah data time series pada tahun 2005 sampai 2022. Pada estimasi 2SLS dengan α = 5% diperoleh hasil model persamaan simultan pertumbuhan ekonomi dan model persamaan nilai tukar. Selain itu juga diperoleh bahwa nilai tukar rupiah berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi sedangkan pertumbuhan ekonomi tidak memiliki pengaruh terhadap nilai tukar. Hal ini berarti, kedua variabel tidak memiliki hubungan simultan. | Economic growth in Indonesia is quite good, this can be seen from the increase in the Indonesian economy in the second quarter of 2022 by 5.01% compared to the previous quarter. One of the factors that influence changes in economic growth is the exchange rate. Foreign currency exchange rates show the value of a country's currency as measured in another country's currency. Currency exchange rates may change from time to time. The worst impact when a country's exchange rate depreciates is an economic crisis. The economic crisis in Indonesia has occurred three times. Of the three cases of economic crisis in Indonesia, the decline in economic growth has always been accompanied by an increasing rupiah exchange rate. This shows the link between economic growth and the rupiah exchange rate. Therefore, this study discusses the reciprocal (simultaneous) relationship between economic growth and the rupiah exchange rate. This research focus to create a simultaneous equation model and obtain the simultaneous relationship between economic growth and the rupiah exchange rate. To condact the simultaneous equation we used estimation Two Stage Least Squares Estimation (2SLS). The data used is data time series in 2005 to 2022. In the 2SLS estimation with α = 5%, the results showed that there are two simultaneous equation model namely simultaneous equation model of economic growth and the exchange rate equation model. In addition, it was also found that the rupiah exchange rate had a significant effect on economic growth, while economic growth had no effect on the exchange rate. So, the two variables have no a simultaneous relationship. | |
| 38369 | 41027 | H1E018034 | USULAN PERANCANGAN PROSES PRODUKSI RAK SEPATU BERBAHAN DASAR HOLZEWIG MENGGUNAKAN METODE DESIGN FOR MANUFACTURING AND ASSEMBLY (DFMA) | Holzewig merupakan inovasi sampah plastik sebagai pengganti material kayu. PT Pracetak Bangun Indonesia berencana membuat rak sepatu berbahan dasar holzewig yang siap digunakan oleh masyarakat umum. Beberapa kendala yang dihadapi perusahaan saat proses pembuatan diantaranya desain produk, proses pembuatan produk, proses perakitan hingga perhitungan biaya produksi. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk menentukan pilihan tahapan proses produksi adalah Design For Manufacturing And Assembly (DFMA) dan Time Driven Activity Based Costing (TDABC) untuk menghitung harga pokok produksi. Hasil dari penggunaan metode DFMA didapatkan usulan proses produksi pembuatan rak sepatu berbahan dasar holzewig. Didapatkan beberapa perbedaan jenis alat dan Teknik saat perakitan pada usulan proses produksi rak sepatu holzewig dengan rak sepatu berbahan kayu playwood. Biaya produksi yang diperoleh untuk pembuatan satu unit rak sepatu Berdasarkan hasil perhitungan harga pokok produksi menggunakan tradisional costing untuk 1 unit rak sepatu berbahan holzewig didapatkan harga sebesar Rp 299.799,97 dan harga pokok produksi 1 unit rak sepatu holzewig menggunakan metode TDABC didapatkan biaya sebesar Rp 298.284,36. | Holzewig is an innovation in plastic waste as a substitute for wood materials. PT Pracetak Bangun Indonesia plans to make shoe racks made from Holzewig which are ready for use by the general public. Some of the obstacles faced by the company during the manufacturing process include product design, product manufacturing process, assembly process to production cost calculations. One method that can be used to determine the choice of stages of the production process is Design For Manufacturing And Assembly (DFMA) and Time Driven Activity Based Costing (TDABC) to calculate the cost of production. The results of using the DFMA method obtained a proposed production process for making shoe racks made from Holzewig. Several different types of tools and techniques were found during assembly in the proposed production process for a Holzewig shoe rack with a shoe rack made of playwood. Production costs obtained for the manufacture of one unit of shoe rack Based on the results of calculating the cost of production using traditional costing for 1 unit of shoe rack made of Holzewig obtained a price of Rp. 299,799.97 and the cost of production of 1 unit of shoe rack holzewig using the TDABC method obtained a cost of Rp. Rp 298.284,36. | |
| 38370 | 41028 | L1C019034 | Akumulasi Logam Berat Kadmium (Cd) Pada Sedimen dan Tumbuhan Mangrove di Taman Wisata Alam Mangrove Angke DKI Jakarta | Taman Wisata Alam Mangrove Angke merupakan kawasan wisata dan pelestarian yang dimanfaatkan untuk kegiatan wisata alam khususnya dalam kegiatan ekosistem hutan mangrove. Tingginya kegiatan antropogenik pada wilayah Angke seperti aktivitas pelayaran, budidaya, dan industri berpotensi menyebabkan perubahan kualitas lingkungan khususnya perairan di sekitar Muara Angke. Aktivitas tersebut dapat menimbulkan potensi pencemaran logam berat Cd di ekosistem mangrove. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis nilai akumulasi dan tingkat pencemaran logam berat Cd pada sedimen dan vegetasi mangrove serta menganalisis kualitas perairan di ekosistem mangrove TWA Angke. Metode yang digunakan yaitu metode random sampling dimulai dari penentuan lokasi, penentuan stasiun, lalu pengambilan data ekosistem mangrove (bagian akar) dan sedimen dilakukan bersamaan dengan pengambilan data parameter air. Hasil nilai akumulasi logam berat Cd tertinggi terdapat pada Stasiun 1 memiliki nilai 0,64 mg/kg berjenis mangrove Rhizopora mucronata dengan rata-rata 0,54 mg/kg, tingkat pencemaran logam berat Cd berdasarkan nilai BCF (Bio-Concentration Factors) masuk dalam kategori sebagai bioakumulator tinggi yang terdapat pada pohon Rhizopora mucronata. Konsentrasi logam berat Cd pada sedimen mangrove rata-rata 0,54 mg/kg, sehingga berdasarkan baku mutu sedimen termasuk kedalam kategori belum tercemar. Kata kunci: Kadmium; Logam berat; Mangrove; Sedimen; TWA Angke. | Angke Mangrove Nature Park is a tourism and conservation area that is utilized for nature tourism activities, especially in mangrove forest ecosystem activities. The high anthropogenic activities in the Angke region such as shipping, aquaculture, and industrial activities have the potential to cause changes in environmental quality, especially the waters around the Angke Estuary. These activities can lead to potential Cd heavy metal pollution in mangrove ecosystems. The purpose of this study was to analyze the accumulation value and level of Cd heavy metal pollution in sediments and mangrove vegetation and to analyze the water quality in the mangrove ecosystem of TWA Angke. The method used is the random sampling method starting from determining the location, determining the station, then collecting mangrove ecosystem data (root part) and sediments carried out simultaneously with data collection of water parameters. The results of the highest Cd heavy metal accumulation value found at Station 1 has a value of 0,64 mg / kg of Rhizopora mucronata mangrove type with an average of 0,54 mg / kg, the level of Cd heavy metal pollution based on the value of BCF (Bio-Concentration Factors) is included in the category as a high bio-accumulator found in Rhizopora mucronata trees. The concentration of heavy metal Cd in mangrove sediments averaged 0,54 mg/kg, so that based on the quality standards of sediments included in the category unpolluted. Keywords: Cadmium, Heavy metals; Mangrove; Sediment; Angke Mangrove Nature Park. | |
| 38371 | 44335 | C1H019038 | COMPARATIVE STUDY OF WORK CULTURE AND ORGANIZATIONAL CULTURE BETWEEN TOYOTA INDONESIA AND TOYOTA JAPAN | Penelitian ini mengkaji penerapan budaya organisasi dan budaya kerja di Toyota Jepang dan Toyota Indonesia dengan menggunakan sumber jurnal, literatur, serta laporan tahunan dan keberlanjutan tahun 2022. Data kualitatif menunjukkan penerapan budaya yang kuat, namun tidak ditemukan data kuantitatif mengenai penerapan budaya organisasi dan budaya kerja di Toyota Jepang dan Toyota Indonesia. sejauh mana budaya ini diterapkan. Toyota Jepang mengadopsi "The Toyota Way," yang menekankan kepuasan pelanggan, integritas, inovasi, pengamatan mendalam, perbaikan diri dan perbaikan berkelanjutan. Budaya kerja mereka mencakup prinsip Just-in-time, Jidoka, Heijunka, dan Andon, yang berfokus pada kualitas, pengembangan karyawan, dan lingkungan kerja yang kooperatif dan bertanggung jawab. Toyota Indonesia juga menerapkan “The Toyota Way” dengan adaptasi lokal yang mengedepankan integritas, pemikiran visioner, inovasi, kemitraan, rasa hormat dan rasa memiliki. Prinsip Kaizen, Just-in-time, Jidoka, Heijunka, dan Andon diterapkan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, sejalan dengan filosofi “We Make People Before We Make Products.” Budaya kerja dipengaruhi oleh budaya nasional melalui dimensi seperti jarak kekuasaan, individualisme, feminitas/maskulinitas, penghindaran ketidakpastian, dan orientasi jangka panjang. Toyota Jepang lebih mengutamakan kesejahteraan karyawan dengan fasilitas yang baik, sedangkan Toyota Indonesia lebih fokus pada produktivitas staf. Keberhasilan suatu perusahaan dipengaruhi oleh organisasi dan budaya kerja yang mendorong kolaborasi, pemecahan masalah, dan komunikasi terbuka. Para peneliti merekomendasikan pengembangan standar budaya organisasi yang jelas, kebijakan dan program karyawan yang tepat, dan pelaporan penerapan budaya untuk memantau dan meningkatkan sistem. Hubungan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan karyawan akan meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Budaya Kerja dan Toyota. | This research examines the application of organizational culture and work culture at Toyota Japan and Toyota Indonesia using journal sources, literature, as well as annual and sustainability reports for 2022. Qualitative data shows the strong application of culture, but no quantitative data was found regarding the extent to which this culture is implemented. Toyota Japan adopts "The Toyota Way," which emphasizes customer satisfaction, integrity, innovation, deep observation, self-improvement and continuous improvement. Their work culture includes Just-in-time, Jidoka, Heijunka, and Andon principles, which focus on quality, employee development, and a cooperative and responsible work environment. Toyota Indonesia also implements "The Toyota Way" with local adaptations that emphasize integrity, visionary thinking, innovation, partnership, respect and a sense of belonging. The principles of Kaizen, Just-in-time, Jidoka, Heijunka, and Andon are applied to increase productivity and efficiency, in line with the philosophy of “We Make People before We Make Products.” Work culture is influenced by national culture through dimensions such as power distance, individualism, femininity/masculinity, uncertainty avoidance, and long-term orientation. Toyota Japan places more emphasis on employee welfare with good facilities, while Toyota Indonesia focuses more on staff productivity. A company's success is influenced by an organizational and work culture that encourages collaboration, problem solving, and open communication. Researchers recommend developing clear organizational culture standards, appropriate employee policies and programs, and reporting on culture implementation to monitor and improve the system. A mutually beneficial relationship between the company and employees will improve the company's overall performance. Keywords: | |
| 38372 | 41029 | H1A018071 | PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI APLIKASI PEMANTAUAN KANDANG TERNAK BERBASIS WEB | Web adalah suatu halaman situs yang terdapat dalam domain yang digunakan untuk menyebarkan informasi secara luas. PT. Kutai Karta Sastra Negara Agro Sejahtera menggunakan sistem web untuk memudahkan dalam mengontrol kualitas dan kuantitas pada setiap kandang. Web yang diharapkan dapat bersifat dinamis dan juga harus mempertimbangkan user interface dalam menyajikan data kepada pengguna. Penelitian ini diharapkan dapat membahas bagaimana perancangan aplikasi pemantauan kandang ternak dan mengimplementasikan aplikasi tersebut kedalam sebuah web sesuai dengan kebutuhan dari PT. Kutai Karta Sastra Negara Agro Sejahtera dengan menggunakan framework laravel. Dalam penelitian ini menggunakan metode agile yang membantu pada pengembangan sistem, tahap analisis, dan sebagai identifikasi sistem yang sedang berjalan. Pada tahap perancangan sistem menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD) dan MySQL pada bagian perancangan database, dengan menggunakan Bahasa Hypertext Preprocessor (PHP). Pada proses implementasi aplikasi pemantauan kendang ternak berbasis website menggunakan Laravel untuk bagian sistem (back-end) dan Vue.js untuk bagian interface (front-end) yang digabungkan dengan menggunakan Inertia.js dengan arsitektur Monolith. Hasil implementasinya telah sesuai dengan permintaan dan keutuhan dari pengguna aplikasi pemantauan kendang ternak berbasis website. | The web is a site page contained in a domain that is used to disseminate information widely. PT. Kutai Karta Sastra Negara Agro Sejahtera uses a web system to make it easier to control the quality and quantity in each barn. The web is expected to be dynamic and must also consider the user interface in presenting data to users. This research is expected to discuss how to design a livestock barn monitoring application and implement the application into a web according to the needs of PT. Kutai Karta Sastra Negara Agro Sejahtera using the Laravel framework. In this study using agile methods that assist in system development, analysis phase, and as identification of systems that are running. At the system design stage using Entity Relationship Diagram (ERD) and MySQL in the database design section using Hypertext Preprocessor (PHP) Language. In the process of implementing a website-based livestock barn monitoring application using Laravel for the system part (back-end) and Vue.js for the interface part (front-end) combined using Inertia.js with the Monolith architecture. The results of its implementation are in accordance with the requests and integrity of users of the website-based livestock barn monitoring application. | |
| 38373 | 41031 | E1A019276 | ANALISIS KETERANGAN AHLI LINGUISTIK FORENSIK DALAM MENGUNGKAP KASUS PENCEMARAN NAMA BAIK (Tinjauan Yuridis Putusan Nomor 302/Pid.Sus/2020/PN Bgr) | Kasus pencemaran nama baik merupakan salah satu dari bentuk penghinaan yang diatur dalam ketentuan Pasal 310 dan 311 KUHP. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan informasi, maka penghinaan dapat dilakukan dalam berbagai media elektronik, sebab itu para perumus undang-undang menetapkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 (UU ITE). Dalam pembuktian kasus pencemaran nama baik tersebut diperlukan alat bukti. Ketentuan mengenai alat bukti telah diatur pada Pasal 184 KUHAP. Salah satu alat bukti yang dihadirkan dalam persidangan kasus ini yaitu ahli linguistik forensik (ahli bahasa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kedudukan dan kekuatan pembuktian ahli linguistik forensik dalam mengungkap kasus pencemaran nama baik. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatif. Penelitian ini juga menggunakan teknik pengumpulan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder melalui studi kepustakaan yang kemudian di analisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kedudukan dari seorang ahli linguistik forensik dalam mengungkap kasus pencemaran nama baik adalah untuk menjelaskan tata bahasa, makna kata dan hal lain yang berkaitan dengan hal kebahasaan. Kekuatan pembuktian dari ahli linguistik forensik adalah bebas, karena keterangan seorang ahli hanyalah keterangan tambahan untuk memperkuat keyakinan hakim. | Defamation is one of the forms of insult regulated in the provisions of Articles 310 and 311 of the Indonesian Criminal Code. With the development of technology and information, defamation can be done in various electronic media, which is why the formulators of the law established Law Number 11 of 2008 on Electronic Information and Transactions, as updated by Law Number 19 of 2016 on amendments to Law No. 11 of 2008. (UU ITE). In cases of defamation, evidence is required. Provisions regarding evidence have been regulated in Article 184 of the Criminal Code. One of the pieces of evidence presented in this case is forensic linguistiks. (Linguist). This study aims to find out how the position and probation power of forensic linguists is used in uncovering defamation cases. The research method used is normative juridical. This study also uses the technique of collecting primary and secondary legal materials through library research which is then analyzed using qualitative analysis methods. The results of this study can be concluded that the role of forensic linguists in uncovering defamation cases is to explain grammar, word meanings, and other matters related to language. The authority of the forensic linguist is free because the expert's statement is only additional information to strengthen the judge's conviction. | |
| 38374 | 44336 | L1A020034 | Distribusi Spasial dan Temporal Konsentrasi Nitrat (NO3) dan Fosfat (PO4) di Perairan Muara Kali Ijo, Kebumen, Jawa Tengah | Muara Kali Ijo merupakan muara sungai yang terletak di Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah yang menjadi zona peralihan antara perairan pantai dan sungai. Muara Kali Ijo berada dekat dengan pemukiman warga, pelabuhan, TPI(Tempat Pelelangan Ikan), area pertambakan, dan kawasan wisata yang menjadi faktor utama masuknya nutrien di perairan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi konsentrasi nitrat dan fosfat berdasarkan pengaruh lokasi dan musim yang dapat digunakan untuk mengetahui lokasi yang paling baik untuk kehidupan vegetasi dan organisme perairan serta waktu atau musim yang baik dilakukan kegiatan budidaya perikanan di Muara Kali Ijo. Metode penelitian yang digunakan adalah purposive sampling dan metode analisis data yang digunakan untuk analisis nitrat dan fosfat yaitu metode spektofotometri yang kemudian divisualisasikan menggunakan software ArcGIS. Konsentrasi nitrat di Muara Kali Ijo pada bulan Agustus dan bulan Oktober berkisar antara 9,00 – 29,0 mg/L yang berdasarkan distribusi spasial dan temporal, konsentrasi nitrat tertinggi berada pada perbatasan muara dan laut pada musim kemarau dan konsentrasi nitrat tertinggi berada di hulu sungai pada musim penghujan. Konsentrasi fosfat di Muara Kali Ijo pada bulan Agustus dan bulan Oktober berkisar antara 0,05 – 0,09 mg/L yang berdasarkan distribusi spasial dan temporal, konsentrasi fosfat tertinggi berada di lokasi yang dekat dengan mangrove dan tempat pelelangan ikan pada musim kemarau dan konsentrasi fosfat tertinggi berada di hulu sungai pada musim penghujan. | ABSTRACT The Ijo River Estuary is a river estuary located in Ayah District, Kebumen Regency, Central Java which is a transition zone between coastal and river waters. The estuary of the Ijo River is close to residential areas, ports, TPI (fish auction places), fish farming areas and tourist areas which are the main factors in the entry of nutrients into the waters. The aim of this research is to determine the condition of nitrate and phosphate concentrations based on the influence of location and season which can be used to determine the best location for vegetation and aquatic organism life as well as the best time or season for fish cultivation activities in the Ijo River Estuary. The research method used was purposive sampling and the data analysis method used for nitrate and phosphate analysis was the spectophotometric method which was then visualized using ArcGIS software. Nitrate concentrations in the Ijo River Estuary in August and October ranged from 9.00 – 29.0 mg/L based on spatial and temporal distribution, the highest nitrate concentrations were at the border of the estuary and sea in the dry season and the highest nitrate concentrations were in the upstream river in the rainy season. Phosphate concentrations in the Ijo River Estuary in August and October ranged from 0.05 – 0.09 mg/L, based on spatial and temporal distribution, the highest phosphate concentrations were in locations close to mangroves and fish auction sites during the dry season and concentrations The highest phosphate is in the upper reaches of rivers in the rainy season. | |
| 38375 | 44339 | F1A020107 | ANDROGINI PADA KOMUNITAS CROSS-DRESSER K-POP DANCE COVER GLACIES CREW | Fenomena androgini dalam budaya pop Korea (Hallyu) telah mendapatkan perhatian yang cukup besar di Indonesia, khususnya dalam komunitas K-Pop Dance Cover yang ternyata memanfaatkan tren andorgini ke dalam kegiatan cross-cover atau peniruan idola K-Pop dengan tindakan cross-dressing. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana Glacies Crew, sebuah komunitas cross-dresser K-Pop Dance Cover, yang berlokasi di Malang, Jawa Timur, memahami dan memaknai fluiditas gender melalui tren androgini pada konsep performativitasnya, khususnya pada medium cross-dressing. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data wawancara mendalam, observasi partifipatif, dan analisis dokumen. Pemilihan komunitas Glacies Crew untuk menjadi sasaran penelitian ditentukan secara purposive sampling. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa anggota Glacies Crew secara aktif terlibat dalam performativitas androgini dan mengekspresikan fluiditas gender dalam kehidupan sehari-hari. Melalui proses persiapan, latihan, dan pertunjukan, anggota komunitas mengadopsi dan menginternalisasi karakteristik feminin dan maskulin secara bersamaan, menciptakan identitas gender yang beragam dan dinamis. Temuan penelitian ini juga menyoroti tantangan yang dihadapi oleh anggota komunitas dalam menegosiasikan identitas gender mereka di tengah masyarakat yang lebih luas. Namun, dukungan dan solidaritas dalam komunitas memberdayakan para anggota untuk menghadapi tantangan-tantangan tersebut. Penelitian ini berkontribusi pada wacana akademis tentang fluiditas gender dan identitas gender non-normatif dalam konteks budaya populer Indonesia. Studi ini menggarisbawahi pentingnya menciptakan ruang yang aman dan inklusif bagi individu serta mengembangkan intervensi yang efektif dalam mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap individu dengan identitas gender yang non-normatif. | The phenomenon of androgyny in Korean pop culture (Hallyu) has garnered significant attention in Indonesia, particularly within the K-Pop Dance Cover community, which evidently incorporates the androgynous trend into cross-cover activities or imitations of K-Pop idols through cross-dressing actions. This research aims to explore how Glacies Crew, a K-Pop Dance Cover cross-dresser community based in Malang, East Java, understands and interprets gender fluidity through the androgynous trend in its performative concept, specifically in the medium of cross-dressing. This study employs a descriptive qualitative method with deep interview data collection techniques, participatory observation, and document analysis. The selection of the Glacies Crew community as the research target is determined through purposive sampling. The research findings reveal that Glacies Crew members actively engage in androgynous performativity and express gender fluidity in their daily lives. Through preparation, practice, and performance processes, community members simultaneously adopt and internalize feminine and masculine characteristics, creating diverse and dynamic gender identities. The research findings also highlight the challenges faced by community members in negotiating their gender identities within a broader society. However, the support and solidarity within the community empower members to confront these challenges. This research contributes to academic discourse on gender fluidity and non-normative gender identities in the context of Indonesian popular culture. The study underscores the importance of creating safe and inclusive spaces for individuals and developing effective interventions to reduce stigma and discrimination against individuals with non-normative gender identities. | |
| 38376 | 41030 | L1A019046 | Potensi Degradasi Polietilen oleh Bakteri yang Berasosiasi dengan Sampah Plastik dari Teluk Jakarta | Penelitian ini berjudul “Potensi Degradasi Polietilen oleh Bakteri yang Berasosiasi dengan Sampah Plastik dari Teluk Jakarta”. Sampah plastik jenis polietilen (PE) ditemukan sebagai bahan plastik yang paling dominan diidentifikasi dari Teluk Jakarta. Polietilen (PE) merupakan padatan sulit terurai yang paling umum ditemukan sebagai limbah yang bisa menjadi ancaman utama bagi kehidupan laut. Sampah plastik yang ditemukan di Teluk Jakarta akan menjadi habitat baru bagi berbagai mikroorganisme, yang sering disebut sebagai Plastisphere. Tujuan penelitian ini antara lain mengetahui bakteri yang berasosiasi dengan sampah plastik dari Teluk Jakarta dan berpotensi mendegradasi polietilen serta mengetahui kemampuan bakteri yang berasosiasi dengan sampah plastik dari Teluk Jakarta dalam mendegradasi polietilen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini meliputi isolasi dan purifikasi bakteri, penapisan bakteri pendegradasi polietilen dan pembentuk biofilm, uji isolat potensial dalam mendegradasi polietilen, serta melakukan identifikasi morfologi isolat potensial pendegradasi polietilen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 52 isolat diasumsikan mempunyai kemampuan dalam mendegradasi polietilen dari 159 isolat yang berhasil di isolasi dari biofilm sampah plastik dari Teluk Jakarta. Selain itu, isolat yang memiliki kemampuan dalam mendegradasi polietilen salah satunya yaitu isolat PB1.30 yang menghasilkan persentase kehilangan berat kering sebesar 3,89±0,35%. | This research is entitled "Potential Degradation of Polyethylene by Bacteria Associated with Plastic Waste from Jakarta Bay". Polyethylene (PE) type plastic waste was the most dominant plastic material identified from Jakarta Bay. Polyethylene (PE) is the most common hard-to-decompose solid found in waste that can threaten marine life. Plastic waste found in Jakarta Bay will become a new habitat for various microorganisms, which are often referred to as Plastisphere. The aims of this research include knowing the bacteria associated with plastic waste from Jakarta Bay and potentially degrading polyethylene and knowing the ability of bacteria associated with plastic waste from Jakarta Bay to degrade polyethylene. The research methods used in this study included isolation and purification of bacteria, screening of polyethylene-degrading bacteria and biofilm-forming, testing isolates for potential degradation of polyethylene, and identifying the morphology of isolates potentially degrading polyethylene. The results showed that 52 isolates were assumed to have the ability to degrade polyethylene from 159 isolates that were successfully isolated from biofilms of plastic waste from Jakarta Bay. In addition, one of the isolates that could degrade polyethylene was PB1.30 which resulted in a dry weight loss percentage of 3.89 ± 0.35% after 60 Days. | |
| 38377 | 40993 | J1A019054 | SEMIOTICS ANALYSIS ON FENTY BEAUTY’S FOUNDATION ADVERTISING POSTER AS A REPRESENTATIVE OF BEAUTY DIVERSITY | Penelitian ini berjudul "Semiotic Analysis on Fenty Beauty's Foundation Advertising Poster as a Representative of Beauty Diversity". Semiotika adalah metode yang dilakukan untuk menganalisis poster iklan foundation milik Fenty Beauty. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi ikon, indeks, dan simbol dalam poster iklan foundation milik Fenty Beauty, serta untuk mengetahui hubungan antara tanda dengan isu keragaman kecantikan. Penulis menggunakan teori semiotik yang dikembangkan oleh Charles Sanders Peirce untuk meneliti delapan poster iklan Fenty Beauty foundation. Sementara itu, purposive sampling adalah metode yang digunakan penulis sebagai strategi pengumpulan data untuk menganalisis delapan poster iklan foundation dari Fenty Beauty. Berdasarkan hasil penelitian, kutipan yang terdapat dalam poster, dapat mempengaruhi publik untuk membeli produk foundation dari Fenty Beauty. Pada dasarnya, Fenty Beauty mencoba mengangkat tema keragaman kecantikan dalam iklannya, dengan menggunakan model dengan warna kulit, suku, dan agama yang berbeda-beda. Fenty Beauty juga telah menciptakan perubahan dan mengurangi diskriminasi dalam industri kosmetik, dengan menciptakan produk foundation yang memiliki lima puluh warna. | This research entitled "Semiotic Analysis on Fenty Beauty's Foundation Advertising Poster as a Representative of Beauty Diversity". This involves analyzing the Fenty Beauty foundation advertising poster employing the semiotic field. The descriptive qualitative approach was chosen in this research, and the aims of this research to identify the icon, index, and symbol in Fenty Beauty's foundation advertising poster, and to determine the relationship between signs and the beauty diversity issue in Fenty Beauty's foundation advertising poster. To figure out the answer, the researcher applies a semiotic theory by Charles Sanders Peirce to examine eight Fenty Beauty foundation advertising posters. Purposive sampling was used as the data gathering strategy to assess the eight Fenty Beauty foundation advertising posters. Based on the results of this research, the messages contained in all posters can influence individuals to purchase Fenty Beauty's foundation. Fenty Beauty attempts to bring out the theme of beauty diversity in their advertising posters by including models with various skin tones, ethnicities, and religions. Fenty Beauty creates a revolution and reduces discrimination in the cosmetics industry by developing fifty colors of foundation. | |
| 38378 | 41032 | H1B016010 | ANALISIS DEBIT BANJIR BERBASIS MODEL HEC-HMS DI DAS KLAWING KABUPATEN PURBALINGGA | Analisis hidrologi dengan model HEC-HMS yang menggunakan data hujan terukur (observasi) bertujuan untuk memberikan respon atau karakteristik DAS Klawing terhadap curah hujan yaitu debit model. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk melakukan pemodelan hidrologi banjir (flood design) untuk DAS Klawing dengan menggunakan model HEC-HMS, Untuk mengetahui respon DAS Klawing dari pemodelan menggunakan data observasi, serta untuk mengetahui debit puncak dari hasil pemodelan di DAS Klawing. Data yang dibutuhkan adalah data debit observasi, data curah hujan, peta jenis tanah dan peta tata guna lahan. Hasil hidrograf banjir model tanggal 15-30 Juni 2016 menghasilkan debit puncak sebesar 75,6 m^3/s dan volume outflow sebesar 98,30 mm. Sementara hasil dari hidrograf banjir terukur hanya memiliki debit puncak sebesar 120,5 m^3/s dan volume outflow sebesar 147,84 mm. Setelah dikalibrasi hidrograf banjir model tanggal 15 sampai 30 Juni 2016 memberikan hasil sangat baik (objective function kurang dari 10%) dengan perbedaan perbedaan besarnya debit puncak sebesar 0,6 m^3/s (0,5%) dan volume outflow sebesar 13, 43 mm (9,08 %) dengan waktu puncak yang sama. Sedangkan untuk Time of Center of Mass simulasi pada 21 Juni 2016 pukul 23:10 dan untuk observasi pada 21 Juni 2016 pukul 13:17 dengan nilai RMS eror 12,5 m^3/s dan nilai NSE 0,775. Hasil optimalisasi kalibrasi memberikan tingkat kesalahan yang kecil yaitu 5,5 m^3/s antara debit banjir terukur dan debit banjir model berdasarkan fungsi Peak-weighted RMS error. Selain itu, koefisien korelasi antara debit banjir model dengan debit banjir terukur memberikan nilai sebesar 0,957. | Hydrological analysis with the HEC-HMS model using measured rain data (observations) aims to provide the response or characteristics of the Klawing watershed to rainfall, namely model discharge. The purpose of this study is to conduct flood hydrological modeling (flood design) for the Klawing watershed using the HEC-HMS model, to determine the response of the Klawing watershed from modeling using observation data, and to determine the peak discharge from the modeling results in the Klawing watershed. The data needed are observational discharge data, rainfall data, soil type maps and land use maps. The results of the hydrograph flood model dated June 15-30, 2016 resulted in a peak discharge of 75.6 m^3/s and outflow volume of 98.30 mm. While the results of the measured flood hydrograph only had a peak discharge of 120.5 m^3/s and outflow volume of 147.84 mm. After calibration hidrograph flood model dated 15 to 30 June 2016 gave very good results (objective function less than 10%) with a difference in peak discharge magnitude of 0.6 m^3 /s (0.5%) and outflow volume of 13.43 mm (9.08 %) with the same peak time. As for the Time of Center of Mass simulation on June 21, 2016 at 23:10 and for observation on June 21, 2016 at 13:17 with an RMS error value of 12.5 and an NSE value of 0.775. The calibration optimization results give a small error rate of 5.5〖 m〗^3 /s between measured flood discharge and model flood discharge based on the Peak-weighted RMS error function. In addition, the correlation coefficient between the model's flood discharge and the measured flood discharge gives a value of 0.957. | |
| 38379 | 41033 | L1B019055 | Analisis Kelayakan Budidaya Kerang Hotate (Mizuhopecten Yessoensis) Di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang. | Budidaya kerang Hotate (Mizuhopecten yessoensis) di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang, telah menjadi pilihan yang menarik bagi para pembudidaya. Studi ini mengkaji kelayakan lokasi budidaya kerang Hotate (Mizuhopecten yessoensis) di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang berdasarkan data kualitas air seperti temperatur, salinitas, dan kedalaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi tersebut sangat sesuai untuk budidaya kerang Hotate, dengan temperatur air berkisar antara 11,5 °C hingga 22,3 °C, salinitas berkisar antara 31,01 hingga 32,97 psu, dan kedalaman budidaya hingga 25 meter. temperatur optimal berkisar antara 10°C hingga 15°C, salinitas optimal berkisar antara 26 hingga 32 psu, dan kedalaman yang sesuai berkisar antara 10 hingga 30 meter. Pengelolaan kualitas air yang sesuai menjadi kunci penting dalam mencapai keberhasilan budidaya kerang Hotate di lokasi ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi ini memiliki kesesuaian yang baik untuk budidaya kerang Hotate. Keseluruhan analisis menunjukkan bahwa lokasi budidaya kerang Hotate di Teluk Funka memiliki kesesuaian yang baik berdasarkan parameter kualitas air yang dianalisis. Dengan memperhatikan serta menjaga temperatur, salinitas dan kepadatan organisme lain dalam rentang yang sesuai, budidaya kerang Hotate di Teluk Funka berpotensi menjadi industri yang berhasil dan berkelanjutan. Penting bagi para pembudidaya untuk memantau dan mengelola kualitas air dengan baik untuk mencapai keberhasilan budidaya yang optimal. | Cultivation of Hotate clams (Mizuhopecten yessoensis) in Funka Bay, Hokkaido, Japan, has become an attractive option for farmers. This study assessed the feasibility of Hotate clam (Mizuhopecten yessoensis) culture sites in Funka Bay, Hokkaido, Japan based on water quality data such as temperature, salinity and depth. The analysis showed that the site is highly suitable for Hotate clam culture, with water temperature ranging from 11.5°C to 22.3°C, salinity ranging from 31.01 to 32.97 psu, and culture depth up to 25 meters. Optimal temperatures range from 10°C to 15°C, optimal salinities range from 26 to 32 psu, and suitable depths range from 10 to 30 meters. Appropriate water quality management is an important key in achieving successful Hotate clam culture at this site. The results of the analysis indicate that this site has good suitability for Hotate clam culture. The overall analysis shows that the Hotate clam farming site in Funka Bay has good suitability based on the water quality parameters analyzed. By observing and maintaining temperature, salinity and density of other organisms within appropriate ranges, Hotate clam farming in Funka Bay has the potential to be a successful and sustainable industry. It is important for farmers to monitor and manage water quality properly to achieve optimal aquaculture success. | |
| 38380 | 41035 | A1F019028 | Tingkat Penerimaan Konsumen terhadap Teh Bunga Kecombrang (Etlingera elatior) dengan Penambahan Teh Hitam, Sereh, Jeruk Nipis dan Lemon | Teh merupakan minuman populer yang dikonsumsi setelah air putih. Hal tersebut berkaitan dengan adanya manfaat kesehatan yang diperoleh dari minuman teh. Tanaman Kecombrang (Eltingera elatior) diketahui mengandung senyawa biokima berupa alkaloid, saponin, tanin, fenolik, flavonoid, triterpenoid, steroid, vitamin, mineral dan glikosida. Teh bunga kecombrang merupakan inovasi dari optimalisasi pemanfaatan bunga kecombrang. Teh ini memiliki warna merah serta rasa dan aroma yang khas sehingga perlu dilakuan penambahan bahan lain seperti teh hitam, sereh, jeruk nipis dan lemon agar meningkatkan mutu organoleptiknya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tigkat penerimaan konsumen berdasaran profil sensori dan karakterisasi profil sensori yang mempengaruhi keputusan preferensi konsumen. Pada penelitian ini digunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor yang diteliti yaitu penambahan varian berupa teh hitam, sereh, jeruk nipis dan lemon. Variabel yang diuji meliputi uji hedonik untuk mengetahui tingkat kesukaan panelis terhadap atribut warna, rasa, aroma dan keseluruhan, Untuk mengetahui karakteristik atribut mutu teh bunga kecombrang dengan menggunakan metode Quantitative Descriptive Analysis (QDA). Hasil pengujian hedonik dianalisis dengan menggunakan uji Friedman dan uji lanjut LSD. Perlakuan terbaik diuji menggunakan metode indeks efektifitas. Hasil uji hedonik juga di analisis dengan menggunakan Cluster Analysis (CA) dengan menggunakan metode Hierarchical clustering untuk membagi panelis yang homogen kedalam kelompok cluster. Sedangkan hasil analisis uji Quantitative Descriptive Analysis ditampilkan ke dalam spiderweb dan dilakukan pemeteaan atribut dengan menggunakan metode Principal Component Analysis (PCA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan varian berupa teh hitam, sereh, jeruk nipis dan lemon pada teh bunga kecombrang berpengaruh terhadap tingkat kesukaan konsumen. Sampel teh bunga kecombrang yang diberi penambahan teh hitam merupakan sampel terbaik yang paling disukai oleh panelis. Penentuan cluster menggunakan metode average lingkage menghasilkan 2 cluster pada atribut warna, 3 cluster pada atribut rasa, 3 cluster pada atribut aroma dan 2 cluster pada atribut keseluruhan. Uji sensori deskriptif teh bunga kecombrang menggunakan metode Quantitative Descriptive Analysis (QDA) oleh 8 panelis terlatih menghasilkan atribut rasa manis, rasa asam, aftertaste bitter, aroma floral, aroma green, aroma fruity, aroma fermented, flavor floral, flavor green, flavor fruity dan flavor fermented. Berdasarkan pemetaan atribut menggunakan Principal Component Analysis (PCA) sampel K1, K2, K3, K4 dan K5 memiliki profil sensori yang berbeda. | Tea is a popular drink consumed after water. This is related to the health benefits obtained from drinking tea. Torch ginger plant (Eltingera elatior) is known to contain biochemical compounds in the form of alkaloids, saponins, tannins, phenolics, flavonoids, triterpenoids, steroids, vitamins, minerals and glycosides. Torch ginger flower tea is an innovation from optimizing the use of torch ginger flowers. This tea has a red color and a distinctive taste and aroma, so it is necessary to add other ingredients such as black tea, lemongrass, lime and lemon to improve its organoleptic quality. The purpose of this study is to determine the level of consumer acceptance based on sensory profiles and sensory profile characterizations that influence consumer preference decisions. In this study, a completely randomized design (CRD) was used with the factors studied, namely the addition of variants in the form of black tea, lemongrass, lime and lemon. The variables tested included the hedonic test to determine the level of preference of panelists for color, taste, aroma and overall attributes. To determine the characteristics of the quality attributes of kecombrang flower tea using the Quantitative Descriptive Analysis (QDA) method. The hedonic test results were analyzed using Friedman's test and LSD's advanced test. The best treatment was tested using the effectiveness index method. The hedonic test results were also analyzed using Cluster Analysis (CA) using the Hierarchical clustering method to divide homogeneous panelists into cluster groups. While the results of the Quantitative Descriptive Analysis test are displayed on the spiderweb and attribute mapping is carried out using the Principal Component Analysis (PCA) method. The results showed that the addition of variants in the form of black tea, lemongrass, lime and lemon to torch ginger flower tea had an effect on the level of consumer preference. The torch ginger flower tea sample added with black tea was the best sample that was most liked by the panelists. Determination of clusters using the average linkage method produces 2 clusters on the color attribute, 3 clusters on the taste attribute, 3 clusters on the aroma attribute and 2 clusters on the overall attribute. Descriptive sensory test of kecombrang flower tea using the Quantitative Descriptive Analysis (QDA) method by 8 trained panelists produced the attributes of sweet taste, sour taste, bitter aftertaste, floral aroma, green aroma, fruity aroma, fermented aroma, floral flavor, green flavor, fruity flavor and fermented flavour. Based on attribute mapping using Principal Component Analysis (PCA), all samples have different sensory profiles. |