Artikel Ilmiah : L1B019055 a.n. ELANG KURNIAWAN

Kembali Update Delete

NIML1B019055
NamamhsELANG KURNIAWAN
Judul ArtikelAnalisis Kelayakan Budidaya Kerang Hotate (Mizuhopecten Yessoensis) Di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang.
Abstrak (Bhs. Indonesia)Budidaya kerang Hotate (Mizuhopecten yessoensis) di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang, telah menjadi pilihan yang menarik bagi para pembudidaya. Studi ini mengkaji kelayakan lokasi budidaya kerang Hotate (Mizuhopecten yessoensis) di Teluk Funka, Hokkaido, Jepang berdasarkan data kualitas air seperti temperatur, salinitas, dan kedalaman. Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi tersebut sangat sesuai untuk budidaya kerang Hotate, dengan temperatur air berkisar antara 11,5 °C hingga 22,3 °C, salinitas berkisar antara 31,01 hingga 32,97 psu, dan kedalaman budidaya hingga 25 meter. temperatur optimal berkisar antara 10°C hingga 15°C, salinitas optimal berkisar antara 26 hingga 32 psu, dan kedalaman yang sesuai berkisar antara 10 hingga 30 meter. Pengelolaan kualitas air yang sesuai menjadi kunci penting dalam mencapai keberhasilan budidaya kerang Hotate di lokasi ini. Hasil analisis menunjukkan bahwa lokasi ini memiliki kesesuaian yang baik untuk budidaya kerang Hotate. Keseluruhan analisis menunjukkan bahwa lokasi budidaya kerang Hotate di Teluk Funka memiliki kesesuaian yang baik berdasarkan parameter kualitas air yang dianalisis. Dengan memperhatikan serta menjaga temperatur, salinitas dan kepadatan organisme lain dalam rentang yang sesuai, budidaya kerang Hotate di Teluk Funka berpotensi menjadi industri yang berhasil dan berkelanjutan. Penting bagi para pembudidaya untuk memantau dan mengelola kualitas air dengan baik untuk mencapai keberhasilan budidaya yang optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)Cultivation of Hotate clams (Mizuhopecten yessoensis) in Funka Bay, Hokkaido, Japan, has become an attractive option for farmers. This study assessed the feasibility of Hotate clam (Mizuhopecten yessoensis) culture sites in Funka Bay, Hokkaido, Japan based on water quality data such as temperature, salinity and depth. The analysis showed that the site is highly suitable for Hotate clam culture, with water temperature ranging from 11.5°C to 22.3°C, salinity ranging from 31.01 to 32.97 psu, and culture depth up to 25 meters. Optimal temperatures range from 10°C to 15°C, optimal salinities range from 26 to 32 psu, and suitable depths range from 10 to 30 meters. Appropriate water quality management is an important key in achieving successful Hotate clam culture at this site. The results of the analysis indicate that this site has good suitability for Hotate clam culture. The overall analysis shows that the Hotate clam farming site in Funka Bay has good suitability based on the water quality parameters analyzed. By observing and maintaining temperature, salinity and density of other organisms within appropriate ranges, Hotate clam farming in Funka Bay has the potential to be a successful and sustainable industry. It is important for farmers to monitor and manage water quality properly to achieve optimal aquaculture success.
Kata kunciKerang hotate,temperatur,salinitas,kedalaman, teluk Funka
Pembimbing 1Agung Cahyo Setyawan, S. Pi., M.Si
Pembimbing 2Dr. Taufik Budhi Pramono, S.Pi., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman35
Tgl. Entri2023-08-14 20:40:50.767042
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.