Artikelilmiahs

Menampilkan 38.381-38.400 dari 48.948 item.
#IdartikelilmiahNIMJudul ArtikelAbstrak (Bhs. Indonesia)Abtrak (Bhs. Inggris) 
  
3838141036L1B019034Intensitas dan Prevalensi Endoparasit pada Ikan Baceman (Hemibagrus nemurus VALENCIENNES, 1840) dari Sungai Klawing, Kabupaten Purbalingga, Jawa TengahPermintaan masyarakat terhadap ikan baceman (Hemibagrus nemurus) terus meningkat namun saat ini pemenuhan kebutuhan akan ikan tersebut masih mengandalkan penangkapan alam. Usaha domestikasi telah dilakukan namun belum berhasil di daerah Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui intensitas dan prevalensi jenis endoparasit ikan baceman (Hemibagrus nemurus) tangkapan Sungai Klawing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan di 2 stasiun dengan teknik pengambilan sampel secara random sampling. Pemeriksaan endoparasit dilakukan pada bagian lambung, hati, dan saluran pencernaan. Keseluruhan endoparasit hanya ditemukan di bagian saluran pencernaan. Jenis endoparasit yang didapat didominasi dari kelas Digenea dan Trematoda. Endoparasit jenis Nematoda hanya ditemukan pada sampel dari stasiun 2. Nilai intensitas yang menginfeksi ikan baceman (Hemibagrus nemurus) pada stasiun 1 yaitu Digenea 7 ind/ekor; Trematoda 12 ind/ekor dan pada stasiun 2 yaitu Digenea 17 ind/ekor; Trematoda 19,5 ind/ekor; Nematoda 1,8 ind/ekor, sedangkan nilai prevalensi yang menginfeksi pada stasiun 1 yaitu Digenea 100%; Trematoda 25% dan pada stasiun 2 yaitu Digenea 100%; Trematoda 85,7%; Nematoda 57,1%.The public demand for baceman fish (Hemibagrus nemurus) continues to increase, but at present the natural catch still depends on meeting the demand for this fish. Attempts at domestication have been made but have not been successful in the Banyumas region. The aim of this study was to determine the intensity and prevalence of the endoparasite species baceman fish (Hemibagrus nemurus) caught in the Klawing River. The method used in this study is descriptively quantitative. Random sampling was carried out at 2 stations. The study for endoparasites was performed in the stomach, in the liver and in the digestive tract. In general, endoparasites only occur in parts of the digestive tract. The extant endoparasite types were dominated by the Digenea and Trematoda classes. Nematode-type endoparasites were found only in samples from Station 2. The intensity levels infecting baceman fish (Hemibagrus nemurus) in Station 1 were Digenea 7 ind/fish; trematodes 12 ind/fish and at station 2 namely digenea 17 ind/fish; trematodes 19.5 in/head; Nematodes 1.8 ind/fish, while the prevalence rates infecting station 1 are 100% digenea; trematodes 25% and at station 2 namely digenea 100%; trematodes 85.7%; Nematodes 57.1%.
3838241037L1C018008Kondisi Tutupan Karang Keras di Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida, BaliKawasan Konservasi Perairan Nusa Penida, Bali memiliki potensi keanekaragaman hayati yang tinggi khususnya terumbu karang. Keindahan tersebut dapat menarik wisatawan untuk berkunjung. Ekosistem terumbu karang tersebut dapat terancam oleh adanya faktor alam dan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase tutupan karang keras, genus karang keras, dan perbandingan persentase tutupan karang keras pada kedalaman 3 dan 10 m. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode survei. Pengamatan terumbu karang menggunakan metode Underwater Photo Transect (UPT), karang diidentifikasi dengan Coral Finder. Tutupan karang dianalisis dengan software Coral Point Count with Excel Extensions (CPCe). Persentase tutupan karang keras kedalaman 3 m dalam kondisi sedang (32,09%), sedangkan kedalaman 10 m dalam kondisi tinggi (38,31%). Terdapat 35 genus karang keras yang ditemukan, genus karang yang ditemukan didominasi oleh genus Acropora, Montipora, dan Porites. Presentase tutupan karang pada kedalaman 10 m lebih tinggi dibandingkan pada kedalaman 3 m. Pengawasan dan perhatian penuh terhadap aktivitas wisata di sekitar KKP Nusa Penida, Bali diperlukan agar ekosistem terumbu karang lebih baik.Nusa Penida Marine Protected Area has high potency in biodiversity. Especially coral reef that attract tourist to visit. The coral reef ecosystem could be threatened by natural and human factors. This research aimed to know the coral cover percentage, and the genus of corals, and comparison between coral reefs condition at 3 m and 10 m depths. Data collection was conducted using survey method. Underwater Photo Transect (UPT) and Coral finder were used for coral reefs data collection and to identify the genus of the coral respectively. Software Coral Point Count with Excel Extension (CPCe) was applied to analyze the cover of coral reefs. The percentage of hard coral cover at a depth of 3 m was in medium condition (32, 09%) while at the depths 10 m was in high condition (38, 31%). There were 35 genera of hard coral found, which dominated by Acropora, Montipora, and Porites. The percentage of coral cover at a depth of 10 m was higher than the depth of 3 m. Supervision and full attention to tourism activities around the Nusa Penida MPA, Bali is needed so that the coral reef ecosystem is better.
3838344337F1A020041Representasi Kekerasan dalam Rumah Tangga pada Film Darlings 2022Kajian mengenai kekerasan rumah tangga terhadap istri
yang terepresentasi pada film sudah banyak dilakukan.
Namun, penelitian kekerasan terhadap suami pada film
masih jarang dilakukan. Laki-laki selalu digambarkan
maskulin. Sehingga, ketika laki-laki ditampilkan menjadi
korban kekerasan, penonton menganggapnya sesuatu yang
wajar. Tujuan dari peneliti ini adalah menjelaskan kekerasan terhadap laki-laki dalam rumah tangga yang
direpresentasikan Film Darlings (2022). Metode analisis
yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotika karya
Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini menunjukan
bentuk-bentuk kekerasan langsung yang terdapat Film
Darling (2022) yakni kekerasan fisik, kekerasan psikis, dan penelantaran terhadap suami. Selain itu, juga terdapat
kekerasan kultural pada film ini.
There have been many studies on domestic violence against
wives represented in film. However, research on violence
against husbands in film is still rare. Men are always
portrayed as masculine. Thus, when men are shown to be
victims of violence, the audience considers it something
natural. This study aims to explain the violence against men
In the household represented in the film Darlings (2022).
The analysis method used in this research is Roland
Barthes' semiotics. The results of this study show that the
forms of direct violence in Darling (2022) are physical
violence, psychological violence, and neglect of husbands.
In addition, there is also cultural violence in this film.
3838441040I1D019006UJI SENSORI, FENOLIK DAN SERAT YOGURT KECAMBAH KACANG KORO PEDANG PUTIH
DENGAN KAYU MANIS
Latar Belakang: Hiperlikemia pada diabetes dapat diperbaiki dengan produk kaya antioksidan fenolik dan serat. Kacang koro mengandung serat dan fenolik yang bermanfaat untuk kesehatan, kemudian adanya kayu manis dapat meningkatkan antioksidan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh proporsi susu kecambah kacang koro (Sucaro) – skim, kayu manis, dan kadar BAL terhadap sensori, kadar fenolik, dan serat yogurt kecambah kacang koro pedang putih plus kayu manis (Yocaroma).
Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok dengan 3 faktor yaitu proporsi Sucaro – skim (90:10, 80:20, dan 70:30), kadar BAL (0,3% dan 0,5%) dan kadar kayu manis (5% dan 10%). Uji Sensori dilakukan menggunakan uji hedonik, kandungan fenolik dengan metode Follin Ciocalteau, serat metode SNI, dan penentuan formula terbaik menggunakan metode Indeks Efektivitas.
Hasil Penelitian: Kombinasi proporsi Sucaro-skim, BAL, dan kayu manis mempengaruhi fenolik (p= 0,043), serat (p= 0,000) dan kekentalan (p= 0,000) Yocaroma. Formula terbaik dan paling disukai terbuat dari proporsi Sucaro – skim 70:30, kayu manis 10%, BAL 0,5% yang mengandung fenolik 4220,344 mgGAE/L, dan serat 2,57%.
Kesimpulan: Yocaroma kaya antioksidan berpotensi perbaiki kesehatan diabetes
Background: Hyperglycemia in diabetes can be impoved with products rich in phenolic antioxidants and fiber. Sword beans contain beneficial fiber and phenolic for health, and the presence of cinnamon can enhance antioxidants. This research aimed to determine the effect of proportion of sprouted sword bean milk (Sucaro) – skim milk, cinnamon, and LAB levels on the sensory perception, phenolic content and fiber of sprouted white sword bean yogurt with cinnamon (Yocaroma).
Methodology: This research used a Randomized Block Design method with 3 factors: Sucaro – skim milk proportion (90:10;-80:20;-0:30), LAB levels (0,3% and 0,5%) and cinnamon levels (5% and 10%). Sensory evaluation was conducted using hedonic test, phenolic content with the Folin Ciocalteau method, fiber using SNI method, and determination of the best formula using Effectiveness Index method.
Result: The combination of Sucaro – skim milk proopotion, LAB level, and cinnamon level influenced phenolic content (p= 0,043), fiber content (p= 0,000) and viscosity (p= 0,000) of Yocaroma. The best and most preferred formula was composed of Sucaro – skim milk proportion 70:30, 10% cinnamon, LAB containing 4220,344 mg GAE/L phenolic content, and 2,57% fiber.
Conclusion: Yocaroma, with its rich antioxidant content, has the potential to improve diabetes health
3838544340A1D019100Pengaruh Pupuk Kasgot terhadap Respon Fisiologis Beberapa Varietas Tanaman Jagung Manis (Zea mays L. Saccharata Sturt)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pertumbuhan dan respon fisiologis beberapa varietas tanaman jagung manis, mendapatkan dosis pupuk kasgot yang optimum untuk meningkatkan hasil tanaman jagung manis, mengetahui dan mengkaji pengaruh interaksi antara dosis kasgot dan varietas terhadap respon fisiologis tanaman jagung manis. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan dua faktor perlakuan dan diulang tiga kali. Faktor pertama Varietas V1: Talenta; V2: Secada; V3: Exsotic. Faktor kedua dosis pupuk kasgot K0: 0 ton/ha; K1: 15 ton/ha; K2: 30 ton/ha. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji ANOVA pada taraf kesalahan 5%, jika menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis kasgot berpengaruh terhadap luas daun, indeks luas daun, kehijauan daun, bobot kering tanaman, kadar kemanisan, laju pertumbuhan tanaman, dan laju asimilasi bersih. Varietas jagung manis menunjukkan adanya perbedaan pada luas daun, indeks luas daun, kadar kemanisan. Interaksi antara dosis pupuk kasgot dan varietas jagung manis berpengaruh terhadap luas daun dan indeks luas daun. Dosis kasgot 15 ton/ha menghasilkan pertumbuhan dan hasil jagung manis terbaik.This study aimed to determine and assess the growth and physiological responses of several varieties of sweet corn crops, obtain the optimal dose of maggot frass fertilizer to enhance the yield of sweet maize crops and to find out and investigate the influence of the interactions between the doses of maggot frass and the varieties on the physiological response of sweet Corn crops. The scheme used is a Complete Group Random Scheme (RAKL) with two treatment factors and repeated three times. Variety first factor V1: Talenta; V2: Secada; V3: Exsotic. The results of the study were analyzed using the ANOVA test at the error level of 5%, if it showed a real effect, then the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) test was resumed at the level of error of 5%. The research results showed that the administration of doses of maggot frass influenced the leaf width index, leaf wide index, greenness leaf, dry weight of the plant, the rate of humility, the growth rate of plants, and the net assimilation rate.
3838641039I1D019031ES KRIM SINBIOTIK SOYBIU UNTUK OBESITAS: KADAR FENOLIK, ZAT GIZI MAKRO, DAN MELTING TIME Latar belakang: Obesitas berkontribusi meningkatkan penyakit degeneratif. Makanan tinggi lemak, stress oksidatif dan disbiosis usus berdampak terhadap peningkatan prevalensi dan komplikasi pada obesitas. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh ubi jalar ungu, kecambah kedelai, dan inulin terhadap kadar total fenolik (KTFe), air, abu, protein, lemak, karbohidrat, dan melting time, serta menentukan formula terbaik dan takaran saji es krim sinbiotik Susu Kecambah Kedelai dan Ubi Jalar Ungu (Soybiu) sebagai makanan fungsional untuk obesitas.

Metodologi: Penelitian eksperimental Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor; proporsi susu kecambah kedelai – ekstrak ubi jalar ungu (80:20, 70:30, 60:40) dan inulin (4%, 5%, 6%). Setiap formula diuji KTFe, air, abu, protein, lemak, karbohidrat, dan melting time, selanjutnya ditentukan formula terbaik dan serving size.

Hasil Penelitian: Ubi jalar ungu meningkatkan KTFe, karbohidrat, abu, dan memperbaiki melting time. Kecambah kedelai meningkatkan kadar protein, lemak, dan air. Inulin tidak berpengaruh terhadap semua variabel. Kombinasi perlakuan berpengaruh terhadap semua variabel. Formula terbaik yaitu susu kecambah kedelai – ekstrak ubi jalar ungu 80:20 dan inulin 6% mengandung 1193,40 mg GAE/100 g fenolik, 11,48 g protein, 3,44 g lemak, 28,18 g karbohidrat, 0,76 g abu, dan 78,07% air per takaran saji (200 g), serta melting time 18,14 menit.

Kesimpulan: Es krim sinbiotik Soybiu berpotensi menjadi makanan fungsional untuk obesitas.
Background: Obesity contributes to the development of degenerative diseases. High-fat diets, oxidative stress, and intestinal dysbiosis contribute to obesity’s prevalence and complications. This study aims to determine the effect of purple sweet potato, soybean sprouts, and inulin on total phenolic content (TPC), water, ash, protein, fat, carbohydrates, melting time, the best formula, and serving size of synbiotic ice cream Soybean sprout milk and Purple Sweet Potato (Soybiu) as a functional food for obesity.

Methods: Randomized Block Design (RBD) experimental research with 2 factors; proportions of soybean sprout milk – purple sweet potato extract (80:20, 70:30, 60:40) and inulin (4%, 5%, 6%). Each formula was tested for TPC, water, ash, protein, fat, carbohydrates, and melting time, then the best formula and serving size were determined.

Results: Purple sweet potato increased the TPC, carbohydrates, ash, and improved melting time. Soybean sprouts increase protein, fat, and water levels. Inulin has no effect on all variables. Treatment combinations affect all variables. The best formula is soybean sprout milk – purple sweet potato extract 80:20 and 6% inulin, containing 1193.40 mg GAE/100 g phenolic, 11.48 g protein, 3.44 g fat, 28.18 g carbohydrates, 0.76 g ash, and 78.07% water per serving size (200 g), and 18.14 men melting times.

Conclusion: Soybiu synbiotic ice cream has the potential to become a functional food for obesity.
3838744731I1C020019KOMBINASI SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS DENGAN
KEMOMETRIK UNTUK ANALISIS KEMURNIAN DAN
ADULTERASI MINYAK ATSIRI PALA (Myristica fragrans Houtt.)
Abstrak Minyak atsiri pala (MAP) murni memiliki berbagai aktivitas di bidang kesehatan yang berakibat pada tingginya harga MAP di pasaran. Hal ini menyebabkan maraknya kasus adulterasi atau pemalsuan MAP sehingga menurunkan kemurnian MAP. Penelitian ini bertujuan untuk adulterasi menganalisis kemurnian dan MAP menggunakan kombinasi spektrofotometri UV-Vis dengan kemometrik. Metode hidrodestilasi digunakan untuk mengekstraksi MAP yang selanjutnya diadulterasi dengan minyak terpentin (MT) pada berbagai konsentrasi yang berbeda. MAP murni maupun yang diadulterasi dengan MT kemudian diukur serapannya menggunakan spektrofotometri UV-Vis dan selanjutnya dilakukan analisis data dengan kemometrik. Biji pala menghasilkan rendemen minyak sebesar 8,878%. Hasil pengukuran spektrofotometri UV-Vis untuk adulterasi MAP menunjukkan bahwa MAP memiliki spektrum khas pada panjang gelombang 260-350 nm, yang selanjutnya digunakan untuk pengembangan model kemometrik. Hasil analisis kemometrik dengan Principal Component Analysis (PCA) dapat membedakan MAP murni dan MAP yang diadulterasi menggunakan dua principal component dengan kemampuan menjelaskan variasi sebesar 94,3%. Sementara itu, penerapan Partial Least Square Regression (PLS-R) menunjukkan bahwa kombinasi model kemometrik berhasil mengkuantifikasi konsentrasi adulterasi lebih dari 13% dan kemurnian MAP lebih dari 36% secara akurat (R square (R2) 0,9969 dan (Root Mean Square Error of Prediction (RMSEP) 0,0278). Kombinasi spektrofotometri UV Vis dengan kemometrik dapat dijadikan sebagai alternatif yang cepat dan handal dalam analisis kemurnian dan adulterasi MAP.Pure nutmeg essential oil (MAP) has various activities in the health sector, which results in the high price of MAP in the market. This has led to many cases of adulteration of MAP, thus reducing the purity of MAP. This study aims to analyze the purity and adulteration of MAP using a combination of UV-Vis spectrophotometry and chemometrics. The hydrodistillation method was used to extract MAP, which will be adulterated with turpentine oil (MT) at various different concentrations. The absorbance of pure MAP and MAP that was adulterated with MT were measured using UV-Vis spectrophotometry, and then data analysis was carried out by chemometrics. Nutmeg seeds resulted in an oil yield of 8,878%. The results of UV-Vis spectrophotometry measurements for adulterated MAP showed that MAP had a typical spectrum at a wavelength of 260-350 nm, which was further used for the development of chemometric models. The results of chemometric analysis with Principal Component Analysis (PCA) can distinguish pure and adulterated MAP using two principal components with the ability to explain 94,3% of the variance. Meanwhile, the application of the Partial Least Square Regression (PLS-R) showed that the combination of chemometric models successfully quantified levels of adulteration MT of more than 13% and purity of MAP more than 36% accurately (R square (R2) 0,9969 and (Root Mean Square Error of Prediction (RMSEP) 0,0278). The combination of UV Vis spectrophotometry with chemometrics can be used as an alternative for rapid and reliable analysis of MAP purity and adulteration.
3838844868J0B021005Pembuatan E-booklet Promosi Wisata Tebing Breksi Yogyakarta Berbahasa Mandarin Dengan Metode Penerjemahan KomunikatifLaporan praktik kerja ini berjudul “Pembuatan E-Booklet Promosi Wisata Tebing Breksi Yogyakarta Berbahasa Mandarin Dengan Metode Penerjemahan Komunikatif”. Praktik kerja dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2023 sampai dengan 23 April 2024. Tujuan dilaksanakannya praktik kerja ini adalah untuk membuat e-booklet Tebing Breksi Yogyakarta berbahasa Mandarin dengan metode penerjemahan komunikatif guna memberikan informasi bagi wisatawan Tiongkok. Latar belakang dilakukannya praktik kerja ini karena belum tersedia Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan berbahasa Mandarin, sehingga objek wisata Tebing Breksi Yogyakarta belum memiliki media promosi berbahasa Mandarin. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu metode wawancara, metode observasi, metode jelajah internet, dan metode dokumentasi. Pada kegiatan praktik kerja, penulis menggunakan metode penerjemahan komunikatif yang mudah dipahami karena susunan kalimat hasil terjemahan disesuaikan dengan tata bahasa sasaran sehingga hasilnya lebih mudah dipahami oleh wisatawan Tiongkok. Hasil dari Laporan praktik kerja ini adalah adanya e-booklet Tebing Breksi Yogyakarta berbahasa Mandarin yang diunggah melalui laman (tebingbreksi.com) milik Tebing Breksi Yogyakarta. Dengan tersedianya e-booklet ini dapat memberikan informasi tentang Tebing Breksi Yogyakarta berbahasa Mandarin melalui laman Tebing Breksi Yogyakarta bagi wisatawan Tiongkok.This work practice report is entitled "Creation of Yogyakarta Breksi Cliff Tourism Promotion E-Booklet in Mandarin Using Communicative Translation Methods". The work practice will be carried out from 23 October 2023 to 23 April 2024. The aim of carrying out this work practice is to create an e-booklet Tebing Breksi Yogyakarta in Mandarin using a communicative translation method to provide information for Chinese tourists. The background for carrying out this work practice is because there are no Human Resources (HR) who have the ability to speak Mandarin, so the Tebing Breksi Yogyakarta tourist attraction does not yet have promotional media in Mandarin. The data collection methods used are the interview method, observation method, internet browsing method, and documentation method. In practical work activities, the author uses a communicative translation method that is easy to understand because the structure of the translated sentences is adjusted to the grammar of the target language so that the results are easier for Chinese tourists to understand. The result of this work practice report is the Tebing Breksi Yogyakarta e-booklet in Mandarin which was uploaded via the page (tebingbreksi.com) belonging to Tebing Breksi Yogyakarta. With the availability of this e-booklet, Chinese tourists can provide information about Tebing Breksi Yogyakarta in Mandarin via the Tebing Breksi Yogyakarta page.
3838941043H1B016076OPTIMASI PENGELOLAAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) UNTUK PENYEDIAAN AIR BERSIH DI DESA KRACAK KECAMATAN AJIBARANG KABUPATEN BANYUMAS– Air Bersih merupakan salah satu kebutuhan yang sangat mendasar bagi kehidupan manusia. Pada tahun 2018 pemerintah Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas telah membangun jaringan Penyedian Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat Pamsimas untuk memenuhi 500 KK Kartu Keluarga warga RW 03 dan RW 05 dengan menggunakan dana APBN Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara, APBDes Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa, dan swadaya. Prasarana Pamsimas yang sudah terbangun meliputi 6 enam buah sumur air bersih, bak penampungan, dan jaringan perpipaan. Sumur air bersih terletak di tepian Sungai Kawung di mana debit airnya mengandalkan aliran dasar dan limpasan air sungai. Air sumur di alirkan dan di simpan di bak penampungan sebelum akhirnya di distribusikan mengunakan jaringan perpipaan ke rumah-rumah warga. Dalam penelitian ini dilakukan perhitungan debit aliran saluran dengan menggunakan metode pelampung dan current meter, perhitungan potensi listrik yang dapat dihasilkan oleh PLTMH Desa Kracak, dan perhitungan potensi pemanfaatan energi listrik dari PLTMH Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas. Dari hasil penelitian, didapat nilai debit aliran saluran dengan metode pelampung sebesar 0,180 m3/detik dengan kecepatan sebesar 0,32 m3/detik, sedangkan dengan current meter (metode lima titik) pada tampang 1 didapat debit 0,2168 m3/detik dengan kecepatan 0,375 m2/detik dan pada tampang 2 didapat debit 0,188 m3/detik dengan kecepatan 0,27 m2/detik sehingga rata-rata debit aliran adalah 0,2 m3/detik dengan kecepatan aliran rata-rata 0,32 m2/detik. Potensi energi listrik yang dapat dihasilkan oleh PLTMH dengan metode perhitungan debit aliran metode pelampung sebesar 4,322 kW, metode current meter hulu sebesar 5,210 kW dan current meter hilir sebesar 4,514 kW. Kebutuhan energi listrik untuk menghidupkan pompa air PAMSIMAS sebesar 4400 watt dan energi listrik yang dapat dihasilkan oleh PLTMH sebesar 5,210 kW atau 5210 watt, maka dari itu warga Desa Kracak, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, mendapat penghematan sebesar 118 % dari sebelum adanya PLTMH.Clean water is one of the most basic needs for human life. In 2018, the government of Kracak Village, Ajibarang Subdistrict, Banyumas Regency has built a Pamsimas Community-Based Water Supply and Sanitation network to fulfill 500 families of RW 03 and RW 05 residents by using APBN funds from the State Budget, APBDes Village Budget, and self-help. Pamsimas infrastructure that has been built includes six clean water wells, reservoirs, and piping networks. The clean water wells are located on the banks of the Kawung River where the water discharge relies on base flow and river runoff. The well water is flowed and stored in a reservoir before finally being distributed using a piping network to residents' homes. In this study, the calculation of channel flow discharge using the float and current meter methods, the calculation of the potential electricity that can be generated by the Kracak Village MHP, and the calculation of the potential utilization of electrical energy from the Kracak Village MHP, Ajibarang District, Banyumas Regency. From the research results, the value of the channel flow discharge with the buoy method is 0.180 m3/second with a velocity of 0.32 m3 /second, while with the current meter (five-point method) at cross section 1 obtained a discharge of 0.2168 m3 /second with a velocity of 0.375 m2/second and at cross section 2 obtained a discharge of 0.188 m3 /second with a velocity of 0.27 m2/second so that the average flow discharge is 0.2 m3/second with an average flow velocity of 0.32 m2/second. The potential electrical energy that can be generated by the MHP with the float method flow discharge calculation method is 4.322 kW, the upstream current meter method is 5.210 kW and the downstream current meter is 4.514 kW. The need for electrical energy to turn on the PAMSIMAS water pump is 4400 watts and the electrical energy that can be generated by the MHP is 5,210 kW or 5210 watts, therefore the residents of Kracak Village, Ajibarang District, Banyumas Regency, get 118% savings from before the MHP.
3839041041C1C019023Analisis Pengaruh Debt Covenant, Profitabilitas, dan Likuiditas Terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Infrastruktur, Transportasi, dan Logistik yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2021)Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan data sekunder dengan populasi penelitian perusahaan sektor infrastruktur, transportasi, dan logistik yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2021. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 21 perusahaan dalam kurun waktu 4 tahun, sehingga data yang diperoleh berjumlah 84 sampel data. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dan analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Debt Covenant tidak berpengaruh negatif terhadap konservatisme akuntansi. (2) Profitabilitas tidak berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi. (3) Likuiditas berpengaruh positif terhadap konservatisme akuntansi. Implikasi dari kesimpulan penelitian ini adalah diharapkan dapat membantu perusahaan dalam menerapkan konservatisme akuntansi dengan memperhatikan faktor-faktor yang memengaruhinya. Bagi pihak eksternal yang ingin berinvestasi atau memberikan pinjaman diharapkan juga dapat mencermati kondisi keuangan perusahaan terutama pada tingkat likuiditas. Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan referensi untuk penelitian selanjutnya di bidang konservatisme akuntansi
Kata kunci: debt covenant, profitabilitas, likuiditas, konservatisme akuntansi.
This research is a study using secondary data with a research population of infrastructure, transportation and logistics sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2021. The sample in this study were 21 companies in a period of 4 years, so that the data obtained amounted to 84 data samples. The sampling technique used is purposive sampling and the data analysis used is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that: (1) Debt Covenant has no negative effect on accounting conservatism. (2) Profitability has no positive effect on accounting conservatism. (3) Liquidity has a positive effect on accounting conservatism. The implication of the conclusion of this study is that it can help companies in applying accounting conservatism by paying attention to the factors that influence it. For external parties who want to invest or provide loans, it is hoped that they can also look at the company's financial condition, especially at the liquidity level. This research is expected to be used as a reference for further research in the field of accounting conservatism.
Keywords: debt covenant, profitability, liquidity, accounting conservatism.
3839140980F1B019115PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (SDM) BERBASIS KOMPETENSI DI BRI CORPORATE UNIVERSITY CAMPUS YOGYAKARTA
Pengembangan sumber daya manusia merupakan suatu aktivitas yang dilakukan secara sadar guna mendorong para karyawan atau pegawai memiliki kecakapan atau kemampuan yang lebih sehingga dapat memenuhi tuntutan pekerjaan di masa yang akan datang. Pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi di BRI Corporate University Campus Yogyakarta dimaksudkan sebagai sarana dalam meningkatkan kinerja pegawai. Triton (2010) menjelaskan bahwa pelatihan sumber daya manusia berdasarkan tempat pelaksanaannya dapat digolongkan menjadi off the job method dan off the job method.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan fokus penelitian yaitu pengembangan sumber daya manusia berbasis kompetensi dan juga faktor pendukung serta faktor penghambat pengembangan sumber daya manusia di BRI Corporate University Campus Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek on the job method dan off the job method, pengembangan SDM berbasis kompetensi di BRI Corporate University Campus Yogyakarta sudah berjalan sesuai dengan visi dan misi dari BRI Corporate University. Dari aspek on the job method, dapat meningkatkan ketepatan, kedisiplinan, dan membentuk core values AKHLAK. Kemudian dari aspek off the job method dapat membentuk pegawai yang kompeten. Terdapat beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengembangan SDM di BRI Corporate University Campus Yogyakarta. Faktor pendukung tersebut adalah motivasi, kualifikasi, dan tuntutan lingkungan. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu fixed mindset.
Kata kunci: Pengembangan SDM, Kompetensi, Corporate University
Human resource development is an activity that is carried out consciously in order to encourage employees or employees to have more skills or abilities so that they can meet the demands of work in the future. Competency-based human resource development at BRI Corporate University Campus Yogyakarta is intended as a means of improving employee performance. Triton (2010) explains that based on the place of implementation, human resource training can be classified into off the job methods and off the job methods.
The method used in this study is a qualitative research method with a research focus on competency-based human resource development as well as supporting factors and inhibiting factors for human resource development at the BRI Corporate University Campus Yogyakarta. The results of the study show that from the on the job method and off the job method aspects, competency-based HR development at the BRI Corporate University Campus Yogyakarta has been running in accordance with the vision and mission of the BRI Corporate University. From the aspect of the on the job method, it can increase accuracy, discipline, and form AKHLAK's core values. Then from the aspect of the off the job method can form competent employees. There are several supporting factors and inhibiting factors in HR development at the BRI Corporate University Campus Yogyakarta. The supporting factors are motivation, qualifications, and environmental demands. While the inhibiting factor is the fixed mindset.
Keywords: HR Development, Competence, Corporate University
3839241042F1F018067Peran International Labour Organization dalam Mengatasi Eksploitasi Buruh Garmen di Bangladesh Tahun 2017-2019Negara Bangladesh dikenal dengan industri ekspor, terutama di bidang tekstil atau pakaian. Bangladesh menyumbang sebesar 80 persen ekspor garmen sehingga banyak pula terciptanya lapangan kerja di sektor ini. Banyaknya investor asing di Bangladesh merupakan akibat dari upah buruh di Bangladesh sangat rendah sehingga bisa menekan biaya produksi di industri garmen. Dimulai dari upah yang kecil inilah muncul berbagai persoalan yang menyebabkan berbagai pelanggaran hak kerja khususnya di industri buruh garmen Bangladesh. Oleh karena itu, ILO sebagai organisasi internasional yang berperan dalam menyejahterakan dan memperjuangkan hak-hak ketenagakerjaan melakukan berbagai upaya agar mengurangi terjadinya berbagai masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peran ILO dalam mengatasi eksploitasi buruh garmen di Bangladesh pada tahun 2017-2019. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan konsep organisasi internasional.
Kata kunci : Bangladesh, buruh garmen, organisasi international, International Labour Organization.
Bangladesh is known for its export industry, especially in textiles or clothing. Bangladesh pays for 80 percent of garment exports so there are lots of jobs created in this sector. The large number of foreign investors in Bangladesh is a result of the very low wages of workers in Bangladesh which can reduce production costs in the garment industry. Starting from this small wage, various problems arose which led to various violations of work rights, especially in the Bangladeshi garment labor industry. Therefore, the ILO as an international organization that plays a role in promoting welfare and fighting for labor rights makes various efforts to reduce the occurrence of these problems. This research aims to look at the role of the ILO in overcoming the exploitation of garment workers in Bangladesh in 2017-2019. In this study, the authors use the concept of international organizations.
Keywords : Bangladesh, garment worker, international organization, International Labour Organization.
3839341044E1A019263 PENJATUHAN SANKSI PIDANA TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA PENYIMPANAN NARKOTIKA
(Studi Putusan Pengadilan Negeri Muara Enim Nomor 31/Pid.Sus-Anak/2021/PN Mre)
Narkotika telah menjadi musuh bagi Indonesia dalam hal mencetak penerus bangsa yang sehat sehingga menjadi hal yang harus diperhatikan apabila anak terjerat narkotika. Pemidanaan terhadap anak harus memperhatikan UU Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak dan UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Perlindungan anak menjadi landasan bagi Hakim dalam menjatuhkan putusan terhadap anak. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui penjatuhan sanksi terhadap anak sebagai pelaku tindak kejahatan penyimpanan narkotika di Indonesia dan untuk mengetahui dasar pertimbangan hukum hakim menjatuhkan sanksi pidana pada Putusan Pengadilan Negeri Muara Enim Nomor 31/Pid.Sus-Anak/2021/PN Mre. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi preskriptif analitis, sumber data yang digunakan data sekunder, data yang diperoleh disajikan dengan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk penjatuhan sanksi terhadap anak sebagai pelaku tindak kejahatan penyimpanan narkotika penanganan perkara pidana anak berbeda dengan orang dewasa, Sesuai dengan Undang – Undang Sistem Peradilan Pidana Anak ½ (satu perdua) dari maksimum pidana penjara yang diancamkan terhadap orang dewasa, pidana dengan syarat, pelatihan kerja, pembinaan dalam lembaga dan penjara. Penjatuhan sanksi yang dilakukan oleh hakim ini dianggap terlalu berat dan tidak sesuai dengan asas perlindungan anak. Hakim harus mengambil keputusan yang sesuai untuk menciptakan keadilan dalam perlindungan anak.Narcotics have become an enemy to Indonesia in terms of producing healthy successors of the nation, so it becomes a matter that must be taken into account when children are involved in narcotics. The punishment against children must consider Law Number 11 of 2012 concerning the Juvenile Justice System and Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection. Child protection serves as a foundation for Judges in delivering verdicts against children. The purpose of this research is to determine the sanctions imposed on children as perpetrators of drug storage crimes in Indonesia and to understand the legal considerations of judges in imposing criminal sanctions in the Decision of the Muara Enim District Court Number 31/Pid.Sus-Anak/2021/PN Mre. This study uses a normative juridical approach method, with prescriptive analytical specification, using primary and secondary data sources, and the data obtained are presented using qualitative analysis methods. The results of the research indicate that the form of punishment imposed on children as perpetrators of drug storage crimes differs from adults, in accordance with the Law on the Juvenile Criminal Justice System, the punishment is half of the maximum prison sentence threatened against adults, which includes conditional sentences, vocational training, guidance in institutions, and imprisonment. The punishment imposed by the judge is considered too severe and not in accordance with the principle of child protection. Judges must make appropriate decisions to create justice in child protection.
3839441045L1A019055WARNA IKAN SUMATRA (Puntius tetrazona) PADA PAPARAN SPEKTRUM CAHAYA YANG BERBEDAIkan Sumatra (Puntius tetrazona) banyak diminati karena warna dan bentuknya yang cantik. Ciri khas ikan Sumatra terdapat empat pita hitam pada tubuhnya yang menjadi daya tarik tersendiri untuk dipelihara dan ikan ini juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah spektrum warna cahaya yang berbeda dan lamanya waktu pemeliharaan berpengaruh terhadap warna ikan Sumatra (Puntius tetrazona). Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok. Warna lampu LED yang digunakan yaitu lampu LED biru, lampu LED kuning dan lampu LED merah. Hasil penelitian warna ikan Sumatra (Puntius tetrazona) pada kepadatan merah (P-value 0,004) dan warna biru (P-value 0,000) yang menyatakan hasil yang berbeda sangat nyata terhadap kepadatan warna ikan. Kepadatan warna warna hijau (P-value 0,025) yang menyatakan hasil berbeda nyata terhadap warna ikan. Hasil terbaik diperoleh dari perlakuan lampu LED warna kuning. Warna merah (P-value 0,005), dan biru (P-value 0,000) berbeda sangat nyata sedangkan warna hijau (P -value 0,010) berbeda nyata pada perlakuan lama waktu pemeliharaan (0-21 hari). Waktu terbaik ada pada minggu ke 3 (hari ke 21).Sumatra tiger barb (Puntius tetrazona) is an ornamental fish that has great demand because of it has beautiful colour and shape.The characteristic of the P. tetrazona has four black bands on its body which are the main attraction for keeping and this fish. The purpose of this determine whether color spectrum of light and the left rearing affect the color of sumatra tiger barb (Puntius tetrazona). The reasearch used an experiment by design Random groups with variations in blue, red, and yellow LED colors spectrum . The Anova test showed that the color density of fish on the red LED spectrum (P-value 0.004) and blue LED spectrum (P-value 0.000) was very significantly different, while the green LED spectrum (P-value 0.025) was significantly different. In addition, the red LED spectrum (P-value 0.005) and blue LED spectrum (P-value 0.000) treatment showed very significant different results, while the green LED spectrum (P-value 0.010) was significantly different from the incubation time of 21 days (3 weeks).
3839541046E1A019157PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA TANPA HAK MENJADI PERANTARA MENGEDARKAN NARKOTIKA
( STUDI PUTUSAN NOMOR 9/PID.SUS – ANAK/2020/PN.BKO )
Peredaran narkotika tidak jarang memanfaatkan kurangnya pengetahuan dan ketidakmampuan untuk menolak dari para anak dibawah umur yang kemudian dijadikan sasaran sebagai penyambung tangan dari para bandar narkotika. Hal ini terjadi dalam Putusan Nomor 9/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Bko. Segala bentuk penanganan terhadap anak yang menghadapi masalah mengedarkan narkotika harus dilakukan dengan memprioritaskan kepentingan terbaik bagi sang anak yang berpedoman pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan Hakim dalam menjatuhkan pidana terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana tanpa hak mengedarkan narkotika dalam Putusan Nomor 9/Pid-Sus-Anak/2020/PN.Bko dan juga bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap anak sebagai pelaku tindak pidana tanpa hak mengedarkan narkotika. Penelitian ini bersifat yuridis normatif dengan pendekatan kasus ( Case Approach ) dan spesifikasi penelitian preskriptif yaitu dengan memberikan argumentasi atas hasil penelitian yang dilakukan. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa hakim telah mempertimbangkan pertimbangan yang bersifat yuridis maupun non yuridis dalam memutus pidana dan perlindungan hukum berupa diversi tidak dapat dilakukan, karena tindak pidana yang dilakukan diancam dengan pidana maksimal 20 ( dua puluh ) tahun maka dijatuhkan pidana penjara sebagai upaya terakhir pemidanaan sesuai Pasal 81 ayat (5) UU No. 11 Tahun 2012 Sistem Peradilan Pidana Anak.Trafficking of narcotics often takes advantage of the lack of knowledge and inability to refuse from underage children who are then used as the go-to arms of narcotics dealers. This happened in Verdict Number 9/Pid.Sus-Anak/2020/PN.Bko. All forms of handling children who have problems with drug trafficking must be carried out by prioritizing the best interests of the child guided by Law Number 35 of 2014 concerning Amendments to Law Number 23 of 2002 concerning Child Protection. This study aims to determine the judge's considerations in imposing a sentence on children as perpetrators of crimes without the right to distribute narcotics in Verdict Number 9/Pid-Sus-Anak/2020/PN.Bko and also aims to determine legal protection for children as perpetrators of crimes without the right to distribute narcotics. This research is normative juridical with a case approach and prescriptive research specifications, namely by providing arguments on the results of the research conducted. The results of this study concluded that the judge had considered juridical and non-juridical considerations in deciding the crime and legal protection in the form of diversion could not be carried out because the article threatened more than 10 years was imposed with imprisonment as a last resort for punishment in accordance with Article 81 paragraph (5) of Law no. 11 of 2012 Juvenile Criminal Justice System.
3839644341I1E020068PENGARUH LATIHAN BOOMERANG RUN DAN Z PATTERN RUN
TERHADAP KELINCAHAN SISWA EKSTRAKURIKULER FUTSAL
SMA NEGERI 1 PADAMARA

ABSTRAK
PENGARUH LATIHAN BOOMERANG RUN DAN Z PATTERN RUN
TERHADAP KELINCAHAN SISWA ESKTRAKURIKULER FUTSAL
SMA NEGERI 1 PADAMARA
Satria Ihsan Nurhidayat¹, Rohman Hidayat², Fuad Noor Heza³


Latar Belakang: Berdasarkan hasil observasi awal dengan tes kelincahan siswa ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Padamara, didapati para siswa mendapatkan hasil yang tergolong masih rendah, sehingga perlu adanya latihan untuk meningkatkan komponen fisik kelincahan.

Metodologi: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan Two Group Pretest Postest Design. Penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 22 siswa laki-laki. Pengujian dalam penelitian ini mengguunakan SPSS versi 26 dengan teknik analisis uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji paired sample t test dan uji independent sample t test.

Hasil Penelitian: Hasil uji normalitas berdistribusi normal karena nilai signifikan > 0,05. Hasil uji homogenitas termasuk distribusi data homogen karena nilai signifikan > 0,05. Hasil uji paired sample t-test nilai t hitung kelompok boomerang run 12,602 dan kelompok z pattern run 10,494. Hasil uji independent sample t-test tidak terdapat pengaruh yang signifikan karena nilai signifikan 0,235> 0,05.

Kesimpulan: (1)Terdapat pengaruh signifikan latihan boomerang run dan latihan z pattern run terhadap kelincahan siswa ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Padamara. (2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kelompok boomerang run dan z pattern run terhadap kelincahan siswa ekstrakurikuler futsal SMA Negeri 1 Padamara.

Kata Kunci: Boomerang run, Z-Pattern run, Kelincahan

¹Mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani FIKes Universitas Jenderal Soedirman
²Departemen Jurusan Pendidikan Jasmani FIKes Universitas Jenderal Soedirman


ABSTRACT
EFFECT OF BOOMERANG RUN AND Z PATTERN RUN TRAINING
ON THE AGILITY OF FUTSAL EXTRA-CURRICULAR STUDENTS
PADAMARA 1 STATE HIGH SCHOOL
Satria Ihsan Nurhidayat¹, Rohman Hidayat², Fuad Noor Heza³


Background: Based on the results of initial observations using agility tests for extracurricular futsal students at state high school 1 Padamara, it was found that the students had relatively low results, so there was a need for training to improve the physical components of agility.

Methodology: This research uses an experimental method with a Two Group Pretest Posttest Design. Determination of the sample using purposive sampling. The sample in this study consisted of 22 male students. Testing in this research used SPSS version 26 with analysis techniques of normality test, homogeneity test, and hypothesis testing using the Paired Sample t Test and the Independent Sample t Test.

Research Results: The results of the normality test are normally distributed because the significant value is > 0.05. The homogeneity test results include homogeneous data distribution because the significant value is > 0.05. The results of the paired sample t-test, the calculated t value for the boomerang run group is 12.602 and the z pattern run group is 10. The results of the independent sample t-test did not have a significant effect because of its significant value 0.235> 0.05.

Conclusion: There is a significant effect of boomerang run training and z pattern run training on the agility of futsal extracurricular students at state high school 1 Padamara. There was no significant influence between the boomerang run and z pattern run groups on the agility of futsal extracurricular students at state high school 1 Padamara.

Keywords: Boomerang running, Z-pattern running, Agility

¹Students of the Physical Education Department, FIKes, Jenderal Soedirman University
²Department of Physical Education Department, FIKes, Jenderal Soedirman University
3839741048F1C019017Penerimaan Penonton Terhadap Representasi Konsep Self-Acceptance Dalam Musik Video Tutur Batin

Penerimaan dan pemaknaan khalayak terhadap pesan yang ditampilkan media sangatlah beragam. Konsep self-acceptance dalam musik video Tutur Batin menjadi fokus pada penelitian penerimaan pesan oleh khalayak media ini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif untuk dapat mengetahui dan mendeskripsikan penerimaan pesan khalayak yang dianalisis menggunakan metode analisis resepsi untuk mengetahui posisi penerimaan khalayak terdapat pada posisi dominant hegemonic reading, negotiated reading atau oppositional reading. Penelitian ini menggunakan 6 informan yang terbagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenis kelamin yaitu 3 orang perempuan dan 3 orang laki-laki dengan perbedaan latar belakang pengalaman, etnis, agama dan asal daerah. Informan dipilih dari mahasiswa FISIP UNSOED. Proses pengambilan data menggunakan metode FGD dan wawancara mendalam.
Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah tiga informan termasuk kedalam posisi dominant hegemonic reading yang berarti menerima secara penuh pesan yang disampaikan musik video Tutur Batin, dua informan kedalam posisi negotiated reading yang berarti menerima pesan yang ditampilkan musik video Tutur Batin tapi juga memiliki pendapat tersendiri dan satu informan kedalam oppositional reading yang berarti menolak pesan yang disampaikan pada musik video Tutur Batin. Penerimaan informan dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya budaya, lingkungan sosial dan latar belakang pengalaman yang didapat.
The audience's acceptance and meaning of the message displayed by the media is very diverse. The concept of self-acceptance in the music video Tutur Batin became the focus of research on message acceptance by this media audience. This study used 6 informants who were divided into two groups based on sex, consisting of 3 women and 3 men with differences in experience background, ethnicity, religion, and regional origin. Informants are selected from FISIP UNSOED students. The data collection process uses the FGD method and in-depth interviews.
The results obtained from this study are that three informants are included in the dominant position of hegemonic reading which means receiving fully the message represented by the Tutur Batin music video, two informants in the position of negotiated reading which means receiving the message displayed in the Tutur Batin music video but also have their own opinions and one informant in oppositional reading which means rejecting the message represented in the music video of Tutur Batin. The acceptance of informants is influenced by several factors including culture, social environment, and background experience gained
3839841049F1B019007Dampak Penerapan Corporate University Terhadap Kinerja Pegawai Auditorat Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kinerja pegawai Auditorat Keuangan Negara I Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (AKN I BPK RI) yang belum maksimal yaitu sebelum diterapkan corporate university pada Tahun 2020 hanya mampu merealisasikan 4 dari 12 target Indikator Kinerja Utama dan menjadi yang terendah di BPK RI. Kemudian, pada Tahun 2021 AKN I BPK RI menerapkan corporate university sesuai Peraturan Pemerintah Pasal 203 Ayat (4a) Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil melalui pembelajaran terpadu (corporate university). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan efektivitas penerapan corporate university dan menganalisis dampak penerapan corporate university terhadap kinerja pegawai AKN I BPK RI. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis data secara deskriptif menggunakan uji statistik wilcoxon signed rank test untuk uji beda rata-rata dengan studi eksperimen dan desain penelitian single program before-after dengan pengumpulan data melalui dokumentasi dan kuesioner dengan skala likert. Penelitian ini menggunakan 69 sampel dari 226 populasi dengan menggunakan rumus slovin dan teknik pengambilan sampel disproportionate stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, penerapan corporate university pada pegawai AKN I BPK RI sudah efektif dan tergolong baik; kedua, penerapan corporate university sudah efektif dalam meningkatkan kinerja pegawai AKN I BPK RI terbukti kinerja pegawai sebelum penerapan corporate university tergolong sedang dan kinerja pegawai sesudah penerapan corporate university mengalami peningkatan menjadi tergolong tinggi; ketiga, terdapat dampak penerapan corporate university terhadap kinerja pegawai AKN I BPK RI yang signifikan yaitu terjadi peningkatan rata-rata kinerja pegawai antara sebelum dan sesudah penerapan corporate university.This research based on performance employees of the State Finance Auditorate I Supreme Audit Agency Republic of Indonesia (AKN I BPK RI) which has not been maximized, namely before implementing the corporate university in 2020 it was only able to realize 4 of the 12 Key Performance Indicator targets and was the lowest in BPK RI. Then, in 2021 AKN I BPK RI implemented a corporate university in accordance with Government Regulation Article 203 Paragraph (4a) Number 17 of 2020 concerning Civil Servant Management through integrated learning (corporate university). The purpose of this study is to describe the effectiveness of implementing a corporate university and analyze the impact of implementing a corporate university on the employees performance of AKN I BPK RI. This study uses quantitative methods with descriptive data analysis techniques using the wilcoxon signed rank test statistical test to test different means with experimental studies and single program before-after research designs with data collection through documentation and questionnaires with a likert scale. This study used 69 samples from 226 population using the slovin formula and disproportionate stratified random sampling technique. The results showed that: first, the implementation of corporate university to AKN I BPK RI employees was effective and classified as good; second, the implementation of corporate university was effective in improving the performance of AKN I BPK RI employees, it was proven that employee performance before the application of corporate university was classified as medium and employee performance after the application of corporate university had increased to be classified as high; third, there was an impact of implementing corporate university on the performance of AKN I BPK RI employees which was significant, namely an increase in the average employee performance between before and after the implementation of corporate university.
3839941050I1D019039HUBUNGAN ANTARA PAPARAN AKUN DIET INFLUENCE DAN CITRA TUBUH DENGAN PERILAKU DIET PADA SISWA SMA NEGERI 1 KEJOBONG
PURBALINGGA
Latar Belakang: Adanya fenomena body goals umumnya mempengaruhi persepsi citra tubuh dan perilaku diet remaja dalam mencapai bentuk tubuh ideal. Remaja cenderung memperhatikan berat badan dan penampilan yang menyebabkan perubahan perilaku makan. Akun diet influence menawarkan berbagi macam informasi diet populer yang menarik minat remaja. Informasi diet yang diberikan membantu remaja dalam melaksanakan diet yang sesuai kaidah kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan paparan akun diet influence dan citra tubuh terhadap perilaku diet pada siswa SMA Negeri 1 Kejobong Purbalingga.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sebanyak 91 siswa SMA Negeri 1 Kejobong berusia 15-18 tahun diambil sebagai responden penelitian. Paparan akun diet influence diukur dengan kuesioner akun diet influence, citra tubuh dikur dengan BSQ-8C, perilaku diet diukur dengan kuesioner perilaku diet. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Chi-Square.
Hasil Penelitian: Siswa memiliki paparan akun diet influence dengan durasi > 60 menit/hari (14,3%), citra tubuh negatif (57,1%), perilaku diet tidak sehat (50,5%). Paparan akun diet influence berhubungan dengan perilaku diet (p=0,006). Citra tubuh berhubungan dengan perilaku diet (p=0,015).
Kesimpulan: Paparan akun diet influence dan citra tubuh memiliki hubungan dengan perilaku diet.
Latar Belakang: Adanya fenomena body goals umumnya mempengaruhi persepsi citra tubuh dan perilaku diet remaja dalam mencapai bentuk tubuh ideal. Remaja cenderung memperhatikan berat badan dan penampilan yang menyebabkan perubahan perilaku makan. Akun diet influence menawarkan berbagi macam informasi diet populer yang menarik minat remaja. Informasi diet yang diberikan membantu remaja dalam melaksanakan diet yang sesuai kaidah kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan paparan akun diet influence dan citra tubuh terhadap perilaku diet pada siswa SMA Negeri 1 Kejobong Purbalingga.
Metodologi: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Sebanyak 91 siswa SMA Negeri 1 Kejobong berusia 15-18 tahun diambil sebagai responden penelitian. Paparan akun diet influence diukur dengan kuesioner akun diet influence, citra tubuh dikur dengan BSQ-8C, perilaku diet diukur dengan kuesioner perilaku diet. Analisis data dilakukan menggunakan Uji Chi-Square.
Hasil Penelitian: Siswa memiliki paparan akun diet influence dengan durasi > 60 menit/hari (14,3%), citra tubuh negatif (57,1%), perilaku diet tidak sehat (50,5%). Paparan akun diet influence berhubungan dengan perilaku diet (p=0,006). Citra tubuh berhubungan dengan perilaku diet (p=0,015).
Kesimpulan: Paparan akun diet influence dan citra tubuh memiliki hubungan dengan perilaku diet.
3840041051A1D019092KERAGAAN TANAMAN CABAI BESAR (Capsicum annuum L.) VARIETAS/GALUR INTRODUKSI DI KAWASAN DATARAN RENDAH DESA KARANGGINTUNG, KECAMATAN SUMBANGPenelitian bertujuan untuk mengetahui keragaan tanaman berbagai varietas/galur cabai besar pada kondisi lingkungan tertentu. Penelitian ini dilaksanakan di kawasan dataran rendah di Desa Karanggintung, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian lapangan ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan terdiri atas 4 varietas/galur cabai besar yang terdiri dari 2 galur introduksi (SV8233HD dan SVHD3979) dan 2 varietas pembanding (Baja dan Pilar). Percobaan diulang sebanyak 3 kali dan dalam satu petak terdapat 24 tanaman. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam ANOVA pada taraf 5%, lalu diikuti dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas cabai besar yang diuji memiliki hasil yang berbeda di dataran rendah. Variabel luas daun dan bobot per buah menunjukkan hasil yang berbeda. Dari segi bobot per buah, galur introduksi (SVHD3979 dan SV8233HD) memiliki nilai lebih baik dibandingkan dengan varietas pembanding (Baja dan Pilar). Keragaan morfologi dari keempat varietas/galur tanaman cabai besar cenderung sama. Karakteristik kualitatif diuraikan secara lebih rinci dalam teks.This study aimed to determine the plant performance of various varieties/lines of chili peppers under certain environmental conditions. This research was conducted in a lowland area in Karanggintung Village, Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency. This field study used a Randomized Group Design (RAK). Treatments consisted of 4 varieties/lines of chili consisting of 2 introduced lines (SV8233HD and SVHD3979) and 2 comparison varieties (Baja and Pilar). The experiment was repeated 3 times and in one plot there were 24 plants. Data were analyzed using ANOVA test at the 5% level, followed by the DMRT test. The results showed that the tested chili varieties had different yields in the lowlands. Variables of leaf area and weight per fruit showed significantly different results. In terms of weight per fruit, the introduced lines (SVHD3979 and SV8233HD) had better values than the comparison varieties (Baja and Pilar). The morphological characteristics of the four varieties/lines of chili plants tend to be the same. Qualitative characteristics are described in more detail in the text.