Artikelilmiahs
Menampilkan 38.241-38.260 dari 48.952 item.
| # | Idartikelilmiah | NIM | Judul Artikel | Abstrak (Bhs. Indonesia) | Abtrak (Bhs. Inggris) | |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 38241 | 44320 | G1A020009 | PERBANDINGAN PENGARUH EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica) DAN SIMVASTATIN TERHADAP KADAR HDL DAN LDL PADA TIKUS (Rattus norvegicus) MODEL HIPERKOLESTEROLEMIA | Latar belakang – Ekstrak pegagan (Centella asiatica) memiliki kandungan antiinflamasi dan antioksidan yang mampu mengontrol kadar lipid darah. Salah satu senyawa aktif yang dapat ditemukan adalah flavonoid, triterpenoid, dan tannin. Senyawa tersebut memiliki efek terhadap hiperkolesterolemia yang ditandai dengan penurunan kadar LDL dan peningkatan kadar HDL. Penggunaan obat simvastatin menjadi lini pertama dalam pengobatan hiperkolesterolemia. Tujuan – Mengetahui perbandingan pengaruh ekstrak pegagan dan simvastatin terhadap kadar HDL dan LDL pada tikus model hiperkolesterolemia. Metode Penelitian – Penelitian ini merupakan penelitian true experimental dengan posttest only with control group design. Jumlah sampel sebanyak 32 ekor tikus dibagi menjadi kelompok tikus sakit, kelompok tikus sehat, kelompok tikus sakit dengan perlakuan ekstrak pegagan, dan kelompok tikus sakit dengan perlakuan simvastatin. Sampel darah diambil pada minggu ke-5, kemudian dilakukan pengukuran HDL dan LDL menggunakan kit dyasis cholesterol FS. Data dianalisis menggunakan One-Way ANOVA. Hasil – Hasil penelitian didapatkan rerata kadar HDL dan LDL pada pemberian ekstrak pegagan adalah 67,28 mg/dL dan 33,56 mg/dL. Uji statistik menunjukkan hasil signifikansi antar kelompok (p<0,001). Kesimpulan – Pemberian ekstrak pegagan dosis 500 mg/kgBB/hari pada tikus model hiperkolesterolemia memiliki potensi dalam meningkatkan HDL dan menurunkan LDL yang lebih baik dari pemberian simvastatin. | Background – Centella asiatica extract contains anti-inflammatory and antioxidant compounds capable of regulating blood lipid levels. Among the active compounds present are flavonoids, triterpenoids, and tannins. These compounds exert effects on hypercholesterolemia characterized by decreased LDL levels and elevated HDL levels. Simvastatin is the first-line medication used in the treatment of hypercholesterolemia. Objective – To compare the effects of Centella asiatica extract and simvastatin on HDL and LDL levels in a hypercholesterolemic rat model. Research Method – This research adopts a true experimental design with a posttest-only control group. A total of 32 rats are divided into groups: sick rats, healthy rats, sick rats treated with Centella asiatica extract, and sick rats treated with simvastatin. Blood samples are collected in the fifth week, followed by HDL and LDL measurements using the dyasis cholesterol FS kit. Data are analyzed using One-Way ANOVA. Results – The research findings reveal mean HDL and LDL levels of 67.28 mg/dL and 33.56 mg/dL, respectively, in the Centella asiatica extract group. Statistical analysis demonstrates significant differences among the groups (p=0.000). Conclusion – Administration of Centella asiatica extract at a dosage of 500 mg/kgBW/day in hypercholesterolemic rat models shows potential in improving HDL levels and reducing LDL levels more effectively compared to simvastatin administration. | |
| 38242 | 40914 | E1A019066 | PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN ATAS PENJUALAN MINYAK PELUMAS BEKAS YANG DIBERI LABEL DENGAN MEREK TERNAMA SEHINGGA TERLIHAT ASLI DAN BARU (Studi Putusan Nomor: 1966/Pid.Sus/2022/PN Tng) | Keberadaan pelumas mesin yang sifatnya paling cepat habis masa pakainya dan harus diganti secara rutin dan berkala, menjadi kebutuhan vital dalam perawatan kendaraan bermotor. Hal inilah yang tampaknya menjadi sesuatu yang menggiurkan untuk disalahgunakan. Banyaknya oknum yang tidak bertanggung jawab untuk memanfaatkan celah tersebut dalam bertindak secara tidak patut, dengan menjual minyak pelumas yang tidak layak edar atau bekas untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum bagi konsumen yang membeli minyak pelumas bekas yang diberi label dengan merek ternama sehingga terlihat asli dan baru dalam Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor: 1966/Pid.Sus/2022/PN Tng). Penelitian ini mengguunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Data disajikan dalam bentuk uraian logis, sistematis, dan rasional kemudian dianalisis secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukan bahwa konsumen telah mendapatkan perlindungan hukum dengan mendasarkan pada ketentuan Pasal 62 ayat (1) jo Pasal 8 ayat (1) huruf d Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Putusan tersebut telah memberikan perlindungan atas hak-hak konsumen sebagaimana diatur dalam Pasal 4 huruf a dan c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen berupa penjatuhan pidana penjara kepada pelaku usaha sebagai bentuk pertanggungjawaban atas tindak pidananya. | The existence of engine lubricants, which are the fastest to expire and must be replaced regularly and periodically, is a vital necessity in motor vehicle maintenance. This is what seems to be something tempting to abuse. There are many people who are not responsible for taking advantage of this gap in acting inappropriately, by selling unfit for distribution or used lubricating oil for personal gain. This study aims to determine legal protection for consumers who buy used lubricating oil which is labeled with a well-known brand so that it looks original and new in the Decision of the Tangerang District Court Number: 1966/Pid.Sus/2022/PN Tng). This research uses a normative juridical approach with analytical descriptive research specifications. The source of data used is secondary data which is carried out by means of a literature study. The data is presented in the form of logical, systematic, and rational descriptions and then analyzed qualitatively normatively. Based on the results of the research and discussion, it shows that consumers have received legal protection based on the provisions of Article 62 paragraph (1) in conjunction with Article 8 paragraph (1) letter d of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This decision has provided protection for consumer rights as stipulated in Article 4 letters a and c of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection in the form of imposing prison sentences on business actors as a form of accountability for their criminal acts. | |
| 38243 | 40915 | F1C019068 | PROSES KOMUNIKASI KESEHATAN DALAM PENDAMPINGAN ODHA DI KABUPATEN BANYUMAS (Studi Kasus di Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup) | Penelitian ini membahas mengenai proses komunikasi Kesehatan yang dilakukan LPPSLH (Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya dan Lingkungan Hidup) dalam pendampingan ODHA (Orang Dengan HIV AIDS) Di Kabupaten Banyumas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses komunikasi kesehatan yang dilakukan LPPSLH dalam pendampingan ODHA yang ada di Kabupaten Banyumas dan mengetahui hambatan apa saja yang terjadi dalam Proses pendampingan ODHA yang dilakukan LPPSLH di Kabupaten Banyumas. Teori yang digunakan adalah teori health belief model. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun Teknik pemilihan informan yang digunakan adalah purposive sampling dan validitas data menggunakan metode triangulasi. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses komunikasi kesehatan yang LPPSLH lakukan meliputi pemetaan, edukasi dan VCT, advokasi, dan pendampingan. Selain itu selama proses komunikasi tentu saja terdapat kendala-kendala yang LPPSLH hadapi salah satunya berupa penolakan. | This study discusses the health communication process carried out by LPPSLH (Research and Development Institute for Resources and the Environment) in assisting PLWHA (People with HIV AIDS) in Banyumas Regency. The purpose of this study was to describe how the health communication process was carried out by LPPSLH in assisting PLWHA in Banyumas Regency and find out what obstacle occurred in the process of assisting PLWHA carried out by LPPSLH in Banyumas Regency. The theory used is the helath belief model theory. This study uses a qualitative method with a case study approach. Data collection techniques were carried out by observation, interview, and documentation methods. The informant selection technique used was purposive sampling and data validity used the trangulation method. The results of this study indicate that the health communication process carried out by LPPSLH includes mapping, education and VCT, advocacy, and assistance. Beside that, during the communication process, of course there were obstacles that LPPSLH that faced, one of which was rejection | |
| 38244 | 44321 | F1F020045 | Strategi Advokasi Transnasional CSO Coalition dalam Menangani Kasus Perbudakan Modern pada Industri Perikanan di Thailand Tahun 2016-2022 | Industri perikanan Thailand mendapatkan sorotan dari dunia internasional dalam beberapa tahun terakhir sejak ditemukannya sejumlah kasus perbudakan modern yang menimpa para pekerjanya. Perbudakan modern yang terjadi dalam industri ini berkaitan dengan perdagangan manusia, kerja paksa, dan jeratan utang. Kegagalan dan ketidakseriusan pemerintah Thailand dalam menangani isu perbudakan modern membuat sejumlah NGO lokal dan internasional yang bergerak di bidang ketenagakerjaan dan kelestarian lingkungan membentuk sebuah koalisi bernama CSO Coalition untuk turut bergerak untuk membantu menangani isu ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi advokasi yang dilakukan oleh CSO Coalition dalam menangani kasus perbudakan modern di industri perikanan Thailand pada tahun 2016-2022 dan bagaimana pengaruhnya bagi penanganan isu dengan menggunakan konsep Transnational Advocacy Network (TAN) dari Keck dan Sikkink. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan data sekunder sebagai sumber data penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya advokasi oleh CSO Coalition telah menggunakan empat strategi advokasi dari TAN, yaitu politik informasi, politik simbolik, politik pengaruh, dan politik akuntabilitas. Namun, pengaruh dari strategi tersebut baru sampai pada tahapan pengaruh keempat yaitu pengaruh terhadap kebijakan negara. | Thailand's fishing industry has received international attention in recent years since the discovery of a number of cases of modern slavery affecting its workers. Modern slavery that occurs in this industry is related to human trafficking, forced labor and debt bondage. The Thai government's failure and lack of seriousness in dealing with the issue of modern slavery has prompted a number of local and international NGOs working in the fields of employment and environmental sustainability to form a coalition called the CSO Coalition to take part in helping deal with this issue. This research aims to analyze the advocacy strategy carried out by the CSO Coalition in handling cases of modern slavery in the Thai fishing industry in 2016-2022 and how it affects the handling of the issue using the Transnational Advocacy Network (TAN) concept from Keck and Sikkink. The method used in this research is a qualitative research method with secondary data as the research data source. The research results show that the advocacy efforts by the CSO Coalition have used four advocacy strategies from TAN, namely information politics, symbolic politics, influence politics, and accountability politics. However, the influence of this strategy has only reached the fourth stage of influence, namely the influence on state policy. | |
| 38245 | 44324 | A1A018023 | Analisis Nilai Tambah Kopi Beras menjadi Kopi Bubuk pada Agroindustri UMKM Kopi di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah | Desa Melung merupakan desa yang memiliki agroindustri UMKM pengolahan kopi di Kabupaten Banyumas. Komoditas kopi merupakan salah satu komoditas perkebunan yang mempunyai peran penting dalam kegiatan perekonomian di Indonesia. Terdapat peluang untuk munculnya ide usaha pengolahan dengan memanfaatkan kopi sebagai bahan baku untuk meningkatkan nilai tambah produk. Responden merupakan pelaku usaha mikro yang bergerak dibidang pengolahan pangan yang memanfaatkan biji kopi mentah sebagai bahan baku utamanya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui sistem pengolahan kopi beras sebagai bahan baku utama dan proses produksi usaha agroindustri kopi bubuk di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (2) Menghitung besar biaya total, penerimaan dan keuntungan usaha pengolahan kopi beras menjadi kopi bubuk di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, (3) Menghitung besarnya nilai tambah (added value) pengolahan dari kopi beras menjadi kopi bubuk di Desa Melung, Kecamatan Kedungbantang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai Agustus 2023. Lokasi penelitian ditentukan dengan secara purposive di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Hal ini didasarkan atas pertimbangan bahwa desa tersebut merupakan daerah yang mempunyai agroindustri kopi di Kecamatan Kedungbanteng. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan sensus atau sampling total. Sampel pada penelitian ini adalah agroindustri UMKM kopi yang berjumlah 4. UMKM tersebut meliputi: Lungcoffee, Meletup, Kopine Inyong, dan Kopi Melung. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk menganalisis biaya dan pendapatan, dan analisis nilai tambah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Usaha pengolahan kopi menggunakan metode modern, semi modern, dan tradisional; (2) Usaha pengolahan kopi beras menjadi kopi bubuk di Desa Melung, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas menguntungkan. Proses produksi kopi bubuk rata-rata mengeluarkan total biaya selama satu kali proses produksi sebesar Rp516.575, dengan penerimaan yang didapat sebesar Rp857.500 sehingga memperoleh keutungan rata-rata sebesar Rp382.131; (3) Nilai tambah kopi beras menjadi kopi bubuk pada usaha yang dijalankan pengrajin di Desa Melung sebesar Rp48.764,56 per kilogram dengan persentase sebesar 51,18 persen, maka termasuk kedalam kategori tinggi. | The village of Melung is a village that has small and medium-sized coffee processing agro-industries in Banyumas Regency. Coffee is one of the plantation commodities that plays an important role in economic activities in Indonesia. There are opportunities for the emergence of processing business ideas utilizing coffee as a raw material to increase the added value of products. Respondents are micro entrepreneurs engaged in food processing utilizing raw coffee beans as their main raw material. This research aims to: (1) Determine the rice coffee processing system as the main raw material and the production process of powdered coffee agro-industry in Melung Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency, Central Java; (2) Calculate the total cost, revenue, and profit of processing rice coffee into powdered coffee in Melung Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency, Central Java; (3) Calculate the amount of value added from rice coffee processing into powdered coffee in Melung Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency, Central Java. The research was conducted from June to August 2023. The research location was determined purposively in Melung Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency, Central Java. This is based on the consideration that the village has a coffee agro-industry in Kedungbanteng District. The research method used was a survey method. Sample selection in this study used census or total sampling. The samples in this study were 4 coffee UMKM agro-industries, including: Lungcoffee, Meletup, Kopine Inyong, and Kopi Melung. The data analysis used descriptive analysis to analyze costs and revenues, and value-added analysis. The results showed: (1) Coffee processing businesses use modern, semi-modern, and traditional methods; (2) Processing rice coffee into powdered coffee in Melung Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency is profitable. The average production process of powdered coffee incurs a total cost of Rp516,575 per production process, with revenue of Rp857,500, resulting in an average profit of Rp382,131; (3) The added value of rice coffee into powdered coffee in the businesses run by artisans in Melung Village is Rp48,764.56 per kilogram with a percentage of 51.18 percent, thus falling into the high category. | |
| 38246 | 40913 | K1B019006 | ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEMISKINAN RUMAH TANGGA DI DESA KOTAYASA MELALUI PENDEKATAN REGRESI LOGISTIK BINER | Desa Kotayasa merupakan desa yang memiliki jumlah rumah tangga miskin terbanyak di Kabupaten Banyumas sebanyak 1.662 rumah tangga miskin (78%). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor apa saja yang berpengaruh signifikan dan menginterpretasi model regresi logistik biner terhadap rumah tangga miskin di Desa Kotayasa. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh signifikan terhadap rumah tangga miskin di Desa Kotayasa adalah daya listrik, simpanan emas, dan hewan ternak. Sedangkan, faktor yang tidak berpengaruh signifikan adalah sumber air minum dan kendaraan pribadi. Hasil analisis diperoleh nilai odds ratio, yaitu daya listrik sebesar 3,999, simpanan emas sebesar 7,963, dan hewan ternak sebesar 1,497. Variabel daya listrik menunjukkan bahwa rumah tangga dengan daya listrik kurang dari sama dengan 900 memiliki peluang lebih besar termasuk ke dalam rumah tangga miskin sebesar 3,999. Variabel simpanan emas yaitu rumah tangga yang tidak memiliki simpanan emas memiliki peluang lebih besar termasuk ke dalam rumah tangga miskin sebesar 7,963. Variabel hewan ternak menunjukkan bahwa rumah tangga yang tidak memiliki hewan ternak memiliki peluang lebih besar termasuk ke dalam rumah tangga miskin sebesar 1,497. | Kotayasa Village is a village that has the highest number of poor households in Banyumas Regency with 1,662 poor households (78%). This study aims to determine which factors have a significant effect and interpret the binary logistic regression model for poor households in Kotayasa Village. The data used in this research is secondary data from the Office of Social and Community and Village Empowerment in Banyumas Regency. The results showed that the factors that had a significant effect on poor households in Kotayasa Village were electricity, gold savings and livestock. Meanwhile, factors that have no significant effect are sources of drinking water and private vehicles. The results of the analysis obtained the odds ratio values, namely electric power of 3,999, gold deposits of 7,963, and livestock of 1,497. The electric power variable shows that households with electric power less than equal to 900 have a greater chance of being included in poor households of 3,999. The gold savings variable is that households that do not have gold savings have a greater chance of being included in poor households of 7,963. The livestock variable shows that households that do not have livestock have a greater chance of being included in poor households of 1,497. | |
| 38247 | 45196 | D1A020057 | FERMENTABILITAS PAKAN KAMBING PERAH YANG DISUPLEMENTASI Lemna sp. PADA PAKAN BERKHROMIUM | Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh suplementasi tepung lemna pada pakan basal kambing perah yang mengandung mineral Chromium terhadap konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik dan BCS. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret – Juni 2024 di Peternakan Kambing Perah Mendha Adhikara Farm, Banjaranyar, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Laboratorium Ilmu Bahan Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman. Materi yang digunakan 18 ekor kambing sapera betina dengan rataan bobot badan 40±3,56 kg, pakan basal yang diberikan sebanyak 4% BK/kg BB. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok pola split plot. Perlakuan terdiri atas: R0 sebagai pakan basal (40% konsentrat + 60% hijauan) + Chromium 1,5 ppm dan R1 (R0 + tepung lemna sp. 2%). Data penelitian dianalisis dengan analisis variansi dan uji-lanjut menggunakan Duncan Multiple Rang Test. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi bahan kering dengan rataan R0 sebesar 1.735,46±23,29 (gram/ekor/hari) dan R1 sebesar 1.762,31±14,61 (gram/ekor/hari) dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organic dan BCS. Kesimpulan, suplementasi tepung lemna tidak mempengaruhi konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering, bahan organic dan BCS tetapi meningkatkan konsumsi bahan kering. | The study aimed to examine the effect of lemna flour supplementation on dairy goat basalt feed containing Chromium minerals on consumption of dry matter, organic matter, digestibility of dry matter, organic matter and BCS. The research was carried out at the Mendha Adhikara Farm Dairy Goat Farm, Banyumas Regency, Animal Feedstuff Laboratory, Faculty of Animal Science, Jenderal Soedirman University. The material used were 18 female goats with an average body weight of 40 ± 3.56 kg, basal feed was given as much as 4% DM/kg BW. Method used a random design of split plot groups. The treatment consisted of: R0 as basal feed (40% concentrate + 60% forage)+Chromium 1.5 ppm and R1 (R0+lemna flour sp. 2%). The research data was analyzed by variance analysis and follow-up tests using the DMRT. The results showed that the treatment had effect (P<0.05) on dry matter consumption with an average R0 wosh 1,735.46±23.29 (grams/head/day) and R1 of 1,762.31±14.61 (grams/head/day) and had no effect (P>0.05) on organic matter consumption, dry matter digestibility, organic matter digestibility and BCS. In conclusion, lemna flour supplementation does not affect the consumption of organic matter, digestibility of dry matter, organic matter and BCS but increases the consumption of dry matter. | |
| 38248 | 40917 | J1A016009 | MOTHER FIGURE DEPICTED ON EVERYTHING MY MOTHER TAUGHT ME BY ALICE HOFFMAN (2019) | Putri. Gita E. 2023. Mother Figure depicted On Everything My Mother Taught Me by Alice Hofmann (2019). Skripsi. Sastra Inggris. Fakultas Ilmu Budaya. Universitas Jenderal Soedirman. Purwokerto. Pembimbing 1: Tribuana Sari, M.Si. Pembimbing 2: Tri Murniati, S.S, M.Hum, Ph.D. Penguji: Dr. Lynda Susana W.A.F. S.S, M.A. Penelitian dengan judul “Mother Figure Depicted on Everything My Mother Taught Me by Alice Hoffman (2019)” bertujuan untuk menemukan figur ibu baik di dalam diri ibu biologis maupun ibu non biologis dalam persepsi Adeline sebagai tokoh utama di cerita pendek “Everything My mother Taught Me” karya Alice Hoffman (2019). Dalam melakukan penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif untuk menganalisis data. Penelitian ini menggunakan data seperti; cerita pendek berjudul “Everything My Mother Taught Me” karya Alice Hoffman (2019), buku-buku, jurnal, artikel-artikel, serta penelitian-penelitian online yang berkaitan dengan psikologi sastra, keibuan, figure ibu, serta karakter dan karakterisasi. Untuk menganalisa data, penelti menggunakan teori motherhood dan mothering sebagai grand theory. Hanya ada satu diskusi dalam penelitian ini yaitu figure ibu yang terbentuk berdasarkan pada ketidaklengkapan keibuan dari Nora Ivie, serta keibuan yang dilakukan oleh Julia meliputi merawat nak yang bukan anak kandungnya. Hasil dari penelitian ini, figure ibu tidak ada pada Nora Ivie sebagai ibu biologis. Sebaliknya, figure ibu tergambarkan pada Julia yang tidak memiliki ikatan darah dengan Adeline. Figur ibu ini dapat terlihat dari tampilan cinta, kepedulian, perlindungan, dan dukungan. Kata kunci: Figure Ibu, Ibu, Keibuan, Sifat Ibu | Putri, Gita E. 2023. Mother Figure Depicted in Everything My Mother Taught Me by Alice Hoffman (2019). Thesis. English Literature Study Program. English Department. Faculty of Humanities. Jenderal Soedirman University. Purwokerto. Supervisor 1: Tribuana Sari, S.S, M.A. Supervisor 2: Tri Murniati, S.S, M. Hum, Ph.D. External Examiner: Dr. Lynda Susana W.A.F, S.S, M.A. The research entitled “Mother Figure Depicted in Everything My Mother Taught Me (2019)” aims to find out the issue of mother figure whether in biological mother or non-biological mother in Adeline’s perception as the main character of Everything My Mother Taught Me by Alice Hoffman (2019). In constructing this research, the researcher applied a qualitative method to analyse the data. This research uses a short story entitled Everything My Mother Taught Me by Alice Hoffman (2019), books, journals, articles, and online research related to psychology literature, motherhood, mothering, and character and characterization as the data. To analyse the data, the researcher uses motherhood and mothering theory as the grand theory. The discussion is only one chapter, it is the shape of the mother figure based on Nora Ivie’s incomplete motherhood and Julia’s mothering work in nurturing the child. The result of this study shows that the mother figure in Everything My Mother Taught Me by Alice Hoffman (2019) does not exist in the biological mother. On the contrary, it exists in another woman who has no blood relation with Adeline. This mother figure can be seen from the display of love, care, protection, and support. Key words: Mother, Mothering, Motherhood, Mother Nature, Mother Figure | |
| 38249 | 40918 | F1D019073 | Politik Implementasi Kebijakan Pembangunan Shrimp Estate (Budidaya Udang Berbasis Kawasan) dan Pencapaian Sustainable Development Goals di Kabupaten Kebumen | Potensi sumber daya pesisir dan perikanan budidaya di Indonesia perlu digali secara maksimal. Mengingat Indonesia mempunyai wilayah laut yang luas sehingga perlu dimanfaatkan secara baik. Oleh karena itu pemerintah melakukan sebuah terobosan terbaru dengan melakukan kebijakan pembangunan shrimp estate atau tambak udang berbasis kawasan. Tujuan penelitian yaitu menganalisis politik implementasi kebijakan pembangunan shrimp estate serta mengetahi berbagai aktor-aktor yang terlibat dalam pembangunan sehingga dalam pembangunan tersebut dapat sesuai dengan arah pembangunan keberlanjutan atau sustainable development goals (SDGs). Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang dianalisis dengan pendekatan deskriptif kualitatif terhadap kebijakan dan pembangunan shrimp estate. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan oleh penulis terdapat beberapa temuan, adanya disinformasi yang disampaikan pemerintah kepada masyarakat sehingga muncul pemahaman yang berbeda terkait tanah untuk pembangunan tambak udang. Tidak adanya ganti rugi pada lahan yang terdampak menjadi persoalan. Selain itu, pengadaan lapangan kerja yang sedikit tidak sebanding dengan mega proyek nasional yang seharusnya membuka lapangan pekerjaan dalam jumlah yang besar. Belum tercapainya dalam aspek SDGS, persoalan tenaga kerja, lingkungan, dan kemiskinan masih menjadi pekerjaan rumah dalam menyelesaikan urusan tersebut. | The potential of coastal resources and aquaculture in Indonesia needs to be maximized. Given that Indonesia has a large marine area that needs to be utilized properly. Therefore, the government made a recent breakthrough by conducting a policy of shrimp estate development or area-based shrimp ponds. The purpose of the research is to analyze the politics of shrimp estate development policy implementation and to know the various actors involved in development so that development can be in accordance with the direction of sustainable development goals (SDGs). The method used in this research uses primary and secondary data analyzed with a qualitative descriptive approach to policy and shrimp estate development. Based on the results of the research conducted by the author, there are several findings, there is disinformation conveyed by the government to the community so that there is a different understanding of the land for the construction of shrimp ponds. The absence of compensation for the affected land is a problem. In addition, the small number of job opportunities is not comparable to the national mega project that is supposed to provide a large number of jobs. Not yet achieved in the aspect of SDGS, labor issues, the environment, and poverty are still a homework in solving these affairs. | |
| 38250 | 40770 | J1A018050 | Christopher, an Asperger Syndrome Kid, Solved the Dog Murder Case in Novel The Curious Incident of the Dog in The Night-Time (2003) | Objek penelitian ini adalah The Curious Incident of the Dog in The Night-Time (2003), sebuah novel yang menyajikan cerita tentang kasus pembunuhan anjing yang terjadi di halaman rumah Ibu Shears dan Christopher, anak yang memiliki sindrom asperger mencoba untuk memecahkan kasus pembunuhan tersebut dan menemukan pelakunya. Topik yang menarik dan menjadi pembahasan utama dalam artikel ini adalah kenapa Christopher dengan sindrom asperger dapat memecahkan kasus pembunuhan anjing di novel ini. Untuk menganalisis topik ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif. Penelitian ini menemukan bahwa mendukung alasan Christopher untuk memecahkan kasus pembunuhan anjing, Christopher memiliki tiga alasan yaitu Christopher menyukai binatang terutama anjing, keinginan Christopher untuk menjadi detektif seperti Sherlock Holmes, dan tanggung jawab Christopher untuk menemukan pembunuhan karena anjing itu milik tetangganya. | The object of this study is The Curious Incident of the Dog in The Night-Time (2003), a novel that presents a story about a dog murder case that happened on the Mrs. Shears’s house lawn and Christopher, an Asperger Syndrome kid, tries to solve the case and disclose the murderer. The engaging topic which became the main discussion in this study is why Christopher with Asperger Syndrome can solve the dog murder incident in this novel. To analyze this topic, the researchers used the descriptive qualitative method. This study found that in favor of Christopher’s reasons to solve the dog murder case, Christopher has three reasons namely Christopher’s likes animals, especially dogs, Christopher’s desire to be a detective like Sherlock Holmes, and Christopher’s responsibility to find the murder since the dog belongs to his neighbor. | |
| 38251 | 40919 | D1A019044 | PENGARUH IMBANGAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT BERBEDA PADA PELET PAKAN KOMPLIT BERBASIS FODDER JAGUNG DIPERKAYA KROMIUM ORGANIK TERHADAP KECERNAAN IN VITRO | Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji pengaruh imbangan hijauan dan konsentrat berbeda pada pelet pakan komplit berbasis fodder jagung diperkaya kromium organik terhadap kecernaan in vitro. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan, yang terdiri dari P 1 : Hijauan 30% + Konsentrat 70% + 1 ppm Cr Organik, P 2 : Hijauan 50% + Konsentrat 50% + 1 ppm Cr Organik, P 3 : Hijauan 70% + Konsentrat 30% + 1 ppm Cr Organik. Rataan kecernaan bahan kering yang diperoleh yaitu P 1 : 57,52±0,67%, P 2 : 53,37±0,67%, P 3 : 52,19±0,40% (P<;0,01). Rataan kecernaan bahan organik yang diperoleh yaitu P 1 : 60,12±1,22%, P 2 : 54,33±0,81%, P 3 : 53,64±0,71% (P<0,01). Pengaruh perlakuan pada nilai kecernaan bahan kering secara nyata menurun antara P 1 dengan P 2 dan P 3 (P<0,01), sedangkan pada kecernaan bahan organik penggunaan hijauan 50% atau lebih besar secara nyata menurun kecernaan bahan organik (P<0,01). Disimpulkan bahwa imbangan hijauan yang semakin rendah terhadap konsentrat memberikan kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik semakin tinggi. | The purpose of this study was to examine the effect of different forage and concentrate balances on organic chromium-enriched corn fodder-based complete feed pellets on in vitro digestibility. The research method used a completely randomized design (CRD) with 3 treatments and 6 replicates, consisting of P 1 : 30% forage + 70% concentrate + 1 ppm organic Cr, P 2 : 50% forage + 50% concentrate + 1 ppm organic Cr, P 3 : 70% forage + 30% concentrate + 1 ppm organic Cr. The average digestibility of dry matter obtained is P 1 : 57,52±0,67%, P 2 : 53,37±0,67%, P 3 : 52,19±0,40% (P<0,01). The average digestibility of organic matter obtained is P 1 : 60.12 ± 1.22%, P 2 : 54,33±0,81%, P 3 : 53,64±0,71% (P<0,01). The effect of treatment on the value of dry matter digestibility significantly decreased between P 1 with P 2 and P 3 (P<0.01), while in the digestibility of organic matter the use of forage 50% or greater significantly decreased the digestibility of organic matter (P<0.01). It was concluded that the lower forage ratio to concentrate gave higher dry matter digestibility and organic matter digestibility. | |
| 38252 | 40920 | D1A019182 | PERBEDAAN MORTALITAS DAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN AYAM BROILER YANG DIPELIHARA PADA KANDANG CLOSED HOUSE DAN SEMI CLOSED HOUSE | Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh dari perbedaan tipe kandang closed house dengan semi-closed house terhadap pertumbuhan bobot badan dan mortalitas pada Ayam Broiler. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pengambilan data yang dikelompokan menjadi 2 kelompok perlakuan. Analisis data yang dilakukan adalah dengan penggunaan metode Uji T student untuk dapat menganalisa signifikansi dan hubungan pada satu atau dua kelompok sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa pertumbuhan bobot badan (PBB) berbeda nyata (P<0,05) dengan t hitung 3,15 > t tabel 2,57. Analisis mortalitas dari kedua kandang ayam broiler dihasilkan berbeda tidak nyata (P>0,05). Pemeliharaan yang dilakukan pada kandang sistem closed house menghasilkan PBB yang lebih tinggi dari pada pemeliharaan yang dilakukan di kandang sistem semi closed house. | The aim of this study were to determine the effect of different types of closed house and semi-closed house on mortality and daily body weight gain in broiler chickens.The method used is a survey method with data collection grouped into 2 treatment groups. Data analyst was carried out by using the student's T-test method to analize the significance and relevance in one or two sample groups. The results showed that the growth in body weight (PBB) was significantly different (P <0.05) with t count 3.15 > t table 2.57. Mortality analysis of the two broiler chicken coops was not significantly different (P>0.05). The maintenance carried out in the cage with the close house system resilted in a higher PBB than the maintance carried out in the cage with the semi closed house system. | |
| 38253 | 40921 | C1B019092 | Determinan Yang Mempengaruhi Kesiapan Digitalisasi UMKM di Kabupaten Banyumas | Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sangat berperan dalam pembangunan ekonomi suatu negara. Dalam masa pemulihan ekonomi pasca pandemic Covid 19, pada Desember 2022 terdapat sebanyak 20,76 juta UMKM yang dapat menyerap 97 persen tenaga kerja dan berkontribusi sebanyak 16,65 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, bahkan Kemenkop dan UMK menargetkan sebanyak 24 juta UMKM dapat memasuki ekosistem digital pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kesiapan digitalisasi UMKM di Kabupaten Banyumas, dengan variabel dependen kesiapan digitalisasi UMKM, variabel independen motivasi intrisik, digital skill dan strategi. Jumlah sampel 137 responden pengambilan sampel secara random melalui penyebaran kuesioner secara online dan offline. Metode analisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian, data terdistribusi normal dan terbebas dari mutikololinearitas, heterokedatisitas dan autokerelasi. Pada kondisi yang demikian berarti bahwa hasil uji regresi linear berganda dapat digunakan untuk mempredisi kesiapan digitalisasi UMKM di Kabupaten Banyumas. Hasil uji regresi secara simultan variabel independen motivasi intrisik, digital skill dan strategi berpengaruh terhadap kesiapan digitalisasi UMKM di Kabupaten Banyumas. Secara parsial semua variabel independen berpengaruh positif, namun demikian yang berpengaruh signifikan hanya digitalisasi skill. Implikasi untuk meningkatkan digitalisasi UMKM di Kabupaten Banyumas diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pelaku UMKM melalui pelatihan-pelatihan yang dapat dilakukan oleh Pemerintah Daerah melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan; Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian masyarakat dan lembaga sosial lainnya. Kata kunci : UMKM; digitalisasi; motivasi intrisik; digital skill | Small, and Medium Enterprises (SMEs) play a significant role in the economic development of a country. During the post-pandemic economic recovery phase of Covid-19, in December 2022, there were approximately 20.76 million MSMEs in Indonesia. These MSMEs accounted for 97 percent of the workforce and contributed 16.65 percent to the country's Gross Domestic Product (GDP). Furthermore, the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises (Kemenkop and UMK) aims to have 24 million MSMEs enter the digital ecosystem by 2023. This study aims to analyze the determinants of digital readiness among MSMEs in Banyumas Regency. The dependent variable is the digital readiness of MSMEs, while the independent variables are intrinsic motivation, digital skills, and strategies. The sample size consisted of 137 respondents selected randomly through the distribution of online and offline questionnaires. The analysis method used is multiple linear regression. The results of the study indicate that the data is normally distributed and free from multicollinearity, heteroscedasticity, and autocorrelation. In such conditions, it implies that the multiple linear regression analysis can be used to predict the digital readiness of MSMEs in Banyumas Regency. The results of the regression test show that the independent variables, intrinsic motivation, digital skills, and strategies, collectively influence the digital readiness of MSMEs in Banyumas Regency. Individually, all the independent variables have a positive influence, but only digital skills have a significant impact. Implications for enhancing the digitalization of MSMEs in Banyumas Regency call for efforts to improve the knowledge and skills of MSME actors through training programs conducted by the Local Government, specifically the Department of Cooperatives and MSMEs, the Industry and Trade Office, and University Institutions through community engagement activities and other social institutions. Keywords: SMEs; digitalization; intrinsic motivation; digital skills | |
| 38254 | 40881 | B1A018134 | Keanekaragaman Tanaman Hias Anggota Genus Caladium di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas | Keanekaragaman tanaman pada lahan pekarangan merupakan bagian dari keanekaragaman hayati yang mempunyai peranan yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat, diantaranya tanaman pangan, tanaman obat, dan tanaman hias. Tanaman hias yang banyak ditanam dan dikembangkan pada lahan pekarangan, salah satunya berasal dari genus Caladium. Caladium merupakan tanaman hias yang berasal dari famili Araceae. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui varian tanaman hias genus Caladium dan tingkat keanekaragaman varian tanaman hias Caladium di Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling. Variabel yang diamati adalah keanekaragaman dan karakter morfologi tanaman Caladium. Parameter dari keanekaragaman Caladium meliputi jumlah individu dan jumlah varian Caladium yang ditemukan. Karakter morfologi yang diamati meliputi bentuk daun, warna daun, lebar daun, panjang daun, ujung daun, tepi daun, pertulangan daun, corak daun, warna corak, bentuk corak, ukuran tangkai daun, warna tangkai daun, dan tinggi tangkai daun. Parameter pendukung yang diamati yaitu suhu, kelembaban dan intensitas cahaya matahari. Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman Shannon-Wiener dengan software PAST 4.13. Hasil penelitian menemukan 18 varian Caladium di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas yang terdiri dari 1 Caladium spesies dan 17 Caladium hybrid. Caladium spesies yang ditemukan yaitu C. humboldtii, sedangkan Caladium hybrid yang ditemukan yaitu . ‘Ace of heart’, C. ‘Ammera’, C. ‘Candidum’, C. ‘Florida sweetheart’, C. ‘Gingerland’, C. ‘Galaxy’, C. ‘Kapas’, C. ‘Kathleen’, C. ‘Lance worthon’, C.‘Mirzani’, C. ‘Miss muffet’, C. ‘Pink symphony’, C. ‘Red barret’, C. ‘Red flash’, C. ‘Red frill’, C. ‘Red star’ dan C. ‘Tricolor’. Tingkat keanekaragaman Shannon-Wiener varian Caladium di Kecamatan Sumbang termasuk kedalam kategori keanekaragaman sedang. | Plant diversity in home gardens is part of biodiversity, which includes food plants, medicinal plants, and ornamental plants, all of which play an important role in people’s lives. Caladium is a genus of ornamental plants that are widely planted and developed in yards. Caladium is an ornamental plant in the Araceae family. The purpose of this research was to know the variants of ornamental plants of the genus Caladium and to determine the diversity index the variants of ornamental plants of the the genus Caladium were in Sumbang District, Banyumas Regency. The research was conducted using a survey method with a purposive sampling technique. The diversity and morphological characteristics of Caladium plants were observed as variables. Caladium diversity parameters included the number of individuals and the number of Caladium variants found. Leaf shape, leaf color, leaf width, leaf length, leaf tip, leaf edge, leaf veins, pattern color, pattern shape, petiole size, petiole color, and petiole height were all observed. Temperature, humidity, and sunlight intensity were observed as supporting parameters. The Shannon-Wiener diversity index was calculated using PAST 4.13 software. The study found 18 Caladium variants in Sumbang Distric, Banyumas Regency, including 1 Caladium species and 17 Caladium hybrids. The Caladium species Caladium humboldtii was found, as were hybrid Caladiums ‘Ace of heart’, C. ‘Ammera’, C. ‘Candidum’, C. ‘Florida sweetheart’, C. ‘Gingerland’, C. ‘Galaxy’, C. ‘Kapas’, C. ‘Kathleen’, C. ‘Lance worthon’, C.‘Mirzani’, C. ‘Miss muffet’, C. ‘Pink symphony’, C. ‘Red barret’, C. ‘Red flash’, C. ‘Red frill’, C. ‘Red star’ and C. ‘Tricolor’. The Shannon-Wiener variant of Caladium diversity index in the Sumbang District was included in the moderate diversity category. | |
| 38255 | 40922 | H1B018082 | ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI DRAINASE TERHADAP ROB PANTAI UTARA JAWA (STUDI KASUS : BANJIR GENUK, SEMARANG) | Banjir termasuk fenomena alam yang dapat menimbulkan berbagai kerugian. Seperti banjir di Perumahan Genuk Indah Semarang yang terjadi karena meluapnya drainase oleh air hujan dan rob air laut, yang dikarenakan tidak efektif dan efisiennya fungsi drainase, maka tujuan penelitian ini menganalisis kinerja drainase dan mengetahui solusi penanganan banjir di perumahan genuk indah semarang. Penelitian dilakukan dalam rentang waktu november 2022 sampai maret 2023. Penelitian ini dilakukan di Perumahan Genuk Indah Semarang bermaksud untuk menganalisis efektifitas dan efisiensi drainase terhadap rob pantai utara jawa. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data primer dan data sekunder, data primer adalah data yang didapatkan langsung dilapangan sedangkan data sekunder meliputi peta, luas wilayah dan data curah hujan. Metode untuk menghitung debit banjir saluran menggunakan Metode Rasional, sedangkan untuk menghitung kapasitas pengaliran saluran yang ada menggunakan rumus Q= V x A. Rasio diperoleh dengan membandingkan debit rencana dan debit saluran eksisting. Hasil penelitian diperoleh sistem drainase di beberapa saluran tersumpat dan rusak sehingga tidak efektif dalam mengalirkan debit banjir, berkurangnya lahan resapan air dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga saluran drainase. Kata kunci: Analisis,Efektifitas,Efesiensi,Drainase,Metode Rasional | Floods are natural phenomena that can cause various losses. For example, flooding in the Genuk Indah Housing Complex, Semarang, which occurred due to overflow of drainage by rainwater and seawater rob, which was due to the ineffective and efficient drainage function. The purpose of this study was to analyze the performance of the drainage and find out solutions for dealing with floods in the Genuk Indah Housing Complex, Semarang. The research was conducted in the period from November 2022 to March 2023. This research was conducted at the Genuk Indah Housing Complex, Semarang with the aim of analyzing the effectiveness and efficiency of drainage on the rob of the north coast of Java. The data used in this study are primary data and secondary data. Primary data is data obtained directly in the field while secondary data includes maps, area area and rainfall data. The method for calculating the channel flood discharge uses the Rational Method, while the formula Q= V x A is used to calculate the drainage capacity of the existing channel. The ratio is obtained by comparing the planned discharge and the existing channel discharge. The results showed that the drainage system in several channels was clogged and damaged so that it was not effective in channeling flood discharge, reduced water catchment areas and lack of public awareness to maintain drainage channels. Keywords: Analysis, Effectiveness, Efficiency, Drainage, Rational Method | |
| 38256 | 40923 | C1I019001 | ANALYZE THE IMPACT OF THE UNITED STATES CONSUMER PRICE INDEX 2021-2022 ON CRYPTOCURRENCY MARKET CAP TO MAKE EFFICIENT PORTFOLIO OF TOP 5 CRYPTOCURRENCY COINS | Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak indeks harga konsumen Amerika Serikat pada cryptocurrency untuk membuat portofolio yang efisien. Populasi penelitian RHIS adalah 383 cryptocurrency dengan teknik pengambilan sampel menggunakan metode pengambilan sampel purposive dengan alat SPSS. Pengumpulan data diperoleh dari investing.com dan coinmarketcap.com. Resul dari penelitian ini adalah dampak indeks harga konsumen terhadap cryptocurrency dan portofolio yang efisien pasti negatif. Portofolio menggunakan BNB dengan proporsional tertinggi adalah keberhasilan untuk membuat portofolio yang efisien. Kita dapat menyimpulkan bahwa Indeks Harga Konsumen memiliki dampak yang cukup kuat pada kenaikan dan turunnya kapitalisasi pasar koin dan harga cryptocurrency, sehingga juga terkena dampak portofolio. Bagi mereka yang belum pernah berinvestasi di pasar cryptocurrency, lebih baik berinvestasi di Coinst yang memiliki kapitalisasi pasar tinggi, dan selalu menonton tentang dampak sisi lain seperti indeks harga konsumen. | This study aims to examine the impact of the united states consumer price index on cryptocurrency to make efficient portfolio. The population of rhis research is 383 cryptocurrency with the sampling technique using is purposive sampling method with SPSS tools. Data collection was obtained from investing.com and coinmarketcap.com. The resuls of this study are the impact of Consumer Price Index to Cryptocurrency and Efficient Portfolio is surely negative. The portfolio using BNB with highest proportional is success to make an efficient portfolio. We can conclude that the consumer price index has a fairly strong impact on tehe rise and fall a coin market cap and cryptocurrency price, so its also impacted to portfolio. For those who have never invested in the cryptocurrency market, it is better to invest in coinst that have a high market cap, and always watch about the impact of another side like a consumer price index. | |
| 38257 | 40924 | J1E018035 | The Implementation of YouTube-based English Children Songs to Improve the Students’ Vocabulary (A Pre-Experimental Study of Grade IV at ANNIDA ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL in the Academic Year 2022/2023) | The Implementation Of YouTube-based English Children’s Songs To Improve The Students’ Vocabulary at Annida Islamic Elementary School Sokaraja. Skripsi. Pembimbing 1: Mustasyfa Thabib Kariadi, S.Pd.,M.Pd., Pembimbing 2: Weksa Fradita Asriyama S.Pd.,M.Pd., Penguji Slamet Riyadi S.S.,M.Pd., Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Universitas Jenderal Soedirman, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Pendidikan Bahasa, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Purwokerto. Peneliti melakukan penelitian ini dengan tujuan untuk meningkatkan kosakata siswa dengan menggunakan implementasi YouTube berdasarkan lagu bahasa inggris anak. Peneliti dalam melaksanakan penelitian ini menggunakan desain pre-experimental metode kuantitatif dengan jumlah 27 sampel siswa SDIT Annida Sokaraja. Peneliti menggunakan instrument pre-test dan post-test yang terdiri dari 30 soal berdasarkan lagu bahasa inggris yang ada di YouTube. Peneliti menunjukkan hasil data penelitian bahwa keterampilan kosakata siswa setelah menggunakan implementasi YouTube berdasarkan lagu bahasa inggris anak dapat meningkat hingga 13.4 % dari skor rata-rata pre-test 52.93 menjadi skor rata-rata post-test 81.30. Selanjutnya, peneliti menunjukkan hasil nilai signifikansi adalah 0.002 < 0.05 artinya keterampilan kosakata siswa menggunakan implementasi YouTube berdasrkan lagu bahasa inggris anak dapat meningkat secara signifikan. Dalam hal tersebut Hipotesis Alternatif diterima dan Hipotesis Null ditolak. Implementasi YouTube-based English children song cukup efektif. Hal ini dapat dilihat dari perhitungan nilai gain. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa gain score adalah 0.51 dari skor rata-rata pre-test 52.93 dan post-test 81.30 dan termasuk dalam kategori sedang gain score yaitu 0.7 > gain > 0.3. Berdasarkan hasil penelitian diatas, implementasi YouTube berdasarkan lagu bahasa inggris anak dapat meningkatkan keterampilan kosakata siswa di kelas IV SDIT Annida Sokaraja, dan implementasi YouTube berdasarkan lagu bahasa inggris anak cukup efektif untuk keterampilan meningkatkan kosakata bahasa inggris siswa pada kelas IV SDIT Annida Sokaraja. Selanjutnya, peneliti menyarankan agar guru bahasa inggris menggunakan YouTube berdasarkan lagu bahasa inggris anak untuk proses belajar mengajar, terutama dalam keterampilan meningkatkan kosakata bahasa inggris siswa. Peneliti juga menyarankan agar siswa lebih banyak berlatih dalam meningkatkan pemahaman kosakata bahasa inggris. | The Implementation of YouTube-based english children songs to improve the students’ vocabulary at Annida Islamic Elementary School Sokaraja. Thesis. Supervisor 1: Mustasyfa Thabib Kariadi, S.Pd., M.Pd., Supervisor 2: Weksa Fradita Asriyama S.Pd., M.Pd., External Examiner: Slamet Riyadi S.S., M.Pd., Ministry of Research and Higher Education Technology, Jenderal Soedirman University, Faculty of Humanity, Department of Language Education, English Education Study Program, Purwokerto. The researcher conducted this research with the aim of improving students’ vocabulary by using the implementation of YouTube-based English children song. The researcher in carrying ou this study used a quantitative method pre-experimental design with a total sample of 27 students at Annida islamic elementary school. The researcher used pre-test and post-test instruments which consisted of 30 questions based on English song on YouTube. The researcher showed the results of research data that students’ vocabulary skills after using implementation of YouTube-based English children song can improve by up to 13.4% from an mean pre-test score of 52.93 to a post-test score 81.30. Furthermore, the researcher showed that the results of the significance value were 0.002 < 0.05 meaning that the students’ vocabulary skills using the implmentation of YouTube-based English children song could increase significantly. In this case the Alternatif hypothesis is accepted and the Null hypothesis is rejeted. The implementation of YouTube-based English children song was fairly effective. This can be seen from the calculation of the gain score. The data obtained shows that the gain score is 0.51 from the mean pre-test score of 52.93 and post-test of 81.30 and included in the medium category of gain score was 0.7 > gain > 0.3. Based on the results, the implementation of YouTube-based English children song can improve the students’ vocabulary in grade IV at Annida islamic elementary school Sokaraja, and the implementation of YouTube-based English children song is effective for improving students’ English vocabulary in grade IV at Annida islamic elementary school Sokaraja. Furthermore, the researcher suggests that English teacher use YouTube based English children song for the teaching and learning process, especially in improving students’ vocabulary. The researcher also suggests that students’ practice more in improving their understanding of English vocabulary. | |
| 38258 | 40925 | F1A016084 | PENARI PEREMPUAN PADA EBEG WADON (Studi Tentang Anggota Ebeg Perempuan Di Kabupaten Purbalingga | Kesenian ebeg merupakan kesenian tari-tarian yang menceritakan tentang latihan perang dengan diiringi suara gamelan. Dalam kesenian ebeg umumnya dilakukan oleh penari ebeg laki-laki. Seiring dengan perkembangan zaman mulai muncul penari ebeg perempuan sebagai daya tarik masyarakat. Dengan adanya Penari Perempuan Pada Ebeg Wadon ini bertujuan untuk mengetahui kehidupan sehari-hari penari ebeg perempuan di Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan purposive sampling dalam subjek penelitian. Metode yang digunakan merupakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan kehidupan sehari-hari penari ebeg perempuan di Kabupaten Purbalingga masih duduk dibangku sekolah, Penari ebeg perempuan melakukan puasa sesuai dengan keyakinannya, mereka juga mendapatkan dukungan dari keluarga, sekolah dan masyarakat. | Ebeg art is a dance art that tells about war training accompanied by the sound of gamelan. In ebeg art, it is generally performed by male ebeg dancers. Along with the times, female ebeg dancers began to appear as a public attraction. With the existence of Female Dancers in Ebeg Wadon, it aims to find out the daily life of female ebeg dancers in Purbalingga Regency. This research is a qualitative research using purposive sampling in the research subject. The methods used are in-depth interviews, observation, and documentation. The results of this study show that the daily life of female ebeg dancers in Purbalingga Regency is still in school, female ebeg dancers do fasting according to their beliefs, they also get support from family, school and society. | |
| 38259 | 44322 | J1D020052 | Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk pada Tokoh Utama Novel “12 Cerita Glen Anggara” karya Luluk HF | Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana struktur mikro, struktur makro dan kognisi sosial tokoh utama pada novel. Latar belakang penelitian ini adalah menganalisis wacana kritis menggunakan model Teun A. Van Dijk pada tokoh utama novel 12 Cerita Glen Anggara karya Luluk HF. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah hasil analisis dari penggalan dialog tokoh utama pada novel. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik baca catat. Penelitian ini menggunakan analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk. | This research aims to describe how the micro structure, macro structure and social cognition of the main character in the novel. The background of this research is to analyze critical discourse using the Teun A. Van Dijk model on the main character of the novel 12 Stories of Glen Anggara by Luluk HF. This research is a type of descriptive research with a qualitative research approach. The data used in this research are the results of the analysis of the main character's dialog fragments in the novel. The data collection technique in this research is reading and writing technique. This research uses critical discourse analysis model of Teun A. Van Dijk. Keywords: critical discourse, critical discourse analysis Teun A. Van Dijk model, main character, 12 Stories Glen Anggara. | |
| 38260 | 40927 | L1C019060 | Analisis Dampak Pariwisata Terhadap Kualitas Perairan dengan Bioindikator Makrozoobentos di Perairan Karimunjawa | Kepulauan Karimunjawa merupakan salah satu objek pariwisata di Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati meliputi terumbu karang, lamun dan mangrove. Peningkatan wisata bahari dan pembangunan di Kepulauan Karimunjawa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perubahan kondisi kualitas perairan. Makrozoobentos merupakan jenis biota laut yang dapat dijadikan sebagai bioindikator perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pariwisata terhadap kualitas air, struktur komunitas, komposisi jenis dan status pencemaran berdasarkan keberadaan makrozoobentos menggunakan A Marine Biotic Index (AMBI). Penelitian ini menggunakan metode survei dengan purposive sampling untuk penentuan stasiun sampling. Pengambilan sampel makrozoobentos menggunakan line transect dengan transek kuadran berukuran 1x1 m. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 2 filum dan 6 kelas makrozoobentos. Makrozoobentos ditemukan sebanyak 230 individu terdiri dari 6 kelas dengan spesies yang ditemukan 35 spesies. Kelimpahan berkisar antara 7,55 - 19,78 ind/m². Keanekaragaman termasuk kategori sedang (2,74) sampai tinggi (3,47). Keseragaman (0,74- 0,83) termasuk dalam kategori tinggi. Dominansi (0,12- 0,24) termasuk dalam kategori tidak ada dominansi. Klasifikasi polusi berdasarkan A Marine Biotic Index (AMBI) termasuk dalam kategori sedikit tercemar sampai tidak tercemar (0- 2). | The Karimunjawa Islands are one of the tourism objects in Indonesia which have biodiversity including coral reefs, sea grasses, and mangroves. The increase in marine tourism and development in the Karimunjawa Islands is one of the factors causing changes in the condition of water quality. Macrozoobenthos is a type of marine biota that can be used as an aquatic bioindicator. The purpose of this study is to obtain the impact of marine tourism on water quality, community structure, species composition and pollution status based on the presence of macrozoobenthos using the A Marine Biotic Index (AMBI). This study used a survey method with purposive sampling to decide sampling stations. Macrozoobenthos samples were taken using a line transect with a 1x1 m quadrant transect. The results showed a total of 230 individuals macrozoobenthos were identified consists of 2 phylums, 6 classes, and 35 species. The abundance of the macrozoobenthos in this study varied between 7,55 – 19,78 ind/m². The diversity index is categorized as moderate (2,74) to high (3,47). Eveness index (0,74-0,83) is included in the high category. The value of dominance index is 0,12-0,24 and categorized as no dominance. Based on the A Marine Biotic Index (AMBI), Karimunjawa Islands ecosystem is included in the category of slightly polluted to not polluted (0-2). |